samarinda

Ekspor Batubara Lesu

Ekonomi Kaltim Dibawah 2 Persen

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Lesunya pengiriman batu bara keluar negeri membuat pertumbuhan ekonomi Kaltim yang dikenal sebagai daerah yang kaya akan Sumber Daya Alam  (SDA) tumbuh dibawah 2 persen.
Tercatat hingga triwulan kedua Pertumbuhan ekonomi Kalimantan Timur terus melambat  bahkan mencapai 1,89 persen.
Pertumbuhan ini menurun dibandingkan triwulan pertama yang mencapai 2,1 persen. Penyebabnya adalah ekspor batubara yang lesu.
"Lokomotif ekonomi Kalimantan Timur ini sektor batubara, sekarang ekspor sedang lesu," kata Kepala Perwakilan Bank Indonesia di Samarinda, Ameriza Ma'ruf Moesa, Selasa, (19.8) kemarin.
Ameriza mengatakan lesunya bisnis batubara berimplikasi pada pengolahan. Kondisi ini menurut dia masih akan berlanjut hingga triwulan ketiga. BI memperkirakan pertumbuhan ekonomi triwulan ketiga nanti berkisar antara 1,6 persen sampai 2,1 persen.
"Itu capai pesimis dan capaian optimisnya, tapi bisa juga melebihi itu," kata dia.
Ameriza menyatakan pemerintah sudah saatnya menentukan langkah-langkah strategis untuk menggantikan sektor batubara yang terus melorot. Pilihannya di Kalimantan Timur adalah sektor perkebunan kelapa sawit.
Lebih jauh dia menyatakan sektor perkebunan memang masih belum mampu menggantikan dalam waktu dekat. Hanya saja dengan adanya program pemda setempat yang akan membuka 4 juta hektare kebun kelapa sawit, bisa menjadi andalan untuk terus didorong sehingga mampu mendongkrak perekonomian.
Dia menyebutkan lesunya bisnis batubara ini dipengaruhi ekspor ke Tiongkok yang menurun. Tiongkok kata dia sangat mempengaruhi bisnis batubara internasional.
Dengan kondisi ini Ameriza memperkirakan sektor batubara sulit kembali kemasa kejayaannya. DIa menyebutkan pada tahun 2011 saat ekspor batubara sedang marak, pertumbuhan ekonomi pada tahun itu mencapai 5 persen. "Dua tahun terakhir ini bisnis batubara terus menurun," kata dia. M4n

Ikan Pesut Maskot Porprov Kaltim 2014

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Ikan Pesut dijadikan sebagai maskot pada Pekan Olahraga Provinsi ke IV bulan Oktober 2014 mendatang di Samarinda. Kabid Olahraga Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Samarinda, Muslimin,di Samarinda, Rabu, mengatakan ikan Pesut merupakan salah satu binatang langka yang pernah hidup di Sungai Mahakam.
Keberadaan ikan mirip dengan Lumba-luma tersebut saat ini sudah jarang dijumpai di perairan Sungai Mahakam, toh kalaupun mundul lanjut Muslimin sudah menjauh dari hilir sungai Mahakam yang sudah padat dengan keberadaan kehidupan manusia.
"Melalui koordinasi dengan Walikota Samarinda, dan beberapa tokoh-tokoh lainnya akhirnya disepakati Pesut sebagai maskot untuk pesta Porprov ke IV mendatang," jelas Muslimin.
Dikatakan Muslimin, Dispora Samarinda  telah menyayembarakan desain logo dan maskot Porprov ikan Pesut tersebut terbuka kepada masyarakat.
"Sudah ada 60 logo dan maskot yang masuk ke meja panitia, dipilih sekitar 16 peserta masing-masing 8 maskot dan logo yang dianggap paling bagus. Selanjutnya penentuan pemenangnya kita diskusikan dengan Wali Kota Samarinda H Syaharie Jaang," papar Muslimin.
Melalui seleksi yang cukup ketat akhirnya Panitia Lomba Logo dan Maskot Porprov V Kaltim berhasil memilih juara logo dan maskot. Peserta dari Samarinda yakni Zhan Azmi Aradzan berhasil menjadi juara lomba desain maskot.
Sementara Mustang Salim berhasil menjadi juara untuk lomba desain logo. Diakuinya Dispora bersama tim juri cukup kesulitan menentukan juara dari masing-masing desain karena desain yang dikirim rata-rata cukup bagus dan menarik.
"Hampir semua bagus. Makanya kita cukup kesulitan juga menentukan juaranya. Tapi setelah melalui diskusi dan penilaian yang cukup ketat, dua desain masing-masing milik Zhan dan Mustang kita tentukan sebagai pemenangnya," papar Muslimin.
Namun demikian menurut Muslimin dari semua pengirim desain maskot dan logo tidak ada yang dua desainnya sekaligus menang. Sehingga akhirnya panitia memutuskan untuk memecah juaranya.
"Awalnya kita tentukan satu pengirim menang logo dan maskot. Tetapi ternyata semua pengirim tidak memenuhi syarat, sehingga akhirnya panitia memutuskan untuk memisahkannya saja," katanya.
Sementara untuk Juara II lomba logo masing-masing diberikan kepada Abdul Wahid dan Juara III diberikan kepada Rio Yudha. Selanjutnya untul maskot Juara II diberikan kepada Wahyuni dan untuk Juara III direbut oleh Situr Kuswantoro asal Banjarsari, Surakarta, Jateng.
"Minat peserta terhadap lomba logo dan maskot ini cukup tinggi. Peserta dari seluruh Indonesia, mulai Pulau Sumatera, Jawa, Sulawesi, Bali dan Kalimantan sendiri ada," ungkapnya.
Penilaian pemenang menurut Muslimin tak hanay dinilai dari desain saja. Tetapi makna dan arti logo maupun maskot juga dinilai. Sedangkan lomba ini dibuka untuk umum dengan total hadiah Rp15 juta lebih. at

Diminta Antar DvD, Pemuda Tanggung Diamankan Polisi

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Hanya gara-gara diminta mengantarkan DVD sebut saja BS (22) warga Jl Patimura Kelurahan Masjid Samarinda Seberang harus berurusan dengan pihak kepolisian Polresta Samarinda.
BS ditangkap Unit Narkoba karena membawa 45 gram sabu-sabu yang diletakan secara terpisah masing-masing di kotak DVD, dan bungkus rokok.
Kapolresta Samarinda Kombes Pol Antonius Wisnu Sutirta didampingi Kasat Narkoba Kompol Bambang Budianto mengatakan bahwa pihaknya mendapatkan laporan dari warga tentang aktivitas mencurigakan warga di jalan RA Kartini, Kelurahan Sungai Pinang Luar, Kecamatan Samarinda Ilir.
Berdasarkan laporan ini jajarannya langsung melakukan penyelidikan dan akhirnya menangkap BS dilokasi yang disampaikan warga pada pukul 17.00 wita.
Dari tangan BS Polisi berhasil mengamankan sabu-sabu seberat 45 gramm yang disimpan dalam kotak kaset DVD, terus sebagian disimpan juga dalam kotak rokok,
"Kepada petugas BS mengaku bahwa barang haram ini bukan miliknya, ia hanya diminta mengantarkan barang yang nilainnya mencapai Rp50 an juta ini oleh seorang bandar, yang saat ini dalam lidik jajarannya," kata Bambang.
Bambang menegaskan bahwa Modus yang dilakukan BS pun terbilang cukup baru yakni mengantarkan kaset.
Selain satu poket sabu-sabu seberat 38,4 gram, satu poket sabu seberat 5,0 gram, satu poket paketan seberat 0,5 gram.
Polisi juga mengamankan ponsel milik tersangka, satu motor Honda Beat KT 2263 IK yang digunakan tersangka. Dan  BS akan dijerat dengan pasal 114 . opi

Kaltim Andalkan Atlet Pelatnas Raih Emas

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Tuan rumah Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Anggar dan babak Pra-kualifikasi PON Remaja 2014, Kalimantan Timur mengandalkan sejumlah atlet yang tergabung dalam Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) untuk meraih medali emas di ajang Nasional tersebut.
Ketua Pengprov IKASI Kaltim Muslimin di Samarinda, Senin, mengatakan, dua atlet putri Kaltim yakni Ima Sapitri (kelas sabel putri) dan Ayu Miftahul Jannah (kelas floret putri) menjadi tumpuan tim Kaltim untuk meraih prestasi terbaik.
"Secara jam terbang mereka sudah beberapa kali melakoni kejuaraan Internasional, makanya kami berharap keduanya bisa tampil sebaik-baiknya," papar Muslimin.
Diakui Muslimin persaingan merebut gelar pada nomor perseorangan memang cukup kompetitif, makanya target dan sasaran Kaltim lebih terfokus untuk meraih gelar pada nomor beregu.
"Dua nomor beregu putri kita yakni sabel dan floret punya kekuatan yang berimbang antara atlet satu dan lainnya, dan setidaknya tergabung didalamnya atlet pelatnas bisa menambah motivasi untuk merebut gelar juara," jelas Muslimin.
Selain dua atlet pelatnas tersebut, dikatakan Muslimin bahwa tim Kaltim juga masih punya atlet andalan Rizky Hafidz di nomor floret putra.
Rizky Hafidz juga merupakan mantan atlet pelatnas SEA Games, dan beberapa kali menjadi juara dikejurnas, sayangnya dalam beberapa kali even terakhir Rizky telah banyak mengalami penurunan. "Pada beberapa sesi latihan Rizky telah menunjukan geliat dan semangat untuk bisa meraih gelarnya kembali.
Menurut Muslimin, selain gelar juara motivasi tim Kaltim pada kejurnas tahun ini juga untuk meloloskan atlet sebanyak-banyaknya dalam pagelaran PON Remaja 2014 di Surabaya.
"Target kita selain juara umum, juga meloloskan atlet-atlet Kaltim masuk tim pelatnas SEA Games di Singapura tahun depan, dan sekaligus untuk PON Remaja di Surabaya," tegas Muslimin. at

Embalut Patut Dicontoh

Peringkat IV Lomba Desa Tingkat Nasional 2014

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPM-PD) Kaltim HM Jauhar Efendi mengatakan, sebagai desa terbaik di tingkat nasional, yakni dengan meraih peringkat IV dalam perlombaan desa dan kelurahan se Indonesia 2014, Desa Embalut Kecamatan Tenggarong Seberang Kabupaten Kutai Kartanegara diharapkan dapat menjadi contoh bagi desa yang lain di Kaltim.
"Karena itu, apa yang diraih Desa Embalut tidak mudah. Sebab, desa tersebut harus bersaing dengan 72.944 desa se Indonesia. Sehingga wajar, jika prestasi tersebut patut diapresiasi. “Menurut kami prestasi tersebut adalah hal yang luar biasa. Karena, meraih empat besar dari 72.944 desa tidak mudah. Karena itu, apa yang telah dilakukan dan dicapai Desa Embalut patut menjadi motivasi bagi seluruh Pemerintah Desa se Kaltim untuk meningkatkan prestasi desanya masing-masing,” papar HM Jauhar Efendi di Kantor BPM-PD Kaltim, Selasa (19/8).
Melalui prestasi tersebut, Pemprov Kaltim yakin akan banyak pemerintah desa yang akan berkunjung ke Kutai Kartanegara, khususnya ke Desa Embalut. Dengan tujuan bertukar informasi.
Hal ini, karena Pemprov Kaltim, terutama Desa Embalut juga melakukan hal yang sama, yakni berkunjung ke daerah lain. “Hukumnya pasti demikian, karena bertujuan untuk saling belajar. Tahun lalu Pemprov Kaltim telah menyarankan Desa Embalut dapat belajar ke Demak yang ketika itu menjadi juara pertama lomba desa se Indonesia. Misal, mengetahui bagaimana membangun visi dan misi serta pengembangan pemberdayaan masyarakat di desa. Termasuk mengenai pengelolaan administrasi pemerintah desa,” jelasnya.
Menurut dia, Kaltim memang belum bisa meraih peringkat pertama. Namun, prestasi ini merupakan langkah yang baik menuju prestasi yang terbaik di masa akan datang. Diharapkan prestasi tersebut dapat menjadi motivasi bagi desa lain dalam bekerja lebih baik.
Prestasi memang bukan tujuan, tetapi yang terpenting adalah bagaimana meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. “Yang patut diberikan apresiasi kepada Desa Embalut adalah, desa tersebut telah berhasil memanfaatkan lahan eks tambang batu bara menjadi lahan pertanian, perkebunan, perikanan dan lahan peternakan. Apalagi, Kepala Desa dan Ketua Badan Permusyawaratan Desa mereka saat ini calon doctor. Saya yakin ini satu-satunya di Indonesia,” jelasnya.
Untuk meraih prestasi tersebut memang tidak mudah, karena banyak sektor yang dinilai. Misal, tentang kesehatan, pendidikan, pemberdayaan kesehatan keluarga, keamanan dan ketertiban masyarakat. Termasuk keberadaan profil desa. mar

Lulusan Diklat Mesti Jadi Pemimpin Perubahan

Pembukaan Diklat PIM III Angkatan IV

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Asisten Bidang Administrasi Umum Pemprov Kaltim Dr Meiliana sangat menaruh harapan besar kepada peserta Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Kepemimpinan (PIM) III angkatan IV di lingkungan Pemprov Kaltim, agar ketika lulus Diklat bisa menjadi pemimpin perubahan, terutama perubahan dalam instansi tempat bekerja masing-masing.
Karena, dengan adanya pola baru dalam Diklat PIM di Indonesia, maka setiap peserta dituntut membuat perencanaan atau program baru yang berasal dari pemikiran sendiri. “Karena itu, diharapkan setelah lulus dari Diklat ini, mereka bisa menjadi pemimpin-pemimpin perubahan di instansi masing-masing. Contoh, mengubah system pengelolaan arsip. Memang kecil saja yang dibutuhkan, tetapi cukup merepotkan. Karena untuk mencari bukti arsip tidak mudah,” kata  Meiliana mewakili Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak usai membuka Diklat PIM III angkatan IV di Bandiklat Kaltim Samarinda Seberang, Selasa (19/8).
Bahkan melalui Diklat, diharapkan mindset atau pola pikir peserta juga dapat berubah. Karena, dengan diklat pola baru, seluruh peserta tidak bisa membuat makalah dengan cara menjiplak atau copy paste. Sebab, makalah yang dibuat harus sesuai dari observasi yang dilakukan peserta ketika di kantor masing-masing.
Karena itu, diharapkan melalui Diklat tersebut peserta dapat membawa perubahan bagi instansi masing-masing. “Memang ini butuh proses yang lama. Tetapi kami yakin melalui pola baru ini lebih efektif dilaksanakan,” jelasnya.
Apalagi, tuntutan masyarakat dewasa ini kian kritis dan sangat beragam menuntut kerja keras dan kerja cerdas aparatur pemerintahan.
"Karena itu, Pemprov Kaltim memerlukan pejabat yang mampu bergerak cepat dan mau bekerja keras. Berarti anda-anda inilah yang diharapkan," kata Meiliana.
Lebih jauh Meiliana menegaskan bahwa ke depan, Pemprov Kaltim akan lebih selektif untuk penempatan seseorang dalam jabatan struktural maupun jabatan fungsional.
"Kemampuan dan kecakapan akan lebih dipertimbangkan dibanding senioritas dan lainnya. Setiap aparatur pemerintah harus bekerja dengan kinerja dan disiplin yang tinggi serta mengedepankan transparansi dan akuntabilitas dalam pelayanan publik sehingga tercipta pemerintahan yang baik dan bersih," papar Meiliana.
Dia juga mengingatkan agar setiap pegawai, khususnya para pejabat yang baru saja dilantik agar lebih berdisiplin, inovatif dan kreatif. "Pegawai itu tidak boleh hanya menunggu. Mereka harus memahami tupoksi masing-masing dan melaksanakan tupoksi itu dengan sebaik-baiknya," pungkas Meiliana.
Kepala Bandiklat Kaltim Syafruddin Pernyata mengatakan untuk mewujudkan peningkatan kualitas SDM di Kaltim, maka perlu adanya diklat. Karena, dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawab yang diberikan, maka perlu adanya keahlian yang dimiliki masing-masing pegawai.
“Karena tujuan diklat ini adalah mencari pemimpin yang mampu membawa perubahan di instansi mereka maupun daerah. Maka, perlu adanya sikap yang dilakukan. Karena itu, dengan adanya pola baru ini, diharapkan ada percepatan peningkatan kualitas SDM dalam pemerintahan. Makanya, salah satu tugas dalam diklat ini, mereka harus membuat proyek perubahan dalam instansi masing-masing,” jelasnya.
Diklat tersebut dilaksanakan selama 93 hari sejak 19 Agustus 2014 dengan jumlah peserta 30 orang, yang terdiri dari 14 orang di lingkungan Pemprov Kaltim, 10 orang dari Kabupaten Mahakam Ulu dan Kutai Timur 6 orang. mar

Pelaku Ekonomi Harus Tingkatkan Daya Saing

Hadapi ASEAN Ekonomic Community 2015

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Memasuki era perdagangan bebas atau ASEAN Economic Community (AEC) 2015 sebagai integrasi ekonomi negara-negara ASEAN, maka pelaku ekonomi di Kaltim harus mampu meningkatkan daya saing serta kualitas produk.
“Pada tahun 2015 kawasan Asean akan menjadi pasar terbuka yang berbasis produksi. Dimana aliran barang, jasa dan investasi akan bergerak bebas. Mau tidak mau kita harus siap dan pelaku ekonomi harus sanggup meningkatkan daya saing dan kualitas produk,” harap Gubernur Kaltim H Awang Faroek Ishak, beberapa waktu lalu.
Dalam era tersebut tingkat keunggulan komparatif dan kompetitif yang berbeda antara Negara ASEAN akan berpengaruh dalam menentukan manfaat perdagangan bebas yang melibatkan seluruh negara-negera lingkup AEC tersebut.
Karenanya, Kaltim dalam konteks ini harus terlebih dahulu mengambil kesempatan dan berperan aktif serta mempersiapkan diri menghadapi integrasi perekonomian dengan meningkatkan potensi pasar domestic.
Khususnya, para pelaku ekonomi didaerah dengan mendorong daya saing dan nilai tambah sumber daya alam (SDA) di tingkat nasional bahkan international.
Karena itu kesiapan pengembangan industri berbasis Agroindustri sebagai unggulan Kaltim  yang didukung oleh infrastruktur yang berkualitas menjadi target utama pembangunan lima tahun ke depan.
Dalam hal ini, upaya bersama untuk mencapai keberhasilan dengan menyediakan sumber daya manusia (SDM) yang lebih berkualitas dan berdaya saing merupakan faktor kunci keberhasilan dalam memenangkan persaingan di level regional, nasional dan dunia.
“Insya Allah, Pemprov bersama unsur terkait di lembaga legislatif, yudikatif dan seluruh masyarakat Kaltim mampu menghadapi dan mengatasi segala tantangan. Sehingga mampu mewujudkan tahap demi tahap pembangunan terlaksana dengan baik,” sebutnya.
Gubernur mengakui pemerintah daerah baik provinsi maupun kabupaten dan kota hanya sebagai fasilitator melalui penyediaan sarana dan prasarana serta pembuatan kebijakan yang pro pada peningkatan daya saing dan kualitas produk lokal.
“Namun semua itu pada akhirnya pihak pelaku ekonomi jualah yang harus mampu memanfaatkan tantangan era ini menjadi peluang yang lebih baik guna mencapai kemajuan ekonomi daerah. Kami terus berupaya memberikan dukungan penuh,” ungkap Awang Faroek. mar

Tim Paskibrakan Kaltim Dijanjikan Beasiswa

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Gubernur Kaltim  H Awang Faroek Ishak menyatakan bahwa Pemprov Kaltim siap memberikan bantuan beasiswa kepada tim Paskibraka Kaltim yang telah menjalankan tugas pada HUT Kemerdekaan RI ke 69 di daerah ini, termasuk juga kepada tim Paskibraka yang telah melaksanakan tugas sejak 2009.
Karena tim Paskibraka Kaltim telah memberikan kontribusi besar terhadap penyelenggaraan HUT Kemerdekaan tahun ini, maka wajar jika pemerintah daerah memberikan perhatian terhadap generasi muda tersebut.
“Mereka para teladan bagi daerah ini. Karena itu, tahun ini Pemprov Kaltim akan pertimbangan untuk memberikan beasiswa Kaltim Cemerlang kepada mereka,” kata Awang Faroek Ishak usai peringatan HUT Kemerdekaan RI ke 69 Kaltim, Minggu (17/8).
Menurut dia, sejak pengibaran bendera dan penurunan bendera, tim Paskibraka Kaltim melaksanakan tugas yang baik dan berkualitas. Meski demikian, tugas itu tidak akan bisa dilaksanakan apabila tidak adanya pembinaan yang baik dilakukan para alumni paskibraka.
Diharapkan, dengan pembinaan yang dilakukan para pelatih dan alumni paskibraka, diharapkan tim tersebut di tahun selanjutnya dapat menularkan ilmu yang telah diterima selama berlatih kepada tim yang akan bertugas pada tahun akan datang.
“Apa yang telah dilaksanakan tim Paskibraka Kaltim tahun ini berlangsung sukses. Kami sangat berterimakasih, termasuk kepada, alumni paskibraka, pembina dan pelatih mereka. Apalagi ini merupakan hal yang rutin dilaksanakan,” jelasnya.
Selain itu, gubernur berharap pada tahun berikutnya, Negara memperingati HUT Kemerdekaan yang ke 70. Usia ke 70 merupakan hal yang istimewa. Karena itu, tim paskibraka yang akan melaksanakan tugas diharapkan dapat disiapkan sejak jauh-jauh hari, sehingga berlangsung sukses.
Apalagi dengan semangat para pahlawan dan pejuang yang telah berjuang meraih kemerdekaan Negara ini, diharapkan dapat melanjutkan cita-cita bangsa ini menuju bangsa dan Negara yang sejahtera, terutama di daerah ini.
“Karena tahun depan kita semua akan merayakan HUT Kemerdekaan ke 70 dan ini merupakan yang istimewa. Maka, saya berharap tahun depan pelaksanaan atau peringatan HUT Kemerdekaan dapat dilaksanakan semua lapisan masyarakat di Kaltim, terutama di Samarinda. Untuk di Samarinda, tahun depan saya berharap peringatan ini dapat dilaksanakan di Stadion Utama Palaran Samarinda. Karena, ini merupakan usia yang yang special,” paparnya. mar

Diduga Mesum, Pelajar Digerebek Warga

SAMARINDA,Poskota Kaltim  
Miris, baru saja negara ini memperingati hari kemerdekaanya ke 69 tahun, namun sayang kemerdekaan ini ternoda akibat ulah sepasang pelajar yang melakukan perbuatan yang tidak pantas untuk dilakukan oleh mereka.
Kemerdekaan yang seharusnya diisi dengan berbagai kegiatan yang bermanfaat justru dinodai dengan perbuatan hina dan sangat tidak bermoral.
Contohnya seperti yang dilakukan dua pelajar di kota Samarinda. memperingati kemerdekaan RI keduanya justru digrebek warga didalam kamar kosnya sedang melakukan perbuatan mesum.
Siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Jl M Yamin Samarinda berinisial FB (16) dan MG (15), digerebek di Jl Blatuk I di tempat kosnya.
Keduanya diduga berbuat mesum dan membuat mereka harus dikeler ke Polsekta Samarinda Utara, belum lama ini.
Awalnya, warga mengira pasangan siswa SMK kelas 8 dan 7 ini pasangan suami-istri jadi warga cuek saja dengan aktivitas mereka.
Namun setelah salah seorang warga menanyakan status mereka, FB mengaku perempuan tersebut adalah sepupunya. Warga tidak langsung percaya. Ketika pintu indekos yang ditempati salah satu siswa SMK.
Wargapun pun mengintip dari lubang di bagian samping bangunan. Warga terkejut melihat FB nyaris telanjang bulat. Warga langsung berkumpul dan kemudian menggerebek kamar yang disewa MG.
Keduanya langsung diamankan kerumah ketua RT dan kemudian dibawa ke Polsekta Samarinda Utara untuk penanganan lebih lanjut.
Sementara itu FB yang tinggal di Jl Yos Sudarso membantah tuduhan warga, ia mengaku mendatangi Kos yang dihuni MG untuk membantu menyusun kamarnya.
"MG butuh bantuan karena itu FB datang menolong menyusun barang-barang dan memasang kardus di lantai, tiba-tiba aja pintu didobrak dan kami dituduh mesum. Silahkan visum kami kalau memang berbuat mesum," bela FB.
Sementara itu pengakuan mengejutkan datang dari Mg (16) pasangan FB, warga Jl Gerilya, Kelurahan Sungai Pinang Dalam, Kecamatan Sungai Pinang ini mengaku hamil 2 bulan.
Mg mengaku telah berulang kali melakukan hubungan suami Istri bersama Fb, pertama kali berhubungan badan setelah lulus SMP di Loa Janan dirumah temannya.
Setelah mengetahui hamil MG yang mengaku hubungannya dengan Fb tidak direstui oleh orang tua Fb akhirnya Mg memilih kos agar kehamilannya tidak diketahui oleh pihak keluarga. Mg mengaku hubungannya dengan Fb telah berlangsung selama dua tahun.
Sementara itu Kapolresta Samarinda Kombes Pol Antonius Wisnu Sutirta melalui Kapolsekta Samarinda Utara Kompol Ervin Suryatna menjelaskan, kedua pelaku masih diamankan. Kedua orang tua pelaku akan dipanggil guna dimintai keterangan. Dengan pertimbangan keduanya masih berstatus siswa, tentu akan dilakukan pembinaan. "Kita amankan dulu. Mereka perlu pembinaan karena apa yang dilakukan kalau memang terbukti benar, tentu harus dipertanggungjawabkan meski tidak harus ditahan," pungkasnya. opi

Uang NKRI Pengganti Uang Tahun 2004

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Peluncuran uang pecahan baru Rp100 ribu bernama "uang NKRI" yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia, termasuk di Kaltim, merupakan uang terbitan edisi tahun 2014, dimana diproyeksikan sebagai pengganti uang terbitan tahun 2004.
"Secara perlahan, uang pecahan Rp100 ribu lama akan ditarik dari peredaran," ujar Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kalimantan timur, Ameriza Ma’ruf Moesa, kemarin.
Dia mengatakan, bahwa secara resmi "uang NKRI" telag diluncurkan. Namun, lanjutnya, peredarannya masih terbatas. Hal ini juga dikatakan sebagai bentuk perkenalan dan sosialisasi uang baru kepada masyarakat Indonesia.
“Kami di kantor bank Indonesia Kaltim sudah menyediakan dan sudah dipasok oleh kantor pusat kami sejumlah uang. Diharapkan pengiriman pertama ini cukup sebagai perkenalan,” kata Ameriza kepada wartawan.
Ameriza pun menjelaskan jika uang lama tak otomatis tidak berlaku lagi. Hanya saja ada mekanisme penarikan dari masyarakat yang dilakukan secara bertahap. Artinya, tidak serta merta uang lama tak laku lagi.
"Selama tahapan pergantiannya secara perlahan uang lama akan ditarik dari peredaran dan digantikan dengan "uang NKRI"," katanya.
Ameriza menjelaskan, pada uang baru hanya ada beberapa penyesuain. Ada tiga hal yang membedakan uang baru dengan uang lama. Namu, tidak terlaku mencolok desainnya.
“Perbedaan mendasar yang pertama adalah tertulis NKRI, itu ciri khas yang berbeda. Kedua, dari sisi pejabat yg menandatangani, kali ini ada Menteri Keuangan bersama Gubernur Bank Indonesia. Ketiga perbedaan design, hal ini akan memperkuat dari sisi keamanan,” jelas Ameriza.
Untuk hari pertama penukaran, Bank Indonesia perwakilan Kaltim menyediakan mobil kas keliling di halaman Kantor Perwakilan Bank Indonesia Perwakilan Kaltim, Jl  Gajah Mada, Samarinda.
“Kami sengaja menyediakan mobil kas keliling. Jadi kalau ada warga yang ingin memiliki uang baru hari ini, bisa terlayani. Besok sudah bisa menukarkan di kantor bank-bank umum,” pungkasnya. tha

Uang NKRI Diserbu Warga

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Bank Indonesia (BI) secara resmi telah mengeluarkan uang baru yang dinamakan "Uang NKRI", kemarin. Uang senilai Rp100 ribu tersebut ternyata dapat sambutan antusias dari warga Kota samarinda. uang baru tersebut dinamakan "Uang NKRI" karena diluncurkan bertepatan dengan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke 69 Tahun 2014 ini.
Bertempat di halaman Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Perwakilan Kalimantan Timur, Jl Gajah Mada, Samarinda, mobil kas keliling membuka layanan penukaran uang baru. Mobil ini pun langsung diserbu warga yang penasaran dengan uang baru tersebut. Ada yang memang berminat menukarkan uang, ada pula yang penasaran dengan model uang baru tersebut.
“Penasaran sama uang baru ini, ternyata perubahan tak terasa jika dilihat secara sekilas. Cuma penasaran aja, makanya saya menukar Cuma tiga lembar,” kata Hamda, salah seorang warga, usai menukarkan uang baru.
Diluncurkannya "Uang NKRI" ini memang cukup menimbulkan rasa penasaran warga, lantaran gencarnya pemberitaan di beberapa media.Apalagi sejumlah media sosial dan pesan instan menyebarkan berbagai macam bentuk uang baru.
“Di sosial media sama di-broadcast pesan kalau ada uang baru. Malah saya dapat kiriman uang baru yang sudah di redenominasi, ternyata lain, Cuma uang Rp100 ribu,” kata Astuti, warga Samarinda, yang juga mengaku penasaran dengan uang baru tersebut.
Akibat antusias warga Samarinda yang tinggi, transaksi keuangan di mobil kas keliling ini cukup cepat. Hanya dalam 45 menit, total warga menukarkan uang sekitar Rp60 juta uang. Bahkan warga yang tak puas juga langsung mendatangi kantor BI.
“Antusias tinggi sekali, padahal banyak yang menukarkan uang dalam jumlah kecil. Ada yang hanya selembar, dua lembar. Jadi yang menukar sangat banyak,” kata Rudi
Faturrahman, Kasir Mobil Kas Keliling Bank Indonesia Kaltim. Untuk memberikan informasi lebih jauh tentang "uang NKRI". pihak BI juga menyediakan waktu untuk memberikan penjelasan tentang uang baru tersebut, mulai perbedaan dengan uang lama dan bentuk lembaran uang tersebut.
“Satu per satu kita jelaskan, namanya juga melayani. Tapi kami bersyukur karena antusias warga Samarinda cukup besar, sehingga uang NKRI ini kami yakini akan diterima baik oleh masyarakat luas,” sambung Rudi.
Sejalan dengan diluncurkannya "uang NKRI", BI juga menggelar berbagai kegiatan guna menyambut peringatan Proklamasi 17 Agustus 214 ini, yakni dengan menggelar berbagai kegiatan yang melibatkan perbankan dan masyarakat umum. Beragam perlombaan disajikan. tha

Plat Luar Daerah Perlu Diatur

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Wakil Gubernur  Kaltim HM Mukmin Faisyal mengakui bahwa Pemprov Kaltim membutuhkan payung hukum peraturan perundang-undangan yang mengatur penanganan kendaraan luar daerah atau berplat nomor polisi non KT. Payung hukum dibutuhkan sebagai dasar pemerintah membuat maupun menerapkan kebijakan dalam rangka memaksimalkan penanganan kendaraan non KT.
“Sampai saat ini belum ada ketentuan pemerintah yang mengatur penanganan  kendaraan luar daerah yang beroperasi di Kaltim. Yang ada sebatas kewenangan melakukan wajib lapor sebagaimana diamanatkan Pasal 7 Ayat 1 hurub b UU No 22/2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan raya (LLAJR),” papar   HM Mukmin Faisyal   saat menyampaikan tanggapan dan penjelasan pemerintah atas pemandangan umum Fraksi-Fraksi DPRD Kaltim terhadap nota penjelasan keuangan RAPBD Kaltim 2015 pada Rapat Paripurna ke 25, di Gedung DPRD Kaltim, baru-baru ini.
Menurutnya, sejauh ini penanganan yang dilakukan baru sebata menerbitkan Pergub Kaltim No 404/2014 tentang memberikan keringanan nilai pajak pokok kendaraan bermotor dan pembebasan pajak pokok bea balik nama kendaraan dari luar Kaltim.
Kebijakan tersebut dibuat dalam rangka memberi insentif bagi pemilik kendaraan non KT agar melakukan balik nama kendaraannya, sehingga pajak kendaraan bermotor (PKB) nya masuk ke kas daerah.
“Prinsinya kebijakan ini dibuat sebagai bentuk respon pemerintah terhadap keluhan masyarakat soal penanganan kendaraan non KT. Termasuk sebagai terobosan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari pajak,” katanya.
Langkah lain yang ditempuh, mensosialisasikan imbauan melakukan balik nama melalui sepanduk dan media massa. Pemprov juga membuat kesepakatan bersama antara Dirlantas Polda Kaltim dan Jasa Raharja terkait penanganan kendaraan non KT yang dituangkan dalam rapat tim pembina Samsat di Kaltim.Tindak lanjutnya secara intensif melakukan kegiatan operasional dengan melibatkan unsur Polri dan dinas terkait.
“Jangka panjangnya pemprov mengusulkan pentingnya menggelar pertemuan berupa forum group discussion (FGD) dengan melibatkan seluruh pihak terkait. Tujuannya untuk merumuskan rancangan aturan yang nantinya diharap menjadi payung hukum penanganannya,” katanya lagi.
Pun demikian berkaitan payung hukum pemungutan PKB maupun bea balik nama kendaraan bermotor (BBNKB) alat besar dan alat berat. Penangannya masih belum diatur dalam mekanisme Samsat.
Hal tersebut masih disusun sistem dan prosedur pajak daerahnya oleh Kementerian Dalam Negeri (kemedagri) yang saat ini dalam proses finalisasi. Harapannya Permedagri yang diterbitkan tersebut nantinya menjadi pedoman pemungutan PKB/BBNKB alat besar dan berat di Kaltim. mar

"Jangan Sia-Siakan Makna Kemerdekaan"

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Gubernur Kaltim  H Awang Faroek Ishak berharap seluruh masyarakat Kaltim, terutama generasi muda agar tidak menyia-nyiakan kemerdekaan yang telah diraih bangsa dan negara ini. Karena itu, makna dari peringatan Hari Kemerdekaan yang telah diraih saat ini diharapkan dapat dipahami dan dihayati secara mendalam. Sehingga menjadi renungan hati untuk memberikan motivasi dalam berjuang menyukseskan program pembangunan di daerah.
“Kemerdekaan yang telah dicapai bukan waktu yang singkat, yakni sudah 69 tahun bangsa dan negara ini merdeka. Bahkan tahun depan telah mencapai 70 tahun. Sehingga kedepan semua masyarakat mempunyai kewajiban dan tanggungjawab moral dan kolektif untuk melanjutkan cita-cita yang telah diperjuangkan para pahlawan. Karena itu, saya berharap jangan kita sia-siakan makna dari kemerdekaan ini,” kata Awang Faroek Ishak ketika malam resepsi HUT Kemerdekaan RI ke 69 di Pendopo Lamin Etam Kaltim, Minggu malam (17/8).
Perjuangan mewujudkan cita-cita tersebut belum berakhir. Semua masyarakat mempunyai kewajiban melanjutkan perjuangan-perjuangan dan nilai kejuangan yang dulu telah berhasil diperjuangan oleh para pejuang maupun pahlawan di Negara ini.
Nilai perjuangan tersebut masih sangat relevan untuk diterapkan pada saat ini. Apalagi, bangsa saat ini tumbuh besar menjadi bangsa yang besar, maju, bermartabat dan dihormati bangsa-bangsa di seluruh dunia.
“Yang jelas, tidak berlebihan jika saya menilai bahwa prestasi bangsa ini telah banyak diakui bangsa lain. Bahkan, diprediksi bangsa ini akan menjadi bangsa yang besar termasuk dalam 10 negara besar di dunia,” jelasnya.
Karena itu, mari bersama-sama dengan rakyat di provinsi lain dalam membangun bangsa ini. Terutama Kaltim, harus memberikan kontribusi besar dalam Negara. Sehingga Negara ini bisa menjadi Negara yang besar.
Karena itu, seluruh masyarakat patut bangga dengan para pejuang di Negara ini, terutama di Kaltim yang saat ini telah berusia antara 80 hingga 90 tahun. “Kita patut bersyukur dengan perjuangan yang telah dilakukan tersebut dan mari kita mengabdi lebih baik lagi kepada bangsa dan Negara apapun profesi yang kita jalani. Ada yang dari legislative, eksekutif, yudikatif, TNI, Polri serta pengusaha. Terutama di Kaltim,” jelasnya.
Mewujudkan bangsa dan Negara yang baik diharapkan dapat dilakukan sejak dari diri sendiri. Jangan tanyakan apa yang telah diberikan Negara kepada diri sendiri, tetapi mari tanyakan apa yang telah diberikan diri kepada Negara ini.
“Saya yakin jika dengan prinsip demikian, meski kecil yang kita lakukan untuk Negara ini, pasti itu sangat berarti,” pungkasnya. mar

Petugas dan Pemulung Kewalahan Kumpulkan Sampah

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Sampah yang berserakan disepanjang jalur pawai pembangunan, Senin (18/8) kemarin ternyata tidak hanya membuat para petugas kebersihan dari Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota samarinda kewalahan, namun juga bagi para pengumpul plastik bekas dan kardus yang ada di Samarinda.
Memanfaatkan momentum tahunan ini puluhan pemulung memunguti botol bekas minuman mineral yang tercecer di jalanan. Botol-botol bekas minuman itu dibuang oleh warga usai melepas dahaganya karena berdiri di terik matahari yang menyengat.
Contohnya Suratmin pengumpul kaleng, plastik dan kardus  bekas warga jalan Jelawat Samarinda mengaku kewalahan mengumpulkan plastik yang begitu banyak di Jl Kusumah Bangsa.
Kepada Poskota Suratmin mengaku mendapatkan 4 karung besar ukuran 50 kilo plastik bekas dan kaleng disepanjang jalan kusumah Bangsa.
"Alhamdulillah, hari ini baru setengah hari saya mendapatkan 4 karung besar plastik dan kaleng bekas di daerah ini saja, biasanya satu karung saja susahnya bukan main," kata Suratmin.
Suratmin mengaku mengumpulkan plastik dan kaleng yang dibuang warga disekitar lokasi sepanjang pelaksanaan pawai. "Botol-botol itu saya punguti untuk dijual ke pengepul," kata Suratmin.
Pada hari-hari biasa, kata Suratmin, dalam sehari penuh, dia hanya bisa mengumpulkan 15 kilogram botol plastik. Sementara per kilogramnya, botol-botol bekas itu dihargai Rp2.500 oleh pengepul. Jika dikali 15 kilogram, maka sehari, Toyib hanya meraup keuntungan Rp 35 ribu sehari.
"Namun, karena ada pawai, tiga jam saja saya sudah dapat 20 kilogram. Kan sehari saya bisa dapat rezeki nomplok," katanya senang. M4n

Ribuan Warga Padati Jalan Protokol

Saksikan Pawai Pembangunan HUT Kemerdekaan

SAMARINDA, Poskota Kaltim
RIBUAN orang tumpah di jalan utama Samarinda senin (18/8), kemarin. Mereka memeriahkan pawai pembangunan memperingati HUT ke-69 Kemerdekaan Indonesia.
Agenda tahunan yang terus dikembangkan Pemkot Samarinda dan Pemprov Kaltim ini menampilkan 300 peserta pawai jalan kaki dan 80 peserta pawai kendaraan hias.
Antusias warga sangat tinggi saat menyaksikan iring-iringan peserta pawai sejak pukul 07.00 wita sejumlah ruas jalan telah dipenuhi warga, bahkan pihak kepolisian terpaksa melakukan pengalihan arus guna mencegah terjadinya kemacetan di jalur lintas peserta pawai.
Pawai dimulai dari Jl Kesuma Bangsa (depan GOR Segiri Samarinda) menuju Jl Bhayangkara. Kemudian menyusuri Jl Awang Long, Jl Jenderal Sudirman, Jl KH Abul Hasan, Jl Pengeran Diponegoro, Jl Imam Bonjol, Jl Basuki Rahmad, Jl Agus Salim, dan kembali ke Jl Kesuma Bangsa.
Ratusan peserta pawai mulai dari instansi di pemerintah kota, provinsi, kelurahan, kecamatan, sekolah, komunitas, perkumpulan olahraga, hingga Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM). Masing-masing peserta unjuk kebolehan di depan panggung kehormatan,  beberapa meter dari Plaza Mulia.
Hadir di panggung kehormatan Gubernur Kaltim Awang Faroek dan Wakil Gubernur Mukmin Faisal, Ketua DPRD Kaltim Syahrumsyah, Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang dan Ketua DPRD Kota Samarinda Siswadi.
Sejumlah peserta mengaku senang bisa tampil di ajang tahunan dalam rangka memperingati hari kemerdekaan RI ke 69.
Kegiatan ini menjadi tolak ukur keberhasilan kota Samarinda dalam pembangunan baik itu infrastruktur maupun Sumber Daya Manusia.
Dibidang infrastruktur sejumlah Instansi pemerintah menampilkan berbagai keberhasilan yang telah dicapai selama ini.
Sementara itu dibidang Sumber Daya Manusia sejumlah sekolah memperlihatkan berbagai keberhasilan melakukan pembinaan terhadap peserta didiknya.
Baik itu dalam bidang Sains maupun Ekstrakurikuler dibidang keolahragaan hingga bidang pengembangan diri.
Harpiah salah satu peserta Marching Band Dahana Persada dari SMP 7 Samarinda mengaku, penampilan sekolahnya tidak hanya marching band. Juga ada kegiatan ekstrakurikuler lainnya yang ditampilkan. Seperti teater, futsal, olahraga basket, PMR, Taekwondo dan lainnya.
“Ya, motivasi kami ikut pawai ini adalah menyambut HUT Kemerdekaan Indonesia, sekaligus ingin memperkenalkan sekolah,” katanya.
Sementara itu Yanti warga Djuanda yang ditemui disela-sela menonton pawai pembangunan mengaku sangat antusias menyaksikan beragam pertunjukan peserta pawai. “Sejak pukul 07.00 pagi tadi saya dan anggota keluarga mengambil tempat paling depan di bibir Jl Bhayangkara, biar jelas kelihatan,” katanya.
Namun pawai yang berakhir pukul 11.00 Wita itu, menyisakan pekerjaan rumah bagi pegawai Dinas Kebersihan.
Warga yang memenuhi jalan protokol rute pawai meninggalkan area dengan sampah yang berserakan. Pantauan media ini sepanjang rute pawai, sampah plastik makanan ringan, serta koran berserakan. M4n

Bibit Sawit Palsu Beredar di Kaltim

Pemprov Kaltim Minta Masyarakat Waspada

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Gencarnya Pemprov Kaltim melalui kebijakan Gubernur Awang Faroek Ishak untuk meneruskan pembangunan subsektor perkebunan untuk komoditi kelapa sawit dari satu juta hektar menjadi 2,4 juta hektar pada 2018 dikhawatirkan memicu peredaran bibit sawit palsu.
Namun terpenting ujar Kepala Dinas Perkebunan Kaltim Hj Etnawati Usman, para petani pekebun juga perusahaan perkebunan sawit (swasta) harus lebih berhati-hati dalam membeli bibit sawit dari para penangkar.
Sesuai data Badan Intelejen Negara telah beredar bibit palsu di wilayah Sumatera dan Kalimantan sekitar 40 persen. “Informasi ini ini membuat kami lebih aktif mengawasi peredaran bibit di Kaltim,” ujar Etnawati didampingi Kepala UPTD PBP Irsal Syamsa, Jumat (15/8).
Disebutkannya, sejak 2012 hingga saat ini sudah sekitar 551.000 bibit palsu atau bibit yang tanmpa memiliki sertifikat resmi dari sumber benih yang dimusnahkan dan diindikasikan masih banyak yang beredar maupun ditangkar oleh pelaku tidak bertangungjawab.
Pemusnahan terbesar yaitu di wilayah Nunukan untuk bibit sawit yang diindikasikan berasal dari Malaysia sebanyak 514.000 bibit pada tahun 2013 dan pemusnahan yang baru dilakukan di wilayah Desa Petangis Kabupaten Paser sebanyak 12.000 bibit.
Selisih harga bibit bersertifikat dari sumber benih yang ditunjuk pemerintah melalui Kementerian Pertanian dengan bibit palsu sangat mencolok. Misalnya, harga resmi Rp7.500 per bibit (kecambah/benih) dan 1,5 US Dollar bibit palsu hanya kisaran Rp5.000.
Menurut Etnawati, peluang-peluang usaha untuk subsektor perkebunan untuk tanaman sawit saat ini memberikan celah bagi pelaku-pelaku (oknum) tidak bertanggungjawab untuk memperjualbelikan bibit sawit illigitim (palsu).
Karenanya, pihak Dinas Perkebunan Kaltim terus menyosialisasikan pentingnya para petani pekebun termasuk perusahaan swasta untuk membeli bibit sawit yang berasal dari sumber benih resmi pemerintah.
“Kerugian sangat besar akan ditanggung petani pekebun maupun pihak perusahaan apabila terlanjur membeli bibit illigitim. Sebab produksi rendah dengan kurun waktu puluhan tahun bahkan kerugian diperkirakan mencapai miliar rupiah,” sebut Etnawati.
Etnawati menambahkan sebaiknya petani maupun perusahaan swasta yang kan membeli bibit sawit sebaiknya berkoordinasi dengan Dinas Perkebunan Kaltim selaku instansi teknis yang diberi kewenangan untuk pengembangan tanaman perkebunan.
Disebutkan selama periode Januari-April 2014, Dinas Perkebunan Kaltim melalui Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pengawasan Benih Perkebunan (PBP) telah melakukan sertifikasi terhadap 453.285 kecambah kelapa sawit. mar

2.448 Napi di Kaltim Terima Remisi Kemerdekaan

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Sebanyak 2.448 Napi di Kaltim memperoleh remisi atau pengurangan masa hukuman yang diberikan secara simbolis oleh Gubernur Kalimantan Timur H Awang Faroek Ishak.  Jumlah tersebut, sebanyak 2.381 warga binaan mendapatkan Remisi Umum (RU) 1 atau yang masih harus menjalani sisa hukuman dan 107 warga binaan mendapatkan RU 2 atau langsung bebas.
Kebijakan remisi setiap perayaan Hari Kemerdekaan sebagai upaya memotivasi napi sebagai warga binaan untuk menjaga perilaku baik. Patuh terhadap tata tertib dan kesediaan mengikuti pembinaan kepribadian dan kemandirian sebagai bekal mereka kembali ke masyarakat.
“Pemberian remisi ini sebagai bukti penghargaan pemerintah terhadap napi yang berperilaku baik selama menjalani hukuman. Diharapkan mereka bisa  kembali diterima masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik sebelum menjalani pembinaan,” kata Faroek saat ditemui usai penyerahan remisi di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II A Sempaja, Samarinda, Sabtu (16/8).
Disisi lain, Awang mengatakan prihatin mengenai Rutan atau Lapas yang sudah melebihi kapasitas. Ia pun berharap walaupun tempatnya menjadi kecil karena jumlah yang menghuni banyak, petugas agar tetap bisa memberikan pelayanan kepada narapidana dengan manusiawi.
“Lapas di Kaltim, semuanya sudah over kapasitas. Kita akan upayakan mereka bisa diberikan pelayanan secara manusiawi di dalam Lapas. Karena itu Pemprov mendukung sekali upaya untuk pengembangan Lapas”, tuturnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayan Perwakilan Kementerian Hukum dan HAM Kaltim, Leo Detri, mengatakan kriteria untuk mendapatkan remisi bagi para warga binaan disaring cukup ketat dengan berbagai persyaratan. Syarat paling penting adalah, bukan narapidana kejahatan berat, seperti bandar narkoba dan pelaku terorisme. Dan juga patuh terhadap tata tertib dan kesediaan mengikuti pembinaan kepribadian dan kemandirian sebagai bekal mereka kembali ke masyarakat.
“Yang paling utama adalah mereka selama sembilan bulan terakhir, tidak boleh melakukan pelanggaran. Itu bisa mendapat remisi. Bisa bekerja sama dan taat hukum selama menjalani masa tahanan. Kita juga akan melakukan pembinaan lahir batin terhadap napi yang belum mendapatkan remisi,” jelas Leo.
Suasana penuh suka cita terlihat di raut ratusan napi yang ada di Rutan Kelas II A Sempaja. Pembukaan acara penyerahan remisi diawali dengan tarian adat yang dilakukan oleh narapidana, juga dengan paduan suara serta dirangkai dengan penyerahan tali asih.
Kebahagiaan para napi semakin terlihat saat Awang bernyanyi bersama mereka. Para napi terlihat sangat senang dan bergoyang ria. Pada kesempatan itu hadir pula Wakil Gubernur Kaltim, Ketua DPRD Kaltim, Asisten IV Setprov, Wakil Walikota Samarinda, dan sejumlah petinggi lainnya. mar

Penjambret Nyaris Tewas Digebuki Massa

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Dua orang jambret nyaris tewas dihakimi massa, setelah mereka terjatuh saat mencoba kabur membawa barang rampasannya. Ratusan warga yang berada dilokasi langsung memburu untuk menangkap dan menghajar keduanya.
Bahkan salah satu dari pelaku yang sempat kabur setelah mengancam warga menggunakan senjata tajam juga berhasil ditangkap usai upayanya kabur dengan menceburkan diri ke Sungai Mahakam gagal. Bahkan petugas TNI 0901 Samarinda ikut memburunnya.
Tersangka akhirnya menyerahkan diri ke petugas TNI dan kemudian dibawa ke Mako Kodim 0901 Samarinda untuk menghindari aksi main hakim sendiri warga yang  memang mengejar pelaku.
Rudiansyah alias Aco dan Sudarmin warga Jl Otto Iskandardinata Kelurahan Sidodamai Samarinda Ilir merampas gelang tangan Nor Hammah (30) warga Jl Dwikora Palaran di depan kantor BRI Samarinda.
Namun apes, setelah berhasil menarik gelang emas dari tangan Nor Hammah, keduanya tidak berhasil kabur. Padatnya kendaraan dan korban yang terus mengejar keduanya dan berteriak jambret-jambret membuat keduanya panik merekapun kemudian menabrak kendaraan roda 4 milik warga di depan Pasar Pagi.
Kepanikan membuat mereka berpisah, bahkan Aco  yang saat itu menjadi joki kendaraan memilih menceburkan diri ke Sungai Mahakam tepat didepan Kodim 0901 Samarinda saat dikejar warga dan sejumlah polisi lalu lintas.
Sial bagi Aco, aksinya mencebur sungai justru membuat puluhan anggota TNI keluar dari markasnya dan ikut memburunya. Aco pun ketakutan ketika melihat puluhan TNI sudah bersiap memburunya ikut terjun ke sungai. Dia kemudian menyerahkan diri.
Hal yang sama juga dialami Sudarmin. Penjambret yang satu ini jadi bulan-bulanan massa saat diamankan di Pos Satpman salah satu bank di Jl Jenderal Sudirman, Kelurahan Pasar Pagi, Samarinda Kota.
Polisi yang awalnya datang untuk mengamankan Sudarmin dari amuk massa dibuat kewalahan. Meski sudah melarang agar tak main hakim sendiri. Namun warga tetap tak peduli dan terus menghajar Sudarmin hingga berhasil dimasukkan ke dalam mobil patroli.
Belum puas, warga lanjut melampiaskan kekesalannya terhadap penjahat jalanan itu dengan melakukan pengerusakan motor Honda Vario KT 2962 IN yang digunakan menjambret.
Setelah merasa puas melampiaskan amarah, warga kemudian membantu polisi menaikan motor jambret itu ke bak mobil patroli yang kemudian kembali bergerak untuk menjemput Aco, yang tengah "diamankan" sejumlah tentara di Makodim.
Sementara itu korban penjambretan Nor Hamnah (30), mangatakan bahwa  saat itu ia yang tengah mengendarai motor Honda Beat KT 5214 IA dan membonceng Erwis (39), ibunya. Tiba-tiba dipepet dari sebelah kanan motor yang dikendarai Aco, di Jl Gadah Mada menuju arah Pasar Pagi.
Sudarmin yang berada di belakang kemudian menarik gelang emas seberat 3 gram lebih yang dikenakan Hamnah ditangan kanannya, setelah  berhasil merebut gelang Sudarmin kemudian meminta Aco segera tancap gas untuk kabur .
Nor Hamnah yang tidak ingin kehilangan barang miliknya kemudian ikut tancap gas dan terus berteriak jambret-jambret. Teriakan korban ini kemudian memancing warga sekitar untuk membantu keduanya untuk mengejar.
"Motor mereka (Aco dan Sudarmin) ditabrak motor orang lain, mereka jatuh lalu lari. Saya fan ibu saya terus saja berteriak, jadi banyak orang yang mengejar mereka," kata Nur.
Teriakan keduanya ternyata ampuh. Aco yang kabur ke arah simpang empat Jl Awang Long, terus dikejar warga. Begitupula dengan Sudarmin yang coba mengamankan diri ke arah salah satu bank di sekitar lokasi tempat keduanya terjatuh.
"Saya tidak tahu lagi setelah itu, karena banyak sekali warga yang mengejar dia. Yang saya lihat salah satunya (Sudarmin, Red) sudah dipukuli di dalam bank. Kalau yang satunya lagi (Aco, Red) saya tidak tahu," ujar Erwis.
Kapolresta Samarinda Kombes Pol Antonius Wisnu Sutirta, melalui Kapolsekta Samarinda Ilir Kompol Yuniar Ariefianto menyatakan Aco dan Sudarmin masih menjalani pemeriksaan.
"Kami berupaya menanyakan ke mana pelaku membuang gelang emas yang dijambret, karena sejauh ini belum ditemukan," kata Yuniar. M4n

Bertekad Emban Amanah Rakyat

Anggota DPRD Kota Samarinda, Andi Saharuddin SH

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, Andi Saharuddin SH, merupakan wajah baru di dewan Samarinda. Meski mengaku harus banyak belajar, namun politisi Partai Golkar ini bertekad akan mengemban amanat rakyat dengan sebaik-baiknya.
"DPRD adalah lembaga perwakilan rakyat daerah yang melaksanakan fungsi-fungsi pemerintah daerah sebagai mitra sejajar Pemerintah Daerah. Ini harus dilakukan langkah-langkah konkrit guna mewujudkan komunikasi yang bagus antara legislatif dan pemerintah," ujar Andi Saharuddin, saat diwawancarai Poskota, Minggu (17/8) kemarin.
Berbicara usai mengikuti upacara detik-detik proklamasi, Andi Saharuddin, mengatakan, tugas dan Wewenang DPRD membentuk peraturan daerah kabupaten bersama Kepala Daerah dan membahas dan memberikan persetujuan rancangan peraturan daerah mengenai anggaran pendapatan dan belanja daerah yang diajukan oleh Kepala Daerah.
"Kita upayakan juga dapat dengan jeli melaksanakan pengawasan terhadap pelaksanaan peraturan daerah dan anggaran pendapatan dan belanja daerah," kata dia.
Anggota dewan terpilih dari daerah pemilihan (dapil) Samarinda Seberang dan Palaran ini mengatakan dewan harus mampu mengusulkan pengangkatan dan pemberhentian Kepala Daerah dan/atau wakil Kepala Daerah kepada Menteri Dalam Negeri melalui gubernur untuk mendapatkan pengesahan pengangkatan dan/atau pemberhentian.
"Beberapa fungsi dean diantaranya meminta laporan keterangan pertanggungjawaban Kepala Daerah dalam penyelenggaraan pemerintahan dan memberikan persetujuan terhadap rencana kerjasama dengan daerah lain atau dengan pihak ketiga yang membebani masyarakat dan daerah," paparnya.
Ditanya soal fungsi legislasi dia mengatakan salah satunya diwujudkan dalam membentuk Peraturan Daerah bersama-sama Kepala Daerah. Sedang Fungsi anggaran diwujudkan dalam membahas, memberikan persetujuan dan menetapkan APBD bersama Pemerintah Daerah.
"Kalau fungsi pengawasan diwujudkan dalam bentuk pengawasan terhadap pelaksanaan Undang-undang, Peraturan Perundangan yang ditetapkan oleh Pemerintah, Peraturan Daerah, Peraturan Kepala Daerah, Keputusan Kepala Daerah dan kebijakan yang ditetapkan oleh Pemerintah Daerah," ungkapnya.
Saat disodorkan pertanyaan soal hak-hak yang dimiliki DPRD dalam menjalankan kegiatannya, Andi mengatakan bahwa  hak DPRD untuk meminta keterangan kepada kepala daerah mengenai kebijakan pemerintah daerah yang penting dan strategis yang berdampak luas pada kehidupan masyarakat dan daerah.
"Ada juga hak dewan yang berupa hak Angket yakni pelaksanaan fungsi pengawasan DPRD untuk melakukan penyelidikan terhadap suatu kebijakan tertentu kepala daerah yang penting dan strategis yang berdampak luas pada kehidupan masyarakat dan daerah  yang diduga bertentangan dengan peraturan perundang-undangan," paparnya.
Lebih jauh dikatakan, dewan juga memiliki hak menyatakan pendapat, yaitu hak DPRD untuk menyertakan pendapat terhadap kebijakan kepala daerah atau mengenai kejadian luar biasa yang terjadi di daerah disertai dengan rekomendasi penyelesaiannya atau sebagai tindak lanjut pelaksanaan hak interpelasi dan hak angket.
"Semua pendapat tersebut diatur dalam Peraturan Tata Tertib DPRD yang berpedoman pada peraturan perundang-undangan," pungkasnya. tha/adv

Cambridge University Tawarkan Kerjasama Belajar bahasa Inggris

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Demi kepentingan peningkatan mutu pendidikan  bidang bahasa Inggris khususnya pada kalangan pelajar, Cambridge University Press yang berkedudukan di Jerman, melakukan tawaran kerjasama pembelajaran dengan Pemerintah Kota Samarinda.  Menurut penjelasan Ketua Tim Cambridge University Govindan metode pembelajarannya nanti tidak hanya terpokus pada siswa sekolah melainkan juga mencakup bagi para tenaga guru.
”Metode ini sengaja didesign sedemikian rupa, maksudnya agar dalam pengembangannya nanti kemampuan para guru akan menjadi seimbang dengan murid,”Ungkap dia. Selain itu metode pembelajarannya juga akan disesuaikan dengan kurikulum pendidikan yang ada.  Yang berbeda sambung dia dalam program ini pembelajaran bahasa inggris tidak hanya dilakukan dalam bidang mata pelajaran bahasa inggris itu sendiri, melainkan juga dilakukan pada bidang mata pelajaran lain seperti IPA, IPS, matematika dan lain sebagainya. ”Maksudnya  agar proses belajar bahasa Inggris tadi bisa lebih efektif dan berlanjut dalam semua kesempatan dan tidak terbatas pada pelajaran bahasa inggris saja,” urainya.
Sementara, Wakil Walikota Samarinda H Nusyirwan Ismail  sangat menyambut baik tawaran kerjasama Cambridge University tadi. Namun hal itu harus dikembalikan lagi kepada SKPD terkait dalam hal ini Dinas Pendidikan agar bisa memiliki komitmen sama untuk dapat melaksanakan program tadi. ”Karena sebagai pembuat kebijakan publik intinya kami setuju, tinggal bagaimana Dinas terkait dan sekolah agar bisa membangun semangat yang sama,” sebutnya. Ike

Disnak Buka Klinik Kesehatan Hewan Peliharaan

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Upaya peningkatan pelayanan kesehatan hewan peliharaan seperti anjing, kucing, kelinci dan hewan kesayangan lainnnya, Dinas Perikanan dan Peternakan Kota Samarinda telah membuka fasilitas layanan kesehatan berupa klinik hewan.
Walaupun keberadaan klinik hewan ini sudah ada sejak tahun 2009 lalu, namun  menurut Kadis Perikanan dan Peternakan Kota Samarinda Syamsul Bachri perlu diketahui masayarakat secara luas.
”Agar pemanfaatannya bisa menjadi lebih maksimal untuk itu perlu terus diinformasikan kepada masyarakat,” kata Syamsul.
Sejak bulan Februari lalu, klinik hewan tadi sudah mempunyai ruangan tersendiri dan terletak dilantai dasar tepatnya berada didepan pintu gerbang Dinas Perikanan dan Peternakan jalan Biola nomor satu.
“Penempatan ruangan ini sengaja dibuat sedemikian rupa agar bila ada masyarakat yang datang berkunjung untuk memeriksakan kesehatan hewan peliharaannya tidak perlu susah-susah naik ke lantai tiga,” ujarnya.
Maksudnya agar kehadiran hewan-hewan tersebut juga diharapkan tidak sampai mengganggu aktivitas kerja para pegawai lain. Klinik hewan tadi tamba ia buka  setiap hari pada jam kerja. Dimana pelayanannya meliputi   pengobatan dan vaksinasi atau konsultasi. Mengingat sesuai Perda nomor 13 tahun 2011 tentang Restribusi Jasa Umum tarip pengobatan atau rawat jalan hewan-hewan, maka pihaknya tetap mengenakan tarif setiap pelayanan kesehatan yang dibutuhkan hewan peliharaan.
”Seperti untuk hewan ternak pangan besar dikenakan Rp25.000,- hewan kecil Rp7.500 dan unggas sebesar Rp1.000. Sedangkan untuk jenis hewan peliharaan/kesayaangan kuda sebesar Rp30.000, anjing Rp15.000, kucing Rp10.000, unggas Rp7.500, dan primata Rp15.000,” rincinya. Ike

Band RI 1 Hibur Warga Samarinda

Memperingati HUT RI ke 69

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Dalam rangka memperingati dan memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) RI ke 69, Pemkot Samarinda menggelar acara panggung hiburan rakyat untuk warga Kota Samarinda, dengan mendatangkan Goup Band RI 1
“Untuk mengobati rasa kerinduan warga Kota Samarinda terhadap panggung hiburan, karena sempat absen beberapa tahun dalam peringatan HUT RI, kami kembali menggelar dengan menampilkan group Band RI 1 pada  16 Agustus 2014  pukul  19.00 Wita  di halaman Parkir GOR Segiri Samarinda,” kata Koordinator Hiburan dan Keseniaan, Panitia bersama HUT RI ke-69 antara Pemprov  Kaltim dan Pemkot Samarinda, HM Faisal.
Adapun tajuk dari panggung hiburan tersebut "Konser Kemenangan". Maknanya adalah merayakan kemenangan kemerdekaan RI  dan kemenangan  kembali ke Fitrah karena masih dalam suasana Idul Fitri 1435 H.
Faisal menjelaskan terselenggaranya panggung hiburan tersebut berkat bantuan dari pihak sponsorship, dengan menghadirkan  group RI 1 yang beranggotakan Roy Jeconiah, John Paul Ivan  (personil "Boomerang"),  guest star Andi (Riff) dan Yoda (Indonesia Idol).
Menurutnya sebagai band pembuka nanti akan ditampilkan  dua group band lokal serta sajian tarian tradisional. Panggung hiburan tersebutu nantinya agak  kental dengan suasana musik rock untuk mengelorakan semangat kemerdekaan, tetapi tetap yang nyaman dinikmati serta disajikan lagu-lagu perjuangan.
Selanjutnya, kata dia, untuk memriahkan HUT RI ke 69,  pada sore harinya  pukul 15.00 – 18.00 Wita digelar aneka lomba antar pasukan Balakar seperti lomba tarik tambang, lari karung, lomba gulung selang. Selain itu digelar  parade band  lokal di panggung utama.
“Kepada  seluruh warga Kota Samarinda dapat perbartisipasi untuk hadir menyaksikan berbagai kegiatan 17 Agustus  di halaman GOR Segiri. Dijadwalkan Bapak Gubernur dan Walikota Samarinda beserta pejabatlainnya akan ikut hadiri di acara ini." katanya.
Faisal menambahkan Senin 18 Agustus 2014 akan kembali digelar Pawai Pembangunan dengan start dan finish di halaman GOR Segiri. Bagi organisasi, instansi pemerintah dan  swasta  paguyuban, sekolah dan masyarakat umum yang ingin berpartisipasi dapat mendaftar di kantor Disbudparkominfo jalan Dahlia.
“Tujuan dari pawai pembangunan tersebut selain untuk memeriahkan dan menghibur masyarakat juga sebagai refleksi keberhasilan dan prestasi yang selama ini dicapai ,” kata  Faisal. M4n

PNS Asyik Main HP

Gubernur Kaltim Pimpin Peringatan Proklamasi

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Upacara peringatan Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI  di Stadion Sempaja , Minggu (17/8) pagi dipimpin langsung Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak sebagai inspektur upacara pengibaran bendera Merah Putih.
Upacara berlangsung khidmat, tepat pukul 10.00 wita Gubernur bersama seluruh peserta upacara dan tamu undangan  mendengarkan bunyi suara sirine yang menandakan peringatan HUT 17 agustus selama satu menit. Setelah itu upacara dilanjutkan dengan pemcacaan duplikat naskah Proklamasi oleh ketua DPRD Kaltim H Syahrumsyah.
Puncaknya peringatan deti-detik proklamasi  adalah pengibaran replika bendera merah putih  oleh anggota Paskibraka yang merupakan putra-putri terbaik di 9 kabupaten dan kota se Kaltim.
Pasukan Paskibraka ini telah berlatih selama satu bulan di Samarinda dan telah dilantik Gubernur Kaltim pada Kamis (14/8) lalu.
Sayangnya suasana hening dan sakral tidak terlihat saat pengibaran bendera sejumlah pegawai pemerintahan yang berdiri di tribun penonton terlihat mengobrol dan terlihat asik memainkan telpon selulernya.
Pengibaran bendera merah putih yang dilakukan sejumlah pelajar asal beberapa daerah ini juga mendapat perhatian masyarakat yang menyaksikan acara sakral ini sekaligus mengabadikan momen ini menggunakan telpon selulerny.
Aksi para pegawai yang tidak menghormati bendera merah putih saat pengibaran memperingati kemerdekaan ini dianggap tidak menghargai jerih payah pejuang yang memerdekaan RI.
Ketua Legium Veteran Republik Indonesia Padlansyah  menganggap bahwa nasionalisme masyarakat saat ini memang sudah jauh dari harapan. Terbukti selain tidak adanya penghormatan pada bendera Negara kebangsaan saat dikibarkan di stadion sempaja oleh sejumlah pegawai, juga terlihat di kota Samarinda Saat ini.
Sedikit sekali rumah warga yang memiliki kesadaran memasang bendera merah putih dirumahnya, kecuali kantor-kantor pemerintahan yang terlihat ramai oleh umbul-umbul.
“Kami berjuang untuk mengibarkan bendera merah putih ini bertahun-tahun, namun saat ini keberadaan bendera itu justru tidak diperhatikan, kami yang hidup maupun yang saat ini telah tiada merasa perjuangan kami sia-sia,” kata Padlansyah.
Sudah 69 tahun bangsa ini merdeka. Kemerdekaan Indonesia yang direbut dengan perjuangan darah para pejuang seharusnya dihormati. Mereka tidak meminta penghormatan yang berlebih. Mereka hanya meminta agar kemerdekaan yang mereka rebut tidak kembali terjajah akibat ulah generasi penerus yang tidak menghormati nilai-nilai perjuangan. Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa jasa pahlawannya. M4n

Pemprov Terus Upayakan Penuhi Ketersedian Listrik

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Gubernur Kaltim H  Awang Faroek Ishak mengaku akan terus mengupayakan pemenuhan ketersedian listrik dalam rangka mendukung pembangungan di Kaltim. Pembangunan yang direncanakan  akan terhambat tanpa dukungan ketersedian listrik memadai.
“Makanya selain bekerjasama dengan PT PLN (Pesero), Pemprov Kaltim dan Pemkab/Pemkot se Kaltim prinsipnya memberikan kesempatan kepada semua pihak yang berminat untuk menanamkan investasinya di bidang kelistrikan,” kata Awang  Faroek  dalam sambutan sesaat sebelum membuka sosialisasi penyesuaian tarif tenaga listrik 2014, di Ruang Ruhui Rahayu Gubernuran Kaltim, Samarinda, Jumat (15/8) lalu.
Selain itu, lanjut Awang  pemerintah juga akan berusaha memberikan kemudahan dan layanan untuk memperlancar terwujudnya suatu kegiatan usaha. Terlebih penerapan otonomi daerah seperti sekarang memberikan kewenangan lebih kepada kepala daerah untuk memberikan rekomendasi izin penyelenggaraan usaha di daerah.
Berkaitan itu, PLN diminta mempermudah birokrasi ketika ada pihak yang mau investasi litrik. Semakin banyak investor yang tertarik mengembangkan usaha bidang kelistrikan diharap memaksimalkan pengelolaan ketenaga listrikan yang dilakukan operator pengelola listrik di Indonesia ini (sebutan lain PLN). 
“Pemda siap bantu hal-hal yang dibutuhkan. PLN dengan pemerintah harus saling bersinergi. Sering-sering datang ke pemprov untuk membangun komunikasi yang baik. Jangan datang hanya sosialisasi seperti ini,” tandasnya.
Menyangkut sosialisasi, pihaknya mengapresiasi langkah tersebut karena masalah Tarif Tenaga Listrik (TTL) sudah mulai menjadi pembicaraan hangat di masyarakat. Permasalahan tersebut memerlukan penjelasan lebih rinci dari pihak berkompeten, yakni PT PLN (Persero). Terutama menyangkut alasan dan besaran tarif yang akan dikenakan agar para pelanggan memahami dan tidak muncul gejolak di dalam masyarakat.
“Kebijakan penyesuaianTTL 2014 akan berdampak pada pelanggan rumah tangga (Tarif R/Residance/Perumahan) yang mencapai 321.124 pelanggan dan pelanggan pemerintah (Tarif P) di PLN di Samarinda,” katanya.
Sumber dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI  menyatakan kenaikan TTL diberlakukan mulai 1 Juli 2014 karena ada desakan dari seluruh kementerian dan lembaga (K/L) serta DPR yang menuntut diturunkannya beban subsidi.
“Kenaikan tarif listrik dengan inflasi juga akan saling terkait. Namun inflasi menjadi beban PLN kalau mereka tidak menaikan dalam beberapa tahun. Sementara pemerintah melakukan penurunan beban subsidi energi yang saat ini sudah mencapai sekitar Rp 400 triliun,” jelasnya.
Itu sebabnya, mulai 1 Juli ini penyesuain tarif listrik baru diberlakukan untuk enam golongan pelanggan PT PLN (Persero). Dari enam golongan pelanggan, subsidi untuk sektor rumah tangga R1 (1.300 VA) dan R1 (3.500 VA) telah diturunkan mulai  1 Juli.
Untuk  golongan R1 (1.300 VA) yang setiap bulannya biasa membayar tarif listrik sebesar Rp168.000, dengan kenaikan tarif ini, golongan rumah tangga itu harus membayar fasilitas listrik yang diberikan PLN sebesar Rp 202.675.
Besaran itu menandakan kenaikan dalam tahap awal hanya sebesar R p22.675. Selanjutnya, per September nanti atau kenaikan tahap kedua, golongan R1 (1.300 VA) mengalami kenaikan penyesuaian tarif listrik sebesar Rp23.800. Adapun golongan R1 (3.500 VA) yang tiap bulan biasanya membayar listrik sebesar Rp 731.000, maka beban tambahan yang diterima hanya sebesar Rp 41.000.
“Besaran kenaikan Rp 41.000 sebenarnya tidak sebesar yang ditakutkan oleh seluruh pelanggan PLN yang terkena dampak penyesuaian tarif listrik, di samping kenaikannya juga tetap dilakukan secara bertahap,” pungkasnya. mar

Awang Faroek Pimpin Peringatan HUT RI

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Dalam momentum peringatan hari ulang tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-69 tahun ini, Gubernur Kaltim H Awang Faroek Ishak menegaskan bahwa seluruh komponen masyarakat wajib meneruskan perjuangan luhur para pahlawan.
"Pahlwan berjuang dengan semangat yang luar biasa tanpa pamrih bahkan rela mengorbankan jiwa dan raga hanya untuk merdeka. “Pahlawan telah berjuang demi kemerdekaan dan kita wajib meneruskannya dengan membangun negeri ini,” ujarnya.
Hal tersebut ditegaskan Gubernur Awang Faroek Ishak usai memimpin peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-69 di Stadion Madya Sempaja Samarinda, Minggu (17/8).
Awang Faroek menyampaikan bahwa semangat perjuangan para pahlwan di tahun 1945 harus menginspirasi seluruh komponen masyarakat dan jajaran pemerintah untuk bersama-sama membangun negeri ini agar lebih baik pantang menyerah. Jaman perjuangan melawan penjajah saat itu para pahlawan berjuang tanpa kenal lelah bahkan harta benda dan jiwa raga dipertaruhkan.
“Terlepas dari penjajah merupakan target mereka. Sekarang kita harus mengisi kemerdekaan ini untuk kemajuan bangsa,” tegas Awang.
Saat sekarang ini lanjut Awang, pemerintah khususnya Pemprov Kaltim telah enetapkan berbagai kebijakan dengan program-program prioritas pembangunan guna memenuhi kebutuhan dasar masyarakat agar lebih baik dan sejahtera.
Walaupun kemajuan daerah yang diperoleh terasa lambat terutama untuk kawasan pedalama dan daerah terpencil serta perbatasan dan tertinggal.
Namun Gubernur meyakinkan pemerintah terus berjuang untuk melakukan pembangunan dan pengembangan daerah. “Pembanguna yang kita laksanakan sekarang ini tidaklah seperti membalikkan kedua tangan. Namun, yakinlah masyarakat bahwa kami akan terus berupaya mewujudkan kemajuan daerah dan kesejahteraan rakyat akan kita capai bersama-sama,” jelasnya.
Komitmen pemerintahini ujar Awang dapat terwujud kalau seluruh komponen di daerah secara bersama-sama mendukung dan terlibat dalam membangun, terutama tetap memelihara kondusifitas daerah yang selama ini telah tercipta.
“Kaltim termasuk Kaltara merupakan daerah yang sudah dikenal sebagai wilayah yang aman dan damai serta kondusifitas yang terus terpelihara. Kondisi ini merupakan modal dasar bagi kita semua untuk merlaksanakan pembangunan secara berkelanjutan,” ujar Awang Faroek.
Peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-69 di Stadion Madya Sempaja Samarinda dihadiri seluruh jajaran forum koordinasi pimpinan daerah (FKPD) Kaltim dan Wakil GUbernur Kaltim HM Mukmin Faisyal serta Walikota Samarinda H Syaharie Jaang dan Wakil Walikota Samarinda H Nusyirwan Ismail beserta istri.
Tampak hadir pimpinan SKPD lingkup Pemprov Kaltim dan Pemkot Samarinda serta selurh camata dan lurah se-Kota Samarinda. Peserta upacara diikuti ribuan peserta terdiri dari TNI/Polri dan mahasiswa, pelajar serta organisasi kemasyarakatan. mar

Monumen Pompa Angguk

Samarinda, Poskota Kaltim
WALI KOTA Samarinda H Syaharie Jaang yang tidak pernah jenuh berkreasi dalam menata wajah kota Samarinda, bakal menambah satu monumen lagi di kota Samarinda, berupa “Monumen Pompa Angguk” dengan meminta dukungan Pertamina untuk membangunkannya.
Ini berawal dari kunjungan wali kota ke rig PDSI D700 kelurahan Bantuas, kecamatan Palaran untuk melakukan peresmian tajak perdana sumur Under Muara Mahakam (UMM)-1, yang melihat pompa angguk atau pompa yang digunakan pada pengeboran minyak berada di lokasi sedang beroperasi.
“Kalau bisa nanti pertamina bangun monument ini. Karena saat ini kita terus menata wajah kota. Saat ini kita sudah membangun monument tambangan dan kampung Tenun sebagai identitas Samarinda. Dengan adanya monument pompa ini, harapan kita biar warga dan tamu tahu, Samarinda juga penghasil Migas, walaupun tidak sebanyak tetangga kita,” pinta Jaang yang diamini Manajer Pertamina EP Field Sangasanga Hanief Jauhari.
Untuk itu, Jaang meminta pihak pertamina untuk berkoordinasi dengan Dinas Kebersihan dan Pertamanan supaya disiapkan lahannya. “Tenang aja, Pertamina boleh memasang logo dan tulisan Pertamina tanpa dikenakan pajak,” imbuh wali kota lagi.
Sekkot Samarinda Dr Zulfakar senada dengan wali kota. Dimana Samarinda juga mesti dikenal sebagai daerah penghasil migas dan sudah ada surat keputusan dari kementerian ESDM.
“Sudah ada 3 perusahaan Migas yang memberikan kontribusi pendapatan bagi kota Samarinda. PT Pertamina EP asset 5 Field Sangasanga berproduksi minyak bumi, PT Pertamina EP TAC EMP Semberah (Ex Semco) berproduksi minyak dan gas bumi, dan PT VICO Indonesia yang juga berproduksi Minyak dan gas bumi,” timpal Zulfakar.
Di Samarinda, lanjut Zulfakar untuk PT Pertamina EP Asset 5 Field Sangasanga terdapat 3 blok, yaitu Muara Seberang, Muara Tapian dan Louise-Nonny.
“Tiga perusahaan tadi belum termasuk PT SPC Mahakam Hilir dan PT Ephindo yang masih melakukan penelitian atau eksplorasi,” pungkasnya.Ike

Dana Bagi Hasil Samarinda Bakal Naik

Pertamina EP Tajak Sumur Under Muara Mahakam di Bantuas
SAMARINDA Poskota Kaltim
Dana bagi hasil (DBH) Minyak Bumi dan Gas (Migas) kota Samarinda dipastikan bakal bertambah lagi, jika PT Pertamina EP Asset 5 Sangasanga Field yang Kamis (14/8) kemarin melakukan pemboran perdana sumur Under Muara Mahakam (UMM)-1 berhasil memproduksi minyak bumi dengan maksimal terdapat 6 sumur di rig PDSI D700 kelurahan Bantuas, kecamatan Palaran.
“Tahun 2013 lalu, pendapatan kota Samarinda dari sumber pendapatan dana bagi hasil kegiatan hulu migas totalnya Rp 451.509.490.385, terdiri dari minyak bumi Rp 117.346.313.430 dan gas bumi  Rp 334.163.176.955. Tentunya jika berproduksi akan berkontribusi terhadapat pendapatan Negara dan daerah sendiri,” ucap wali kota Samarinda H Syaharie Jaang dalam sambutannya pada kegiatan Tajak Perdana Sumur UMM-1 di kelurahan Bantuas kecamatan Palaran atau tepatnya berseberangan sungai dengan kecamatan Sangasanga Kutai Kartanegara.
Oleh karena itu, Jaang yang hadir bersama rombongan yang terdiri dari Sekkot Dr Zulfakar, Asisten II Suko Sunawar dan instansi terkait memohon doa dan dukungan dari seluruh warga Samarinda, sehingga sumur minyak di sini bisa produksi.
“Yang jelas Samarinda sebagai daerah penghasil migas akan kebagian pendapatan dana bagi hasil migas, yang nilainya tidak kecil. Tanpa sumur yang di sini saja, kita sudah kebagian Rp 451 miliar lebih atau sekitar 15 persen dari APBD kota, disamping kita juga terus menggenjot sektor pajak perhotelan, restoran, PBB, IMB, retribusi dan lainnya sebagai kota jasa, termasuk pendapatan dari pelabuhan Palaran,” imbuhnya.
Walaupun demikian, Jaang mengingatkan pentingnya Corporate Social Responbility (CSR) bagi masyarakat demi menjaga komunikasi yang baik dengan masyarakat. “Jangan sampai ada kebuntuan komunikasi dengan masyarakat. Ini penting, dan saya tekankan keberadaan perusahaan ini ada multiplier effect diluar kontribusi pendapatan resmi,” tegasnya.
Ditambahkan Jaang, pemkot bisa menjalankan program semenisasi jalan, bangun puskesmas, renovasi sekolah, juga tidak terlepas dari dana bagi hasil migas. “Berdasarkan keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral nomor 3952 tahun 2013, menetapkan kota Samarinda sebagai salah satu daerah penghasil migas,” terangnya.
Sementara Manajer Pertamina EP Field Sangasanga Hanief Jauhari mengatakan ini merupakan pemboran perdana dengan target minimal memproduksi 200 barrels minyak bumi per hari.
“Ini untuk satu sumur 200 barrels, tapi untuk di lokasi ini jika berhasil bisa memproduksi 6 sumur,” beber Hanief di kesempatan itu.
Untuk menuju ke Rig sumur UMM, wali kota dan rombongan tidak melalui jalan darat, namun jalur sungai Mahakam, yang difasilitasi speed boat Pertamina dengan jaminan keamanan dan dipandu staf Relation Pertamina EP Field Sangasanga Januar Hidayat.
Jika melalui jalur darat, jaraknya mencapai 50 KM dengan melalui akses jalan tambang. Ike
 
 

200 PNS Pemkot Terima Satyalencana

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan RI ke 69 tahun 2014, kemarin (13/08) sebanyak 200 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kota Samarinda mendapat penganugerahan Satya Lencana Karya Satya. Penyematan penghargaan dari Presiden RI ini dilakukan Wakil Walikota Samarinda H Nusyirwan Ismail di rumah jabatan Jl S Parman.
Dalam arahannya pagi itu Wawali  meminta kepada PNS yang mendapat kepercayaan menerima penghargaaan ini agar bisa menjaga dan memelihara dengan sebaik-baiknya.
”Karena penghargaan ini tidaklah secara otomatis bisa diberikan kepada pegawai dengan masa pengabdian tertentu, melainkan berkaitan pula dengan loyalitas pegawai bersangkutan yang tidak pernah melakukan pelanggaran disiplin dalam ukuran apapun,” tandasnya.
Untuk itu ia mengingatkan agar penghargaan tadi bisa dijaga dan dipertahankan melalui cerminan pelaksanaan tugas sehari-hari.
”Pegawai adalah pelayan masyarakat, laksanakan semua tugas dengan penuh rasa tanggung jawab, dan jangan lupa jadikan tugas pengabdian ini sebagai bagian dari ibadah kepada Allah SWT,” ungkapnya.
Berkaitan penerima Satya Lencana Karyasatya kali ini, Kepala Badan Kepegawaian Daerah  Kota Samarinda Adji Syarif Hidayatulah menguraikan untuk satya lencana 10 tahun terdiri dari 108 orang dimana terdiri dari 76 orang tenaga pendidik dan 32 orang pejabat struktural.
Sedangkan 55 orang penerima satya lencana 20 tahun  terdiri dari 52 orang tenaga pendidik dan 3 orang pejabat struktual.”Ditambah penerima satya lencana untuk masa bakti 30 tahun sebanyak 37 orang terdiri tenaga pendidik 37 orang dan pejabat struktural 8 orang. ”Dari penerima penghargaan tadi beberapa diantaranya ada yang akan memasuki masa purna tugas,” kata Dayat sapaan akrabnya. Ike.

PDGI Samarinda Gelar Operasi Bibir Sumbing

Gratis Bagi Warga,Berakhir Hingga 31 Desember
 
SAMARINDA, Poskota Kaltim
Jelang peringatan Hari Kesehatan Gigi Nasional yang jatuh pada 16 September mendatang, Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) cabang Samarinda kembali menggelar bhakti sosial. Kali ini program peduli kasih berupa operasi bibir sumbing secara gratis telah dilaksanakan mulai Rabu (13/08) kemarin.
Ketua PDGI Samarinda Drg Aprilia mengatakan kalau  program ini agenda tahunan setiap menjelang Hari Kesatuan Gigi Nasional.”Tahun ini kami bekerjasama dengan Rumah Sakit Haji Darjat sebagai tempat untuk menggelar operasi tersebut,” ungkap Aprilia.
Menurut Kepala Puskesmas Wonorejo ini operasi bibir sumbing tadi bertujuan untuk membantu masyarakat kurang mampu, terkhusus para penderita bibir sumbing. Sehingga setelah operasi nanti jelas ia diharapkan bisa lebih menjadi percaya diri.”Untuk itu kegiatan ini kami gelar hingga akhir Desember dan gratis,” kukuhnya. Dia mengutarakan saat soft launching kemarin sedikitnya ada empat orang pasien yang sudah melakukan operasi tahap pertama. Pihaknya juga sambung dia  masih menerima bagi warga Samarinda yang ingin mendapat pelayanan operasi hingga sampai tahap kontrol pasca operasi. Caranya mudah urai dia, cukup dengan mendatangi seluruh puskesmas untuk mendaftarkan diri.
”Nantinya pihak puskesmas yang akan melakukan screening dan uji awal melalui tes laboratorium sebelum melakukan tahap operasi dan tentunya semua itu gratis,” kata Aprilia.
Adapun syarat-syaratnya  Pria atau wanita berumur minimal 3 bulan, Hb tidak kurang 10 mg/dl, Leukosit tidak lebih 10.000 berat badan tidak kurang dari 5 Kg dan celah langit-langit bias 1,5 tahun lebih. “Intinya kegiatan yang kita lakukan ini merupakan kontribusi PDGI kepada warga Samarinda yang membutuhkan,” ucapnya mengakhiri. Ike

4 Simpangan Terkontrol dengan ATCS

Samarinda, Poskota Kaltim
Bagi pengendara kendaraan harap berhati-hati jika melintasi areal persimpangan yang ada di kota samarinda , apalagi jika akan berlaku nakal misalnya menerobos lampu pengatur lalu lintas atau melakukan kejahatan.
Pasalnya saat ini 4 simpangan yang ada di kota Samarinda telah terpasang alat pengontrol lalu lintas yang berfungsi untuk Mengatur Ritme Lalu Lintas, Pantau Kemacetan Imbas Banjir, hingga Rekam Lakalants dan Kriminalitas
BAGI Mereka yang sering melakukan pelanggaran lalu lintas maupun kriminalitas di area persimpangan jalan, penerapan teknologi Area Traffic Control System (ATCS) oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Samarinda di 24 titik simpangan dari 34 titik se Samarinda, tentunya menjadi kabar buruk. Mereka secara otomatis bisa terekam melalui kamera CCTV pemantau lalu lintas.
“Nomor polisi kendaraannya pun bisa terpantau, karena kualitas dari kamera CCTV sangat mendukung. Begitu juga ketika ada kriminalitas, sistem ATCS di pusat kontrol ATCS di kantor kami bisa merekamnya secara otomatis. Bahkan kecelakaan besar di Tengkawang pun, terekam di sini,” ucap Kepala Dishub Samarinda H Abdulah kepada media ini di ruang pusat kontrol ATCS di Dishub Samarinda, Rabu (13/8) kemarin.
Jadi keberadaan ATCS bukan hanya sebatas penataan ritme lalu lintas dalam melakukan rekayasa lalu lintas sehingga diperoleh kondisi pergerakan lalu lintas secara efisien.
Di sini lanjut abdula bisa dilakukan penataan siklus lampu lalu lintas berdasar input data lalu lintas yang diperoleh secara real time melalui kamera CCTV pemantau lalu lintas pada titik-titik persimpangan. Penentuan waktu siklus lampu persimpangan dapat diubah berkali-kali dalam satu hari sesuai kebutuhan lalu lintas paling efisien yang mencakup keseluruhan wilayah tersebut.
 “kita bisa memantau banjir, dan bisa langsung menurunkan petugas kami untuk turun mengatur arus lalu lintas karena pasti menyebabkan kemacetan,” imbuh Abdulah lagi.
Setiap peristiwa di persimpangan bisa tidak luput dari pantau dan terekam. “Polantas yang menilang saja bisa terlihat, bahkan perampokan di salah satu rumah di sekitar simpang juga terekam di sini. Keberadaannya multifungsi dan memberikan kemaslahatan,” kata Abdulah.
ATCS Dishub Samarinda yang merupakan bantuan dari APBN dan operasional dengan APBD kota ini salah satu yang terbaik di nasional.
“Kita juga pernah kedatangan kunjungan studi banding dari Bandung,” ucap Abdulah seraya menyebutkan pusat kontrol ATCS dikendalikan 3 operator. Ike.

Polresta Samarinda Himbau masyarakat Taat Berlalulintas

Didiq : Angka Kecelakaan Meningkat

Samarinda,Poskota Kaltim
Meningkatnya jumlah kendaraan yang melintas di jalan Protokol Kota Samarinda membuat jajaran Polresta Samarinda kembali mengingatkan agar masyarakat pengguna jalan di Ibukota Propinsi Kalimantan timur ini taat dan tertip dalam berlalu lintas.
Peningkatan jumlah kendaraan tanpa dibarengi dengan peningkatan ruas jalan di kota Samarinda membuat angka kecelakaan lalulintas di kota ini sangat tinggi.
Bisa dilihat periode juli hingga Agustus 2014 saat ini angka kecelakaan lalu lintas di Kota Samarinda meningkat bahkan angka ini diberengi dengan meningkatnya jumlah korban yang diakibatkan kecelakaan lalu lintas.
Kapolresta Samarinda Kombes Pol Antonius Wisnu Sutirta SIk yang didampingi Kasat Lantas Polresta Samarinda Kompol DidiqSIK mengatakan bahwa kurang sadarnya warga Samarinda berlalu lintas membuat Angka kecelakaan lalu lintas meningkat.
Seperti yang terjadi Kamis pagi seorang pengendara motor merenggang nyawa di jalan kadrie Oening akibat menabrak sebuah Truk yang datang dari arah berlawanan.
Pengendara motor yang datang dari arah Simpang air Hitam memacu kendaraanya dengan kecepatan tinggi, sementara truk pengangkut pasir yang datang dari arah Suryanata dengan kecepatan sedang menuruni tanjakan di depan kompleks perumahan Kehutanan.
diduga karena kaget keduanya tidak bisa menghindari terjadinya kecelakaan, benturan yang cukup keras antara keduanya menyebabkan pengemudi kendaraan roda dua langsung tewas di lokasi kejadian.
Kasusnya kini ditangani oleh unit laka Polresta Samarinda.
Sebelumnya diduga sang sopir mengantuk sebuah kecelakaan beruntun melibatkan empat kendaraan mini bus terjadi di di jalan Gajah mada beberapa waktu lalu, beruntung tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut, namun akibat kejadian ini antrian kendaraan memanjang hingga 4 km dari arah luar kota Samarinda.
Petugas dan warga yang melintasi jalan gajah mada akhirnya bergegas mengevakuasi 4 mobil mini bus yang terlibat tabrakan beruntun, kerusakan yang cukup parah yang dialami tiga mobil dari 4 mobil yang terlibat tabrakan membuat ketiganya harus didorong.
Tabrakan bermula dari sebuah mobil minibus merk toyota fortuner dengan nomor polisi  KT 1054 CW yang dikemudikan Hermanto warga handil kabupaten kutai kartanegara yang melaju dari luar kota menuju ke jalan gajah mada, menabrak mobil inova kt 1219 kb yang dikemudikan subekti warga samarinda  yang saat itu sedang berhenti menanti trafik light di simpangan jalan gajah mada – cermai.
Kerasnya tabrakan membuat mobil Inova yang dikemudikan subekti kembali menabkar mobil avanza KT 1915 N yang dikemudikan nur supriyadi dan berakhir pada kendaraan toyota strada B 942 BBC yang dikemudikan Daniel .
Akibat tabrakan beruntun ini membuat jalan protokol yang menjadikan kemacetan cukup panjang, sejumlah pengendara juga terlihat memilih menonton kejadian ini.
Sri Hartika saksi mata mengatakan bahwa saat kejadian kondisi jalan gajah mada lengang, kendaraan yang melintas juga hanya beberapa kendaraan, namun ia tidak mengetahui pasti terjadinya tiba-tiba terdengar suara benturan keras dari kendaraan itu.
"jalan kosong sebelum kejadian, saya aja kaget tiba tiba terdengar bunyi benturankeras," kata Sri Hartika, pedagang bensin eceran di jalan gajah mada.
3 pengendara kendaraan mini bus yang terlibat kecelakaan beruntun dan mengalami kerusakan cukup parah langsung melakukan pembicaraan dengan difasilitasi aparat kepolisian, sementara satu mobil toyota strada yang berada paling depan tidak mengalami kerusakan memilih melanjutkan perjalanan.
Nur Supriyadi salah seorang pengemudi mobil yang terlibat tabrakan mengaku bahwa ia tiba-tiba saja ditabrak oleh pengemudi yang berada dibelakangnya saat antri melintasi trafik light.
"Alasanya pengemudi Fortuner ia tidak melihat jalan karena saat kejadian ia sedang memperhatika SPBU yang ada diseberang jalan, tiba tiba saja tidak sengaja kakinya terinjak gas," kata Nur.
Disinggung menegnai proses ganti rugi Nur menegaskan bahwa pemilik Fortuner berjanji akan mengganti semua kerusakan.
sementara itu untuk mengungkap penyebab tabrakan beruntun itu unit laka polresta samarinda langsung turun ke tkp untuk melakukan olah tkp.
Tingkat kepadatan kendaraan dan bagan jalan yang kurang seimbang dapat menimbulkan kemacetan maupun kecelakaan. Yang dapat terjadi kapan saja" tegas Kasat Lantas..Ike/ Opi

Pembatasan BBM Membuat Solar Subsidi Diselundupkan

Samarinda, Poskota Kaltim
Pasca kebijakan pemerintah yang mengeluarkan pengendalian pendistribusi solar bersubsidi dengan memberikan batas waktu penjualan Bahan Bakar Minyak Jenis SOlar disejumlah Stasiun   Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) jenis Solar, keberadaan BBM ini semakin langka.
Sejumlah SPBU terlihat tertulis papan Solar dalam Pengiriman, sementara disejumlah SPBU yang masih ada BBM jenis Solar subsidi justru terjadi antrian kendaraan yang cukup panjang.
Sungguh Dramatis disatu negara yang memiliki Sumber Daya Alam Minyak Bumi yang cukup berlimpah, rakyatnya kesulitan mendapatkan minyak untuk kendaraan transportasi.
Sistem pengelolaan yang tidak benar membuat persoalan klasik ini terus berulang apalagi lembaga yang dibentuk pemerintah untuk melakukan pengawasan terhadap pendistribusian BBM ini ternyata belum bisa secara maksimal mencegah penyelewengan penggunaan BBM  bersubsidi.
ujungnya adalah munculnya satu kebijakan pemerintah yang membatasi waktu penjualan bbm bersubsidi ternyata dimanfaatkan oleh sebagian masyarakat yang mencoba mengambil keuntungan dari kebijakan pemerintah ini,  bahkan aksi yang dilakukan kian berani, dengan menggunakan tangki modifikasi didalam mobilnya,  mobilnya pun mobil keluaran terbaru.
terbukti petugas satuan polisi pamong praja pemkot Samarinda berhasil mengamankan 4 mobil yang sedang antri di SPBU  milik pertamina di jalan Selamet Riyadi, dengan menggunakan tangki modifikasi dan jerigen yang terisi penuh solar yang diduga di beli dari SPBU di kota Samarinda, dari keempat mobil petugas berhasil mengamankan 620 liter solar.
Empat mobil yang diamankan petugas satpol pp langsung dibawa ke mako satpol pp untuk didata dan diserahkan ke penyidik kepolisian polresta Samarinda.
"Kita dapat laporan dari warga bahwa mobil-mobil yang digunakan pengetap solar umumnya berkaca gelap. setelah kami periksa benar awalnya kami dapatkan Dua mobil berisi solar dalam jeriken dan tangki modifikasi di dalam mobil," kata Ibnu.
Saat di SPBU COCO Pertamina Jl Slamet Riyadi lanjut Ibnu, beberapa mobil yang tengah antre mengisi solar kabur setelah mengetahui kedatangan puluhan personel petugas gabungan. Empat mobil beserta sopirnya, tepergok dan tidak dapat menghindari petugas.
Empat mobil tersebut adalah mobil Kijang Innova Hitam KT 1918 BY, Toyota Kijang LSX KT 1208 AP, Toyota Kijang LSX Hitam KT 1737 AQ serta Toyota Kijang Biru KT 1630 AQ. Setelah diperiksa, 120 liter solar ditemukan dalam 6 jeriken di mobil Kijang KT 1208 AP dan 500 liter solar ditemukan di mobil Kijang KT 1630 AQ yang dimuat dalam tangki modifikasi. Kesemua mobil berkaca gelap saat antre di SPBU tersebut.
"Dua mobil lainnya, tangki modifikasi di dalam mobil dan di bagian bawah mesin, tidak ada isinya. Ini kami proses dan segera kami serahkan ke Polresta Samarinda," jelas Ibnu. M4n

Disbudpar dan Kominfo Samarinda Gelar Workshop

Samarinda, Poskota Kaltim
Dinas Kebudayaan , Pariwisata dan Komunikasi Informasi (Disbudpar dan Kominfo  ) kota Samarinda menggelar workshop  mengenai penulisan  berita  dan foto dalam rangka meningkatkan wawasan  Pegawai Negeri Sipil (PNS)  dilingkungan  pemerintah kota Samarinda  tentang Jurnalistik.
“Workshop ini  untuk menambah wawasan  PNS agar mengetahui  cara-cara penulisan  sebuah berita , dan  menyajikan  sebuah foto yang menarik di Koran ,” kata Kepala Disbudparkominfo Kota Samarinda, HM. Faisal di Hotel Amaris , beberapa waktu lalu.
Menurutnya kegiatan workshop  tentang  penulisan berita dan foto  ini  dilatar belakangi
banyaknya anggapan  bahwa  masyarakat  tidak mengetahui  apa saja yang dikerjakan oleh pegawai  negeri  dilingkungan Pemkot Samarinda .
“Anggapan itu muncul karena masyarakat minim mendapatkan informasi tentang  program Pemkot  dan kinerja  pegawai , padahal Pemkot Samarinda  sudah banyak berbuat untuk pembangunan dan menataan kota Samarinda  serta pelayanan  terhadap masyarakat.,” katanya.
Dikatakannya  salah satu cara untuk menepis anggapan itu ,perlu  meningkatkan kinerja pegawai  terutama  berkaitan dengan kehumasan , karena segala informasi kinerja  dapat disebarluaskan melalui humas.
Diakui Faisal  bahwa    staf yang ada di bagian kehumasan  kuirang memahami bagaimana penulisan sebuah berita  yang menarik  yang menjadi perhatian masyarakat, selain itu foto –foto  yang ditampilkan terkesan monoton,serimonial dan kurang menarik.
Faisal mengaku bahwa  permasalahan yang mendasar  pegawai yakni kurang memahami bagaimana menulis sebuah berita yang menarik , agar  masyarakat  tertarik untuk membacanya. Tak hanya itu, foto yang ditampilkan juga  terkesan monoton, seremonial, dan kurang menarik.
“Workshop dilaksanakan selama dua hari,  satu hari  digunakan untuk mendapatkan teori dan satu hari lagi untuk praktek  foto di lapangan, “katanya.
Adapun dua pembicara yang memberikan materi  mengenai pengenalan jurnalistik dasar, terkait penulisan berita dan berita foto, yakni Akbar Ciptanto dan Irfan Aditama..
Dalam materinya, Akbar Ciptanto lebih banyak mengupas perbedaan dasar penulisan berita straight news, feature, dan artikel atau opini. Yang menjelaskan  teknik penulisan berita dengan menggunakan metode piramida terbalik.
Sementara itu, Irfan Aditama memberikan materi  mengenai teknik pengambilan sudut pandang sebuah foto sehingga menarik untuk dipandang, serta mampu menceritakan peristiwa yang terjadi hanya dengan melihat foto tersebut tanpa disertai berita pendamping. M4n

Bantah Isis, Pimpinan Jemaah akui ajaran yang dibawa untuk Persatuan

Samarinda, Poskota Kaltim
Pimpinan jemaah Khalifatul Muslimin membantah ajaran yang dibawanya adalah ajaran sesat, ia menegaskan bahwa ajaran yang dibawanya adalah untuk mempersatukan umat yang ada di Dunia untuk bernaung dibawah satu khilafah.
Khilafatul Muslimin di Indonesia dibawa oleh Abdul qadir Hasan Bara  yang dipercaya menjadi kholifah atau Amirul Mu'minin di tingkat Indonesia sejak tahun 1997 .
Hal ini diungkapkan Kusmadi Warga Rt 12 Jahap Kabupaten Kutai Kartanegara Kamis (14/8) kemarin
KUsmadi mengatakan bahwa Ajaran yang dibawanya sudah ada sejak lama, dan di Indonesia dibawa oleh Amirul Mu'minin Abdul Qadir Hasan Bara yang merupakan lulusan pondok pesantren Gontor Jawa Timur pada tahun 1965 dan saat ini menetap dilampung.
Berdasarkan arahan dari Amirul Mu'minin Abdul Qadir Hasan Bara jamaah Khilafatul Muslimin ini berazaskan Islam dan kemerdekaan, bertujuan memakmurkan bumi dan mensejahterakan umat, melalui pelaksanaan ajaran Allah dan Rasul-Nya bersama kebebasan penerapan ajaran semua agama sebagai “PRINSIP DASAR JAMAAH” tanpa memperkenankan seorang warganya membuat aturan/ketentuan/norma-norma yang bertentangan dengan ajaran agamanya sendiri.
Kustandi menegaskan bahwa Khilafatul Muslimin bertujuan untuk Mengajak umat Islam sebagai Khalifah fil ‘Ardhi, pengemban amanah dimuka bumi untuk dilaksanakan sesuai dengan Amanah yang diberikan oleh Pemberi Amanah yaitu Allah Rabbul ‘Alamin.
Selain itu Mengajak umat Islam menyambut datangnya kembali masa “Khilafah Alaa Minhajin Nubuwwah”, hal ini dapat dilakukan dengan cara memulai dengan mengamalkan perintah Allah dan Rasul-Nya.
Kustandi juga tidak menekankan tindakan jihad kepada anggotannya namun justru mengajak masyarakat untuk menuju Kehidupan berjama’ah dalam system kekhilafahan seperti kehidupan kaum Muhajirin dan kaum Anshar atau shalafush shalih, yaitu mempunyai Ulil Amri / Amirul Mu’minin / Khalifah, yang tidak hanya dibatasi oleh keberhasilan, kemenangan, kekuasaan dan kekuatan fisik semata, dan tidak pula dibatasi oleh teritorial wilayah tertentu, tidak juga dibatasi oleh suku bangsa tertentu dan lain-lain.
kami tidak membatasi agama yang dianut lanjut Kustandi, dibeberapa daerah anggota kami justru beragama nasrani, namun karena memiliki kesamaan visi maka kami bisa bergabung dalam satu faham yakni Khilafatul Muslimin.
Tujuan kami jelas yakni menyerukan kepada umat Islam diseluruh Dunia untuk segera meninggalkan firqah, perpecahan, pertikaian, fanatik golongan, fanatik suku / bangsa, fanatik aliran mazhab, terjebak dalam masalah khilafiah ubudiyyah.
Kami Menyerukan kepada umat Islam untuk bertauhid yang bersih kepada Allah dan menjauhi Thaguth, beraqidah yang shahih, berilmu yang benar dan juga harus berkepemimpinan yang benar.
"Berfikir yang benar yaitu bersumber dari al-Qur’an dan as-Sunnah Ash Shahih dan menegekkan sistem kepemimpinan yang benar (Khilafatul Muslimin) adalah menjadi wajib hukumnya," tegas Kustandi.
Kustadi menekankan bahwa  Bersatu (Berjam’ah) adalah rahmat dan berpahala sedangkan berfirqah (berpecah belah) adalah adzab dan berdosa. M4n

Kapolres akui beda, Namun Tetap Meningkatkan Kewaspadaan

Ajakan Paham Mirip Isis Beredar di Kukar

Samarinda, Poskota Kaltim
Dua kali menjadi tempat pelarian pelaku teroris membuat jajaran Polres Kutai Kartaengara meningkatkan kewaspadaan terkait beredarnya faham Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) yang saat ini marak beredar.
Kapolres Kutai Kartanegara AKBP Abdul Karim Sik mengatakan bahwa pihaknya telah meningkatkan kewaspadaan terkait penyebaran faham yang cukup ramai dibicarakan di dunia Internasional itu.
Abdul Karim mengatakan bahwa pihaknya telah mendeteksi masuknya faham sejenis diKabupaten Kutai Kartanegara, dan saat ini telah dalam pengawasan Polres Kutai Kartanegara.
"Beberapa waktu lalu kami mendapatkan informasi tentang adanya kegiatan janji setia atau Baiyat oleh pimpinan faham yang menamakan diri Khalifatul Muslimin," Kata Abdul karim diruang kerjanya Kamis (14/8) kemarin.
Kapolres mengatakan bahwa jajaranya terus mengawasi indikasi pergerakan ISIS didaerahnya, meski baru Indikasi namun pihaknya tidak ingin kecolongan.
Abdul Karim mengatakan bahwa berdasarkan hasil deteksi yang dilakukan jajarannya Khalifatul Muslimin merupakan Faham yang berpusat di bandar Lampung yang dipimpin oleh seorang Amirul Mu'minin bernama Abdul Qadir Hasan Bara.
Faham ini dibawa oleh seorang petani di desa Jahab KM 7 yang baru saja pulang dari Sorong Papua Barat. Faham ini kemudian dibawa ke Kukar dan dikembangkan diwilayah ini.
Untuk saat ini penyebarannya masih terbatas dilingkungan Masjid yang berada tidak jauh dari rumahnya.
"Saat ini perkembangan faham ini terus kami awasi, jika kami melihat menyimpang maka akan langsung kita beri tindakan tegas," kata Abdul Karim.
Disinggung mengenai faham Khalifatul Muslimin Abdul karim mengatakan bahwa saat ini ajaran yang dilakukan tidak jauh berbeda dengan faham yang dibawa oleh Ormas Islam lainnya , baik itu cara sholat hingga amalan-amalan yang dipergunakan.
Namun dalam pemeriksaan yang dilakukan jajarannya Khalifatul Muslimin mengaku memiliki tujuan untuk   Mengajak umat Islam bersatu dalam satu Jama’ah, satu Imamah dan dalam satu system yang Haq yaitu system Khilafah.
Beberapa sumber mengatakan bahwa mereka tidak mengakui Pancasila dan NKRI, namun hal itu masih kami terud dalami.
"JIka itu benar maka kami akan lakukan tindakan tegas, karena ini sudah pasti mengancam kedaulatan negara," tegas Abdul karim.
Saat ini lanjutnya kami masih mencari Amir atau pimpinan wilayah organisasi ini di tingkat Kaltim yang terdeteksi berada di Balikpapan.
"Jika ada kamai akan lakukan pemeriksaan terhadap yang bersangkutan," lanjutnya. M4n

Mulai Agustus, Pengguna Narkoba Direhabilitasi

SAMARINDA, Poskota Kaltim
BNN  Komisaris Jenderal Pol Dr Anang Iskandar mengatakan, mulai pertengahan bulan ini, tepatnya pada Bulan Agustus 2014, para pengguna narkoba yang tertangkap tidak akan lagi dikenai sanksi kurungan penjara, melainkan bagi mereka yang terbukti sebagai pengguna murni, akan langsung menjalani proses rehabilitasi.
"Dalam implementasi ini, setiap penyalahgunaan yang tertangkap akan langsung diproses assesment. Jika terbukti sebagai penyalahguna narkoba akan langsung direkomendasi untuk rehabilitasi, yang artinya mulai dari proses penyidikan sudah tidak ditahan tetapi direhabilitasi,"kata Anang Iskandar kepada media usai  acara Sosialisasi Operasional Balai Rehabilitasi BNN Tanah Merah Samarinda Kaltim, beberapa hari lalu
Dikatakan, peraturan bersama itu dibentuk BNN bersama Polri, Kejaksaan Agung, Mahkamah Agung, Kemenkum HAM, Kemensos dan Kemenkes. Dengan berlakunya peraturan ini, maka pengguna atau penyalahguna narkoba tidak ditahan di penjara, melainkan direhabilitasi.
Dengan peraturan bersama tersebut, lanjutnya, penanganan penyalahguna narkoba yang tertangkap tidak akan lagi dipenjara. Penerapan Perber itu sendiri, saat ini, akan dilaksanakan di 16 kota. Kota-kota tersebut, yang nantinya akan menjadi pilot project, yaitu Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Bogor, Tangerang Selatan, Semarang, Surabaya, Makassar, Maros, Samarinda, Balikpapan, Padang, Sleman, Pontianak, Banjar Baru, Mataram, dan Kepulauan Riau.
“Sosialiasi ini tidak hanya berlaku bagi badan narkotika tingkat kota dan provinsi, tetapi juga di tingkat Polres dan Polsek di 16 kota yang menjadi pilot project, “ungkapnya
Nantinya akan dilakukan evaluasi secara berkala karena pelaksanaan peraturan ini juga masih tahap uji coba. Ditargetkan setiap tahunnya akan ada 400.000 pengguna yang dapat direhabilitasi, sehingga persoalaan penyalah guna narkoba di Indonesia dapat diselesaikan dalam tempo 10 tahun.
Ditambahkan, harapannya kedepan prevalensi pengguna narkoba yang mencapai 3,1 persen dari jumlah penduduk Kaltim dapat diturunkan. Kaltim berada di peringkat ketiga nasional dalam hal narkoba. Diperlukan kerjasama untuk memberantas peredarannya, oleh karena itu, diberikan apresiasi yang sebesar-besarnya dan  terima kasihnya atas dukungan Pemprov Kaltim bersama kabupaten dan kota yang mendukung sehingga terbangun pusat rehabilitasi bagi pengguna narkoba.
“Terbangunnya pusat rehabilitasi di Kaltim ini merupakan pilot project secara nasional dan diharapkan nantinya menjadi rujukan bagi seluruh daerah dalam hal penanganan pengguna narkoba yang kembali pulih dan sehat,” ujar Anang Iskandar.
Anang menjelaskan undang-undang sudah diamanatkan setiap pengguna harus dipulihkan karena tergolong orang sakit yang harus disembuhkan, sehingga pembangunan pusat rehabilitasi merupakan upaya pemerintah untuk menyembuhkan pengguna narkoba.
Walaupun lanjut Anang tidak dipungkiri masih banyak aparat hukum yang memilih lebih baik menghukum pidana (kurungan) bagi pengguna ketimbang harus memvonis dengan hukuman pemulihan atau rehabilitasi.
“Dikhawatirkan, apabila pengguna narkoba dihukum kurungan akan bertemu dan berkumpul dengan pengedar yang notabene akan memberikan pengaruh buruk bahkan akan memperparah si pengguna selama menjalani hukuman pidana tersebut,” jelas Anang. mar

Sejumlah ATCS Pantau Kriminalitas di Persimpangan

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Dinas Perhubungan Kota Samarinda, memantau berbagai pelanggaran lalu lintas maupun kriminalitas di sejumlah persimpangan melalui penerapan teknologi Area Traffic Control System (ATCS).
Kepala Dinas Perhubungan Kota Samarinda H Abdulah mengatakan, berbagai pelanggaran dan tindak kriminal itu dapat secara jelas terekam melalui CCTV pemantau lalu lintas yang terpasang di 24 persimpangan jalan di daerah.
"Nomor polisi kendaraannya pun bisa terpantau karena kualitas dari kamera CCTV sangat mendukung. Begitu juga ketika terjadi aksi kriminalitas, sistem ATCS di pusat kontrol
di kantor kami (Dinas Perhubungan) bisa merekamnya secara otomatis," kata Abdullah.
Ditambahkannya, keberadaan ATCS itu bukan hanya sebatas penataan ritme lalu lintas dalam melakukan rekayasa lalu lintas sehingga diperoleh kondisi pergerakan lalu lintas
secara efisien, tetapi juga dapat memantau kemacetan yang disebabkan genangan air, kecelakaan serta kriminalitas.
Di pusat kontrol ATCS di Kantor Dinas Perhubungan Samarinda, dapat dilakukan penataan siklus lampu lalu lintas berdasar input data lalu lintas yang diperoleh secara "real time" melalui kamera CCTV pemantau lalu lintas pada titik-titik persimpangan.
Penentuan waktu siklus lampu persimpangan dapat diubah berkali-kali dalam satu hari, sesuai
kebutuhan lalu lintas paling efisien yang mencakup keseluruhan wilayah tersebut.
"Dari pusat kontrol ATCS petugas memantau banjir dan bisa langsung menurunkan petugas kami untuk turun mengatur arus lalu lintas karena pasti menyebabkan kemacetan," ujarnya.
Selain itu juga setiap di persimpangan bisa terpantau dan terekam. Polisi Lalu Lintas yang menilang saja bisa terlihat, bahkan perampokan di salah satu rumah di sekitar simpangan juga terekam. Jadi, keberadaan ATCS ini banyak
memberikan keuntungan.
ATCS milik Dishub Samarinda yang merupakan bantuan dari APBN dan APBD Kota Samarinda tersebut menurut dia merupakan salah satu yang terbaik secara nasional.
"Kami juga pernah kedatangan kunjungan studi banding dari Bandung. Pusat kontrol ATCS tersebut dikendalikan tiga operator. Dengan adanya ATCS ini diharapkan bisa membantu pihak kepolisian dalam memerangi kejahatan yang ada di Kota Samarinda," pungkasnya. aon

Lekop Dukung Penambahan Anggaran KONI Kaltim

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Lembaga Kajian Olahraga Prestasi (Lekop) Kaltim mendukung penambahan anggaran untuk KONI Kaltim dalam rangka  memenuhi kebutuhan melaksanakan program  persiapan atlet menuju PON 2016 di Jawa Barat.
Ketua Penasehat Lembaga Kajian Olahraga Prestasi (Lekop) Kaltim, Ahmad Husry di Samarinda, Rabu, mengatakan, dengan target lima besar yang diusung oleh KONI Kaltim  pada PON 2016, maka perlu adanya dukungan dana yang cukup  dari Pemerintah Provinsi, setidaknya untuk memenuhi kebutuhan atlet selama persiapan menuju PON.
Sayangnya, lanjut Husry dari Rp 144 miliar dana yang diusulkan KONI kepada Pemprov Kaltim melalui APBD 2015 hanya disetujui Rp25 miliar.
"Kalau diprosentasekan tidak ada 50 persen dari pengajuan anggaran yang diminta oleh KONI, tentunya akan menjadi tugas berat bagi KONI dalam melaksanakan program-programnya, "urai Husry.
Dengan kondisi tersebut  Husry menyarakan kepada KONI untuk menjalin komunikasi lebih intensif dengan Pemprov Kaltim, supaya kebutuhan dana yang diperlukan bisa ada solusi.
"Minimal ada pemecahannya di anggaran perubahan tahun depan, ataupun mungkin dicarikan solusi lainnya oleh pemerintah," terang Husry.
Husry menilai minimnya dana yang diterima KONI, 2015 mendatang disebabkan kurang harmonisnya komunikasi antara pengurus KONI dan Gubernur Kaltim.
“Menurut kami pengajuan anggaran itu perlu dijelaskan secara rinci, Rp 144 miliar itu untuk apa saja. Berapa kebutuhan atlet agar bisa meraih emas, sehingga Gubernur mengerti,” tegas Husry.
Bila perlu, kata Husry, pengurus KONI Kaltim mengajukan usulan anggaran yang patriotik dengan mengutamakan kebutuhan atlet.
“Ajukan anggaran yang realistis,  Bahwa anggaran ini benar-benar untuk atlet dan pelatih. Bukan untuk pengurus,” urai Husry.
Lekop sendiri sejatinya telah menyusun kajian kebutuhan dana untuk bidang olahraga dengan target lima besar di PON Jabar nanti. Berdasarkan kajian Lekop, untuk mendapatkan satu medali emas diperlukan biaya pendanaan sekitar Rp 4,9 miliar. Sementara, untuk duduk di posisi lima besar, Lekop menghitung Kaltim paling sedikit harus meraih 42 medali emas.
“Dana tersebut bisa digulirkan selama empat tahun, mulai dari persiapan, pra PON, dan PON sendiri. Dan itu baru hitungan untuk atlet dan pelatih sendiri, belum termasuk operasional pengurus,” sebut Husry.
Husry berharap pengurus KONI saat ini lebih jeli dalam mengelola dana pembinaan dari pemerintah. “Ya kalau bantuan yang diberi tetap minim. KONI harus berani mengubah strategi pembinaan. Misalnya yang dibina hanya yang berpotensi meraih emas saja. Jadi bukan membina pemula lagi. Tapi kuncinya komunikasi yang harmonis dengan Pemprov,” tegas Husry. at

Masyarakat Diimbau Tingkatkan Rasa Syukur Pencapaian Kemerdekaan

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Wakil Gubernur Kaltim, M Mukmin Faisyal HP mengimbau masyarakat senantiasa meningkatkan rasa syukur atas pencapaian kemerdekaan yang direbut dengan pengorbanan jiwa dan raga para pahlawan tersebut.
“Rasa syukur dapat diwujudkan dengan bekerja keras sesuai bidang tugas masing-masing. Ini merupakan tindakan paling tepat dilakukan dalam rangka mengisi kemerdekaan,” kata Mukmin ketika ditemui seusai menghadiri ramah tamah dengan para perintis kemerdekaan, veteran, wredatama, warakauri, dan angkatan 45, di Pendopo Lamin Etam, beberapa hari lalu.
Menurut Mukmin, perjuangan dalam pelaksanaan pembangunan bukan lagi berperang melawan penjajah, melainkan menyelesaikan masalah pembangunan seperti kemiskinan, kebodohan, dan ketidak merataan pembangunan.
Oleh sebab itu, generasi penerus diharap mencontoh semangat kejuangan yang dimiliki para perintis kemerdekaan untuk terus meningkatkan kinerja dalam melaksanakan pembangunan. Termasuk harus terus meningkatkan kapasitas diri untuk menjawab tantangan perkembangan jaman yang semakin komplek dan beragam.
“Paling tidak ini menunjukan rasa syukur kita atas kemerdekaan yang dipersembahkan para perintis kemerdekaan, veteran, warakauri, purnawirawan, dan angkatan 45. Sebab apa yang dihasilkan  telah memberikan kita kebahagian luar biasa. Tanpa apa yang diperjuangkan kita tidak bisa menikmati kemerdekaan seperti sekarang,” tegasnya.
Terkait pelaksanaan ramah tamah, Mukmin mengaku kegiatan tersebut merupakan agenda tahunan lingkup Kaltim dalam rangka mempererat silaturahim dengan para perintis kemerdekaan. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi media komunikasi untuk memperoleh masukan pembangunan.
“Hingga saat ini kita masih berharap dukungan veteran memberikan masukan. Ada hal yang tidak kita miliki mereka miliki. Pengalaman panjang yang mereka miliki setiap saat masih dibutuhkan untuk mendukung pembangunan,” tandasnya
Mukmin mengatakan semangat yang telah ditunjukan para veteran dalam berjuang melawan penjajah patut dicontoh, termasuk perjuangan para purnawirawan, wredatama dan warakawuri selama ini.
"Apalagi jasa para veteran, purnawirawan, wredatama dan warakawuri telah memberikan kebahagian kepada masyarakat di Indonesia, terutama di daerah ini. “Tanpa perjuangan yang dilakukan para veteran, purnawirawan, wredatama dan warakawuri tentu kita semua tidak bisa menikmati kemerdekaan yang ada saat ini. Karena itu, semangat perjuangan yang dilakukan para pejuang tersebut patut dicontoh,” kata Mukmin
Selain itu, pemikiran dan saran, serta kritik yang dilakukan para pejuang tersebut tentu sangat diperlukan. Karena, ada pemikiran yang tidak dimiliki pemerintah tentu dimiliki para pejuang tersebut.
Apalagi pengalaman yang dimiliki para pejuang sangat banyak, sehingga wajar jika pemerintah perlu menerima masukan dari pemikiran yang diberikan. “Yang jelas pemerintah tetap memandang saran dan kritik yang diberikan adalah hal yang baik bagi kemajuan pembangunan daerah ini. Karena itu, kami sangat terbuka jika ada saran dan kritik yang diberikan para pejuang di Kaltim,” jelasnya.
Melalui perjuangan yang telah dilakukan para pejuang, tentu berbagai penghargaan patut diberikan. Mulai dari perhatian terhadap pejuang tersebut maupun anak, cucu maupun istri pejuang.
Apalagi, Presiden RI telah menetapkan bahwa istri, anak dan cucu veteran dan semua pejuang patut diberikan penghargaan. “Perjuangan mereka sangat luar biasa dalam mewujudkan kemerdekaan ini. Karena itu, wajar penghargaan diberikan. Bahkan, Kaltim telah memberikan bantuan beasiswa kepada anak dan cucu veteran dalam melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi,” jelasnya. mar

PNS Pemprov Terima Satyalencana Karya Satya

Gubernur : Momentum Tingkatkan Prestasi Kerja

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak berharap penganugerahan tanda kehormatan Presiden RI satyalencana karya satya yang diberikan kepada PNS di lingkungan Pemprov Kaltim dapat dijadikan momentum untuk meningkatkan prestasi dan kinerja, sehingga program kerja yang direncanakan dapat berjalan dengan baik.
Karena dengan pengharagaan tersebut pegawai yang menerima dinilai mampu melaksanakan tugas dengan baik, menunjukkan kesetiaan, kejujuran, kecakapan, kedisiplinan dan pengabdian serta bekerja dengan baik terus menerus sekurang-kurangan 10 hingga 30 tahun. Bahkan tidak pernah menerima hukuman disiplin tingkat sedang maupun berat.
“Saya sangat bangga atas penghargaan yang diberikan kepada seluruh pegawai Pemprov Kaltim. Diharapkan, hal ini dapat dijadikan momentum untuk meningkatkan kinerja dan prestasi yang telah dicapai selama ini, sehingga program kerja yang direncanakan dapat dilaksanakan lebih baik,” kata Awang Faroek Ishak saat penganugerahan tanda kehormatan Presiden RI satyalencana karya satya yang diberikan kepada PNS di lingkungan Pemprov Kaltim di Pendopo Lamin Etam Samarinda, Kamis (14/8).
Anugerah tersebut merupakan tanda kehormatan dari Negara. Penghargaan tersebut sesuai PP 25/2014 tentang tanda kehormatan satyalancana karya satya. Bahkan penyampaian tersebut dilakukan pada hari-hari besar, terutama di Hari Kemerdekaan tahun ini.
Karena itu, Pemprov Kaltim memberikan penghargaan yang tinggi kepada seluruh pegawai yang menerima penghargaan tersebut. “Meski demikian, kami berharap prestasi dan kinerja atas pengabdian yang dilakukan selama ini terus ditingkatkan. Sehingga kinerja instansi di tempat bekerja dapat berkembang baik dan lebih maju,” jelasnya.
Selain itu, tanda kehormatan yang telah diraih dapat dijaga dengan baik. Karena, jangan sampai ada prilaku yang tidak patut dilakukan, sehingga mengakibatkan tanda kehormatan tersebut dicabut dan dikembalikan kepada Negara.
Karena penghargaan ini sebagai wujud penghargaan yang akan diperhitungkan oleh Negara dan pemerintah kepada PNS. Misal, untuk kenaikan pangkat, pertimbangan untuk pemberian insentif. “Karena itu, penghargaan ini sangat bernilai dan mengandung makna yang sangat dalam, yaitu sebagai suatu kebangaan dan kewajiban untuk menjaganya dengan cara memperbaiki diri sebaik-baiknya,” jelas Awang.
Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kaltim HM Yadi Robyan Noor mengatakan jumlah pegawai yang menerima penghargaan tersebut sebanyak 235 orang, terdiri dari pengabdian 10 tahun sebanyak 65 orang, 20 tahun 120 orang dan 30 tahun 50 orang.
“Penghargaan ini sesuai usulan gubernur kepada Sekretariat Negara. Usulan ini, tentu ada syaratnya, missal 10 tahun telah bekerja diatas 12 tahun, 20 tahun 22 tahun keatas dan yang ke 30 tahun juga demikian. Semua usulan tentu tidak semua dipenuhi. Karena juga dinilai sesuai dengan kinerja yang baik, dan berkelakuan baik,” jelasnya.
Sedangkan yang menerima, juga bisa dicabut, jika yang bersangkutan melakukan perbuatan tercela atau mendapatkan tindakan hukum kriminal atau pidana, maka bisa ditarik kembali oleh Presiden sesuai mekanisme yang telah ditentukan.
“Mudah-mudahan mereka bisa menjadi teladan bagi PNS yang lain. Karena tidak semua pegawai yang menerima. Jadi, dari 7.428 orang di lingkungan Pemprov Kaltim tahun ini hanya 235 orang yang menerima penghargaan tersebut,” jelasnya. mar

Bupati dan Walikota se-Kalimantan Deklarasi Gerakan Bebas Sampah

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kaltim, Riza Indra Riyadi mengatakan,  bupati/walikota se Kalimantan direncanakan mendeklarasikan gerakan bebas sampah untuk seluruh kota-kota di Kalimantan. Deklarasi yang rencananya disaksikan Menteri Lingkungan Hidup (LH) RI, Berth Kambuaya ini merupakan gerakan nasional ‘deklarasi menuju Indonesia bersih 2020’ untuk mengurangi sampah melalui pembudayaan kegiatan Reduce, Reuse, dan Recycle (3R) sampah.
“Intinya deklarasi merupakan kesatuan aksi seluruh bupati/walikota se Kalimantan mengelola sampahnya dengan baik. Diantaranya mebudayakankan pengelolaan dengan pola 3R. Termasuk pembentukan bank sampah untuk menunjang pengelolaan pola 3R dimaksud,” kata  Riza Indra Riyadi ketika dikonfirmasi baru-baru ini.
Deklarasi yang sebelumnya dilakukan di Surabaya bertepatan peringatan hari peduli sampah 2014 tersebut rencananya dilaksanakan pada 20 Agustus 2014, di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Manggar, Balikpapan. Kegiatan ini sekaligus menjadi rangkaian peluncuran Kebun Raya Balikpapan (KRB), Kilometer 15 Balikpapan yang juga akan dihadiri Menteri Kehutanan (Menhut) RI, dan Kepala Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI).
Setelah deklarasi, Riza berharap pengelolaan sampah dilakukan dengan benar, dan menunjang kegiatan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Tidak lagi sebatas dibungkus kemudian dibuang, tapi diolah menjadi sumberdaya berupa bahan yang dapat di daur ulang, maupun menjadi sumber energi.
Dengan demikian, diharapkan tidak ada lagi ditemukan sampah disembarang tempat. “Selain menggangu estetika (keindahan) kota, sampah menjadi sumber penyakit, dan itu menjadi faktor penyebab penularan penyakit ke masyarakat,” sebutnya.
Diakui Riza, sebagian besar kabupaten/kota di Kaltim sudah menerapkan pengelolaan sampah dengan pola 3R. Sebab, pengelolaan sampah dengan pembakaran terbuka sudah dilarang diterapkan.
Metode yang dianjurkan pemusnahan sampah dengan metode sanitary landfill atau membuang dan menumpuk sampah ke suatu lokasi yang cekung, memadatkannya, kemudian menutupnya dengan tanah.
Meski begitu, Riza menilai deklarasi tersebut tidak akan berarti apa-apa tanpa dukungan masyarakat. Kesadaran setiap individu untuk tidak membuang sampah sembarang tempat dan membuang sampah pada waktu yang ditentukan sangat dibutuhkan.
“Tanpa kesadaran pribadi tidak mungkin. Padahal aturan hukumnya ada. Setiap kabupaten/kota sudah membuat perda sampah yang mengatur tempat dan waktu membuangnya. Tapi memang pengawasannya yang susah, sehingga masih perlu ditingkatkan,” tandasnya. mar

Rancangan KUA dan PPAS APBD 2015 DiSetujui

Dewan Minta Optimalkan PAD


SAMARINDA, Poskota Kaltim
Pemerintah Provinsi Kaltim dan DPRD Kaltim sepakat terhadap Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kaltim 2015. Kesepakatan tersebut dituangkan dalam bentuk penandatanganan bersama oleh Ketua DPRD Kaltim Syahrun dan Plt Sekprov Kaltim Rusmadi, pada Rapat Paripurna ke-22 DPRD Kaltim, Senin (21/7).
Menurut Syahrun, dalam pembahasan rancangan KUA dan PPAS APBD Kaltim 2015 berpedoman pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 37/2014 tentang Pedoman Penyusunan APBD 2015 dan Peraturan DPRD nomor 28/2012 tentang Perubahan atas Peraturan DPRD nomor 06/2010 tentang Tata Tertib DPRD Kaltim.
“Pada kesempatan yang baik ini saya meminta kepada pemerintah provinsi agar mengoptimalkan realisasi belanja sebagaimana yang telah ditetapkan dan meinta kepada pemerintah provinsi Kaltim agar lebih lagi menggali sumber-sumber pendapatan lainnya,”tutur Syahrun.
Dicontohkannya, seperti mengoptimalkan sumber pendapatan daerah melalui perusahaan daerah milik Provinsi Kaltim serta melakukan intensifikasi dan ekstasifikasi sumber-sumber pendapatan sehingga bisa meningkatkan jumlah APBD Kaltim di masa mendatang.
Politikus asal Golkar itu mengingatkan kepada seluruh anggota dewan dan pemerintah kaltim berserta jajarannya khususnya tim anggaran pemerintah daerah, terkait masih ada beberapa tahapan perubahan raperda APBD 2015. “Untuk itu kami berharap agar semua mencurahkan perhatian pada proses-proses berikutnya agar penetapan raperda APBD 2015 sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan,” katanya.
Sementara itu Sekretaris DPRD Kaltim Fachrudin Djaprie menyampaikan laporan Badan Anggaran (Banggar), menyebutkan bahwa kebijakan Rancangan KUA-PPAS Provinsi Kaltim 2015 yang mengacu pada RPJMD 2013-2018 harus memastikan terwujudnya tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kaltim melalui peningkatan kualitas sistem penyelenggaraan pendidikan, peningkatan kualitas pelayanan kesehatan, percepatan pengentasan kemiskinan, peningatan dan perluasan kesempatan kerja, pengembangan ekonomi kerakyatan dan lainnya.
“Tidak kalah pentingnya adalah mencapai tujuan percepatan transformasi ekonomi, pemenuhan kebutuhan energy ramah lingkungan, pengembangan agrobisnis, peingkatan produksi pangan, peningkatan kualitas infrastruktur dasar, reformasi birokrasi dan layanan publik dan peingkatan kualitas lingkungan hidup,”tegas Fachruddin. hms/adv

DPRD Merasa Kecewa

Kantor Penghubung Dibangun Tanpa Ornamen Kaltim

JAKARTA, Poskota Kaltim
Ketua DPRD Kaltim Syahrun HS menyatakan kekecewaannya terhadap pembangunan Kantor Penghubung Pemerintah Provinsi Kaltim yang tak menunjukkan ciri khas ataupun ornamen Kaltim.
Kekecewaan tersebut disampaikan dalam pertemuan antara Komisi III DPRD Kaltim dengan Kantor Penghubung Pemerintah Provinsi Kaltim di Jakarta beberapa pecan lalu dalam rangka monitoring perkembangan pembangunan Kantor Penghubung Pemerintah Provinsi Kaltim di Jakarta. Dimana Kepala Sub Bagian Tata Usaha, Kantor Penghubung Pemerintah Provinsi, Yusmaizal menyampaikan bahwa dalan waktu dekat Gedung Kantor Penghubung yang juga merupakan mess Kaltim akan membangun ciri khas ornamen Kaltim yang menelan biaya sekitar Rp 700 juta.
"Harusnya Kantor Perwakilan peka saat proses pembangunan. Jangan sampai seperti sekarang, sudah terbangun baru sadar tidak ada ornamen Kaltim, sehingga memerlukan anggaran lagi untuk membangun atau membuat ornamen. Harusnya dari perencanaan pembangunan sudah menjadi perhatian itu," tegasnya.
Hal senada juga disampaikan Anggota Komisi III DPRD Kaltim Darlis Pattalongi. Dia mengatakan sejak awal pihaknya sudah menyampaikan masukan agar dalam pembangunan Kantor Penghubung Provinsi Kaltim menonjolkan ciri khas Kaltim. Namun hingga terbangun tak ada ciri khas atau pun ornamen yang menunjukkan bahwa gedung tersebut merupakan Kantor Penghubung Pemerintah Provinsi Kaltim.
"Dari awal pembangunannya kami Komisi III sudah mengawal dan memberikan  masukan-masukan namun tampaknya masukan yang kami berikan tidak menjadi perhatian sehingga apa yang dibahas pada pertemuan-pertemuan sebelumnya bagai angin lalu saja," timpalnya.
Kekecewaan juga disampaikan Anggota Komisi III, M Adam terkait kontraktor yang tidak bonafide dalam pembangunan Kantor Penghubung Pemerintah Provinsi Kaltim yang kedua di sebelah gedung pertama yang tidak tepat waktu penyelesaiannya.
"Selain dikenakan denda keterlambatan sebesar 5 persen dari nilai kontrak, harusnya  dipenalti saja kontraktornya. Sebab jika dilihat dari progres pekerjaan dan perpanjangan waktu yang diminta oleh kontraktor diyakini tidak akan mampu memenuhi target hingga batas waktu yang ditentukan," pungkasnya. hms/adv

Setiap Bulan Ramadan, Volume Sampah Selalu Meningkat

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Volume sampah di Samarinda mencapai 700 ton per hari oleh sedikitnya 760.000 jiwa warganya, sehingga jika para petugas kebersihan terlambat mengangkutnya maka sampah tersebut akan merusak estetika kota karena berserakan dimana-mana.
Memang seperti Ramadan sebelumnya setiap selama Ramadan ini volume sampah di Kota Samarinda semakin meningkat.
Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Samarinda Sugeng Chairudin mengatakan, peningkatan volume sampah selama Ramadan ini memang mengalami peningkatan antara sampai 30 persen.
"Jika hari biasa volume sampah 700 ton perhari, maka selama Ramadan ini kenaikan jumlah sampai 800 ton hingga 850 ton," kata Sugeng.
Ditambahkannya, kebanyakan sampah mulai sampah rumah tangga hingga perkakas maupun perabotan rumah tangga, seperti kursi, meja hingga ke sejumlah peralatan elektronik dibuang warga ke Tempat Pembuangan Sementara (TPS). Untuk membersihkan dan mengangkut sampah agar tak terbengkalai, DKP pun mengerahkan semua petugas lapangannya. "Petugas lapangan 1.680 orang semua kami kerahkan, untuk mengangkut sampah," ujar Sugeng.
Petugas tersebut bahkan terpaksa lembur secara bergantian, untuk mengangkut sampah dari TPS ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA). "Alhamdulillah, sejauh ini tidak ada masalah. Semua sampah bisa diangkut dengan baik dan tak ada keluhan warga," terangnya.
Untuk itu ia kembali mengingatkan warga agar tertib membuang sampah, baik dari segi waktu, tempat pembuangan serta tata cara membuang sampah tersebut.
"Aturan membuang sampah itu telah diatur pada Perda Nomor 2 tahun 2011 tentang pengelolaan sampah sehingga kami kembali mengingatkan warga agar menaati aturan tersebut apalagi kecenderungan produksi sampah pada Ramadhan akan meningkat sehingga tata kelolanya harus dipatuhi," ungkapnya.
Dikatakannya, sampah yang masih dapat dimanfaatkan sebaiknya tidak dibuang melainkan dikumpul untuk kemudian dijual sedangkan sampah organik dapat dibuat menjadi pupuk kompos.
Sebelum dibuang, sampah tersebut lanjut dia harus dikemas dengan rapi dan ditempatkan ke TPS (tempat pembuangan sementara).
"Pemerintah Kota Samarinda telah menyiapkan TPS pada setiap kawasan perumahan warga sehingga sampah itu jangan sampai dibuang ke depan rumah, warung, toko, trotoar atau di pinggir jalan," katanya.
Sementara untuk sampah kawasan industri, komersial dan kawasan perumahan akan dibuang sendiri ke TPA oleh pengelola kawasan
tersebut.
"Jadi, pengelola kawasan industri pusat perbelanjaan dan perumahan tidak diperkenankan membuang sampah di TPS yang telah disiapkan pemerintah dan pembuangan boleh dilakukan pada siang hari dan kawasan ini juga diwajibkan memiliki TPS tersendiri bagi lingkungannya," ujarnya.
Namun masih banyak warga lanjut Sugeng Chairuddin yang membuang sampah pada siang hari dan tidak pada TPS yang ditentukan.
"Prilaku masyarakat inilah yang menyebabkan terjadinya penumpukan sampah di TPS bahkan ada yang sampai di drainase sehingga rawan menyebabkan banjir. Padahal petugas DKP sendiri tidak berkewajiban mengambil sampah yang dibuang tidak pada tempatnya. Jadi, kami meminta peran aktif masyarakat untuk menjaga kebersihan sebab dampaknya akan terpulang pada masyarakat sendiri," pungkasnya. oan

Pengedar Benih Sawit Palsu Diancam Pidana Kurungan

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Kepala Dinas Perkebunan Kaltim Hj Etnawati Usman menegaskan, sesuai Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1992 tentang Sistem Budidaya Tanaman,  maka apabila mengedarkan benih bina (bibit Kelapa sawit)  yang tidak sesuai dengan label karena dilakukan dengan sengaja dapat dikenakan pidana penjara (kurungan) selama lima tahun dan denda Rp250 juta.
"Menyikapi masih tingginya peredaran benih bina tidak sesuai label di masyarakat. Sementara apabila mengedarkan benih bina yang tidak sesuai dengan label karena kelalaian dapat dikenakan pidana penjara 12 bulan dan denda Rp 50 juta,"tegas Etnawati kepada media beberapa hari lalu.
Menurut dia, Undang-Undang tersebut sangat penting terutama dalam upaya memberikan perlindungan bagi para penguna (petani maupun perusahaan besar) benih sawit agar mampu menghasilkan produk yang lebih berkualitas dengan produktivas tinggi. Dan diakuinya, peredaran benih kelapa sawit ilegal di masyarakat masih banyak diperdagangkan bebas.
“Benih kelapa sawit yang tidak memenuhi aspek legalitas itu  diproduksi oleh lembaga dan perorangan yang tidak diakui pemerintah,” ujarnya.
Etnawati menambahkan, benih kelapa sawit yang tidak memenuhi syarat-syarat serta tata cara pelepasan varietas juga tidak melalui proses sertifikasi. Perkecambahan dilakukan secara alami dan asal usul pohonnya tidak jelas dan tidak tercatat.  Benih berasal dari buah (kecambah) yang dikumpulkan dibawah pohon sawit terdapat di kebun produksi Tenera (T) atau pohon Dura (D) yang disilangkan. Sehingga tidak dapat disertifikasi karena asal usul tidak jelas dan proses pengecambahannya tidak mengikuti standar.
"Pengguna benih ilegal akan mengurangi kesempatan untuk memperoleh pendapatan yang optimal dan biaya yang dikeluarkan sia-sia.  Bahkan kebanyakan benih sawit palsu tidak berproduksi walaupun sudah memasuki usia tanaman menghasilkan,” jelas Etnawati.
Sementara benih sawit asli berasal dari varietas unggul Dura disilangkan Pisifera yang dilepas secara resmi Menteri Pertanian. Disertifikasi kemurnian genetik terjamin dan perkecambahan dilakukan rapi dan sistematis sehingga asal usul dapat ditelusuri ke pohon induk.
“Diproduksi di kebun benih khusus yang sudah disertifikasi dengan cara menyilangkan pohon ibu induk (Dura/D) dengan menyilangkan pohon bapak (Pisifera/P) yang telah teruji keunggulannya,” ungkap Etnawati.
Dia menambahkan tindakan yang dilakukan masyarakat jika mengetahui adanya benih ilegal untuk segera melaporkan ke Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) yang berada di Dinas Perkebunan setempat atau ke Polres setempat.
“Terutama tidak membeli benih tersebut walaupun dengan harga murah serta menyita dan melakukan pemusnahan. Karena imbasnya akan terlihat setelah usia tanaman lima tahun dan tidak menghasilkan buah,” pungkas Etnawati. mar

Pengembangan Pariwisata Kaltim Harus Ditingkatkan

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Wakil Gubernur Kaltim HM Mukmin Faisyal HP mengatakan, pada momentum Tahun Kunjungan Wisata Kaltim 2014 (Visit Kaltim 2014 Years), kesiapan Kaltim sebagai daerah tujuan wisata harus semakin ditingkatkan dan seluruh masyarakat Kaltim berkewajiban menyukseskannya.
"Karena Kaltim merupakan salah satu provinsi yang cukup banyak mendapat kunjungan para wisatawan, baik lokal (domestik) maupun mancanegara. Sebagai daerah destinasi wisata andalan, Kaltim sejak dulu telah mempersiapkan diri menyambut kunjungan para wisatawan untuk datang ke daerah ini,"kata Mukmin Faisyal beberapa hari lalu.
Terkait hal itu, ujar Mukmin, Pemprov Kaltim berusaha melibatkan usaha mikro kecil menengah (UMKM) dan koperasi. Khususnya untuk UMKM pangan dengan seluruh jaringan di hulu dan hilirnya, termasuk di dalamnya jasa catering dan rumah makan. Selain itu, UMKM kerajinan dan cinderamata yang dimulai dari penyedia bahan baku, perajin hingga pedagang, dan UMKM sandang yang  dimulai dari penyedia bahan baku, perajin hingga pedagangnya.
“Dengan keterlibatan para pelaku ekonomi kreatif itu, kita berharap apa yang menjadi keperluan para wisatawan akan dapat terpenuhi dan terakomodir dengan baik.        Untuk itu, kita semua hendaknya mampu memanfaatkan setiap peluang yang ada dengan sebaik-baiknya melalui penjualan produk berciri khas Kaltim yang menarik. Baik berupa makanan tradisional, hasil kerajinan dari kayu dan logam, maupun aneka jenis pakaian atau sandang,” ujar Mukmin.
Menurut dia, produk ekonomi kreatif khas Kaltim sudah cukup lama dikenal dan disukai untuk dijadikan sebagai oleh-oleh atau buah tangan untuk dibawa pulang setelah para wisatawan berkunjung ke daerah ini. Diantaranya, Ulap Doyo dan Sarung Samarinda. Untuk Ulap Doyo, sebut dia, Pemprov bersama Pemkab Kutai Barat terus berupaya untuk menjaga kelangsungan usaha ini, karena tanaman Doyo perlu dilestarikan.
“Ini tentunya memerlukan dukungan dinas, instansi terkait seperti Dinas Pertanian, Kehutanan, Lingkungan Hidup dan Dinas Perkebunan serta masyarakat di daerah setempat untuk bersama-sama melakukan pembudidayaan tanaman Doyo agar tidak punah,” jelasnya.
Selanjutnya, proses pembuatan dan desain tenun Ulap Doyo bisa menjadi domain Disperindagkop dan UMKM, sedangkan pemanfaatan lamin yang menjadi wadah untuk pengembangan kerajinan Ulap Doyo sebagai destinasi wisata budaya menjadi tugas Dinas Pariwisata.
“Kita harapkan juga produk ekonomi kreatif berbahan baku Ulap Doyo hendaknya dapat terus ditingkatkan mutu atau kualitasnya, sehingga tidak sampai kalah bersaing dengan produk ekonomi kreatif dari daerah lain,” harapnya.
Sementara itu, untuk kerajinan Sarung Samarinda sudah terlebih dulu memiliki wadah untuk pengembangan dan destinasi wisata, tepatnya di kawasan Kelurahan Masjid Kecamatan Samarinda Seberang, yang dikenal dengan “Kampung Tenun Sarung Samarinda”. Di kampung tersebut pengunjung atau wisatawan dapat melihat langsung pembuatan Sarung Samarinda, dirumah-rumah warga. mar

Gubernur Minta Kepala Derah Fokus Pengembangan Pertanian

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Gubermnur Kaltim H Awang Faroek Ishak menegaskan,  dalam upaya bersama mewujudkan ketahanan dan kemandirian pangan menuju kedaulatan pangan baik di daerah bahkan nasional, maka diminta bupati/walikota harus fokus pada pengembangan pertanian di daerah masing-masing.
"Kita harapkan, agar para bupati dan walikota memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan pertanian dalam arti luas di daerahnya, terutama disesuaikan dengan keunggulan dan potensi wilayahnya. Kebijakan yang dibuat  para kepala daerah harus mengarah pada peningkatan serta pemberdayaan pelaku utama baik petani maupun nelayan serta pelaku usaha di sektor pertanian lainnya di daerah,"kata Awang Faroek Ishak belum lama ini.
Apalagi ujar Awang, potensi lahan yang dimiliki Kaltim sangat besar untuk pengembangan kegiatan pertaian dalam arti luas. Namun, kendala yang dihadapi saat ini adalah semakin menurunnya pelaku utama serta terjadi alih fungsi lahan.
Kondisi ini seharusnya menjadi perhatian para kepala daerah sekaligus melakukan langkah-langkah antisipasi guna mengurangi terjadinya alih fungsi lahan pertanian pada kegiatan usaha yang belum tentu memberikan imbas positif bagi masyarakat.
“Sekarang ini bagaimana kita semua baik pemerintah (bupati/walikota) perguruan tinggi didukung privat sektor (swasta) fokus dan satu semangat serta satu tekad untuk bersama-sama mengembangkan pertanian di daerah,” ujarnya.
Awang menjelaskan kemandirian atau ketahanan pangan tidak semata diukur pada kemampuan mensuplai kebutuhan pangan domestic atau tidak tetapi minimal bagaimana komoditi pangan atau kebutuhan pokok masyarakat selalu tersedia.
"Diakui aat ini Kaltim masih kekurangan untuk memenuhi kebutuhan pangan yang menjadi kebutuhan pokok masyarakat. Diantaranya, kebutuhan pokok berupa beras hanya mampu dipenuhi (ketersediaan) sekitar 81,41 persen atau kekurangan 80.836 ton. Sebab produksi gabah Kaltim  pada 2013 sebesar 564.075 ton GKG sementara beras (siap konsumsi)  353.901 ton dari kebutuhan  434.737 ton,"tandasnya.
Sementara  untuk komoditi Jagung mampu diproduksi sekitar 5.804 ton dan siap konsumsi mencapai 4.991 ton atau 27,13 persen dari kebutuhan 18.390 ton atau terjadi kekurangan 13.999 ton.
"Produksi kedelai 1.486 ton dengan siap konsumsi sekitar 1.345 ton atau ketersediaan 5,06 persen dari kebutuhan 26.546 ton atau terjadi kekurangan sebesar 25.251 ton,"akunya.
Sementara potensi lahan yang dimiliki Kaltim sangat besar namun belum dikelola secara maksimal, terutama dari segi kebijakan di tingkat kabupaten dan kota yang belum menjadikan program pertanian dalam arti luas sebagai program prioritas daerah.
Kedepan seluruh stakeholder (pemangku kepentingan) khususnya kabupaten dan kota baik bupati/walikota, akademisi (perguruan tinggi) serta swasta harus menyatukan komitmen dan memberikan perhatian pada pengembangan pertanian dalam arti luas.
“Jangka panjang kita berharap semua komponen selain petani dan nelayan juga bupati dan walikota mampu menjalin kemitraan dengan perguruan tinggi dan swasta untuk  mendukung pengembangan pertanian di daeranya,” harapnya.
Awang Faroek,  menambahkan pertanian dalam arti luas selain potensial dikembangkan tetapi diharapkan menjadi lokomotif ekonomi di Kaltim. Sebab, penunjang pertumbuhan ekonomi daerah masih bergantung pada sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui.
Sementara itu jumlah maupun kualitasnya setiap tahunnya semakin menurun bahkan pada saatnya nanti akan habis baik minyak bumi dan gas maupun batubara. Sehingga, pemerintah daerah harus mempersiapkan pengganti lokomotif ekonomi terbarukan.
“Tidak ada pilihan lain, maka pertanian dalam arti luas sebagai sumber daya alam yang dapat diperbarui harus dikembangkan sejak saat ini yang pada saatnya nanti mampu menggantikan migas dan batubara yang akan habis,” pungkas Awang Faroek Ishak. mar

Unmul Siap Jadi Mitra Pemerintah

SAMARINDA,Poskota Kaltim
Rektor baru Universitas Mulawarman (Unmul) Samarinda, Masjaya menegaskan pihaknya siap menjalin kemitraan yang lebih baik dengan pemerintah daerah, baik provinsi maupun kabupaten dan kota. Hal ini penting dilakukan, agar perguruan tinggi terbesar di Kaltim tersebut mampu memberikan kontribusi yang  jauh lebih besar bagi kemajuan pembangunan daerah.
“Sebagian besar sumber daya manusia kita tersedia di sini, hanya saja belum terinventarisasi dan tergarap secara baik. Inventarisasi akan kami lakukan dan apa-apa kebutuhan pemerintah untuk pembangunan akan kita sesuaikan. Kami ingin ada kerjasama antarlembaga bukan hanya kerja-kerja individu,” kata Masjaya usai menghadiri buka puasa bersama gubernur dan Gapki Kaltim, baru-baru ini.
Kerjasama dengan pemerintah daerah menurut Masjaya sangat mungkin dilakukan dalam hal penelitian-penelitian, yang merupakan satu bagian dari tiga komponen utama aktifitas universitas selain  pendidikan dan pengajaran. Namun dia menegaskan, kerjasama bidang penelitian itu tidak bersifat individu, tetapi kerjasama secara kelembagaan.
Dia sangat yakin, bahwa Unmul sesungguhnya juga memiliki sumber daya manusia yang lengkap dan andal untuk penelitian di berbagai bidang. Sayangnya, hal tersebut belum terkelola secara baik.
Demikian halnya untuk urusan penelitian yang dilakukan pemerintah daerah yang umumnya justru dilakukan dengan universitas terkemuka di Indonesia, seperti UGM, IPB, UI maupun Unhas.
“Insyaallah kita juga bisa dan kami mau peduli. Kami akan koordinasikan ini secara kelembagaan. Dalam berbagai kerjasama dengan universitas luar daerah sebelumnya, sebenarnya kita juga bisa, tapi tidak kita lakukan.  Kalaupun nanti SDM kita belum tersedia, maka bisa saja kerjasama dilakan dengan universitas lain, tetapi Unmul harus ada di dalamnya,” tegas Masjaya.
Pada berbagai kesempatan sebelumnya, Gubernur Awang Faroek Ishak selalu menekankan agar Unmul harus mampu menjadi mitra pemerintah daerah untuk mendukung sukses pembangunan. Gubernur kerap kali menyinggung tidak selarasnya lulusan perguruan tinggi dengan kebutuhan tenaga kerja untuk mendukung visi dan misi pembangunan daerah. Satu contoh, potensi sektor kehutanan yang masih tinggi melalui pengembangan hutan tanaman industri (HTI), tetapi Fakultas Kehutanan justru makin sepi peminat.
Demikian pula kerjasama penelitian, peluang kerjasama yang sudah dibuka pemerintah untuk melakukan berbagai penelitian terkait pembangunan ekonomi baru terbarukan tidak segera ditangkap, hingga akhirnya berbagai penelitian harus dilakukan dengan universitas dari luar daerah. john

Diharapkan Berperan Kenalkan Potensi Wisata Kaltim

Audisi Top Model Kalimantan

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Para top model diharapkan mampu berperan dalam sosialisasi dan pengenalan tentang kepariwisataan, penanggulangan masalah Narkoba serta  membantu daerah dalam kegiatan acara resmi serta turut membantu promosi potensi daerah.
Demikian dikatakan Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak saat membuka Audisi Tip Model Kalimantan yang digelar di Ball Room Hotel Senyiur Balikpapan, Minggu malam (20/7).
Dijelaskan pada event-event sebelumnya di tingkat provinsi maupun Nasional, juga telah digelar pemilihan Putri Pariwisata dan Duta Anti Narkoba. Dengan adanya Putri Pariwisata, maka semua potensi wisata di daerah dapat dipromosikan secara luas, tidak hanya di Tanah Air, akan tetapi juga hingga dikenal mancanegara.
Sementara itu, dengan adanya Duta Anti Narkoba, maka mereka akan dapat menjadi contoh dan teladan yang baik untuk turut membantu program-program Pemerintah dalam mengkampanyekan kepada masyarakat luas tentang pentingnya menghindari Narkoba, memerangi peredaran dan penggunaan Narkoba.
Dalam keterkaitan hal itu Pemprov Kaltim akan tetap mendukung generasi muda yang ingin berperan dan berpartisipasi dalam pengembangan kreatifitas guna meningkatkan dan mengembangkan potensi diri sesuai dengan minat dan bakat masing-masing. Salah satunya sebagai peragawan dan peragawati.
Melalui event audisi top model ini yang diutamakan tidak hanya sekedar menonjolkan kecantikan atau kelebihan fisik lahiriah dan intelegensi semata, namun lebih dari itu sangat ditekankan pada kepribadian dan potensi diri serta mempunyai wawasan yang lebih luas dalam berbagai hal.
"Dengan potensi diri dan kepribadian yang baik, ditambah dengan kemampuan modeling yang profesional, maka mereka yang terpilih sebagai yang terbaik dalam audisi top model ini, akan bisa menjadi asset yang berguna bagi para peserta itu sendiri maupun untuk daerah yang diwakilinya," ujarnya.
Sementara itu Ketua Yayasan Pembina Model Indonesia ( Yapmi) , Iwan Setiawan Masse mengatakan, pada  audisi, para peserta mendapatkan pembekalan berbagai materi yang sangat tepat untuk menambah pengetahuan dan pembentukan pribadi ke arah yang profesional. Antara lain mencakup materi tentang kecantikan, pariwisata, pengetahuan tentang Narkoba, seni berbicara dan berakting, pengetahuan tentang busana dan bagaimana menjadi peragawan dan peragawati yang baik. john

Pemprov Diminta Segera Rampungkan Sisi Udara BSB

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Wakil Ketua Komisi III DPRD Kaltim, H Andi Harun mendesak agar Pemprop Kaltim segera mengambil langkah untuk segera merampungkan sisi udara Bandara Samarinda Baru (BSB). Hal itu imbuhnya, agar pembangunan BSB tidak kembali mangkrak seperti saat diserahkan ke Pemkot Samarinda.
Menurut Andi Harun, Pemprop harus mengambil langkah terukur agar sisi darat BSB yang telah rampung tak menjadi sia-sia. “Harus ada langkah terukur, dan sesegera mungkin agar sisi udara BSB itu mulai dibangun,” tegas Andi Harun, Senin (21/7).
Konsorsium Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang disebut-sebut siap menyelesaikan sisi udara BSB, juga didesak mengambil langkah inisiatif memulai pembangunan. “Kalau semua syarat atau administrasinya terpenuhi, segera saja konsorsium BUMN berinisiatif memulai pembangunannya,” tegas Andi.
Adapun langkah terukur yang harus dikerjakan Pemprop, kata Andi, seperti target dimulai dan selesainya pekerjaan. Selanjutnya, besaran biaya yang diperlukan untuk menyelesaikan sisi udara BSB.
“Ya semuanya harus dijelaskan segera. Kapan dibangun, kapan selesai, berapa biaya yang diperlukan. Karena BSB ini bukan lagi mendesak, tapi sudah sangat mendesak sekali. Selesainya BSB, akan berpengaruh terhadap pereknomian Samarinda,” ucapnya.
Mengenai pola modified turnkey project yang digunakan Pemprop untuk mempercepat penyelesaian BSB juga mendapat dukungan dari DPRD Kaltim. “Jangankan mencicil, kalau mau pakai APBD saja sejak awal kita sudah mendukung. Yang penting sekarang harus jelas, kapan selesainya,” tegasnya.
Menurut Andi, tanpa menggandeng pihak pihak ketiga, Kaltim dengan postur APBDnya dinilai mampu menyelesaikan program strategis seperti BSB. “Pondasi APBD kita sangat kuat. PAD kita juga sangat optimal dan stabil, dan sangat layak untuk digunakan menyelesaikan program strategis,” katanyanyalagi.
Kendati demikian, Andi mengingatkan agar pola pengembalian dana pembangunan sisi udara menggunakan APBD harus dengan tingkat bunga yang wajar. “Mencicil tidak masalah asalkan dengan tingkat pengembalian bunga yang wajar. Intinya, kami mendukung semua langkah yang diambil Gubernur asalkan BSB segera operasi,” tandasnya. fer

Biaya Jas Anggota DPRD Kaltim Rp 137,5 Juta

SAMARINDA, Poskota Kaltim
1 September mendatang, sebanyak 55 anggota DPRD Kaltim hasil pemilu legislatif yang terpilih pada 9 April 2014 lalu, dipastikan akan dilantik sebagai anggota DPRD Kaltim periode 2014-2019 secara definitif. Untuk melengkapi prosesi pelantikan itu, Sekretariat DPRD Kaltim mengalokasikan anggaran sebesar Rp137.500.000 untuk Jas wakil rakyat tersebut.
Hal itu diungkapkan Sekretaris Dewan (Sekwan), Drs H Fachruddin Djaprie Msi kepada wartawan, usai Rapat Paripurna, Senin (21/7) kemarin.
Kendati Fachruddin mengaku belum menerima surat penetapan 55 anggota DPRD terpilih, namun sejumlah persiapan sudah dicicil pihak sekretariat, salah satunya, pengukuran baju untuk anggota DPRD baru tersebut. “Sudah diukur Jas untuk anggota dewan yang baru itu, dan sekarang tinggal 15 orang lagi yang belum kita ukur bajunya,” sebut Fachruddin.
Alokasi anggaran untuk seragam para anggota DPRD disebut Fachruddin berkisar Rp 2,5 juta per anggota DPRD atau sebesar Rp137,5 juta. “Biayanya sama saja dengan kita-kita kalau buat jas, ya sekitar Rp 2,5 juta perorang. Dikalikan saja dengan jumlah anggota yang sebanyak 55 orang itu,” sebutnya.
Fachruddin berharap, surat penetapan anggota DPRD terpilih sudah diterima Sekretariat Dewan, paling lambat pekan pertama Agustus ini. “Kita harapkan pekan pertama sudah ada, supaya persiapan bisa kita laksanakan dengan matang,” katanya lagi.
Pelantikan sendiri akan dilaksanakan pada tanggal 1 September. Sebelum dilantik para caleg terpilih ini akan menjalani serangkaian acara seperti prosesi gladih bersih, acara pisah sambut antara anggota baru dan lama. "Ada pengarahan juga dan ini kan banyak anggota yang jauh ya dapilnya jadi perlu persiapan yang matang," sebutnya.
 Ia juga mengatakan, hingga kini belum menerima surat penetapan, namun Sekretariat DPRD sudah diberi tahu nama-nama caleg terpilih, oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kaltim. “Kita sudah dikasih tahu namanya, jadi tidak ada masalah lagi,” paparnya.
 Surat penetapan tersebut dikeluarkan KPU Kaltim dan diteruskan ke Biro Pemerintahan Setprov Kaltim. Selanjutnya, oleh Gubernur Kaltim, surat tersebut diteruskan ke Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri). fer

Pelatih Puji Semangat Pemain Pusam

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Pelatih Putra Samarinda (Pusam), Nil Maizar memuji semangat para pemain Pusam dengan konsistensi performa selama menjalani latihan di bulan puasa.
“Secara umum saya melihat pemain masih bisa menjalankan tanggung jawabnya dengan baik. Penetrasi pemain berjalan dengan baik. Tapi saya juga tak bisa memaksakan mereka bermain lebih bertenaga, karena situasinya mereka tengah berpuasa,” terang Nil di Samarinda kemarin.
Menurut Nil,  mayoritas skuad Pusam musim ini beragama muslim. Bahkan dua pemain asing yakni Naser Al Sebai dan Ebrahim Loveinian, juga beragama Islam dan tengah menjalankan ibadah puasa.
Namun Nil melihat, selama menjalni latihan dan uji coba seakan para pemain Pusam tidak terhalang dengan ibadah yang dijalankannya, meskipun latihan sudah memasuki porsi yang cukup berat.
"Sentuhan pemain masih bagus, dari hasil latihan selama sepekan terakhir, ada progres positif, utamanya dari sisi koordinasi," jelas Nil.
Mantan pelatih Timnas Indonesia ini berharap, dalam latihan lanjutan hingga menjelang kompetisi bergulir kembali Agustus nanti, pemainnya bisa terus meningkatkan kemampuan.
Sementara itu manajer tim Coeng Agus Setiawan mengatakan, agenda uji coba internal diharapkan bisa memberi dampak positif bagi pemain.
Utamanya lanjut Coeng, untuk mengembalikan kembali sentuhan bola, karena para pemain juga harus bisa beradaptasi dengan situasi kompetisi.
“Saya harap uji coba bisa berlangsung lagi pada  pekan depan. Saat ini kami sudah melakukan pembicaraan dengan salah satu klub untuk kepastiannya,” terang Coeng.
Sayangnya Coeng enggan membocorkan klub yang telah melakukan komunikasi untuk beruji coba, karena segala kemungkinan bisa berubah.
“Nanti kalau sudah ada kepastian, baru saya informasikan, takutnya bisa berubah lagi,”tegas Agus Coeng. at

Kaltim Ikuti 18 Cabang PON Remaja

SAMARINDA, Poskota Kaltim
KONI Kaltim bakal mengikuti 18 cabang olahraga yang dipertandingkan dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) Remaja Desember 2014 di Surabaya, Jawa Timur.
Ketua Bidang Binpres KONI Kaltim Alfons T Lung di Samarinda, Senin, mengatakan, 18 cabang olahraga yang bakal dikirim tersebut tidak semuanya akan diturunkan full tim untuk semua kelas.
"Tidak semua nomor akan kita ikuti, karena mungkin saja dari  lima nomor dalam satu cabor, kita ikut tiga atau empat nomor saja. Jadi tidak full team," ungkap Alfons.
Menurut Alfons, persoalan anggaran menjadi penyebab Kaltim tidak menurunkan atlet dengan full team di PON Remaja tersebut.
Hal ini dikarenakan sebagian anggaran KONI Kaltim telah terkosentrasikan untuk pembiayaan pra kualifikasi PON yang dilaksanakan tahun depan.
Menurut Alfons, prestasi lima besar pada PON Jabar 2016 menjadi program prioritas, sehingga persiapan menuju pra PON hanya tersisa sekitar satu tahun terus digenjot oleh KONI Kaltim.
"Saat ini kita masih fokus pra PON, mengingat waktu persiapan hanya tersisa satu tahun, tentunya upaya untuk meloloskan atlet menuju PON 2016 menjadi program yang dirasakan penting," ungkapnya.
Alfon mengatakan tidak menyepelekan arti PON Remaja, namun karena soal pendanaan yang cukup mepet, maka keikutsertaan kontingen Kaltim pada even tersebut masih belum bisa dimaksimalkan.
Diakui Alfons, sampai saat ini KONI Kaltim juga tengah mempersiapkan tim untuk PON Remaja, termasuk pengarahan awal kepada semua cabang olahraga.
"Pengarahan masih bersifat umim, dan untuk pengarahan menyangkut teknisnya akan kita lakukan hingga adanya informasi lanjutan," tambahnya.
Dikatakan Alfon, ada usulan mengenai pemusatan latihan atlet PON remaja digabung dengan atlet yang menjalani Training Center (TC) Desentralisasi Mandiri. Namun hal itu harus dibicarakan dulu di internal KONI.
"Wacana seperti itu memang ada, tapi harus kita bicarakan lagi karena menyangkut anggaran juga," terangnya.
Alfons menambahkan, KONI Kaltim juga masih menunggu informasi lebih lanjut dari PB PON Remaja. Apalagi pelaksanaan PON Remaja sudah menjadi kesepakatan nasional.
"Seluruh KONI saya rasa punya persoalan yang sama menghadapi PON Remaja ini, khususnya dari sisi anggaran," pungkasnya. at

Kaltim Perlu Pengawas Lingkungan Hidup

Minimalisir Dampak Kerusakan Lingkungan

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH)  Kaltim H Riza Indra Riadi mengatakan bahwa Pemprov Kaltim melalui BLH  Kaltim terus berupaya melakukan pengawasan terhadap pengelolaan lingkungan di daerah. Karena itu, Kaltim memerlukan pengawas lingkungan hidup untuk mewujudkan pengurangan dampak dari kerusakan lingkungan hidup di daerah, akibat berbagai aktivitas yang dilakukan manusia.
“Pengawasan ini sangat diutamakan, tujuannya adalah, agar aktivitas pembangunan yang dilakukan pengusaha di daerah dapat terarah, sehingga pengelolaan lingkungan hidup di daerah ini dapat terlaksana dengan baik,” kata Riza Indra Riadi, di Kantor BLH Kaltim beberapa hari lalu.
Menurut Riza Indra, adanya pengawas lingkungan hidup tersebut, diharapkan menjadi kunci keberhasilan pembangunan nasional khususnya SDM aparatur yang peduli terhadap usaha–usaha perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup.
Hal ini, dapat disadari karena manusia sebagai subyek dan obyek dalam pembangunan. Karena itu, maka pembangunan SDM diarahkan agar benar-benar mampu dan memiliki etos kerja yang produktif, terampil, kreatif, disiplin dan profesional.
“Karena itu, kami berharap para pengawas yang dibutuhkan dapat mempraktekkan ilmu yang telah dimiliki serta menggunakan teknologi tepat guna yang inovatif dalam rangka mendukung pelaksanaan perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup agar pembangunan di daerah dapat selaras,” jelasnya.
Ditambahkan, BLH Kaltim telah melakukan pengawasan dan pembinaan terhadap pelaku usaha dan atau kegiatan melalui program penilaian  peringkat kinerja dalam pengelolaan lingkungan hidup yang lebih dikenal dengan PROPER.
Menurut dia, pengawasan tersebut juga berdasarkan pada Pasal 71 Ayat (4) Undang-undang Nomor 32/2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup mengamanatkan bahwa Menteri, Gubernur, Bupati/Walikota sesuai dengan wewenangnya wajib melakukan pengawasan terhadap ketaatan penanggung jawab usaha atau kegiatan atas ketentuan yang ditetapkan dalam peraturan perundang-undangan di bidang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup.
“Mewujudkan hal itu, BLH juga berencana akan melakukan pendidikan dan pelatihan dasar-dasar Pengawasan Lingkungan Hidup bekerjasama dengan Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kementerian Lingkungan Hidup (PUSDIKLAT KLH),” jelasnya. mar

Ramadan, Disiplin Kerja Harus Tetap Ditingkatkan

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Wakil Gubernur Kaltim H Mukmin Faisyal  menegaskan, pada pelaksanaan bulan suci  Ramadan 1435 hijriah, seleruh PNS (Pegawai Negeri Sipil) baik dilingkungan Pemprov Kaltim,  maupun di kabupaten kota, disiplin kerjanya harus  tetap ditingkatkan.
"Semua  agar terus meningkatkan kinerja masing-masing. Beberapa persoalan paling penting yang patut menjadi perhatian dalam penyelenggaraan manajemen kepemerintahan dan kepegawaian secara umum adalah, disiplin, integritas, netralitas dan profesionalitas harus ditegakan melalui penerapan Peraturan Pemerintah Nomor 53 tahun 2010 tentang disiplin PNS, yang mengatur tentang 17 kewajiban dan 15 larangan,"papar Mukmin Faisyal kepada media  beberapa hari lalu.
Menurutnya, kewajiban adalah hal-hal yang harus ditaati dan dilaksanakan sementara larangan adalah hal-hal yang harus dijauhi atau dihindari, Beberapa kewajiban yang menjadi penekanan dalam ketentuan PP yang baru ini antara lain adalah masuk kerja dan mentaati jam kerja, mencapai sasaran kerja pegawai dan memberikan pelayanan sebaik-baiknya kepada masyarakat.
"Sebagai pemberi layanan pada masyarakat setiap PNS sejak pengangkatan harus memahami benar, apa tufoksinya,  yaitu pelayanan kepada masyarakat, tetapi pelayanan dimaksud bukan sekedar standar yang ditetapkan secara sektoral, tetapi juga seorang PNS harus dapat mempedomani Undang-undang UU No.25 tahun 2009 tentang pelayanan publik. Dalam Undang-undang tersebut diatur dengan tegas sanksi bagi PNS yang tidak mampu memberikan pelayanan sebagaimana standar yang telah ditetapkan dengan ketentuan tersebut,"pungkasnya.
Mukmin  menambahkan, bulan Suci Ramadan identik dengan bulan penuh berkah dan dimanfaatkan Umat Islam untuk meraih pahala berlimpah. Namun, seharusnya kegiatan ibadah selama malam Ramadan ini tetap menjunjung tinggi toleransi dan menjaga ketertiban dalam masyarakat.
“Sudah menjadi kebiasaan Umat Islam selama Ramadhan khususnya pada malam hari selalu melakukan ibadah-ibadah sunat. Namun, hendaknya tetap menjaga ketertiban dan meningkatkan toleransi dengan umat beragama lainnya,” katanya.
Menurut dia, semangat beribadah Umat Islam selama Ramadan, baik siang maupun malam selalu tinggi. Karenanya, khusus pada malam hari yang biasa dimanfaatkan untuk ibadah membaca atau tadarus Al Qur’an selesai Shalat Tarawih agar waktunya diatur.
Selain mengatur waktu agar tidak mengganggu warga  sekitar masjid atau mushala, Wagub juga meminta agar tidak menggunakan pengeras suara dengan volume yang berlebihan. Hal ini penting dilakukan agar ibadah tetap bisa dilaksanakan dengan baik, sementara ketertiban lingkungan pun tetap terjaga.   
Selain itu, hikmah Ramadan hendaknya dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan tali silaturahim dengan sesama warga muslim, terutama dengan mengutamakan shalat berjamaah, baik shalat wajib maupun shalat sunah tarawih.
Sehingga dari kerukunan dan keakraban itu akan berimbas pada kehidupan sehari-hari di bulan yang lain.  Termasuk saling menghormati dan menghargai warga agama lain.
“Hikmah Ramadhan selain meningkatkan amaliah hubungan hamba dengan Allah SWT juga amaliah atau hubungan sesama manusia baik sesama muslim maupun non muslim sebagai upaya kita bersama untuk menjaga agar Kaltim ini tetap aman dan damai,” ungkap Mukmin. mar

Koperasi dan UMKM di Kaltim Harus Bertambah

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Gubernur Kaltim H Awang Faroek Ishak mengungkapkan saat ini jumlah koperasi di Kaltim  mencapai 5.975 unit, dan  Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kaltim mencapai 446.965 unit. Karena itu diharapkan jumlah tersebut akan  terus bertambah.
"Pemprov Kaltim, akan terus mendukung kinerja UMKM dan koperasi serta menambah semakin banyak wirausahawan baru dan wirausahawan muda yang penuh semangat untuk mengembangkan usaha  inovatif, andal dan berkualitas.
Dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah program telah digulirkan, antara lain program pelatihan bagi 1.200 wirausaha, seminar motivasi kewirausahaan, bantuan peralatan produksi dan sarana pengembangan usaha seperti motor roda tiga, gerobak PKL (Pedagang Kaki Lima), alat kemasan, mesin produksi dan lainnya,"papar  Awang Faroek Ishak  belum lama ini.
Menurutnya, program bantuan sosial dan perkuatan modal, bantuan kredit/dana bergulir, Kredit Usaha Rakyat (KUR), program kemitraan dan bina lingkungan, serta program pembiayaan melalui CSR (Corporate Social Responsibility) dan PNPM (Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat) Mandiri.
“Dengan sejumlah kegiatan yang telah dilaksanakan, kita berharap koperasi dan UMKM di Kaltim jumlahnya semakin meningkat dan tentunya berdampak pada terciptanya lapangan pekerjaan bagi masyarakat hingga dapat mengurangi pengangguran dan menurunkan angka kemiskinan,” kata Awang Faroek
Terkait hal itu, lanjut dia, Pemprov juga meminta dukungan dunia usaha, dengan melakukan pembinaan melalui pendidikan dan pelatihan pada para wirausahawan melalui program CSR. Saat ini memang sudah ada perusahaan yang melakukan itu dan kepada perusahaan yang belum melaksanakan binaan dan diklat, diimbau untuk segera membantu diklat kewirausahaan.
"Karena, sesuai Perda 4/2012 tentang Pemberdayaan Koperasi dan UMKM, bahwa semua BUMN dan perusahaan swasta yang melaksanakan kegiatan usaha di Kaltim harus mengalokasikan 20 persen dari dana CSR untuk dana pemberdayaan koperasi dan UMKM sehinga mencapai kemandirian, profesional dan berdaya saing,"paparnya.
Selain itu, sesuai dengan Perda 9/2012 tentang Pembentukan Perusahaan Penjaminan Kredit Daerah, diharapkan para pelaku usaha, termasuk wirausaha dapat terfasilitasi untuk mengakses pembiayaan ke perbankan.
“Pemprov mengharapkan adanya keterlibatan dunia usaha (perusahaan) melalui program CSR baik BUMN maupun swasta yang dilaksanakan secara transparan (utamanya pendanaan) dan kegiatannya langsung pada kelompok sasaran di masyarakat,” harapnya.
Program CSR, sebut dia, juga harus memperhatikan aspek sosial di masyarakat terkait pembangunan infrastruktur, peningkatan sumber daya manusia (SDM) di bidang pendidikan, kesehatan, olahraga dan agama. Penanggulangan kemiskinan, pemberdayaan ekonomi (UMKM) dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, yang disesuaikan dengan kearifan lokal dan potensi daerah masing-masing.
Selain itu, perusahaan juga dapat memanfaatkan program CSR untuk mendukung pengembangan seni budaya masyarakat, serta menjadikan program CSR sebagai media penyampaian informasi tentang perusahaan maupun informasi lain yang diperlukan masyarakat, baik melalui media cetak maupun elektronik.
“Artinya antara pemerintah dengan perusahaan dapat saling bersinergi dalam melaksanakan pembangunan di daerah,” jelas Awang Faroek. mar

Bakohumas Bahas Kanker Serviks

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Sebagai agenda rutin bulanan kegiatan Bakohumas yang diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan, Pariwisata dan Kominfo (Disbudparkominfo) Kota Samarinda, maka kali ini mengambil tema Kanker Serviks atau kanker leher rahim dengan segmen ibu-ibu, dilaksanakan Senin (23/06) di Segiri Grosir Samarinda (SGS).
"Kali ini segmen kami adalah ibu-ibu dengan tema Kanker Serviks, dengan lokasi di sekitar pasar segiri atau tepatnya di mall SGS, sebagai narasumber utama adalah dr Fernando dari Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Cabang Samarinda," kata Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata dan Kominfo Kota Samarinda HM Faisal.
Diikuti sekitar 120 ibu-ibu, semua tampak antusias mendengarkan penjelasan yang apik dan menarik dari narasumber. "Semua terlihat antusias mengikuti acara ini, terutama pada saat sesi tanya-jawab, sampai akhirnya tidak semua penanya dapat bertanya langsung kepada dr Fernando, karena keterbatasan waktu yang ada, bahkan ketika sesi giliran dr Fernando yang bertanya kepada audiens ternyata semua bisa dijawab dengan lugas oleh ibu-ibu" terang Faisal.
Menurut dr Fernando, kanker serviks ini merupakan kanker yang paling banyak ditakuti kaum wanita, karena umumnya diketahui setelah masuk di stadium lanjut (IIIb ke atas), karena biasanya tanpa gejala apapun pada stadium awalnya dan dapat menyebabkan kematian.
"Untuk itu kami sarankan melakukan pemeriksaan rutin secara dini dengan test pap smear, setidaknya 2 tahun sekali, biasanya kami juga rutin melaksanakan pemeriksaan pap smear gratis melalui YKI bagi yang tidak mampu atau bisa langsung ke dokter," ujarnya.
Kanker Serviks membutuhkan proses yang sangat panjang antara 10-20 tahun untuk menjadi sebuah penyakit kanker yang pada mulanya sebuah infeksi, untuk penularan biasanya melalui hubungan seksual. "Untuk itu mohon dihindari berganti-ganti pasangan jadi slogan kita adalah "SETIA" setialah dengan pasangan kita dan terutama juga melalui hubungan di usia dini" ungkap pak dokter yang humoris ini. M4n

Jaang tak Sabar Lihat Samarinda Indah

Huja-hujan Tinjau Taman Kota

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Setelah melakukan shalat Dzuhur di masjid Al Ma'ruf Voorvo sekaligus melihat pembangunan mesjid yang masih dalam proses penyelesaian pembangunan, Walikota Samarinda H Syaharie Jaang melakukan peninjauan ke taman di simpang Voorvo dan Taman Cerdas di sekretariat PKK Terpadu.
Meski dalam suasana hujan Jaang melakukan peninjauan dadakan dengan didampingi kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Sugeng Chairudin, Kabag Humas dan Protokol Masrullah. Dalam kunjungan tersebut Jaang memberikan beberapa arahan dan masukan kepada kepala DKP mengenai jenis tanaman yang akan ditanam baik di lokasi tersebut dan di tempat-tempat lain.
Dalam pembicaraan tersebut sangat jelas terlihat Jaang tak sabar melihat kota Samarinda jadi asri yang dipenuhi dengan taman-taman kota indah. "Aku jikanya kawa bimsalabim (bisa disulap, red) keinginan-keinginan dipikiran ini supaya terwujud maka aku sulap aja pang saking pengennya cepat," ungkapnya dalam logat Banjar.
Semangat Jaang hari itu sangat besar dengan dilanjutkannya peninjauan ke taman Cerdas yang terletak di halaman gedung PKK. Di lokasi tersebut juga menyampaikan beberapa keinginan agar taman tersebut lebih indah dan menarik supaya lebih ramai lagi didatangi h masyarakat. Dalam kesempatan itu Ia mengungkapkan jika tidak hambatan taman kota yang akan dibangun di eks SMPN 1 dan SMAN 1 akan segera dimulai pembangunannya dan akan diwujudkan dalam tahun ini juga.
"Insya Allah rencana pembangunan taman di lokasi eks SMPN 1 dan SMAN 1 akan segera dimulai pembangunannya dan diharapkan rampung pada tahun ini juga. Semoga tidak ada halangan," lanjut Jaang di tengah hujan yang tak kunjung reda.
Memang seperti yang sudah sering diberitakan Pemkot Samarinda akan membangun taman kota di lokasi eks SMPN 1 dan SMAN 1 dan saat ini sedang dilakukan tender. Dari informasi yang diperoleh proses pengerjaan taman tersebut akan segera mungkin dilaksanakan. ike

Walikota Silaturahmi ke Ponpes Al Adnan

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Di tengah kesibukkannya yang cukup padat di bulan Ramadan, Walikota Samarinda H Syaharie Jaang masih sempat bersilaturahmi dengan  Pondok Pesantren Al Adnan yang berlokasi di kelurahan Mugirejo, kecamatan Sungai Pinang, Jumat (18/7).
Dalam silaturahmi itu, wali kota didampingi kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Kota Hero Mardanus, kepala Bagian Humas dan Protokol Masrullah, Camat Sungai Pinang M Fahmi, Danramil Samarinda Utara Kusworo, Lurah Mugirejo Idham yang diterima langsung Pimpinan Ponpes Al Adnan Kyai Gus Rofiq bersama 40 santrinya.
“Kedatangan kami di sini untuk menyambung tali silaturahmi, karena silaturahmi ini dapat memanjangkan umur,” tutur wali kota.
Jaang juga tidak menafik, keberadaan majelis taklim, pengajian termasuk pondok pesantren melalui rutinitas pengajian dan doa doa para santri membuat Samarinda dijauhkan dari bencana, pertikaian dan perpecahan.
“Doa-doa alim ulama, ustadz-ustadz, para kyai serta santri-santrilah yang membawa Samarinda kondusif, walaupun ada riak-riak kecil namun tidak berujung sampai ke perpecahan yang besar,” ucap Jaang lagi.
Makanya Jaang tidak pernah bosan meminta seluruh warga Samarinda, termasuk para pemuka agama, alim ulama dan ustadz untuk mendoakan kota Samarinda selalu dijauhkan dari mara bencana dan pertikaian.
Oleh karena itu, diujung silaturahmi wali kota berdoa bersama para santri yang dipimpin Kyai Gus Rofiq untuk Samarinda selalu tetap aman, kondusif dan dijauhkan dari bencana.
Dikesempatan itu, walikota juga meninjau ponpes dengan konstruksi artistik dan lahan yang sedang tahap pembuatan lapangan Sepak Bola. ike

Penjualan Emas Mulai Meningkat

SAMARINDA, Poskota Kaltim
H-9 Hari Raya Idul Fitri suasana perdagangan emas meningkat. Para warga Samarinda  mulai membeli logam mulia untuk digunakan saat Hari Raya Idul Fitri. Turunnya harga jual emas membuat sejumlah warga mulai memanfaatkannya membeli emas.
Jelang lebaran penjualan emas semakin meningkat seperti di los perhiasan emas di pasar pagi samarinda, sejak kamis pagi para pembeli mulai berdatangan untuk memilih dan membeli logam mulia.
Harga logam mulia yang selalu berubah menjadi pertimbangan para warga untuk membeli emas disaat harganya yang saat ini sedang turun,  mereka khawatir jika mendekati hari lebaran harga emas semakin melonjak.
Saat ini harga logam mulia di sejumlah toko emas di kawasan ini menjual emas dengan harga Rp 375.000/gram-Rp 380.000/gram padahal sebelumnya harga emas berkisar Rp 410.000/gram - Rp 415.00/gram.
Harga ini tidak termasuk ongkos kerja jika pembeli menginginkan perubahan terhadap model perhiasan yang akan dibelinya. Sejumlah logam mulia yang diminati saat momen lebaran ini seperti gelang, kalung,  cincin dengan berbagai model yang bisa dibeli dengan harga sedikit lebih mahal.
Pedagang Emas di pusat perdagangan emas pasar pagi ramai dikunjungi masyarakat yang membeli maupun menukar barang berhargannya, bahkan ada juga yang menjual perhiasannya, hal ini ramai dilakukan disaat momen mendekati hari lebaran.
“Ini sudah biasa jika mendekati lebaran warga biasanya membeli emas, nanti setelah lebaran kebanyakan mereka menjual kembali, namanya juga hari raya kemungkinan emas itu digunakan untuk merayakan hari kemenangan itu,” kata Marjuki.
Emas menjadi pilihan warga karena selain bisa digunakan untuk mempercantik diri , emas juga memiliki nilai investasi yang tinggi,  karena para warga tidak pernah mengalami kerugian jika menyimpan emas. M4n

Prihatin Nasib Bocah Korban Kekerasan

Puji : Pembelajaran Bagi Warga Samarinda

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Kasus kekerasan terhadap  YT, ternyata mencuri perhatian istri Walikota Samarinda Hj Puji Setyowati. Didampingi Wakil Ketua TP PKK Samarinda Hj Sri Lestari, Jumat (18/07) kemarin  Puji menyambangi panti asuhan milik Dinas Sosial Pemprov Kaltim di Jl HM Riffadin, Kecamatan Loa Janan Ilir. Tempat dimana korban mendapat perlindungan sementara.
Puji mengakui kekerasan yang terjadi pada Putri  dari Marina ini merupakan kejadian yang sangat memprihatinkan bagi anak seumurannya. Menurutnya tak seharusnya YT mendapat perlakuan yang menyimpang dari orang tua, khususnya dalam hal ini ayah tiri dari YT itu sendiri.
“Harus diakui kita sebagai orang tua tidak menyangka kalau kejadian semacam ini masih terjadi di daerah sekarang, tentunya ini menjadi catatan penting bagi semua orang tua di kota Samarinda,” katanya.
Untuk itu khusus bagi korban, Puji menambahkan kedepan harus tetap mendapat penanganan khusus dari lembaga yang memang menangani terhadap perlindungan anak. Dengan harapan trauma yang dialami korban seiring waktu terus berkurang.
”Terpenting kita juga harus mengembalikan perkembangan anak tadi dengan menumbuhkan  kasih sayang dan perhatian orang tua terhadap anak yang saat ini memang sangat dibutuhkannya,” kata Puji.
Dia juga menginginkan kejadian  yang dialami YT setidaknya bisa menjadi pembelajaran terburuk yang pernah terjadi di kota Tepian dengan harapan  semoga tidak pernah terulang lagi bagi anak-anak yang lain.
”Karena anak merupakan amanah dari Allah SWT dan juga generasi  penerus bangsa, bagaimana mereka bisa tumbuh kuat dan tangguh kalau dia sendiri tidak diberikan kasih sayang dan pendidikan terhadap tumbuh kembang mereka,” pesan Ketua TP PKK Samarinda ini. M4n

Berzakat tak Harus di Bulan Ramadhan

SAMARINDA,Poskota Kaltim
Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak menyatakan bahwa zakat bagi setiap umat muslim hendaknya tidak hanya dilakukan pada saat bulan ramadhan, tetapi juga harus dilakukan di luar bulan ramadhan.
Kewajiban zakat adalah menyisihkan 2,5 persen dari pendapatan yang diperoleh.  Diharapkan setiap umat muslim dapat menyalurkannya dengan tepat. Apalagi, Negara ini memiliki Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), yang juga ada di daerah yakni Baznas Kaltim. Setiap masyarakat dapat menyalurkan zakat mereka ke lembaga ini. Karena lembaga ini merupakan lembaga resmi yang berwenang menerima dan menyalurkan zakat kepada kaum muslim yang tidak mampu.
“Saya berharap seluruh umat muslim di Kaltim dapat membiasakan diri untuk berzakat. Sehingga kita juga bisa berbagi kepada sesama. Tetapi, yang terpenting saat ini adalah bagaimana meningkatkan solidaritas kita terhadap sesama, terutama yang kurang mampu,” kata Awang Faroek Ishak di Kantor Gubernur Kaltim, kemarin lalu.
Menurut Awang, hal itu merupakan bentuk kepedulian pemerintah dan seluruh paguyuban dan ormas kepada masyarakat yang tidak mampu. Apalagi, potensi untuk berzakat dari seluruh pemangku kepentingan sangat besar. Karena itu, pemerintah patut menyadarkan.
“Potensi zakat ini sangat dahsyat untuk kehidupan kita. Sebab itu, jangan hanya dilakukan pada saat bulan ramadhan. Mari terus kita sosialisasikan pentingnya berzakat ini,” jelasnya.
Selain itu, gubernur juga mengimbau kepada perusahaan-perusahaan di Kaltim, mulai, perbankan, tambang batu bara, minyak, gas dan perkebunan hingga kehutanan untuk juga menggalang zakat untuk membantu sesama yang kurang mampu.
Sesuai Inpres 03/2014 tentang Optimalisasi Pengumpulan Zakat, diharapkan pegawai kementerian-kementerian, pemerintah provinsi hingga pemerintah kabupaten/kota dapat menyalurkan zakat ke Baznas.
“Saya yakin dengan menyalurkan zakat, kita semua mendapatkan berkah dari Allah SWT. Karena semua umat muslim telah terjalin kebersamaannya dengan penuh kasih sayang. Karena itu, saya terus mengatakan no day without solidarity atau tiada hari tanpa solidaritas. Maksudnya bagaimana kita bisa membiasakan diri untuk saling membantu sesama,” jelasnya. john

Selama Puasa Efektifitas Pelayanan Diutamakan

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Plt Sekprov Kaltim H Rusmadi mengatakan rasa bangga dan terimkasih kepada jajaran PNS Sekprov Kaltim meskipun menjalankan ibadah puasa1435 H tetap memberikan pelayanan secara maksimal kepada masyarakat.
"Semuanya harus dilandasi semangat pengabdian sebagai cerminan akhlaqul karimah selaku aparatur negara, abdi negara dan pelayanan masyarakat," kata Rusmadi pada pengajian rutin setiap Jumat selama bulan Ramadhan di ruang Ruhui Rahayu Kantor Gubernur Kaltim, Jumat (18/7).
Menurutnya, ibadah puasa yang telah dijalankan khususnya  kalangan PNS, kita ibaratkan petani yang menunggu hasil  panennnya. Karena itu akhir puasa ini perbanyak ibadah diantaranya membayar zakat.
"Manfaatkan bulan suci ini untuk berbagi kepada sesama dengan berzakat, karena zakat penting  bagi seorang Muslim, karena konsep zakat yang memiliki tujuan membersihkan harta dan mensucikan jiwa," ungkapnya.
Sementara itu ustad KH Hamri Haz juga Ketua MUI Kaltim menguraikan pentingnya arti zakat bagi mereka yang memenuhi kategori wajib zakat, yang menginginkan harta yang bersih dan jiwa yang suci, sehingga hidup menjadi berkah.
Karena zakat, kata dia, sebagai ibadah maaliyah ijtimaiyah (ibadah yang terkait dengan harta dan jiwa sosial yang dimiliki) adalah satu-satunya cara untuk membersihkan harta dari segala kekotoran yang menghinggapinya. Maka dari itu,tidak dapat ditawar-tawar lagi karena zakat adalah perintah Allah yang mutlak harus dipenuhi.
Dia menjelaskan bahwa membayar kewajiban menunaikan zakat fitrah atau zakat mal serta sedekah tidak akan menyebabkan harta yang dimiliki menjadi berkurang jumlahnya karena telah dikeluarkan zakatnya.
"Sebab itu, bagi umat Islam yang hendak menunaikan zakat tidak perlu ragu hartanya akan berkurang, karena sebenarnya zakat yang disalurkan merupakan hak orang lain yang dititipkan melalui tangan kita," ujarnya.
Dikatakannya, dengan membayar zakat lebih awal baik melalui lembaga amil zakat atau disalurkan langsung, masyarakat dapat lebih fokus melaksanakan ibadah Ramadhan dengan optimal terutama 10 hari terakhir. john

Gara-Gara Masak Mie, Ayah Tiri Siksa Anak

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Hanya karena lapar dan ingin memasak mie instans, seorang bocah perempuan di Samarinda mendapat kekerasan fisik dari ayah tiri dirumah kontrakannya. Tragisnya, sang anak mendapat penyiksaan hingga terancam mengalami kelumpuhan akibat beberapa tulang dikedua kakinya mengalami keretakan.
Yi, bocah berumur 6 tahun warga Jl Bung Tomo RT 05 Samarinda Seberang hanya bisa diam dipelukan Marlina ibu kandungnya,  saat sejumlah warga menjenguknya di Panti Sosial Perlindungan Anak milik Pemprov Kaltim, Jumat pagi (18/7).
Sebelumnya Yi dilarikan warga yang prihatin akan nasibnya karena mendapat siksaan dari ayah tiri Rs. Yi menjadi obyek kekerasan ayah tirinya lantaran lupa mematikan kompor gas,  saat membuat makanannya sendiri.
Selama orang tuanya berkerja, Yi memang kerap dikunci didalam rumah kontrakannya. Bocah 6 tahun ini selalu terkurung didalamnya tanpa ada teman yang menjagannya. Bahkan sejumlah tetangga yang tinggal tidak jauh dari rumahnya cukup kasihan melihat bocah itu.
Tidak ada yang tahu apakah bocah ini disiapkan makanan yang cukup saat bapak dan ibunya itu pergi berkerja. Kemungkinan saat itu korban kelaparan sehingga memutuskan untuk memasak. Namun hal itu justru memicu kemarahan sang ayah tiri yang berkerja sebagai sopir mobil pengantar barang disebuah toko elektronik di Samarinda Seberang.
Menggunakan sebuah sisir yang cukup besar, Rs memukul sekujur tubuh bocah 6 tahun ini hingga mengalami luka memar disekujur tubuhnya. Bahkan Yi terancam tidak bisa berjalan akibat adanya keretakan pada tulang kakinya.
warga yang kesal melihat perbuatan Rs langsung melaporkan ke pihak kepolisian. Kini Rs terancam mendekam lama di jeruji besi akibat perbuatannya. Laki-laki yang hanya mengenyam pendidikan hingga kelas 2 SMP ini mengaku jengkel melihat anaknya keluar dari jendela dan menghidupkan kompor.
“Saya jengkel ketika pulang Yi tidak ada dirumah. Padahal saat itu kompor gas didalam rumah menyala, karena jengkel itulah ia kemudian mencari Yi dan membawanya pulang, namun saya hanya memukul 2 kali menggunakan sisir,” kata Rs.
Sementara itu Kapolsekta Samarinda Seberang Kompol Hari Widodo mengatakan bahwa kasusnya saat ini sudah ditangani tim penyidik Reskrim Polsekta Samarinda Seberang. Meski sang ibu tidak melaporkan kasus ini ke pihak kepolisian, namun sejumlah warga yang prihatin akan kasus ini sudah melaporkannya ke pihak kepolisian.
“Kasusnya telah kita tangani meski sang ibu tidak menyampaikan surat laporan keberatan, namun karena warga yang melaporkan kekerasan ini maka kasusnya kita lanjutkan, apalagi pelakunya adalah bapak tiri,” kata Hari Widodo.
Berdasarkan laporan warga kejadian penganiayaan terhadap korban ini telah berulang kali terjadi,  atas perbuatannya polisi menjerat pelaku dengan pasal 80 nomor 23 tahun 2002 tentang Undang-Undang Perlindungan Anak dan pasal 351 kuhp tentang penganiayaan. M4n

Walikota 'Keok' di PN Samarinda

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Pengadilan Negeri (PN) Samarinda akhirnya memenangkan sebagian gugatan warga negara (citizen lawsuit) kepada pemerintah,  Rabu (16/7) siang. Pemerintah dinyatakan lalai menyediakan lingkungan bersih dan sehat bagi warga Negara.
Menanggapi kemenangan ini, empat orang penggiat lingkungan Kota Samarinda langsung melakukan aksi cukur rambut didepan pintu masuk PN Samarinda. Aksi ini dimaksudkan sebagai bentuk perlawanan terhadap pemerintah yang tidak peduli terhadap kelestarian lingkungan.
Dalam gugatannya Gerakan Samarinda Menggugat (GSM) mengajukan gugatan kepada Menteri ESDM, Menteri Lingkungan Hidup,  Gubernur Kaltim,  Walikota Samarinda dan DPRD Samarinda terkait aktivitas tambang batu bara di Samarinda dan dampak yang ditimbulkannya.
Setelah melalui proses persidangan cukup panjang, akhirnya majelis Hakim PN Samarinda Sugeng Hiyanto menyatakan bahwa para tergugat telah lalai menyediakan lingkungan yang sehat untuk kepentingan umum. Adanya korban jiwa warga Samarinda yang  tenggelam di kolam bekas tambang yang tidak direlokasi hingga banjir lumpur di sejumlah wilayah di Samarinda juga menjadi pertimbangan majelis hakim.
Atas putusan itu, Dinamisator Jaringan Tambang (Jatam) Kahar Al Bahri mengatakan bahwa apa yang disangkakan masyarakat saat ini terbukti, pemerintah tidak melakukan pengawasan dengan benar terhadap eksploitasi tambang batu bara yang ada di Samarinda. Terbukti, dengan banyaknya lubang bekas tambang yang tidak ditutup kembali dan mengakibatkan 8 anak tewas di danau bekas galian tambang.
“Ini bukti bahwa pemerintah lalai. Selama ini kita hanya mengira-ngira bahwa tidak ada pengawasan yang dilakukan pemerintah terhadap pembukaan lahan tambang batu bara di kota Samarinda,” kata Kahar.
Keputusan yang ditetapkan PN Samarinda disambut baik koordinator GSM Cornelius Tuah. Ini membuktikan bahwa warga Samarinda berhak untuk menggugat pemerintah apabila hak-haknya dirampas.
Bencana banjir, debu,  serta perubahan lingkungan yang terjadi di Samarinda akibat aktivitas tambang batu bara harus segera diselesaikan oleh pemerintah, hal ini sesuai dengan putusan PN Samarinda yang meminta segera kepada pemerintah untuk melakukan reklamasi terhadap lubang-lubang tambang yang hingga saat ini ada dan membahayakan warga Samarinda.
“Sekarang sudah terkonfirmasi bahwa bencana yang terjadi di Samarinda adalah akibat eksploitasi tambang batu bara yang ada disekitar kota Samarinda, sudah saatnya kita menuntut kepada pemerintah segera melakukan perbaikan lingkungan,” kata Tuah.
Sidang citizien lawsuit didaftarkan di PN Samarinda pada juli 2013 lalu, tuntutannya ada  empat belas materi gugatan yang didaftarkan ke PN Samarinda mulai dari evaluasi izin tambang di Samarinda secara menyeluruh dengan transparan hingga tuntutan mengembalikan ruang terbuka hijau (RTH) minimal 30 persen dari luas kota Samarinda.
Saat ini kota Samarinda memiliki luas 71.800 hektare, dimana sekitar 51 ribu hektare adalah lahan tambang batu bara pengantong izin usaha pertambangan (IUP) dari pemkot dan 5 izin PKB2B yang dikeluarkan pemerintah pusat.
Berdasarkan data banyaknya lubang bekas tambang yang ditinggalkan pengusaha tanpa penanganan reklamasi yang benar dan telah menewaskan 8 anak. M4n

Perdamaian Diego-Hendra Gagal

SAMARINDA, POskota Kaltim
Kasus perdamaiaan antara pemain naturalisasi Diego Micheil dengan korbannya Hendra kembali gagal. Setelah korban yang juga petugas Keamanan perumahan Pandan Harum Hill di Jl Kadrie Oening batal bertemu dengan Diego dan manajemen Mitra Kukar dengan alasan tidak jelas.
Kuasa Hukum Korban M Yasin mengatakan bahwa seharusnya Senin (02/06) kemarin pelaku yakni Diego melakukan pertemuan dengan korbannya Hendra didepan penyidik Polresta Samarinda.
"Seharusnya pukul 14.00 wita tadi, namun hingga saat ini 16.30 wita pelaku tidak datang, seharusnya mereka yang lebih proaktif dalam hal ini bukan justru korban yang seperti ini," kata Yasin.
Kedatangan pihaknya, kata dia, berdasarkan permintaan penyidik yang mengatakan bahwa akan ada upaya perdamaiaan yang coba difasilitasi oleh petugas, namun nyatanya justru kami yang terkesan berkeinginan mengejar perdamaiaan ini.
Sementara itu Wakil Kepala Satuan Reskrim AKP Suyono membantah ada pertemuan itu. Dia justru bendapat laporan jika ada pembicaraan perdamaiaan yang dilakukan pihak pelapor terhadap pihak terlapor. "Nanti saya cek dulu  ke penyidiknya," kata Suyono.
Sebelumnya pesepakbola naturalisasi, Diego Michiels (23) dilaporkan telah melakukan penganiayaan terhadap Hendra dan Penyidik Satreskrim Polresta Samarinda sudah resmi menetapkan pemain klub Mitra Kukar tersebut sebagai tersangka.
"Hari ini kita tetapkan Diego Michiels sebagai tersangka," kata Kasatreskrim Polresta Samarinda, Kompol Feby DP Hutagalung, kepada wartawan Jumat (23/5) lalu.
Kepolisian menilai mantan kekasih Nikita Willy itu bersikap kooperatif. Didampingi Manajer Operasional Mitra Kukar, Suwanto, Diego mendatangi Mapolresta Samarinda sore tadi, meski belum menerima panggilan dari kepolisian.
"Didampingi manajemen klubnya, dia menyerahkan diri datang ke kantor. Dia (Diego Michiels) datang setelah kita periksa Raphael Maitimo sebagai saksi," ujar Feby.
"Dari keterangan saksi (Raphael Maitimo), meyakinkan yang bersangkutan kita tetapkan sebagai tersangka. Kami punya bukti-bukti yang cukup untuk menetapkan tersangka dengan pasal 351 tentang penganiayaan," tambahnya.
Sebelumnya, manajemen Mitra Kukar masih berupaya damai kepada korban pelapor terkait kasus Diego. Namun Feby menegaskan, upaya damai itu adalah hal yang wajar.
"Kalau mengupayakan itu (damai) silakan dan kami tidak membatasi selama tidak melanggar aturan. Tapi jangan libatkan kami sebagai mediator upaya damai," tegas Feby. M4n

Dishub Kaltim Siapkan 30 Kapal Laut

Antisipasi Lonjakan Arus Mudik Lebaran 2014

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Untuk mengantisipasi arus mudik lebaran di Kaltim  tahun 2014, Dinas Perhubungan  Kaltim  menyiapkan sedikitnya 30 kapal laut,  kapal  itu terdiri dari kapal milik PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) maupun  kapal milik perusahaan swasta yang melayani angkutan lebaran pada empat pelabuhan laut di Kaltim. Yakni Pelabuhan Semayang, Balikpapan, Pelabuhan Samarinda, Pelabuhan Lok Tuan, Bontang, dan Pelabuhan Pondong, Paser.
“Ini khusus kapal yang melayani angkutan pada empat pelabuhan laut Kaltim. Mulai tahun ini jumlah kapal di Kaltara tidak dihitung karena telah menjadi provinsi sendiri,” ujar Kepala Dinas Perhubungan Kaltim, melalui Kepala Bidang Perhubungan Laut, Muhammad Rijali, di Samarinda, beberapa hari lalu.
Ditambahkan, apabila digabung dengan dua pelabuhan melayani angkutan lebaran antar provinsi di Kaltara, maka total jumlah kapal yang siap melayani angkutan lebaran di Kaltim menjadi 74 armada setelah ada tambahan satu kapal di Pelabuhan Samarinda. Kapal yang disiapkan dari Balikpapan terdapat 16 armada, antara lain Kapal Motor (KM) Dorolonda kapasitas 2.130 penumpang dengan tujuan Surabaya, Loan, Bitung, Ternate, Sorong, Manokwari, Nabire, Serul, Biak, dan Jaya Pura. Kemudian KM Bukit Siguntang kapasitas 2.003 penumpang yang siap melayani angkutan lebaran tujuan Pare-pare, Makassar, Bau-bau, Kupang, Laweleba, dan Maumere.
"Selanjutnya KM Madani Nusantara berkapasitas 650 penumpang untuk tujuan Pare-pare dan Makasar, KM Santika Nusantara berkapasitas 400 penumpang dengan tujuan Surabaya, dan KM Satria Pratama berkapasitas 238 penumpang dengan tujuan Mamuju,"ujarnya.
Kemudian Pelabuhan di Samarinda terdapat enam armada kapal, yakni KM Bukit Raya berkapasitas 1.518 penumpang dengan tujuan Pare-pare, Batu Licin, dan Surabaya, serta KM Pantokrator yang merupakan armada baru berkapasitas 2.000 penumpang dengan tujuan Pare-pare. Selanjutnya KM Queen Soya dan KM Prince Soya yang sama-sama berkapasitas 2.000 penumpang dengan tujuan Pare-pare, serta KM teratai Prima Dua berkapasita 150 penumpang, dan KM Tanjung Manis berkapasitas 168 penumpang dengan tujuan Pare-pare.
Sedangkan kapal yang melayani di Pelabuhan Bontang dan Pelabuhan Paser belum terdata nama, serta kapasitas penumpangnya. Menurutnya, dua pelabuhan laut tersebut baru beroperasi, sehingga nama-nama kapal yang beroperasi belum masuk ke Dishub Kaltim.
“Makanya kita belum pegang data riilnya. Meski begitu, dua pelabuhan itu sudah beroperasi dan siap melayani arus mudik dan balik lebaran. Hasil komunikasi yang kami lakukan, pekan depan akan dikirimkan nama-nama kapal apa saja yang beroperasi di dua pelabuhan itu,” kata Rijali.
Hanya saja,  Rijali memperkirakan penumpang kapal pada arus mudik dan balik lebaran 2014 ini menurun. Masyarakat dinilai lebih banyak memilih menggunakan pesawat.
"Alasannya, selisih biaya tidak terlalu jauh, kemudian waktu tempuh menggunakan pesawat lebih cepat ketimbang menggunakan kapal laut, sehingga diperkirakan arus mudik lebaran tahun ini akan menurun bila dibandingkan tahun sebelumnya,"pungkasnya. mar

Curah Hujan Tinggi

BMKG Minta Warga Waspada


SAMARINDA, Poskota Kaltim
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Temindung mengingatkan warga Samarinda agar mewaspadai banjir. Peringatan itu disampaikan menyusul sering turunnya hujan di wilayah Kota Samarinda beberapa hari kemarin.
"Kami kembali mengingatkan warga agar mewaspadai banjir khususnya di wilayah yang selama ini rawan tergenang," kata Kepala
BMKG Bandara Temindung Samarinda, Sutrisno.
Menurut Sutrisno, hujan yang mengguyur Kota Samarinda masih dalam kategori sedang. Curah hujan yang terjadi pada Jumat sore sekitar pukul 15.00 hingga pukul 17.00 Wita hanya sekitar 70 milimeter.
"Curah hujan mulai pukul 15.00 hingga 17.00 Wita sekitar 70 milimeter. Curah hujan di bawah 100 milimeter masih masuk kategori sedang dan di atas 100 milimeter kategori ekstrem. Kalau hujan seperti ini, biasanya genangan air hanya berlangsung sesaat. Tetapi warga tetap harus waspada dan terpenting menjaga lingkungan," katanya.
Hujan dengan kategori sedang masih berpotensi terjadi di wilayah Kota Samarinda dan beberapa kota lainnya di Kaltim dalam sepekan ke depan.
"Potensi terjadinya hujan dengan kategori sedang masih kemungkingan terjadi dalam satu pekan ke depan. Untuk musim kemarau di Kota Samarinda dan sejumlah wilayah lainnya di Kaltim diprediksi berlangsung pada Juni atau Juli 2014," ujarnya.
Meski demikian Sutrinso mengatakan, untuk jalur pelayaran dan penerbangan masih aman dan tidak ada kendala. Akibat hujan yang mengguyur Kota Samarinda sejak Minggu, sejumlah ruas jalan protokol di daerah itu tergenang.
Genangan air terlihat terjadi di kawasan Simpang Empat Mal Lembuswana dengan ketinggian air berkisar 40-50 cm. Genangan air setinggi 60 cm juga terlihat di kawasan Simpang Empat Jalan KH Wahid Hasyim dan Jalan PM Noor. Selain itu juga masih banyak lagi lokasi daerah lain yang juga mengalami banjir. aon

Hapuskan Buta Aksara di Kaltim

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Tingginya angka buta aksara di Kaltim dinilai Anggota Komisi IV DPRD Zain Taufik Nurrohman sangat memprihatinkan. Menurutnya tingkat buta aksara di Kaltim sangat berbanding terbalik dengan alokasi anggaran pendidikan sebanyak 20 persen dari APBD Kaltim baik kabupaten maupun kota.
“Buta aksara merupakan mereka yang tidak bisa membaca, menulis, maupun menghitung atau dengan kata lain ialah buta huruf. Data yang ada pada pemerintah menunjukkan sedikitnya ada 44.365 jiwa yang mengalami buta aksara di akhir tahun 2013. Hal ini tentu saja memprihatinkan mengingat program pemerintah baik provinsi maupun kabupaten/kota mengacu kepada peningkatan kualitas pendidikan yang ada di Kaltim,” ungkap Zain.
Zain meminta kepada Dinas Pendidikan beserta instansi terkait lainnya untuk saling berkoordinasi dalam memaksimalkan program pemberantasan buta aksara di seluruh provinsi Kaltim.
Zain juga mengakui pencapaian peningkatan kualitas sumber daya manusia yang maju dan berkembang akan terhalang dengan masih banyaknya jumlah buta aksara di Kaltim. Sehingga dikhawatirkan nantinya akan menimbulkan iklim perekonomian masyarakat yang tidak sehat, adil dan sejahtera.
Zain mengimbau sebaiknya Dinas Pendidikan di seluruh daerah wajib mensosialisasikan tentang pentingnya menempuh pendidikan baik di jalur formal maupun non-formal, terutama mempromosikan program kejar paket pendidikan masyarakat yang dinilai masuk kategori buta akasara.
“Kini, kebanyakan dari masyarakat yang mengalami buta aksara telah bekerja dengan baik sebagai buruh ataupun mencari kesibukan yang lainnya. Hal ini mungkin sedikit menjadi kendala dalam melakukan pemberantasan buta aksara. Diharapkan dengan sosialisasi program kejar paket dapat menarik minat mereka untuk kembali belajar, mengingat waktu belajarnya yang sangat fleksibel,” tutur Zain.
Zain dengan rekan-rekan dari Komisi IV lainnya mengaku sangat mendukung penuh terhadap kemajuan sumber daya manusia termasuk pemberantasan buta aksara di berbagai daerah. Zain mengharapkan baik Dinas Pendidikan maupun instansi terkait lainnya apabila mengalami kendala dalam pemberantasan buka aksara sebaiknya langsung segera berkoordinasi dan bertukar pikiran kepada  DPRD, sehingga masalah yang ada dapat menemukan solusi yang tepat.
“Komisi IV yang membidangi pendidikan tentunya akan menyambut baik serta akan membantu semaksimal mungkin sesuai dengan tupoksinya,” tandas Zain. hms/adv

Pusam U-21 Wajib Menang Hadapi Mitra U-21

Samarinda, Poskota Kaltim
Tim Pusam U-21 punya kewajiban untuk bisa memenangi pertandingan melawan tuan Mitra Kukar U-21 di Stadion Aji Imbut Tenggarong,Jumat (6/6) untuk bisa lolos menuju putaran 12 besar.
“Kita masih ada peluang lolos dari grup ini. Walaupun sangat berat, kita wajib mengalahkan Mitra. Kita percayakan kepada pemain, mereka bisa tampil dengan semangat tinggi,”jelas Manajer Pusam U-21 Ony Yahya di Samarinda, Senin.
Dijelaskan Ony posisi Putra Samarinda (Pusam) U-21 di klasemen sementara Indonesia Super League (ISL) U-21 sedang genting. Indra Permana Koting dkk terancam tidak lolos ke babak 12 besar. Pusam U-21 saat ini berada di peringkat ketiga dengan poin 9, sama dengan Mitra Kukar U-21 yang berada di peringkat kedua.
Namun Mitra U-21 masih unggul dalam selisih gol. Sementara peringkat teratas ditempati Persiba Balikpapan.
Persiba U-21 hampir dipastikan lolos. Hari ini Jumansyah dkk akan menghadapi Barito Putera U-21 di Stadion Demang Lehman Martapura. Barito U-21 merupakan tim terlemah di Grup IV.
Ony mengatakan,  di pertandingan terakhir Pusam U-21 akan kembali didampingi Heriansyah yang baru saja menjalani ibadah umrah. Heri-sapaan akrabnya-sudah melakukan evaluasi hasil pertandingan sebelumnya.
Pemain diminta meniru fighting spirit Pusam senior ketika bertanding melawan Persela Lamongan. Ketika itu Pusam tertinggal 0-2 dan pada akhirnya mampu menyamakan kedudukan menjadi 2-2.
“Kita yakinkan kepada pemain agar meniru semangat juang tim senior. Mereka tidak berhenti berjuang sebelum peluit berakhir. Dan itu pula yang harus dilakukan anak-anak melawan Mitra nanti. Berjuang hingga peluit akhir berbunyi,” ungkap Ony.
Pusam U-21, lanjut Ony, juga mengharapkan wasit yang memimpin pertandingan nanti bisa menjalankan tugasnya dengan bijak.
 Sebab di laga sebelumnya ketika melawan Persiba, Pusam U-21 kecewa dengan kepemimpinan wasit dan mengajukan surat protes ke PT Liga Indonesia.
 “Yang kami harapkan wasit bisa memimpin dengan baik. Kalau wasit sudah memimpin dengan baik, apapun hasil pertandingan nanti akan kami terima,” tegasnya. at

Program ODNR Perlu Disosialisasikan

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Jika Pemerintah Kota Samarinda, menetapkan program, One Day No Rice (ODNR) atau satu hari tanpa mengkonsumsi beras, maka harus disosialisasikan kepada warga. Pasalnya, konsumsi beras merupakan bagian dari kebiasaan masyarakat yang telah mengakar. Hal itu dikemukakan anggota DPRD Kota Samarinda, Sugiono, kemarin.
Menurutnya, konsumsi beras adalah hal kewajaran bagi masyarakat di Indonesia termasuk Kota Samarinda. Jadi, lanjutnya, perlu benar-benar disosialisasikan dengan baik. "Sosialisasi ini untuk menghindari penolakan dari warga Samarinda," kata Sugiono.
Dia mengatakan, tidak mudah mengubah pola pikir dan kebiasaan suatu masyarakat, terlebih hal itu menyangkut masalah kebiasaan pola makan.
"Saya mendengar bahwa pemerintah Samarinda akan  membahas aksi ini pada rapat bersama Kepala Badan Ketahan Pangan Samarinda untuk menentukan hari khusus bagi program tersebut. Ini baik untuk kemudian menjelaskan kepada masyarakat," kata dia.
Dia berharap, rencana itu bukan saja sekedar mengikuti program nasional saja, melainkan benar-benar dijalankan demi meningkatkan kesehatan masyarakat.
"Jangan setengah hati dalam melaksanakan sebuah kebaikan. Namun demikian tetap melalui tahapan dan sosialisasi yang tepat," ungkapnya.
Sebelumnya, Walikota Samarinda, H Syaharie Jaang, mengungkapkan program nasional sehari tanpa nasi  merupakan upaya diversifikasi pangan yang bertujuan meningkatkan kualitas makanan ke arah yang beragam, bergizi dan berimbang.
"Jadi, upaya pemerintah untuk mendukung program tadi jelas bertujuan untuk mengubah pola pikir masyarakat agar beralih ke makanan sehat, kendati program nasional ini dianggap menabrak kebiasaan yang sudah terlanjur menjadi kebudayaan masyarakat Indonesia," kata Jaang.
Jaang sendiri dengan antusias akan segera melakukan berbagai langkah guna mensukseskan program tersebut. "Untuk itu, saya akan terus berupaya mengkampanyekan program nasional ini mungkin bisa diawali mulai dari tingkat birokrasi di lingkungan pegawai pemkot maupun provinsi dulu. Karena jujur seperti saya pribadi sehari tanpa pisang rebus rasanya ada yang kurang, sehingga dengan adanya program ini artinya dalam satu hari saya harus siap memakan pisang saja," ungkap Syaharie Jaang.
Sementara, Kepala Badan Ketahanan Pangan dan Pelaksana Penyuluhan Daerah (BKP3D) Samarinda Ary Yasir Philipus, menambahkan, gerakan mengurangi makan nasi merupakan bagian upaya pemerintah untuk mensukseskan diversifikasi pangan nasional agar ketergantungan pada pangan tidak terlalu tinggi sehingga stabilitas pangan bisa tetap terjaga.
"Untuk itu, melalui kegiatan aksi ketahanan pangan yang hari ini dilaksanakan, maka kami menggaungkan slogan one day no rice atau satu hari tanpa makan beras," ungkap Ary Yasir Philipus.
Maksudnya lanjut dia, sejak bergulir setahun lalu, kampanye "One Day No Rice" itu, BKP3D Samarinda ingin mencoba untuk menyadarkan warga sebenarnya tanpa makan nasi pun bisa.
"Kami berharap, melalui hasil rapat bersama dewan ketahan pangan nanti, setidaknya sudah ada penetapan hari khusus untuk menjalankan program ini tadi," ujar Ary Yasir Philipus.
Sebagai gambaran, selera makan masyarakat Indonesia cenderung sulit diubah. Pola konsumsi pangan masyarakat Indonesia pada saat ini umumnya masih timpang, belum beragam dan bergizi seimbang. Tingkat konsumsi per kapita Indonesia sebesar 139 kg/ tahun.
Sementara untuk konsumsi hasil pertanian dari tanaman kelompok gramineae (beras, jagung dan terigu) di rumah tangga sebesar 316/gram per kapita/hari, padahal menurut Standar Pola Pangan Harapan (PPH) seharusnya 275 gram/hari saja.
Pada kenyataannya, konsumsi umbi –umbian hanya 40 gram per kapita per hari, jumlah ideal 100 gram per kapita per hari. Mengkonsumsi satu jenis karbohidrat secara terus menerus mampu menyebabkan gangguan kesehatan. tha

2.714 Anggota TNI dan Polri Siap Amankan TTG-N

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Sebanyak 2.714 pasukan dari TNI dan Polri siap mengamankan dan menyukseskan penyelenggaraan Gelar Teknologi Tepat Guna Nasional (TTG-N) XVI di Kaltim tahun ini, yang dilaksanakan sejak 18-23 Juni 2014, yang dipusatkan di Komplek Stadion Madya Sempaja Samarinda.
Kepala Seksi Operasional (Kasiops) Korem 091/ASN Letkol Inf TNI Waston Purba mengatakan, dengan jumlah tersebut diharapkan pengamanan pelaksanaan dapat berjalan dengan baik dan tertib.
“Jumlah tersebut terdiri dari TNI Angkatan Darat (AD), Angkatan Udara (UD), Angkatan Laut (AL) dan Polri. Semua siap diturunkan. Mulai dari Balikpapan hingga tempat pelaksanaan kegiatan diamankan. Apalagi, pelaksanaan ini Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan hadir, tentu pengamanan harus siap siaga,” kata Waston Purba usai rapat bersama panitia TTG-N Pemprov Kaltim di Kantor Gubernur Kaltim, Senin (2/6).
Menurut dia, ketika pengamanan presiden, sejak kedatangan hingga kepulangan presiden akan dijaga ketat dari personil yang akan diturunkan. Termasuk selama perjalan dari Balikpapan hingga ke Samarinda. Bahkan ketika presiden menginap juga dilakukan pengamanan yang ekstra ketat, sehingga keamanan bagi Presiden RI terjaga dengan baik.
Rencana Presiden akan menginap di Pendopo Lamin Etam Samarinda bersama ibu negara Ani Yudhoyono. “Kami berharap keamanan bagi kepala negara dapat terlaksana dengan baik. Bahkan tim sniper juga akan diturunkan sebanyak 1 regu. Yang jelas, ketika satu hari sebelum Presiden RI datang, pengamanan dilakukan,” jelasnya.
Dengan pengamanan ini, diharapkan penyelenggaraan TTG-N di Kaltim berlangsung sukses dan lancar. Apalagi, pelaksanaan tersebut akan diikuti peserta dari 34 Provinsi se Indonesia dengan jumlah peserta mencapai 7.000 orang dan dihadiri 12 menteri terkait.
Asisten Bidang Administrasi Umum H Sofyan Helmi yang juga sebagai panitia membidangi keamanan berharap dengan kondisi yang aman dalam penyelenggaraan tersebut, dapat mewujudkan penyebarluasan informasi berbagai teknologi tepat guna perdesaan yang dapat memberikan nilai tambah kepada masyarakat.
Apalagi, pelaksanaan tersebut dimaksud sebagai forum untuk menggali gagasan dan pemikiran dalam rangka penyusunan kebijakan pengembangan dan pemasyarakatan serta penerapan TTG perdesaan.
“Kami berharap pelaksanaan nanti tidak ada masalah yang mengganggu, sehingga kegiatan berlangsung sukses, termasuk ketika kedatangan dan kepulangan Presiden RI. Selain itu, kami juga berharap dengan pelaksanaan ini, dapat meningkatkan produktivitas dan daya saing bangsa menuju kemandirian masyarakat,” pungkasnya. mar

Pemprov Gelar Bazar Sejuta Buku 2014

SAMARINDA,Poiskota Kaltim
Dalam upaya pencanangan sekaligus mewujudkan Kaltim sebagai Provinsi Gemar Membaca serta sebagai upaya mendekatkan buku kepada seluruh lapisan masyarakat dan sarana informasi, transaksi maupun komunikasi antar masyarakat perbukuan, Badan Perpustakaan Provinsi Kaltim mengelar Bazar Sejuta Buku 2014. Kegiatan ini resmi dibuka Plt Sekprov Kaltim H Rusmadi mewakili Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak di halaman kantor perpustakaan Kaltim, Senin (2/6).
Pada kesempatan itu Rusmadi mengatakan, di era globalisasi dewasa ini, perkembangan teknologi dalam memberdayakan peran perpustakaan, sudah merupakan kebutuhan. Era perpustakaan digital dan keberadaan perpustakaan keliling digital perlu disikapi secara positif. Begitu juga  akses masyarakat ke perpustakaan melalui internet, perlu direspon dan terus dikembangkan.
"Melalui pelayanan dan kemudahan akses, masyarakat akan lebih tertarik mengunjungi perpustakaan. Minat berkunjung ke perpustakaan, akan mempercepat proses menuju bangsa yang cerdas dan berbudaya ilmiah.," ujarnya.
Mengingat pentingnya perpustakaan  dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, pada masa kini dan masa yang akan datang, maka sangatlah penting untuk dikembangkan semua jenis perpustakaan pada setiap kantor pemerintah dan swasta, baik lembaga pendidikan, dari tingkat dasar sampai perguruan tinggi.
Selain itu,perpustakaan umum yang telah tersedia di seluruh provinsi, kabupaten, kota hingga kecamatan, perlu terus menerus ditingkatkan peran dan fungsinya. Perpustakaan keliling yang berada di setiap kabupaten, kota, perlu ditingkatkan pelayanannya dan diperluas jangkauannya, hingga ke pelosok-pelosok desa.
"Upaya menumbuhkan pemberdayaan perpustakaan di masyarakat, kehadiran perpustakaan di lingkungan keluarga, mulai dari keluarga kita sendiri  sebaiknya menyediakan buku-buku bacaan untuk memenuhi kebutuhan informasi bagi keluarganya," ujarnya.
Sementara itu Kepala Badan Perpustakaan  Kaltim Hj Sri Sulasmi Retno Wijayanti, pameran buku yang berkualitas tersebut dikemas dengan berbagai kegiatan guna meningkatkan minat baca masyarakat dengan harga buku relatif murah.
“Pameran sejuta buku tahun ini  mendatangkan 50 penerbit nasinal  dengan jumlah buku yang dipamerkan  sekitar 200 ribu judul dengan berbagai ragam jenis buku," jelasnya.
Diantaranya, terdiri buku anak-anak dan remaja, pendidikan, sains, iptek, agama dan ekonomi, novel serta sastra. Kegiatan pameran tidak hanya sekedar diisi pameran buku tetapi digelar berbagai kegiatan edukasi dan entertaint (hiburan) yang mampu mengasah kreatifitas dan imajinasi seluruh kalangan masyarakat Kaltim.
Dijelaskan, memadukan kegiatan pendukung melalui acara wisata buku, games (permainan) pengunjung, lomba-lomba serta hiburan dan talkshow (bincang bareng) dengan  tokoh (publik figure) dan penulis terkenal nusantara yakni Alvin Adam dan Dewi Lestari juga seoramg penyanyi dan penulis.
“Kegiatan ini juga agar masyarakat mampu memperoleh buku-buku bacaan yang berkualitas. Sehingga berimbas pada peningkatan minat dan kegemaran baca masyarakat,” ujarnya.
Pameran buku yang dilaksanakan selama delapan hari sejak 2 hingga 9 Juni  di rangkai Nota kesepahaman (Memorandum Of Understanding (MoU) tentang kerjsama perpustakaan antara Badan Perpustakaan Kaltim oleh Hj Sri Sulasmi Retno Wijayanti, dengan Kepala Dinas Sosial Kaltim Hj Siti Rusmalia Idrus dan Kepala Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Hukun dan HAM Kaltim Darmaji di saksikan langsung Plt Sekprov Kaltim H Rusmadi, dirangkai peluncuran mobil perpustakaan. john

Kaltim Bakal Bangun Perpustakaan Representatif

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Kaltim akan memiliki gedung perpustakaan representatif untuk memenuhi kebutuhan warga atas buku dan media informasi lainnya. Lahan untuk pembangunan gedung berstandar nasional tersebut sudah terseeia yang berlokasi din Jl Perjuangan Sempaja Samarinda seluas 2 hektar.
"Rencana pembangunan gedung tersebut diharapkan segera terwujud karena  sudah mendapat persetujuan Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak," kata Kepala Badan Perpustakaan Kaltim Hj Sri Sulasmi Retno Wijayanti, saat diikonfirmasi di Samarinda Senin (2/5).
Saat ini sudah dilaksanakan Proyek Detail Engineering Design (DED) belum dilakukan pembangunan fisiknya, meskipun demikian gedung perpustakaan yang resprentatif bakal terbangun karena mendapat perhatian Gubernur.
Dijelaskan gedung Perpustakaan Kaltim di Jl Juanda Samarinda saat ini dinilai sudah tidak layak. Selain karena aksesnya yang sulit, kapasitas ruangan sudah tak sebanding dengan jumlah pengunjung yang mencapai 2.000 orang per hari. Tempat ini juga tidak memiliki ruang baca dan belajar yang terpisah, layaknya perpustakaan berstandar internasional.
"Meskipuh gedung baru sudah terwujud tentunya tidak akan  langsung pindah, gedung lama akan dimanfaatkan sebagai pusat informasi layanan," ujarnya.
Gedung itu nantinya selain bertujuan meningkatkan minat baca masyarakat supaya lebih cerdas, pembangunan perpustakaan ini bertujuan menyediakan sarana penyimpanan koleksi-koleksi perpustakaan yang lebih representatif. john

Pemprov Bantu Dosen PTN dan PTS

SAMARINDA, Poskota  Kaltim
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim melalui Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Kaltim memberikan bantuan biaya penelitian bagi peneliti (dosen) dari Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Kaltim.   Bantuan tersebut diberikan sesuai harapan Gubernur Kaltim  H Awang Faroek Ishak agar hasil penelitian para dosen di Kaltim dapat diimplementasikan dan dimanfaatkan dalam mendukung program pembangunan daerah.
“Ini merupakan tindak lanjut dari keinginan gubernur untuk memberikan fasilitas kepada dosen perguruan tinggi negeri dan swasta pada tahun ini. Kami berharap penelitian ini dapat memberi manfaat bagi penyelenggaraan program pembangunan yang dilakukan masing-masing SKPD di lingkungan Pemprov Kaltim maupun kabupaten/kota se Kaltim,” kata Kepala Balibangda Kaltim Hj Halda Arsyad didampingi Kepala Bidang Kesejahteraan Rakyat dan Kemasyarakatan M Nasir di Kantor Balitbangda Kaltim, Senin (2/6).
Bantuan tersebut dilakukan sejak 2012 yang alokasinya mencapai Rp450 juta untuk 10 judul penelitian. Sedangkan 2013 juga mencapai Rp450 juta untuk 11 judul penelitian. Diharapkan tahun ini dari alokasi Rp450 juta juga dapat menetapkan 10 judul penelitian yang akan diimplementasikan ke masing-masing SKPD di lingkungan Pemprov Kaltim, sehingga dapat memberikan manfaat dalam pelaksanaan program pembangunan yang telah direncanakan.
Pemprov berharap, dari hasil penelitian tersebut dapat dimanfaatkan masing-masing SKPD di lingkungan Pemprov Kaltim. “Terkait implementasi hasil penelitian yang telah dilakukan sejak dua tahun lalu, semua itu kami kembalikan kepada masing-masing SKPD merealisasikannya. Karena, Balitbangda Kaltim sebagai penyelenggara kegiatan hanya memberikan motivasi kepada para dosen untuk melakukan penelitian, sebagai wujud perhatian Pemprov Kaltim kepada para dosen dan diharapkan semua itu dapat bermanfaat,” jelasnya.
Dia mengatakan, setiap penelitian akan didampingi dan dibimbing oleh Dewan Riset Pemprov Kaltim. Karena, diharapkan hasil penelitian dapat menjadi penentu kebijakan pemerintah untuk pengembangan peluang usaha jika memang masuk dalam sektor dunia usaha dan peningkatkan penghasilan bagi masyarakat.
Ada beberapa penelitian yang telah terealisasi di Kaltim, yakni cara pemindaian wilayah yang rawan bencana dengan basis website. Selain itu, di Tarakan penelitian tentang buah chitosan untuk alat pengawet alami dan bisa dimanfaatkan untuk sektor perikanan.
Selain itu, bagi para dosen yang berminat untuk melakukan penelitian, sesuai syarat yang telah ditentukan Balitbangda Kaltim, bisa saja mendaftarkan diri ke Kantor Balitbangda Kaltim, Jalan MT Haryono Samarinda, No.126 atau mendaftarkan diri melalui via website http://litbang.kaltimprov.go.id dan via mail, yakni humas@litbang.kaltimprov.go.id.
“Pendaftaran telah kami buka sejak 23 Mei hingga 6 Juni ini. Tetapi hingga saat ini baru 4 proposal penelitian yang baru diajukan. Diharapkan para dosen di Kaltim dapat mengikuti program ini, sehingga Pemprov Kaltim dapat menerima masukan yang berharga dalam proses penyelenggaraan pembangunan di daerah,” jelasnya.
Kegiatan ini lebih difokuskan pada peningkatan 5 pilar program pembangunan yang dilakukan Pemprov Kaltim, salah satunya adalah program peningkatan kualitas pendidikan, pertanian dalam arti luas dan kesehatan. mar

Gubernur Larang Pungutan PSB

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Gubernur Kaltim  H Awang Faroek Ishak melarang pihak sekolah negeri, baik jenjang Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) untuk memungut biaya Penerimaan Siswa Baru (PSB).
"PSB bagi sekolah negeri telah ditanggung dari masing Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota, sehingga hal itu tidak perlu dilakukan sekolah negeri di Kaltim. Saya kira sekolah negeri tidak perlu lagi ada pungutan biaya. Karena semua itu sudah ditanggung masing-masing sekolah, kecuali sekolah swasta. Saya harap ini tidak boleh terjadi,” kata Awang Faroek Ishak akhir pekan lalu di Kantor Gubernur Kaltim.
Awang berharap dari PSB, masing-masing orang tua siswa tidak memaksakan diri dalam menentukan pilihan sekolah yang akan dipilih anak mereka. Karena, dengan memaksakan kehendak, tentu akan memberikan dampak tidak baik terhadap perkembangan pola pikir anak.
Orang tua diharapkan memberikan kebebasan kepada anak untuk memilih sekolah yang diinginkan. Sehingga, anak-anak mampu berkreasi dalam berpikir. “Saya pikir semua orang tua berharap anak mereka bisa masuk sekolah negeri atau unggulan. Tapi, saya mengimbau, biarkanlah anak-anak menentukan pilihan mereka, sehingga dengan begitu anak-anak lebih kreatif dalam berpikir dan mampu menunjukkan prestasi mereka sesuai dengan kemampuan dan keahlian yang dimiliki,” jelasnya.
Dengan kebebasan anak memilih sekolah, diharapkan kemampuan berpikir dan kreatifitas anak lebih baik. Karena, sekolah yang diinginkan adalah sekolah yang disuka.
Pemerintah juga tidak menganjurkan kepada orang tua untuk mendaftarkan anak mereka agar memilih sekolah unggulan atau sekolah negeri. Karena, semua itu tergantung pilihan dari anak-anak.
“Semoga apa yang menjadi pilihan anak mampu mewujudkan cita-cita mereka menjadi kebanggan orang tua, daerah dan negara ini,” jelasnya. mar

PLN Samarinda Tindak 400 Pelanggan Nakal

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Perusahaan Listrik Negara (PLN) Cabang Samarinda kini serius menangani pencurian listrik di Kota Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim). Setidaknya sudah ada 10 tim yang dibentuk untuk melakukan penyisiran dari rumah ke rumah.
“Kami punya 10 tim yang melakukan operasi penertiban. Setiap tim terdiri dari tiga orang. Mereka jalan setiap hari memeriksa setiap rumah,” kata Kepala Cabang PLN Samarinda, Ismail Deu, Sabtu (31/5) lalu.
Dia menjelaskan, dengan tim ini pihaknya tak perlu lagi memeriksa data pelanggan yang mencurigakan. Namun langsung memeriksa satu per satu setiap rumah. Hasilnya, sepanjang Tahun 2014, sekira 400 pelanggan terjaring dalam operasi ini.
Jumlah pelanggaran tersebut terbagi menjadi empat bagian, mulai dari yang paling ringan hingga paling berat. Ismail menjelaskan, pelanggaran sambungan listrik PLN terbagi menjadi empat bagian. Pelanggaran pertama atau biasa disebut P1 adalah pelanggaran terhadap MCB yang tidak sesuai dengan daya kontrak atau dengan mengganti MCB.
P2 adalah pelanggaran alat pengukur pemakaian jumlah KWh. Untuk P3 adalah pelanggaran sambungan langsung tanpa melalui KWh meter. Sedangkan P4 adalah pelanggaran sambungan langsung tanpa melalui KWh meter atau masyarakat yang tidak pernah menjadi pelanggan PLN tetapi di rumahnya terdapat aliran listrik dari PLN.
Ismail menyebutkan, pelanggaran paling banyak adalah P1 dan P4. Bahkan untuk P4, tercatat sekira 20 persen dari total temuan pelanggaran PLN Samarinda adalah pelanggaran jenis P4.
“Banyak kita dapatkan warga yang langsung mencantol aliran listrik dari PLN. Ada yang melalui sambungan rumah lain, tak sedikit juga yang mengambil langsung dari jaringan kami di tiang listrik,” sebut Ismail.
Untuk hukuman, pihaknya memberikan hukuman administrasi berupa denda. Sedangkan untuk pelanggaran P4, selain denda, juga diupayakan hukuman pidana dengan menyerahkan ke aparat kepolisian.
“Untuk pelanggaran P4, masih kami data. Belum ada yang kita serahkan ke kepolisian, masih menunggu hasil rekap pelanggaran,” katanya.
PLN Cabang Samarinda mampu meraup denda atas pelanggaran pelanggan sebanyak Rp1,6 miliar.  Denda sebanyak itu merupakan hasil operasi pelanggaran yang dilakukan sepanjang tahun 2014.
“Ya, kita berhasil menghimpun denda dari pelanggaran yang dilakukan masyarakat dengan total Rp1,6 milyar dari Januari 2014 hingga Mei 2014,” kata Ismail .
Jumlah denda tersebut dihimpun dari 400 pelanggan yang kedapatan melakukan pelanggaran. Ismail menyebut, angka pelanggaran tersebut cukup besar dan belum seluruh wilayah Samarinda yang disisir.
“Kami akan mengintensifkan kinerja tim operasi penyisiran untuk menyisir langsung ke rumah-rumah warga,” tambahnya.
Ismail mengakui, akibat pelanggaran yang banyak tersebut, PLN Samarinda harus kehilangan daya yang sangat besar. Tak heran jika banyak daya listrik yang hilang dan merugikan PLN. M4n

Penyebaran Virus MERS Terus Diwaspadai

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Maraknya penyebaran  dan  kemungkinan  masuknya Virus Middle East Respiratory Syndrome (MERS) atau sindrom pernapasan asal Arab Saudi ke wilayah Kaltim terus diwaspadai, virus MERS yang menyerang jamaah Umroh Indonesia ketika tiba di Tanah Air menimbulkan kekhawatiran pada masyarakat. Saat ini di Kaltim, untuk mengantisipasi kejadian jamaah Umroh  yang tertular ataupun membawa virus MERS dapat dipantau kesehatannya di RSU Abdul Wahab Syahranie di Samarinda.
“Kami sudah menyiapkan petugas kesehatan khusus untuk menangani kasus MERS. Tentunya juga dengan alat memadai yang diberikan olh Kemenkes. Alat kami boleh dikatakan telah lengkap dan memenuhi standar”,  kata Dirut RSUD Abdul Wahab Sjahrani (AWS) Samarinda, Rachim Dinata beberapa hari lalu.
Rachim menambahkan RSU. AW. Syahranie menyediakan 8 tempat tidur untuk pasien  di ruang khusus dengan  perlengkapan dan siap di fungsikan apabila ada indikasi penyakit MERS.
Sementara itu, IDI Kaltim menghimbau masyarakat selalu waspada dan mematuhi anjuran dokter dengan menjaga kebersihan dan kesehatan tubuh. Selama masyarakat sehat, gizi terpenuhi, tidur cukup, pakai masker bila ada yang batuk, cuci tangan sebelum dan sesudah makan, menghindarkan penularan virus tersebut. Bagi yang melaksanakan umroh hindari kontak dengan binatang unta selama di Timur Tengah.
"Kunci pencegahan virus MERS itu adalah perilaku hidup bersih dan sehat. Ini yang terus kita ingatkan kepada seluruh jamaah selama berada di tanah suci," ujar Pengurus Ikatan Dokter Indonesia (IDI) wilayah Kaltim Spesialis Paru, dr. Donny Irfandi.
Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kaltim terus proaktif mengantisipasi penularan penyakit mematikan, termasuk Middle East Respiratory Syndrome (MERS) yang kini meresahkan jamaah umroh asal Indonesia. Selain memiliki fungsi kuratif, dokter pada hakikatnya juga harus memiliki tanggung jawab mencegah penularan penyakit dengan aktif mensosialisasikan.
"Dokter harus proaktif melakukan sosialisasi. Berikan informasi sedetail mungkin terkait virus MERS ini supaya masyarakat paham dan tidak panik,” katanya.
Doni menyarankan masyarakat menghindarinya dengan mencuci tangan menggunakan sabun antiseptik. Kemudian mempraktikkan etika batuk dan bersin yang baik dengan menutup mulut dan hidung dengan tangan, serta menghindari kontak dengan orang sakit.
Para jamaah yang akan menunaikan ibadah umrah juga diminta berhati-hati memilih makanan selama di Arab Saudi. “Terpenting mengenakan masker dan menjalankan pola hidup bersih dan sehat,” sebutnya.
Gejala penyakitnya, terang Doni, penderita akan merasakan sesak napas dengan suhu tubuh tinggi mencapai 38 derajat celsius dan tekanan darah mencapai 120/80. Penularannya biasanya melalui penularan langsung, yakni melalui cairan penderita yang batuk atau bersin.
Penularannya juga bisa secara tidak langsung, yakni melalui sentuhan benda-benda yang terkontiminasi virus. Termasuk kontak langsung dengan penderita.
"Virus tersebut dapat dicegah dengan membiasakan diri hidup sehat selama berada di Arab Saudi. Hidup sehat itu dapat dimulai dari hal kecil, misalnya rajin mencuci tangan. Kunci pencegahan virus MERS itu adalah perilaku hidup bersih dan sehat. Ini yang terus kita ingatkan kepada seluruh jamaah selama berada di tanah suci," tandasnya.
Selain itu, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltim juga mengakui  terus mewaspadai kemungkinan penyebaran atau masuknya Virus Middle East Respiratory Syndrome (MERS) atau sindrom pernapasan asal Arab Saudi ke wilayah Kaltim.
"Sejak merebaknya virus MERS di Arab Saudi, dinas telah melakukan sosialisasi ke kabupaten/kota tentang tindakan upaya pecegahan penyebarannya. Makanya sosialisasi juga melibatkan pengusaha travel haji dan umrah yang ada di Kaltim. Maksudnya agar travel turut mensosialisasikan upaya pencegahannya kepada calon jamaah,“ kata Kepala Bidang Pemberantasan Penyakit Dinas Kesehatan Kaltim Nurhasanah.
Dinkes juga sudah memasang thermal scanner atau alat deteksi temperatur suhu tubuh penumpang di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman
Sepinggan Balikpapan. Pemasangan alat itu dilakukan untuk mengantisipasi masuknya virus MERS ke Kaltim. Utamanya melalui penumpang yang habis melakukan perjalanan ke negara penyebarannya.
Nurhasanah mengimbau semua pihak tidak perlu terlalu khawatir terhadap penyebaran penyakit Flu Arab Saudi tersebut. Virus MERS hanya menyerang orang dengan daya tahan tubuh lemah. Artinya, mereka yang dapat menjaga kondisi badan tetap fit tidak perlu khawtir tertular.
“Paling penting masyarakat yang melaksanakan ibadah umroh harus menjaga kondisi kesehatannya serta menyiapkan segala sesuatunya agar tidak tertular penyakit itu saat berada di Tanah Suci," pungkasnya. mar

SPPN Samarinda Luluskan 90 Siswa

SAMARINDA,Poskota Kaltim
Kelulusan bukanlah merupakan langkah akhir, tetapi merupakan langkah awal bagi para siswa dan siswi untuk melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi. Pemprov Kaltim memberikan dukungan pendidikan yang lebih tinggi melalui pemberian beasiswa. Demikian dikatakan Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Kaltim H Ibrahim saat pengukuhan lulusan siswa Sekolah Pertanian Pembangunan Negeri (SPPN) Samarinda Angkatan 46 Tahun Ajaran 2012/2013 di Samarinda kemarin.
Ibrahim menyampaikan bahwa keseriusan Pemprov Kaltim dalam membangun dan meningkatkan Sumber Daya Manusia melalui pendidikan diwujudkan dengan pemberian beasiswa untuk berbagai jenjang pendidikan. Tidak terkecuali untuk bidang pertanian, beasiswa yang diberikan sangat besar dan terbuka bagi semua anak-anak di seluruh Kaltim.
Salah satu beasiswa yang diberikan Pemprov Kaltim untuk  beasiswa belajar pada Sekolah Tinggi Penyuluh Pertanian di Subang dan Politeknik Agroindustri Sang Hyang Seri di Sukamandi Jawa Barat dengan bidang studi pertanian, perikanan dan peternakan.
”Saya berharap semua beasiswa yang disediakand apat dimantaafkan oleh para lulusan SPP Samarinda, sehingga ilmu yang didapat akan berguna kelak,” ujarnya.
Dia berpesan agar para siswa yang lulus tuntuk melanjutkan keperguruan tinggi, sedangkan yang tidak kuliah jangan berpikir menjadi PNS tetapi jadilah pengusaha andal di bidang pertanian.
"Mereka sudah memiliki ilmu berbagai ketrampilan pertanian, sehingga bisa memgembangkan ilmu pertanian dengan konsep terpadu kepada masyarakat," ujarnya.
Selain itu pasca migas habis sektor pertanian akan menopang perekonomian di Kaltim, sehingga jangan ragu para oramngb tua untuk menyekolahan anaknya di SPP, karena selama mabusia masih hidup pasti perlu makan sehingga pertanian akan terus berkembang dengan berbagai teknologi modern.
Terkait penerimaan siswa baru di SPP ada kebijakan baru pada penerimaan siswa di utamakan pada  senrtra-sentra pertanian di kabupaten/kota, khususnya pedesaan, hal ini untuk mencetak generasi pertanian yang andal juga menjawab kekurangan tenaga pertanian yang saat ini semakin berkurang.
Sementara itu, Kepala Sekolah Pertanian Pembangunan  (SPPN) Samarinda, Hj Marfiatun mengatakan sekolah yang merupakan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Dinas Pertanian Tanaman Pangan Kaltim ini memiliki visi mencetak sumber daya manusia bidang pertanian yang profesional, berjiwa enterpreneurship dan mandiri serta berwaasan global.
Pada kelulusan angkatan 46 tahun ajaran 2012/2013, sebanyak 90 siswa lulus 100 persen terdiri dari jurusan Agrobisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura. Diharapkan para lulusan dapat meningkatkan pengetahuannya dengan memanfaatkan fasilitas beasiswa yang ditawarkan oleh Pemprov Kaltim, sehingga nantinya seluruh ilmu yang didapat akan berguna bagi masyarakat sekitarnya. john

SKPD Harus Gotong Royong Sukseskan TTGN

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPM-PD) Kaltim HM Jauhar Efendi mengatakan, sesuai dengan arahan Gubernur Kaltim  H Awang Faroek Ishak, diharapkan  seluruh satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di lingkungan Pemprov Kaltim agar bergotong royong menyukseskan Gelar Teknologi Tepat Guna Nasional (TTGN) XVI Kaltim yang akan dilaksanakan pada 18-23 Juni 2014 di Samarinda.
“Gubernur berharap agar semua SKPD bergotong royong menyukseskan penyelenggaraan Gelar TTGN XVI di Kaltim. Seluruh SKPD wajib mendukung,” kata Jauhar Efendi beberapa hari lalu.
Ditambahkan, event rutin nasional ini rencananya akan dibuka Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), dipusatkan di Komplek Stadion Madya Sempaja Samarinda. Karena itu, seluruh SKPD wajib menyukseskan kegiatan ini, sejak awal hingga akhir pelaksanaan acara. Misal, terkait transportasi, akomodasi, konsumsi hingga pelayanan terhadap peserta patut dipersiapkan dengan baik. Termasuk mengenai penerima tamu ketika pembukaan dan penutupan acara.
“Pada prinsipnya, gubernur berharap panitia daerah mampu memberikan pelayanan yang baik kepada seluruh peserta. Sehingga tamu atau peserta yang hadir merasa senang dan bangga dapat berkunjung ke daerah ini, begitu pula  semua pihak dapat berperan aktif, tidak terkecuali para pimpinan SKPD, termasuk saat melayani para tamu penting hingga para gubernur se-Indonesia,"ujarnya. 
Berkaitan tugas pelayanan sebagai perwira pendamping (LO) tamu undangan dan kontingen dari 33 provinsi se Indonesia. Jajaran SKPD yang bertugas sebagai LO diminta memberikan pelayanan terbaik mulai dari kedatangan di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan, selama di Samarinda, hingga kepulangan.
“Semua harus dipersiapkan. Kendaraan, hingga pelayanan yang diberikan harus disiapkan sesuai protap undangan resmi. LO harus bertanggung jawab selama tamu undangan di sini. Berikan service terbaik agar mereka senang,” serunya.
Menyikapi masalah ketersedian pasokan listrik selama penyelenggaran, gubernur mengaku lega karena persoalan tersebut sudah bisa diatasi. PLN Samarinda memastikan siap mendukung pasokan listrik baik saat pembukaan yang dihadiri presiden dan pejabat tinggi negara lainnya, maupun selama penyelenggaraan Gelar TTG Nasional.
Solusinya antara lain mendukung daya dari aliran listrik PLN, serta menyediakan 5 genset dengan kapasitas 630 kva setiap gensetnya untuk menutupi kekurangan daya pasokan listrik selama penyelenggaraan.
Pada kesempatan itu, gubernur juga meminta SKPD Kaltim memasang baleho di sepanjang jalan Balikpapan – Samarinda, hingga sepanjang jalan menuju Stadion Sempaja. Ini dalam rangka memaksimalkan publikasi dan menyemarakkan penyelenggaraan Gelar TTG Nasional.
Setiap SKPD diinstruksikan memasang minimal dua baleho bertuliskan penyelenggaraan Gelar TTG Nasional beserta temanya. Untuk pengaturan tata letaknya menjadi tanggung jawab Diskominfo Kaltim bersama Biro Humas dan Protokol Setprov Kaltim.
"Selain itu, pihak perbankan, perhotelan, pertambangan, perkebunan, termasuk kehutanan juga diminta terlibat. SKPD teknis membidangi sektor terkait diminta mengkoordinasikan perusahaaan-perusahaan tersebut untuk memasang umbul-umbul minimal lima buah di sepanjang jalan Balikpapan – Samarinda, hingga menuju Stadion Sempaja,"pungkasnya. mar

KKS Mesti Jadi Pelopor Pembangunan di Kaltim

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Wakil Gubernur (Wagub) Kaltim HM Mukmin Faisyal HP menaruh harapan besar kepada Kerukunan Keluarga Soppeng (KKS), baik secara nasional maupun di daerah, khususnya di Kaltim dapat menjadi pelopor pembangunan, terutama pembangunan di daerah.
Karena, sebagai komunitas suku di negara ini, KKS memiliki peran penting dalam mendukung program pembangunan yang dilakukan pemerintah, terutama pemerintah daerah di Kaltim.
“Pemprov Kaltim sangat berterima kasih kepada seluruh Kerukunan Keluarga Soppeng, terutama yang berada di Kaltim. Karena hingga saat ini pemerintah daerah mampu melaksanakan program pembangunan dengan baik dan sukses. Sebab, semua itu tidak lepas dari peran warga Soppeng yang bekerja di masing-masing sektor, baik pemerintahan maupun swasta,” kata Mukmin Faisyal saat membuka Musyawarah Nasional (Munas) IV KKS di Kaltim, Jumat malam (30/5).
Pemprov Kaltim juga mengapresiasi kepada KKS di Kaltim, bahwa hingga saat ini warga Soppeng tidak pernah meresahkan masyarakat di daerah. Misal, membuat keributan atau kerusuhan antar penduduk.
Pemerintah daerah berharap kondisi tersebut dapat terus dijaga dengan baik, sehingga KKS di Kaltim mampu bersama pemerintah menjaga kondusifitas di daerah, agar penyelenggaraan pembangunan dapat berjalan dengan baik dan sukses di masa akan datang.
“Saya yakin semua warga Soppeng baik-baik, sopan santun dan ringan tangan, yakni suka membantu kepada warga yang tidak mampu. Karena itu, kami berharap warga Soppeng atau KKS harus menjadi pelopor pembangunan di daerah ini, sehingga mampu mensejahterakan rakyat di daerah,” jelasnya.
Selain itu, diharapkan warga Soppeng di Kaltim terus berbuat yang terbaik bagi daerah. Misal, dengan cara, ketika ada bencana banjir atau kebakaran, warga Soppeng turut membantu memberikan dukungan, yakni bisa dengan memberikan bantuan dana atau pakaian layak pakai dan sembilan bahan pokok (Sembako).
Agar kerukunan tersebut terus berjalan baik, maka diharapkan warga Soppeng dapat saling menghargai dan menghormati sesama suku, termasuk antar suku, agama dan pandangan politik.
“Karena, dengan adanya kerukunan yang baik, maka setiap daerah akan mampu mewujudkan pembangunan yang lebih baik. Sebab, dengan kerukunan yang baik akan memberikan stabilitas keamanan yang baik bagi daerah, sehingga penyelenggaraan pembangunan yang dilakukan pemerintah dapat berjalan baik dan sukses. Kami berharap ke depan kerukunan yang baik ini dapat dipertahankan,” jelasnya.
Bupati Soppeng Andi Soetomo menyatakan bangga terhadap perhatian yang diberikan Pemprov Kaltim kepada KKS di daerah. Karena, dengan adanya perhatian tersebut KKS di Kaltim mampu melaksanakan tugas dan tanggungjawab sebagai organisasi masyarakat dengan baik.
“Saya berharap dukungan yang telah diberikan pemerintah daerah, baik provinsi maupun kabupaten/kota dapat bermanfaat bagi organisasi KKS di Kaltim dalam melaksanakan program kerja, sehingga KKS mampu berpartisipasi mendukung program pembangunan yang dilakukan pemerintah,” jelasnya. mar

Sistem Buka Tutup Jembatan Mahakam Diberlakukan

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Jembatan Mahakam yang menjadi salah satu tempat perlintasan bagi sejumlah kendaraan yang hendak keluar kota maupun yang akan menuju Kota Samarinda selalu mengalami kepadatan. Apalagi saat akhir pekan selalu mengalami kepadatan yang akan menuju ke Jembatan Mahakam. Oleh sebab itu sistem buka tutup terhadap kendaraan yang melintas di Jembatan Mahakam tak hanya diterapkan setiap akhir pekan. Jika arus lalu lintas sedang macet parah dan terjadi antrean panjang, maka sistem buka tutup akan diterapkan polisi.
Menurut Kasat Lantas Polresta Samarinda Kompol Didik Haryanto, sistem buka tutup untuk jalur ke Jembatan Mahakam memang dilakukan sebab jika kondisi dilapangan mengalami kemacetan yang cukup panjang maka sistem buka tutup akan di berlakukan.
"Kami melihat kondisi di lapangan. Jika Jalan Slamet Riyadi sedang macet parah atau di Jalan Cipto Mangunkusumo juga terjadi antrian panjang kendaraan maka akan langsung kami terapkan sistem buka tutup," kata Didik.
Ditambahkannya, dari hasil pengamatan dan evaluasi di lapangan sistem buka tutup terhadap kendaraan yang melintas di Jembatan Mahakam sangat efektif mengurangi kemacetan di Jalan Slamet Riyadi.
"Kemacetan di Jl Slamet Riyadi salah satu penyebabnya karena ada antrean kendaraan yang hendak masuk Jembatan Mahakam.
Makanya dengan sistem ini kami harapkan bisa mengatasi kemacetan. Namun evaluasi ini terus kami lakukan agar benar-benar bisa memberikan rasa nyaman saat melintas," ujarnya.
Dengan adanya sistem buka tutup ini bisa mengurangi kemacetan dan masyarakat bisa memaklumi dengan aturan yang di berlakukan tersebut. Sebab Jembatan Mahakam ini adalah jalan akses menuju keluar kota oleh sebab itu wajar saja kalau sering terjadi kemacetan dikawasan tersebut. aon

PT HJP Surati Kapolri

Minta Perlindungan Hukum

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Tim kuasa hukum PT Harimas Jaya Plywood dari kantor Advokat dan Konsultan Hukum Sayid Machmud, SH dan Partner meminta perlindungan hukum kepada aparat kepolisian terhadap kasus hukum yang ditanganinya.
Sebelumnya tim kuasa hukum mengaku bingung karena sejumlah Objek sengketa yang berada dilingkungan PT Harimast Jaya Plywood (HJP) dilaporkan hilang dan dipindahkan dari tempatnya. Padahal saat ini pihak PT HJP masih dalam proses pengajuan Kasasi ke tingkat Mahkamah Agung (MA). Ironisnya yang mengangkut seluruh barang bukti adalah Kurator yang dikawal langsung oleh pihak kepolisian Polresta Samarinda.
"Bagaimana bisa objek sengketa yang saat ini masih berproses dipindahkan dari gudang HJP, ini kan jelas penyimpangan dari itu menindaklanjuti apa yang dilakukan pihak Kepolisian, Pihaknya menyampaikan kejadian ini ke Kejaksaan Agung, Mahkamah Agung, Komisi Pemberantasan Korupsi dan Kapolri," kata Sayid Mahmud kuasa Hukum PT HJP melalui siaran persnya ke Poskota Kaltim.
Permohonan perlindungan hukum ini lanjutnya didasarkan atas telah berpindahnya objek sengketa PT Harimas Jaya Plywood dari tempatnya, padahal karena masih adanya upaya hukum yang dilakukan oleh PT HJP, seharusnya hal itu tidak dibenarkan.
"Dalam surat permohonan perlindungan itu kami juga melaporkan petugas kepolisian Polresta Samarinda yang bertugas mengamankan aset tersebut yang masih dalam sengketa itu mengatakan bahwa pembongkaran atas perintah Kabag Ops Polresta Samarinda.
Ironisnya setelah pihaknya meneliti objek sengketa yang seharusnya dijaga itu ternyata telah dijual kepada PT Chen Hsi Jaya Perkasa dan barang bukti itu telah dikirim keluar kota tepatnya di kota Tanggerang. Atas tindakan itu lanjut Sayid Hukum telah diabaikan, dilecehkan bahkan hukum telah dibunuh dan yang menyedihkan pelakunya adalah Oknum aparat kepolisian yang mestinya dihormati.
"Kami sengaja menulis surat itu sekaligus sebagai upaya klarifikasi terhadap pengawalan yang dilakukan anggota Polresta Samarinda dilokasi PT HJP belum lama ini," kata Sayid.
Pada kesempatan itu Sayid juga mengatakan bahwa sebelumnya mereka juga telah mengirimkan surat  tertanggal 24 Mei 2014 itu, Sayid mempertanyakan alas an kapolresta berani memindahkan objek sengketa yang masih dalam proses pemeriksaan Mahkamah Agung. Padahal sesuai peraturan yang ada barang bukti yang masih dalam sengketa tidak dibenarkan dipindahkan.
"Apakah benar objek sengketa yang masih dalam proses kasasi diperbolehkan untuk dipindahkan," kata Sayid dengan nada tanya.
Selain itu, Sayid juga mengingatkan bahwa objek barang yang berada dilingkungan perusahaan tidak seluruhnya milik HJP sebab sebagian diantaranya milik pihak ketiga yang tidak termasuk dalam objek sengketa.
"Satu hal yang musti dipahami tidak semua objek barang yang berada dilingkungan perusahaan menjadi milik HJP sebab sebagian diantaranya milik pihak ke tiga dan itu tidak termasuk dalam objek yang kini disengketakan," Tegas Sayid.
Ironisnya lanjut Sayid saat ini pemilik yang memiliki surat-surat kepemilikan yang sah justru diusir dan tidak diperbolehkan masuk kelokasi, hal ini memperlihatkan adanya upaya perampasan hak dan perampokan yang dilakukan oleh Oknum petugas yang memiliki kekuasaan.
"Intinya kami menuntut keadilan dan meminta perlindungan hukum kepada Kapolri atas apa yang dilakukan jajarannya di Polresta Samarinda," kata Sayid. M4n

Banjir Rendam Samarinda

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Hujan deras selama 3 jam yang mengguyur Samarinda Jumat sore lalu (30/5) membuat sejumlah kawasan di Samarinda tergenang hingga kedalaman 1 meter - 1,5 meter.
Lokasi yang paling parah adalah dikawasan Lempake Samarinda Utara  ketinggian air mencapai dada orang dewasa, bahkan kerasnya arus membuat beberapa kandang hewan milik warga mengalami kerusakan.
Seperti biasanya dampak dari banjir rutin yang terjadi dikawasan ini jika curah hujan cukup tinggi adalah lumpuhnya lalu lintas kendaraan yang menuju keluar kota seperti  ke Kota Bontang dan Kabupaten Kutai Timur, bahkan  antrian kendaraan bahkan mengular hingga 6 km dikedua sisi jalan.
Sejumlah kantor pelajanan publik seperti kantor Kamat Samarinda Utara, Kantor Camat Sungai Pinang, Kantor Koramil dan Kantor Polsek Samarinda utara tidak luput dari genangan air.
Sehingga tidak heran jika pasca banjir terlihat petugas koramil Samarinda Utara yang terpaksa mengguras air yang menggenangi kantor mereka,  banjir yang terjadi setiap kali hujan membuat kantor yangterletak didataran rendah ini terpaksa mengepung bangunannya dengan dam. Namun akibat debit air yang datang lebih tinggi dari dam membuat kantor prajurit TNI itu menjadi kolam.
Petugas yang bertugas pun terpaksa mengeluarkan air yang menggenangi Mako Koramil Samarinda Utara dengan menggunakan dua timba air.
Sama halnya dengan Kantor Koramil Samarinda Utara, KJantor Polsek Samarinda Utara juga mengalami kebanjiran  meski petugas telam membuat dam setinggi 80 cm , namun debit air yang terus meninggi membuat petugas kepolisian terpaksa mematikan aliran listrik yang masuk ke kantor itu. Merekapun terpaksa menggunakan lilin sebagai alat penerangan,  begitu juga di ruang tahanan Polsek Samarinda Utara.
“Kami terpaksa memadamkan aliran listrik untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, namun sejumlah tempat kita tempatkan lilin penerang dan selalu diawasi oleh petugas jaga yang tugas mala mini,” kata AKP Darsono, Wakapolsek Samarinda Utara.
Selain itu banjir yang terjadi sejak selasa sore hingga pukul 22.00 wita membuat arus trasportasi mengalami hambatan ratusan kendaraan hanya bisa mengantri menunggu giliran lewat.
Ratusan kendaraan antir mulai dari roda dua, roda empat hingga truk berbadan lebar, berada di kawasan Jl DI Panjaitan serta Jl Panglima M Noor menuju kawasan simpang tiga Jl Panjaitan,  antrian di kedua ruas jalan itu mencapai 6 kilometer .
Seperti Haji Arwan terpaksa menunggu lebih dari 3 jam untuk bisa melewati Jl Panjaitan menuju ke Muara Badak Kabupaten Kutai Kartanegara.
Banjir kali ini tergolong semakin parah lantaran mobil yang dikendarainya tidak bergerak sama sekali akibat tumpukan antrean ratusan kendaraan di Jl DI Panjaitan.
“Sejak sebelum Magrib hingga saat ini pukul 21.30 Wita kendaraan saya baru berjalan 50 meter. Itupun karena sebagian kendaraan memilih memutar balik kendaraanya, “ kata Arwan. M4n

Cabai Rusak Dijual

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Cuaca buruk didalam yang terjadi saat pengiriman bahan kebutuhan pokok seperti cabai dari Sulawesi dan pulau Jawa membuat sejumlah pedagang terpaksa menaikan harga cabai dipasaran pasar Tradisional pasar Segiri Samarinda, apalagi 20 persen cabai mengalami kerusakan.
Ironisnya meski mengalami kerusakan cabai busuk ternyata tidak dibuang,  namun oleh pedagang tetap dikumpulkan karena beberapa kalangan justru mencari cabai busuk ini.
Jika pasaran cabai baik saat ini mengalami kenaikan hingga Rp20 ribu perkilonya, cabai busuk dijual dengan harga yang cukup tinggi pula yakni Rp 10ribu perkilonya.
“Ini tetap kita jual namun tidak dicampur dengan yang bagus, karena untuk cabai yang rusak, layu dan busuk ini memang ada pembelinya khusus, saya tidak tahu akan dibuat apa,” kata Wakoi, pedagang cabai di pasar segiri Samarinda.
Kenaikan harga komoditi ini dipastikan akan terus merangkak  naik hingga memasuki bulan ramadhan, sebab  pasokan komoditi tersebut kebanyakan berasal dari luar Kaltim. john

Harga Kebutuhan Pokok Mulai Naik

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Sebulan jelang bulan suci ramadhan sejumlah harga bahan pokok terus melonjak naik,  seperti ayam potong kenaikan harga mencapai 50-60 persen dari harga biasanya, akibatnya pedagang terpaksa menjual ayam kecil kecil.
Harga barang kebutuhan masyarakat di Samarinda meroket hingga 60 persen, di pasar tradisional Segiri harga ayam potong yang sebelumnya Rp25 ribu saat ini naik menjadi harga Rp35 ribu–Rp 40 ribu/kilonya.
Hal ini membuat sebagian pedagang terpaksa menjual ayam dengan bobot yang ringan namun harga jual tetap tinggi, dengan alasan stok ayam potong di kandang mulai berkurang. Apalagi akan memasuki bulan ramadhan.
Haji Abdulah  pedagang ayam potong di pasar segiri mengaku sejak beberapa waktu lalu kesulitan mendapatkan ayam potong karena di tingkat distributor ayam potong sedang kosong.
“Kami sudah mengambil dengan harag tinggi, otomatis harga jualnya juga tinggi, apalagi di distributor saat ini stok ayam potong kurang, mau tidak mau kami hanya mengambil yang ada meski terlihat bobotnya kecil,” katanya.
Haji Abdulah berharap menjelang bulan ramadhan kebutuhan ayam potong ini segera teratasi sehingga  kenaikan harga ayam potong ini tidak mengganggu persiapan masyarakat khususnya umat Islam untuk menjalankan ibadah.
Sementara itu kenaikan ayam potong ini membuat pedagang nasi kuning memutar otak untuk menyiasati agar tidak mengalami kerugian, ayam potong yang sudah kecil membuat ia terpaska mengecilkan kembali potongan ayam potongnya,  karena ia tidak mungkin menaikan harga nasi kuning yang dijualnya.
“Ya mau diapakan lagi memang ini sudah lauknya, kalau kita kosongkan nanti pembeli nanya, kalau kita naikan harga pelanggan malah kabur, serba salah,” kata Lasti pedagang nasi kuning di kawasan Jl Lambung Mangkurat.
Dari itu agar tidak mengalami kerugian, dan usahannya tetap berjalan dia terpaksa mengecilkan kembali potongan ayamnya sehingga diharapkan pembeli tidak kabur.
Hal sama diutarakan Pakde John pedagang ayam penyet dibilangan jalan M Yamin Samarinda selain harus mengecilkan ayam potong dagangannya ia juga terpaska harus mengurangi penggunaan tomat pada sambel ayam penyet dagangananya. Pasalnya kenaikan ayam potong juga dibarengi dengan kenaikan tomat yang mencapai 110 persen.
Harga tomat yang sebelumnya Rp 4000 kini menjadi Rp 10000 - Rp 11.000. Hal ini disebabkan karena mahalnya ongkos angkut dan panen dipulau Jawa yang berkurang.
“Semua cara dilakukan agar usahannya tetap hidup, namun ia tidak menggunakan bahan pengganti untuk menyiasati hal itu, yang penting pembeli tahu bahwa saat ini ayam naik tomat naik namun kami tidak menaikan harga jual makanan yang mereka beli, konsekuensinya adalah pengurangan potongan ayam dan penggunaan tomat,” kata  john

Muhamadiyah Terbitkan 7 Kriteria Capres Layak Pilih

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Berdasarkan hasil Tanwir Muhamadiyah di Hotel Mesra Internasional Samarinda belum lama ini, Muhammadiyah telah mengeluarkan tujuh kriteria pasangan capres-cawapres yang layak dipilih warga Muhammadiyah. Namun Ketua Umum PP Muhammadiyah, Din Syamsuddin, mengingatkan bahwa rekomendasi itu harus dipahami secara kesuluruhan dan jangan ditafsirkan secara parsial.
Dihadapan wartawan usai menutup Tanwir Muhamadiyah, Din menyampaikan bahwa seluruh warga Muhammadiyah dibebaskan memilih pasangan manapun yang mencalonkan diri dalam Pilpres 2014 nanti. Namun PP Muhammadiyah telah mengeluarkan 'Maklumat Kebangsaan' berupa tujuh kriteria pasangan capres-cawapres layak dipilih.
Dan, warga Muhammadiyah sudah bisa memahami isi 7 kriteria yang dihasilkan dalam sidang Tanwir PP Muhammadiyah di Samarinda tersebut. Menurutnya, warga Muhammadiyah adalah warga yang cerdas sehingga tidak harus diberi arahan secara gamblang untuk menentukan pilihan.
"Saya yakin warga Muhammadiyah sudah bisa menentukan pilihan dengan 7 kriteria tersebut. karena lughatu dzaki wal hakim al-isyarah (bahasa orang pandai cukup dengan isyarat). Tentukan pilihan anda, tapi yang jelas adalah memilih yang memiliki komitmen terhadap aspirasi politik umat Islam dan mewujudkan Indonesia yang berkemajuan seperti semboyan dan semangat Muhammadiyah selama ini," kata Din .
Tujuh rekomendasi dalam maklumat itu, lanjutnya adalah arahan yang normatif bagi seluruh warga Muhammadiyah. Menurutnya semua poin dalam tujuh kriteria itu adalah syarat ideal bagi calon pemimpin.
Salah satu dari kriteria yang disebut dalam maklumat itu adalah memilih pasangan capres-cawapres yang mampu mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, tegas dalam melakukan pemberantasan korupsi, penegakan hukum, serta penyelamatan aset dan kekayaan negara.
Warga punya hak untuk menganggap capres pilihannya memiliki kemampuan menyelamatkan asset negara, namun tidak ada niatan dari Muhammadiyah untuk mengarahkan warganya dengan membuat kriteria itu.
"Bisa jadi kedua pasangan itu berkemampuan menyelamatkan asset negara, bisa jadi keduanya juga tidak bisa. Tapi harus disebutkan agar menjadi pesan kepada siapapun nanti yang terpilih agar menjalankan kewajiban menjaga aset negara itu. Saya sendiri sampai sekarang juga belum yakin keduanya mampu melakukan itu (menyelamatkan aset negara)," kata Din.
"Namun kita harus memilih, harus bertanggung jawab sebagai warga negara untuk menggunakan hak politiknya. Muhammadiyah ikut mendirikan negara ini, tidak bisa kalau tidak ikut menentukan nasib negara ini ke depan. Lagipula penafsiran maklumat itu harus secara utuh, jangan parsial seperti itu. Nanti bisa dilihat kriteria 1 mengarah ke pasangan yang itu, kriteria yang 2 atau selanjutnya mengarah ke pasangan yang ini. Malah repot. Itu kan pesan yang utuh," pesan Din. M4n

Jokowi Takjub Pertumbuhan Ekonomi Samarinda

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Pertumbuhan ekonomi di Samarinda yang mencapai 6,5 persen ternyata mendapat apresiasi positif dari Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo. Di sela-sela hadir dalam rangkaian kegiatan aksi damai stop pada kekerasan terhadap perempuan dan anak Minggu lalu di Stadion Madya Sempaja Samarinda belum lama ini.
Jokowi sapaan akrab dari Joko Widodo ini saat berbincang santai kepada Wakil Walikota Samarinda H Nusyirwan Ismail saat mendampingi pagi itu mengaku takjub dengan berkembang pesatnya pusat industri maupun  perbankan  yang telah menggeliat di kota Tepian sebagai indikator pendukung pertumbuhan ekonomi tadi.
Bahkan selama 2 hari di Samarinda, dirinya mengaku telah meninjau langsung transaksi jual beli yang berada di pusat pasar tradisonal maupun modern.
”Alhamdulillah saya sempat mengunjungi pasar Segiri. Saya perhatikan pedagang di sana bahagia semua begitu juga saat malam harinya saya sempat mampir ke Mall Lembuswana dimana warga disini sangat luar biasa sekali,” puji Jokowi.
Artinya, tambah dia secara kasat mata tingkat ekonomi warga Samarinda sudah membaik seiring jumlah penduduk yang lebih banyak ketimbang kota Solo yang pernah dipimpinnya.
”Melihat pertumbuhan ekonomi tadi, jadi sangat wajar kalau pertumbuhan penduduk disini sangat cepat,” ungkapnya. Sehingga bisnis property pun mengalami peningkatan, dengan pembukaan pemukiman baru di wilayah Samarinda yang mulai berjalan ke arah kota pinggiran.
Mendapat pujian  tersebut, Wakil Walikota Samarinda H Nusyirwan Ismail mengatakan pertumbuhan ekonomi  yang dianggap membaik oleh Gubernur DKI Jakarta tadi merupakan sebagai bukti kesiapan Samarinda mewujudkan perluasan pembangunan koridor ekonomi untuk masuk dalam program nasional yakni Masterplan Ekonomi Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI).  Sehingga dampak dari geliat pertumbuhan ekonomi  tadi saat ini semakin dirasakan masyarakat.
”Seperti perkembangan kota sekarang yang oleh Pemerintah  mulai mengarah ke pinggiran seperti Palaran,” sebutnya. Tujuannya untuk menciptakan peluang ekonomi yang bisa merata diseluruh kota tanpa terkecuali.
Begitu pula mantan Wakil Presiden RI M Jusuf Kalla ketika mengunjungi pasar Segiri dengan didampingi Wakil Wali Kota Samarinda, memuji pesatnya pertumbuhan perekonomian Samarinda yang secara kasat mata bisa terlihat.
“Pertumbuhan ekonominya bagus. Tentunya ini tidak terlepas dukungan dari suasana kondusifnya kota Samarinda. Kalau tidak aman, bagaimana mau berjualan di pasar, menjalankan bisnis di kota jasa, karena Samarinda tidak bisa bertumpu dengan SDA,” tandasnya. ike

Gubernur Tak Campuri Pemilihan Rektor Unmul

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Gubernur Kaltim  H Awang Faroek Ishak menegaskan bahwa tidak turut campur dalam pemilihan calon Rektor Unmul untuk periode 2014-2019. Hal itu bukan domainnya untuk menentukan siapa yang akan di pilih. Meski demikian, Pemprov Kaltim berharap Rektor Unmul ke depan harus mampu bekerjasama dengan pemerintah di daerah, sehingga pelaksanaan program pemerintah juga sejalan dengan pemikiran yang diberikan pihak akademisi.
“Pemilihan rektor ini, bukan domain saya untuk ikut campur. Silahkan para anggota dewan rektor dan dekan fakultas untuk memilih. Hanya saja, harapan saya rektor yang terpilih, siapa pun orangnya diharapkan dapat menjadi mitra pemerintah di daerah,” kata Awang Faroek Ishak usai menghadiri Rapat Paripurna ke 14 DPRD Kaltim tentang penyampaian pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD Kaltim atas nota penjelasan tentang Raperda rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) Kaltim 2013-2018 di DPRD Kaltim, Senin (26/5).
Dukungan dari perguruan tinggi sangat diperlukan dalam menyukseskan program pemerintah di daerah. Karena, dari RPJMD Kaltim periode 2013-2018 sangat memerlukan dukungan perguruan tinggi.
Lembaga pendidikan tinggi ini sangat penting. Karena bertujuan untuk mendukung semua program pembangunan yang dilakukan pemerintah daerah di berbagai bidang pembangunan saat ini.
“Jadi, siapa pun orangnya, bagi saya silahkan secara demokrasi dipilih dengan baik. Sesuai kriteria yang telah ditentukan,” jelasnya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Sekprov Kaltim Dr H Rusmadi menegaskan, jika memang ada calon rektor yang berkunjung ke Gubernur Kaltim tentu hal yang wajar. Karena, sebagai mitra strategis atau mitra pendukung program pembangunan daerah, tentu perlu adanya kerjasama yang harmonis, sehingga pelaksanaan pembangunan juga berjalan dengan baik.
“Yang jelas pemilihan rektor tidak dapat dipengaruhi siapa pun, karena semua telah di atur dalam perguruan tinggi,” jelasnya. mar

Dana Perimbangan Turun Drastis

Proyeksi 5 Tahun Kedepan Dalam PU Fraksi Demokrat

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Dalam lima tahun ke depan, proyeksi pendapatan dana perimbangan hanya Rp2,8 triliun. Ini menurun drastis karena pada 2013 dana perimbangan yang diperoleh Kaltim mencapai Rp5,34 triliun.
Hal ini diungkapkan juru bicara Fraksi Demokrat Windy Imelda dalam pemandangan umum fraksinya saat Rapat Paripurna ke-14 DPRD Kaltim.
Pemandangan Umum Fraksi Demokrat sebagai tanggapan atas penyampaian Raperda Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Kaltim Tahun 2013-2018.
Soal menurunnya dana perimbangan ini, Windy memaparkan hal tersebut disebabkan adanya penurunan dari bagi hasil Pajak Bumi Bangunan (PBB) sektor pedesaan dan perkotaan yang telah diserahkan ke pemerintah kabupaten/kota, dan moratorium perizinan pembukaan lahan pertambangan dan kehutanan.
“Penyebab lainnya dari dana perimbangan hasil bukan pajak yang meliputi pembatasan jumlah produksi oleh pemerintah, harga batu bara dan permintaan yang cenderung menurun karena habis,” urai Windy.
Selain itu Windy menjabarkan bahwa proyeksi pendapatan keseluruhan Provinsi Kaltim yang digambarkan hampir tidak ada kenaikan secara signifikan hingga akhir tahun 2018, bahkan turun dibanding tahun 2014.
“Tahun 2014 diperoleh pendapatan sebesar Rp10,335 triliun dan pada tahun 2018 pendapatan diperkirakan Rp8,956 triliun,” papar Windy.
Hingga kini Windy menyampaikan bahwa perekonomian Provinsi Kaltim masih sangat bergantung dengan sumber daya alam tak terbarui terutama minyak, gas, dan batubara.
Menurut Windy, hal tersebut akan menjadi sebuah masalah utama jika sumber daya alam tak terbarui tersebut semakin menipis dan pemerintah belum maksimal mendorong pertumbuhan sektor-sektor strategis lain yang menunjang perekonomian.
“Laju pertumbuhan ekonomi Kaltim tanpa migas mencapai 5,17 persen pada tahun 2013. Tahun 2010-2012 pertumbuhan ekonomi Kaltim tanpa migas berada pada posisi dua digit, di atas 11 persen,” katanya.
Lanjutnya, pertumbuhan ekonomi Kaltim tanpa migas dan batubara jauh lebih besar yaitu 7,47 persen pada tahun 2013. Pertumbuhan ekonomi dengan migas Kaltim yang menurun sejak 2010. Sebaliknya pertumbuhan ekonomi tanpa migas dan batubara meningkat dari 2010-2012 yaitu masing-masing, 7,93 persen, 8,77 persen dan 10,14 persen.
Fraksi Demokrat menyimpulkan bahwa indeks tersebut dalam kurun waktu 2011-2012 mengalami peningkatan yang mengindikasikan  bahwa pemerataan pendapatan masyarakat secara horisontal di Provinsi Kaltim mengalami penambahan ketimpangan. hms/adv

Pansus LKPj Cek Aset Pemprov

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Ketua Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggung jawaban (LKPj) 2013 Sarkowi V Zahri mengatakan, tim pansus akan terjun ke lapangan untuk meninjau aset Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim.
Pernyataan tersebut disampaikan Politikus Golkar ini didampingi beberapa anggota lain yakni Zain Taufiknurrohman, Abdurahman Alhasni, Syarif, Yaqub Ukung dan Ichruni Lutfi Sarasakti dalam pertemuan antara Pansus LKPj dengan Biro Pemerintahan dan Biro Umum Pemprov Kaltim sebagai monitoring DPRD terhadap LKPj Gubernur yang dilaporkan beberapa waktu lalu.
Dalam hal ini dewan berkewajiban melakukan cross check kepada SKPD yang bersangkutan, di tke lapangan.
“Pansus akan tinjau ulang ke lapangan untuk mengecek pembangunan atau aset Pemprov yang dianggarkan pada APBD 2013,” ucapnya, Jumat (23/5) lalu di Gedung E DPRD Provinsi Kaltim.
Sarkowi mengungkapkan, tinjauan ulang terhadap beberapa aset pemprov tersebut dilakukan sebab didapatkan banyak ketidaksesuaian antara pembangunan di lapangan dengan hasil LKPj Gubernur.
Sebelumnya, dalam kesempatan itu, Pansus LPKj meminta kepada  Biro Perlengkapan dan Biro umum yang hadir untuk menjelaskan terkait realisasi anggaran 2013 dan daya serapnya. Kepada Biro Perlengkapan, pansus meminta penjelasan mengenai aset-aset Pemprov Kaltim yang memiliki nilai ekonomis.
"Penjelasan dari Biro Umum dan Biro Perlengkapan ini merupakan gambaran bagi kami untuk mengecek ulang LKPj gubernur yang diberikan kepada kami (Dewan, Red) dan nantinya dengan yang ada di lapangan. Bagaimana realisasi pada anggaran 2013 yang tentunya berkaitan dengan LKPj Gubernur untuk kami sikapi," ungkapnya.
Adapun beberapa aset yang rencananya akan ditinjau oleh pansus adalah pembangunan VIP Room Bandara Sepinggan Balikpapan dan aset-aset Pemprov Kaltim yang kini berada di Kaltara. hms/adv

Barang Bukti PT HJP Diangkut Polisi

Kuasa Hukum PT HJP Bingung

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Tim kuasa hukum PT Harimas Jaya Plywood (HJP) mengaku bingung karena sejumlah objek sengketa dilingkungan PT HJP sebagian diantaranya dilaporkan hilang dan dipindahkan dari tempatnya. Padahal saat ini pihak PT HJP masih dalam proses pengajuan kasasi ke tingkat Mahkamah Agung (MA). Ironisnya yang mengangkut seluruh barang bukti adalah pihak kepolisian Polresta Samarinda.
"Bagaimana bisa objek sengketa yang saat ini masih berproses dipindahkan dari gudang HJP, ini kan jelas penyimpangan dari itu menindaklanjuti apa yang dilakukan pihak Kepolisian, Pihaknya menyampaikan kejadian ini ke Kejaksaan Agung, Mahkamah Agung, Komisi Pemberantasan Korupsi dan Kapolri," kata Sayid Mahmud, kuasa Hukum PT HJP melalui siaran Pernya ke Poskota Kaltim kemarin.
Selain kepada petinggi di jajaran Kepolisian Republik Indonesia, Sayid juga melayangkan surat ke Kapolresta Samarinda melalui Kabag Ops dan Kasat Reskrim.
"Kami sengaja menulis surat itu sekaligus sebagai upaya klarifikasi terhadap pengawalan yang dilakukan anggota Polresta Samarinda dilokasi PT HJP belum lama ini," kata Sayid.
Dalam surat tertanggal 24 Mei 2014 itu, Sayid mempertanyakan alasan Kapolresta berani memindahkan objek sengketa yang masih dalam proses pemeriksaan Mahkamah Agung. Padahal sesuai peraturan yang ada barang bukti yang masih dalam sengketa tidak dibenarkan dipindahkan. "Apakah benar objek sengketa yang masih dalam proses kasasi diperbolehkan untuk dipindahkan," Kata Sayid dengan nada tanya.
Selain itu, Sayid juga mengingatkan bahwa objek barang yang berada dilingkungan perusahaan tidak seluruhnya milik HJP sebab sebagian diantaranya milik pihak ketiga yang tidak termasuk dalam objek sengketa.
"Satu hal yang musti dipahami tidak semua objek barang yang berada dilingkungan perusahaan menjadi milik HJP sebab sebagian diantaranya milik pihak ke tiga dan itu tidak termasuk dalam objek yang kini disengketakan," tegas Sayid.
Dari itu lanjutnya, dia meminta Kapolresta secepatnya memberikan klarifikasi alasan pemindahan tersebut. Tujuannya untuk menghindari munculnya sengketa baru dibalik sengketa yang hingga kini masih berlangsung.
"Saya hanya berharap kapolres segera mengklarifikasi alasan pemindahan tersebut dan seterusnya mengembalikan semua barang yang sudah dipindahkan agar tidak menimbulkan sengketa baru," katanya.
Sementara itu Kasat Reskrim Kompol Febby Hutagalung Sik yang dihubungi melalui telpon selulernya membenarkan pengangkutan aset milik HJP ke gudang milik Kurator Pengadilan Niaga Surabaya.
"Kami mengamankan aset perusahaan berdasarkan permintaan Kurator dari pengadilan Negeri Surabaya yang melakukan sita aset perusahaan yang telah dinyatakan Failit," kata Febby. M4n

Semenisasi Jalan Lingkungan Mesti Dilanjutkan

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Pekerjaan semenisasi jalan lingkungan yang dikerjakan pemerintah Kota (Pemkot)  Samarinda pada tahun ini, nampaknya harus menjadi skala prioritas pembangunan di kota Tepian ini. Pasalnya, usulan semenisasi dilanjutkan  masih mendominasi usulan semua warga. Semenisasi begitu terasa dampaknya bagi warga. Jalan lingkungan yang tadinya becek dan licin kini mulus dan nyaman.
Namun demikian, warga tetap meminta agar program semenisasi tersebut dilanjutkan. Pasalnya, masih banyak jalan lingkungan yang belum disentuh semenisasi. Bahkan, ada sebagian besar jalan lingkungan masih separo pengerjaannya.
"Dari usulan yang masuk sementara, dominasi pekerjaan yakni semenisasi jalan lingkungan. Ini membuktikan tingginya keinginan warga terhadap jalan lingkungannya," ujar Rokhim, warga Sungai Pinang, kemarin.
Menurutnya, kondisi jalan lingkungan di wilayah Kota Samarinda dalam beberapa tahun terakhir banyak yang rusak akibat banjir dan lumpur. "Dengan program semenisasi ini sangat tepat. Karena semen tahan terhadap air dan lumpur," katanya.
Dia mengatakan, kelanjutan program pemerintah ini sangat ditunggu warga. Karena dengan jalan yang mulus akan memudahkan aktifitas warga. "Saya kira semua warga tidak ingin jalan lingkungan becek dan berlumpur," tegasnya.
Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda, M Fachmi Azuari, mengatakan pemerintah telah melakukan semenisasi sekitar 70 persen jalan lingkungan. "Dewan akan terus melakukan pengawasan dan pengawalan terhadap proyek ini," katanya.
Dia meyakini pemerintah akan melanjutkan pembangunan perbaikan jalan lingkungan ini untuk menciptakan kondisi lingkungan yang bersih, rapi aman dan nyaman.
"Semenisasi ini akan mampu melancarkan perekonomian warga. Maka dari itu dewan akan terus mengawal proyek tersebut," katanya.
Dia juga menyampaikan bahwa ada juga program pemerintah berupa bantuan stimulan atau rangsangan berupa bahan material bangunan. Untuk itu, dia meminta kepada ketua RT untuk berkoordinasi dengan pengurus RT dan warganya, demi peningkatan peran swadaya warga. "Biasanya beragam bentuknya. Bukan hanya membantu tambahan bahan material. Tetapi juga berupa tenaga melalui gotong royong, bayar tukang hingga konsumsi," katanya. tha

Gubernur Ajak Sukseskan TTG Nasional di Kaltim

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Gubernur Kaltim H  Awang Faroek Ishak meminta seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) lingkup Kaltim terlibat dan memaksimalkan persiapan penyelenggaraan Gelar Teknologi Tepat Guna (TTG) Nasional XVI 2014 yang akan dihelat, di Komplek Stadion Madya Sempaja, Samarinda, 18–23 Juni 2014. Ini agar penyelenggaraannya sukses, sehingga meninggalkan kesan bagi Presiden dan tamu undangan bahwa Kaltim mampu menjadi tuan rumah yang baik.
“Pendek kata gotong royong sukseskan Gelar TTG Nasional di Kaltim. Semuannya harus mensukseskan. Jangan sampai ada yang tidak terlibat. Buktikan mampu jadi tuan rumah. Kesannya harus sama seperti penyelenggaraan beberapa even nasional yang dihadiri presiden sebelumnya,” tegas Gubernur Faroek saat memimpin rapat persiapan penyelenggaraan Gelar TTG Nasional, di Ruang Rapat Gubernuran Kaltim, Samarinda, Senin (26/5) lalu.
Jajaran SKPD Kaltim diminta memastikan kesiapan penyelenggaraan sesuai bidang tugas kepanitian yang ditetapkan. Bila perlu dijadwalkan gladi bersih untuk memastikan kelancaran rangkaian kegiatan seremonial pembukaannya.
Gubernur mengaku siap mengawal gladi bersih agar penyelenggaraannya sesuai harapan. Apalagi, menurut Faroek, presiden sangat memperhatikan kelancaran acara. Itu sebabnya, pihaknya mengagendakan rapat persiapan ini. Tujuannya tidak lain untuk mendengar persiapan yang telah dilakukan unsur kepanitian.
Pun demikian berkaitan tugas pelayanan sebagai perwira pendamping (LO) tamu undangan dan kontingen dari 33 provinsi se Indonesia. Jajaran SKPD yang bertugas sebagai LO diminta memberikan pelayanan terbaik mulai dari kedatangan di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan, selama di Samarinda, hingga kepulangan.
“Semua harus dipersiapkan. Kendaraan, hingga pelayanan yang diberikan harus disiapkan sesuai protap undangan resmi. LO harus bertanggung jawab selama tamu undangan di sini. Berikan service terbaik agar mereka senang,” serunya.
Menyikapi masalah ketersedian pasokan listrik selama penyelenggaran, gubernur mengaku lega karena persoalan tersebut sudah bisa diatasi. PLN Samarinda memastikan siap mendukung pasokan listrik baik saat pembukaan yang dihadiri presiden dan pejabat tinggi negara lainnya, maupun selama penyelenggaraan Gelar TTG Nasional.
Solusinya antara lain mendukung daya dari aliran listrik PLN, serta menyediakan 5 genset dengan kapasitas 630 kva setiap gensetnya untuk menutupi kekurangan daya pasokan listrik selama penyelenggaraan.
Pada kesempatan itu, gubernur juga meminta SKPD Kaltim memasang baleho di sepanjang jalan Balikpapan – Samarinda, hingga sepanjang jalan menuju Stadion Sempaja. Ini dalam rangka memaksimalkan publikasi dan menyemarakkan penyelenggaraan Gelar TTG Nasional.
Setiap SKPD diinstruksikan memasang minimal dua baleho bertuliskan penyelenggaraan Gelar TTG Nasional beserta temanya. Untuk pengaturan tata letaknya menjadi tanggung jawab Diskominfo Kaltim bersama Biro Humas dan Protokol Setprov Kaltim.
"Selain itu, pihak perbankan, perhotelan, pertambangan, perkebunan, termasuk kehutanan juga diminta terlibat. SKPD teknis membidangi sektor terkait diminta mengkoordinasikan perusahaaan-perusahaan tersebut untuk memasang umbul-umbul minimal lima buah di sepanjang jalan Balikpapan–Samarinda, hingga menuju Stadion Sempaja,"pungkasnya. mar

Kaltim Siap Jaga Kondusifitas Pilpres 2014

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Gubernur Kaltim, H  Awang Faroek Ishak meminta tim terpadu penanganan keamanan dalam daerah memiliki rasa kepekaan atau kejelian terhadap kondisi keamanan di Kaltim. Utamanya dalam menjaga kondusifitas keamanan menjelang Pemilihan Presiden dan Wapres  (Pilpres) 9 Juli 2014 mendatang.
“Pemprov Kaltim sangat menyadari pentingnya peran pemerintah daerah dalam menjaga kondusifitas keamanan. Termasuk mensukseskan perhelatan pesta demokrasi pilpres mendatang agar penyelenggaraannya sukses, didukung dengan situasi  kemanan yang kondusif,” kata Awang  Faroek Ishak dalam sambutan sebelum membuka sosialisasi tim terpadu Penanganan Gangguan Keamanan Daerah (PGKD), di Ruang Ruhui Rahayu beberapa hari lalu.
Menurutnya, disinilah peran penting tim terpadu penangananan gangguan keamanan daerah didukung jajaran TNI dan Polri dalam menjalankan Inpres  No 1/2014 sebagai tindak lanjut Inpres No 2/2013 tentang penanganan gangguan keamanan daerah. Berkenaan itu, Awang Faroek  menyambut baik penyelenggaraan sosialisasi yang nantinya diharapkan mampu mewujudkan Kaltim yang lebih kondusif, aman, nyaman, rukun serta damai. Termasuk diharapkan dapat menyamakan persepsi peran tim terpadu penanganan gangguan  keamanan  dalam daerah menjaga kondusifitas keamanan daerah.
“Sosialisasi Inpres menekankan penanganan gangguan keamanan dalam daerah dan mewujudkan stabilitas daerah menjelang pilpres. Tujuannya untuk menciptakan iklim hukum positif dan keamanan dalam negeri yang kondusif demi kelancaran pembangunan baik nasional maupun daerah dengan mengedepankan aspek hukum dan HAM,” tandasnya.
Awang Faroek meminta kepada seluruh lapisan masyarakat untuk menyukseskan   Pemilu Presiden dan Wakil Presiden di tahun 2014 ini.
“Dalam kesempatan ini saya mengajak kepada semua pelaku kepentingan di Kaltim mari kita terus jaga stabilitas keamanan Kaltim untuk terlaksananya  Pemilu Presiden dan Wakil Presiden,"ujarnya.
Sebagaimana Pemilihan Umum Kepala Daerah lalu, selain masyarakat, peranan Kapolda, Kepala TNI dan seluruh jajarannya sangat membantu dalam menjaga keamanan masyarakat untuk melaksanakan hak pilihnya. Kerjasama yang baik akan membuahkan hasil yang maksimal. Dibutuhkan kearifan dari seluruh pejabat provinsi maupun kabupaten/kota untuk benar-benar bisa menjadi pembina di dalam menjaga stabilitas daerah saat pemilu berlangsung.
“Komunikasikanlah hal-hal yang belum bisa diterima sehingga menjadi keputusan yang bulat bagi kita bersama. Jangan hanya karena perbedaan pendapat lalu stabilitas daerah saat pemilu jadi terganggu,” tegas Awang.
Awang Faroek juga  meminta agar setiap Pegawai Negeri Sipil (PNS) dilingkup Kaltim tidak terlibat politik praktis  menjelang Pemilihan Legislatif (Pilleg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) bulan April  2014 mendatang, PNS harus tetap netral, tidak boleh ikut kampanye dan  mendukung pemenangan salah satu Caleg maupun Capres yang bertarung pada Pemilu mendatang.
"Netralitas PNS ini sangat diharapkan, karena keterlibatan dalam politik praktis bertentangan dengan peraturan perundang-undangan  dan disiplin pegawai. Sehingga untuk menjamin pelaksanaan pesta demokrasi tidak diciderai dengan praktek menyimpang. Krena itu diharapkan para PNS diminta untuk tetap bertindak netral," kata Awang Faroek Ishak beberapa hari lalu.
Awang Faroek menegaskan, PNS, TNI dan Polri tugasnya mendukung penyelenggara (KPU dan Bawaslu, red) mensukseskan pemilu. Memastikan penyelenggaraannya lancar dan aman. Tidak boleh mendukung atau menginterpensi peserta Pemilu, Apalagi menjadi  peserta Pemilu,
"Larangan tersebut sesuai UU Kepegawaian yang tidak membenarkan PNS terlibat dalam politik praktis.  Dalam aturan itu disebutkan, bagi pegawai yang ingin terlibat aktif dalam politik praktis bersedia keluar dari PNS. Dan Peraturan perundangan tidak melarang PNS masuk parpol. Tapi harus berhenti. Kecuali jika UU ASN (Aparat  Sipil Negara/pengganti UU Kepegawaian) nanti membolehkan PNS berpolitik praktis seperti dulu. Prinsipnya kita ikuti saja ketentuan berlaku," paparnya. mar

Honorer Puskesmas Hamili Anak Kandung

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Normansyah (61) meski telah berusia senja namun nafsu Birahinya tidak bisa dibilang tua, Nafsu besarnya tidak hanya dilampiaskan ekapda sang istri namun juga melati (bukan nama sebenarnya) anak kandungnya sendiri. Ironisnya kelakuan bejat laki-laki ujur ini berbuah anak ketujuh yang juga cucunya sendiri didalam rahim Melati yang saat ini berumur 2 bulan.
Jengkel dengan perbuatan sang suami, Rima (bukan nama sebenarnya) langsung melaporkan perbuatan Norman yang tercatat sebagai tenaga Honor di Puskesmas Sungai Kapih Samarinda Ilir.
Pria paruh baya inipun terpaksa digiring petugas satuan Reskrim Polresta Samarinda dari tempat ia berkerja. Melati merupakan  anak kedua dari enam bersaudara. Melati diketahui diketahui hamil setelah sang ibu yang curiga melihat pertumbuhan tubuh anaknya yang memang sudah tidak bersekolah lagi setelah lulus dari Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Kepada ibunya, Melati mengaku terpaksa melayani nafsu bejat sang bapak karena diancam akan dibunuh jika menolak melayani bapaknya. Rima yang tidak terima atas kejadian ini kemudian langsung melaporkan perbuatan bejat sang suami ke polsek Samarinda Ilir .
Sementara itu Norman membantah jika perbuatan bejatnya dilakukan dengan paksaan. Kepada petugas, Norman mengaku bahwa perbuatannya dengan sang anak didasari suka sama suka. Bahkan beberapa kali sang anak yang meminta perbuatan itu dilakukan saat rumah dalam keadaan kosong.
“Saya tidak pernah mengancam seperti yang dikatakan Rima. Perbuatan ini suka sama suka, kadang saya yang minta, namun beberapa kali juga dia yang minta, jadi saya tidak pernah memaksa. Namun kalau Melati Hamil saya baru tahu,” kata Norman.
Ditanya awal ia melakukan perbuatan bejat ini, Norman mengaku bahwa awalnya ia memergoki Melati melakukan maturbasi didalam kamar, karena kasihan iapun kemudian mengajak anaknya berhubungan badan.
“Saya kasihan dengan dia, rasa ingin tahunya yang besar membuat ia melakukan perbuatan itu, dari itu saya lajari sekalian,” kata orang tua bejat ini.
Usai melakukan hubungan badan pertama kali Norman mengaku khilaf, namun setelah sering melakukan iapun menikmati perbuatan itu, bahkan ia mengaku memahami kode yang diberikan sang anak jika mengajak berhubungan intim.
“Melati kadang member kode kepada saya jika ia minta digitui. Dia suka menyodorkan organ fitalnya ketubuh saya, dan kemudian kami masuk kekamar,” kata Norman.
Sementara itu Kapolresta Samarinda Kombes Pol Antonius Wisnu Sutirta yang didampingi Kapolsekta Samaridna Ilir Kompol Yuniar mengatakan pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap korban,  pelapor dan pelaku.
Berdasarkan informasi awal diketahui bahwa pelaku bisa melakukan perbuatan bejatnya karena saat rumah dalam keadaan kosong, sementara sang ibu yang berkerja sebagai pembantu rumah tangga membuat pengawasan terhadap anaknya terbatas.
Pelaku dijemput ditempat kerjannya dan telah mengakui perbuatannya, ia pun terancam melanggar UU No 23 tahun 2004 tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.
Latar belakang pendidikan yang minim kadang membuat seseorang bisa saja melakukan perbuatan yang dilakukan Norman, ditambah lagi himpitan ekonomi yang membuat mereka menjadi sering bersama tanpa pengawasan dari orang lain.
Kini akibat perbuatan sang bapak Melati harus bersiap melahirkan sang anak yang juga akan menjadi adiknya dikemudian hari. M4n

Kantor Dishub Nyaris Terbakar

Akibat Instalasi Listrik Sudah Tua

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Samarinda di Jl MT Haryono, Kelurahan Air Putih, Kecamatan Samarinda Ulu, hampir saja terbakar. Hal ini disebabkan karena Instalasi listrik yang berada di Kantor Dishub tersebut yang sudah tua. Musibah tersebut nyaris saja membuat kantor tersebut hangus terbakar. Percikan api disertai kepulan asap hitam tiba-tiba muncul di plafon dekat pintu masuk kantor, sekitar pukul 14.15 Wita. Untung saja percikan api dan kepulan asap cepat terlihat sejumlah pegawai, yang saat itu sedang sibuk beraktivitas. Denga melihat kejadian tersebut pegawai pun berusaha memadamkan api.
Demi mengantisipasi timbulnya api yang cukup besar anggota Dishub menghubungi kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Samarinda hanya berjarak beberapa meter dan satu unit armada pemadam kebakaran pun diterjunkan untuk memadamkan api.
Kepala Dishub Samarinda Abdullah mengatakan, jika kantornya hampir terbakar akibat instalasi yang sudah tua tersebut.
"Kami menduga kabel instalasi listrik yang sudah tua mengalami korsleting. Begitu ada asap dan percikan api cepat dipadamkan, sehingga tak sempat terjadi kebakaran. Sekarang sedang diperbaiki oleh petugas yang paham terhadap instalasi listrik tersebut," kata Abdullah, Senin (26/5).
Ditambahkan Abdullah, instalasi listrik di tempatnya bekerja sudah lama tak diganti. Memamg sudah saatnya untuk diganti semua instalasi yang ada dikantor tersebut. "Sebenarnya sudah kami usulkan agar ada pergantian instalasi yang sudah tua ini. Dengan adanya kejadian ini kami berharap pergantian bisa segera dilakukan demi keamanan kantor," pungkasnya. aon

Prabowo Minta Lupakan Masa Lalu

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Calon Presiden Republik Indonesia (Capres RI) dari Partai Gerindra Prabowo Subianto mengharapkan agar bangsa Indonesia melupakan masa lalu demi kemajuan kedepan, karena untuk menjadi bangsa yang kuat dan dihormati bangsa lain, maka harus bersatu dan maju bersama-sama.
Mantan Danjen Kopasus ini juga mengharapkan dukungan segenap bangsa indonesia jika dirinya dipercaya menjadi Presiden Republik Indonesia kedepan.
Prabowo mengatakan masing-masing presiden sudah memberikan hal terbaik bagi bangsa dan negara ini. Dari itu diharapkan bahwa presiden kedepan tidak hanya punya konsep, namun juga keinginan untuk melanjutkan program dasar negara ini kedepan.
Prabowo justru khawatir jika masing-masing presiden lebih memprioritaskan program kerjanya tanpa memperhatikan program yang sudah berjalan, dan dikhawatirkan program jangka panjang negara ini tidak akan berjalan dengan baik. Imbasnya adalah masyarakat terombang ambing dalam kebingungan.
“Kalau setiap ganti presiden, seluruh program harus berubah maka yang kasihan rakyat Indonesia, mereka bingung mau dibawa kemana masa depannegara ini,” kata Prabowo.
Calon presiden RI dari partai Gerindra Prabowo Subianto mengaku dirinya masih terus membangun koalisi dengan partai Demokrat. Hasilnya, dirinya telah diundang oleh Partai Demokrat untuk melakukan pemaparan visi misi kembali. Prabowo berharap undangan ini tidak hanya undangan untuk menyampaikan visi misi namun juga peryataan bergabungnya Partai Demokrat ke dalam koalisi merah putih.
Didepan ribuan pendukungnya di Hotel Bumi Senyiur Samarinda, Prabowo kembali menegaskan bahwa koalisi merah putih yang dibangunnya bukan koalisi bagi-bagi jabatan jika terpilih.
Koalisi merah putih merupakan koalisi untuk membawa indonesia lebih maju dan dapat bersaing dan sejajar dengan negara-negara lain didunia,  bukan negara yang mudah ditekan dan diintimidasi oleh negara lain.
Dihadapan ribuan pendukung koalisi merah putih prabowo mengatakan bahwa keputusan Partai Golkar, PAN, PKS, PPP dan PBB merupakan koalisi untuk membawa Rakyat Indonesia lebih sejahtera.
Sementara ketika berada diruang tunggu Bandara Temindung Samarinda, Prabowo  menegaskan akan ada satu partai besar merapat ke koalisi merah putih, komunikasi terus menerus dengan pimpinan partai demokrat terus dilakukan.
“Besok (minggu, Red) saya diundang oleh pengurus Demokrat untuk menyampaikan visi misi dan program saya sebagai presiden jika saya dipercaya rakyat untuk menjadi presiden Indonesia,” kata Prabowo.
Sementara itu bergabungnya Partai Demokrat ke koalisi merah putih dipastikan akan membuat peluang Prabowo Subianto- Hatta Rajasa menjadi Presiden RI 2014-2019 akan lebih mudah. M4n

Tanwir Muhammadiyah Ajang Pertemuan Dua Capres

Muhammadiyah Tentukan Masa Depan Bangsa

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Pelaksanaan Tanwir Muhammadiyah berakhir dan ditutup secara resmi, Minggu (25/5) kemarin. Yang menarik dalam gelaran itu, Tanwir Muhammadiyah dijadikan ajang pertemuan dua bakal capres yang hadir Joko Widodo dan Prabowo Subianto dengan memaparkan visi misinya di hadapan warga Muhammadiyah.
Ketua Umum PP Muhammadiyah, Din Syamsuddin memaparkan, kehadiran dua bakal capres di Tanwir merupakan salah satu bentuk tanggung jawab Muhammadiyah terhadap kelangsungan Indonesia.
“Kami merasa berkewajiban untuk ikut menetukan arah masa depan bangsa. Penting untuk kita mengetahui pemimpin yang sesuai dengan harapan rakyat. Oleh sebab itu, kita minta kedua bakal capres ini menjelaskan visi misinya dihadapan warga Muhammadiyah,” kata Din.
Untuk menyatukan gerak organisasi, Muhammadiyah menggelar Tanwir di Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim). Tanwir adalah pertemuan tingkat nasional di bawah Muktamar. Tanwir ini diikuti seluruh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah se-Indonesia.
Din Syamsuddin mengharapkan Tanwir Muhammadiyah ini mampu menghasilkan pemikiran yang mencerahkan. Sebab semangat Tanwir adalah untuk pencerahan, maka sudah menjadi kewajiban bagi Muhammadiyah tampil menjadi pencerah Bangsa dan Negara.
“Cita-cita pendiri bangsa Indonesia juga tidak akan berbeda dengan cita-cita Muhammadiyah, karena juga menjadi keinginan Muhammadiyah agar Indonesia menjadi Negara yang berkemajuan dan mampu duduk sejajar dengan negara-negara maju di dunia,” kata Din yang juga Ketua MUI ini.
Ketua Steering Committee Tanwir Muhammadiyah yang juga ketua PP Muhammadiyah Dahlan Rais mengatakan dalam Tanwir kali ini membedah mengenai sumbangsih Muhammadiyah untuk Indonesia. “Muhammadiyah akan memberikan buku pedoman yang berisi pemikiran Muhammadiyah mengenai Indonesia untuk lima hingga sepuluh tahun ke depan,” kata Dahlan. fer

2 Capres Blusukan ke Pasar di Samarinda

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Pemilu Presiden (Pilpres) tahun ini agak beda dengan pemilu-pemilu sebelumnya. Jika pada pemilu sebelumnya Kaltim tidak dianggap sebagai pendulang suara signifikan bagi calon presiden (capres), namun kali ini Kaltim sudah naik tingkat. Dua Presiden diwaktu yang bersamaan hadir di Kota Samarinda Ibukota Propinsi Kaltim.
Kedatangan di Kaltim pun tidak sia-sia meski agenda utama menghadiri Tanwir Muhamadiyah yang dilaksanakan di Hotel Mesra Internasional, namun para capres juga melakukan agenda diluar agenda tanwir.
Capres dari partai Demokrasi Indonesia Perjuangan dengan Koalisi Indonesia Hebat mendatangi Pasar Segiri Samarinda, kedatangan mantan Walikota Solo ini mendapat sambutan antusias dari Ribuan pedagang dan pembeli yang berada di pasar tertua di Kota Samarinda itu.
Dengan menggunakan mobil Kijang Inova berwarna hitam Jokowi dan rombongan dari pengurus Partai PDIP Kaltim, Partai Hanura, partai Nasdem, dan Partai PKB disambut bak pahlawan.
Sorak-sorai "Jokowi" menyeruak dari berbagai sudut pasar. Mulai kaum ibu, remaja, hingga bapak-bapak menyempatkan untuk berfoto bersama capres PDI Perjuangan tersebut.
Usai mengitari lorong pasar di lantai satu yang didominasi pedagang sembako, daging dan ikan tersebut, tiba-tiba pedagang di lantai 2 terdiri dari penjual pakaian dengan kompak meminta Jokowi naik. Permintaan itu direspon Gubernur DKI Jakarta ini dengan langsung menemui warga.
Disela-sela kunjungannya seperti biasa Jokowi tidak hanya sekedar melintas dan mengajak bersalaman para pedagang , namun ia juga sempat berdialog mengenai harga sembako hingga suasana pasar segiri .
Usai mengunjungi pasar segiri jokowi melanjutkan perjalanan ke sejumlah tempat lainnya seperti Pasar Pagi, Kantor Partai politik pendukung dan beberapa kantor Biro media di kota Samarinda.
Sementara itu kepada wartawan diselasela kunjungannya Joko Widodo mengingatkan bahwa tantangan Indonsesia kedepan adalah kemampuan sumber daya manusia yang kuat karena sumber daya alam yang ada saat ini jika tidak dikelola oleh Rakyat Indonesia yeng kuat maka sumber daya alam itu akan sia-sia.
Jokowi mengngatkan bahwa Kaltim memiliki sumber daya alam yang begitu berlimpah di Indonesia namun SDA yang berlimpah itu tidak akan ada artinya jika tidak dikelola oleh anak-anak bangsa yang memiliki kekuatan mental yang kuat dan untuk mempekuat mental itu pemerintah kedepan akan memberikan perhatian khusus pada dunia pendidikan.
Jadi menurut gubernur DKI  Jakarta Non Aktif ini pendidikan tidak hanya memberikan pengetahuan dan ketrampilan namun lebih khusus pada pendidikan karakter dan budi pekerti.
Sementara itu Capres dari Partai Gerindra Prabowo Subianto  pada kedatangannya di Kaltim menyempatkan diri mendatangi pasar dan melaksanakan sholat djuhur di Masjid Raya Darusalam .
Pada kesempatan itu Prabowo menyatakan kesedihannya akan kondisi Kaltim yang kaya akan Sumber Daya Alam , namun rakyatnya banyak yang belum sejahtera. Dan hal seperti ini tidak boleh terulang lagi. Kekayaan alam Kaltim harus bisa dinikmati warga Kaltim sendiri.
"Gas diekspor, minyak juga, batubara dan mineral lain, hingga sawit diekspor dalam bentuk mentah. Ke depan, industri harus membangun smelter supaya nilai tambahnya bisa dinikmati masyarakat sekitar," kata Prabowo. M4n

Samarinda Rebut Lagi Juara Umum MTQ

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Kafilah Samarinda kembali berhasil mengembalikan piala juara umum Musabaqah Tilawatil Qur`an (MTQ) Provinsi Kaltim-Kaltara ke-36 di Kabupaten Kutim, kembali ke kota “Tepian” setelah 5 tahun penantian.
"MTQ kali ini menurut saya sangat luar biasa dengan 18 cabang lomba yang berhasil masuk final kafilah Samarinda dengan poin 65 berhasil menempatkan juara I 8 orang, juara II 7 orang dan juara III 4 orang dan terjadi selisih poin yang cukup jauh dari peringkat 2 kabupaten Berau dengan 56 poin,” ucap Ketua LPTQ Samarinda Ridwan Tassa dalam laporannya di rumah jabatan wali kota, Minggu (25/2).
Ridwan yang juga Asisten III Pemkot Samarinda ini mengatakan, ini berkat doa dari masyarakat Samarinda dan juga kerja keras dari para pelatih, official beserta pengurus LPTQ kota Samarinda yang telah membimbing peserta mulai TC hingga Musabaqah berlangsung.
Adapun cabang yang dijuarai Kafilah Samarinda adalah Cabang Tartil putri, Tilawah Anak dan Remaja, Qiraat, Tahfidz 5 Juz, Tafsir bahasa Inggris, M2KQ putra serta cabang beregu Syarhil Qur’an.
Kedatangan kafilah Samarinda sendiri disambut dengan arak-arakan piala juara umum mengelilingi kota Samarinda dan antusias warga terlihat dengan cukup memacetkan jalan protokol di kota Samarinda.
Konvoi sendiri berakhir di rumah jabatan walikota Samarinda untuk menyerahkan piala juara umum kepada Wakil Walikota H Nusyirwan Ismail yang didampingi Sekkot Zulfakar.
Dalam kesempatan tersebut Pemkot Samarinda melalui Wakil Walikota H Nusyirwan Ismail memberikan apresiasi kepada kafilah Samarinda yang telah berhasil memberikan usaha kerasnya dalam mengharumkan kota Samarinda melalui MTQ.
“Walaupun juara umum bukan tujuan utama dari MTQ, tapi ini adalah suatu anugrah buat kita semua, khususnya warga Samarinda, akan tetapi title juara umum ini diharapkan betul-betul bisa meningkatkan kualitas keimanan dan ketaqwaan masyarakat Kota Samarinda,” tuturnya. ike

Kodam VI Mulawarman Siap Kawal Kunker SBY di Kaltim

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Panglima Kodam (Pangdam) VI Mulawarman (Mlw) Mayjen TNI Dicky Wainal Usman memastikan siap mengawal pengamanan rencana kunjungan kerja Presiden Susilo Bambang Yudhoyo (SBY) ke Kaltim yang direncanakan pada 18 – 19 Juni 2014. Serta akan mengerahkan segenap kekuatan bersama-sama jajaran Polda Kaltim menyukseskan seluruh rangkaian kegiatannya guna menjaga kondusifitas keamanan daerah.
“Prinsipnya secara teknis kita siap menudukung penyelenggaraan keamanan. Semua akan dipersiapkan sesuai standar pengamanan presiden,” akunya ketika ditemui seusai menghadiri rapat persiapan kunker presiden ke Kaltim, di Kantor Gubernur Kaltim, Samarinda, beberapa hari lalu.
Ditambahkan, sebagai persiapan, pihaknnya berencana menggelar rapat awal internal jajaran TNI AD. Seminggu ke depan mulai bergerak menggelar rapat gabungan dengan jajaran Polda Kaltim untuk pembagian tugas tim pengamanan. Setelah formasi pengamanan ditetapkan dilakukan gladi pada H – 3 penyelenggaraan atau 15 Juni. Yang jelas semua sudah disiapkan jauh-jauh hari. Terkait kekuatan pasukan pengamanan, Jendral Bintang Dua ini mengaku akan menyiapkan pasukan pengaman wilayah (pamwil), serta pasukan anti hura hara (PHH) dari brimob maupun dari TNI.
“Kan malu kalau presiden datang ada demo. Kesannya tidak nyaman. Kalau ada pesan akan disampaikan,” katanya.
Sebagai antisipasi, pihaknya bersama jajaran akan melakukan pendekatan persuasif kepada masyarakat guna menyadarkan mereka tentang peringnya menciptakan suasana Kaltim aman dan aman. “Aman untuk investasi dan semuanya,  sehingga Kaltim nyaman,” serunya.
Kondisi aman dan nyaman, dianggapnya menjadi citra positif daerah yang mesti dipelihara. Kesan setiap orang bahwa Kaltim merupakan daerah kondusif harus terus dijaga bersama.
Seperti diketahui, Presiden SBY dijawalkan meresmikan 29 proyek masterplan percepatan dan perluasan pembangunan ekonomi Indonesia (MP3EI) Kaltim, proyek daaerah, serta proyek yang didanai APBN pada 18 Juni, di Terminal Baru Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan. Kemudian dilanjutkan dengan agenda membuka Gelar Teknologi Tepat Guna (TTG) Nasional XVI, pada 19 Juni, di Komplek Stadion Madya Sempaja, Samarinda.
Pelaksana proyek yang akan diresmikan, secara keseluruhan kegiatannya telah selesai dan siap diresmikan, antara lain Terminal Baru Bandara Sultan Aji Muhammad Sultan Sulaiman Sepinggan Balikpapan, Bandara Long Bawan Nunukan, Bandara Long Apung Malinau, serta Bandara Data Dawai Mahulu.
Kemudian Balai Rehabilitasi Narkoba BNNP Kaltim, Education Center Samarinda, Kaltim Convention Hall Samarinda, Masjid Al Maruf Samarinda, serta bebarapa pabrik kelapa sawit, beberapa pembangkit tenaga listrik di kabupaten/kota se Kaltim. Sedangkan proyek yang akan diground breaking pembangunan Gedung Intitut Teknologi Kalimantan (ITK) Balikpapan, dan Gedung Institut Seni Budaya Indonesi (ISBI) Tenggarong. mar

Keunggulan SDM Kunci Daya Saing

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Dalam Visi Kaltim Maju 2018, Pemprov bertekad memajukan kehidupan dan kesejahteraan masyarakat melalui peningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang cerdas, terampil, berakhlak mulia dan berdaya saing tinggi yang diwujudkan melalui program Kaltim Cemerlang (Cerdas, Merata, dan Prestasi Gemilang).
"Hal itu diwujudkan melalui pemberian beasiswa, Wajib Belajar 12 Tahun, peningkatan kualitas pendidikan dasar, menengah dan perguruan tinggi, dan lain sebagainya. Perhatian pada peningkatan kualitas SDM, di era globalisasi saat ini menuntut kemampuan daya saing yang kuat dalam penguasaan teknologi, manajemen dan SDM. Keunggulan teknologi akan menurunkan biaya produksi, meningkatkan kandungan nilai tambah, memperluas keragaman produk, dan meningkatkan mutu produk. Sedangkan keunggulan manajemen akan meningkatkan efektifitas dan efesiensi,” papar Gubernur Kaltim H Awang Faroek Ishak beberapa waktu lalu.
Namun  demikian, lanjut Awang, keunggulan SDM merupakan kunci daya saing, karena SDM yang akan menentukan siapa yang mampu menjaga kelangsungan hidup, perkembangan dan kemenangan dalam persaingan. Melalui prioritas pembangunan sektor pendidikan diharapkan dapat mentransformasi sumber daya alam (SDA) menjadi SDM yang andal, sehingga pada saatnya jika SDA sudah menipis, Kaltim sudah memiliki SDM yang siap dengan kemampuan dan daya saing yang tinggi.
“Pembangunan pendidikan di Kaltim selama ini sudah menunjukkan banyak kemajuan dengan dicapainya sejumlah prestasi. Hal ini antara lain ditunjukkan dengan Angka Partisipasi Kasar (APK) pada jenjang pendidikan dasar dan menengah yang sudah mencapai rata-rata di atas nasional,”jelasnya.
Keberhasilan di bidang Pendidikan Dasar dan Menengah selama ini, tidak lantas membuat pemerintah merasa sudah cukup puas. Karena, harus disadari sepenuhnya daya saing SDM yang diharapkan ke depan adalah SDM dengan daya saing tinggi pada level pendidikan tinggi, khususnya dengan basis keilmuan sains, teknologi, kedokteran dan pertanian.
Meskipun menjadi tanggung jawab pemerintah pusat, namun Pemprov Kaltim juga memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan pendidikan tinggi di Kaltim. Hal itu diwujudkan dengan pendirian Institut Teknologi Kalimantan (ITK) di Balikpapan dan Insitut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Kaltim di Tenggarong, Kutai Kartanegara.
“Untuk itu, pemerintah daerah juga turut serta melakukan percepatan peningkatan daya saing SDM berpendidikan tinggi. Karena, dengan pendidikan perguruan tinggi yang berkualitas, kita berharap akan dapat pula dilahirkan SDM yang berkualitas yang mampu didayagunakan untuk membangun daerah.,” harapnya.
Hal ini, lanjut dia, juga merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas tenaga kerja di Kaltim yang selama ini didominasi lulusan SMP ataupun SMA/SMK. Terlebih menjelang diberlakukannya Masyarakat Ekonomi ASEAN 2015, dimana semua tenaga kerja dari negara anggota ASEAN akan bebas masuk dan berkompetisi untuk mendapatkan pekerjaan di Indonesia.
“Waktu akan membuktikan, bahwa membangun pendidikan sebenarnya memerlukan investasi yang tidak sedikit, tetapi hasilnya akan terasa bagi pembangunan berkelanjutan di Kaltim pada masa yang akan datang,” pungkasnya. mar

Kaltim Bentuk Desa Tangguh Siaga Bencana

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kaltim menyiapkan Program Desa Tangguh Siaga Bencana, khususnya banjir. Desa yang dipersiapkan menjadi percontohan adalah Desa Pampang dan Lempake, Samarinda.
"Jika terjadi banjir, masyarakat di kedua desa tersebut sudah dilatih untuk peka dan tanggap,"  kata Kepala BPBD Kaltim Wahyu Widi Heranata, Kamis (22/5).
Dijelaskan, program ini bertujuan untuk membentuk masyarakat yang siap dan tangguh menghadapi bencana. Diawali dari aparat hingga masyarakat desa yang selalu peka terhadap potensi bencana di sekitar mereka.
Pembentukan desa siaga ini disiapkan untuk membangun kesiapsiagaan warga dan aparatur setempat untuk memperkecil risiko bencana. Hal ini sebagai bentuk antisipasi dini terhadap  kemungkinan dampak buruk bencana.
Langkah cepat dan tanggap terhadap potensi bencana itu diharapkan mampu menekan jumlah korban jiwa dan harta benda,  serta korban jiwa.
"Keterlibatan masyarakat sangat dibutuhkan dalam setiap penanggulangan bencana. Khususnya dalam hal penyelamatan diri agar tidak terkena bencana dan menjadi sumber bencana," tegas Wahyu Widhi.
Secara  teknis seluruh unsur masyarakat di suatu kampung, mulai dari Lurah, Ketua RT, hingga masyarakat umum setempat akan diberi pelatihan terkait tindakan yang harus dilakukan saat terjadi bencana, baik pada  penyelamatan diri, maupun memberi informasi kepada penduduk kampung lainnya saat terjadi bencana.
Di seluruh wilayah Kaltim,  desa tangguh ini sudah terbentuk di Balikpapan, Penajam Paser Utara dan Bulungan. Masing-masing satu desa. BPBD akan terus terus mendorong semua daerah agar segera membentuk desa tangguh siaga bencana tersebut. john

Kafe di SKM Diawasi Satpol PP

SAMARINDA, POskota Kaltim
Sebagai petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Samarinda penegak Perda tersebut mempunyai tugas yang cukup banyak. Salah satunya adalah melakukan pengawasan terhadap sejumlah kafe yang berada di tepi Sungai Karang Mumus di jalan Muso Salim. Pengawasan tersebut dengan cara melakukan kegiatan patroli oleh Satpol PP bersama pihak Polisi.
Plt Kepala Satpol PP Rustam mengatakan, siap membackup polisi melakukan pengawasan terhadap kafe yang kerap dijadikan muda-mudi nongkrong tersebut.
"Kami akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian, untuk melakukan pengawasan, termasuk razia kafe di sepanjang SKM. Ini demi menjaga keamanan dan penegakan Perda," kata Rustam.
Salah satu bentuk pengawasan yang dilakukan, satpol PP menggiatkan patroli ke arah Jalan Muso Salim. Terutama malam, untuk mengantisipasi adanya pelanggaran Perda.
"Sembari melakukan patroli kami juga mengimbau pemilik kafe yang kedapatan menyalakan musik kencang. Kemudian kami juga mengingatkan mereka, untuk memperhatikan batasan jam beroperasi. Satpol PP juga siap terlibat dalam razia besar-besaran yang diwacanakan polisi terhadap pengunjung kafe," ujarnya.
Razia yang dilakukan rutin juga efektif menjaga keamanan dan ketertiban jelang pelaksanaan Pilpres," imbuh.
Satpol PP juga akan memanggil warga setempat yang dipercaya mengawasi kafe di tepi SKM. Selama ini ada warga yang dipercaya untuk membantu pengawasan kafe dan secepatnya warga bersangkutan akan dipanggil untuk diminta meneruskan imbauan kepada pemilik kafe yang bandel. aon

Tambang PT ECI Minta Distop

Merusak Sumber Mata Air

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Komisi III DPRD Kota Samarinda, meminta aktivitas tambang PT Energi Cahaya Industri (ECI) di wilayah Bantuas Kecamatan Palaran distop. Pasalnya, eksplorasi tambang perusahaan tersebut akan merusak sumber mata air warga.
Hal itu dikemukakan Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda, M Fachmi Azuari, usai melakukan inspeksi mendadak (sidak) di kawasan Bantuas, akhir pekan ini.
"Aktivitas tambang PT ECI telah masuk ke area mata air warga. Sehingga berpotensi akan mengganggu warga untuk memperoleh air bersih," ujar Fachmi.
Sidak diikuti oleh anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda diantaranya Agus suwandi, H.Joha, Sugiono dan M Fachmi Azuari sendiri, beserta dari Pemkot Samarinda.
Politisi Partai Demokrat ini mengatakan sumber mata air di Bantuas itu merupakan satu-satunya sumber mata air yang dipakai warga memenuhi kebutuhan air bersih.
"Kalau tambang ini tidak dihentikan sementara waktu sampai ada solusi maka akan mengkhawatirkan bagi kelangsungan hidup warga," katanya.
Menurutnya, warga sejauh ini bisa diajak komunikasi dengan pihak menejemen PT ECI. Sementara menejemen sendiri juga sampai saat ini masih belum melakukan aktivitasnya. "Dewan memang menghendaki tambang itu distop dulu sampai ada solusinya," katanya.
Penghentian aktivitas tambang PT ECI di Bantuas tersebut bukan tanpa alasan. Jika hal itu tetap dilaksanakan maka akan terjadi kekurangan air bersih di lingkungan Bantuas.
"Warga butuh air bersih. Warga Bantuas terlalu jauh dari akses PDAM sehingga bergantung pada sumber mata air itu," katanya.
Fachmi juga mengkhawatirkan jika PT ECI terus melakukan pengupasan di kawasan sumber mata air akan terjadi pergesekan dengan warga.
"Kalau warga tidak setuju kemudian terjadi saling menyalahkan bisa jadi akan mengganggu keamanan dan kenyamanan warga," tegasnya.
Komisi III sendiri secara tegas menyatakan ketidaksetujuannya atas aktivitas tambang yang akan merusak mata air warga. Untuk itu, Komisi III menyatakan distop.
"Menurut kami itu tidak dibenarkan karena  mata air itu satu-satunya untuk kehidupan warga disana dimana mata air itu dibutukan untuk keperluan sehari-hari," tegasnya.
Pihak Komisi III sendiri sedianya melakukan pertemuan dengan menejemen PT ECI. Namun hingga saat ini hal itu belum terlaksana.
"Rencananya Rabu minggu ini akan dilakukan dengar pendapat dengan menejemen PT ECI dengan warga Bantuas yang dijembatani Komisi III," katanya.
Dia berharap dalam pertemuan itu nanti akan memberikan solusi kedua pihak. Karena bagaimanapun sumber mata air sangat diperlukan bagi kelangsungan kehidupan warga Bantuas. "Kita akan seriusi hal ini untuk mencari solusi terbaik dari persoalan ini," pungkasnya. tha

Lima BUMN Siap Bantu Pembangunan Sisi Udara BSB

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Pembangunan sisi udara Bandara Samarinda Baru (BSB), di Sungai Siring Samarinda akan terus dilanjutkan. Dimana 5 BUMN dipastikan siap ambil bagian menjadi investor pembangunan Landasan Pacu (Runway) mendukung percepatan pemanfaatan pengganti Bandara Temindung Samarinda ini.
“Atas permintaan Pak Gubernur (Awang Faroek Ishak,Red) BUMN siap membantu mempercepat penyelesaian pembangunan BSB. 5 BUMN sudah menyatakan siap bergabung. Setelah ini kita akan bicarakan solusi bagaimana mencari dananya. Minta doanya mudahan bisa terealisasi,” jelas Menteri BUMN RI, Dahlan Iskan ketika ditemui seusai meninjau lokasi pembangunan BSB, Sabtu (24/5) lalu.
Menurut Dahlan, dukungan tersebut tidak lain sebagai bentuk kepeduliannya terhadap pembangunan BSB yang tidak kunjung tuntas. Padahal keberadaan BSB menjadi salah satu faktor penunjang percepatan pembangunan Kaltim, khususnya Samarinda sebagai Ibukota Provinsi. Disamping itu, sebagian besar fasilitas penunjang bandara seperti gedung terminal, akses jalan, tower komunikasi, hingga gedung perumahan dan perkantoran sudah jadi. Pihaknya menyayangkan jika fasilitas penunjang lainnya tidak segera dikerjakan.
“Sisi mubazirnya terlalu besar. Apalagi apronnya (tempat parkir pesawat) akan dibiaya APBD, kemudian taxiway (marka di landas ancang) dibiayai APBN. Tinggal landasan yang belum. Biar BUMN yang kerjakan agar segera bisa dimanfaatkan,”tandasnya.
Ditambahkan, Lima BUMN yang akan diajak mengerjakan pembangunan landasan adalah Wijaya Karya, Adikarya, Waskita Karya, Pembangunan Perumahan, Hutama Karya. Bahkan Dahlan berencana mengajak Angkasa Pura I bergabung agar ada penambahan dana untuk pembangunannya.
Dahlan berkeinginan pembangunan landasan pacu BSB sampai 2.250 meter bahkan 2.500 meter. Ini jauh dari target pembangunan awal yang hanya 1.600 meter. Maksudnya agar bisa didarati pesawat jenis boeing.
“Infrastruktur lain sudah siap dan memang idealnya untuk bandara sedang,  bukan bandara kecil. Makanya kita usulkan sebaiknya langsung landasan besar. Prinsipnya BUMN siap bantu kerjakan landasan,” tegasnya.
Soal pembiayaan, untuk membangun landasan pacu sepanjang 2.250 meter dibutuhkan biaya senilai Rp1,2 triliun. Waktu pengerjaan yang dibutuhkan paling lambat satu tahun. Apalagi yang mengerjakan banyak BUMN dan semua ahli di bidangnya.
Lantas berapa keuntungan yang akan diperoleh BUMN ? Menurutnya, BUMN mendukung pembangunan BSB tidak melihat untung. Tapi lebih pada upaya mendorong percepatan pemenuhan investasi infrastruktur Kaltim.
“Kalau bangun bandara jangan liat untung rugi. Tapi asas manfaatnya. Apalagi BUMN tangan Negara jadi tidak terlalu mementingkan untung rugi,” yakinnya.
Sementara Gubernur Kaltim, H  Awang Faroek Ishak menaruh harapan rencana kerjasama tersebut bisa segera terealisasi. DIharapkan BSB bisa diselesaikan tepat waktu.  Satu tahun ke depan sudah bisa dimanfatkan.
“Ini sesuai harapan. BUMN berpartisipasi dalam pembangunannya. Alhamdulilah mereka datang dan beri keyakinan, diharapkan realisasi kerjasama akan dimulai setelah seluruh prosedurnya dipenuhi. Paling lambat satu hingga dua bulan ke depan sudah mulai jalan,"tandas Awang Faroek. mar

MBS Diminta Tanggung Jawab

Gagalnya PT PI Bangun Sisi Udara BSB

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Perusahaan Daerah (Perusda) Melati Bhakti Satya (MBS) diminta bertanggung jawab terkait batalnya pembangunan sisi udara Bandara Samarinda Baru (BSB) oleh PT Persada Investama (PI). Hal itu diungkapkan Ketua Komisi III DPRD Kaltim, Dahri Yasin kepada Poskota Kaltim, melalui telepon genggamnya Minggu (25/5) kemarin.
Dikatakan Dahri Yasin, investor PT PI tersebut diperkenalkan jajaran Direksi MBS ke Pemprov untuk membangun sisi udara BSB. "Jadi MBS harus bertanggung jawab. Karena dia yang bawa investor,” tegas Dahri.
Kegagalan bekerjasama dengan investor untuk membangun BSB, bukan kali ini saja terjadi. Sebelumnya, jalinan kerjasama Pemprov Kaltim dengan Bakrie Capital juga harus berakhir. “Kalau ada tawaran kerjasama dan investasi pasti Pemprov merespon. Tapi tugasnya MBS untuk menyortir orang-orang yang mau investasi itu. Dan ini bukan yang pertama sudah,” sebutnya.
Dinilainya, kelemahan kerjasama dengan pihak ketiga yang terjadi selama ini disebabkan tidak dilibatkannya DPRD dalam pemilihan investor. “Salah satu kelemahannnya ya DPRD tidak diajak menilai calon investor itu,” katanya.
Dahri pun menduga, jalinan perjanjian kerjasama dengan Pemprov Kaltim, kerap dimanfaatkan investor tertentu untuk mengeruk keuntungan sendiri. “Ya MoU  ataupun perjanjian kerjasama lainnya kan bisa dipakai untuk mendapat pinjaman. Jangan sampai, kerjasama ini hanya dimanfaatkan investor untuk hal-hal seperti itu. Begitu mereka dapat yang diinginkan, mereka pergi. Bisa saja ini permainan surat berharga,” katanya lagi.
Dahri meminta Pemprov Kaltim belajar dari kegagalan kerjasama dengan investor dalam pembangunan BSB. “Sudah pakai acara ground breaking, tapi ternyata gagal lagi. Ini harus segera disikapi. Jangan gagal, terus ganti investor tanpa ada evaluasi. Harus ditelusuri kenapa PT PI tidak bisa melaksanakan komitmennya. Kemudian, Perusda MBS yang membawa investor itu, harus dievaluasi juga,” tegasnya.
Begitu pula dengan rencana konsorsium BUMN (Badan Usaha Milik Negara) yang direncanakan mengambi alih pembangunan sisi udara BSB. “Saya dengar BUMN mau masuk. Tapi sebagai investor atau kontraktor, kita belum tahu pasti. Yang jelas, kalau ada investor lagi, harus dipelajari betul-betul tranck record investasinya,” katanya lagi.
Dahri juga meminta Pemprov Kaltim mulai memikirkan opsi pembangunan sisi udara menggunakan APBD Kaltim. “Ya kalau memang gagal lagi ya pakai APBD saja. Walaupun dibiayai bertahap, tapi jelas progres pembangunannya. Atau dibiayai secara multiyears saja seperti sisi daratnya,” tandas Dahri.
Seperti diketahui, Pemprov Kaltim akhirnya mendepak PT PI sebagai investor sisi udara BSB. “PT PI ini kita nilai belum sanggup membangun BSB. Karena kita perlunya cepat, makanya kita ganti. Rencananya, konsorsium BUMN mau masuk sebagai investor,” ujar Kepala Dishub Kaltim, Zairin Zain, beberapa waktu lalu. fer

Jalur Samarinda-Bontang Lumpuh

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Hujan yang melanda sebagian besar wilayah Kota Samarinda, Kamis (22/5) kemarin, mengakibatkan banjir di beberapa titik diantaranya jalan DI Panjaitan. Jalur Samarinda menuju Kota Bontang ini lumpuh. Antrian panjang kendaraan roda empat dan dua mengular hingga beberapa kilo meter.
Beberapa pengguna jalan yang terjebak macet ini mengatakan banjir terjadi di sejumlah titik jalan, termasuk Jalan DI Panjaitan yang merupakan jalur Samarinda-Bontang dengan ketingian air rata-rata mencapai 60 senti meter.
"Banjir di Jl DI Panjaitan ini cukup dalam. Akibatnya terjadi antrian panjang dan hampir tak bisa bergerak," kata Fahmawati, salah seorang pengguna jalan.
Kemarin, ratusan kendaraan baik roda dua maupun roda empat yang akan menuju Kota Bontang sempat beberapa jam terjebak macet hingga ujung di Jalan DI Panjaitan.
"Di beberapa titik jalan terjadi kemacetan akibat penumpukan kendaraan roda dua yang tidak bisa melintas sementara banyak juga kendaraan yang mogok akibat mencoba menerobos genangan air," katanya.
Kemacetan parah terjadi di kawasan Jl PM Noor menuju simpang tiga Jalan DI Panjaitan dan simpangan Alaya. Kemacetan panjang hingga tiga kilometer akibat ratusan kendaraan mulai dari roda dua, roda empat hingga truk berbadan lebar terjebak banjir.
"Di kawasan Simpang Empat Sempaja, diantaranya di Jl Wahid Hasyim dan Jl AW Syahranie dengan ketinggian air mencapai 60 sentimeter," imbuhnya.
Banjir lebih dalam juga terjadi di Jalan Sentosa. Ketinggian air mencapai 70 centi meter yang juga terjadi kemacetan cukup parah.
Menanggapi hal itu, Anggota DPRD Kota Samarinda, H Narimo, mengatakan persoalan banjir di Samarinda harus mendapat perhatian serius dari semua pihak dan mendesak untuk segera diselesaikan.
"Penyelesaian persoalan banjir ini tidak mungkin dilakukan hanya oleh pemerintah, tetapi juga memerlukan dukungan dan komitmen serius seluruh warga kota," kata Narimo.
Beberapa tahun lalu, proses penanganan banjir di Samarinda juga melibatkan ahli-ahli tata kota dan ahli penanganan banjir yang telah memberikan informasi tentang langkah-langkah yang tepat untuk penanganan banjir di kota ini.
"Saya berharap proses penanganan banjir di Samarinda  berhasil secara maksimal. Intinya bagaimana caranya agar permasalahan banjir di ibukota provinsi Kalimantan Timur ini bisa segera dituntaskan," kata Narimo. tha

Kaji Ulang Beasiswa Kaltim Cemerlang

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Pertemuan antara Komisi IV DPRD Kaltim dengan Dinas Pendidikan Provinsi Kaltim pada Rabu (21/5) sedianya membahas rencana KUA (Kebijakan Umum Anggaran)  dan PPAS ( Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara) P-APBD (Perubahan APBD) 2014.
Namun pertemuan yang dipimpin Ahmad Abdullah didampingi Mudiyat Noor, Abdul Djalil Fattah, Sudarno, Maria Margaretha Rini Puspa tersebut juga membahas keluhan dalam bidang pendidikan Kaltim.
Sudarno  mengeluhkan masih adanya tugas-tugas yang memberatkan siswa SD. Selain itu Darno juga mengeluhkan warna gedung-gedung sekolah di Kaltim rata-rata berwarna sesuai kepentingan politikus Keluhan lain, di Kaltim keberadaan gedung teater masih sangat diperlukan. “Saya hanya melihat gedung kesenian, dan itu bukan gedung teater, padahal potensi anak-anak di Kaltim sangat banyak. Sangat disayangkan apabila tidak tersalurkan dengan baik,” tutur Darno.
Djalil dalam pertemuan tersebut juga mempertanyakan soal beasiswa dari provinsi Kaltara yang nantinya akan berpisah dengan Kaltim. Djalil mengharapkan beasiswa di Provinsi Kaltara juga mendapatkan perhatian lebih.
Di sisi lain, Mudiyat Noor juga menambahkan bahwa selama ini beasiswa yang diberikan kepada seluruh masyarakat Kaltim tidak menyentuh sasaran dengan tepat.
“Saya pernah beberapa kali mengadakan kunjungan langsung ke lapangan dan melihat langsung bahwa tingkat pelajar dari SD ke SMP hanya 50%, dan SMP ke SMA juga hanya 50%, dari SMA ke S1 hanya  30-40%. Saya rasa beasiswa kali ini harus menyentuh sasaran dengan tepat. Bukan masyarakat mampu yang diberikan. Sebaiknya Dinas Pendidikan Provinsi harus bekerja sama dengan sekolah untuk langsung membiayai siapa saja siswa yang lebih berhak,” papar Mudiyat.
Sepakat dengan Mudiyat, Darno menambahkan beasiswa Kaltim Cemerlang perlu dikaji ulang. “Dalam hal ini, selaku anggota Komisi IV kami mengimbau untuk meninjau ulang beasiswa Kaltim Cemerlang dan sebaiknya diserahkan saja kepada pihak-pihak yang berkompeten dalam bidangnya,” papar Darno.
Menanggapi komentar dari para anggota Komisi IV, Kepala Dinas Pendidikan Kaltim Musyahrin menginformasikan bahwa pada Juni mendatang, kurikulum untuk Sekolah Dasar hingga Menengah Atas akan mendapatkan pergantian, yaitu kurikulum 2013.
“Kurikulum 2013 siswa tak lagi diwajibkan terbebani untuk membawa buku. Namun gurulah yang harus memahami materi dengan baik dan menyampaikan kepada anak didiknya. Diharapkan para anak didik yang ada di Indonesia pun akan ringan dari tugas-tugas sekolah,” tuturnya.
Musyahrin menyutujui usulan gedung teater di Kaltim demi meningkatkan potensi anak-anak Kaltim. Mengenai program-program pendidikan, menurut Musyahrin pihaknya sudah melaksanakan sesuai prosedur yang diatur dalam undang-undang untuk mengusulkan dana pendidikan sebesar 20 persen “Mengenai beasiswa tentunya hal ini akan dievaluasi kembali agar kedepannya sesuai dengan harapan masyarakat Kaltim,” ucapnya. hms/adv

Segera Atasi Pemadaman Listrik

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Listrik merupakan salah kebutuhan yang sangat penting dalam kehidupan manusia pada umumnya, listrik meruapakan sektor penunjang kebutuhan perekonomian.
Hampir di semua bidang memerlukan listrik untuk memenuhi kebutuhannnya. Sayangnya di Kaltim yang dikenal dengan daerah kaya SDA, masih tertinggal untuk urusan pasokan listrik.
Pemadaman massal dan bergilir bisa sewaktu-waktu terjadi. Kondisi yang dengan tegas menunjukkan bahwa adanya ketidakoptimalan PLN dalam mengelola pasokan ketersediaan listrik bagi pelanggan.
“Saya tidak pernah bosan mendengar keluhan tentang permasalahan padamnya listrik. Saya rasa ini sudah berlarut-larut sekali. Saya juga tidak paham sebenarnya ada apa dengan pihak PLN terkait pemadaman listrik, masalah ini harusnya bisa dicarikan solusi konkret, “ ucap Anggota DPRD Kaltim Nicolas Pangeran.
Wakil rakyat dari Partai Demokrat ini menyebutkan, hingga saat ini masih banyak warga, baik di desa dan kota di Kaltim yang masih belum merasakan nikmatnya fasilitas listrik. Bahkan di beberapa wilayah, justru belum teraliri jaringan listrik hingga puluhan tahun lamanya.
“Manajemen PLN sebenarnya pernah bertemu dengan saya dan kawan-kawan di kantor DPRD beberapa bulan yang lalu. Namun saya masih tidak paham sampai sekarang permasalahan pemadaman listrik masih sering menjadi derita bersama. Sebenarnya ada apa? Kan itu yang menjadi pertanyaannya. Padahal cadangan energi listrik kita sudah cukup bagus,“ paparnya.
“Harus kita pahami bahwa listrik ini adalah salah satu kebutuhan primer, alasan yang disampaikan pihak PLN bila terjadi pemadaman listrik, terkesan hanya seperti kisah klasik dan terkesan monoton, yakni alasan mesin rusak,” tambahnya.
Dengan alasan kerusakan mesin tersebut, lanjutnya, telah membuat kesengsaraan di berbagai sektor, mulai dari sektor pendidikan, ekonomi, UKM dan semua sektor lainnya. imbuhnya.
Ia menambahkan pemadaman listrik ini tidak bisa dibiarkan berlarut-larut, karena yang menjadi korban masyarakat. Apalagi dengan aturan yang dibuat PLN jika telat membayar, langsung dikenakan denda. Sedangkan bila terjadi pemadaman, tidak ada kompensasi diberikan PLN kepada masyarakat. Jelas kondisi yang tidak adil.
Nicolas Pangeran juga meminta kepada pihak PLN lebih serius dan berkomitmen tegas dalam mengatasi persoalan listrik.
“Selain kebutuhan vital, listrik memudahkan masyarakat untuk berkembang. Misalnya membuka berbagai jenis usaha yang pada gilirannya membantu mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat ke depan,“ ucapnya. hms/adv

Tenaga Medis Masih Kurang

RSUD Minta Diakomodasi di APBD Perubahan

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Sebagai bagian dari tahapan pembahasan rancangan KUA dan PPAS Perubahan APBD Kaltim 2014, Komisi IV menggelar pertemuan dengan manajemen RSUD AWS Samarinda, RSUD Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan, RSUD Atma Husada Mahakam Samarinda, RSUD Tarakan dan Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim, Kamis (22/5).
Dalam pertemuan tersebut seluruh rumah sakit berplat merah tersebut mengeruhkan kurangnya tenaga medis dokter dan perawat hingga sarana dan prasarana yang perlu mendapat perhatian, dan diakomodasi pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD) Kaltim 2014.
Ketua Komisi IV DPRD Kaltim Ahmad Abdullah mengatakan pertemuan ini digelar untuk mengevaluasi sejauh mana daya serap anggaran melalui maksimalisasi pelaksanaan program kegiatan pada masing-masing rumah sakit umum.
“Ini dalam rangka pembahasan rancangan KUA dan PPAS Perubahan APBD Kaltim 2014. Jadi hasil pertemuan ini akan menjadi salah satu pertimbangan bagi komisi 4 dalam memberikan rekomendasi pada badan anggaran,” sebut Ahmad Abdullah didampingi Wakil Ketua Encik Widyani, Anggota Yakub Ukung, dan Maria Margatera Rini Puspa.
Dikatakannya, sejumlah keluhan dari masyarakat terhadap lambannya pelayanan di beberapa rumah sakit daerah menjadi bahasan dalam rapat tersebut dengan tujuan menjadi masukan terhadap kinerja rumah sakit.
“Seperti diketahui bersama APBD Kaltim 2014 mengalami defisit sehingga nanti pihaknya akan melakukan seleksi ketat terhadap berbagai usulan rumah sakit. Artinya jika memang itu merupakan program yang urgen maka tentu menjadi prioritas,”tutur Abdullah.
Sementara itu Kepala UPTD Akper Provinsi Kaltim Ahmad Saubani menuturkan akan memaksimalkan sejumlah program yang ada dan harus rela jika banyak usulannya banyak yang tidak masuk demi berbagi dengan seluruh SKPD di Kaltim, mengingat adanya defisit anggaran.
“Kami berharap agar pemerintah dan dewan dapat memperjuangkan sejumlah program yang krusial karena akan berdampak langsung kepada internal dan eksternal,” sebut Saubani.
Dicontohkannya, salah satu program yang dinilai krusial tersebut adalah pemberian prioritas kuota 40 orang bagi calon mahasiswa dari daerah perbatasan dan daerah terpencil untuk bisa juga memiliki kesempatan menempuh pendidikan keperawatan. hms/adv

Usai Dirawat di Rumah Sakit, Kemana Harus Menetap

Korban Penggusuran Gang Musyawarah

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Pasca pembongkaran tempat tinggalnya di Gang Musyawarah, Jl Panglima Batur belum lama ini, membuat Karsiyem pedagang kue keliling bingung mau pulang kemana. Karsiyem merupakan korban penggusuran sengketa lahan antara warga dengan penggugat Ahmad Burhan yang merupakan ahli waris dari Haji Sunarto, dan dia terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Islam Samarinda akibat sakit yang dideritanya.
Saat poskota Kaltim mengunjunginya di Rumah Sakit Islam Samarinda kelas 3, Karsiyem wanita berumur 85 tahun terlihat masih terbaring di tempat tidur.
Ditempat itu Karsiyem bersama 6 pasien lainnya yang juga dirawat. Karsiyem sehari-hari hanya menjadi pedagang kue keliling di Pasar Pagi Samarinda terbaring lemas dengan satu selang infus ditangannya.
Kini, setelah rumahnya rata dengan tanah, wanita ini hanya bisa pasrah. Dia bingung akan pulang kemana setelah dirinya dinyatakan sembuh oleh rumah sakit.  Ditambah lagi dengan kepastian penanggung jawab biaya perawatan di rumah sakit swasta di Samarinda ini.
Karena masih bingung dan tidak mau menderita ketika pulang dari Rumah Sakit, Karsiyem bertekad tetap akan tinggal di rumah sakit meski telah dinyatakan sembuh. Dia meminta Pengadilan Negeri (PN) Samarinda membangunkan rumah yang dibongkar belum lama ini.
"Saya ini sudah tua, tabungan saya tidak ada, harta saya satu-satunya di bongkar oleh pengadilan. Dari itu, saya minta pengadilan membangunkan kembali rumah saya, membayar biaya rumah sakit dan saya hidup selanjutnya," kata Karsiyem.
Karsiyem menegaskan bahwa rumah yang dibongkar oleh PN Samarinda merupakan uang hasil jerih payahnya dari menjual kue di Pasar Pagi.
Selain itu, Karsiyem mengaku bukan penghuni bangunan liar. Dia membeli rumah yang didiami saat ini dari penghuni sebelumnya sejak tahun 1980an.
Sama halnya dengan Karsiyem, sejumlah warga yang rumahnya juga dirobohkan oleh PN Samarinda, juga masih menunggu di lokasi penggusuran, karena bingung mau ke mana. Sebagian lainnya ada yang mengungsi ke tempat saudaranya dan mencari kontrakan untuk tempat tinggal sementara. Mereka menjaga lahan mereka, karena masih menunggu keputusan Peninjauan Kembali ke MK.
"Kami tidak akan meninggalkan lahan ini sampai ada keputusan baru dari Mahkamah Konstitusi, kalau memang nanti MK memutuskan kami harus keluar dari lahan ini, maka kami akan keluar, jika tidak kami juga tidak akan keluar," kata Maria.
Namun dia meminta kepada penggugat agar tetap membiarkan mereka tetap tinggal ditempat itu, dan menegaskan bahwa pihak penggugat tetap menyediakan akses jalan para pemilik rumah yang masih berada dilokasi itu.
"Kami harapkan penggugat memberi kami toleransi dengan tetap membiarkan jalan akses masuk ke tempat ini," pinta Maria.
Sementara itu perwakilan dari tim pengugat mengaku masih memberi toleransi kepada warga untuk menempati mushola itu, karena
lahan yang ada saat ini akan digunakan oleh penggugat Ahmad Burhan yang merupakan ahli waris dari Haji Sunarto.
"Kami memberi waktu hingga Kamis (kemarin,red) jika mereka tidak pindah maka terpaksa kami menutup lokasi ini, kalau memang ada langkah hukum baru silahkan ditempuh, yang pasti kami menjalankan keputusan," katanya.
Sementara itu petugas keamanan dari Polresta Samarinda masih mengamankan lokasi lahan yang dieksekusi, pihak penggugat juga sudah menutup lokasi sengketa dengan menggunakan seng dan segera menutup akses masuk ke lahan tersebut. M4n

Disbun Berupaya Tingkatkan Produksi Kakao

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Kepala Dinas Perkebunan (Disbun) Kaltim Hj  Etnawati  Usman menjelaskan,  produksi dan produktivitas komoditi kakao di Kaltim masih rendah. Penyebannya disinyalir karena masih minimnya pengetahunan petani tentang teknik budidaya kakao secara  benar. Oleh karena itu pihaknya akan terus berupaya untuk meningkatkan produksinya dengan menambah Sumber Daya Manusia (SDM) para petani kakao.
“Makanya perlu ada upaya peningkatan produksi dan produktivitas petani. Salah satunya melalui pelatihan budidaya kakao yang baru kita selenggarakan bagi 30 petani kakao, di Kecamatan Karangan, Kutai Timur beberapa waktu lalu,” terang  Etnawati melalui  Kabid Produksi, Sukardi ketika bebincang, di Samarinda, Rabu  (21/5).
Menurutnya, pelatihan bukan kali pertama diselenggarakan. Sebelumnya, Disbun juga pernah melatih 30 petani kakao yang berada di Pulau Sebatik, Nunukan.
Menurutnya pelatihan merupakan program rutin Disbun melalui bidang produksi. Penyelenggaraannya merupakan bagian tanggung jawab Disbun dalam membina petani guna memaksimalkan potensi usaha perkebunannya.
Kegiatan dianggap penting karena menguntungkan petani. Dengan pengetahuan yang diberikan, petani diharapkan memahami ilmu dan cara pemeliharaan tanaman kakao yang baik agar dapat berproduksi dan mencapai produktivitas maksimal secara berkelanjutan.
“Program serupa akan terus kita selenggarakan sampai petani kakao mampu mengembangkan usaha budidaya kakaonya secara benar. Kemudian produksi dan produktivitasnya meningkat. Target pembangunan sektor perkebunan kan bagaimana meningkatkan produksi, sehingga berdampak pada peningkatan kesejahteraan petani,” akunya.
Ditambahkan, hingga 2013 luas areal komoditi kakao mencapai 10.999 hektare tersebar hampir di seluruh wilayah Kaltim  dengan produksi sebesar 6.193 ton biji kakao. Sedangkan tenaga kerja yang terlibat sebanyak 8.540 KK.
Sebelumnya, Kepala Balitbangda Kaltim Hj Halda Arsyad optimis pada 2015 Kaltim  mampu memproduksi coklat kemasan. Seiring dengan terus berkembangnya potensi penanaman coklat yang tersebar di sejumlah daerah,  termasuk di Kutai Timur (Kutim).
Potensi sentra penanaman kakao di Kaltim antara lain di Kabupaten Nunukan (Kecamatan Lumbis dan Pulau Sebatik), Malinau (Kecamatan Malinau), Berau (Kecamatan Talisayan), Kota Samarinda (Sempaja dan Berambai), Kutai Timur (Teluk Pandan, Kecamatan Karangan, Kecamatan Sanderan dan Kecamatan Busang).
Luas areal pertanaman kakao menurut statistik 2012 mencapai 30.712 hektare dengan produksi biji kakao kering mencapai 23.562 ton.
“Saya yakin Kaltim bisa mewujudkan itu. Asalkan, SKPD terkait di lingkungan Pemprov Kaltim dan pemerintah kabupaten/kota dapat melakukan koordinasi terintegrasi dan sinkronisasi dengan baik. Koordinasi meliputi Disperindagkop, Dinas Perkebunan hingga Badan Perijinan Penanaman Modal Daerah (BPPMD)," kata Halda Arsyad
Menurut dia, jika semua fokus dan serius terhadap pengembangan produksi tersebut, dia sangat yakin pada 2015 Kaltim mampu memproduksi coklat dalam kemasan. Bahkan diharapkan saat Agrinex 2014, Kaltim sudah mampu menyajikan produk olahan kakao coklat.
Mendukung hal tersebut, Balitbangda Kaltim siap memberikan pembinaan terhadap para petani kakao untuk memanfaatkan teknologi tepat guna.  
Selain itu, untuk menyukseskan produksi coklat di daerah, ke depan bukan hanya sebatas penelitian saja yang harus dilakukan, tetapi pemahaman  penggunaan alat teknologi tepat guna tentang pengolahan coklat juga perlu dilakukan. Sehingga petani kakao mampu memproduksi coklat yang berkualitas dan bernilai jual tinggi.
Dengan begitu, diharapkan ekonomi petani kakao di Kaltim akan bangkit, sehingga kesejahteraan petani juga terwujud. “Yang jelas Balitbangda Kaltim akan terus memberikan motivasi kepada petani kakao di Kaltim, sehingga ke depan petani mampu memproduksi dan memasarkan bahan olahan yang telah dibuat,” jelasnya. mar

Masyarakat Diimbau Tetap Jaga Kondusifitas Daerah

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Jelang Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Wapres 9 Juli 2014 mendatang, Gubernur Kaltim H Awang Faroek Ishak mengimbau agar masyarakat tetap menjaga kondusifitas keamanan di daerah. Karena, pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 9 April 2014 Kaltim berhasil melaksanakan dengan sukses. Sehingga diharapkan pada saat Pilpres dan Wapres dapat berlangsung aman dan tertib.
“Dengan kesuksesan yang telah dicapai, ketika penyelenggaraan pemilihan umum baru-baru ini, diharapkan penyelenggaraan Pilpres berlangsung aman dan tertib. Karena itu, masyarakat saya imbau agar tetap menjaga kondusifitas daerah, yang kini telah dicapai,” kata Awang Faroek Ishak usai membuka sosialisasi tim terpadu inpres No 1/2014 dalam rangka efektifitas tim terpadu tingkat provinsi, kaupaten/kota dalam menjaga kondusifitas daerah menjelang Pilpres, di Kantor Gubernur Kaltim, Kamis  (22/5).
Menurut Awang Faroek,  Pemilu Presiden dan Wakil Presiden harus disukseskan. Karena dengan pesta demokrasi yang langsung, umum, bebas, rahasia dan bermartabat diharapkan dapat melahirkan para pemimpin bangsa yang berkualitas yang dalam kepemimpinannya mampu membawa ke arah pembangunan dan kehidupan masyarakat, bangsa dan negara yang lebih baik dari yang dicapai saat ini.
"Kesusksesan pelaksanaan Pemilu,  tergantung dari partisipasi aktif  semua pihak, baik pemerintah maupun masyarakat. Dari sisi pemerintah harus gencar melakukan sosialisasi pelaksanaan Pemilu di semua wilayah, terutama wilayah perbatasan, pedalaman dan terpencil, sehingga warga mengetahui bahwa ada pemilu untuk menentukan pemimpin negara untuk lima tahun kedepan,"ujarnya.
Dan yang tidak kalah penting adalah peranan masyarakat. Awang Faroek menyebut dengan partisipasi aktif masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya, tentu saja mencerminkan kehidupan berdemokrasi yang baik di Kaltim. Karena, dengan tingkat partisipasi pemilu yang tinggi, pemimpin yang terpilih juga benar-benar mewakili rakyat untuk menyuarakan kepentingan rakyat di dewan baik daerah maupun tingkat pusat.
“Kita semua harus dapat berpartispasi aktif untuk mewujudkan pemilu damai dan aman di Kaltim. Dan kita juga harus bisa menjaga suasana Kaltim yang kondusif untuk pembangunan yang lebih baik,” pungkasnya.
Awang Faroek menambahkan,  untuk menjaga kondusifitas tersebut, maka perlu adanya kesadaran yang tinggi bagi seluruh masyarakat, sehingga keamanan dan ketertiban menjelang Pilpres dapat terjaga dengan baik.
Meski begitu, Pemprov Kaltim bertekad menyukseskan penyelenggaraan tersebut. Dengan cara melakukan persiapan-persiapan yang matang sejak saat ini. Misal, dengan melakukan antisipasi terhadap hal-hal yang menganggu penyelenggaraan tersebut.
“Pemprov Kaltim bersyukur pelaksanaan Pileg baru-baru ini berlangsung sukses dan aman. Karena itu, kami sangat berterimakasih kepada pihak Pangdam VI Mulawarman, Badan Intelejen Negara (BIN), Kepolisian Daerah (Polda) Kaltim dan Korem 091 Aji Surya Natakesuma (ASN) serta seluruh pihak di daerah yang mendukung penyelenggaraan tersebut. Diharapkan pelaksanaan Pilpres dan Wapres juga demikian,” jelasnya.
Dia berharap kondisi yang aman di daerah ini dapat dipertahankan. Karena itu, jajaran TNI dan Polri dapat bersama-sama mendukung menyukseskan penyelenggaraan tersebut.
Bahkan, masyarakat patut bersyukur bahwa penetapan calon presiden (Capres) dan calon wakil presiden (Cawapres) berlangsung dengan baik.
“Diharapkan, dengan penetapan calon tersebut mari bersama-sama untuk menyukseskan penyelenggaraan tahapan-tahapan yang selanjutnya, mulai dari kampanye hingga pemilihan. Dengan cara menjaga kondusifitas di daerah, sehingga pemilihan umum yang jujur, adil, bebas, umum dan rahasia berlangsung sukses dan damai,” harapnya. mar

Partisipasi Masyarakat Cukup Baik

Sosialisasi Preventif Pengurangan Resiko Bencana

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Bencana setiap saat bisa terjadi, apakah di daratan, perairan maupun udara, begitu pula bencana alam  tanah longsor, banjir bandang, angin ribut, kebakaran hutan dan lahan, maupun kebakaran pada permukiman penduduk, datangnya tak terduga sehingga diharapkan agar  senantiasa masyarakat terus meningkatkan kewaspadaan.
"Berdasarkan pengamatan yang ada, partisipasi masyarakat untuk terlibat dalam penanggulangan dan mengurangi resiko bencana, sudah terbilang cukup baik," kata Asisten I Sekprov Kaltim bidang Pemerintahan H Aji Sayid Fathurrahman saat membuka Sosialisasi Upaya Preventif dalam rangka Pengurangan Resiko Bencana di ruang rapat Tepian II Kantor Gubernur Kaltim, Kamis (22/5).
Meskipun demikian, kata dia, belum semuanya memiliki pengalaman, keahlian dan keterampilan yang memadai, juga masih lemahnya manajemen penanggulangan bencana sehingga terus diperlukan pemahaman pada penanggulangan bencana.
"Saya berharap agar setiap permasalahan bencana, dapat  diatasi dengan sistem dan pola penanganan yang tepat, disertai dengan pembenahan sumber daya manusia (SDM), profesionalisme personel dan penyediaan kelengkapan sarana serta faslitas penunjang lainnya," ungkapnya.
Sementara itu Panitia Penyelenggara Edy Suhaedi, yang Kepala Bidang Pemuda Boro Sosial Sekprov menyampaikan bahwa tujuan digelar sosialisasi ini juga mensosialisasikan Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2013 tentang penanggulangan bencana daerah. Juga pencerahan tentang penangulangan bencana yang sewaktu-waktu terjadi dan bisa menimpa setiap ibnsan manusia, baik  dilingjkungan kantor atau tempat tinggal masing-masing peserta.
"Melalui Kegiatan ini diharapkan para peserta mengerti dan memahami tentang penangulangan bencana dan pada gilirannya akan mampu mempermainkan peran sebagai duta tangguh menghadapi bencana," jelasnya.
Kegiatan tersebut diikuti perangkat kerja SKPD dilingkungan Sekprov Kaltim dan instansi vertikal dan kabupaten dan kota, dengan nara sumber Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD ) Kaltim H wahyu widhi Heranata. john

Produksi dan Distribusi Pertanian Perlu Ditingkatkan

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Untuk meningkatkan kemampuan produksi dan distribusi pertania, maka diperlukan upaya khusus. Dengan peningkatan kemampuan tersebut, tentu akan mampu mendorong pembangunan sistem usaha agribisnis tanaman dan dan hortikultura secara signifikan, dengan membantu penyediaan sarana prasarana, mekanisasi pertanian, modal kerja dan meningkatkan kemampuan sumberdaya manusia.
“Setelah Kaltara berdiri sendiri, Kaltim hanya mampu memenuhi Kebutuhan beras sekitar 74 persen, yang sebelum berpisah mencapai 83 persen. Sehingga perlu upaya yang serius untuk peningkatan tanaman pngan khususnya padi ditahun mendatang,” kata Kepala Dinas Perrtanuian dan Tanaman Pangan Kaltim H Ibrahim pada pertemuan Penyusunan Angka Tetap 2013 dan Angka Ramalan 2014di Bulungan, kemarin lalu.
Dengan kondisi tersebut, kata dia, perlu pengembangan program tanaman pangan dan hortikultura untuk mendorong berkembangnya usaha pertanian dengan wawasan agribisnis yang mampu menghasilkan produk-produk pertanian dan industri pertanian primer yang berdaya saing untuk  menghasilkan nilai tambah. Lalu, meningkatkan kualitas dan kuantitas tenaga kerja pertanian dan pengembangan ekonomi wilayah sehingga dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani. Upayakan mengembangkan komoditi padi dengan mekanisasi, alat mesin pertanian (Alsintan) baik itu transplanter, hand tractor, combine. Tujuannya, untuk menekan biaya produksi yang saat ini sangat tinggi karena untuk upah buruh tani yang  semakin mahal hingga dapat menekan biaya produksi, sehingga tingkat kehilangan hasil produksi  dilapangan bisa ditekan semaksimal mungkin.
Menurut dia, berdasarkan Angka Tetap (ATAP) 2013 dibandingkan Angka Tetap  2012, produksi tiga komoditas utama tanaman pangan.Yaitu,  kedelai, jagug, kacang tanah, kacang hijau, dan ubi jalar mengalami penurunan.
"Dilihat dari data tersebut terlihat bahwa produksi padi meningkat, tetapi hal ini menjadi peringatan bagi kita untuk tetap melakukan analisa dan evaluasi serta melakukan upaya-upaya untk lebih meningkatkan capaian kinerja dikarenakan peningkatan produksinya masih sangat kecil sekali," jelasnya.
Selain itu, upaya-upaya terobosan sangat diperlukan dalam rangka mengakselerasi penngkatan kinerja capaian produksi untuk mewujudakan swasembada beras di Kaltim. john

Jl Gerilya Dilanda Banjir

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Hujan lebat di wilayah Samarinda Utara membuat sebagian kawasan Jalan Gerilya , Jl Lambung Mangkurat, Jl Merdeka dan Jl Kesejahteraan tergenang air. Genangan air tertinggi terjadi di Jl Gerilya yang mencapai pinggang orang dewasa.
Air yang diduga akibat rusaknya lingkungan kawasan Utara Jl Gerilya. Ini membuat tidak ada lagi daerah resapan air, dan dampaknya air langsung turun kebawah dan menggenangi kawasan pemukiman warga dibawahnya.
Murdian, warga Jl Proklamasi 2 mengatakan bahwa penanggulangan banjir yang dilakukan Pemkot Samarinda ternyata belum membuahkan hasil. Terbukti, baru hujan 1,5 jam banjir sudah menggenangi beberapa kawasan langganan banjir.
Yang parah hari ini (kemarin,red), kawasan Jl Gerilya menjadi tergenang, padahal selama ini kawasan ini tidak pernah tergenang air.
"Ini benar benar memalukan, kawasan banjir di Samarinda bukanya berkurang, namun justru bertambah," kata Murdian.
Sementara itu genangan air juga terjadi dikawasan Jl Pasundan,  Jl M Yamin.
Seperti di Jl Dr Sutomo, genangan air berkisar 20-50 Cm, akibatnya kendaraan harus mengantri sepanjang untuk melintasi genangan air.
Seperti biasa, banjir selalu datang jika hujan sudah reda. Hal ini dikarenakan limpahan air dari gunung yang sudah rusak akibat eksploitasi batu bara.
Genangan air juga membuat pos polisi sempaja terendam air. Air juga menggenangi jalan Antasari dan sekitarnya. M4n

Kaltim Wujudkan Bebas Korupsi

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Pemprov Kaltim terus berupaya mewujudkan daerah bebas dari korupsi dengan mengeluarkan program-program untuk mencegah dan memberantas korupsi yang bekerjasama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Kejaksaan Tinggi Kaltim dan kedepannya  akan membuat kerjasama dengan Polda Kaltim sebagai upaya penegakan hukum.
Demikian disampaikan Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak usai membuka sosialisasi hukum pidana di lingkungan Pemprov Kaltim Ruang Ruhui Rahayu, Rabu (21/5).
Sedangkan pendidikan dan budaya anti korupsi maupun praktek KKN memerlukan kerjasama antara pemerintah beserta segenap pemangku kepentingan, dengan  menanamkan nilai budaya integritas yang dilaksanakan secara kolektif baik melalui aktivitas pendidikan anti korupsi dan internalisasi budaya anti korupsi di lingkungan publik maupun swasta.
Setelah penegakan hukum di Kaltim berjalan baik tentunya pembangunan diharapkan mampu berjalan dengan baik pula. Sehingga kesejahteraan masyarakat dapat terwujudkan  dengan memiliki rasa keadilan dan  kedudukan hukum.
"Hukum dan masyarakat bagaikan mata uang yang tidak bisa terpisahkan, sehingga agar mampu mewujudkannya tidak bisa lepas dari tugas atau fungsi yang diembankan, apalagi untuk mencapai dan mewujudkan tujuan hukum maka harus difungsikan sesuai apa yang hendak dicapai," jelasnya.
Untuk mencapai kehidupan, salah satu fungsi hukum yang dapat dilakukan, fungsi hukum sebagai kontrol sosial atau pengendalian sosial yakni bahwa hukum berfungsi untuk mempertahankan dan menjaga suatu keadaan pada suatu masyarakat agar tetap berada dalam pola tingkah laku yang diterima oleh masyarakat.
Proses pengendalian sosial dapat dilakukan dengan cara, tanpa paksaan juga  dengan paksaan atau kekerasan, cara ini lebih bersifat represif yang berwujud seperti dengan penjatuhan sanksi kepada pelaku yang melanggar dari kaidah-kaidah yang berlaku.
Salah satunya tindak pidana korupsi, yaitu perbuatan yang secara tidak wajar dan tidak legal memperkaya diri dengan menyalahgunakan kekua-saan publik yang dipercayakan kepada mereka.
"Tindak pidana korupsi tidak hanya merugikan keuangan negara tetapi juga merugikan dan meresahkan kehidupan sosial ekonomi masyarakat sehingga diperlukan adanya kesadaran hukum sebagai landasan untuk memperbaiki sistimnya," jelasnya. john

Infrastruktur Pendidikan di Pedalaman Jauh Tertinggal

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Minimnya fasilitas pendidikan di daerah pedalaman kembali membuat prihatin anggota DPRD Kaltim, Yakub Ukung. Derasnya kritikan terhadap kualitas pendidikan di daerah pedalaman tetap saja belum membuka mata pemerintah untuk berbuat lebih optimal.
“Saya sangat mengharapkan agar pemerintah tidak henti-hentinya mengadakan pemerataan infrastruktur khususnya dalam bidang pembangunan dan pendidikan di wilayah pedalaman Kaltim. Standarisasi guru, fasilitas dan infrastruktur, masih kurang memadai,” ungkap Yakub.
Menurut Yakub dukungan fasilitas dan infrastruktur sangat penting bagi kinerja guru di pedalaman. Minimnya kedua item itu justru membuat guru di pedalaman mangkir dari tugasnya dan memilih untuk mengabdi di perkotaan.
“Apabila para guru tidak mendapat perhatian lebih, respek terhadap tugas dan tanggungjawabnya pun menurun. Ini sudah beberapa kali terjadi, banyak yang meninggalkan tugasnya karena beberapa kebutuhan dasarnya kurang terpenuhi oleh pemerintah,” ucapnya.
Selanjutnya Yakub memaparkan, bahwa pendidikan di pedalaman selain membutuhkan fasilitas juga pengawasan akan kualitas termasuk di dalamnya kesetaraan kurikulum. “Ke depannya saya mengharapkan pemerintah akan terus memperbaiki sistem pendidikan dan pengajaran yang ada demi majunya kualitas pendidikan yang merata di Kaltim,” tutup Yakub. hms/adv

Iklim Usaha Pengaruhi Tingkat Kemiskinan

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Pemandangan wajah kemiskinan negeri ini selalu menjadi hiasan yang memperburuk citra bagi pengambil kebijakan. Kinerja pemerintahan dalam pengentasan kemiskinan setiap saat selalu dipertanyakan. Apalagi bicara dalam konteks anggaran, program pengentasan kemiskinan tidak pernah absen dalam pembahasan APBD di beberapa sektor program pada beberapa SKPD baik provinsi maupun kota. Namun dalam implementasinya, baik dalam pengalokasian anggaran maupun dalam penggunaannya selalu tidak berkorelasi terhadap pengurangan angka kemiskinan di daerah. Bahkan program pemerintah pusat dalam bentuk BLT (Bantuan Langsung Tunai) dianggap sebagai program yang membuat masyarakat semakin tak berdaya dan nyatanya menjadi sia-sia saja. Terkesan memanjakan masyarakat yang memang sudah apatis atas kehidupan mereka.
Demikian kondisi yang digambarkan anggota DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) Bahrid Buseng. Ia berpendapat pemerintah dan DPRD Kaltim sudah maksimal dalam mendorong penekanan kuantitas kemiskinan tersebut, namun masih ada keterbatasan dalam menjalani prosesnya.
“Sebenarnya pemerintah dan DPRD sudah sangat maksimal sekali dalam mengatasi kemiskinan tersebut, bahkan program-program yang di buat pemerintah untuk mengatasi kemiskinan selalu didukung DPRD. Saya juga sangat setuju bahwa Pemerintah Provinsi Kaltim telah memikirkan segala solusinya, mungkin salah satunya dengan membuka lapangan pekerjaan, tentunya dengan dukungan DPRD, “ ucapnya saat ditemui di ruang kerja.
Wakil rakyat dari Fraksi Golkar ini juga sangat berharap bahwa pemerintah provinsi memprioritaskan program yang dibuat untuk menangani masalah ini.
Menurutnya dari data, selama 5 than terakhir persentase tingkat kemiskinan di Kaltim sekarang telah menurun.  Dari tahun 2008 hingga 2012 yaitu dari 8,53% menurun menjadi 6,68%. Jadi pada dasarnya, kata dia, program yang telah berjalan sesuai harapan mesti lebih diseriusi.
“Saya sangat setuju dengan program yang telah dikonsepkan oleh pemerintah dalam mengatasi masalah ini. Namun masih ada yang harus dimaksimakan dalam program tersebut, penuntasan kemiskinan juga harus dibarengi dengan penciptaan iklim investasi dan iklim usaha yang baik. Sebab, banyaknya investor yang masuk mencerminkan pertumbuhan ekonomi.  Di sisi lain pertumbuhan ekonomi yang tinggi, bisa mengentaskan kemiskinan di daerah, kondisi di daerah juga mesti di benahi agar investasi bisa berkembang dan bisa membuka diri agar investor bisa masuk ke kaltim, serta memperbanyak bank perkreditan rakyat agar usaha kecil menengah mandiri dapat berkembang dan meningkatkan usaha rakyat,“ ucapnya mengakhiri. hms/adv

Pengesahan APBD-P Dipercepat

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Rapat antara Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kaltim dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Provinsi Kaltim, kemarin (21/5) membahas Rancangan KUA dan PPAS APBD Perubahan (APBD-P) 2014. Disepakati pengesahan APBD-P 2014 akan dipercepat.
Demikian disampaikan Ketua DPRD Kaltim, Syahrun HS setelah memimpin rapat. “Dipercepatnya pengesahan APBD-P 2014 akibat terjadinya defisit anggaran,” ujarnya.
Politikus Golkar ini mengurai, penyebab terjadinya defisit tersebut akibat merosotnya target dana perimbangan khususnya bagi hasil sumber daya alam dan tidak tercapainya target SiLPA Tahun Anggaran (TA) 2013.
APBD Kaltim TA 2014 sebesar Rp 13,930 triliun pada Rancangan KUA PPAS P-APBD TA 2014 menjadi sebesar Rp 11,882 triliun atau terjadi selisih kurang sebesar Rp 2,047 triliun. “Untuk menjadi perhatian dan tidak terulangnya defisit anggaran pada tahun mendatang kami meminta agar TAPD khususnya Dispenda menghitung cermat sumber-sumber penerimaan. Sehingga kalkulasi penerimaan tidak jauh berbeda antara perencanaan penerimaan dan realisasi penerimaan,” bebernya.
Kendati disepakati untuk mempercepat pengesahan APBD-P 2014, menurut anggota DPRD lainnya, Sarkowi V Zahri pembahasan APBD-P 2014 tetap melalui mekanisme dan tahapan-tahapan sesuai ketentuan.
Di antaranya digelarnya rapat paripurna untuk kesepakatan perubahan KUA dan PPAS TA 2014 antara Gubernur Kaltim dan DPRD Kaltim, lalu penyampaian nota keuangan dan Raperda APBD-P TA 2014, penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi DPRD Kaltim terhadap nota keuangan dan Raperda APBD-P 2014 kemudian diakhiri dengan penyampaian laporan banggar terhadap rancangan APBD-P 2014 dan persetujuan DPRD terhadap rancangan APBD-P 2014. 
“Setelah ini kita masih harus melalui  beberapa tahapan sebelum mengesahkan APBD-P 2014. Saya harap tahapan tersebut tetap kita lalui sebagaimana mestinya,” katanya.
Sebelumnya TAPD yang dipimpin Asisten 3 Bidang Kesejahteraan Rakyat  Bere Ali menguraikan, dengan adanya defisit anggaran ini Pemprov Kaltim telah melakukan efesiensi pengeluaran.
Di antaranya efisiensi sebagian bantuan keuangan Nonspesifik untuk kabupaten/kota di wilayah Kalimantan Utara dan Kaltim.
Lalu ada efisiensi sebagian pada belanja hibah ditambah dengan efisiensi terhadap belanja hibah DOB Kalimantan Utara, efisiensi belanja tidak terduga, efisiensi pada penyertaan modal Bank Pembanguna Daerah dan efisiensi sebagian belanja langsung SKPD. hms/adv

Komisi IV Bakal Panggil Disdik Samarinda

Evaluasi Hasil UN dan PSB

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Komisi IV DPRD Kota Samarinda, bakal memanggil Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Samarinda terkait hasil Ujian Nasional (UN) sekaligus soal Penerimaan Siswa Baru (PSB).
"Komisi IV akan meminta keterangan dan evaluasi terkait hasil UN. Ini untuk melihat seberapa besar pencapaian target sekolah menjalankan tugas dan kewajiban peningkatan mutu pendidikan di Kota Samarinda," ujar Anggota Komisi IV Kota Samarinda, Misirah, Rabu (21/5) kemarin.
Dia mengatakan dengan melihat target UN maka akan terlihat sebera besar pencapaian target Disdik dalam menjalankan fungsinya sebagai garda terdepan menciptakan masyarakat berpendidikan.
"Sebagai dewan tetap mendorong dan memberikan support kepada instansi terkait termasuk Disdik," kata dia.
Dia berharap dengan evaluasi yang disampaikan Disdik kota Samarinda akan ditemukan solusi tepat dalam meningkatkan kegiatan belajar mengajar.
"Pada dasarnya semua tugas dan kewajiban Disdik telah ada panduan secara baku. Namun tetap saja perlu diketahui kekurangannya untuk kemudian ditemukan solusinya," kata dia.
Menurutnya, Disdik tetap bertanggung jawab atas terselenggaranya kegiatan belajar mengajar di satu wilayah. Ini memberikan sinyal bahwa semua kemajuan dibidang pendidikan berada di instansi Disdik.
"Dengan demikian tidak berlebihan jika selalu dilakukan evaluasi dan progres dalam dunia pendidikan," kata Misirah.
Sebagaimana diketahui, angka kelulusan ditahun ini mencapai 99.63 persen dan hanya 0.37 persen angka tidak lulus.
"Dari catatan ini memang menggembirakan. Namun tetap saja perlu ada pembenahan diberbagai sisi," katanya.
Soal PSB, politisi wanita PDI Perjuangan ini menyinggung bahwa Disdik telah diberikan standar yakni mellaui urutan ranking.
"Meski demikian perlu ada kebijakan dari sekolah dalam melaksanakan PSB. Misalnya soal pelayanan dan informasi yang akurat," katanya.
Dia juga menjelaskan bahwa Komisi IV akan melakukan rapat internal guna menentukan jadwal melakukan hearing dengan Disdik.
"Kita akan atur waktunya. Karena kita sadari juga Disdik pada saat seperti ini sangat sibuk melakukan kegiatan pengumuman UN dan persiapan PSB," pungkasnya. tha/adv

Disbun Kaltim Telah Sertifikasi 453.285 Benih Sawit

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Kepala Dinas Perkebunan(Disbun) Kaltim  Hj Etnawati Usman menjelaskan, Disbun Kaltim melalui Unit Pelaksana Teknis Dinas Pengawasan Benih Perkebunan (UPTD PBP) telah melakukan sertifikasi terhadap 453.285 kecambah kelapa sawit sepanjang periode Januari - April 2014.
"Ini sesuai dengan jumlah keperluan benih sawit. Sepanjang periode Januari  –  April kita sudah menerbitkan Surat Persetujuan Penyaluran Benih Kelapa Sawit (SP2B-KS) untuk  453.285 kecambah dari sumber benih resmi yang ditunjuk Kementerian Pertanian," terang  Etnawati Usman, Rabu (21/5).
Menurut Etnawati, proses sertifikasi benih diperlukan guna mencegah terjadinya peredaran benih palsu yang akhir-akhir ini marak beredar di lapangan. Ini harus diantisipasi lantaran benih merupakan faktor awal dan menjadi kunci utama keberhasilan usaha perkebunan, peredaran benih palsu, khususnya kelapa sawit saat ini cukup banyak. Ini jadi masalah karena kondisinya sangat sulit dibedakan antara benih asli dan palsu. Pembedanya, benih asli berbuah dan sedangkan benih/bibit  yang palsu tidak berbuah. Kondisi tersebut tentu sangat merugikan para pemilik kebun. karena setelah sekian  lama dirawat namun tidak ada hasilnya.
"Itulah sebabnya perlu dilakukan sertifikasi benih. Tujuan tidak lain untuk menjaga kemurnian varietas melalui pemeriksaan lapangan dan pemeriksaan asal usul bibit,"ujarnya.
Ditambahkan, sertifikasi juga dimaksudkan untuk memelihara mutu benih melalui pemeriksaan kesehatan benih, memberikan jaminan kepada pengguna benih tentang kepastian mutu bibit dan varietas yang akan digunakan, serta memberikan legalitas kepada produsen benih bahwa benih yang dihasilkan terjamin kemurnian dan mutunya.
Selain itu, Disbun juga melakukan sertikasi bibit sawit sebanyak 752.360 bibit, dan entres karet sebanyak 7.782 batang.
Sertifikasi dimaksudkan untuk memberikan jaminan kapada masyarakat terhadap keaslian bibit sawit. Sebab, benih merupakan faktor awal dan kunci utama dalam keberhasilan usaha perkebunan. “Pentingnya sertifikasi benih sawit diantaranya mencegah terjadinya peredaran benih sawit palsu (tidak bersertifikat) yang kondisinya semakin marak beredar di masyarakat," ujarnya.
Berkaitan itu, Etnawati mengimbau petani maupun pengusaha perkebunan untuk selalu membeli benih, maupun bibit bersertifikat. Ini untuk menjamin kualitas benih maupun bibit yang ditanam. Jangan sampai sudah puluhan tahun ditanam, namun tidak membuahkan hasil karena menggunakan benih maupun bibit palsu.
Untuk menjamin kualitas benih maupun bibit, masyarakat diminta membeli hanya pada sumber benih resmi yang ditetapkan Kementerian Pertanian. Di Indonesia hanya ada 10 perusahaan yang ditetapkan sebagai sumber benih resmi.
Adapun 10 perusahaan tersebut Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) Medan, PT Socfindo Medan, PT London Sumatera (Lonsum) Medan, PT Bina Sawit Makmur (Sampoerna Agro) Sumatera Selatan, PT  Dami Mas (Sinar Mas Agro Resources and Technology) Pekanbaru, PT Tunggal Yunus Estate (Asian Agri Group) Riau, kemudian PT Tania Selatan (Wilmar International) Sumatera Selatan, PT Bakti Tani Nusantara Batam, PT Sarana Inti Pratama (Salim Grup) Pekanbaru dan PT Sasaran Eksan Mekarsari (Mekarsari) Bogor. mar

Sanitasi Perlu Penanganan Serius

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kaltim HM Taufik Fauz menegaskan masalah lingkungan hidup, khususnya lingkungan permukiman dan sanitasi di Indonesia, terutama di Kaltim masih menjadi persoalan yang rumit dan perlu penanganan serius agar masyarakat tetap dalam kondisi sehat dan sejahtera.
"Karena itu, upaya perbaikan lingkungan hidup, permukiman dan sanita terus diusahakan pemerintah maupun masyarakat di daerah. Meski begitu, masyarakat tentu masih sering menyaksikan terjadi bencana lingkungan seperti banjir dan kekeringan yang mengakibatkan terganggu usaha dan aktivitas manusia serta dan munculnya wabah penyakit. Bencana lingkungan berupa banjir karena tidak berfungsinya drainase, erosi tanah dan tercemarnya sungai oleh sampah-sampah, mengakibatkan kerugian materi yang tidak sedikit, bahkan bisa sampai menelan korban jiwa yang tak ternilai harganya. Karena itu, sanitasi masih perlu penanganan serius di daerah,” papar HM Taufik Fauzi saat pembukaan kampanye edukasi sanitasi bidang penyehatan lingkungan permukiman (PLP) yang ditandai dengan kegiatan lomba karya tulis dan poster tingkat SMP/sederajat serta pemilihan duta sanitasi tingkat provinsi Kaltim 2014 di Samarinda, Rabu (21/5).
Menurut dia, terjadi bencana hendaknya dapat memberikan kesadaran kepada masyarakat untuk mampu belajar dan mengambil hikmah bahwa hubungan manusia dengan alam dan lingkungan hidup serta permukinan saat ini sudah dalam keadaan yang tidak harmonis yang ditandai dengan perubahan iklim dan terjadi pemanasan global (global warming).
Hal ini terjadi karena manusia cenderung hanya memanfaatkan potensi sumber daya alam, tetapi kurang memperhatikan perlindungan dan kelestarian. Pembangunan yang lakukan lebih banyak tidak ramah lingkungan, sehingga memunculkan bencana di mana-mana.
Bahkan, masyarakat di daerah menyatakan tanpa air tidak akan ada kehidupan. Tetapi, sumber daya air dewasa ini sudah banyak yang dalam kondisi kritis karena semakin meningkat pencemaran, eksploitasi yang berlebihan, rusaknya sumber air dan pemakaian air serta pengelolaan yang belum optimal.
”Karena itu, melalui kampanye edukasi sanitasi bidang PLP ini hendaknya dapat dijadikan sebagai momentum bagi kita semua untuk mampu merenungkan dan menghayati akan pentingnya penyehatan lingkungan permukiman dan meningkatkan kepedulian serta komitmen akan sanitasi untuk mendukung penyediaan air baku yang berkualitas,” jelasnya. mar

Jalan PM Noor Berdebu

Gara-gara Tanah Uruk


SAMARINDA, Poskota Kaltim
Sampai saat ini warga yang tinggal di Jl PM Noor, Kelurahan Sempaja Selatan, selalu terkena debu. Salah satu penyebabnya debu di Jl PM Noor tersebut adanya pengurukan tanah. Debu yang dihasilkan dari aktivitas tersebut mengancam kesehatan. Yang disayangkan, meski berhari-hari melakukan pengurukan lahan, baik pekerja maupun pemilik lahan tidak melakukan tindakan preventif (pencegahan), terhadap kemungkinan dampak lingkungan dari pekerjaan mereka. Padahal terlihat jelas, Jalan PM Noor kotor dan
berdebu.
Seorang warga yang berjualan tidak jauh dari lokasi, Joko mengatakan, sebenarnya dia dan keluarganya takut terkena penyakit. Sebab sudah ada salah satu anggota keluarganya yang menderita alergi debu dan kerap bersin. Dia khawatir kalau anggota keluarga yang lain juga terjangkit. "Saya takut keluarga saya menderita sakit pernapasan," kata Joko, kemarin.
Adanya aktivitas di sekitar rumahnya rupanya berdampak besar bagi dagangan. Joko mengaku harus menutup warungnya setengah hari ketika debu benar-benar tidak bisa dihindari. Bahkan dia sendiri terpaksa menyiram jalan di depan rumahnya agar debu tidak mengoroti jualannya.
"Ini kan jalan besar jadi banyak kendaran yang sering lalu-lalang. Setiap mobil yang lewat menerbangkan debu dan mengganggu
pelanggan saya. Mau tidak mau saya siram jalan walaupun akhirnya jadi becek," ujarnya.
Camat Samarinda Utara Syamsu Alam angkat bicara soal debu di Jalan PM Noor. Dia menyarankan pemilik lahan segera menemui ketua RT dan meminta agar warga dikumpulkan. Tujaunnya untuk mensosialisasikan kegiatan tersebut serta meredam jika kemungkinan ada warga yang tidak suka dengan kondisi jalan mereka.
"Warga dan pengusaha itu harus bertemu dalam satu forum. Perjelas semua masalah dan harus ada solusinya. Pemilik lahan tidak boleh mengabaikan warga sekitar yang terkena dampak dari aktivitas pengurukan lahannya. Jangan mau enaknya saja," pungkasnya. aon

Polresta Samarinda Panggil Rafael Moitimo

Diego Michiel Diduga Aniaya Satpam

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan Diego Michiels (23) saat ini semakin santer dibicarakan masyarakat Samarinda dan Kutai Kartanegara. Bahkan untuk mengecek kebenarannya itu, Polresta Samarinda berencana memanggil rekan DM di tim Mitra Kukar Samarinda yang dilaporkan berada ditempat kejadian yakni Rafael Moitimo.
Sebelumnya pesepakbola naturalisasi, Diego Michiels (23), yang kini membela klub ISL Mitra Kukar dilaporkan ke polisi. Dia diduga menganiaya Hendra Wahyudi (38), seorang Satpam di perumahan elit daerah Samarinda yang dia tinggali.
Kejadian itu dilaporkan Hendra, Jumat (16/5/2014) kemarin ke Polresta Samarinda, Jl Slamet Riyadi, dengan Tanda Bukti Laporan (TBL) kepolisian bernomor TBL/344/V/2014/Kaltim/Resta Smd. Dalam bukti laporan tertera perihal penganiayaan yang terjadi di Perum Pandan Harum Hill Blok ND-12 yang ditinggali Diego.
Kapolresta Samarinda Kombes Pol Antonius Wisnu Sutirta yang didampingi Kasat Reskrim Polresta Samarinda Kompol Febby Hutagalung SIk mengatakan bahwa penyelidik Polresta Samarinda masih mendalami laporan itu.
Sejumlah saksi sudah diperiksa yakni saksi korban atas nama Hendra Wahyudi (38) dan seorang satpam lainnya yang diketahui berada dilokasi kejadian saat itu.
"Rencanannya rabu besok (21/5) kami akan memanggil rekan korban Rafael Moitimo untuk menjalani pemeriksaan, karena saat terjadi penganiayaan terhadap korban DM diketahui bersama Rafael," kata Febby.
Disinggung mengenai status DM Febby mengaku belum bisa memastikan karena masih akan dilakukan pemeriksaan lanjutan terkait hal itu.
"Kita tunggu hasil pemeriksaan rekan pelaku, jadi keterangan RM bisa menjadi dasar status pelaku," kata Febby.
Sementara itu M Yasin koordinator penasehat hukum Hendra Wahyudi korban penganiayaan yang dilakukan DM mengatakan bahwa tindakan penganiayaan yang dilakukan sang pesepakbola itu terjadi pada Jumat 16 Mei dinihari kemarin, Hendra ditelepon oleh Diego untuk datang ke rumah kontrakannya.
korban datang bersama rekan kerjanya ke rumahnya dan saya ditanya soal laptop dia (Diego Michiels) yang hilang. saat itu korban bilang tidak tahu menahu perihal labtop milik DM.
Namun jawaban korban membuat DM marah iapun kemudian melemparkan garpu ke arah korban dan mengenai dagu hingga mengakibatkan luka, tidak cukup sampai di situ, Diego pun menendang pinggang kiri dan kanannya berulang kali.
Beruntung saat itu rekan Diego datang melerai, dibantu oleh rekan Hendra yang menemani ketempat itu.
Hendra pun diminta meninggalkan rumah DM, namun saat akan meninggalkan rumah, lagi-lagi DM merangkul leher korban dan kemudian membenturkan kepala korban ke dinding.
"Saat itu pelaku meminta korban mengembalikan laptopnya kalau tidak bayar Rp15 juta korban diancam dibunuh oleh pelaku, bahkan pelaku akan mendatangkan beberapa pembunuh bayaran dari Jakarta jika Laptop itu tidak dikembalikan," kata M Yasin.
M Yasin sendiri menyatakan bahwa Hendra merupakan orang yang dipercaya menjaga rumah pemain belakang Timnas Indonesia itu, sebelum kejadian ini Korban memang diminta pelaku untuk membersihkan rumah korban yang berantakan saat dia tinggalkan.
Namun saat bersih-bersih itu korban tidak pernah melihat atau memindahkan laptop milik pelaku di rumah itu, bahkan sudah lama ia tidak melihat labtop itu dibawa oleh pelaku.
Hendra juga telah menyertakan hasil visum et repertum dari medis RSUD Abdul Wahab Syachranie Samarinda. Polisi bakal segera meminta keterangan pesepakbola kelahiran tahun 1990 itu. M4n

Disdik Diminta Evaluasi Hasil UN

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Anggota Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Misirah, meminta Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Samarinda untuk melakukan evaluasi terhadap hasil Ujian Nasional (UN) 2014 ini. Hal ini terkait dengan adanya siswa yang tidak lulus UN.
"Harus itu. Harus dilakukan evaluasi utamanya soal siswa yang tidak lulus," ujar Misirah, Selasa (20/5) kemarin.
Menurutnya,  Disdik perlu membuat catatan besar bahwa dua SMA memperoleh predikat peringkat pertama sekolah berdasarkan nilai UN, yaitu, jenjang SMA jurusan IPA dan IPS diraih oleh SMA Negeri 1 Muara Bengkal dan jurusan Bahasa diperoleh SMA Negeri 5 Berau. Sedangkan jenjang SMK diraih oleh SMK Kehutanan Negeri Samarinda.
"Evaluasi ini dilakukan untuk memperbaiki predikat peringkat pertama sekolah berdasarkan nilai UN. Dengan target tahun depan milik kota Samarinda," katanya.
Politisi wanita PDI Perjuangan ini juga memberi catatan khusus Disdik Kota Samarinda, yakni siswa dengan nilai tertinggi dijenjang SMA pada UN tahun ini, diperoleh Selly Dwi Hardianti dari SMA Negeri 2 Samarinda, Titus Haryanto Vhau dari SMA Negeri 1 Balikpapan dan Muhammad Rasyid Ridho dari SMA Negeri 10 Samarinda.
"Perlu ada penekanan didalam perolehan nilai tertinggi UN bahwa harus dipertahankan," tegasnya.
Sebagai catatan sebanyak 145 siswa SMA/MA dan SMK di Kaltim tidak lulus Ujian Nasional (UN) tahun ajaran 2013/2014. Siswa SMA dan MA yang tidak lulus, di antaranya 39 siswa jurusan IPA, 82 siswa jurusan IPS dan lima siswa jurusan keagamaan. Sedangkan SMK hanya 19 siswa yang tidak lulus.
“Meruntut dari hasil UN di Kaltim patut diwaspadai untuk di Kota Samarinda bahwa harus ada peningkatan kegiatan belajar mengajar dengan metode yang tepat sehingga mampu memperbaiki hasil UN tahun depan," ungkapnya.
Kembali dia katakan, meski siswa yang tidak lulus UN tahun ini, dapat mengulang kembali tahun depan dengan hanya mengikuti UN mata pelajaran yang tidak lulus saja, namun hal itu tetaplah sebuah "PR" yang harus diberbaiki.
”Terus dilakukan perbaikan dengan memberikan catatan khusus terhadap pelajaran yang masih belum memuaskan," katanya.
Diketahui, jumlah kelulusan siswa tingkat SLTA di Kaltim yang mengikuti UN tahun ini sebanyak 38.588 siswa. Jurusan IPA meluluskan 8.563 siswa, jurusan IPS meluluskan 10.130 siswa dan jurusan keagamaan meluluskan 152 siswa. Sedangkan jurusan bahasa meluluskan seluruh siswanya dengan jumlah 283 siswa.
Angka kelulusan ditahun ini mencapai 99.63 persen dan hanya 0.37 persen angka tidak lulus. “Rata-rata di setiap Kabupaten dan Kota ada siswanya yang tidak lulus,” imbuhnya.
Pengumuman kelulusan UN tersebut akan disampaikan, Selasa (20/5) kemarin oleh masing-masing sekolah.
Misirah, mengingatkan kepada seluruh siswa yang telah dinyatakan lulus agar tidak merayakan kelulusan dengan berlebihan.
"Sebaiknya tak usah pake acara coret-coret seragam sekolah dan melanjutkan konvoi mengelilingi kota dengan kendaraan bermotor. Karena ini berbahaya," pintanya.
Bahkan dia menyarankan  agar seragam tersebut disumbangkan kepada yang lebih membutuhkan daripada menyoret seragam tersebut.
“Silahkan merayakan kelulusan, tapi jangan sampai menggangu maupun membuat keributan di lingkungan masyarakat," tegasnya. tha/adv

Kesbangpol Garap Cerdas Cermat 4 Pilar

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Dimotori Badan Kesbangpol dan Linmas Kota Samarinda, di Balaikota selama dua hari mulai Senin (19/5) berlangsung kegiatan lomba cerdas cermat 4 pilar yaitu Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika, dan NKRI, bagi pelajar  SLTA Kota Samarinda.
Dalam sambutannya ketika membuka acara diruang rapat utama Balaikota, Kepala Badan Kesbangpol Erham Yusuf menyebut penting kegiatan ini sebagai salah satu langkah strategis dalam membingkai prilaku individu khususnya kalangan pelajar, yang selama ini kurang menyadari nilai nilai 4 pilar ini sebagai fundamental kehidupan bermasyarakat
“Karena sebagai aparat pemerintah tidak saja dari sektor pendidikan, kita semua dituntut dengan segala upaya untuk mencetak generasi yang tidak saja cerdas tapi juga berbudi luhur, berjiwa kebangsaan dan bermoral,” sebutnya.
Untuk lebih mendukung terwujudnya generasi muda yang cinta terhadap Negara karena paham dengan ideologinya ini, Erham menginginkan kegiatan serupa ini bisa berkesinambungan.
“Bahkan bila memang bisa dikemas dalam bentuk kegiatan lain yang lebih menarik itu tentu akan lebih baik, untuk itu kami terbuka menerima saran dan pendapat dari pihak lain,” imbuhnya kepada para guru-guru yang juga banyak ikut hadir di acara tersebut.
Karena tidak saja selama menuntut pendidikan, yang diharapkan sebut Erham pelajar ini dimasa mendatangnya bisa menjadikan Pancasila benar-benar sebagai falsafah hidupnya.
“Dengan pemahaman yang baik tentang 4 pilar ini generasi muda kita tentu tidak akan mudah terpengaruh terhadap pengaruh buruk lingkungan dimana ia berada,” tegasnya. Ike

Buang Sampah Diluar Jam, 65 Warga Terjaring

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Selama 2 hari, sebanyak 65 warga Samarinda terjaring dalam operasi yustisi yang digelar oleh Dinas Kebersihan dan Pertaman bersama dengan jajaran terkait. Pelanggaran yang kedapatan  dilakukan  oleh warga kali ini adalah membuang sampah di luar jam ketentuan.
”Karena sebagaimana kita ketahui sesuai ketentuan Perda nomor 2 tahun 2011 waktu membuang sampah adalah malam hari mulai jam 6 sore sampai jam 6 pagi” ucap Kabid Penyuluhan Nur Salim ketika memimpin operasi Senin hingga Selasa kemarin.
Menurut Nur Salim lokasi yang disisir dalam kegiatan yustisi kali ini diantaranya adalah kawasan jalan Juanda dan Suryanata, tepatnya kawasan kemplek Perumahan Batu Alam Permai, sekitaran kawasan SPBU dan Juanda 9.
Operasi ini merupakan yang pertama untuk tahun 2014,  dan akan berlangsung selama 4 hari, mulai Senin hingga Kamis mendatang. Kawasan yang akan disisir meliputi beberapa lokasi pada beberapa kecamatan se Kota Samarinda. ”Selanjutnya sepanjang  tahun 2014 ini, DKP telah menjadwalkan operasi yustisi  sebanyak 20 kali, sehingga bila dirata-ratakan dengan jumlah hari operasi maka selama 1 bulan akan dilakukan operasi  sebanyak 4 kali dengan 5 kali kegiatan sidang,” sebutnya.
Ditambahkan Nursalim pula dengan adanya warga yang tertangkap dalam kegiatan operasi bukan berati keberhasilan bagi tim, melainkan suatu pertanda masih adanya warga yang kurang memiliki kesadaran untuk menjaga kebersihan Kota Samarinda.
”Karena bila ada operasi  tidak sampai ada warga yang terjaring itu menandakan bahwa tidak ada lagi pelanggaran yang dilakukan,” pungkasnya. ike

Kendaraan Antri Panjang di Jl Slamet Riyadi

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Antrian panjang kendaraan, baik mobil maupun motor yang melintas di Tepian Mahakam setiap sore selalu mengalami kemacetan yang cukup panjang.
Antrian panjang mobil maupun motor terlihat mulai simpang tiga Jl Slamet Riyadi hingga pintu masuk Jembatan Mahakam. Diperkirakan panjang antrean mencapai 2 kilometer.
Sejumlah anggota Polantas Polresta Samarinda terlihat berjaga, untuk mengarahkan mobil dan motor tersebut. Selain persimpangan, polisi juga terlihat di tikungan putar balik yang terdapat di kawasan Jl Slamet Riyadi.
Kasat Lantas Kompol Didik Haryanto mengungkapkan, macet parah tiap sore saat sejumlah orang pulang kerja sudah menjadi rutinitas di sepanjang akses menuju Jembatan Mahakam.
“Penyebabnya banyak kendaraan yang hendak menuju Samarinda Sebaran dan sekitarnya. Selain hari biasa juta terlihat saat akhir pekan.
Bukan hanya warga Samarinda saja, ada juga warga dari Bontang, Sangatta yang hendak ke Balikpapan ya lewat Samarinda. Makanya kerap terjadi antrean panjang," kata Didik.
Dijelaskan Didik, biasanya kemacetan paling parah terjadi mulai Sabtu sore hingga malam. Kemudian untuk arus balik, kemacetan tidak terlalu panjang.
"Untuk antisipasi kemacetan yang lebih parah, kami menyiagakan personel untuk melakukan pengaturan lalu lintas. Untuk mengatur kemacetan, personel yang kami siagakan tiap sore hari," tutur Didik.
Untuk mengurai kemacetan, polisi juga memberlakukan sistem buka tutup di Jembatan Mahakam. Mobil maupun motor dibuat melintas Jembatan Mahakam secara bergantian. aon

Gubernur Ajak Penerus Bangsa Berantas Kemiskinan

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Gubernur Kaltim H Awang Faroek Ishak  menegaskan,
Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke 106 hendaknya dimaknai sebagai momentum meningkatkan kesadaran semua pihak untuk bersama-sama mengisi kemerdekan. Gerenasi penerus bangsa diajak memaknainya dengan senantiasa melakukan kerja nyata memberantas kemiskinan dan penangguran yang merupakan musuh bersama permbangunan nasional.
"Kami mengajak semua pihak menyamakan persepsi mengisi pembangunan. Mewujudkan kesejahteraan rakyat dengan mengentaskan kemiskinan dan pengangguran di Kaltim," kata Awang Faroek Ishak ketika ditemui seusai menjadi Inspektur Upacara Peringatan Harkitnas ke 106 tingkat Kaltim, di Halaman Kantor Gubernur Kaltim, Samarinda, Selasa (20/5),
Intinya bagaimana tingkat kepuasan masyarakat bisa terpenuhi. Ke depan ditarget tidak boleh lagi ada pengangguran, tidak boleh ada masyarakat miskin, serta kualitas pendidikan dan kesehatan harus bagus. 
“Makanya harus kerja keras. Sejalan dengan itu Pemprov kembali mencanangkan tahun ini sebagai tahun peningkatan kinerja dan prestasi. Ini untuk terus mewujudkan pemerintahan bersih dan berwibawa,” katanya.
Harapanya, kepercayaan rakyat semakin baik kepada pemerintah sebagai bentuk keberhasilan melaksanakan tugas pemerintahan dengan baik.
Di sisi lain, Awang Faroek mengajak masyarakat mensyukuri  kondisi Kaltim yang heterogen dengan beraneka ragam suku budaya dan agama di dalamnya, sehingga menjadikannnya seperti Indonesia mini.
Perbedaan tidak perlu menjadi persoalan. Perbedaan suku, agama, maupun kepentingan harus tetap menjadikan masyarakatnya tetap satu. “Pembangunan butuh keterlibatan semua pihak. Bagaimana mau membangun kalau tidak bersatu,” katanya.
Termasuk perbedaan pilihan pada pilpres mendatang, masyarakat diajak tetap berpolitik dengan santun meskipun berbeda. Dengan demikian diharapkan dapat menjaga kondusifitas keamanan Kaltim yang selama ini dapat dipertahankan.
Sementara Komandan Korem 091 Aji Suryanata Kesuma (Danrem 091/ASN), Brigjen TNI Nono Suharsono menilai, makna penting harkitnas diharap dapat mengembalkan budaya Indonesia yang santun seperti dulu. Kondisinya saat ini telah terjadi penurunan. Ditandai banyaknya tindakan menyimpang seperti kekerasan yang merupakan bentuk menurunnya rasa nasionalisme dan patriotisme.
“Budaya Indonesia tidak sepeti itu. Makanya ini yang harus ditumbuhkan ke genrasi penerus. Semangat kebersamaan membangun negeri,” katanya.
Upacara Peringatan Harkitnas ke 106 tingkat Kaltim juga dirangkai penyerahan penghargaan kepada insan penggiat media dan filatelis berdedikasi. Termasuk penyerahan penghargaan pemenang lomba-lomba yang diselenggarakan Diskominfo Kaltim dalam rangka peringatan Harkitnas ke 106. Nampak hadir saat itu Kapolres Samarinda, Kombes Anthonius Wisnu Sutirta, Asisten II Sekprov Kaltim, HM Sabani serta Kepala SKPD lingkup Kaltim. mar

Bandiklat Kaltim Gelar 3 Diklat

Diklat Pelayanan Publik, Keprotokolan dan Table Manner

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Permasalahan yang sering dialami di jajaran pemerintahan adanya kesenjangan antara kompetensi individu dengan kebutuhan organisasi. Sehingga setiap kelembagaan diklat perlu melaksanakan adanya diklat Analisis Kebutuhan Diklat (AKD) atau Training Need Analys (TNA).
Demikian dikatakan  Asisten IV bidang Administrasi Umum Sekprov Kaltim H Sofyan Helmi mewakili Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak saat membuka Diklat pelayanan publik, Keprotokolan dan Table Manner di Aula Badan Pendidikan dan Pelatihan (Bandiklat) Kaltim Samarinda Seberang, Selasa (20/5).
Dijelaskan bahwa AKD dan TNA sangat penting, karena merupakan perpaduan antara kebutuhan akan diklat, sekaligus penyelarasan komptensi yang dimiliki para widyaiswara.
"Nantinya para peserta akan diberikan pengetahuan bagaiman cara atau proses pengumpulan dan analisis berbagai data untuk mengidentifikasi hal-hal yang diperlukan dalam pencapaian suatu tujuan tertentu," ujarnya.
Selain itu, para peserta juga diarahkan untuk dapat merancang analisis kebutuhan diklat dengan merumuskan masalah dan tujuannya melalui model-model analisis kebutuhan diklat.
Terkait diklat pelayanan publik, di era reformasi dikehendaki adanya berbagai kemudahan, tanpa mengurangi persyaratan yang harus dipenuhi dan kewajiban-kewajiban yang harus dilakukann yang disebabkan birokrasi pada masa lalu yang kurang baik.
"Keluhan masyarakat terkait pelayanan publik tidak boleh terjadi lagi, ketepatan waktu dan pelayanan prima  harus lebih diutamakan," jelasnya.
Apalagi saat ini, kata dia, Pemerintah juga sudah melakukan reformasi birokrasi dengan meningkatkan profesionalisme aparatur berbasis kinerja menuju pemerintahan yang baik.
Sementara itu penyelenggaraan pelayanan publik, saat ini beberapa dinas instansi dan kelembagaan dalam lingkup Pemprov Kaltim maupun instansi vertikal yang ada di Kaltim, telah menindaklanjutinya dengan kebijakan strategis melalui program akselerasi transformasi dengan melakukan inovasi-inovasi layanan publik.
Dia juga mengingatkan kepada peserta diklat keprotokolan dan table manner, juga sangat penting karena keprotokolan merupakan serangkaian kegiatan yang berkaitan dengan aturan dalam acara kenegaraan atau acara resmi yang meliputi Tata Tempat, Tata Upacara, dan Tata Penghormatan sebagai bentuk penghormatan kepada seseorang sesuai dengan jabatan atau kedudukannya dalam negara, pemerintahan, atau masyarakat.
Sementara itu Kepala Bandiklat Kaltim H Syafruddin Pernyata mengatakan, penyelenggaraan pendidikan dan latihan yang  dilaksanakan Bandiklat Kaltim  bertujuan untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) aparatur negara yang andal dan berkualitas, sesuai dengan bidang dan kompetensinya masing-masing yakni  berwawasan luas dan mampu memberikan pelayanan terbaik pada masyarakat.
Menurutnya, diklat sebagai salah satu instrument pembinaan penyelenggaraan pemerintahan daerah. Tujuannnya adalah untuk meningkatkan kinerja lembaga atau instansi, juga  bagian dari manajemen peningkatan sumberdaya aparatur.
Dia berpesan kepada para pesera diklat yang berjumlah 30 orang dari berbagai SKPD dilingkungan Pemprov Kaltim ini dapat mengikuti Diklat dengan serius sehingga  bermanfaat  untuk menjalankan pekerjaan sehari-hari. john

TI Kebencanaan Harus Dioptimalkan

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Pemanfaatan teknologi informasi dan  komunikasi kebencanaan bagi semua institusi saat ini, tidak bisa dihindarkan, apalagi bagi sebuah institusi yang bergerak dibidang kebencanaan baik Badan Nasional Penanggulan Bencana (BNPB), Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD )Provinsi dan BPBD kabupaten dan kota harus mampu menguasai.
Demikian dikatakan Kepala Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD Kaltim H Wahyuwidi Heranata saat membuka Bimbingan Teknis data, informasi dan humas kebencanaan di Samarinda, Senin malam (19/5).
Dijelaskan manajemen informasi mencakup berbagai tahap pengelohan informasi dari produksi sampai penyimpanan dan pengolahan untuk diseminasi yang nantinya akan menghasilkan kerja yang lebih baik dari sebuah organisasi.
"Apalagi upaya penanggulangan bencana atau respon kemanusian tergantung pada kualitas informasi yang teersedia  dengan cara informasi yang dikelola," jelasnya.
Selain itu, peran manajemen informasi sabngat penting karebna akan meningkatkan kecepatan dan keakuratan informasi yang disampaikan, menciptakan kerangka acuan bersama yang memungkinkan pebngamnbilann keputusan untuk mengkoordinasikan respon dan rencana pemograman berdasarkan pengetahuan tentang kebutuhan dan pemnghematan yang jelas dari kapasitas masing-masing organisasi.
"Kemampuan BNPB dan BPBD  dalam mengumpulkan, memproses, menganalisa, menyebarkan data serta bertindak atas  dasar informasi merupakan kunci sebuah  respon yang efektif," tegasnya.
Dia berharap melalui bimtek data informasi dab humas kebencanaan yang digelar selama dua hari merupakan upaya peningjkatan kapasitas bagi sumber daya manusia dan hal ini perlu dilakukan agar dapat memperlancar alirabn informasi dari masing-masing satuan kerja.
Sementara itu kabid data BNPB Agus Wibowo mengatakan, bimbingan teknis meliputi tiga topik pelatihan, yakni data, informasi dan humas. Sedangkan  materi pelatihan mulai dari proses pengumpulan data.
"Kaltim sudah bagus pada pengelolaan penanggulangan bencana, tinggal nanti belajar untuk standarisasi pengumpulan datanya," ujarnya.
Sedangkan materi terkait teknologi informasi salah satunya yang diajarkan yakni  mengenai mobil komunikasi, untuk  kehumasandiajarkan cara untuk mengelola media center.
"Metode pelatihan dengan cara melakukan setting Pusdalops ketika terjadi bencana yang selalu siap 24 jam dalam mencari dan mengolah informasi," jelasnya.
Bimtek data, Informasi, dan Kehumasan ini diprakarsai BNPB atas usulan dari BPBD Kaltim diikuti sekitar 50 peserta. john

Kesadaran Masyarakat Bayar Pajak Masih Rendah

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Wakil Gubernur Kaltim, HM Mukmin Faisyal HP menegaskan, tingkat kesadaran Wajib Pajak (WP) di Kaltim maupun secara Nasional memang masih rendah. Karena itu  diusulkan adanya kegiatan Pencerahan Perpajakan yang mempunyai arti penting agar seluruh lapisan masyarakat, termasuk para pejabat memahami dan menyadari akan pentingnya pajak bagi keberlangsungan kegiatan operasional negara.
“Kegiatan seperti ini sangat penting karena tingkat kesadaran Wajib Pajak memang masih rendah jika dibandingkan dengan jumlah penduduk Kaltim yang saat ini sudah mencapai 4,2 juta jiwa dan penduduk Indonesia yang saat ini sudah mencapai sekitar 250 juta jiwa,”  kata  Mukmin Faisyal HP beberapa hari lalu.
Selama ini pemerintah memberlakukan self assessment untuk meraih pajak pribadi. Lewat sistem ini para WP diberikan kepercayaan untuk menghitung, membayar dan melaporkan pajak terutangnya. Tetapi sistem ini membuka peluang bagi WP untuk melaporkan data tidak sebenarnya untuk menghindari pajak.
“Permasalahan yang dihadapi selama ini, penghimpunan pajak individu maupun pajak perusahaan atau pajak besar terbilang cukup berat. Selain karena jumlahnya cukup besar, Wajib Pajak juga selalu punya banyak celah untuk berkelit dari kewajiban membayar pajak. Sehingga ada kemungkinan pajak yang dibayarkan lebih kecil dibandingkan kewajiban sebenarnya,” kata Mukmin.
Diantara banyak permasalahan WP yang ada, sebagai warga negara yang baik sebenarmya tidak ada alasan untuk tidak dapat membayar pajak. Semua permasalahan yang ada tersebut harus dapat dicarikan solusi terbaiknya.
Begitu pula dengan tata cara pengisian pembayaran pajak hendaknya menjadi perhatian semua pihak dan bukan menjadikannya sebagai hal yang sulit jika serius ingin mengetahui dan mempelajari secara seksama bagaimana metode pengisiannya.
“Akan tetapi tentunya tidak semua WP bermaksud curang dengan memanipulasi besaran aset. Di lain pihak, kita juga mengetahui jika diantara WP, masih banyak yang kurang mengerti bagaimana teknik dan aturan perpajakan,” ungkapnya.
Terhadap permasalahan pelayanan pajak, Pemprov Kaltim menyarankan agar kantor dan petugas pelayanan pajak dapat ditambah hingga mencakup wilayah terdekat dengan masyarakat, tidak hanya pada ibukota/kabupaten namun juga membuka tempat khusus untuk mendapatkan informasi tentang pajak.
Misalnya mengenai layanan kurs pajak, layanan pajak bumi dan bangunan (PBB), layanan pertanyaan tentang peraturan perpajakan, layanan informasi alamat kantor, tarif pajak, pengaduan dan lain sebagainya.
Sementara itu kepada para WP Besar khususnya, Mukmin mengatakan perlu mendapatkan sosialisasi peraturan dan ketentuan tentang WP kepada masyarakat luas. Agar kesadaran membayar pajak juga semakin meningkat yang pada gilirannya akan berdampak positif terhadap pemenuhan pembiayaan pembangunan dan terwujudnya kesejahteraan masyarakat.
“Penerimaan pajak hendaknya disampaikan secara terbuka kepada masyarakat. Di era reformasi ini transparansi terhadap berbagai pungutan pada masyarakat sangat penting, sekaligus memberikan kepercayaan pada publik bahwa pajak yang dipungut itu sesungguhnya memang “Dari Rakyat” dan “Untuk Rakyat”, baik untuk pembiayaan pembangunan Nasional maupun pembangunan di daerah,” pungkasnya. mar

PLN Gelar Temu Pelanggan Listrik

Diharapkan Dapat Memperjelas Masalah

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Selama ini masalah listrik yang dikelola PT PLN tidak pernah tuntas. Dan sangat wajar apabila masyarakat mengeluhkannya, karena pemadaman listrik secara bergiliran dibeberapa daerah di Kaltim.
Oleh sebab itu, PT PLN menggelar acara temu pelanggan (custumer gathering) di Ruang Ruhui Rahayu Kantor Gubernur, Senin (19/5). Acara tersebut dibuka langsung Plt Sekretaris Provinsi (Sekrpov) Kaltim H Rusmadi mewakili Gubernur Kaltim.
Rusmadi menyampaikan bahwa masalah listrik sangat penting karena menjadi napas bagi kehidupan ekonomi di suatu daerah. Karena itu, upaya percepatan perlu dilakukan untuk menyelesaikan permasalahan ini.
Selain itu, kata dia, fenomena krisis listrik dapat pula dijadikan sebagai suatu preseden awal bagi semua pihak agar meredefinisikan pentingnya berhemat energi. Kalau listrik masih tetap dijadikan sebagai salah satu sumber penghidupan dihari ini maupun di masa-masa yang akan datang.
Dengan digelarnya temu pelanggan ini dia berharap akan ada kejelasan masalah dan solusi yang bisa diambil, dalam rangka melakukan antisipasi secara dini terhadap setiap permasalahan yang ada. Apalagi masalah listrik sangat penting, karena menjadi nafas bagi kehidupan ekonomi di suatu daerah, karena itu upaya percepatan perlu dilakukan untuk menyelesaikan permasalahan listrik.
Sementara itu GM PLN Wilayah Kaltim dan Kaltara (Kaltim) Machnizon Masri menyampaikan bahwa pemadaman yang sering terjadi karena kekurangan daya mampu dari pembangkit utamanya di Sistem Mahakam. Dari beban puncak sebesar 350 MW, daya mampu yang disediakan pembangkit hanya mencapai 300 MW. "Kekurangan daya itu terjadi karena kekurangan pasokan listrik untuk mendukung Sistem Mahakam," jelasnya.
Namun PLN pada semester ke II 2014 akan mendapat suplay listrik yang cukup, ada beberapa pembangkit yang masuk yakni pembangkit PLTG Senipah, Kutai Kartanegara sebesar 2x41 MW maupun PLTU CFK unit III, 50 MW berlokasi di Samarinda sehingga nantinya ada 135 MW daya listrik yang dimiliki pada sektor Mahakam, dan pada beban puncaknya mencapai 350 MW sehingga punya cadangan 25 persen.
PLN telah memiliki perencanaan untuk mencapai surplus listrik di Kaltim dan Kaltara Pembangunan sejumlah pembangkit berkapasitas cukup besar dimulai agar daya mampu semakin kuat. Selain itu, juga ada penyelarasan transmisi agar bisa terkoneksi ke seluruh wilayah serta tidak ada pemadaman lagi dan saat ini pelanggan PLN wilayah Kaltim dan Kaltara mencapai sekitar 700 ribu pelanggan.
Sedangkan temu pelanggan ini, diharapkan ada masukan dari pelanggan kepada PLN agar ke depan PLN dapat terus memperbaiki pelayanannya. Kegiatan ini terus dilakukan untuk makin mendekatkan hubungan PLN dengan Pelanggan untuk sama-sama mencari solusi terbaik untuk meningkatkan pelayanan PLN ke depan dapat berjalan dengan baik.
“Silaturahmi PLN dengan pelanggan harus terus diadakan dan utamanya adalah untuk meningkatkan komunikasi antara PLN dengan pelanggan," jelasnya.
Dalam acara temu pelanggan ini, mendapat apresiasi dari sejumlah perwakilan pelanggan yang hadir, dengan mengajukan sejumlah pertanyaan dan juga memberikan masukan yang konstruktif kemudian hari. john

Hari ini Pansus RPJMD Dibentuk

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Rapat Internal Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kaltim, Senin (19/5), menyepakati membentuk Panitia Khusus (Pansus) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
Rapat juga menyepakati Pansus RPJMD dibentuk dan disahkan pada Paripurna ke-13 DPRD Kaltim yang berlangsung Selasa (20/5) hari ini di Gedung Utama DPRD Kaltim.
“Berdasarkan aturan bisa melalui pansus, gabungan komisi di DPRD, bisa juga melalui komisi-komisi yang sesuai dengan pembidangannya. Hanya karena RPJMD dinilai sangat penting karena menyangkut rencana pembangunan lima tahun berjalan, oleh karena itu perlu dibentuk Pansus RPJMD,” kata Wakil Ketua DPRD Kaltim Agus Santoso yang memimpin rapat kemarin.
Rapat Paripurna ke-13 DPRD Kaltim, Selasa (20/5) juga mengagendakan penyampaian Nota Penjelasan Raperda tentang RPJMD Provinsi Kalimantan Timur tahun 2014-2019.
Selain itu jadwal kegiatan  DPRD Provinsi Kaltim Masa Persidangan II Tahun 2014 juga akan disahkan. “Setelah disampaikannya nota penjelasan tersebut barulah akan dibentuk pansus yang rencana beranggotakan 16 orang. Jumlah ini berdasarkan kebutuhan agar Pansus optimal mengevaluasi,” kata Agus Santoso.
Agus menambahkan, untuk pembentukan pansus nantinya keanggotaan adalah perwakilan dari seluruh fraksi maupun komisi. Nantinya pansus akan menggali kerja-kerja apa saja yang akan dilakukan dalam lima tahun ke depan.
Mengingat ini bukan pekerjaan ringan, menurut wakil ketua asal Partai PDIP ini, kebijakan membentuk pansus dinilai lebih tepat. “Pansus akan menggali pembangunan apa saja selama lima tahun, sehingga dibutuhkan pendalaman dari lintas fraksi agar bisa optimal,” sebutnya.
Agus berharap Pansus RPJMD dapat bekerja secara maksimal sesuai tugas dan fungsi. Selain itu sebagai bentuk tanggung jawab DPRD Kaltim mengawal kebutuhan pembangunan di Kalimantan Timur. “Harus dilakukan kajian bersama secara komprehensif, ini agar draf RPJM bisa mengakomodasi kebutuhan pembangunan di Kaltim,” sebutnya. hms/adv

Pansus Pasar Siap Uji Publik

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Panitia khusus (Pansus) pembahas Raperda tentang Penataan Pasar Tradisional dan Pengaturan Pasar Modern menggelar rapat kerja dengan mitra dalam rangka finalisasi raperda sebelum diujipublikan pada 24 Mei 2014 mendatang.
Ketua Pansus Siti Qomariah mengatakan, pertemuan kali ini dimaksudkan untuk memaksimalkan draf rancangan peraturan daerah yang saat ini sedang dibahas agar maksimal menjelang diujipublikan.
“Ini rapat yang kesekian kali dengan mitra. Diharapkan dari pertemuan sekarang ini agar benar-benar mendapatkan berbagai hal positif dan masukan dari pihak pemerintah guna meminimalkan berbagai kekurangan yang tidak terakomodasi,” kata Qomariyah di sela-sela rapat pansus dengan Disperindagkop Kaltim, Biro Hukum Pemprov Kaltim, Badan Penanaman Modal Daerah (BPMD) Samarinda dan Kaltim serta SKPD terkait lainnya, Senin (19/5).
Ditambahkan Qamay, beberapa waktu lalu pansus yang dipimpinnya melakukan konsultasi sekaligus terjun langsung ke lapangan di DKI Jakarta sebagai daerah yang dinilai lebih dulu memiliki peraturan daerah tentang pasar tradisional dan modern.
“Hasil yang didapat oleh pansus ketika ke Jakarta kemudian kembali dibuka untuk dibahas secara terbuka dalam rapat ini guna melihat berbagai kemungkinan. Terutama mana yang bisa diterapkan dan tidak, mengingat setiap daerah memiliki karakteristik yang berbeda,” tutur Qamay –sapaan akrabnya.
Politikus asal PAN itu menyebutkan banyak masukan yang didapat dari pertemuan ini. Di antaranya usulan tentang memasukkan UU Nomor 25 tahun 2007 tentang Penanaman Modal karena dinilai berkaitan erat.
Sebab selain berfungsi sebagai salah satu acuan dalam pembahasan draf raperda juga akan melibatkan lintas perangkat daerah sehingga lebih memaksimalkan peran pemerintah dalam penataan pasar tradisional dan pengaturan pasar modern.
“Kesimpulan dan masukan dalam rapat ini akan sesegera mungkin dimasukkan dalam rancangan draf raperda sehingga akan rampung disusun sebelum uji publik akhir pekan ini. Semoga cepat selesai namun tidak mengurangi bobot raperda,” kata Qamay. adv/hms

BLM di Kaltim Capai Rp 135,640 Miliar

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Dukungan Pemprov Kaltim bersama 7 kabupaten di dalamnya terhadap program penanggulangan kemiskinan berbasis pemberdayaan tidak perlu diragukan. Buktinya, dana bantuan langsung masyarakat (BLM) program nasional pemberdayaan masyarakat mandiri pedesaan (PNPM-MPd) Kaltim meningkat mencapai Rp135,640 miliar setelah mendapat tambahan dana pendampingan mencapai Rp41,390 miliar atau 259 persen dari total BLM Kaltim seharusnya Rp94,250 miliar.
“Sesuai Surat Menko Kesra 2013 seharusnya jumlah total BLM Kaltim hanya Rp94,250 miliar. Ini terdiri dari dana BLM APBN Rp78,270 miliar dan dana pendampingan dari APBD Kaltim dan APBD 7 kabupaten se Kaltim Rp15,980 miliar. Tapi besarannya jauh meningkat setelah mendapat tambahan dana pendampingan sebesar Rp 41,390 miliar,” kata Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Kaltim, Moh Jauhar Efendi, ditemani Kabid Ketahanan, Sosial, Budaya Masyarakat, Musa Ibrahim, Senin lalu
Peningkatan tersebut dipengaruhi penambahan dana pendampingan dari APBD Kaltim dan APBD 7 kabupaten se Kaltim. Diantaranya tambahan dana pendampingan dari APBD Kaltim mencapai Rp4,772 miliar atau 3,50 persen dari total dana BLM Kaltim dan dari APBD Paser Rp13 miliar atau 691 persen. Padahal kewajiban sesuai amanat Surat Menko Kesra tersebut hanya 1 persen atau masing-masing Rp1 miliar.
Kondisi tersebut menunjukan pemda punya komitmen kuat mendukung program pemberdayaan masyarakat tersebut dalam rangka penanggulangan kemiskinan. Penambahan dana melebihi angka seharusnya tersebut bahkan diakui sudah masuk tahun ketiga.
“Kaltim sudah penuhi kewajiban pemda berikan dana pendampingan yang nilai bahkan paling besar se Indonesia. Tapi tidak pernah dilirik pusat. Seharusnya ada semacam perlakukan khusus bagi Kaltim, khususnya bagi gubernur dan bupatinya atas komitmen mendukung pelaksanaan PNPM-MPd di Kaltim,” harapnya.
Disisi lain, terdapat kendala dalam progress pencairan dana BLM 2014. Hingga medio Mei ini progresya masih nol. Masih banyak kecamatan dan kabupaten yang belum melakukan progres pencairan yang terdiri dari beberpa tahapan. Yakni musyawarah antar desa, mencari infomasi data usulan masyarakat, perengkingan usulan, hingga target pencairan.
“Jika mengacu target nasional, seharusnya progress penyerapan dana BLM triwulan pertama sudah 20-30 persen,” tandas. mar

Semangat Perjuangan PNS Harus Ditingkatkan

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Pelaksana Tugas (Plt) Sekprov Kaltim Dr H Rusmadi berharap melalui Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemprov Kaltim dan kabupaten/kota se Kaltim harus meningkatkan semangat perjuangan yang telah dilakukan para pejuang di negara ini.
Karena semangat para pejuang patut diikuti dan diteladani dan ditingkatkan. Apalagi, tuntutan masyarakat kepada aparatur pemerintah sangat tinggi dalam memberikan pelayanan yang baik.
“Kebangkitan nasional tahun ini saya berharap kepada seluruh pegawai di lingkungan Pemprov Kaltim dan kabupaten/kota se Kaltim dapat memiliki semangat kejuangan yang dulu dimiliki para pejuang di negara ini, termasuk semangat dalam memberikan pelayanan yang baik terhadap masyarakat,” kata Rusmadi terkait Harkitnas yang dilaksanakan 20 Mei 2014, di Kantor Gubernur Kaltim, Senin (19/5).
Melalui semangat itu, diharapkan pelayanan publik kepada masyarakat dapat lebih baik. Misal, meningkatkan pelayanan pendidikan, kesehatan serta peningkatan pembangunan infrastruktur di daerah, sehingga kesejahteraan masyarakat dapat terwujud.
Menurut dia, semangat itu menjadi keharusan bagi seluruh pegawai di Kaltim, sesuai dengan keinginan pelayanan yang terbaik dari masyarakat. “Kami berharap seluruh pegawai negeri sipil di Kaltim bisa melakukan itu, sehingga pelayanan terhadap masyarakat terus dilaksanakan,” jelasnya.          
Selain itu, pimpinan SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah), khususnya dilingkungan Pemprov Kaltim memiliki tanggung jawab,  untuk bisa  menberikan pengarahan kepada bawahannya, agar bisa lebih produktif dalam melaksanakan tugas dan fungsinya.
"Apalagi, diketahui kinerja PNS (Pengawai Negeri Sipil) sekarang ini, baik yang berada di Lingkungan Pemprov Kaltim maupun di Kabupaten dan Kota tengah disorot. Sebab, banyaknya pegawai yang dikabarkan melanggar aturan kepegawaian yang telah diamanahkan kepada mereka," tegas
Menurutnya, tidak semua pegawai demikian artinya melakukan pelanggaran. Jika, seluruh pegawai kinerjanya kurang baik, maka pemerintah tersebut tidak baik. Sebab, diketahui instansi pemerintahan tugasnya adalah sebagai pelayan masyarakat. Jadi, apabila ada kabar bahwa di salah satu instansi pemerintahan yang melanggar aturan kepegawaian, tentunya hal ini biasa terjadi. Dan hal itu tidak hanya di lingkungan pemerintah saja tapi pihak swasta juga.
"Oleh karena itu, melihat kondisi demikian, maka tanggungjawab Kepala SKPD sangatlah besar untuk memperhatikan bawahannya. Jadi, mengenai kinerja tersebut agar produktif  tergantung dari leadership (kepemimpinan-red). Apabila leadership pemimpinnya bagus, maka bagus pula kinerja yang dilakukan bawahannya,”tandasnya.
Tapi, jika ada pegawai yang kinerjanya tidak baik, seperti main game pada saat jam kerja. Dan untuk jumlahnya kecil saja dari pada jumlah pegawai,  hal itu memang sering  terjadi di lingkungan instansi pemerintahan. Selain pimpinan SKPD yang bisa memberikan pengarahan kepada bawahannya, pihaknya juga melakukan  pembinaan bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Dimana pembinaan prilaku tersebut tentunya perlu dilakukan secara terus-menerus berkesinambungan, bahkan setiap hari.
“Oleh karena itu, di masing-masing SKPD ada instrumen-instrumen itu. Mulai dari instrument pembinaan spiritualnya. Itukan juga untuk membangun karakternya. Kemudian, misalnya ada ceramah mingguan dan bulanan. Kemudian, membangun hubungan yang baik dengan sesama. Silaturrahmi dan ada juga arisan pegawai, dan kemudian ada kegiatan-kegiatan olahraga. Jadi, itu semua dapat membangun pembinaan karakter pegawai,” paparnya.
Dijelaskannya, itulah merupakan upaya-upaya yang dilakukan agar instrumen-instrumen pembinaan karakter pegawai dapat lebih baik ke depannya. Di samping itu juga, Pemprov Kaltim dalam upaya melakukan pembinaan karakter pegawai juga melakukan pembinaan kesenian.
“Mungkin ada  kegiatan nyanyi bersama. Mendengarkan lagu atau kegiatan-kegiatan kesenian lainnya. Di samping itu adalah upaya kita untuk memberikan pelatihan-pelatihan. Bahkan mengundang para motivator, termasuk mengundang para penceramah yang bagus. Tujuannya, tidak lain untuk membangun karakter pegawai ini,” jelasnya. mar

?Gerakan Pramuka Jangan Mati Suri?

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sejak 2006 silam telah melakukan revitalisasi gerakan pramuka demi mewujudkan bangsa yang berkarakter dan bermartabat. Begitu pula di Samarinda sudah di semua sekolah memiliki gugus, namunnya gerakan pramuka yang ada jangan sampai mati suri.
“Pak SBY sejak tahun 2006 melakukan revitalisasi gerakan pramuka. Di Samarinda hampir semua sekolah memiliki gugus, tapi jarang melakukan kegiatan kepramukaan selain rutinitas biasa. Harapannya jangan sampai mati suri,” ucap kepala Dinas Pendidikan Samarinda DR Ibnu Araby ketika diwakilkan kepada kepala Bidang PNFI Pengembangan Pemuda Olahraga Seni Budaya Ispihani  membuka lomba tangkas terampil I se kota Samarinda garapan Kwartir Ranting Sungai Kunjang di SMPN 16 Jl Jakarta, 17-18 Mei.
Karena itu, lanjut Ispihani, melalui kegiatan yang dikemas dalam Perkemahan Sabtu Minggu (Persami), bisa menularkan virus positif bagi gugus-gugus maupun kwartir lainnya agar aktif dalam melaksanakn kegiatan kepramukaan.
“Mari kita membentuk generasi muda untuk menyiapkannya sebagai penerus pembangunan. Selama ini saya tidak pernah mendengar ada hal hal negatif di pramuka. Karena patriot pramuka selalu berpegang dengan Tri Satya dan Dasa Dharma Pramuka, salah satu bunyinya, Suci dalam pikiran, perkataan dan perbuatan,” tandasnya.
Senada disampaikn pula kepala UPT Dinas Pendidikan Kecamatan Sungai Kunjang Erminawati. “Dalam Dasa Dharma juga agar anggota pramuka cinta alam dan kasing sayang sesama manusia. Dengn didukung gerakan pramuka, kita yakin bisa cepat mewujudkan sekolah HBS (Hijau, Bersih, Sehat),” tandasnya.
Kegiatan yang dihadiri pula ketua Mabirar Kecamatan Sungai Kunjang Nurrahmani ini diikuti 45 peserta putra dan 55 peserta putri yang merupakn perwakilan tiap-tiap kecamatan se kota Samarinda. ike

Buruh Ditemukan Tewas di Ranjang

Diduga Overdosis Obat Kuat

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Seorang buruh ditemukan tewas di kamar tidur rumah majikannya di Jl Juanda 79 Kelurahan Air Hitam Samarinda Ulu Senin pagi (19/5). Diduga korban bernama Mulyono overdosis obat kuat. Karena saat ditemukan rekan-rekannya pada pukul 09.00 Wita, ditemukan susu beruang 1 kaleng sudah terbuka, kondom dan obat kuat merek King Kobra. Kondisi korban saat ditemukan cukup menggenaskan, karena dari mulut, hidung dan kemaluannya mengeluarkan darah.
Sementara, aparat kepolisian yang menerima informasi tersebut langsung menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan melakukan olah TKP, untuk mengungkap tewasnya warga Jl A Yani nomor 05 Karang Rejo Balikpapan tersebut.
Kapolsekta Samarinda Ulu Kompol Yogie Hardiman melalui Kanit opsnal IPDA Sungkono mengatakan bahwa untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban, saat ini pihaknya masih menunggu hasil autopsi jenazah korban. Sejumlah barang bukti yang ditemukan di kamar korban sudah diamankan.
"Saat ini jenazah sudah dibawa ke kamar jenazah Rumah Sakit Umum AW Sjahranie Samarinda untuk dilakukan visum, guna mengetahui penyebab pasti kematian korban," kata Sungkono.
Saat ini, kata dia, pihak kepolisian masih menunggu pihak keluarga untuk meminta persetujuan dilaksanakannya autopsi terjadap jenazah. opi

Akhirnya Santunan Kebakaran 2013 Disalurkan

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Walikota Samarinda Syaharie Jaang secara simbolis belum lama ini menyerahkan santunan kebakaran bagi warga Kota Samarinda bertempat di rumah jabatan. Penyerahan santunan ini adalah bagi warga korban kebakaran di dua kelurahan yaitu Sungai Dama dan Pasar Pagi yang terjadi pada akhir tahun 2013 lalu, dengan jumlah korban masing-masing 82 KK di kawasan Sungai Dama, dan 144 KK di kawasan Pasar Pagi.
”Santunan ini adalah merupakan suatu bentuk perhatian pemerintah terhadap para korban kebakaran meskipun penyerahannya ada mengalami sedikit keterlambatan” imbuh Jaang.
Namun hal ini patut dimaklumi ujarnya mengingat dalam pengelolaan keuangan ada ketentuan aturan yang memang harus dipatuhi. Artinya jelas dia, tidak mungkin setiap suatu musibah bisa langsung ditindak lanjuti dengan pemberian santunan.
”Melainkan harus terlebih dahulu dianggarkan, jadi bukan  sengaja menunda-nunda  karena pada intinya pemerintah harus mengikuti prosedur,” sebutnya.
Santunan ini tadi menurut Jaang juga akan diberikan kepada para korban di beberapa kawasan lain yang juga telah mengalami kejadian serupa pada tahun 2013 lalu. Adapun santunan yang diterima oleh masing-masing korban sebesar  Rp4.500.000, untuk pemilik rumah dan Rp500.000, untuk para penyewa.
Mengingat tingginya rawan terjadi kebakaaran dikota Tepian, tak lupa ia mengingatkan kepada semua pihak agar terus meningkatkaan kewaspadaan terhadap hal ini.
”Jangan pernah bosan memperhatikan setiap aktifitas rumah tangga yang kemungkinan bisa memicu timbulnya kebakaran, khususnya terhadap perabot  rumah tangga yang menggunakan instalasi lstrik,” pesannya. ike

Polisi dan Dishub Diminta Awasi Jembatan Mahakam

Truk Bermuatan Alat Berat Dilarang Melintas

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda, Sugiono, meminta polisi dan Dinas Perhubungan Samarinda bertindak tegas melarang truk-truk bermuatan alat berat melintas di Jembatan Mahakam dan mengarahkannya ke Jembatan Mahakam Ulu (Mahulu). Hal ini dimaksud untuk menghindari kemacetan panjang dan menjaga jembatan dari kerusakan akibat beban terlalu berat.
"Tegas, larang semua truk bermuatan alat berat melintas di Jembatan Mahakam. Arahkan semua melewati Jembatan Mahulu," ujar Sugiono, kemarin.
Menurutnya, jika truk bermuatan alat berat melintasi Jembatan Mahakam maka akan menyebabkan kendaraan roda empat dan roda dua mengalami macet yang cukup parah.
"Tidak dilewati truk saja jika sore macetnya luar biasa. Apa lagi ada truk bermuatan alat berat. Semakin parah macetnya," katanya.
Politisi ini mengkhawatirkan jika terjadi insiden di tengah Jembatan Mahakam itu menimbulkan kemacetan beberapa   kilometer di kedua sisi jalan pendekat jembatan.
"Jika hal itu terjadi maka  polisi terpaksa mengalihkan kendaraan dari dan menuju Samarinda kota melalui Jembatan   Mahulu," katanya.
Dia meminta agar aparat kepolisian dan Dishub melakukan tindakan tegas dan tak pandang bulu jika ada oknum yang berani melakukan pelanggaran.
"Jangan hanya malam truk-truk alat berat dilarang melintasi Jembatan Mahakam, pagi dan siang hari pun harus diarahkan melewati Jembatan Mahulu. Ini sekali lagi tentu memerlukan ketegasan polisi dan Dinas Perhubungan Samarinda," kata dia.
Menurut politisi PDI Perjuangan ini, jika jembatan Mahakam selalu dilalui truk bermuatan alat berat maka dikhawatirkan membahayakan konstruksi Jembatan Mahakam. Kalau itu sampai terjadi, tentu dapat mengganggu roda perekonomian Kaltim.
"Apalagi pasca ambruknya Jembatan Kutai Kartanegara, 26 November 2011 lalu, praktis hanya dua jembatan di Sungai Mahakam yang berfungsi, yakni Jembatan Mahakam dan Jembatan Mahulu," ungkapnya.
Mengingat peran vital Jembatan Mahakam bagi arus lalu lintas orang dan barang menuju ke Samarinda dan sebaliknya, Sugiono, meminta semua pihak dapat menjaga keselamatan Jembatan Mahakam.
"Caranya harus ada pembagian beban antara Jembatan Mahakam dengan Jembatan Mahulu, sehingga jembatan yang sudah berumur lebih kurang 27 tahun tersebut bisa bertahan lebih lama lagi sebagai prasarana transportasi," katanya. tha

IRT Hadang Alat Berat

Demi Mempertahankan Rumah

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) pemilik salah satu rumah di Gang Musyawarah RT 13 Samarinda nekat menghadang satu unit alat berat jenis eksavator yang berusaha menghancurkan rumahnya. IRT ini meminta juru sita Pengadilan Negeri Samarinda (PN) untuk membiarkan dia dan keluarganya merobohkan rumahnya sendiri. nNamun permintaanya tidak mendapat tanggapan dari juru sita PN Samarinda rumahnyapun ikut rata dengan tanah bersama 6 rumah lainnya.
Wanita ini terus berusaha menghentikan kegiatan eksavator, meski dirinya ditahan petugas kepolisian. Dia berusaha terus menerobos barikade petugas, sampai akhirnya aksinya dihentikan warga dan membawanya ke kerumunan warga korban lainnya.
Aksi pembongkaran ini merupakan tindak lanjut dari sengketa kepemilikan lahan seluas 11.145 M2 antara warga melawan Ahmad Murhan yang merupakan ahli waris dari H Sunarto.
Juru sita yang mendatangkan satu unit eksavator langsung melakukan pembongkaran. Juru sita mengaku sudah memberikan peringatan kepada warga untuk membongkar rumahnya sendiri namun tidak diidahkan.
Sikap keras petugas PN ini membuat sejumlah warga terlihat tidak dapat menahan air mata, saat alat berat menghancurkan rumah yang menjadi tempat tinggal mereka selama puluhan tahun.
Bahkan seorang nenek yang sakit parah dipaksa meninggalkan rumah yang telah lama didiaminya. Juru sita hanya menyediakan sebuah angkutan untuk membawa sang nenek yang sakit kerumah sakit terdekat.
Suprapto, anak korban mengaku bahwa dirinya tidak pernah diberitahu para penggugat perihal rencana eksekusi yang akan dilakukan PN Samarinda. Bahkan penasehat hukum yang ditunjuk warga juga mengaku baru mengetahui rencana eksekusi sehari sebelum pelaksanaan.
“Ini jelas jelas tidak manusiawi, dimana saya akan menempatkan ibu saya yang berusia 85 tahun, sementara rumah tempat tinggal kami selama puluhan tahun dirobohkan petugas,” kata Suprapto.
Sementara itu Efendi Mangungsong, kuasa hukum pemohon eksekusi mengatakan bahwa sengketa antara warga dengan Ahmad Burhan yang merupakan ahli waris dari Haji Sunarto,  dimulai sejak tahun 2006 lalu.
Sebagian besar warga yang mendiami tempat itu sudah mendapatkan tali asih dari pemilik lahan,  namun pemilik 7 rumah yang ada saat ini memilih tetap mempertahankan hak mereka. Ahli waris akhirnya mengajukan kasus ini ke proses hukum,  dan terakhir kasusnya oleh Mahkamah Agung diputuskan lahan ini milik penggugat.
“Kami tidak melihat apakah ada rencana Peninjauan Kembali (PK) yang diajukan para tergugat, yang pasti saat ini setiap keputusan pengadilan yang telah memiliki kekuatan hukum tetap atau Ingkrah harus dieksekusi,” kata Effendi.
Ratusan petugas keamanan dari Polresta Samarinda masih mengamankan lokasi lahan yang dieksekusi. Sementara warga yang rumahnya dibongkar mengaku tetap akan mempertahankan lahan mereka hingga ada keputusan peninjauan kembali yang mereka ajukan. M4n

Hari ini Tipikor Gelar Sidang Perdana Kasus Patung Lembuswana

Menghadirkan 4 Orang Terdakwa


SAMARINDA, Poskota Kaltim
Setelah sempat tertunda, kasus dugaan korupsi patung Lembuswana Kutai Kartanegara, dengan pagu anggaran sebesar Rp 6,8 miliar dari APBD Kabupaten Kukar, yang merugikan kerugian negera sebesar Rp 1,9 miliar, rencananya hari ini Senin (19/5) akan disidangkan di Pengadilan Tipikor Samarinda.
Semula sidang perdana kasus ini digelar pekan kemarin. Alasan penundaan adalah Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri Tenggarong terlambat datang serta salah seorang terdakwa yang pengacaranya datang dari Jakarta belum hadir.
Hal tersebut diungkapkan Ketua Majelis Hakim Hongkun Otoh, SH di Ruang Kerjanya, kemarin. "Jadwal semula sidang akan digelar jam 10.00 Wita pekan kemarin, dengan agenda pembacaan dakwaan dari JPU. Namun karena jaksanya datang diatas jam 14.00 Wita dan satu anggota majelis sedang mengikuti sidang lain sehingga kita tunda hingga Senin (19/5) besok (hari ini-Red)" ujar Hongkun Otoh.
Ketua Majelis Hakim mengatakan kasus ini akan digelar dengan menghadirkan 4 orang terdakwa masing-masing, Suriansyah selaku Pejabat Pelaksana Tehnik Kegiatan (PPTK), Hamdani (CV. Mitra) selaku Konsultan Pengawas, Fahrudin Pj Kepala Dinas Pariwisata Kukar selaku PPA, serta La Ode Yusuf Efendy selaku Dirut PT Saiji Gunung Makmur Abadi.  Keempat terdakwa bersama berperan dalam melakukan korupsi sesuai surat dakwaan jaksa berdasarkan perhitungan BPK senilai Rp 1.977.691.310.
Jaksa Penuntut Umum (JPU) Rian SH dari Kejaksaan Negeri Tenggarong Kukar saat dikonfirmasi di Pengadilan Tipikor Samarinda mengatakan untuk sidang dakwaan kasus korupsi pembangunan Patung Lembuswana yang menyeret 4 terdakwa dengan kerugian negara Rp 1,9 miliar ditunda hingga Senin (19/5) ini.
"Dakwaannya kita tunda Senin (19/5) besok, namun lebih jelasnya tanyakan kepada Ketua majelis hakim," ujar Rian Singkat.
Terungkapnya kasus korupsi markap atas pembangunan patung lembuswana yang berada di Pulau Kumala tahun 2012 silam atas laporan masyarakat kepada Polres Kukar.
Setelah melakukan penyelidikan awalnya menetapkan dua orang tersangka, namun pengembangannya maka Polres Kukar menetapkan 4 orang tersangka, dan berdasarkan perhitungan audit BPKP ternyata untuk membuat pijakan patung lembuswana tidak sampai Rp 2,4 miliar, sehingga dari selisih perhitungan diduga merugikan keuangan negara mencapai Rp 1,9 miliar. tha

Mulai Sembuh, Segera Dilepas ke TNK

Orangutan Yang Disiksa di Bengalon

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Usai dirawat secara intensif dari Centre For Orangutan Protection (COP), Individu Orangutan Kalimantan (pongo pygmaeus) yang ditemukan dalam kondisi luka parah dan nyaris tewas, akhirnya berangsur sehat.
Orangutan betina yang ditemukan di Desa Sepaso Selatan, Kecamatan Bengalon, Kutai Timur sebelumnya ditemukan dalam kondisi cukup mengenaskan akibat sejumlah luka parah disekujur tubuhnya hingga harus mendapatkan perawatan tim medis dari COP.
Orangutan yang diduga mendapat perlakuan tidak baik dari masyarakat ini mendapatkan luka robek di punggung yang disebabkan oleh benda tumpul dan sabetan parang.
Tim dokter hewan dari relawan COP langsung melakukan pengobatan dengan cara menjahit luka sepanjang 60 cm di punggung orangutan. Selain luka sabetan, di sekujur tubuh orangutan juga terdapat luka pada bagian wajah, tangan dan kaki.
Tim COP  mencatat ada 16 luka baru dan lama ditubuh orangutan yang diberi nama May, karena saat ditemukan pada bulan Mei.
Melihat kondisi May yang terus membaik, dan untuk menyelamatkan orangutan itu, COP dan BKSDA Kaltim dalam waktu dekat akan langsung melepasliarkan orangutan di habitannya di Taman Nasional Kutai (TNK).
“Melihat perkembangan yang cukup baik dari orangutan ini, dalam waktu dekat individu yang ditemukan terluka ini harus dilepasliarkan agar sifat buasnya tidak hilang sehingga bisa kembali mencari makan di habitatnya," ungkapnya.
Sementara Kepala BKSDA Kaltim Ir Hendardi Kusdiharjo mengatakan bahwa satu individu ini merupakan orangutan yang diserahkan oleh masyarakat ke petugas TNK di Sangatta. Penyebab luka disekujur tubuh orangutan ini masih dalam penyelidikan petugasnya.
Disinggung mengenai konflik antara orangutan dengan para pekerja perkebunan didaerah itu, Hendardi tak menampikkan, namun tidak bisa memastikan apakah hal itu akibat penganiayaan yang dilakukan oleh pekerja pekebunan kelapa sawit.
“Saya belum mendapatkan informasi secara pasti mengenai kasus ini, namun jika melihat lokasi yang dikatakan masyarakat yang menemukan orang utan terluka itu disebutkan bahwa daerah itu merupakan kawasan habitan orangutan," ucapnya.
“Mungkin akibat alih fungsi hutan, mengakibatkan habitat mereka terganggu dan hal itulah yang menjadi pemicu adanya konflik anatra orangutan dengan manusia,” lanjut Hendardi.
Namun untuk menjaga kelestarian orangutan BKSDA telah meminta kepada perkebunan kelapa sawit untuk menyediakan sebagian lahan mereka untuk kepentingan konservasi agar kebneradaan orangutan tetap terjaga.
Sementara itu Ramadhani, Area Manager COP Kalimantan mengatakan bahwa kembali ditemukannya orangutan yang terluka merupakan bukti bahwa habitat orangutan di Kalimantan sudah beralih fungsi, baik itu untuk kepentingan perkebunan dan pertambangan batu bara.
COP melihat bahwa belum ada kesadaran dari para pengusaha itu untuk menjaga dan melestarikan kelestarian orang utan dihabitatnya di taman nasional Kutai dan Wahea di Kutai Timur.
Pengusaha hanya sekedar memenuhi kewajiban mereka untuk menyediakan lahan untuk reabilitasi orang utan,  ternyata itu tidak sebanding dengan jumlah populasi orang utan yang makin merosot.
Bagaimana lahan yang disediakan perusahaan bisa menjadi saranan untuk mempertahankan habitat orangutan, jika ternyata lahan yang disediakan bukannya pohon yang berisi makanan orangutan, namun hanya ilalang yang merupakan lahan tandus, ditambah lagi tidak ada koordinasi yang baik dari para pengusaha perkebunan kelapa sawit sehingga lahan yang disediakan untuk konservasi ternyata tidak menyambung.
“Konflik tetap terus terjadi jika mereka orangutan harus memasuki kawasan perkebunan untuk mencari makan dan mereka masih terus disebut Hama ,” kata Ramadhani. M4n

Peserta UN SMA Kaltim Lulus 99 Persen

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Sebanyak 38.588 siswa SMA sederajat se Kaltim dari jumlah peserta yang mengikuti ujian sebanyak 38.733 siswa berhasil lulus dengan presentase kelulusan mencapai 99,90 persen pada Ujian Nasional (UN) tahun ajaran (TA) 2013/2014.
Dari 38.733 peserta yang mengikut UN hanya 145 siswa yang tidak lulus dan berhak mengikuti ujian pada tahun berikutnya. “Tingkat kelulusan tahun ini lebih tinggi dari tahun ajara 2012/2013 yang hanya mencapai presentase 99,60 persen,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kaltim H Musyahrim ketika dikonfirmasi di Samarinda, Minggu (18/5).
Mengenai siswa yang meraih nilai tertinggi untuk jurusan IPA diraih siswa SMAN 1 Balikpapan atas nama Titus Haryanto Chau, untuk jurusan IPS diraih siswa SMAN 10 Samarinda atas nama Muhammad Rasyid Ridho, jurusan Bahasa diraih siswa SMAN 2 Samarinda atas nama Selly Dwi Hardianti, jurusan Agama diraih siswa Madrasah Aliyah Negeri 1 Samarinda atas nama Muhammad Abdan. Sedangkan untuk SMK se Kaltim yang meraih nilai tertinggi adalah siswa SMK Negeri Kehutanan Samarinda atas nama Witari Setya Dini.
Presentase kelulusan yang ada merupakan untuk siswa SMA sederajat se Kaltim. Sedangkan Kalimantan Utara sudah berdiri sendiri. “Kami menilai, apa yang dihasilkan pada UN tahun ini tidak lepas dari kerja keras yang dilakukan masing-masing siswa sebelum mengikuti ujian. Termasuk kerja keras yang dilakukan para guru ketika memberikan pengajaran selama tiga tahun. Apalagi, ini juga berkat gagasan Gubernur Kaltim untuk terus meningkatkan kualitas dan kompetensi siswa dan guru yang dimiliki daerah, sehingga tingkat kelulusan di Kaltim mampu mencapai 99,90 persen,” jelasnya.
Sedangkan mengenai pengumuman akan dilakukan serentak oleh masing-masing sekolah se Kaltim pada Selasa 20 Mei 2014. mar

74.359 Siswa SD Ikuti Ujian Sekolah

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Sebanyak 74.359 peserta  SD/MI dan paket A Kaltim dan Kaltara,  mulai  hari ini mengikuti Ujian Sekolah tahun ajaran 2014. Jumlah  tersebut terdiri dari  62.875 peserta se Kaltim dan 11.484 peserta se Kaltara,  sementara untuk  persiapan penyelenggaraan Ujian Sekolah di Kaltim telah dilakukan sebelumnya. Termasuk distribusi naskah soal ke kabupaten/kota.
“Semua sudah siap, saat ini naskah soal sudah berada di kabupaten/kota se Kaltim, sehingga tinggal menunggu pelaksanaannya,” jelas Kepala Bidang Pembinaan TK, SD, dan SLB Dinas Pendidikan (Disdik) Kaltim, Healthyana Marta Mou ditemani Kepala Seksi Kurikulum dan Kesiswaan TK, SD, dan SLB, M Syapri, beberapa hari lalu.
Bahkan naskah soal di Kabupaten Tana Tidung (KTT) yang hangus terbakar akibat musibah kebakaran sudah diantisipasi. Naskah soal sudah dicetak ulang dan besok bisa didistribus. Berkaitan kesiapan siswa menghadapi US, pihaknya mengaku optimis satuan pendidikan masing-masing sudah membekali peserta didiknya jauh sebelum menjelang pelaksanaan US.
Terlebih kegiatan ini hanya merupakan evaluasi terhadap proses pembelajaran yang dilakukan selama enam tahun. Ditambah, 75 persen komponen soalnya disusun daerah. Pusat hanya berkontribusi 25 persen lainnya, sehingga tingkat pemahaman soal dinilai pasti jauh lebih baik.
“Penilaian kelulusannya juga tidak serta merta melihat hasil US. Ada komposisi pembangian antara hasil US dengan nilai rapor, yakni 70 persen nilai rapor dan 30 persen hasil US,” sebutnya diamini M Syapri. Menurut Syapri , berdasarkan laporan disdik kabupaten/kota se Kaltim dan Kaltara mereka siap menyelenggarakan US SD/MI dan paket A di daerahnya masing-maing.
Disisi lain, meskipun ujian akhir jenjang SD berupa US, tapi prinsip pelaksanaanya tetap mengacu UN. Pembedanya hanya kewenangan pelaksanannya. Tingkat pusat ada di Pusat Penilaian Pendidikan (Puspendik) dan Badan Standar Nasional Pendidikan (BNNP), tingkat provinsi ada di Disdik Provinsi dan Kanwil Kemenag, serta Disdik Kabupaten/Kota.
“Tapi pelaksanaannya tetap mengacu prosedur operasional standar (POS) kegiatan ujian sekolah yang diatur dalam Permendikbud RI,” sebutnya.
Terkait peserta ujian yang mengundur diri, pihaknya mengaku belum mendapat informasi soal itu. Itu baru bisa diketahui saat penyelenggaraan. “Makanya akan ada tim monev yang diturunkan. Melibatkan unsur Disdik, Dewan Pendidikan, dan unsur media,” katanya.
Ujian Sekolah SD/MI dan Paket A rencananya dilaksanakan 19 – 21 Mei 2014 dengan mata pelajaran yang diujikan Bahasa Indonesia, Matematika, dan IPA (SD/MI), dan Bahasa Indonesia, PPKN, Matematika, IPA, dan IPS (paket A).  Sedangkan ujian susulannya dijadwalkan pada 2  -  9 Juni untuk SD/MI dan 1 – 3 Juli untuk paket A. mar

Hari Ini, Korupsi Patung Lembuswana Disidangkan

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Kasus dugaan korupsi patung Lembuswana Kutai Kartanegara, dengan pagu anggaran sebesar Rp6,8 miliar dari APBD Kabupaten Kukar, yang merugikan kerugian negera sebesar Rp1,9 miliar, rencananya hari ini, Senin (19/5) akan disidangkan.
Semula sidang perdana kasus ini digelar pekan kemarin. Alasan penundaan adalah Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri Tenggarong terlambat datang serta salah seorang terdakwa yang pengacaranya datang dari Jakarta belum hadir.
Hal tersebut diungkapkan Ketua Majelis Hakim Hongkun Otoh, SH di Ruang Kerjanya, kemarin.
"Semula sidang yang jadwalnya akan digelar jam 10.00 Wita pekan kemarin dengan agenda pembacaan dakwaan dari JPU. Namun karena Jaksanya datangnya diatas jam 14.00 Wita sedangkan anggota majelis yang satu sedang mengikuti sidang yang lain sehingga sidangnya akan kita tunda hingga Senin (19/5) besok (hari ini, Red)  baru dibacakan dakwaan oleh Jaksa," ujar Hongkun Otoh.
Ketua Majelis Hakim juga mengatakan kasus korupsi yang akan digelar dengan 4 orang terdakwa masing-masing, Suriansyah, selaku Pejabat Pelaksana Tehnik Kegiatan (PPTK), Hamdani (CV. Mitra) selaku Konsultan Pengawas, Fahrudin Pj. Kepala Dinas Pariwisata Kukar selaku PPA, serta La Ode Yusuf Efendy selaku Dirut PT. Saiji Gunung Makmur Abadi, keempat terdakwa bersama berperan dalam melakukan korupsi sesuai surat dakwaan jaksa berdasarkan perhitungan BPK senilai Rp 1.977.691.310,-.
Jaksa Penuntut Umum (JPU) Rian, SH dari Kejaksaan negeri Tenggarong Kukar saat dikonfirmasi di Pengadilan Tipikor mengatakan untuk sidang dakwaan kasus korupsi pembangunan Patung Lembuswana yang menyeret 4 terdakwa dengan kerugian negara Rp1,9 miliar ditunda hingga Senin (19/5) ini.
"Dakwaannya kita tunda Senin (19/5) besok (hari ini, Red), namun lebih jelasnya tanyakan kepada Ketua majelis hakim," ujar Rian Singkat.
Untuk diketahui bahwa terungkapnya kasus korupsi markap atas pembangunan patung lembuswana yang berada di Pulau Kumala tahun 2012 silam atas laporan masyarakat kepada Polres Kukar.
Setelah melakukan penyelidikan awalnya menetapkan dua orang tersangka, namun pengembangannya maka Polres Kukar menetapkan 4 orang tersangka, dan berdasarkan perhitungan audit BPKP ternyata untuk membuat pijakan patung lembuswana tidak sampai Rp 2,4 miliar, sehingga dari selisih perhitungan diduga merugikan keuangan negara mencapai Rp 1,9 miliar. tha

Dokter Umum Ujung Tombak Pelayanan Kesehatan

YJI Kaltim Gelar Pelatihan ERG Dokter Umum

SAMARINDA,Poskota Kaltim
Untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan penyakit jantung, para dokter umum di Puskesmas, baik kabupaten maupun kota se-Kaltim dan Kaltara mendapat pelatihan tentang kemajuan teknologi EKG (Elektrokardiogram) atau grafik yang dibuat oleh sebuah elektrokardiograf digunakan sebagai alat tapis penyakit jantung yang diprakasai Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Kaltim.
"Dokter umum merupakan ujung tombak pelayanan kesehatan paling awal, sehingga harus mampu melakukan pencegahan atau mendiagnosa terhadap penyakit jantung dengan membaca ERG," kata Ketua Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Cabang utama Kaltim Hj A Djuwita Kirana Abdul Rachim saat membuka pelatihan ERG bagi dokter umum  se Kaltim dan Kalatara di aula Pelangi RSUD AW Syahranie Samarinda, akhir pekan lalu.
Dijelaskan, alat EKG pada umumnya sudah dimiliki rumah sakit-rumah sakit di kabupaten maupun kota, namun ada sebagain dokter umum yang belum  mampu memanfaatkannya sehingga pelatihan ini sangat penting bagi para  dokter umum saat menjalankan tugas.
Dia berharap dokter umum yang mengikuti pelatihan EKG, mampu memberikan ilmunya untuk mendukung kinerja YJI guna mengembangakan pengetahuan tentang pencegahan penyakit jantung sedini mungkin kepada masyarakat.
"Dukungan dan keikutsertaan para dokter mengikuti pelatihan ini, tentunya sebagai penyemangat YJI, untuk terus mengabdi kepada masyarakat khususnya pada pencegahan penyakit jantung sejak dini serta pentingnya pemeliharaan kesehatan," jelasnya.
Dijelaskan, penyakit jantung sangat berbahaya dan penyebab kematian nomer satu didunia, sehingga perlu digelar sosialisasi kepada masyarakat untuk meningkatkan pola hidup sehat salah satunya stop tidak merokok.
"Saya sangat prihatin sekarang ini bukan orang tua saja yang merokok, remaja maupun anak-anak juga merokok sehingga perlu terus digalakkan pola hidup sehat sehingga penyakit jantung dan pembuluh darah dapat ditekan sedini mungkin," ungkapnya.
Sedangkan program YJI Kaltim, memfokuskan membantu penderita jantung yang tidak mampu dengan usia produktif dan memiliki masa depan bagus dan pada 2014 ini  ada sekitar 10 anak yang dikirim ke Jakarta untuk dibantu biaya operasi jantung.
Sementara itu dokter spesialis jantung dr Djoen Herdianto, SpJP mengatakan, RSUD AW Syahranie mula Februari sudah mulai membuka pelayanan bedah jantung, bekerjasamna dengan Rumah Sakit Harapan Kita Jakarta. Targetnya satu tahun mampu operasi jantung secara mandiri.
"Bedah jantung tidak mudah perlu keahlian khusus juga dengan teknologi tinggi dan biaya tinggi, tidak dengan serta merta melakukan operasi perlu penanganan serba spesial," ungkapnya.
Menurutnya, jumlah dokter spesialis jantung di Kaltim dinilai masih kurang. Di Balikpapan hanya ada tiga, Samarinda juga tiga, tentunya sangat kuramg. Apalagi pasien penyakit antung setiap hari jumlahnya ratusan.
"Angka penderita penyakit jantung di Kaltijm secara nasional cukup tinggi, khususnya pada masyarakat perkotaan hal itu bisa terjadi karena pola atau gaya hidup," jelasnya. john

Transportasi TTG-N Disiapkan 121 Unit

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Sebanyak 121 unit kendaraan bagi seluruh peserta Gelar Teknologi Tepat Guna Nasional (TTG-N) XVI siap digunakan, mulai dari undangan 12 menteri terkait, Ketua DPRD se Indonesia, Gubernur se Indonesia dan kontingen se Indonesia.
Kendaraan tersebut difasilitasi dengan tujuan untuk mempermudah transportasi peserta yang hadir sebelum dan sesudah pembukaan dan penutupan TTG-N di Kaltim yang rencana dilaksanakan sejak 19-23 Juni 2014, dipusatkan di Komplek Stadion Madya Sempaja Samarinda. Kendaraan yang difasilitasi, mulai dari Mobil Alfard, Camry, Portune, Innova dan Bis.
“Untuk transportasi peserta, Alhamdulillah tidak ada masalah. Semua sudah disiapkan. Mulai dari 12 Menteri terkait yang akan hadir beserta istri, Gubernur se Indonesia beserta istri dan Ketua DPRD se Indonesia beserta istri semua sudah siap. Sedangkan setiap kontingen kami siapkan masing-masing satu unit kendaraan jenis kijang innova selama lima hari,” kata Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPM-PD) Kaltim HM Jauhar Efendi dikonfirmasi, Minggu (18/5).
Meski begitu, untuk memfasilitasi peserta di luar dari kontingen. Misal, peserta pendamping, juga difasilitasi panitia di daerah dengan memberikan informasi jasa travel yang siap membantu antar jemput peserta tersebut, termasuk jasa penginapan.
Karena, hal itu juga sama diberlakukan ketika Gelar TTG-N yang dilaksanakan di masing-masing daerah. “Kami siap memberikan informasi kepada peserta yang akan hadir pada pelaksanaan nanti. Bahkan, peserta kontingen bisa melakukan komunikasi dengan Liasion Officer (LO) yang telah ditugaskan untuk mendamping masing-masing kontingen. Apalagi 80 LO yang ditugaskan telah mendapatkan pembinaan, sehingga semua siap membantu. Diharapkan, sebelum dan selesai pelaksanaan seluruh LO dapat membantu peserta kontingen yang hadir,” jelasnya.
Selain itu, terkait peserta pameran, seluruh provinsi banyak berminat untuk mengikuti dan menampilkan karya yang dimiliki masing-masing daerah. Bahkan masing-masing provinsi ada yang menambah stan.
Dari 400 stan yang disiapkan panitia, ada 330 stan yang siap diisi masing-masing provinsi. Bahkan, Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak berharap masing-masing SKPD di lingkungan Pemprov Kaltim dan Pemkab/Pemkot se Kaltim dapat menampilkan program unggulan yang dimiliki. “Kami berharap dengan kesiapan yang matang, pelaksanaan ini dapat sukses dan lancar,” jelasnya. mar

Peran Sekdes Perlu Ditingkatkan

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Kaltim  Moh Jauhar mengatakan, pihaknya terus mengupayakan peningkatan peran Sekretaris Desa (Sekdes) dalam mengawal pelaksanaan pembangunan desa. Sebab, kemajuan desa berkaitan erat dengan kualitas dan kapasitas Sekdes selaku ujung tombak pemerintahan desa dan Kepala Sekretariat Desa.
“Posisi Sekdes strategis. Desa tidak akan sukses jika Sekdesnya tidak berkualitas. Bisa dibilang Sekdes merupakan motor penggerak pedesaan,”  kata Moh Jauhar Efendi kepada media   sebelum menutup pelatihan penguatan kapasitas sekdes angkatan II, di Hotel Grand Victoria Samarinda, beberapa hari lalu.
Itu sebabnya, kata dia, BPMPD melalui Bidang Pemdes terus melakukan penguatan kapasitas Sekdes, termasuk Kepala desa setiap tahunnya. Tujuannya agar Sekdes mengetahui tugas pokok dan fungsi (tupoksi) membantu kepala desa dalam mengambil kebijakan.
Terlebih 2015 mendatang terjadi perubahan derastis terhadap model desa seiring disahkannya UU No 6/2013 tentang desa.  Secara garis besar, nantinya akan ada dana dari pemerintah pusat masuk ke desa.
"Sekdes harus  menguasai pengelolaan aset, pengelolaan keaungan, hingga membuat laporan pertanggung jawaban. Makanya diperkuat. Salah satu materi yang diberikan menjelaskan tentang itu (tupoksi sekdes,Red), yakni peran Sekdes dalam penyelenggaraan Pemdes,” tandasnyaMeenurutnya,  BPMPD sebelumnya juga sudah memperkuat kapasitas kepala  desa dalam penyusunan rencanan pembangunan jangka menengah desa (RPJMDes) dan rencana jangka panjang (RPJPDes).Secara rinci, tupoksi Kades meliputi  memberikan saran dan pendapat Kepala Desa dalam memimpin, mengkoordinasikan, dan mengendalikan, serta mengawasi semua kegiatan sekretariat desa, kemudian merumuskan program kepala desa, hingga melaksanakan surat menyurat, kearsipan, dan pelaporan.
"Pada suatu kondisi, Sekdes bahkan bisa menggantikan peran  Kepala Desa, jika Kepala Desa berhalangan tetap dalam melaksanakan tugasnya sampai ada penetapan pengganti.  Sebagai contoh, ketika Kepala Desanya tersangkut masalah hukum, maka Sekdes yang menggantikan peran Kepala Desa,"paparnya.
Jauhar berharap setelah pelatihan dapat merubah cara pandang sekdes dalam menghadapi masalah. Yakni mengenali masalah untuk mencari solusi penyelesaiannya. “Setelah pelatihan yang terpenting adalah pengamalannya. Sekdes harus mampu bersikap ATM, yakni amati, tiru, dan modifikasi program desa yang lebih maju. Yakin desa sodara akan semakin maju,” serunya.
Untuk mengevaluasi hasilnya, BPMPD menjadwalkan akan melakukan monitoring dan evaluasi untuk melihat perubahan yang dilakukan desa setelah mendapat pelatihan. Diantaranya, bagi desa yang belum menyusun profil desa, segera menyelesaikannya.
"Setelah dilakukan pelatihan, nantinya akan dimonitoring dan evaluasi untuk melihat apakah ada perubahan atau tidak,"pungkas Jauhar. mar

Pemprov Tingkatkan Kualitas Pelayanan

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Gubernur Kaltim  H Awang Faroek Ishak mengungkapkan pelayanan publik merupakan prioritas utama dalam reformasi birokrasi. Untuk itu, terus dilakukan terobosan dalam rangka percepatan reformasi birokrasi baik di tingkat pusat dan daerah. Ini dilakukan sejumlah inisiatif untuk membentuk birokrasi yang semakin memenuhi tuntutan masyarakat, melalui konsep dan prinsip kepemerintahan yang baik (good governance).
“Pelayanan publik sampai saat ini masih banyak dijumpai kelemahan, sehingga belum dapat memenuhi kualitas yang diharapkan masyarakat. Hal ini ditandai dengan masih adanya berbagai keluhan masyarakat yang disampaikan melalui media massa, sehingga dapat menimbulkan citra yang kurang baik terhadap aparatur pemerintah,” ungkap Awang Faroek belum lama ini.
Awang Faroek menambahkan, , fungsi utama pemerintah adalah melayani masyarakat harus benar-benar dilaksanakan. Sehingga pemerintah perlu terus berupaya dalam meningkatkan kualitas pelayanan, salah satu cara dalam upaya peningkatan kualitas pelayanan publik dengan melakukan survei Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM).
“Di organisasi publik (organisasi pemerintah dan satuannya) peningkatan kualitas pelayanan publik adalah titik penting sebagai ujung akhir dari keseluruhan reformasi, salah satu kegiatan dalam upaya meningkatkan pelayanan publik dengan menyusun IKM oleh aparatur pemerintah,” jelasnya.
Menurutnya, perlu dilakukan penilaian atas pendapat masyarakat terhadap pelayanan aparatur pemerintah, dan itu juga dilakukan melalui penyusunan IKM sebagai tolok ukur terhadap optimalisasi kinerja pelayanan publik oleh aparatur pemerintah kepada masyarakat. Dengan IKM, urainya, bagaimana tingkat kepuasan masyarakat dalam menerima pelayanan diukur. Kemudian, dihimpun dan diolah data dari informasi tentang tingkat kepuasan masyarakat yang diperoleh dari hasil pengukuran secara kuantitatif dan kualitatif atas pendapat masyarakat dalam memperoleh pelayanan dari aparatur penyelenggara pelayanan publik dengan membandingkan antara harapan dan kebutuhannya.
“Kita harapkan dengan semua upaya yang dilakukan oleh pemerintah dapat merubah pola pikir (mindset) terhadap fungsi pelayanan, kesadaran penyelenggara dan pelayananan publik, baik individu maupun organisasi. Sehingga terbangunnya kepercayaan masyarakat, yang menjadi kunci sukses untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas pelayanan,” ungkapnya.
Terpenting kata dia, adalah meningkatnya keberanian dan kebiasaan menerima pengaduan (keluhan), agar memahami bahwa kritikan, keluhan masyarakat merupakan hal yang sangat dibutuhkan dalam perbaikan pelayanan publik. mar

Sensasi Sate Buaya, Panas Luar Dalam

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Anda bosan makan sate ayam atau sate kambing? Sekali-kaliboleh juga anda mencoba kelejatan sate buaya. Di Samarinda sate buaya digemari kaum pria. Selain kelezatannya yang tidak kalah dengan daging ayam atau daging sapi, daging Buaya juga dipercaya bisa menambah daya vitalitas.
Bagaimana rasanya menikmati sate dari salah satu binatang dikenal buas ini, seperti buaya. Binatang yang hidup di dua alam ini memang merupakan salah satu binatang yang banyak terdapat di pulau Kalimantan, salah satunya di Samarinda.
Khasianya yang bisa menjadi obat gatal-gatal dan penambah vitalias kaum pria menjadi alasan warga untuk sekedar mencicipi daging binatang buas ini. Sensasinya tentu rasa panas luar dalam.
Namun untuk mencari sate buaya memang belum semudah mencari sate ayam atau kambing. Sate buaya hanya bisa didapat Home Crocodiel di Jl Gatot Subroto Samarinda. Waktu operasionaln pun tidak seperti kebanyakan warung makan lainnya, warung makan sate buaya ini hanya buka pada pukul 17.00 wita hingga pukul 22.00 wita.
Jadi yang masih penasaran dan ingin merasakan sensasi lezatnya sate daging buaya, silahkan datang ke home crocodile. Lokasinya yang nyaman dan terletak di tengah kota Samarinda sehingga sangat mudah dicari.
Oleh pemiliknya, Husodo Kohar selain sate, home crocodiel juga menyediakan buaya rica-rica dan kopi tangkur buaya. Semuanya disajikan untuk para penggemar daging buaya.
Proses mengelola sate buaya sama seperti sate-sate lainnya, setelah bau amis buaya dihilangkan menggunakan perasan jeruk nipis, potongan daging buaya lalu dimasukan kedalam adonan bumbu khusus
Saat dibakar sate buaya berbumbu khusus ini menyebarkan aroma sangat khas. Menurut sejumlah pembeli aroma sate buaya saat dibakar sebanding dengan rasanya yang lezat. Setelah dibakar, sate itu kemudian dicampur sambal bumbu kacang yang telah disiapkan bersama bumbu khas lainnya.
Setelah dicampur, sate buaya itu kemudian diantarkan ke pembeli yang memang sudah menunggu. Tidak hanya kaum pria yang menyukai sate buaya, perempuan juga sangat antusias menikmati menu langka ini.
Seperti Ima Chelwina warga Jl Wahid Hasyim Samarinda. Dia mengaku sering menikmati sate buaya karena rasanya gurih dan bagus untuk obat asma dan pencegahan penyakit kulit.
Ima mengaku selalu datang bersama suaminya untuk sekedar menikmati sate buaya. “Menikmati sate Buaya ini sensasinya luar biasa, pengelolannya tahu betul bagaimana meracik daging predator ini untuk menjadi nikmat, selain dagingnya empuk , khasiatnya sangat bermanfaat bagi tubuh manusia,” kata Ima.
Seratnya dagingnya yang cukup besar menjadikan sensasi tersendiri buat para penggemar daging buaya. Ima sangat menyukai daging buaya karena daging ini merupakan obat tradisional bagi tubuh manusia.
Hal sama diucapkan Yudi, warga Jl Kesejahteraan. Menurutnya, daging buaya tidak hanya baik untuk kesehatan kulit, namun juga bisa menambah vitalitas seksual kaum pria. “Saya selalu makan menggunakan nasi, selain mengenyangkan daging buaya juga baik untuk kesehatan,” kata Yudi.
Sementara itu Husodo Kohar, pemilik Home Crocodile mengatakanb bahwa usaha ini dibuka karena melihat begitu banyak animo masyarakat Samarinda suka mencari makanan langka ini hingga ke Balikpapan.
Dari itu dirinya mencoba membuka usaha ini. Awalnya hanya beberapa tusuk daging yang mampu dijual. Namun saat ini, karena banyaknya pengunjung yang penasaran dan ingin merasakan daging buaya, usahannya pun kini terus berkembang.
Awalnya hanya sate buaya,  seiring terus berkembangnya jumlah penikmat daging buaya ini iapun kemudian menambahkan menu rica rica daging buaya, dan  beberapa menu tambahan lainnya termasuk menyediakan kopi tangkur buaya.
“Usaha ini diawali dengan banyaknya animo masyarakat yang memesan sate buaya ke Balikpapan.Benar saja, saat ini usahanya berkembang pesat, bahkan pangsa pasarnya terus meningkat. Namun memang, kebanyakan para pengkomsumsi daging buaya masih malu-malu, sehingga mereka jarang menikmati di warung. Mereka memilih dibungkus untuk dibawa pulang,” kata Husodo. M4n

Pemkot Data Perijinan Radio Swasta dan Komunitas

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Agar tidak terkesan liar dan tidak terdata Dinas Kebudayaan,Pariwisata dan Kominfo  (Disbudpar & Kominfo) Kota Samarinda   menggelar sosialisasi Mekanisme Perpanjangan Perijinan Radio dan Etika  Siaran Radio dengan menghadirkan sejumlah pengelola radio swasta maupun komunitas.
Sosialisasi dimaksudkan agar semua pengelolaan radio di Samarinda benar-benar dikelola dengan benar, baik itu mengenai etika hingga penggunaaan frekuensi yang baik dan benar.
“Yang mendasari perlu dilakukannya sosialisasi ini adalah belum tersosialisasinya dengan baik persoalan perijinan  radio publik, radio swasta maupun radio komunitas yang ada di Kota Samarinda,” kata Kepala Disbudpar & Kominfo Kota  Samarinda, HM Faisal  usai kegiatan sosialisasi  di Aula  RRI Samarinda, belum lama ini.
Faisal mengimbau para pengelola radio bahwa keterlibatan unsur pemerintah juga sangat penting, bukan berarti jika telah mendapatkan perijinan atau lolos persyaratan dari KPID maupun Balmon bisa bersiaran. Tetapi ada hal-hal lain yang  merupakan hak otonomi daerah yang harus dipenuhi  seperti perijinan  yaitu Surat Ijin Tempat Usaha (SITU),  Surat Ijin Usaha Perdagangan (SIUP),Tanda Daftar Perusahaan (TDP).
“Untuk itulah kita melakukan sosialisasi dan mencoba mengsingkronisasikan agar semuanya menjadi mengetahui,” katanya.
Pada kesempatan itu, Faisal berharap dengan sosialisasi tersebut maka akan terjalin koordinasi yang baik, semua mengetahui aturan dan data base yang ada bisa sama antara KPID, Balmon serta Pemerintah Kota Samarinda. Harapan kedepannya bisa bersama-sama saling berkoordinasi dalam melakukan pendataan, pengawasan dan evaluasi. Sebab selama ini pemerintah kota samarinda hanya bersifat undangan. Padahal ketiga unsur antara KPID, Balmon dan Pemerintah Kota Samarinda masing-masing memiliki peran dalam persoalan perijinan radio.  “Mudah-mudahan dengan sosialisasi ini adanya sinergi  dan kita lakukan dengan persuasif,” katanya.
Lebih lanjut Faisal bahwa dalam sosialisasi perpanjangan perijinan radio dan etika bersiaran, maka perlu menghadirkan tiga unsur yang memiliki peran sama penting dalam penyelenggaraan penyiaran radio. Ketiga unsur tersebut adalah Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID), Balai Monitoring Frakuensi (Balmon) dan Badan Perijinan Kota Samarinda.
Faisal menambahkan  selanjutnya  Disbudpar Samarinda  juga akan melakukan  sosialisasi yang sama kepada  para pengelola TV  Kabel, dengan persuasive , membuat silaturhmi, keakraban semacam gathering sehingga bisa saling memahami.
Sementara acara sosialisasi mekanisme perpanjangan perijinan tersebut dibuka oleh Asisten  III Sekretaris Kota Samarinda, HM Ridwan Tassa dan menghadirkan nara sumber Wiwi Widaningsih dari KPID Kaltim, Andreo Yustiantoro dari Balmon serta dari Perijinan Kota Samarinda.
Pada sosialisasi tersebut banyak pertanyaan yang dilontarkan dari para peserta kepada tiga institusi tersebut, di antaranya mengenai cara mendapatkan perijinan, perbedaan antara radio swasta dengan komunitas, serta masalah spektrum frekuensi radio.
Menanggapi beberapa pertanyaan peserta sosialisasi dijelaskan Wiwi Widaningsih dari KPID Kaltim bahwa pihaknya selalu terbuka memberikan rekomendasi perijinan, sepanjang memenuhi persyaratan, baik radio swasta maupun komunitas bahkan televisi lokal.
“Namun saat ini untuk kanal frekuensi penyiaran radio di Kota Samarinda dan  Kota Balikpapan sudah penuh terisi, tapi untuk beberapa Kabupaten lainnya di Kaltim masih tersedia. Oleh karena itu bagi pengelola radio di Kabupaten lain segera mengurus perijinan,” katanya. M4n

Samarinda Raih Juara Stand Terbaik

Sabtu-Minggu Kampanye Go Pangan Lokal

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Pemkot Samarinda kembali menuai prestasi. Kali ini datang dari Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Pertanian daerah (BKP3D) Samarinda, dalam Pameran Obyek Wisata Nusantara & Pangan Nusantara 2014, yang diselenggarakan di gedung Jogjakarta Expo Centre (JEC)  9 Mei kemarin, Stand pameran BKP3D memperoleh predikat juara harapan satu  sebagai stand terbaik.
Penilaian ini sendiri menurut Kepala BKP3D Ary Yasir Pilipus dilihat dari banyaknya pengunjung yang datang untuk melihat serta bertanya langsung tentang produk olahan dari kota Tepian.
”Kebetulan stand kami  pada waktu itu menampilkan beragam olahan seperti amplang yang terbuat dari ikan Sungai, Kue cak dari telo ungu yang dikreasikan, Brownis Moca dari terong, serta juga tak ketinggalan produk udang dari UMKM Sukses Mandiri dan produk  Karya Bahari,” sebutnya. 
Dari beragam jenis hasil olahan yang ada di Kota Samarinda tadi, memang ia jelaskan pihaknya ingin menampilkan hal yang beda dari sebelumnya. Selain dari pameran tersebut merupakan sebagai bentuk partisipasi BKP3D dalam ekspo yang digelar oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.
”Sebenarnya tujuan kita lebih pada mempromosikan potensi serta produk-produk pangan unggulan yang bersifat spesifik dan memberikan peluang lebih besar untuk berinteraksi langsung kepada pengunjung daerah lain yang ingin mengenal lebih dekat tentang Kota Samarinda,” tuturnya.
Selain itu,  Ary menambahkan pada pagelaran kegiatan yang bertajuk Go pangan Lokal yang diselenggarakan serentak di 9 kota besar di Indonesia,  kali ini kota Samarinda kebagian jatah sebagai tempat penyelenggara.
Hal ini berdasar  keunikan pangan lokal yang ada di kota Tepian. “Gerakan kampanye sendiri nantinya akan dilakukan mulai dari media sosial hingga kampanye turun ke jalan yang rencana akan dilaksanakan minggu nanti di Stadion Madya Sempaja, “ ungkapnya. Selain pagi ini juga akan dilaksanakan kajian membahas pangan lokal  di gedung bundar Fakultas Pertanian Universitas Mulawarman. ike

2 Hari Truk Peti Kemas Beroperasi 24 Jam

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Walaupun sempat adanya pembatasan jam untuk melintas bagi kendaraan berat di Simpang Pasir, Palaran dan di Jalan Jakarta, Kelurahan Loa Bakung, Kecamatan Sungai Kunjang akhirnya mendapat angin segar bagi sejumlah supir kendaraan berat. Sebab sejak Sabtu tanggal (17/5) kendaraan berat sudah bisa melintas selama 24 jam untuk Sabtu dan minggu. Dengan demikian diharapkan bisa mengeluarkan sejumlah kontainer yang tertahan di TPK Palaran, agar sejumlah kapal yang hendak bersandar bisa segera melakukan bongkar muat di Terminal Peti Kemas (TPK) Palaran.
Menurut Kepala Dishub Kota Samarinda, Abdullah, pihaknya langsung diperintahkan Wali Kota Samarinda, Syaharie Jaang untuk melakukan negosiasi dengan warga. Oleh sebab itu untuk pembukaan akses Jalan Jakarta Kelurahan Loa Bakung tersebut di perbolehkan selama 24 jam yang diterima semua pihak. Pertimbangannya adalah aktivitas warga yang minim saat hari Sabtu dan Minggu tersebut.
"Jadi untuk Sabtu (17/5) dan Minggu (18/5) kita buka selama 24 jam. Semoga dengan begitu bisa menormalkan kondisi penumpukan kontainer di TPK Palaran," kata Abdullah.
Dari pantauan Poskota Kaltim dilapangan arus lalulintas di Jalan Jakarta kembali normal tidak ada penumpukan sejumlah kendaraan berat yang melintas di kawasan tersebut. Biasanya sejak beberapa hari terakhir sudah terlihat penumpukan sejumlah kendaraan berat yang hendak melintas di kawasan tersebut.
Terkait aturan batas kecepatan para sopir kendaraan berat harus siap mematuhi aturan tersebut. Mereka juga harus berjanji akan menghormati pengguna kendaraan lain saat berada di jalan raya. Sebab kalau tidak mematuhi aturan tersebut bisa menimbulkan kecelakaan.
"Batas kecepatan di bawah 30 kilometer perjam harus lakukan sejak dulu. Jadi kalau itu sudah menjadi persyaratan para sopir kira tidak jadi masalah bagi teman-teman," ujarnya.
Sementara itu, aktivitas kendaraan berat sejak dibuka dua hari ini sudah mulai normal.
Abdullah berharap warga Loa Bakung juga bisa mengikuti sikap warga Simpang Pasir, Palaran, khususnya yang tinggal di sepanjang Jalan Gotong Royong. Yakni setelah mendapatkan pengertian dan semua tuntutan dipenuhi, akhirnya warga dengan sadar bersedia mau membuka akses jalan tersebut demi kepentingan yang jauh lebih besar.
"Harapan kita supaya di Jalan Jakarta juga bisa begitu. Untuk tahap awal memang kita berlakukan buka 24 jam khusus dua hari ini demi normalisasi kondisi. Tapi ke depan kita akan terus lakukan komunikasi agar bisa dibuka 24 jam selamanya sambil menunggu solusi jangka panjang berupa akses jalan Ring Road dan Jembatan Mahkota II tersebut," imbuhnya.
Dengan demikian Wakil Walikota Samarinda Nusyirwan mengucapkan sangat berterima kasih kepada warga Jalan Gotong Royong yang sudah mau bekerja sama. Kendati masih ada beberapa catatan penting yang harus dipenuhi Pemkot, namun secara umum warga sudah mengerti dan membiarkan akses tersebut dilintasi kendaraan berat selama 24 jam.
"Kita juga akan terus melakukan pembinaan terhadap para sopir dan memantau situasi jalan yang menjadi jalur untuk kendaraan berat," pungkasnya. aon

Dukun Palsu Tipu 5 Warga Sungai Siring

Dijanjikan Emas dan Uang Dollar Palsu Berubah Asli

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Jangan ingin menjadi kaya secara instan. Seperti yang dialami 5 warga Sungai Siring Kecamatan Samarinda Utara. Gara-gara ingin mendapatkan emas batangan senilai miliaran rupiah, mereka rela menyetorkan uang senilai ratusan juta rupiah kepada dukun yang bisa menjadikan emas palsu menjadi asli melalui media kotak ajaib. Bukan menjadi kaya, justru uang mereka ratusan juta melayang ditipu oknum dukun palsu.
Sadar ditipu oknum dukun palsu, kelima warga yaitu Misransyah, Sulaiman, Zainuddin, Ahmad dan Ardiansyah melaporkan kasus penipuan tersebut ke aparat kepolisian.
Saat melapor ke kepolisian, mereka mengaku sebelumnya mendengar ada seorang dukun sakti yang bisa menarik emas dan uang dari alam gaib. Kabar itupun mereka tindaklanjuti dengan mendatangi oknum dukun sakti tersebut. Setelah menyampaikan niatnya kepada oknum dukun, mereka diberi syarat untuk menyerahkan sejumlah uang.
Menurut mereka, dukun itu beralasan bahwa uang itu akan digunakan untuk membeli sejumlah emas batangan palsu, gelang imitasi dan uang dollar, yang akan dipakai melakukan ritual mengangkat emas asli. Nanti, setelah 40 hari, emas batangan palsu yang disimpan dalam kotak ajaib dilapisi kain kuning akan berubah menjadi emas asli.
Namun hingga batas waktu yang dijanjikan oknum dukun, ternyata emas batangan palsu itu tidak mengalami perubahan menjadi emas asli. Begitupula uang dollar palsu yang juga disimpan dalam kotak ajaib, tetap tidak berubah.
Merasa kecewa karena kesaktian oknum dukun itu tidak terbukti, kelima warga Sungai Siring itu menuntut uang mereka dikembalikan. Namun oknum dukun itu tidak bisa mengembalikan seluruh uang mereka. Alhasil, mereka melaporkan oknum dukun tersebut ke Mako Polresta Samarinda.
Menerima laporan dari warga, lalu aparat kepolisian menindaklanjuti dengan mengamankan pelaku di rumah salah satu korban di Jl Sultan Sulaiman.
Saat diamankan, polisi menemukan barang bukti 47 keping koin berwarna kuning, 1 kalung, 1 gelang, 3 besi, dan 8 lembar fotocopy uang dollar. Selain itu, aparat kepolisian juga mengamankan sisa uang korban senilai Rp5 juta dari tangan pelaku.
Kapolresta Samarinda Kombes Pol Antonius Wisnu Sutirta didampingi Kasat Reskrim Kompol Febby Hutagalung menyampaikan bahwa pihaknya telah mengamankan pelaku. "Saat ini jajaran dilapangan masih melakukan pengembangan terhadap kasus ini, apakah ada korban lain terkait kasus penipuan ini," kata Febby.
Atas perbuatannya pelaku bakal dijerat dengan pasal 378 tentang penipuan  dengan ancaman penjara empat tahun Penjara. Opi

Kasus Pengelap Pajak Rp 6,4 Miliar Dilimpahkan ke Kejaksaan

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Direktorat Jendral Pajak Kaltim melimpakan tersangka dan barang bukti penggelapan pajak senilai Rp 6.449.115.105 ke Kejaksaan Tinggi, Selasa, (13/5). Penyidikan oleh tim penyidik Kantor Wilayah Pajak rampung setelah diproses sejak Maret 2013 bekerjasama dengan Polda Kalimantan Timur.
"Setelah menerima dan memeriksa, kami menyatakan lengkap (P21) perkara tindak pidana pajak dengan tersangka KLL yang melanggar pasal 39 ayat 1 huruf c dan f yang  menyampaikan SPT yang isinya tidak benar dan tidak menyelenggarakan pembukuan dengan ancaman pidana penjara enam tahun dan denda paling tinggi empat kali jumlah pajak tak terbayar," kata Kepada Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur Amri Sata kepada wartawan di kantornya.
Tersangka yang datang didampingi penasehat hukumnya diketahui pemilik UD LJA, perusahaan yang bergerak dibidang perdagangan plywood. diserahkan kepada Kejati Kaltim dan dilanjutkan ke Kejari Samarinda untuk kemudian diproses di Pengadilan Negeri Samarinda.
Penyerahan tersangka disaksikan Direktur Intelejen dan Penyidikan Kanwil Direktorat Jendral Pajak Kalimantan Timur Yuli Kristiyono.
Yuli Kritiyono menjelaskan praktek penggelapan pajak ini dilakukan tersangka dengan melaporkan hasil penjualan ke kantor pajak tak mencapai satu persen dari jumlah sebenarnya. Modusnya, tersangka dengan sengaja tidak melakukan pembukuan atau pencatatan atas transaksi dan tidak menyimpan dokumen hasil penjualan. Sehingga kata Yuli tidak dapat diketahui jumlah penjualan yang sebenarnya. Kemudian tersangka mengisi Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) pajak dengan nilai yang jauh lebih kecil.
"Motifnya untuk mengecilkan jumlah pajak yang seharusnya di setor," kata Yuli Kristiyono.
Dalam porakteknya tersangka menjalankan jual beli plywood. Memperoleh plywood, tersangka membeli dari sejumlah perusahaan di Samarinda seperti PT HJP, PT SMJ dan PT PKMB. Sebagian besar plywood yang dibeli dari perusahaan itu dijual ke Surabaya, Jawa Timur dan Makassar, Sulawesi Selatan. Hanya sebagian kecil yang dijual kembali di Samarinda.
Yuli Kristono mengatakan terbongkarnya kasus ini berawal dari munculnya dugaan adanya laporan palsu lewat SPT pajak melalui sistem pengawasan yang dimiliki kantor pajak. Setelah ditindaklanjuti dengan pemeriksaan bukti permulaan dengan membuka rekening bank milik tersangka. Dari data transaksi keuangan perusahaan yang diperoleh dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) dan diketahui jumlah penjualan mulai tahun 2005. Diketahui transaksi mencapai Rp50 miliar sedangkan yang dilaporkan dalam SPT hanya Rp400 juta.
"Ini mengakibatkan kerugian negara Rp6.499.115.105 yang terdiri atas pajak pertambahan nilai (PPN) Rp4.941.718.055 ditambah Pajak Pengaslan (PPh) Rp1.557.397," kata Yuli.
Sementara itu Kuasa Hukum tersangka, Antoni Sianipar menyangkal semua yang dituduhkan kepada kliennya. Menurut dia masalah ini sudah berlangsung sejak 2007 silam. Karena belum ada kesamaan perhitungan dan waktu terus berjalan akhirnya jumlah wajib pajaknya membengkak.
"Kalau saya menilai jumlah yang disangkakan tak mencapai segitu (Rp6,4 miliar), karena klein saya sebagai pembeli yang dikenakan hanya Pajak Pertambahan Nilai (PPN) tidak termasuk PPh," kata Antoni Sianipar.
Sementara itu Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur Amri Sata mengaku telah menerima limpahan berkas dari Direktorat Jendral Pajak Kalimantan Timur tentang perkara penggelapan pajak senilai Rp6.449.115.105.
Berkas ini akan ditelaah dan kemudian dibawa ke pengadilan melalui Jaksa Penuntut Umum yang ada di Kejaksanaan NEgeri Samarinda.
 "Kasusnya telah diarahkan untuk dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Kota Samarinda untuk masuk dalam tahap penuntutan, termasuk perlu tidaknya  menahan tersangka," kata Amri.
Yang pasti lanjutnya ini pelajaran bagi pengemplang pajak, karena tidak ada tempat untuk bersembunyi bagi para pengeplang pajak. M4n

Komisi IV Sambangi Disdik Tangerang

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Komisi IV DPRD Kota Samarinda, melakukan studi banding ke Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Tangerang, awal bulan ini. Tujuannya, untuk memperdalam pemahaman tentang sistem, anggaran dan kesehatan di wilayah Kota Samarinda.
Anggota Komisi IV Kota Samarinda, H Nursobah, yang mengikuti kunjungan itu mengatakan bahwa Kota Tangerang memiliki anggaran Dinas Pendidikan yang fantastis yakni mencapai Rp1 triliun lebih. "Anggaran yang banyak ini mayoritas untuk insentif dan BOS," ujar Nursobah.
Menurutnya, insentif diberikan sesuai tingkatan dan kinerja. Ini dilakukan untuk memberikan keseimbangan dalam pengelolaan alokasi anggaran yang ada sekaligus memaksimalkan sesuai fungsinya.
"Kota Tangerang melakukan kerjasama intensif dengan wilayah sekitarnya khusus untuk pengelolaan pendidikan dipinggiran," katanya.
Politisi PKS ini mengatakan, dana partisipasi orang tua kepada sekolah berjalan sangat kondusif. Ini berdampak pada  jalinan komunikasi dalam proses kegiatan belajar mengajar.
"Kota Tangerang 6 kali selalu WTP (wajar tanpa pengecualian, Red). Dengan prinsip semua yang masuk dan keluar tercatat anggaran biayanya. Termasuk bantuan orangtua," ungkapnya.
Diknas Kota Tangerang, lanjutnya,  tidak khawatir anggaran besar namun untuk dinas sendiri sangat kecil.
"DPRD mendorong seluruh struktural Dinas Pendidikan Kota Samarinda sebagaimana daerah lain yang mengutamakan kepentingan siswa dan murid untuk kesejahteraan pendidikan," katanya.
Nursobah juga mengungkapkan, penting bagi kota Samarinda untuk melihat proyeksi pendidikan karakter dengan segala keberhasilannya. Termasuk pengelolaan anggaran yang sukses di sekolah, dinas dan pemerintah kota.
"Meskipun penilaian bapak bukan segala-galanya tapi penilaian ini bersifat evaluasi dan koreksi bagi pemerintah kota untuk stabilitas pengelolaan yang baik dalam pemerintahan," katanya.
DPRD Kota Samarinda  mendorong semua pihak terus konsentrasi terhadap sistem pengelolaan anggaran yang baik sebagaimana hasil yang telah dicapai Pemkot Samarinda yaitu WDP ( Wajar Dengan Pengecualian. tha/adv

Sebatik Barat Dialiri Listrik 3 Jam Sehari

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Anggota DPRD Kaltim Syarif Alhamdali mengaku prihatin terhadap kondisi yang terjadi di Kecamatan Sebatik Barat, Kabupaten Nunukan. Kecamatan hasil pemekaran Sebatik Induk ini dalam sehari hanya dialiri listrik 2-3 jam.
“Semestinya pemerintah harus benar-benar memperhatikan daerah-daerah pemekaran seperti Sebatik Barat ini. Bagaimana mungkin warganya dapat hidup layak jika dalam sehari hanya dapat menikmati listrik 2 hingga 3 jam saja,” ungkap Anggota DPRD Kaltim Syarif Almahdali.
Kondisi tersebut dikarenakan fasilitas listrik hanya menggunakan pembangkit listrik tenaga surya.  Penggunaan pembangkit tenaga listrik tentu bergantung pada cuaca. Meskipun di Indonesia energi matarahari adalah sumber energi yang paling melimpah, namun ketidakpastian cuaca sangat mempengaruhi. 
“Karena cuaca yang tidak pasti, yang jelas saja kecamatan ini hanya mendapat aliran listrik 2 jam. Sebab energi tergantung dari tenaga surya. Jika mendung sudah pasti daerah ini akan padam,” kata Syarif yang menjadi wakil rakyat  dari daerah pemilihan utara Kaltim.
Penggunaan pembangkit listrik dari tenaga surya yang memanfaatkan perubahan energi surya menjadi listrik memang secara manfaat sangat baik. Namun melihat kondisi di Sebatik Barat di mana warganya seringkali tak dapat menikmati manfaat dari listrik, Syarif tak ingin kondisi ini berlangsung berlarut-larut.
“Tentu ini menyulitkan warga. Bagaiamana dapat berkembang jika persoalan listrik tidak teratasi, sementara dalam era modern seperti saat ini hampir semua aktivitas membutuhkan listrik. Sehingga mutlak penting kebutuhan listrik ini untuk aktivitas sehari-hari. Bukan hanya bagi aktivitas warganya, namun jalannya roda pemerintahan juga jelas perlu,” ucapnya. hms/adv

Infrastruktur Baik Picu Wisatawan ke Kersik Luway

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Anggota Komisi III DPRD Kalimantan Timur Darlis Pattalongi menilai perlu adanya  perbaikan infrastruktur di Kecamatan Melak, Kutai Barat untuk mendorong wisatawan datang ke Taman Kersik Luway yang ada di daerah tersebut.
Mengingat potensi wisata cagar alam seluas  5.000 hektare yang terkenal dengan anggrek hitamnya. Tentu sangat disayangkan apabila wilayah potensi wisata yang bisa menjadi penambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari hasil kunjungan wisatawan lokal maupun mancanegara tidak dioptimalkan.
 Menjadi tanggung jawab pemerintah kabupaten, dalam hal ini untuk memanfaatkan potensi yang ada sehingga dapat mendorong kunjunga wisatawan. Pertumbuhan ekonomi tentu akan berjalan seiring peningkatan wisata.
"Potensi semacam ini semestinya bisa terus dikembangkan. Sangat disayangkan jika tidak mendapat sentuhan-sentuhan yang lebih untuk mendukung sektor wisata. Pendapatan asli daerah pun dapat menjadi suntikan tersendiri untuk daerah," ucap politikus PAN ini.
Darlis menyayangkan adanya akses beberapa jalan dan jembatan yang butuh perbaikan. Termasuk jalan penghubung antardesa yang juga perlu mendapat perhatian.
"Setidaknya menjadi langkah awal yang perlu dilakukan adalah memperhatikan infrastrukturnya. Dengan sendirinya sektor lain akan terbangun seiring keberadaan infrastruktur yang benar-benar memadai," sebutnya.
Selain itu infrastruktur seperti fasilitas umum juga perlu mendapat perhatian. Fasilitas ini termasuk soal transportasi dan akomodasi, dan pelayanan yang memudahkan wisatawan juga penting.
“Ini juga demi membuka daerah terisolasi di pedalaman dan menghubungkan ke perkotaan untuk memudahkan akses wisatawan," tutur Darlis.
Darlis mengatakan, jika permasalahan infrastruktur terutama jalan dan jembatan bisa segera teratasi tentu selebihnya tinggal lebih menggalakkan dan mempromosikan potensi  wisata yang ada.
“Tak hanya Taman Nasional Kersik Luway, beberapa tempat wisata lain di Kutai Barat seperti Danau Jempang, Air Terjun Jantur Gemuruh dan bebapa lokasi wisata lain juga akan segera dikenal wisatawan,” kata Darlis. adv/hms

Perencanaan Perusda MBS Tak Jelas

Pansus Takkan Prioritaskan dalam Perda

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Pembahasan tentang tiga raperda yakni terkait  kinerja tiga perusahan daerah milik Pemprov Kaltim yakni Perusda Jamkrida (Jaminan Kredit Daerah), PT MMP ( Migas Mandiri Pratama) dan Perusda Melati Bakti Satya (MBS) oleh pansus di Jakarta beberapa hari lalu sudah mendekati finis.
Hatta Zainal, salah satu anggota pansus menyatakan pembahasan nasib tiga perusda ini sudah hampir mendekati final, dan kini masuk tahap mengonsultasikan dengan Kemendagri.
“Nanti Kemendagri yang kemudian memeriksa kembali apakah data-data yang ada sudah sesuai ketentuan atau belum,” papar Hatta.
Namun Hatta menyatakan untuk p Perusda MBS (Perusahaan Daerah Melati Bhakti Satya) masih banyak yang perlu dibenahi kembali untuk upaya finalisasi. Terutama mengenai perbedaan konsep antara pemerintah dan MBS.
Menurut Hatta, hal tersebut harus mendapatkan sinkronisasi terlebih dahulu serta melihat aturan-aturan yang berlaku.
“Contohnya saja untuk penyertaan modal dalam bentuk aset. Apakah aset itu sudah dihapuskan atau belum. Kalau sudah dihapuskan maka pemerintah dapat langsung menyampaikan kepada DPRD untuk disetujui menjadi penyertaan modal. Tapi kalau belum cukup, maka harus dihapuskan terlebih dahulu,” ucap Hatta.
Rusman Ya’qub, ketua pansus ini sependapat dengan Hatta. Menurut Rusman selama ini bisnis yang dijalankan oleh perusda MBS masih belum jelas perencanaannya. Namun untuk Hotel Blue Sky Pandurata yang dikelola MBS dan dikerjasamakan dengan pihak ketiga, Rusman menjelaskan bahwa perkembangan yang ada sudah cukup bagus.
Pansus berharap agar ada perubahan yang lebih maksimal ke depan. “Mengenai Pelabuhan Kariangau kami harus mendapatkan penjelasan lebih rinci lagi mengenai perencanaannya. Terkait pesawat Kaltim Airlines, saya rasa lebih baik dihapuskan saja agar tidak menjadi beban bagi MBS,” ucap Rusman.
Mengenai finalisasi, Hatta memaparkan hal tersebut tergantung dari manajemen MBS sendiri.
“Salah satu hal yang harus mereka lakukan adalah MBS harus menyerahkan rencana bisnisnya kepada pansus. Agak kami mengetahui usaha apa saja yang akan dilakukan oleh pihak MBS ke depan, dan dalam bentuk apa saja. Hal tersebut harus disampaikan secara detail oleh agar terjadi kesepakatan,” urai Hatta.
Namun apabila MBS tidak memenuhi target, Hatta menyampaikan agar dahulukan yang lebih penting dan dinanti-nanti oleh masyarakat Kaltim seperti PT. Jamkrida.
“Kemungkinan pengesahannya tidak dalam waktu yang bersamaan. Kecuali Pihak MBS dapat menyelesaikan dalam waktu cepat. Namun kalau tidak bisa tentunya hanya dua perda yang disahkan dahulu. Yang jelas Juni harus rampung semua,”kata Hatta. hms/adv

Disbudpar dan Kominfo Samarinda Gelar Sosialisasi Perpanjangan Ijin Radio

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Dinas Kebudayaan,Pariwisata dan Kominfo (Disbudpar & Kominfo) Kota Samarinda menggelar sosialisasi Mekanisme Perpanjangan Perijinan Radio dan Etika Siaran Radio dengan menghadirkan sejumlah pengelola radio swasta maupun komunitas.
“Yang mendasari perlu dilakukannya sosialisasi ini adalah belum tersosialisasinya dengan baik persoalan perijinan  radio publik, radio swasta maupun radio komunitas yang ada di Kota Samarinda,” kata Kepala Disbudpar & Kominfo Kota  Samarinda, HM Faisal usai kegiatan sosialisasi di Aula  RRI Samarinda, Selasa (13/5).
Ia mengatakan dalam sosialisasi  perpanjangan perijinan radio dan etika bersiaran, maka perlu menghadirkan tiga unsur yang memiliki peran sama penting dalam penyelenggaraan penyiaran radio.  Ketiga unsur  tersebut adalah Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID), Balai Monitoring Frakuensi (Balmon) dan Badan Perijinan Kota Samarinda.
Faisal mengimbau kepada para pengelola radio bahwa keterlibatan unsur pemerintah juga sangat penting, bukan berarti jika telah mendapatkan perijinan atau lolos persyaratan dari KPID maupun Balmon bisa bersiaran.
Tetapi ada hal-hal lain yang  merupakan hak otonomi daerah yang harus dipenuhi  seperti perijinan  yaitu Surat Ijin Tempat Usaha (SITU), Surat Ijin Usaha Perdagangan (SIUP),Tanda Daftar Perusahaan (TDP).
“Untuk itulah kita melakukan sosialisasi dan mencoba mengsingkronisasikan agar semuanya menjadi mengetahui,” katanya.
Faisal berharap dengan adanya sosialisasi tersebut maka akan terjalin koordinasi yang baik, semua mengetahui aturan  dan data base yang ada bisa sama antara KPID, Balmon serta Pemerintah Kota Samarinda.
Harapan kedepannya bisa bersama-sama saling berkoordinasi dalam melakukan pendataan, pengawasan dan evaluasi, sebab selama ini pemerintah kota samarinda hanya bersifat undangan. Padahal ketiga unsur antara KPID, Balmon dan Pemerintah Kota  Samarinda masing-masing memiliki peran dalam persoalan perijinan radio “Mudah-mudahan dengan sosialisasi ini adanya sinergi dan kita lakukan dengan persuasif,” katanya.
Selanjutnya kata dia, Disbudpar Samarinda  juga akan melakukan  sosialisasi yang sama kepada  para pengelola TV  Kabel, dengan persuasif, membuat silaturhmi, keakraban semacam gathering sehingga bisa saling memahami.
Sementara  acara  sosialisasi mekanisme perpanjangan perijinan tersebut dibuka oleh Asisten  III Sekretaris Kota Samarinda, HM Ridwan Tassa dan menghadirkan nara sumber Wiwi Widaningsih dari KPID Kaltim, Andreo Yustiantoro dari Balmon serta dari Perijinan Kota Samarinda.
Pada sosialisasi tersebut banyak pertanyaan yang dilontarkan dari para peserta kepada tiga institusi tersebut, di antaranya mengenai cara mendapatkan perijinan, perbedaan antara radio swasta dengan komunitas, serta masalah spektrum frekuensi radio.
Menanggapi beberapa pertanyaan peserta sosialisasi dijelaskan  Wiwi Widaningsih  dari KPID Kaltim ,bahwa  pihaknya selalu terbuka untuk memberikan rekomendasi perijinan, sepanjang memenuhi persyaratan, baik radio swasta maupun komunitas bahkan televisi lokal.
“Namun saat ini  untuk kanal frekuensi penyiaran radio di Kota Samarinda dan  Kota Balikpapan sudah penuh terisi, tapi untuk beberapa Kabupaten lainnya di Kaltim masih tersedia. Oleh karena itu bagi pengelola radio di Kabupaten lain segera mengurus perijinan,” katanya.
Hal itu ditegaskan  Andreo dari Balmon  bahwa kuota spektrum frekuansi  atau kanal frekuansi radio  penyiaran di  Kota Samarinda dan kota  Balikpapan sudah habis terisi, jadi untuk penambahan  belum ada. M4n

Kaltim Telah Maksimal Tanggulangi Bencana

SAMARINDA,Poiskota Kaltim
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Syamsul Maarif memuji Kaltim sudah maksimal pada penanggulangan bencana dengan menyiapkan sarana prasarana yang memadai hingga di tingkat kabupaten dan kota.
"Dukungan pada penanggulangan bencana diantaranya membuat perda tentang Antisipasi dan Kesiapsiagaan Pemerintah Daerah Dalam Penanggulangan Bencana Asap Yang Diakibatkan Kebakaran Hutan dan Lahan kepada Bupati dan Walikota se Kaltim dan Kaltara," ungkap Syamsul Maarif, pada rapat koordinasi regional Kalimantan menghadapi bencana asap akibat kebakaran hutan dan lahan di Pendopo lamin Etam, Selasa (13/5).
Menurutnya, Kaltim  yang memiliki wilayah sangat luas perlu juga  dukungan alat-alat yang canggih baik pesawat maupun peralatan pemadaman lainnya, namun lebih terpenting jika perda dilaksanakan penangulangan bencana akan mudah tercegah hal itu akan lebih baik.
Dijelaskan, bencana asap memang terjadi dimana-mana, namun yang terjadi  di Kaltim bencana asap sudah semakin  menurun, namun tidakm boleh terlena harus tetap waspada. Apalagi bencana asap bukan masalah sepele karena menimbulkan dampak sangat besar bagi bangsa khususnya berpengaruh pada inflasi, hingga persoalan diplomatik.
Bahkan lebih membahayakan lagi teryata kabut asap berbahaya bagi ibu hamil yang mengakibatkan anaknya idiot atau autis itu dibuktikan pada riset di provinsi  Riau yang terkena dampak kabut asap.
"Jika ini terus dibiarkan tentunya generasi kita pada 100 tahun mendatang akan kehilangan generasi emas penereus bangsa," jelasnya.
Dia berpesan agar BPBD se Kalimantan terus memiliki komitmen bersama untuk mewujudkan kesiapansiagaan menghadapi bencana, serta kepedulian terhadap generasi mendatang.
Ia berpesan kepada BPBD Kaltim agar terus meningkatkan kewaspadaan mengingat pada Mei hingga Oktober merupakan kemarau yang kering, sesuai intruksi gubernur Kaltim untuk melakukan komando pengendalian dan pemadaman api kebakaran, laksanakan gerakan siaga pengendalian kebakaran hutan dan lahan di daerah masing-masing. john

Semua Pihak Perlu Berperan Aktif

Rakor Regional Kalimantan Hadapi Bencana Asap

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Banyaknya ijin usaha yang memanfaatkan sumber daya alam di Kaltim diharapkan adanya pengawasan yang lebih baik agar dampak negatif yang ditimbulkan dapat dihindari khususnya perlu peran aktif pemegang ijin pengelolaan hutan kebun dan tambang terutama dalam menghadapi bencana asap akibat kebakaran Hutan dan Lahan, yang diprediksi akan terjadi pada bulan Mei sampai bulan Oktober.
"Perlu kesiapsiagaan dari semua pihak  baik pemerintah, dunia usaha, organisasi,lembaga, masyarakat) dalam penanggulangan bencana di Kaltim," kata Wakil Gubernur (Wagub) Kaltim HM Mukmin Faisyal saat membuka rapat koordinasi regional Kalimantan menghadapi bencana asap akibat kebakaran hutan dan lahan di Pendopo lamin Etam, Selasa (13/5).
Wagub mengungkapkan, hal yang paling penting untuk disadari  bahwa pelaksanaan penanggulangan bencana asap dan pengendalian kebakaran lahan dan hutan pada umumnya tidak bisa dibatasi melalui wilayah administrasi saja, namun merupakan upaya dan kerja keras, dan bukanlah tanggung jawab satu SKPD saja, melainkan tanggung jawab seluruh stakeholder (pemangku kepentingan) dan masyarakat yang saling terkait, sehingga dampak bencana asap dari kebakaran hutan dan lahan dapat diminimalisir.
Disebutkan, upaya  menghadapi bencana asap akibat kebakaran hutan dan lahan, Pemprov Kaltim membuat Peraturan Daerah No 05 tahun 2009 tentang Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan, Peraturan Daerah No 2 Tahun 2013 tentang penanggulangan Bencana, dan untuk mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan tahun 2014 Pemerintah Daerah Kaltim juga mengeluarkan Surat Edaran Gubernur Kaltim nomor 360/3325/BPBD-II/2014 tentang  antisipasi dan kesiapsiagaan pemerintah daerah pada penanggulangan bencana asap  yang diakibatkan kebakaran hutan dan lahan kepada bupati dan walikota se Kaltim dan Kaltara.
Pada surat edaran agar  bupat dan walikota melakukan komando pengendalian dan pemadaman api kebakaran, juga melaksanakan gerakan siaga pengendalian kebakaran hutan dan lahan di daerah masing-masing, mengaktifkan Posko Siaga Bencana di Kantor BPBD/SKPD terkait, memonitor hotspot rawan kebakaran hutan dan lahan di kab/kota dan menyiapkan anggaran operasional untuk mendukung pemadaman kebakaran, melakukan penegakan hokum kepada perorangan dan/atau badan hukum yang membuka lahan dengan cara pembakaran.
"Undang-undang No. 24 tahun 2007 tentang penanggulangan bencana juga  memberi amanat bagi pemerintah daerah untuk melindungi masyarakat di wilayahnya dari ancaman bencana," jelasnya.
Sementara itu Ketua Penyelenggara Wahyu Widhi Heranata mengatakan, Rapat Koordinasi (Rakor) yang Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kaltim ini mengusung tema "Stop Bencana Asap, Sinergitas BPBD regional Kalimantan".
Rakor ini diikuti sekitar 100 pesert dari perwakilan dari BPBD se Kalimantan  meliputi, Kalsel, Kalteng, Kalbar, Kalsel dan Kaltara, serta Dinas Kehutanan, dan instansi terkait dan LSM peduli bencana, juga duni usaha.
"Rakor ini juga mendukung tercapainya target pembangunan Pemprov Kaltim 2014 dalam bidang kebencanaan yang  diperlukan beberapa strategi atau langkah-langkah strategis khususnya penangulangan bencana asap," jelasnya. john

Tumpang Sari Kedelai di Lahan Sawit Bisa Dikembangkan

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan (PTP) Kaltim, Ibrahim menjelaskan, para  petani sawit rakyat atau plasma diajak melirik pengembangan kedelai di lahan sawit. Pengembangan pola tumpang sari ini dimaksudkan agar lahan tersebut tetap menghasilkan meskipun sedang mengalami replanting atau masa Tanaman Belum Menghasilkan (TBM).
“Kita berharap mereka memanfaatkan masa TBM untuk menanam kacang-kacangan legum tinggi seperti kedelai. Selama ini kan cuma yang biasa, sehingga hasilnya tidak cukup menguntungkan. Apalagi sudah banyak teknologi dikembangkan untuk peningkatan produktivitas tanamannya,” papar  Ibrahim kepada media beberapa hari lalu.
Menurut Ibrahim, dengan luasan lahan 1 hektare saja mampu memproduksi 1,8 sampai 2 ton kedelai. Jika harga pasarannya Rp 7 ribu perkilorgam, maka petani dapat meraup keuntungan mencapai Rp 14 juta. Sementara biaya pengembangannya tidak terlalu mahal.
“Itu baru 1 hektare. Bagaimana jika petani punya lahan 2 sampai 5 hektare, tentu hasilnya lebih banyak lagi. Gilirannya kesejahteraan petani rakyat semakin baik pula,” ucapnya.
Bagi petani yang ingin mengembangkannya, Pemprov siap mendukung pemilihan bibit yang tepat untuk iklim dan jenis tanah di Kaltim. Disarankan menggunakan bibit varietas Anjasmoro dan Baluran. Tapi yang  lebih tepat untuk pengembangan kedelai di lahan sawit varietas Anjasmoro.
Di Kaltim, daerah yang sudah mulai mengembangkan, di Bumi Jasa, Kecamatan Talisayan, Kebupaten Berau. Petani sawit rakyat ini bahkan sudah mulai menikmati hasil pengembangan pola tumpang sari sawit – kedelai dimaksud.
Selain bertujuan meningkatkan pendapatan petani, program tersebut selaras dengan kebijakan nasional melalui Kementerian Pertanian. Pemerintah mencari lahan sawit yang sedang mengalami replanting untuk ditumpang sari dengan kedelai. Sebab, sampai saat ini perluasan lahan untuk kedelai masih sulit terealisasi. Sementara kedelai masuk dalam deretan kebutuhan pokok yang sarat permintaan.
Sebelumnya, Dinas Perkebunan (Disbun) Kaltim melalui program/kegiatan pembangunan perkebunan berkelanjutan berencana mengembangkan perkebunan kelapa sawit di lahan-lahan kritis maupun telantar.
“Rencana optimalisasi lahan-lahan kritis di Kaltim ini didasari keinginan mengembangkan perkebunan berkelanjutan dan ramah lingkungan dengan tidak menebang pohon untuk membuka lahan baru,” kata Kepala Disbun Kaltim Etnawati.
Program  ini menurut Etna, dilaksanakan sebagai antisipasi kerusakan lingkungan. Misalnya, bagaimana membuka lahan baru tetapi tidak lagi pada areal hutan produktif. Melainkan memanfaatkan  lahan-lahan yang memang sudah kritis dan telantar.
Sebab tidak dipungkiri beberapa persen penyebab kerusakan lingkungan memang diakibatkan pengembangan usaha sektor perkebunan kelapa sawit akibat pembukaan lahan. Apalagi, harus membuka lahan dengan membakar kawasan hutan.
Pada dasarnya pembangunan atau pengembangan perkebunan kelapa sawit harus berkelanjutan dan ramah lingkungan.  Sehingga kegiatan perkebunan tidak semakin menambah kerusakan lingkungan sebaliknya mengurangi lahan-lahan kritis dan telantar.
Selain itu, Disbun akan mengembangkan perkebunan kepala sawit di lahan bantaran sepanjang jalan Samarinda-Bontang. Program ini sudah dilaksanakan bahkan melebihi target yang ditetapkan karena keinginan masyarakat melakukan penanaman cukup tinggi.
“Sesuai dengan rencana strategis SKPD maka dikembangkan program perkebunan kelapa sawit di tepi jalan sepanjang jalur Samarinda-Bontang. Dari target 7.200 hektare, hingga saat ini sudah mencapai 7.225 hektare,” jelasnya. mar

Narkoba Harus Diperangi

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kaltim Yudha Pranoto berharap agar generasi muda saat ini harus berani untuk memerangi penyalahgunaan narkoba. Karena saat ini peredaran dan penyalahgunaan narkoba yang tidak hanya melanda orang-orang dewasa tetapi juga telah memasuki dunia remaja dan anak-anak yang justru sedang dalam usia produktif.
Menurut dia, generasi muda sangat dekat dengan penyalahgunaan narkoba. Apalagi kepedulian untuk memerangi penyalahgunaan narkoba sangat kecil. Karena, model pendidikan di negara ini lebih mengandalkan kecerdasan bukan kebersamaan.
”Dulu kita sering melakukan kegiatan pramuka, sehingga kebersamaan terus meningkat. Saat ini, kebersamaan itu berkurang, karena generasi muda lebih cenderung dengan berkomunikasi melalui handphone dan media jejaringan sosial. Dengan begitu, mereka bebas berkomunikasi, baik masalah narkoba dan pergaulan bebas,” kata Yudha Pranoto usai membuka seminar fasilitasi pencegahan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di Kaltim, di Ruang Bina Bangsa Kantor Gubernur Kaltim, Selasa (13/5).
Melalui komunikasi tersebut, generasi muda bebas berkomunikasi dengan seluruh orang yang tak dikenal tanpa diketahui orang tua maupun keluarga. Karena itu, diharapkan keberanian generasi muda diperlukan untuk memerangi peredaran dan penyalahgunaan narkoba. Dengan cara meningkatkan kebersamaan antar sesama.
Selain itu,  perlu ditumbuhkembangkan peranserta semua komponen masyarakat, agar terbebas dan mempunyai sikap menolak dari pengaruh narkoba dengan mendapatkan lingkungan kondusif bebas narkoba.
”Kemajuan teknologi informasi, transportasi dan pergaulan dunia yang kian mengglobal dewasa ini, memang memberikan dampak positif, juga menimbulkan dampak negatif seperti mudah berkembangnya jaringan peredaran gelap narkoba. Bagi kita di Kaltim, hal ini sudah terasa tidak hanya terjadi dalam lingkungan masyarakat perkotaan, tetapi juga telah merasuk kepada masyarakat desa dan pedalaman,” jelasnya.
Penyalahgunaan obat terlarang di kalangan remaja, pelajar dan mahasiswa merupakan masalah yang kompleks. Permasalahan ini tidak hanya menyangkut pada remaja atau pelajar, tetapi juga melibatkan banyak pihak baik keluarga, lingkungan tempat tinggal, lingkungan sekolah, kampus, teman sebaya, tenaga kesehatan, serta aparat hukum, baik sebagai faktor penyebab, pencetus ataupun yang menanggulangi.
Diharapkan generasi muda ke depan dapat lebih banyak melakukan kegiatan positif yang memberikan manfaat bagi masa depan. Karena, Kaltim sangat memerlukan generasi andal untuk melanjutkan pembangunan yang saat ini sedang dilakukan.
“Ke depan, persaingan di masa mendatang sangatlah kompetitif sehingga memerlukan kesiapan sumber daya manusia yang unggul. Karena itu, generasi muda harus bebas dari penyalahgunaan narkoba,” jelasnya. mar

SKPD Mesti Terapkan Program Untuk Rakyat Miskin

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Gubernur Kaltim H  Awang Faroek Ishak meminta instansi terkait di lingkup Pemprov dapat membuat program yang menyentuh secara langsung untuk kesejahteraan masyarakat. Penerapan program-program pro poor dan pro rakyat seperti program bantuan dan perlindungan sosial untuk kategori penduduk sangat miskin, program pemberdayaan masyarakat untuk penduduk miskin.
"Program pemberdayaan Usaha Mikro dan Kecil (UMK) untuk penduduk hampir miskin harus dilakukan secara benar dan tepat sasaran serta berkelanjutan, Selain itu  faktor yang juga berperan penting adalah kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) pembangunan kesejahteraan sosial yang secara kuantitas dan kualitas harus terus ditingkatkan,"kata Awang Faroek Ishak belum lama ini.
Ditambahkan, peran serta masyarakat, organisasi sosial dan kalangan pengusaha juga sangat strategis dalam pencapaian target pembangunan. Begitu pula, forum-forum CSR (Corporate Social Responsibility) sudah sepatutnya ditumbuhkan di setiap daerah dan secara sinergis bekerjasama dengan pemerintah daerah.
"Salah satu isu strategis yang berkembang di Kaltim penanggulangan masalah kemiskinan dan penyelenggaraan kesejahteraan sosial merupakan bagian dari grand strategy pembangunan daerah. Penanggulangan kemiskinan merupakan suatu kebijakan, program dan kegiatan yang dilakukan terhadap orang, keluarga, kelompok dan atau masyarakat yang tidak mempunyai atau mempunyai sumber mata pencaharian namun tidak dapat memenuhi kebutuhan dasar yang layak bagi kemanusiaan,"paparnya.
Sedangkan penyelenggaraan kesejahteraan sosial merupakan upaya yang terarah, terpadu dan berkelanjutan yang dilakukan oleh pemerintah daerah dalam bentuk pelayanan sosial, yang meliputi rehabilitasi sosial, jaminan sosial, pemberdayaan sosial, dan perlindungan sosial.
“Penanggulangan kemiskinan ditujukan untuk meningkatkan, mengembangkan kemampuan dasar dan kemampuan berusaha masyarakat miskin, memperkuat peran masyarakat miskin, mewujudkan kondisi dan lingkungan ekonomi, politik dan sosial yang memungkinkan rnasyarakat miskin dapat memperoleh kesempatan seluas-luasnya dalam pemenuhan hak-hak dasar dan peningkatan taraf hidup berkelanjutan,” beber Awang Faroek.
Proverty line (garis kemiskinan) di Kaltim adalah Rp.316.819 perkapita/bulan dan sampai saat ini secara nasional Kaltim menempati urutan ke-5 jumlah penduduk miskin yang paling sedikit yaitu sebanyak 247.910 jiwa (6,68 persen) dari total populasi penduduk Kaltim.
“Angka tersebut telah melampaui target RPJMD Kaltim 2009-2013 sebesar tujuh persen. Namun demikian kita tetap waspada, karena jumlah penduduk miskin di perkotaan meningkat dan di pedesaan menjadi menurun akibat migrasi dari luar provinsi ke Kaltim,” katanya. mar

Rakor FKPD Bahas TPK Palaran

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Aksi pemblokiran jalan akses truk kontainer Teminal Peti Kemas (TPK) Palaran menjadi pembahasan hangat dalam  Rapat Koordinasi Musyawarah Pimpinan Daerah (FKPD), Senin (12/05) kemarin.
Rapat yang dipimpin langsung Wali Kota Samarinda H Syaharie Jaang di kediamannya , masih  sangat berharap truk kontainer yang melintas di Jl Jakarta, Loa Bakung , bisa bebas angkut 24 jam.
”Walaupun telah terjadi kesepakatan  antara Pemerintah dan warga yang telah bersedia membuka akses jalan dari pukul 18.00 hingga 06.00 pagi, tapi belum bisa seirama dengan aliran 500 kontainer  per hari ditambah cicilan yang mengalirkan 7.200 unit kontainer yang tertahan. Tapi dengan dibukanya ini, yang dialirkan mencapai 5.000 kontainer,” kata Jaang.
Di samping itu, Jaang berharap Pemprop segera memperbaiki jalan KH Mas Mansyur  yang longsor.
Untuk itu,  Pemerintah jelas Jaang sangat berharap ketegasan  aparat untuk membantu agar bisa membantu kelancaran pendistribusian barang menuju pergudangan.
Mengingat jelang Ramadhan dipastikan kebutuhan barang  pasti meningkat mencapai 20 persen. Termasuk juga sambung dia penutupan jalan di Simpang Pasir yang dianggap tanpa alasan pasti, karena untuk jalan yang dimaksud, saat ini Pemkot telah menganggarkan dana Rp 4 miliar di APBD untuk lanjutan peningkatan jalan betonisasi.
”Kalau warga mempermasalahakan sertifikat tanah, kami juga sudah menyerahkannya ke BPN mengingat Pemerintah telah mengeluarkan biaya untuk pengurusan sertifikasi tadi,” ungkapnya. Jangan sampai aksi pemblokiran ini ditunggangi segilintir orang karena ada motif tertentu, dan pastinya sangat menganggu. Jadi saya mohon kepada pak Kapolres untuk bisa menindak lanjuti masalah ini, karena tidak lancarnya pendistribusian barang ini juga berpengaruh pada   Master Plan Percepatan Pembangunan Ekonomi  Indonesia Timur.” tuturnya.
Dalam Rakor FKPD kemarin tampak hadir Wakil Wali Kota Samarinda H Nusyirwan Ismail, Ketua DPRD H Siswadi, Kapolres Samarinda Kombes Pol Antonius Wisnu Sutirta dan  Komandan Kodim 0901 Letkol Kav Dody Mukhtar. Selain membahas pemblokiran, masalah penutupan lokalisasi Loa Hui di Kelurahan Harapan Baru, tak ketinggalan. Dimana menurut   Nusyirwan Ismail penutupan lokalisasi per 1 Juli nanti sudah harga mati.”Karena tim penutupan lokalisasi ini sudah melakukan pendekatan secara persuasif sejak dua tahun lalu,” ungkap Nusyirwan.
Pemkot pastikan, setelah ditutup, maka tak akan ada lagi yang memasuki kawasan itu, karena akan dijaga aparat kepolisian dan Satpol PP. ike

Pemkot Samarinda Manjakan Wajib Pajak Setor Pajak

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk membuat terobosan baru. Samarinda ditunjuk oleh BRI menjadi satu-satunya kota diluar pulau Jawa yang menggunakan program e-Tax atau layanan penerimaan pembayaran pajak daerah secara online melalui layanan cash management.
Program e-Tax atau layanan penerimaan pembayaran pajak daerah secara online pertama kali dilaksanakan oleh Pemprov DKI Jakarta yang telah di launching beberapa waktu lalu oleh Direktur BRI dan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo.
Melalui program ini pemerintah Kota Samarinda dan BRI bekerja sama untuk “memanjakan” wajib pajak,  Melalui layanan perbankan di BRI, wajib pajak sudah bisa membayar kewajibannya lebih mudah secara online.
Penandatanganan kerjasama keduanya berlangsung pada selasa (13/05) di rumah dinas Walikota Samarinda di Jl Ruhui Rahayu.
Pada kerjasama ini Keduanya sepakat menyediakan e-Tax atau layanan penerimaan pembayaran pajak daerah secara online melalui layanan cash management.
“Ruang lingkup kerjasama e-Tax ini adalah penerimaan pembayaran pajak daerah secara online melalui cash management bank yaitu pajak hotel, restoran, hiburan, dan parkir," kata Syaharie Jaang usai acara peluncuran program e-Tax yang dihadiri sejumlah pengusaha hiburan dan restoran di Samarinda.
Kerjasama ini merupakan salah satu wujud nyata bentuk layanan BRI untuk memberikan kenyamanan dan kemudahan bagi wajib pajak dalam melakukan pembayaran pajak secara online.
Dengan kerjasama ini dipastikan tidak ada lagi kebocoran penerimaan PAD kota Samarinda yang selama ini dikelola secara manual.
"Tidak akan ada lagi celah untuk kolusi antara penerima pajak dan wajib pajak karena melalui mesin ini sekecil apapun pajak yang diterima oleh pemkot akan langsung terakumulasi dan langsung masuk kekas daerah," tegas Syaharie Jaang.
JIka sebelumnya kita hanya berpatokan pada jumlah porporasi yang diberikan oleh Dispenda, melalui alat ini semua transaksi sudah langsung terkoneksi kedalam rekening pemerintah kota Samarinda.
Sementara itu Sis Apik Wijayanto Kepala BRI Wilayah Banjarmasin mengatakan bahwa Dengan adanya kerjasama ini maka wajib pajak dapat melakukan pembayaran pajak secara online melalui fasilitas autodebet rekening BRI sebesar jumlah tagihan pajaknya.
"Jadi tidak perlu lagi wajib pajak mendatangi bank yang ditunjuk untuk membayar PAD, dan mereka juga tidak perlu repot melakukan perekapan atau membuat laporan kepada pemerintah," kata Wijayanto.
Bagaimana caranya? Wajib pajak cukup membuka rekening di BRI baik itu Giro, untuk pelaku usaha berbadan hukum, ataupun Britama Bisnis, untuk pelaku usaha belum berbadan hukum atau perorangan.
"Fasilitas ini dapat dinikmati pula bagi wajib pajak yang memiliki lebih dari 1 (satu) Nomor Objek Pajak Daerah (NOPD) dan menginginkan pembayaran dilakukan melalui pendebetan 1 (satu) rekening BRI,” jelas Wijayanto.
Dengan kerjasama layanan ini, pemerintah dapat melakukan penagihan pajak, aktifitas setoran, penghimpunan dana,serta membantu implementasi Good Corporate Governance (GCG), melakukan evaluasi,  monitoring akan efektifitas pendapatan pemerintah daerah dari pajak.
BRI bersama Dinas Pelayanan Pajak (DPP) Pemerintah Kota Samarinda telah melakukan sosialisasi kepada ± 4.500 wajib pajak.
“Penyediaan infrastruktur akan diadakan untuk Objek Pajak di Pemkot SAmarinda yang membayar pajak (hotel,restoran, hiburan dan parkir) tiap bulannya yaitu alat yang dapat meng-capture data transaksi Objek Pajak melalui Cash Register atau Server Objek Pajak.
"Melalui Data transaksi ini yang akan menjadi dasar dalam melakukan autodebet tagihan pajak tiap bulannya dari rekening BRI milik Objek Pajak,” ungkap Wijayanto. M4n

Jalan Rusak Resahkan Warga

Akibat Jalan Berlubang, Warga Sering Terjatung

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Kondisi jalan yang tak tahan lama di Jl KH Wahid Hasyim II dan Jl Bengkuring Raya, Kelurahan Sempaja Selatan membuat jalan kembali berlubang. Kondisi tersebut terjadi karena kerap diterjang banjir yang terjadi setiap kali hujan deras mengguyur dua lokasi tersebut.
Selain tidak nyaman melintasi kedua jalan tersebut karena harus menghindari lubang, kerusakan pada badan jalan itu juga sudah makan korban. Tak sekali dua kali warga terjatuh baik yang ingin menghindari lubang itu ataupun yang terpelanting setelah menabrak lubang tersebut.
Keluhan warga di Kecamatan Samarinda akhirnya mendapat respon oleh Camat Samarinda Utara Syamsu Alam. Menurut Camat Syamsu Alam, pihak Kecamatan yang mendapat pengaduan dari warga tanpa pikir panjang langsung memeriksa lokasi yang dimaksud warga.
Tak hanya itu Syamsu yang menjadi Camat di daerah tersebut tak serta merta membawa pekerja dan material batu dan pasir yang akan digunakan menutup lubang badan jalan tersebut. Setelah melihat langsung seperti yang pernah dilakukan di Jl PM Noor, Syamsu menyuruh pekerja menutup lubang menggunakan batu dan pasir.
"Ini kami lakukan agar tidak ada lagi warga yang mengadu kepada saya karena mereka terjatuh di sini. Mereka bilang Pemerintah tak perhatikan jalan tapi saya turun langsung," kata Syamsu melalui telephone seluler.
Perbaikan jalan dengan batu dan pasir disebut, hanya sebagai tindakan pertama atau pencegahan pada kecelakaan lalu lintas. Sebab untuk perbaikan menggunakan semenisasi atau aspal harus menunggu APBD kota Samarinda.
"Kami ini sifatnya hanya darurat. Makanya hanya pakai batu dan pasir, agar enak dilewati. Masalah semenisasi nanti kita tunggu dinas bina marga dan pengairan yang mengurusnya," pungkasnya. aon

Honorer Dispenda Samarinda Didakwa Gelapkan Pajak Rp 208 Juta

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Rismanto (42) honores pada Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kota Samarinda, didakwa telah melakukan penggelapan pajak senilai Rp 208 juta, dalam sidang lanjutan di Ruang Utama Pengadilan Negeri (PN) Samarinda, belum lama ini.
Sidang lanjutan yang dipimpin Ketua Majelis Hakim Ketua PN Samarinda, Sugeng Hiyanto, SH yang didampingi anggota, Hongkun Otto, SH dan Juli Efendi, SH serta Jaksa Penuntut Umum (JPU) Agus Suprianto,SH dengan agenda pemeriksaan Saksi korban Direktur CV Semoga Berjaya, Anton Jatmiko, dan adik korban, Asma Ulhusna.
Saksi korban Anton Jatmiko kepada Majelis Hakim dan JPU mengatakan, mengenal terdakwa Rismanto sejak 2008 silam melalui temannya. Namun tidak diketahui dengan pasti kedudukan terdakwa pada Dispendaa.
"Namun baru diketahui bahwa terdakwa adalah seorang honorer setelah masalah ini muncul," ujar Anton.
Anton juga memaparkan bahwa, sejak 2008 dirinya memakai jasa terdakwa untuk menyetorkan pajak perusahannya ke kantor Dispenda. Penyetoran pajak dari 2008 hingga awal 2010 lancar,
"Namun pada tahun 2013 dirinya disampaikan pemberitahuan pajak terhutang dari Dispenda yaitu dari Februari 2010 hingga 2013 senilah Rp208 juta," jelas Anton saat ditanya hakim dan jaksa.
Dalam surat tersebut, aku Anton, pemberitahuan dari Dispenda tahun 2013 adanya tunggakan pajak dari Februari 2010 hingga 2013 senilai Rp208 juta.
"Padahal saya bayar terus, yang saya titipkan melalui terdakwa karena saya sibuk bekerja di Muara Badak, setelah saya cek dengan bukti setoran yang ada ternya bukti setoran tersebut palsu, yang dibuat terdakwa sendiri," ujar Anton.
Anton juga mengakui setiap kali bayar pajak dia titipkan uang lewat adiknya dan diambil terdakwa untuk bayar pajak selalu ada tambahan Rp100 ribu atau Rp200 ribu untuk jasa terdakwa. "Kami selalu memberikan uang lebih untuk uang lelah pada terdakwa," katanya.
Hal yang sama juga dikatakan adik korban, Asma Ulhusna. Dia  mengatakan mengenal terdakwa sejak 2008 yang lalu karena yang bersangkutan terdakwa sering datang ke rumah mengambil amplop berisi uang yang dititipkan kakanya (Anton) untuk membayar pajak. "Namun tidak tahu persis berapa isi amplop tersebut," jelas Risnawati.
Sementara, terdakwa Rismanto, ketika ditanya Ketua Majelis Hakim Sugeng Hiyanto dan Hongkun Ottoh, tentang diapakan uang sebesar Rp208 juta yang digelapkan, terdakwa berbelit-belit dalam menjawab dan mengatakan, sebagian untuk orang kantor, setelah ditanya kembali penegasannya, terdakwa mengatakan uangnya dipakai untuk kepentingan sendiri.
"Jadi anda terima pajak yang bersangkutan saya kerjakan pada malam hari setelah kantor sepi, saya tanda tangan sendiri dan saya cap menggunakan cap kantor. jumlah yang bervariasi ada yang Rp 2.000.000,- ada yang Rp 4.000.000,- ada yang Rp 6.000.000,- uang tersebut saya tidak setor, saya gunakan untuk kepentingan saya sendiri," ujar terdakwa.
Setelah mendengarkan semua keterangan saksi korban dan keterangan terdakwa, Majelis Hakim menunda persidangan hingga Rabu (14/5) besok, untuk memberikan kesempatan kepada JPU untuk menyampaikan tuntutannya. tha

Orang Tua Siswa Sayangkan Sekolah Terkesan Menutup-nutupi

Kasus Asusisa di SDN 004 Samarinda

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Sejumlah orang tua yang anaknya menjadi korban asusisa oleh tersangka Amran (51), guru honor bidang studi olahraga di SDN 04 Samarinda kembali mendatangi Mako Poresta. Mereka menyangkan sikap sekolah yang terkesan menutup nutupi kasus ini dan tidak transparan pada orang tua korban.
Ali, orang tua MR siswa kelas IV SDN 04 menyesalkan sikap pihak sekolah yang dinilai berupaya menutupi kasus ini hanya demi nama baik sekolah, sehingga orang tua harus mencari informasi tentang kejadian ini dari orang lain dan anaknya.
“Kami menyesalkan sikap sekolah yang terkesan menutupi kasus ini hanya demi nama baik sekolah, seharusnya sudah sejak jumat pihak sekolah memanggil orang tua yang menjadi korban si guru cabul,” kata Ali.
Jika nama baik seharusnya pihak sekolah bertanggung jawab atas perekrutan guru cabul itu, apalagi guru ini ternyata sudah berkerja sejak 6 tahun lalu, harusnya sudah ada infentarisasi para korban.
“Yang terdeteksi mungkin baru tahun ini, siapa tahu ternyata kasusnya sudah terjadi sejak ia masuk mengajar di sini artinya bisa jadi ratusan bahkan ribuan mantan siswa disini sudah di cabuli pelaku,” kata ali.
Mengenai langkah hukum yang ditempuhnya Ali mengaku bahwa kedatangannya ke Mako Polresta Samarinda untuk mengadukan kasus ini agar ditindak lanjuti.
“Kami meminta aparat kepolisian segera menindak lanjuti kasus ini, jangan sampai kasus ini menguap hanya karena jumlah korban yang sedikit,” tegas Ali.
Kapolresta Samarinda Kombes Pol Antonius Wisnu Sutirta melalui Kasubag Humas Polresta Samarinda Iptu Agus mengatakan bahwa saat ini berdasarkan laporan polisi telah 7 korban yang melaporkan kejadian. Namun pihak Kepolisian memastikan bahwa berdasarkan catatan yang dimiliki sekolah para korban bertambah.
Tersangka sendiri lanjut Agus mengakui perbuatannya, namun itu tidak dilakukan secara sengaja, kejadian itu menurutnya hanya spontan dilakukan.
“Tidak semua siswanya medapatkan perlakuan cabul, guru ini mengaku spontan melakukan jika melihat ada anak didiknya yang tubuhnya mulai berisi, atau muncul benjolan ditubuhnya,” kata Agus.
Hingga saat ini pihak kepolisian masih mendalami laporan para korban, termasuk rencana akan melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah guru yang mengetahui aksi bejat pelaku namun berupaya meredam kasus ini agar tidak muncul kepermukaan.
“Kepolisian juga akan melakukan pemeriksaan terhadap para guru yang diduga mengetahui kejadian ini namun berupaya menutupi kasusnya, dengan alasan demi nama baik sekolah,” tegas Agus.
Kasus pelecehan  ini terkuak setelah RA siswa kelas IV SDN 004 Samarinda mengaku dilecehkan guru di ruang Unit Kesehatan Sekolah (UKS). Ambri melakukan pelecehan dengan memasukkan tangannya ke dalam celana dalam anak didiknya.
Atas perbuatannya ambri diancam melanggar UU No 23 tahun tahun 2002 tentang pencabulan dibawah umur dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara. M4n

Guru Cabul Minta Maaf

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Ambri pelaku pencabulan belasan siswa SDN 004 Samarinda mengaku menyesal dan meminta maaf atas apa yang telah dilakukannya ditemui di ruang penyidik Polresta Samarinda .
Guru bidang studi Pendidikan Jasmani dan Kesehatan di SDN 004 Jl Awang Long ini mengakui bahwa apa yang dilakukannya telah mencoreng institusi pendidik di Indonesia, namun ia membantah jika perbuatan cabul yang dilakukan kepada anak didiknya ini adalah penyakit bawaan yang memang sudah dia rencanakan.
“Saya tidak pernah merencanakan perbuatan ini kepada mereka, saya berangkat dari rumah untuk berkerja, namun memang dalam pekerjaan saya kadang kerap membantu siswanya yang mengharuskan memegang bagian organ intim siswanya, Namun itu dilakukan dengan spontan,” kata Ambri.
Ketika membantu siswanya berenang lanjut Ambri, kedua tangan pastinya dihariskan  memegang orgam intim disekitar dada dan paha, untuk anak yang kecil mungkin tidak ada masalah.
“Namun jika anaknya besar kadang dadanya juga besar, nah disitu kadang kala saya tidak sengaja memegang buah dadanya , hal ini dilakukan untuk membantu siswanya untuk belajar berenang,” kata Ambri.
Mungkin saat itulah kasus ini berkembang. Niatnya hanya membantu agar siswa bisa berenang justru tersandung kasus seperti ini.
Disinggung kasus pelecehan yang dilakukannya di ruang UKS,  Ambri kembali mengaku khilaf. “Kalau itu saya khilaf, saya tidak bermasuk berbuat seperti itu,” lanjutnya
Ambri yang mendekam ditahanan Polresta Samarinda mengaku menyesal atas perbuatannya. Dia malu terhadap anak-anaknya bahkan yang tertua baru saja mengikuti ujian nasional tingkat SMU. Ambri mengaku siap mempertanggung jawabkan perbuatannya dimuka hukum. M4n

Gubernur Tawarkan Investasi ke Swasta

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Gubernur Kaltim H Awang Faroek Ishak menegaskan, ketersediaan air bersih atau air minum di KIPI Maloy harus dipersiapkan bahkkan dibangun sejak saat ini, sehingga ketika kawasan tersebut sudah mulai beroperasi maka kebutuhan dasar masyarakat itu sudah siap disitribusikan. Terkait dengan  peluang tersebut,  pemprov Kaltim tawarkan  investasi kepada pihak swasta.
“Silahkan  kepada investor baik PT Indo Surya Abadi atau siapa saja kalau berminat bisa berinvestasi untuk pengolahan air bersih guna menutupi kebutuhan pekerja maupun industri di KIPI Maloy,” jelas Awang Faroek Ishak usai penandatanganan kerjasama pembangunan pembangkit listrik dan pembangunan jalan tol antara PT Indo Surya Abadi dengan Perusda milik Pemprov Kaltim, pekan lalu.
Bayangkan, hanya untuk KIPI Maloy minimal terdapat 15 ribu karyawan yang bekerja di seluruh perusahaan yang beroperasi di kawasan tersebut dan diperkirakan terus bertambah hingga 35.000 jiwa dalam waktu tujuh tahun berikutnya.
"Jumlah  tersebut, belum ditambah dengan penduduk yang berdomisili di sekitar KIPI Maloy. Sehingga, pembangunan pabrik atau perusahaan pengolahan air bersih sudah menjadi wajib guna memenuhi kebutuhan dasar masyarakat dan perusahaan di kawasan tersebut,"tandasnya
Awang Faroek mengakui, saat ini sudah beberapa perusahaan di berbagai sektor usaha dan pihak kementerian telah melakukan pembangunan serta pengembangan sebagai bagian dari proyek (program dan kegiatan) untuk percepatan pembangunan KIPI Maloy.
“Kami dan pemerintah daerah setempat telah memiliki lahan khususnya di kawasan Desa Sekerat Kecamatan  Bengalon yang dapat dikembangkan untuk pembangunan perusahaan pengolahan air minum yang nantinya didistribusikan ke KIPI Maloy,” jelasnya.
Ditambahkan, pembangunan perusahaan pengolahan air bersih sebagai bagian upaya pemerintah untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat selain ketersediaan energi listrik di KIPI Maloy yang saat ini sedang dalam tahap pembangunan.
Dalam kesempatan tersebut Awang Faroek Ishak memaparkan,pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus Maloy Batuta Trans Kalimantan (KEK MBTK) diakui menjadi yang terbesar di wilayah Indonesia. Luasan keseluruhan kawasan industri yang akan dikembangkan mencapai 32.500 hektare dengan tujuh zona bidang usaha KEK.
"Ini proyek sangat besar. Luasan wilayah yang dikembangkan melebihi penggabungan KEK di wilayah Indonesia yang hanya 29.600 hektare. Zona bidang usaha yang dikembangkan pun lebih banyak. KEK lain paling banyak hanya tiga zona bidang usaha," katanya.
Ditambahkan, Maloy memungkinkan keterlibatan pihak swasta secara luas dalam pengembangannya. Berbeda dengan KEK lain yang kecenderungannya hanya dikuasai satu perusahaan besar. Karenanya bukan berlebihan jika pihaknya mengajak semua pihak dan unsur terkait mendukung program yang dicanangkan. Ini dalam rangka memenuhi kewajiban pemerintah melakukan hilirisasi guna peningkatan nilai tambah produk.
"Semua sepakat KEK harus berhasil. Itu sebabnya kita semua berkumpul di sini mendorong perwujudannya. Bahkan tiga perusahaan KEK tersebut (Perusda MBS, MTKEZ, dan Batuta Chemical Industrial Park,Red) sepakat membuat konsorsium yang diberi nama MBTK untuk memperjuangkan KEK terwujud di Kaltim," katanya.
Terkait kesiapan lahan, Faroek memastikan legalitasnya sudah siap. Sekalipun masih terdapat beberapa yang harus dilengkapi, BPN juga Kaltim menyanggupi penyelesaiannya dengan segera. "Keberhasilan proyek ini mencapai 75 persen jika ada kepastian lahan. Beberapa daerah gagal mengembangkan KEK karena soal lahan,"pungkasnya. mar

Pelatih Pusam Belum Tambah Pemain

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Pelatih baru Putra Samarinda (Pusam) Nil Maizar mengaku belum memikirkan penambahan pemain dalam bursa transfer pemain  menjelang putaran kedua kompetisi musim ini.
Menurut Nil di Samarinda, Senin, secara umum dia melihat meteri pemain yang dimiliki Pusam sudah cukup bagus, apalagi ada beberapa talenta muda Pusam yang masuk dalam skuad timnas.
"Motivasi, skil dan fisiknya sudah cukup lumayan, tinggal kita memolesnya sesuai dengan kebutuhan tim,"jelas mantan pelatih timnas tersebut.
Dikatakan Nil, bahwa dirinya belum punya gambaran yang komplit terkait dengan komposisi pemain Pusam, karena selain latihan mulai digeber Senin pagi (12/5), komposisi pemain Pusam belum semuanya komplit karena masih bergabung dengan timnas dan ijin urusan keluarga.
"Selain itu juga jendala transfer juga belum terbuka, nantilah kalau memang kami perlu tambahan pemain akan kami usulkan ke manajemen," terang Nil.
Nil mengatakan, dengan mepetnya jadwal pertandingan putaran kedua, maka tidak ada pilihan bagi dia untuk memaksimalkan program latihan.
Dikatakan Nil, bahwa selama dalam asuhanya dia akan memprogramkan dua kali latihan dalam sehari, yakni pagi dan sore.
"Efektifitas waktu menjadi pertimbangan saya untuk memaksimalkan latihan, karena selain mengejar target fisik, saya juga ingin tahu kekuatan tim ini secara utuh," terangnya.
Apalagi, manajemen memberikan beban prestasi yang cukup berat selama tim Pusam dalam asuhannnya, yakni bisa nak peringkat di urutan papan tengah.
"Secara pribadi saya ingin tim ini bisa finish di urutan ke empat besar, atau paling tidak jauh dari zona degradasi,"tegas Nil Maizar. at

PNS Kejaksaan Tewas Kecelakan

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Baru saja Ditlantas Polda Kaltim menetapkan Samarinda menjadi kawasan percontohan tertib lalu lintas, tapi kecelakaan yang mengakibatkan korban jiwa kembali terjadi di jalan raya.
Kali ini korbannya Widayat (38) warga Jl Padat Karya. RT 3 Kelurahan Sambutan Permai. Korban adalah seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang bertugas di Kejaksaan Negeri Samarinda. Korban yang bergegas pergi ke kantor dengan menggunakan kendaraan roda dua merk Jupiter MX KT 3295 WK tiba-tiba menabrak satu unit mobil yang dikendarai Muh Tino Sendi (19) mahasiswa tinggal di Jl KH Samanhanudi RT 2 no 32. Dari arah berlawanan didepan taman budaya Jl Kemakmuran Samarinda Korban tewas ditempat dengan luka yang cukup parah.
Riyanto saksi mata yang ada ditempat kejadian mengatakan saat terjadi tabrakan kondisi jalan sangat lengang, sehingga para pengendara kendaraan roda dua maupun roda empat terlihat memacu kendaraanya dengan kecepatan tinggi.
Apalagi lanjut Riyanto di lokasi kejadian merupakan tikungan tajam, sehingga diduga kedua pengemudi kendaraan tidak saling melihat.
“Tabrakan cukup keras, bahkan suara yang muncul terdengar hingga radius 200 meter. Pengendara motornya terpelanting sejauh 10 meter,” kata Riyanto.
Warga yang melihat kejadian ini sempat berupaya menolong korban dengan mendatangkan mobil ambulan, namun diduga akibat luka parah yang diderita Petugas Kejari Samarinda ini, membuat nyawanya tidak tertolong.
Sementara itu Kasat Lantas Kompol Didik mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait kejadian ini. “Kami masih melakukan olah TKP dan meminta keterangan sejumlah saksi yang berada diTKP untuk mengetahui kronologis kejadian,” kata Didik. opi

Arsip Memori Kolektif Bangsa Harus Dijaga

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Pengelolaan arsip merupakan metode menerima, menyimpan, mengaktualisasikan dan menemukan kembali data  yang tersimpan, berdasarkan prinsip efektifitas, efesiensi dan keamanan, yang didukung oleh sumber daya manusia yang berkualitas, kelembagaan yang mantap, dan sarana serta prasarana yang memadai.
"Dengan kondisi demikian menjadikan arsip sebagai memori kolektif bangsa yang harus terus dijaga dan dilestarikan sebagai bahan pertanggungjawaban nasional baik untuk generasi sekarang maupun yang akan datang," kata Asisten IV Sekprov Kaltim Bidang adminitrasi Umum H Sofyan Helmi mewakili Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak saat membuka Bimbingan Teknis Pengelolaan Arsip Keuangan di Aula Rapat Lantai dua Depo Arsip  Badan Arsip Kaltim Samarinda Seberang, Senin (12/5).
Sedangkan tujuan dari pengelolaan arsip yakni mampu menyediakan data yang benar, pada waktu yang tepat dan untuk orang yang tepat, dengan biaya yang seefisien mungkin.
Apalagi arsip juga merupakan rekaman peristiwa atau kegiatan dalam berbagai bentuk dan media yang selalu hidup, tumbuh, dan terus berkembang seirama dengan tata kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Dengan kondisi tersebut, diharapkan kepada Badan Arsip Daerah Kaltim untuk terus selalu meningkatkan pembinaan kearsipan melalui pelatihan-pelatihan kearsipan yang sifatnya membangun bagi Sumber Daya Aparatur khususnya di bidang kearsipan, sehingga transformasi keilmuan dapat terus berlanjut dan berkesinambungan.
"Jadikanlah Bimbingan Teknis ini sebagai salah satu sarana keilmuan untuk membantu proses kerja dalam pengelolaan arsip keuangan di masing-masing instansi," pesannya.
Sementara Ketua Penyelenggara AA Nyoman Susastra mengatakan bahwa kegiatan Bimbingan Teknis Pengelolaan Arsip Keuangan di lingkungan Pemprov dan Sekretariat Daerah Kabupaten/Kota se Kaltim dan Kaltara diharapkan dapat mempercepat proses transformasi keilmuan dan pengayaan wawasan pengelolaan arsip keuangan di masing-masing pencipta arsip, dengan harapan terwujudnya tertib arsip.
"Tujuan kegiatan ini terwujudnya pengelolaan arsip Keuangan yang utuh, otentik dan terpercaya dengan metode pengelolaan arsip yang efisien, efektif di masing-masing pencipta arsip baik di Lingkungan Pemprov Kaltim, Sekretariat Daerah Kabupaten/Kota se Kaltim dan Kaltara," jelasnya. john

Wujudkan Kaltim Sebagai Provinsi Penggerak Koperasi

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Wakil Gubernur Kaltim HM Mukmin Faisyal HP mengatakan Pemprov Kaltim menaruh perhatian besar terhadap pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) serta koperasi di daerah yang diharapkan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Terbukti, hingga kini UMKM dan koperasi di Kaltim terus tumbuh dan berkembang. Terutama sejumlah wirausahawan muda yang penuh semangat mengembangkan usaha. Diharapkan, dengan semangat tinggi dan kreatif serta penuh inovasi, pelaku UMKM dan koperasi serta wirausahawan muda mampu bersaing di era global yang penuh tantangan.
“Melalui instansi terkait Pemprov menginstruksikan kepada seluruh perusahaan di daerah agar melakukan pembinaan melalui pendidikan dan pelatihan bagi para wirausahawan melalui program Coorporate Social Responsibility (CSR). Untuk itu, bagi perusahaan yang belum melaksanakan pembinaan, hendaknya segera merealisasikan,” kata Mukmin pada Rapat Kerja Peningkatan Kinerja Koperasi di Sendawar, Kutai Barat, beberapa hari lalu.
Menurut dia, penanaman investasi dan peluang dunia usaha yang bisa digarap pelaku UMKM dan koperasi masih terbuka lebar. Karena Kaltim memiliki potensi sumber daya alam (SDA) sangat besar, berupa hasil hutan, tambang dan migas. Begitu pula dengan sektor agribisnis, perkebunan, peternakan, perikanan dan kelautan serta kegiatan perdagangan, jasa dan pariwisata.
“Dengan terbukanya lapangan kerja dari UMKM dan koperasi, diharapkan akan mengurangi tingkat pengangguran dan jumlah penduduk miskin di daerah ini,” jelasnya.
Saat ini, sebut dia, UMKM di Kaltim berjumlah lebih dari 400 ribu unit, sedangkan koperasi lebih dari 6.000 unit. Berkaitan dengan koperasi, Pemprov Kaltim menargetkan akan ada 10 Koperasi Simpan Pinjam (KSP) unggulan sebagai langkah lanjutan dalam mendukung Kaltim sebagai Provinsi Penggerak Koperasi.
Belum lama ini dilakukan penilaian kepada KSP dengan melibatkan dinas terkait di kabupaten dan kota yang sudah menjadi daerah penggerak koperasi. Adapun daerah tersebut yakni Kutai Barat, Penajam Paser Utara, Bontang, Balikpapan, Samarinda dan Berau.
“Masing-masing KSP dan seluruh unit koperasi, diharapkan meningkatkan kualitas kinerjanya. Salah satu poin penting yang diharapkan yakni ketaatan untuk menggelar rapat anggota tahunan (RAT) yang paling lambat dilakukan pada akhir Maret,” sebutnya.
Selain itu, Mukmin juga memberikan apresiasi yang tinggi karena Disperindagkop Kaltim juga melakukan peningkatan kompetensi bagi 30 pengurus KSP. Upaya ini dilakukan agar manajemen koperasi bisa berjalan dengan baik sehingga bisa mendorong terbentuknya KSP unggulan di Kaltim. Disperindagkop juga telah memfasilitasi pembiayaan dan permodalan bagi koperasi terpilih dan sejumlah UMKM melalui perbankan.
“Pada prinsipnya, Pemprov Kaltim akan terus berupaya memotivasi peranan kabupaten dan kota untuk pemberdayaan koperasi di daerah. Selain itu, program pemberdayaan koperasi juga masuk dalam program prioritas Pemprov Kaltim untuk menggerakkan ekonomi kerakyatan di Kaltim,” pungkasnya. mar

Fokus Tingkatkan Ekonomi Masyarakat Perbatasan

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Asisten Bidang Pemerintahan Pemprov Kaltim Aji Sayid Fatur Rahman menyatakan bahwa pertemuan Sosial Ekonomi Malaysia Indonesia (Sosek Malindo) 2015 lebih fokus bagaimana peningkatan ekonomi masyarakat perbatasan Indonesia dengan Malaysia, terutama yang berada di Kaltim.
"Hal itu menjadi prioritas utama Pemprov Kaltim dalam kerjasama Sosek Malindo yang akan dilanjutkan pada 2015. Pemprov berharap, dengan kerjasama yang baik, antara Pemerintah Indonesia dan Malaysia, dapat meningkatkan sosial ekonomi masyarakat di wilayah perbatasan, terutama di Kaltim. Banyak cara kerjasama yang dilakukan antara Malaysia dengan Indonesia. Misalnya, jika ada tenaga kerja Indonesia, terutama dari Kaltim bekerja di Sabah, diharapkan dapat dipermudah regulasinya, sehingga warga kita dapat bekerja dengan baik dan diharapkan ekonomi mereka juga lebih baik,” papar Aji Sayid Fatur Rahman usai memimpin rapat tentang persiapan kerjasama Sosek Malindo di Kantor Gubernur Kaltim, Senin (12/5).
Selain tentang kemudahan dalam bekerja, Pemprov Kaltim juga berharap program lain dapat lebih dipermudah. Misal, tentang pelayanan kesehatan. Karena, untuk pelayanan kesehatan, terutama di wilayah perbatasan, masyarakat perbatasan telah biasa melakukan rujukan ke rumah sakit di Sabah.
Karena itu, diharapkan kemudahan tentang pelayanan tersebut ke depan dapat dipermudah dan ditingkatkan. “Inilah yang terus menjadi konsentrasi kami di Pemprov Kaltim untuk memperjuangkan masyarakat di wilayah perbatasan, meski saat ini sudah menjadi bagian dari Provinsi Kaltara,” jelasnya.
Terkait mengenai keamanan dan penertiban lintas batas juga menjadi fokus utama Pemprov Kaltim dalam kerjasama Sosek Malindo, yakni adanya pengamanan tentang penyeludupan persenjataan hingga narkoba.
Bahkan, instansi Pemprov Kaltim telah bekerjasama dengan instansi yang sama di Malaysia mengenai penanggulangan penyelundupan di wilayah perbatasan. “Sejauh ini institusi kita telah melakukan koordinasi dengan institusi di Malaysia, dengan tujuan bersama-sama melakukan penanggulangan penyelundupan di wilayah perbatasan. Contohnya antara Bea Cukai Kaltim dengan Malaysia. Meski begitu, kerjasama tersebut akan terus dilakukan, sehingga penanggulangan penyelundupan dapat ditangani secara maksimal, termasuk ke depan diharapkan ada patroli bersama untuk penanganan tersebut,” jelasnya. mar

Distribusi Bahan Pokok Masih Terhambat

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Pendistribusian sejumlah bahan pokok yang hendak di kirim ke daerah Kota Samarinda dan sejumlah kota-kota lain masih belum maksimal. Hal ini diakibatkan waktu operasional untuk kendaraan kontainer dan peti kemas dibatasi waktunya. Akibatnya distribusi sejumlah barang yang dari Terminal Peti Kemas (TPK) Palaran hendak dikirimkan ke sejumlah terhambat terkait minimnya waktu operasional kendaraan.
Rata-rata warga hanya mengizinkan truk kontainer menggunakan jalan umum selama 12 jam per hari saja. Hal itu dinilai masih menghambat kinerja para sopir untuk mendistribusikan barang dari TPK Palaran.
Seperti di Jalan Jakarta, Kelurahan Loa Bakung, Kecamatan Sungai Kunjang. Di ruas jalan tersebut sopir kendaraan berat hanya diperkenankan melintas sejak pukul 18.00 Wita hingga pukul 06.00 Wita.
Menurut warga setempat, hal itu sudah menjadi kesepakatan yang dibuat warga agar tidak mengganggu aktifitas dan arus lalu lintas tersebut.
"Karena kalau jalur ini dibuka 24 jam dinilai sangat mengganggu. Kami khawatir justru ada hal-hal yang tidak diinginkan terjadi. Itu sebabnya waktu operasinal untuk kendaraan berat hanya malam hari saja," kata Bahar salah seorang warga sekitar Jalan Jakarta.
Untuk menghalau kendaraan berat yang melintas pada siang hari, warga meminta untuk Dinas Perhubungan (Dishub) Samarinda dan Satlantas untuk memantau kondisi dan jalur disekiat Loa Bakung tersebut.
Menurutnya, ini agar adanya pengawasan untuk para sopir truk kontainer agar tak semena-mena. Selain itu menjaga agar jangan sampai ada kendaraan kontainer yang sengaja melintas di jam-jam yang sudah ditentukan.
"Kalau sudah jam enam sore (18.00 Wita, Red) ada sejumlah petugas dari Dishub dan Lantas Polresta Samarinda yang menjaganya. Hal itu agar sejumlah arus lalu lintas menjadi lancar dan tidak ada yang terhambat," jelasnya.
Kondisi yang sama juga dilakukan warga Jl KH Harun Nafsi, Kelurahan Rapak Dalam, Loa Janan Ilir. Berbeda dengan Simpang Pasir, warga di ini hanya mengizinkan kendaraan berat melintas sejak pukul 18.00 Wita hingga pukul 06.00 Wita.
Lurah Rapak Dalam Hj Irawati menyebutkan hal itu sudah menjadi kesepakatan warga. Ia juga menjelaskan, kesepakatan itu dibuat untuk menekan kasus kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) serta dampak buruk lain akibat aktivitas kendaraan berat di Jalan KH Harun Nafsi.
"Kalau siang hari banyak warga beraktivitas, dulu warga sepakat kendaraan berat hanya boleh lewat malam hari saja. Itu sebabnya di ujung Jalan APT Pranoto terdapat tulisan yang menyatakan tronton atau trailer dilarang lewat pada siang hari," pungkasnya. aon

10 Lulusan Terbaik Belajar ke Australia

Diklat Pra Jabatan

SAMARINDA,Poskota Kaltim
Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan (Bandiklat) KaltimH  Syafruddin Pernyata secara resmi menutup dua kegiatan Pendidikan dan Latihan (Diklat) Bahasa Inggris yang diikuti 30 peserta bagi Kalangan SKPD di lingkungan Pemprov Kaltim dan penutupan Diklat Pra Jabatan Golongan 1 dabn 2 sebanyak 31 peserta angkatan V Tahun 2014 di Aula Bandiklat, Senin (12/5).
Saat menutup Diklat Bahasa Inggris Syafruddin Pernyata mengatakan bahwa para peserta selama tiga bulan dididik dan mengikuti berbagai  kegiatan belajar dan hasilnya ada 10 peserta lulusan terbaik yang akan melanjutkan belajar di Australia.
Menurutnya untuk mendapatkan sesuatu yang baik memang harus serius meskipun memerlukan biaya cukup besar, karena ilmu tidak bisa dinilai dengan materi.
"Kita harus berani mengeluarkan anggaran cukup besar meskipun hanya untuk 10 orang untuk meningkatkan kapasitas mereka dibidang bahasa Inggris karena untuk investasi jangka panjang," ungkapnya.
Syafruddin Pernyata meyakini, bahwa para peserta diklat ini ilmu yang sudah didapat mampu  berguna pada instansinya masing-masing untuk mempersiapkan menghadapi pasar bebas Asean 2015.
"Masyarakat Singapore maupun Thailand juga Malaysia mereka sudah mengunakan bahasa Inggris sebagai  bahasa sehari-hari, tentunya bangsa kita tidak boleh tertatih-tatih dengan bahasa internasional itu khususnya bagi pra generasi muda harus ikut terpacu untuk belajar," ungkapnya.
Terkait Diklat Pra Jabatan Golongan 1 dan 2, Syafruddin Pernyata mengatakan, peserta Diklat Prajabatan kali ini tak sekadar ilmu tapi juga tips menjadi PNS yang berintegritas tinggi. Selain itu, Diklat Prajabatan dapat membentuk sosok PNS yang memiliki kompetensi yang andal dan professional.
"Mereka dibekali materi pelatihan selain membentuk mental dan fisik, juga harus  mampu memahami bagaimana menjalankan profesi sebagai PNS, selain itu sebagai abdi negara juga harus menjadi perekat bangsa juga dididik perilaku yang benar serta jujur," jelasnya.
Selain itu, pelaksanaan Diklat Prajabatan dapat menciptakan kesamaan visi dan dinamika pola pikir dalam melaksanakan tugas pemerintahan umum dan pembangunan demi terwujudnya kepemerintahan yang baik.
"Selama diklat para peserta mampu menunjukan rasa disiplin dan memiliki dedikasi yang tinggi sehingga dinyatakan lulus semua dengan memuaskan," ungkapnya.
Dia meminta para peserta mensyukuri nikmat, meskipun hanya pegawai golongan 1 maupun 2, karena masih banyak masyarakat yang ingin menjadi PNS.
"PNS berstatus golongan satu maupun dua juga sangat mulia jangan merasa rendah diri justru harus bangga serta bersyukur sebagai abdi negara," ungkapnya memberi semangat. john

Sofyan Alex tak Akan Khianati Amanah Rakyat

SAMARINDA. Poskota Kaltim
Siapa sangka Calon Legislative yang tidak pernah melakukan sosialisasi baik itu tatap muka maupun memasang Baleho pada saat kampanye justru dipilih oleh masyarakat untuk menjadi wakil mereka, seperti yang dialami oleh mantan Ketua DPD PDIP Kaltim Aji Sofyan Alex.
Mantan Kepala Dinas Pertanian dan mantan Wakil Ketua DPRD Kaltim ini dipercaya oleh pendukungnya untuk menjadi wakil rakyat dari daerah pemilihan 2 Kutai Kartanegara Kutai Barat dengan perolehan suara mencapai 11.874 suara.
Menanggapi perolehan suara yang didapatnya Aji Sofyan alex yang dihubungi wartawan melalui telpon selulernya mengaku tidak terkejut, namun malah merasa dirinya sengaja dimanfaatkan PDIP untuk mendongkrak perolehan suara partai ini diwilayah Kukar Kubar.
PDIP Seharusnya bisa saja mencoret dirinya dari Daftar Celeg Tetap (DCT) sebelum pemungutan suara dilaksanakan. "Begitu saya dipecat dari partai, harusnya partai langsung mencoret saya dari DCT. Tapi kenapa tidak mereka lakukan?  Baru saat ini setelah saya meraih suara banyak, mereka baru ribut mau mengganti saya," kata Sofyan.
Padahal lanjutnya sejak diberhentikan sebagai anggota DPD PDIP Kaltim dan di PAW sebagai anggota DPRD Kaltim,  dirinya sama sekali tak melakukan kampanye untuk meraih suara tersebut.
"Saya tidak ada kampanye, karena saya sudah dipecat juga dari partai. Nah, dengan raihan suara seperti itu, artinya masyarakat menginginkan saya mewakili mereka. Masyarakat tidak melihat partai, tapi melihat figur yang mereka percaya. Tidak ada mesin partai yang saya gunakan," kata Sofyan .
Dari itu lanjutnya dia akan melaksanakan amanah pemilih saya dengan tidak akan menadatangani surat pengunduran diri ataupun surat pemberhentian dari PDIP, sebagai caleg terpilih.  "Tidak akan. Saya akan lawan," tegasnya.
Sofyan menuturkan upaya PDIP mengganti dirinya sebagai caleg terpilih merupakan betuk perampokan hak masyarakat.
"Masyarakat memilih saya tanpa saya kampanye atau kasih janji tertentu. Nah kalau tiba-tiba saya diganti tentu ini merampok pilihan masyarakat. Masyarakat yang memilih saya tentu tidak terima saya diganti," lanjutnya.
Sofyan juga berharap, KPU Kaltim berpedoman terhadap aturan yang berlaku dalam proses penggantian caleg terpilih. "Partai punya aturan. KPU juga punya aturan sendiri. Nah di sini saya mau lihat apakah KPU berpegangan pada aturan mereka untuk mengganti caleg terpilih," lanjutnya.
Menurut Sofyan, dirinya akan mengikuti apapun keputusan KPU selama berlandaskan peraturan yang berlaku. "Saya dipecat dari partai, saya di PAW dari DPRD, saya ikuti saja karena memang aturannya seperti itu. Sekarang tinggal kita lihat KPU menyikapi masalah ini," tegasnya. M4n

Meski Dipecat PDIP, Aji Sofyan Alex Tetap Terpilih

Sebagai Anggota DPRD Kaltim

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Meski telah dipecat oleh DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), mantan Ketua DPD PDIP Kaltim Aji Sofyan Alex akhirnya ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kaltim sebagai salah satu calon Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kalimantan Timur (DPRD Kaltim) dari daerah Pemilihan 2 Kukar - Kubar.
Sofyan Alex ditetapkan sebagai Anggota DPRD Kaltim setelah berhasil mendapatkan 11.874 suara pada pemilu legislative 2014  9 april lalu.
Menanggapi penetapan KPU Kaltim yang menetapkan Aji Sofyan Alex sebagai anggota DPRD Kaltim periode 2014-2019 saksi PDIP,  Joice Lidya meminta kepada KPU Kaltim untuk menganullir penetapan caleg terpilih dari PDIP atas nama Aji Sofyan Alex, dari Dapil Kukar-Kubar.
Alasanya PDIP telah mengeluarkan surat pemecatan kepada Aji Sofyan Alex dari keanggotaan PDIP akibat dianggap melanggar perintah partai dengan maju sebagai Calon Wakil Gubernur (Cawagub), di Pilgub Kaltim 2013 lalu.
Pemecatan dari keanggotaan partai tersebut juga membuat Aji Sofyan Alex harus kehilangan posisinya di DPRD Kaltim lantaran dikenakan Pergantian Antar Waktu (PAW).
Menanggapi hal itu Ketua KPU Kaltim, Ida Farida menuturkan, sampai saat ini KPU Kaltim belum menerima surat pemberhentian Aji Sofyan Alex sebagai caleg dari PDIP. "Saya belum pernah lihat surat pemberhentiannya. Mungkin baru mau dimasukkan," kata Ida.
Ida menjelaskan, KPU Kaltim harus melakukan verifikasi faktual sebelum mengganti caleg yang telah ditetapkan. "Kalau pun salinan dari PDIP nanti masuk. Kita harus verifikasi surat tersebut ke Pak Aji Sofyan Alex," katanya lagi.
Sementara itu dalam Rapat Pleno terbuka yang dilakukan di Kantor KPU Kaltim jalan Basuki Rahmat  senin siang  (12/5) kemarin, KPU Kaltim telah menetapkan 55 nama calon anggota DPRD Kaltim terpilih  periode 20014-2019.
Seperti yang sudah diprediksi sejak awal Partai Golkar masih berjaya di Kaltim dengan raihan 12 kursi. Sementara, Partai Bulan Bintang (PBB) menjadi satu-satunya partai di Kaltim yang tidak mendapat jatah kursi.
Dalam penetapan tersebut, hanya dua saksi partai politik yang melakukan sanggahan yakni Partai Nasional Demokrat (Nasdem) dan PDIP. Saksi partai Nasdem meberikan catatan terkait caleg terpilih dari Partai Nasdem untuk Daerah Pemilihan (dapil) I, Samarinda.
Sementara mengenai keberatan yang diajukan saksi Partai Nasdem, menurut Ida tak akan mengubah hasil penetapan caleg terpilih. "Tidak mengubah. Tapi mereka bisa menempuh jalur hukum, misalnya ke MK (Mahkamah Konstitusi)," kata Ida.
Sesuai aturan KPU, caleg terpilih bisa diganti apabila meninggal dunia, gugur syarat (ada putusan inkrah dari pengadilan), atau mengundurkan diri.
"Kan sekarang ada caleg yang proses hukumnya masih berjalan. Nah jika surat dari pengadilan berkekuatan hukum tetap (inkrah) dari pengadilan terbit sebelum pelatikan, caleg terpilih itu bisa diganti. Nah begitu juga Pak Aji Sofyan Alex, kan tidak mengundurkan diri," kata Ida.
Sementara, Komisioner KPU Kaltim lainnya, Rudiansyah menuturkan, KPU bisa saja mengganti Aji Sofyan Alex sebagai caleg terpilih jika yang bersangkutan bersedia dirinya diganti. "Surat pemberhentian dari PDIP harus kita konfirmasi ke Aji Sofyan Alex. Kalau dia (Aji Sofyan Alex) tidak keberatan, dan tidak melakukan perlawanan, serta mau menandatangani berita acara pemberhentian, ya bisa kita ganti. Tapi, kalau dia tidak bersedia, maka kami kembalikan lagi ke PDIP untuk diproses lebih lanjut," jelas Rudi.
Pelantikan caleg terpilih sendiri bakal dilaksanakan 1 September mendatang. "Pelantikan 1 September nanti. Tiga hari sebelum pelantikan, caleg terpilih yang sudah ditetapkan masih bisa diganti selama mekanismenya benar," tandas Rudi. M4n

Pedagang Pasar Kedondong Tempati Kios Baru

Bangunan Pasar Lama Dijadikan Lahan Parkir

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Pasar Kedondong lama di Jl Ulin, Sungai Kunjang saat ini masuk dalam program revitalisasi dan mulai dibongkar sejak Rabu (09/05) lalu. Kini para pedagang juga sudah mulai angkat kaki menempati bangunan kios di pasar Kendodong baru yang tak jauh dari lokasi para pedagang berjualan  sebelumnya. Bagunan baru pasar kedondong yang mengusung konsep tradisional modern ini dipastikan mampu menampung sebanyak 646 pedagang.
“Saat ini untuk kioas yang berada dilantai dasar sudah penuh ditempati para pedagang, sehingga masih menyisakan beberapa kios yang berada dilantaiatas  yang masih kosong,” kata Sekretaris Dinas Pasar Sumaryadi saat mendampingi media ini menyaksikan secara langsung pembongkaran kios lama yang berada di Pasar Kedodong.
Sejak terbakar 6 tahun silam, kini pasar kedondong telah dibangun kembali oleh pihak investor. Tak hanya menyiapkan beberapa bangunan kios, Pasar Kendodong baru juga sambung Sumaryadi  menyediakan 151 lapak untuk pedagang sayur yang berada di lantai dua.
”Jadi keberadaan pasar ini memang lebih mengutamakan kebersihan dan kerapian, sehingga kesan kumuh bisa tinggalkan,” ungkapnya.
Sementara, untuk bangunan kios atau lapak lama yang sempat dibuatkan oleh pengembang agar bisa menampung sementara para pedagang, lanjut mantan Camat Samarinda Seberang ini, akan dialih fungsikan menjadi lahan parkir. “Maksudnya untuk menunjang kendaraan para pengunjung yang datang ke pasar tersebut agar bisa parkir ditempat yang telah disiapkan oleh pengelola,” ungkapnya.
Sehingga keberadaan lahan parkir ini diharapkan bisa mengurangi volume kendaraan yang cukup padat di sepanjang jalan Ulin tadi. “Bahkan oleh pihak pengembang dilahan tadi tadi juga akan dibangun  fasilitas Mushala dan wadah untuk makanan siap saji,” sebutnya.
Sedikitnya 90 persen pedagang yang menempati bangunan baru pasar kedondong baru adalah para pedagang lama. Pemerintah kata Sumaryadi berharap mewujudkan pasar yang bersih dan rapi .”Jadi oleh pengelola di pasar ini belum bisa mengizinkan bagi para pedagang untuk berjualan barang yang sifatnya basah, seperti ikan,” ungkapnya. ike

Pemkot Dapat Kuota 12 Ribu Ekor Sapi

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Menindaklanjuti komitmen Pemprov Kaltim soal program 2 juta populasi sapi untuk wilayah Kaltim dan Kaltara tahun 2018 mendatang, Pemkot Samarinda melalui Dinas Peternakan dan Perikanan belum lama ini menggelar pertemuan dengan para perusahaan tambang sebagai salah satu pihak yang diharapkan dapat memberi kontribusi  dalam pengembangan bibit sapi. Mengingat untuk program ini, Pemkot Samarinda ini sendiri mendapat kuota sebanyak 12.542 ribu ekor untuk dikembangkan.
Wakil Walikota Samarinda H Nusyirwan Ismail saat memimpin langsung pertemuan tersebut. Dia mengatakan sekarang ini jumlah kebutuhan daging sapi di kota tepian baru mencapai 5 persen, selebihnya masih mengandalkan pasokan dari luar Kaltim.
”Jadi produksi sektor peternakan ini melalui program 2 juta populasi Sapi bisa menjadi salah satu peluang bisnis yang baik untuk dikembangkan warga,” kata Wawali.
Sementara, Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Samarinda Samsul Bachri mengutarakan dalam program ini selain melibatkan peran perusahaan tambang juga  pihak perbankan dan perusahaan kelapa sawit bisa mendukung mensukseskannya.
Selain ditambah juga dukungan oleh APBD I dan  II dengan target bibit sapi yang harus dicapai sebanyak  12.542 ekor.
”Dimana Samarinda dituntut untuk dapat melakukan pertambahan jumlah pengembangannya sebanyak 626 ekor pada tahun 2014 dan 2.974 ekor hingga tahun 2018,” rincinya.
Dalam pertemuan tersebut, pada dasarnya ke empat perusahaan tambang yang diundang menyatakan dukungannya. Namun agar pelaksanaan kedepannya bisa berjalan optimal maka salah satu dari perusahaan pertambangan tadi mengusulkan adanya sinergi berupa timbal balik berupa pembinaan teknis yang dilakukan Disnakan secara bertahap termasuk pula kejelasan status lahan pertambangan yang akan digunakan sebagai area pengembangan dan keberadaan kelompok ternak yang mengembangkan dengan dukungan infrastruktur seperti fasilitas kandang. ike

Wamenlu Singapura Sambangi Balaikota

Ajak Kerjasama Bidang Kelistrikan dan Air Bersih
 
SAMARINDA, Poskota Kaltim
Singapura berminat menawarkan kerjasama dalam hal pengelolaan air bersih dan kelistrikan dengan Pemkot Samarinda. Janji realisasi kerjasama tadi diungkapkan Wakil Menteri Luar Negeri Singapura, Masagos Zulkifli saat bertemu Wakil Walikota Samarinda H Nusyirwan Ismail bersama kepala SKPD di lingkungan Pemkot Samarinda, Kamis (07/05) kemarin di Balaikota.
Bagaikan gayung bersambut, kerjasama tersebut mendapat respon postif dari Pemkot Samarinda. Khususnya dalam hal pengelolaan air bersih. Mengingat kota Samarinda hingga saat ini masih mengalami kendala dalam hal produksi.
”Khusus pengelolaan air bersih dan kelistrikan tak dipungkiri Samarinda memang masih mengalami kendala dalam masalah produksi. Untuk itu tawaran ini patut dipertimbangkan,” kata Nusyirwan.
Tak hanya masalah air dan listrik, pagi ditawarkan kerjasama pengelolaan sampah. Karena menurut Sugeng selaku Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Samarinda, produksi sampah di Samarinda sudah mencapai 700 ton perhari.
”Jadi bila memang ada peluang investasi dalam pengelolaannya tentu tidak menutup kemungkinan akan menjadi solusi yang baik bagi pemerintah dalam pengelolaan sampah ini,” ungkap Sugeng.
Dalam pertemuan yang berlangsung kurang lebih 2 jam itu, kedua perwakilan otoritas itu banyak berdiskusi tentang banyak hal. Bahkan usai pertemuan pagi itu, Wawali sempat mengajak Zulkifli untuk melihat secara langsung kemegahan masjid Islamic Center seraya menunaikan  shalat Dzuhur berjamaah. ike

Pelatih Baru Persisam Minta Arahan Manajemen

Soal Kondisi Pemain dan Target Akhir LSI

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Pelatih baru Putra Samarinda (Pusam) Nil Maizar meminta masukan kepada manajemen Pusam soal kondisi skuad pemain dan target yang harus diwujudkannya dalam mengakhiri kompetisi Liga Super Indonesia (LSI) musim ini.
"Saya harus tahu dulu kekuatan tim yang akan saya tangani, karena itu bakal berpengaruh dengan target yang harus diwujudkan,"terang Nil Maizar  saat tiba di Samarinda beberapa waktu lalu.
Mantan pelatih timnas tersebut menghendaki segera dilakukannya latihan-latihan ringan, dengan harapan dia bisa segara membuat program latihan.
"Waktu kita menuju putaran kedua sangat mepet, sementara saya wajib mengenal dulu karakter pemain saya sebelum persiapan secara khusus, " terang Nil.
Manajer tim Agus Coeng Setiawan mengatakan bahwa setelah usainya pertandingan putaran pertama, beberapa pemain Pusam tengah menjalani latihan bersama timnas dan pulang kampung, meski manajemen tidak memberikan libur latihan.
“Memang tidak ada  libur buat pemain. Sebab jarak antara putaran pertama dan kedua sangat dekat. Kita bahkan sudah bertanding lagi Senin (19/5) nanti di Lamongan menghadapi Persela,” terang Agus Coeng.
Saat ini, lanjut Coeng ada lkima  pemain bergabung di Timnas. Aldaer Makatindu, Bayu Gatra, Loudry Meilana serta Lerby Aliandri, mengikuti pemusatan latihan Timnas U-23. Sementara M Roby menjadi wakil Pusam di Timnas senior.
Tak hanya 5 pemain tersebut, beberapa pemain juga tak berada di Samarinda. Fajar Legian izin pulang karena mertuanya meninggal dunia beberapa waktu lalu. Sementara Yus Arfandi, berangkat ke Balikpapan untuk berkumpul bersama keluarga istrinya.
“Tim kita saat ini hanya ada 23 pemain. Jadi kalau ada 7 pemain tak ada di mes, latihan jelas tak bisa dijalankan dengan maksimal,” ujarnya.
Nil Maizar kemarin juga sempat menanyakan soal kondisi tim terakhir, termasuk saat kalah atas Persiba Balikpapan. Selain itu ia menanyakan bagaimana kondisi pemain asing, serta pemain lokal.
“Kalau latihan bisa lebih cepat, saya ingin melihat permainan tim dan kondisi fisik mereka. Tapi kalau memang sudah dijadwalkan Senin, saya juga tak masalah,” ujarnya.
Kerja Nil Maizar di awal putaran kedua bisa dikatakan tak mudah. Sebab di tiga pertandingan awal, dua diantaranya harus menghadapi tim papan atas, yakni Persela Lamongan dan Mitra Kukar (24/5). Selanjutnya pada 3 Juni, Pusam menjalani laga tandang menghadapi Persiba Balikpapan. at

Atlet Cricket Kaltim Bisa Berkontribusi di PON 2016

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Asisten Bidang Kesejahteraan Rakyat Pemprov Kaltim H Bere Ali berharap atlet cricket dapat berkontribusi dalam perolehan medali, ketika Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX 2016 di Jawa Barat.  Serta atlet cricket Kaltim ke depan mampu membawa prestasi olahraga lebih baik. Terutama dalam mempertahankan medali yang telah diraih ketika PON 2012 di Riau.
“Saya berharap ke depan cricket Kaltim dapat berkontribusi besar bagi peroleh medali Kaltim, baik di tingkat nasional maupun internasional,” kata Bere Ali usai pelantikan Pengprov Persatuan Cricket Indonesia (PCI) Kaltim periode 2014-2018 dan pembukaan Rakorda PCI Kaltim di Ruang Ruhui Rahayu Kantor Gubernur, Kamis (8/5).
Dia berharap seluruh pengurus mampu mengemban amanah, tugas dan tanggung jawab yang diberikan, sehingga organisasi PCI dan cabang olahraga cricket ini akan senantiasa eksis dan mendapatkan perhatian yang baik dari masyarakat. Cricket adalah olahraga yang belum terlalu akrab di dalam masyarakat Kaltim, namun masyarakat patut bersyukur karena olahraga tersebut  mulai dimasyarakatkan dengan dibentuk organisasi PCI Provinsi dan PCI di Kabupaten/Kota se-Kaltim.
”Olahraga ini dimainkan di lapangan berumput. Esensi olahraga ini untuk mengarah pada pengembangan mental yang positif dan mengutamakan kejujuran, keadilan, menghormati orang lain, menerima keputusan wasit, bersikap sopan dan mampu mengendalikan diri,” jelasnya.
Menyukseskan olahraga tersebut, maka diharapkan seluruh pengurus dapat terus mensosialisasikan ke kabupaten/kota se Kaltim, dengan tujuan agar kelak Kaltim mampu memiliki atlet yang andal dan berkualitas, sehingga berhasil meraih prestasi yang membanggakan.
Agar pembinaan dan pengembangan olahraga ini mampu meraih prestasi yang membanggakan, perlu diadakan kompetisi secara berjenjang dan berkelanjutan, baik di tingkat lokal, nasional maupun internasional.
”Karena itu, pemerintah provinsi memberi apresiasi berdirinya organisasi tersebut. Kami berharap adanya PCI, olahraga ini akan semakin diminati dan makin populer di masyarakat,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Umum Pengprov PCI Kaltim Musyahrim mengatakan setelah pelantikan, pengurus akan melakukan seleksi atlet yang berhasil masuk tim cricket Kaltim pada PON XIX 2016 di Jawa Barat.
Karena itu, Pengprov PCI Kaltim akan melakukan berbagai pembinaan, salah satunya adalah dengan melakukan kejuaraan daerah (Kejurda) pada tahun ini. Dari hasil kejurda tersebut, baru dapat diketahui siapa yang akan memperkuat tim ini.
”Karena kita masih ada waktu dua tahun untuk menuju  PON di Jawa Barat. Dengan waktu tersebut, kami yakin mampu mencari atlet berbakat dan berkualitas, sehingga ketika PON nanti tim cricket Kaltim dapat memberikan terbaik bagi daerah,” jelasnya.
Pelantikan tersebut dirangkai dengan penyerahan peralatan cricket ke 10 kabupaten/kota yang diwakili tiga Pengurus PCI Kabupaten/Kota se Kaltim, yakni Samarinda, Balikpapan dan Kutai Timur oleh Asisten Bidang Kesejahteraan Rakyat Pemprov Kaltim Bere Ali yang didampingi Ketua Umum PB PCI James Tangkudung. mar

Pembangunan Pendidikan di Daerah Tak Dibedakan

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Kepala Dinas Pendidikan Kaltim H Musyahrim  mengatakan, Pemprov Kaltim berkomitmen untuk tidak membeda-bedakan pengembangan pembangunan pendidikan di daerah, baik yang dikelola Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan maupun Kementerian Agama, dengan tujuan untuk terus meningkatkan kualitas mutu pendidikan di daerah.
"Gubernur Kaltim  H Awang Faroek Ishak sejak memimpin Kaltim telah menyatakan akan memberikan perlakuan yang sama kepada seluruh satuan pendidikan di daerah, baik swasta dan negeri yang dikelola Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan maupun Kementerian Agama.
Hal ini tidak semua daerah melakukan. Karena itu, baik peningkatan kompetensi guru dan kualifikasi guru tidak dibedakan. Semua mendapatkan perlakuan yang sama. Termasuk pengembangan sarana dan prasarana di masing-masing sekolah,” papar H Musyahrim ketika ditemui di Kantor Gubernur Kaltim, Kamis (8/5).
Menurut Musyahrim, bentuk kongkret pembangunan pendidikan di daerah, yakni adanya program Wajib Belajar (Wajar) 12 Tahun yang merupakan salah satu program prioritas dilaksanakan Pemprov Kaltim. Bahkan Kaltim menjadi salah satu provinsi pelopor untuk pelaksanaan Wajar 12 Tahun. Hal itu tidak lain sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Kaltim.
Selain itu, terkait perbaikan ruang kelas rusak ringan dan rusak berat, baik sekolah umum maupun madrasah Pemprov juga terus memprogramkan pada 2014, agar permasalahan sarana dan rasarana pendidikan untuk ruang kelas bisa diminimalisir.
“Kami berharap ini bisa terlaksana dengan baik dan tentu dukungan pemerintah pusat juga sangat diperlukan. Karena itu, Pemprov Kaltim berkomitmen untuk tidak membeda-bedakan pengembangan kualitas pendidikan di daerah,” jelasnya.
Mushyarim menambahkan, komitmen Pemprov Kaltim dalam bidang pendidikan sudah tidak diragukan lagi. Dalam beberapa tahun terakhir sektor pendidikan selalu menjadi program prioritas Pemprov Kaltim dengan berbagai program dan terobosan untuk peningkatan kualitas pendidikan di Kaltim.
"Salah satu program Pemprov di bidang pendidikan yang selalu ditunggu masyarakat khususnya bagi pelajar dan mahasiswa di setiap tahunnya adalah Beasiswa Kaltim Cemerlang, yang memang dikhususkan bagi puluhan ribu putra-putri Kaltim untuk mendapatkan pendidikan terbaik.
Pelajar dan mahasiswa yang mendapatkan Beasiswa Kaltim Cemerlang tersebar di sejumlah daerah baik dalam maupun luar negeri. Untuk 2014, jumlah penerima Beasiswa Kaltim Cemerlang ditingkatkan dari tahun-tahun sebelumnya sejak 2009 berjumlah sekitar 30 ribu penerima menjadi 50 ribu penerima setiap tahunnya sampai dengan 2018,"paparnya.
Ditambahkan, Gubernur Kaltim  H Awang Faroek Ishak tidak henti-hentinya menyampaikan kepada seluruh masyarakat Kaltim untuk memanfaatkan Beasiswa Kaltim Cemerlang sebaik-baiknya untuk melanjutkan pendidikan hingga tingkat tertinggi.
Demikian halnya kepada putra-putri di kawasan perbatasan, pedalaman dan terpencil di Kaltim, gubernur  meminta agar bisa mengikuti program beasiswa ini untuk kemudian bisa mengabdi membangun daerahnya masing-masing sekembalinya dari menempuh pendidikan di luar daerah.
“Beasiswa ini untuk rakyat Kaltim. Dan kita harapkan juga dapat dinikmati oleh rakyat Kaltim sebagai investasi jangka panjang. Khusus untuk masyarakat perbatasan, hendaknya dapat memilih program studi (prodi) yang sesuai dengan karakter wilayahnya masing-masing, sehingga bisa diterapkan di daerah untuk pengabdian di masyarakat,” katanya.
Untuk wilayah perbatasan, sebut dia, bisa memilih prodi ketahanan dan keamanan nasional di Universitas Pertahanan (Unhan). Dan itu sudah dilakukan Pemprov dengan mengirimkan beberapa putra Sebatik dan daerah lainnya melalui program beasiswa untuk menempuh pendidikan di Unhan.
“Sebatik merupakan salah satu beranda depan NKRI. Daerah merasa ikut bertanggungjawab dalam upaya menjaga ketahanan dan keamanan negara disana. Dengan adanya mahasiswa asal Kaltim yang belajar di Unhan, sekembalinya mereka nanti bisa membantu TNI dan pemda dalam menyusun sistem pertahanan di wilayah perbatasan,” sebutnya.
Musyahrim menegaskan akan terus mengirimkan putra-putri Kaltim untuk menempuh pendidikan sesuai dengan prodi yang dibutuhkan daerah. Terutama untuk pengembangan sektor pertanian dalam arti luas, pariwisata dan industri olahan, termasuk sektor ketahanan.
“Kita akan lakukan dan mudah-mudahan tahun ajaran baru nanti bisa kita kirimkan lagi beberapa mahasiswa dari perbatasan untuk menempuh pendidikan di Unhan. Apalagi kita sudah menandatangani kesepakatan bersama dengan Unhan dalam rangka peningkatan kualitas sumber daya manusia Kaltim dalam bidang pertahanan dan keamanan,” tegasnya. mar

Porprov Ajang Jaring Altet PON

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Lembaga Kajian Olahraga Prestasi (Lekop) Kalimantan Timur menilai bahwa tujuan pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ke-IV di Samarinda, Kalimantan Timur sebagai ajang penjaringan atlet-atelt potensial yang akan dipersiapkan mengikuti PON ke-XX 2016 di Jawa Barat.
Ketua Lekop Kaltim Sabran Malisi di Samarinda, Rabu, mengingatkan jangan sampai pelaksanaan Porprov dijadikan sebagai ajang persaingan antar pesertanya untuk meraih gelar juara umum.
"Berbicara masalah even olahraga adalah prestasi dan jenjang selanjutnya, semakin banyak prestasi tercipta seperti pemecahan rekor nasional, maka tujuan dari Porprov tersebut semakin berhasil, jadi semuanya bukan bergantung pada gelar juara umum yang direbut,"papar Sabran Malisi.
Sabran menilai Samarinda sebagai tuan rumah Porprov masih berkepentingan untuk merebut gelar juara umum semata, sebagai tolak ukur keberhasilan pelaksanaan even olahraga se-Kaltim tersebut.
Padahal, ada hal yang lebih besar yang seharusnya dijadikan sebagai tujuan pelaksaan even yang akan digelar September 2014 tersebut.
"Salah satu indikasinya adalah cabang olahraga yang akan dipertandingkan pada Porprov yang hanya diinginkan 37 cabang olahraga, padahal mengacu pertandingan pada PON 2016 jumlah cabang yang dipertandingkan berjumlah 44 cabang," jelas Sabran.
Justru, Sabran menyayangkan keinginan KONI Samarinda bakal mempertandingkan cabang yang tidak dipertandingkan pada PON 2016, seperti Mua Thay dan Bolatangan.
"Sejauh ini cabang tersebut belum terdaftar di induk organisasi KONI Pusat, makanya belum dipertandingkan pada PON 2016 di Jawa Barat," imbuh Sabran.
Sabran berharap KONI Kaltim sebagai tim pengarah dan pengawas Porprov bisa memberikan arahan yang tepat kepada tuan rumah Porprov yakni KONI Samarinda.
"Jangan sampai pelaksanaan Porprov ini dijadikan sebagai ajang persaingan antar daerah untuk menjadi yang terbaik, namun lebih diarahkan kepada hal yang lebih besar untuk kepentingan Kaltim di PON 2016,"tegas Sabran Malisi. at

Pelatihan Aplikasi dan Telematika Gencar Digelar Diskominfo

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Dalam upaya memaksimalkan pelayanan publik bidang pendidikan dan pelatihan Teknologi Informasi Komunikasi khususnya terkait penggunaan internet secara benar dan sehat. Diskominfo Kaltim melalui Bidang Aplikasi dan Telematika terus melakukan peningkatan kualitas SDM bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dengan melaksanakan program pelatihan dasar-dasar Aplikasi dan Telematika (Aptel). Hingga menjelang akhir triwulan II, pelatihan sudah mencapai 845 peserta.
“Pelatihan sudah mencapai 845 peserta,  jauh melampaui target. Awalnya  kami hanya menargetkan melatih 500 peserta  dalam pencapaian program 100 hari kerja Gubernur dan Wagub . Nyatanya hingga saat ini  845 peserta yang dilatih,” ucap Kepala Diskominfo Kaltim melalui Kabid Aptel, Husaini, didampingi  Kasi Aplikasi Teknologi, Eddy S Samad, Kasi Telematika, Mushadillah, dan Kasi Media Informasi, Asnawi.
Lebih lanjut dijelaskan peningkatan target  jumlah peserta tahun ini sebanyak 500 peserta dari tahun lalu sebanyak 400 peserta, dimaksudkan untuk memberikankesempatan masyarakat mendapat pelatihan bukan hanya kalangan PNS.
“Pelatihan ini terbuka. Tidak hanya untuk kalangan PNS, tapi juga pelajar, mahasiswa, dan masyarakat umum,” tukasnya.
Ditambahkan Eddy S Samad,  peserta yang sudah dilatih dari awal tahun  ini  terdiri dari berbagai kalangan dan tingkatan pendidikan. Mulai dari pegawai, dharma wanita, hingga anak TK, pelajar, dan mahasiswa.
Khusus PNS, mereka diberi pelatihan tentang pembuatan hingga pengelolaan website. Pengetahuan itu dianggap paling dibutuhkan dalam menunjang tugas sebagai pengelola website resmi instansi masing-masing. Dimana sesuai harapan Gubernur yang mengharuskan setiap Satuan Kerja Perangkat Dinas di  Kaltim punya website resmi sebagai media informasi instansi pada era keterbukaan informasi publik.
“Tidak hanya punya website. Tapi juga harus dikelola secara professional. Pak Gubernur (Awang Faroek Ishak,Red) selalu mewanti agar informasinya selalu diperbaharui untuk memudahkan masyarakat memperoleh informasi berkaitan SKPD bersangkutan. Makanya operatornya perlu dilatih agar professional,” katanya.
Eddy S Samad menambahkan capaian peserta ini belum final. Kita masih akan terus memberikan pelatihan. Hari ini saja kita sedang melaksanakan pelatihan bagi operator pengelola website Dispora Kaltim, Dinkes Kaltim, BPMPD Kaltim, serta KPID Kaltim.
Tidak hanya itu, minggu depan sudah diagendakan pelatihan bagi pengelola website RSUD Abdul Wahan Sjacranie (AWS) Samarinda, RSUD Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan, dan RSUD Tarakan. mar

Perbatasan Sebagai Pusat Kegiatan Strategis

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Kepala Badan Pengelolaan Kawasan Perbatasan dan Derah terpencil Frederik mengatakan Pemprov Kaltim terus berkomitmen untuk membangun wilayah perbatasan sebagai pusat kegiatan strategis untuk peningkatan perekonomian masyarakat. Hal ini dimaksud agar bisa bersaing dengan negara tetangga yaitu Malaysia. Untuk itu kami mengajak semua dunia usaha untuk mewujudkan kawasan perbatasan sebagai pusat strategis Nasional.
“Kita ingin jadikan perbatasan sebagai pusat kegiatan strategis untuk peningkatan ekonomi, agar bisa bersaing dengan negara tetangga (Malaysia). Namun, menurutnya untuk mencapai cita-cita tersebut,wilayah perbatasan tentunya juga harus aman,” jelas Frederik saat menjadi narasumber Dialog Interaktif Kominfo melalui siaran RRI Samarinda, Selasa  (6/5) lalu.
Menurut Frederik, pengelolaan perbatasan memiliki nilai yang sangat strategis dan penting, karena terkait langsung dengan upaya penegakan kedaulatan negara, penegakan pertahanan dan keamanan negara, pendayagunaan sumberdaya dan pemerataan pembangunan, serta tanggung jawab dalam membangun daya saing warga masyarakat perbatasan untuk mengimbangi aktivitas sosial ekonomi masyarakat negara tetangga.
"Karena itu, pengelolaan wilayah perbatasan sangat penting, karena terkait langsung dengan upaya penegakan kedaulatan negera serta menjadi pemerataan pembangunan,"ujarnya.
Sementara itu Kepala Biro perbatasan, Penataan Wilayah dan Kerjasama Tri Murti Rahayu menyatakan, pembangunan daerah perbatasan merupakan tanggungjawab semua sektoral. Jadi bukan hanya tanggungjawab pemerintah daerah saja, tetapi seluruh pemangku kepentingan baik pusat maupun daerah bahkan TNI dan Polri. Hal  ini sangat strategis khususnya dalam upaya melibatkan dan pemberdayaan masyarakat dalam pembangunan, sekaligus akan terbangun ketahanan kewilayahan.
"Kebersamaan antara TNI dengan Pemerintah Daerah terus terjalin dengan baik, terutama di Kaltim. Banyak tugas yang harus diselesaikan TNI di Kaltim, terutama masalah perbatasan. Namun demikian, hal itu akan terus ditingkatkan penanganannya. Sementara, peningkatan kebersamaan antara TNI dengan Pemerintah Provinsi dapat terus dijaga dengan baik, sehingga pembangunan di daerah ini dapat terwujud," tandasnya. mar

Pendidikan TNI Modal Sukses di Masa Depan

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Gubernur Kaltim H Awang Faroek Ishak menyatakan pendidikan yang dilakukan sejumlah Tentara Nasional Indonesia (TNI) adalah modal untuk mendukung para TNI menuju kesuksesan di masa depan. Terutama yang diikuti peserta Kuliah Kerja Dalam Negeri (KKDN) pertahanan wilayah pendidikan regional (Hanwil Dikreg) XLI Sekolah staf dan Komando (Sesko) TNI 2014.
"Diharapkan dengan mengikuti KKDN, TNI yang mengikuti tahun ini mampu mendukung ketahanan daerah di masing-masing provinsi. Saya yakin melalui Sesko TNI, diharapkan mampu menjadi modal para TNI untuk menuju masa depan yang lebih baik dan mendukung kinerja pemerintah dalam ketahanan di daerah,” kata Awang Faroek Ishak saat memberikan paparan dihadapan 44 peserta KKDN Hanwil Dikreg XLI Sesko TNI Tahun Ajaran (TA) 2014 di ruang pertemuan Gubernur Kaltim Lantai II, Rabu (7/5).
Menurut dia, Sesko merupakan salah satu pendidikan yang tinggi di kalangan TNI. Dengan tujuan meningkatkan kemampuan analisis, strategi para siswa Sesko TNI terhadap komponen sumberdaya ketahanan nasional yang ada. Selain itu, diharapkan peserta Sesko mampu merumuskan strategi pemanfaatan pertahanan wilayah agar memiliki daya tangkal dan konsep pertahanan yang bersinergi, mantap, andal dan dinamis.
“Karena itu, saya berharap setelah lulus dari Sesko TNI, seluruh peserta dapat mendukung pemerintah di daerah dalam mempertahankan ketahanan keamanan di daerah, menuju masyarakat yang aman dan sejahtera,” jelasnya.
Mendukung tujuan dari kunjungan peserta KKDN Hanwil Dikreg Sesko TNI ke Kaltim, maka Pemprov Kaltim siap memberikan data tentang perkembangan pembangunan yang dilakukan pemerintah di daerah.
Karena, hal itu merupakan kewajiban yang harus dilakukan Pemprov Kaltim. Apalagi Pemprov Kaltim telah meraih berbagai prestasi sesuai dengan kinerja yang dilakukan, terutama dalam keterbukaan informasi.
Karena itu, Pemprov Kaltim menerima penghargaan terbaik pertama dari Kementerian Komunikasi dan Informasi tentang keterbukaan publik. “Semua peserta silahkan saja mengakses di Bappeda kami, jika memang ingin mengetahui data tentang perkembangan pembangunan di daerah,” tandasnya.
Menurut dia, pada era keterbukaan saat ini, semua harus disampaikan. Karena itu, seluruh masyarakat, terutama peserta bisa saja langsung mengakses data melalui website Bappeda Kaltim. Dengan data yang akurat dan benar, maka pemerintah mampu memutuskan kebijakan yang benar. Dari pertemuan tersebut dirangkai dengan penyerahan plakat kenang-kenangan dari Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak yang diterima Pimpinan Rombongan KKDN Hanwil Dikreg XLI Sesko TNI TA 2014 Brigjen TNI Nunu Nugraha. mar

Masyarakat Diajak Wujudkan Kenyamanan Berlalu Lintas

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Asisten I Sekprov Kaltim, Aji Sayid Faturrahman mengajak  masyarakat Kaltim untuk bersunguh-sungguh dan daya upaya sekuat tenaga mencegah dan secara signifikan mengurangi kecelakaan lalu lintas. Semua punya peran turut bertanggung jawab mewujudkan kenyamanan dan ketertiban lalu lintas.
"Kita semua harus meningkatkan upaya mencegah dan mengurangi terjadinya kecelakaan lalu lintas. Seperti mendorong peningkatan pengetahuan tentang keselamatan di jalan raya kepada masyarakat luas, melaksanakan bimbingan dan penertiban sopir angkutan umum, serta sosialisasi narkoba yang berbahaya bagi pengemudi kendaraan, dan lainnya," kata  Aji Sayid Faturrahman membacakan  sambutan Gubernur Kaltim, Awang Faroek Ishak dalam  acara  pelopor keselamatan berlalu lintas lintas forum komunikasi lalu lintas dan angkutan jalan Kaltim 2014, di Halaman Parkir Stadion Segiri Samarinda, Sabtu (10/5) lalu.
Dikatakan kegiatan ini diharapkan  memberikan  dampak positif kepada semua pihak dalam rangka mewujudkan keselamatan lalu lintas dan ketertiban angkutan jalan. Yakni meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mematuhi peraturan berlalu lintas, dan terwujudnya keselamatan, serta tertibnya berlalu lintas. Gerakan nasional pelopor keselamatan berlalu lintas merupakan program yang dicanangkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sebagai ajakan bagi seluruh komponen masyarakat untuk berpartisipasi mencegah atau setidaknya mengurangi terjadinya kecelakaan berlalu lintas.
Hal tersebut didasari keselakaan lalu lintas telah menjadi perhatian PBB karena semakin banyaknya korban jiwa akibat kecelakaan yang terjadi. "Makanya pemprov tidak ingin tinggal diam. Kita tidak ingin lagi ada nyawa melayang sia-sia di jalan. Kita tidak ingin kehiangan calon generasi penerus bangsa hanya karena meninggal akibat kecelakaan," tandasnya.
Dijelaskan,  berdasarkan data organisasi kesehatan dunia (WHO), terdapat sekitar 1,2 juta jiwa meninggal dunia dalam kecelakaan jalan raya setiap tahunnya. Kemudian 50 juta orang korban juta kecelakaan mengalami luka srius maupun cacat tetap. Catatan WHO tersebut menunjukan korban kecelakaan lalu lintas jumlahnya jauh lebih tinggi ketimbang korban perang. Selama delapan tahun perang teluk berlangsung hanya menyebabkan korban meninggal 1,2 juta jiwa atau sekitar 150 ribu jiwa per tahun. Sementara kecelakaan lalu lintas, setiap tahunnya menewaskan 1,2 juta jiwa.
Disisi lain terdapat sumber lain menyebut di Indonesia terdapat 25 ribu lebih jiwa meninggal pada 2013 atau turun dibangdingkan 2012 yang mencapai 27 ribu jiwa meninggal. Hanya saja angka ini membuat rata-rata meninggal dunia akibat kecelakaan sekitar 80 orang perhari.
"Program pencegahaan dimaksud bertujuan untuk mewujudkan target pencanangan gerakan dasawarsa keselamatan di jalan raya 2011 - 2020, yakni mampu mengurangi jumlah korban mencapai 50 persen," katanya.
Kapolda Kaltim melalui Direktur Lantas Polda Kaltim, Kombespol Rudi Sumardiono menambahkan, kondisi kecelakaan di Kaltim memang menurun 8,7 persen dari 2012 sekitar 1.410 kasus menjadi 1.285 kasus pada 2013. Tapi untuk kematian di jalan meningkat 22 persen dari 433 orang pada 2012 menjadi 530 orang pada 2013.  Secara keseluruhan, sepanjang 2013 terdapat 1.286 kasus. 530 orang meninggal dunia, 455 orang mengalami luka berat, dan 1.062 orang luka ringan.
"Kondisi ini dinilai terjadi karena masyarakat kurang patuh dan taat dalam berlalu lintas. Padahal kalau mau selamat harus patuh dan taat terhadap peraturan keselamatan berlalu lintas, serta beretika dalam berlalu lintas," sebutnya.
Kondisi tersebut mendasari pelaksanaan pelopor keselamatan berlalu lintas lintas forum komunikasi lalu lintas dan angkutan jalan Kaltim ini. Ini dimaksudkan agas pemerintah bersama pemangku pentingan dan masyarakat bersinergi meningkatkan kesadaran bersama berlalu lintas yang baik.
"Keselamatan dapat terwujud jika ada kesadaran berlaluntas. Maka perlu disadarkan. Melalui kegiatan seperti ini salah satu upayanya. Mengajak semua terlibat," katanya.
Kegiatan tersebut dilanjutkan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Direrktorat Lantas Polda Kaltim dengan Organda Kaltim dan BNNP Kaltim dalam rangka pelaksanaan dekade aksi keselamatan berlalu lintas. Selain itu juga dilakukan penyematan pin pelopor keselamatan berlalu lintas ke pengembudi angkutan umum dan pemasangan stiker keselamatan berlalu lintas di kendaraan umum masing-masing. Termasuk ditunjukan peragaan cara berkendaraan yang benar sesuai petunjuk keselamatan berkendara. mar

Pengurus LPTQ Harus Jadi Pelopor Pengamalan Al Qur?an

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Wakil Gubernub Kaltim HM Mukmin Faisyal HP berharap melalui Musyawarah Nasional (Munas) Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ), pengurus dapat menjadi pelopor pengamalan Al Qur’an, baik di daerah maupun secara nasional. Karena, dengan pengembangan Al Qur’an diharapkan mampu meningkatkan ukhuwah islamiyah umat Islam di negara ini. Bahkan diharapkan pengurus LPTQ semangat dalam menyiarkan ajaran Islam kepada masyarakat melalui pengamalan Al Qur’an.
“Al Qur’an bukan hanya di baca, tetapi juga harus diamalkan arti dan maknanya. Karena itu, saya berharap pengurus LPTQ dapat menjadi pelopor pengamalan Al Qur’an di masyarakat. Caranya tentu telah banyak dilakukan, yakni dengan selalu menggelar Musabaqah Tilawatil Quran. Melalui pengamalan tersebut, diharapkan umat Islam di negara ini dapat menjadi pelopor pengamalan Al Qur’an,” kata Mukmin Faisyal saat menghadiri Munas LPTQ XV di Balikpapan, Jumat (9/5) lalu.
Melalui Munas tersebut, pengurus LPTQ dapat mensosialisasikan kepada masyarakat bagaimana membaca dan mengamalkan Al Qur’an yang benar. Sehingga pengetahuan masyarakat terhadap Al Qur’an lebih baik.
Menurut dia, Al Qur’an adalah kitab suci yang diperlukan manusia yang mempunyai jiwa dan pikiran terbuka. Karena itu, menjadi kewajiban umat Islam untuk senantiasa membaca, menghafal dan kemudian mengaplikasikan ajaran Al Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
”Saya yakin Al Qur’an sangat penting bagi umat Islam, untuk dibaca, dihafalkan dan diajarkan yang dipastikan akan berdampak positif terhadap sikap atau kepribadian umat, yaitu menjadi insan yang beriman dan bertaqwa, serta baik moral,” jelasnya.
Munas LPTQ sangat penting dalam rangka membuat dan mengevaluasi program kerja, baik yang sudah maupun yang akan dilaksanakan, dengan harapan apa yang menjadi masalah atau kendala akan dapat diatasi dengan baik. Begitu pula dengan program, akan dapat dilaksanakan dengan perencanaan dan pelaksanaan yang baik.
Direktur Jenderal (Dirjen) Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kementerian Agama (Kemenag) Prof Dr H Abdul Djamil mengatakan LPTQ berperan membangun pengembangan Al Qur’an di negara ini.
”Karena itu, LPTQ perlu bersinergi dan menjalin kerjasama serta kemitraan dengan lembaga-lembaga dan yayasan masyarakat yang bergerak di bidang pendidikan Al Quran. LPTQ perlu memberikan motivasi, stimulasi dan pembinaan terhadap lembaga-lembaga dan yayasan tersebut, sehingga pengembangan Al Qur’an lebih baik,” pungkasnya. mar

Masyarakat Diajak Promosikan Potensi Wisata Kaltim

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Gubernur Kaltim  H Awang Faroek Ishak mengajak kepada seluruh masyarakat Kaltim, khususnya yang mempunyai hobi travelling (jalan-jalan) atau berwisata, ikut memperkenalkan dan mempromosikan potensi wisata yang tersebar di daerah ini. Hal itu, dapat dilakukan dengan menceritakan dan menyebarluaskan informasi potensi wisata di Kaltim kepada sanak saudara, teman maupun orang-orang yang ditemui ketika sedang dalam perjalanan ataupun saat melakukan kunjungan ke daerah lain.
“Pengalaman dan wawasan tentang Kaltim, khususnya objek-objek wisata yang pernah dikunjungi, bisa dipromosikan dengan berbagi kisah kepada wisatawan lainnya yang ditemui saat berkunjung ke satu tempat wisata di wilayah Indonesia,” jelas Awang Faroek Ishak belum lama ini.
Awang Faroek menambahkan, Kaltim cukup kaya akan keanekaragaman seni budaya, serta nilai-nilai luhur yang dijunjung tinggi oleh masyarakat Kaltim yang meliputi budaya pesisir, keraton dan pedalaman. Potensi wisata Kaltim harus bisa menjadi kebanggaan bersama dan seharusnya dapat dikenalkan kepada masyarakat Indonesia dan masyarakat dunia.
“Terlebih lagi sebagai daerah tujuan wisata di Indonesia, Pemprov Kaltim telah menjadikan sektor pariwisata sebagai unggulan daerah dalam meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat. Dan  Kaltim memiliki berbagai potensi objek wisata, seperti wisata bahari di Kepulauan Derawan, wisata ecotourism Taman Nasional Kayan Mentarang (TNKM) di Malinau, Taman Nasional Kutai (TNK) di Kutai Timur, riam sungai di Kutai Barat dan Mahakam Ulu.
Menurut Awang Faroek, ada beberapa even kepariwisataan yang perlu mendapat promosi ke masyarakat luas misalnya Erau di Tenggarong, Kutai Kartanegara, Birau di Berau dan Bulungan, Irau di Malinau dan Tana Tidung, Festival Kemilau Seni Budaya Benua Etam, Festival Japin Internasional, Festival Mahakam dan pesta adat di beberapa kabupaten/kota.
“Even-even kepariwisataan tersebut secara rutin dilaksanakan setiap tahun yang tentunya memerlukan promosi yang perlu disebarkan secara luas, tidak terkecuali bagi pihak swasta harus pro aktif dalam mempromosikan kegiatan kepariwisataan tersebut secara nasional bahkan internasional,” katanya.
Ditambahkan, Pemprov Kaltim bersama kabupaten/kota terus membenahi infrastruktur penunjang objek wisata di daerah. Mulai dari jalan akses, perhotelan, restoran dan sarana transportasi terus diperbaiki dan dilengkapi, guna menjadikan sektor pariwisata sebagai sektor unggulan dalam struktur perekonomian Kaltim.
"Sekarang ini, Pemprov bersama dengan kabupaten/kota terus berupaya melakukan pembenahan penunjang objek wisata di masing-masing daerah, baik itu infrastruktur jalan, perhotelan maupun sarana transportasinya, sehingga dengan dengan dermikian para pengunjung akan merasa senang, bukan itu saja semakin banyaknya pengunjung yang melakukan kunjungan ke objek suatu daerah, tentu akan memberikan dampak yang positif terhadap peningkatan tarap hidup masyarakat khususnya yang ada disekitar objek wisata tersebut," paparnya. mar

PemproV Harus Mampu Transformasi Ekonomi

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Untuk mewujudkan masyarakat Kaltim yang sejahtera, pemerintah harus mampu melakukan transformasi ekonomi dari Sumber Daya Alam (SDA) tak terbarukan ke SDA terbarukan.
"Transformasi itu diperlukan agar pada saat SDA tak terbarukan semakin menipis cadangannya, maka dapat disubstitusi dengan SDA terbarukan,” Kata Plt Sekprov Kaltim H Rusmadi mewakili Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak saat membuka Rakorda Kelitbangan Kaltim 2014.
Karena itu, kata dia, mulai sekarang ini perlu diwujudkan ekonomi berbasis Sumber Daya Alam (SDA) terbarukan melalui pengelolaan sektor pertanian dalam arti luas serta pengoptimalan sektor non migas dalam mendukung program pembangunan daerah.
Menurutnya, Provinsi Kaltim  merupakan salah satu provinsi yang dikaruniai sumber  daya alam yang cukup besar, baik sumber daya alam terbarukan  maupun sumber daya alam tak terbarukan  dengan sumber daya alam yang besar itu merupakan modal dasar pembangunan.
Meskipun demikian lanjut dia,  tidak dapat diharapkan seterusnya  pada Sumberdaya Alam Tak terbarukan,  seperti migas dan mineral, karena pada suatu saat nanti akan habis.
Dijelaskan, memasuki Tahun I RKPD 2014 arah kebijakan Pemprov Kaltim  memiliki makna strategis mengingat kinerja yang di capai akan menjadi dasar atau faktor penentu keberhasilan bagi tema pembangunan tahap-tahap berikutnya.
“Arah dan kebijakan Pemprov Kaltim  memberikan perhatian yang cukup besar terhadap pembangunan, khususnya dalam penguatan fondasi transformasi sosial ekonomi melalui model pembangunan ekonomi hijau yang di rasa mampu memberikan keseimbangan antara pilar ekonomi, lingkungan dan  social,” jelasnya.
Untuk mencapai sukses pembangunan di Kaltim  diperlukan program-program  strategis yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat Kaltim. Karena itu, Pemprov Kaltim  mendukung adanya program pengembangan pembangunan melalui usaha-usaha penelitian dan kajian, utamanya yang dilakukan Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) kaltim, Perguruan Tinggi dan pihak terkait lainnya yang selama ini sudah berjalan dengan baik.
“Balitbangda Kaltim ke depan harus melakukan penelitian-penelitian yang aplikatif untuk diperoleh rekomendasi dalam rangka meningkatkan pendapatan sektor pertanian termasuk didalamnya sub sektor perkebunan, peternakan dan perikanan,” tegasnya.
Sementara itu Kepala Balitbangda Kaltim Hj Halda Arsyad mengatakan,Latar belakang pelaksanaan kegiatan Rapat Koordinasi Daerah (RAKORDA) Kelitbangan se-Kaltim  2014 bertujuan mengkoordinasikan dan membahas kegiatan kelitbangan di daerah dan  diharapkan ada nuansa baru yang berbeda dari sebelumnya. Dimana lebih memfokuskan pada litbang yang aplikatif yang dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.
“Dengan digelarnya Rakordan Kelitbangan  2014 ini, mampu merumuskan berbagai kebijakan di bidang penelitian dan pengembangan pada penyelenggaraan pemerintahan daerah,” ungkapnya.
Sedangkan tujuuan kegiatan Rakorda,  kata dia, untuk meningkatkan kualitas penelitian dan pengembangan melalui agenda litbang yang aplikatif dengan memberikan kesempatan kepada semua stakeholder yang terkait dengan litbang, untuk menyamakan persepsi dan mensinergikan program dan kegiatan kelitbangan guna mewujudkan dan mensukseskan program pembangunan daerah menuju Kaltim maju  2018. john

Polisi Cilik Ajarkan Disiplin BerLalu Lintas

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Gerakan serasi tegas dan atraktif yang ditunjukan para pelajar yang tergabung dalam polisi cilik, menjadi pembuka pelaksanaan sosialisasi pelopor keselamatan berlalu lintas dirlantas Polda Kalimantan Timur. Kekompakan anak-anak ini menjadi bukti ketekunan dan kedisplinan para polisi cilik yang ingin ditularkan kepada para pengguna kendaraan dalam berlalu lintas.
Belasan polisi cilik turut serta meramaikan sosialisasi gerakan nasional pelopor keselamatan berlalu lintas yang berlangsung lapangan parkir Gedung Olahraga Segiri.
Dalam kegiatan ini, para polisi cilik memperagakan variasi gerakan bertema tertib lalu lintas dan yel-yel polisi cilik di depan peserta sosialisasi gerakan nasional pelopor keselamatan berlalu lintas yang terdiri dari pelajar dan pengemudi angkutan kota dan bus.
Kekompakan para pelajar ini merupakan buah dari kedisplinan anak anak ini dalam berlatih kegiatan baris berbaris,  dari itu Direktur Lantas Polda Kaltim Rudy Sumardiyanto mengharapkan agar kedisplinan para polisi cilik bisa menular kepada para pengendara kendaraan bermotor dalam berlalu lintas.
Selain atraksi polisi cilik,  dalam sosialisasi ini juga ditampilkan bagaimana cara mengendaraan roda dua dan empat dengan baik dan benar, yang dibimbing langsung oleh instruktur profesional.
Penggunaan obat-obatan terlarang seperti narkoba dituding menjadi biang maraknya kecelakaan lalu lintas pada kendaraan umum, dari itu petugas kepolisian bersama Organda Kaltim langsung melakukan tes urine terhadap pengguna kendaraan bus dan angkot.
Rudy Sumardianto mengatakan bahwa tertip berlalulintas harus didasarkan pada kesadaran dari hati masing-masing pengguna jalan, dan jangan menunggu ada atau tidaknya petugas.
"Untuk tertip tidak perlu dirajia setiap saat, karena tertip lalu lintas itu untuk diri sendiri dan sesama pengguna jalan, 99 persen kecelakaan dijalan adalah akibat tidak tertipnya pengguna jalan," kata ruddy.
Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas ini lanjut Ruddy sengaja diberlakukan guna menekan angka kecelakaan dalam lalu lintas dikalangan masyarakat yang semakin bertambah setiap tahunnya. Adanya kegiatan ini, angka kecelakaan lalu lintas Kaltim bisa diminimalisir.
“Semua stakeholder harus memiliki satu persepsi. Jadi bukan saja tanggung jawab Pemerintah, Dinas PU maupun Polresta tapi juga para pengguna kendaraan. Tujuannya gerakan ini untuk menyadarkan masyarakat sejak dini bagaimana keselamatan dijalan raya,” kata Ruddy.
Program ini, tambahnya, merupakan tidak lanjut dari rencana umum keselamatan nasional. Ada lima pilar yang harus dijabarkan dan ditindaklanjuti dalam kegiatan ini diantaranya manajemen keselamatan jalan, jalan yang berkeselamatan, kendaraan yang berkeselamatan, perilaku pengguna jalan yang berkeselamatan dan penanganan korban pasca kecelakaan.
“Ini merupakan program yang sudah dicanangkan Presiden Republik Indonesia di tingkat nasional. Seluruh jajaran stakeholder harus terlibat, karena keselamatan merupakan tangsung jawab kita semua,” tegas Ruddy.
Perlu diketahui lanjut Ruddy kecelakaan lalu lintas di Indonesia cukup memprihatinkan. Menurut data yang di lansir dari Korps lalu lintas Mabes Polri jakarta pada tahun 2013, lebih dari 25.000 orang meninggal dunia karena kecelakaan. Jumlah itu sangatlah besar dan menjadi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Untuk itu, dicananangkan dasawarsa keselamatan di jalan raya.
Untuk data di Kaltim, pada tahun 2012 terdapat 249 kecelakaan lalu lintas dengan jumlah meninggal dunia 67 jiwa, sedangkan tahun 2013 menurun menjadi 205 kecelakaan  namun jumlah korban meninggal dunia justru naik menjadi 85 jiwa.
Beberapa langkah telah dilakukan jajaran kepolisian untuk mengurangi kecelakaan lalu lintas. Diantaranya melakukan kerjasama  dengan beberapa sekolah terutama SMP. Berbagai razia kendaraan pun telah dilakukan untuk memberikan hukuman yang sifatnya pembinaan. Selain itu, juga dilakukan pendekatan hukum bagi para pengendara yang tertangkap.
“Kita sosialisasikan bahaya berkendara motor pada anak-anak diusia 17 tahun. Secara psikologis mereka sedang mencari jati diri sehingga begitu dijalan ada temannya balapan dengan emosi mereka akan ikut-ikut. Hal itu bukan saja membahayakan mereka tetapi juga pengguna jalan lain,” jelas Ruddy.
Sementara itu untuk menggaungkan pentingnya keselamatan berlalu lintas ditlantas polda kaltim memasang stiker tentang keselamatan berlalu lintas, di sejumlah tempat dan di angkutan umum. M4n

Suhu Panas di Samarinda Masih Normal

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bandara Temindung Samarinda memprediksi suhu panas Kota Samarinda masih dalam kondisi normal, antara 32 hingga 33 derajat celcius.
Kepala BMKG, Sutrisno mengatakan, suhu pada beberapa minggu ini sangat terik berada pada 33 derajat celcius.
"Saat ini, cuaca panas di Samarinda masih pada kisaran 32 hingga 33 derajat celcius. Jika dirasakan sangat terik, namun belum mencapai angka 37 derajat celcius. Hanya saja, dengan suhu panas itu menimbulkan resiko terhadap kesehatan dan karena banyak debu," kata Sutrisno.
Ditambahkannya, kalau musim panas, maka rentan debu dan berpotensi penyakit Infeksi Saluran Pernafasan (ISPA) dan muntah berak dapat menyerang siapa saja. Selain itu, kondisi angin juga dalam kondisi normal dan belum menunjukkan perubahan signifikan. Kecepatannya berkisar 5-12 knot.
"Potensi hujan bulan ini cenderung menurun, namun berpotensi hujan pada pertengahan Mei," jelasnya.
Saat ini masih dalam proses peralihan sehingga cuaca seperti hari ini (Minggu) masih akan terus berlangsung. Namun, BMKG Bandara Temindung Samarinda lanjut dia tetap mengingatkan warga agar mewaspadai terjadinya musibah kebakarang yang kerap terjadi di Kota Samarinda saas cuaca panas. aon

Mei-Oktober Kaltim Siaga Bencana Asap

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kaltim  Wahyu Widhi Heranata, mengatakan memasuki bulan Mei hingga Oktober mendatang, wilayah Kaltim  beserta 8 provinsi lainnya seperti  Jambi, Lampung, Riau, Sumatera Selatan, Nangroe Aceh Darussalam, Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah, memasuki musim kemarau dan berstatus siaga terhadap bencana asap yang diakibatkan oleh kebakaran hutan.
"Karenanya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kalimantan Timur menyatakan kesiapannya dalam mengadapi bencana asap seperti terjadi di Riau beberapa waktu lalu.  Kami bersiap menghadapi bencana asap dengan menyiapkan 1 buah pesawat herkules dan beberapa personil dalam rangka mobilisasi ke wilayah Pulau Kalimantan,” kata  Wahyu Widhi Heranata, pada acara fasilitasi pengurangan resiko bencana berbasis dunia usaha di Kantor  Gubernur Kaltim, beberapa hari lalu.
Menurutnya, kondisi Kaltim secara empiris bisa dilihat dengan perubahan kondisi biofisik alam, pemanasan global dan perubahan iklim degradasi sumber daya alam serta  lingkungan. Hal ini menimbulkan berbagai fenomena alam yang memicu terjadinya bencana seperti El Nino atau gejala gangguan iklim yang menyebabkan kekeringan dan kemarau panjang.Selain peran pemerintah, peran Lembaga atau asosiasi dunia usaha sangat penting dalam penanggulangan bencana.
“Diharapkan Lembaga atau Asosiasi dunia usaha bersinergi secara utuh dan terpadu dalam upaya pengurangan resiko bencana untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat dari ancaman bencana," tandasnya.
Ditambahkan, dalam jenisnya ada bencana yang termasuk dalam bencana kegagalan teknologi, dan untuk Kalimantan timur terutama kota Balikpapan, Bontang, Muara badak, memiliki daftar tertinggi terhadap kegagalan teknologi.
“Bencana kegagalan teknologi disini dapat diibaratkan seperti kilang minyak meledak.  Kami sudah punya rencana kontinjensi. Kontijensi ini tidak lain isinya adalah pembagian peran siapa berbuat apa, dan bertanggung jawab apa, dan ini melibatkan 3 pilar yakni pemerintah, dunia usaha dan masyarakat.”tuturnya.
Wahyu Widhi menjelaskan  hasil rapat kerja nasional (Rakernas) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menempatkan Kaltim sebagai salah satu dari sembilan provinsi di Indonesia yang memiliki high risk (resiko tinggi) terjadinya bencana kebakaran lahan dan hutan akibat perubahan iklim.
“Rakernas BNPB baru lalu menyebutkan Kaltim  masuk dalam salah satu dari sembilan provinsi yang memiliki kerawanan terhadap bencana kebakaran lahan dan hutan,” ujarnya.
Selanjutnya, BPBD Kaltim telah mengumpulkan BPBD kabupaten dan kota se-Kaltim dan Kaltara untuk mempersiapkan langkah antisipasi guna pencegahan dan penanggulangan jika terjadi kasus bencana kebakaran lahan dan hutan di daerah.
Terdapat beberapa kabupaten yang terindikasi berpotensi dan memiliki resiko tinggi terhadap bencana kebakaran. Diantaranya, Kabupaten Kutai Timur, Kutai Kartanegara, Bulungan dan Paser.
Namun, dari daerah-daerah tersebut yang sudah melakukan langkah-langkah antisipasi bahkan siap melaksanakan penanggulangan apabila terjadi bencana kebakaran lahan dan hutan adalah Kabupaten Kutai Timur dan Paser.
“Walaupun sudah diindikasikan beberapa daerah berisiko tinggi dan berpotensi terjadinya kebakaran lahan dan hutan. Namun, secara keseluruhan setiap daerah baik kabupaten maupun kota mempersiapkan diri untuk melakukan langkah-langkah antisipasi,” ujarnya.
Khususnya melalui institusi yang terkait BPBD dan pemadam kebakaran untuk meningkatkan kualitas dan kemampuan para petugas di lapangan serta memberikan dukungan sarana dan prasarana atau peralatan pemadaman.
“Jujur saja kami mengakui merasa belum memiliki sarana dan prasarana serta peralatan yang lengkap untuk mengantisipasi kebakaran dan bencana-bencana lainya. Namun, kita terus berupaya untuk melengkapinya melalui alokasi APBN, APBD provinsi maupun kabupaten dan kota  serta meningkatkan kemampuan para petugas lapangan,” ungkap Wahyu. mar

Satu Rumah Warga Jadi Arang

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Kebakaran kembali terjadi di Kota Samarinda. Kali ini menimpa Rumah warga di RT 03 Kebon Agung Kelurahan Lempake Samarinda sekitar pukul 24.00 wita.
Api diduga akibat konsleting listrik dari bangunan bagian belakang di Rumah Abu Bakar.
Kepada petugas,  Abu Bakar mengaku api tiba-tiba langsung membesar dari belakang rumah.
"Saat itu saya bersama keluarga sedang beristirahat di kamar masing-masing tiba-tiba saja muncul asap tebal. Ketika dilihat ternyata api sudah membesar di belakang rumah," kata Abu Bakar.
Melihat api sudah membesar iapun membangunkan seluruh penghuni rumah dan langsung keluar rumah tanpa membawa barang apapun.
"Saya tidak tahu penyebabnya, namun sebelum kebakaran dipastikan ada warga yang memperbaiki saluran listrik dibelakang rumah," kata Abu Bakar.
Tidak ada korban jiwa akibat kejadian ini, namun kerugian mencapai Ratusan juta Rupiah.
Sementara itu untuk mengungkap penyebab pasti terjadinya kebakaran itu, petugas kepolisian dari Polsekta Samarinda Utara memeriksa sejumlah saksi, termasuk mencari petugas PLN yang melakukan perbaikan sebelum terjadi kebakaran. M4n

Polda Kaltim Amankan 1,5 Ton Solar Ilegal di Palaran

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Langkanya Bahan Bakar Minyak didaerah yanag kaya akan Sumber Daya MIneral di Kaltim memang mengherankan, maka wajar jika petugas Kepolisian melakukan penyelidikan terkait hilangnya BBM jenis Solar dipasaran.
Dan masyarakat patut memberikan apresiasi akan kiprah aparat penegak hukum yang berhasil mengamankan 1,5 ton bahan bakar minyak jenis solar di Kecamatan palaran dan berhasil menangkap satu orang warga yang berperan sebagai penimbun BBM ini.
Kapolresta Samarinda Kombes Pol antonius Wisnu Sutirta melalui Kapolsek Palaran Kompol Yos Solata mengatakan bahwa jajaran kepolisian berhasil mengamankan satu orang warga Palaran yang diduga menjadi penimbun BBM jenis solar.
Berdasarkan pemeriksaan yang dilakukan Unit Jatanras Polda Kaltim beberapa waktu lalu, Yos mengatakan bahwa BBM ini merupakan BBM subsidi yang diduga berasal dari SPBU yang berada diwilayah Samarinda dan Kecamatan Palaran.
BBM ini kemudian dikumpulkan di rumah pelaku dan rencanannya akan dijual kembali ke industri atau bahan bakar angkutan batu bara di perusahaan pertambangan batu bara dilingkungan palaran.
Tersangka SU (59) warga Jl Melanti Palaran ditangkap Sabtu lalu (3/5) di rumahnya setelah pihak kepolisian menggerebek lokasi penimbunan BBM miliknya di Jl HB Suprano.
"Meski Jajaran Reskrim Polda yang melakukan penangkapan, namun proses hukumnya diserahkan kepada Polsek Palaran, termasuk barang bukti dan satu orang tersangka dalam kasus ini," kata Yos.
Sementara itu SU pelaku penimbunan solar mengaku bahwa solar tersebut dikumpulnya dan akan ke jual kedaerah luar. Sedangkan asal solar, tersangka masih enggan mengungkapkannya. Dari informasi yang diperoleh, tersangka memang sudah lama melakukan aksi penimbunan solar dan menjualnya ke perusahaan-perusahaan. opi

Investasi di Kaltim Terus Meningkat

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Gubernur Kaltim  H Awang Faroek Ishak mengungkapkan pertumbuhan dan perkembangan aktivitas sosial ekonomi di Kaltim, khususnya pada era Otonomi Daerah (Otda) berlangsung cepat dan dinamis. Terbukti dengan terus meningkatnya investasi  dari sejumlah investor baik dari dalam maupun luar negeri.
"Sejumlah investasi tersebut diantaranya pada sektor infrastruktur (Bandara, pelabuhan laut, jalan tol, ketenagalistrikan, dan lainnya), minyak dan gas bumi, pertambangan, perkebunan dan pembangunan pertanian dalam arti luas, khususnya food and rice estate. Investasi di berbagai sektor itu, tentu memerlukan tanah atau lahan untuk pelaksanaan pembangunan.  keperluan lahan bagi investor harus benar-benar diperhatikan, jangan sampai ada atau terjadi kasus tumpang tindih perijinan lahan antara sektor satu dengan lainnya, ataupun dengan masyarakat,"papar Awang Faroek Ishak beberapa hari lalu.
Ditambahkan,  selaku tujuan investor tersebut, daerah  harus bisa menjamin kepastian hukum dari lahan tersebut. Karena tentu saja ini akan berpengaruh terhadap kepercayaan dari para investor yang ingin menanamkan modal di Kaltim. Pemprov maupun kabupaten/kota harus bisa mengatasi dengan menginventarisir lahan sesuai dengan kepemilikan, sehingga ketika investor memerlukan lahan bisa tersedia dengan aman. Dan pemerintah daerah harus meningkatkan pengawasan lahan yang dimiliki. Karena bisa saja lahan tersebut diserobot  orang-rang yang tidak bertanggungjawab dan kemudian mengklaim sebagai pemilik. Jika, itu terjadi, bisa menimbulkan konflik agraria di lingkungan masyarakat.
“Kita harus menyadari itu semua, untuk itu sangat penting untuk melakukan perencanaan dan perancangan pertanahan yang lebih baik, serta memperhatikan lokasi lahan secermat mungkin yang terkait dengan pembangunan dan untuk fasilitas umum, agar nantinya tidak menyimpang dari tata ruang yang sudah ada,” tandasnya.
Menurut Awang Faroek, guna  mengatasi permasalahan kasus tumpang tindih perijinan lahan di Kaltim, Pemprov telah melaunching Sistem One Map One Data, pada awal April lalu. Bekerjasama dengan Badan Informasi Geospasial (BIG), Pemprov telah melakukan pengembangan program One Map One Data, dengan harapan pada 1 Januari 2015 sudah tersedia sistem andal dalam pengelolaan data dan menjadi rujukan pembangunan di provinsi dan kabupaten/kota.
“Dengan One Data One Map, Kaltim memiliki satu peta dasar untuk pelaksanaan program-program pembangunan. Karena selama ini kita menghadapi permasalahan tumpang tindih perijinan lahan untuk usaha perkebunan, pertambangan dan kehutanan. Dengan sistem ini kita harapkan bisa menjadi satu solusi dari permasalahan tersebut, disamping juga RTRWP Kaltim yang tinggal menunggu pengesahan DPR,” papar Awang Faroek. mar

Lerby Dipanggil Timnas U-23

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Pemain muda Putra Samarinda (Pusam) Lerby Leandry mengaku tidak menyangka mendapatkan panggilan mengikuti  Training center (TC) tahap ketiga Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-23 dalam persiapannya menghadapi Republik Dominika.
Lerby Leandri di Samarinda, Rabu, mengatakan, timnas U-23 sudah melakukan TC dua kali dan namanya belum dilirik oleh pelatih Aji Santoso.
"Tentunya saya bersyukur, mendapatkan kesempatan seperti ini, karena setelah timnas terbentuk beberapa waktu lalu, saya tidak pernah membayangkan menjadi bagian diantaranya," jelas Lerby.
Peran Lerby di skuad Pusam sendiri memang hanya sebatas sebagai penyerang kedua, karena Pelatih Pusam Mundari lebih memilih duet penyerang asing Spaso dan Pavel Solomin dibarisan depan.
Namun pada laga menghadapi Persela, Mundari memberikan kepercayaan penuh kepada Lerby untuk tampil sebagai starter, meskipun kedua penyerang asing juga diturunkan.
Kesempatan emas tidak disia-siakan oleh mantan pemain Kaltim di PON 2012 ini, dengan menyumbangkan satu gol untuk kemenangan 3-0 atas Persela Lamongan.
"Saya akan berusaha dan berjuang di tim Pusam dan juga timnas U-23, mudah-mudahan perjuangan saya bisa membuahkan hasil," tegas Lerby.
Lerby sadar bahwa persaingan di timnas U-23 untuk memperebutkan posisi inti khususnya di barisan penyerang cukup berat.
Hal ini bukan hanya persaingan oleh rekan-rekannya di tim yang juga masuk dalam timnas U-23 seperti Bayu Gatra dan Aldair Makatindu, tapi sederetan penyerang dari tim lain juga ikut bergabung.
"Bagi saya yang terpenting adalah berjuang, apapun hasilnya saya akan tetap bersyukur bisa masuk dalam skuad timnas,"jelas Lerby. at

Banwaslu Laporkan Pelanggaran Pemilu Samarinda ke Polda Kaltim

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Pelanggaran Pemilu legislatif di Kota Samarinda mendapat perhatian tim Polda Kaltim atas laporan salah satu caleg, dengan adanya temuan pelanggaran di Sekretariat Panitia Pemungutan Suara (PPS) Kelurahan Sempaja Selatan beberapa hari lalu.
Menindak lanjuti laporan tersebut, tim penyidik Direktorat Reserse Umum Polda Kaltim dipimpin AKBP Anang Triwidiandoko di dampingi anggota KPU Kota Samarinda memeriksa Sekretariat dan gudang PPS Kelurahan Sempaja Selatan yang sebelumnya sudah dilakukan penyegelan.
Ketua Badan Pengawas Pemilu provinsi Kaltim Khairul Akbar membenarkan adanya indikasi pelanggaran pidana Pemilu di PPS Kelurahan Sempaja Selatan sehingga penghitungan surat suara harus di ulang.
Pasalnya, Banwaslu melihat penyimpangan yang dilakukan oknum penyelenggaran ditingkat PPS yaitu melanggar undang-undang pemilu nomor 8 tahun 2012 adalah  pps tidak menyerahkan kotak suara tersegel.
"Ini jelas kriminal dan banwaslu telah melaporkan kejadian ini ke Polda Kaltim untuk memproses dan menindaklanjuti laporan ini dengan menetapkan 3 orang yang terlibat menjadi tersangka," kata Khairul.
Kini ketiga tersangka berinisial Ht, Rr dan Sp diancam pidana 2 tahun sesuai pasal 315 Undang-Undang Pemilu nomor 8 tahun 2012.
Terkait kasus pelanggaran pemilu legislatif di Kaltim, hingga sat ini Bawaslu sudah menangani kasus seperti Samarinda,  Kutai Timur, Malinau, dan Paser. Semuanya sudah ada yang dijadikan tersangka. Kemudian Balikpapan sudah di vonis serta Tarakan sudah terdakwa. M4n

Dewan Apresiasi 3 Kota Bebas Malaria

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Keberhasilan Samarinda, Balikpapan dan Bontang menjadi daerah bebas malaria oleh Kementerian Kesehatan mendapat apresiasi dari Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Zain Taufik Nurrohman.
“Kami di Dewan sangat mengapresiasi keberhasilan Kota Samarinda, Balikpapan dan Bontang dalam menanggulangi kasus malaria hingga dapat sertifikat eliminasi malaria dari Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi. Semoga keberhasilan tersebut dapat menjadi contoh kota/kabupaten lain, sehingga Kaltim dapat menjadi provinsi bebas malaria,” ucapnya.
Lewat penerapan pola hidup sehat yang dimulai dari rumah tangga dan lingkungan tempat tinggal diseluruh wilayah, ia yakin Kaltim secara merata bisa merangkul prestasi itu. 
Untuk mewujudkannya Zain menghimbau bupati/waki kota ikut berperan mengawal langkah preventif dalam menanggulangi penyebaran kasus malaria agar tidak semakin luas. Selain itu, peran warga juga menjadi hal yang utama dengan sadar menjaga kesehatan.
“Kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan dan lingkungan menjadi faktor utama. Selalu waspada dan berupaya menghapus perkembangan nyamuk dengan sering melakukan gotong royong merupakan hal efektif membersihkan sarang nyamuk,” imbuhnya.
Ia juga mengimbau, posyandu dan petugas medis seperti puskemas terus mengingatkan warga menjaga pola hidup bersih.
Hal lain untuk memotivasi keberhasilan menjadi kota bebas malaria adalah dengan terus melakukan  sosialisasi kepada masyarakat terkait dampak dari menyakit malaria hingga pencegahannya termasuk program kampanye bebas malaria.
“Dengan berbagai upaya tersebut semoga ke depan Kaltim dapat menjadi provinsi bebas malaria. Hal tersebut juga perlu didukung dengan meningkatkan alokasi anggaran di bidang kesehatan,” pungkasnya. hms/adv

Disiplin Latihan Kunci Pertahankan 5 Besar

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Ketua Umum KONI Kaltim Zuhdi Yahya mengatakan disiplin latihan merupakan salah satu kunci bagi Kaltim, untuk mempertahankan lima besar pada PON ke- XX 2016.
Zuhdi di Samarinda, Senin (5/5) mengatakan, saat membuka coaching clinic khusus bagi 60 pelatih berbagai cabang olahraga (cabor) yang saat ini menggelar training center (TC) Desentralisasi Mandiri untuk menghadapi pra kualifikasi PON 2015 dan PON 2016.
“Dalam kegiatan ini, saya berharap agar para pelatih bisa menunjukkan sikap disiplin dalam mengikuti coaching clinic sehingga menjadi panutan para atlet," ujar Zuhdi.
“Sasaran kita mencapai lima besar pada PON 2016 di Jawa Barat bisa terealisasi jika menerapkan sikap disiplin," imbuhnya.
Pengarah acara tersebut, Sumarlani yang juga wakil ketua II KONI Kaltim mengatakan tujuan dari kegiatan itu, yakni untuk penyegaran bagi puluhan pelatih yang saat ini aktif melaksanakan tugasnya pada cabang olahraga masing-masingg yang mengikuti desentralisasi mandiri.
Ia menjelaskan dalam acara itu, melibatkan pembicara yang berpengalaman dalam coaching clinic bagi pelatih, yakni Dr Ria Lumintuarso (Ketua Bidang Penelitian & Pengembangan PB PASI) dan Dr Dikdik (Konsultan Olahraga KONI Pusat).
“Kami berharap selesai mengikuti acara ini, para pelatih lebih tajam dalam mengasah kemampuan atletnya. Jadi tujuan akhir dari acara ini bermuara dari upaya kita untuk meraih target lima besar atau mempertahankan prestasi seperti ada PON XVIII-2012 di Riau,” jelasnya. at

Patani Karet Harus Waspadai Penyakit JAP

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Kepala Dinas Perkebunan Kaltim Hj Etnawati mengatakan, tanaman karet (hevea brasiliensis) merupakan komoditi unggulan perkebunan di Kaltim. Namun produktivitas tanaman ini masih rendah akibat adanya serangan hama dan penyakit. Salah satunya serangan penyakit Jamur Akar Putih (JAP). Karena itu petani karet harus mewaspadai ancaman penyakit JAP.
"Penyakit JAP merupakan penyakit yang sangat berbahaya pada tanaman karet sebab penyakit ini bisa menyebabkan kematian tanaman dalam intensitas tinggi terutama pada tanaman yang berumur dua hingga enam tahun. Untuk itu, petani karet di Kaltim diimbau mewaspadai serangan penyakit ini. Penyakit JAP yang disebabkan jamur (rigidoporus microporus)  ini mengakibatkan kehilangan hasil produksi karet mencapai tiga hingga lima persen pada perkebunan besar,” ujar Hj Etnawati kepada media beberapa hari lalu.
Sementara pada perkebunan rakyat mencapai lima hingga 15 persen. Selain itu, infeksi yang diakibatkan patogen ini secara ekonomis memerlukan biaya yang sangat tinggi dalam pengendaliannya. Tentunya ini sangat merugikan petani karet.
"Gejala serangan JAP pada tanaman karet diantaranya terlihat pada tajuk daun berwarna pucat dan akhirnya kering dan gugur, sehingga terlihat tajuk tanaman hanya tinggal rantingnya saja,"tandasnya.
Selain itu,  tanaman yang sakit atau terserang JAP akan membentuk daun-daun muda atau bunga serta buah lebih awal dari waktu yang seharusnya. Apabila perakaran dibuka maka terlihat permukaan akar ditutupi miselium jamur atau rhizomorf berwarna putih yang menempel kuat pada akar dan sulit dilepas. Akar yang terinfeksi akhirnya membusuk dan berwarna coklat.
“Jamur ini menyerang tanaman pada segala stadium pertumbuhan mulai  pembibitan, tanaman belum menghasilkan (TBM) hingga tanaman menghasilkan (TM). Bagian yang terserang adalah bagian yang berada dibawah permukaan tanah, baik akar tunggal, akar cabang, akar rambut ataupun leher akar akibatnya pohon mudah tumbang,” jelasnya.
Sementara itu Kepala Bidang Perlindungan Henny Herdiyanto menyebutkan tahun 2013 diperkirakan kerugian finansial akibat kematian tanaman karet oleh JAP mencapai Rp371 juta sehingga mengakibatkan penurunan produktivitas.
“Beberapa areal perkebunan karet rakyat yang sudah terserang mencapai 937,45 hektar. Terdapat  di  Samarinda dan Balikpapan, Kutai Kartanegara, Kutai Barat, Kutai Timur, Paser serta Penajam Paser Utara,” ujar Henny Herdiyanto.
Ditambahkan,  Disbun Kaltim terus berupaya melakukan sosialisasi pengenalan dan pencegahan terhadap penyakit JAP  agar tidak menjadi wabah yang merugikan bagi petani karet. Petugas penyuluh lapangan pun menyebarkan leaflet berisi informasi dan penanganan penyakit tanaman ini. mar

Arsip Tunjang Penyelenggaraan Pembangunan

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Kepala Badan Arsip Daerah Provinsi Kaltim Mariansyah menegaskan bahwa tugas pokok arsip penting untuk menunjang kesuksesan penyelenggaraan pembangunan. Hanya saja, diakui tugas pokoknya masih belum begitu dikenal secara luas oleh masyarakat.
“Badan Arsip Daerah Kaltim mempunyai tugas pokok membantu Gubernur dalam penyegaran kearsipan di lingkungan pemprov. Banyak program dan kegiatan yang menunjang visi misi lingkup badan arsip sendiri maupun pemprov,” kata Mariansyah beberapa hari lalu.
Menurut Mariansyah, ada 10 program badan arsip mensukseskan penyelenggaranan pemerintahan, pembangunan dan pemasyarakatan.  Diantaranya layanan data kearsipan, konsultasi kearsipan, pembenahan atau penataan arsip dan layanan penyimpanan arsip.
Ditambahkan, arsip didefinisikan secara harfiah berdasarkan UU adalah rekaman kegiatan atau peristiwa.
“Jadi semua rekaman kegiatan baik yang manual atau media elektronik dalam kehidupan berbangsa, bernegara dan bermasyarakat yang dilakukan lembaga Negara, masyarakat atau perserorangan mengunakan teknologi TIK, hasilnya adalah  arsip,” tandasnya.
Untuk masyarakat, contoh arsip berupa dokumen akta kelahiran anak. Arsip ini berlaku sampai bersangkutan meninggal dunia. Selanjutnya surat kematian juga merupakan bagian arsip keluarga.
“Banyak hal sebenarnya di dalam kehidupan terhubung dengan arsip. Begitu pula di setiap SKPD, sejak membuat surat dinas sampai proses penyusunannya adalah arsip. Arsip itu berbentuk kertas ada yang bentuk buku, peta, foto, film,” jelasnya.
Terkait tugas kearsipan, seiring terbitnya UU 43/2009 tentang kearsipan serta Peraturan Pemerintah dan aturan turunan lainnya menyebut terdapat pembagian kewenangan pengelolaan antara badan arsip dengan pencipta arsip atau pimpinan SKPD. Padahal tadinya semua tugas kearsipan dilakukan badan arsip.Arsip yang menjadi kewenangan badan arsip berupa arsip statis. Sedangkan arsip dinamis menjadi tanggung jawab pencipta arsip atau pimpinan SKPD.
Sementara Sumindar mengatakan peran perpustakaan dan arsip sesuai amanah UU hampir ada kesamaan satu sama lain. Sebagai SKPD Kaltim Badan Perpustakaan Daerah juga mempunyai tugas pokok membantu Gubernur dalam membangun dan pembinaan daerah.
“Ada 4 hal pokok yang perlu diketahui, melakukan pelestarian bahan pustaka eklusif di Kaltim. Jadi buku yang berkaitan dengan Kaltim harus dilestarikan. Saat ini Badan Perpustakan sudah menyimpan hampir 10.000 judul buku tentang Kaltim,” sebutnya.
Tugas pokok lainnnya, Badan Perpusatakaan juga bertanggung jawab melaksanakan pemasyarakatan gemar membaca. Kondisinya secara umum tingkat kegemaran membaca di Indonesia baru mencapai 0,2 persen.
Selanjutnya, bertanggung jawab pada pengembangan dan pembinaan perpustakaan dengan membentuk perpustakaan yang belum ada menjadi ada, serta memberdayakan semaksimal mungkin perpustakaan yang ada.
“Berdasarkan potensi keberadaan perpustakaan, seharusnya di Kaltim terdapat 6.000 perpustakaan. Tapi nyatanya baru terbentuk 2.100 perpustakaan,” sebutnya sambil menyebut tugas yang terakhir adalah pelayanan bahan pustaka. mar

UN SMP di Kaltim Aman

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Gubernur Kaltim  H Awang Faroek Ishak berharap peserta Ujian Nasional (UN) jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) sederajat berjalan aman dan lancar serta para siswa-siswi tidak takut dalam menghadapi pelaksanaan tersebut. Karena pelaksanaan tersebut merupakan bagian dari ukuran keberhasilan siswa selama menempuh pendidikan di sekolah.
“Saya berharap para peserta UN dapat mengikuti dengan baik. Laksanakan dengan jujur. Hadapi dengan penuh semangat tanpa rasa takut. Karena UN merupakan ukuran dari tingkat keberhasilan siswa selama menempuh pendidikan di sekolah,” kata Awang Faroek Ishak di Kantor Gubernur Kaltim, Senin (5/5).
Gubernur berkeyakinan peserta UN di Kaltim, baik jenjang SMA, SMP dan SD sederajat mampu meraih hasil yang baik. Apalagi, pelaksanaan tersebut dihadapi dengan tertib, tentu akan meraih hasil yang baik.Bahkan, dia mengakui bahwa tahun sebelumnya UN di Kaltim berlangsung aman dan tertib. Apalagi, siswa di wilayah perbatasan, terutama di Sebatik meraih hasil kelulusan dengan baik, yakni dengan presentase lulus 100 persen.
“Semua itu sebagai bukti bahwa pendidikan di Kaltim makin merata.  Karena itu, saya berharap para pengawas dan guru yang mengawas UN dapat melaksanakan dengan tertib,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kaltim H Musyahrim mengatakan pelaksanaan UN SMP yang serentak dilaksanakan se Indonesia sejak sejak 5 Mei 2014 berlangsung aman.
“Hingga sampai saat ini, pelaksanaan berlangsun aman dan tertib sesuai jadwal pelaksanaan. Bahkan, distribusi soal ujian telah dikirim 10 hari sebelum pelaksanaan. Yang kami mulai dari daerah sulit dijangkau, yakni wilayah perbatasan Nunukan, Malinau dan Kutai Barat,” jelas Musyahrim usai meninjau UN SMP bersama anggota DPR RI Komisi VIII di MTSN Model Samarinda di Jalan Harmonika.
Pelaksanaan UN SMP sederajat se Kaltim diikuti peserta sebanyak 48.992 siswa yang tersebar di 724 sekolah, sedangkan peserta dari Kaltara sebanyak 57.690 siswa yang tersebar di 159 sekolah baik negeri maupun swasta.
Menyukseskan penyelenggara UN tersebut tetap menggunakan pengawalan penditribusian, yakni bekerjasama dengan PT POS. Bahkan panitia melibatkan pihak Kepolisian Daerah (Polda) Kaltim dan Perguruan Tinggi (PT), yakni Unmul Samarinda untuk wilayah Kaltim dan Universitas Borneo Tarakan wilayah Kaltara. “Kami berharap UN SMP berlangsung aman dan tertib hingga selesai,” jelasnya.
Musyahrim yakin seluruh peserta dapat menjalani dengan baik dan diharapkan dapat sukses meraih hasil yang ditargetkan. Karena, ujian ini bukan hal yang baru, sebab setiap tahun dilaksanakan. Karena itu, dipastikan seluruh siswa bisa mengikuti dengan baik.
“Saya yakin seluruh peserta bisa mengerjakan soal ujian yang diberikan. Karena mereka sudah memiliki bekal pengetahuan, sejak di kelas satu dan dua oleh guru bidang studi mereka masing-masing. Semoga peserta UN SMP di Kaltim bisa lulus 100 persen,” jelasnya.
UN SMP sederajat dilaksanakan sejak 5-8 Mei 2014 dan ujian susulan pada 12-16 Mei 2014. Dari pantauan di lapangan, Kepala Disdik Kaltim Musyahrim mewakili Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak mendampingi anggota DPR RI Komisi VIII meninjau MTSN Model Jalan Harmonika, MTS Antasari Jalan Antasari dan MTS Labaika Jalan KH Harun Nafsie  Kamatan Samarinda Seberang. mar

Kualitas Pendidikan Meningkat dan Merata

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak mengungkapkan peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2014 merupakan momentum untuk membulatkan dan mewujudkan tekad bersama guna menyongsong masa depan pendidikan dan peradaban Indonesia yang unggul, khususnya di daerah ini.
“Indonesia emas akan terwujud nantinya dimana diharapkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia mampu bersaing dengan negara lain, tidak hanya pada satu sektor tetapi diberbagai sektor, sehingga peradaban yang unggul itu juga akan tercapai,” ungkap Awang Faroek pada Apel Peringatan Hardiknas 2014 tingkat provinsi, di halaman Kantor Gubernur Kaltim, baru-baru ini.
Menurut dia, untuk Kaltim, Pemprov sudah mempunyai program sangat bagus dan telah dilaksanakan selama lima tahun terakhir, yaitu Kaltim Cemerlang (Cerdas, Merata dan Prestasi Gemilang). Diketahui, tiga unsur Kaltim Cemerlang mempunyai makna tersendiri yang saling bersinergi dengan tujuan meningkatkan kualitas dan pemerataan pendidikan di Kaltim.
Cerdas mempunyai makna terciptanya masyarakat Kaltim yang berakhlak mulia, cerdas, terampil dan berdaya saing tinggi. Konsep ini pada dasarnya memiliki arti luas dalam peningkatan mutu dan relevansi pendidikan. Implementasi dari konsep ini dituangkan dalam rencana sejumlah kegiatan yang berorientasi pada pengembangan sistem pendidikan, peningkatan mutu, dan relevansi pendidikan.
Merata, memiliki makna pendidikan yang berkeadilan, berpihak pada rakyat kecil, merata bagi seluruh masyarakat dan bertujuan untuk menyejahterakan tenaga kependidikan.
Sedangkan Prestasi Gemilang memiliki arti lebih luas, yakni menghasilkan prestasi gemilang, mampu menjawab tantangan masa depan, sesuai dengan keperluan daerah, regional, nasional bahkan internasional.
“Sejak dijalankannya program Kaltim Cemerlang pada 2009 lalu, pendidikan di Kaltim sudah bisa menunjukkan berbagai kemajuan, diantaranya angka partisipasi kasar (APK) di berbagai jenjang pendidikan terus meningkat. Demikian juga untuk indeks pembangunan manusia (IPM) menempati peringkat kelima dari 33 provinsi. Dan kita harapkan akan terus meningkat,” jelasnya.
Awang Faroek menegaskan Pemprov akan terus berupaya meningkatkan kualitas dan kesejahteraan guru. Sama halnya untuk pemberian beasiswa, dimana pada 2014 sudah mulai memberikan beasiswa Kaltim Cemerlang kepada sekitar 50.000 putra putri Kaltim dan Kaltara, baik diwilayah perkotaan maupun perdesaan, wilayah pedalaman, perbatasan dan terpencil. Tanpa membeda-bedakan siapa penerima beasiswa tersebut.
“Jadi mulai tahun 2014 ini kita sudah memberikan 50 ribu beasiswa setiap tahunnya, dengan harapan pada 2018 ada sekitar 250 ribu orang yang menerima beasiswa. Ini merupakan investasi jangka panjang di sektor pendidikan, untuk terwujudnya pendidikan yang merata diseluruh wilayah Kaltim, dan tentunya mencetak SDM unggul, andal dan berkualitas,” tegasnya.
Awang Faroek mengimbau kepada semua pemangku kepentingan di sektor pendidikan, apakah pimpinan perguruan tinggi, sekolah, yayasan pendidikan, termasuk LSM, agar dapat bahu membahu bekerjasama melakukan sinergitas untuk membangun pendidikan Kaltim yang lebih berkualitas dan merata.
“Dalam rembuk pendidikan beberapa waktu lalu, kita sudah mendapatkan berbagai masukan yang berharga untuk memperbaiki pelaksanaan pendidikan di Kaltim, guna mencapai pemerataan dan kualitas pendidikan yang terbaik. Untuk itu, sinergitas dari seluruh pemangku kepentingan menjadi harapan kita bersama untuk mewujudkannya,” ucapnya.
Pada kesempatan itu, Gubernur Awang Faroek Ishak didampingi Wagub HM Mukmin Faisyal dan Kepala Dinas Pendidikan Kaltim H Musyahrim menyerahkan penghargaan dalam rangka Hardiknas 2014. Penghargaan yang diberikan diantaranya lomba sekolah sehat kabupaten/kota se Kaltim 2013,  lomba sekolah sehat tingkat kecamatan. Penghargaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) berprestasi.
Kemudian, juga diserahkan penghargaan kepada pemenang festival dan lomba seni siswa tingkat provinsi, beasiswa kepada tutor PAUD S1 dan S2, bantuan pendidikan kecakapan hidup 2014 dan beasiswa BPJS Ketenagakerjaan. john

Beberapa Investor Tertarik Tanamkan Investasi

Kaltim Promosikan Produk Pertanian Pada Agro dan Food Expo

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Dalam rangka memperkenalkan hasil produk pertanian dan mengaet investor untuk berinvestasi ke Kaltim, Pemprov Kaltim melalui Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Kaltijm  mengikuti pameran agribisnis terbesar di Indonesia yakni Agro dan Food Expo tingkat nasional di Jakarta Convention Centre (JCC) pada 1-4 Mei lalu.
Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Kaltim H Ibrahim mengatakan,  dengan mengikuti ekspo sudah ada beberapa investor dalam negeri maupun luar negeri yang tertarik akan  menanamkan investasinya di Kaltim salah satunya investor dari China.
Pada ajang pameran tersebut Distan Kaltim mempromosikan berbagai produk hasil pertanian  diantaranya berbagai produk turunan singkong dan pisang dan juga komodi baru yakni buah naga, yang saat ini perkembangannya sangat pesat  dengan luas tanam saat ini mencapai 840 ha.
“Produk olahan dari singkong dan pisang merupakan komoditi yang paling diminati oleh investor baik dalam dan luar negeri," kata Ibrahin saat dikonfirmasi, Senin (5//5).
Menurut Ibrahim, pameran tersebut sangat penting karena para pengusaha nasional maupun internasional dapat mengetahui produk lokal apa saja yang dapat dikembangkan. Di Kaltim karena ada produk yang sangat potensi dikembangkan diantaranya singkong dan pisang. Selain itu kegiatan pameran tersebut antara lain, produk hasil pertanian, alat dan mesin pertanian, teknologi pertanian, industri makanan dan minuman.
Selain kegiatan pameran, agro and food expo juga diisi dengan berbagai kegiatan seperti forum temu bisnis (buyers meet sellers), talkshow, demo teknologi seperti alat engolahan dan mesin dan kisah sukses wirausaha nasional dan daerah, juga menghasilkan Memorandum Of  Understanding (MoU).
Pada hari kedua penyelenggaraan pameran tersebut  Ketua asosiasi produk buah naga Samboja Kutai Kartanegara M Naim Roby dan Petani Pengelola hasil olahan Sub Terminal Agribisnis (STA) Kaliorang Kutai Timur Ade  Suparman dan Vincent Petani singkong Bongan Kutai Barat menandatangani Memorandum Of  Understanding (MoU) dengan pihak buyer yakni Misdi PT Mulya Raya Jakarta, Pambudi, Kharisma Farm dan  Hj. Darningsih Packaging House serta Edy, Ekportir.
Ibrahim menjelaskan, bisnis pisang di Kaltim sangat menjanjikan saat ini di Kaltim luas tanaman saat ini mencapaui  3.000 Ha dan yang sudah menghasilkan 1.800 Ha dan yang diminati  investor berupa buah segar dan tepung pisang, begitu juga buah naga saat ini luas tanam mencapai 840 ha dan sudah  menghasilkan sedangkan kelebihan buah naga Kaltim bisa berbuah sepanjang tahun atau tanpa musim dan permintaan  investor berupa buah segar dan meminta  20 ton per minggunya.
"Sedangkan kebun singkong saat ini ada sekitar 5.155 Ha dengan produksi mencapai 91.482 ton diminati investor berupa gaplek (chips) juga berupa beras singkong atau mutiara singkong," jelas Ibrahim. john

Wawali Pastikan Berjalan Lancar

Tinjau Pelaksanaan UN Tingkat SMP
 
SAMARINDA, Poskota Kaltim
Tak jauh berbeda dengan pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tingkat SMA/SMK  yang sudah berjalan lebih dulu,  pelaksanaan UN tingkat SMP/MTS  yang kemarin (05/05) juga dipastikan berlangsung lancar.
Kepastian ini sendiri disampaikan Wakil Wali Kota Samarinda H Nusyirwan Ismail  saat memonitor pelaksanaan UN di tiga sekolah yakni SMPN 34 di Jl Aminah Syukur, SMPN 21 di Jl Tongkol dan SMPN 9 di Jl Sultan Sulaiman.
”Alhamdulillah hari ini tidak ada kendala mengenai soal  yang saya dapatkan. Begitu juga dengan tingkat kehadiran siswa setelah saya meninjau tiga sekolah, seluruhnya hadir semua,” kata Nusyirwan didampingi Kadis Pendidikan Ibnu Araby, Asisten III H Ridwan Tassa serta Kabag Humas Pemkot Samarinda Masrullah.
Sebanyak  11.451 pelajar di Samarinda terhitung sejak kemarin hingga Kamis nanti mengikuti UN tingkat SMP yang dilaksanakan di 111 Sekolah.
Pemerintah jelas Nusyirwan sangat menaruh harapan  agar tidak ada kendala berarti hingga berakhirnya pelaksanaan UN nanti.
”Mengingat UN  ini sendiri merupakan kerjaan rutin tahunan Dinas Pendidikan Samarinda, jadi saya pikir sudah ada strategi yang dipersiapkan Disdik agar pelaksanaann bisa berjalan lancar,” ungkapnya.
Karena jelas dia, pelaksanaan UN di hari pertama sudah menunjukan semua sistem berjalan bagus.Baik dari sistem pendistribusian, kerapian soal hingga ketepatan waktu palaksanaannya, dimana menurut Wawali sudah sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP).
“Tinggal kita harap selama pelaksanaannya juga bisa didukung dengan cuaca yang bersahabat,” kata Nusyirwan.
Disdik juga tambah dia, sudah melakukan pemetaan terhadap sekolah yang dianggap rawan terhadap tergenang air apabila terjadi perubahan cuaca.”Intinya kita juga tidak meninggalkan langkah antisipasi terhadap sekolah ini, karenan jauh-jauh hari juga sudah kita koordinasikan  terhadap langkah pemindahan sementara pelaksanaan ujian hingga angkutan transportasinya,” sebut Nusyirwan. Tujuan hanya ingin menyukseskan penyelanggaraan UN dengan harapan agar semua pelajar bisa lulus 100 persen. ike

Ajak Warga Doakan KH Zaini Naim

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Musibah kecelakaan yang dialami Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) kota Samarinda  KH Zaini Naim beserta Kepala Badan Kesbangpol Kota Samarinda Erham Yusuf Minggu lalu, saat dalam perjalanan pulang dari Balikpapan menuju Samarinda, mengundang keprihatinan semua warga.
Tak terkecuali Wakil Wali Kota Samarinda H Nusyirwan Ismail yang Senin (05/05) pagi kemarin kembali memantau perkembangan kondisi Zaini Naim yang saat ini dirawat intensif di Rumah Sakit H Darjat. Mengingat, setelah mengalami kecelakaan, Zaini  harus menjalani operasi di bagian kepala akibat benturan keras saat terjadinya kecelakaan.
”Saat ini kondisi terakhir pak Zaini Naim masih dalam tahap pemulihan pasca oparasi,” kata Wawali kepada awak media yang ikut serta dalam membesuk Ketua MUI Samarinda termasuk Erham Yusuf.
Nusyirwan sendiri hadir di rumah Sakit H Darjat  untuk kedua kalinya, setelah sebelumnya, Wawali   sempat  membesuk Zaini Naim saat diantar ke rumah sakit tersebut dengan langsung mengkomunikasikan ke dokter spesialis bedah dr Arie Ibrahim sebelum dilakukan operasi minggu sore.
”Atas nama Pemerintah Kota, tentu saya mengajak semua warga bersama-sama mendoakan untuk kesembuhan beliau,” pintanya.
Karena, musibah kecelakaan yang dialami Zaini Naim ini menurut Nusyirwan setelah menjalani  tugas Pemerintahan bersama tim Komunitas Intelejen Daerah (Kominda) saat studi banding di Batam.
”Untuk itu kami dari Pemerintah terus memonitor kondisi beliau setelah mendapat penanganan serius dari rumah sakit, Kita harapkan kondisi kesehatan pak Zaini Naim bisa terus membaik,” ungkap Nusyirwan.
Seraya apa yang disampaikan Wawali, Wali Kota Samarinda H Syaharie Jaang  yang  saat kejadian hingga Senin kemarin masih menghadiri haul ulama  di kota Banjarmasin, juga turut ikut mendoakan kesembuhan KH Zaini Naim.
”Karena beliau merupakan salah satu tokoh ulama di Samarinda. Jadi sudah seharusnya saya bersama warga juga untuk  turut mendokannya,” ungkap Jaang melalui pesan singkatnya.
Karena musibah yang dialami pada saat menjalankan tugas yang berkaitan dengan Pemerintah, maka Pemkot tambah Jaang akan menanggung semua biaya berobat selama dirawat di rumah sakit.
Karena memang bentuk keprihatinan ini  jelasnya sebagai wujud kepedulian dan dukungan Pemerintah untuk kesembuhan tokoh ulama di Samarinda yang mengalami musibah saat menjalankan tugas.
”Terpenting saat ini saya mengajak masayarakat untuk mendoakan beliau agar bisa diberikan kesembuhan,” ungkapnya lagi. Ike

PMII dan GMNI Tuntut Penyaluran Beasiswa Transparan

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) dan Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) menuntut penyaluran beasiswa dilakukan secara transparan oleh Dinas Pendidikan Nasional Propinsi Kalimantan Timur.
Tuntutan Mahasiswa wajar, pasalnya mereka melihat begitu besarnya peluang penyimpangan disalah satu Dinas yang diduga sebagai dompet para koruptor karena anggaran yang begitu besar terserap di dinas ini yakni 20 persen.
Jika APBD Kaltim saja saat ini mencapai RP2 triliun, bisa dibayangkan sedikitnya ada sekitar Rp500 miliar anggaran yang dikelola Dinas Pendidikan Nasional.
Hal ini diungkapkan Fuad, Ketua PMII Kota Samarinda kepada wartawan di depan kantor Dinas Pendidikan Kaltim, Senin (5/5) kemarin.
Fuad mengatakan penyimpangan pengelolaan anggaran ini tampak terlihat dalam penyaluran Beasiswa cemerlang yang nilainya mencapai Rp200 miliar, tapi ternyata hanya dinikmati anak-anak pejabat dilingkungan Pemprov Kaltim.
"Beasiswa Kaltim cemerlang ternyata tidak dinikmati sepenuhnya oleh para pelajar di Kaltim dan Kaltara. Program ini justru hanya dinikmati orang-orang dekat pengambil kebijakan. Bahkan ada satu mahasiswa jurusan pasca sarjana di Jerman mendapatkan anggaran mencapai Rp400 juta," kata Fuad.
Belum lagi adanya pungutan yang diminta petugas Beasiswa kepada mahasiswa seperti penyaluran dana beasiswa yang harusnya berkisan Rp3,6 juta per mahasiswa yang menerima justru dipotong oleh panitia menjadi Rp2,7 juta.
Melihat hal ini lanjut Fuad, PMII dan GMNI sudah menyiapkan bahan untuk melaporkan temuan kami ini kepada aparat penegak hukum, agar kasus ini segera diproses, dan orang-orang yang terlibat menerima ganjaran atas perbuatan mereka.
"Siapapun yang bermain uang rakyat harus menanggung akibatnya," kata Fuad.
Selain itu Fuad juga mengatakan bahwa dalam momentum hari pendidikan nasional, PMII Dan GMNI menuntut ada nya jaminan bagi setiap anak bangsa bahwa pendidikannya bisa terjamin hingga ke perguruan tinggi kelak. Dan pihaknya, akan terus berjuang serta mengawal hingga DPR menyetujuinya untuk ditetapkan tahun 2015 mendatang.
"Ini berkaitan dengan berbagai permasalahan pendidikan yang hari ini sudah ada di Indonesia. Jadi kami meminta kepada pemerintah Jaminan Pendidikan Nasional harus diwujudkan. Karena semuanya akan ter-cover disini," katanya.
Lanjutnya, ada hampir 4 juta anak Indonesia tidak dapat mengenyam pendidikan setiap tahunnya. Padahal, pendidikan sudah mendapat kucuran dana yang tidak sedikit baik itu dari APBN mau pun APBD.
"Jadi kita sengaja lebih fokus kesini. Karena setiap momentum aksi Hardiknas, teman - teman hanya mengkritisi seremonial belaka. Tanpa ada kemudian menuntut bahwasanya goal settingnya itu apa. Jadi ini wujudnya jelas," kata Fuad.
Aksi yang dilakukan Mahasiswa ini sempat diwarnai kericuhan antara mahasiswa dengan aparat kepolisian saat mahasiswa mencoba masuk kehalaman kantor dinas pendidikan provinsi Kaltim di Jl Basuki Rahmat.
Dalam aksinya mahasiswa menuntut agar kepala dinas pendidikan Musharim keluar dan menemui mereka, meski pihak Dinas Pendidikan sendiri telah meminta perwakilan masuk.
Beruntung aksi ini tidak berlanjut setelah masing-masing pihak berhasil menahan diri, setelah dilakukan negoisasi akhirnya perwakilan massa diperkenankan bertemu dengan kepala Diknas.
Sementara itu Musharim yang menemui para mahasiswa diruang rapat kantor dinas Pendidikan membantah jika intitusi yang dipimpinya menguasai anggaran yang begitu besar.
Memang anggaran untuk Pendidikan begitu besar lanjut Musharim bahkan hingga 20 persen, namun semuanya telah dibagi bagi ke beberapa instansi lainnya yang juga membuka sekolah untuk kepentingan instansi tersebut.
"Beberapa sekolah yang berada di instansi teknis lainnya seperti Dinas Perhubungan, Dinas Kehutanan  dan beberapa dinas lainnya," kata Musharim.
Terkait seleksi penerima beasiswa Musharim mengaku bahwa sejak beberapa tahun lalu, pelaksanaan seleksi pemberian beasiswa dilakukan oleh Tim dan bukan dari Diknas.
Untuk tahun ini pemberian Beasiswa akan diseleksi oleh Kabupaten dan Kota se Kaltim, Anggaran ini akan langsung di drop kepada kabupaten dan Kota dan pemerintah daerah yang kemudian menstransfer ke Rekening penerima.
"Kami harapkan ada pemerataan penerima beasiswa tidak seperti tahun-tahun sebelumnya yang melalui online, sehingga banyak pelajaryang tidak bisa mengakses karena didaerahnya tidak memiliki jaringan internet," kata Musahrim.
Menyinggung adanya laporan penyimpangan yang dilakukan bawahannya, Musahrim menegaskan bahwa masyarakat seluruhnya bisa melaporkan kejadian penyimpangan yang dilakukan oleh instansinya ke inspektorat jika memang ada pelanggaran
"Biarkan inspektorat yang melakukan penyelidikan, jika memang ditemukan pelanggaran maka akan ditindak sesuai proses hukum yang berlaku," kata Musharim.
Setelah berdialog singkat Mahasiswa akhirnya membubarkan diri, namun mereka berjanji akan kembali lagi untuk mempertanyakan proses pemeriksaan yang dilakukan inspektorat terkait adanya pungutan dalampemnyaluran Beasiswa. M4n

Pengusaha Warnet Harus Teliti Saat UN

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Menjamurnya warung internet (Warnet) hingga ke pelosok memang memiliki dampak baik. Salah satunya memudahkan warga mendapatkan informasi melalui teknologi digital ini. Namun kemudahan ini kerap disalahgunakan. Di antaranya sebagai tempat bermain game on line dan membuka situs porno.
Di kawasan Kecamatan Sungai Pinang Warnet masih menjadi wadah yang kerap dikunjungi pemuda, remaja hingga anak-anak. Lebih dari 70 persen dari mereka memanfaatkan jasa ini untuk bermain game on line, dan berkutat di beberapa jejaring sosial.
Parahnya, mereka terkadang lupa waktu. Hasilnya Warnet yang diharapkan manfaatnya, berubah fungsi menjadi tempat yang ideal untuk bolos sekolah.
Hal itu membuat Camat Sungai Pinang M Fachi mengimbau kepada pemilik Warnet, agar selektif menerima pelanggan. Sebab kalau tidak bisa membuat para pelajar ini menjadi malas belajar.
"Apalagi saat ujian nasional seperti saat ini. Seharunya yang masih sekolah, apalagi di bangku kelas 12 tidak diperkenankan bermain di Warnet," kata Fachmi.
Selain siapa pelanggannya juga waktu operasional lebih penting. Jangan sampai warnet menerima pengunjung anak-anak sekolah hingga larut malam.
"Misalkan saja pagi saat jam sekolah, seharusnya pemilik Warnet tidak memperkenankan anak yang duduk di bangku sekolah menggunakan fasilitas yang mereka sediakan. Menurut saya itu sama halnya memberikan wadah kepada pelajar untuk bolos sekolah," ujarnya.
Walau masuk dalam kategori kawasan pinggiran, namun sejak awal tahun 2010 usaha ini sudah mulai menjamur di kawasan Sungai Pinang. Saat ini saja terhitung ada puluhan pengusaha Warnet di kawasan itu dengan total pelanggan mencapai ratusan orang per hari.
"Sekarang jumlahnya tidak sebanyak dulu. Tapi sampai sekarang pengusaha Warnet Sampai di dalam gang," pungkasnya. aon

Perda Miras Samarinda Dipertanyakan

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Kota Surabaya segera memiliki peraturan daerah (perda) tentang minuman keras (miras). Bagaimana dengan Kota Samarinda?. Pertanyaan ini muncul seiring dengan terpilihnya anggota DPRD yang baru.
Desakan agar ada penerapan aturan tentang peredaran miras di wilayah kota Samarinda cukup santer di kalangan masyarakat mengingat  aksi kejahatan yang mayoritas dipicu minuman itu.
Amanu, salah seorang guru baca Al-Qur'an, merasa prihatin atas maraknya miras di wilayah Kota Samarinda. "Untuk itu saya menitipkan soal miras ini kepada anggota dewan yang baru agar benar- benar diseriusi," ujarnya, Senin (5/5) kemarin.
Menurutnya,  aksi kejahatan dan kekerasan itu umumnya dipicu minuman keras, sehingga perlu ada aturan hukum dalam bentuk perda.
Dengan adanya pembatasan peredaran miras, guru ngaji yang berasal dari Jawa Timur ini meyakini akan mampu memberikan dampak baik bagi perkembangan generasi muda.
"Setahu saya tentang Perda miras di Surabaya adalah regulasinya cukup banyak, di antaranya penjualan miras akan dibatasi pada tiga titik yakni hotel bintang 3 ke atas, tempat hiburan seperti karaoke dan bar, serta rumah-rumah warga asing," katanya.
Di Samarinda, sejak 18 November lalu, DPRD Kota Samarinda telah mengesahkan peraturan daerah (Perda) tentang Pengaturan Usaha Hiburan, sekaligus Perda tentang Distribusi dan Penjualan Minuman Keras (Miras).
Namun sampai saat ini, aturan-aturan krusial tersebut belum terdengar gaungnya. Bahkan tidak banyak warga Samarinda yang tahu isi Perda tersebut. Di sisi lain, masih banyak ditemukan toko-toko yang menjual Miras.
“Realita perda miras di Samarinda memang demikian. Tak terdengar gaungnya. Bahkan ada kesan pembekuan terhadap perda miras," katanya.
Dia katakan, pemerintah harus melakukan sosialisasi perihal aturan ini, sehingga semua lapisan masyarakat mengerti. "Kinerja Pemkot Samarinda dalam melaksanakan sosialisasi terkesan lamban. Sejak peraturan itu disahkan akhir tahun lalu. Semoga anggota dewan yang baru mampu menjadi pengawas perihal perda miras ini," harapnya.
Sebelumnya, Wakil Walikota Samarinda, H Nusyirwan Ismail, menilai pembatasan peredaran Miras dipandang sebagai langkah efektif untuk menciptakan kondusifnya kondisi keamanan dan ketertiban di kota Samarinda.
"Makin banyaknya miras yang beredar di Kota Samarinda maka Pemkot Samarinda akan lebih ketat dalam mengeluarkan ijin miras. Pemkot juga tidak akan lagi mengeluarkan ijin Miras baru untuk di Kota Samarinda," kata Nusyirwan Ismail.
Menurut Nusyirwan, jika sejumlah Tempat Hiburan Malam (THM) yang tidak memenuhi ketentuan dan syarat maka ijin tidak dikeluarkan. Selain itu juga tidak ada penambahan THM dan ijin baru untuk mimuman beralkohol tersebut. "Kami akan terus melakukan pengawasan disejumlah THM yang ada di Kota Samarinda," ujarnya. tha

SBY ke Kaltim

Juni, Resmikan Kawasan Industi Pengolahan

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Plt Sekprov Kaltim Rusmad menjelaskan, Kawasan Ekonomi Khusus Maloy Batuta Trans Kalimantan (KEK MBTK) segera terbentuk. Rencananya Juni mendatang, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dijadwalkan meresmikan kawasan industri pengolahan yang direncanakan untuk meningkatkan daya saing daerah ini.
“Saat ini tinggal menunggu PP KEK nya selesai, sehingga segera diresmikan. Yang jelas KEK MBTK masuk dalam deretan 10 proyek yang diusulkan diresmikan presiden bertepatan pembukaan Gelar Teknologi Tepat Guna Nasional (TTG-N) XVI Kaltim, 19 Juni mendatang,” kata  Rusmadi beberapa hari lalu di Samarinda.
Rusmadi mengakui, semua persyaratan pembentukan KEK telah terpenuhi. Bahkan seluruh kementerian sepakat mendukungnya, hal itu ditandai dengan  pembangunan jalan akses menuju kawasan industri sepanjang 17 kilometer oleh Kementerian PU, kemudian Kemenhub membangun CPO Terminal dan Kementerian Perindustrian membangun Tangki Timbun.
"Karena itu, kita berharap PP pembentukannya segara terbit. Harapnya dapat memberi kepastian bagi investor yang ingin terlibat dalam pengembangan kawasan industri yang dikembangkan dengan luas 32.500 hektare dan tujuh zona bidang usaha KEK di dalamnya. Yang gilirannya diharapkan mewujudkan keinginan Pemprov Kaltim memenuhi kewajiban pemerintah melakukan hilirisasi agar terjadi peningkatan nilai tambah produk. Ini sejalan dengan Visi Kaltim 2018 yaitu Mewujudkan Kaltim Sejahtera yang merata dan Berkeadilan berbasis Agroindustri dan Energi Ramah Lingkungan,”paparnya.
Terkait peresmian sejumlah proyek Masterplan Percepatan dan Perluasan Ekonomi Indonesia (MP3EI) di Kaltim dimaksud, Rusmadi mengaku Pemprov Kaltim telah mengusulkan sekitar 10 proyek pembangunan yang telah selesai maupun dalam tahap penyelesaian untuk diresmikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
“Kita sudah bersurat ke Presiden melalui Setneg (Sekretariat Negara) perihal persemian proyek di Kaltim. Bahkan sebagian proyek yang akan diresmikan seperti pembangunan Bandara Sepinggan Balikpapan yang akan berganti nama menjadi Bandara Aji Sultan Sulaiman Sepinggan Balikpapan sudah dilakukan survey lokasi guna memastikan kesiapan yang akan diresmikan," tandasnya.
Rusmadi menambahkan, 10 proyek yang akan diresmikan tersebut adalah persemian terminal baru beserta nama barunya senilai Rp 1,6 triliun (dana PT Angkasa Pura), pembangunan sisi darat Bandara Samarinda Baru (BSB) senilai Rp 631 miliar (kontrak tahun jamak APBD Kaltim 2011 – 2013).
"Serta perluasan Bandara Yuvai Semaring, Long Bawan, Nunukan senilai Rp 120 miliar (kontrak tahun jamak APBD Kalim 2012-2013),"ujar Rusmadi
Selanjutnya, peresmian KEK MBTK, PLTG Senipah 2x 41 megawatt dan PLTU ambalut 1 x 60 megawatt,  Institut Teknologi Kalimantan (ITK) Balikpapan senilai Rp 55 miliar (APBN 2012), pembangunan education center tahap pertama senilai Rp 79,122 miliar (APBD Kaltim 2013), pembangunan Institut Seni dan Budaya (ISBI) Tenggarong, pembangunan Pusat Rehablilitasi Narkoba Samarinda, serta proyek Sininubi 2B dan Peciko 7B oleh PT Total E&P Indonesie. mar

Hari ini 57.695 Siswa SMP/MTS Ikuti UN

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Hari ini Senin pagi (5/5) sekitar 57.695 siswa dan siswi pelajar sekolah menengan umum tingkat Pertama/ MTS  yang tersebar di 15 daerah di Kaltim dan Kaltara akan menghadapi Ujian Nasional.
Sesuai jadwal UN akan berlangsung sejak tanggal 5 mei hingga 8 mei mendatang dengan mengujikan 4 mata pelajaran terdiri Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika dan Ilmu Penge-tahuan Alam (IPA).
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kaltim, Musyahrim menjelaskan 57.695 siswa terdiri 43.534 siswa asal sekolah negeri dan 14.161 siswa asal sekolah swasta dari 840 sekolah negeri dan swasta di Kaltim dan Kaltara dinyatakan telah siap ikuti UN. Sedangkan UN susulan dijadwalkan 12-16 Mei dan hasilnya diumumkan pada 14 Juni mendatang.
“Tak ada yang berbeda antara UN SMP dan SMA, hanya jumlah mata pelajaran yang diujikan serta proses pemindaian Lembar Jawaban UN (LJUN) SMA dilakukan perguruan tinggi, sedangkan LJUN SMP dipindai Disdikbud Kaltim,” kata Musyahrim.
Adapun target kelulusan UN SMP dipatok 100 persen di seluruh tingkatan sekolah. Sebab, seluruh siswa telah ditempa selama 3 tahun dengan pejaran yang diujikan. Sehingga tak ada alasan bagi siswa tak dapat mengerjakan soal UN.
Sementara itu, Koordinator Distribusi Naskah UN Kaltim, Idhamsyah meng-ungkapkan sejak 23 April lalu pihaknya telah distribusi naskah UN ke Kutai Barat, Mahakam Ulu dan Kutai Timur. Sedangkan daerah di Kaltara mulai dikirim Jumat (25/4) lalu meliputi Tarakan, Tana Tidung, Nunukan, Bulungan dan Malinau. Untuk wilayah Kutai Kartanegara sudah terdistribusi sebagian, sedangkan Samarinda, Balikpapan dan Bontang mulai distribusi pada 3 Mei kemarin.
“Kami belum terima laporan hasil distribusi soal UN dari daerah, termasuk kekurangan soal dan hal teknis lain. Tapi, H-3 jelang UN SMP/MTs naskah UN telah terdistribusi ke seluruh daerah di Kaltara dan Kaltim,” lanjutnya. M4n

Pemprov Komitmen Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Wakil Gubernur Kaltim HM Mukmin Faisyal HP menyatakan bahwa Pemprov Kaltim berkomitmen untuk terus meningkatkan kesejahteraan rakyat di daerah. Karena itu, ada lima kebijakan yang akan dilakukan setiap tahun, yakni melakukan penguatan daya saing daerah berbasis sumber daya terbarukan yang didukung penguatan manajemen sumber daya aparatur, industrialisasi produk unggulan daerah dan pengembangan energi baru dan terbarukan.
”Karena semua itu bertujuan untuk mendukung peningkatan pembangunan di daerah, maka strategi yang dilakukan adalah meningkatkan kualitas sistem penyelenggaraan pendidikan, meningkatkan kualitas layanan kesehatan, percepatan pengentasan kemiskinan. Saya pikir hal ini adalah bagian dari peningkatan kesejahteraan rakyat di daerah,” kata Mukmin Faisyal ketika ditemui di Rapat Koordinasi Pengembangan (Rakorbang) Sumber Daya Manusia (SDM) dan pembangunan kesejahteraan sosial (Kessos) Wilayah Regional IV Kalimantan 2014 di Balikpapan, Sabtu (3/5) lalu.
Menurut dia, peningkatan kesejahteraan rakyat merupakan bagian dari tujuan pembangunan yang dilakukan Pemprov Kaltim, antara lain meningkatkan kualitas SDM, meningkatkan kesejahteraan dan pemerataan pendapatan masyarakat, meningkatkan pertumbuhan ekonomi hijau, menyediakan infrastruktur dasar yang berkualitas, mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, serta meningkatkan kualitas lingkungan hidup.
Meski begitu, Pemprov Kaltim juga akan terus bertekad untuk mengentaskan pengangguran yang berdampak pada pemerataan kesejahteraan, penurunan tingkat kemiskinan, peningkatan pertumbuhan ekonomi yang berdampak pada penurunan tingkat kemiskinan.
”Banyak cara yang dilakukan untuk semua itu, yakni meningkatkan dan memperluas kesempatan kerja, mengembangkan ekonomi kerakyatan, percepatan transformasi ekonomi, pemenuhan kebutuhan energi ramah lingkungan, pengembangan agroindustri, penguatan cadangan pangan, meningkatkan kualitas infrastruktur dasar, reformasi birokrasi dan tata kelola pemerintahan, serta peningkatan kualitas lingkungan hidup,” jelasnya.
Menteri Sosial Salim Segaf Al Jufri mengapresiasi langkah seluruh daerah yang memprogramkan sistem layanan sosial terpadu. Diharapkan, melalui program tersebut, tidak ada lagi masyarakat miskin yang mengeluh.
”Karena, alokasi anggaran tersebut sudah dimiliki seluruh pemerintah daerah melalui Dinas Sosial. Bahkan, jika pelayanan tersebut satu atap, misal pelayanan kesehatan dan pendidikan, diharapkan tidak ada lagi masyarakat yang mengeluh akan haknya. Semua itu, tujuan dari program pelayanan terpadu dan gerakan masyarakat peduli kabupaten/kota sejahtera (Pandu Gempita),” jelasnya.
Adapun daerah yang sudah melaksanakan program tersebut, yakni Kota Payakumbuh, Kota Sukabumi, Kabupaten Sragen, Kabupaten Berau dan Kabupaten Bantaeng. mar

Kaltim Cemerlang Dukung Visi Indonesia Emas 2045

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak mengatakan, program pembangunan pendidikan Pemprov Kaltim yang dikenal Kaltim Cerdas Merata Prestasi Gemilang (Cemerlang) dipastikan berlanjut pada rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) Kaltim 2014 – 2018. Karena sasaran pembangunan di Kaltim sejalan dengan cita-cita pembangunan pendidikan nasional untuk menyongsong pendidikan dan peradaban Indonesia yang unggul.
“Program Kaltim Cemerlang diharap mendukung pencapaian Visi Indonesia Emas 2045. Sudah menjadi tekad bersama mewujudkan Indonesia emas. Masyarakatnya mampu bersaing dengan negara lain sesuai cita-cita pembangunan nasional menyongsong 100 tahun kemerdekaan Indonesia,” kata Awang Faroek Ishak ketika usai menjadi Inspektur Upacara Peringatan Hardiknas 2014 di Kantor Gubernur, Jumat (2/5) lalu.
Diyakini Gubernur, program Kaltim Cemrlang merupakan terobosan pembangunan pendidikan yang bagus. Nyatanya pelaksanaan lima tahun terkahir menunjukkan hasil positif. Diantarannya mampu menunjukan peningkatan angka partisipasi kasar (APK) atau rasio jumlah siswa yang sekolah pada semua jenjang pendidikan selalu meningkat.
Apalagi jika dilihat dari pencapaian indeks pembangunan manusia (IPM). Dengan pelaksanaan program Kaltim Cemerlang, pada 2013 IPM Kaltim menempati peringkat 5 dari 33 provinsi se-Indonesia.
“Ke depan, seiring semangat Hardiknas pemprov berkomitmen terus meningkatkan kualitas pendidikan, dan mewujudkan pemerataan pendidikan,” yakinnya.
Untuk itu, pemprov terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan dan kesejahteraan guru. Sedangkan untuk mewujudkan pemerataan, pemprov menyiapkan beasiswa yang dapat dinikmati masyarakat Kaltim hingga pelosok dan terpencil. Tahun ini pempov telah mengalokasikan Beasiswa Kaltim Cemerlang untuk 50 ribu lebih penerima.
“Target kita hingga 2018 menyalurkan 250 ribu beasiswa. Mudah-mudahan ini bisa meningkatkan kualitas SDM di Kaltim,” sebutnya.
Selanjutnya, mantan bupati Kutai Timur itu mengajak pemangku kepentingan mulai dari pimpinan sekolah, perguruan tinggi, hingga yayasan bahu membahu melakukan sinergitas meningkatkan kualitas pendidikan di Kaltim.
“Dalam rembuk pendidikan sudah didapat masukan berharga untuk perbaikan kualitas pendidikan, sekarang tinggal komitmen pelaksanaannya,” tukasnya.
Gubernur bertindak selaku inspektur upacara membacakan amanat Mendikbud RI, M. Nuh. Pada kesempatan itu, Gubernur juga menyerahkan beasiswa dan berbagai penghargaan bagi pemangku kepentingan bidang pendidikan di Kaltim. Hadir saat itu FKPD Kaltim dan Samarinda, serta Kepala SKPD tingkat Kaltim. mar

2015, Kabupaten dan Kota Wajib Menerapkan

Sosialisasi Penerapan Standar Akutansi Pemerintahan Berbasis Akrual

SAMARINDA,Poskota Kaltim
Asisten IV Sekprov Kaltim H Sofyan Helmi mengatakan, pengelolaan keuangan daerah dan penyusunan laporan pelaksanaan pertanggungjawaban APBD selama ini hanya mengacu kepada standar akutansi yang berbasis kas. Seiring terbitnya Permendagri Nomor 64 tahun 2013 maka standar akutansi berubah menjadi akrual.
"Kepada seluruh kepala daerah di Kaltim bahwa peraturan Kepala Daeerah yang mengatur tentang sistim akutansi pemerintah daerah (SAPD) ditetapkan paling lambat 31 Mei 2014, maka pemerintah daerah dituntut untuk mempersiapkan lebih dini sumber daya manusia maupun perangkat yang diperlukan sistem yang dapat membantu pelaksanaannya," kata Sofyan Helmi pada sosialisasi Penerapan Standar Akutansi Pemerintahan berbasis akrual di lingkungan SKPD Pemprov Kaltim di Balikpapan, belum lama ini.
Dijelaskan, metode akrual  yakni suatu metode akutansi dimana penerimaan dan pengeluaran diakui atau dicatat ketika transaksi terjadi bukan ketika uang kas untuk transaksi-transaksi, tersebut diterima  untuk dibayarkan. Dengan demuikian  pencatatan dalam metode ini bebas dari pengaruh waktu kapan  kas diterima dan kapan pengeluaran dilakukan.
Saat ini lanjut Sofyan, peraturan Gubernur Kaltim tentang kebijakan akutansi berbasis akrual masih dalam proses penyelesaian  yang disusun  Biro keuangan  dan diharapkan pada 2015 regulasi tersebut sudah diterapkan di seluruh SKPD.
"Kami imbau kepada seluruh bupati dan walikota juga segera menyiapkan ketentuan tersebut," jelasnya.
Menurutnya, kesalahan pada penerapan kebijakan akuntansi disuatu daerah nanti bisa berdampak terhadap opini BPK-RI atas laporan keuangan pemerintah daeerah  pada tahun mendatang.Bisa saja yang sebelumnya WTP justru Disclamer kalau tidak menerapkan  standar akutansi akrual.
Sementara itu kepala Biro Keuangan Setprov Kaltim HM  Fadliansyah mengatakan, penerapan akutansi berbasis akrual memberikan manfaat positif pada aset daerah, karena mampu meminimalisir atau mencegah perbuatan KKN. 
Ia juga berharap semua kabupaten dan kota bisa memberikan dukungan dan pihaknya juga siap memberikan klinik atau pelatihan bagi daerah yang ingin mendalami penerapan standar berbasis akrual tersebut.
"Tim yang memberikan klinik terdiri dari akuntansi, mulai dari inspektorat, BPK Perwakilan Kaltimm, Biro Keuangan dan Perlengkapan Pemprov, sehingga pemerintah daeerah tidak perlu konsultasi kew pusat," jelasnya.
Kegiatan tersebut dihadiri, Kepala Perwakilan BPJKOP Kaltim H Syafrifuddin, Ketua Program pendidikan profesi akutansi fakultas ekonomi dan bisnis Unversitas Padjajaran Bandung Nunuy Nur Afiah, Ketua Program pendidikan profesi Akutansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Undip Haryanto. john

Gubernur Gelorakan Olahraga

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak mengajak peserta lomba senam aerobik se-Kaltim dan Kaltara terus mengelorakan olahraga dengan memasyarakatkan olahraga dan mengolahragakan masyarakat. Karena dengan kesehatan tubuh prima akan menjadi modal dasar yang mampu digunakan secara maksimal.
"Lomba senam aerobik ini  apabila dapat dimasyarakatkan secara luas dijamin kebugaran masyarakat akan terwujud dan pada akhirnya masyarakat sehat akan menjadi kenyataan," kata Gubernur Awang Faroek Ishak yang disampaikan sekretaris Dispora Kaltim Fahrullah saat membuka  Competition Aerobic se Kaltim dan Kaltara 2014 di GOR Segiri Minggu (4/5).
Pada kesempatan juga  seluruh atlet  Kaltim agar tidak terlibat enyalahgunaan narkoba.  Penggunaan dan ketergantungan terhadap narkoba akan berdampak buruk terhadap prestasi atlet.
Menurut dia, sebagai olahragawan, atlet harus memiliki kondisi tubuh yang prima. Karena itu, wajar jika para atlet harus jauh dari penyalahgunaan narkoba. Bahkan, atlet diharapkan dapat mensosialisasikan pentingnya manjauhi narkoba untuk semua golongan, terutama para atlet. Selain mengingatkan para atlet untuk tidak terlibat penyalahgunaan narkoba.
Gubernur Awang Faroek juga berharap agar kompetisi aerobic yang dilaksanakan bermanfaat untuk banyak orang, terutama para atlet itu sendiri.
“Kegiatan ini sangat positif. Karena, dalam kompetisi ini atlet diwajibkan untuk menjunjung sportivitas, sehingga mampu meraih prestasi yang membanggakan bagi daerahnya,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua panitia penyelenggara H Ego Arifin  mengatakan, tujuan dari kegiatan tersebut, untuk memberikan motivasi kepada atlet aerobic agar mampu meraih prestasi yang lebih baik ke depannya.
"Peserta semakin meningkat dibanduing tahun lalu, itu artinya aerobic semakin digemari dan pertanda animo masyarakat Kaltim ingin bugar dan sehat juga bertambah banyak," ujarnya.
Kompetisi aerobic ini diikuti 450 peseerta, dari Samarinda, Balikpapan, Kutai Kartanegara, Kutai Barat, Bontang dan Bulungan. Sedangkan kategori lomba yang dipertandingkan ada sekitar sembilan kategori, diantaranya Low Impact, Mix Impact, Body Language, Mix Dance  dan Antar Sanggar.  john

Setelah WTN, Kembali WTL Disabet

Terminal Sungai Kunjang Dinilai Terbaik se-Indonesia
 
SAMARINDA, Poskota Kaltim
Dunia transportasi  di Samarinda patut berbangga hati. Pasalnya, Terminal Sungai Kunjang, di Jl Untung Suropati, dinobatkan sebagai terminal penumpang terbaik pertama dalam penganugrahan Wahana Tata Laksana (WTL) untuk urusan pelayanan penumpang tahun 2013.
Penghargaan ini sendiri diserahkan langsung  Direktur Jenderal (Dirjen) Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan RI, Suroyo Alimoeso kepada Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Samarinda dalam hal ini diwakilkan Kepala Bidang Lalu Lintas Angkutan Jalan, Hari Prabowo dalam rangakaian rapat kerja teknis penyelenggaraan terminal penumpang se-Indonesia, belum lama ini di kota Batam.
Tentu prestasi yang diraih Samarinda  tadi semakin menambah panjang deretan penghargaan di bidang Transportasi. Mengingat, sebelumnya kota Tepian pernah berhasil meraih penghargaan Wahana Tata Nugraha (WTN) untuk kategori Lalu Lintas 2013 Kota Besar dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia.
Ketika ditemui media ini di ruang kerjanya Rabu (30/04) lalu, Kepala Dinas Perhubungan Samarinda Abdullah, mengaku tak menyangka  kalau Samarinda dinobatkan sebagai penerima penghargaan WTL.
Bahkan katanya, Samarinda merupakan satu-satunya kota Besar di Kalimantan yang meraih penghargaan tersebut. "Tentu kami sangat bersyukur atas raihan prestasi ini, mengingat penghargaan tadi didapat juga tak lepas dari kerja sama semua pihak terkait dalam mendukung dan memajukan transportasi di Samarinda," tuturnya.
Memang jelas Abdullah, Agustus tahun lalu, beberapa staf dari Kementerian Perhubungan pernah berkunjung ke Samarinda guna melakukan penilaian dan pengamatan mengenai pelayanan transportasi penumpang di Terminal Sungai Kunjang.
"Kebetulan pak Mintojo selaku Kepala terminal yang langsung memberikan penjelasan mengenai sistem pelayanan disana," sebutnya.
Hasilnya, Alhamdulillah sambung dia, terminal Sungai Kunjang berada  pada urutan teratas dalam pengumpulan poin dari 90 kota besar yang dinilai. "Tentunya hasil ini di luar dari yang kita bayangkan sebelumnya,"celetuknya.
Penghargaan ini diharapkan bisa menjadi motivasi bagi operator angkutan umum sebagai mitra kerja pemerintah dalam meningkatkan pelayanan angkutan kepada masyarakat untuk terus memperbaiki pelayanan  dengan lebih memperhatikan aspek keselamatan."Atas nama Pemerintah saya juga memberikan apresiasi kepada para perusahaan dan pengusaha angkutan terhadap kinerja dan dedikasinya dalam penyelenggaraan pelayanan yang terbaik bagi warga” katanya.
Kendati berhasil menorehkan prestasi moncer, ia menambahkan tidak lantas membuat Dishub Samarinda berpuas diri. Abdulah mengaku pihaknya masih terus mengembangkan transportasi dan lalu lintas  di kota Tepian agar semakin baik. Termasuk keinginannya untuk mendatangkan kembali penghargaan WTN ke Samarinda tahun ini. ike

YKI Deteksi Kanker Serviks Lewat IVA

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Menyusul dari kegiatan sebelumnya berupa penyuluhan pencegahan kanker leher rehem (serviks) beberapa waktu lalu, baru-baru ini Yayasan Kanker Indonesia (YKI) kota Samarinda melakukan pemeriksaan deteksi kanker serviks bagi ibu-ibu Dharma Wanita Persatuan (DWP) Pekerjaan Umum Kaltim.
“Sebelumnya kita melakukan penyuluhan, dan alhamdulillah mendapat respon dari ibu-ibu dharma wanita yang minta dilakukan kegiatan pemeriksaan deteksi kanker serviks. Makanya hari ini kita lakukan dengan metode IVA (Inspeksi Visual Asam Asetat) di pendopo rumah dinas kepala PU Kaltim,” ucap ketua YKI Kota Samarinda Hj Aminah Amins.
Dikatakan isteri mantan wali kota Samarinda ini, pemeriksaan deteksi kanker serviks dilakukan oleh dr Fernando Sp OG. “Kanker servika merupakan salah satu masalah kesehatan perempuan yang perlu menjadi perhatian utama bagi semua pihak, khususnya sebagai bentuk perlindungan kesehatan bagi perempuan Indonesia,” tuturnya.
Ia mengharapkan kegiatan ini bisa menyadarkan kaum perempuan bahwa pencegahan lebih baik daripada pengobatan. “Karena itu, pemeriksaan dini harus menjadi inisiatif perempuan sendiri dalam melindungi dirinya dari terkena kanker serviks,” tandasnya. ike

Anggota Dewan Baru Diharap Aspiratif

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda,  diminta benar-benar menjadi penyambung lidah masyarakat. Sikap aspiratif inilah yang dibutuhkan untuk mampu mendengar dan menyuarakan ke pemerintah dalam pembangunan dan kemakmuran.
"Aspiratif. Kalimat ini yang harus diemban oleh wakil rakyat yang baru nanti," ujar Ketua RT 01 Kelurahan Mugirejo, Kecamatan Sungai Pinang, Minggu (4/5) kemarin.
Dia mengatakan, wakil rakyat yang kembali menjadi calon anggota DPRD hampir dipastikan akan sibuk mempersiapkan berbagai hal untuk kepentingan rakyatnya.
"Jangan sampai karena sibuk dengan urusan politik dan pribadi, mereka malas masuk kantor dan tidak menjalankan amanah yang diembannya sebagai wakil rakyat," katanya.
Hal serupa diungkapkan Ketua RT 08, Suyadi. Dia mengakui, urusan politik dan amanah sebagai wakil rakyat tidak bisa dipisahkan pada diri anggota DPRD. Pasalnya, seseorang yang duduk sebagai anggota DPRD adalah utusan partai politik (parpol).
"Saya yakin jika anggota dewan memiliki hati nurani maka akan mampu menempatkan dirinya sebagai wakil rakyat yang amanah dan mampu memberikan yang terbaik bagi rakyatnya," ujar Suyadi.
Menurutnya, tindakan oknum anggota dewan yang malas masuk kantor akan merusak citra lembaga DPRD. "Badan Kehormatan (BK) DPRD harus  bersikap tegas bagi para anggota DPRD yang malas berkantor. Wakil rakyat  harus tetap bertanggung jawab dengan jabatannya sebagai wakil rakyat," pintanya.
Dia katakan, rakyat pasti akan terus memantau kinerja seluruh anggota DPRD Kota Samarinda, dalam menjalankan amanah rakyat.
“Semua pihak perlu mengingatkan anggota dewan agar dalam melakukan tugasnya penuh tanggung jawab dan  tidak serta-merta mengabaikan tugas sebagai wakil rakyat,”katanya.
Di wilayah Kota Samarinda, lanjutnya,  saat ini banyak pekerjaan rumah yang menumpuk dan harus segera diselesaikan. Termasuk soal penanggulangan masalah banjir, kesehatan, pendidikan, infrastruktur dan pembahasan beberapa  rancangan peraturan daerah (Perda) yang belum tuntas.
"Negara Indonesia menganut paham kedaulatan rakyat. Pemilik kekuasaan tertinggi dalam negara adalah rakyat. Kekuasaan yang sesungguhnya adalah berasal dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat. Nah, jangan sampai hal itu ternodai," ungkapnya.
Dia juga mengatakan  bahwa sebagai wakil rakyat maka suara DPR adalah suara rakyat. Namun, dalam realitasnya, DPR sebagai wakil rakyat masih menyisakan tanda tanya yang cukup besar di hati rakyat.
”Jangan sampai wakil rakyat justru malah melukai hati mereka yang diwakili karena hal ini telah menjadi pembahasan di berbagai media baik media cetak maupun media elektronik bagaimana perilaku wakil rakyat," katanya. tha

Jenazah WNA Masih di Lemari Es

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Jenazah Warga Negara Siberia yang ditemukan tewas tergantung diruang mesin kapal motor Sofia, saat berlayar ke Samarinda masih berada diruang pendinging kamar jenazah Rumah Sakit Umum Aw Sjahranie Samarinda.
Jenazah laki-laki berumur 26 tahun ini dibawa ke RSU AW Sjahranie Samarinda untuk dilakukan autopsi.
Seifu Kifle Teklemariam merupakan anak buah kapal motor Sofia berbendera Liberia, kapal motor ini baru berlayar dari India menuju ke Samarinda,  untuk mengambil muatan batu bara untuk dibawa kembali ke negara India.
Seiful Kifle ditemukan ABK kapal Sofia telah tergantung di kamar mesin pada selasa sekitar pukul 14.00 Wib, setelah diturunkan jenazah kemudian dibawa ke Samarinda untuk dilakukan autopsi.
Sementara itu Kapten Kapal Sofia dan beberapa anak buah kapal langsung menjalani pemeriksaan di administratur pelabuhan tentang kejadian yang menimpa abknya.
Kepada petugas Adpel, nahkoda kapal mengatakan menyerahkan proses penyelidikan kasus meninggalnya satu ABK nya kepada kepolisian Indonesia.
"Kami serahkan penyelidikan kasus ini kepada pihak kepolisian Indonesia," kata Nahkoda Kapal Sofia di kantor Adpel belum lama ini.
Sementara itu Kasi Penyelamatan Berlayar dan Penjagaan dan Patroli Syahbandar Klas II Samarinda Capt Alexander Allokendek mengatakan bahwa korban ditemukan meninggal dunia saat berada di perairan Singapura. Karena kapal berbendera Siberia ini akan menuju ke Samarinda, maka jenazah korban dibawa ke Samarinda. Jenazahnya kemudian dimasukan kedalam lemari pendingin di kapal itu.
"Saat ditemukan korban Tegantiung di kamar mesin, diduga korban memiliki masalah keluarga sehingga ia nekad menghabisi nyawanya dengan menggantungkan tubuhnya di kamar mesin," kata Alex.
Sementara itu Kaporesta Samarinda KOmbespol Antonius Wisnu Sutirta melalui Kapolsek Kawasan Pelabuhan Kompol Suko Widodo mengatakan bahwa hingga saat ini jenazah masih disimpan dilemari pendingin RSU AW Sjahranie Samarinda untuk menunggu persetujuan keluarga korban untuk dilakukan autopsi.
"Kematian WNA ini sudah dilaporkan oleh agen yang menyewa kapal kargo pengangkut batu bara ini kepada perwakilan merek di Asia yang letaknya di Korea," kata Suko.
Karena tidak ada kedutaan besar atau perwakilan negara Siberia di Indonesai, proses autopsi jenazah itu sedikit mengalami kendala. M4n

Dishub Maksimalkan Patroli Rutin di Jl Kemuning

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Terkait putusnya jalan Mas Mansyur di Lia bakung membuat sejumlah kendaraan menjadi terhambat. Selain itu juga jalan tersebut menjadi akses untuk kendaraan peti kemas.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Samarinda, Abdullah mengatakan,  jika putusnya akses Jalan Mas Mansyur di Loa Bakung, Sungai Kunjang membawa dampak yang besar. Terutama arus lalu lintas yang terganggu pasca ambruknya badan jalan di bantaran Sungai Mahakam, persis di depan Masjid Nurul Huda. Karena itu mobil tak bisa lagi menggunakan jalan
tersebut. Sedangkan motor masih bisa melintas meski harus lebih susah payah.
"Memang jalur Mas Mansyur itu sangat penting bagi sejumlah kendaraan yang dari Kota menuju Samarinda Sebaran," kata Abdullah.
Ditambahkannya, salah satu efek yang paling nyata adalah Jalan Kemuning yang sempat digunakan untuk lalu lintas kendaraan berat dan dikeluhkan warga. Lalu, setelah menerima surat kelurahan warga, pihaknya langsung ke lapangan guna memasang rambu larangan bagi kendaraan roda enam ke atas, agar tak melintas di jalan lingkungan tersebut.
"Rambu lalu lintas sudah kita pasang. Jadi mohon kepada semua pihak untuk bisa mematuhinya," katanya.
Meski begitu, pihaknya juga tak akan tinggal diam. Untuk memastikan agar Jalan Kemuning bebas dari kendaraan berat, pihaknya melakukan patroli rutin.
"Patroli tetap dan selalu kita maksimalkan. Biar tidak menganggu kenyamanan warga di Jalan Kemuning," sebutnya.
Kali ini satu-satunya akses jalan yang bisa gunakan untuk kendaraan berat adalah Jalan Jakarta yang memang sudah ditingkatkan kelasnya dengan cor beton. Untuk itu warga agar bisa memahami kondisi ini.
"Tugas kita hanya memastikan agar arus lalu lintas lancar. Tidak ada hubungannya dengan infrastruktur," pungkasnya. aon

Setiap Desa Wajib Susun RPJMDes

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPM-PD) Kaltim HM Jauhar Efendi menjelaskan, untuk mewujudkan masyarakat, lingkungan dan pembangunan perdesaan yang sukses dan sejahtera, maka setiap pemerintah desa (Pemdes) wajib menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes).
"Karena, dengan penyusunan tersebut, diharapkan lahir gagasan dan pikiran yang baik dalam merencanakan pembangunan desa di lima tahun ke depan. Sebab, melalui penyusunan tersebut, seluruh masyarakat terlibat, mulai dari Lembawa Swadaya Masyarakat (LSM), Rukun Tetangga (RT) hingga tokoh masyarakat dan agama di desa berkewajiban memberikan pemikiran," kata HM Jauhar Efendi ketika ditemui usai membuka pembinaan kelompok penyusun RPJMDes angkatan I 2014 se Kaltim di Samarinda, Selasa (29/4).
Setelah adanya masukan dan pemikiran yang disampaikan seluruh masyarakat desa, selanjutnya hal itu disepakati bersama apa yang menjadi prioritas, sehingga program yang dilaksanakan di desa berjalan baik dan terarah.
Sitambahkan, hal ini dilakukan berkaitan dengan adanya bantuan yang akan diberikan pemerintah pusat dan daerah kepada masing-masing pemerintah desa, sehingga program apa saja yang menjadi prioritas diharapkan dapat terwujud di masing-masing desa. Misalnya, pembangunan jalan desa, irigasi dan jalan usaha tani. Meski demikian, hingga saat ini pemerintah desa sudah banyak melakukan penyusunan RPJMDes. Karena itu, untuk penyusunan tersebut perlu adanya partisipasi masyarakat, guna mengidentifikasi apa yang diperlukan masyarakat. Dengan begitu, masyarakat bisa menentukan skala prioritas dalam RPJMDes tersebut. Diharapkan RPJMDes tersebut dapat dipersiapkan saat ini, sehingga perencanaan pembangunan di desa berjalan dengan baik dan tertata sesuai kebutuhan masyarakat desa.
“Guna mendukung RPJMDes, diharapkan setiap desa se Kaltim memiliki profil desa, sehingga ketika pemerintah daerah dan pusat menetapkan alokasi anggaran desa, maka dapat diketahui berapa yang akan dibutuhkan di masing-masing pemerintah desa. Jangan sampai data dari profil tidak bagus, sehingga peluang untuk mendapatkan anggaran tidak terwujud dan ini wajib dilakukan setiap pemerintah desa,” jelasnya.
Guna mendukung penyusunan tersebut, maka Pemprov Kaltim siap membantu pemerintah desa dalam penyusunan profil dan RPJMDes. Sehingga, penyelenggaraan pemerintahan desa berjalan baik ke depan. mar

Balitbangda Bekerjasama BATAN

Kembangkan Padi Varietas Sidenuk

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Kepala Balitbangda Kaltim Hj Halda Arsyad menjelaskan, dalam upaya meningkatkan produktivas tanaman pangan khususnya padi, Pemerintah Provinsi melalui Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Kaltim berkerjasama dengan Badan Teknologi Nuklir (Batan) Nasional melakukan pengembangan padi varietas unggul nasional berupa varietas Sidenuk (Si Dedikasi Nuklir).
"Kita terus melakukan pengembangan serta inovasi terhadap tanaman pangan guna mendukung percepatan pencapaian swasembada beras di Kaltim. Seperti kegiatan hari ini kita panen padi varietas Sidenuk yang dikembangkan bersama Batan Nasional. Diawali di kawasan Balai Benih Padi di Rempanga Kutai Kartanegara seluas 10 hektare dilanjutkan di Desa Bukit Raya Samboja seluas satu hektare dan mampu memproduksi padi sekitar 7 hingga 8 ton/hekatre,” ujar Halda Arsyad kepada media Selasa (29/4)
Ditambahkan, kawasan lahan sawah irigasi yang terdapat di Desa Bukit Raya ini secara keseluruhan mencapai 258 hektare dalam satu hamparan. Namun, untuk uji coba pengembangan varietas Sidenuk hanya dibuat demplot seluas satu hektare.
"Ternyata, kondisi tanah berupa lahan irigasi (sawah dengan pengairan yang teratur) atau sawah pasang surut yang mengandalkan pengairan dari sungai (Sungai Seluang Samboja) sangat sesuai untuk pengembangan varietas padi Sidenuk,"ujarnya.
Terbukti dengan demplot yang ditanami padi varietas Sidenuk dengan jarak tanam 20 x 20 centi meter mampu menghasilkan gabah kering giling sekitar 7 hingga 8 ton atau melebihi rata-rata produksi nasional, yakni  5 hingga 6 ton perhektare untuk padi varietas lain.
Terlihat dengan bulir-bulir padi yang padat berisi dan butiran panjang serta tangkai (malai hingga 200 bulir padi) yang panjang berisi menandakan produktivitas padi sangat tinggi. Kondisi ini menunjukkan kondisi alam didukung tanah dan pola tanam yang dilakukan petani sesuai untuk padi varietas Inpari Sidenuk.
“Kami ini hanya melakukan percobaan atau uji coba terhadap varietas-varietas tanaman pangan yang baru. Selanjutnya, hasil penelitian dari uji coba ini akan dibuatkan rekomendasi sebagai dasar bagi SKPD terkait untuk mengembangkan tanaman pangan yang telah kita kembangkan seperti padi varietas Sidenuk,” ungkap Halda Arsyad.
Apalagi ujar Halda, Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak telah mendapat tugas dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada Aksi Bukittinggi di 2013 lalu untuk mendukung pencapaian produksi padi nasional 10 juta ton.
Hal serupa disampaikan Kepala Pusat Aplikasi Isotof dan Radiasi Batan Nasional Hendig Winarno terhadap potensi pengembangan padi varietas Sidenuk melalui pemuliaan benih (diah suci) dengan teknologi nuklir atau radiasi nuklir sehingga menghasilkan keragaman genetik diantaranya varietas padi  Inpari Sidenuk.
“Padi Inpari Sidenuk hasil pengembangan Litbang Batan Nasional dan sudah memiliki berbagai keunggulan seperti produksi lebih baik, rasanya lebih enak dan lebih pulen. Namun, kelemahannya batang tanaman cukup tinggi sehingga perlu dilakukan diah suci (pemuliaan benih melalui radiasi nuklir) yang menghasilkan Inpari Sidenuk,” ujar Hendig.
Dijelaskan, hasil uji coba di berbagai daerah termasuk Kaltim khususnya di Kabupaten Kutai Kartanegara terhadap varietas padi Inpari Sidenuk ternyata hasilnya cukup besar rata-rata diatas 8 ton bahkan ada yang mencapai 12 ton per hektare.
Hendig Winarno meyakini varietas padi Inpari Sidenuk yang diujicobakan Balitbangda Kaltim bersama petani di daerah mampu mendukung peningkatan produksi dan produktivitas padi dalam upaya mewujudkan swasembada beras di Kaltim.
Ditambahkan, varietas padi Inpari Sidenuk dan Mugibat yang dikembangkan dengan dukungan teknologi nuklir atau radiasi nuklir tidak perlu dikhawatirkan masyarakat. mar

Rasa Aman dan Kondusif Terus Diciptakan

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Gubernur Kaltim Dr H Awang Froek Ishak mengatakan, rasa aman dan situasi kondusif perlu terus diciptakan dalam rangka mendukung meningkatnya iklim investasi.
"Kaltim daerah yang terkenal aman dan kondusif hendaknya itu dipertahankan demi mendukung lancarnya investasi masuk ke Kaltim, untuk meningkatkan ekonomi masyarakat," kata Gubernur  Awang Faroek Ishak pada kunjungan kerja di Kec Kaubun Kutai Timur, Minggu (27/4).
Pada kesempatan itu Gubernur juga mengucapkan terimaksih kepada TNI,Polri yang bekerja dengan maksimal mendukung terciptanya situasi aman dan kondusif tersebut dan dengan memaksimalkan kinerjanya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
"TNI dan Polri selama ini sudah membantu pemerintah menjaga keamanan di Kaltim mauoun di Kutai Timur  hingga mampu  terus kondusif terus dipertahankan," katanya.
Ia meminta masyarakat mempertahankan keamananan yang telah tercipta itu, dengan tidak melakukan sesuatu yang bisa membuat situasi tidak kondusif tetapi menjaga kerukunan agar tercipta masyarakat yang dinamis yang mau giat membangun daerah.
Ia mengatakan, situasi di Kaltim  perlu terus dijaga dan dipertahankan agar investasi yang diharapkan tumbuh di Kaltim  dapat dipertahankan dalam rangka memacu pertumbuhan ekonomi daerah.
Menurut dia, di Kutim  terdapat sejumlah proyek investasi yang akan berjalan diantaranya pembangunan di KEK Maloy yang nantinya berdiri proyek-proyek besar yang memerlukan tenaga kerja sangat banyak.
"Saya berharap infrastruktur proyek investasi dan pendukung investasi itu dapat dilaksanakan tentunya dengan tetap memelihara situasi agar tetap berlangsung aman dan kondusif," katanya.
Pada kesempatan itu Gubernur Awang memanggil Camat Kaubun dan Camat Sangkulirang langsung menanyakan seputar kondisin wilayahnya serta jumlah orang miskin.
"Profesi camat itu setara  Dandim atau Kapolres apapun kejadian harus tahu duluan ibarat daun jatuh harus mengerti duluan apalagi menyangkut konflik," pesan Gubernur Awang faroek Ishak. john

Balitbangda Kaji Efektifitas Program Raskin Sekitar Perusahaan Tambang

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbangda) Kaltim mengelar seminar hasil kajian efektifitas program Raskin  disekitar perusahaan tambang batubara, dari hasil seminar tersebut merekomendasikan beberapa poin. Yakni, upaya penyempurnaan kartu penerima program harus dikordinasikan dengan, RT,RW dan Kelurahan, penerima raskin agar sensitif dalam menangkap kondisi sosial ekonomi rumah tangga secara utuh.
Pemerintah daerah membentuk panitia khusus yang melibatkan semua unsur lapisan masyarakat untuk bersama-sama terlibat dan mengawasi, juga membentuk panitia khusus untuk melakukan sosialisasi. Maupun meningkatkan keterlibatan secara aktif perusahaan tambang batubara pada distribusi beras raskin yang daerahnya sulit terjangkau dan Pemerintah daerah wajib membuat program pengentasan rantai kemiskinan di wilayah masing-masing.
"Rekomendasi kita sampaikan agar program Raskin kedepan terlaksana dengan baik," kata Plh Kepala Balitbangda Kaltim Tanto Kusneri saat membuka seminar kajian efektifitas program raskin di sekitar perusahaan tambang batubara di Kaltim bertempat di aula Balitbangda, Selasa (29/4).
Para peneliti juga menyarankan pengelolaan Raskin kedepan tetap memngacu pada indikator enam tepat yang diberklakukan secara tegas pada setiap tahapan didistribusi Raskin, yakni tepat sasaran, tepat jumlah, tepat mutu dan waktu, harga dan administrasi.
Tujuan kegiatan ini agar Beras Untuk Keluarga Miskin (Raskin) dapat tepat sasaran serta mengurangi beban pengeluaran para  Rumah Tangga Sasaran Penerima Manfaat (RTS-PM) dalam memenuhi kebutuhan pangan serta meningkatkan akses masyarakat miskin di Kaltim, pada pemenuhan kebutuhan pangan.
Sedangkan penambahan fokus terhadap sekitar perusahaan tambang dimaksudkan untuk mengetahui apakah ada kaitan antara program CSR tambang terhadap angka kemiskinan dan upaya penanggulangan kemiskinan di sekitar tambang batubara.
Dijelaskan, program Raskin secara keseluruhan jauh lebih  kompleks dari gambaran mekanisme sebenarnya, karena melibatkan dimensi hubungan antar lembaga dan antar tingkat pemerintahan, finansial dan prosedur administratif. Karena itu, efektivitas pelaksanaan Raskin tidak bisa dilihat secara parsial hanya berdasarkan pada kinerja instansi tertentu saja. Sesuai dengan Pedoman Umum (Pedum) Raskin 2011 yang menyatakan bahwa indikator kinerja program raskin tercapainya tepat sasaran penerima manfaat, tepat jumlah, tepat harga, tepart waktu,teopat admuinuitrasi dan tepat kualitas.
"Sejak diluncurkan program bantuan pangan bersubsidi pada Juli 1998 dengan sebutan Operasi Pasar Khusus (OPK) Beras, menjadi beras untuk keluarga miskin (Raskin) pada 2002, sampai saat ini telah banyak pihak yang menyoroti atau mengkritik maupun memuji pelaksanaannya," ujarnya.
Melalui program Raskin RTS-PM dapat membeli sejumlah beras dititik distribusi dengan harga yang lebih murah dari harga dipasaran karena bersubsidi. Selama pelaksanaan program, jumlah beras yang dialokasikan untuk setiap RTS-PM mengalami beberapa kali perubahan, namun tetap pada kisaran 10-20 Kg per Kepala Keluarga di distribusi dan pasda 2011 ditetapkan berjumlah 15 Kg dengan harga Rp 1.600 per kg. john

Lurah Bekerjasama DKP Bersihkan Drainase

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Kelurahan Mugirejo bekerja sama dengan Dinas Bina Marga dan Pengairan melakukan bersih-bersih drainase tepatnya di sekitar pintu masuk Jalan Poros Mugirejo. Pembersihan ini guna mengurangi sampah dan pasir yang mengendap di parit.  Seperti yang kita ketahui daerah Mugirejo hingga kini belum aman dari
banjir. Setiap hujan, banjir yang paling parah berada di sekitar kawasan tersebut. Salah satu penyebab yang paling dominan, karena
drainase di sana hampir buntu tertutup pasir.
Maka tak heran jika hujan turun, sebentar saja kawasan tersebut terendam air. Jika hujan cukup lebat, ketinggian air bisa mencapai 1 meter lebih. Sehingga ketika hujan cukup lama, maka kendaraan nyaris tidak bisa melintas.
Lurah Mugirejo M Idham mengatakan, kondisi tersebut sudah lama terjadi. Berbagai upaya terus dilakukan untuk mengatasi masalah di
sana. Hal yang paling mudah dilakukan dengan biaya yang tidak besar adalah menggelar gotong royong membersihkan drainase.
"Beberapa hari lalu kami sudah menggelar kerja bakti membersihkan drainase. Selain itu, bidang pengendali banjir di bawah Dinas Bina Marga dan Pengairan juga kerap mengeruk dikawasan tersebut," kata Idham.
Namun apa boleh buat, kondisi alam yang masih banyak bukit menghasilkan pasir di Kelurahan Mugirejo, membuat drainase sangat mudah dipenuhi pasir yang mengalir dari bukit yang digali warga.
“Karena itu memang harus ada kegiatan rutin mengeruk drainase. Kita akan mencoba menangani di RT 3 dulu dengan mengangkat pasirnya. Setelah itu kita akan lakukan di bagian depan di Jalan DI Pandjaitan," ujarnya.
Selain itu Idham mengaku siap menggerakkan warganya untuk kembali bergotong royong setiap seminggu sekali untuk mengeruk drainase yang buntu akibat dipenuhi pasir.
"Semoga dengan melakukan pengerukan drainase bersama DKP tersebut bisa mengurangi genangan air yang kerap terjadi di daerah tersebut," pungkasnya. aon

Lihat Hutan Kalimantan, Pro Fauna Touring

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Kondisi hutan Kalimantan yang terus mengalami kerusakan, mengakibatkan hilangnya habitat orangutan  dan ini menjadi perhatian serius berbagai kalangan, salah satunya adalah organsasi perlindungan satwa dan hutan profauna Indonesia
Melalui aksi simpati bertajuk Ride For Borneo 2014 sejumlah aktivis mengunjungi hutan-hutan di Kalimantan Timur yang menjadi habitat orangutan,  dengan menggunakan 3 buah trail dan satu mobil.
Orangutan terbunuh dan terusir dari habitatnya demi keuntungan para pemodal dengan dalih investasi, dan untuk memastikan hal itu Pro Fauna menggelar kampanye pelestarian hutan dan orangutan di Kalimantan.
Tidak hanya itu Pro Fauna juga mengajak para akademisi dan mahasiswa untuk ikut dalam aksi penyelamatan  dan pelestarian hutan dan orangutan Kalimantan dimulai dari  kalangan kampus sendiri.
Aksi dilakukan dengan menggunakan topeng berbagai habitan yang banyak terdapat di hutan tropis Kalimantan seperti orangutan, bekantan, uwa uwa,  beruk, dan kera ekor panjang.
Sejumlah aktivis bahkan menirukan kebiasaan para hewan langka seperti cara berjalan hingga memanjat tiang listrik.
Bertempat di fakultas kehutanan universitas mulawarman para aktivis memasang spanduk dan meneriakan kata hutan untuk menarik perhatian para mahasiswa yang melintasi kawasan itu.
Ketua Profauna Indonesia, Rosek Nursahid mengatakan tim yang berjumlah enam orang ini akan mendokumentasikan kondisi hutan Kalimantan yang kian menyempit dan mengancam kelestarian satwa seperti orangutan.
Melalui kegiatan ini Profauna akan memberikan edukasi tentang pentingnya hutan dan orang utan kepada masyarakat dan  menyinggahi kampus-kampus yang kami lewati untuk menggelar pameran dan  dialog khusus mengenai orang utan.
Populasi orangutan di Kalimantan saat ini diperkirakan tersisa 54 ribu ekor, keberadaan orangutan tersebut kian terancam punah akibat rusaknya habitat mereka.
Pro fauna menilai perlu ketegasan dari pemerintah pusat dan daerah untuk menyelamatkan hutan Kalimantan yang tersisa.
Saat ini berdasarkan data departemen kehutanan angka deforestasi di kalimantan dalam kurun waktu lima tahun antara tahun 2000 hingga 2005 mencapai sekira 1,23 juta hektare atau sekira 673 hektare hutan Kalimantan mengalami deforestasi setiap harinya," kata Rosek kepada Poskota Kaltim di kampus unmul selasa (29/4) kemarin.
Aktivis peduli lingkungan yang tergabung di profauna Indonesia ternyata juga menyukai dunia otomotif, enam orang aktivis asal Jakarta melakukan kegiatan touring keliling Kalimantan yang bertajuk Ride For Borneo 2014.
Kampanye peduli hutan dan juga fauna ini akan menjelajah hutan kalimantan  selama satu bulan, dan dimulai dari Kalimantan Timur hingga perbatasan antara Indonesia dengan Malaysia yang menggunakan sepedamotor Husqvarna.
Jalur yang akan ditempuh juga bukan jalur biasa, medannya bakal banyak medan off road, sehingga memerlukan ketangguhan Rider dan sepeda motornya.
Meski terbilang cukup berat kampanye ini juga diikuti oleh satu rider wanita yakni Made Astuti, Made mengaku tertantang mengikuti kampanye ini karena tertarik dengan misi kampanye yakni edukasi tentang pentingnya menjaga hutan.
"Kegiatan Ride For Borneo 2014 ini bukan hanya kegiatan petualangan namun diharapkan mampu  memberikan edukasi kepada masyarakat setempat,  merusak hutan hal yang membahayakan dan dapat membunuh satwa langka dan juga manusia," kata Made.
Kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi masukan bagi pemerintah RI untuk segera tanggap dan memberikan kebijakan yang pro terhadap pelestarian hutan dan orangutan khususnya orangutan kalimantan yang terancam punah. M4n

PKB Pastikan 5 Kursi di

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Pesta demokrasi pemilihan legislatif (pileg) 9 April 2014 sudah berlalu, namun perhitungan suara pun masih terus berjalan. Prediksi perolehan suara yang menduduki kursi empuk dewan sebagai wakil rakyat telah diketahui partai termasuk Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kaltim yang memastikan 5 kursi DPRD Kaltim yang akan diperoleh dari 5 daerah pemilihan di Kalimantan Timur. Hal tersebut dikatakan Sekjen Ketua Dewan Suroh PKB Kaltim, H Jahidin SH MM, kemarin.
Menurut H Jahidin, yang juga Caleg PKB untuk DPRD Kaltim nomor urut 1, bahwa hasil perhitungan sementara dari kabupaten kota telah memperoleh suara yang dapat mengantar wakilnya untuk menduduki kursi wakil rakyat di karang paci.
"Alhamdulillah untuk periode ini PKB mendapat 5 kursi. Ini tak lepas dari kerja keras semua pihak dalam melakukan sosialisasi dalam upaya pemenangan PKB," ujar Jahidin.
Data yang diperoleh dewan suro PKB Kaltim, sudah mengantongi 5 wakilnya di DPRD Kaltim. H. Jahidin, dapil 1 Samarinda, Ketua PKB Kaltim Saparuddin, dari 5 Kutai Timur, Ibu Sandra Dewi dari dapil 3, Herman dari dapil 6 dan Slamet dari dapil 4 Kukar-Kubar.
"Sementara suara yang kami terima 4 wakil caleng yang sudah berhasil menduduki wakil rakyat di karang paci, yaitu H. Jahidin dapil 1 Samarinda, dapil 3 ibu Sandara Dewi, dapil 5 Ketua PKB Saparuddin, dan Dapil 6 Herman dan akan menyusul Slamet dari dapil 4," imbuhnya.
Sedangkan untuk dapil satu untuk kota Samarinda dari 10 Kecamatan sampai hari ini Kamis (17/4) suara yang diperoleh nomor urut 1 H. J. Jahidin S, SH, MH telah mencapai angka 17.417 suara dari 575.150 pemilih dari 1.571 TPS yang ada.
"Dari total suara yang diperoleh 17.417 suara, sudah termasuk suara pribadi 10.134 suara, 3.206 suara partai dan dari rekannya 3.878 suara," kata dia. tha

Nusyirwan Temui Jusuf Kalla

Bahas Rencana Pembentukan PMI Kaltara

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Kendati  Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) sudah terbentuk, tetapi dalam  memaksimalkan fungsi Palang Merah Indonesia (PMI) selaku organisasi kemanusian, Provinsi Kaltara masih  mengandalkan PMI Kalimantan Timur. Untuk itu,  dibawah kendali PMI Kaltim tadi, sekarang ini, Kaltara tengah  menyusun  kepengurusan baru. Rencana penyusunannya sendiri disampaikan langsung Wakil Wali Kota Samarinda H Nusyirwan Ismail yang juga menjabat ketua PMI Kaltim saat bertemu Ketua Umum PMI Pusat Muhammad Jusuf Kalla, Sabtu (28/04) lalu di kediamannya di Jakarta Selatan. Perbicangan yang terbilang santai dan akrab ini, Nusyirwan menyampaikan terhitung  enam bulan kedepan, dari sekarang kepengurusan PMI yang sudah terbentuk di beberapa Kabupaten Kota di daerah Utara  akan segera melakukan musyawarah wilayah provinsi untuk membentuk kepengurusan PMI Provinsi Kaltara.
”Kita berharap sebelum masa akhir kepengurusan PMI Pusat, pengurus PMI Kaltara sudah terbentuk sehingga bisa dikukuhkan pada akhir tahun nanti,” ungkap Nusyirwan. Kepada JK sapaan akrab Jusuf Kalla, Nusyirwan menjelaskan keberaadan PMI Kaltara sekarang ini sangat penting, karena menurut dia dengan terbentuknya  kepengurusan baru nanti setidaknya para angggota beserta jajarannya bisa langsung memprogramkan sebuah kegiatan yang dapat menampung semua kepentingan dari masing-masing PMI Kabupaten/Kota di Kalimantan Utara.
Seperti  sebut dia, PMI Kaltara nantinya bisa saja menggelar  kegiatan rutin tahunan  bersama PMI Kabupaten Kota untuk berkoordinasi dan konsolidasi dengan membahas peningkatan kapasitas maupun sosialisasi issu maupun up date terkini terkait Kepalang merahan baik di tingkat Kabupaten, Provinsi dan Nasional.
”Jadi kami di daerah sangat menaruh harapan apabila sudah terbentuk nanti bapak bisa hadir untuk mengukuhkan langsung kepengurusannya,” harap Nusyirwan.
Sejalan dengan apa yang disampaikan Nusyirwan , Jusuf JK sangat mendukung  segera dibentukanya PMI Kaltara. Mengingat kata JK, dengan terbentuk kepengurusan baru setidaknya ada langkah bergerak cepat dalam merancang berbagai program kerja untuk memastikan berjalan optimalnya peran-peran PMI  di Kabupaten Kota di wilayah Utara tadi.
Karena sambungnya tugas PMI tentunya harus memiliki kesigapan terjun membantu masyarakat di daerah yang terkena bencana alam maupun di daerah-daerah yang sedang mengalami konflik.
”Untuk itu  saya berharap, tak hanya bagi kepengurusan yang baru dibentuk,bagi jajaran  kepengurusan PMI yang tengah berjalan saat ini  bisa membangun sistem penanggulangan bencana yang melibatkan berbagai pihak terkait,” pintanya. ike

Rp 72 Miliar Jamkesda, Pembayaran Sesuai SOP

Per April Sudah Selesaikan 5 Klaim, Sisanya Masih Proses

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Pemerintah Kota Samarinda telah mencanangkan agar setiap warganya memiliki jaminan kesehatan, bagi yang belum, Pemkot menyediakan layanan Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda). Untuk tahun ini anggaran disiapkan Rp 72 miliar.
“Tahun ini disiapkan Rp 72 miliar. Angka ini digunakan untuk pembiayaan layanan Jamkesda, sarana Pemberi Pelayanan Kesehatan  Tingkat Pertama (PPK I) seperti Pukesmas dan jaringannya di Samarinda, Bidan Praktek Swasta rekanan dan klinik bersalin rekanan hingga PPK Tingkat Lanjutan (PPK II) seperti RSUD A. Wahab Syahranie, RSUD IA Moeis, RSKD Atma Husada Mahakam, Balai Kesehatan Mata dan Olahraga Masyarakat, Palang Merah Indonesia, RSUD Kanujoso Djatwibowo Balikpapan dan rumah sakit swasta rekanan,” ucap kepala UPTD Jamkesda Dinas Kesehatan Samarinda dr Syarifah Rahimah.
Rahimah menyebutkan salah satu pembiayaan yang telah dibayarkan Jamkesda pada 1 April 2014 yaitu klaim RSKD Atma Husada Mahakam Rp 348.460.272,- untuk pembiayaan selama 1 bulan.
“Sebenarnya masih ada juga pembayaran di layanan PPK I. Namun masih ada juga yang masih dalam proses verifikasi di Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD). Tidak serta merta langsung pencairan, karena ada SOP (Standar Operasi Prosedural). Pihak mitra kita juga selama ini tahu akan SOP itu dan tetap koorperatif. Intinya sama-sama aman dan diuntungkan,” tegasnya.
Menurutnya, kedua belah pihak tidak ingin terburu-buru namun nantinya bisa menimbulkan masalah. “Yang jelas Pemkot sudah siap tahun ini dengan anggaran Rp 72 miliar,” tandasnya.
Dikatakannya ini program Pemkot Samarinda yang pro rakyat dan langsung menyentuh. Untuk itu ia mengajak semua pihak, siapapun supaya bisa bersama-sama mendukung program ini. “Pak wali ingin semua warga bisa dijamin kesehatannya. Ini tujuan mulia, mari bersama kita bekerja keras mewujudkan itu. Pak wali aja mengaku banyak menerima sms ucapan terima kasih dari warga, bahkan saya aja pernah dibawakan warga buah-buahan hasil panen warga sebagai ucapan terima kasih. Tapi bukan ini diharap, melainkan bagaimana warga Samarinda ketika sakit, bisa dijamin,” tandasnya.
Rahimah menyebutkan, hingga saat ini peserta Jamkesda tercatat sebanyak 443.115 jiwa dan jumlahnya terus bertambah seiring meningkatnya kesadaran warga akan pentingnya kepemilikan jaminan kesehatan.
Tak hanya itu, memasuki tahun 2014 Jamkesda juga menjamin peserta yang berasal dari kelompok masyarakat tertentu, seperti penghuni panti sosial yang tercatat sebagai warga Samarinda. Beberapa panti yang telah memanfaatkan Jamkesda antara lain Panti Sosial Tresna Werdha Nirwana Puri, Panti Sosial Asuhan Anak Harapan dan beberapa yayasan sosial yang ada di Kota Samarinda. ike

Sjaharie Jaang Beri Kado Spesial Hermanto

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Ada yang istimewa dalam perayaan ulang tahun Hermanto kepala Dinas Kesejahteraan Sosial (Dinkessos) Samarinda H Hermanto dalam pada acara syukuran yang dikemas dadakan oleh jajaran staf Dinkessos di ruang pertemuan Dinkessos Jl Dahlia, Senin (28/4) kemarin.
Sebuah lagu berjudul Widuri yang dipopulerkan Brory Marantika menjadi kado istimewa yang diterima Hermanto dari Walikota Samarinda Syaharie Jaang yang hadir secara tiba-tiba pada acara dadakan itu.
Kehadiran orang nomor satu di lingkungan Pemkot Samarind aini kontan membuat sebagian besar pegawai dilingkungan Dinkessos terkejut, namun keadaan kembali cair saat walikota mengatakan bahwa kehadirannya adalah untuk memberikan ucapan selamat kepada PNS yang cukup senior dilingkungan Pemkot Samarinda.
Dalam Ucapan selamatnya Syaharie Jaang mengharapkan agar terus mendapatkan dukungan dari Hermanto agar Pemkot Samarinda dapat terus  meningkatkan kinerjanya dalam hal memberikan pelayanan dan kesejahteraan kepada masyarakat kota Samarinda.
"Selamat Ulang Tahun kepada Pak Hermanto, dengan bertambahnya usia diharapkan agar dapat terus memimpin dan memperbaiki kinerja Diskenseos yang saat ini telah bagus sesuai visi pemkot Samarinda," kata Jaang.
Jaang di sana tidak sendiri, tidak jeda lama sebelum kedatangannya, terlebih dahulu Asisten III Ridwan Tassa juga hadir.
Kedua petinggi ini menyusul para pejabat yang hadir lebih dulu di acara syukuran, diantara kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Aji Syarif Hidayatullah, kepala Dispora Makmun AN, kepala BPBD Ruby Hartono, kepala Bagian Organisasi Sartono, Sekretaris Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Perempuan Dicky.
Harmonisasi hubungan yang tergambar ini, setidaknya bisa memberi efek domino bagi kinerja pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat seperti yang diharapkan wali kota sesuai visi misi Pemkot Samarinda.
Hermanto sendiri merasa haru dengan kehadiran ini. Namun di usia yang ke 56, menurutnya sisa umurnya makin berkurang akan semakin memicu berbuat yang terbaik.
“Saya masuk di pemerintah kota sejak era Pak Kadrie Oening tahun 78. Senior diatas saya pak Fadli Illa (Mantan Sekkot) tahun 77 dan Pak Indra Hadi (kepala BPKAD) tahun 76,” ucap Hermanto dalam sambutannya didampingi isterinya Hj Yudhi Naniek Hermanto.
Hermanto bercerita sempat bertugas di Penertiban Umum (Tibum), pengawas Bangunan, Tata Kota. Bahkan di era orde baru sempat menjadi anggota DPRD kota Samarinda dan DPRD Propinsi Kaltim, dan kembali di Pemkot di era reformasi dengan dipercaya menjabat kepala Badang Kesbangpol, Sekwan DPRD Samarinda, Kepala Dishub Samarinda dan sekarang Kepala Dinkessos Samarinda. ike

Perawat Ditindak Tegas Bila Tak Berikan Pelayanan

Meningkatkan Pelayanan di RSUD AWS

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Memberikan layanan terbaik kepada masyarakat di Kaltim, bagi setiap rumah sakit adalah hal yang wajib dilakukan. Guna mendukung peningkatan tersebut, Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Wahab Sjahranie (RSUD AWS) terus berupaya melakukan tindakan tegas kepada seluruh perawat yang tidak memberikan pelayanan yang baik kepada pasien, yakni dengan cara dipindahkan dari bidang pekerjaan yang kini dijalani. Terutama ketika tidak memberikan pelayanan yang baik kepada pasien yang di rujuk di Unit Gawat Darurat (UGD) dan kelas III.
"Hal ini dilakukan dengan tujuan untuk memberikan kepercayaan kepada masyarakat, bahwa RSUD AWS betul-betul berupaya melayani masyarakat. Kami sangat terbuka kepada seluruh pasien yang di rujuk ke rumah sakit ini. Jika memang ada yang merasa tidak dilayani, maka silahkan memberikan informasi di kantor pengaduan yang telah kami sediakan, sehingga kami dapat mengetahui apa yang menjadi keluhan masyarakat. Apabila ada perawat atau karyawan yang ketahuan tidak memberikan pelayanan kepada pasien, segera mungkin kami pindahkan. Bahkan, akan kami pindahkan di lokasi yang tidak berhubungan dengan pasien, misalnya di bagian laundry,” kata Direktur RSUD AWS dr Rachim Dinata Marsidi ketika dikonfirmasi di Kantor RSUD AWS, Senin (28/4).
Menurut dia, aduan yang disampaikan masyarakat merupakan kritikan yang membangun bagi RSUD AWS, sehingga menjadi motivasi untuk lebih baik dalam memberikan pelayanan kepada pasien.
Dia berharap, tenaga yang dibutuhkan untuk bertemu pasien adalah orang yang profesional dan mau bekerja, serta melayani masyarakat secara baik dan nyaman. Terutama memiliki empati dan ramah terhadap masyarakat.
“Guna mendukung kekurangan tenaga perawat, selama saya memimpin ada 120 tenaga honor yang diterima di RSUD AWS. Tetapi, sebelum mereka diturunkan melayani pasien, maka diwajibkan untuk mengikuti training selama dua minggu, setelah itu secara mandiri mereka memberikan pelayanan kepada pasien,” jelasnya.
Melalui training yang diberikan kepada seluruh perawat baru diharapkan mampu mewujudkan pelayanan yang baik terhadap pasien. Bahkan, saat ini di UGD pasien tidak perlu lagi ditanya tentang biaya, tetapi langsung dilayani dan ditangani perawat yang bertugas.
Selain itu, guna memberikan pelayanan yang baik kepada pasien, terutam di kelas III, AWS tahun ini melakukan program untuk menambah air conditioner (AC) setiap ruangan.
“Dengan adanya program tersebut, kami berharap pasien yang di rujuk di kelas III merasa nyaman. Bahkan, tingkat kebersihan di masing-masing ruang kelas terus kami lakukan, sehingga pasien merasa nyaman dan tidak terganggu ketika dirawat di rumah sakit ini,” jelasnya.
Selain meningkatkan pelayanan di kelas III, AWS juga tengah meningkatkan pelayanan bagi pasien jantung yang di rujuk di rumah sakit ini. Untuk mendukung itu, tahun ini AWS telah menyekolahkan tujuh perawat yang khusus menangani pasien jantung ke Rumah Sakit Jantung Harapan Kita Jakarta.
Untuk mendukung peningkatan pelayanan tersebut, Pemprov Kaltim juga telah siap membantu. Karena itu, 2015 nanti ada 14 perawat yang juga akan disekolahkan ke Rumah Sakit Jantung Harapan Kita.
“Kami berharap melalui dukung Pemprov Kaltim, RSUD AWS mampu memberikan pelayanan yang baik terhadap masyarakat di Kaltim,” jelasnya.  mar

AFI Dengar Langsung Suara Petani

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Selain meresmikan perkebunan dan pabrtik kelapa sawit PT Fairco Agro Mandiri (PT FAM) Gubernur Kaltim DR H Awang Faroek Ishak menyempatkan bertatap muka langsung dengan melakukan dialog atau sambung rasa dengan para petani dengan tujuan inggin mendegar langsung suara para petani secara langsung, Minggu (27/4).
Pada dialog itu Gubernur Awang meminta agar para petani terus semangat mendukung program-program pertanian untuk mewujudkan ketahanan dan kemandirian pangan di Kaltim.
Dikesempatan itu, Gubernur menjelaskan tentang jenis program kredit permodalan seperti kredit sawit sejahtera, kredit sapi sejahtera, kredit keramba sejahtera. BPD Kaltim sendiri, jenis kredit dilakukan untuk mendukung swasembada pangan dan sebagai upaya peningkatan kesejahteraan petani.
Menurut dia, program kredit permodalan sebagaimana dimaksud dapat membantu pengembangan usaha masyarakat. Oleh sebab itu, Pemptov Kaltim melalui SKPD terkait bekerjasama dengan BPD Kaltim membuat berbagai program kredit permodalan usaha masyarakat.
Pihaknya berharap dengan penguatan modal tersebut menjadikan usaha tani mereka lebih berkembang. Apalagi melalui program kredit pangan sejahtera memberikan banyak layanan jenis permodalan usaha tani. Mulai dari kredit modal kerja, hingga pembelian alat mesin pertanian (alsintan).
Untuk meningkatkan usahanya, pada kesempatan itu gubernur mempersilahkan para petani mengajukan kredit tanpa angunan dari BPD Kaltim setempat untuk pengembangan ternak sapi melalui kelompok, atau pengembangan bidak pertanian lainnya.
"Silahkan ajukan kredit berapa nilainya,  tetapi harus melalui kelompok sampai ribuan ekor akan dilayani tetapi harus dengan prosedur yang benar dan benar-benar dicek koperasinya sehat atau tidak," saran Gubernur Awang Faroek dihadapan para petani.
Gubernur juga memberi semanagt para petani untuk menanam singkong  karena singkong saat ini juga diekspor hingga ke China berupa chips atau gaplek. Namun jika kawasan industri Maloy selesai dibangun tentunya nanti semua  hasil petani bisa diolah dikawasan tersebut dan akan meningkatkan kesejahteraannya karena mendapatkan nilai tambah.
"Sudah saatnya petani Kaltim kedepan mengarah keindustralisasi apapun komoditinya,  sehingga  nilai tambahnya  yang menikmati rakyat kita sendiri bukan orang luar," tegasnya.
Awang juga menyarankan  kepada Dinas Perindustrian dan Koperasi untuk melatih para petani diberikan pelatihan kewirausahaan secara bergilir agar tahu persis mengolah lahan yang baik dan benar.
Gubernur juga merasa gembira dan bangga teryata para petani  di kecamatan Kaubun maupun Kaliorang ada yang yang  memiliki lahan sawit  satu orang lima hektar bahkan ada juga yang  12 hektar, kalau sudah memiliki lahan dengan luas lima hektar saja hidupnya pasti makmur. "Semua komoditi pertanian kalau diolah secara profesional rakyat pasti makmur." pesan Awang.  john

Perkebunan Sektor Andalan Pengganti Migas

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Gubernur Kaltim Dr H awang Faroek Ishak meresmikan perkebunan dan pabrik pengolahan kelapa sawit dan program Integrasi Perkebunan  dengan Sapi Potong PT PT Fairco Agro Mandiri (PT FAM) Kecamatan Kaubun Kutai Timur, Minggu (27/4).
Gubernur Awang Faropek Ishak menyampaikan bahwa kehadiran perusahaan ini selain menunjukkan bahwa Kaltim nyaman untuk investasi, juga menjadi bukti bahwa iklim investasi di Kaltim semakin memikat.
"Dengan adanya PT FAM dapat menstimulus semangat masyarakat khususnya Kaubun  dan Kutim pada umumnya, untuk lebih giat mengelola kebunnya agar menghasilkan nilai ekonomi yang lebih tinggi," kata Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak.
Gubernur juga menyebutkan, peluang investasi di Kaltim terbuka lebar karena banyak potensi yang bisa dikembangkan, salah satu potensi itu adalah sektor perkebunan dan sektor perkebunan  mampu memberi kontribusi cukup signifikan bagi peningkatan ekonomi masyarakat.
“Dengan membaiknya iklim investasi ini, kita berharap akan semakin banyak lagi investor yang mengembangkan usahanya. Selain mempermudah proses administrasi, Pemerintah  Kaltim juga akan menjamin kenyamanan investasi,” tandasnya.
Dijelaskan, sektor perkebunan memiliki prospek cerah dan sebagai sektor andalan pengganti Migas di masa mendatang.  Karena  Migas merupakan salah satu sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui dan suatu saat potensinya akan habis dan tidak bisa diandalkan lagi.
Sedangkan komoditas perkebunan berskala besar yang menjadi unggulan untuk dikembangkan di Kaltim yakni kelapa sawit, termasuk pula karet dan kakao, serta komoditas lainnya seperti kelapa, lada, kopi, kemiri, aren .
“Tentunya kita merasa  bersyukur karena Program Satu Juta Hektar Sawit di Kaltim telah terwujud dan kini akan terus dikembangkan dengan program Tahap Kedua seluas 1,4 Juta Hektar yang ditargetkan tercapai pada tahun 2014-2018,” ujarnya.
Gubernur optimistis, usaha perkebunan terus berkembang, baik yang diusahakan dengan  perkebunan rakyat maupun perkebunan besar.
Dengan masuknya sejumlah perusahaan perkebunan di daerah ini, maka luasan lahan perkebunan semakin bertambah dan kondisi demikian makin berkembang lagi dengan berdirinya pabrik pengolahan. Untuk pabrik minyak sawit (CPO). Sementara ini, telah dipersiapkan pula Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Maloy Kutai Timur yang meliputi tiga zona yaitu areal untuk fasilitas pelabuhan, area komersil, gudang penimbunan, area industri, permukiman, area service dan perkantoran.
Terkait dengan peresmian perkebunan PT. Fairco  Agro Mandiri (FAM)  gubernur berpesan kepada Pimpinan Perusahaan, hendaknya tetap melaksanakan kegiatannya dengan baik karena Pemerintah telah memberikan jaminan keamanan dan kemudahan berinvestasi.
“Laksanakan pembangunan perkebunan dengan target-target yang ditentukan,” pesannya.
Dengan adanya pembanguan perkebunan rakyat berkaitan dengan program revitalisasi perkebunan, PT FAM harus berpartisipasi dalam pembangunan kebun plasma bagi warga di sekitar kebun inti.
Apalagi pemerintah juga memberikan bantuan subsidi bunga kredit bagi peserta revitalisasi dalam membangun kebun.
“Saya berpesan kepada PT FAM agar memperhatikan dan menjaga kondisi lingkungan hidup di sekitarnya agar tidak menimbulkan pencemaran, kerusakan dan terjadinya bencana alam,” tegasnya.
Diharapkan  juga agar perusahaan  memberikan perhatian dan kepeduliannya melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), utamanya terhadap kondisi kehidupan masyarakat di sekitar lokasi perkebunan. Jangan sampai terjadi konflik dan kecemburuan sosial, serta terjadinya kesenjangan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Sementara itu Direktuir PT FAM Howard Kandiawan mengatakan, luas kebun yang sudah berproduksi dan panen  sekitar 4.821 Ha dengan menghasilkan rata-rata 20 ton tandan buah segar (TBS) per hektarnya.
"Untuk memproses TBS kami telah membangun pabrik dengan kapasitas 45 ton TBS per jam dan akan ditingkatkan menjadi 60 ton TBS per jam," jelasnya.
Kepedulian perusahaan juga didirikan  koperasi petani plasma, serta membangun gedung SD untuk anak-anak karyawan dan masyarakat sekitarnya. Perusahaan juga menyerap 1634 tenaga kerja lokal dan mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi.
Hadir pada peresmian tersebut, Pangdam VI Mulawarman  Mayjend TNI Dicky Wainal Usman, Danrem 091 ASN Brigjen TNI Nono Suharsono, Kasad Brimob Polda Kaltim Kombespol Subnedi, asisten Ekonomi dan Pembangunan sekprov Kaltim M Sa’bani dan pejabat SKPD Sekprov Kaltim dan Kelompok Tani perkebunan setempat.
Selain meresmikan perkebunan dan pabnik kelapa sawit juga dilakukan penandatanganan prasasti, panen perdana sawit juga peninjuan lokasi pabrik sawit. john

Slogan dan Tekad Bersama "Korupsi, No"

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Asisten Pembangunan Setdaprov Kaltim HM Sa’bani menegaskan, dalam upaya meningkatkan kinerja yang baik sekaligus menghindarkan terjadinya pelanggaran bahkan penyimpangan dalam pengelolaan kegiatan, maka Pemerintah Provinsi Kaltim beserta seluruh jajaran telah membuat slogan dan tekad bersama “Korupsi, No”.
"Walaupun masih sebatas slogan namun telah menjadi tekad bersama untuk menciptakan pemerintahan yang bersih dan berwibawa. Diantaranya, harus dihindarkan terjadinya masalah-masalah yang mengarah pada penyimpangan dalam pelaksanaan kegiatan. Slogan yang telah kita buat itu hendaknya menjadi pemacu sekaligus pemicu semua agar dalam melakukan setiap kegiatan tidak terjadi pelanggaran ataupun penyimpangan yang mengarah pada tindak atau perbuatan korupsi,” papar HM Sa’bani dalam arahannya apel pagi di Halaman Kantor Gubernur Kaltim, Senin (28/4).
Menurutnya, komitmen atau tekad yang ditampilkan dalam bentuk slogan dan dibuat di setiap SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) lingkup Pemprov Kaltim guna mengingatkan agar setiap diri aparatur selalu mengingat apabila melihat slogan tersebut.
"Walaupun, sesungguhnya tekad untuk menciptakan tata kelola pemerintahan khusunya terkait pengelolaan keuangan harus lebih baik dan transparan serta tidak terjadi penyimpangan yang mengarah pada tidak korupsi sudah dimiliki setiap diri aparatur," tandasnya.
Namun lanjutnya, slogan dan tekad itu hendaknya tidak mempengaruhi kinerja aparatur dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya secara optimal. Sebaliknya, lebih memudahkan dalam menjalankan kewajibannya secara bertanggungjawab.
“Slogan dan komitmen itu hendaknya tidak mengurangi kinerja jajaran. Sebaliknya, mampu memacu kita semua untuk lebih menciptakan pemerintahan yang bersih dalam pengelolaan kegiatan terkait pengelolaan keuangan pemerintah,” jelasnya.
Selain itu, slogan dan atauran yang terkait penyelenggaraan pemerintahan yang bersih dan berwibawa walaupun aturan yang dibuat manusia namun teap berlandaskan pada tead dan keyakinan akan aturan agama dan takut kepada Allah.
“Kita tidak perlu ketakutan atas aturan yang kita buat tetapi lebih mendasar keyakinan dan ketakutan terhadap Tuhan yang menciptakan dan membuat aturan agar kita tidak melakukan perbuatan penyimpangan keuangan atau korupsi,” ungkapnya.
Sehingga, ketakutan akan Tuhan dan aturan yang ditentukan maka mampu membatasi dan mengarahkan seseorang khususnya setiap diri aparatur untuk melakukan hal-hal yang lebih baik dan tidak melakukan menyimpangan mengarah pada tindak korupsi.
Dalam upaya meningkatkan kinerja aparatur di lingkup Pemprov Kaltim sekaligus memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat, maka telah dibuat slogan “Kinerja, Yes. Prestasi, Yes. Korupsi, No”. mar

Tiga Kota di Kaltim Bebas Malaria

Hari Kesehatan dan Malaria se Dunia

JAKARTA, Poskota Kaltim
Gubernur Kaltim  H Awang Faroek Ishak mengaku bangga bahwa tiga Kota se Kaltim, yakni Samarinda, Balikpapan dan Bontang berhasil menjadi daerah yang dinyatakan bebas malaria oleh Kementerian Kesehatan.
Keberhasilan tersebut ditandai dengan penyerahan sertifikat eliminasi malaria yang disampaikan Menteri Kesehatan dr Nafsiah Mboi kepada Walikota Balikpapan Rizal Effendi, Walikota Bontang Adi Darma dan Wakil Walikota Samarinda Nusyirwan Ismail.
“Saya sangat bangga tiga kota se Kaltim, yakni Samarinda, Balikpapan dan Bontang telah berhasil mewujudkan daerah mereka menjadi daerah bebas malaria. Karena itu, dia berharap komitmen pemerintah kabupaten/kota terus dilakukan, terutama bagi tiga kota yang telah meraih eliminasi malaria se Indonesia dapat terus mempertahankan itu. Caranya dengan pola hidup sehat, yang dimulai dari rumah tangga hingga lingkungan tempat tinggal,” kata Awang Faroek Ishak usai menghadiri dan mendeklarasikan eliminasi malaria ke 212 kabupaten/kota se Indonesia bersama Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi di Jakarta, Sabtu (26/4).
Pembebasan malaria tersebut diharapkan dapat diikuti seluruh kabupaten/kota se Kaltim. Dengan cara mensosialisasikan dampak dari penyakit malaria hingga pencegahan yang harus dilakukan.
Karena, untuk mewujudkan daerah yang bebas dari malaria adalah dengan menerapkan pola hidup yang baik, yakni dengan membersihkan lingkungan rumah, kantor hingga sekolah.
“Komitmen Pemprov Kaltim jangan diragukan lagi untuk menyukseskan program kesehatan di daerah, terutama dalam program bebas malaria di daerah. Hal ini, telah dilakukan sejak kepemimpinan saya pada periode pertama,” jelasnya.
Dia berharap, untuk komitmen tersebut kabupaten/kota dapat melakukan hal itu. Bahkan, Pemprov Kaltim hingga saat ini mengalokasikan anggaran program kesehatan 10 persen dari APBD, termasuk di dalam program tersebut, yakni bebas malaria.
Jika hal ini dapat terlaksana dengan baik, maka kesejahteraan masyarakat bisa terwujud. Begitu juga program untuk peningkatan kebutuhan masyarakat, yakni pendidikan diharapkan dapat terlaksana dengan baik.
“Semoga melalui penghargaan yang diberikan tersebut mampu memberikan motivasi kepada seluruh kabupaten/kota se Kaltim untuk berupaya membebaskan daerah mereka dari malaria,” jelasnya. mar 

Anggota KPU Kutim Diberhentikan

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Kisruh yang terjadi pada pelaksanaan rekapitulasi perhitungan suara hasil Pemilu Legislatif 9 April lalu di Kantor KPU Kutai Timur berbuntut panjang.
Dugaan penggelembungan suara yang dilaporkan petugas Pengawas Pemilu Kutai Timur dan penyitaan hasil perhitungan suara yang berisi berbagai dokumen hasil perhitungan suara di tingkat PPS dan PPK  yang telah diletakan di karung dan siap untuk dimusnahkan, membuat komisioner KPU Kutim Hasbulah dipecat. Pemecatan ini juga diikuti oleh 6 orang petugas PPK Kabupaten Kutai Timur.
Akibat kasus ini rekapitulasi perhitungan suara pun dilakukan di bawah pengawasan KPU Kaltim dan dilaksanakan selama 2 hari di disebuah hotel di Jl Kusuma Bangsa Samarinda.
Ketua KPU Kaltim Ida Farida mengatakan, pemecatan itu dilakukan karena mengikuti edaran KPU RI nomor 331 tahun 2014 tentang hak KPU Provinsi yang boleh mengugurkan keanggotan seseorang di lembaga pemilihan tersebut jika terbukti melakukan tindakan pidana.
Selain Hasbullah, Ida juga mengaku jika saat ini dirinya sudah menerima laporan dari pihak kepolisian Kutim jika ada 5 anggota PPK dan 1 Sekretaris PPK  yang  ikut ditahan pihak kepolisian.
Karena berdasarkan keterangan dari polisi,  perubahan data yang dilakukan Hasbullah juga dibantu ke lima anggota PPK.
KPU Kaltim dipastikan juga akan melakukan diskualifikasi terhadap para calon legislatif yang sengaja menyuap para penyelenggara pemilu.
"Kami sudah memberikan sangsi tegas kepada para penyelenggara yang telah melakukan pelanggaran etik, dan kami juga akan memberikan sangsi tegas kepada caleg yang dengan sengaja menyuap para penyelenggara yakni sangsi diskualifikasi," kata Ida.
Jika caleg terkena sangsi diskualifikasi dan dia jadi anggota DPRD maka kursi yang dia tempati tidak akan dialihkan kepada calon lain, jatah kursi untuk partai itu dibiarkan kosong sesuai aturan undang-undang.
Sementara itu Hasbullah satu dari komisioner KPU saat ini sudah ditahan di polres kutim karena terbukti menggelembungkan suara caleg dengan imbalan uang.
Hasbulah  diduga dia menerima uang Rp55 juta dari para caleg yang suaranya digelembungkan, ada 5 partai dan 10 caleg yang saat ini diduga terlibat dalam kasus penggelembungan suara ini.
Sementara itu sumber Poskota Kaltim mengatakan bahwa pihak kepolisian Polres Kutai Timur saat ini sedang melakukan penyelidikan terkait keterlibatan oknum Komisioner KPU Kaltim.
Oknum ini diduga yang memerintahkan Hasbulah untuk mengganti perolehan suara Oknum caleg yang akan duduk di DPRD Kaltim.
"Dalam waktu dekat yang bersangkutan akan kita panggil ke Kutim," katanya. M4n

Keluarga Sakinah Dilombakan Lagi

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Setelah melewati beberapa tahap penilaian akhirnya Kecamatan Samarinda Utara ditetapkan sebagai Teladan I Keluarga Sakinah, melalui pasangan Uminansih dan H.Baderu Arifin, S.PdI.
Menyusul teladan II dan III masing-masing Kecamatan Sungai Pinang atas nama Dra Hj Darjati Husain, MSi. dan Drs H Panut Retno, dan Kecamatan Loa Janan Ilir atas pasangan Asrowiyah dan Sarwo Edy.
Pengukuhan ketiga pasangan keluarga sakinah ini dilakukan Kamis (24,4) bertempat di Gedung IPHI Kota Samarinda. Mewakili walikota dalam sambutannya diacara tersebut Asisten III Ridwan Tassa mendukung penilaian ini dilakukan mengingat pada masa sekarang memang tidah mudah untuk membangun sebuah keluarga ideal dengan lebih menitik beratkan pada landasan agama seperti ini
”Ucapan keluarga sakinah memang sering kita dengar namun untuk merealisasikan dalam kehidupan sehari-hari bukanlah sesuatu yang gampang,” sebutnya.
Padahal harus disadari sebut Ridwan lingkungan keluarga ini memiliki peranan sangat penting dalam pembentukan pribadi anak.
”Untuk itu kepada yang terpilih tentu bukan keluarga biasa karena konsekuensinya harus benar-benar dapat dijadikan tauladan keluarga bahkan masyarakat,” katanya.
Senada dengan Asisten III, Wakil Ketua TP PKK Samarinda Sri Lestari Nusyirwan juga menaruh harapan serupa kepada para pemenang agar dapat menjadi motivasi tersendiri bagi lingkungan sekitar.
Di luar para pemenang ia menghimbau kepada para orang tua agar dapat lebih maksimal dalam memberi perhatian kepada keluarga.
”Karena seperti kita ketahui sudah sedemikian kerasnya percampuran arus budaya yang terjadi saat ini, sehingga bila kita para orang tua kurang membentengi anak tidak mustahil mereka akan bisa terbawa arus negatif tersebut,” imbuhnya.
Selanjutnya selaku pembina dan pelestarian perkawinan (BP4), Kemenag Kota Samarinda H Abdul Muis menyebut pemilihan ini sifatnya bukanlah sebagai perlombaan namun lebih ditik beratkan sebagai upaya untuk mencari sosok keluarga tauladan di tengah masyarakat.
”Selain dilakukannya pula penilaian terhadap KAU Kecamatan berprestasi sebagai upaya untuk memotivasi agar KAU bisa lebih meningkatan kinerja dimasa akan datang,” tambahnya. Ditetapkan sebagai KAU berprestasi kali ini masing-masing KAU Kec Samarinda Ilir, KAU Kec Samarinda Ulu dan KAU Kec. SungaiKunjang. ike

Wawali Resmikan Kantor Kas BNI di Palaran

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Perkembangan dan pertumbuhan ekonomi  di Kecamatan Palaran berdampak positif kepada daerah-daerah disekitarnya, bahkan berdasarkan catatan Pemkot Samarinda pertumbuhan ekonomi didaerah ini mencapai 6,8 persen atau lebih tinggi dari rata-rata nasional, yang masih berada pada kisaran 5,5 persen-5,9 persen,  yang dapat menjadi magnet untuk berinvestasi hal ini menunjang visi kota samarinda sebagai kota Jasa, Perdagangan, dan Industri sesuai dengan visi dan misi dari Samarinda.
Kemajuan Kecamatan Palaran dalam hal pertumbuhan dan perkembangan sektor ekonomi dibuktikan dengan diresmikannya Kantor kas BNI di Palaran , Kamis, (24/4) lalu oleh oleh Wakil  Walikota Samarinda H Nusyirwan Ismail.
Adanya perbankan yang membuka cabang di Kecamatan Palaran merupakan bukti bahwa kawasan ini terus berkembang, dan akan terus berkembang.
Dari itu Wawali meminta  agar perbankan  terus mengembangkan pelayanannya dalam bentuk jasa perbankan ke masyarakat Samarinda, khusunya lebih mengembangkan pelayanannya kepada masyarakat di kawasan Industri seperti di Palaran, di mana Palaran sendiri sudah merupakan kawasan Industri yang semakin  berkembang .
“Kedepan pihak perbankan diharapkan dapat memberikan pelayananya kepada masyarakat Samarinda, dengan semakin yang tentunya merupakan nasabah," kata Nusirwan.
Nusirwan Juga mengingatkan kepada pihak perbankan untuk terus memberikan dana CSR ( Corporate Sosial Responsibility )-nya agar dapat lebih dikembangkan.
Khususnya pemberian CSR dalam  bentuk kepedulian kepada masyarakat sekitar, dengan peduli kesehatan, lingkungan, penghijauan dan kalau perlu dapat menyantuni bagi warga yang tidak mampu dalam bentuk pendidikan.
"Ini harus mendapat perhatian bagi para pihak perbankan ketika akan  beroprasional di Samarinda,” jelas  wawali. ike

Gubernur Minta Wujudkan Kawasan RT Zero Narkoba

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Gubernur Kaltim  H Awang Faroek Ishak menegaskan, Pemprov  Kaltim merasa sangat berkepentingan untuk menyelematkan generasi penerus dari bahaya penyalahgunaan Narkoba. Pemprov akan memberikan penghargaan bagi kawasan RT (Rukun Tetangga) dan Desa  yang mampu mencapai Zero Narkoba.
“Kita telah menduduki posisi keempat di Indonesia dalam penyalahgunaan Narkoba. Itu prestasi sangat memalukan dan kita harus melakukan langkah-langkah antisipatif. Pemprov akan memberikan penghargaan bagi daerah rendah bahkan Zero Narkoba,” terang  Awang Faroek Ishak pada pencanangan Pemuda Sehat Bebas Narkoba, ahad lalu.
Menurut Awang Faroek, remaja dan pemuda, identik dengan pengguna Narkoba. Sebab, pengguna mayoritas adalah orang-orang yang masih berada di usia produktif atau para pemuda dan remaja.
"Sementara menyalahgunaan Narkoba dapat mengakibatkan kerusakan mental dan kelangsungan hidup generasi muda. Narkoba beredar tidak saja di lingkup masyarakat tetapi sudah mulai merambah ke lingkungan sekolah bahkan sekolah dasar,"ujarnya.
Awang Fraoek menilai, kondisi ini sudah sangat memprihatinkan,  mengingatkan pemberantasan terhadap peredaran dan penyalahgunaan Narkoba bukan hanya tanggungjawab pemerintah semata tetapi tugas semua pihak termasuk masyarakat khususnya para pemuda.
“Saya berharap agar keberadaan pemuda dan lembaganya (KNPI/Komite Nasional Pemuda Indonesia) mampu menjadi motor penggerak dan pelopor dalam upaya bersama pemberantasan penyalahgunaan Narkoba di Kaltim,” harap Awang Faroek.
Ditambahkan, salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah menggerakkan sekaligus memberikan pemahaman dan penyuluhan kepada masyarakat sekitar hingga ke tingkat rukun tetangga (RT) tentang bahaya penyelahgunaan Narkoba.
“Saya sudah bertekad dan menjadi komitmen kita semua untuk mewujudkan Kaltim bebas narkoba. Mari kita perangi dan selamatkan lingkungan dari Narkoba. Jangan ada keluarga dan tetangga yang jadi pengguna narkoba dan kalau ada harus direhabilitasi. Bagi kawasan RT dan desa zero narkoba akan kami berikan penghargaan,” tegasnya.
Awang Faroek  meminta kepada  para orang tua meningkatan kontrol terhadap anak-anaknya guna menghindari terjerumus dalam penyalahgunaan Narkoba. Sebab, kecenderungan anak terjerumus akibat salah pergaulan lantaran kontrol atau pengawasan orang tua lemah.
"Prinsip pemberantasan peredaran dan penyalahgunaan Narkoba ke depan adalah bagaimana mengantisipasi generasi muda agar tidak terjerumus. Sebab, peredaran gelap Narkoba meningkat lantaran penyalahgunaannya meningkat," ucapnya
Peningkatan kontrol dimaksud antara lain melihat pergaulan anak dengan mengetahui teman dan tempat ngumpulnya. Dengan begitu, orang tua bisa meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak. Jika teman bergaul anaknya kurang benar tentu memudahkan kontrol dengan memberik pembatasan bergaul. Saat pergaulan anak baik, ia yakin tidak akan terlibat Narkoba.
"Tidak hanya untuk anak. Peran pencegahan juga bisa dilakukan kepada keluarga terdekat. Intinya semua pihaknya diminta bertanggungjawab menyelamatkan keluarga dan lingkungannya agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan Narkoba,"tandas Awang Faroek. mar

Tahap Kedua Pemprov Targetkan 1,4 Juta Hektare

Satu Juta Hektar Kebun Sawit Tercapai

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Gubernur Kaltim  H Awang Faroek Ishak  menjelaskan, setelah berhasil mencapai target satu juta hektare perkebunan kelapa sawit tahap pertama, kini Pemprov Kaltim melalui Dinas Perkebunan didukung kabupaten dan kota kembali menargetkan tambahan pengembangan perkebunan sawit tahap dua dengan seluasan mencapai  1,4 juta hektare.
"Potensi perkebunan kelapa sawit di daerah ini sangat besar. Karena itu produk-produk kelapa sawit harus mengarah pada kegiatan hilirisasi (industrilisasi). Oleh kareana itu kita  harus  berpikir bagaimana kegiatan ekonomi Kaltim melalui industrilisasi bisa tumbuh. Produk kelapa sawit tidak saja CPO (crude palm oil) tetapi sudah diolah dan siap jual di pasaran dalam bentuk barang jadi,” papar  Awang Faroek Ishak kepada media usai membuka  Rapat Koordinasi Pembangunan Perkebunan Kaltim 2014 di Pendopo Lamin Etam, Kamis (24/4) lalu.
Awang Faroek menyebutkan dengan luasan kebun sawit 1,1 juta hektare saat ini telah berdiri 55 PKS (pabrik kelapa sawit) dengan kapasitas terpasang 2.705 ton TBS (tandan buah segar) sawit per jam atau mampu memproduksi  5.221.016 ton CPO.
"Dengan keberhasilan itu, Kaltim melanjutkan target pengembangan sawit tahap dua, dengan mengubah kegiatan usaha yang selama ini fokus pada produksi CPO, kedepan lebih pada kegiatan industrilisasi yang menghasilkan produk turunan dengan daya saing tinggi,"ujarnya
Apalagi, Pemprov Kaltim didukung Pemkab Kutai Timur serta pemerintah pusat melalui kementerian terkait terus mengembangkan kawasan ekonomi khusus (KEK) di KIPI (Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional) Maloy menjadi Maloy Batuta Tranz Kalimantan Economic Zone (MBTKEZ).
“Kita bersyukur karena Presiden sudah menyetujui terbentuknya kawasan ekonomi khusus Maloy Batuta Tranz Kalimantan Economic Zone. Kedepan, seluruh produk perkebunan khususnya sawit dan batu bara akan diolah di sana dan kita hanya mengirim produk hilir saja,” ujar Awang.
Awang Faroek berharap seluruh perusahaan perkebunan kelapa sawit maupun batu bara memiliki komitmen sama. Sehingga, di kawasan MBTKEZ tersebut terjadi sinergitas da kegiatan yang saling menguntungkan pemerintah dan swasta. Karena itu, perusahaan-perusahaan perkebunan kelapa sawit maupun PKS jangan hanya memproduksi CPO. Tetapi, bagaimana terus berupaya mengembangkan ke arah industri hilir, dengan bahan dasar kelapa sawit.
“Saya harap perusahaan menyusun rencana bisnis ke arah industrilisasi di kawasan MBTKEZ itu. Kita ingin agar kegiatan hilirisasi sawit tidak kalah dengan Malaysia maupun Sumatera. Kita harus yang terbaik,” tegas Awang Faroek Ishak.
Sementara itu Kepala Dinas Perkebunan Kaltim Hj Etnawati Usman mengemukakan target 1,4 juta hektare untuk tahap kedua ini berdasarkan Ijin Usaha Perkebunan (IUP) yang dipegang 215 pengusaha sawit mencapai 3,12 juta hektare.
“Pengembangan kebun sawit tahap kedua ini berdasarkan IUP yang telah diterbitkan yang tidak ada kaitannya dengan RTRW provinsi karena sudah duluan terbit ijin. Namun, kedepan bagaiman upaya kita untuk memacu pengusaha agar merealisasikan ijin-ijin yang sudah dipegang,” pungkas  Etnawati. mar

Kabupaten/Kota Harus Aktif Sampaikan Data LPPD

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Menyukseskan penyelenggaraan pemerintahan di daerah, diharapkan seluruh pemerintah kabupaten/kota dapat aktif menyampaikan data pendukung penyelenggaraan pemerintahan di daerah kepada Tim Daerah (Timda) penilai Laporan Penyelenggaraan Pemerintahaan Daerah (LPPD) yang terdiri dari Inspektorat Wilayah dan Biro Pemerintahan Setprov Kaltim.
Data tersebut diharapkan dapat mendukung penyampain LPPD Pemprov Kaltim kepada Tim Nasional yang dibentuk Kementerian Dalam Negeri. Sehingga, kinerja yang dilakukan Pemprov Kaltim dapat terukur dengan data dan fakta.
“Ke depan saya sangat berharap para Bupati dan Walikota se Kaltim yang dimotori Sekretaris Daerah masing-masing dapat memberikan data-data yang lengkap, terkait kinerja pemerintahan di daerah. Sehingga dengan demikian Pemprov Kaltim dapat memberikan penilaian secara keseluruhan dengan baik kepada kabupaten/kota se Kaltim,” kata Awang Faroek Ishak usai menghadiri malam apresiasi kinerja penyelengaraan pemerintahan daerah dalam memperingati Hari Otonomi Daerah di Jakarta, Jumat malam (25/4).
Data yang diharapkan dapat disampaikan kepada Pemprov Kaltim, antara lain urusan pendidikan, kesehatan hingga lingkungan hidup, serta pekerjaan umum. Hal ini diharapkan gubernur, karena pada 2011 banyak kabupaten/kota yang tidak menyampaikan data kinerja pemerintahan secara lengkap, sehingga hal itu mempengaruhi laporan yang disampaikan Pemprov Kaltim kepada Kemendagri sebagai penilai untuk tingkat Pemprov se Indonesia.
Dia berharap, pada tahun ini data hasil kinerja yang dilakukan pemerintah kabupaten/kota se Kaltim untuk 2013 segera mungkin dapat disampaikan, sehingga Kaltim mampu bersaing dalam penyampaian laporan penyelenggaraan pemerintahan daerah se Indonesia.
“Saya berharap kabupaten/kota dapat melakukan itu. Sehingga Kaltim mampu bersaing dengan Jawa Timur dan Sulawesi Selatan serta Jawa Tengah yang meraih posisi tiga besar dalam penyampaian laporan penyelenggaraan pemerintahan daerah,” jelasnya.
Untuk LPPD 2012 Kaltim berhasil masuk peringat 10 besar, yakni di peringkat tujuh dari 34 provinsi se Indonesia. Prestasi tersebut meningkat dari LPPD 2011 yang hanya meraih peringkat 9.
Meski begitu, Awang menilai, LPPD Kaltim diakui terus mengalami peningkatan yang sebelumnya pada 2008 di peringkat 28 di 33 provinsi se Indonesia. “Presiden mengakui kinerja yang telah Kaltim lakukan. Saya berharap Kaltim bisa lebih baik dari yang telah dicapai,” jelasnya.
Malam apresiasi tersebut juga dirangkai dengan penyerahan penghargaan kepada bupati dan walikota yang berhasil menjadi daerah berkinerja terbaik dan berkinerja sangat tinggi.
Dari penyerahan itu, Kaltim mampu menerima tiga penghargaan yang diterima Kabupaten Kutai Kartanegara sebagai kepala daerah berkinerja sangat tinggi berdasarkan LPPD 2012, Balikpapan sebagai kepala daerah berkinerja terbaik berdasarkan LPPD 2011 dan Bontang sebagai kepala daerah berkinerja terbaik berdasarkan LPPD 2012. mar

Kawasan Jl Yos Sudarso Kebakaran

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Kebakaran besar terjadi dikawasan perkantoran di Jl Yos Sudarso Samarinda Sabtu siang (26/4), kebakaran yang diduga akibat konsleting listrik ini menghanguskan 4 bangunan permanen yang digunakan sejumlah perusahaan perkapalan di Samarinda untuk berkantor.
Meski bangunan dalam konstruksi batu namun usia bangunan yang rata-rata diatas 30 tahun membuat api dengan cepat membesar dan menyebar kesejumlah bangunan perkantoran lain yang ada dikawasan itu.
Api diduga berasal dari konsleting kistrik karena saat terjadi kebakaran sejumlah kantor sedang libur, beberapa diantarannya diduga masih menghidupkan saluran listriknya.
Lokasi kebakaran berada tepat dipinggir jalan raya membuat api dengan cepat dapat dipadamkan, belasan mobil pemadam kebakaran dengan cepat tiba dilokasi dan langsung berusaha memadamkan api.
Api akhirnya bisa dikuasai setelah 30 menit dilakukan upaya pemadaman, petugas bahkan sempat merobohkan satu dinding bangunan untuk mencegah api menyebar ke kantor yang lain.
Saksi mata Sutiono yang pada sabtu pagi sempat masuk ke kantornya di PT Thany Putra Bhakti mengaku melihat api tiba-tiba membesar dari gedung perkantoran itu,  namun ia tidak mengetahui penyebab pasti maupun asal api tersebut.
"Saat kejadian saya baru tiba mengantarkan mobil pemadam kebakaran yang baru saja diperbaiki, saya tidak tahu apa penyebabnya karena kantor memang kosong saat kejadian," kata Sutiono.
Sementara itu Makmur Kasi Operasional Badan Penanggulangan Bencana Kota Samarinda mengatakan bahwa kebakaran belasan unit mobil pemadam kebakaran dari Dinas Pemadam Kota Samarinda dikerahkan untuk memadamkan api dilokasi kejadian.
belum bisa dipastikan penyebab kebakaran yang menghanguskan 4 bangunan rumah, satu unit kendaraan roda dua dan satu unit roda empat. "Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian," kata Makmur.
Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, namun kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. opi

Amir P Alie Gugat Penyelenggara Pemilu

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Calon Legislatif (caleg) nomor urut 4 dari Partai Golkar daerah pemilihan 2 Kutai Kartanegara-Kubar Amir P Alie siap melayangkan gugatan hukum ke Mahkamah Konstitusi (MK) terhadap penyelenggara Pemilu soal raibnya perolehan suara pada Pemilu Legislatif 9 April lalu.
Mantan Ketua KNPI Kaltim ini menegaskan bahwa perolehan suara yang diplenokan KPU KUkar berbeda dengan perolehan suara yang tercatat di C1 yang diterima para saksi dan telah diplenokan di tingkat PPS hingga PPK.
"Kami memiliki data dan dari data itulah kami akan ajukan kasus ini ke MK. Kita belajar dari kasus Kutim, disana penyelenggarannya terbukti melakukan pelanggaran dan tidak menutup kemungkinan hal itu juga terjadi di Kukar," kata Ami P Alie.
Amir sendiri mengaku dirinya tidak berambisi menjadi wakil rakyat untuk duduk di kursi DPRD Kaltim. "Saya sadar meski suara-suara yang hilang itu dikumpulkan kembali, tidak mungkin bisa menaikan peringkatnya, namun saya ingin para wakil rakyat yang duduk adalah orang-orang yang berkualitas berdasarkan pilihan rakyat bukan dari hasil kecurangan yang dilakukan calegnya," kata Amir P Alie.
Melihat persoalan ini lanjut Amir, integritas penyelenggara Pemilu patut dipertanyakan. Dia juga menyesalkan ada oknum caleg yang menggunakan cara-cara curang untuk meraih suara sebanyak-banyaknya.
Di hadapan wartawan, Amir P Ali mengakui jika raihan suaranya banyak raib. Dia heran, kenapa rekapan suaranya ditingkat TPS, bisa hilang dalam penghitungan suara ditingkat KPU Kaltim. Dia sendiri tidak mengetahui persis, pada tingkatan mana suaranya hilang.
“Di TPS 6 dan TPS 7 di Kecamatan Muara Badak, warga yang memilih saya ada. Namun begitu rekapan hasilnya sampai di KPU, suara yang memilih saya hilang, tidak ada sama sekali,” kata Amir P Ali.
Amir P Ali juga tidak mengetahui, suaranya dipindahkan ke caleg atau partai mana. Bisa saja caleg dari partainya sendiri, namun tidak menutup kemungkinan juga dari partai lain.
“Ini menegaskan kualitas penyelenggaraan Pemilu kita yang sangat rendah. Sangat disayangkan sekali, pesta demokrasi lima tahunan ini harus dinodai dengan cara-cara curang,” katanya.
“Di internal Partai Golkar sudah punya semacam aturan kalau ada caleg yang curang akan mendapat sanksi tegas,” katanya.
Dia pun berharap, cara-cara curang dalam Pemilu Legislatif kali ini bisa diusut. Sanksi tegas harus diberikan kepada caleg maupun penyelenggara Pemilu yang curang. M4n

Video Asusila Pelajar Palaran Beredar di Samarinda

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Memprihatinkan, sebuah video asusila berdurasi 3 menit 25 detik kembali beredar dikalangan masyarakat. Aksi tidak terpuji pelajar tersebut diduga dilakukan disebuah sekolah  yang melibatkan 10 orang pelajar pria yang sedang melakukan perbuatan tidak senonoh terhadap satu orang teman perempuannya secara bergantian.
Aksi para pelajar Sekolah Menengah Pertama di Palaran ini terekam dan beredar luas dimasyarakat saat ini. Video menggunakan format 3 gp itu adalah video yang memperlihatkan aksi para pelajar pria yang sedang menggerumbungi pelajar wanita duduk diujung bangunan .
Dalam video yang beredar perempuan yang menggunakan pakaiaan berwarna pink terlihat di rangkul oleh seorang pria sementara dua teman laki-laki lainnya menghimpit siswi tersebut yang terlihat terus menutup wajahnya. Sementara tubuhnya terus digerayangi oleh teman-teman prianya.
Tidak ada yang tahu apakah siswi itu merupakan korban pencabulan yang dilakukan anak-anak nakal atau aksi ini sengaja dilakukan.
Apalagi judul dari film berdurasi 3 menit 25 detik ini adalah 'cewe gatel friska maulida' yang diduga diambil dari nama anak perempuan yang dicabuli.
Ironisnya, para pelaku terlihat sengaja mengabadikan aksi bejat mereka menggunakan telpon seluler yang berkamera. Kegiatan ini diduga dilakukan usai sekolah. Jika melihat latar belakang bangunan tempat para pelajar ini melakukan aksinya diketahui bukan disekolah mereka. Bangunan ini diduga bangunan sekolah dasar didaerah jembatan kuning kecamatan Palaran .
Sejumlah warga menyesalkan aksi yang dilakukan para pelajar dibawah umur ini, mereka mengatakan bahwa kejadian ini akibat lemahnya pengawasan dari orang tua dan guru sekolah tempat mereka melakukan aksi tidak terpuji ini.
“Memprihatinkan, melihat ini sudah saatnya  orang tua lebih ketat lagi dalam memperhatikan anak-anak mereka , dari video ini terlihat bahwa anak-anak kita sudah tidak menjunjung norma-norma pergaulan,” kata Muhammad Upansyah.
Ini memperlihatkan pola anak-anak yang tidak berpendidikan lanjut Upan. Mereka tidak bermoral  melihat ini pemerintah dan orang tua gagal mendidik mereka .
Sementara itu Kompol Yos Salata Kapolsekta Palaran mengatakan pihaknya masih akan mendalami dan memeriksa rekaman video yang beredar di masyarakat saat ini. bila gambar pada rekaman menunjukkan adanya pencabulan atau pelecehan seksual, maka akan ada tersangka dalam kasus tersebut.
“Kita akan lihat dahulu, saat ini anggota kami sedang mencari video itu, jika benar kami akan segera melakukan pemeriksaan baik itu kepad apelaku maupun korban,” kata Yos.
Tidak ada yang tahu pasti siapa pemilik awal video mesum sejumlah warga yang menonton mengaku miris melihat adegan tidak senonoh itu,  melihat video  ini pantas jika saat ini orang tua harus waspada mengawasi anak anak mereka, apalagi berbagai tindak asusila saat ini terjadi saat anak-anak ini berada disekolah mereka. M4n

Komisioner Kutim Diperiksa Polisi

Terkait Penggelembungan Suara Pileg 2014

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Pelaksanaan rekapitulasi perhitungan suara oleh KPU Kaltim terhambat. Pasalnya para komisioner KPU Kabupaten Kutai Timur, hingga Rabu sore (23/4) belum tiba di lokasi pelaksanaan rapat pleno KPU Kaltim yang mengagendakan perhitungan suara tingkat propinsi Kaltim dan Kaltara.
Ketidakhadiran para komisioner KPU Kutim disebabkan adanya pemeriksaan oleh aparat kepolisian terkait terjadinya penggelembungan suara di tingkat KPU Kabupaten Kutai Timur.
Akibatnya perhitungan suara untuk daerah tersebut tidak bisa dilakukan, karena belum adanya kotak hasil rapat pleno KPU Kutai Timur di lokasi rapat pleno KPU Kaltim di Hotel Mesra Internasional Rabu pagi (23/4) kemarin.
Rapat pleno yang diagendakan KPU Kaltim pun menjadi molor, padahal para saksi dari partai politik, Banwaslu dan Komisioner KPU Kabupaten Kota lainnya sudah hadir di ruang rapat pleno.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Poskota Kaltim  ketidak hadiran para Komisioner KPU Kutai Timur diakibatkan laporan Badan Pengawas Pemilu tentang tindakan pelanggaran hukum yang dilakukan oleh Komisioner KPU yakni tindakan penggelembungan suara.
Ketua KPU Kalimantan Timur Ida Farida yang ditemui disela-sela rapat pleno membenarkan hal itu. Menanggapi hal itu Ida mengaku dan mendukung langkah yang diambil pihak kepolisian untuk melakukan pemeriksaan,  hal ini untuk mendapatkan hasil pemilu yang bersih dan bebas dari kecurangan.
“Jika memang ada indikasi kecurangan sudah sepantasnya polisi melakukan pemeriksaan, yang pasti bahwa kami para penyelenggara ingin bahwa pemilu berjalan sesuai aturan yang berlaku, “ kata Ida Farida.
Disinggung mengenai adanya Komisioner KPU yang terlibat Ida mengatakan bahwa saat ini sudah ada DKPP daerah, maka untuk kasus Kutim akan segera ditindak lanjuti oleh DKPP daerah untuk melakukan pemeriksaan.
“Jika memang terbukti ada pelanggaran maka sangsi terberat adalah pemecatat, komisioner yang terlebat pastinya akan dipecat,” kata Ida.
Sementara itu Ketua Banwaslu Kaltim Heirul Akbar mengatakan bahwa Panwaslu Kutai Timur menemukan adanya praktek kecurangan yang dilakukan KPU Kutai Timur yang melakukan perubahan jumlah perolehan suara pada lembar DB 1 yang diduga menguntungkan salah satu partai politik.
Menindak lanjuti perbuatan pidana yang diduga dilakukan komisioner KPU itu maka Banwaslu meminta aparat kepolisian untuk melakukan pemeriksaan terkait tindakan pidana yang dilakukan para penyelenggara pemilu itu.
“Berdasarkan laporan Panwaslu ada satu oknumkomisioner yang bermain, namun karena ini tidak pidana maka sudah seharusnya pihak kepolisian melakukan pemeriksaan terhadap para komisioner KPU KutaiTimur,” kata Haerul.
Meski tanpa dihadiri komisioner KPU Kutai Timur pelaksanaan rekapitulasi perhitungan suara oleh KPU Kaltim tetap dilakukan, dengan melakukan perhitungan suara pada KPU yang tidak bermasalah. M4n

Jelang MTQ Kafilah Samarinda lakukan TC

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Jelang pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran Tingkat Propinsi Kaltim ke-36 tahun 2014 yang berlangsung di Kabupaten Kutai Timur bulan depan, kini kontingen Kota Samarinda tengah melakukan pemusatan latihan atau Training Center di Kantor Kementrian Agama Kota Samarinda  sejak minggu kemarin. TC  ini sendiri dimaksudkan sebagai sarana untuk membangun sinergi bersama antara peserta, pelatih, official maupun pendamping.  Ketua LPTQ Kota Samarinda H Ridwan Tassa disela-sela membuka TC tersebut belum lama ini berharap agar latihan tadi bisa menjadi kesempatan untuk lebih memperdalam kemampuan sekaligus mengenal kembali alquran sebagai pedoman kehidupan individu khususnya bagi umat muslim. ”Karena sebagaimana kita ketahui MTQ ini bukan sekedar arena meraih prestasi, namun sekaligus pula sebagai wahana untuk meningkatkankualitas keimanan dan ketaqwaan umat, melalui pemahaman dan penghayatan kandungan alquran agar teraktualisasi dalam kehidupan bermasyarakat sehari-hari”. Urai Rdwan yang juga menjabat Asisten III dilingkungan Pemkot Samarinda. Terkait agenda pemusatan latihan ini, penanggung jawab kegiatan H.Zakaria mengatakan tujuannya untuk menggali sisi kelemahan pada kegiatan sebelumnya. Seperti pada tahun sebelumnya, dimana dia mengatakan kafilah Samarinda hanya mampu masuk pada 5 besar. ”Hal ini dapat dimaklumi, mengingat medan untuk sampai kedaerah lomba tahun kemarin memang cukup melelahkan karena harus menempuh rute perjalanan panjang, sehingga bisa saja membuyarkan konsentrasi peserta.”Ucapnya. Namun untuk pagelaran MTQ kali ini yang diadakan di Kabupaten Kutim, maka kontingen Samarinda dapat menempuh perjalanan yang relatif pendek, tentunya diharapkan tidak sampai menyita semangat dan kekuatan kontingen. ”Target kita harus juara I atau juara umum” tandasnya. Ditambahkan Zakaria setelah bulan ini, mulai tanggal 1 hingga 10 Mei mendatang pelatihan tahap kedua kembali akan digelar bagi para peserta. ike

Pemkot Gelar Workshop Penilaian WBK

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Menindaklanjuti penandatangan komitmen SKPD di lingkungan Pemkot Samarinda sebagai wilayah menuju bebas korupsi (WBK) dan wilayah birokrasi bersih dan melayani (WBBM), belum lama ini dilakukan workshop penilaian wilayah bebas korupsi.
“Karena sesuai tahapan indikator proses dan hasil penilaian secara dokumen memang belum maksimal, sehingga sangat tepat bila workshop ini dilakukan agar semua pihak dapat memahami dan melaksanakan secara maksimal,” sebut Staf Ahli Bidang Ekonomi Pemkot Samarinda, Erliansyah ketika membuka kegiatan tersebut.
Erli meminta kepada seluruh SKPD agar dapat meningkatkan tata kelola pemerintahan yang lebih baik. Mengingat  tujuan diadakan workshop agar SKPD yang telah ditetapkan dalam WBK dan WBBM bisa memahami secara mendalam tentang penilainnya sehingga nantinya akan mampu bertanggung jawab dalam melaksanakan keputusan walikota dalam hal tersebut.
Sementara penanggung jawab kegiatan Irawan mengatakan target SKPD yang ditetapkan sebagai zona wilayah bebas korupsi (WBK) ini sebanyak 24 unit kerja, terdiri dari 10 kecamatan  sisanya Dinas maupun Badan.
“Untuk itu dalam workshop ini ada 3 orang perwakilan sebagai peserta dari masing-masing peserta,” sebutnya. Mengilas balik tentang zona integritas menuju WBK dan WBBM ini, nara sumber Aan Syaipul Ambia dari Kemenpan dan Reformasi Birokrasi RI mengutarakan sebagai miniature pelaksanaan reformasi birokrasi. Untuk perwujudannya maka diperlukan tiga unsur komitmen yakni komitmen pimpinan, komitmen lembaga dan komitmen individu. ike

6.000 Peserta Ramaikan TTG-N di Kaltim

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPM-PD) Kaltim HM Jauhar Efendi menjelaskan, sebanyak 6.000 peserta dan pendamping dipastikan akan meramaikan Gelar Teknologi Tepat Guna Nasional (TTG-N) XVI 2014 di Kaltim, yang rencana akan dibuka Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), pada 19-23 Juni 2014 di Komplek Stadion Madya Sempaja Samarinda.
"Pembukaan Gelar TTG-N juga akan dirangkai dengan peresmian dan groundbreaking sejumlah proyek pembangunan infrastruktur di daerah, mulai Bandara Sepinggan Balikpapan, Bandara Samarinda Baru hingga Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional (KIPI) Maloy Kutai Timur. Diharapkan semua kegiatan tersebut berjalan dengan baik, terutama pelaksanaan pembukaan TTG Nasional nanti,” kata Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPM-PD) Kaltim HM Jauhar Efendi di sela-sela rapat lanjutan persiapan Gelar TTG-N XVI di Kaltim di Samarinda, Rabu (23/4).
Mengenai persiapan, terkait penginapan untuk Gubernur dan Ketua DPRD se Indonesia telah dipesan oleh Pemprov Kaltim. Karena itu, selanjutnya setiap Pemprov se Indonesia dapat menindaklanjuti pemesanan tersebut dan melakukan pembayaran uang muka paling lambat H-10.
Hotel Mesra Samarinda dan Swissbell Hotel Borneo Samarinda menjadi tempat penginapan Gubernur se Indonesia beserta rombongan. Sedangkan Hotel Aston Samarinda dan Horisson Samarinda merupakan tempat penginapan Ketua DPRD se Indonesia.
“Semua sudah kami siapkan. Tinggal ditindaklanjuti saja oleh masing-masing Pemprov se Indonesia dan Sekretariat DPRD se Indonesia,” jelasnya.
Mengenai kendaraan untuk Gubernur dan Ketua DPRD se Indonesia selama dua hari, yakni pada 18-19 Juni 2014 telah disiapkan panitia. Meski begitu, masing-masing Pemprov diharapkan dapat melakukan koordinasi dan komunikasi dengan Liasion Officer (LO).
Selain itu, dia mengatakan melalui TTG-N diharapkan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat di daerah, sehingga kesejahteraan masyarakat dapat terwujud. Sebab, dengan adanya kegiatan tersebut masyarakat dapat mengetahui teknologi-teknologi baru yang mampu memberikan kemudahan dalam meningkatkan pendapatan sehari-hari.
Dari kegiatan tersebut dapat memberikan motivasi kepada seluruh masyarakat, agar mampu bekerja secara mandiri, yakni dengan cara membuka usaha melalui keahlian yang dimiliki.
“Karena itu, saya berharap penyelenggaraan ini dapat didukung penuh seluruh perusahaan swasta, sehingga dapat membantu pemerintah dalam membangun masyarakat yang mandiri melalui TTG Nasional. Jadi, semua ini merupakan tanggungjawab kita semua,” jelasnya. mar

Pemprov Kaltim Raih Favorit

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Plt Setprov Kaltim Rusmadi menjelaskan Pemprov Kaltim ditetapkan sebagai Pemerintah Provinsi favorit dalam rangka Pembangunan Simpul Jaringan Informasi Geospasial. Pemberian penghargaan dilakukan pada Pekan Geospasial Nasional 2014 bertemakan “Selamatkan Bumi dan Informasi Geospasial”  di Cibinong, Jawa Barat.
“Dengan diberikannya penghargaan sebagai Pemprov Favorit oleh Badan Informasi Geospasial (BIG), mudah-mudahan bisa memacu Kaltim untuk menyempurnakan program one data one map. Tentu saja dengan dukungan berbagai pihak terkait,” terang Rusmadi kepada media beberapa hari lalu.
Ditambahkan Rusmadi, perlu dukungan berbagai pihak untuk penyempurnaan basis data yang disusun. Ditargetkan 2015 pengintegrasian data dapat terselesaikan. Karena simpul jaringan tidak hanya terkait SKPD di lingkupPemprov Kaltim juga instansi vertikal. Diharapkan juga langkah yang dilakukan Pemprov Kaltim dalam mengintegrasi data ini bisa diikuti Kabupaten/Kota.
“Karena justru banyak persoalan perijinan itu terjadi di wilayah kabupaten/kota. Jadi diharapkan dapat segera mengakselerasi apa yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi,” ujarnya.
Rusmadi mengatakan, program one data one map yang telah dicanangkan Pemprov Kaltim pada Musrenbang RKPD Kaltim 2015 lalu diharap mampu menjadi sumber informasi dalam pembangunan. Diharapkan jika seluruh data telah terintegrasi dalam satu peta dasar diharapkan tidak ada lagi perbedaan. Perbedaan ini yang sering menimbulkan konflik. Hal tersebut akibat adanya tumpang tindih data karena tidak ada sumber data yang sama.
“Bagaimana pun pembangunan ini harus jelas lokusnya. Jadi kalau lokusnya berbeda maka dapat menimbulkan konflik. Untuk itu, adanya program One Data One Map diharapkan meminimalisir masalah yang terjadi karena menggunakan data yang sama. Apalagi data dikeluarkan oleh BIG sebagai lembaga yang kompeten dalam mengeluarkan peta,” paparnya.
Adapun penghargaan juga diberikan pada tiga provinsi untuk kategori simpul jaringan tingkat provinsi. Yakni DI Yogyakarta, Jawa Barat dan Sumatera Selatan. Untuk Kabupaten penerima penghargaan diantaranya Kota Samarinda, Kota Makasar, Kota Tangerang dan Kota Banda Aceh. Sementara untuk Kabupaten yaitu Kabupaten Bantul dan Kabupaten Sumbawa. mar

Pemprov Komitmen Dukung Kinerja UMKM dan Koperasi

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Wakil Gubernur (Wagub) Kaltim HM Mukmin Faisyal menyatakan bahwa Pemprov Kaltim menaruh perhatian yang besar terhadap kinerja yang dilakukan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dan Koperasi di daerah.
Karena hingga saat ini, UMKM dan koperasi terus tumbuh dan berkembang di daerah. Terutama wirausahawan muda yang penuh semangat mengembangkan usaha. Diharapkan, dengan semangat yang tinggi dan kreatif serta penuh inovatif, pelaku UMKM dan koperasi serta wirausahawan muda mampu bersaing di era global yang penuh tantangan.
“Karena itu, Pemprov Kaltim berkomitmen untuk mendukung usaha yang dilakukan para pelaku UMKM dan Koperasi serta wirausahawan muda di daerah, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan pelaku usaha tersebut,” kata Mukmin Faisyal usai menutup Kaltim Fair di Kompleks Stadion Madya Sempaja Samarinda, Senin (22/4).
Sebagai bentuk dukungan tersebut, Pemprov Kaltim menginstruksikan agar seluruh perusahaan di daerah untuk melakukan pembinaan melalui pendidikan dan pelatihan-pelatihan pada para wirausahawan melalui program coorporate social responsibility (CSR).
Dia berharap, bagi perusahaan yang belum melaksanakan binaan dan diklat, diimbau untuk segera membantu. ”Melalui dukungan tersebut, dapat bertujuan mendorong terciptanya pengusaha baru dan mendorong keberadaan Koperasi dan UMKM untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas agar lebih mandiri dan masuk ke pasar global,” jelasnya.
Menurut dia, penanaman investasi dan peluang dunia usaha yang bisa digarap pelaku UMKM dan koperasi dinilai masih terbuka lebar. Karena Kaltim memiliki sumber daya alam (SDA) yang sangat besar seperti hasil hutan, hasil tambang dan migas. Begitu pula dengan sektor agribisnis, perkebunan, peternakan, perikanan dan kelautan, serta sektor perdagangan, jasa, pariwisata. ”Dengan terbukanya lapangan kerja yang dilakukan UMKM dan koperasi, maka diharapkan akan mengurangi tingkat pengangguran dan jumlah penduduk miskin di daerah,” jelasnya.
Sehubungan dengan itu, melalui Kaltim Fair 2014, dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan penanaman investasi dan terbuka peluang usaha, sekaligus memberikan andil yang signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Kaltim.
Karena tujuan dari Kaltim Fair ini adalah untuk mengenalkan hasil-hasil pembangunan dan apa saja yang telah pemerintah capai selama ini, sekaligus sebagai media interaksi positif antara produsen dan konsumen pada produk usaha, baik ber-sakala kecil (UMKM) maupun berskala besar (perusahaan), serta membuka peluang investasi bagi penanaman modal di berbagai sektor usaha.
Diketahui, saat ini jumlah UMKM di Kaltim lebih dari 400 ribu unit dan koperasi lebih dari 6 ribu unit. mar

Korpri Gelar Ceramah Agama Bulanan

SAMARINDA,Poskota Kaltim
Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Unit Sekretariat Daerah Provinsi (Setdaprov) Kaltim kembali menggelar kegiatan rutin ceramah agama, yang akan dilaksanakan di Ruang Ruhui Rahayu Kantor Gubernur Kaltim Jalan Gajah Mada 2 Samarinda, Jumat (25/4) sekitar pukul 08.00 Wita.
"Tujuan kegiatan ini adalah dalam rangka meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT, sekaligus membina mental spiritual Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemprov, serta mempererat tali silaturrahim kepada sesama PNS. Karena dengan silaturrahim ini diharapkan kinerja pegawai dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat lebih baik," kata Ketua Korpri Unit Setdaprov Kaltim H Sofyan Helmi.
Kegiatan ini diharapkan dapat diikuti seluruh pegawai di lingkungan Pemprov Kaltim, baik dari Kepala Dinas, Badan hingga Kepala Biro di Sekretariat Daerah Pemprov Kaltim serta pejabat eselon III dan IV. Acara tersebut juga akan diisi ceramah agama yang akan disampaikan Ustadz H Syahrul Mubarak dari Samarinda.
"Seluruh pimpinan satuan kerja perangkat daerah agar menginstruksikan pegawainya untuk hadir mengikuti ceramah agama ini dan harus diabsen di tempat kegiatan," jelasnya.
Kegiatan ini merupakan kerjasama Korpri Unit Setdaprov Kaltim dengan Biro Humas dan Protokol, Biro Umum dan Biro Sosial Setprov Kaltim. Diharapkan hadir 15 menit sebelum acara dimulai dengan pakaian bebas pantas. john

Kaltim Green Diperkenalkan ke Duta Besar USA

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Pelestarian dan pengembangan hutan menjadi salah satu perhatian serius dengan diwujudkan para program Kaltim Green atau Kaltim Hijau dengan melakukan penanaman Satu Orang Lima Pohon (One Man Five Trees-Omfit) sejak dideklarasikan pada  2010 sampai dengan akhir 2013 telah dicapai target penanaman sebanyak 17.775.230 pohon.
Hal itu disampaikan Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak dihadapan duta besar Amerika Robert Blake dan pengusaha Amerika Serikat  pada seminar Doing Business With USA, Di Balikpapan, Selasa (22/4).
Dijelaskan, program tersebut dalam rangka mencegah  pemanasan global dan perubahan iklim serta penurunan emisi gas dan program tersebut sejalan dengan pembangunan infrastruktur berwawasan lingkungan.
Kaltim Green dilaksanakan seluruh lapisan masyarakat pada Kawasan Budidaya Non-Kehutanan (KBNK)  yaitu pekarangan, kebun, tepi jalan dan Kawasan Hutan yang tidak dibebani izin. Jenis tanaman yaitu Trembesi, Mahoni, Sengon, Meranti dll, serta tanaman lain yang bernilai ekonomis seperti Karet dan jenis buah-buahan.
Selain itu, Kaltim juga termasuk dalam bagian dari Jantung Borneo (Heart of Borneo - HoB). Penetapan kawasan HoB sebagai Kawasan Strategis Nasional dengan nama Kawasan Perbatasan Darat RI dan Jantung Kalimantan telah ditetapkan dalam PP 26 Tahun 2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional dengan luas wilayah 22.085.570 ha (meliputi wilayah Indonesia, Malaysia dan Brunai Darusslam). Kaltim  mencakup 8.894.650 Ha.
"Program HoB ini dirancang untuk penyelenggaraan pembangunan berkelanjutan dan konservasi di areal yang diidentifikasi sebagai Jantung Borneo dengan tujuan untuk mempertahankan keberlanjutan manfaat lingkungan dan ekologis areal hutan terbaik yang masih tersisa di Borneo untuk kesejahteraan generasi sekarang dan mendatang," ujar Gubernur.
Dengan tetap mempertahankan komitmen melaksanakan program Kaltim Green termasuk mempertahankan fungsi dan keberadaan hutan pada HoB, maka selain mendapatkan keuntungan aspek lingkungan, daerah ini juga mendapat jasa lingkungan dan prinsip-prinsip pembagian keuntungan.
"Dengan program tersebut menunjukan peran strategis Kaltim dalam turut serta mempertahankan fungsi lingkungan hidup," ungkapnya.
Sementara itu Duta Besar Amerika Robert Blake memuji kinerja Gubernur Kaltim, dia mengaku saat mengadakan  pembicaraan selama 20 menit, dia memberikan data-data statistik secara gamblang tanpa mengunakan catatan.
"Gubernur Awang orangnya cerdas dan saya akan terus mendorong dia untuk memimpin Kaltim," pujinya. john

Polisi Bekuk Pengedar Sabu

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Meski saat ini Aparat kepolisian telah berulang kali menangkap para pengedar dan pemakai barang haram Narkoba,  namun ternyata tidak membuat para pengedar narkoba lainnya takut, atau menghentikan kegiatannya. Mereka justru memanfaatkan kurangnya para pengedar untuk memperluas jaringan usaha mereka di ibukota propinsi Kaltim.
Apalagi berdasarkan data yang dihimpun Badan Narkotika Nasional saat ini  angka pengguna narkoba di Kaltim memang sudah cukup mengkhawatirkan. Berdasarkan data pada 2011 terdapat 97 ribu orang. Tahun ini diperkirakan jumlahnya terus meningkat. Yang lebih menyedihkan, pemakai narkotika ini mulai berusia 10 tahun ke atas. Artinya banyak kalangan pelajar di Benua Etam sudah menjadi pengguna barang haram itu.
Namun aparat kepolisian tidak tinggal diam perang terhadap peredaran Narkoba terus didengungkan oleh aparat kepolisian maupun BNN seperti yang dilakukan pada Senin, 21 April lalu, petugas kepolisian unit Narkotika Polresta Samarinda menangkap satu orang DPO mereka.
Pelaku adalah Johansyah (32) warga Jl Merdeka 3 RT 13 No 96 Kelurahan  Sei Pinang Dalam, Kecamatan  Samarinda Utara, pelaku ditangkap dihalaman parkir lapangan futsal levi di jalan Sirad Salman  Samarinda.
Dari tangan pelaku polisi berhasil mengamankan satu buah Blackbarry , 1HP merk Samsung warna putih, 1 poket sabu - sabu berat 25,39 Gram/brutto yang dibungkus tisu dan disolasi yang dibungkus amplop warna putih. 
Kasat Narkoba Kompol Bambang mengatakan bahwa para pengedar barang haram ini selalu menggunakanmodus yang berbeda-beda dalam melakukan transaksi. Para Bandar kerap kali menggunakan tempat-tempat yang tidak terduga untuk melakukan  transaksi, bisa dihalaman Hotel, diwarung, bahkan tempat parkir arena olahraga, dari itu peran masyarakat untuk mengungkap kasus ini sangat penting.
Seperti kasus Johansyah Polisi berhasil menangkap pelaku berdasarkan laporan masyarakat yang melihat aktivitas orang yang mencurigakan di halaman  parkir lapangan Futsal Levi.
Berdasarkan laporan itu petugas langsung turun kelapanganm dan melakukan penyelidikan setelah lama menunggu polisi akhirnya berhasil membengkuk Johansyah.
“Pelaku telah kita tangkap dan barang bukti sudah diamankan di Polresta Samarinda guna dilakukan penyidikan."Tegas Bambang, M4n

Truk Besar Masih Parkir di Jl PM Noor

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Persoalan parkir yang menjadi sorotan sejumlah masyarakat sampai saat ini belem sepenuhnya terselesaikan oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Samarinda. Seperti yang kita lihat saat melintas di kawasan Jl PM Noor, Kelurahan Sempaja Selatan Kecamatan Samarinda Utara, masih saja ada sejumlah kendaraan yang parkir di badan jalan baik mobil kecil hingga truk-truk besar. Hal inilah yang menjadi Pekerjaan rumah (PR) Dishub Kota Samarinda belum tuntas.
Hal ini membuat Camat Samarinda Utara Syamsu Alam angkat bicara. Menurutnya parkir truk besar di Jalan PM Noor selain dapat menimbulkan kemacetan pada jam sibuk, juga merusak fasilitas umum. Sebut saja badan jalan tempat truk tersebut parkir yang kini mulai rusak dan membuat pinggir jalan dipenuhi tanah yang mengakibatkan jalan menjadi tidak rata. Selain itu juga tiang-tiang listrik tepat di samping truk tersebut parkir juga miring. Bukan tidak mungkin tiang tersebut akan roboh jika hal tersebut terus dibiarkan.
"Kami juga meminta pihak yang terkait seperti Dishub kembali melakukan penertiban truk kendaraan yang kerap parkir di kawasan tersebut," kata Syamsul.
Ditambahkannya, Truk-truk yang parkir liar tersebut tidak bisa dibiarkan terus menerus memenuhi badan jalan. Dishub harus melakukan penertiban truk secara berkelanjutan. Yang terpenting adanya pengawasan yang ketat agar kendaraan tidak ada yang parkir lagi.
"Jika dilakukan pembiaran maka hal itu akan terus terjadi. Meski saya tahu sudah ada tanda larangan parkir di sana," ujarnya.
Dishub bekerja sama dengan Satpol PP harus melakukan tindakan tegas agar masalah parkir liar di sana tidak menjamur dan segera terselesaikan. Dia berharap, sanksi tegas bisa diberikan kepada pemilik kendaraan atau sopir yang sengaja memarkir kendaraan mereka hingga bermalam dibadan jalan.
"Mungkin teman-teman Dishub bisa lebih sering datang ke sana. Barang kali dengan begitu mereka para sopir akan kapok terus menerus dilakukan penertertiban," pungkasnya. aon

Hari Bumi, Sungai Mahakam Tercemar

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Aktifitas angkutan batu bara yang lalu lalang disungai mahakam dianggap menjadi sumber utama tercemarnya sungai Mahakam, ditambah lagi banyaknya ekosistem disungai ini sudah jarang ditemukan seperti ikan Pesut.
Ikan langka yang hanya terdapat di dua sungai di dunia ini yakni di sungai Mahakam dan Sungai Amazon,  saat ini sudah tidak pernah lagi ditemui oleh masyarakat yang hidup ditepi Sungai Mahakam.
Tercemarnya Sungai Mahakam terlihat dengan sudah tidak bisa digunakannya lagi air sungai untuk aktivitas mandi dan kebutuhan air bersih masyarakat,  saat ini masyarakat bahkan harus membeli air bersih yang telah dikelola perusahaan daerah air minum untuk kebutuhan sehari-hari.
Memperingati hari bumi yang jatuh pada tanggal 22 april dan diperingati secara internasional, Komite Lingkungan Peduli Bumi Kalimantan Timur menyoroti tentang tercemarnya sungai mahakam , padahal sungai sepanjang 980 km ini merupakan satu-satunya sumber air bagi masyarakat dari 5 Kabupaten dan kota se Kaltim
Aktifitas angkutan batu bara yang lalu lalang disungai mahakam dianggap menjadi sumber utama tercemarnya sungai mahakam , ditambah lagi banyaknya ekosistem disungai ini sudah jarang ditemukan disungai mahakam khususnya ikan pesut.
Tercemarnya sungai mahakam terlihat dengan sudah tidak bisa digunakannya lagi air sungai untuk aktivitas mandi dan kebutuhan air bersih masyarakat,  saat ini masyarakat bahkan harus membeli air bersih yang telah dikelola perusahaan daerah air minum untuk kebutuhan sehari-hari.
“Kita bisa lihat saat ini kebutuhan air bersih hanya bergantung pada proses air yang dilakukan oleh PDAM, sementara untuk air tanah sudah sangat sukar didapat  karena rusaknya lingkungan akibat pembukaan lahan untuk kegiatan tambang batu bara,” kata Asbar.
Dalam aksi yang dilakukan di depan kantor gubernur kalimantan timur para aktivis menyoroti tingkah para pejabat yang memberikan ijin usaha pertambangan dengan mudah tanpa memperhatikan aspek penyelamatan lingkungan.
Dalam orasinya mereka menegaskan bahwa saat ini terdapat ratusan ijin pertambangan yang merugikan masyarakat/ terjadinya banjir di beberapa daerah hingga berbagai perubahan iklim yang sudah dianggap diluar kewajaran.
Ironisnya pemerintah di Kaltim saat ini terkesan melakukan pembiaran terhadap maraknya pengerusakan lingkungan yang dilakukan oleh para perusahaan tambang, ironisnya meski telah ada sangsi yang diberikan pemerintah ternyata tidak mampu memberikan efek jera kepada para pengusaha karena tidak tegasnya pemerintah menjalankan sangsi tersebut.
Asbar koordinator aksi mengatakan kerusakan lingkungan secara global disebabkan oleh perbuatan manusia dan akan berdampak pada manusia juga,  kesadaran masyarakat yang menurun dalam menjaga, merawat, dan melestarikan lingkungan akan menyebabkan penurunan kualitas lingkungan.
“Pelestarian lingkungan hidup bukan merupakan tanggung jawab perorangan saja, namun merupakan kesadaran dari semua pihak secara bersama-sama,” kata Asbar.
Beragam kerusakan lingkungan di bumi ini menyebabkan turunnya kualitas lingkungan serta dapat mengakibatkan terjadinya bencana seperti banjir, longsor, kekeringan, kebakaran hutan, maupun krisis air bersih. Kerusakan lingkungan secara global disebabkan oleh perbuatan manusia dan akan berdampak pada manusia juga. Kesadaran masyarakat yang menurun dalam menjaga, merawat, dan melestarikan lingkungan akan menyebabkan penurunan kualitas lingkungan. Pelestarian lingkungan hidup bukan merupakan tanggung jawab perorangan saja, namun merupakan kesadaran dari semua pihak secara bersama-sama.
Kesadaran mengenai kelestarian lingkungan harus ditanamkan sejak dini pada masyarakat dan harus berkelanjutan, bahkan sampai usia tua-pun kita harus terus diingatkan dan dikembangkan. Kesadaran sosial akan dapat ditumbuhkan melalui pemberian informasi tentang lingkungan, dengan harapan mampu meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat sehingga dapat mewujudkan perilaku cinta lingkungan.
Perubahan iklim merupakan suatu fenomena global yang dampaknya akan dirasakan oleh semua penduduk yang tinggal di planet bumi ini. Manusia terus bertambah, tindakan memanfaatkan dan merubah lingkungan alam terus dilakukan. Fenomena perubahan iklim sulit untuk dihentikan melalui walaupun melalui berbagai kegiatan pencegahan dan antisipasi terhadap perubahan iklim. Upaya yang paling tepat adalah manusia beradaptasi dengan datangnya perubahan iklim, manusia merubah perilakunya untuk selalu peduli kepada lingkungan khususnya perubahan iklim. Cara tepat manusia beradaptasi terhadap perubahan iklim adalah dengan merubah perilaku untuk selalu peduli dan cinta pada lingkungan. Berikut ini disajikan beberapa cara manusia melakukan kegiatan pedul terhadap perubahan iklim. M4n

Polisi Kesulitan Ungkap Identitas Korban

Penemuan Mayat di Kebun Salak Jl KH Harun Nafsi

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Minimnya informasi dan petunjuk disekitar lokasi penemuan mayat di Jl KH Harun Nafsi RT 25 Kelurahan Rapak Dalam Kecamatan Loa Janan Ilir membuat petugas kepolisian masih mengalami kesulitan mengungkat jati diri korban.
Sebagian besar tubuh korban telah rusak menjadi kendala sulitnya petugas kepolisian untuk mengungkap kasus ini, bahkan beberapa petunjuk di TKP masih sulit dijadikan petunjuk.
Kapolresta Samarinda Kombes Pol Antonius Wisnu Sutirta yang didampingi Kasat Reskrim  Kompol Febby DP Hutagalung mengatakan pihaknya belum dapat memastikan penyebab kematian mayat tersebut karena masih mengumpulkan saksi dan hasil otopsi pihak rumah sakit.
“Kita masih belum bisa memastikan penyebab kematian korban, kita tunggu hasil pemeriksaan tim Forensik Rumah Sakit Umum Aw Syahranie,” kata Febby.
Sebelumnya kasus penemuan jasad mayat membusuk yang menghebohkan Warga Jl KH Harun Nafsi, RT 25, Kelurahan Rapak Dalam, Loa Janan Ilir  dengan temuan mayat yang nyaris menjadi tengkorak di sebuah kebun salak, Minggu (20/4)lalu , sekitar pukul 16.30 Wita.
Mayat orang yang tidak bisa dikenali ini ditemukan tertelungkup tak jauh dari rumah kosong dengan kondisi leher dan tangan terjerat  nilon. Diduga kuat jenazah mayat  tanpa identitas  meninggal setelah menjadi korban pembunuhan.
Penemuan itu bermula saat seorang Anak bocah yang tinggal  kawasan ini mencari salak di lahan tersebut. Tiba  menemukan sesosok bangkai mirip manusia sekitar 15meter bagian dari belakang rumah pak Ari.
Menggunakan lampu penerangan milik para relawan,dan  tim identifikasi dari Polresta Samarinda berupaya mengumpulkan petunjuk di sekitar lokasi kejadian. Tak banyak benda yang dibawa dari lokasi kejadian. Polisi hanya mendapatkan celana jeans yang masih terpasang di kaki korban dengan posisi melorot.
 petugas mengevakuasi jenazah ke rumah sakit. Tubuh korban yang busuk dan nyaris menjadi tengkorak dimasukkan ke kantong jenazah dan dibawa ke RSUD AW Sjahranie untuk diautopsi. opi

Kinerja Tenaga Kesehatan Pengaruhi Pelayanan Masyarakat

Seminar Penelitian Evaluasi Kinerja Tenaga Kesehatan

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Kaltim Hj Halda Arsyad menegaskan, kinerja tenaga kesehatan yang berada di lingkungan pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) hingga rumah sakit sangat berpengaruh terhadap pelayanan yang diberikan kepada masyarakat. Karena, dengan kinerja sangat menentukan kualitas pelayanan  yang diberikan kepada masyarakat.
Apalagi, masyarakat memiliki hak untuk memperoleh pelayanan kesehatan yang aman, bermutu dan terjangkau. Karena itu, kinerja tenaga kesehatan patut di evaluasi setiap saat.
“Sesuai Undang-Undang Nomor 39 tahun 2009 pasal 5 ayat 2 tentang kesehatan, bahwa setiap orang mempunyai hak memperoleh pelayanan kesehatan yang bermutu. Alhamdulillah, sacara fisik infrastruktur di lapangan, terutama di lingkungan Puskesmas 24Jam sudah bagus, diharapkan dengan baiknya fisik dapat dibarengi dengan peningkatan kinerja yang lebih baik pula dilakukan Sumber Daya Manusia (SDM) yang dimiliki,” kata Hj Halda Arsyad usai membuka seminar penelitian evaluasi kinerja tenaga kesehatan dalam rangka peningkatan kesehatan di Kaltim di Aula Balitbangda Kaltim, Selasa (22/4).
Pelayanan kesehatan merupakan salah satu hak mendasar masyarakat yang wajib dilaksanakan pemerintah. Meski begitu, sampai saat ini pemerintah masih terus memberikan pelayanan kesehatan yang prima. Karena itu, kualitas pelayanan kesehatan diharapkan dapat terus ditingkatkan.
Sebab, dengan rendah kualitas pelayanan dapat dikarenakan banyak hal, seperti jumlah tenaga medis sangat terbatas, peralatan kurang memadai maupun dari kinerja tenaga kesehatan.
“Dengan kondisi tersebut sebagian penduduk terutama yang tinggal daerah terpencil masih tidak dapat memanfaatkan puskesmas karena keterbatasan sarana transportasi dan kendala geografis,” jelasnya.
Dari penelitian yang dilakukan ke empat kabupaten/kota di Kaltim, yakni di Samarinda, Balikpapan, Kutai Kartanegara dan Kutai Barat ada 420 responden yang menjadi sampel penelitian tersebut.
Penelitian tersebut dilakukan di Puskesmas dan Dinas Kesehatan kabupaten/kota yang ditetapkan, antara lain yang menjadi sasaran adalah pasien puskesmas di poli umum dan poli dewasa, termasuk masyarakat di lingkungan puskesmas.
”Dari penelitian yang dilakukan, sebagian besar masyarakat, baik pasien maupun masyarakat di lingkungan puskesmas menyatakan puas terhadap pelayanan yang diberikan petugas puskesmas. Termasuk, tenaga kesehatan telah melaksanakan tugas, pokok dan fungsinya. Meski begitu, kami menyarankan, dari hasil penelitian tersebut diharapkan masing-masing puskesmas dapat meningkatkan kinerja seluruh karyawan, sehingga kegiatan operasional puskesmas tetap bisa dilaksanakan walaupun tenaga kesehatan yang ada masih kurang,” jelasnya.
Selain itu, sesuai penelitian yang dilakukan, Balitbangda menyarankan kabupaten/kota dapat meningkatkan frekuensi program kegiatan yang mengarah pada pencegahan penyakit, sesuai dengan permasalahan kesehatan di wilayah tersebut. Bila upaya pencegahan telah efektif dilaksanakan, maka biaya pengobatan yang besar dapat dikurangi, sehingga bisa dimanfaatkan untuk kemaslahatan masyarakat yang lebih bermanfaat.
Kemudian dari itu, diharapkan kabupaten/kota yang menjadi sasaran penelitian, dapat melakukan kajian lebih lanjut mengenai kebutuhan tenaga kesehatan untuk pelayanan puskesmas. Karena masih banyak ditemukan di lapangan adanya rangkap tugas yang dilakukan petugas kesehatan tersebut. mar

Generasi Muda Harus Mampu Jadi Penerus Kartini

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Wakil Gubernur (Wagub) Kaltim HM Mukmin Faisyal HP menjelaskan, generasi muda khususnya kaum perempuan saat ini harus mampu meneruskan cita-cita Raden Ajeng (RA) Kartini, yakni dengan banyak berbuat dan berkarya tanpa melupakan kodrat sebagai perempuan.Karena, kaum perempuan memiliki peran yang besar dalam mendukung terciptanya pertumbuhan pembangunan ekonomi masyarakat di daerah.
“Hendaknya para ibu serta generasi muda yang hidup di zaman modern ini bangkit untuk kemajuan ke arah yang lebih baik lagi. Seperti yang diinginkan Kartini bagi kemajuan dan kesejahteraan kaum perempuan,” kata HM Mukmin Faisyal HP pada Peringatan Hari Kartini di Lamin Etam, Selasa (22/4).
Menurut dia, di era reformasi ini perempuan Kaltim harus bangkit meningkatkan sumber daya manusia (SDM) serta mewujudkan keadilan dan kesetaraan gender sehingga mampu berperan di segala bidang kehidupan.
Apalagi kesempatan untuk maju masih sangat terbuka. Meskipun demikian, kemajuan dan prestasi yang dicapai masih menyisakan permasalahan. Diantaranya meliputi masalah ekonomi dan pencari kerja yang tidak sepadan dengan lowongan yang tersedia. Hal ini mendorong kaum wanita terpaksa mencari kerja ke luar negeri yang tidak jarang terjebak dalam women trafficking atau penjualan perempuan.
Selain itu, kemiskinan yang dialami masyarakat berdampak munculnya gizi buruk dan meningkatnya angka kematian ibu hamil. Di sisi lain, terjadi penyalahgunaan narkoba, minuman keras, penyimpangan seksual dan penyebaran penyakit HIV/AIDS korbannya lebih banyak kaum perempuan.
“Karena itu, menyikapi permasalahan yang dihadapi, para ibu dan perempuan diharapkan terus berbuat dan berkarya sesuai profesi dan kemampuan. Kaum pria hendaknya menjadi mitra yang saling mendukung dalam kebersamaan, sehingga segala permasalahan yang dihadapi dapat diatasi,” harapnya.
Sementara itu Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPPKB) Kaltim Hj Ardiningsih mengemukakan Pemprov Kaltim terus berupaya memberikan dukungan serta motivasi bagi kemajuan dan peningkatan kaum perempuan baik kualitas maupun kapasitas.
“Dalam peningkatan kemajuan dan taraf hidup kaum perempuan, telah disusun program prioritas sesuai kondisi dan permasalahan. Peran serta lembaga masyarakat maupun organisasi pemerhati perempuan juga diperlukan. Melalui momen Peringatan Hari Kartini ini, hendaknya menjadi pemacu sekaligus pemotivasi perempuan untuk maju,” jelasnya. mar

Pemprov Terus Tingkatkan Kinerja dan Prestasi

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Gubernur Kaltim  H Awang Faroek Ishak menegaskan, tahun 2014 telah dicanangkan sebagai era kinerja. Kinerja secara terukur harus menjadi rujukan utama penyelenggaraan pemerintahan ke depan, dari tahap perencanaan, pelaksanaan, evaluasi hingga pelaporan. Pada 2015 dan selanjutnya pencapaian kinerja pemerintahan baik di tingkat provinsi dan kabupaten/kota sebagai kumulatif pencapaian kinerja SKPD harus lebih ditingkatkan.
“Untuk mencapai kinerja pembangunan yang baik diperlukan dukungan dan partisipasi aktif seluruh masyarakat Kaltim khususnya kepada SKPD provinsi dan kabupaten/kota. Oleh karenanya penetapan dan pencanangan Era Kinerja mengandung makna rujukan utama penyelenggaraan pemerintahan kita ke depan yang harus terukur, dan terpadu dalam mengelola  permasalahan pembangunan,” papar  H Awang Faroek Ishak beberapa waktu lalu.
Awang Faroek menjelaskan keterpaduan yang dimaksud adalah diperlukannya koordinasi yang intensif lintas sektor, koordinasi antar tingkatan pemerintahan, termasuk SKPD provinsi dengan SKPD kabupaten/kota sesuai permasalahan pada urusan pemerintahan yang ditanganinya. Sedangkan keterukuran yaitu untuk mengetahui efektivitas birokrasi menangani berbagai masalah sekaligus sebagai pertanggungjawaban terhadap masyarakat.
“Dalam lima tahun ke depan peran pengawasan dan pengendalian  harus makin ditingkatkan untuk mendorong komitmen terhadap pencapaian kinerja pembangunan, termasuk pembinaan, supervisi dan bimbingan teknis oleh SKPD provinsi kepada SKPD kabupaten/kota,” jelasnya.
Awang Faroek mengungkapkan sebagai buah dari kerja keras dalam melakukan pengawasan dan pengendalian, pada 24 Februari 2014 Pemprov Kaltim berhasil meraih penghargaan terbaik I dari Unit Kerja Presiden bidang Pengendalian dan Pengawasan Pembangunan (UKP4) dalam pelaksanaan Tim Evaluasi dan Pengawasan Penyerapan Anggaran (TEPPA) untuk kategori pemerintah provinsi. Sedangkan prestasi terbaik II  diraih oleh Pemprov Jawa Barat dan terbaik III  diraih oleh Pemprov Jawa Timur.
"Penghargaan ini  harus dijadikan semangat untuk dapat memacu kinerja institusi pemerintah sehingga dapat menggunakan anggaran secara efektif dan efisien dengan realisasi belanja mencapai target. Terlebih Kaltim baru membentuk TEPPA pada pertengahan 2012 lalu, namun bisa menjadi yang terbaik setahun berikutnya. Dan ini adalah hasil kerja keras kita bersama, mulai dari pimpinan hingga staf mampu bekerja kompak untuk meraih hasil terbaik. Jika kinerja ini terus ditingkatkan maka bukan tidak mungkin di segala sektor pembangunan Kaltim bisa menjadi yang terbaik,”paparnya.
Sebagai informasi, selain mendapatkan penghargaan terbaik I TEPPA untuk kategori provinsi, Pemprov Kaltim selama 2013 juga berhasil meraih berbagai prestasi, yakni terbaik LAKIP (Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan) dari Kementerian PAN-RB dan opini penilaian Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI untuk pengelolaan keuangan negara.  Pemprov juga menjadi yang terbaik dalam bidang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) yang dinilai oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika. mar

Walikota Resmikan SMPN 10

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Harus ada keterkaitan semua pihak di dalam menjaga lingkungan agar selalu bersih dan sehat, yang di awali dari bangku sekolah agar sekolah Sobat Bumi bisa dapat terus berjalan dengan baik.Demikian yang di sampaikan oleh Walikota Samarinda Syahari Jaang pada saat meresmikan SMP Negeri 10 yang berada di Sungai Kunjang, sebagai sekolah “ Sobat Bumi’ yang berkerja sama dengan Green Education Pertamina yang di hadiri oleh Direktur Utamanya Achmad Rizali.
Acara Peresmian SMP N 10 Samarinda sebagai Sekolah Bumi Champion Mandiri Energi. Juga di hadiri oleh Ketua tim penggerakn PKK Kota Samarinda Hj Puji Styawati Syahaari Jaang, Kepala Dinas Pendidikan Kota Samarinda, Kadis DKP, Ibu Camat Sungai Kunjang, Lurah dan Para Kepala Sekolah se-kecamatan Sungai Kunjang.
Direktur Utama Green Education Pertamina Achmad Rizali  mengatakan bahwa dari 187 sekolah di Indonesia Kalimantan hanya ada tiga sekolah sobat bumi, Balikpapan terdapat dua dan Samarinda, yang berada di SMP N 10 Sungai Kunjang.
Sementara Kepala SMPN 10 H Iswardati  sendiri mengatakan dalam sambutan singkatnya, bahwa terpilih SMP N 10 menjadi sala satu sekolah sobat bumi dari 17 Sekolah di Indonesia, yang di pilih oleh Pertamina yang memilki sala satu program Green Education yang di terapkan di sekolah-sekolah.khususnya kepada para pelajar agar bisa memanfaatkan limbah yang ada di lingkungannya.
Dimana para siswa di beri pengetahuan, bagaimana bisa mengelola hasil limbah untuk  di jadikan bahan bakar pengganti minyak tanah. Untuk SMP N 10 mendapat bantuan sebuah alat Distilator yang merupakan alat penyulingan dari limbah kulit mada ataupun limbah kulit nenas yang banyak terdapat di Samarinda dan dapat di olah menjadi bahan  bakar minyak melebihi dari gas elpiji,dan untuk SMP N 10 sudah di praktekan oleh para siswa dengan mengolah buah mada menjadi bahan bakar minyak,’ Ungkap Iswardati
Dalam sambutannya Walikota juga mengajak semua pihak, baik elemen masyarakat, pihak swasta untuk terlibat langsung dalam pengelolaan lingkungan karena merupakan aspek yang sangat penting. Dan masyarakat di harapkan dapat melakukan aksi-aksi ramah lingkungan, dengan tidak membuang sampah dan limbah sembarangan. Dan tiap rumah di harapkan harus ada tanaman hijau.
Masih dalam rangkaian peringatan Hari Bumi Walikota juga meresmikan Lounching Logo SD se-kecamatan Sei Kunjang. Yang bertempat di sekolah dasar 022 sei kunjang. Yang merupakan sala satu sekolah yang peduli dengan lingkungan, sehingga tidak ada lagi tempat untuk dapat menanam pohon,demikianbyang di sampaikan oleh Kepala SD 022 Sungai Kunjang, Emilianus W.
Walikota juga mengatakan bahwa mengajak anak-anak untuk  memulai sejak dini, mencintai tanaman dan menjaga tumbuhan yang mereka tanam sendiri. Karena  hal ini merupakan upaya untuk menanamkan kecintaan anak-anak terhadap lingkungan hidup.
Dan dia harapkan pihak sekolah turut berpartisipsi dalam melestarikan dan menjaga lingkungan hidup dengan demikian tercipta kondisi yang baik bagi sekolah untuk menjadi tempat pembelajaran  dan penyadaran warga sekolah akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan hidup.
Walikota juga berjanji di tahun 2015, nantinya bangunan  SD 022 Sungai Kunjang akan di bangun bertingkat, sebagai upaya Pemerintah meningkatkan mutu kwalitas para siswa di saat belajar.
Karena  saat ini ada sekitar 880 lebih siswa di SD 022 Sungai Kunjang.yang hanya ada 10 ruang kelas.Walikotapun meminta kepada kepala dinas pendapatan daerah Kota Samarinda untuk dapat menganggarkan di APBD perubahan 2014. ike

PNS Harus Bermoral

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak menyatakan setiap Pegawai Negeri Sipil (PNS) harus mempunyai kompetensi dan perilaku yang penuh kesetiaan serta bermoral, bermental baik, profesional serta sadar tanggung jawab sebagai pelayan publik.
Hal tersebut dikemukakan Gubernur dalam sambutan tertulis yang disampaikan Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Kaltim H Syafruddin Pernyata pada penutupan Diklat Prajabatan Golongan I dan II Angkatan V di lingkungan Pemprov Kaltim, di Auditorium Badan Diklat Kaltim, Selasa (22/4).
Menurut dia, PNS sebagai unsur  utama sumber daya manusia (SDM) aparatur negara yang mempunyai peran sangat menentukan dalam mewujudkan keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan.
“Sosok PNS yang mampu memainkan peranan dalam organisasi adalah setiap aparatur yang responsif terhadap aspirasi masyarakat serta mampu memberikan pelayanan prima dengan tetap dilandasi iman dan taqwa,” katanya.
Namun membentuk sosok PNS profesional dan bermoral serta memiliki mental baik penuh ketaatan dan tanggung jawab dalam melayani masyarakat memang tidak mudah, maka perlu diberikan pembekalan melalui Diklat, salah satunya Diklat Prajabatan.
Diklat  ini dilaksanakan dengan maksud meningkatkan pengetahuan, keahlian, keterampilan dan sikap untuk dapat melaksanakan tugas secara profesional dengan dilandasi kepribadian dan etika PNS sesuai kebutuhan instansi.
“Diklat untuk menciptakan aparatur negara yang berperan sebagai pembaharu. Khususnya mampu memantapkan sikap dan semangat pengabdian yang berorientasi pada pelayanan, pengayoman dan pemberdayaan bagi masyarakat,” harapnya.
Sementara itu Ketua Panitia Diklat Prajabatan Edi Sofyan mengemukakan Diklat Prajabatan bertujuan agar terciptanya aparatur yang memiliki sikap bersih dan berwibawa, bekerja efesien, efektif dan berdisiplin serta memiliki prestasi maupun dedikasi serta loyalitas tinggi.
Diklat Prajabatan Calon PNS Golongan I dan II angkatan V di lingkup Pemprov Kaltim dilaksanakan sejak 22 April hingga 13 Mei diikuti 31 peserta dengan 14 materi  Diklat atau 174 jam pelajaran. john

PPP Kaltim Bersikap Netral

Konflik Ditubuh PPP Pusat

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kaltim tak tegas menyikapi konflik internal partai yang berujung pada pemecatan Ketua Umumnya PPP Suryadharma Ali. Partai berlambang ka'bah Kaltim ini cenderung cari aman, tak mendukung salah satu kubu yang berkonflik, Pimpinan Pusat PPP atau Suryadharma Ali.
Ketua DPW PPP Kaltim Rusman Ya'qub mengatakan hendaknya para petinggi partai bisa mencari jalan keluar dan mampu menghadapi masalah yang membelut di tubuh partai sekarang. Dia mengusulkan para petinggi partai sedianya bisa duduk satu meja untuk menyelesaikan akar masalahnya.
"Kami berharap sesegera mungkin bisa keluar dari kemelut ini," kata Rusman Ya'qub, Senin, (21/4) kemarin.
Dia mengaku terus mengikuti perkembangan konflik ini yang berujung pada pemecatan Ketua Umum PPP melalui Rapimnas yang digelar pertinggi pimpinan pusat partai. Kondisi ini menurut dia justru membuat resah pengurus partai di tingkat daerah.
Konflik ini bermula saat Ketua Umum Suryadharma Ali menghadiri kampanye akbar Partai Gerindra. Padahal kala itu musim kampanye dimana partai sangat mengharapkan Ketua Umum bisa membesarkan suara partai.
PPP Kaltim menurut Rusman Ya'qub memutuskan untuk tak hadir dalam Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas). Tapi Rusman dengan tegas membantah jika dirinya mendukung langkah Surydharma Ali.
"Ya nggak juga kami ke Ketua Umum (Suryadharma Ali), kami sangat memahami apa yang menjadi keresahan kawan-kawan di Rapimnas kemarin," kata dia.
PPP Kaltim menurut Rusman diundang untuk hadir di Rapimnas tapi memilih tak hadir. Dia menjelaskan absennya PPP Kaltim pada Rapimnas lantaran konsentrasi penuh pada perhitungan suara Pemilihan Legislatih di semua tingkatan.
"Kami sudah sampaikan juga ke panitia Rapimnas bahwa kami tak hadir," ucap Rusman.
Menurut dia, sejak awal punya sikap bahwa dalam rapim tak datang, tapi pihaknya sangat memahami apa yang menjadi keresahan di rapim. Dia sangat berharap sesegera mungkin ada solusi agar partai bisa keluar dari masalah ini.
Berdasarkan hasil Rapimnas, Rusman menyebut ada salah satu item yang menganjurkan di gelarya Rakernas III. Tapi menurut Rusman sebelum melangkah lebih jauh, sedianya ada pertemuan-pertemuan antar pengurus yang difasilitasi petinggi partai sebelum masuk ke Rakernas.
"Ada majelis Syura atau majelis syariah yang sebenarnya bisa memfasilitasi, setidak ada pertemuan sebelum Rakernas yang bisa mempersatukan semua," kata dia. M4n

Aneh, KPU Tak Merespon Keberatan Saksi Parpol

Laporan Praktik Kecurangan Rapat Pleno KPU

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Hari kedua rapat pleno Komisi Pemilihan Umum (KPU) Samarinda dengan agenda Rekapitulasi perhitungan suara hasil Pemilu Legislatif 2014 diwarnai aksi protes sejumlah saksi partai politik yang melihat berbagai kejanggalan dan perbedaan perhitungan suara antara hasil perhitungan suara yang dipegang PPK dan saksi parpol.
Salah satunya adalah yang dimiliki oleh partai Nasional Demokrat. Saksi partai nomor urut 1 ini mencium adanya kejanggalan dalam perhitungan suara yang disampaikan petugas PPK.
"Kami mencatat ada beberapa data yang ada di TPS berbeda dengan data disini, kami berharap ketika perhitungan disini berbagai persoalan yang kemarin tidak selesai saat pembahasan di PPK bisa diselesaikan," kata Ramdan, saksi partai nomor urut 1 ini bahkan mempertanyakan fungsi pelaksanaan Rekapitulasi yang dilaksanakan oleh Komisi Pemilihan Umum saat ini.
Keberatan pihaknya lanjut Ramdan sudah disampaikan pada saat perhitungan suara di tingkat TPS, bahkan di PPK, namun jawaban yang kami dapatkan selalu klise.
"Ketika protes kami sampaikan ke TPS, petugas TPS selalu mengatakan bahwa tugas di TPS hanya menghitung suara, jika ada keberatan maka sampaikan ketingkat PPS atau PPK, dan kalimat itu juga digunakan oleh petugas PPK yang menyerahkan kepada KPU untuk menindak lanjuti kasus ini," kata Ramdan.
Namun saat ini ketika rekapitulasi dilaksankaan oleh KPU, pihaknya justru mendapat jawaban yang berbeda, bahkan diluar nalar pikiran para saksi.
"Komisioner KPU justru menyatakan bahwa segala protes seharusnya disampaikan pada perhitungan suara di tingkat PPS atau PPK, sementara fungsi rekapitulasi ditingkat KPU KOta hanya untuk memastikan dan menegaskan perolehan suara yang dimiliki oleh partai politik maupun caleg," kata Ramdan.
Jika demikian kata dia pihaknya seperti ditipu penyelenggara pemilu legislatif yang ada saat ini.
Sementara itu Ketua DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Kota Samarinda Siswadi mengaku telah menyampaikan tindakan penggelembungan suara yang dinilai menguntungkan salah satu partai politik.
"saya tadi sudah menyampaikan tindakan kecurangan yakni penggelembungan suara yang dilakukan partai politik untuk DPRD Kota Samarinda Daerah Pemilihan 3 Samarinda Ulu.
Jumlahnya tidak banyak namun angka ini sangat signifikan sehingga membuat perubahan jumlah perolehan kursi di DPRD Kota Samarinda.
Sementara itu Komisioner KPU Samarinda Ramaon menegaskan bahwa laporan atau pengaduan yang disampaikan seharusnya disampaikan kepada petugas TPS maupun PPK tempat dimana terjadi kecurangan atau dugaan pelanggaran.
Ramaon memastikan bahwa rekapitulasi suara hasil Pemilu Legislatif dari TPS-TPS hingga tingkat nasional dijamin aman dan jauh dari kecurangan-kecurangan.
Selain itu lanjut Ramaon hampir semua saksi partai politik saat ini telah memiliki fotocopy formulir C1 yang bisa diketahui semua pihak.
"Kami jamin (proses bersih,red). Kalau harus buka C1 plano, ya kami buka C1 plano. Ini untuk meyakinkan bahwa prosesnya sesuai dengan yang dilakukan di TPS-TPS," kata Ramaon disela-sela rapat pleno rekapitulasi perhitungan suara di hotel Bumi Senyiur Samarinda.
"Kami mencoba menjembatani proses pemilu yang jujur. Proses pemilu yang betul-betul memperhatikan daulat rakyat," tegasnya.
Lebih lanjut, Ramaon mengatakan bahwa KPU sudah membentuk Satuan Tugas (Satgas) bersama dengan Panwaslu . Satgas tersebut bertujuan untuk memastikan apakah isu pelanggaran dalam proses rekapitulasi seperti penggelembungan suara sesuai dengan bukti yang ada.
"Dengan data dan fakta yang ada itu tentunya kami akan meyakinkan. Kalau toh ini konteksnya penghitungan misalnya ada pemindahan suara dan lain sebagainya, tidak serta merta ada PSU (pemungutan suara ulang). Kami harus cermati satu jenjang ke jenjang berikutnya," katanya.
Disinggung mengenai laporan partai politik Ramaon mempersilahkan menempuh jalur lain untuk memperjuangkan suarannya, karena untuk kewenangan KPU Kota Samarinda sudah semuanya dilaksanakan sesuai tahapan. "Mungkin bisa menggunakan jalur lain seperti ke Mahkamah Konstitusi," tegas Ramaon. M4n

Semangat Gotong Royong Diminta Tetap Dipertahankan

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Pada pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) XI dan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-42 tingkat provinsi, di GOR Segiri Samarinda, Senin (21/4), gubernur Kaltim awang Faroek meminta kepada segenap elemen masyarakat untuk mempertahankan semangat gotong royong dilingkungan  masyarakat.
Awang Faroek menegaskan bahwa semangat kegotongroyongan dan rasa kebersamaan yang turun temurun, telah mengakar dan melembaga dalam kehidupan masyarakat, sehingga senantiasa menjadikan masyarakat hidup rukun dan damai, penuh kekeluargaan dan kekerabatan serta bahu membahu membangun kehidupan bersama dalam keanekaragaman.
“Pemberdayaan masyarakat juga merupakan bagian yang tak terpisahkan dari penyelenggaraan otonomi daerah. Untuk itu maka peran daerah sangat diperlukan dalam membantu pemerintah desa/kampung dan kelurahan untuk melaksanakan tugas dan fungsi pemberdayaan masyarakat,” kata Awang Faroek dalam sambutannya pada pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) XI dan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-42 tingkat provinsi, di GOR Segiri Samarinda, Senin (21/4)kemarin.
Awang menegaskan bahwa BBGRM merupakan kegiatan kerja sama masyarakat dalam berbagai kegiatan pembangunan yang diarahkan pada penguatan persatuan dan kesatuan masyarakat serta peningkatan peran aktif masyarakat dalam setiap proses pembangunan.
Sementara itu, terkait HKG PKK ke-42, Awang Faroek mengatakan peran keluarga sangat penting dalam mencerdaskan suatu bangsa. Oleh karena itu PKK telah berupaya mengadakan gerakan pembangunan masyarakat yang tumbuh dari bawah yang bertujuan mewujudkan keluarga sehat, sejahtera, maju dan mandiri.
“Gerakan PKK bahkan telah mampu mewujudkan perannya sebagai motivator dan dinamisator masyarakat agar setiap keluarga dapat menjadi instrumen pembangunan yang andal,” jelasnya.
Dari itu Awang meminta kepada Tim Penggerak PKK Kaltim dan kabupaten/kota agar dapat memahami hakekat pemberdayaan masyarakat, program sosial dasar masyarakat, manajemen pembangunan partisipatif serta perlu memahami kedudukan, peran dan fungsi berbagai dinas/instansi atau lembaga pemerintah yang mempunyai tugas pokok dan fungsi dalam pemberdayaan masyarakat.
“Kita ingin Tim Penggerak PKK lebih dapat mengembangkan berbagai bentuk dan jenis pemberdayaan keluarga sesuai kebutuhan masyarakat, dapat mengembangkan kesejahteraan keluarga dan sikap demokrasi dalam keluarga serta dapat berkoordinasi dan memadukan gerak langkah program pemberdayaan,” harapnya.
Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak mengatakan Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) selama ini telah berpartisipasi dan berkarya dengan baik dalam pelaksanaan pembangunan, sehingga dapat terus melanjutkan kegiatan-kegiatan pemberdayaan masyarakat dalam rangka peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Teruskan itu. Dan kita lebih fokus kepada persoalan-persoalan yang dihadapi. Saya instruksikan agar PKK aktif dalam pendidikan anak usia dini, membantu pemerintah daerah dalam pengentasan kemiskinan dan juga menciptakan lapangan kerja, khususnya bagaimana memberikan pendidikan dan pelatihan bagi rumah tangga untuk peningkatan ekonomi keluarga,” kata Awang Faroek
Menurut dia, dengan kegiatan tersebut dapat mencapai tujuan pembangunan guna mewujudkan masyarakat sejahtera. Karena, dengan kerjasama yang baik antara pemerintah dengan seluruh pemangku kepentingan termasuk PKK dan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), tujuan pembangunan tersebut dapat segera diwujudkan.
“Saya harap kegiatan BBGRM dan Gerakan PKK ini dapat berjalan dan berhasil serta memberikan manfaat yang sebesar-besarnya kepada masyarakat sesuai dengan harapan kita bersama,” jelasnya.
Gubernur Awang Faroek Ishak menyerahkan Piala Bergilir Gubernur untuk Tim Penggerak PKK Kota Samarinda yang berhasil keluar sebagai juara umum untuk semua kategori lomba yang dipertandingkan selama pelaksanaan HKG PKK ke-42 (19-21 April 2014) di Samarinda.
Hadir pada kesempatan itu, Walikota Samarinda H Syaharie Jaang, Walikota Bontang Adi Darma, Bupati Berau Makmur HAPK, serta sejumlah wakil bupati dan perwakilan dari kabupaten/kota. Selain itu, turut hadir Ketua Tim Penggerak PKK Kaltim Hj Encik Amelia, Wakil Ketua PKK Kaltim Hj Sarminah Mukmin Faisyal, Ketua TP PKK Samarinda Hj Puji Setyowati Jaang, serta ketua TP PKK dari kabupaten/kota se Kaltim. ike

Pengelolaan Arsip Tunjang Kelancaran Administrasi

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Kepala Badan Arsip Daerah Mariansyah menegaskan, pengolahan arsip dengan baik dapat menunjang kegiatan administrasi agar lebih lancar. Namun seringkali SKPD tidak serius mengelola arsip dengan berbagai alasan. Oleh karena itu, diperlukan penyelenggara arsip yang sesuai dengan kaidah dan standar sebagaimana dibutuhkan dalam sistem kearsipan nasional.
“SKPD wajib memberikan perlindungan dan keamanan arsip yang dimiliki. Termasuk menyiapkan sumber daya manusia dalam bidang kearsipan,” jelas Mariansyah usai membuka Sosialisasi Peraturan Gubernur (Pergub) Kaltim Nomor 65 tahun 2012 tentang jadwal retensi arsip bagi Lingkup SKPD Provinsi di Kantor Kesbangpol Kaltim, beberapa hari lalu. 
Dikatakan, berbagai kendala seperti kurangnya tenaga arsiparis maupun terbatasnya sarana dan prasarana selalu menjadi alasan buruk pengelolaan arsip. Maka untuk meningkatkan kemampuan memelihara dokumen Negara, Badan Arsip Daerah Kaltim menyelenggarakan sosialisasi kearsipan.
"Sosialisasi dirasakan penting karena diharapkan mampu meningkatkan keterampilan menyimpan dan memelihara dokumen. Baik yang memiliki nilai sejarah maupun terkait pelaksanaan pemerintahan. Hal tersebut perlu dipelajari dan selanjutnya diaplikasikan di setiap SKPD sehingga terwujud arsip yang bernilai guna,"ujarnya.
Masriansyah menambahkan pengetahuan yang diperoleh dapat disosialisasikan pada rekan yang mempunyai ketertarikan dengan kearsipan. Sehingga informasi kearsipan yang ada tidak hanya diketahui  dalam lingkup SKPD tapi juga pada masyarakat luas.
“Saya mengajak pada peserta untuk mendukung terintegrasinya penyelenggaraan kearsipan dalam pemerintah yang berorientasi pada peningkatan mutu pelayanan publik. Ini dapat dilakukan dengan penataan dan pengelolaan arsip yang lebih baik dan profesional,” pungkas Mariansyah. mar

Pembukaan Pendaftaran Segera Dibuka

Sosialisasi Pergub Kuota Beasiswa

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Asisten Bidang Kesejahteraan Rakyat Pemprov Kaltim H Bere Ali menyatakan bahwa April ini pendaftaran beasiswa Kaltim Cemerlang sudah bisa dimulai.
Pendaftaran tersebut dimulai dari adanya pembentukan tim seleksi penyaluran beasiswa Kaltim Cemerlang di tingkat kabupaten/kota, Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta (PTN dan PTS)  se Kaltim dan Kaltara.
“Mulai April ini, pendaftaran sudah bisa dilakukan di tingkat Pemerintah Kabupaten/Kota se Kaltim dan Kaltara. Karena itu, kami berharap, sebelum pembukaan pendaftaran tersebut, diharapkan Pemerintah Kabupaten/Kota se Kaltim dan Kaltara segera membentuk tim seleksi penyaluran bantuan beasiswa Kaltim Cemerlang. Sehingga tidak terlalu lama dalam penyelesaian atau penyaluran tersebut. Termasuk tim seleksi di Perguruan Tinggi (PT),” kata Bere Ali usai membuka sosialisasi Peraturan Gubernur (Pergub) Kaltim Nomor 7/2014 tentang kuota beasiswa dan teknis penerimaan kabupaten/kota, PTN dan PTS se Kaltim dan Kaltara di Kantor Gubernur Kaltim, Senin (21/4).
Menurut dia, apabila tim seleksi kabupaten/kota telah dibentuk April ini, diharapkan segera mungkin pembukaan pendaftaran dapat dimulai, sesuai kuota yang telah ditentukan.
Dia berharap melalui bantuan tersebut Kaltim mampu menciptakan Sumber Daya Manusia ( SDM ) yang andal dari putra-putri asal Kaltim dan Kaltara. “Setelah terbentuk tim seleksi dan telah diterbitkan surat keputusan (SK) bupati dan walikota, diharapkan tim tersebut dapat segera melakukan seleksi. Karena, saat ini penyaluran beasiswa ada tiga kategori, yakni diatur dari kabupaten/kota se Kaltim dan Kaltara, diatur melalui kuota perguruan tinggi se Kaltim dan Kaltara dan kategori bersifat khusus,” jelasnya.
Sifat khusus tersebut, lanjut dia, antara lain bantuan beasiswa bagi mahasiswa Sang Hyang Seri, Institut Teknologi Kalimantan (ITK), Institut Seni Buda Indonesia (ISBI) dan mahasiswa Belarus.
Meski demikian, yang terpenting adalah seleksi yang dilakukan pemerintah kabupaten/kota. Sebab, secara simbolis untuk kabupaten/kota sudah diserahkan oleh Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak baru-baru ini di Pendopo Lamin Etam.
“Hal ini segera mungkin pemerintah kabupaten/kota untuk membentuk tim seleksi. Karena, dari seleksi tersebut ada yang harus menunggu momentum. Misal, untuk bantuan beasiswa bagi siswa berprestasi dari jenjang SD-SMA, harus menunggu hasil Ujian Nasional (UN), sehingga baru bisa didata siapa yang berhak menerima bantuan beasiswa berprestasi,” jelasnya.
Selain itu, untuk kuota dari kategori kabupaten/kota dan perguruan tinggi penerimaan berkas dilakukan secara manual. Tidak lagi menggunakan sistem online. Meski begitu, panitia tim seleksi dari Pemprov Kaltim tetap memberikan bimbingan teknis kepada kabupaten/kota dan perguruan tinggi untuk petugas operatur penginput data dari berkas yang masuk.
“Setelah kabupaten/kota dan perguruan tinggi melakukan seleksi, maka selanjutnya bupati dan walikota menerbitkan surat keputusan penetapan penerima bantuan beasiswa melalui APBD Provinsi Kaltim 2014. Selanjutnya, berkas dan SK tersebut diserahkan ke Pemprov Kaltim, sebagai bahan pemerintah provinsi untuk menerbitkan SK Gubernur Kaltim tentang penetapan penerima bantuan beasiswa tersebut,” jelasnya.
Kepala Dinas Pendidikan Kaltim H Musyahrim mengatakan pendaftaran tersebut beragam, karena disesuaikan dengan program kuota masing-masing. Misal, program beasiswa bagi pendidikan dasar dan menengah dimulai sejak 15 April hingga 10 Juni 2014. Program diploma 15 April hingga 4 Juli 2014 dan program sarjana/Diploma IV dan profesi 15 April hingga 4 Juli 2014.
“Melalui penyaluran beasiswa ini, kami berharap Kaltim mampu mencetak SDM yang andal dan mampu mendukung pelaksanaan program pembangunan di daerah,” jelasnya. mar

Anjungan Kaltim di TMII Dimaksimalkan

Untuk Promosikan Investasi Daerah

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Gubernur Kaltim  H Awang Faroek Ishak meminta kepada seluruh jajaran SKPD lingkup Pemprov serta kabupaten/kota agar memaksimalkan Anjungan Kaltim di Taman Mini Indonesia Indah. Karena anjungan tersebut dapat menjadi sarana promosi investasi daerah, disamping sebagai wadah untuk memperkenalkan seni dan budaya daerah.
"Kita  berharap, apa yang telah dilakukan selama lima tahun terakhir, dimana setiap bulan di Anjungan Kaltim di TMII selalu diisi oleh sekitar 15 kabupaten/kota di Kaltim, yang secara bergiliran mengisi acara seni dan budaya secara rutin, dapat terus dilanjutkan. Tidak hanya pemerintah daerah, tetapi lebih banyak melibatkan masyarakat dan semua kelompok seni dan budaya di lingkungan masyarakat sehingga Kaltim semakin dikenal baik secara nasional maupun internasional,” ujar Awang Faroek Ishak,  pekan lalu.
Menurut Awang Faroek, pengelola anjungan Kaltim di TMII bersama jajaran SKPD terkait di Pemprov dan kabupaten/kota harus banyak berkreativitas, khususnya terkait apa saja yang dikembangkan disana. Tidak hanya sektor seni dan budaya maupun pariwisata, tetapi bagaimana promosi investasi dapat menjadi bagian dari kegiatan rutin disana.
“Even tersebut dimanfaatkan sebagai promosi investasi Kaltim. Apa saja peluang investasi di kabupaten/kota harus dihadirkan disana guna menarik minat investor untuk datang ke Kaltim,” jelasnya.
Ditambahkan, anjungan Kaltim di TMII harus dikelola secara profesional, artinya ditangani oleh ahli-ahli di bidang masing-masing. Karena, itu merupakan kesempatan terbaik dalam memperkenalkan dan mempromosikan objek-objek wisata di Kaltim, sekaligus menjual potensi investasi Kaltim.
“Kita tidak hanya kaya akan potensi sumber daya alam yang suatu saat akan habis, tetapi kita juga memiliki kekayaan seni dan budaya, serta objek wisata ecotourism yang menjadi tumpuan utama pengembangan sektor pariwisata di Kaltim. Bukan tidak mungkin suatu saat sektor pariwisata menjadi tumpuan perekonomian Kaltim, ini harus kita manfaatkan semaksimal mungkin, asalkan dalam pengelolaannya dapat dilakukan dengan baik dan  profesional," papar Awang Faroek. mar

PNPM Berperan Dukung Penanggulangan Kemiskinan Kaltim

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Asisten Pemerintahan Setprov Kaltim Aji Sayid Fatur Rahman menyatakan untuk membantu pemerintah di daerah melalui program penanggulangan kemiskinan, peran Unit Pengelola Kegiatan (UPK) Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan (PNPM-MP) sangat dirasakan.
Melalui kinerja dan informasi yang dilakukan UPK, pemerintah dapat mengetahui kondisi masyarakat di daerah, terutama yang berkaitan dengan kondisi ekonomi di wilayah perdesaan.
“Saya berharap UPK terus berperan dalam membantu pemerintah guna mendukung pelaksanaan PNPM-MP di daerah, terutama penanggulangan kemiskinan. Karena itu, Pemprov sangat mendukung kegiatan jambore dan seminar UPK PNPM Mandiri Perdesaan di daerah. Semoga dengan kegiatan ini dapat membantu dan mendukung pelaksanaan program tersebut di Kaltim,” kata Fatur Rahman saat memberi arahan kepada peserta jambore dan seminar UPK PNPM-MP se Kaltim di Gedung Serbaguna Komplek Stadion Madya Sempaja Samarinda, belum lama ini.
Menurut dia, pendekatan pemberdayaan masyarakat selama ini telah diupayakan melalui berbagai macam pembangunan sektoral. Meski demikian, penanggulangan kemiskinan dipandang masih belum optimal. Pemerintah terus berupaya mengambil langkah-langkah pengintegrasian dan perluasan program penanggulangan kemiskinan melalui PNPM-MP.
Sementara, terkait penyelenggaraan jambore dan seminar ini dimaksudkan sebagai salah satu langkah strategis dalam rangka peningkatan pembinaan semangat atau motivasi para pelaku pelaksana dan pengelola program.
Selain juga sebagai wadah penyebarluasan informasi berbagai produk Kelompok Simpan Pinjam Khusus Perempuan (SPP) yang bergerak dalam pengembangan usaha produktif serta sebagai forum kebersamaan untuk menggali gagasan pemikiran dalam rangka meningkatkan perekonomian perdesaan.
”Persoalan kemiskinan merupakan masalah yang tidak saja dihadapi Indonesia, namun juga oleh negara-negara berkembang. Dalam kaitan itulah, pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten sejak 2007 telah mendesain program penanggulangan kemiskinan berbasis pemberdayaan masyarakat,” jelasnya.     
Menurut dia, dalam rangka meningkatkan sinergitas, sinkronisasi dan integrasi segenap potensi di Kaltim, dibutuhkan rencana yang secara komprehensif dapat menjadi pedoman bagi seluruh pemangku kepentingan memberikan kontribusi bagi pembangunan daerah di dalam kurun waktu lima tahun ke depan.
Sehubungan dengan itu, Pemprov Kaltim termasuk pemerintah kabupaten/kota setelah berkomitmen dan konsisten untuk terus menurunkan jumlah penduduk miskin melalui berbagai program, terutama melalui program-program pro rakyat, yang bersentuhan langsung dengan warga miskin, termasuk PNPM Mandiri Perdesaan.
”Hasil pelaksanaan kegiatan Program PNPM Mandiri Perdesaan 2013 telah ditunjukkan dengan banyaknya kegiatan pembangunan dasar di perdesaan, antara lain pembuatan jalan desa, jembatan, pengairan, mobil angkutan untuk anak sekolah, pembangunan Posyandu, pembangunan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), gedung serbaguna, tambatan perahu dan pasar desa,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPM-PD) Kaltim HM Jauhar Efendi mengatakan, tujuan jambore dan seminar tersebut untuk memberikan motivasi kepada seluruh personil UPK, sehingga terus mendukung pelaksanaan PNPM-MP di daerah.
Menurut dia, guna mendukung program PNPM-MP di tujuh kabupaten se Kaltim, Pemprov Kaltim telah memberikan bantuan pembinaan masing-masing tiga UPK di kabupaten yang meraih juara lomba UPK tingkat kabupaten, yakni Rp300 juta. john

Kearispan Harus Dijaga

Bimtek Pengelolaan Arsip Dinamis

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Untuk menciptakan manajemen dinamis pada pengelolaan arsip di lingkungan Pemerintah Provinsi dan Lembaga Kearsipan Daerah Kabupaten/Kota se-Kaltim dan Kaltara. Badan Arsip Kaltim  menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) pengelolaan arsip  dinamis di Ruang Bina Bangsa Kantor Kesbangpol Kaltim, Senin (21/4).
Kegiatan Bimtek tersebut dibuka Asisten IV Sekprov Kaltim H Sofyan Helmi mewakili Wakil Gubernur Kaltim, HM Mukmin Faisyal menegaskan, arsip merupakan rekaman peristiwa atau rekaman suatu kegiatan dalam penyelenggaraan pemerintah yang dapat dijadikan bukti otentik yang sah, sehingga  kearispan harus dijaga dengan baik.
Selain itu, pengelolan arsip dinamis merupakan sebuah proses pengendalian arsip yang dilakukan secara efisien, efektif, sistematis dan lengkap yang meliputi penciptaan, penggunaan dan pemeliharaan serta penyusutan arsip.
Disamping itu, arsip juga berfungsi sebagai pertanggungjawaban pemerintah terhadap undang-undang  juga dalam hal mengambil keputusan. Sehingga diperlukan manajemen pengelolaan arsip yang baik dan bisa tertata dengan baik dan mudah dicari, selain itu pengelolaan arsip yang dinamis  menjadi tanggung jawab dari pengelolaan arsip.
"Tujuan dari pengelolaan arsip dinamis untuk menjamin ketersediaan arsip pada penyelenggaraan kegiatan juga  sebagai bahan akuntabilitas kinerja dan alat bukti yang sah berdasarkan suatu sistem yang memenuhi persyaratan, andal, sistematis, utuh, menyeluruh dan se-suai dengan norma, standar, prosedur, dan kaidah kearsipan," jelasnya.
Diharapkan juga kepada Badan Arsip Daerah Kaltim untuk terus selalu meningkatkan pembinaan kearsipan melalui pelatihan-pelatihan kearsipan yang sifatnya membangun bagi Sumber Daya Aparatur, sehingga transformasi keilmuan dapat terus berlanjut dan berkesinambungan.
Ditempat yang sama Kepala Badan Arsip Daerah Kaltim Mariansyah mengatakan, sebuah organisasi apapapun bentuk dan namanya membutuhkan kecepatan akses dan ketersediaan informasi yang lengkap guna pelaksanaan kegiatan fungsi organisasi tersebut.
"Karena kecepatan dan ketersediaan informasi tidak dapat disajikan tanpa dibarenggi pola pengendalian arsip yang efisien, efektif dan lengkap berdasarkan kaidah-kaidah kearsipan yang beerlaku," ungkapnya.
Selain itu pola pengendalian arsip yang terekam secara efisien ,efektif dan lengkap dimulai dari penciptaan, pengunaan dan pemeliharaan serta penyusutan yang dimaknai sebagai pengelolaan arsip dinamis.
Sementara itu Ketua Panitia Penyelenggara AA Nyoman Susastra mengatakan, tujuan digelarnya Bimtek ini merupakan salah satu upaya peningkatan kualitas Sumber Daya Aparatur Pemerintah khususnya di bidang kearsipan, sehingga nantinya diharapkan akan dapat dillahirkan Aparatur Kearsipan yang andal dan mumpuni dalam melaksanakan penyelenggaraan kearsipan, khususnya pada pengelolaan Arsip Dinamis.
Kegiatan Bimtek pengelolaan arsip dinamis dilaksanakan selama dua hari mulai 21-22 April dengan nara sumber dari Badan Arsip Daerah Kaltim dan Biro Organisasi Sekdaprov Kaltim. john

Pasutri Edar Narkoba

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Terhimpit kebutuhan ekonomi, pasangan suami istri (pasutri) warga Jl Pulau Samosir Samarinda ditangkap jajaran Badan Narkotika Nasional Propinsi Kaltim belum lama ini.
Selain memangkap pasangan suami istri Nanang (46) dan Rara(37), polisi juga menangkap kaki tangan bandar yang diduga memiliki jaringan peredaran narkoba yang cukup luas yaitu Rahmad.
Dari tangan para tersangka penyidik BNNP mengamankan barang bukti 4 poket sabu-sabu seberat 8,40 gram, uang Rp1.270.000, 1 timbangan, 1 telpon seluler, 1 buku catatan yang berisi daftar para pelanggan.
Keduanya ditangkap penyidik BNP Kaltim dirumahnya saat sedang menyiapkan barang haram itu untuk anak buah mereka Rahman, yang datang untuk mengambil pesanan seseorang.
Para pelaku ditangkap Satuan BNP Jumat lalu (11/4) lalu sekitar pukul 15.00 wita, keduanya ditangkap dikediamannya.
Kepala BNNP Kaltim Kompol Agus Gatot Purwanto mengatakan bahwa terungkapnya kasus ini berdasarkan laporan dari masyarakat yang masuk ke BNNP Kaltim dan kemudian ditindak lanjuti oleh penyidik BNNP.
Gatot mengatakan bahwa Nanang merupakan pemain lama dalam bisnis barang haram ini, Bahkan berdasarkan catatan BNNP Nanang baru sebulan keluar dari lembaga pemasyarakatan setelah menjalani masa hukuman atas kasus yang sama.
Namun kali ini berbeda jika sebelumnya dia hanya seorang diri yang harus mendekam di sel tahanan, kali ini Nanang juga membawa serta istri dan satu anak buahnya.
Pada kesempatan itu Agus mengatakan bahwa meningkatnya angka pengguna narkoba di Kaltim memang sudah cukup mengkhawatirkan. Berdasarkan data Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kaltim pada 2011 terdapat 97 ribu orang. Tahun ini diperkirakan jumlahnya terus meningkat. Yang lebih menyedihkan, pemakai narkotika ini mulai berusia 10 tahun ke atas. Artinya banyak kalangan pelajar di Benua Etam sudah menjadi pengguna barang haram itu.
Jumlah pengguna narkoba ditaksir terus bertambah. Hanya saja pihaknya belum bisa merilis jumlah pengguna narkoba terbaru karena tahun ini tak meneliti itu. opi

Geger Warga Samarinda Temukan Tulang Manusia di Pohon Pisang

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Minggu sore (20/4) kemarin warga RT 26 jalan KH Harun Nafsi Samarinda seberang digegerkan dengan penemuan tulang belulang manunia dibelakang rumah kosong, mayat seseorang yang belum bisa ditentukan identitasnya ini ditemukan dibawah pohon pisang dengan kondisi  sangat mengenaskan.
Bersama mayat seseorang yang diduga korban pembunuhan ini ditemukan seutas tali jemuran yang terlilit dileher dan pergelangan tangan, mayatnya pun terkelungkup. Meski masih menggunakan pakaiaan namun celana panjang jeans sudah terturun di antara pergelangan kaki.
Mayat ini pertama kali ditemukan seorang warga yang melintas dibelakang rumah kosong itu, ia curiga ketika mencium bau busuk dan rerumputan yang kering, ketika diperhatikan ia terkejut ketika melihat tengkorang manusia yang terlihat dari dalam tanah.
“Warga yang menemukan langsung melaporkanpenemuan ini kepada pihak kepolisian  sekitar pukul 15.30 wita,” kata Kapolsekta Samarinda Seberang Kompol Harry Widodo kepada sejumlah wartawan di lokasi kejadian Minggu (20/4) kemarin.
Untuk mengungkap pasti penyebab kematian korban pihaknya langsung melakukan evakuasi terhadap korban dan membawanya kerumah Sakit Umum Aw Sjahranie untuk dilakukan Autopsi.
“Beberapa orang saksi sudah kami mintai keterangan termasuk beberapa barang bukti yang ditemukan di TKP, namun untuk pendalaman lebih lanjut pihaknya masih akan kembali memeriksa TKP untuk mencari petunjuk dilokasi kejadiaan,” kata Harry.
Sementara itu Rudi warga sekitar mengatakan bahwa lokasi pembuang jenazah itu memang kawasan yang sepi.
“Daerah ini memang sepi, sehingga ada saja warga yang memanfaatkan rumah kosong ini untuk berpacaran, kemungkinan besar korban adalah warga yang sedaang berpacaran disini,” kata Rudi.
Ditanya siapa yang kerap menggunakan tempat ini, Rudi menjelaskan bahwa yang kerap menggunakan areal itu untuk nongkrong adalah anak-anak motor, jumlahnya pun banyak. "Jadi kami tidak menyangka saja kalau ternyata ada mayat dibelakang rumah yang telah lama kosong ini," ungkapnya. opi

Selamat Datang Peserta HKG PKK?

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Walikota Samarinda H Syaharie Jaang mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke 42 dan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) XI tahun 2014 tingkat Kaltim di Samarinda, 19-21 April.
“Kepada peserta dari 9 kabupaten kota se Kaltim yang berjumlah 500-an lebih belum lagi ditambah para pendamping serta para undangan dari kabupaten/kota propinsi Kalimantan Utara, kami ucapkan selamat datang, dan anggap seperti di rumah sendiri,” tutur Jaang kepada media ini.
Selain mengikuti rangkaian kegiatan HKG PKK, Jaang juga mengajak para tamu tadi untuk tidak melewati aneka wisata kuliner di Samarinda, terlebih yang lagi menasional adalah wisata kuliner Kampung Nasi Kuning yang buka 24 jam.
“Kalau tidak capek, malam-malam bisa ke kampung nasi kuning di Jl Lambung Mangkurat atau ada juga di daerah P Antasari. Pokoknya sudah banyak di Samarinda. Jadi jangan takut kelaparan di malam hari,” imbuh Jaang berpromosi.
Jika ingin membeli oleh-oleh, lanjut Jaang bisa jalan-jalan ke sentra oleh-oleh khas lokal di Citra Niaga. “Kalau tidak tahu tempatnya, bisa tanya sama LO (Liaison Organizer) dan diantar mobil transportasi yang sudah disiapkan panitia,” ucapnya.
Ada juga kampung tenun ramah lingkungan yang menjadi destinasi wisata nasional oleh program Dekranas Berseri. “Tapi untuk yang Citra Niaga dan Kampung Tenun ini sudah masuk dalam rangkaian city tour panitia,” timpal Jaang.
Jaang mengingatkan kepada warga Samarinda untuk ramah kepada tamu-tamu satu propinsi ini. “Untuk pedagang juga jangan aji mumpung. Jual dengan harga yang ramah juga, jangan malah dinaikkan. Nanti tamu akan jera dan menjadi imej jelek bagi sentra oleh-oleh kita di Samarinda. Tapi Insya Allah, pedagang kita tidak demikian,” pungkas Jaang. ike

Kota Samarinda Dipercantik

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Taman tidak selalu identik dengan bunga-bunga yang ditanam , berbagai pola untuk menarik perhatian masyarakat atau sekedar mempercantik kota juga dilakukan, seperti menanam bunga di pot.
Tidak hanya satu pot, namun bisa ditanam di ratusan pot dan ditempatkan  disatu tempat , seperti yang dilakukan pemkot Samarinda . Atas permintaan wali kota Samarinda H Syaharie Jaang,  Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP)  akhirnya membangun taman vertikal berisi sekitar 1.000 pot bunga kecil di simpang empat mall lembusuwana atau tepatnya didepan kantor Bank Mega.
Peletakan pot bunga secara seremonial dilakukan oleh ketua TP PKK Samarinda Hj Puji Setyowati Jaang pada  Jumat (18/4) lalu.
“Taman vertikal ini yang pertama di Samarinda. Awalnya ketika saya keluar daerah, melihat taman ini dan saya foto. Kemudian saya minta kepada DKP supaya di Samarinda ada taman ini,” kata Jaang .
Jaang mengatakan selama ini konsep taman pada umumnya terhampar di lahan yang ada, maka kali ini hamparan bunga akan tersusun dari bawah ke atas.
“Apalagi kalau malam akan tambah indah lagi, karena akan bermandikan cahaya lampu. Setidaknya warga yang sambil menunggu lampu lalu lintas bisa mengurangi tingkat kestresannya dengan melihat indahnya taman kota ini,” kata Jaang .
Dari itu lanjutnya tidak menutup kemungkinan Pemkot akan menambah lagi taman vertikal ini. “Kita akan lihat lagi, tentunya harus disesuaikan dengan estetika juga. Ini yang utama,” tegas Jaang. ike

Mayat Mr X Mengapung di Sungai Mahakam

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Sesosok mayat laki-laki ditemukan mengapung ditengah Sungai Mahakam oleh pengemudi kapal tradisional saat menyeberangi sungai mengakut tambangan yang melintasi Sungai Mahakam. Penemuan mayat mr x yang diduga korban penganiayaan ini langsung diseret menuju tepi sungai mahakam untuk dievakusi dan dibawa kekamar jenazah rumah sakit umum aw syahranie untuk diidentifikasi.
Penemuan mayat laki-laki ini kontan mengegerkan warga yang ingin menyeberangi sungai mahakam melalui dermaga pasar pagi Samarinda, mayat laki-laki yang diduga korban pembunuhan ini ditemukan terlentang ditengah sungai mahakam oleh pengemudi angkutan sungai yang biasa menyeberangkan warga disungai Mahakam.
Korban ditemukan dalam kondisi yang mengenaskan sebagian tubuhnya terlihat lebab, korban ditemukan masih menggunakan celana jeans sementara tubuhnya diduga telah membengkak.
Petugas kepolisian polsek kawasan pelabuhan dibantu masyarakat kemudian mengevakuasi korban untuk dilakukan visum di rumah sakit umum aw Syahranie Samarinda.
M Tamrin, warga sekitar pelabuhan pasar pagi mengaku sebelumnya ia mendapatkan informasi dari pengemudi kapal penyeberangan Sungai Mahakam tentang adanya mayat yang mengambang di Sungai Mahakam.
“Saya mendapat informasi ada mayat ditengah sungai Mahakam, lalu dengan bantuan para pengemudi kapal tambangan mayat itu kemudian diseret kepinggir untuk dilakukan evakuasi,” kata M Thamrin.
Sementara untuk kepentingan penyelidikan, mayat laki-laki bercelana jeans itu dibawa ke RSU AW Syahranie , sekaligus menunggu warga yang merasa kehilangan anggota keluargannya.
Sementara itu Kapolresta Samarinda Kombes Pol Antonius Wisnu Sutirta yang didampingi Kanit Kesatuan Polisi kawasan Pelabuhan Iptu Iredenta Tania mengatakan bahwa berdasarkan pengamatan fisik atau visum luar pihaknya masih belum menemukan tanda-tanda penganiayaan.
Namun ia belum bisa memastikan penyebab pasti kematian pria yang diperkirakan berumur 20 an tahun ini. “Saat ini jenazah masih di Rumah sakit Umum Aw Syahranie untuk menunggu keluargannya, berdasarkan data awal tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan,” kata Denta.
Disinggung mengenai adanya warga yang hilang beberapa waktu lalu, Denta memastikan bahwa korban bukan orang yang dimaksud.
“Para keluarga korban sudah mengecek kekamar jenazah, namun dilihat dari fisik dan ciri-ciri korban ternyata berbeda ,” kata Denta. M4n

TTG-N XVI Diharap Mampu Masyarakatkan Teknologi Terapan

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Wakil Gubernur Kaltim Mukmin Faisyal HP mengharapkan, penyelenggaran Gelar Teknologi Tepat Guna Nasional (TTG-N) XVI diharap menjadi media memasyarakatkan teknologi terapan sesuai kebutuhan. Sebab, keberadaan teknologi tepat guna dapat meningkatkan keberdayaan masyarakat.
“Hasil pengembangan teknologi banyak memberi kemudahan termasuk meningkatkan nilai tambah usaha formal dan informal masyarakat. Tapi diakui memang belum memasyarakat secara luas. Makanya perlu dimasyarakatkan, karena TTG merupakan strategi meningkatkan usaha masyarakat dari tidak berdaya menjadi berdayaa,” kata  Mukmin Faisyal HP di Ruang Serbaguna Kantor Gubernur Kaltim, Kamis (17/4) lalu.
Dalam arahannya, Mukmin menilai penyelenggaraan TTG-N penting disukseskan. Ini merupakan momentum yang baik untuk transfer informasi. Serta menjadi media pembelajaran pemanfaatan teknologi hasil kreatifitas masyarakat tersebut.
"Berkaitan itu, semua unsur terkait diminta meningkatkan koordinasi dan membangun komunikasi antar pihak guna menyukseskan penyelenggaran. Selain, bermanfaat peningkatan kapasitas usaha keberdayaan masyarakat, suksesnya penyelenggaraan dinilai berpengaruh terhadap nama baik daerah,"pintanya
Menurut Mukmin, permasalahan persiapan seperti akomodasi, transportasi dan keamanan yang masih belum sepenuhnya selesai mesti segera diatasi. Apapun masalahnya, harus diantisipasi. Dirinya juga meminta Liasion Official (LO) yang berasal dari SKPD Kaltim, diminta bertanggung jawab terhadap provinsi yang dilayani.
“Semuanya perlu dukungan dari instansi terkait. Pengalaman menangani even nasional dan internasional diharap dapat meningkatkan partisipasi aktif melaksanakan tanggung jawab masing-masing. Intinya kita harus mampu melayani tamu dengan baik,” katanya.
Sementara, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Kaltim Moh Jauhar Efendi mengaku selaku panitia daerah sudah melakukan banyak persiapan. Diantaranya penetapan logo, inventarisasi hotel dan inventarisasi penginapan. Termasuk kesiapan kendaraan dalam rangka persiapan akomodasi dan transportasi.
Gelar TTG-N XVI rencananya dilaksanakan 18-23 Juni 2014, di Stadion Madya Sempaja Samarinda. Menurut rencana, pembukaan dilaksanakan 19 Juni dilakukan Presiden Ri dengan dihadiri beberapa menteri terkait. mar

Konektivitas Regional Kalimantan Perlu Diperkuat

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Gubernur Kaltim H Awang Faroek Ishak menegaskan, perlu penguatan konektivitas wilayah regional Kalimantan penting dilakukan dalam rangka peningkatan daya saing daerah. Khususunya menjadikan koridor Kalimantan atau koridor ekonomi nasional ini sebagai pusat industri pengolahan.
“Itu yang mesti dilakukan. Menjadikan penguatan konektivitas ke Kalimantan sebagai target pembangunan ke depan,” kata Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak saat menjadi narasumber Seminar Apkasi 2nd International Trade and Investment Summit (AITIS) 2014 di Jakarta International Expo (JIE), beberapa hari lalu.
Awang Faroek menambahkan, proyek utama konektivitas regional Kalimantan berkaitan penguatan pembangunan infrastruktur yang tersebar di sepanjang koridor ekonomi Kalimantan. Yakni terdiri dari jalan dan jembatan, sarana kereta api, pelabuhan laut, pembangkit listrik dan bandara.
"Penguatan dimaksud guna memperkuat simpul kegiatan ekonomi ke Kalimantan. Seperti simpul migas, simpul batubara, simpul kelapa sawit, simpul besi baja, simpul bauksit dan simpul perkayuan,"ujarnya.
Pada kesempatan itu, Awang Faroek juga  menawarkan potensi investasi Kaltim yang terbuka. Baik terlibat dalam pengelolaan industri di delapan kawasan industri, maupun mendukung pembangunan infrastruktur dengan pola public private partnership (PPP) sebagaimana diatur dalam proyek Masterplan Percepatan dan Perluasan Ekonomi Indonesia (MP3EI).
“Seperti rencana pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus Maloy Batuta Trans Kalimantan (KEK MBTKEZ). Ini peluang investasinya masih sangat terbuka. Sebab, nantinya menjadi KEK terbesar di Indonesia dengan pengembangan bidang usaha paling banyak pula,” tandasnya.
Menurut Awang Faroek, adapun kegiatan yang dipersiapkan antara lain pembangunan jalan Tj Selor – Tj Redeb sepanjang 440,8 kilometer, kemudian Kereta Api Muara Wahau, Bengalon, Sangatta sepanjang 130 kilometer, Pelabuhan Maloy, Express Way Balikpapan – Samarinda sepanjang 99,02 kilometer, Bandara Sepinggan Balikpapan, serta PLTU Teluk Balikpapan berkapasitas 2x100 Mw.
Selain itu, pembangunan jalan Tenggarong – Samarinda sepanjang 408, 2 kilometer, Pelabuhan Laut  Batu Licin, Jembatan Tanjung Ayun sepanjang 3 meter, jalan Sampit – Pangkalan Bun sepanjang 277,6 kilometer, PLTU Sampit 2x25 Mw, Jembatan Tayan sepanjang 3 kilometer, jalan Sekadau – Sanggau Tayan epanjang 263,8 kilometer, serta PLTGU Bangkanai 120 Mw,"paparnya. mar

BKKBN Kaltim Susun Peta Kerja Pelayanan KB

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Laju Pertumbuhan Penduduk pada 2000-2010 sebesar 1,49 persen atau meningkat dibanding LPP periode 1990-2000 atau 1,45 persen. Namun disisi lain penyebaran penduduknya  tidak seimbang khususnya di Kaltim. Menyikapi hal tersebut BKKBN Kaltim melakukan penyusunan peta kerja pelayanan KB Mobile untuk wilayah khusus  dan Galcitas (perbatasan) diwilayah Kaltim yang digelar di Samarinda baru-baru ini.
"Kegiatan ini untuk meningkatkan akses dan kualitas pembinaan  kesetaraan KB didaerah khusus atau perbatasan di Kaltim," ujar Plt Kepala Perwakilan BKKBN Kaltim Yenrizal Makmur pada kegiatan tersebut di Samarinda baru-baru ini.
Dia menjelaskan,kegiatan ini ditujukan untuk meningkatkan akses dan kualitas pembinaan kesetraan KB didaerah tertinggal maupun perbatasan. Serta memantapkan segmentasi sasaran pelayanan KB yang berkaitan dengan mutu pelayanan sehingga membuat pasangan usia subur (PUS)  mampu memperolweh informasi dan pelayanan yang diharaopkan kklien.
Sementara itu nara sumber dari BKKBN Pusat Ary Goedadi mengatakan, melalui Bina Keluarga Balita (BKB)  yang melalui keluarga program Generasi Keluarga Berencana (Genre) nantinya penduduk yang sedikit didaerah khusus tersebut bisa memiliki kualitas yang tinggi.
"Pemetaan program daerah melalui peta kerja didaerah tertinggal meliputi juga daerah terpencil,perbatasan  maupun daerah miskin perkotaan juga peserta KB pria menjadi sasaran," tegasnya.     
Sedangkan sasaran kegiatan ini meliputi kegiatan peningkatan akses dan kualitas pelayanan keluarga Berencana melalui penyusunan peta kerja pelayanan KB Mobile diwilayah khusus dan galcitas bagi Kasubdit KB SKPD KN kabupaten dan kota se Kaltim dan Kaltara juga bagi Kasubdit Disnakertrans yang menangani tranmigrasi. john

Pelajar Diajak Cinta Perkebunan

Disbun Ikut Berpartisipasi Kaltim Fair 2014
 
SAMARINDA, Poskota Kaltim
Dinas Perkebunan Kaltim ikut berpartisipasi pada Kaltim Fair 2014 , yang digelar  di halaman Parkir Komplek Stadion Sempaja pada 17- 21 April.
"Stand Disbun Kaltim pada Kaltim Fair 2014 bertujuan menyampaikan informasi kepada masyarakat tentang hasil pembangunan di sektor perkebunan dan produk-produk hasil olahan perkebunan yang ada di Kaltim, baik dari pengembangan luas areal maupun hasil produksinya dimasa kepemimpinan Gubernur Kaltim dr H Awang Faroek Ishak baik tahap pertama hingga kepemimpinan tahap kedua," kata Kepala Disbun Kaltim Hj. Etnawati Usman disela-sela melihat langsung stand Disbun Kaltim, baru-baru ini.
Stand  Disbun Kaltim yang menampilkan secara jelas profil dan keberhasilan pelaksanaan program-program prioritas sektor perkebunan, diantaranya, Karet,Kakao,Lada, Kelapa Sawit dan Kelapa Dalam.
"Kaltim Fair ini sekaligus sebagai wahana promosi potensi usaha perkebunan di Kaltim, teryata selama pameran  mendapat sambutan positif para pengunjung yang inggin melihat langsung kemajuan perkebunan Kaltim," ujarnya.
Sedangkan untuk menarik minat pengunjung khususnya kalangan pelajar, Disbun juga menyediakan undian kuisioner dengan hadiah menarik mulai sepeda gunung hingga komputer tablet. Adapun pertanyaan yang diberikan merupakan pengetahuan umum seputar perkebunan, tujuannya agar para pelajar tertarik tentang perkebunan, hadiahnya akan diundi pada penutupan Kaltim Fair.
Dijelaskan, pada pameran ini juga ditampilkan limbah cair kelapa sawit atau 'Palm Oil Mill Effluent' (POME) mampu menghasilkan gas metan yang berguna untuk bahan bakar pembangkit listrik alternatif. Potensi POME di Kaltim sangat banyak karena luas perkebunan kelapa sawit sudah lebih dari satu juta hektare, tetapi hingga kini belum dikelola maksimal padahal manfaatnya sangat besar untuk pembangkit listrik.
Apabila POME dikelola dengan maksimal, maka akan mampu menjawab kebutuhan energi listrik yang hingga kini di Kaltim masih kekurangan energi akibat suplai bahan bakar yang rendah.
"Kami berharap agar perusahaan perkebunan kelapa sawit yang tersebar di kabupaten dan kota di Kaltim  membantu rakyat sekitarnya agar tidak byar pet, yakni melalui kegiatan corporate social responsibility (CSR) bekerjasama dengan PLN membangun pembangkit listrik dengan bakar yang bersumber dari POME," ujarnya. john

Kaltim Fair 2014 Sarana Tepat Promosi Daerah

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Pameran pembangunan dalam rangka peringatan HUT ke-57 Provinsi Kaltim yang bertajuk Kaltim Fair  2014 di gelar Halaman parkir Kompleks Stadion Sempaja Samarinda yang berlangsung pada 17-20 April di Stadion Madya Sempaja terus dibanjiri pengunjung yang inggin melihat kemajuan pembangunan Kaltim.
"Kaltim Fair 2014 ini  merupakan pameran dagang dan industri yang berorientasi kepada produk unggulan daerah, investasi, pariwisata, perusahaan binaan BUMN serta hasil pembangunan daerah," Kata Wahub HM Mukmin Faisyal saat membuka Kaltim Fair dihalaman parkir Stadion Sempaja Samarinda, Kamis (17/4).
Karena itu, lanjut Wagub Kaltim Fair 2014 ini sangat penting, tidak saja bagi kalangan usahawan yang menjadikannya sebagai media promosi, akan tetapi juga sangat penting bagi Pemerintah, Investor dan masyarakat pada umumnya dalam rangka memajukan pembangunan dan menggali informasi di bidang ekonomi, industri dan perdagangan, baik berskala besar maupun kecil yang melibatkan masyarakat luas.
Wagub Mukmin menuturkan kemajuan pembangunan Kaltim dapat dilihat di ajang Kaltim Fair. Seluruh hasil pembangunan Kaltim baik pembangunan pertanian, perikanan, peternakan, hingga infrastruktur tersaji di stan-stan milik Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kaltim.
Dijelaskan, gelaran Kaltim Fair mampu  memberikan motivasi kepada masyarakat untuk terus berinovasi dalam pembangunan. Bisa kita lihat di pameran ini, sangat banyak sekali hal yang  bisa dikerjakan oleh masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraannya.
"Kaltim Fair 2014 ini merupakan sarana yang sangat efektif sebagai media interaksi bisnis langsung yang bisa dilakukan antara investor dan buyer potensial dengan para pelaku usaha dalam kontak dagang dan kerjasama investasi yang saling enguntungkan,:" ujar Wagub, seraya mengajak menggelorakan pemasyarakatan penggunaan produk da-lam negeri sekaligus mendukung 100 persen Cinta Produk Indonesia.
Sementara itu Kepala Badan Perizinan dan Penanaman Modal Daerah (BPPMD) Kaltim Diddy Rusdiansyah mengatakan, Kaltim Fair merupakan kegiatan strategis sebagai sarana promosi daerah, perusahaan swasta dan usaha kecil menengah (UKM). Kaltim Fair  menampilkan semua informasi hasil pembangunan Kaltim  baik pembangunan fisik maupun non-fisik.
"Selain informasi pembangunan juga disajikan, stan promosi tentang potensi dan peluang bidang infrastruktur, energi, batu bara, industri dan perdagangan, pertanian dalam arti luas dan kehutanan. Sektor lain seperti produk-produk dan jasa yang dihasilkan perusahaan skala besar, menegah dan kecil juga akan disajikan," kata Diddy.
Ada sekitar  199 stan pameran dipersiapkan dalam ajang Kaltim Fair 2014, bertajuk Estetika Borneo ini. Sekitar 160 stan disiapkan untuk instansi pemerintah, sedangkan sisanya diperuntukkan bagi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).
Beragam kegiatan juga digelar guna memeriahkan Kaltim Fair 2014 ini. Sederet kegiatan mulai lomba fotografi, fashion show, parade band, atraksi dari berbagai komunitas, hingga artis Ibu Kota menghibur pengunjung Kaltim Fair. john

Ruang Rapat Pleno KPU Disterilkan

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Petugas penjinak bahan peledak dari Brimob Polda Kaltim minggu siang tiba-tiba didatangkan ke hotel Bumi Senyiur Samarinda tempat dilaksanakannya rapat pleno Rekapitulasi perhitungan suara pemilu legislative oleh Komisi Pemilihan Umum Kota Samarinda.
Dengan membawa peralatan standar, para petugas yang berjumlah sepuluh orang langsung melakukan penyisiran diruang rapat pleno di hotem Bumi Senyiur, meski tidak ditemukan barang yang mencurigakan namun diperkirakan aksi pemeriksaan ini menyusul membludaknya arena rapat pleno oleh para pendukung calon legislatif.
Tidak hanya ruangan seluruh petugas KPU dan komisioner KPU yang telah berada diruang sidang langsung diminta meninggalkan ruangan saat akan dilakukan sterilisasi,  sepuluh petugas langsung melakukan pemeriksaan disejumlah tempat termasuk didalam tas milik pegawai KPU.
Sekitar 10 menit melakukan sweping didalam ruang rapat,  satu persatu pegawai KPU dan Komisioner juga dilakukan pemeriksaan termasuk sejumlah saksi partai yang masuk kearena rapat pleno, suasana super ketat yang dilakukan aparat keamanan dan KPU sempat mengundang protes para saksi dan perwakilan partai yang ingin mengikuti rapat pleno.
Apalagi oleh sebagian perwakilan partai KPU dinilai telah mengabaikan undangan yang telah mereka buat sendiri dengan membatasi jumlah saksi yang diperbolehkan masuk kedalam ruang rapat.
Apalagi panitia juga menolak kedatangan Ketua salah satu partai politik yang dinilai sudah terwakili oleh saksi yang sudah ada didalam ruang rapat.
“Saya ini diundang bukan datang kesini untuk jalan-jalan, kalau untuk jalan-jalan buat apa saya kesini, coba anda cek dulu apakah saya diundang atas nama saksi atau ketua Partai Politik,” kata Siswadi ketua DPD Partai PDIP didepan pintu masuk ruang rapat.
Sementara itu Ramdan, perwakilan saksi partai politik mengaku heran dengan apa yang dilakukan KPU Kaltim, dia mengatakan bahwa kehadiran mereka atas undangan KPU, jadi tidak mendasar jika setelah kami tiba disini justru disuruh menyaksikan rapat ini dari luar.
“Apa yang mau dilakukan oleh Komisioner KPU didalam, kamu saksi datang bukan untuk negoisasi, kami datang kesini untuk memastikan bahwa suara rakyat Kaltim khususnya masyarakat Kota Samarinda benar-benar digunakan oleh Anggota DPRD yang tepat,”kata Ramdan.
Namun setelah dilakukan negoisasi para saksi dan tamu akhirnya diperkenankan masukkeruang rapat, setelah diperiksa oleh petugas brimob yang berada dilokasi.
Sementara itu diluar hotel dan ruang rapat pleno ratusan pendukung partai politik tertentu mengepung arena rapat pleno di hotel bumi senyiur, entah apa tujuan kehadiran massa yang begitu besar. M4n

HUT ke-40, PDAM Gelar Donor Darah

SAMARINDA, Poskota Kaltim
PDAM Tirta Kencana Kota Samarinda, menggelar aksi donor darah, Senin (14/4). Aksi donor darah dilaksanakan jajaran Managemen PDAM Tirta Kencana bekerja sama dengan PMI Unit Donor Darah cabang Samarinda, bertepatan dengan hari ulang tahun (HUT) PDAM ke 40 tahun.
Sedikitnya 60 karyawan PDAM Tirta Kencana Samarinda terlibat aksi mendonorkan darahnya, termasuk diantaranya terlihat Direktur Utama Alimudin, Direksi H Yusriansyah dan Said Abdul Hamid.
Koordinator Pelaksana Chamdani, dalam keterangannya mengemukakan donor darah di lingkungan PDAM Tirta Kencana ini sebenarnya tidak saja dilaksanakan pada saat ulang tahun PDAM. Namun, setiap tiga bulan sekali.
"Donor darah ini sebagai bagian dari aksi sosial yang dilaksanakan oleh PDAM Tirta Kencana Samarinda. Mudahan ini dapat diikuti oleh instansi lain ntuk bisa membantu sesama," ujarnya.
Chamdani, mengatakan kebutuhan darah di wilayah Kota Samarinda selalu mengalami peningkatan. INi harus dilakukan penyadaran oleh warga masyarakat agar bisa menyumbangkan darahnya. "Selain sehat juga bermanfaat buat sesama," tegasnya.
Sementara, untuk upacara HUT ke 40 PDAM Tirta Kencana Kota Samarinda, dilaksanakan Senin(14/4) di halaman kantor pusat Jalan Tirta Kencana no 1. Hadir dalam acara tersebut Dewan Pengawas, Direktur Bidang Umum, Direktur Bidang Teknik, Kabag, Kacab, Kasi di lingkungan PDAM Tirta Kencana Kota Samarinda serta karyawan karyawati.
Pemimpin upacara yang juga Direktur Utama, Alimudin ST,dalam sambutannya berharap diusia yang ke 40 tahun ini PDAM semakin dewasa, utamanya dalam upaya meningkatkan layanan air bersih bagi pelanggan di seluruh wilayah Samarinda.
"Kita harus terus berupaya meningkatkan Kuantitas, kualitas dan kontinuitas (K3) untuk menjalankan, mengembangkan dan memajukan PDAM menjadi lebih baik serta dapat melayani masyarakat khususnya pelanggan secara maksimal," katanya.
Thema HUT PDAM ke 40 tahun 2014 ini tema yaitu " Mari kita tingkatkan Pelayanan untuk Masyarakat kota samarinda ".
Dia mengatakan, keluhan pelanggan terkait pelayananan baik secara Kualitas, Kuantitas dan kontinuitas,harus dapat diminimalisir. Semua harus berjalan dengan baik.
"Harapan kita distribusi lancar disemua wilayah, kualitas produksi juga sesuai dengan standar air bersih, dan peningkatan kapasitas produksi dapat maksimal," harapnya.
Seperti tahun sebelumnya tahun ini juga diberikan Penghargaan karyawan karyawati yang telah memasuki masa kerja 20 tahun sebanyak 5 orang, Pemberian penghargaan dan tali asih disampaikan secara simbolis oleh Alimudin, Direktur Utama PDAM Tirta Kencana Kota Samarinda.
“Managemen memberikan apresiasi kepada karyawan karyawati yang hingga kini sudah bekerja selama 20,  kami ucapkan selamat dan terima kasih atas pengabdian saudara serta teruslah berkarya dan berkerja untuk kemajuan PDAM, “ ungkap Alimudin.
Kepada Pemprov Kaltim dan Pemkot Samarinda yang telah membantu dalam pengembangan dan pembangunan Infrastruktur terkait penyediaan Sarana dan Prasarana sistem Penyediaan air Bersih khususnya di Kota Samarinda, antara lain Jaringan Pipa Transmisi Air baku dan Pipa Distribusi dari Pemprov dan Pemkot Samarinda di Ringroad 1 dan 2, IPA Sei Kapih 200 l/dtk dari Pemkot samarinda dan masih dalam tahap pembangunan.
"Kita berharap IPA tersebut dapat di Operasikan di tahun 2015, Dengan bantuan tersebut khususnya untuk wilayah samarinda utara dan Sei Siring nantinya dapat teratasi meskipun belum secara keseluruhan. Juga Rencana Pembangunan IPA Kalhold di Kec Palaran dengan Kapasitas 1000 l/detik ditahun 2014 ini dapat segera di mulai pembangunannya," pungkasnya. tha

2018, Kaltim Jadi Sumber Ternak Nasional

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Kepala Dinas Peternakan Kaltim H Dadang Sudarya mengatakan, program pembangunan subsektor peternakan melalui pengembangan dua juta ekor sapi hingga tahun 2018. Jika hal itu terwujud,  potensi peternakan Kaltim akan menjadi sumber ternak nasional.
“Kita sudah punya komitmen kuat untuk pembangunan subsektor peternakan khususnya pengembangan dua juta ekor sapi hingga 2018. Kondisi ini akan menjadikan Kaltim sebagai sumber ternak nasional,” jelas Dadang Sudarya beberapa hari lalu.
Dua juta ekor sapi itu nantinya akan dibagi ke berbagai kegiatan oleh masyarakat dan pihak swasta. Misalnya, pengembangan integrasi sapi sawit (pengusaha perkebunan sawit/Gapki) yang dikembangkan pengusaha perkebunan sawit minimal satu juta ekor.
"Melalui alokasi APBD provinsi sekitar 200 ribu ekor dan sekitar 250.000 ekor dari Bank BPD Kaltim serta 150 ribu ekor dari Bank BRI dan dana Corporate Social responsibility (CSR)  dari sejumlah perusahaan yang mencapai 250 ribu ekor,"ujarnya.
Disebutkan saat ini populasi ternak Kaltim masih rendah atau hanya mencapai ratusan ribu ekor. Namun, melalui kerjasama dengan berbagai pihak terkait,  termasuk pihak swasta dan kabupaten/kota, perkembangan ternak dapat dipacu lebih cepat.
Penambahan sapi mencapai lebih dari dua juta ekor sapi terpenuhi dan kondisi sapi dalam keadaan bunting (betina produktif) maka hingga akhir 2018 diperkirakan popukasi sapi di daerah ini mencapai 2,8 juta ekor sapi.
Sementara ini, penambahan sapi sebagai upaya memenuhi kebutuhan lokal dan keperluan konsumsi serta perbibitan. Padahal, untuk swasembada daging sapi maka diperlukan populasi sekitar 600 ribu ekor sapi.
“Apabila penambahan dua juta ekor sapi termasuk populasi awal dan perkembangan selama lima tahun (2013-2018) diperkirakan mencapai 2,8 juta ekor, maka Kaltim surplus bahkan menjadi sumber bibit ternak baru  sekala nasional,” ungkap Dadang.
Dijelaskan, kendala perkembangan dan lambatnya populasi ternak khususnya sapi di Kaltim karena tingginya permintaan atau konsumsi (supply) jika dibandingkan dengan ketersediaan ternak (demand).
“Komitmen yang dibangun Gubernur Awang Faroek untuk pembangunan dan pengembangan peternakan Kaltim terkait kegiatan penambahan ternak sapi sebanyak dua juta ekor akan memacu semangat seluruh pemangku kepentingan peternakan di daerah ini,” tandasnya.  mar

Sering Razia, Rambu di Jembatan Mahulu Kerap Hilang

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Parkir liar truk dan kendaraan berat di sekitar jalan pendekat Jembatan Mahakam Ulu (Mahulu), Kecamatan Sungai Kunjang, bukannya tak diperhatikan Dinas Perhubungan (Dishub) Samarinda.
Kepala Dishub Samarinda Abdullah mengatakan, selama ini usaha yang dilakukan untuk memberangus parkir liar di sekitar jalan pendekat Jembatan Mahulu sudah maksimal. Mulai memasang rambu larangan parkir hingga melakukan razia sudah dilakukan. Tapi nyatanya tetap saja masih ada truk dan kendaraan berat yang parkir di sana.
"Sudah ada rambu, terus sering dirazia masih tetap saja ada parkir liar. Kami datang, truk dan kendaraan berat yang biasa di sana menghilang. Jadi terkesan main kucing-kucingan," kata Abdullah.
Ditambahkannya, sejauh ini sudah ada sekitar 11 rambu larangan parkir yang dipasang di sekitar jalan pendekat Jembatan Mahulu.
"Rambu yang dipasang tak pernah berumur lama. Begitu dipasang tak lama dicopot. Kemudian ada juga yang ditabrak, setelah itu menghilang," ujarnya.
Abdullah mengajak warga dan pihak Trantib Kelurahan Loa Buah, untuk melakukan pengawasan di sana. Terutama pengawasan rambu yang dipasang. Sehingga saat ada penindakan dari Dishub maupun kepolisian, sopir truk dan kendaraan berat tak bisa lagi mengelak.
"Kami sudah beberapa kali mendapat laporan maupun keluhan warga, soal keberadaan parkir liar di sana. Kami tak tinggal diam. Sudah dipasang rambu dan dirazia, nyatanya di lapangan masih saja ada," pungkasnya. aon

Pemprov Optimis Penuhi Kebutuhan Pangan

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Pemprov Kaltim terus fokus untuk pembangunan sektor pertanian dalam arti luas, khususnya pertanian padi sejumlah kabupaten/kota  yang menjadi sentra produksi pertanian telah menjadi bagian dari Kaltara, sehingga Kaltim  optimis dapat memenuhi  kebutuhan pangannya.
"Saat ini produksi lokal pertanian Kaltim dengan 10 kabupaten/kota yang ada hanya mampu memenuhi kebutuhan beras sektiar 74 persen, dan sisanya mendatangkan dari luar baik dari Jawa dan Sulawesi maupun daerah Kaltara, Tapi dalam waktu lima tahun kedepan akan kita genjot terus sektor pertanian. Karena dalam RPJMD 2014-2018 khususnya rencana strategis pembangunan pertanian di Kaltim, target pada 2018 adalah mampu memenuhi kebutuhan beras Kaltim diatas 92 persen. Namun bukan tidak mungkin kita sudah bisa mencapai swasembada beras dalam periode 2014-2018, jika memang program percepatan peningkatan hasil produksi berjalan dengan baik,” kata Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan H Ibrahim, Senin (14/4).
Menurut Ibrahim, potensi lahan pertanian di Kaltim saat ini belum tergarap optimal dan infrastruktur pertanian juga masih belum mampu memenuhi kebutuhan petani. Bersama dengan instansi terkait lainnya, Dinas Pertanian akan mencoba memenuhi kebutuhan petani, seperti irigasi teknis yang ditangani Balai Wilayah Sungai, jalan usaha tani (Dinas Pekerjaan Umum), mekanisasi peralatan, hingga pasca panen/produksi (Disperindagkop dan UMKM).
“Yang jelas dengan saling bersinergi, kerja keras dan kebersamaan hal itu bisa kita wujudkan. Fasilitas infrastruktur akan dibangun sebaik-baiknya, sehingga petani bisa mengerjakan semuanya dengan baik, mulai dari musim tanam hingga masa panen dan pasca panen dapat berjalan dengan baik,” jelasnya.
Ibrahim mengungkapkan ketergantungan petani terhadap musim hujan yang menyebabkan hanya dapat sekali panen dalam setahun sebenarnya dapat diubah jika irigasi teknis berjalan dengan baik. Jika hal itu bisa dilakukan, panen padi bisa dilakukan dua kali bahkan tiga kali dalam setahun. Belum lagi ditambah dengan mekanisasi peralatan pertanian, yang akan mempermudah kerja petani dan menghemat biaya serta waktu.
“Sebagai contoh di wilayah Penajam Paser Utara yang pertaniannya masih bergantung terhadap musim hujan, sehingga hanya bisa satu kali panen dalam setahun. Sedangkan produktifitasnya sudah sekitar 7 ton/hektare untuk sekali panen. Jika bisa ditingkatkan menjadi dua atau tiga kali panen, produksinya lebih besar lagi,” pungkasnya.
Ibrahim mengungkapkan untuk mengejar ketertinggalan produksi beras pasca terbentuknya Kaltara, Dinas Pertanian fokus pada upaya meningkatkan produktifitas panen. Misalkan selama ini dibeberapa daerah dalam setahun bisa sekali panen padi, akan ditingkatkan menjadi dua kali atau bahkan tiga panen.
"Untuk mewujudkannya, diperlukan sarana dan prasarana produksi yang baik melalui metode mekanisasi. Hal ini, lanjut dia, bisa diadopsi dari daerah produksi beras seperi di Sulawesi dan Jawa. Karena, dengan menggunakan metode mekanisasi dapat menghemat waktu dan biaya produksi,"tandasnya.
Sebagai contoh, penggunaan alat transplanter untuk menanam padi. Dimana satu unit mesin transplanter membutuhkan waktu sekitar dua jam untuk menanam bibit pada luasan satu hektare sawah atau mempunyai kemampuan setara dengan 20 tenaga kerja tanam. Dari sini kita bisa lihat mesin tanam transplanter mampu menurunkan biaya tanam dan sekaligus mempercepat waktu tanam.
Kaltim menuju pertanian modern berbasis mekanisasi, sebut dia, tidak hanya kebutuhan alsintan yang mesti dipenuhi dan ditingkatkan, melainkan juga sumber daya manusia (SDM) petani dan tenaga penyuluh pertanian lapangan (PPL). Sehingga jika petani tidak mengerti untuk menggunakan alsintan, maka petugas PPL bisa mengajarkan dan mempraktekkan di lapangan.
“Inilah salah satu upaya yang kita lakukan untuk meningkatkan produktifitas hasil pertanian guna mencapai target swasembada pangan di Kaltim. Disamping juga meningkatkan luasan lahan pertanian potensial dan tentunya memenuhi kebutuhan bibit dan pupuk serta alat mesin pertanian para petani,” papar Ibrahim.  mar

Lima Parpol Minta TPS 89 Supida Coblos Ulang

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Sebanyak Lima orang Calon Legislatif (caleg) peserta pemilu daerah pemilihan kota Samarinda, Sabtu (12/4) mengajukan surat keberatan secara resmi kepada ketua Panitia Pengawas (Panwas) Pemilu dan meminta agar TPS 89 Kelurahan Sungai Pinang Dalam (Supida) yang terletak di Jl Merdeka 3 untuk dilakukan pencoblosan ulang, karena TPS dibuka terlebih dahulu oleh Ketua KPPS dan Panwas tanpa di ketahui saksi para caleg sebelum pleno.
Kelima partai masing-masing, H Jahidin, S SH MM dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Sabri dari Partai PPP, Suyanto dari Partai Nasdem, Hendra dari Partai Demokrat, dan M. Chairul Huda dari Partai Amanat Nasional (PAN).
"Kami telah sepakat membuat berita acara kesepakatan untuk dilakukan pencoblosan ulang terkat permasalan yang terjadi dengan TPS 89 Sungai Pinang Dalam," ujar H Jahidin.
Jahidin, mengatakan gugatan ini dilayangkan mengingat ada beberapa hal yang menurut aturan cacat hukum. Sehingga sangat layak untuk dilakukan pemilihan ulang.
"Kami kelima partai sepakat dan meminta ketua KPU agar TPS 89 pada RT 88 telah dibuka oleh KPPS yang diakui Ketua Panwas Kecamatan, yang diduga terjadi penyimpangan dengan surat suara sehingga kita minta coblos ulang," ujar Jahidin.
H Jaihidin yang mewakili caleg lainnya menambahkan, perbuatan ini merupakan sesuatu unsur kesengajaan dari pihak lain yang diduga untuk caleg tertentu yang secara tegas menyalahi undang-undang. Dia juga menunjukan 4 kotak TPS yang disegel bertuliskan Jangan disentuh dengan gembok ganda yang dipasang.
"Tidak ada hal yang aneh jika harus dilakukan pemilihan ulang. Karena ini demi keadilan dan demokrasi," katanya.
Ketua Panwas Kelurahan Sungai pinang dikonfirmasi, mengakui adanya permasalahan yang terjadi dengan TPS 89 RT 88 jl Merdeka 3, karena dibuka oleh oknum TPS 89, namun dipertanyakan saat dibuka ada panwas atau PPL kenapa tidak melarang.
"Apapun yang terjadi dengan TPS yang sudah digembok oleh siapapun kecuali sudah pleno dan dibuka dihadapan saksi," ujar dia.
Sumber yang diperoleh di Kelurahan Sungai Pinang bahwa, TPS 89 pada RT 88 Jl merdeka 3 yang jaraknya hanya sekitar 200 meter dari kantor Kelurahan TPS nya tiba paling terakhir sekitar jam 5 pagii dan diantar satu-satu tidak sekaligus yang dikawal, pada jam 10.00 pagi (11/4) kemarin dibuka oleh anggota pps.
Hal lainnya, sebanyak 738 warga Kecamatan Sungai Kunjang, juga harus mencoblos ulang pada Ahad, 13 April 2014. Mereka kembali memilih calon legislator di dua lokasi tempat pemungutan suara (TPS), yakni TPS 01 dan 03.
"Pemungutan suara ulang hanya memilih calon untuk tingkat Kota Samarinda saja. Satu surat suara saja," kata Ketua Panwaslu Kota Samarinda Asmadi.
Pemungutan suara ulang dilakukan setelah diketahui adanya surat suara yang tertukar seusai pencoblosan 9 April lalu. Sesuai dengan daftar pemilih tetap, di TPS 01 terdapat 377 pemilih, sementara TPS 03 melayani 361 pemilih.
Tertukarnya surat suara diketahui setelah pencoblosan rampung. Surat suara dari daerah pemilihan Sungai Kunjang tertukar dengan daerah pemilihan Kecamatan Samarinda Ulu. tha

Soal Unas Tingkat SMU Terpaksa di Foto Copy

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kutai Barat terpaksa mengintruksikan kepada Panitia pelaksana ujian nasional tingkat SMU di SMU Negeri Long Iram untuk menggandakan soal Ujian Nasional Bahasa Indonesia yang mengalami kekurangan pada hari pertama dimulainya Ujian senin (14/4) kemarin.
Lebih lanjut FX Ayonius yang ditemui sela sela kunjungan kesejumlah sekolah yang menyelenggarakan Ujian nasional mengaku bahwa kendala yang terjadi di SMU Negeri di Kecamatan Long Iram sudah dapat diatasi, setelah pihak panitia ujian nasional membuat berita acara.
"Semuanya sudah kami atasi, soal sudah digandakan dengan cara difoto copy dan diawasi oleh pemantau independen serta aparat kepolisian dari Polsek Long Iram, jadi tidak ada masalah hingga berakhirnya waktu Unas karena memang hanya di SMU itu saja yang mengalami kekurangan," kata Ayonius.
Pada prinsipnya sudah tidak ada kendala apa apa pada pelaksanaan Unas hari ini, apalagi jika dibandingkan pelaksanaan Unas tahun lalu.
"Jika melihat pelaksanaan Unas tahun lalu yang amburadul, pelaksanaan tahun ini lebih lancar dan aman," katanya.
Sementara itu menyinggung mengenai banyaknya para siswa yang terpaksa dimobilisasi untuk pelaksanaan ujian nasional di ibukota Kabupaten Kutai Barat, Ayonius mengaku bahwa hal itu lebih dikarenakan faktor geografis sekolah yang akan dituju.
Beberapa sekolah bahkan sekarang berada di bawah naungan Dinas Pendidikan Pemkab Mahakam ulu.
"Yang bermasalah hanya sekolah swasta yang jumlah siswanya sedikit, sementara sekolah negeri tidak ada masalah," kata Ayonius.
Selain itu memang sekolah-sekolah swasta itu secara agreditasi memang belum layak melaksanakan ujian nasional karena jumlah siswa yang hanya sekitar 10 orang, sehingga untuk menghemat anggaran mereka kita datangkan ke ibukota Kabupaten dan kemudian dipondokan lalu ikut melaksanakan Unas disekolah yang telah ditunjuk.
"Yang terpenting adalah kita motoifasi mereka bahwa Unas bukan apa-apa, sehingga mereka tidak stress, karena jika mereka stress mereka justru tidak konsentrasi dan hasil yang didapat akan jauh dari harapan," kata Ayonius.
Sementara itu Yumusi Kepala sekolah SMK Rukun Damai di Long Bagun mengatakan bahwa agar bisa meluluskan siswanya, orang tua dan pihak sekolah terpaksa membawa 13 orang pelajar disekolah itu untuk mengikuti ujian nasional di SMK N 2 Melak.
Hal ini dikarenakan sekolah mereka belum mendapatkan kepercayaan untuk melaksanakan ujian nasional, akibatnya merekapun harus mengeluarkan biaya yang cukup besar untuk membawa 13 pelajar itu ke melak.
"Mau tidak mau orang tua siswa dan pihak sekolah harus patungan untuk memberangkatkan para siswa agar bisa mengikuti Ujian nasional di tempat ini,"kata Yumusi.
Biaya yang cukup besar itu mereka keluarkan untuk menyewa satu rumah dan biaya transportasi para pelajar keibukota Kabupaten Kutai Barat. M4n

Mundari Siapkan Program Baru

SAMARINDA, Poskota Kaltyim
Pelatih Putra Samarinda Mundari Karya mengaku harus menyiapkan program baru kepada skuadnya, menyusul penundaan jadwal pertandingan melawan Persiba Balikpapan dari jadwal semula pada 17 April 2014 menjadi 8 Mei 2014.
"Terpaksa saya harus bikin program baru, karena fiknya performa anak-anak awalnya sudah kita programkan pada pertandingan, di 17 April,"jelas Mundari di Samarinda, Minggu (13/4).
Bahkan pada sesi latihan terakhir, Mundari cukup yakin dengan performa para pemainnya bisa meredam tim lawan, dengan beberapa kali laga uji coba melawan tim lokal.
"Padahal anak-anak sudah cukup siap main di tanggal 17 April, ya apa boleh buat karena kondisi memang demikian, harus dimaklumi,"papar Mundari.
Menurut Mundari, pihaknya akan berdiskusi dengan tim pelatih dan manajer tim untuk menyusun program baru, supaya para pemain bisa tetap siap melakoni penundaan pertandingan hingga 8 Mei.
“Bagi pelatih ini menjadi tantangan berat karena pada pertandingan mendatang tim kami membutuhkan tambahan poin kemenangan, apalagi kami  bakal melakoni laga derby melawan Persiba,” tambahnya.
Meski banyak yang harus diperbuat, namun Mundari masih bisa  melihat sisi manfaat  dari penundaan laga tersebut, yakni keuntungan  bisa melihat permainan Persiba Balikpapan saat menghadapi Mitra Kukar.
“Ini sebagai evaluasi tim saja, karena Persiba dan Mitra meruapakan lawan kita berikutnya, dan Saya sangat ingin melihat karakter permainan keduanya,” terang Mundari.
Selain itu, lanjut Mundari para pemainya punya banyak waktu untuk beradaptasi dengan kondisi kandang baru di Stadion Utama Kaltim, Palaran.
“Saya melihat para pemain masih agak canggung bermain di Palaran, mungkin karena stadionnya terlalu besar, dan dengan waktu yang cukup panjang ini kami akan berusaha intensif latihan di Palaran supaya para pemain bisa beradaptasi,” tegas Mundari. at

Evaluasi Kinerja Kepala Daerah Melalui Video Confrence

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Gubernur Kaltim  H Awang Faroek Ishak berharap agar evaluasi kinerja pemerintah kabupaten dan kota dapat dilakukan setiap tiga bulan sekali melalui layanan Video Conference. Melalui layanan Pemprov Kaltim dapat mengetahui kondisi terkini  perkembangan pembangunan yang dilakukan pemerintah kabupaten dan kota di Kaltim.
“Saya berharap video conference ini bisa dilakukan setiap tiga bulan sekali. Kita bisa segera mengetahui apa saja program yang terlaksana dan program apa saja yang masih mengalami kendala di masing-masing daerah,” kata Awang Faroek Ishak kepada wartawan di sela-sela kegiatan video conference bersama tiga kepala daerah di Kaltim, saat memantau perkembangan penyelenggaraan pemilihan umum legeslatif,  beberapa hari lalu.
Awang Faroek  juga meminta agar dalam setiap video conference tersebut masing-masing Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dapat berkomunikasi dengan bupati dan walikota bersama gubernur.  Melalui video conference tersebut, apa yang menjadi kendala  kabupaten/kota pun bisa diketahui langsung oleh masing-masing SKPD Pemprov Kaltim, sehingga SKPD juga dapat melakukan tindakan lanjutan secara cepat dan tepat.
“Saya berharap Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kaltim dapat memprogramkan ini, sehingga program bupati dan walikota juga bersinergi dengan program gubernur,” tegasnya.
Awang Faroek juga  menyarankan program “Gubernur Menyapa” yang disiarkan Radio Republik Indonesia (RRI) dilakukan di ruang video conference milik Pemprov Kaltim di Kantor Gubernur, sehingga terfokus di satu tempat.     
“Saya berharap ini bisa dilakukan dan setiap SKPD harus bisa mendampingi saya ketika melakukan komunikasi tersebut, sehingga apa yang ditanyakan masyarakat ataupun bupati/walikota bisa dijawab dengan jelas oleh masing-masing kepala SKPD,” kata Awang. mar

Swasta Berperan Kembangkan Buah dan Sayur Nusantara

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Wakil Gubernur (Wagub) Kaltim HM Mukmin Faisyal HP menyatakan pihak swasta juga bisa berperan dalam pengembangan budidaya buah dan sayur nusantara yang dimiliki Kaltim, termasuk mengenai pemasaran buah dan sayur tersebut.
Dengan  membudidayakan buah dan sayur nusantara, diharapkan masyarakat Kaltim juga dapat membudayakan untuk mengkonsumsi buah dan sayur tersebut. “Buah-buahan dan sayur Nusantara sangat besar manfaatnya bagi kehidupan manusia. Di samping untuk kesehatan, juga bisa menjadi ladang usaha perekonomian dalam rangka menunjang kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani, pekebun dan masyarakat pada umumnya. Karena itu, jika swasta bisa mendukung pengembangan budidaya ini akan lebih bagus. Tetapi, jika tidak ada, ya Pemprov Kaltim juga bisa melakukannya,” kata Mukmin Faisyal ketika meninjau buah dan sayur nusantara hasil dari pertanian yang dilakukan Balai Benih Induk (BBI) Hortikultura Dinas Pertanian Tanaman Pangan Kaltim di Jalan Soekarno-Hatta KM40, Desa Batuah Kecamatan Loa Janan, Kutai Kartanegara, Sabtu (12/4).
Menurut dia, deklarasi cinta buah dan sayur nusantara memberi makna yang sangat dalam, guna meningkatkan komitmen bersama untuk gemar mengkonsumsi dan mencintai buah dan sayur nusantara, terutama yang ditanam dan tumbuh dengan baik di Kaltim.
Pemprov Kaltim sangat mendukung bagi upaya penggalakan kegemaran mengkonsumsi buah dan sayuran nusantara. Meski demikian, Pemprov menekankan sangat penting menanam pohon buah dan sayuran di lahan-lahan produktif. Baik yang diusahakan sebagai hobi maupun yang ditanam untuk tujuan meningkatkan usaha bisnis.
”Jika kita cinta dan gemar makan buah maka seharusnyalah kita juga harus berkewajiban menanam pohon buah-buahan, khususnya buah-buahan lokal. Seperti, pisang, nanas, buah naga, duku, pepaya mini, durian dan lai mahakam. Sehingga kita semua tidak selalu mengkonsumsi buah dari luar negeri, seperti apel, anggur, strawberi, Lengkeng Thailand dan Pisang Manila,” jelasnya.
Sangat ironis apabila generasi muda di Kaltim saat ini ada yang sudah tidak lagi mengenal buah-buahan maupun sayur-sayuran lokal Kaltim, yang kini sudah dikembangbiakkan atau dibudidayakan dengan baik.
Karena, saat ini buah dan sayuran nusantara di Kaltim juga bisa menjadi tanaman unggul yang mampu bersaing dengan tanaman daerah luar Kaltim. ”Karena itu, melalui kegiatan deklarasi cinta buah dan sayur nusantara hari ini saya berharap, kiranya kita semua untuk dapat menaruh perhatian yang lebih serius dalam upaya pembudidayaan jenis-jenis tanaman lokal,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Kaltim H Ibrahim mengatakan dalam rangka meningkatkan daya saing buah dan sayuran lokal terhadap buah dan sayuran impor, kiranya perlu dikembangkan budidaya buah dan sayuran yang lebih baik lagi. Diharapkan, buah dan sayuran lokal Kaltim jangan kalah menarik dibandingkan dengan buah impor, selain dalam hal bentuk buah, kemasan maupun harga.
”Beberapa tanaman lokal yang ada di Kaltim yang kini nyaris punah, misalnya Langsat dan Manggis Air Putih, Kapul, Durian Lahong, Lai, Maritam, Tarap, Keledang, Pasak Bumi, Cempedak, Anggrek Hitam, Anggrek Tebu dan beberapa jenis pohon, buah-buahan, anggrek dan tanaman obat langka, serta sayur-sayuran yang tidak teridentifikasi jenis dan namanya. Diharapkan ini dibudidayakan dan dikembangkan di daerah,” jelasnya.
Menurut dia, Di Kaltim terdapat lahan kering dan lahan basah yang sangat luas yang dapat digunakan untuk pertanian tanaman buah-buahan, sayuran dan hortikultura. Bahkan, sebagian di antara lahan itu sudah dimanfaatkan.
Untuk itu, perlu digerakkan kegiatan reboisasi dan penghijauan, tidak terkecuali dengan menanam pohon-pohon atau jenis tanaman sayuran unggulan nusantara Kaltim.
”Yang jelas, bibit-bibit tanaman buah nusantara kita sudah banyak yang dipasarkan ditingkat nasional, antara lain Jeruk Borneo Prima asal Kutai Timur, Nenas dari Samboja dan Pepaya Mini Balikpapan, termasuk Lai Mahakam. Diharapkan dengan pengembangan budidaya yang dilakukan petani kita, buah dan sayuran impor dari luar tidak masuk lagi di daerah,” jelasnya.
Dari deklarasi tersebut hadir Pelaksana Tugas (Plt) Sekprov Kaltim H Rusmadi dan Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Pemprov Kaltim M Sa’bani, Asisten Bidang Administrasi Umum Pemprov Kaltim H Sofyan Helmi, beberapa Kepala SKPD di lingkungan Pemprov Kaltim, serta Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) Kaltim. Deklarasi tersebut juga membagikan 500 paket buah dan sayuran nusantara bagi masyarakat dan pejabat yang hadir.
Selain itu, Wagub Mukmin juga menyerahkan bibit tanaman buah dan sayuran nusantara kepada sejumlah petani di Kaltim termasuk kepada Wakil Ketua I Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kaltim Hj Sarminah Mukmin Faisyal dan Plt Sekprov Kaltim H Rusmadi. Mukmin juga menyerahkan hadiah pemenang lomba pembuatan kue dari bahan buah naga. mar

Kaltim Kembangkan Kawasan Industri Berbasis Unggulan Daerah

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Gubernur Kaltim  H Awang Faroek Ishak  mengatakan, Pemprov Kaltim menyiapkan berbagai strategi pembangunan guna mewujudkan Visi Kaltim Maju 2018. Salah satu strategi tersebut yakni meningkatkan keungulan komparatif dan kompetitif dengan mengembangkan potensi keunggulan daerah. Mengingat Kaltim memiliki Sumber Daya Alam (SDA) dan lingkungan yang sangat kaya.
“Percepatan pengembangan sektor industri pengolahan berbasis komoditi unggulan daerah dan berbagai sektor lainnya yang memenuhi skala ekonomi menjadi strategi yang dipilih dan akan terus didorong dalam lima tahun kedepan. Untuk itu seluruh SKPD lingkup Pemprov bersama kabupaten/kota harus bekerja keras dan kompak untuk mewujudkannya,” kata Awang Faroek Ishak, pekan lalu.
Proses ini, lanjut Awang Faroek, diharapkan menghasilkan efisiensi yang tinggi dan selanjutnya akan dihasilkan competitive advantage (keunggulan kompetitif) yang tidak dimiliki daerah lain, sehingga diharapkan produk domestik dapat memasuki persaingan global.
“Dengan kata lain, produk-produk yang dihasilkan melalui operasi usaha yang lebih efisien akan muncul sebagai produk lokal yang unggul dan dapat memenangkan pasar lokal maupun global,” jelasnya.
Bila setiap kabupaten/kota di Kaltim memiliki produk unggulan masing-masing, maka diseluruh daerah akan ada berbagai ragam produk andalan yang memiliki karakter masing-masing daerah. Produk unggulan domestik tersebut akan dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan seluruh masyarakat pada umumnya.
“Oleh karena itu setiap daerah harus melakukan pemetaan atas produk unggulan setiap daerah, agar diketahui keunggulan di masing-masing daerah serta selanjutnya dapat dipromosikan di seluruh pasar domestik maupun pasar global,” ucapnya.
Guna mendorong pengembangan komoditas unggulan daerah di Kaltim, selanjutnya program pembangunan di bagi dalam beberapa kawasan strategis di kabupaten/kota sesuai dengan keunggulan daerah masing-masing.
Berbagai pengembangan kawasan unggulan itu, yakni Kawasan Industri Kariangau (KIK) di Balikpapan, Kawasan Industri dan Perdagangan Jasa Samarinda dan Kutai Kartanegara, Kawasan Industri berbasis migas dan kondensat di Bontang dan Kutai Kartanegara, Kawasan Industri yang terintegrasi di Maloy Kutai Timur.
Selain itu, sektor pariwisata dan pertanian menjadi perhatian serius, untuk itu pengembangan Kawasan Industri Pariwisata Pulau Derawan dan sekitarnya terus dilakukan. Sedangkan untuk pertanian dalam arti luas, dikembangkan Kawasan Industri Pertanian Paser dan PPU di wilayah selatan, serta Kawasan Industri Pertanian Kukar dan Kubar di wilayah tengah. Sedangkan perbatasan tetap menjadi prioritas, khususnya Kawasan Strategis Perbatasan di Mahulu. mar

Pembangunan Infrastruktur Program Prioritas

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak menyampaikan bahwa prioritas pembangunan Kaltim saat ini selain mewujudkan ketahanan pangan juga  memacu pada pembangunan infrastruktur, yakni jalan trans Kalimantan, jembatan pulau Balang dan jalan bebas hambatan atau jalan Tol Samarinda-Balikpapan hingga ke kawasan ekonomi khusus KIPI Maloy Kutai Timur. Selain itu Kaltim juga akan membangun jalan kereta api.
"Cita-cita yang harus diwujudkan 15 Kabupaten dan Kota di Kaltim nantinya dapat terhubung baik darat, laut dan udara," kata Gubernur Awang Faroek Ishak dihadapan Menteri PU Djoko Kirmanto dan pejabat serta undangan pada Ground Breaking atau Peletakan batu pertama bendungan Teritip di Balikpapan, Jumat lalu.
Pada kesempatan itu gubernur juga meminta perhatian dan dukungan pemerintah terkait pembangunan Mahkota II dan jembatan Kembar  dan pembangunan penganti jembatan yang runtuh  di Kutai Kartanegara, karena keberadaan jembatan itu sangat penting untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.
Mendengar beberapa usulan Gubernur Awang Faroek Ishak, Menteri PU Djoko Kirmanto merasa bangga dan memuji kinerja gubernur yang inovatif dan pro rakyat.
"Masyarakat Kaltim harus bangga memiliki gubernur yang cerdas dan memiliki gagasan0gagasan  yang cemerlang," puji Djoko Kirmanto yang mendapat aplaus para undangan.
Terkait pembangunan pembangunan jalan Tol atau jalan bebas hambatan yang  menghubungkan Samarinda-Balikpapan tidak mungkin bisa dilakukan investor saja berapapun tarif kendaraan yang ditarik  tidak akan mampu  mengembalikan investasi, sehingga agar jalan tersebut selesai dibangun memang harus ada  dukungan dari pemerintah.
"Pemprov Kaltim yang sudah memberikan dukungan  dana untuk pembangunan jalan Tol tersebut sebesar Rp 2 Triliun lebih tentunya sudah tepat," kata Djoko Kirmanto.
Sedangkan pusat sendiri lanjut Djoko, kalau kekurangnya anggaran  tidak terlalu  besar pemerintah pusat akan membantu secara bertahap karena jalan tersebut merupakan koridor ekonomi yang sangat penting, namun dengan kondisi saat ini akan dihitung kembali Internal Rate of Return (IRR) atau indikator tingkat efisiensi dari suatu investasi.
"Tentunya akan dihitung kembali IRR-nya kalau memang layak  bisa ditawarkan kepada investor, kalau IRR masih kecil atau uangnya tidak terlalu besar tentunya pusat akan memberikan dukungan tentunya  secara bertahap," ujarnya.
Sedangkan pembangunan jembatan Pulau Balang juga akan segera dimulai tahun ini sudah ada anggaranya, meskipun belum terlalu besar karena baru proses pelelangan yang akan dimulai dengan kontrak mukti years.
Untuk pembangunan jembatan Mahkota II maupun jembatan lainnya di Kaltim Djoko meminta untuk dicatat, untuk dibahas dipusat dengan Dirjen Bina Marga. john

Awang Tegaskan Tolak Pemipaan Gas Kalija

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Gubernur Kaltim Dr H Awang faroek Ishak menyatakan tetap menolak terhadap rencana pemipaan gas dari Kalimantan ke pulau Jawa (Kalija) lewat laut, karena pemipaan gas dari Bontang ke Jawa bertentangan dengan kebijakan nasional yang menetapkan Kaltim sebagai lumbung energi nasional sehingga diharapkan kedepan akan tercukupi  energi untuk industri.
"Kaltim ditetapkan sebagai lumbung energi nasional. Artinya, gas, batubara dan lainnya harus diproses dan dipergunakan untuk Kaltim dulu, baru dikirimkan ke daerah lain. Kalau langsung dipipakan ke Jawa melalui jalur pipa tidak tepat akan mematikan industri di Kaltim," kata Awang Faroek yang disampaikan langsung dihadapan  Menteri PU Djoko Kirmanto saat peletakan batu pertama bendungan Teritip di Balikpapan, Jumat lalu.
Menurut Awang, pipanisasi bertentangan dengan strategi pembangunan nasional yang tertuang dalam Masterplan Percepatan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) Koridor Kalimantan, yang akan mendorong pulau Kalimantan sebagai lumbung energi nasional.
Dijelaskan, proyek pipa gas Kalimantan-Jawa (Kalija) dikhawatirkan bisa membuat pasokan gas di Kalimantan langka, karena Kaltim ditetapkan sebagai lumbung energi, kalau gas diangkut  ke Jawa dengan pipa tentunya tidak tepat.
"Kami tidak setuju penolakan ini tolong sampaikan ke pemerintah pusat," tegas Awang Faroek.
Gubernur tidak keberatan jika gas dari Kaltim dibawa ke Jawa untuk memenuhi industri, namun dalam bentuk gas alam cair dengan kapal bukan dengan pipa, sehingga tidak mengorbankan industri di Kalimantan.
"Kalau gas dibawa  ke Jawa langsung dengan pipa bagaiamana nasib industri Kaltim kedepan, penolakan ini bukan pribadi gubernur tetapi aspirasi masyarakat Kaltim," tegasnya. john

Pemkot Bentuk Satgas Distribusi BBM

Atasi Pengetap BBM di SPBU
 
SAMARINDA, Poskota Kaltim
Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda segera membentuk Satuan Tugas (Satgas) untuk menindaklanjuti keberadaan pengetap (pengumpul) Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi secara illegal yang saat ini semakin marak di kota Tepian. Bahkan keberadaannya membuat masyarakat Samarinda semakin resah.
Disinyalir keterlibatan petugas SPBU dalam bisnis ‘haram’  ini menjadi penyebab masyarakat tidak kebagian BBM bersubsidi seperti  solar. Untuk itu  Pembentukan satgas ini sendiri dianggap penting. Karena keberadaannya diharapkan dapat terus memantau praktek pengoplosan maupun pengetapan BBM Solar maupun bensim di SPBU yang dibawa oleh pelaku ketempat penumpukan.
Wakil Walikota Samarinda H Nusyirwan Ismail  mengatakan dari hasil rapat membahas distribusi BBM yang belum lama ini digelar,  menyimpulkan unsur di dalam Satgas nanti terdiri dari unsur  Disperindag Samarinda, Bagian Ekonomi, Badan Perizinan,dan Satpol PP. Serta melibatkan unsur Polresta dan Badan Intelejen Daerah, tak ketinggalan  dari Kejaksaan Negeri Kodim serta Pertamina itu sendiri.
Sebenarnya sebelum saran  pembentukan Satgas, langkah untuk memasang CCTV di SPBU sudah terpikirkan sebelumnya. Maksudnya menurut Wawali, untuk mengontrol adanya pengetap saat melakukan transaksi.
“Tapi sepertinya alat kontrol ini masih bisa diakalin oleh pihak SPBU,”  kata Nusyirwan.
Begitu  juga dengan langkah  pembatasan konsumsi BBM  bagi pengendara seperti yang dilakukan oleh Balikpapan, namun  urung untuk dilakukan, karena kemungkinan saja menurut dia petugas operator  SPBU tadi bisa saja sudah bekerjasama dengan salah satu oknum pengetap. Hal ini yang membuat  dirinya pesimis untuk melakukan dua langkah tadi .
“Karena info dari masyarakat  sudah ada nama inisial “G” salah seorang pengumpul  besar dari pembelian besar oleh pengetap di SPBU kendati harus kita cek dulu kebenarannya untuk itu pentingnya satgas ini untuk terus memantau,” ujar Nusyirwan.
Tak hanya sekedar membentuk tim Satgas,untuk langkah selanjutnya, Pemkot juga  akan mensurati Pertamina di Balikpapan untuk memperhatikan langkah-langkah konkrit terhadap SPBU. Mengingat Pertamina mempunyai kekuatan dengan kontrak penjualan kepada SPBU.
Jadi apabila  ada pelanggaran terhadap penyaluran BBM subsidi nantinya, maka mungkin saja Pertamina bisa menjatuhkan hukuman kepada SPBU. ”Sanksinya mungkin saja pertamina bisa mengalokasikan BBM subsidi ke SPBU lain,” ungkapnya.
Karena memang ada ikatan antara Pertamina dan SPBU. ”Untuk itu wira usaha di Pertamina nanti akan kita masukan dalam Satgas,” sebutnya.
Sekedar diketahui, April tahun lalu, Wawali Samarinda pernah menangkap belasan roda empat jenis pikap modifikasi yang mengantre di SPBU  Jalan Kadrie Oening. Aksi yang sama terulang lagi Februari kemarin, di SPBU yang sama Wawali kembali  mempergoki antrean belasan mobil  pengetap BBM hasil dari aduan warga sekitar. tapi sayangnya sebelum ketangkap,  para pengetap ini keburu ngacir sebelum melakukan aksinya. Ike

Kepala Inspektorat Kukar dari BPKP Banjarmasin

Mutasi Pejabat Bergulir di Kukar

TENGGARONG, Poskota Kaltim
Mutasi pejabat dilingkungan Pemerintah Kutai Kartanegara kembali digulirkan, Kamis (10/4) siang kemarin di Pendopo Odah Etam Tenggarong, yang dipimpin langsung Bupati Rita Widyasari.
Sehari setelah pelaksanaan Pemilihan Legislatif (Pileg), tujuh pejabat eselon II Setkab Kukar digeser. Mutasi ini tentunya tidak ada kaitannya dengan Pemilu, namun murni untuk perbaikan sistem pemerintahan di Kutai Kartanegara.
Dari ke tujuh pejabat yang terkena mutasi itu, ada wajah baru yang dipercaya untuk menjadi Kepala Inspektorat Kukar menggantikan Drs Mahmudan yang dipercaya oleh Bupati memimpin Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah. Dia adalah Taufan Hiadyat dari Auditor Madya BPKP Banjarmasin, yang diberi amanah untuk menjadi Kepala Inspektorat oleh Bupati Rita Widyasari.
“Ada wajah baru pada pelantikan  kali ini yaitu Taufan Hidayat dari BPKB Banjarmasin untuk menjadi Kepala Inspektorat Kukar,” kata Kabag Humas Setkab Kukar Dafid Haryanto kepada Poskota Kaltim, Kamis (10/4) sore kemarin.
Sementara enam pejabat Kukar yang terkena mutasi diantaranya adalah Didi Ramyadi dari staf ahli bidang pembangunan menjadi Asisten III Bidang Adminitrasi Umum, kemudian Bambang Arwanto yang sebelumnya Kepala Bagian pembangunan Sekretariat Kukar menjadi Kepala Badan Penanaman Modal dan Promosi Daerah,  lantas Assobirin dari staf ahli  bidang Pemerintahan menjadi Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, sementara Wisaksono Soebagio menjadi staf ahli bidang pembangunan, dan M Indra dari Kepala Badan Penanaman Modal dan Promosi Daerah menjadi staf ahli bidang Politik dan hukum, serta drh H Suriansyah HN dari Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi menjadi staf ahli bidang Pemerintahan.
Bupati Rita Widyasari dalam kesempatan itu berharap perlunya redefinisi atas minset pejabat dalam menata melaksanakan sistem pemerintahan di Kutai Kartanegara.”Hal itu dilakukan agar selalu bersinergi, peka terhadap informasi, mempunyai kemampuan untuk memilah kritik kritik, selain itu mempunyai kemampuan teknis dalam mencapai target kerja dalam proses pembangunan di Kutai Kartanegara,” terangnya. awi

IPDP Tuding Pemimpin Kaltim Tak Peka

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Kondisi Samarinda yang kian semerawut mengundang keprihatinan sejumlah pihak. Kemacetan, banjir, menjadi problem pelik yang belum berhasil terpecahkan hingga kini.
Hal ini mengundang Ikatan Putra Daerah peduli Kalimantan Timur untuk mensikapi berbagai maslah yang terjadi di Ibukota Propinsi Kaltim ini.
Bahkan IPDP menuding Sebagai putra daerah Walikota Samarinda Sjaharie Jaang dan Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak tidak peka terhadap persoalan sosial yang ad adi Kaltim khususnya kota samarinda
"Sebagai putra daerah seharusnya Walikota dan Gubernur punya kepekaan terhadap kebutuhan masyarakat. Keduanya harus punya rasa memiliki dan tanggung jawab besar terhadap daerah ini," kata Ketua IPDP Kota Samarinda Armansyah kepada Poskota Kaltim di kantor IPDP di jalan Juanda Kamis (10/4) kemarin.
Armansyah mengaku prihatin terutama terkait persoalan kemacetan di Ibukota Kaltim ini. "Lihat saja kalau sore kendaraan yang mau menyeberang melalui Jembatan Mahakam harus saling sikut, saling balap baru bisa lewat," kata Armansyah.
Ditambah lagi banyaknya proyek-proyek pemerintah yang ternyata bukan prioritas, sementara pekerjaan prioritas yang utamanya untuk kesejahteraan masyarakat hingga saat ini tidak terselesaikan.
Arman mencontohkan Jalan longsor yang terjadi di Loa Bakung,namun hingga saat ini belum ada penanganannya, padahal jalan itu merupakan jalan yang digunakan kendaraan besar untuk mengurai kepadatan lalulintas diatas jembatan mahakam yang umurnya sudah cukup tua.
Dari itu IPDP, mendesak Pemprov dan Pemkot Samarinda segera menyelesaikan pembangunan kedua jembatan tersebut. "Tidak usah dulu bicara Jembatan Kembar yang pembangunannya baru dimulai satu tahun. Jembatan Mahkota dari mulai Walikota dijabat Achmad Amin, sampai sekarang dijabat Sjaharie Jaang tidak jelas penyelesaiannya. Padahal dua jembatan ini jadi kunci pemecah kemacetan," kata Arman.
Selain itu Arman menilai, problem kemacetan dan lalu lintas di Samarinda yang semerawut disebabkan belum rampungnya pembangunan Jembatan Kembar dan Jembatan Mahkota. "Coba dua jembatan itu diselesaikan, maka persoalan lalu lintas pasti akan beres. Apa susahnya bangun jembatan kalau Pemkot Samarinda dan Pemprov Kaltim bersinergi. Balikpapan yang punya APBD sedikit saja sekarang sudah mau bangun jembatan ke PPU," tegas Arman.
Sangat disayangkan para pejabat yang lahir di Kaltim ternyata tidak serius membenahi kota ini. Parkir-parkir di berbagai sudut kota misalnya di pusat perbelanjaan yang memakan badan jalan, persoalan sampah sampai jalan berdebu.
Para pejabat itu bahkan lebih senang bersolek atau memperbaiki wajah kota Samarinda agat tidak kalah dengan daerah lain, padahal masih banyak persoalan persoalan yang lebih mendasar ketimbang mempercantik kota dengan bangunan yang tidak bermanfaat bagi masyarakat.
Armansyah juga menerangkan pihaknya telah menahan diri sekian lama untuk tidak berbicara ke publik melalui media. Namun justru kesemrawutan justru kian menjadi-jadi. Pembangunan fasilitas jembatan untuk memecah kesemrawutan lalu lintas yang dibangun di Samarinda pun hanya pepesan kosong.
"Jembatan Mahkota II yang menghubungkan Palaran ke Sungai Kapih apa kabar? Dulu dikatakan jembatan itu akan diselesaikan setelah Pelabuhan Palaran tuntas. Sekarang (Pelabuhan Palaran) sudah tuntas, jembatan itu tidak kunjung tersambung," lanjut Arman.
mensikapi berbagai persoalan itu Kami tidak akan tinggal diam. Kami tengah mempersiapkan untuk melakukan class action kepada para pemegang kebijakan, kita akan kumpulkan tandatangan dukungan masyarakat. " Benahi Samarinda sekarang juga, tidak ada kata nanti," Tegas Arman. M4n

Ahmad Gajali Dimakamkan

Bersama Makam Ayahnya

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Ahmad Gajali bapak dua anak yang ditemukan tewas tergantung di rumah orang tuanya A Yani Gang Cahaya Rt 24 no 17 Kelurahan Sungai Pinang yang tergantung didalam kamarnya akhirnya di makamkan di kuburan muslimin di jalan Kesejahteraan.
Ahmad Gajali dimakamkan satu lubang dengan kuburan ayahnya Alm Kailani di kuburan muslimin belakang kantor PLN Samarinda, sesuai permintaan bapak dua anak ini melalui surat yang dikantonginya disaku celana.
Kertas tersebut ditemukan tim forensic Rumah sakit Umum Aw Syahranie saat dilakukan visum terhadap tubuh korban untuk mengetahui apakah ada tanda-tanda penganiayaan ditubuhnya.
Dalam suratnya Ahmad gajali meminta kepada keluargannya agar ia dimakamkan didekat makam ayahnya di kuburan muslimin di belakang kantor PLN jalan kesejahteraan.
Sebelumnya diiduga depresi, bapak dua anak nekad menghabisi nyawanya disaat warga sekitar dan keluarganya pergi menuju Tempat Pemungutan Suara (TPS) dengan cara gantung diri di kamar tidurnya, Gajali (30) ditemukan tewas tergantung  oleh Sisha orang tuanya saat akan diajak mendatangi TPS untuk memberikan suara.
Warga Jl Cendrawasi RT 17 nomor 29 Gang Cahaya Baru ditemukan tewas tergantung dalam kamar tidurnya.
Melihat tubuh anaknya tergantung, ibu 3 orang anak ini langsung shok dan memanggil warga sekitar untuk membantu anaknya lepas dari jeratan tali gantungan yang terbuat dari kain.
Laki-laki yang baru saja tiba dari Kota Baru Banjarmasin ini diduga mengalami depresi karena anak dan istrinya tidak mau diajak ke kota Samarinda. Selain itu, korban diduga memiliki hutang cukup besar kepada temannya.
Berbagai masalah yang menimpanya membuat bapak dua anak ini nekad mengambil jalan pintas dengan cara menggantung dirinya di dalam kamar tidurnya.
“Kami masih melakukan penyelidikan terkait kasus ini, beberapa teman serta keluarga korban akan kita mintai keterangan terkait penyebab kematian korban,” kata Kapolsekta Samarinda Utara AKP Ervin. opi

Lomba Genre Dukung Perbaikan SDM

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Setelah bersaing dengan 32 peserta lomba lainnya, Dini Kamilah Islami mahasiswa fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman dan Habib Meula Akbar Ibarahim, mahasiswa PIK-MA Harapan Kita STIKES MUDA, berhasil keluar sebagai juara pertama kategori pria dan wanita, dalam kegiatan lomba Duta Mahasiswa Tingkat Kota Samarinda Tahun 2014, Program KB tahun 2014.
Mewakili Walikota dalam kegiatan lomba yang berlangsung di komplek Mahakam Squar Sabtu (5/4) akhir pekan lalu, Asisten III Ridwan Tassa menyebut sangat menyambut baik kegiatan ini, mengingat begitu kompleknya permasalahan remaja belakangan ini, baik berkenaan dengan masalah narkoba, pernikahan dini, HIV AIDS hingga perbuatan kriminal lainnya.
“Untuk itu pemerintah sangat mendukung adanya bentuk lomba semacam ini, karena secara tidak langsung dapat memberi motivasi sekaligus memberi pemahaman kepada mereka tentang pentingnya perencanaan hidup demi menyongsong masa depan,” sebut Ridwan.
Karena sesuai dengan tujuannya lomba duta mahasiswa atau program generasi berencana (genre) ini adalah sebagai upaya untuk menyiapkan seseorang agar mampu memasuki kehidupan berumah tangga secara berencana, sekaligus mengupayakan agar figus mahasiswa mampu menjadi contoh bagi rekan sebaya melalui pendekatan ramah mahasiswa, sehingga akan menjadi lebih efektif.
Disisi lain ketua panitia penyelenggara, Suhadi menyebut selain merupakan program lembaganya, kegiatan lomba duta mahasiswa ini salah satu bentuk komitmen Pemkot Samarinda dalam memperbaiki kualitas SDM.
“Disamping di lingkungan masyarakat ikon duta mahasiswa genre dirasa memberi nilai lebih dalam melaksankan sosialisasi program,” katanya.
Pelaksanaan lomba sendiri lanjutnya dilaksanakan secara berjenjang mulai tingkat kota hingga nasional. “Dan sejak tahun 2010 hingga 2013 Kota Samarinda untuk tingkat nasional berhasil masuk lima besar, juara favorite hingga juara I,” terangnya. ike

Waria Tewas di Rombong

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Warga Jl Pelabuhan Samarinda dibuat geger dengan penemuan jenazah Risat (56) disalah satu kamar kos-kosan yang berbentuk rombong dagangan di seputaran Jl Pabean (gang Rombong, Red) .
Risat yang dikenal sebagai perias para Waria yang mangkal dikawasan itu, ditemukan oleh tetangganya saat ia akan memberi makanan kepada korban. Namun ketika berhasil masuk kedalam kamar kosnya Risat ditemukan sudah tidak bernyawa.
Totok warga sekitar mengaku bahwa sejak seminggu lalu Risat diketahui sedang dalam kondisi sakit, untuk bertahan hidup selama ini warga sekitar bergantian membantu korban untuk menyiapkan makanan, karena korban hidup sebatang kara.
“Keluarga besar Risat  sebenarnya ada di Balikpapan, saya hanya membantu aja karena kasihan selama sakit tidak ada yang merawatnya,” kata Mirda dilokasi kejadian.
Kapan Risat meninggal pun,  warga tidak mengetahui bahkan ketika membuka pintu kamar kosnya dengan merusak kunci pintu kamar berukuran 1 meter x 2 meter itu.
Karena tidak ada keluarga yang berada dilokasi jenazah perias wajah para waria inipun kemudian dibawa kerumah rekannya untuk di semayamkan dan kemudian di kuburkan.
Pihak kepolisian sendiri yang tiba dilokasi tidak menemukan ada tanda-tanda kekerasan, sehingga jenazahnya langsung diserahkan kepada tetangga korban yang mau mengurus jenazahnya. M4n

Dewan Berharap Jembatan Mahkota II Tuntas

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Upaya Pemkot Samarinda agar proyek pembangunan Jembatan Mahkota (Mahakam Kota) II cepat tuntas mendapat dukungan dari DPRD Kota Samarinda.Dengan tuntasnya pembangunan jembatan tersebut akan mampu mengurai kemacetan, utamanya mampu menghubungkan Sungai Kapih, kecamatan Sambutan dengan kelurahan Simpang Pasir, Palaran di kota Samarinda.
"Terlebih lagi saat ini Pelabuhan dan Terminal Peti Kemas (TPK) Palaran telah beroperasi. Maka dapat dipastikan lalu lintas jalan akan semakin padat," ujar Anggota DPRD Kota Samarinda, Sugiono, Kamis (10/4) kemarin.
Menurutnya, langkah yang ditempuh Pemkot Samarinda untuk menyelesaikan jembatan yang dibangun di era kepemimpinan Drs H Achmad Amins MM (walikota periode lalu) sudah berada dijalur yang tepat. Diman Pemkot terus melakukan koordinasi, evaluasi dan monitoring antar dinas instansi terkait bersama dengan pihak kontraktor pelaksana.
"Sesuai target awal, maka penyelesaian pembangunan jembatan ini harus segera dituntaskan jika pembangunan pelabuhan peti kemas sudah tuntas. Karena jembatan ini akan menjadi penopang sekaligus mengurai kemacetan yang kini melanda Samarinda,” kata politisi PDI Perjuangan ini.
Dia mengatakan, Pemkot sudah seharusnya lebih berani menuntaskan pembangunan jembatan Mahkota II tersebut. Pasalnya, dengan adanya petunjuk teknis dari surat Menteri Pekerjaan Umum yang menyatakan bahwa pemasangan bentang tengah jembatan tersebut baru boleh dilaksanakan apabila pelabuhan peti kemas telah selesai.
"Tidak ada alasan lagi untuk menundanya. Ini sebagai prestasi dari dua walikota yang harus segera dapat dimanfaatkan bagi kemakmuran masyarakat kota Samarinda," ujarnya.
Kini, pembangunan telah menyelasaikan pemasangan pondasi pylon 8, fender pylon 8, pile cap pylon 8, serta pemasangan pylon 7 dan pylon 8. Sementara, tahap pemasangan kabel jembatan masih menunggu pelaksanaan pemasangan bentang tengah jembatan yang materialnya didatangkan dari Taiwan.
Semula, pembangunan Jembatan Mahkota II ditargetkan sudah tuntas sebelum PON XVII-2008 di Kaltim dalam mengatasi kemacetan lalu lintas di Kota Samarinda namun terhambat berbagai persoalan, termasuk belum berhasil direlokasi Pelabuhan dan TPK Samarinda dari Samarinda Kota ke Palaran.
Sugiono juga merasa senang dengan adanya syukuran dimulainya pembangunan tahap dua jembatan Mahkota II di Kecamatan Palaran, Jumat (4/4) lalu, oleh Pemkot Samarinda.
Pada acara tersebut Wali Kota Samarinda H Syaharie Jaang, menantang PT Agrabudi Karyamarga selaku kontrakor pembangunan bentang pendek dan panjang bisa menyelesaikan pekerjaannya pada November 2015 mendatang.
"Ini merupakan berita gembira yang harus disyukuri. karena Pemkot serius dalam menuntaskan sisa pembangunan jebatan Mahkota III," katanya.
Dengan selesainya pembangunan Jembatan Mahkota II itu, lanjutnya, diharapkan bisa memacu pertumbuhan ekonomi. "Sudah bukan rahasia lagi jika enyamanan dan keamanan arus lalu lintas akan dapat menumbuhkembangkan perekonomian," katanya.
Sejak dikerjakan pada tahun 2003 tahap pertama jembatan ini sudah menyerap dana Rp385 miliar dalam pembangunannya. Sedangkan tahap dua diperkirakan Rp215 miliar. Dengan demikian, total hingga 2015 mencapai Rp 601,2 miliar.
Proyek pembangunan Jembatan Mahkota II dimulai pada tahun 2002 dan sempat dihentikan atau mangkrak karena tidak dikucurkan lagi pembiayaan dari APBN, seiring rencana pemindahan Pelabuhan Samarinda dan penyelesaian pelabuhan peti kemas Palaran. Jika pembangunan jembatan terus dilanjutkan, maka akan mengganggu lalu lintas pelayaran Sungai Mahakam. Pembiayaan proyek pembangunan Jembatan Mahkota II dialihkan untuk membangun Jembatan Mahakam Ulu yang tidak mengganggu pelayaran menuju Pelabuhan Samarinda. tha

Pemerintah Patut Dukung Kemandirian Pangan

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Wakil Gubernur (Wagub) Kaltim H Mukmin Faisyal mengatakan, peran pemerintah daerah sangat dibutuhkan dalam upaya mewujudkan ketahanan dan kemandirian pangan. Khususnya dukungan pembangunan pertanian dalam rangka peningkatan produksi sektor pertanian di daerah.
"Harus banyak sentuhan diberikan pemerintah untuk wujudkan ketahanan dan kemandirian pangan. Pemerintah harus jeli melihat kebutuhan petani yang dianggap dapat menunjang peningkatan produksi," kata Mukmin Faisyal saat menghadiri syukuran panen padi petani Desa Babulu Laut, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), beberapa hari lalu.
Menurutnya, kemandirian pangan dapat diwujudkan jika didukung peningkatan produksi untuk menutupi kekurangan kebutuhan konsumsi masyarakat. Saat ini pemenuhan pangan masyarakat Kaltim masih didatangkan dari luar daerah. Untuk itu diperlukan peningkatan produksi dengan keterlibatan pemerintah melalui dukungan program pembangunan.
Diantaranya, melaui program intensifikasi lahan pertanian dengan memaksimalkan masa tanam hingga dua hingga tiga kali setahun. Dukungan pembangunan saluran irigasi untuk memastikan ketersediaan dan kecukupan air sepanjang tahun. Serta pengadaan alat mesin pertanian dalam rangka mekanisasi pertanian untuk mempermudah dan mempercepat proses produksi pertanian.
“Bantuan-bantuan dimaksud selain menunjang pengembangan pertanian juga memotivasi petani agar mempercepat usaha dan kegiatan mereka. Ini salah satu tujuan kita berkunjung ke sentra produksi pertanian Kaltim. Ingin melihat potensi, menginventarisir kebutuhan  kemudian mengidentifikasi masalah yang dihadapi petani," tandasnya.
Mukmin mengaku optimis ketahanan pangan tercapai. Makanya diperlukan upaya meningkatkan potensi pertanian guna memaksimalkan produksi. Termasuk berharap dukungan bupati/walikota melalui kebijakan perluasan lahan pertanian potensial. mar

SKPD Wajib Maksimalkan Kegiatan Kehumasan

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Plt Sekretaris Provinsi Kaltim H Rusmadi  mengatakan, peran kehumasan (public relation) di lingkup pemerintah memiliki peran yang sangat penting dan strategis, sehingga masing-masing Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD) lingkup Pemerintah Provinsi Kaltim wajib mengoptimalkan kegiatan kehumasan.
“Kegiatan kehumasan ini harus dimanfaatkan seoptimalkan mungkin oleh SKPD di lingkup pemerintah sesuai Undang-Undang Keterbukaan Informasi,” kata  H Rusmadi usai membuka Diklat Kehumasan di Badan Diklat Kaltim, Kamis (10/4).
Karenanya lanjut Rusmadi, pihaknya mewajibkan setiap SKPD mengelola sarana informasi berupa website secara maksimal. khususnya dalam memnginformasikan kegiatan-kegiatan yang telah maupun dilaksanakan pemerintah saat ini dan akan datang.
Sehingga, masyarakat dapat mengetahui informasi secara akurat dan benar terhadap penyelenggaraan pemerintah melalui media web maupun media cetak. Selain itu, setiap operator atau staf kehumasan harus memiliki sikaf pro aktif.
Terutama menanggapi segala permasalahan yang muncul di media yang menyoroti terhadap kinerja pemerintah yang dilaksanakan setiap SKPD. Misalnya, melakukan hak jawab maupun menjelaskan duduk permasalahan yang terjadi secara transparan.
Rumadi mengatakan penyelenggaraan pembangunan ini tidak semata tanggungjawab pemerintah tetapi diperlukan peran serta keterlibatan masyarakat dan pihak swasta maka staf kehumasan perlu menyampaikan hal tersebut kepada masyarakat umum.
“Tidak bisa dihindari saat ini tuntutan masyarakat sangat besar terhadap kinerja pemerintah melalui SKPD. Sehingga, disinilah peran dan kinerja kehumasan harus lebih diutamakan guna menjawab dan menjelaskan tuntutan publik,” jelasnya.
Rusmadi mengakui saat ini masih banyak SKPD di lingkup Pemprov Kaltim yang belum mengelola media web secara maksimal. ”Kalau ada informasi maka seharusnya disampaikan tidak saja sesama lingkup pemerintah tetai juga masyarakat,” ujar Rusmadi.
Sementara itu Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Kaltim HM Syafrudin Pernyata menyebutkan Diklat Kehumasan diikuti 30 peserta guna meningkatkan keterampilan dalam pengelolaan kegiatan kehumasan di masing-masing SKPD lingkup Pemprov Kaltim.
Badan Diklat Kaltim menggelar tiga dilat sekaligus yakni Diklat Kehumasan dan Diklat Prapensiun serta Diklat Perhitungan Harga Perkiraan Sendiri (HPS) dan Pembuatan Kontrak yang diikuti masing-masing diklat 30 peserta. Tampak hadir Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kaltim HM Yadi Robbyan Noor dan pimpinan SKPD lingkup Pemprov Kaltim. mar

Siapapun Terpilih Harus Didukung

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Gubernur Kaltim H Awang Faroek berpesan kepada masyarakat agar tetap menghormati dan mendukung wakil Kaltim yang terpilih pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 9 April 2014 ini. Sebab, anggota yang terpilih akan mengalami kesulitan berat jika tak didukung rakyatnya sendiri.
“Wakil rakyat yaang terpilih nanti,  baik tingkat DPRD kabupaten/kota, provinsi, DPR RI maupun DPD RI  harus kita dukung, karena mereka  pilihan warga  sesuai hati nurani mereka yang memilih,” kata Awang Faroek Ishak kepada media usai melakukan video conference di Kantor Gubernur Kaltim, Rabu (9/4).
Awang Faroek Ishak menyatakan bahwa Pemilihan Umum Legislatif (Pileg) periode 2014-2019 di Kaltim berlangsung aman dan tertib. Hal itu Sesuai pantauan gubernur Kaltim ketika video conference bersama 3 kabupaten/kota di Kaltim, yakni Paser, Berau dan Bontang. Pelaksanaan Pileg berlangsung sukses dan lancar. Bahkan antusiasme masyarakat sangat tinggi. Diharapkan dengan hasil tersebut ketika Pemilihan Presiden (Presiden) dapat berlangsung sukses.
“Antusiasme masyarakat sangat tinggi. Diharapkan, dari kondisi tersebut mampu meningkatkan partisipasi masyarakat dalam memilih presiden pada 9 Juli 2014 mendatang,”kata Awang Faroek
Dari tiga kabupaten/kota di Kaltim yang melakukan video conference, Awang menilai antusiasme tersebut dapat terlihat dari presentase yang disampaikan masing-masing kabupaten/kota, yakni rata-rata partisipasi masyarakat untuk memilih mencapai 60 persen.
Awang berharap dari presentase tersebut, ketika Pilpres masyarakat dapat lebih antusias dalam memilih calon pemimpin negeri ini.
“Saya yakin ketika Pilpres 9 Juli mendatang, diharapkan masyarakat  antusias memberikan hak pilihnya,” jelas Awang.
Seperti diketahui setelah menggunakan hak pilih, Gubernur Awang Faroek Ishak  melakukan peninjauan TPS di Samarinda. Diantaranya TPS 2 di Lapas klas IIA, TPS 5 & 6 Jl. Abul Hasan serta TPS 2,3 & 11 Jl. Panglima Batur. Selain itu juga meninjau beberapa TPS di wiayah Kutai Kartanegara (Kukar). Mantan Bupati Kutai Timur itu juga mengadakan video teleconference dengan beberapa dareh di Kaltim yaitu Paser, Berau dan Bontang terkait pelakanaan pemilu di tiap wilayah
Sedangkan Wakil Gubernur Mukmin Faisyal bersama Pangdam VI Mulawarman Mayjen TNI Dicky Usman dan Kapolda Kaltim Irjen Dicky Totoy akan melakukan peninjauan ke TPS di Kota Balikpapan dan Penajam Paser Utara (PPU). mar

Dispora Kaltim Gelar Seleksi PPAN 2014

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Sedikitnya 237 pemuda se Kaltim mengikuti seleksi calon peserta Pertukaran Pemuda Antar Negara (PPAN) Kaltim 2014.Mereka masing-masing mengikuti seleksi PPAN program Indonesia–Korsel (42 orang), Indonesia–Malaysia (19 orang/putri), Indonesia–Kanada (33 orang/putra)-(putri 87 orang), sedangkan peserta seleksi  Kapal Pemuda Nusantara (KPN) Sail Raja Ampat 2014 sebanyak 56 orang.
Asisten III bidang Kesra Sekprov Kaltim H Bere Ali mewakili Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak saat membuka seleksi tersebut mengatakan, seleksi calon peserta PPAN kali ini terbilang banyak diminati, terlihat animo pemuda sangat tinggi. tergambar dari jumlah pendaftar yang berminat.
“Jumlah pemuda yang mendaftar cukup banyak. Ini membuktikan para pemuda memiliki kesadaran tinggi untuk mengembangkan kemampuan dan mengasah keterampilan lain yang dimiliki,” kata Bere Ali saat membuka seleksi calon peserta PPAN Kaltim 2014, di Aula kantor Dispora Kaltim, Kamis (10/4).
Sedangkam seleksi dilakukan pada 14– 16 April 2014 dengan berbagai bidang tes seperti Agama, Psikologi, Bahasa Inggris, Komunikasi dan Seni Budaya Sosial, dan Bidang Akademik/Tes Potensi Akademik.
Menurut Bere, kegiatan tersebut bermanfaat bagi pemuda yang ingin mengembangkan kemampuannya dan mengasah keterampilan lain yang dimiliki. Dengan demikian pemuda Kaltim tidak ketinggalan dengan Negara lain.
“Kami berharap pada  seleksi nasional nanti pemuda Kaltim bisa lolos, sehingga dapat turut berkiprah. Disamping menjadi ajang pembuktian bahwa pemuda Kaltim tidak kalah terampil dan majunya dengan pemuda negara lain,”ujarnya.
Sementara ketua panitia seleksi M Syahriel mengatakan, tujuan diadakan kegiatan ini untuk meningkatkan motivasi generasi muda serta membuka peluang usaha dengan memanfaatkan kekayaan laut baik bidang produksi maupun jasa.
"Kegiatan ini juga  membimbing generasui muda sebagai kader pemimpin bangsa yang mampu bertanggung jawab pada diri sendiri serta tanggung jawab terhadap kelangsungan hidup bangsa dan bernegara," ujarnya.
Secara teknis, seleksi dilakukan oleh tim sesuai dibidangnya dengan mengacu persyaratan yang ditetapkan Kemenpora RI. Panitia tidak ada interpensi dalam penetapan calon peserta.
“Hasil seleksi peserta PPAN  tahap pertama menjadi 20 orang dengan masing-masing ranking I hingga V dari masing-masing peserta atau kelompok. Untuk tes tertulis dan tes wawancara diaula kantor Dispora Kaltim,sedangkan peserta KPN dites kemampuan berenang di Stadion Segiri Samarinda," ungkap Syahriel,seraya menyebut bahwa lima nama terbaik selanjutnya akan diserahkan ke Kemenpora untuk mengikuti seleksi Nasional. john

Ortu Diminta tak Nikahkan Anak di Usia Dini

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bidang Kesejahteraan Rakyat, Pembemberdayaan Masyarakat dan Pencapaian MDG’s Prof Dr Dwi Nugroho Hidayanto mengimbau agar seluruh orang tua untuk tidak menikahkan anak perempuan di usia dini. Karena, hal itu sangat merugikan bagi keluarga, anak tersebut dan masa depan mereka.
Mengatasi hal ini, Pemprov Kaltim berkomitmen untuk melakukan penyadaran, sehingga tindakan tersebut mampu mencegah dampak negatif pada kesehatan produksi dan kesiapan mental remaja di daerah.
“Pemprov Kaltim berkomitmen untuk melakukan penyadaran tersebut. Sehingga pernikahan usia dini makin berkurang ke depannya. Karena itu, diharapkan instansi terkait, yakni Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPPKB) Kaltim terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat, sehingga masyarakat dapat sadar akan tindakan yang telah dilakukan mereka,” kata Dwi Nugroho Hidayanto usai membuka seminar dampak pernikahan usia dini terhadap kesehatan reproduksi remaja dan kesiapan mental dalam rangka peringatan Hari Kartini 2014 di Kaltim, di Aula Kesbangpol Kaltim, Kamis (10/4).
Selain penyadaran yang dilakukan BPPKB, diharapkan orang tua juga berperan aktif untuk memberikan pengarahan kepada anak-anak, sehingga pernikahan di usia dini tidak terjadi.
Karena itu, ke depan sosialisasi tentang dampak pernikahan usia dini terhadap kesehatan reproduksi dan kesiapan mental remaja dapat dilakukan kepada seluruh orang tua di daerah.
“Dengan memberikan pemahaman tersebut diharapkan orang tua tidak mendorong anak-anak mereka untuk melakukan pernikahan di usia dini. Sehingga, pemahaman ini bukan hanya dilakukan terhadap mahasiswa dan pelajar saja, tetapi juga orang tua,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala BPPKB Kaltim Hj Ardiningsih mengatakan hingga saat ini BPPKB terus melakukan sosialisasi tentang dampak pernikahan usia dini kepada masyarakat, terutama orang tua.
“Ke depan, sosialisasi ini akan kami laksanakan secara bersama, yakni diikuti orang tua dan anak-anak remaja. Dengan harapan wawasan para remaja dan orang tua dapat bertambah tentang pemahaman dampak pernikahan di usia dini,” jelasnya.
Memang saat ini pemerintah di daerah belum melakukan penegasan terhadap pernikahan anak di usia dini. Karena, hal itu harus dibahas bersama seluruh instansi terkait, termasuk mengenai kesehatan reproduksi seorang remaja yang harus sesuai dengan usia pernikahan yang telah ditentukan, yakni di usia 20 tahun ke atas.
“Diharapkan penegasan ini harus disinkronkan terlebih dulu, sehingga tidak terjadi kesalahpahaman terhadap masyarakat. Dengan demikian, ke depan harus ada perubahan dalam aturan yang menentukan pernikahan anak di usia dini,” jelasnya. mar

Pasien RSU AWS Tak Mencoblos

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Gara-gara tidak ada surat suara, ribuan pemilih di Rumah Sakit Umum (RSU) AW Sjahranie Samarinda tidak bisa menyalurkan hak suaranya pada Pemilu Legislatif 2014. Warga yang tidak bisa menyalurkan hak suaranya terdiri dari pasien, keluarga pasien dan para perawat rumah sakit yang bertugas pada hari itu.
Berbeda dengan Tempat Pemilihan Suara (TPS) di perumahan penduduk yang sejak pagi sudah ramai dikunjungi warga, Tempat Pemungutan Suara (TPS) Khusus di Rumah Sakit Umum AW Sjahranie sejak pukul 07.00 wita tidak dibuka,  meski Petugas Pemungutan Suara (PPS) dari RSU  telah berada di TPS khusus tersebut.
Tidak adanya logistik pemilu di RSU membuat para petugas TPS tidak bisa melaksanakan pemungutan suara ditempat itu,  akibatnya sekitar 700 pasien, 300 petugas rumah sakit dan 500 keluarga pasien yang menunggu di rumah sakit umum tidak bisa menyalurkan hak pilihnya.
Petugas TPS Khusus RSU Zaini mengatakan pihak rumah sakit telah menunjuk pegawai yang khusus disiapkan membantu petugas PPS Kelurahan Sidodadi untuk melaksanakan pemungutan suara di rumah sakit.
Namun hingga pukul 01.00 wita batas akhir pemungutan suara,  tidak satupun petugas PPS dari Kelurahan Sidodadi yang tiba TPS khusus. “Memang kemarin kami disampaikan tidak ada TPS khusus, namun pagi tadi Direktur Rumah Sakit memerintahkan ada petugas TPS khusus dari rumah sakit yang membantu petugas PPS Sidodadi untuk melakukan pemungutan suara kepada pasien,” kata Zaini.
Jika melihat  Pemilu sebelumnya, KPU selalu membentuk TPS mobile yang melayani pasien di RSU, sementara untuk keluarga mereka bisa mencoblos di TPS terdekat yang berada di sekitar rumah sakit.
Akibat tidak adanya TPS khusus, beberapa pasien dan keluarganya bahkan berniat meminta ijin kepada para dokter agar bisa mencoblos di TPS terdekat. Seperti yang dilakukan  Sokhib  pasien yang menderita demam berdarah di ruang flamboyan Rumah Sakit U mum AW Syahranie, sangat menyesalkan tidak adanya TPS khusus di rumah sakit akibatnya ia berniat meminta ijin kepada dokter agar bisa menyalurkan hak pilihnya.
“Saya sudah meminta ijin kepada dokter untuk pulang agar bisa mencoblos, namun hingga saat ini belum bisa karena belum mendapat ijin dari Dokter. Tidak adanya TPS ini merupakan satu kemunduran pelaksanaan pemilu ,” kata Sokhib.
Komisioner KPU harus bertanggung jawab, karena pemilu ini hajat lima tahunan seharusnya semakin lama semakin baik pelaksanaanya, bukan justru semakin kacau dan merugikan masyarakat,” Sokhib.
Sementara itu Ketua Panitia Pemilihan Suara Kelurahan Sidodadi Kecamatan Samarinda Ulu Tekad membantah adanya TPS khusus yang disiapkan PPS Sidodadi. Dia mengatakan bahwa TPS  bisa diadakan jika memiliki Daftar Pemilih Tetap (DPT).
Karena rumah sakit tidak memiliki DPT, maka PPS tidak mendirikan TPS di tempat itu,  jika memang ada, kemungkinan KPU  Kota Samarinda menyiapkan logistik.
“Pada dasarnya patokan kami adalah keputusan KPU Pusat yang menginstruksikan bahwa TPS diadakan sesuai daftar pemilih tetap, jika ada DPTnya maka kita akan buat TPS disitu, sementara dirumah sakit tidak ada DPTnya jadi tidak mungkin dibangun TPS,” kata Tekat.
Tidak adanya TPS khusus di RSU patut disesalkan, karena ini bukti KPU belum siap melaksanakan even akbar lima tahunan ini. Bagaimana bisa agenda ruti lima tahunan dilaksanakan masih menyisahkan masalah,  seharusnya ini sudah tidak terjadi lagi. M4n

Banwaslu Temukan Formulir C6 Dijualbelikan

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Badan Pengawas Pemilu  (Bapilu) Kaltim menemukan berbagai indikasi kecurangan yang dilakukan para calon anggota legislatif yang bertarung di Pemilu legislatif 9 April kemarin.
Berbagai indikasi terlihat dari pelanggaran yang dilakukan para caleg seperti memobilisasi massa anak dibawah umur untuk datang ke TPS hingga jual beli formulir C6  atau undangan datang ke TPS yang dilakukan oleh penyelenggara Pemilu legislatif.
Hal ini diungkapkan Ketua Banwaslu Khairul Akbar kepada sejumlah wartawan saat mengikuti acara telecomfrance Gubernur Kaltim dengan sejumlah pemimpin Kabupaten/kota se Kaltim di Kantor Gubernur Kaltim, Rabu siang (9/4) kemarin.
Khairul mengatakan berdasarkan pantauan Banwaslu, banyak pemilih yang tidak mendapatkan C6.  Ironisnya, ada juga orang-orang tertentu yang mendapatkan formulir  C6  padahal bukan orang yang tinggal didaerah itu. Bahkan informasinya ada transaksi untuk mendapatkan C6 itu dengan dengan harga bervariasi.
“Bahkan di satu TPS kami tangkap anak umur 13 tahun yang membawa C6 dan akan memberikan hak suara di TPS itu,” kata Khairul Akbar.
Selain itu Panwaslu juga menyaksikan pengerahan masa yang dilakukan calon legislatif dari partai politik untuk mendongkrak perolehan suara. M4n

Diduga Depresi, Bapak Dua Anak Gantung Diri

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Diduga depresi, bapak dua anak nekad menghabisi nyawanya disaat warga sekitar dan keluarganya pergi menuju Tempat Pemungutan Suara (TPS) dengan cara gantung diri di kamar tidurnya, Gajali (30) ditemukan tewas tergantung  oleh Sisha orang tuanya saat akan diajak mendatangi TPS untuk memberikan suara.
Warga Jl Cendrawasi RT 17 nomor 29 Gang Cahaya Baru ditemukan tewas tergantung dalam kamar tidurnya.
Melihat tubuh anaknya tergantung, ibu 3 orang anak ini langsung shok dan memanggil warga sekitar untuk membantu anaknya lepas dari jeratan tali gantungan yang terbuat dari kain.
Laki-laki yang baru saja tiba dari Kota Baru Banjarmasin ini diduga mengalami depresi karena anak dan istrinya tidak mau diajak ke kota Samarinda. Selain itu, korban diduga memiliki hutang cukup besar kepada temannya.
Berbagai masalah yang menimpanya membuat bapak dua anak ini nekad mengambil jalan pintas dengan cara menggantung dirinya di dalam kamar tidurnya.
“Kami masih melakukan penyelidikan terkait kasus ini, beberapa teman serta keluarga korban akan kita mintai keterangan terkait penyebab kematian korban,” kata Kapolsekta Samarinda Utara AKP Ervin.
Sementara itu untuk mengetahui penyebab pasti kematian bapak dua anak ini jenazah korban langsung dibawa ke ruang jenazah RSU AW Syahranie untuk dilakukan visum. M4n

Gerakan Pramuka Ajarkan Kreativitas Siswa

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Ketua Kwartir Daerah (KWARDA) Gerakan Pramuka Kaltim Hatta Zainal  mengatakan, Pramuka ditetapkan sebagai extra kurikuler wajib di setiap jenjang sekolah SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA/SMK yang ada di Kaltim. Hal itu dikarenakan, Gerakan Pramuka penting untuk peningkatan kreativitas siswa di sekolah.
"Kenapa dikatakan penting, karena pramuka mengajarkan kreativitas untuk siswa yang ada di sekolah. Banyak ilmu yang didapatkan dari gerakan pramuka di sekolah,” terang Hatta Zainal pada kegiatan Outbound di Lembah Hijau Tanah Merah Samarinda, beberapa hari lalu.
Menurut Hatta, Gerakan Pramuka tentunya tidak hanya  menekankan ketetapan wajib yang harus dilaksanakan. Melainkan juga bagaimana bersungguh-sungguh menggalakkan pendidikan kepramukaan di sekolah. Kegiatan kepramukaan harus lebih inovasi dalam melaksanan kegiatan sehingga tidak sepi peminatnya.
Gerakan kepanduan ini diarapkan juga merubah pola pikir siswa  agar lebih kreatif melihat kondisi kehidupan. Penyalahgunaan obat terlarang diharapkan bisa diatasi. Karena Pramuka mengajarkan kecerdasan emosional, kecerdasan sosial dan kecerdasan spritual.
 “Sekolah yang belum menerapkan kurikulum baru itu juga bisa menjadikan pramuka sebagai ekskul wajibnya. Pramuka diwajibkan karena sejalan dengan program pendidikan karakter yang kini sedang digalakkan,” tambah Hatta.
 Pramuka merupakan gerakan pendidikan karena anggotanya mendapat pengetahuan dan keterampilan. Pendidikan yang dimaksud pengembangan karakter, pengembangan sikap dan tingkah laku. Dalam pramuka, siswa bisa mengembangkan diri, belajar bersosialisasi hingga mencintai alam.
 Dalam kesempatan itu, Hatta mengucapkan terimakasih kepada Gubernur kaltim atas dukungan terhadap gerakan Pramuka di lingkungan SKPD dengan membentuk Sembilan satuan karya. Satuan karya ini sifatnya mengkordinasikan satuan karya yang ada di tingkat cabang,
“Dengan adanya Satuan karya di setiap SKPD dapat membatu gerakan pramuka yang ada di Kaltim,” katanya. mar

2014, Kaltim Dipastikan Tidak Ada Pilkades

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Sekitar 1.445 desa/kelurahan se-Kaltim dipastikan tidak dapat menyelenggarakan pemilihan Kepala Desa (Pilkades) sepanjang tahun 2014. Meskipun beberapa kepala desa masa kepemimpinannya berakhir tahun ini.
“Ini seiring terbitnya surat edaran Direktur Jenderal PMD atas nama Menteri Dalam Negeri No 140/7635/PMD tanggal 8 November 2013. Intinya edaran tersebut mengamanatkan meniadakan pilkades selama masa pemilihan umum 2014. Pemilihan baru akan dilaksanakan pada tahun 2015,” ungkap Kabid Pemerintahan Desa - Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Kaltim Riyani Trisnadewi di Samarinda, Senin (7/4).
Pencabutan moratorium, kata Riyani, nantinya dilakukan bersamaan pencabutan moratorium pengembangan pemekaran wilayah dan pemilihan kepala daerah. Artinya setelah Pemilu Legislatif dan Presiden baru boleh dilakukan Pilkades.
Terkait roda pemerintahan, fungsi kepala desa yang masa pemerintahannya berakhir sementara digantikan Sekretaris Desa sampai Pilkades.
“Roda pemerintahan harus tetap berjalan. Tidak boleh berhenti karena masa jabatan kepala desanya berakhir. Maka perannya digantikan Pls Kades yang berasal dari PNS. Ini agar tugas-tugas pemerintahan tetap berjalan,” katanya.
Hanya saja lanjut Riyani, untuk kewenangan yang berkaitan keuangan dan produk hukum seperti urusan tanah langsung ditangani camat setempat. Termasuk pengawasan peran Badan Pemusyawaratan Desa (BPD) dan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) dalam mengawal pelaksanaan pemerintahan desa. mar

Pemilu Legislatif di Kaltim Tertib

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Gubernur Kaltim  H Awang Faroek Ishak menyatakan bahwa Pemilihan Umum Legislatif (Pileg) periode 2014-2019 di Kaltim berlangsung aman dan tertib.
Sesuai pantauan Gubernur Kaltim ketika video conference bersama 3 kabupaten/kota di Kaltim, yakni Paser, Berau dan Bontang. Pelaksanaan Pileg berlangsung sukses dan lancar. Bahkan antusiasme masyarakat sangat tinggi. Diharapkan dengan hasil tersebut ketika Pemilihan Presiden (Presiden) dapat berlangsung sukses.
“Antusiasme masyarakat sangat tinggi. Diharapkan, dari kondisi tersebut mampu meningkatkan partisipasi masyarakat dalam memilih presiden ketika 9 Juli 2014 nanti,” kata Awang Faroek Ishak saat melakukan video conference di Kantor Gubernur Kaltim, Rabu (9/4).
Dari tiga kabupaten/kota di Kaltim yang melakukan video conference, Awang menilai antusiasme tersebut dapat terlihat dari presentase yang disampaikan masing-masing kabupaten/kota, yakni rata-rata partisipasi masyarakat untuk memilih mencapai 60 persen.
Awang berharap dari presentase tersebut, ketika Pilpres masyarakat dapat lebih antusias dalam memilih calon pemimpin negeri ini. “Saya yakin ketika Pilpres nanti masyarakat sangat antusias memberikan hak pilihnya,” jelas Awang.  
Kabupaten Paser mendapatkan kesempatan pertama menyampaikan informasi kepada Gubernur Awang Faroek Ishak yang disaksikan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) Kaltim.
Melalui Bupati Paser Ridwan Suwidi mengatakan sesuai peninjaua di sejumlah Kecamatan di Paser, bahwa antusias masyarakat memilih mencapai 60 persen dari 176.388 pemilih.
“Dari presentase tersebut kami menilai bahwa antusiasme masyarakat masih tinggi dalam menentukan pilihan wakil rakyat. Meski demikian, masih ada salah satu Tempat Pemilihan Suara (TPS) yang kekurangan lembar kertas suara,” jelasnya.
Kesempatan kedua disampaikan Bupati Berau Makmur Hapk. Dia mengatakan antusias masyarakat Berau sangat tinggi dalam memilih wakil rakyat di daerah maupun di pusat. Meski begitu, kondisi pelaksanaan berlangsung lancar dan aman. “Kami berharap, dari 150.000 pemilih yang sangat antusiasme tersebut juga dapat terjadi pada Pilpres nanti. Selain itu, yang patut disampaikan adalah masih adanya kekurangan surat suara di salah satu TPS di Berau. Diharapkan, pada Pilpres nanti hal ini tidak terjadi,” jelasnya.
Terakhir Walikota Bontang Adi Darma mengatakan sesuai peninjauan dilakukan di Bontang berlangsung kondusif, tertib dan lancar. Antusias masyarakat jika dipresentase mencapai 60 persen dari jumlah pemilih khusus mencapai 118.000 orang.
“Diharapkan dari antusiasme tersebut dapat menekan angka golongan putih di Bontang. Selain itu, mengenai kotak suara dan kertas suara tidak ada masalah. Diharapkan pelaksanaan ini juga lancar ketika Pilpres nanti,” jelasnya.
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kaltim Ida Farida mengatakan adanya kekurangan surat suara terjadi karena disesuai dengan daftar pemilih tetap (DPT) yang disampaikan masing-masing kabupaten/kota ke KPU Pusat.
Sebab, KPU Pusat tidak mencetak lagi surat suara yang telah ditetapkan sebagai Daftar Pemilih Khusus (DPK) oleh masing-masing provinsi.
“Meski begitu, kami sudah menyampaikan informasi kepada masing-masing KPU Kabupaten/Kota se Kaltim dan Kaltara, apabila memang di masing-masing TPS ada yang memiliki kertas suara lebih, maka bisa disampaikan ke TPS yang lain di satu daerah pemilihan (dapil), berdasarkan berita acara yang dilakukan anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS),”pungkasnya. mar

Guru Kembali Demo Balaikota

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Untuk kesekian kalinya para guru yang tergabung dalam Forum Guru Sertifikasi (FGS) Samarinda mendatangi kantor  Pemkot Samarinda di  Balaikota Jl Kusuma Bangsa Samarinda.
Puluhan guru se Kota Samarinda ini menuntut tunjangan seritifikasi yang tertunda dan masih kurang  3 bulan di tahun 2011 dan kurang 2 bulan di tahun 2012 totalnya Rp24 miliar.
Ketua Forum Guru Sertifikasi (FGS) Abu Bakar Hasan mengatakan bahwa aksi ini merupakan aksi  ketiga kalinya.  Aksi para guru tidak berubah yakni menuntut janji Pemkot Samarinda untuk menuntaskan masalah yang menimpa para guru yang hingga saat ini belum terselesaikan .
Para guru pun mengancam akan melakukan aksi boikot pelaksanaan Ujian Nasional (UN) jika pencairan dana sertifikasi yang hingga saat ini tertunda tidak segera direalisasikan.
“Bila memang tidak ada pencairan dana sertifikasi , maka guru mengancam akan memboikot Ujian Nasioanal (UN) yang akan dilaksanakan 14-16 April mendatang,” kata Abu bakar.
Abu Bakar mengatakan  aksi sebelumnya di DPRD Samarinda Agustus 2013 lalu,  Pemkot telah berjanji akan menyelesaikan tunjangan sertifikasi yang belum dibayarkan akan diselesaikan akhir tahun 2013 setelah semua kegiatan pembayaran di tahun 2013 selesai.
Namun hingga saat ini lanjut Abu Bakar pembayaran insentif belum dilaksanakan, bahkan pembayaran insentif tahun 2014 yang hingga saat ini juga belum terbayar sama sekali,
Padahal para guru guru sudah menandatangani  semua berkas yang didiperlukan untuk pencairan insentif.
Para guru juga menyayangkan terbitnya surat terkait sertifikasi para guru yang dinilai tidak manusiawi.  Dimana para guru wanita yang mengajukan cuti hamil dan menunaikan ibadah haji mengharuskan tunjangan sertifikasi diterimanya harus dikembalikan .
"Mohon ditindak lanjuti kembali kebijakan itu karena kebijakan itu jelas merugikan para guru supaya di kemudian hari tidak terjadi pemotongan uang sertifikasi,"kata Abu bakar. ike

Aliansi Mahasisawa Unmul Tolak TPS di Kampus

SAMARINDA,  Poskota Kaltim
Aliansi Mahasiswa Universitas Mulawarman menolak keberadaan Tempat Pemungutan suara didalam Kampus Universitas Mulawarman guna mengakomodir hak-hak mahasiswa yang berasal dari luar kota Samarinda .
Koordinator aksi Aliansi Mahasiswa  Unmul Iwan mengatakan bahwa pembentukan TPS didalam kampus jelas tidak mendasar. Pasalnya,  para perantau yang juga mahasiswa ini sebagian besar telah diakomodir para RT dimana mereka tinggal.
“Untuk apa ada TPS didalam kampus jika seluruh mahasiswa di Kota Samarinda sudah diakomodir ketua RT dimana mereka tinggal, Jadi dirasakan sudah tidak perlu ada TPS didalam kampus,” kata Iwan.
Iwan mengingatkan seharusnya sebagai salah satu Universitas Negeri terbesar di Kaltim,  kampus ini bisa independen dan bersih dari hal hal semacam itu.  Aneh yang dibuat segelintir kelompok menjadikan citra politik semakin buruk.
Seharusnya, kata dia, Pemilu menjadi suatu mekanisme yang bisa dikatakan `pesta demokrasi`  dimana seluruh elemen masyarakat bisa menyampaikan hak pilihnya untuk menentukan masa depan Indonesia 5 tahun kedepan.
Namun dengan dipaksanakannya ada TPS di dalam kampus ini jelas mencoreng independensi kampus, kebijakan ini jelas-jelas telah mencoreng dan menghilangkan jati diri kampus.
Demokrasi kerakyatan yang diingikan seluruh rakyat tapi nyatanya hanya milik segelintir orang, yang hanya milik mereka para elite calon calon penindas bangsa sendiri.
Independensi kampus ini sudah terjajah dengan kepentingan birokrasi terlihat dengan munculnya berbagai persoalan di Kampus yang jelas-jelas mecoreng wajah pendidikkan Unmul. Ironisnya hingga saat ini tidak ada upaya dari pimpinan Universitas Mulawarman untuk menyelesaikan masalah ini.
“Inikan Ironis akibat tidak selesainya kisruh yang terjadi di Kampus Unmul membuat  Dirjen Pendidikan Tinggi Nasional membentuk team Investigasi yakni dari Irjen Dikti untuk melakukan pemeriksaan dan pencarian fakta terkait permasalahan kampus Unmul,” kata Iwan.
Inikan jelas memalukan, sementara pimpinan Unmul Rektorat malah membuat kebijakan yang tidak umum  dan terkesan mengada-ada.
“Dari itu terkait persoalan ini kami meminta rektor menilak secara tertulis mengenai respon terhadap TPS dalam kampus, selain itu Rektor juga harus  menjelaskan alas an apa hingga Dikti mengutus tim investigasi  kami juga meminta agar tim  menyampaikan hasil investigasinya,” tegas Iwan.
Meski tidak berhasil menemui para petinggi Unmul aksi belasan mahasiswa ini akhirnya membubarkan diri.  ike

99 Persen UN di Kaltim Siap Digelar

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Kepala Dinas Pendidikan Kaltim H Musyahrim menyatakan bahwa 99 persen Kaltim siap menyelenggarakan Ujian Nasional (UN) untuk jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat yang serentak dilaksanakan pada 14 April 2014.
Mulai dari distribusi hingga pengamanan soal berjalan dengan baik. Diharapkan dengan kondisi tersebut pelaksanaan UN berlangsung sukses dan lancar. “Semua persiapan untuk penyelenggaraan ujian nasional bagi jenjang SMA sederajat sudah tidak ada masalah. Jadi, 99 persen Kaltim siap melaksanakan ujian nasional. Mulai dari persiapan soal dan lokasi pelaksanaan sudah tidak ada masalah. Termasuk pendataan peserta sudah disiapkan. Bahkan peserta ujian juga telah melaksanakan try out menjelang ujian,” kata Musyahrim di Pendopo Lamin Etam Samarinda, Senin (7/4).
Dari kesiapan tersebut, diharapkan hasil UN peserta juga lebih baik. Apalagi, distribusi soal tidak ada masalah. Bahkan keterlambatan soal dipastikan tidak akan terjadi kembali, seperti 2013.
Karena, distribusi soal untuk remote area atau daerah yang susah dijangkau dengan jalur transportasi telah dilakukan. Dimulai sejak 1 April 2014, yakni di Malinau dan Nunukan, serta Kutai Barat, khususnya di wilayah perbatasan dan terpencil.
“Saat ini, yakni Senin 7 April 2014, distribusi soal kembali dilakukan, yaitu ke daerah non remote area atau yang mudah dijangkau, antara lain Kutai Kartanegara, Bontang dan Kutai Timur. Karena itu, kami yakin semua lancar,” jelasnya.
Antisipasi agar tidak terjadi keterlambatan dan kekurangan naskah soal, maka Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah melakukan distribusi ke masing-masing provinsi, termasuk Kaltim sejak akhir Maret 2014.
Sedangkan pada 11 April ini, distribusi soal ke wilayah Balikpapan dan Samarinda baru dilakukan. Sehingga soal tersebut tidak lama disimpan di Disdik Balikpapan dan Samarinda. “Jadi, 14 April ini peserta didik kami siap melaksanakan UN secara serentak,” jelasnya. mar

Sekkot Ingatkan Pegawai Tidak Golput

Jadi Pemilih Cerdas, Hindari Politik Uang

SAMARINDA, Poskota kaltim
Sekretaris Kota Samarinda Dr Zulfakar Noor mengingatkan kepada seluruh pegawai di lingkungan Pemkot Samarinda, baik PNS maupun tenaga honorer agar menyukseskan pesta demokrasi Pemilu 2014 yang hari pencoblosannya, Rabu (9/4) lusa.
“Sesuai keputusan Presiden, 9 April libur nasional. Kita tidak masuk kantor, tapi kewajiban untuk menyalurkan hak suara dengan datang ke TPS masing-masing. Boleh liburan keluarga, tapi setelah coblos di TPS,” ucap Zulfakar yang juga ketua Korpri.
Untuk itu, ia mengharapkan seluruh pegawai di lingkungan Pemkot Samarinda bisa menjadi teladan dan contoh pada pelaksanaan demokrasi di tengah masyarakat dengan memberikan hak suaranya dalam Pemilu.
“Saya meminta kepada seluruh pegawai supaya tidak golput. Seluruh pegawai harus memberikan hak suaranya sesuai dengan hati nurani. Pilihan boleh berbeda tetapi jangan ada perpecahan, apalagi sesama pegawai dan di lingkungan masyarakat,” pesannya.
Untuk itu, lanjutnya supaya pegawai menjadi pemilih yang cerdas dan menghindari politik uang. “Jangan sampai pegawai jadi teladan jelek dalam Pemilu,” pungkasnya. ike

Jaang Bertekad Lanjutkan Perjuangan Achmad Amin

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Komitmen keras yang ditunjukan mantan Walikota Samarinda Achmad Amin untuk membangun jembatan alternatif mengingat meningkatnya jumlah volume kendaraan yang melintasi jembatan Mahakam yang ada saat ini, akan terus dilanjutkan oleh Syaharie Jaang Walikota Samarinda saat ini.
Syaharie Jaang yang menganggap Achmad Amin sebagai orang tuanya mengaku bahwa perjuangan keras itu harus terlaksana, karena kedepan Samarinda tidak boleh bergantung pada satu jembatan yang ada saat ini, namun perlu ada jembatan-jembatan lainnya hal ini tentunya untuk membuka akses sekaligus pemerataan pembangunan di Kota Samarinda.
”Karena memang proyek jembatan ini pekerjaan Rumah (PR) di kepemimpinan saya bersama wawali Nusyirwan Ismail sebagai tanda penghormatan kami kepada Ayahanda Achmad Amins yang telah berkerja keras berjuang  merencanakan tahap pembangunan jembatan ini dari awal,” jelas Jaang.
Jadi tak ada alasan kata dia berganti kepemimpinan pekerjaan jembatan tidak dilanjutkan. Namun yang terpenting  lanjut Jaang  selesainya  pekerjaan ini  nantinya tidak meninggalkan masalah apalagi sampai menambah ketakutan warga  untuk memanfaatkan.
Untuk itu, kualitas dan volume material bahan baku pendukung tahap pembangunannya sangat penting disini, agar keberadaan jembatan tersebut bisa terus kokoh dari masa ke masa.
Dari itu ia mengharapkan agar kontraktor  baru yang akan mengerjakan proyek bentang pendek jembatan Mahkota 2 , PT Agrabudi Karyamarga selaku kontrakor pembangunan bentang pendek dan panjang bisa menyelesaikan pekerjaannya pada November 2015 mendatang.
”Kita harus kerja mulai sekarang pak Panji, jangan sampai target penyelesaian yang dijanjikan kontraktor  meleset seperti apa yang diharapkan, karena pada intinya kita punya dana untuk mengerjakan tahap dua pembangunan jembatan ini, jangan tunggu cair dulu baru bekerja,” kata Jaang kepada Direktur PT Agrabudi Karyamarga Panji Setyawan dalam sambutannya.
Selama ini, tak banyak yang tau kalau progress pembangunan Mahkota II terus berjalan dan masuk dalam program skala prioritas. Karena keinginan kuat Wali Kota terhadap penyelesaian proyek tersebut sangat beralasan, mengingat keberadaan jembatan itu nanti diharap bisa memacu pertumbuhan ekonomi.
”Itulah maksud diadakannya syukuran dan selamatan ini, tentunya kita  menaruh harapan agar semua pekerja di lapangan selalu mendapatkan perlindungan terlebih diberi keselamatan selama menjalankan aktifitasnya, dengan harapan penyelesaiaan bisa sesuai target,” kata  Jaang.
Sementara itu, menurut Panji Setyawan menyampaikan Mahkota II salah satu jembatan terpanjang di Indonesia yang menggunakan cable-stayed dengan panjang utama 740 meter.
Sejak dikerjakan pada tahun 2003 tahap pertama  jembatan ini sudah menyerap dana Rp385 miliar dalam pembangunannya. Sedangkan tahap dua diperkirakan Rp215 miliar. Dengan demikian, total hingga 2015 mencapai Rp 601,2 miliar. ike

Ribuan Petugas Linmas Amankan Pileg

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Ribuan personil sukarela dari satuan Pengaman Perlindungan Masyarakat (Sat-pam linmas) Pemkot Samarinda senin siang diserahkan kepada kepolisian Poltabes Samarinda untuk mengamankan jalannya pemilu calon legislatif 9 april 2014 mendatang, personil ini akan  disebar ke 1.574 tempat pemungutan suara se-kota Samarinda.
Bertempat di halaman Parkir Segiri Samarinda, Walikota Samarinda mengatakan bahwa personil Linmas ini akan disebar ke 1.574 yang berada 53 kelurahan di 10 kecamatan di kota Samarinda dan bertugas mengamankan TPS hingga penyelenggaran pemilu presiden dan wakil presinden mendatang.
Ribuan Linmas ini merupakan tenaga sukarela yang direkrut dari masyarakat kota Samarinda,  dengan terlibatnya masyarakat diharapankan pelaksanaan pileg 9 april mendatang, khususnya saat pencoblosan bisa berjalan lancar,  serta keikutsertaan masyarakat dalam pemilu mendatang bisa meningkat.
“Kita harapkan dengan kehadiran Linmas ini pelaksanaan agenda lima tahunan bisa berjalan Aman , lancar, kondusif dan masing-masing pihak bisa menerima apapun hasil pemilihan umum,” kata Syaharie Jaang.
Yang utama dari pelaksanaan pemilu adalah berlangsungnya pesta demokrasi dengan baik tanpa hambatan, baik yang menang maupun yang kalah bisa menerima hasil pemilu dengan lapang dada. “Jika pemilu hanya dijadikan ajang perpecahan, untuk apa ada pemilu,” kata Jaang.
Dari itu untuk mengantisipasi gangguan Kamtibmas serta gejolak  dalam masyarakat akibat konflik sosial, dibentuklah Satuan Linmas ini hal ini semata-mata untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.
Situasi Samarinda  yang aman dan damai sekarang ini menjadi perhatian sejumlah investor sehingga  antri untuk menanamkan modalnya di Ibukota Propinsi Kaltim. “Linmas ini dibentuk  bertujuan untuk lebih cepat mengkoordinasikan dan mengatasi segala bentuk ancaman keamanan serta benih-benih konflik, dengan penanganan cepat tentu akan lebih cepat pula pengendaliannya,” katanya.
Tidak hanya Satpam Linmas yang ada saat ini keamanan Pemilu legislatif juga didukung oleh Kepolisian dan Anggota TNI.
“Berdasarkan Instruksi Panglima TNI, anggota TNI yang berada di lapangan bisa diterjunkan untuk pengamanan pelaksanaan Pileg, dari itu saat ini jajaran TNI juga ikut bertanggung jawab terhadap keamanan Kota Samarinda,” kata Syaharie Jaang.
Sementara itu Kapolresta Samarinda Kombes Pol Antonius Wisnu Sutirta mengatakan bahwa situasi Kamtibmas Kota Samarinda menjelang Pemilu 2014 masih terkendali meski suhu politik memanas.
Dari itu  kapolresta  mengimbau agar masyarakat  tetap waspada dan selalu mengedepankan kebersamaan serta mencermati segala informasi. “Sekarang ini informasi berkembang pesat dan cepat, karenanya harus dicerna semua informasi yang diterima agar tidak salah bertindak,” pesanya seraya mengingatkan masyarakat untuk tidak segan-segan melapor ke polisi atau pihak keamanan lainnya jika ada tindakan masyarakat yang dapat menganggu Kamtibmas.
Untuk menjaga jalannya pelaksanaan Pemilu legislatif  Polresta Samarinda  menyiagakan 811 personil polres dan polsek untuk mengkaper 1.574 TPS dan di bantu 4.078 orang personil Linmas. Seluruh personil saat ini di komandoi masing-masing polsek kota samarinda dan di sebar ke sejumlah TPS.
Para petugas Linmas yang telah diserahkan kepada aparat kepolisian ini nantinya akan menempati TPS yang berada disekitar tempat tinggal mereka, dengan pengamanan sistem ini dipastikan bahwa pengamanan pemilu legislatif bisa berlangsung efektif. M4n

Badan Pengelola Islamic Center Diantik

Gubernur: Jadikan IC Sebagai Pusat Peradaban Islam

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Gubernur Kaltim  H Awang Faroek Ishak mengharapkan agar  kepengurusan Badan Pengelola dan Pelaksana Islamic Center (IC) Kaltim periode 2014-2019 mampu melakukan perubahan dan kemajuan, sehingga syiar Islam akan makin terangkat melalui berbagai aktivitas Islamic Center.
“Bangunan yang besar dan megah bahkan masjidnya sebagai 10 besar di Indonesia tidak banyak manfaatnya apabila tidak dikelola dengan baik. Jadikan Islamic Center sebagai pusat peradaban Islam,” kata Awang Faroek Ishak  di Pendopo Lamin Etam, Senin (7/4).
Karena itu lanjut Awang, membangun Islamic Center Kaltim yang sangat besar dan megah akan memberikan manfaat yang besar pula apabila mampu dijadikan pusat ibadah dan kegiatan umat Islam dan masyarakat Kaltim secara umum.
Tentunya, badan pengelola dan pelaksana IC Kaltim tidak mampu bekerja sendiri tanpa dukungan banyak pihak terkait. Koordinasi dan sinergitas dengan berbagai pihak baik pemerintah daerah maupun organisasi kemasyarakatan perlu dibangun.
Maka, Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kaltim dan Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kaltim merupakan pihak-pihak yang sangat erat hubungannya dan saling mendukung keberadaan Islamic Center Kaltim.
“Pentingnya dilakukan revitalisasi pengelolaan dan pelaksanaan kegiatan IC Kaltim dan reaktualisasi fungsi masjid. Tidak hanya Masjid Islamic Center (MIC) tetapi seluruh masjid di Kaltim yang merupakan tugas dan tanggung jawab DMI dalam pembinaannya,” jelasnya.
Selain itu, pengelola dan pelaksana IC Kaltim dalam upaya memakmurkan masjid maka secara rutin melaksanakan kegiatan baik berkaitan dengan amaliah maupun kegiatan keagamaan yang melibatkan organisasi pemuda yang bergerak dibidang keagamaan.
“Pengelola dan pelaksana IC Kaltim bersama PHBI dan DMI sesuai dengan visi dan misi yang diembannya  berperan untuk mewujudkan fungsi masjid sebagai pusat ibadah, pengembangan masyarakat, persatuan umat, peningkatan keimanan dan ketakwaan dalam membentuk akhlak mulia serta kecerdasan umat,” harap Awang Faroek Ishak.
Dalam kesempatan itu Gubernur Awang Fareok Ishak melantik Pengurus PHBI Kaltim yang dipimpin Kepala Biro Sosial Setdaprov Kaltim H Syafrian Hasani serta Pengelola dan Pelaksana Islamic Center Kaltim dipimpin H Sayid Alwi dan H Awang Dharma Bhakti.
Wakil Ketua Umum Pimpinan Pusat DMI,  KH Masdar Farid Mas’udi ikut hadir sekaligus melantik pengurus Pimpinan Wilayah DMI Kaltim periode 2013-2018 yang dipimpin H Bahrani Selamat. mar

Gubernur: Jadilah Pemilih Cerdas

Gunakan Hak Pilih Pada 9 April 2014

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Gubernur Kaltim  H Awang Faroek Ishak diberbagai kesempatan terus mengajak dan memotivasi masyarakat Kaltim menjadi pemilih yang cerdas  dengan menggunakan hak pilihnya pada pesta demokrasi 9 April  untuk memilih wakil rakyat yang berkompeten.
“Kita harus memiliki wakil yang duduk di lembaga legislatif (DPRD) baik daerah maupun pusat. Karenanya, manfaatkan 9 April ini untuk memilih orang-orang yang mampu memperjuangkan masyarakat dan daerah Kaltim. Jadilah pemilih yang cerdas,” pesan  Awang Faroek Ishak kepada media Senin (7/4).
Waktu lima tahun kedepan hanya ditentukan beberapa menit di dalam bilik suara, sehingga masyarakat pemilik hak suara hendaknya mampu menggunakan hak pilih untuk menentukan orang-orang yang memang mempunyai kompetensi (kemampuan) mewakili rakyat.
"Lembaga eksekutif memerlukan dukungan orang-orang yang duduk di lembaga legislatif, dengan kemampuan memimpin dan memperjuangkan nasib masyarakat dan daerah, serta mampu membangun komunikasi dengan lembaga di tingkat pusat,"ujarnya.
Namun terpenting lanjut Awang Fareok, setiap Calon Anggota Legislatif (Caleg) harus memiliki kemampuan berkomunikasi dengan segala pihak baik kepada masyarakat, pemerintah daerah maupun pusat serta memiliki pandangan atau pola pikir membangun daerah dan masyarakat.
“Caleg-caleg yang ada sekarang ini harus berlomba-lomba membangun trust (kepercayaan) masyarakat. Caranya dengan  menunjukkan kinerja didukung moral dan visi jauh kedepan tentang bagaimana membangun daerah agar lebih baik,”tandasnya.
Menurut Awang, lembaga legislatif dan eksekutif  adalah lembaga yang sangat berperan dalam mencapai target pembangunan untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat. Sehingga, kompetensi dan komunikasi serta visi yang dimiliki setiap anggota lembaga legislatif ikut menentukan tercapainya program-program pembangunan yang ditetapkan pemerintah.
“Kalau lembaga legislatif kita kuat dan bersama pemerintah daerah serta didukung seluruh komponen masyarakat, percepatan pembangunan dapat diwujudkan dan kesejahteraan rakyat dapat dicapai,” ungkapnya
Menurut Awang Faroek, Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden harus disukseskan. Karena dengan pesta demokrasi yang langsung, umum, bebas, rahasia dan bermartabat diharapkan dapat melahirkan para pemimpin bangsa yang berkualitas yang dalam kepemimpinannya mampu membawa ke arah pembangunan dan kehidupan masyarakat, bangsa dan negara yang lebih baik dari yang dicapai saat ini.
Kesusksesan pelaksanaan Pemilu tentunya  tergantung dari partisipasi aktif  semua pihak, baik pemerintah maupun masyarakat. Dari sisi pemerintah harus gencar melakukan sosialisasi pelaksanaan pemilu di semua wilayah, terutama wilayah perbatasan, pedalaman dan terpencil, sehingga warga mengetahui bahwa ada pemilu untuk menentukan pemimpin negara untuk lima tahun kedepan. Dan yang tidak kalah penting adalah peranan masyarakat. Awang Faroek menyebut dengan partisipasi aktif masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya, tentu saja mencerminkan kehidupan berdemokrasi yang baik di Kaltim. Karena, dengan tingkat partisipasi pemilu yang tinggi, pemimpin yang terpilih juga benar-benar mewakili rakyat untuk menyuarakan kepentingan rakyat di dewan baik daerah maupun tingkat pusat.
“Kita semua harus dapat berpartispasi aktif untuk mewujudkan Pemilu damai dan aman di Kaltim. Dan kita juga harus bisa menjaga suasana Kaltim yang kondusif untuk pembangunan yang lebih baik,” pungkasnya. mar

BPD Kaltim Siap Bantu Usaha UPPKS Kaltim

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Upaya meningkatkan perekonomian masyarakat melalui pemberdayaan ekonomi keluarga. Bank Pembangunan Daerah (BPD) Kaltim siap membantu kegiatan usaha keluarga yang terhimpun dalam kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera (UPPKS), melalui Asosiasi Kelompok UPPKS (AKU).
Kesiapan tersebut, setelah dilakukan penandatanganan kesepakatan bersama atau Memorandum of Understanding (MoU)  oleh Direktur Utama BPD Kaltim Zainuddin Fanani dengan Plt Kepala Perwakilan BKKBN  Kaltim  Yenrizal Makmur di sela-sela Musda Asosiasi Kelompok UPPKS di Samarinda, Kamis (3/4).  .
Dalam kesempatan itu, Zainuddin  Fanani mengatakan,  penyaluran modal kerja untuk mengembangkan berbagai usaha ekonomi produktif masih sedang dalam persiapan dan diharapkan bantuan ini berjalan lancar dan kelompok  UPPKS mampu mengembangkan usaha ekonomi produktif yang anggotanya mencapai 14 ribu orang se Kaltim.
"Sedangkan besarnya bantuan dana bergulir, akan dilihat dari proposal peminjam tetapi namanya kredit harus dimaklumi tentunya perlu proses sesuai dengan payung hukum.
"Kalau program ini berjalan tentunya kesejahteraan masyarakat Kaltim bakal meningkat, mengenai besarnya bantuan  kita alokasikan sesuai kebutuhan, usaha yang dilakukan" ujarnya.
Sementara itu, Plt Kepala Perwakilan BKKBN  Kaltim  Yenrizal Makmurdi mengatakan, saat ini masih banyak keluarga prasejahtera yang perlu bantuan modal usaha untuk meningkatkan kesejahteraan.
Karena itu BKKBN Kaltim berterimakasih kepada BPD Kaltim yang akan  memberikan bantuan modal usaha kepada keluarga prasejahtera dalam bentuk bantuan dana bergulir.
Dijelaskan saat ini Kelompok UPPKS di Kaltim, mencapai 727 kelompok yang teersebar di 15 kabupaten dan kota. Dia berharap melalui program ini mampu  meningkatkan pendapatan masyarakat lebih baik. john

Pembangunan Jalan Poros Palaran Terus Dilanjutkan

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Pembangunan jalan poros Palaran sepanjang 18 kilometer untuk menghubungkan Pelabuhan Terminal Peti Kemas (TPK) Palaran dengan anggaran sekitar Rp358 miliar yang berasal dari APBD Provinsi Kaltim,sesuai kontrak fisik sudah rampung dengan kondisi cor beton. Namun demikian,masih ada sebagian titik yang tertinggal belum dikerjakan karena terhalang permintaan ganti rugi pembebasan lahan.
Demikian dikatakan kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kaltim HM Taufik Fauzi pada pelantikan Pengurus Islamic Centre, Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kaltim dan Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kaltim  di Pendiopo Lamin Etam, Senin (7/4).
"Kalau dilihat dari presentasenya kecil dibanding masyarakat yang melepaskan lahannya tanpa ganti rugi untuk pembangunan jalan. Kondisi ini tentunya tidak dibiarkan begitu saja, tetapi akan dilakukan pendekatan kepada masyarakat agar tanah tersebut dilepas untuk kepentingan publik sehingga kedepan jalan itu benar-benar terwujud menjadi dua jalur mulai dari jembatan Mahakam hingga pelabuhan peti kemas Palaran," ujarnya.
Untuk itu masyarakat diminta bersabar dan bagi yang tetap ngotot meminta ganti rugi untuk introspeksi diri bahwa pembangunan yang dilaksanakan dinikmati masyarakat banyak serta demi peningkatan ekonomi masyarakat.
"Sekarang ini setelah jalan poros Palaran dibuat dua jalur perkembangan ekonomi sangat luar biasa dan pembangunan tidak akan berhenti, Pemprov Kaltim akan terus membangun diberbagi bidang," ungkapnya.
Terkait keluhan masyarakat tentang  tiang listrik yang menghalangi jalan tepatnya di jalan Bung Tomo saat ini sebagian sudah mulai dicabut oleh pihak PLN. Sehingga kekhwatiran tingginya angka kecelakaan dikawasan tersebut mampu diminimalisir.
"Keluhan masyarakat sudah direspon pihak PLN, tentunya PU juga merasa lega karena selama ini ada yang menuding tidak ada koordinasi dabn saling menyalahkan," ungkapnya. john

Gubernur Kaltim Bersyukur Kampanye Pemilu Aman

SAMARINDA,Poskota Kaltim
Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak merasa bersyukur selama pelaksanaan kampanye pemilu legislatif (Pileg) sejak 16 Maret hingga 5 April  di Kaltim secara umum berlangsung lancar, aman dan tertib.
"Saya bersyukur masa kampanye selama 3 minggu ini secara umum  telah terlaksana dengan baik, aman dan tertib. Setiap partai politik sudah berupaya maksimal untuk mengkampanyekan visi dan misinya dan menjaga konstituennya untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban," kata Gubernur Awang Faroek Ishak usai pelantikan pengurus Masjid Islamic Centre  di Pendopo Lamin Etam, Senin (7/4).
Menurut Awang, kondisi ini mengartikan bahwa  semua parpol sudah dewasa dan berpikir cerdas tentang makna arti demokrasi. Keamanan dan ketertiban yang telah dapat dijaga dengan baik selama masa kampanye, harus tetap menjadi tekad bersama untuk terus dijaga dan dipertahankan.
Ia juga mengimbau kepada seluruh pimpinan elemen-elemen baik parpol maupun masyarakat, untuk ikut bersama-sama menjaga tahapan proses demokrasi ini agar dapat berlangsung dengan tertib, aman dan lancar
"Saya berharap pada pemungutan suara pada 9 April juga berjalan  aman dan terrtib serta jujur adil dan rahasia (Jurdil),"ujarnya.
Dia juga mengingatkan kepada para generasi muda agar jangan lupa mengunakan hak pilihnya dan jangan golput dan berharap tingkat partisipasi masyarakat saat memilih diatas 70 persen.
"Siapapun yang terpilih akan kita dukung, karena mereka nanti wakil rakyat yang dipilih rakyat," ujarnya.
Awang juga mengungkapkan pada 9 April nanti setelah melakukan pencoblosan akan keliling meninjau TPS-TPS di Samarinda maupun di Kutai Kartanegara (Kukar), sedangkan Wakil Gubernur (Wagub) HM Mukmin Faisyal bersama Kapolda Kaltim Irjen Pol Dicky A Totoy dan Pandgam VI Mulawarman Mayor Jenderal TNI Dicky Wainal . Usman direncanakan keliling TPS-TPS di kota Balikpapan dan Kabupaten Panajam Paser Utara (PPU).
Sementara itu Plt Sekprov Kaltim H Rusmadi  juga mengingatkan kepada para PNS tidak golput dan berkewajiban mendorong bagi anak-anak maupun istri dan tetangga  untuk  datang ke Temopat Pemungutan Suara (TPS) pada 9 April nanti karena satub suara akan menentukan nasib masa depan bangsa, karena satu suara menentukan masa depan Kaltim  pada khususnya serta Indonesia pada umumnya.
Selain mewanti-wanti tidak golput saat Pemilu nanti, Sekprov juga berharap para PNS agar memilih caleg yang bersih dan cerdas dengan mencoblos yang benar.
"Seluruh PNS bisa menyalurkan hak politiknya dengan baik dan PNS harus menjadi contoh, dan harus ikut dan berperan dalam menyukseskan pemilu dengan memilih wakil rakyat sesuai pilihannya," ujarnya. john

Kaltim Segera Miliki Dua Kabupaten Baru

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Asisten I Sekrpov Kaltim Aji Sayid Faturrahman menjelaskan Kalimantan Timur segera memiliki Daerah Otonom Baru (DOB), yaitu Kabupaten Berau Pesisir Selatan dan Kabupaten Pesisir Selatan. Kepastian ini menyusul terbitnya Amanat Presiden (Ampres) sebagai pengantar Rancangan Undang Undang (RUU) tentang pembentukan 65 DOB se-Indonesia, diantaranya berada di Kaltim.
"Kaltim segera memiliki dua kabupaten baru yaitu  Kabupaten Berau Pesisir Selatan dan Kabupaten Pesisir Selatan segera terbentuk. Ampresnya sudah terbit tahun ini (2014,Red). Sekarang sedang dalam tahap pembahasan pemerintah dengan DPR untuk disahkan menjadi UU," jelas  Aji Sayid Faturrahman ketika berbincang dengan wartawan beberapa hari lalu.
Menurut Fatur, RUU tentang pembentukan DOB tersebut sedianya dibahas medio Maret ini. Legislator Senayan mematok target akan mengejar percepatan pembahasannya paling lambat 6 Maret tadi. Namun, padatnya agenda DPR memaksa rencana pembahasannya dilaksanakan setelah pemilu legislatif 9 April. Paling tidak sebelum habis masa jabatan DPR periode 2009 - 2014, RUU harus sudah disahkan menjadi UU.
Dengan demikian diharap dapat mempercepat pencapaian tujuan pembentukan DOB. Yakni, meningkatkan kualitas pelayanan publik dengan memperpendek rentang birokrasi, meningkatkan daya saing daerah dan meningkatan kesejahteraan masyarakat.
"Jika berkaca DOB yang ada, rata-rata menunjukan keberhasilan yang ingin dicapai dalam pembentukan DOB. Harapan pemerintah, DOB yang baru juga berhasil membawa perubahan itu," katanya.
Ditambahkan, selain DOB Berau Pesisir Selatan dan Paser Selatan, Presiden juga menerbitkan Ampres pengantar RUU pembentukan 19 DOB yang salah satu diantaranya calon DOB Kota Sebatik di Kaltara.
Untuk diketahui, calon DOB Berau Pesisir Selatan diantaranya meliputi Kecanatan Biduk Biduk, Tali Sayan dan Biyatan. Sedangkan Calon DOB Paser Selatan meliputi wilayah Kecamatan Batu Sopang, Muara Komam, Muara Samu, Batu Engau serta Tanjung Harapan.
“Untuk calon DOB Kota Sebatik diantaranya meliputi wilayah Kecamatan Sebatik Timur dan Sebatik Utara,” tandasnya.  mar

Ajak Masyarakat Tidak Golput

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Anggota DPRD Kota Samarinda, M Fachmi Azuari,meminta kepada semua elemen masyarakat dan penyelenggaran pemilu legislatif dengan pemilu yang jujur, adil, dan damai dengan meminta mereka "tidak golput" dan ikut mengawal jalannya pesta demokrasi ini.
"Pada dasarnya semua pihak menghendaki adanya pemilu yang jujur, aduil dan damai dengan torehan hasil pesta demokrasi untuk membangun kota Samarinda dengan sejahtera," ujar Fachmi, Minggu (6/5) kemarin.
Dia mengemukakan, pemilu damai yang didukung seluruh partai politik yang bertarung dalam pesta demokrasi ini merupakan kepentingan bersama seluruh elemen bangsa sehingga dia menyambut komitmen semua parpol yang mengikuti deklarasi dan pawai kampanye berintegritas.
"Deklarasi pemilu damai sudang didengungkan oleh semua parpol. Berbagai kirab maupun kampanye damai juga sudah dilaksanakan dengan berbagai acara disuguhkan. Hal ini menunjukkan bahwa kota Samarinda kondusif," katanya.
Menurutnya, parpol-parpol yang berkampanye dari 16 Maret hingga 5 April telah mengerahkan aneka kegiatan, mulai kirab mobil hias, pelayanan kesehatan, kerba bakti, gotong royong dan sebagainya merupakan bagian dari upaya menunjukkan kepada masyarakat bahwa partainya layak mendapat dukungan.
"Pemilu legislatif pada 9 April dan pemilihan presiden pada 9 Juli merupakan kesempatan bagi warga kota Samarinda untuk memiliki harapan baru bagi kesejahteraan mereka," tuturnya.
"Karenanya kita sudah meminta para buruh untuk tidak golput Golput, katanya, bukan merupakan pilihan bijak bagi warga Samarinda. Karena proses pesta demokrasi merupakan bagian dari upaya membangun kota Samarinda yang aman, adil dan maksmur.
Mengawali masa kampanye, KPU Kota Samarinda menggelar kampanye damai dengan karnaval partai politik peserta Pemilu 2014. Hal ini dilakukan sebagai upaya mendorong asyarakat meningkatkan partisipasinya menggunakan hak pilih pada pemilu 9 April mendatang.
"Kegiatan karnaval peserta pemilu ini merupakan agenda nasional yang diselenggarakan secara serempak. Acara ini untuk menyukseskan Pemilu 2014 yang bertujuan meningkatkan partisipasi pemilih," kata Fachmi.
Dia katakan, tahun 2014 merupakan tahun politik, yakni perhelatan besar penyelenggaraan Pemilu anggota DPR, DPD, dan DPRD maupun Pemilu Presiden dan Wakil Presiden.
"Melalui penyelenggaraan Pemilu 2014 kita semua berharap tatanan kehidupan politik dan pemerintahan semakin lebih baik yang muatannya akan berdampak pada peningkatan kesejahteraan dan ketenteraman dan keadilan masyarakat," katanya.
Dia berharap, pelaksanaan pemilu 9 April nanti dapat berjalan  secara demokratis dan damai dengan mentaati ketentuan hukum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku dengan memegang teguh moral dan etika politik serta mengedepankan rasa persatuan dan kesatuan.  "Karena demokrasi pada dasarnya adalah persatuan dan kesatuan," pungkasnya. tha/adv

BKKBN Kaltim Mesti Kejar 5 Target

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Plt Kepala Perwakilan BKKBN Kaltim H.Yenrizal Makmur mengatakan, ada lima ketertinggalan  yang harus dikejar BKKBN Kaltim pada pencapaian Target Kontrak Kinerja  Provinsi (KKP) pada 2013.
“Tidak tercapainya lima target tersebut menyebabkan BKKBN Kaltim mendapatkan raport merah sehingga  harus diperbaiki,” ujar Yenrizal Makmur pada pertemuan sosialisasi kebijakan dan informasi  program kesehatan reproduksi  di Samarinda ,akhir pekan lalu.
Ia menjelaskan, lima target yang tidak tercapai  itu  yakni  menekan  Laju Pertumbuhan Penduduk (LPP), menekan angka kelahiran (TFR), tingkat pemakaian alat kontrasepsi (CPR), kebutuhan ber KB tidak terlayani (unmet need) serta ASFR.
Menurutnya untuk mengejar target tersebut agar BKKBN Kaltim tidak lagi mendapatkan raport merah, maka pada tahun 2014, BKKBN Kaltim harus bekerja keras  menurunkan LPP semula  1,49 menjadi 1,1, TFR semula 2,8 menjadi 2,1, CPR semula 57,9  menjadi 65, unme need semula  8,6 persen  menjadi 5 persen dan angka kelahiran menurut umur atau ASFR semula 15-19 tahun  48 per seribu menjadi 30 per seribu perempuan.
Selain itu  Yenrizal mengungkapkan pada kesepakatan MDG’s  Angka  Kematian  Ibu  (AKI)  di Indonesia harus diturunkan menjadi 102 per seratus ribu kelahiran hidup pada 2015.
Berdasarkan hasil SDKI  tahun 2007  semula  228 per seratus ribu kelahiran hidup ternyata pada tahun 2012 justru naik menjadi 354 per seratus ribu.  Sehingga harus menurunkan separuhnya  dalam jangka waktu tiga tahun.
"Kematian ibu melahirkan  seharusnya dapat dicegah apabila dapat mengatasi faktor-faktor penyebabnya  baik secara langsung dan tidak langsung. Penyebab  langsung antara lain pendarahan sebesar 30 persen dan eklamasia  sebesar 25 persen," ujarnya.
Sedangkan  penyebab tidak langsung  karena faktor 4 T yaitu  Terlalu muda  melahirkan,Terlalu tua  melahirkan , Terlalu  dekat jarak kelahiran dan Terlalu banyak melahirkan.
Sementara itu  ketua pertemuan sosialisasi kebijakan dan informasi  program kesehatan reproduksi, Muhammad Hatta mengatakan berdasarkan hasil pemantauan perwakilan BKKBN Kaltim pelayanan KB pascapersalinan  dan keguguran pada tahun 2013 di 21 rumah sakit pemerintah, 1 puskesmas rawat inap dan 30 rumah sakit swasta.
“Dari total 52 rumah sakit  dan  4 rumah sakit yang tidak melaporkan disebabkan  tidak ada pelayanan pasca persalinan dan keguguran,” katanya.
Muhammad Hatta menambahkan jika melihat hasil laporan pada tahun 2013 dari 52 rumah sakit yang melahirkan sebanyak 30.088, rata-rata  ber KB setelah pasca persalinan hanya 30,45 persen dari jumlah yang melahirkan sebesar 9.162 orang. Jika dibandingkan pada tahun 2012 sebesar 21,41 persen ada kenaikan sebesar 8,04 persen. john

Pemprov Kaltim Bentuk Posko Pemantau Pemilu

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Kepala Kesbangpol Kaltim Yudha Pranoto menjelaskan, Pemprov Kaltim membentuk Posko Tim Pemantau Pemilu dalam upaya mengawal pelaksanaan pesta demokrasi lima tahunan ini. Unsur keanggotaannya lintas sektor. Mulai dari jajaran SKPD Kaltim terkait, TNI dan Polri, serta forum-forum persatuan mayarakat yang ada di Kaltim.
“Posko Tim Pemantauan Pemilu nantinya menjadi pusat informasi kondisi daerah selama pelaksanaan tahapan pemilu. Kapan pun pimpinan (gubernur dan wakil gubernur,red) atau siapa saja yang ingin mengetahui situasi daerah bisa cari info di sini,” kata Yudha Pranoto kepada media usai  memimpin rapat pembagian tugas pemilu di Kantor Gubernur Kaltim, Jumat (4/4) lalu.
Secara teknis, Posko Tim Pemantauan Pemilu yang berkantor di Desk Pemilu lorong lantai II Kantor Gubernur ini akan menerapkan sistem piket perkelompok bagi unsur keanggotaannya. Sehingga selalu ada petugas yang bisa melayani permohonan maupun menerima informasi dari masyarakat.
“Posko ini bertugas hingga H plus 5 Pemilu Legislatif. Tapi menjeleng Pilpres lanjut lagi,” katanya.
Sedangkan unsur keanggotaan dibagi menjadi lima kelompok. Kelompok satu terdiri Inspektorat Wilayah Kaltim, Kanwil Hum dan HAM Kaltim, Kanwil BPN Kaltim, Biro Perbatasan, Penataan Wilayah, dan Kerjasama Setprov Kaltim, Korem 091 ASN, dan Badan Kesbangpol Kaltim.
Untuk kelompok dua, Bappeda Kaltim BPBD Kaltim, Dinas PU Kaltim, Biro Pemerintah Setprov Kaltim, Asisten Intelijen Kejati Kaltim dan Badan Kesbangpol Kaltim. Kelompok tiga Dispora Kaltim, Disnakertrans Kaltim, Dinsos Kaltim, Biro Hukum Setprov Kaltim, BINDA Kaltim dan Badan Kesbangpol Kaltim.
Kemudian kelompok empat terdiri dari Dishut Kaltim, Distamben Kaltim, Biro Humas dan Protokol Setprov Kaltim,  Polda Kaltim, dan Badan Kesbangpol Kaltim. Serta kelompok lima terdiri Dinkes Kaltim, Dishub Kaltim, Diskominfo Kaltim, Satpol PP Kaltim, Asisten Operasional Kodam VI Mlw, Kominfo dan Badan Kesbangpol.
Menurut Yudha, pembentukan posko tim bertujuan membangun sinergitas pemangku kepentingan dalam menyukseskan Pemilu. Kondisinya kemauan setiap organisasi susah diprediksi, meskipun sama-sama  punya tujuan menyukseskan Pemilu.
“Dengan tim diharap dapat menyatukan pandangan dan langkah guna kesukseskan Pemilu. Namanya juga tim terpadu. Jadi menyatukan satuan tugas masing-masing instansi yang sama-sama diamanatkan mengawal pelaksanaan pemilu,” katanya.
Selain menyukseskan Pemilu, Yudha juga berharap tim ini mampu mempertahankan predikat peringkat terbaik dalam pelaporan gangguan keamanan dalam daerah yang diperoleh Kaltim.
"Ini bisa terwujud jika didukung kecepatan sistem pelaporan kondisi keamanan daerah di setiap kabupaten/kota se Kaltim.
Ditambahkan, pada 9 April 2014 diharapkan agar  seluruh masyarakat yang sudah terdaptar kiranya  dapat berduyun-duyun penuh antusias datang ke TPS (Tempat Pemungutan Suara) untuk menggunakan hak pilihnya secara aman tanpa adanya tekanan dari pihak manapun.
“Dengan harapan, adanya partisipasi politik masyarakat yang tinggi dalam Pemilu 2014, baik secara kuantitas maupun kualitas. Sehingga, Pemilu 2014 akan dapat menghasilkan para wakil rakyat yang mempunyai legitimasi yang kuat serta amanah dalam menjalankan tugasnya,” ucapnya.
Yudha mengajak kepada seluruh masyarakat Kaltim untuk memanfaatkan sebaik-baiknya Pemilu dengan memberikan pemahaman dan penyadaran kepada masyarakat akan pentingnya menegakkan demokrasi dengan menyalurkan aspirasi.
“Jangan sampai masyarakat kita tidak peduli pada Pemilu dan menjadi Golongan Putih (Golput), karena pilihan terbaik kita akan sangat menentukan bagi kelangsungan jalannya pemerintahan dan pembangunan di masa yang akan datang,” pungkasnya. mar

Pemprov Laksanakan V-Con Pantau Pemungutan Suara

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Kepala Diskominfo Kaltim Abdullah Sani mengatakan, Pemprov Kaltim mengagendakan Video Conference (V-Con) atau konferensi video jarak jauh antara Gubernur Kaltim bersama Bupati Berau, Bupati Paser dan Walikota Bontang. V-Con dilaksanakan untuk memantau pelaksanaan pemungutan suara pemilu legislatif di tiga daerah tersebut.
“Tahun ini kita (Diskominfo,Red) kembali diberi tanggung jawab menyelenggarakan V-con pemantauan pemungutan suara pemilu legislatif 9 April. Pak Gubernur ingin mendengar langsung kondisi pemungutan suara dari kepala daerah beserta FKPD dan unsur terkait di wilayah tersebut,” kata Abdullah Sani kepada media akhir pekan lalu
V-Con, sebut dia, dilakukan pukul 13.00 wita atau tepat setelah pemungutan suara berakhir. Itu dimaksudkan agar Bupati/Walikota bisa melaporkan rinci informasi terkini mengenai kondisi daerahnya kepada Gubernur saat V-Con.
Terkait persiapan, Sani mengaku telah mengutus staf bidang TI untuk berkoordinasi dan melakukan persiapan di tiga kabupaten/kota tersebut. Termasuk mengecek kesiapan peralatan penunjang dan penetapan lokasi pelaksanaan v-con.
“Saat pelaksanaan pun akan tetap diturunkan tim guna memudahkan koordinasi dengan teknisi di Kantor Gubernur, termasuk memastikan V-con berjalan lancar,” sebutnya.
Menurut Sani, Diskominfo sebelumnya sudah pernah fasilitasi v-con Gubernur dengan beberapa Bupati/walikota Kaltim dan Kaltara untuk memantau pemungutan suara pemilu Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim 2013.
“Alhamdulillah berjalan lancar. Mudahan v-con tahun ini juga berjalan lancar dan tidak menemui kendalai berarti,” harap Sani. mar

Tujuh DAS di Kaltim Masuk Prioritas I

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Tujuh dari 31 Daerah Aliran Sungai (DAS) di Kaltim masuk dalam prioritas I, untuk segera mendapatkan penanganan. Hal ini
diungkapkan Dosen Fakultas Kehutanan, Universitas Mulawarman (Unmul), Prof Sigit Hardwinarto, usai mengikuti diskusi revitalisasi peran dan kontribusi, komunitas kehutanan Kaltim, Sabtu (5/4) lalu.
Tujuh DAS tersebut yakni DAS Mahakam, DAS Kandilo (Kabupaten Paser), DAS Manggar (Balikpapan), DAS Bontang, DAS Sangatta, DAS Tarakan, dan DAS Nunukan.
"Mahakam masuk prioritas I bersama enam DAS lainnya di Kaltim. Kapuas juga masuk prioritas I," kata Sigit, usai diskusi yang digagas Forum Komunikasi Komunitas Kehutanan Kalimantan Timur (FK4T) kepada wartawan belum lama ini.
Kriteria yang digunakan untuk menentukan prioritas tersebut antara lain tutupan lahan, indeks pembangunan di tiap DAS, hingga kawasan lindung di area DAS tersebut.
"DAS ini sangat erat kaitannya dengan kerusakan lingkungan maupun hutan. Karena erosi dan banjir ini berasal dari DAS," kata Sigit.
Laju pembangunan yang tidak dapat diimbangi dengan program rehabilitisi menjadi salah satu faktor penyebab degradasi lingkungan. "Luasan lahan terbuka terus meningkat, sementara kecepatan rehabilitasi lebih kecil. Keduanya berjalan beriringan, tapi rehabilitasi lahan ini selalu tertinggal," jelasnya.
Diakui Sigit, lahan hutan di Kaltim terus terdesak oleh kepentingan pembangunan. Untuk itu, katanya, diperlukan penataan wilayah yang tepat agar proses pembangunan berjalan berimbang dengan daya dukung lingkungan.
"Prinsip dalam tata ruang ialah proporsionalitas. Contoh di DAS Mahakam, hutan posisinya di mana? Berapa luasnya? Bukan anti tambang atau perkebunan, tapi proporsinya harus tepat. Misalkan di Hulu Mahakam dengan Formasi Balikpapan yang berarti banyak batubara dengan kalori yang menggiurkan, ya tidak boleh ditambang. Tambang dan perkebunan mungkin bisa di daerah tengah DAS atau di hilir," jelas Sigit yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Terpadu (Timdu) penyusunan Rencana Tata Ruang Wilayah Perubahan (RTRW-P) Kaltim.
Sigit mengungkapkan, luas hutan di Kaltim saat ini mencapai 14,5 juta hektare. Sementara, total luas daratan Kaltim berkisar 21 juta hektare. Semula, Pemprov Kaltim mengusulkan sekitar 2,5 juta hektare Kawasan Budidaya Kehutanan (KBK) dikonversi menjadi Kawasan Budidaya Non Kehutanan (KBNK) atau Area Penggunaan Lain (APL). Namun, dari usulan tersebut, timdu RTRW-P hanya menyetujui sekitar 400 ribu hektare KBK yang bisa dialihfungsikan.
"Kami tidak bisa melepaskan 2,5 juta KBK menjadi KBNK atau APL. Karena timdu sendiri punya prinsip dan kriteria untuk mengubah kawasan hutan. Jadi hasil kajian timdu, hanya 400 ribu hektare saja yang bisa dialihfungsikan," katanya.
Sementara, diskusi FK4T menghasilkan Deklarasi Ulin Arya yang salah satu butir deklarasinya bakal menyusun platform pembangunan kehutanan Kaltim. Platform ini diharapkan menjadi acuan implementasi kebijakan pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya alam dan sumber daya hutan di Kaltim.
"Kami akan melakukan kajian, pemantauan, dan bila perlu pengawasan yang terkait dengan pembangunan kehutanan Kaltim," tegas
Agung Nugraha dari FK4T. M4n

Pamtas Amankan Miras dan Senjata

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Petugas pengaman perbatasan dari Batalyon Infanteri 100 / Raiders kembali sukses menggagalkan upaya penyelundupan senjata dan ratusan kaleng minuman keras ilegal.
Operasi diadakan di perbatasan darat wilayah Desa Long Midang, Kecamatan Krayan Induk, Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara 5 April 2014. Anggota Pos Long Midang dipimpin Letda Inf Amat melaksanakan sweeping rutin di pos pemeriksaan. Sekitar pukul 17.35 wita melintas mobil Toyota Figo bernomor polisi QMW 8505 berasal dari Kampung Lawas, Malaysia dengan tujuan Long Bawan.
Setelah dilaksanakan pemeriksaan secara mendetail terhadap kendaraan tersebut, ditemukan satu pucuk senjata penabur (sejenis shotgun yang digunakan untuk berburu), 3 butir amunisi dan 624 kaleng miras illegal dengan merk Carlsberg.
Supir mobil tersebut atas nama Sdr. Amir Ating, 30 thn, berjenis kelamin laki-laki berasal dari Kampung Lawas Malaysia ikut diamankan sementara  beserta barang bukti ke Pos Long Midang.
Penemuan barang ilegal tersebut kemudian dilaporkan kepada Dansatgas. Sehingga pada pukul 20.00 wita, terduga pemilik dan barang bukti miras illegal tersebut kemudian diserahkan kepada Polsek Krayan. Sedangkan satu pucuk senjata penabur dan 3 butir munisi masih diamankan di Pos Long Midang.
Pasiter Satgas Lettu Inf Abraham Prihadi dihubungi melalui telpon selulernya mengatakan bahwa penangkapan minuman keras ini adalah yang kelima kalinya dalam masa penugasan yang sudah berlangsung tepat selama 3 bulan.
Penangkapan pertama di Sei Ular, Simanggaris, kemudian 2 kali penangkapan di Pos Long Midang, Krayan dan satu kali penangkapan di Nunukan. Namun, penyitaan senjata illegal merupakan yang pertama kalinya dari 9 kali kasus kegiatan illegal yang berhasil digagalkan Satgas.
Di tempat terpisah Dansatgas Pamtas Yonif 100/Raider Letkol Inf Safta Feryansyah menegaskan bahwa selain fokus dalam mengamankan patok-patok perbatasan negara, Satgas Pamtas Yonif 100/Raider juga akan selalu berusaha keras mencegah mencegah terjadinya penyelundupan dan kegiatan illegal di perbatasan kedua negara. M4n

Caleg Bisa Dipidana

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Masih banyaknya baleho caleg dan partai politik yang menghiasi kota Samarinda dianggap sebagai perilaku culas dan tidak taat aturan oleh sebagian masyarakat samarinda,  merekapun berharap agar para caleg dipidanakan.
Seperti Minggu (6/4) kemarin, meski memasuki masa tenang jelang pemilihan umum legislatif di kota Samarinda ternyata masih terlihat ribuan Baleho dan Poster para calon legislatif dan partai politik di sejumlah jalan protokol kota Samarinda.
Baliho dan Poster para caleg tidak hanya yang terpampang di Bilboard namun juga disejumlah tempat seperti di tiang listrik, tiang telpon,  pepohonan peneduh yang berada di median jalan, bahkan juga di pagar kantor pemerintah yang sedang dipugar oleh pemerintah yakni kantor BKD di jalan M Yamin Samarinda.
Beberapa caleg yang sudah menurunkan balihonya ternyata tidak melakukan dengan benar,  meski telah diturunkan, sampah baliho masih ditinggalkan dilokasi.
Sementara itu sejak berakhirnya masa kampanye partai politik, petugas Satuan Pamong Praja telah mengamankan ribuan baliho milik para caleg yang terpampang di jalan protokol yang berada dikawasan perkotaan.
Baliho tersebut dikumpulkan di halaman kantor Satpol pp untuk kemudian dimusnahkan.
Selamet Salah seorang petugas Satpol PP kepada Poskota Kaltim mengatakan bahwa baliho dan poster milik para caleg ini diamankan mengingat tahapan kampanye politik sudah berakhir.
Namun banyaknya atribut parpol aupun baliho caleg yang dipasang pada saat kampanye membuat petugas Satpol PP dan Penwaslu tidak memilki kemampuan untuk dapat menurunkan seluruh atribut seluruh caleg maupun parpol tersebut. Dari itu seharusnya ini merupakan tanggung jawab partai politik dan Caleg.
"Parpol harus menurunkannya sendiri, jangan hanya pasang saja terus tinggal alias tidak bertanggungjawab," kata Selamet.
Sementara itu Direktur Pokja 30 Carolus Tuah menegaskan bahwa yang bertugas membersihkan alat peraga kampanye para caleg dan partai politik bukan Satpol PP ataupun Panwaslu.
Para caleg dan partai politik yang bertanggung jawab membersihkannya,  dan jika mereka sengaja membiarkan balihonya terpampang hingga masa tenang ini maka caleg tersebut tidak pantas di pilih, karena bisa dikatakan bahwa celeng tersebut dengan sengaja membuang sampah di sejumlah tempat di kota Samarinda. Akibatnya para caleg bisa dipidanakan karena melanggar Perda tentang sampah di kota Samarinda.
"Karena melanggar Perda sudah sepantasnya diajukan pidananya. Nama para Caleg tersebut dirilis di media sebagai politisi hitam yang tidak peduli terhadap lingkungan, dan bukan tidak mungkin ini merupakan bukti bahwa mereka juga tidak amanah jika dipercaya sebagai wakil rakyat," kata Tuah kepada Poskota Kaltim di kantornya minggu (6/4) kemarin.
Namun perlu keberanian dari pemerintah untuk menjerat para calon anggota legislatif ke jalur hukum, apalagi jika ternyata baliho yang banyak melanggar adalah milik partai yang berkuasa.
Saat ini tinggal bagaimana masyarakat untuk memilih wakil mereka,  apakah pantai caleg yang demikian dipilih untuk mewakili masyarakat,  belum menjadi anggota legislatif saja mereka sudah lupa dengan balihonya, apalagi nanti jika sudah jadi mungkin pemilih mereka juga terlupakan. M4n

Eksploitasi Anak Wajib Diberantas

Penanganan Masalah Anak Terlantar dan Anjal di Kaltim


SAMARINDA, Poskota Kaltim
Pemerintah dan masyarakat memiliki peran dalam penanganan masalah anak terlantar dan anak jalanan di Kaltim. Karena itu, pemerintah, baik provinsi dan kabupaten/kota, serta masyarakat wajib membrantas ekploitasi terhadap anak, sehingga tidak ada lagi yang berkeliaran di jalan-jalan.
Karena itu, mengenai anak terlantar dan anak jalanan, pemerintah mendapat kewajiban dan tanggung jawab memberikan rehabilitasi sosial, jaminan sosial, pemberdayaan sosial dan perlindungan sosial sebagai perwujudan hak tersebut.
“Untuk mendukung itu, maka hubungan komunikasi dan kerja yang sinergis antara pemerintah daerah dan komponen masyarakat, baik Organisasi Masyarakat (Ormas) dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) sangat diperlukan dalam penanganan masalah anak terlantar dan anak jalanan (Anjal),” kata Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak dalam sambutan yang disampaikan Kabid Penanganan Bencana Konflik Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kaltim Roni Infransyah saat pembukaan fasilitasi pelaksanaan pengamanan sosial kemasyarakatan anak terlantar, anak jalanan di Aula Kesbangpol Kaltim, Kamis (3/4).
Fasilitasi penanganan tersebut sangat diperlukan, sehingga kebijakan Pemerintah dalam rangka penanganan masalah sosial kemasyarakatan dan anak terlantar, serta anak jalanan dapat ditangani.
Dengan adanya hubungan komunikasi tersebut, diharapkan terlaksana mediasi dalam memberikan solusi permasalahan-permasalahan sosial kemasyarakatan dan anak terlantar, serta anak jalanan. Sehingga masalah tersebut tidak meluas di berbagai daerah di Kaltim.
Menurut dia, meski kemajuan pembangunan dan tingkat kesejahteraan masyarakat makin meningkat, namun Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Kaltim sampai tahun 2013 masih sebesar 8,87 persen atau belum mencapai target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2009-2013 sebesar 7,42 persen.
Sedangkan presentase penduduk miskin selama 5 tahun mengalami penurunan, pada 2008 persentase penduduk miskin sebesar 9,51 persen, sedangkan pada 2013 turun menjadi 6,06 persen. Hal ini melampaui target RPJMD 2013 sebesar 7 persen dan RPJM Nasional 2014 sebesar 8-10 persen, bahkan melampaui target MDGs 2015 yang sebesar 7,5 persen.
”Pengangguran dan kemiskinan secara langsung juga berpengaruh pada meningkatnya jumlah anak-anak terlantar dan anak jalanan, walaupun setelah dilakukan pendataan di lapangan diketahui sebagian besar anak terlantar dan anak jalanan tersebut berasal dari luar Kaltim,” jelasnya.
Seperti diketahui, tidak semua pendatang dari luar Kaltim berhasil mendapatkan pekerjaan, sebagian yang tidak memiliki skill (keahlian) menjadi pengangguran dan menjadi miskin yang tentu akan menjadi beban daerah.
Bahkan, isu-isu strategis nasional juga menjadi perhatian Pemprov Kaltim seperti menyangkut masalah kemiskinan dan pengangguran, peningkatan jumlah lanjut usia (lansia), bencana alam, konflik horizontal, perubahan tata nilai masyarakat akibat arus informasi, pendidikan, kesehatan, agama, masalah kualitas dan kuantitas Pe-nyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS), termasuk dengan masalah anak terlantar dan anak jalanan.
”Sehubungan dengan itu, Pemprov Kaltim melaksanakan program-program pro poor dan pro rakyat seperti program bantuan dan perlindungan sosial untuk kategori penduduk sangat miskin. Program pemberdayaan masyarakat untuk penduduk miskin dan program pemberdayaan Usaha Mikro dan Kecil (UMK) untuk penduduk hampir miskin yang dilakukan secara benar dan tepat sasaran serta berkelanjutan,”pungkasnya. mar

Penanganan Banjir Terganjal Pembebasan Lahan

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Gubernur Kaltim H Awang Faroek Ishak menegaskan, Pemprov Kaltim menaruh perhatian besar agar permasalahan banjir di ibukota Kaltim bisa teratasi dengan baik, yang  telah mengalokasikan  anggaran sejak 2011 lalu untuk pengendalian banjir di Samarinda ini sebesar Rp 605 milar. Namun sayangnya, alokasi dana yang disiapkan tidak terserap baik. Ini karena adanya kendala pembebasan lahan yang belum tuntas. Sehingga membuat penanggulangan banjir belum teratasi maksimal.
"Hal itu menjadi tanggung jawab Pemkot Samarinda, dimana anggaran sudah ada. Tapi proyek penanganan banjir belum selesai hingga saat ini, karena Pemkot Samarinda tak mampu membebaskan lahan,”kata Awang Faroek pada Rembuk Banjir di Polder Air Hitam, Selasa (1/4) lalu.
Secara khusus,  Awang Faroek menguraikan langkah-langkah komitmen dan  konsisten Pemprov Kaltim untuk membantu penanganan banjir di Samarinda. Dimana sejak 2011 hingga 2013, Pemprov Kaltim telah menyiapkan anggaran tidak kurang dari Rp605 miliar untuk penanganan banjir di Samarinda.
"Sayang, dana multiyears contract tersebut hanya terserap tidak lebih dari separuhnya saja,"tandasnya.
Ditambahkan, Persoalan terbesarnya adalah pembebasan lahan yang masih sulit diselesaikan oleh Pemkot Samarinda akibat harga jual dan nilai ganti rugi yang sangat tinggi yang ditawarkan para pemilik lahan. Bahkan tidak jarang, pada titik-titik yang akan dibebaskan itu, sudah berdiri bangunan-bangunan kokoh yang juga menuntut nilai pembebasan yang sangat tidak sebanding dari nilai jual objek pajak (NJOP).
"Mengapa anggaran Rp605 miliar yang kita siapkan tidak bisa terserap seluruhnya,  Itu diantaranya, akibat tidak tuntasnya pembebasan lahan. Masalahnya memang tidak sederhana. Dananya ada, tetapi tidak bisa digunakan karena lahannya tidak bisa dibebaskan karena tuntutan ganti rugi yang terlampau tinggi," papar Awang Faroek.
Menurutnya, Pemprov Kaltim dan Pemkot Samarinda akan terus bekerja keras untuk mengatasi persoalan banjir ini. Oleh karenanya, diharapkan partisipasi dan kerjasama yang baik dari masyarakat dalam pembebasan lahan maupun dalam pola hidup tidak membuang sampah sembarangan, termasuk ke sungai.
"Masalah banjir ini dari dulu juga sudah kita pikirkan. Tapi harus kita akui, bahwa untuk pengendalian banjir memang banyak kendalanya di lapangan. Ada beberapa hal ditangani langsung Pemprov untuk mendukung Pemkot menangani permasalahan banjir. Diantaranya pembangunan drainase dan saluran air, serta berbagai upaya pengendalian banjir lainnya. Namun, cukup banyak kegiatan yang tidak bisa berjalan lancar karena berbagai kendala yang salah satunya lahan,"pungkas Awang Faroek. mar

Karyawan Kertas Nusantara Ancam Tak Pilih Prabowo

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Karyawan PT Kertas Nusantara (sebelumnya PT Kiani Kertas) sepakat tak memilih calon presiden Prabowo Subiakto pada Pemilihan Presiden nanti. Ancaman ini dilakukan lantara ribuan karyawan di perusahaan bubur kertas di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur itu belum terima gaji selama lima bulan, periode November 2013 - Maret 2014.
Ketua SP KAHUT PT Kertas Nusantara Indra Alam mengatakan para buruh sempat menyampaikan uneg-uneg soal tuntutan hak karyawan ini. Bahkan para buruh kata dia telah memiliki rencana akan menggelar aksi di Bundaran HI pasca Pemilihan Legislatif 9 April nanti.
"Kalau masalah karyawan tak diselesaikan mau tak mau niat itu akan terwujud, kami tak akan memilih Pak Prabowo," kata Indra Alam.
Indra Alam mengatakan PT Kertas Nusantara sangat erat kaitannya dengan calon presiden dari Partai Gerindra Prabowo Subiakto. Menurut dia seluruh karyawan perusahaan site Mangkajang Kabupaten Berau ini mecapai 1.200-an karyawan. Ditambah lagi pekerja outsourching sekitar 200 orang.
Soal rencana aksi, Indra Alam menyatakan tekad karyawan sudah bulat jika hak karyawan belum terpenuhi oleh perusahaan. Memilih di Jakarta alasan Indra Alam karena aksi di daerah dirasa sudah cukup. Toh kata dia, hingga kini masalah karyawan belum juga terselesaikan.
"Di Berau sudah cukup kami aksi, kami akan ke Jakarta agar masalah ini segera rampung. Di daerah bisa saja ada yang ditutup-tutupi," kata dia.
Tak hanya gaji karyawan, masalah lain yang dirasa merugikan karyawan masalah pembayaran asuransi Jamsostek untuk karyawan. Menurut dia, soal jamsostek masalahnya justru lebih lama. Samapi sekarang karyawan masih belum masuk dalam asuransi pekerja.
"Kami berharap Pak Prabowo ber-empati atas nasib karyawannya, kami sangat perlu untuk bertahan hidup," kata Indra Alam. M4n

Ratusan Mantan Karyawan PT HJP Minta Gaji ke Kantor Polisi

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Gara gara surat kaleng yang diterima sebagian mantan karyawan PT Harimas Jaya Plywood soal pembayaran gaji, mantan karyawan perusahaan milik buronan kepolisian atas kasus ilegal logging, ratusan mantan karyawan langsung mendatangi markas Komando Kepolisian Polresta Samarinda di Jl Untung Surapati, Kamis (3/4) kemarin.
Ratusan mantan karyawan ini menuntut pembayaran gaji yang hingga saat ini belum mereka terima. Padahal berdasarkan hasil sidang di PN Samarinda maupun hasil Kasasi Mahkamah Agung aset perusahaan itu telah dikuasai kurator.
"Aset itu saat ini telah diamankan kurator, dan seharusnya siapapun yang ingin kembali menguasai aset ini harus berhubungan dengan Pengadilan Niaga di Surabaya, dan bukan malah memerintahkan preman untuk mengambil aset ini," kata Hamansyah salah seorang penasehat hukum mantan karyawan.
Menurut dia, harusnya mereka taat hukum, bukan justru memerintah para preman untuk menjaga aset yang jelas-jelas asetnya telah diambil alih oleh pengadilan niaga Surabaya untuk dilakukan pelelangan guna membayar berbagai tunggakan perusahaan yang belum dibayarkan oleh perusahaan. "Saat ini ada 403 orang mantan karyawan PT Harimas Jaya yang belum menerima haknya," kata Harmansyah.
Sebelumnya, Yono mantan Karyawan PT Harimas Jaya Plywood Samarinda menjelaskan bahwa meski pengadilan Negeri Samarinda hingga Mahkamah agung telah menetapkan bahwa aset milik PT Hartati Jaya Plywood yang dinyatakan Pailit oleh PT niaga surabaya sebagai hak mantan karyawan.
Namun hingga kini puluhan karyawan PT Hartati Jaya Plywood masih menunggu kejelasan nasibnya meminta pihak kurator mengembalikan aset perusahaan bernilai miliaran rupiah yang dijualnya. Pasalnya akibat penjualan tersebut para karyawan belum menerima upah hingga saat ini.
Bahkan beberapa cara telah dilakukan mantan karyawan termasuk dengan melaporkan kasus hukumnya kepada ketua KPK, Kapolri dan Kejagung itu berharap agar ketiga lembaga tersebut peduli dengan nasib yang dialami para karyawan yang hingga kini masih terkatung-katung.
"Kami sudah menunggu selama empat tahun untuk mendapatkan hak kami
kenyataannya sampai sekarang hak tersebut belum diberikan," kata Yono.
Yono mengatakan bahwa peristiwa yang menyebabkan para karyawan menderita itu bermula dari penjualan aset perusahaan yang dilakukan Ferdie setiono selaku kurator PT HJP. Saat itu Ferdie beralasan penjualan itu untuk membantu para karyawan mendapatkan haknya.
Namun setelah semua aset perusahaan PT Hartarti terjual semua hak-hak karyawan justru tidak diberikan, parahnya lagi yang bersangkutan mengatakan bahwa aset perusahaan habis untuk membayar pengadilan.
"Ferdie Sethiono selaku Kurator yang bertugas menjual aset perusahaan berdalih bahwa aset perusahaan dibayarkan ke Hakim agar perusahaan dinyatakan pailit," kata Yono.
Yang jadi pertanyaan kami benarkah pejabat pengadilan menerima uang penjualan aset perusahaan tersebut seperti diakui Ferdie Sethiono.
Karyawan juga mempertanyakan alasan Ferdie Sethiono meminta iji menjual aset perusahaan lainnya yang nilainya mencapai miliaran rupiah padahal aset itu tidak termasuk dalam objek sengketa antara perusahaan dengan karyawan.
"Kami menilai bahwa Ferdie berupaya memanfaatkan nama kami mantan karyawan HJP yang saat ini masih belummenerima hak-hak kami untuk kepentingan dia pribadi," kata Yono.
Yono mengaku sebagai wakil karyawan ia sengaja menuliskan surat tertanggal 16 maret 2014 yang meminta kepada aparat penegak hukum untuk segera bertindak dan prihatin terhadap nasib kami yang menderita akibat persoalan ini.
" kami khawatir dengan permintaan itu akan menyeret para karyawan dalam tindakan melawan hukum. kini hingga saat ini masih menderita dari itu kami minta agar kami tidak itambah penderitaannya," jelas Yono. M4n

HIV/AIDS Mulai Serang Rumah Tangga

130 Orang Terdeteksi di Samarinda
 
SAMARINDA, POskota Kaltim
Memprihatinkan saat ini para Penderita HIV AIDS di Samarinda sudah mulai merambah ke lingkungan rumah tangga, Ironisnya saat ini jumlahnya juga tidak sedikit.
Dari data yang dirilis Mahakam Plus  sebuah LSM pemerhati HIV AIDS, mengungkapkan ada sebanyak 130 rumah tangga di Samarinda  yang telah terindikasi  penderita virus mematikan ini.
"Jumlah itu sangat memprihatinkan dan Pemkot Samarinda sangat serius menanggapi hal itu," kata Nusirwan Ismail Wakil Wali Kota Samarinda saat melakukan audensi bersama pengurus Mahakam Plus belum lama ini.
Nusirwan mengingatkan bahwa Virus HIV biasanya paling banyak menyerang pada kelompok orang tertentu, seperti pekerja Seks Komersial, namun pada kenyataan sekarang sudah merambah ke lingkungan keluarga, khususnya rumah tangga.
“Melihat angka penderita tadi, maka pengurus dari Mahakam Plus menemui saya agar pemerintah sedianya memberikan rumah singgah kepada penderita sebagai langkah penanganan sebelum dirujuk ke rumah sakit pemerintah,” kata Nusyirwan.
Nusirwan mengatakan bahwa memang di Kota Samarinda telah memiliki satu rumah singgah yang memang khusus di siapkan untuk penderita ODHA sebutan untuk orang penderita HIV Aids di Kota Samarinda, namun saat ini kenyataanya rumah singgah yang dimiliki orang Samarinda saat ini juga dimanfaatkan oleh orang Kutai Kartanegara dan Kutai Timur.
Dari itu lanjut Nusyirwan idealnya Rumah Singgah dimaksud yang menyiapkan adalah Pemerintah Provinsi.
Namun sebagai  ketua Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Samarinda Nusirwan mengaku dengan dilemparnya hal ini ke Propinsi bukan berarti Pemkot Samarinda tutup mata akan hal ini.
Sesambil menampung aspirasi yang disampaikan dari pengurus Mahakam Plus untuk diteruskan ke Dinas Sosial Provinsi. Maka untuk  penanganan jangka pendek sambung Ketua PMI Kaltim Pemkot Samarinda ini akan membantu menyewakan rumah singgah sementara.
”Khusus bagi penderita yang memiliki kepedulian tinggi yang ingin sembuh dari virus ini,” lanjutnya.
Agar penderita tidak terus bertumbuh di lingkungan rumah tangga, Wawali berharap relawan dari Mahakam Plus untuk memberikan penjelasan maupun edukasi dan informasi agar virus ini tidak terus menyebar ke lingkungan keluarga seperti anak  maupun istri.
”Untuk itu edukasi maupun informasi ini perlu juga disoalisasikan di lingkungan PNS juga kepada kader PKK di kelurahan agar bisa mengetahui bahayanya virus ini apabila masuk di lingkungan rumah tangga,” urainya.
Terpenting pesan Nusyirwan, masyarakat tidak boleh mendiskriminasikan seseorang yang terindikasi terserang HIV AIDS. M4n

Dua Pemain Pusan Berusaha Lolos ke Timnas

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Dua pemain Putra Samarinda (Pusam) yakni  Aldaer Makatindu dan Loudrey M Setiawan berupaya keras bisa lolos dalam seleksi Timnas U-23 menuju Asian Games di Incheon, Korea Selatan.
Pada laga uji coba melawan Srilanka, Aldaer menjadi salah aktor kesuksesan timnas dengan sumbangan tiga golnya membuat Indonesia menang 5-0.
“Bisa mencetak gol di setiap pertandingan memang sangat membahagiakan. Apalagi kalau tim menang. Namun bagi saya adalah bagaimana saya bisa main bagus di setiap kesempatan. Apalagi saat ini masih dalam tahap seleksi,” terang  Aldaer dihubungi dari Samarinda, Kamis (3/4).
Di Timnas U-23 saat ini, nama Aldaer bisa dikatakan menjadi salah satu andalan. Pasalnya tak banyak striker muda berpengalaman lolos seleksi tahap kedua ini. Arsitek tim Aji Santoso jelas berharap banyak pada Aldaer.
Namun Aldaer mengaku tak mau jemawa dengan apa yang sudah dilakukannya. Pengalaman pahit saat tersisih dari tim SEA Games Vietnam tahun lalu, dijadikannya pemicu untuk tampil lebih baik lagi saat ini.
“Semua pemain dalam tim sekarang punya kesempatan sama. Artinya kami bisa saja bertahan dan terdepak dari persaingan. Pelatih sudah mengatakan itu pada kami. Makanya perlu kerja lebih keras untuk menembus tim utama,” ujarnya.
Aldaer bukan satu-satunya pemain asal Pusam yang lolos seleksi tahap kedua. Masih ada nama Loudry Meilanan Setiawan di posisi gelandang. Namun di uji coba lawan Srilanka, Loudry hanya bermain di babak kedua.
Menurut Loudry hal yang dibutuhkannya saat ini adalah kepercayaan pelatih agar bisa diturunkan disetiap laga uji coba.
"Kalau saya diberikan kepercayaan oleh pelatih, maka saya akan berupaya tampil sebaik mungkin, karena saya berharap bisa masuk dalam tim inti,"jelas Loudry.
Dikatakan Loudry, dirinya memang pernah menjalani seleksi timnas sebelumnya yakni timnas U-23 SEA Games, meski sayangnya pada saat itu tidak berhasil lolos seleksi. at

Taekwondo Kaltim Matangkan Persiapan Kejurnas

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Pengurus Provinsi  Taekwondo Kaltim tengah mematangkan persiapan atletnya yang dipersiapkan mengikuti kejurnas di Bandung pada 1-4 Mei 2014 mendatang.
Sekretaris Umum Pengprov Taekwondo Indonesia (TI) Kaltim Alfons T Lung di Samarinda,Kamis, mengatakan, Kaltim akan mengikuti semua kelas di kejurnas dari seni tarung, dan poomsee.
Untuk kelompok kyurugi (tarung) senior dipertandingkan 8 kelas putra dan putri. Kemudian kelompok junior 10 kelas putra dan putri.
“Selain itu kami juga mengikuti empat kelas untuk nomor poomsae atau seni gerak,” jelas Alfons.
Dikatakan Alfons, belum lama TI Kaltim menggelar kejurprov sekaligus ajang seleksi di Balikpapan. Dari kejurprov itu, saat ini Bidang Binpres TI sedang melakukan seleksi kemudian pemanggilan atlet.
Menurut mantan taekwondoin nasional ini, Binpres sudah mengantongi sejumlah nama namun belum diserahkan ke pengurus.
“Karena dalam proses pertimbangan pelatih dan binpres,” tambahnya.
Hanya saja kemungkinan besar taekwondoin yang diturunkan merupakan atlet yang tergabung dalam program Gugus Utama Kaltim Emas.
Dijelaskan Alfons, atlet yang dipersiapkan di  program Gugus juga sebagian besar menjadi juara di kejurprov. Alfons melanjutkan, setelah terpilih mereka akan menjalani pemusatan latihan di Dojang Taekwondo.
Untuk target di kejurnas, Alfons mengatakan saat ini belum ditetapkan. Mengenai target akan diputuskan dalam rapat pengurus.
“Kalau soal target, belum ada rapat sampai ke sana. Lagi pula kejurnas juga masih lama,” tegasnya. at

Pasar Kedondong Diharapkan Tingkatkan Perekonomian Warga

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Keberadaan bangunan baru Pasar Kedondong di Jl Ulin, Kecamatan Sungai Kunjang, yang diperkirakan akhir bulan ini sudah bisa ditempati para pedagang, diharapkan akan mampu menopang perekonomian warga. Lebih dari itu pasar yang dibangun murni Investor ini akan mampu meningkatkan perekonomian warga Kota Samarinda.
"Ini sebagai bentuk perkembangan kota Samarinda dalam upaya meningkatkan perekonomian warga dengan adanya bangunan baru di Pasar Kedondong ini," ujar anggota DPRD Kota Samarinda, M Fachmi Azuari, Kamis (3/4) kemarin.
Menurutnya, secara konkret Pasar Kedondong nantinya merupakan arena bertemunya pembeli dan penjual. Secara ekonomi, keberadaan pasar tersebut lebih dititikberatkan pada kegiatan jual belinya dimana akan ada penjual, pembeli, adanya barang atau jasa yang diperjualbelikan.
"Dengan demikian akan terjadinya kesepakatan antara penjual dan pembeli. Disinilah faktor meningkatnya perekonomian warga," kata dia.
Politisi Partai Demokrat ini mengatakan dalam kegiatan distribusi, pasar berfungsi mendekatkan jarak antara konsumen dengan produsen dalam melaksanakan transaksi. Dalam fungsi distribusi, pasar berperan memperlancar penyaluran barang dan jasa dari produsen kepada konsumen.
"Maka akan tercipta harga pasar, yaitu kesepakatan harga antara penjual dan pembeli secara langsung. Ini akan berdampak pada harga yang tiodak terlalu mahal dan akan dapat langsung dirasakan oleh penjual dan pembeli," katanya.
Dia juga mengatakan, pasar merupakan sarana paling tepat untuk ajang promosi. Pelaksanaan promosi dapat dilakukan dengan cara memasang spanduk, membagikan brosur, membagikan sampel.
"Cara promosi semacam ini akan dengan cepat diserap oleh konsumen dan cepat pula direspon. Disinilah enaknya keberadaan pasar, termasuk Pasar Kedondong," katanya.
Saat ini, Dinas Pasar kota Samarinda tengah melakukan sosialisasi kepada para pedagang untuk proses pemindahannya. Karena apabila sudah beroperasi, rencananya Pasar yang dibangun murni Investor ini  akan diresmikan Wali Kota Samarinda pada pertengahan Mei nanti.
Menurut Kepala Dinas Pasar H Sulaiman Sade, Pasar kendodong baru yang mengusung konsep tradisional modern tersebut  mampu menampung sebanyak 646 pedagang . Dimana selain menyiapkan beberapa kios, pasar dua lantai ini sambung Sulaiman juga menyediakan 151 lapak untuk pedagang sayur mayur.
“Keberadaan pasar ini memang kita harapkan tujuannya untuk mewujudkan pasar yang bersih dan rapi di kota Samarinda yang selama ini dianggap terkesan kumuh,” ungkapnya.
Pihaknya kini tengah melakukan sosialisasi kepada pedagang yang sebelumnya menempati lokasi lama agar segera bersiap pindah ke lokasi yang baru. Mengingat untuk harga jual petak antara Pedagang dan pengelola juga sudah ada SK Wali kota yang mengatur. tha

Bankaltim Sepakat Bantu Usaha UPPKS Kaltim

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Dalam rangka meningkatkan perekonomian masyarakat melalui pemberdayaan ekonomi keluarga. Bankaltim  sepakat untuk membantu kegiatan usaha masyarakat kurang mampu yang terhimpun dalam kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera (UPPKS) dengan asosiasinya Asosiasi Kelompok UPPKS (AKU).
Kesepakatan bersama atau Memorandum of Understanding (MoU)  dituangkan pada penandatangan bersama antara Direktur Utama Bank Pembangunan daerah (BPD) Kaltim Zainuddin Fanani dengan Plt Kepala Perwakilan BKKBN  Kaltim  Yenrizal Makmurdi sela-sela Musda Asosiasi Kelompok UPPKS di Samarinda, Kamis (3/4).
Dikesempatan itu, Zainuddin  Fanani mengatakan,  penyaluran modal kerja untuk mengembangkan berbagai usaha ekonomi produktif masih sedang dalam persiapan dan diharapkan nantinya bantuan ini berjalan lancar dan kelompok  UPPKS mampu mengembangkan usaha ekonomi produktif apalagi anggotanya mencapai 14 ribu orang se Kaltim.
"Sedangkan besarnya bantuan dana bergulir, akan dilihat dari proposal peminjam tetapi namanya kredit harus dimaklumi tentunya perlu proses sesuai dengan payung hukum. Tentunya setelagh proses awal melalui MoU kemudian dilanjutkan ketahap sosialisai.
"Kalau program ini berjalan tentunya kesejahteraan masyarakat Kaltim bakal meningkat, mengenai besarnya bantuan  kita alokasikan sesuai kebutuhan," ujarnya.
Sementara itu, Plt Kepala Perwakilan BKKBN  Kaltim  Yenrizal Makmurdi mengatakan, saat ini masih banyak keluarga prasejahtera di daerah itu butuh bantuan modal usaha dalam rangka meningkatkan kesejahteraannya.
Karena itu BKKBN Kaltim berterimakasih kepada Bankaltim yang akan  memberikan bantuan modal usaha kepada keluarga prasejahtera tersebut dalam bentuk bantuan dana bergulir agar masyarakat tersebut tidak lagi mengalami kesulitan hidup.
Dijelaskan saat ini Kelompok UPPKS di Kaltim sebanyak  727 kelomopok yang teersebarv di 14 kabupaten dan kota.
Ia berharap disalurkannya bantuan dana bergulir kepada UPPKS di Kaltim mampu  meningkatkan pendapatan masyarakat prasejahtera agar kesejahteraannya dapat lebih meningkat.
"tentunya semakin berkembang usaha UPPKS semakin baik pula  usaha para angotanya kelompoknya," ujarnya.
Dijelaskan, masyarakat yahng tergabung dalam UPPKS juga akan diberikan pelatihan dalam rangka memotivasi usaha, meningkatkan keterampilan usaha, kewirausahaan dan kemitrausahaan agar dapat lebih meningkatkan kesejahteraannya. john

One Map One Data Atasi Tumpang Tindih Lahan

SAMARINDA , Poskota Kaltim
Banyak permasalahan yang dihadapi Pemprov Kaltim dalam program pembangunan. Salah satunya tumpang tindih lahan yangvhingga saat ini tercatat mencapai 742 kasus. Untuk mengatasi hal tersebut, Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak berinisiatif membuat  One Map One Data (satu peta dasar) yang menyatukan semua peta untuk acuan tiap sektor, khususnya berkaitan perijinan. Melalui program ini diharapkan tidak terjadi lagi persoalan tumpang tindih lahan dan perijinan.
“Tumpang tindih lahan adalah masalah serius. Untuk mengatasi permasalahan itu, salah satu upaya yang dilakukan Pemprov Kaltim melalui instansi terkait adalah menyiapkan program One Map One Data,” jelas Faroek saat acara Musrenbang RKPD 2015 di Lamin Etam, Rabu (2/4) lalu.
Ditambahkan, pemerintah mengupayakan penerbitan satu peta yang akan membantu  kepastian lahan. Adanya kepastian lebih mendorong minat investor menggelontorkan investasi ke Kaltim. Hal ini dilakukan terkait kepastian hukum lahan. Untuk itu, Pemprov akan bekerjasama dengan Badan Informasi Geospasial (BIG) untuk melakukan pemetaan wilayah. Pentingnya penyelesaian kasus tumpang tindih dikarenakan  pembangunan Kaltim akan semakin berkembang pesat. Lahan adalah kunci awal investasi bisa masuk ke Kaltim.
“Kasus tumpang tindih lahan berkaitan dengan investasi dan pertumbuhan ekonomi. Jika tidak bisa diselesaikan, maka akan berdampak buruk. Apalagi jumlah kasusnya hingga ratusan dan tersebar di kabupaten/kota,” jelasnya.
Dijelaskan juga, Pemprov Kaltim bersikap tegas dalam penertiban perijinan tambang, perkebunan dan kehutanan. Menerbitkan moratorium yang intinya melarang bupati/walikota menerbitkan ijin baru tambang, perkebunan dan kehutanan.
“Saat ini, Pemprov Kaltim telah membentuk tim terpadu untuk mengaudit ijin tambang, perkebunan dan kehutanan yang sudah diterbitkan. Tentunya bekerjasama dengan Polri, Kejaksaan dan BPN,” pungkasnya.
Awang Faroek meminta kepada seluruh instansi terkait di lingkungan Pemprov Kaltim dan pemerintah kabupaten/kota yang dilintasi jalur kereta api kalimantan, yakni Kutai Barat, Paser, Penajam Paser Utara dan Balikpapan, agar dapat memberikan dukungan penuh dan mensukseskan pembangunan rel kereta api  garapan Borneo Railways.
“Ini jangan dilihat kerjasama antara Kaltim dengan Borneo Railways, tetapi antara Pemerintah Indonesia dengan Rusia. Ini kerjasama antar dua negara. Sehingga semua permasalahan terkait pembangunan rel kereta api sepanjang sekitar 192 kilometer ini harus diselesaikan secepat mungkin. Mari kita sukseskan pembangunan kereta api ini,” tandasnya.
Menurut dia, semua permasalahan yang ada harus diinventarisir, terutama terkait pembebasan lahan yang selama ini kerap menjadi masalah utama dalam pelaksanaan proyek pembangunan infrastruktur di beberapa wilayah Kaltim. Best practice yang dapat ditiru, sebut dia, seperti apa yang dilakukan Pemkab Kutai Timur, dimana untuk progres pembebasan lahan untuk pembangunan rel kereta api Muara Wahau-Lubuk Tutung (135 kilometer) sudah mencapai 95 persen.
“Di Kutim sosialisasi kepada masyarakat sudah dilakukan, sehingga masyarakat berbondong-bondong mendatangi kantor lurah dan camat untuk mendapatkan kompensasi lahan mereka yang terkena jalur kereta api. Pembebasan lahan ini penting, jangan sampai menjadi masalah pada saat akan dimulai pembangunan proyek ataupun dikemudian hari,” sebutnya. mar

Kabupaten/Kota Diimbau Bentuk Tim Seleksi

Penyaluran Bantuan Beasiswa Kaltim Cemerlang 2014

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Mulai April tahun ini, Pemerintah Kabupaten/Kota se Kaltim dan Kaltara diminta untuk segera membentuk tim seleksi penyaluran bantuan beasiswa Kaltim Cemerlang. Sehingga tidak terlalu lama dalam penyelesaian atau penyaluran tersebut. Termasuk tim seleksi di Perguruan Tinggi (PT).
Melalui bantuan tersebut diharapkan Kaltim mampu menciptakan Sumber Day Manusia ( SDM ) yang andal dari putra-putri asal Kaltim dan Kaltara.
“Kami berharap mulai bulan ini, Pemerintah Kabupaten/Kota sudah membentuk tim seleksi yang mengelola penyaluran bantuan beasiswa Kaltim Cemerlang 2014,” kata Asisten Bidang Kesejahteraan Rakyat Setprov Kaltim H Bere Ali di Kantor Gubernur Kaltim, Kamis (3/4).
Setelah terbentuk tim seleksi dan telah diterbitkan surat keputusan (SK) bupati dan walikota, diharapkan tim tersebut dapat segera melakukan seleksi. Karena, saat ini penyaluran beasiswa ada tiga kategori, yakni diatur dari kabupaten/kota se Kaltim dan Kaltara, diatur melalui kuota perguruan tinggi se Kaltim dan Kaltara dan kategori bersifat khusus.
Sifat khusus tersebut, antara lain bantuan beasiswa bagi mahasiswa Sang Hyang Seri, Institut Teknologi Kalimantan (ITK), Institut Seni Buda Indonesia (ISBI) dan mahasiswa Belarus.
“Tapi, yang terpenting adalah seleksi yang dilakukan pemerintah kabupaten/kota. Sebab, secara simbolis untuk kabupaten/kota sudah diserahkan oleh Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak,” jelasnya.
Karena itu, perlu segera mungkin pemerintah kabupaten/kota untuk membentuk tim seleksi. Karena, dari seleksi tersebut ada yang harus menunggu momentum. Misal, untuk bantuan beasiswa bagi siswa berprestasi dari jenjang SD-SMA, harus menunggu hasil Ujian Nasional (UN), sehingga baru bisa didata siapa yang berhak menerima bantuan beasiswa berprestasi.
Selain itu, untuk kuota dari kategori kabupaten/kota dan perguruan tinggi penerimaan berkas dilakukan secara manual. Tidak lagi menggunakan sistem online. Meski begitu, panitia tim seleksi dari Pemprov Kaltim tetap memberikan bimbingan teknis kepada kabupaten/kota dan perguruan tinggi untuk petugas operatur penginput data dari berkas yang masuk.
“Setelah kabupaten/kota dan perguruan tinggi melakukan seleksi, maka selanjutnya bupati dan walikota menerbitkan surat keputusan penetapan penerima bantuan beasiswa melalui APBD Provinsi Kaltim 2014. Selanjutnya, berkas dan SK tersebut yang dikirim ke Pemprov Kaltim yang selanjutnya sebagai bahan pemerintah provinsi untuk menerbitkan SK Gubernur Kaltim tentang penetapan penerima bantuan beasiswa tersebut,”paparnya. mar

Kaltim Siap Tuan Rumah MTQ Nasional 2016

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Menindaklanjuti Surat Gubernur Kaltim pada 2009 yang disampaikan kepada Menteri Agama, Asisten Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Kaltim H Bere Ali menyatakan kesiapan Kaltim untuk menjadi tuan rumah perhelatan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat nasional pada 2016.
Pernyataan tersebut disampaikan kembali dihadapan Wakil Menteri Agama Nasarudin Umar pada MTQ Pelajar Tingkat Kota Samarainda, pekan lalu.
Menurut dia, Kaltim sudah pernah menjadi tuan rumah penyelenggaraan MTQ pada 1976. “Kita pernah menjadi tuan rumah pada 1976. Karenanya, Gubernur Kaltim telah bersurat kepada Menteri Agama pada 2009 lalu dan menyatakan kesiapan menjadi tuan rumah MTQ nasional 2016,” ujar Bere Ali.
Penyelenggaraan MTQ baik di tingkat kecamatan hingga kabupaten dan kota serta provinsi di Kaltim termasuk Kaltara terlaksana dengan baik. Sehingga, bermodalkan sukses pelaksanaan MTQ tingkat provinsi inilah, Kaltim siap menggelar untuk skala nasional.
Selain itu, penyelenggaraan MTQ tingkat nasional di Kaltim ini diharapkan mampu mendorong para qori-qoriah di daerah termotivasi untuk selalu meningkatkan kemampuan dan keterampilan membaca Al Qur’an sehingga mampu meraih prestasi lebih baik.
Bere Ali mengakui komitmen dan perhatian serta dukungan pemerintah provinsi terhadap pembangunan dan pengembangan kegiatan keagamaan khususnya berkaitan kegiatan MTQ dan Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) di daerah sangat tinggi.
Terbukti dengan penghargaan yang diberikan Pemprov  berupa bonus bagi utusan (qori/qoriah) yang telah berprestasi menjadi juara di tingkat nasional. Sebab, Gubernur Awang Faroek Ishak telah bertekad memberikan perhatian bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Dijelaskan, tekad dan keinginan Kaltim untuk menjadi tuan rumah penyelenggeraan MTQ tingkat nasional pada 2016 akan disampaikan pada Musyawarah Nasional (Munas) LPTQ  pada Mei tahun ini di Samarinda.
“Kesiapan kami ini Pak Wamen akan disampaikan pada Munas LPTQ pada Mei tahun ini dan berharap agar peserta Munas serta dukungan Kementerian Agama maka Kaltim bisa ditunjuk menjadi tuan rumah MTQ nasional 2016,” harap Bere Ali. john

128.570 Lembar Kertas Suara di Kaltim Rusak

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Ketua KPU Kaltim Hj Ida Farida menjelaskan ada sekitar 128.570 lembar surat suara yang dinyatakan rusak dan semua itu sudah dikembalikan kepada KPU pusat. Sedangkan KPUD Kaltim hingga saat ini masih menunggu pengiriman dari KPU untuk kekurangan tersebut. Diharapkan kekurangan surat suara dapat diterima secepatnya.
"Dari 128.570 lembar surat suara yang rusak, antara lain adalah untuk Kota Tarakan sebanyak 44.094 lembar dan Kabupaten Paser mencapai 22.630 lembar surat suara. Mengenai jumlah bilik dan kotak suara se Kaltim dan Kaltara, yakni  masing-masing 34.244 bilik dan kotak suara yang terbagi dari 8.561 Tempat Pemilihan Suara (TPS) yang selanjutnya dikalikan empat bilik dan kotak setiap TPS,"papar Hj Ida Farida ketika dikonfirmasi di Kantor KPU Kaltim, Jalan Basuki Rahmad Samarinda, Selasa (1/4) kemarin.
Ida menambahkan, menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2014 di daerah, baik Pemilu Legislatif (Pileg) maupun pemilu presiden (Pilpres), Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kaltim saat ini masih fokus dalam pengadaan dan pendistribusian logistik untuk kabupaten/kota se Kaltim dan Kaltara.
"Saat ini masih ada surat suara yang rusak, baik surat suara untuk DPR, DPD, DPRD provinsi dan DPRD kabupaten/kota. Sehingga mengakibatkan jumlah surat suara yang ada masih belum cukup sesuai dengan kebutuhan Daftar Pemilih Tetap (DPT) se Kaltim dan Kaltara, yakni mencapai 2.847.082 pemilih,"kata Ida
Ditambahkan, saat ini kami masih fokus pada pengadaan dan distribusi  logistik. Karena, masih ada kabupaten/kota se Kaltim dan Kaltara yang  surat suaranya belum cukup surat karena rusak. Misalnya, ada yang kabur warna lambang partai dan ada juga yang bukan surat suara untuk pemilihan di Kaltim tetapi terkirim di Kaltim.
"Sehingga, semua itu kami serahkan kembali kepada KPU. Sedangkan untuk bilik dan kotak suara semua sudah terdistribusikan ke seluruh kabupaten/kota,” tandasnya.
Selain itu, lanjut Ida, menjelang Pileg 2014 di Kaltim, masing-masing KPU kabupaten/kota terus melakukan persiapan, diantaranya melaksanakan bimbingan teknis tentang penyelenggaraan di TPS ketika pelaksanaan Pemilu berlangsung.
“Kami berharap seluruh masyarakat yang telah masuk dalam DPT dapat memberikan hak pilih di masing-masing TPS terdekat pada Rabu 9 April 2014. Pastikan, surat undangan pemilih sudah diterima paling lambat 6 April 2014. Jika belum ada yang menerima diharapkan dapat melaporkan kepada kantor kecamatan maupun Rukun Tetangga (RT). Bahkan, kami juga berharap setiap RT dapat pro aktif memberikan informasi kepada warga, sehingga dapat memilih pada hari Rabu tanggal 9 April mendatang,” papar Ida Farida. mar

Wajib Sesuai Mekanisme

Soal Lelang Masterplan Penaggulangan banjir

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Anggota DPRD Kota Samarinda, dari Fraksi PDI Perjuangan, Sugiyono, meminta minta agar pelaksanaan lelang masterplan penanggulangan banjir di wilayah Kota Samarinda dapat dijalankan dengan mekanisme yang benar.
"Sangat setuju jika Pemkot Samarinda tengah serius dalam menanggulangi masalah banjir di kota Tepian. Namun, proses pelelangan masterplan penanggulangan banjir yang katanya diselaraskan dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Samarinda, harus dilakukan dengan menerapkan aturan yang berlaku," ujar Sugiono, Rabu (2/5) kemarin.
Menurutnya, panitia lelang harus mampu dan profesional dalam memverifikasi konsorsium perusahan yang memenangkan proyek. Dalam proses verifikasi dan pengumuman pemenang tender hendaknya dilakukan secara terbuka.
“Panitia lelang harus tranfarans, akuntabel. Proses tender tersebut harus diketahui oleh publik,” katanya.
Dengan tegas Sugiono meminta kalau terbukti ada kecurangan atau pengaturan pemenang tender dalam pembuatan masterplan tersebut panitia lelang dapat dipidanakan, karena sama saja sudah melakukan korupsi.
"Pasalnya, ini demi menegakkan peraturan dan tujuan dari penanggulangan banjir dapat terwujut," tegasnya.
Sebagaimana diketahui, Pemerintah Kota Samarinda, akan segera melelang "masterplan" atau rencana induk penanggulangan banjir ang akan diselaraskan dengan RTRW Kota Samarinda. Lelang masterplan" penanggulangan banjir itu dilakukan untuk mendapatkan konsultan yang profesional, khusus dalam menangani masalah banjir.
Sugiono menambahkan, pihak yang merasa dirugikan dalam proses lelang tersebut karena digugurkan tanpa penjelasan, bisa melakukan sanggahan dan complain. Kalau panitia lelang tetap tidak mau membuka proses yang sudah dilaksanakan, akan menguatkan kecurigaan ada permainan.
“Jelas ada udang di balik batu,” kata Sugiono.
Sebelumnya Wakil Walikota Samarinda, H Nusyirwan Ismail, mengatakan Dengan keberadaan 'masterplan' penanggulangan banjir setidaknya mempermudah Samarinda untuk mendapatkan bantuan dari Kementerian Pekerjaan Umum.
"Selain harus memiliki rencana induk, persyaratan yang juga menjadi modal utama untuk mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat yakni Detail Desaign Enginering (DED) serta pembebasan lahan," ungkapnya.
Walaupun proyek tersebut hanya ditangani Kementerian PU, namun hal tersebut menurut Nusyirwan Ismail tidak menjadi masalah bagi Pemeirntah Kota Samarinda.
"Asalkan, apa yang dikerjakan bisa bersinergitas dan sesuai dengan 'masterplan' yang kami rencanakan," kata Nusyirwan Ismail.
Wawali juga mengakui bahwa upaya penanggulangan banjir tersebut juga mendapat dukungang dari pemerintah provinsi. Salah satunya kata dia dengan mengelar rembug masalah banjir dan diharapkan ada saran dan kritik guna menanggulangi banjir di Kota Samarinda.
"Pemprov Kaltim melalui bapak gubernur juga memberi apresiasi atas kerja keras Pemerintah Kota Samarinda dalam menanggulangi masalah banjir," katanya. tha

Diknas Gelar Lomba Seni Tingkat Pelajar

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Untuk meningkatkan kecintaan seni dan budaya lokal kepada siswa sekolah di Kota Samarinda yang lambat laun mulai terkikis  dengan datangnya kebudayaan asing, Dinas Pendidikan Kota Samarinda menggelar Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional(FL2SN) untuk seluruh siswa dan siswi se kota Samarinda.
Kegiatan ini diikuti ratusan pelajar dari jenjang SD, SMP, SMA, SMK  di Kota Samarinda. Melalui festival dan lomba ini diharapkanm menjadi pemacu semangat pelajar untuk tetep mencintai dan mengetahui kebudayaan seni daerah.
Ketua Panitia Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional(FL2SN) Dinas Pendidikan Kota Samarinda Yusransyah mengatakan bahwa kegiatan ini ini merupakan kegiatan berjenjang yang dilakukan di seluruh Kabupaten/Kota se-Kalimantan Timur.
Para pemenang dalam perlombaan ini nantinya akan dibawa ikut perlombaan seni dan budaya di tingkat Propinsi dan kemudian ke tingkat nasional.
“Harapannya ada anak-anak Samarinda yang berhasil membawa Budaya asli Kaltim ikut bertanding di Tingkat nasional agar kebudayaan lokal Kaltim bisa terus dikenal di luar Kalimantan,” kata Yusransyah.
Kegiatan ini juga membuktikan bahwa masih ada anak-anak didaerah ini yang peduli akan budaya dan kesenian daerah, apalagi kedepannya mereka bisa berprestasi dengan kesenian dan kebudayaan yang hingga kini masih mereka pertahankan.
“Saat ini mencari anak-anak yang bisa menari daerah sangat sukar, namun jika mencari anak-anak yang suka goyang cesar atau joget apapun mudah, karena begitu besarnya pengaruh televisi terhadap kebudayaan masyarakat kita saat ini,” kata Yusransyah.
Harapanya melalui kegiatan ini akan banyak lagi anak-anak seusia sekolah yang peduli akan kebudayaan dan seni masyarakat Samarinda yang sedikit mulai dilupakan.
Kegiatan ini juga mengacu sekolah-sekolah untuk kembali mengerakkan pelajaran seni disekolah disamping bidang akademis.
Lomba Seni yang  di lombakan antaranya lomba puisi, teater,pidato,tari modern,tari daerah,tari berpasangan,drum band,story telling (cerita sejarah).
Kegiatan yang berlangsung di Taman Kesenian Budaya Kaltim jalan Kemakmuran dari tanggal 1-3 april 2014. ike

Salesman Gagal Gantung Diri

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Diduga mengalami depresi, seorang pemuda warga Kelurahan Sidomulyo mencoba bunuh diri dengan cara gantung diri di atas tangga rumah kosnya. Beruntung seprai yang digunakan pelaku ternyata tidak cukup ampuh untuk menghabisi nyawanya, karena pemilik rumah segera mengetahui aksi tersebut,  sehingga korban cepat diselamatkan dengan bantuan  warga sekitar.
Peristiwa percobaan bunuh diri itu terjadi di Gang Buntu Jl Sebulusalam RT 34, Rabu siang (2/4) kemarin. Aksi percobaan bunuh diri ini kontan menggegerkan warga sekitar.
Sofyan pelaku percobaan bunuh diri merupakan rekan kerja pemilik rumah. Dia diketahui penghuni baru  kos dirumah tersebut. Sebelum kejadian korban diketahui bolak balik seperti kebingungan, kemungkinan beban hidup di ibukota yang cukup tinggi membuat Sofyan nekad mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di tangga naik ke kamarnya.
Jaka Kurniawan, kerabat pemilik rumah yang pertama kali menemukan korban gantung diri mengatakan bahwa sebelum ditemukan korban seperti orang linglung, dia tidak berbicara kepada semua orang.
Korban merupakan rekan kerja kakaknya, namun setelah diberhentikan korban memilih kos dirumah kakaknya. Saat kakaknya bekerja keluar kota tepatnya ke Kutai Timur kemungkinan korban tertekan sehingga memutuskan mengakhiri hidupnya.
“Dia dibawa kakak saya kesini karena baru saja diberhentikan dari pekerjaanya, tadi pagi kakak saya berangkat ke Kutim, entah kenapa tiba-tiba siang tadi dia kelihatan kebingungan dan memutuskan bunuh diri,” kata Jaka.
Sebelum ditemukan tergantung, Jaka mengaku mendengar ada kegaduhan dibelakang rumah, tidak ingin terjadi sesuatu ia pun kemudian memanggil warga sekitar. Benar saja saat didatangi bersama warga diketahui bahwa Sofyan sudah tergantung warga kemudian langsung menurunkan korban .
Ironisnya meski telah berhasil diselamatkan laki-laki bertubuh buntal ini bukannya bersyukur ia malah mengamuk dan terus berusaha menghabisi nyawanya. Tidak ingin terjadi sesuatu, wargapun kemudian mengikat korban dengan kain sarung.
Sementara itu untuk kepentingan penyidikan serta motif kejadian, polisi membawa korban dengan mobil ambulan ke Rumah Sakit Jiwa Atma Husada Mahakam Samarinda untuk mengecek kejiawaaan korban.  M4n

Kaltim Salurkan BKC Rp 217,9 Miliar

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Gubernur Kaltim  H Awang Faroek Ishak Tahun ini Pemprov Kaltim kembali merealisasikan program Beasiswa Kaltim Cemerlang (BKC) bagi putra-putri di daerah Kaltim dan Kaltara sebanyak 50.785 penerima, dengan total alokasi sebanyak Rp217.954.462.500.  Beasiswa tersebut diharapkan untuk mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) Kaltim yang lebih berkualitas. Sehingga mendukung perkembangan pembangunan di daerah.
"Dari 50.785 penerima tersebut terdiri dari 3.047 penerima dari program khusus dinas pendidikan, dispora dan keperawatan. Kemudian untuk program pendidikan dasar dan menengah sebanyak 17.650 orang, program diploma 7.171 orang, progam sarjana/diploma IV 14.324 orang, program magister sebanyak 889 orang, program doktor sebanyak 510 orang, program internasional dan khusus internasional 299 orang, beasiswa rewards siswa dan mahasiswa berprestasi 515 orang," papar  Awang Faroek Ishak usai membuka Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Kaltim 2015 di Pendopo Lamin Etam, Rabu (2/4
Selain itu lanjutnya, beasiswa siswa/mahasiswa cucu veteran sebanyak 1.240 orang dan beasiswa penanggulangan anak putus sekolah 5.140 orang, dengan total alokasi sebanyak Rp217.954.462.500.  Beasiswa tersebut diharapkan untuk mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) Kaltim yang lebih berkualitas. Sehingga mendukung perkembangan pembangunan di daerah.
“Beasiswa ini baru secara simbolis saya sampaikan kepada bupati dan walikota se Kaltim dan Kaltara. Tetapi, secara resminya akan diserahkan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bertepatan dengan peresmian Airport Sepinggan Balikpapan. Karena, pada saat itu, juga akan diberikan beasiswa kepada perguruan tinggi negeri dan swasta,” terangnya.
Beasiswa yang diberikan sesuai dengan kebutuhan daerah. Misal, Institut Teknologi Kalimantan (ITK) dan Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Kal