Golkar Menang untuk DPRD Kaltim dan DPR RI

Selain Menang untuk DPRD Kukar

TENGGARONG, Poskota Kaltim
Raihan gemilang hasil Pemilu Legislatif (ileg) 2014, pantas disematkan kepada Partai Golkar dan kader kader terbaik Partai Golkar. Sebab di Kutai Kartanegara yang merupakan basis terbesar Partai Golkar, nyata nyata memenangkan pesta demokrasi lima tahunan itu.
Di DPRD Kukar sendiri mampu meraih sekitar 137 suara, disusul dengan PDIP yang sebesar 37 suara, dan Gerindra 32 suara dan PAN 32 suara. Sementara untuk di DPRD Kaltim Golkar meraih total suara 121 suara, disusul PDIP sebanyak 38 suara, kemudian Gerindra 34 suara dan PAN 25 suara. Begitu pula untuk posisi di DPR RI, Golkar merajai dengan memperoleh 106 suara, kemudian PDIP 46 suara, Gerindra 34 suara, PAN 23 suara dan PKS 19 suara.
Ketua DPD Partai Golkar Kukar Rita Widyasari mengatakan bahwa kemenangan Partai Golkar di Kukar merupakan kemenangan rakyat. Dan ini adalah bukti nyata masyarakat mempercayakan kepada Golkar dan partai Golkar.”Kedepan tinggal amanah dan membuktikan kepada masyarakat,” tegas Rita Widyasari.
Sementara itu Ketua KPU KukarJunaidi Samsudi menyatakan partisipasi pemilih dalam pelaksanaan Pileg 2014 cukup meningkatkan dibanding pemilu Gubernur tahun lalu. Hanya 33 persen angka Golput di Kutai Kartanegara.”Yang pasti pelaksanaan Pileg di Kukar bisa berjalan dengan lancar dan aman,”katanya.
Untuk penetapan Caleg DPRD Kukar kata Junaidi, akan dilakukan pada akhir Mei 2014 mendatang. Sementara dari hasil prediksi Poskota Kaltim, di Kukar nantinya akan diisi wajah wajah baru, bahkan sejumlah anggota dewan incamben banyak tak lolos. Ada sekitar 23 anggota dewan baru yang nantinya akan duduk di DPRD periode 2014-2019. awi

Daftar 5 besar nama Calon Anggota DPD Peraih Suara Terbanyak
1.Bambang Susiloa                     :48.221 suara
2.Marthin Bila                            :31.260 suara
3.Aji Muhammad Mirza Wardana    :25.141 suara
4.Ahmad Hendri                         :24.567 suara
5.Harmanto                               :18.087 suara

Daftar 10 Besar Nama Caleg DPR-RI Peraih Suara Terbanyak
1.Mahyudin (Golkar)                     :21.168 suara
2.Hetifah (Golkar)                        :15.704 suara
3.Darlis Patalongi (PAN)                :12.915 suara
4.Neni Moerniani (Golkar)              :11.960 suara
5.Luther Kombong  (Gerindra)        :11.359 suara
6.Awang Ferdian Hidayat (PDI-P)   :10.217 suara
7.Norbaiti Isran Noor (Demokrat)    :9.744 suara
8.Marten Apuy (PDI-P)                 :9.070 suara
9.Hadi Mulyadi (PKS)                    :6.518 suara
10. Mudiyat Noor (Hanura) :4.553 suara

Daftar 10 besar nama Caleg DPRD Kaltim Peraih Suara Terbanyak
1.HM Syahrun (Golkar)                        :27.545 suara
2.Sarkowi V Zahri  (Golkar)                  :22.572 suara
3.Ahmad  (Golkar)                              :10.429 suara
4.Baharuddin Demmu (PAN)                  :8.988 suara
5.Aji Sofyan Alek (PDI-P)                     :8.092 suara
6.Rita Artati Barito    (Golkar)               :7.753 suara
7.Mursidi Muslim (Golkar)                      :7.624 suara
8.Ali Hamdi (PKS)                               :7.274 suara
9.Andarias Pangloli SIrenden (Hanura)    :6.710 suara
10.Suterisno Thoha (Gerindra)              :6.676 suara

Daftar 10 besar nama caleg DPRD Kukar Peraih Suara Terbanyak
1.Isnaini (Golkar)                            :8.980 suara
2.Abdul Rasyid (Golkar)                    :8.515 suara
3.Junaidi    (Golkar)                         :8.336 suara
4.Salehudin Sfil (Golkar)                   :8.002 suara
5.H Salehudin (Golkar)                     :7.576 suara
6.Kamaruddin (Golkar)                     :6.625 suara
7.Ahmad Jais (Golkar)                     :6.406 suara
8.Hery Asdar (Golkar)                      :5.468 suara
9.Wisdiyanto (Golkar)                      :5.116 suara
10.Awang Yacoub Luthman (Golkar)   :4.505 suara

Video Asusila Pelajar Palaran Beredar di Samarinda

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Memprihatinkan, sebuah video asusila berdurasi 3 menit 25 detik kembali beredar dikalangan masyarakat. Aksi tidak terpuji pelajar tersebut diduga dilakukan disebuah sekolah  yang melibatkan 10 orang pelajar pria yang sedang melakukan perbuatan tidak senonoh terhadap satu orang teman perempuannya secara bergantian.
Aksi para pelajar Sekolah Menengah Pertama di Palaran ini terekam dan beredar luas dimasyarakat saat ini. Video menggunakan format 3 gp itu adalah video yang memperlihatkan aksi para pelajar pria yang sedang menggerumbungi pelajar wanita duduk diujung bangunan .
Dalam video yang beredar perempuan yang menggunakan pakaiaan berwarna pink terlihat di rangkul oleh seorang pria sementara dua teman laki-laki lainnya menghimpit siswi tersebut yang terlihat terus menutup wajahnya. Sementara tubuhnya terus digerayangi oleh teman-teman prianya.
Tidak ada yang tahu apakah siswi itu merupakan korban pencabulan yang dilakukan anak-anak nakal atau aksi ini sengaja dilakukan.
Apalagi judul dari film berdurasi 3 menit 25 detik ini adalah 'cewe gatel friska maulida' yang diduga diambil dari nama anak perempuan yang dicabuli.
Ironisnya, para pelaku terlihat sengaja mengabadikan aksi bejat mereka menggunakan telpon seluler yang berkamera. Kegiatan ini diduga dilakukan usai sekolah. Jika melihat latar belakang bangunan tempat para pelajar ini melakukan aksinya diketahui bukan disekolah mereka. Bangunan ini diduga bangunan sekolah dasar didaerah jembatan kuning kecamatan Palaran .
Sejumlah warga menyesalkan aksi yang dilakukan para pelajar dibawah umur ini, mereka mengatakan bahwa kejadian ini akibat lemahnya pengawasan dari orang tua dan guru sekolah tempat mereka melakukan aksi tidak terpuji ini.
“Memprihatinkan, melihat ini sudah saatnya  orang tua lebih ketat lagi dalam memperhatikan anak-anak mereka , dari video ini terlihat bahwa anak-anak kita sudah tidak menjunjung norma-norma pergaulan,” kata Muhammad Upansyah.
Ini memperlihatkan pola anak-anak yang tidak berpendidikan lanjut Upan. Mereka tidak bermoral  melihat ini pemerintah dan orang tua gagal mendidik mereka .
Sementara itu Kompol Yos Salata Kapolsekta Palaran mengatakan pihaknya masih akan mendalami dan memeriksa rekaman video yang beredar di masyarakat saat ini. bila gambar pada rekaman menunjukkan adanya pencabulan atau pelecehan seksual, maka akan ada tersangka dalam kasus tersebut.
“Kita akan lihat dahulu, saat ini anggota kami sedang mencari video itu, jika benar kami akan segera melakukan pemeriksaan baik itu kepad apelaku maupun korban,” kata Yos.
Tidak ada yang tahu pasti siapa pemilik awal video mesum sejumlah warga yang menonton mengaku miris melihat adegan tidak senonoh itu,  melihat video  ini pantas jika saat ini orang tua harus waspada mengawasi anak anak mereka, apalagi berbagai tindak asusila saat ini terjadi saat anak-anak ini berada disekolah mereka. M4n

Sindikat Pelaku Curanmor Dibekuk Polisi

TENGGARONG, Poskota Kaltim
Sindikat residivis Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor) berhasil dibekuk polisi, pada Senin (21/4) lalu. Pelakunya adalah warga Kecamatan Loa Kulu-Kukar, JH (25). JH merupakan gembong pencuri yang paling dicari, padahal baru beberapa bulan keluar dari binaan LP Tenggarong, dan berhasil menggasak empat sepeda motor di Tenggarong.”Penangkapan JH merupakan pengembangan kasus dari anggota reasidivis lainnya yakni AR, terasngka AR juga tak hanya kali ini berurusan dengan hokum, sebelumnya sempat menjalani hukuman 10 bulan penjara,” kata Kapolsek Tenggarong AKP Zainal.
Sepak terjang mereka kata AKP Zainal, sangat meresahkan warga masyarakat. Pihaknya terus melakukan pengembangan atas kasus ini. Para pelaku melakukan aksi pencurian di wilayah Tenggarong, yakni di Kelurahan Timbau, Jalan Patin, Jalan Mangkuraja dan Kelurahan Baru. Dari hasil pengembangan, para tersangka yang bertugas memetik ini rupanya juga sempat menjual barang hasil curian itu kepada seseorang berinisial Ka (45) yang tinggal di Kelurahan Loa Tebu, Tenggarong.
Selain itu, seorang remaja AD (25) warga Gunung Belah juga dijebloskan ke penjara, karena diduga terlibat dalam jaringan curanmor. “Untuk Ad ini juga mendapatkan keuntungan dari penjualan sepeda motor tersebut. Dia juga baru keluar dari penjara sekitar sebulan yang lalu karena kasus judi,” katanya.
Tersangka JH dan AR sendiri akan dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman diatas lima tahun, sedang KA and AD dikenakan pasal 480 tentang penadahan, ancaman empat tahun penjara.awi

Caleg Gagal di Kukar Banyak Mengurung Diri Dirumah

TENGGARONG, Poskota Kaltim
Pemilu Anggota Legislatif (Pileg) 2014 telah berlalu. Meski KPU Kutai Kartanegara belum menetapkan nama nama Caleg yang nantinya lolos mengisi gedung DPRD Kutai Kartanegara, namun sudah dapat diprediksi bahwa hanya 8 parpol yang mampu mengisi kursi di DPRD Kukar, dan terbanyak adalah Partai Golkar dengan prediksi jumlah 19 kursi, sedangkan paling sedikit adalah PBB 1 kursi.
Pemilu Legislatif menjadi magnet tersendiri, bagi mereka mereka yang berkepntingan untuk duduk sebagai wakil rakyat terhormat, dengan memperebutkan 45 lowongan kursi di DPRD Kukar, sedang yang memperebutkan kursi itu mencapai hamper 600 orang, itu artinya ada 500 orang lebih bisa dikatakan sebagai caleg gagal.
Pantauan Tim Pemantau Pemilu DPD Laskar Anti Korupsi (LAKI) Kukar, mereka mereka yang menjadi caleg gagal lebih memilih untuk mengurungkan diri dirumah, sebaliknya bagi mereka yang terpilih malah ada langsung keluar kota dengan mengajak para tim pemenangannya.”Kita melihat para caleg gagal di Kukar, banyak mengurung diri dirumah, apakah mereka depresi atau stress kami tidak tahu. Mungkin saja mengurung diri dirumah menjadi jalan terbaik bagi mereka yang gagal maju sebagai anggota dewan,” kata Ketua LAKI Kukar Deni Ruslan kepada Poskota Kaltim kemarin.
Pileg 9 April 2014 menjadi ajang adu kekuatan untuk meraih suara sebanyak banyaknya dari masyarakat. Tentunya saja, untuk mengambil hati masyarakat agar memilih caleg itu tak hanya bermodal omongan saja, namun juga financial sangat berarti sekali untuk mampu mendulang suara dari masyarakat, meskipun disadari kualitas wawasan dan pengetahuan dari si caleg itu sendiri masih sangat lemah. Tapi masyarakat memilihnya, dan itu sebagai bukti kepercayaan dan amanah menjalankan tugas sebagai wakil rakyat yang terhormat. awi

Komisioner Kutim Diperiksa Polisi

Terkait Penggelembungan Suara Pileg 2014

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Pelaksanaan rekapitulasi perhitungan suara oleh KPU Kaltim terhambat. Pasalnya para komisioner KPU Kabupaten Kutai Timur, hingga Rabu sore (23/4) belum tiba di lokasi pelaksanaan rapat pleno KPU Kaltim yang mengagendakan perhitungan suara tingkat propinsi Kaltim dan Kaltara.
Ketidakhadiran para komisioner KPU Kutim disebabkan adanya pemeriksaan oleh aparat kepolisian terkait terjadinya penggelembungan suara di tingkat KPU Kabupaten Kutai Timur.
Akibatnya perhitungan suara untuk daerah tersebut tidak bisa dilakukan, karena belum adanya kotak hasil rapat pleno KPU Kutai Timur di lokasi rapat pleno KPU Kaltim di Hotel Mesra Internasional Rabu pagi (23/4) kemarin.
Rapat pleno yang diagendakan KPU Kaltim pun menjadi molor, padahal para saksi dari partai politik, Banwaslu dan Komisioner KPU Kabupaten Kota lainnya sudah hadir di ruang rapat pleno.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Poskota Kaltim  ketidak hadiran para Komisioner KPU Kutai Timur diakibatkan laporan Badan Pengawas Pemilu tentang tindakan pelanggaran hukum yang dilakukan oleh Komisioner KPU yakni tindakan penggelembungan suara.
Ketua KPU Kalimantan Timur Ida Farida yang ditemui disela-sela rapat pleno membenarkan hal itu. Menanggapi hal itu Ida mengaku dan mendukung langkah yang diambil pihak kepolisian untuk melakukan pemeriksaan,  hal ini untuk mendapatkan hasil pemilu yang bersih dan bebas dari kecurangan.
“Jika memang ada indikasi kecurangan sudah sepantasnya polisi melakukan pemeriksaan, yang pasti bahwa kami para penyelenggara ingin bahwa pemilu berjalan sesuai aturan yang berlaku, “ kata Ida Farida.
Disinggung mengenai adanya Komisioner KPU yang terlibat Ida mengatakan bahwa saat ini sudah ada DKPP daerah, maka untuk kasus Kutim akan segera ditindak lanjuti oleh DKPP daerah untuk melakukan pemeriksaan.
“Jika memang terbukti ada pelanggaran maka sangsi terberat adalah pemecatat, komisioner yang terlebat pastinya akan dipecat,” kata Ida.
Sementara itu Ketua Banwaslu Kaltim Heirul Akbar mengatakan bahwa Panwaslu Kutai Timur menemukan adanya praktek kecurangan yang dilakukan KPU Kutai Timur yang melakukan perubahan jumlah perolehan suara pada lembar DB 1 yang diduga menguntungkan salah satu partai politik.
Menindak lanjuti perbuatan pidana yang diduga dilakukan komisioner KPU itu maka Banwaslu meminta aparat kepolisian untuk melakukan pemeriksaan terkait tindakan pidana yang dilakukan para penyelenggara pemilu itu.
“Berdasarkan laporan Panwaslu ada satu oknumkomisioner yang bermain, namun karena ini tidak pidana maka sudah seharusnya pihak kepolisian melakukan pemeriksaan terhadap para komisioner KPU KutaiTimur,” kata Haerul.
Meski tanpa dihadiri komisioner KPU Kutai Timur pelaksanaan rekapitulasi perhitungan suara oleh KPU Kaltim tetap dilakukan, dengan melakukan perhitungan suara pada KPU yang tidak bermasalah. M4n

Gallery



Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim


New User Login




Video News
To watch this video, you need the latest Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...

 
 
 
Iklan...
Raih sukses didepan mata
Media promosi online poskota kaltim.com sarana terpercaya untuk mempromosikan usaha anda dalam sekejap akan dilihat oleh dunia

Ucapan Terima Kasih
Segenap Pimpinan dan Seluruh Staff Atas kepercayaan Anda Membuka WebSite Kami

Hotline
Editorial
Solusi
Surat Pembaca
Polling
Berita apa saja yang menurut anda sangat diminati pembaca poskotakaltim
Daerah
pariwisata
hukum
Pendidikan
perekonomian
semua berita
 
total pemilih : 2409 | Lihat Hasil
Pasang iklan anda disini...