samarinda

HUT ke-40, PDAM Gelar Donor Darah

SAMARINDA, Poskota Kaltim
PDAM Tirta Kencana Kota Samarinda, menggelar aksi donor darah, Senin (14/4). Aksi donor darah dilaksanakan jajaran Managemen PDAM Tirta Kencana bekerja sama dengan PMI Unit Donor Darah cabang Samarinda, bertepatan dengan hari ulang tahun (HUT) PDAM ke 40 tahun.
Sedikitnya 60 karyawan PDAM Tirta Kencana Samarinda terlibat aksi mendonorkan darahnya, termasuk diantaranya terlihat Direktur Utama Alimudin, Direksi H Yusriansyah dan Said Abdul Hamid.
Koordinator Pelaksana Chamdani, dalam keterangannya mengemukakan donor darah di lingkungan PDAM Tirta Kencana ini sebenarnya tidak saja dilaksanakan pada saat ulang tahun PDAM. Namun, setiap tiga bulan sekali.
"Donor darah ini sebagai bagian dari aksi sosial yang dilaksanakan oleh PDAM Tirta Kencana Samarinda. Mudahan ini dapat diikuti oleh instansi lain ntuk bisa membantu sesama," ujarnya.
Chamdani, mengatakan kebutuhan darah di wilayah Kota Samarinda selalu mengalami peningkatan. INi harus dilakukan penyadaran oleh warga masyarakat agar bisa menyumbangkan darahnya. "Selain sehat juga bermanfaat buat sesama," tegasnya.
Sementara, untuk upacara HUT ke 40 PDAM Tirta Kencana Kota Samarinda, dilaksanakan Senin(14/4) di halaman kantor pusat Jalan Tirta Kencana no 1. Hadir dalam acara tersebut Dewan Pengawas, Direktur Bidang Umum, Direktur Bidang Teknik, Kabag, Kacab, Kasi di lingkungan PDAM Tirta Kencana Kota Samarinda serta karyawan karyawati.
Pemimpin upacara yang juga Direktur Utama, Alimudin ST,dalam sambutannya berharap diusia yang ke 40 tahun ini PDAM semakin dewasa, utamanya dalam upaya meningkatkan layanan air bersih bagi pelanggan di seluruh wilayah Samarinda.
"Kita harus terus berupaya meningkatkan Kuantitas, kualitas dan kontinuitas (K3) untuk menjalankan, mengembangkan dan memajukan PDAM menjadi lebih baik serta dapat melayani masyarakat khususnya pelanggan secara maksimal," katanya.
Thema HUT PDAM ke 40 tahun 2014 ini tema yaitu " Mari kita tingkatkan Pelayanan untuk Masyarakat kota samarinda ".
Dia mengatakan, keluhan pelanggan terkait pelayananan baik secara Kualitas, Kuantitas dan kontinuitas,harus dapat diminimalisir. Semua harus berjalan dengan baik.
"Harapan kita distribusi lancar disemua wilayah, kualitas produksi juga sesuai dengan standar air bersih, dan peningkatan kapasitas produksi dapat maksimal," harapnya.
Seperti tahun sebelumnya tahun ini juga diberikan Penghargaan karyawan karyawati yang telah memasuki masa kerja 20 tahun sebanyak 5 orang, Pemberian penghargaan dan tali asih disampaikan secara simbolis oleh Alimudin, Direktur Utama PDAM Tirta Kencana Kota Samarinda.
“Managemen memberikan apresiasi kepada karyawan karyawati yang hingga kini sudah bekerja selama 20,  kami ucapkan selamat dan terima kasih atas pengabdian saudara serta teruslah berkarya dan berkerja untuk kemajuan PDAM, “ ungkap Alimudin.
Kepada Pemprov Kaltim dan Pemkot Samarinda yang telah membantu dalam pengembangan dan pembangunan Infrastruktur terkait penyediaan Sarana dan Prasarana sistem Penyediaan air Bersih khususnya di Kota Samarinda, antara lain Jaringan Pipa Transmisi Air baku dan Pipa Distribusi dari Pemprov dan Pemkot Samarinda di Ringroad 1 dan 2, IPA Sei Kapih 200 l/dtk dari Pemkot samarinda dan masih dalam tahap pembangunan.
"Kita berharap IPA tersebut dapat di Operasikan di tahun 2015, Dengan bantuan tersebut khususnya untuk wilayah samarinda utara dan Sei Siring nantinya dapat teratasi meskipun belum secara keseluruhan. Juga Rencana Pembangunan IPA Kalhold di Kec Palaran dengan Kapasitas 1000 l/detik ditahun 2014 ini dapat segera di mulai pembangunannya," pungkasnya. tha

2018, Kaltim Jadi Sumber Ternak Nasional

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Kepala Dinas Peternakan Kaltim H Dadang Sudarya mengatakan, program pembangunan subsektor peternakan melalui pengembangan dua juta ekor sapi hingga tahun 2018. Jika hal itu terwujud,  potensi peternakan Kaltim akan menjadi sumber ternak nasional.
“Kita sudah punya komitmen kuat untuk pembangunan subsektor peternakan khususnya pengembangan dua juta ekor sapi hingga 2018. Kondisi ini akan menjadikan Kaltim sebagai sumber ternak nasional,” jelas Dadang Sudarya beberapa hari lalu.
Dua juta ekor sapi itu nantinya akan dibagi ke berbagai kegiatan oleh masyarakat dan pihak swasta. Misalnya, pengembangan integrasi sapi sawit (pengusaha perkebunan sawit/Gapki) yang dikembangkan pengusaha perkebunan sawit minimal satu juta ekor.
"Melalui alokasi APBD provinsi sekitar 200 ribu ekor dan sekitar 250.000 ekor dari Bank BPD Kaltim serta 150 ribu ekor dari Bank BRI dan dana Corporate Social responsibility (CSR)  dari sejumlah perusahaan yang mencapai 250 ribu ekor,"ujarnya.
Disebutkan saat ini populasi ternak Kaltim masih rendah atau hanya mencapai ratusan ribu ekor. Namun, melalui kerjasama dengan berbagai pihak terkait,  termasuk pihak swasta dan kabupaten/kota, perkembangan ternak dapat dipacu lebih cepat.
Penambahan sapi mencapai lebih dari dua juta ekor sapi terpenuhi dan kondisi sapi dalam keadaan bunting (betina produktif) maka hingga akhir 2018 diperkirakan popukasi sapi di daerah ini mencapai 2,8 juta ekor sapi.
Sementara ini, penambahan sapi sebagai upaya memenuhi kebutuhan lokal dan keperluan konsumsi serta perbibitan. Padahal, untuk swasembada daging sapi maka diperlukan populasi sekitar 600 ribu ekor sapi.
“Apabila penambahan dua juta ekor sapi termasuk populasi awal dan perkembangan selama lima tahun (2013-2018) diperkirakan mencapai 2,8 juta ekor, maka Kaltim surplus bahkan menjadi sumber bibit ternak baru  sekala nasional,” ungkap Dadang.
Dijelaskan, kendala perkembangan dan lambatnya populasi ternak khususnya sapi di Kaltim karena tingginya permintaan atau konsumsi (supply) jika dibandingkan dengan ketersediaan ternak (demand).
“Komitmen yang dibangun Gubernur Awang Faroek untuk pembangunan dan pengembangan peternakan Kaltim terkait kegiatan penambahan ternak sapi sebanyak dua juta ekor akan memacu semangat seluruh pemangku kepentingan peternakan di daerah ini,” tandasnya.  mar

Sering Razia, Rambu di Jembatan Mahulu Kerap Hilang

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Parkir liar truk dan kendaraan berat di sekitar jalan pendekat Jembatan Mahakam Ulu (Mahulu), Kecamatan Sungai Kunjang, bukannya tak diperhatikan Dinas Perhubungan (Dishub) Samarinda.
Kepala Dishub Samarinda Abdullah mengatakan, selama ini usaha yang dilakukan untuk memberangus parkir liar di sekitar jalan pendekat Jembatan Mahulu sudah maksimal. Mulai memasang rambu larangan parkir hingga melakukan razia sudah dilakukan. Tapi nyatanya tetap saja masih ada truk dan kendaraan berat yang parkir di sana.
"Sudah ada rambu, terus sering dirazia masih tetap saja ada parkir liar. Kami datang, truk dan kendaraan berat yang biasa di sana menghilang. Jadi terkesan main kucing-kucingan," kata Abdullah.
Ditambahkannya, sejauh ini sudah ada sekitar 11 rambu larangan parkir yang dipasang di sekitar jalan pendekat Jembatan Mahulu.
"Rambu yang dipasang tak pernah berumur lama. Begitu dipasang tak lama dicopot. Kemudian ada juga yang ditabrak, setelah itu menghilang," ujarnya.
Abdullah mengajak warga dan pihak Trantib Kelurahan Loa Buah, untuk melakukan pengawasan di sana. Terutama pengawasan rambu yang dipasang. Sehingga saat ada penindakan dari Dishub maupun kepolisian, sopir truk dan kendaraan berat tak bisa lagi mengelak.
"Kami sudah beberapa kali mendapat laporan maupun keluhan warga, soal keberadaan parkir liar di sana. Kami tak tinggal diam. Sudah dipasang rambu dan dirazia, nyatanya di lapangan masih saja ada," pungkasnya. aon

Pemprov Optimis Penuhi Kebutuhan Pangan

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Pemprov Kaltim terus fokus untuk pembangunan sektor pertanian dalam arti luas, khususnya pertanian padi sejumlah kabupaten/kota  yang menjadi sentra produksi pertanian telah menjadi bagian dari Kaltara, sehingga Kaltim  optimis dapat memenuhi  kebutuhan pangannya.
"Saat ini produksi lokal pertanian Kaltim dengan 10 kabupaten/kota yang ada hanya mampu memenuhi kebutuhan beras sektiar 74 persen, dan sisanya mendatangkan dari luar baik dari Jawa dan Sulawesi maupun daerah Kaltara, Tapi dalam waktu lima tahun kedepan akan kita genjot terus sektor pertanian. Karena dalam RPJMD 2014-2018 khususnya rencana strategis pembangunan pertanian di Kaltim, target pada 2018 adalah mampu memenuhi kebutuhan beras Kaltim diatas 92 persen. Namun bukan tidak mungkin kita sudah bisa mencapai swasembada beras dalam periode 2014-2018, jika memang program percepatan peningkatan hasil produksi berjalan dengan baik,” kata Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan H Ibrahim, Senin (14/4).
Menurut Ibrahim, potensi lahan pertanian di Kaltim saat ini belum tergarap optimal dan infrastruktur pertanian juga masih belum mampu memenuhi kebutuhan petani. Bersama dengan instansi terkait lainnya, Dinas Pertanian akan mencoba memenuhi kebutuhan petani, seperti irigasi teknis yang ditangani Balai Wilayah Sungai, jalan usaha tani (Dinas Pekerjaan Umum), mekanisasi peralatan, hingga pasca panen/produksi (Disperindagkop dan UMKM).
“Yang jelas dengan saling bersinergi, kerja keras dan kebersamaan hal itu bisa kita wujudkan. Fasilitas infrastruktur akan dibangun sebaik-baiknya, sehingga petani bisa mengerjakan semuanya dengan baik, mulai dari musim tanam hingga masa panen dan pasca panen dapat berjalan dengan baik,” jelasnya.
Ibrahim mengungkapkan ketergantungan petani terhadap musim hujan yang menyebabkan hanya dapat sekali panen dalam setahun sebenarnya dapat diubah jika irigasi teknis berjalan dengan baik. Jika hal itu bisa dilakukan, panen padi bisa dilakukan dua kali bahkan tiga kali dalam setahun. Belum lagi ditambah dengan mekanisasi peralatan pertanian, yang akan mempermudah kerja petani dan menghemat biaya serta waktu.
“Sebagai contoh di wilayah Penajam Paser Utara yang pertaniannya masih bergantung terhadap musim hujan, sehingga hanya bisa satu kali panen dalam setahun. Sedangkan produktifitasnya sudah sekitar 7 ton/hektare untuk sekali panen. Jika bisa ditingkatkan menjadi dua atau tiga kali panen, produksinya lebih besar lagi,” pungkasnya.
Ibrahim mengungkapkan untuk mengejar ketertinggalan produksi beras pasca terbentuknya Kaltara, Dinas Pertanian fokus pada upaya meningkatkan produktifitas panen. Misalkan selama ini dibeberapa daerah dalam setahun bisa sekali panen padi, akan ditingkatkan menjadi dua kali atau bahkan tiga panen.
"Untuk mewujudkannya, diperlukan sarana dan prasarana produksi yang baik melalui metode mekanisasi. Hal ini, lanjut dia, bisa diadopsi dari daerah produksi beras seperi di Sulawesi dan Jawa. Karena, dengan menggunakan metode mekanisasi dapat menghemat waktu dan biaya produksi,"tandasnya.
Sebagai contoh, penggunaan alat transplanter untuk menanam padi. Dimana satu unit mesin transplanter membutuhkan waktu sekitar dua jam untuk menanam bibit pada luasan satu hektare sawah atau mempunyai kemampuan setara dengan 20 tenaga kerja tanam. Dari sini kita bisa lihat mesin tanam transplanter mampu menurunkan biaya tanam dan sekaligus mempercepat waktu tanam.
Kaltim menuju pertanian modern berbasis mekanisasi, sebut dia, tidak hanya kebutuhan alsintan yang mesti dipenuhi dan ditingkatkan, melainkan juga sumber daya manusia (SDM) petani dan tenaga penyuluh pertanian lapangan (PPL). Sehingga jika petani tidak mengerti untuk menggunakan alsintan, maka petugas PPL bisa mengajarkan dan mempraktekkan di lapangan.
“Inilah salah satu upaya yang kita lakukan untuk meningkatkan produktifitas hasil pertanian guna mencapai target swasembada pangan di Kaltim. Disamping juga meningkatkan luasan lahan pertanian potensial dan tentunya memenuhi kebutuhan bibit dan pupuk serta alat mesin pertanian para petani,” papar Ibrahim.  mar

Lima Parpol Minta TPS 89 Supida Coblos Ulang

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Sebanyak Lima orang Calon Legislatif (caleg) peserta pemilu daerah pemilihan kota Samarinda, Sabtu (12/4) mengajukan surat keberatan secara resmi kepada ketua Panitia Pengawas (Panwas) Pemilu dan meminta agar TPS 89 Kelurahan Sungai Pinang Dalam (Supida) yang terletak di Jl Merdeka 3 untuk dilakukan pencoblosan ulang, karena TPS dibuka terlebih dahulu oleh Ketua KPPS dan Panwas tanpa di ketahui saksi para caleg sebelum pleno.
Kelima partai masing-masing, H Jahidin, S SH MM dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Sabri dari Partai PPP, Suyanto dari Partai Nasdem, Hendra dari Partai Demokrat, dan M. Chairul Huda dari Partai Amanat Nasional (PAN).
"Kami telah sepakat membuat berita acara kesepakatan untuk dilakukan pencoblosan ulang terkat permasalan yang terjadi dengan TPS 89 Sungai Pinang Dalam," ujar H Jahidin.
Jahidin, mengatakan gugatan ini dilayangkan mengingat ada beberapa hal yang menurut aturan cacat hukum. Sehingga sangat layak untuk dilakukan pemilihan ulang.
"Kami kelima partai sepakat dan meminta ketua KPU agar TPS 89 pada RT 88 telah dibuka oleh KPPS yang diakui Ketua Panwas Kecamatan, yang diduga terjadi penyimpangan dengan surat suara sehingga kita minta coblos ulang," ujar Jahidin.
H Jaihidin yang mewakili caleg lainnya menambahkan, perbuatan ini merupakan sesuatu unsur kesengajaan dari pihak lain yang diduga untuk caleg tertentu yang secara tegas menyalahi undang-undang. Dia juga menunjukan 4 kotak TPS yang disegel bertuliskan Jangan disentuh dengan gembok ganda yang dipasang.
"Tidak ada hal yang aneh jika harus dilakukan pemilihan ulang. Karena ini demi keadilan dan demokrasi," katanya.
Ketua Panwas Kelurahan Sungai pinang dikonfirmasi, mengakui adanya permasalahan yang terjadi dengan TPS 89 RT 88 jl Merdeka 3, karena dibuka oleh oknum TPS 89, namun dipertanyakan saat dibuka ada panwas atau PPL kenapa tidak melarang.
"Apapun yang terjadi dengan TPS yang sudah digembok oleh siapapun kecuali sudah pleno dan dibuka dihadapan saksi," ujar dia.
Sumber yang diperoleh di Kelurahan Sungai Pinang bahwa, TPS 89 pada RT 88 Jl merdeka 3 yang jaraknya hanya sekitar 200 meter dari kantor Kelurahan TPS nya tiba paling terakhir sekitar jam 5 pagii dan diantar satu-satu tidak sekaligus yang dikawal, pada jam 10.00 pagi (11/4) kemarin dibuka oleh anggota pps.
Hal lainnya, sebanyak 738 warga Kecamatan Sungai Kunjang, juga harus mencoblos ulang pada Ahad, 13 April 2014. Mereka kembali memilih calon legislator di dua lokasi tempat pemungutan suara (TPS), yakni TPS 01 dan 03.
"Pemungutan suara ulang hanya memilih calon untuk tingkat Kota Samarinda saja. Satu surat suara saja," kata Ketua Panwaslu Kota Samarinda Asmadi.
Pemungutan suara ulang dilakukan setelah diketahui adanya surat suara yang tertukar seusai pencoblosan 9 April lalu. Sesuai dengan daftar pemilih tetap, di TPS 01 terdapat 377 pemilih, sementara TPS 03 melayani 361 pemilih.
Tertukarnya surat suara diketahui setelah pencoblosan rampung. Surat suara dari daerah pemilihan Sungai Kunjang tertukar dengan daerah pemilihan Kecamatan Samarinda Ulu. tha

Soal Unas Tingkat SMU Terpaksa di Foto Copy

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kutai Barat terpaksa mengintruksikan kepada Panitia pelaksana ujian nasional tingkat SMU di SMU Negeri Long Iram untuk menggandakan soal Ujian Nasional Bahasa Indonesia yang mengalami kekurangan pada hari pertama dimulainya Ujian senin (14/4) kemarin.
Lebih lanjut FX Ayonius yang ditemui sela sela kunjungan kesejumlah sekolah yang menyelenggarakan Ujian nasional mengaku bahwa kendala yang terjadi di SMU Negeri di Kecamatan Long Iram sudah dapat diatasi, setelah pihak panitia ujian nasional membuat berita acara.
"Semuanya sudah kami atasi, soal sudah digandakan dengan cara difoto copy dan diawasi oleh pemantau independen serta aparat kepolisian dari Polsek Long Iram, jadi tidak ada masalah hingga berakhirnya waktu Unas karena memang hanya di SMU itu saja yang mengalami kekurangan," kata Ayonius.
Pada prinsipnya sudah tidak ada kendala apa apa pada pelaksanaan Unas hari ini, apalagi jika dibandingkan pelaksanaan Unas tahun lalu.
"Jika melihat pelaksanaan Unas tahun lalu yang amburadul, pelaksanaan tahun ini lebih lancar dan aman," katanya.
Sementara itu menyinggung mengenai banyaknya para siswa yang terpaksa dimobilisasi untuk pelaksanaan ujian nasional di ibukota Kabupaten Kutai Barat, Ayonius mengaku bahwa hal itu lebih dikarenakan faktor geografis sekolah yang akan dituju.
Beberapa sekolah bahkan sekarang berada di bawah naungan Dinas Pendidikan Pemkab Mahakam ulu.
"Yang bermasalah hanya sekolah swasta yang jumlah siswanya sedikit, sementara sekolah negeri tidak ada masalah," kata Ayonius.
Selain itu memang sekolah-sekolah swasta itu secara agreditasi memang belum layak melaksanakan ujian nasional karena jumlah siswa yang hanya sekitar 10 orang, sehingga untuk menghemat anggaran mereka kita datangkan ke ibukota Kabupaten dan kemudian dipondokan lalu ikut melaksanakan Unas disekolah yang telah ditunjuk.
"Yang terpenting adalah kita motoifasi mereka bahwa Unas bukan apa-apa, sehingga mereka tidak stress, karena jika mereka stress mereka justru tidak konsentrasi dan hasil yang didapat akan jauh dari harapan," kata Ayonius.
Sementara itu Yumusi Kepala sekolah SMK Rukun Damai di Long Bagun mengatakan bahwa agar bisa meluluskan siswanya, orang tua dan pihak sekolah terpaksa membawa 13 orang pelajar disekolah itu untuk mengikuti ujian nasional di SMK N 2 Melak.
Hal ini dikarenakan sekolah mereka belum mendapatkan kepercayaan untuk melaksanakan ujian nasional, akibatnya merekapun harus mengeluarkan biaya yang cukup besar untuk membawa 13 pelajar itu ke melak.
"Mau tidak mau orang tua siswa dan pihak sekolah harus patungan untuk memberangkatkan para siswa agar bisa mengikuti Ujian nasional di tempat ini,"kata Yumusi.
Biaya yang cukup besar itu mereka keluarkan untuk menyewa satu rumah dan biaya transportasi para pelajar keibukota Kabupaten Kutai Barat. M4n

UN SMA di Kaltim Aman dan Lancar

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Hari pertama pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tahun ajaran 2014/2015 untuk jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat di Kaltim dan Kaltara berlangsung aman dan lancar. Mulai dari kesiapan soal dan pengamanan ketika ujian telah berlangsung tertib dan aman.
Hal itu, tampak terlihat ketika Pelaksana Tugas (Plt) Sekprov Kaltim H Rusmadi bersama Kepala Dinas Pendidikan Kaltim H Musyahrim meninjau pelaksanaan UN di Samarinda, yakni yang dimulai dari Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Samarinda Jalan Pahlawan, SMA Negeri 5 Samarinda Jalan Ir H Juanda dan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Samarinda Jalan Pangeran Suryanata.   
“Sesuai dari laporan Kepala Dinas Pendidikan Kaltim serta peninjauan yang dilakukan ke sejumlah sekolah di Samarinda. Alhamdulillah pelaksanaan UN pada hari pertama berlangsung aman dan lancar. Termasuk pelaksanaan UN yang berlangsung di wilayah perbatasan tidak ada keluhan,” kata Rusmadi didampingi Musyahrim usai meninjau UN di sejumlah sekolah di Samarinda, Senin (14/4).
Menurut dia, UN merupakan salah satu indikator keberhasilan siswa di dalam menyerap pengetahuan. Meski begitu, dia berharap soal yang diberikan kepada siswa dapat bertujuan untuk meningkatkan kompetensi siswa.
Bahkan, soal yang diberikan kepada siswa juga tidak sama dengan satu yang lain. Termasuk pengawas ujian juga dilakukan secara silang, yakni pengawas dilaksanakan pihak sekolah lain. Sehingga dengan begitu tidak ada kekhawatiran adanya guru yang membantu ketika pelaksanaan ujian.
“Dengan proses tersebut, diharapkan ujian berlangsung aman dan lancar hingga selesai,” jelasnya.
Pelaksanaan ini juga tidak lepas dari kerja keras yang dilakukan jajaran Disdik Provinsi dan Kabupaten/Kota, serta Panitia UN se Kaltim. Termasuk pihak kepolisian yang selalu mendampingi dalam distribusi soal ujian.
Pelaksanaan tersebut juga didukung para Dosen Universitas Mulawarman yang melakukan pengawasan di masing-masing sekolah yang menggelar ujian. “Pemprov Kaltim sangat berterimakasih atas kesuksesan pelaksanaan ini. Semua itu, tidak lepas dari kerjasama yang dilakukan seluruh pihak, baik Disdik Provinsi dan Kabupaten/Kota, Panitia UN, Kepolisian dan TNI yang turut membantu menyukseskan pelaksanaan ini. Semoga pelaksanaan ini berjalan baik sesuai apa yang kita harapkan,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kaltim H Musyahrim mengatakan, sesuai informasi dari Disdik Kabupaten/Kota se Kaltim dan Kaltara, pelaksanaan UN berlangsung aman dan tertib. Terutama keberadaan soal ujian semua peserta telah mendapatkan lembar soal ujian.
“Kami berharap kelancaran ini dapat berlangsung hingga berakhirnya pelaksanaan UN,” jelasnya.
Mengenai jumlah peserta UN untuk jenjang SMA sederajat se Kaltim dan Kaltara rinciannya, yakni peserta UN SMA/MA di Kaltim sebanyak 19.389 siswa dan dari Kaltara sebanyak 4.539 peserta. Untuk peserta UN SMK dari Kaltim sebanyak 19.764 siswa yang tersebar di 200 sekolah baik negeri maupun swasta, sementara peserta dari Kaltara sebanyak 2.256 siswa yang tersebar di 22 sekolah negeri dan swasta. Sementara untuk jumlah peserta UN SMA sederajat di Samarinda berjumlah SMA dan MA mencapai 4.180 dan SMK 6.364 siswa.
UN untuk SMA, SMK, dan MA baik negeri maupun swasta secara serentak akan digelar pada 14 hingga 18 April 2014, kemudian pelaksanaan UN SMP 5-8 Mei 2014, dan Ujian Sekolah (US) SD pada 19-21 Mei 2014. mar

Hari Ini, 35.920 Peserta Ikuti Ujian Nasional

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kaltim Musyahrim menjelaskan, sebanyak 35.920  peserta siap mengikuti Ujian Nasioanl (UN) jenjang SMA/MA, jumlah tersebut terdiri  dari  peserta Kaltim sebanyak 19.389 siswa dan dari Kaltara sebanyak 4.539 peserta. Untuk peserta UN SMK dari Kaltim sebanyak 19.764 siswa, sementara peserta dari Kaltara sebanyak 2.256 siswa, semua siswa tersebut siap ikuti UN.
"Insyah Allah, sebanyak 35.920 peserta  untuk tingkat  SMA dan sederajat siap mengikuti Ujian Nasional (UN) tahun ajaran 2013/2014, yang akan serentak dilaksanakan pada hari Senin (14/4) mendatang," kata Musyahrim usai menyerahkan seacara simbolis naskah soal UN di Aula SMAN 5 Samarinda, Jumat (11/4) lalu.
Musyahrim menambahkan, sekitar 124 kantong naskah soal ujian nasional (UN) 2014 untuk 10.545 peserta yang tersebar di 98 SMA/MA/SMK se-Samarinda telah didistribusikan. Penyerahan dilakukan sudah kita lakukan tadi kepada Kepala Disdik Samarinda Ibnu Arabi untuk diteruskan kepada 11 ketua sub rayon masing-masing disaksikan aparat kepolisian dan Kepala Sekolah.
“Ini hari (11/4) terakhir penyerahaan soal ke kabupaten/kota se-Kaltim dan Kaltara. Pendistribusiannya sudah dilakukan sejak 1 April untuk daerah remote atau sulit dijangkau dan 7 April untuk non remote. Samarinda dan Balikpapan terakhir karena merupakan daerah paling mudah dijangkau,” paparnya.
Melihat lancarnya pendistribusian soal, Musyahrim berkeyakinan penyelenggaraan UN tahun ini sukses. Daerah dipastikan lebih siap menyelenggarakan dibanding tahun lalu. Sebab soal sudah ada di sub rayon wilayah sekolah masing-masing, sehingga tidak ada kekhawatiran keterlambatan penyaluran.
“Yakin tahun ini lebih baik. Sekarang tinggal dukungan semua pihak bertekad menyukseskan penyelenggaraannya. Pelaksanaan diharap lancar, tertib, aman dan sukses ditandai tingkat kelulusan siswa 100 persen,” tandasnya.
Musyahrim juga mengapresiasi semua pihak yang terlibat dalam proses pendistribusi. Utamanya pihak-pihak yang membantu pendistribusian soal ke kabupaten/kota, hingga sub rayon setempat.
Soal kesiapan siswa, Musyahrim memastikan siswa siap UN. Menurutnya, siswa terbiasa menghadapi ujian selama menempuh pendidikan dan sudah mendapat bimbingan guru dari kelas 1 hingg kelas 3.
“Jadi tidak perlu khawatir. Yakin mereka siap. Apalagi kelulusan siswa tidak semata-mata ditentukan hasil UN, tapi juga dipengaruhi nilai ujian sekolah dan rapor. Komposisinya 40 persen hasil UN dan 60 persen akumulasi hasil ujian sekolah dan nilai rapor,” sebutnya.
Terkait pemindaian soal, rencananya dilakukan tim independen dari Universitas Mulawarman Samarinda. Sedangkan untuk skoring penilaian dilakukan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI. Tidak ada penilaian di provinsi, semua dilakukan secara nasional.
Untuk peserta UN jenjang SMP/MTs di Kaltim berjumlah 48.992 siswa yang tersebar di 724 sekolah, sedangkan peserta dari Kaltara terdapat 57.690 siswa yang tersebar di 159 sekolah baik negeri maupun swasta.Sedangkan peserta Ujian Sekolah (US) dari jenjang SD/MI di Kaltim sebanyak  61.860 siswa yang tersebar di 1.820 sekolah, sedangkan peserta US dari Kaltara sebanyak 8.751 siswa yang tersebar di 305 siswa baik negeri maupun swasta.
Sementara peserta ujian dari program kejar paket A, B, dan C di Kaltim sebanyak 4.036 warga belajar yang tersebar di 618 Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), sedangkan di Kaltara terdapat 1.721 warga belajar yang tesebar di 485 PKBM.
Ujian Nasional (UN) jenjang SMA dan yang sederajat digelar secara serentak se- Indonesia pada 14-16 April, kemudian ujian susulan pada 22-24 April. Selanjutnya, UN untuk jenjang SMP dan yang sederajat digelar pada 5-8 Mei dan ujian susulan pada 12-16 Mei.
Sedangkan jadwal ujian paket C sama dengan SMA dan ujian pake B sama dengan SMP, hanya jam yang berbeda, yakni untuk yang formal digelar pada pagi hari, sedangkan yang non formal digelar pada siang hari. mar

Mundari Siapkan Program Baru

SAMARINDA, Poskota Kaltyim
Pelatih Putra Samarinda Mundari Karya mengaku harus menyiapkan program baru kepada skuadnya, menyusul penundaan jadwal pertandingan melawan Persiba Balikpapan dari jadwal semula pada 17 April 2014 menjadi 8 Mei 2014.
"Terpaksa saya harus bikin program baru, karena fiknya performa anak-anak awalnya sudah kita programkan pada pertandingan, di 17 April,"jelas Mundari di Samarinda, Minggu (13/4).
Bahkan pada sesi latihan terakhir, Mundari cukup yakin dengan performa para pemainnya bisa meredam tim lawan, dengan beberapa kali laga uji coba melawan tim lokal.
"Padahal anak-anak sudah cukup siap main di tanggal 17 April, ya apa boleh buat karena kondisi memang demikian, harus dimaklumi,"papar Mundari.
Menurut Mundari, pihaknya akan berdiskusi dengan tim pelatih dan manajer tim untuk menyusun program baru, supaya para pemain bisa tetap siap melakoni penundaan pertandingan hingga 8 Mei.
“Bagi pelatih ini menjadi tantangan berat karena pada pertandingan mendatang tim kami membutuhkan tambahan poin kemenangan, apalagi kami  bakal melakoni laga derby melawan Persiba,” tambahnya.
Meski banyak yang harus diperbuat, namun Mundari masih bisa  melihat sisi manfaat  dari penundaan laga tersebut, yakni keuntungan  bisa melihat permainan Persiba Balikpapan saat menghadapi Mitra Kukar.
“Ini sebagai evaluasi tim saja, karena Persiba dan Mitra meruapakan lawan kita berikutnya, dan Saya sangat ingin melihat karakter permainan keduanya,” terang Mundari.
Selain itu, lanjut Mundari para pemainya punya banyak waktu untuk beradaptasi dengan kondisi kandang baru di Stadion Utama Kaltim, Palaran.
“Saya melihat para pemain masih agak canggung bermain di Palaran, mungkin karena stadionnya terlalu besar, dan dengan waktu yang cukup panjang ini kami akan berusaha intensif latihan di Palaran supaya para pemain bisa beradaptasi,” tegas Mundari. at

Laga Pusam Hadapi Persima Ditunda

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Laga derby tim Kalimantan Timur antara Putra Samarinda melawan Persiba Balikpapan dalam lanjutan Liga Super Indonesia yang sedianya dilaksanakan pada 17 April 2014 ditunda pelaksanaanya pada 8 Mei 2014.
Penundaan tersebut dijelaskan Sekretaris Putra Samarinda,  Achmad Subhan di Samarinda, Minggu,  terkait benturan dengan tahapan pemilu 2014 dan Ujian Nasional (UN) dari sisi keamanan.
"Polda ternyata tak mengeluarkan izin keamanan pada laga 17 April  dengan alasan masih dalam suasana pemilihan calon anggota legislatif (Caleg), atau tahapan pemilu masih berlangsung,"papar Subhan.
Sebab, hingga saat ini  proses penghitungan suara pemilu di masing-masing wilayah masih berlangsung, dan konsentrasi pihak keamanan saat ini masih tertuju pada penghitungan suara tersebut.
Disisi lain, lanjut Subhan konsentrasi pihak keamanan masih tertuju pada pelaksanaan Ujian Nasional (UN), yang dilaksanakan pada 14 April.
“Kami sadar karena faktanya  pihak keamanan memang punya alasan kuat untuk tidak mengeluarkan izin,” imbuh Subhan.
Dikatakan Subhan, atas keputusan tersebut manajemen telah berkoordinasi dengan PT Liga, untuk merumuskan kembali jadwal pertandingan baru laga derby melawan Persiba Balikpapan.
Dikatakan Subhan, PT Liga telah merespon dan membuat keputusan memindahkan tanggal pertandingan menjadi 8 Mei 2014.
“Informasi ini baru kami terima secara lesan, mungkin besok (senin-red) sudah ada pemebritahuan resmi,  kami mendapat kabar terbaru jika pertandingan dipindahkan menjadi hari Kamis, 8 Mei 2014,” kata Subhan.
Menurut Subhan, sudah pasti perubahan jadwal bakal berdampak pada jadwal tim junior. Karena memang tim junior Pusam punya agenda jadwal yang sama  dengan tim senior yakni melakoni laga melawan Persiba U-21 pada tanggal 17 April 2014.
“Dengan waktu yang cukup panjang ini, untuk membenahi kepanitian, mengingata laga Persiba bakal dilakoni di kandang baru Pusam, yakni Stadion UtamaPalaran, Samarinda.” tegas Subhan. at

Evaluasi Kinerja Kepala Daerah Melalui Video Confrence

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Gubernur Kaltim  H Awang Faroek Ishak berharap agar evaluasi kinerja pemerintah kabupaten dan kota dapat dilakukan setiap tiga bulan sekali melalui layanan Video Conference. Melalui layanan Pemprov Kaltim dapat mengetahui kondisi terkini  perkembangan pembangunan yang dilakukan pemerintah kabupaten dan kota di Kaltim.
“Saya berharap video conference ini bisa dilakukan setiap tiga bulan sekali. Kita bisa segera mengetahui apa saja program yang terlaksana dan program apa saja yang masih mengalami kendala di masing-masing daerah,” kata Awang Faroek Ishak kepada wartawan di sela-sela kegiatan video conference bersama tiga kepala daerah di Kaltim, saat memantau perkembangan penyelenggaraan pemilihan umum legeslatif,  beberapa hari lalu.
Awang Faroek  juga meminta agar dalam setiap video conference tersebut masing-masing Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dapat berkomunikasi dengan bupati dan walikota bersama gubernur.  Melalui video conference tersebut, apa yang menjadi kendala  kabupaten/kota pun bisa diketahui langsung oleh masing-masing SKPD Pemprov Kaltim, sehingga SKPD juga dapat melakukan tindakan lanjutan secara cepat dan tepat.
“Saya berharap Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kaltim dapat memprogramkan ini, sehingga program bupati dan walikota juga bersinergi dengan program gubernur,” tegasnya.
Awang Faroek juga  menyarankan program “Gubernur Menyapa” yang disiarkan Radio Republik Indonesia (RRI) dilakukan di ruang video conference milik Pemprov Kaltim di Kantor Gubernur, sehingga terfokus di satu tempat.     
“Saya berharap ini bisa dilakukan dan setiap SKPD harus bisa mendampingi saya ketika melakukan komunikasi tersebut, sehingga apa yang ditanyakan masyarakat ataupun bupati/walikota bisa dijawab dengan jelas oleh masing-masing kepala SKPD,” kata Awang. mar

Swasta Berperan Kembangkan Buah dan Sayur Nusantara

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Wakil Gubernur (Wagub) Kaltim HM Mukmin Faisyal HP menyatakan pihak swasta juga bisa berperan dalam pengembangan budidaya buah dan sayur nusantara yang dimiliki Kaltim, termasuk mengenai pemasaran buah dan sayur tersebut.
Dengan  membudidayakan buah dan sayur nusantara, diharapkan masyarakat Kaltim juga dapat membudayakan untuk mengkonsumsi buah dan sayur tersebut. “Buah-buahan dan sayur Nusantara sangat besar manfaatnya bagi kehidupan manusia. Di samping untuk kesehatan, juga bisa menjadi ladang usaha perekonomian dalam rangka menunjang kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani, pekebun dan masyarakat pada umumnya. Karena itu, jika swasta bisa mendukung pengembangan budidaya ini akan lebih bagus. Tetapi, jika tidak ada, ya Pemprov Kaltim juga bisa melakukannya,” kata Mukmin Faisyal ketika meninjau buah dan sayur nusantara hasil dari pertanian yang dilakukan Balai Benih Induk (BBI) Hortikultura Dinas Pertanian Tanaman Pangan Kaltim di Jalan Soekarno-Hatta KM40, Desa Batuah Kecamatan Loa Janan, Kutai Kartanegara, Sabtu (12/4).
Menurut dia, deklarasi cinta buah dan sayur nusantara memberi makna yang sangat dalam, guna meningkatkan komitmen bersama untuk gemar mengkonsumsi dan mencintai buah dan sayur nusantara, terutama yang ditanam dan tumbuh dengan baik di Kaltim.
Pemprov Kaltim sangat mendukung bagi upaya penggalakan kegemaran mengkonsumsi buah dan sayuran nusantara. Meski demikian, Pemprov menekankan sangat penting menanam pohon buah dan sayuran di lahan-lahan produktif. Baik yang diusahakan sebagai hobi maupun yang ditanam untuk tujuan meningkatkan usaha bisnis.
”Jika kita cinta dan gemar makan buah maka seharusnyalah kita juga harus berkewajiban menanam pohon buah-buahan, khususnya buah-buahan lokal. Seperti, pisang, nanas, buah naga, duku, pepaya mini, durian dan lai mahakam. Sehingga kita semua tidak selalu mengkonsumsi buah dari luar negeri, seperti apel, anggur, strawberi, Lengkeng Thailand dan Pisang Manila,” jelasnya.
Sangat ironis apabila generasi muda di Kaltim saat ini ada yang sudah tidak lagi mengenal buah-buahan maupun sayur-sayuran lokal Kaltim, yang kini sudah dikembangbiakkan atau dibudidayakan dengan baik.
Karena, saat ini buah dan sayuran nusantara di Kaltim juga bisa menjadi tanaman unggul yang mampu bersaing dengan tanaman daerah luar Kaltim. ”Karena itu, melalui kegiatan deklarasi cinta buah dan sayur nusantara hari ini saya berharap, kiranya kita semua untuk dapat menaruh perhatian yang lebih serius dalam upaya pembudidayaan jenis-jenis tanaman lokal,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Kaltim H Ibrahim mengatakan dalam rangka meningkatkan daya saing buah dan sayuran lokal terhadap buah dan sayuran impor, kiranya perlu dikembangkan budidaya buah dan sayuran yang lebih baik lagi. Diharapkan, buah dan sayuran lokal Kaltim jangan kalah menarik dibandingkan dengan buah impor, selain dalam hal bentuk buah, kemasan maupun harga.
”Beberapa tanaman lokal yang ada di Kaltim yang kini nyaris punah, misalnya Langsat dan Manggis Air Putih, Kapul, Durian Lahong, Lai, Maritam, Tarap, Keledang, Pasak Bumi, Cempedak, Anggrek Hitam, Anggrek Tebu dan beberapa jenis pohon, buah-buahan, anggrek dan tanaman obat langka, serta sayur-sayuran yang tidak teridentifikasi jenis dan namanya. Diharapkan ini dibudidayakan dan dikembangkan di daerah,” jelasnya.
Menurut dia, Di Kaltim terdapat lahan kering dan lahan basah yang sangat luas yang dapat digunakan untuk pertanian tanaman buah-buahan, sayuran dan hortikultura. Bahkan, sebagian di antara lahan itu sudah dimanfaatkan.
Untuk itu, perlu digerakkan kegiatan reboisasi dan penghijauan, tidak terkecuali dengan menanam pohon-pohon atau jenis tanaman sayuran unggulan nusantara Kaltim.
”Yang jelas, bibit-bibit tanaman buah nusantara kita sudah banyak yang dipasarkan ditingkat nasional, antara lain Jeruk Borneo Prima asal Kutai Timur, Nenas dari Samboja dan Pepaya Mini Balikpapan, termasuk Lai Mahakam. Diharapkan dengan pengembangan budidaya yang dilakukan petani kita, buah dan sayuran impor dari luar tidak masuk lagi di daerah,” jelasnya.
Dari deklarasi tersebut hadir Pelaksana Tugas (Plt) Sekprov Kaltim H Rusmadi dan Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Pemprov Kaltim M Sa’bani, Asisten Bidang Administrasi Umum Pemprov Kaltim H Sofyan Helmi, beberapa Kepala SKPD di lingkungan Pemprov Kaltim, serta Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) Kaltim. Deklarasi tersebut juga membagikan 500 paket buah dan sayuran nusantara bagi masyarakat dan pejabat yang hadir.
Selain itu, Wagub Mukmin juga menyerahkan bibit tanaman buah dan sayuran nusantara kepada sejumlah petani di Kaltim termasuk kepada Wakil Ketua I Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kaltim Hj Sarminah Mukmin Faisyal dan Plt Sekprov Kaltim H Rusmadi. Mukmin juga menyerahkan hadiah pemenang lomba pembuatan kue dari bahan buah naga. mar

Kaltim Kembangkan Kawasan Industri Berbasis Unggulan Daerah

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Gubernur Kaltim  H Awang Faroek Ishak  mengatakan, Pemprov Kaltim menyiapkan berbagai strategi pembangunan guna mewujudkan Visi Kaltim Maju 2018. Salah satu strategi tersebut yakni meningkatkan keungulan komparatif dan kompetitif dengan mengembangkan potensi keunggulan daerah. Mengingat Kaltim memiliki Sumber Daya Alam (SDA) dan lingkungan yang sangat kaya.
“Percepatan pengembangan sektor industri pengolahan berbasis komoditi unggulan daerah dan berbagai sektor lainnya yang memenuhi skala ekonomi menjadi strategi yang dipilih dan akan terus didorong dalam lima tahun kedepan. Untuk itu seluruh SKPD lingkup Pemprov bersama kabupaten/kota harus bekerja keras dan kompak untuk mewujudkannya,” kata Awang Faroek Ishak, pekan lalu.
Proses ini, lanjut Awang Faroek, diharapkan menghasilkan efisiensi yang tinggi dan selanjutnya akan dihasilkan competitive advantage (keunggulan kompetitif) yang tidak dimiliki daerah lain, sehingga diharapkan produk domestik dapat memasuki persaingan global.
“Dengan kata lain, produk-produk yang dihasilkan melalui operasi usaha yang lebih efisien akan muncul sebagai produk lokal yang unggul dan dapat memenangkan pasar lokal maupun global,” jelasnya.
Bila setiap kabupaten/kota di Kaltim memiliki produk unggulan masing-masing, maka diseluruh daerah akan ada berbagai ragam produk andalan yang memiliki karakter masing-masing daerah. Produk unggulan domestik tersebut akan dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan seluruh masyarakat pada umumnya.
“Oleh karena itu setiap daerah harus melakukan pemetaan atas produk unggulan setiap daerah, agar diketahui keunggulan di masing-masing daerah serta selanjutnya dapat dipromosikan di seluruh pasar domestik maupun pasar global,” ucapnya.
Guna mendorong pengembangan komoditas unggulan daerah di Kaltim, selanjutnya program pembangunan di bagi dalam beberapa kawasan strategis di kabupaten/kota sesuai dengan keunggulan daerah masing-masing.
Berbagai pengembangan kawasan unggulan itu, yakni Kawasan Industri Kariangau (KIK) di Balikpapan, Kawasan Industri dan Perdagangan Jasa Samarinda dan Kutai Kartanegara, Kawasan Industri berbasis migas dan kondensat di Bontang dan Kutai Kartanegara, Kawasan Industri yang terintegrasi di Maloy Kutai Timur.
Selain itu, sektor pariwisata dan pertanian menjadi perhatian serius, untuk itu pengembangan Kawasan Industri Pariwisata Pulau Derawan dan sekitarnya terus dilakukan. Sedangkan untuk pertanian dalam arti luas, dikembangkan Kawasan Industri Pertanian Paser dan PPU di wilayah selatan, serta Kawasan Industri Pertanian Kukar dan Kubar di wilayah tengah. Sedangkan perbatasan tetap menjadi prioritas, khususnya Kawasan Strategis Perbatasan di Mahulu. mar

Pembangunan Infrastruktur Program Prioritas

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak menyampaikan bahwa prioritas pembangunan Kaltim saat ini selain mewujudkan ketahanan pangan juga  memacu pada pembangunan infrastruktur, yakni jalan trans Kalimantan, jembatan pulau Balang dan jalan bebas hambatan atau jalan Tol Samarinda-Balikpapan hingga ke kawasan ekonomi khusus KIPI Maloy Kutai Timur. Selain itu Kaltim juga akan membangun jalan kereta api.
"Cita-cita yang harus diwujudkan 15 Kabupaten dan Kota di Kaltim nantinya dapat terhubung baik darat, laut dan udara," kata Gubernur Awang Faroek Ishak dihadapan Menteri PU Djoko Kirmanto dan pejabat serta undangan pada Ground Breaking atau Peletakan batu pertama bendungan Teritip di Balikpapan, Jumat lalu.
Pada kesempatan itu gubernur juga meminta perhatian dan dukungan pemerintah terkait pembangunan Mahkota II dan jembatan Kembar  dan pembangunan penganti jembatan yang runtuh  di Kutai Kartanegara, karena keberadaan jembatan itu sangat penting untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.
Mendengar beberapa usulan Gubernur Awang Faroek Ishak, Menteri PU Djoko Kirmanto merasa bangga dan memuji kinerja gubernur yang inovatif dan pro rakyat.
"Masyarakat Kaltim harus bangga memiliki gubernur yang cerdas dan memiliki gagasan0gagasan  yang cemerlang," puji Djoko Kirmanto yang mendapat aplaus para undangan.
Terkait pembangunan pembangunan jalan Tol atau jalan bebas hambatan yang  menghubungkan Samarinda-Balikpapan tidak mungkin bisa dilakukan investor saja berapapun tarif kendaraan yang ditarik  tidak akan mampu  mengembalikan investasi, sehingga agar jalan tersebut selesai dibangun memang harus ada  dukungan dari pemerintah.
"Pemprov Kaltim yang sudah memberikan dukungan  dana untuk pembangunan jalan Tol tersebut sebesar Rp 2 Triliun lebih tentunya sudah tepat," kata Djoko Kirmanto.
Sedangkan pusat sendiri lanjut Djoko, kalau kekurangnya anggaran  tidak terlalu  besar pemerintah pusat akan membantu secara bertahap karena jalan tersebut merupakan koridor ekonomi yang sangat penting, namun dengan kondisi saat ini akan dihitung kembali Internal Rate of Return (IRR) atau indikator tingkat efisiensi dari suatu investasi.
"Tentunya akan dihitung kembali IRR-nya kalau memang layak  bisa ditawarkan kepada investor, kalau IRR masih kecil atau uangnya tidak terlalu besar tentunya pusat akan memberikan dukungan tentunya  secara bertahap," ujarnya.
Sedangkan pembangunan jembatan Pulau Balang juga akan segera dimulai tahun ini sudah ada anggaranya, meskipun belum terlalu besar karena baru proses pelelangan yang akan dimulai dengan kontrak mukti years.
Untuk pembangunan jembatan Mahkota II maupun jembatan lainnya di Kaltim Djoko meminta untuk dicatat, untuk dibahas dipusat dengan Dirjen Bina Marga. john

Awang Tegaskan Tolak Pemipaan Gas Kalija

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Gubernur Kaltim Dr H Awang faroek Ishak menyatakan tetap menolak terhadap rencana pemipaan gas dari Kalimantan ke pulau Jawa (Kalija) lewat laut, karena pemipaan gas dari Bontang ke Jawa bertentangan dengan kebijakan nasional yang menetapkan Kaltim sebagai lumbung energi nasional sehingga diharapkan kedepan akan tercukupi  energi untuk industri.
"Kaltim ditetapkan sebagai lumbung energi nasional. Artinya, gas, batubara dan lainnya harus diproses dan dipergunakan untuk Kaltim dulu, baru dikirimkan ke daerah lain. Kalau langsung dipipakan ke Jawa melalui jalur pipa tidak tepat akan mematikan industri di Kaltim," kata Awang Faroek yang disampaikan langsung dihadapan  Menteri PU Djoko Kirmanto saat peletakan batu pertama bendungan Teritip di Balikpapan, Jumat lalu.
Menurut Awang, pipanisasi bertentangan dengan strategi pembangunan nasional yang tertuang dalam Masterplan Percepatan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) Koridor Kalimantan, yang akan mendorong pulau Kalimantan sebagai lumbung energi nasional.
Dijelaskan, proyek pipa gas Kalimantan-Jawa (Kalija) dikhawatirkan bisa membuat pasokan gas di Kalimantan langka, karena Kaltim ditetapkan sebagai lumbung energi, kalau gas diangkut  ke Jawa dengan pipa tentunya tidak tepat.
"Kami tidak setuju penolakan ini tolong sampaikan ke pemerintah pusat," tegas Awang Faroek.
Gubernur tidak keberatan jika gas dari Kaltim dibawa ke Jawa untuk memenuhi industri, namun dalam bentuk gas alam cair dengan kapal bukan dengan pipa, sehingga tidak mengorbankan industri di Kalimantan.
"Kalau gas dibawa  ke Jawa langsung dengan pipa bagaiamana nasib industri Kaltim kedepan, penolakan ini bukan pribadi gubernur tetapi aspirasi masyarakat Kaltim," tegasnya. john

Pemkot Bentuk Satgas Distribusi BBM

Atasi Pengetap BBM di SPBU
 
SAMARINDA, Poskota Kaltim
Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda segera membentuk Satuan Tugas (Satgas) untuk menindaklanjuti keberadaan pengetap (pengumpul) Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi secara illegal yang saat ini semakin marak di kota Tepian. Bahkan keberadaannya membuat masyarakat Samarinda semakin resah.
Disinyalir keterlibatan petugas SPBU dalam bisnis ‘haram’  ini menjadi penyebab masyarakat tidak kebagian BBM bersubsidi seperti  solar. Untuk itu  Pembentukan satgas ini sendiri dianggap penting. Karena keberadaannya diharapkan dapat terus memantau praktek pengoplosan maupun pengetapan BBM Solar maupun bensim di SPBU yang dibawa oleh pelaku ketempat penumpukan.
Wakil Walikota Samarinda H Nusyirwan Ismail  mengatakan dari hasil rapat membahas distribusi BBM yang belum lama ini digelar,  menyimpulkan unsur di dalam Satgas nanti terdiri dari unsur  Disperindag Samarinda, Bagian Ekonomi, Badan Perizinan,dan Satpol PP. Serta melibatkan unsur Polresta dan Badan Intelejen Daerah, tak ketinggalan  dari Kejaksaan Negeri Kodim serta Pertamina itu sendiri.
Sebenarnya sebelum saran  pembentukan Satgas, langkah untuk memasang CCTV di SPBU sudah terpikirkan sebelumnya. Maksudnya menurut Wawali, untuk mengontrol adanya pengetap saat melakukan transaksi.
“Tapi sepertinya alat kontrol ini masih bisa diakalin oleh pihak SPBU,”  kata Nusyirwan.
Begitu  juga dengan langkah  pembatasan konsumsi BBM  bagi pengendara seperti yang dilakukan oleh Balikpapan, namun  urung untuk dilakukan, karena kemungkinan saja menurut dia petugas operator  SPBU tadi bisa saja sudah bekerjasama dengan salah satu oknum pengetap. Hal ini yang membuat  dirinya pesimis untuk melakukan dua langkah tadi .
“Karena info dari masyarakat  sudah ada nama inisial “G” salah seorang pengumpul  besar dari pembelian besar oleh pengetap di SPBU kendati harus kita cek dulu kebenarannya untuk itu pentingnya satgas ini untuk terus memantau,” ujar Nusyirwan.
Tak hanya sekedar membentuk tim Satgas,untuk langkah selanjutnya, Pemkot juga  akan mensurati Pertamina di Balikpapan untuk memperhatikan langkah-langkah konkrit terhadap SPBU. Mengingat Pertamina mempunyai kekuatan dengan kontrak penjualan kepada SPBU.
Jadi apabila  ada pelanggaran terhadap penyaluran BBM subsidi nantinya, maka mungkin saja Pertamina bisa menjatuhkan hukuman kepada SPBU. ”Sanksinya mungkin saja pertamina bisa mengalokasikan BBM subsidi ke SPBU lain,” ungkapnya.
Karena memang ada ikatan antara Pertamina dan SPBU. ”Untuk itu wira usaha di Pertamina nanti akan kita masukan dalam Satgas,” sebutnya.
Sekedar diketahui, April tahun lalu, Wawali Samarinda pernah menangkap belasan roda empat jenis pikap modifikasi yang mengantre di SPBU  Jalan Kadrie Oening. Aksi yang sama terulang lagi Februari kemarin, di SPBU yang sama Wawali kembali  mempergoki antrean belasan mobil  pengetap BBM hasil dari aduan warga sekitar. tapi sayangnya sebelum ketangkap,  para pengetap ini keburu ngacir sebelum melakukan aksinya. Ike

Kepala Inspektorat Kukar dari BPKP Banjarmasin

Mutasi Pejabat Bergulir di Kukar

TENGGARONG, Poskota Kaltim
Mutasi pejabat dilingkungan Pemerintah Kutai Kartanegara kembali digulirkan, Kamis (10/4) siang kemarin di Pendopo Odah Etam Tenggarong, yang dipimpin langsung Bupati Rita Widyasari.
Sehari setelah pelaksanaan Pemilihan Legislatif (Pileg), tujuh pejabat eselon II Setkab Kukar digeser. Mutasi ini tentunya tidak ada kaitannya dengan Pemilu, namun murni untuk perbaikan sistem pemerintahan di Kutai Kartanegara.
Dari ke tujuh pejabat yang terkena mutasi itu, ada wajah baru yang dipercaya untuk menjadi Kepala Inspektorat Kukar menggantikan Drs Mahmudan yang dipercaya oleh Bupati memimpin Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah. Dia adalah Taufan Hiadyat dari Auditor Madya BPKP Banjarmasin, yang diberi amanah untuk menjadi Kepala Inspektorat oleh Bupati Rita Widyasari.
“Ada wajah baru pada pelantikan  kali ini yaitu Taufan Hidayat dari BPKB Banjarmasin untuk menjadi Kepala Inspektorat Kukar,” kata Kabag Humas Setkab Kukar Dafid Haryanto kepada Poskota Kaltim, Kamis (10/4) sore kemarin.
Sementara enam pejabat Kukar yang terkena mutasi diantaranya adalah Didi Ramyadi dari staf ahli bidang pembangunan menjadi Asisten III Bidang Adminitrasi Umum, kemudian Bambang Arwanto yang sebelumnya Kepala Bagian pembangunan Sekretariat Kukar menjadi Kepala Badan Penanaman Modal dan Promosi Daerah,  lantas Assobirin dari staf ahli  bidang Pemerintahan menjadi Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, sementara Wisaksono Soebagio menjadi staf ahli bidang pembangunan, dan M Indra dari Kepala Badan Penanaman Modal dan Promosi Daerah menjadi staf ahli bidang Politik dan hukum, serta drh H Suriansyah HN dari Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi menjadi staf ahli bidang Pemerintahan.
Bupati Rita Widyasari dalam kesempatan itu berharap perlunya redefinisi atas minset pejabat dalam menata melaksanakan sistem pemerintahan di Kutai Kartanegara.”Hal itu dilakukan agar selalu bersinergi, peka terhadap informasi, mempunyai kemampuan untuk memilah kritik kritik, selain itu mempunyai kemampuan teknis dalam mencapai target kerja dalam proses pembangunan di Kutai Kartanegara,” terangnya. awi

IPDP Tuding Pemimpin Kaltim Tak Peka

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Kondisi Samarinda yang kian semerawut mengundang keprihatinan sejumlah pihak. Kemacetan, banjir, menjadi problem pelik yang belum berhasil terpecahkan hingga kini.
Hal ini mengundang Ikatan Putra Daerah peduli Kalimantan Timur untuk mensikapi berbagai maslah yang terjadi di Ibukota Propinsi Kaltim ini.
Bahkan IPDP menuding Sebagai putra daerah Walikota Samarinda Sjaharie Jaang dan Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak tidak peka terhadap persoalan sosial yang ad adi Kaltim khususnya kota samarinda
"Sebagai putra daerah seharusnya Walikota dan Gubernur punya kepekaan terhadap kebutuhan masyarakat. Keduanya harus punya rasa memiliki dan tanggung jawab besar terhadap daerah ini," kata Ketua IPDP Kota Samarinda Armansyah kepada Poskota Kaltim di kantor IPDP di jalan Juanda Kamis (10/4) kemarin.
Armansyah mengaku prihatin terutama terkait persoalan kemacetan di Ibukota Kaltim ini. "Lihat saja kalau sore kendaraan yang mau menyeberang melalui Jembatan Mahakam harus saling sikut, saling balap baru bisa lewat," kata Armansyah.
Ditambah lagi banyaknya proyek-proyek pemerintah yang ternyata bukan prioritas, sementara pekerjaan prioritas yang utamanya untuk kesejahteraan masyarakat hingga saat ini tidak terselesaikan.
Arman mencontohkan Jalan longsor yang terjadi di Loa Bakung,namun hingga saat ini belum ada penanganannya, padahal jalan itu merupakan jalan yang digunakan kendaraan besar untuk mengurai kepadatan lalulintas diatas jembatan mahakam yang umurnya sudah cukup tua.
Dari itu IPDP, mendesak Pemprov dan Pemkot Samarinda segera menyelesaikan pembangunan kedua jembatan tersebut. "Tidak usah dulu bicara Jembatan Kembar yang pembangunannya baru dimulai satu tahun. Jembatan Mahkota dari mulai Walikota dijabat Achmad Amin, sampai sekarang dijabat Sjaharie Jaang tidak jelas penyelesaiannya. Padahal dua jembatan ini jadi kunci pemecah kemacetan," kata Arman.
Selain itu Arman menilai, problem kemacetan dan lalu lintas di Samarinda yang semerawut disebabkan belum rampungnya pembangunan Jembatan Kembar dan Jembatan Mahkota. "Coba dua jembatan itu diselesaikan, maka persoalan lalu lintas pasti akan beres. Apa susahnya bangun jembatan kalau Pemkot Samarinda dan Pemprov Kaltim bersinergi. Balikpapan yang punya APBD sedikit saja sekarang sudah mau bangun jembatan ke PPU," tegas Arman.
Sangat disayangkan para pejabat yang lahir di Kaltim ternyata tidak serius membenahi kota ini. Parkir-parkir di berbagai sudut kota misalnya di pusat perbelanjaan yang memakan badan jalan, persoalan sampah sampai jalan berdebu.
Para pejabat itu bahkan lebih senang bersolek atau memperbaiki wajah kota Samarinda agat tidak kalah dengan daerah lain, padahal masih banyak persoalan persoalan yang lebih mendasar ketimbang mempercantik kota dengan bangunan yang tidak bermanfaat bagi masyarakat.
Armansyah juga menerangkan pihaknya telah menahan diri sekian lama untuk tidak berbicara ke publik melalui media. Namun justru kesemrawutan justru kian menjadi-jadi. Pembangunan fasilitas jembatan untuk memecah kesemrawutan lalu lintas yang dibangun di Samarinda pun hanya pepesan kosong.
"Jembatan Mahkota II yang menghubungkan Palaran ke Sungai Kapih apa kabar? Dulu dikatakan jembatan itu akan diselesaikan setelah Pelabuhan Palaran tuntas. Sekarang (Pelabuhan Palaran) sudah tuntas, jembatan itu tidak kunjung tersambung," lanjut Arman.
mensikapi berbagai persoalan itu Kami tidak akan tinggal diam. Kami tengah mempersiapkan untuk melakukan class action kepada para pemegang kebijakan, kita akan kumpulkan tandatangan dukungan masyarakat. " Benahi Samarinda sekarang juga, tidak ada kata nanti," Tegas Arman. M4n

Ahmad Gajali Dimakamkan

Bersama Makam Ayahnya

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Ahmad Gajali bapak dua anak yang ditemukan tewas tergantung di rumah orang tuanya A Yani Gang Cahaya Rt 24 no 17 Kelurahan Sungai Pinang yang tergantung didalam kamarnya akhirnya di makamkan di kuburan muslimin di jalan Kesejahteraan.
Ahmad Gajali dimakamkan satu lubang dengan kuburan ayahnya Alm Kailani di kuburan muslimin belakang kantor PLN Samarinda, sesuai permintaan bapak dua anak ini melalui surat yang dikantonginya disaku celana.
Kertas tersebut ditemukan tim forensic Rumah sakit Umum Aw Syahranie saat dilakukan visum terhadap tubuh korban untuk mengetahui apakah ada tanda-tanda penganiayaan ditubuhnya.
Dalam suratnya Ahmad gajali meminta kepada keluargannya agar ia dimakamkan didekat makam ayahnya di kuburan muslimin di belakang kantor PLN jalan kesejahteraan.
Sebelumnya diiduga depresi, bapak dua anak nekad menghabisi nyawanya disaat warga sekitar dan keluarganya pergi menuju Tempat Pemungutan Suara (TPS) dengan cara gantung diri di kamar tidurnya, Gajali (30) ditemukan tewas tergantung  oleh Sisha orang tuanya saat akan diajak mendatangi TPS untuk memberikan suara.
Warga Jl Cendrawasi RT 17 nomor 29 Gang Cahaya Baru ditemukan tewas tergantung dalam kamar tidurnya.
Melihat tubuh anaknya tergantung, ibu 3 orang anak ini langsung shok dan memanggil warga sekitar untuk membantu anaknya lepas dari jeratan tali gantungan yang terbuat dari kain.
Laki-laki yang baru saja tiba dari Kota Baru Banjarmasin ini diduga mengalami depresi karena anak dan istrinya tidak mau diajak ke kota Samarinda. Selain itu, korban diduga memiliki hutang cukup besar kepada temannya.
Berbagai masalah yang menimpanya membuat bapak dua anak ini nekad mengambil jalan pintas dengan cara menggantung dirinya di dalam kamar tidurnya.
“Kami masih melakukan penyelidikan terkait kasus ini, beberapa teman serta keluarga korban akan kita mintai keterangan terkait penyebab kematian korban,” kata Kapolsekta Samarinda Utara AKP Ervin. opi

Lomba Genre Dukung Perbaikan SDM

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Setelah bersaing dengan 32 peserta lomba lainnya, Dini Kamilah Islami mahasiswa fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman dan Habib Meula Akbar Ibarahim, mahasiswa PIK-MA Harapan Kita STIKES MUDA, berhasil keluar sebagai juara pertama kategori pria dan wanita, dalam kegiatan lomba Duta Mahasiswa Tingkat Kota Samarinda Tahun 2014, Program KB tahun 2014.
Mewakili Walikota dalam kegiatan lomba yang berlangsung di komplek Mahakam Squar Sabtu (5/4) akhir pekan lalu, Asisten III Ridwan Tassa menyebut sangat menyambut baik kegiatan ini, mengingat begitu kompleknya permasalahan remaja belakangan ini, baik berkenaan dengan masalah narkoba, pernikahan dini, HIV AIDS hingga perbuatan kriminal lainnya.
“Untuk itu pemerintah sangat mendukung adanya bentuk lomba semacam ini, karena secara tidak langsung dapat memberi motivasi sekaligus memberi pemahaman kepada mereka tentang pentingnya perencanaan hidup demi menyongsong masa depan,” sebut Ridwan.
Karena sesuai dengan tujuannya lomba duta mahasiswa atau program generasi berencana (genre) ini adalah sebagai upaya untuk menyiapkan seseorang agar mampu memasuki kehidupan berumah tangga secara berencana, sekaligus mengupayakan agar figus mahasiswa mampu menjadi contoh bagi rekan sebaya melalui pendekatan ramah mahasiswa, sehingga akan menjadi lebih efektif.
Disisi lain ketua panitia penyelenggara, Suhadi menyebut selain merupakan program lembaganya, kegiatan lomba duta mahasiswa ini salah satu bentuk komitmen Pemkot Samarinda dalam memperbaiki kualitas SDM.
“Disamping di lingkungan masyarakat ikon duta mahasiswa genre dirasa memberi nilai lebih dalam melaksankan sosialisasi program,” katanya.
Pelaksanaan lomba sendiri lanjutnya dilaksanakan secara berjenjang mulai tingkat kota hingga nasional. “Dan sejak tahun 2010 hingga 2013 Kota Samarinda untuk tingkat nasional berhasil masuk lima besar, juara favorite hingga juara I,” terangnya. ike

Waria Tewas di Rombong

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Warga Jl Pelabuhan Samarinda dibuat geger dengan penemuan jenazah Risat (56) disalah satu kamar kos-kosan yang berbentuk rombong dagangan di seputaran Jl Pabean (gang Rombong, Red) .
Risat yang dikenal sebagai perias para Waria yang mangkal dikawasan itu, ditemukan oleh tetangganya saat ia akan memberi makanan kepada korban. Namun ketika berhasil masuk kedalam kamar kosnya Risat ditemukan sudah tidak bernyawa.
Totok warga sekitar mengaku bahwa sejak seminggu lalu Risat diketahui sedang dalam kondisi sakit, untuk bertahan hidup selama ini warga sekitar bergantian membantu korban untuk menyiapkan makanan, karena korban hidup sebatang kara.
“Keluarga besar Risat  sebenarnya ada di Balikpapan, saya hanya membantu aja karena kasihan selama sakit tidak ada yang merawatnya,” kata Mirda dilokasi kejadian.
Kapan Risat meninggal pun,  warga tidak mengetahui bahkan ketika membuka pintu kamar kosnya dengan merusak kunci pintu kamar berukuran 1 meter x 2 meter itu.
Karena tidak ada keluarga yang berada dilokasi jenazah perias wajah para waria inipun kemudian dibawa kerumah rekannya untuk di semayamkan dan kemudian di kuburkan.
Pihak kepolisian sendiri yang tiba dilokasi tidak menemukan ada tanda-tanda kekerasan, sehingga jenazahnya langsung diserahkan kepada tetangga korban yang mau mengurus jenazahnya. M4n

Dewan Berharap Jembatan Mahkota II Tuntas

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Upaya Pemkot Samarinda agar proyek pembangunan Jembatan Mahkota (Mahakam Kota) II cepat tuntas mendapat dukungan dari DPRD Kota Samarinda.Dengan tuntasnya pembangunan jembatan tersebut akan mampu mengurai kemacetan, utamanya mampu menghubungkan Sungai Kapih, kecamatan Sambutan dengan kelurahan Simpang Pasir, Palaran di kota Samarinda.
"Terlebih lagi saat ini Pelabuhan dan Terminal Peti Kemas (TPK) Palaran telah beroperasi. Maka dapat dipastikan lalu lintas jalan akan semakin padat," ujar Anggota DPRD Kota Samarinda, Sugiono, Kamis (10/4) kemarin.
Menurutnya, langkah yang ditempuh Pemkot Samarinda untuk menyelesaikan jembatan yang dibangun di era kepemimpinan Drs H Achmad Amins MM (walikota periode lalu) sudah berada dijalur yang tepat. Diman Pemkot terus melakukan koordinasi, evaluasi dan monitoring antar dinas instansi terkait bersama dengan pihak kontraktor pelaksana.
"Sesuai target awal, maka penyelesaian pembangunan jembatan ini harus segera dituntaskan jika pembangunan pelabuhan peti kemas sudah tuntas. Karena jembatan ini akan menjadi penopang sekaligus mengurai kemacetan yang kini melanda Samarinda,” kata politisi PDI Perjuangan ini.
Dia mengatakan, Pemkot sudah seharusnya lebih berani menuntaskan pembangunan jembatan Mahkota II tersebut. Pasalnya, dengan adanya petunjuk teknis dari surat Menteri Pekerjaan Umum yang menyatakan bahwa pemasangan bentang tengah jembatan tersebut baru boleh dilaksanakan apabila pelabuhan peti kemas telah selesai.
"Tidak ada alasan lagi untuk menundanya. Ini sebagai prestasi dari dua walikota yang harus segera dapat dimanfaatkan bagi kemakmuran masyarakat kota Samarinda," ujarnya.
Kini, pembangunan telah menyelasaikan pemasangan pondasi pylon 8, fender pylon 8, pile cap pylon 8, serta pemasangan pylon 7 dan pylon 8. Sementara, tahap pemasangan kabel jembatan masih menunggu pelaksanaan pemasangan bentang tengah jembatan yang materialnya didatangkan dari Taiwan.
Semula, pembangunan Jembatan Mahkota II ditargetkan sudah tuntas sebelum PON XVII-2008 di Kaltim dalam mengatasi kemacetan lalu lintas di Kota Samarinda namun terhambat berbagai persoalan, termasuk belum berhasil direlokasi Pelabuhan dan TPK Samarinda dari Samarinda Kota ke Palaran.
Sugiono juga merasa senang dengan adanya syukuran dimulainya pembangunan tahap dua jembatan Mahkota II di Kecamatan Palaran, Jumat (4/4) lalu, oleh Pemkot Samarinda.
Pada acara tersebut Wali Kota Samarinda H Syaharie Jaang, menantang PT Agrabudi Karyamarga selaku kontrakor pembangunan bentang pendek dan panjang bisa menyelesaikan pekerjaannya pada November 2015 mendatang.
"Ini merupakan berita gembira yang harus disyukuri. karena Pemkot serius dalam menuntaskan sisa pembangunan jebatan Mahkota III," katanya.
Dengan selesainya pembangunan Jembatan Mahkota II itu, lanjutnya, diharapkan bisa memacu pertumbuhan ekonomi. "Sudah bukan rahasia lagi jika enyamanan dan keamanan arus lalu lintas akan dapat menumbuhkembangkan perekonomian," katanya.
Sejak dikerjakan pada tahun 2003 tahap pertama jembatan ini sudah menyerap dana Rp385 miliar dalam pembangunannya. Sedangkan tahap dua diperkirakan Rp215 miliar. Dengan demikian, total hingga 2015 mencapai Rp 601,2 miliar.
Proyek pembangunan Jembatan Mahkota II dimulai pada tahun 2002 dan sempat dihentikan atau mangkrak karena tidak dikucurkan lagi pembiayaan dari APBN, seiring rencana pemindahan Pelabuhan Samarinda dan penyelesaian pelabuhan peti kemas Palaran. Jika pembangunan jembatan terus dilanjutkan, maka akan mengganggu lalu lintas pelayaran Sungai Mahakam. Pembiayaan proyek pembangunan Jembatan Mahkota II dialihkan untuk membangun Jembatan Mahakam Ulu yang tidak mengganggu pelayaran menuju Pelabuhan Samarinda. tha

Pemerintah Patut Dukung Kemandirian Pangan

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Wakil Gubernur (Wagub) Kaltim H Mukmin Faisyal mengatakan, peran pemerintah daerah sangat dibutuhkan dalam upaya mewujudkan ketahanan dan kemandirian pangan. Khususnya dukungan pembangunan pertanian dalam rangka peningkatan produksi sektor pertanian di daerah.
"Harus banyak sentuhan diberikan pemerintah untuk wujudkan ketahanan dan kemandirian pangan. Pemerintah harus jeli melihat kebutuhan petani yang dianggap dapat menunjang peningkatan produksi," kata Mukmin Faisyal saat menghadiri syukuran panen padi petani Desa Babulu Laut, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), beberapa hari lalu.
Menurutnya, kemandirian pangan dapat diwujudkan jika didukung peningkatan produksi untuk menutupi kekurangan kebutuhan konsumsi masyarakat. Saat ini pemenuhan pangan masyarakat Kaltim masih didatangkan dari luar daerah. Untuk itu diperlukan peningkatan produksi dengan keterlibatan pemerintah melalui dukungan program pembangunan.
Diantaranya, melaui program intensifikasi lahan pertanian dengan memaksimalkan masa tanam hingga dua hingga tiga kali setahun. Dukungan pembangunan saluran irigasi untuk memastikan ketersediaan dan kecukupan air sepanjang tahun. Serta pengadaan alat mesin pertanian dalam rangka mekanisasi pertanian untuk mempermudah dan mempercepat proses produksi pertanian.
“Bantuan-bantuan dimaksud selain menunjang pengembangan pertanian juga memotivasi petani agar mempercepat usaha dan kegiatan mereka. Ini salah satu tujuan kita berkunjung ke sentra produksi pertanian Kaltim. Ingin melihat potensi, menginventarisir kebutuhan  kemudian mengidentifikasi masalah yang dihadapi petani," tandasnya.
Mukmin mengaku optimis ketahanan pangan tercapai. Makanya diperlukan upaya meningkatkan potensi pertanian guna memaksimalkan produksi. Termasuk berharap dukungan bupati/walikota melalui kebijakan perluasan lahan pertanian potensial. mar

SKPD Wajib Maksimalkan Kegiatan Kehumasan

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Plt Sekretaris Provinsi Kaltim H Rusmadi  mengatakan, peran kehumasan (public relation) di lingkup pemerintah memiliki peran yang sangat penting dan strategis, sehingga masing-masing Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD) lingkup Pemerintah Provinsi Kaltim wajib mengoptimalkan kegiatan kehumasan.
“Kegiatan kehumasan ini harus dimanfaatkan seoptimalkan mungkin oleh SKPD di lingkup pemerintah sesuai Undang-Undang Keterbukaan Informasi,” kata  H Rusmadi usai membuka Diklat Kehumasan di Badan Diklat Kaltim, Kamis (10/4).
Karenanya lanjut Rusmadi, pihaknya mewajibkan setiap SKPD mengelola sarana informasi berupa website secara maksimal. khususnya dalam memnginformasikan kegiatan-kegiatan yang telah maupun dilaksanakan pemerintah saat ini dan akan datang.
Sehingga, masyarakat dapat mengetahui informasi secara akurat dan benar terhadap penyelenggaraan pemerintah melalui media web maupun media cetak. Selain itu, setiap operator atau staf kehumasan harus memiliki sikaf pro aktif.
Terutama menanggapi segala permasalahan yang muncul di media yang menyoroti terhadap kinerja pemerintah yang dilaksanakan setiap SKPD. Misalnya, melakukan hak jawab maupun menjelaskan duduk permasalahan yang terjadi secara transparan.
Rumadi mengatakan penyelenggaraan pembangunan ini tidak semata tanggungjawab pemerintah tetapi diperlukan peran serta keterlibatan masyarakat dan pihak swasta maka staf kehumasan perlu menyampaikan hal tersebut kepada masyarakat umum.
“Tidak bisa dihindari saat ini tuntutan masyarakat sangat besar terhadap kinerja pemerintah melalui SKPD. Sehingga, disinilah peran dan kinerja kehumasan harus lebih diutamakan guna menjawab dan menjelaskan tuntutan publik,” jelasnya.
Rusmadi mengakui saat ini masih banyak SKPD di lingkup Pemprov Kaltim yang belum mengelola media web secara maksimal. ”Kalau ada informasi maka seharusnya disampaikan tidak saja sesama lingkup pemerintah tetai juga masyarakat,” ujar Rusmadi.
Sementara itu Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Kaltim HM Syafrudin Pernyata menyebutkan Diklat Kehumasan diikuti 30 peserta guna meningkatkan keterampilan dalam pengelolaan kegiatan kehumasan di masing-masing SKPD lingkup Pemprov Kaltim.
Badan Diklat Kaltim menggelar tiga dilat sekaligus yakni Diklat Kehumasan dan Diklat Prapensiun serta Diklat Perhitungan Harga Perkiraan Sendiri (HPS) dan Pembuatan Kontrak yang diikuti masing-masing diklat 30 peserta. Tampak hadir Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kaltim HM Yadi Robbyan Noor dan pimpinan SKPD lingkup Pemprov Kaltim. mar

Siapapun Terpilih Harus Didukung

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Gubernur Kaltim H Awang Faroek berpesan kepada masyarakat agar tetap menghormati dan mendukung wakil Kaltim yang terpilih pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 9 April 2014 ini. Sebab, anggota yang terpilih akan mengalami kesulitan berat jika tak didukung rakyatnya sendiri.
“Wakil rakyat yaang terpilih nanti,  baik tingkat DPRD kabupaten/kota, provinsi, DPR RI maupun DPD RI  harus kita dukung, karena mereka  pilihan warga  sesuai hati nurani mereka yang memilih,” kata Awang Faroek Ishak kepada media usai melakukan video conference di Kantor Gubernur Kaltim, Rabu (9/4).
Awang Faroek Ishak menyatakan bahwa Pemilihan Umum Legislatif (Pileg) periode 2014-2019 di Kaltim berlangsung aman dan tertib. Hal itu Sesuai pantauan gubernur Kaltim ketika video conference bersama 3 kabupaten/kota di Kaltim, yakni Paser, Berau dan Bontang. Pelaksanaan Pileg berlangsung sukses dan lancar. Bahkan antusiasme masyarakat sangat tinggi. Diharapkan dengan hasil tersebut ketika Pemilihan Presiden (Presiden) dapat berlangsung sukses.
“Antusiasme masyarakat sangat tinggi. Diharapkan, dari kondisi tersebut mampu meningkatkan partisipasi masyarakat dalam memilih presiden pada 9 Juli 2014 mendatang,”kata Awang Faroek
Dari tiga kabupaten/kota di Kaltim yang melakukan video conference, Awang menilai antusiasme tersebut dapat terlihat dari presentase yang disampaikan masing-masing kabupaten/kota, yakni rata-rata partisipasi masyarakat untuk memilih mencapai 60 persen.
Awang berharap dari presentase tersebut, ketika Pilpres masyarakat dapat lebih antusias dalam memilih calon pemimpin negeri ini.
“Saya yakin ketika Pilpres 9 Juli mendatang, diharapkan masyarakat  antusias memberikan hak pilihnya,” jelas Awang.
Seperti diketahui setelah menggunakan hak pilih, Gubernur Awang Faroek Ishak  melakukan peninjauan TPS di Samarinda. Diantaranya TPS 2 di Lapas klas IIA, TPS 5 & 6 Jl. Abul Hasan serta TPS 2,3 & 11 Jl. Panglima Batur. Selain itu juga meninjau beberapa TPS di wiayah Kutai Kartanegara (Kukar). Mantan Bupati Kutai Timur itu juga mengadakan video teleconference dengan beberapa dareh di Kaltim yaitu Paser, Berau dan Bontang terkait pelakanaan pemilu di tiap wilayah
Sedangkan Wakil Gubernur Mukmin Faisyal bersama Pangdam VI Mulawarman Mayjen TNI Dicky Usman dan Kapolda Kaltim Irjen Dicky Totoy akan melakukan peninjauan ke TPS di Kota Balikpapan dan Penajam Paser Utara (PPU). mar

Dispora Kaltim Gelar Seleksi PPAN 2014

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Sedikitnya 237 pemuda se Kaltim mengikuti seleksi calon peserta Pertukaran Pemuda Antar Negara (PPAN) Kaltim 2014.Mereka masing-masing mengikuti seleksi PPAN program Indonesia–Korsel (42 orang), Indonesia–Malaysia (19 orang/putri), Indonesia–Kanada (33 orang/putra)-(putri 87 orang), sedangkan peserta seleksi  Kapal Pemuda Nusantara (KPN) Sail Raja Ampat 2014 sebanyak 56 orang.
Asisten III bidang Kesra Sekprov Kaltim H Bere Ali mewakili Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak saat membuka seleksi tersebut mengatakan, seleksi calon peserta PPAN kali ini terbilang banyak diminati, terlihat animo pemuda sangat tinggi. tergambar dari jumlah pendaftar yang berminat.
“Jumlah pemuda yang mendaftar cukup banyak. Ini membuktikan para pemuda memiliki kesadaran tinggi untuk mengembangkan kemampuan dan mengasah keterampilan lain yang dimiliki,” kata Bere Ali saat membuka seleksi calon peserta PPAN Kaltim 2014, di Aula kantor Dispora Kaltim, Kamis (10/4).
Sedangkam seleksi dilakukan pada 14– 16 April 2014 dengan berbagai bidang tes seperti Agama, Psikologi, Bahasa Inggris, Komunikasi dan Seni Budaya Sosial, dan Bidang Akademik/Tes Potensi Akademik.
Menurut Bere, kegiatan tersebut bermanfaat bagi pemuda yang ingin mengembangkan kemampuannya dan mengasah keterampilan lain yang dimiliki. Dengan demikian pemuda Kaltim tidak ketinggalan dengan Negara lain.
“Kami berharap pada  seleksi nasional nanti pemuda Kaltim bisa lolos, sehingga dapat turut berkiprah. Disamping menjadi ajang pembuktian bahwa pemuda Kaltim tidak kalah terampil dan majunya dengan pemuda negara lain,”ujarnya.
Sementara ketua panitia seleksi M Syahriel mengatakan, tujuan diadakan kegiatan ini untuk meningkatkan motivasi generasi muda serta membuka peluang usaha dengan memanfaatkan kekayaan laut baik bidang produksi maupun jasa.
"Kegiatan ini juga  membimbing generasui muda sebagai kader pemimpin bangsa yang mampu bertanggung jawab pada diri sendiri serta tanggung jawab terhadap kelangsungan hidup bangsa dan bernegara," ujarnya.
Secara teknis, seleksi dilakukan oleh tim sesuai dibidangnya dengan mengacu persyaratan yang ditetapkan Kemenpora RI. Panitia tidak ada interpensi dalam penetapan calon peserta.
“Hasil seleksi peserta PPAN  tahap pertama menjadi 20 orang dengan masing-masing ranking I hingga V dari masing-masing peserta atau kelompok. Untuk tes tertulis dan tes wawancara diaula kantor Dispora Kaltim,sedangkan peserta KPN dites kemampuan berenang di Stadion Segiri Samarinda," ungkap Syahriel,seraya menyebut bahwa lima nama terbaik selanjutnya akan diserahkan ke Kemenpora untuk mengikuti seleksi Nasional. john

Ortu Diminta tak Nikahkan Anak di Usia Dini

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bidang Kesejahteraan Rakyat, Pembemberdayaan Masyarakat dan Pencapaian MDG’s Prof Dr Dwi Nugroho Hidayanto mengimbau agar seluruh orang tua untuk tidak menikahkan anak perempuan di usia dini. Karena, hal itu sangat merugikan bagi keluarga, anak tersebut dan masa depan mereka.
Mengatasi hal ini, Pemprov Kaltim berkomitmen untuk melakukan penyadaran, sehingga tindakan tersebut mampu mencegah dampak negatif pada kesehatan produksi dan kesiapan mental remaja di daerah.
“Pemprov Kaltim berkomitmen untuk melakukan penyadaran tersebut. Sehingga pernikahan usia dini makin berkurang ke depannya. Karena itu, diharapkan instansi terkait, yakni Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPPKB) Kaltim terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat, sehingga masyarakat dapat sadar akan tindakan yang telah dilakukan mereka,” kata Dwi Nugroho Hidayanto usai membuka seminar dampak pernikahan usia dini terhadap kesehatan reproduksi remaja dan kesiapan mental dalam rangka peringatan Hari Kartini 2014 di Kaltim, di Aula Kesbangpol Kaltim, Kamis (10/4).
Selain penyadaran yang dilakukan BPPKB, diharapkan orang tua juga berperan aktif untuk memberikan pengarahan kepada anak-anak, sehingga pernikahan di usia dini tidak terjadi.
Karena itu, ke depan sosialisasi tentang dampak pernikahan usia dini terhadap kesehatan reproduksi dan kesiapan mental remaja dapat dilakukan kepada seluruh orang tua di daerah.
“Dengan memberikan pemahaman tersebut diharapkan orang tua tidak mendorong anak-anak mereka untuk melakukan pernikahan di usia dini. Sehingga, pemahaman ini bukan hanya dilakukan terhadap mahasiswa dan pelajar saja, tetapi juga orang tua,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala BPPKB Kaltim Hj Ardiningsih mengatakan hingga saat ini BPPKB terus melakukan sosialisasi tentang dampak pernikahan usia dini kepada masyarakat, terutama orang tua.
“Ke depan, sosialisasi ini akan kami laksanakan secara bersama, yakni diikuti orang tua dan anak-anak remaja. Dengan harapan wawasan para remaja dan orang tua dapat bertambah tentang pemahaman dampak pernikahan di usia dini,” jelasnya.
Memang saat ini pemerintah di daerah belum melakukan penegasan terhadap pernikahan anak di usia dini. Karena, hal itu harus dibahas bersama seluruh instansi terkait, termasuk mengenai kesehatan reproduksi seorang remaja yang harus sesuai dengan usia pernikahan yang telah ditentukan, yakni di usia 20 tahun ke atas.
“Diharapkan penegasan ini harus disinkronkan terlebih dulu, sehingga tidak terjadi kesalahpahaman terhadap masyarakat. Dengan demikian, ke depan harus ada perubahan dalam aturan yang menentukan pernikahan anak di usia dini,” jelasnya. mar

Pasien RSU AWS Tak Mencoblos

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Gara-gara tidak ada surat suara, ribuan pemilih di Rumah Sakit Umum (RSU) AW Sjahranie Samarinda tidak bisa menyalurkan hak suaranya pada Pemilu Legislatif 2014. Warga yang tidak bisa menyalurkan hak suaranya terdiri dari pasien, keluarga pasien dan para perawat rumah sakit yang bertugas pada hari itu.
Berbeda dengan Tempat Pemilihan Suara (TPS) di perumahan penduduk yang sejak pagi sudah ramai dikunjungi warga, Tempat Pemungutan Suara (TPS) Khusus di Rumah Sakit Umum AW Sjahranie sejak pukul 07.00 wita tidak dibuka,  meski Petugas Pemungutan Suara (PPS) dari RSU  telah berada di TPS khusus tersebut.
Tidak adanya logistik pemilu di RSU membuat para petugas TPS tidak bisa melaksanakan pemungutan suara ditempat itu,  akibatnya sekitar 700 pasien, 300 petugas rumah sakit dan 500 keluarga pasien yang menunggu di rumah sakit umum tidak bisa menyalurkan hak pilihnya.
Petugas TPS Khusus RSU Zaini mengatakan pihak rumah sakit telah menunjuk pegawai yang khusus disiapkan membantu petugas PPS Kelurahan Sidodadi untuk melaksanakan pemungutan suara di rumah sakit.
Namun hingga pukul 01.00 wita batas akhir pemungutan suara,  tidak satupun petugas PPS dari Kelurahan Sidodadi yang tiba TPS khusus. “Memang kemarin kami disampaikan tidak ada TPS khusus, namun pagi tadi Direktur Rumah Sakit memerintahkan ada petugas TPS khusus dari rumah sakit yang membantu petugas PPS Sidodadi untuk melakukan pemungutan suara kepada pasien,” kata Zaini.
Jika melihat  Pemilu sebelumnya, KPU selalu membentuk TPS mobile yang melayani pasien di RSU, sementara untuk keluarga mereka bisa mencoblos di TPS terdekat yang berada di sekitar rumah sakit.
Akibat tidak adanya TPS khusus, beberapa pasien dan keluarganya bahkan berniat meminta ijin kepada para dokter agar bisa mencoblos di TPS terdekat. Seperti yang dilakukan  Sokhib  pasien yang menderita demam berdarah di ruang flamboyan Rumah Sakit U mum AW Syahranie, sangat menyesalkan tidak adanya TPS khusus di rumah sakit akibatnya ia berniat meminta ijin kepada dokter agar bisa menyalurkan hak pilihnya.
“Saya sudah meminta ijin kepada dokter untuk pulang agar bisa mencoblos, namun hingga saat ini belum bisa karena belum mendapat ijin dari Dokter. Tidak adanya TPS ini merupakan satu kemunduran pelaksanaan pemilu ,” kata Sokhib.
Komisioner KPU harus bertanggung jawab, karena pemilu ini hajat lima tahunan seharusnya semakin lama semakin baik pelaksanaanya, bukan justru semakin kacau dan merugikan masyarakat,” Sokhib.
Sementara itu Ketua Panitia Pemilihan Suara Kelurahan Sidodadi Kecamatan Samarinda Ulu Tekad membantah adanya TPS khusus yang disiapkan PPS Sidodadi. Dia mengatakan bahwa TPS  bisa diadakan jika memiliki Daftar Pemilih Tetap (DPT).
Karena rumah sakit tidak memiliki DPT, maka PPS tidak mendirikan TPS di tempat itu,  jika memang ada, kemungkinan KPU  Kota Samarinda menyiapkan logistik.
“Pada dasarnya patokan kami adalah keputusan KPU Pusat yang menginstruksikan bahwa TPS diadakan sesuai daftar pemilih tetap, jika ada DPTnya maka kita akan buat TPS disitu, sementara dirumah sakit tidak ada DPTnya jadi tidak mungkin dibangun TPS,” kata Tekat.
Tidak adanya TPS khusus di RSU patut disesalkan, karena ini bukti KPU belum siap melaksanakan even akbar lima tahunan ini. Bagaimana bisa agenda ruti lima tahunan dilaksanakan masih menyisahkan masalah,  seharusnya ini sudah tidak terjadi lagi. M4n

Banwaslu Temukan Formulir C6 Dijualbelikan

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Badan Pengawas Pemilu  (Bapilu) Kaltim menemukan berbagai indikasi kecurangan yang dilakukan para calon anggota legislatif yang bertarung di Pemilu legislatif 9 April kemarin.
Berbagai indikasi terlihat dari pelanggaran yang dilakukan para caleg seperti memobilisasi massa anak dibawah umur untuk datang ke TPS hingga jual beli formulir C6  atau undangan datang ke TPS yang dilakukan oleh penyelenggara Pemilu legislatif.
Hal ini diungkapkan Ketua Banwaslu Khairul Akbar kepada sejumlah wartawan saat mengikuti acara telecomfrance Gubernur Kaltim dengan sejumlah pemimpin Kabupaten/kota se Kaltim di Kantor Gubernur Kaltim, Rabu siang (9/4) kemarin.
Khairul mengatakan berdasarkan pantauan Banwaslu, banyak pemilih yang tidak mendapatkan C6.  Ironisnya, ada juga orang-orang tertentu yang mendapatkan formulir  C6  padahal bukan orang yang tinggal didaerah itu. Bahkan informasinya ada transaksi untuk mendapatkan C6 itu dengan dengan harga bervariasi.
“Bahkan di satu TPS kami tangkap anak umur 13 tahun yang membawa C6 dan akan memberikan hak suara di TPS itu,” kata Khairul Akbar.
Selain itu Panwaslu juga menyaksikan pengerahan masa yang dilakukan calon legislatif dari partai politik untuk mendongkrak perolehan suara. M4n

Diduga Depresi, Bapak Dua Anak Gantung Diri

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Diduga depresi, bapak dua anak nekad menghabisi nyawanya disaat warga sekitar dan keluarganya pergi menuju Tempat Pemungutan Suara (TPS) dengan cara gantung diri di kamar tidurnya, Gajali (30) ditemukan tewas tergantung  oleh Sisha orang tuanya saat akan diajak mendatangi TPS untuk memberikan suara.
Warga Jl Cendrawasi RT 17 nomor 29 Gang Cahaya Baru ditemukan tewas tergantung dalam kamar tidurnya.
Melihat tubuh anaknya tergantung, ibu 3 orang anak ini langsung shok dan memanggil warga sekitar untuk membantu anaknya lepas dari jeratan tali gantungan yang terbuat dari kain.
Laki-laki yang baru saja tiba dari Kota Baru Banjarmasin ini diduga mengalami depresi karena anak dan istrinya tidak mau diajak ke kota Samarinda. Selain itu, korban diduga memiliki hutang cukup besar kepada temannya.
Berbagai masalah yang menimpanya membuat bapak dua anak ini nekad mengambil jalan pintas dengan cara menggantung dirinya di dalam kamar tidurnya.
“Kami masih melakukan penyelidikan terkait kasus ini, beberapa teman serta keluarga korban akan kita mintai keterangan terkait penyebab kematian korban,” kata Kapolsekta Samarinda Utara AKP Ervin.
Sementara itu untuk mengetahui penyebab pasti kematian bapak dua anak ini jenazah korban langsung dibawa ke ruang jenazah RSU AW Syahranie untuk dilakukan visum. M4n

Gerakan Pramuka Ajarkan Kreativitas Siswa

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Ketua Kwartir Daerah (KWARDA) Gerakan Pramuka Kaltim Hatta Zainal  mengatakan, Pramuka ditetapkan sebagai extra kurikuler wajib di setiap jenjang sekolah SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA/SMK yang ada di Kaltim. Hal itu dikarenakan, Gerakan Pramuka penting untuk peningkatan kreativitas siswa di sekolah.
"Kenapa dikatakan penting, karena pramuka mengajarkan kreativitas untuk siswa yang ada di sekolah. Banyak ilmu yang didapatkan dari gerakan pramuka di sekolah,” terang Hatta Zainal pada kegiatan Outbound di Lembah Hijau Tanah Merah Samarinda, beberapa hari lalu.
Menurut Hatta, Gerakan Pramuka tentunya tidak hanya  menekankan ketetapan wajib yang harus dilaksanakan. Melainkan juga bagaimana bersungguh-sungguh menggalakkan pendidikan kepramukaan di sekolah. Kegiatan kepramukaan harus lebih inovasi dalam melaksanan kegiatan sehingga tidak sepi peminatnya.
Gerakan kepanduan ini diarapkan juga merubah pola pikir siswa  agar lebih kreatif melihat kondisi kehidupan. Penyalahgunaan obat terlarang diharapkan bisa diatasi. Karena Pramuka mengajarkan kecerdasan emosional, kecerdasan sosial dan kecerdasan spritual.
 “Sekolah yang belum menerapkan kurikulum baru itu juga bisa menjadikan pramuka sebagai ekskul wajibnya. Pramuka diwajibkan karena sejalan dengan program pendidikan karakter yang kini sedang digalakkan,” tambah Hatta.
 Pramuka merupakan gerakan pendidikan karena anggotanya mendapat pengetahuan dan keterampilan. Pendidikan yang dimaksud pengembangan karakter, pengembangan sikap dan tingkah laku. Dalam pramuka, siswa bisa mengembangkan diri, belajar bersosialisasi hingga mencintai alam.
 Dalam kesempatan itu, Hatta mengucapkan terimakasih kepada Gubernur kaltim atas dukungan terhadap gerakan Pramuka di lingkungan SKPD dengan membentuk Sembilan satuan karya. Satuan karya ini sifatnya mengkordinasikan satuan karya yang ada di tingkat cabang,
“Dengan adanya Satuan karya di setiap SKPD dapat membatu gerakan pramuka yang ada di Kaltim,” katanya. mar

2014, Kaltim Dipastikan Tidak Ada Pilkades

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Sekitar 1.445 desa/kelurahan se-Kaltim dipastikan tidak dapat menyelenggarakan pemilihan Kepala Desa (Pilkades) sepanjang tahun 2014. Meskipun beberapa kepala desa masa kepemimpinannya berakhir tahun ini.
“Ini seiring terbitnya surat edaran Direktur Jenderal PMD atas nama Menteri Dalam Negeri No 140/7635/PMD tanggal 8 November 2013. Intinya edaran tersebut mengamanatkan meniadakan pilkades selama masa pemilihan umum 2014. Pemilihan baru akan dilaksanakan pada tahun 2015,” ungkap Kabid Pemerintahan Desa - Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Kaltim Riyani Trisnadewi di Samarinda, Senin (7/4).
Pencabutan moratorium, kata Riyani, nantinya dilakukan bersamaan pencabutan moratorium pengembangan pemekaran wilayah dan pemilihan kepala daerah. Artinya setelah Pemilu Legislatif dan Presiden baru boleh dilakukan Pilkades.
Terkait roda pemerintahan, fungsi kepala desa yang masa pemerintahannya berakhir sementara digantikan Sekretaris Desa sampai Pilkades.
“Roda pemerintahan harus tetap berjalan. Tidak boleh berhenti karena masa jabatan kepala desanya berakhir. Maka perannya digantikan Pls Kades yang berasal dari PNS. Ini agar tugas-tugas pemerintahan tetap berjalan,” katanya.
Hanya saja lanjut Riyani, untuk kewenangan yang berkaitan keuangan dan produk hukum seperti urusan tanah langsung ditangani camat setempat. Termasuk pengawasan peran Badan Pemusyawaratan Desa (BPD) dan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) dalam mengawal pelaksanaan pemerintahan desa. mar

Pemilu Legislatif di Kaltim Tertib

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Gubernur Kaltim  H Awang Faroek Ishak menyatakan bahwa Pemilihan Umum Legislatif (Pileg) periode 2014-2019 di Kaltim berlangsung aman dan tertib.
Sesuai pantauan Gubernur Kaltim ketika video conference bersama 3 kabupaten/kota di Kaltim, yakni Paser, Berau dan Bontang. Pelaksanaan Pileg berlangsung sukses dan lancar. Bahkan antusiasme masyarakat sangat tinggi. Diharapkan dengan hasil tersebut ketika Pemilihan Presiden (Presiden) dapat berlangsung sukses.
“Antusiasme masyarakat sangat tinggi. Diharapkan, dari kondisi tersebut mampu meningkatkan partisipasi masyarakat dalam memilih presiden ketika 9 Juli 2014 nanti,” kata Awang Faroek Ishak saat melakukan video conference di Kantor Gubernur Kaltim, Rabu (9/4).
Dari tiga kabupaten/kota di Kaltim yang melakukan video conference, Awang menilai antusiasme tersebut dapat terlihat dari presentase yang disampaikan masing-masing kabupaten/kota, yakni rata-rata partisipasi masyarakat untuk memilih mencapai 60 persen.
Awang berharap dari presentase tersebut, ketika Pilpres masyarakat dapat lebih antusias dalam memilih calon pemimpin negeri ini. “Saya yakin ketika Pilpres nanti masyarakat sangat antusias memberikan hak pilihnya,” jelas Awang.  
Kabupaten Paser mendapatkan kesempatan pertama menyampaikan informasi kepada Gubernur Awang Faroek Ishak yang disaksikan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) Kaltim.
Melalui Bupati Paser Ridwan Suwidi mengatakan sesuai peninjaua di sejumlah Kecamatan di Paser, bahwa antusias masyarakat memilih mencapai 60 persen dari 176.388 pemilih.
“Dari presentase tersebut kami menilai bahwa antusiasme masyarakat masih tinggi dalam menentukan pilihan wakil rakyat. Meski demikian, masih ada salah satu Tempat Pemilihan Suara (TPS) yang kekurangan lembar kertas suara,” jelasnya.
Kesempatan kedua disampaikan Bupati Berau Makmur Hapk. Dia mengatakan antusias masyarakat Berau sangat tinggi dalam memilih wakil rakyat di daerah maupun di pusat. Meski begitu, kondisi pelaksanaan berlangsung lancar dan aman. “Kami berharap, dari 150.000 pemilih yang sangat antusiasme tersebut juga dapat terjadi pada Pilpres nanti. Selain itu, yang patut disampaikan adalah masih adanya kekurangan surat suara di salah satu TPS di Berau. Diharapkan, pada Pilpres nanti hal ini tidak terjadi,” jelasnya.
Terakhir Walikota Bontang Adi Darma mengatakan sesuai peninjauan dilakukan di Bontang berlangsung kondusif, tertib dan lancar. Antusias masyarakat jika dipresentase mencapai 60 persen dari jumlah pemilih khusus mencapai 118.000 orang.
“Diharapkan dari antusiasme tersebut dapat menekan angka golongan putih di Bontang. Selain itu, mengenai kotak suara dan kertas suara tidak ada masalah. Diharapkan pelaksanaan ini juga lancar ketika Pilpres nanti,” jelasnya.
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kaltim Ida Farida mengatakan adanya kekurangan surat suara terjadi karena disesuai dengan daftar pemilih tetap (DPT) yang disampaikan masing-masing kabupaten/kota ke KPU Pusat.
Sebab, KPU Pusat tidak mencetak lagi surat suara yang telah ditetapkan sebagai Daftar Pemilih Khusus (DPK) oleh masing-masing provinsi.
“Meski begitu, kami sudah menyampaikan informasi kepada masing-masing KPU Kabupaten/Kota se Kaltim dan Kaltara, apabila memang di masing-masing TPS ada yang memiliki kertas suara lebih, maka bisa disampaikan ke TPS yang lain di satu daerah pemilihan (dapil), berdasarkan berita acara yang dilakukan anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS),”pungkasnya. mar

Guru Kembali Demo Balaikota

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Untuk kesekian kalinya para guru yang tergabung dalam Forum Guru Sertifikasi (FGS) Samarinda mendatangi kantor  Pemkot Samarinda di  Balaikota Jl Kusuma Bangsa Samarinda.
Puluhan guru se Kota Samarinda ini menuntut tunjangan seritifikasi yang tertunda dan masih kurang  3 bulan di tahun 2011 dan kurang 2 bulan di tahun 2012 totalnya Rp24 miliar.
Ketua Forum Guru Sertifikasi (FGS) Abu Bakar Hasan mengatakan bahwa aksi ini merupakan aksi  ketiga kalinya.  Aksi para guru tidak berubah yakni menuntut janji Pemkot Samarinda untuk menuntaskan masalah yang menimpa para guru yang hingga saat ini belum terselesaikan .
Para guru pun mengancam akan melakukan aksi boikot pelaksanaan Ujian Nasional (UN) jika pencairan dana sertifikasi yang hingga saat ini tertunda tidak segera direalisasikan.
“Bila memang tidak ada pencairan dana sertifikasi , maka guru mengancam akan memboikot Ujian Nasioanal (UN) yang akan dilaksanakan 14-16 April mendatang,” kata Abu bakar.
Abu Bakar mengatakan  aksi sebelumnya di DPRD Samarinda Agustus 2013 lalu,  Pemkot telah berjanji akan menyelesaikan tunjangan sertifikasi yang belum dibayarkan akan diselesaikan akhir tahun 2013 setelah semua kegiatan pembayaran di tahun 2013 selesai.
Namun hingga saat ini lanjut Abu Bakar pembayaran insentif belum dilaksanakan, bahkan pembayaran insentif tahun 2014 yang hingga saat ini juga belum terbayar sama sekali,
Padahal para guru guru sudah menandatangani  semua berkas yang didiperlukan untuk pencairan insentif.
Para guru juga menyayangkan terbitnya surat terkait sertifikasi para guru yang dinilai tidak manusiawi.  Dimana para guru wanita yang mengajukan cuti hamil dan menunaikan ibadah haji mengharuskan tunjangan sertifikasi diterimanya harus dikembalikan .
"Mohon ditindak lanjuti kembali kebijakan itu karena kebijakan itu jelas merugikan para guru supaya di kemudian hari tidak terjadi pemotongan uang sertifikasi,"kata Abu bakar. ike

Aliansi Mahasisawa Unmul Tolak TPS di Kampus

SAMARINDA,  Poskota Kaltim
Aliansi Mahasiswa Universitas Mulawarman menolak keberadaan Tempat Pemungutan suara didalam Kampus Universitas Mulawarman guna mengakomodir hak-hak mahasiswa yang berasal dari luar kota Samarinda .
Koordinator aksi Aliansi Mahasiswa  Unmul Iwan mengatakan bahwa pembentukan TPS didalam kampus jelas tidak mendasar. Pasalnya,  para perantau yang juga mahasiswa ini sebagian besar telah diakomodir para RT dimana mereka tinggal.
“Untuk apa ada TPS didalam kampus jika seluruh mahasiswa di Kota Samarinda sudah diakomodir ketua RT dimana mereka tinggal, Jadi dirasakan sudah tidak perlu ada TPS didalam kampus,” kata Iwan.
Iwan mengingatkan seharusnya sebagai salah satu Universitas Negeri terbesar di Kaltim,  kampus ini bisa independen dan bersih dari hal hal semacam itu.  Aneh yang dibuat segelintir kelompok menjadikan citra politik semakin buruk.
Seharusnya, kata dia, Pemilu menjadi suatu mekanisme yang bisa dikatakan `pesta demokrasi`  dimana seluruh elemen masyarakat bisa menyampaikan hak pilihnya untuk menentukan masa depan Indonesia 5 tahun kedepan.
Namun dengan dipaksanakannya ada TPS di dalam kampus ini jelas mencoreng independensi kampus, kebijakan ini jelas-jelas telah mencoreng dan menghilangkan jati diri kampus.
Demokrasi kerakyatan yang diingikan seluruh rakyat tapi nyatanya hanya milik segelintir orang, yang hanya milik mereka para elite calon calon penindas bangsa sendiri.
Independensi kampus ini sudah terjajah dengan kepentingan birokrasi terlihat dengan munculnya berbagai persoalan di Kampus yang jelas-jelas mecoreng wajah pendidikkan Unmul. Ironisnya hingga saat ini tidak ada upaya dari pimpinan Universitas Mulawarman untuk menyelesaikan masalah ini.
“Inikan Ironis akibat tidak selesainya kisruh yang terjadi di Kampus Unmul membuat  Dirjen Pendidikan Tinggi Nasional membentuk team Investigasi yakni dari Irjen Dikti untuk melakukan pemeriksaan dan pencarian fakta terkait permasalahan kampus Unmul,” kata Iwan.
Inikan jelas memalukan, sementara pimpinan Unmul Rektorat malah membuat kebijakan yang tidak umum  dan terkesan mengada-ada.
“Dari itu terkait persoalan ini kami meminta rektor menilak secara tertulis mengenai respon terhadap TPS dalam kampus, selain itu Rektor juga harus  menjelaskan alas an apa hingga Dikti mengutus tim investigasi  kami juga meminta agar tim  menyampaikan hasil investigasinya,” tegas Iwan.
Meski tidak berhasil menemui para petinggi Unmul aksi belasan mahasiswa ini akhirnya membubarkan diri.  ike

99 Persen UN di Kaltim Siap Digelar

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Kepala Dinas Pendidikan Kaltim H Musyahrim menyatakan bahwa 99 persen Kaltim siap menyelenggarakan Ujian Nasional (UN) untuk jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat yang serentak dilaksanakan pada 14 April 2014.
Mulai dari distribusi hingga pengamanan soal berjalan dengan baik. Diharapkan dengan kondisi tersebut pelaksanaan UN berlangsung sukses dan lancar. “Semua persiapan untuk penyelenggaraan ujian nasional bagi jenjang SMA sederajat sudah tidak ada masalah. Jadi, 99 persen Kaltim siap melaksanakan ujian nasional. Mulai dari persiapan soal dan lokasi pelaksanaan sudah tidak ada masalah. Termasuk pendataan peserta sudah disiapkan. Bahkan peserta ujian juga telah melaksanakan try out menjelang ujian,” kata Musyahrim di Pendopo Lamin Etam Samarinda, Senin (7/4).
Dari kesiapan tersebut, diharapkan hasil UN peserta juga lebih baik. Apalagi, distribusi soal tidak ada masalah. Bahkan keterlambatan soal dipastikan tidak akan terjadi kembali, seperti 2013.
Karena, distribusi soal untuk remote area atau daerah yang susah dijangkau dengan jalur transportasi telah dilakukan. Dimulai sejak 1 April 2014, yakni di Malinau dan Nunukan, serta Kutai Barat, khususnya di wilayah perbatasan dan terpencil.
“Saat ini, yakni Senin 7 April 2014, distribusi soal kembali dilakukan, yaitu ke daerah non remote area atau yang mudah dijangkau, antara lain Kutai Kartanegara, Bontang dan Kutai Timur. Karena itu, kami yakin semua lancar,” jelasnya.
Antisipasi agar tidak terjadi keterlambatan dan kekurangan naskah soal, maka Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah melakukan distribusi ke masing-masing provinsi, termasuk Kaltim sejak akhir Maret 2014.
Sedangkan pada 11 April ini, distribusi soal ke wilayah Balikpapan dan Samarinda baru dilakukan. Sehingga soal tersebut tidak lama disimpan di Disdik Balikpapan dan Samarinda. “Jadi, 14 April ini peserta didik kami siap melaksanakan UN secara serentak,” jelasnya. mar

Sekkot Ingatkan Pegawai Tidak Golput

Jadi Pemilih Cerdas, Hindari Politik Uang

SAMARINDA, Poskota kaltim
Sekretaris Kota Samarinda Dr Zulfakar Noor mengingatkan kepada seluruh pegawai di lingkungan Pemkot Samarinda, baik PNS maupun tenaga honorer agar menyukseskan pesta demokrasi Pemilu 2014 yang hari pencoblosannya, Rabu (9/4) lusa.
“Sesuai keputusan Presiden, 9 April libur nasional. Kita tidak masuk kantor, tapi kewajiban untuk menyalurkan hak suara dengan datang ke TPS masing-masing. Boleh liburan keluarga, tapi setelah coblos di TPS,” ucap Zulfakar yang juga ketua Korpri.
Untuk itu, ia mengharapkan seluruh pegawai di lingkungan Pemkot Samarinda bisa menjadi teladan dan contoh pada pelaksanaan demokrasi di tengah masyarakat dengan memberikan hak suaranya dalam Pemilu.
“Saya meminta kepada seluruh pegawai supaya tidak golput. Seluruh pegawai harus memberikan hak suaranya sesuai dengan hati nurani. Pilihan boleh berbeda tetapi jangan ada perpecahan, apalagi sesama pegawai dan di lingkungan masyarakat,” pesannya.
Untuk itu, lanjutnya supaya pegawai menjadi pemilih yang cerdas dan menghindari politik uang. “Jangan sampai pegawai jadi teladan jelek dalam Pemilu,” pungkasnya. ike

Jaang Bertekad Lanjutkan Perjuangan Achmad Amin

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Komitmen keras yang ditunjukan mantan Walikota Samarinda Achmad Amin untuk membangun jembatan alternatif mengingat meningkatnya jumlah volume kendaraan yang melintasi jembatan Mahakam yang ada saat ini, akan terus dilanjutkan oleh Syaharie Jaang Walikota Samarinda saat ini.
Syaharie Jaang yang menganggap Achmad Amin sebagai orang tuanya mengaku bahwa perjuangan keras itu harus terlaksana, karena kedepan Samarinda tidak boleh bergantung pada satu jembatan yang ada saat ini, namun perlu ada jembatan-jembatan lainnya hal ini tentunya untuk membuka akses sekaligus pemerataan pembangunan di Kota Samarinda.
”Karena memang proyek jembatan ini pekerjaan Rumah (PR) di kepemimpinan saya bersama wawali Nusyirwan Ismail sebagai tanda penghormatan kami kepada Ayahanda Achmad Amins yang telah berkerja keras berjuang  merencanakan tahap pembangunan jembatan ini dari awal,” jelas Jaang.
Jadi tak ada alasan kata dia berganti kepemimpinan pekerjaan jembatan tidak dilanjutkan. Namun yang terpenting  lanjut Jaang  selesainya  pekerjaan ini  nantinya tidak meninggalkan masalah apalagi sampai menambah ketakutan warga  untuk memanfaatkan.
Untuk itu, kualitas dan volume material bahan baku pendukung tahap pembangunannya sangat penting disini, agar keberadaan jembatan tersebut bisa terus kokoh dari masa ke masa.
Dari itu ia mengharapkan agar kontraktor  baru yang akan mengerjakan proyek bentang pendek jembatan Mahkota 2 , PT Agrabudi Karyamarga selaku kontrakor pembangunan bentang pendek dan panjang bisa menyelesaikan pekerjaannya pada November 2015 mendatang.
”Kita harus kerja mulai sekarang pak Panji, jangan sampai target penyelesaian yang dijanjikan kontraktor  meleset seperti apa yang diharapkan, karena pada intinya kita punya dana untuk mengerjakan tahap dua pembangunan jembatan ini, jangan tunggu cair dulu baru bekerja,” kata Jaang kepada Direktur PT Agrabudi Karyamarga Panji Setyawan dalam sambutannya.
Selama ini, tak banyak yang tau kalau progress pembangunan Mahkota II terus berjalan dan masuk dalam program skala prioritas. Karena keinginan kuat Wali Kota terhadap penyelesaian proyek tersebut sangat beralasan, mengingat keberadaan jembatan itu nanti diharap bisa memacu pertumbuhan ekonomi.
”Itulah maksud diadakannya syukuran dan selamatan ini, tentunya kita  menaruh harapan agar semua pekerja di lapangan selalu mendapatkan perlindungan terlebih diberi keselamatan selama menjalankan aktifitasnya, dengan harapan penyelesaiaan bisa sesuai target,” kata  Jaang.
Sementara itu, menurut Panji Setyawan menyampaikan Mahkota II salah satu jembatan terpanjang di Indonesia yang menggunakan cable-stayed dengan panjang utama 740 meter.
Sejak dikerjakan pada tahun 2003 tahap pertama  jembatan ini sudah menyerap dana Rp385 miliar dalam pembangunannya. Sedangkan tahap dua diperkirakan Rp215 miliar. Dengan demikian, total hingga 2015 mencapai Rp 601,2 miliar. ike

Ribuan Petugas Linmas Amankan Pileg

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Ribuan personil sukarela dari satuan Pengaman Perlindungan Masyarakat (Sat-pam linmas) Pemkot Samarinda senin siang diserahkan kepada kepolisian Poltabes Samarinda untuk mengamankan jalannya pemilu calon legislatif 9 april 2014 mendatang, personil ini akan  disebar ke 1.574 tempat pemungutan suara se-kota Samarinda.
Bertempat di halaman Parkir Segiri Samarinda, Walikota Samarinda mengatakan bahwa personil Linmas ini akan disebar ke 1.574 yang berada 53 kelurahan di 10 kecamatan di kota Samarinda dan bertugas mengamankan TPS hingga penyelenggaran pemilu presiden dan wakil presinden mendatang.
Ribuan Linmas ini merupakan tenaga sukarela yang direkrut dari masyarakat kota Samarinda,  dengan terlibatnya masyarakat diharapankan pelaksanaan pileg 9 april mendatang, khususnya saat pencoblosan bisa berjalan lancar,  serta keikutsertaan masyarakat dalam pemilu mendatang bisa meningkat.
“Kita harapkan dengan kehadiran Linmas ini pelaksanaan agenda lima tahunan bisa berjalan Aman , lancar, kondusif dan masing-masing pihak bisa menerima apapun hasil pemilihan umum,” kata Syaharie Jaang.
Yang utama dari pelaksanaan pemilu adalah berlangsungnya pesta demokrasi dengan baik tanpa hambatan, baik yang menang maupun yang kalah bisa menerima hasil pemilu dengan lapang dada. “Jika pemilu hanya dijadikan ajang perpecahan, untuk apa ada pemilu,” kata Jaang.
Dari itu untuk mengantisipasi gangguan Kamtibmas serta gejolak  dalam masyarakat akibat konflik sosial, dibentuklah Satuan Linmas ini hal ini semata-mata untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.
Situasi Samarinda  yang aman dan damai sekarang ini menjadi perhatian sejumlah investor sehingga  antri untuk menanamkan modalnya di Ibukota Propinsi Kaltim. “Linmas ini dibentuk  bertujuan untuk lebih cepat mengkoordinasikan dan mengatasi segala bentuk ancaman keamanan serta benih-benih konflik, dengan penanganan cepat tentu akan lebih cepat pula pengendaliannya,” katanya.
Tidak hanya Satpam Linmas yang ada saat ini keamanan Pemilu legislatif juga didukung oleh Kepolisian dan Anggota TNI.
“Berdasarkan Instruksi Panglima TNI, anggota TNI yang berada di lapangan bisa diterjunkan untuk pengamanan pelaksanaan Pileg, dari itu saat ini jajaran TNI juga ikut bertanggung jawab terhadap keamanan Kota Samarinda,” kata Syaharie Jaang.
Sementara itu Kapolresta Samarinda Kombes Pol Antonius Wisnu Sutirta mengatakan bahwa situasi Kamtibmas Kota Samarinda menjelang Pemilu 2014 masih terkendali meski suhu politik memanas.
Dari itu  kapolresta  mengimbau agar masyarakat  tetap waspada dan selalu mengedepankan kebersamaan serta mencermati segala informasi. “Sekarang ini informasi berkembang pesat dan cepat, karenanya harus dicerna semua informasi yang diterima agar tidak salah bertindak,” pesanya seraya mengingatkan masyarakat untuk tidak segan-segan melapor ke polisi atau pihak keamanan lainnya jika ada tindakan masyarakat yang dapat menganggu Kamtibmas.
Untuk menjaga jalannya pelaksanaan Pemilu legislatif  Polresta Samarinda  menyiagakan 811 personil polres dan polsek untuk mengkaper 1.574 TPS dan di bantu 4.078 orang personil Linmas. Seluruh personil saat ini di komandoi masing-masing polsek kota samarinda dan di sebar ke sejumlah TPS.
Para petugas Linmas yang telah diserahkan kepada aparat kepolisian ini nantinya akan menempati TPS yang berada disekitar tempat tinggal mereka, dengan pengamanan sistem ini dipastikan bahwa pengamanan pemilu legislatif bisa berlangsung efektif. M4n

Badan Pengelola Islamic Center Diantik

Gubernur: Jadikan IC Sebagai Pusat Peradaban Islam

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Gubernur Kaltim  H Awang Faroek Ishak mengharapkan agar  kepengurusan Badan Pengelola dan Pelaksana Islamic Center (IC) Kaltim periode 2014-2019 mampu melakukan perubahan dan kemajuan, sehingga syiar Islam akan makin terangkat melalui berbagai aktivitas Islamic Center.
“Bangunan yang besar dan megah bahkan masjidnya sebagai 10 besar di Indonesia tidak banyak manfaatnya apabila tidak dikelola dengan baik. Jadikan Islamic Center sebagai pusat peradaban Islam,” kata Awang Faroek Ishak  di Pendopo Lamin Etam, Senin (7/4).
Karena itu lanjut Awang, membangun Islamic Center Kaltim yang sangat besar dan megah akan memberikan manfaat yang besar pula apabila mampu dijadikan pusat ibadah dan kegiatan umat Islam dan masyarakat Kaltim secara umum.
Tentunya, badan pengelola dan pelaksana IC Kaltim tidak mampu bekerja sendiri tanpa dukungan banyak pihak terkait. Koordinasi dan sinergitas dengan berbagai pihak baik pemerintah daerah maupun organisasi kemasyarakatan perlu dibangun.
Maka, Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kaltim dan Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kaltim merupakan pihak-pihak yang sangat erat hubungannya dan saling mendukung keberadaan Islamic Center Kaltim.
“Pentingnya dilakukan revitalisasi pengelolaan dan pelaksanaan kegiatan IC Kaltim dan reaktualisasi fungsi masjid. Tidak hanya Masjid Islamic Center (MIC) tetapi seluruh masjid di Kaltim yang merupakan tugas dan tanggung jawab DMI dalam pembinaannya,” jelasnya.
Selain itu, pengelola dan pelaksana IC Kaltim dalam upaya memakmurkan masjid maka secara rutin melaksanakan kegiatan baik berkaitan dengan amaliah maupun kegiatan keagamaan yang melibatkan organisasi pemuda yang bergerak dibidang keagamaan.
“Pengelola dan pelaksana IC Kaltim bersama PHBI dan DMI sesuai dengan visi dan misi yang diembannya  berperan untuk mewujudkan fungsi masjid sebagai pusat ibadah, pengembangan masyarakat, persatuan umat, peningkatan keimanan dan ketakwaan dalam membentuk akhlak mulia serta kecerdasan umat,” harap Awang Faroek Ishak.
Dalam kesempatan itu Gubernur Awang Fareok Ishak melantik Pengurus PHBI Kaltim yang dipimpin Kepala Biro Sosial Setdaprov Kaltim H Syafrian Hasani serta Pengelola dan Pelaksana Islamic Center Kaltim dipimpin H Sayid Alwi dan H Awang Dharma Bhakti.
Wakil Ketua Umum Pimpinan Pusat DMI,  KH Masdar Farid Mas’udi ikut hadir sekaligus melantik pengurus Pimpinan Wilayah DMI Kaltim periode 2013-2018 yang dipimpin H Bahrani Selamat. mar

Gubernur: Jadilah Pemilih Cerdas

Gunakan Hak Pilih Pada 9 April 2014

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Gubernur Kaltim  H Awang Faroek Ishak diberbagai kesempatan terus mengajak dan memotivasi masyarakat Kaltim menjadi pemilih yang cerdas  dengan menggunakan hak pilihnya pada pesta demokrasi 9 April  untuk memilih wakil rakyat yang berkompeten.
“Kita harus memiliki wakil yang duduk di lembaga legislatif (DPRD) baik daerah maupun pusat. Karenanya, manfaatkan 9 April ini untuk memilih orang-orang yang mampu memperjuangkan masyarakat dan daerah Kaltim. Jadilah pemilih yang cerdas,” pesan  Awang Faroek Ishak kepada media Senin (7/4).
Waktu lima tahun kedepan hanya ditentukan beberapa menit di dalam bilik suara, sehingga masyarakat pemilik hak suara hendaknya mampu menggunakan hak pilih untuk menentukan orang-orang yang memang mempunyai kompetensi (kemampuan) mewakili rakyat.
"Lembaga eksekutif memerlukan dukungan orang-orang yang duduk di lembaga legislatif, dengan kemampuan memimpin dan memperjuangkan nasib masyarakat dan daerah, serta mampu membangun komunikasi dengan lembaga di tingkat pusat,"ujarnya.
Namun terpenting lanjut Awang Fareok, setiap Calon Anggota Legislatif (Caleg) harus memiliki kemampuan berkomunikasi dengan segala pihak baik kepada masyarakat, pemerintah daerah maupun pusat serta memiliki pandangan atau pola pikir membangun daerah dan masyarakat.
“Caleg-caleg yang ada sekarang ini harus berlomba-lomba membangun trust (kepercayaan) masyarakat. Caranya dengan  menunjukkan kinerja didukung moral dan visi jauh kedepan tentang bagaimana membangun daerah agar lebih baik,”tandasnya.
Menurut Awang, lembaga legislatif dan eksekutif  adalah lembaga yang sangat berperan dalam mencapai target pembangunan untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat. Sehingga, kompetensi dan komunikasi serta visi yang dimiliki setiap anggota lembaga legislatif ikut menentukan tercapainya program-program pembangunan yang ditetapkan pemerintah.
“Kalau lembaga legislatif kita kuat dan bersama pemerintah daerah serta didukung seluruh komponen masyarakat, percepatan pembangunan dapat diwujudkan dan kesejahteraan rakyat dapat dicapai,” ungkapnya
Menurut Awang Faroek, Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden harus disukseskan. Karena dengan pesta demokrasi yang langsung, umum, bebas, rahasia dan bermartabat diharapkan dapat melahirkan para pemimpin bangsa yang berkualitas yang dalam kepemimpinannya mampu membawa ke arah pembangunan dan kehidupan masyarakat, bangsa dan negara yang lebih baik dari yang dicapai saat ini.
Kesusksesan pelaksanaan Pemilu tentunya  tergantung dari partisipasi aktif  semua pihak, baik pemerintah maupun masyarakat. Dari sisi pemerintah harus gencar melakukan sosialisasi pelaksanaan pemilu di semua wilayah, terutama wilayah perbatasan, pedalaman dan terpencil, sehingga warga mengetahui bahwa ada pemilu untuk menentukan pemimpin negara untuk lima tahun kedepan. Dan yang tidak kalah penting adalah peranan masyarakat. Awang Faroek menyebut dengan partisipasi aktif masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya, tentu saja mencerminkan kehidupan berdemokrasi yang baik di Kaltim. Karena, dengan tingkat partisipasi pemilu yang tinggi, pemimpin yang terpilih juga benar-benar mewakili rakyat untuk menyuarakan kepentingan rakyat di dewan baik daerah maupun tingkat pusat.
“Kita semua harus dapat berpartispasi aktif untuk mewujudkan Pemilu damai dan aman di Kaltim. Dan kita juga harus bisa menjaga suasana Kaltim yang kondusif untuk pembangunan yang lebih baik,” pungkasnya. mar

BPD Kaltim Siap Bantu Usaha UPPKS Kaltim

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Upaya meningkatkan perekonomian masyarakat melalui pemberdayaan ekonomi keluarga. Bank Pembangunan Daerah (BPD) Kaltim siap membantu kegiatan usaha keluarga yang terhimpun dalam kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera (UPPKS), melalui Asosiasi Kelompok UPPKS (AKU).
Kesiapan tersebut, setelah dilakukan penandatanganan kesepakatan bersama atau Memorandum of Understanding (MoU)  oleh Direktur Utama BPD Kaltim Zainuddin Fanani dengan Plt Kepala Perwakilan BKKBN  Kaltim  Yenrizal Makmur di sela-sela Musda Asosiasi Kelompok UPPKS di Samarinda, Kamis (3/4).  .
Dalam kesempatan itu, Zainuddin  Fanani mengatakan,  penyaluran modal kerja untuk mengembangkan berbagai usaha ekonomi produktif masih sedang dalam persiapan dan diharapkan bantuan ini berjalan lancar dan kelompok  UPPKS mampu mengembangkan usaha ekonomi produktif yang anggotanya mencapai 14 ribu orang se Kaltim.
"Sedangkan besarnya bantuan dana bergulir, akan dilihat dari proposal peminjam tetapi namanya kredit harus dimaklumi tentunya perlu proses sesuai dengan payung hukum.
"Kalau program ini berjalan tentunya kesejahteraan masyarakat Kaltim bakal meningkat, mengenai besarnya bantuan  kita alokasikan sesuai kebutuhan, usaha yang dilakukan" ujarnya.
Sementara itu, Plt Kepala Perwakilan BKKBN  Kaltim  Yenrizal Makmurdi mengatakan, saat ini masih banyak keluarga prasejahtera yang perlu bantuan modal usaha untuk meningkatkan kesejahteraan.
Karena itu BKKBN Kaltim berterimakasih kepada BPD Kaltim yang akan  memberikan bantuan modal usaha kepada keluarga prasejahtera dalam bentuk bantuan dana bergulir.
Dijelaskan saat ini Kelompok UPPKS di Kaltim, mencapai 727 kelompok yang teersebar di 15 kabupaten dan kota. Dia berharap melalui program ini mampu  meningkatkan pendapatan masyarakat lebih baik. john

Pembangunan Jalan Poros Palaran Terus Dilanjutkan

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Pembangunan jalan poros Palaran sepanjang 18 kilometer untuk menghubungkan Pelabuhan Terminal Peti Kemas (TPK) Palaran dengan anggaran sekitar Rp358 miliar yang berasal dari APBD Provinsi Kaltim,sesuai kontrak fisik sudah rampung dengan kondisi cor beton. Namun demikian,masih ada sebagian titik yang tertinggal belum dikerjakan karena terhalang permintaan ganti rugi pembebasan lahan.
Demikian dikatakan kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kaltim HM Taufik Fauzi pada pelantikan Pengurus Islamic Centre, Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kaltim dan Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kaltim  di Pendiopo Lamin Etam, Senin (7/4).
"Kalau dilihat dari presentasenya kecil dibanding masyarakat yang melepaskan lahannya tanpa ganti rugi untuk pembangunan jalan. Kondisi ini tentunya tidak dibiarkan begitu saja, tetapi akan dilakukan pendekatan kepada masyarakat agar tanah tersebut dilepas untuk kepentingan publik sehingga kedepan jalan itu benar-benar terwujud menjadi dua jalur mulai dari jembatan Mahakam hingga pelabuhan peti kemas Palaran," ujarnya.
Untuk itu masyarakat diminta bersabar dan bagi yang tetap ngotot meminta ganti rugi untuk introspeksi diri bahwa pembangunan yang dilaksanakan dinikmati masyarakat banyak serta demi peningkatan ekonomi masyarakat.
"Sekarang ini setelah jalan poros Palaran dibuat dua jalur perkembangan ekonomi sangat luar biasa dan pembangunan tidak akan berhenti, Pemprov Kaltim akan terus membangun diberbagi bidang," ungkapnya.
Terkait keluhan masyarakat tentang  tiang listrik yang menghalangi jalan tepatnya di jalan Bung Tomo saat ini sebagian sudah mulai dicabut oleh pihak PLN. Sehingga kekhwatiran tingginya angka kecelakaan dikawasan tersebut mampu diminimalisir.
"Keluhan masyarakat sudah direspon pihak PLN, tentunya PU juga merasa lega karena selama ini ada yang menuding tidak ada koordinasi dabn saling menyalahkan," ungkapnya. john

Gubernur Kaltim Bersyukur Kampanye Pemilu Aman

SAMARINDA,Poskota Kaltim
Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak merasa bersyukur selama pelaksanaan kampanye pemilu legislatif (Pileg) sejak 16 Maret hingga 5 April  di Kaltim secara umum berlangsung lancar, aman dan tertib.
"Saya bersyukur masa kampanye selama 3 minggu ini secara umum  telah terlaksana dengan baik, aman dan tertib. Setiap partai politik sudah berupaya maksimal untuk mengkampanyekan visi dan misinya dan menjaga konstituennya untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban," kata Gubernur Awang Faroek Ishak usai pelantikan pengurus Masjid Islamic Centre  di Pendopo Lamin Etam, Senin (7/4).
Menurut Awang, kondisi ini mengartikan bahwa  semua parpol sudah dewasa dan berpikir cerdas tentang makna arti demokrasi. Keamanan dan ketertiban yang telah dapat dijaga dengan baik selama masa kampanye, harus tetap menjadi tekad bersama untuk terus dijaga dan dipertahankan.
Ia juga mengimbau kepada seluruh pimpinan elemen-elemen baik parpol maupun masyarakat, untuk ikut bersama-sama menjaga tahapan proses demokrasi ini agar dapat berlangsung dengan tertib, aman dan lancar
"Saya berharap pada pemungutan suara pada 9 April juga berjalan  aman dan terrtib serta jujur adil dan rahasia (Jurdil),"ujarnya.
Dia juga mengingatkan kepada para generasi muda agar jangan lupa mengunakan hak pilihnya dan jangan golput dan berharap tingkat partisipasi masyarakat saat memilih diatas 70 persen.
"Siapapun yang terpilih akan kita dukung, karena mereka nanti wakil rakyat yang dipilih rakyat," ujarnya.
Awang juga mengungkapkan pada 9 April nanti setelah melakukan pencoblosan akan keliling meninjau TPS-TPS di Samarinda maupun di Kutai Kartanegara (Kukar), sedangkan Wakil Gubernur (Wagub) HM Mukmin Faisyal bersama Kapolda Kaltim Irjen Pol Dicky A Totoy dan Pandgam VI Mulawarman Mayor Jenderal TNI Dicky Wainal . Usman direncanakan keliling TPS-TPS di kota Balikpapan dan Kabupaten Panajam Paser Utara (PPU).
Sementara itu Plt Sekprov Kaltim H Rusmadi  juga mengingatkan kepada para PNS tidak golput dan berkewajiban mendorong bagi anak-anak maupun istri dan tetangga  untuk  datang ke Temopat Pemungutan Suara (TPS) pada 9 April nanti karena satub suara akan menentukan nasib masa depan bangsa, karena satu suara menentukan masa depan Kaltim  pada khususnya serta Indonesia pada umumnya.
Selain mewanti-wanti tidak golput saat Pemilu nanti, Sekprov juga berharap para PNS agar memilih caleg yang bersih dan cerdas dengan mencoblos yang benar.
"Seluruh PNS bisa menyalurkan hak politiknya dengan baik dan PNS harus menjadi contoh, dan harus ikut dan berperan dalam menyukseskan pemilu dengan memilih wakil rakyat sesuai pilihannya," ujarnya. john

Kaltim Segera Miliki Dua Kabupaten Baru

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Asisten I Sekrpov Kaltim Aji Sayid Faturrahman menjelaskan Kalimantan Timur segera memiliki Daerah Otonom Baru (DOB), yaitu Kabupaten Berau Pesisir Selatan dan Kabupaten Pesisir Selatan. Kepastian ini menyusul terbitnya Amanat Presiden (Ampres) sebagai pengantar Rancangan Undang Undang (RUU) tentang pembentukan 65 DOB se-Indonesia, diantaranya berada di Kaltim.
"Kaltim segera memiliki dua kabupaten baru yaitu  Kabupaten Berau Pesisir Selatan dan Kabupaten Pesisir Selatan segera terbentuk. Ampresnya sudah terbit tahun ini (2014,Red). Sekarang sedang dalam tahap pembahasan pemerintah dengan DPR untuk disahkan menjadi UU," jelas  Aji Sayid Faturrahman ketika berbincang dengan wartawan beberapa hari lalu.
Menurut Fatur, RUU tentang pembentukan DOB tersebut sedianya dibahas medio Maret ini. Legislator Senayan mematok target akan mengejar percepatan pembahasannya paling lambat 6 Maret tadi. Namun, padatnya agenda DPR memaksa rencana pembahasannya dilaksanakan setelah pemilu legislatif 9 April. Paling tidak sebelum habis masa jabatan DPR periode 2009 - 2014, RUU harus sudah disahkan menjadi UU.
Dengan demikian diharap dapat mempercepat pencapaian tujuan pembentukan DOB. Yakni, meningkatkan kualitas pelayanan publik dengan memperpendek rentang birokrasi, meningkatkan daya saing daerah dan meningkatan kesejahteraan masyarakat.
"Jika berkaca DOB yang ada, rata-rata menunjukan keberhasilan yang ingin dicapai dalam pembentukan DOB. Harapan pemerintah, DOB yang baru juga berhasil membawa perubahan itu," katanya.
Ditambahkan, selain DOB Berau Pesisir Selatan dan Paser Selatan, Presiden juga menerbitkan Ampres pengantar RUU pembentukan 19 DOB yang salah satu diantaranya calon DOB Kota Sebatik di Kaltara.
Untuk diketahui, calon DOB Berau Pesisir Selatan diantaranya meliputi Kecanatan Biduk Biduk, Tali Sayan dan Biyatan. Sedangkan Calon DOB Paser Selatan meliputi wilayah Kecamatan Batu Sopang, Muara Komam, Muara Samu, Batu Engau serta Tanjung Harapan.
“Untuk calon DOB Kota Sebatik diantaranya meliputi wilayah Kecamatan Sebatik Timur dan Sebatik Utara,” tandasnya.  mar

Ajak Masyarakat Tidak Golput

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Anggota DPRD Kota Samarinda, M Fachmi Azuari,meminta kepada semua elemen masyarakat dan penyelenggaran pemilu legislatif dengan pemilu yang jujur, adil, dan damai dengan meminta mereka "tidak golput" dan ikut mengawal jalannya pesta demokrasi ini.
"Pada dasarnya semua pihak menghendaki adanya pemilu yang jujur, aduil dan damai dengan torehan hasil pesta demokrasi untuk membangun kota Samarinda dengan sejahtera," ujar Fachmi, Minggu (6/5) kemarin.
Dia mengemukakan, pemilu damai yang didukung seluruh partai politik yang bertarung dalam pesta demokrasi ini merupakan kepentingan bersama seluruh elemen bangsa sehingga dia menyambut komitmen semua parpol yang mengikuti deklarasi dan pawai kampanye berintegritas.
"Deklarasi pemilu damai sudang didengungkan oleh semua parpol. Berbagai kirab maupun kampanye damai juga sudah dilaksanakan dengan berbagai acara disuguhkan. Hal ini menunjukkan bahwa kota Samarinda kondusif," katanya.
Menurutnya, parpol-parpol yang berkampanye dari 16 Maret hingga 5 April telah mengerahkan aneka kegiatan, mulai kirab mobil hias, pelayanan kesehatan, kerba bakti, gotong royong dan sebagainya merupakan bagian dari upaya menunjukkan kepada masyarakat bahwa partainya layak mendapat dukungan.
"Pemilu legislatif pada 9 April dan pemilihan presiden pada 9 Juli merupakan kesempatan bagi warga kota Samarinda untuk memiliki harapan baru bagi kesejahteraan mereka," tuturnya.
"Karenanya kita sudah meminta para buruh untuk tidak golput Golput, katanya, bukan merupakan pilihan bijak bagi warga Samarinda. Karena proses pesta demokrasi merupakan bagian dari upaya membangun kota Samarinda yang aman, adil dan maksmur.
Mengawali masa kampanye, KPU Kota Samarinda menggelar kampanye damai dengan karnaval partai politik peserta Pemilu 2014. Hal ini dilakukan sebagai upaya mendorong asyarakat meningkatkan partisipasinya menggunakan hak pilih pada pemilu 9 April mendatang.
"Kegiatan karnaval peserta pemilu ini merupakan agenda nasional yang diselenggarakan secara serempak. Acara ini untuk menyukseskan Pemilu 2014 yang bertujuan meningkatkan partisipasi pemilih," kata Fachmi.
Dia katakan, tahun 2014 merupakan tahun politik, yakni perhelatan besar penyelenggaraan Pemilu anggota DPR, DPD, dan DPRD maupun Pemilu Presiden dan Wakil Presiden.
"Melalui penyelenggaraan Pemilu 2014 kita semua berharap tatanan kehidupan politik dan pemerintahan semakin lebih baik yang muatannya akan berdampak pada peningkatan kesejahteraan dan ketenteraman dan keadilan masyarakat," katanya.
Dia berharap, pelaksanaan pemilu 9 April nanti dapat berjalan  secara demokratis dan damai dengan mentaati ketentuan hukum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku dengan memegang teguh moral dan etika politik serta mengedepankan rasa persatuan dan kesatuan.  "Karena demokrasi pada dasarnya adalah persatuan dan kesatuan," pungkasnya. tha/adv

BKKBN Kaltim Mesti Kejar 5 Target

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Plt Kepala Perwakilan BKKBN Kaltim H.Yenrizal Makmur mengatakan, ada lima ketertinggalan  yang harus dikejar BKKBN Kaltim pada pencapaian Target Kontrak Kinerja  Provinsi (KKP) pada 2013.
“Tidak tercapainya lima target tersebut menyebabkan BKKBN Kaltim mendapatkan raport merah sehingga  harus diperbaiki,” ujar Yenrizal Makmur pada pertemuan sosialisasi kebijakan dan informasi  program kesehatan reproduksi  di Samarinda ,akhir pekan lalu.
Ia menjelaskan, lima target yang tidak tercapai  itu  yakni  menekan  Laju Pertumbuhan Penduduk (LPP), menekan angka kelahiran (TFR), tingkat pemakaian alat kontrasepsi (CPR), kebutuhan ber KB tidak terlayani (unmet need) serta ASFR.
Menurutnya untuk mengejar target tersebut agar BKKBN Kaltim tidak lagi mendapatkan raport merah, maka pada tahun 2014, BKKBN Kaltim harus bekerja keras  menurunkan LPP semula  1,49 menjadi 1,1, TFR semula 2,8 menjadi 2,1, CPR semula 57,9  menjadi 65, unme need semula  8,6 persen  menjadi 5 persen dan angka kelahiran menurut umur atau ASFR semula 15-19 tahun  48 per seribu menjadi 30 per seribu perempuan.
Selain itu  Yenrizal mengungkapkan pada kesepakatan MDG’s  Angka  Kematian  Ibu  (AKI)  di Indonesia harus diturunkan menjadi 102 per seratus ribu kelahiran hidup pada 2015.
Berdasarkan hasil SDKI  tahun 2007  semula  228 per seratus ribu kelahiran hidup ternyata pada tahun 2012 justru naik menjadi 354 per seratus ribu.  Sehingga harus menurunkan separuhnya  dalam jangka waktu tiga tahun.
"Kematian ibu melahirkan  seharusnya dapat dicegah apabila dapat mengatasi faktor-faktor penyebabnya  baik secara langsung dan tidak langsung. Penyebab  langsung antara lain pendarahan sebesar 30 persen dan eklamasia  sebesar 25 persen," ujarnya.
Sedangkan  penyebab tidak langsung  karena faktor 4 T yaitu  Terlalu muda  melahirkan,Terlalu tua  melahirkan , Terlalu  dekat jarak kelahiran dan Terlalu banyak melahirkan.
Sementara itu  ketua pertemuan sosialisasi kebijakan dan informasi  program kesehatan reproduksi, Muhammad Hatta mengatakan berdasarkan hasil pemantauan perwakilan BKKBN Kaltim pelayanan KB pascapersalinan  dan keguguran pada tahun 2013 di 21 rumah sakit pemerintah, 1 puskesmas rawat inap dan 30 rumah sakit swasta.
“Dari total 52 rumah sakit  dan  4 rumah sakit yang tidak melaporkan disebabkan  tidak ada pelayanan pasca persalinan dan keguguran,” katanya.
Muhammad Hatta menambahkan jika melihat hasil laporan pada tahun 2013 dari 52 rumah sakit yang melahirkan sebanyak 30.088, rata-rata  ber KB setelah pasca persalinan hanya 30,45 persen dari jumlah yang melahirkan sebesar 9.162 orang. Jika dibandingkan pada tahun 2012 sebesar 21,41 persen ada kenaikan sebesar 8,04 persen. john

Pemprov Kaltim Bentuk Posko Pemantau Pemilu

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Kepala Kesbangpol Kaltim Yudha Pranoto menjelaskan, Pemprov Kaltim membentuk Posko Tim Pemantau Pemilu dalam upaya mengawal pelaksanaan pesta demokrasi lima tahunan ini. Unsur keanggotaannya lintas sektor. Mulai dari jajaran SKPD Kaltim terkait, TNI dan Polri, serta forum-forum persatuan mayarakat yang ada di Kaltim.
“Posko Tim Pemantauan Pemilu nantinya menjadi pusat informasi kondisi daerah selama pelaksanaan tahapan pemilu. Kapan pun pimpinan (gubernur dan wakil gubernur,red) atau siapa saja yang ingin mengetahui situasi daerah bisa cari info di sini,” kata Yudha Pranoto kepada media usai  memimpin rapat pembagian tugas pemilu di Kantor Gubernur Kaltim, Jumat (4/4) lalu.
Secara teknis, Posko Tim Pemantauan Pemilu yang berkantor di Desk Pemilu lorong lantai II Kantor Gubernur ini akan menerapkan sistem piket perkelompok bagi unsur keanggotaannya. Sehingga selalu ada petugas yang bisa melayani permohonan maupun menerima informasi dari masyarakat.
“Posko ini bertugas hingga H plus 5 Pemilu Legislatif. Tapi menjeleng Pilpres lanjut lagi,” katanya.
Sedangkan unsur keanggotaan dibagi menjadi lima kelompok. Kelompok satu terdiri Inspektorat Wilayah Kaltim, Kanwil Hum dan HAM Kaltim, Kanwil BPN Kaltim, Biro Perbatasan, Penataan Wilayah, dan Kerjasama Setprov Kaltim, Korem 091 ASN, dan Badan Kesbangpol Kaltim.
Untuk kelompok dua, Bappeda Kaltim BPBD Kaltim, Dinas PU Kaltim, Biro Pemerintah Setprov Kaltim, Asisten Intelijen Kejati Kaltim dan Badan Kesbangpol Kaltim. Kelompok tiga Dispora Kaltim, Disnakertrans Kaltim, Dinsos Kaltim, Biro Hukum Setprov Kaltim, BINDA Kaltim dan Badan Kesbangpol Kaltim.
Kemudian kelompok empat terdiri dari Dishut Kaltim, Distamben Kaltim, Biro Humas dan Protokol Setprov Kaltim,  Polda Kaltim, dan Badan Kesbangpol Kaltim. Serta kelompok lima terdiri Dinkes Kaltim, Dishub Kaltim, Diskominfo Kaltim, Satpol PP Kaltim, Asisten Operasional Kodam VI Mlw, Kominfo dan Badan Kesbangpol.
Menurut Yudha, pembentukan posko tim bertujuan membangun sinergitas pemangku kepentingan dalam menyukseskan Pemilu. Kondisinya kemauan setiap organisasi susah diprediksi, meskipun sama-sama  punya tujuan menyukseskan Pemilu.
“Dengan tim diharap dapat menyatukan pandangan dan langkah guna kesukseskan Pemilu. Namanya juga tim terpadu. Jadi menyatukan satuan tugas masing-masing instansi yang sama-sama diamanatkan mengawal pelaksanaan pemilu,” katanya.
Selain menyukseskan Pemilu, Yudha juga berharap tim ini mampu mempertahankan predikat peringkat terbaik dalam pelaporan gangguan keamanan dalam daerah yang diperoleh Kaltim.
"Ini bisa terwujud jika didukung kecepatan sistem pelaporan kondisi keamanan daerah di setiap kabupaten/kota se Kaltim.
Ditambahkan, pada 9 April 2014 diharapkan agar  seluruh masyarakat yang sudah terdaptar kiranya  dapat berduyun-duyun penuh antusias datang ke TPS (Tempat Pemungutan Suara) untuk menggunakan hak pilihnya secara aman tanpa adanya tekanan dari pihak manapun.
“Dengan harapan, adanya partisipasi politik masyarakat yang tinggi dalam Pemilu 2014, baik secara kuantitas maupun kualitas. Sehingga, Pemilu 2014 akan dapat menghasilkan para wakil rakyat yang mempunyai legitimasi yang kuat serta amanah dalam menjalankan tugasnya,” ucapnya.
Yudha mengajak kepada seluruh masyarakat Kaltim untuk memanfaatkan sebaik-baiknya Pemilu dengan memberikan pemahaman dan penyadaran kepada masyarakat akan pentingnya menegakkan demokrasi dengan menyalurkan aspirasi.
“Jangan sampai masyarakat kita tidak peduli pada Pemilu dan menjadi Golongan Putih (Golput), karena pilihan terbaik kita akan sangat menentukan bagi kelangsungan jalannya pemerintahan dan pembangunan di masa yang akan datang,” pungkasnya. mar

Pemprov Laksanakan V-Con Pantau Pemungutan Suara

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Kepala Diskominfo Kaltim Abdullah Sani mengatakan, Pemprov Kaltim mengagendakan Video Conference (V-Con) atau konferensi video jarak jauh antara Gubernur Kaltim bersama Bupati Berau, Bupati Paser dan Walikota Bontang. V-Con dilaksanakan untuk memantau pelaksanaan pemungutan suara pemilu legislatif di tiga daerah tersebut.
“Tahun ini kita (Diskominfo,Red) kembali diberi tanggung jawab menyelenggarakan V-con pemantauan pemungutan suara pemilu legislatif 9 April. Pak Gubernur ingin mendengar langsung kondisi pemungutan suara dari kepala daerah beserta FKPD dan unsur terkait di wilayah tersebut,” kata Abdullah Sani kepada media akhir pekan lalu
V-Con, sebut dia, dilakukan pukul 13.00 wita atau tepat setelah pemungutan suara berakhir. Itu dimaksudkan agar Bupati/Walikota bisa melaporkan rinci informasi terkini mengenai kondisi daerahnya kepada Gubernur saat V-Con.
Terkait persiapan, Sani mengaku telah mengutus staf bidang TI untuk berkoordinasi dan melakukan persiapan di tiga kabupaten/kota tersebut. Termasuk mengecek kesiapan peralatan penunjang dan penetapan lokasi pelaksanaan v-con.
“Saat pelaksanaan pun akan tetap diturunkan tim guna memudahkan koordinasi dengan teknisi di Kantor Gubernur, termasuk memastikan V-con berjalan lancar,” sebutnya.
Menurut Sani, Diskominfo sebelumnya sudah pernah fasilitasi v-con Gubernur dengan beberapa Bupati/walikota Kaltim dan Kaltara untuk memantau pemungutan suara pemilu Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim 2013.
“Alhamdulillah berjalan lancar. Mudahan v-con tahun ini juga berjalan lancar dan tidak menemui kendalai berarti,” harap Sani. mar

Tujuh DAS di Kaltim Masuk Prioritas I

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Tujuh dari 31 Daerah Aliran Sungai (DAS) di Kaltim masuk dalam prioritas I, untuk segera mendapatkan penanganan. Hal ini
diungkapkan Dosen Fakultas Kehutanan, Universitas Mulawarman (Unmul), Prof Sigit Hardwinarto, usai mengikuti diskusi revitalisasi peran dan kontribusi, komunitas kehutanan Kaltim, Sabtu (5/4) lalu.
Tujuh DAS tersebut yakni DAS Mahakam, DAS Kandilo (Kabupaten Paser), DAS Manggar (Balikpapan), DAS Bontang, DAS Sangatta, DAS Tarakan, dan DAS Nunukan.
"Mahakam masuk prioritas I bersama enam DAS lainnya di Kaltim. Kapuas juga masuk prioritas I," kata Sigit, usai diskusi yang digagas Forum Komunikasi Komunitas Kehutanan Kalimantan Timur (FK4T) kepada wartawan belum lama ini.
Kriteria yang digunakan untuk menentukan prioritas tersebut antara lain tutupan lahan, indeks pembangunan di tiap DAS, hingga kawasan lindung di area DAS tersebut.
"DAS ini sangat erat kaitannya dengan kerusakan lingkungan maupun hutan. Karena erosi dan banjir ini berasal dari DAS," kata Sigit.
Laju pembangunan yang tidak dapat diimbangi dengan program rehabilitisi menjadi salah satu faktor penyebab degradasi lingkungan. "Luasan lahan terbuka terus meningkat, sementara kecepatan rehabilitasi lebih kecil. Keduanya berjalan beriringan, tapi rehabilitasi lahan ini selalu tertinggal," jelasnya.
Diakui Sigit, lahan hutan di Kaltim terus terdesak oleh kepentingan pembangunan. Untuk itu, katanya, diperlukan penataan wilayah yang tepat agar proses pembangunan berjalan berimbang dengan daya dukung lingkungan.
"Prinsip dalam tata ruang ialah proporsionalitas. Contoh di DAS Mahakam, hutan posisinya di mana? Berapa luasnya? Bukan anti tambang atau perkebunan, tapi proporsinya harus tepat. Misalkan di Hulu Mahakam dengan Formasi Balikpapan yang berarti banyak batubara dengan kalori yang menggiurkan, ya tidak boleh ditambang. Tambang dan perkebunan mungkin bisa di daerah tengah DAS atau di hilir," jelas Sigit yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Terpadu (Timdu) penyusunan Rencana Tata Ruang Wilayah Perubahan (RTRW-P) Kaltim.
Sigit mengungkapkan, luas hutan di Kaltim saat ini mencapai 14,5 juta hektare. Sementara, total luas daratan Kaltim berkisar 21 juta hektare. Semula, Pemprov Kaltim mengusulkan sekitar 2,5 juta hektare Kawasan Budidaya Kehutanan (KBK) dikonversi menjadi Kawasan Budidaya Non Kehutanan (KBNK) atau Area Penggunaan Lain (APL). Namun, dari usulan tersebut, timdu RTRW-P hanya menyetujui sekitar 400 ribu hektare KBK yang bisa dialihfungsikan.
"Kami tidak bisa melepaskan 2,5 juta KBK menjadi KBNK atau APL. Karena timdu sendiri punya prinsip dan kriteria untuk mengubah kawasan hutan. Jadi hasil kajian timdu, hanya 400 ribu hektare saja yang bisa dialihfungsikan," katanya.
Sementara, diskusi FK4T menghasilkan Deklarasi Ulin Arya yang salah satu butir deklarasinya bakal menyusun platform pembangunan kehutanan Kaltim. Platform ini diharapkan menjadi acuan implementasi kebijakan pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya alam dan sumber daya hutan di Kaltim.
"Kami akan melakukan kajian, pemantauan, dan bila perlu pengawasan yang terkait dengan pembangunan kehutanan Kaltim," tegas
Agung Nugraha dari FK4T. M4n

Pamtas Amankan Miras dan Senjata

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Petugas pengaman perbatasan dari Batalyon Infanteri 100 / Raiders kembali sukses menggagalkan upaya penyelundupan senjata dan ratusan kaleng minuman keras ilegal.
Operasi diadakan di perbatasan darat wilayah Desa Long Midang, Kecamatan Krayan Induk, Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara 5 April 2014. Anggota Pos Long Midang dipimpin Letda Inf Amat melaksanakan sweeping rutin di pos pemeriksaan. Sekitar pukul 17.35 wita melintas mobil Toyota Figo bernomor polisi QMW 8505 berasal dari Kampung Lawas, Malaysia dengan tujuan Long Bawan.
Setelah dilaksanakan pemeriksaan secara mendetail terhadap kendaraan tersebut, ditemukan satu pucuk senjata penabur (sejenis shotgun yang digunakan untuk berburu), 3 butir amunisi dan 624 kaleng miras illegal dengan merk Carlsberg.
Supir mobil tersebut atas nama Sdr. Amir Ating, 30 thn, berjenis kelamin laki-laki berasal dari Kampung Lawas Malaysia ikut diamankan sementara  beserta barang bukti ke Pos Long Midang.
Penemuan barang ilegal tersebut kemudian dilaporkan kepada Dansatgas. Sehingga pada pukul 20.00 wita, terduga pemilik dan barang bukti miras illegal tersebut kemudian diserahkan kepada Polsek Krayan. Sedangkan satu pucuk senjata penabur dan 3 butir munisi masih diamankan di Pos Long Midang.
Pasiter Satgas Lettu Inf Abraham Prihadi dihubungi melalui telpon selulernya mengatakan bahwa penangkapan minuman keras ini adalah yang kelima kalinya dalam masa penugasan yang sudah berlangsung tepat selama 3 bulan.
Penangkapan pertama di Sei Ular, Simanggaris, kemudian 2 kali penangkapan di Pos Long Midang, Krayan dan satu kali penangkapan di Nunukan. Namun, penyitaan senjata illegal merupakan yang pertama kalinya dari 9 kali kasus kegiatan illegal yang berhasil digagalkan Satgas.
Di tempat terpisah Dansatgas Pamtas Yonif 100/Raider Letkol Inf Safta Feryansyah menegaskan bahwa selain fokus dalam mengamankan patok-patok perbatasan negara, Satgas Pamtas Yonif 100/Raider juga akan selalu berusaha keras mencegah mencegah terjadinya penyelundupan dan kegiatan illegal di perbatasan kedua negara. M4n

Caleg Bisa Dipidana

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Masih banyaknya baleho caleg dan partai politik yang menghiasi kota Samarinda dianggap sebagai perilaku culas dan tidak taat aturan oleh sebagian masyarakat samarinda,  merekapun berharap agar para caleg dipidanakan.
Seperti Minggu (6/4) kemarin, meski memasuki masa tenang jelang pemilihan umum legislatif di kota Samarinda ternyata masih terlihat ribuan Baleho dan Poster para calon legislatif dan partai politik di sejumlah jalan protokol kota Samarinda.
Baliho dan Poster para caleg tidak hanya yang terpampang di Bilboard namun juga disejumlah tempat seperti di tiang listrik, tiang telpon,  pepohonan peneduh yang berada di median jalan, bahkan juga di pagar kantor pemerintah yang sedang dipugar oleh pemerintah yakni kantor BKD di jalan M Yamin Samarinda.
Beberapa caleg yang sudah menurunkan balihonya ternyata tidak melakukan dengan benar,  meski telah diturunkan, sampah baliho masih ditinggalkan dilokasi.
Sementara itu sejak berakhirnya masa kampanye partai politik, petugas Satuan Pamong Praja telah mengamankan ribuan baliho milik para caleg yang terpampang di jalan protokol yang berada dikawasan perkotaan.
Baliho tersebut dikumpulkan di halaman kantor Satpol pp untuk kemudian dimusnahkan.
Selamet Salah seorang petugas Satpol PP kepada Poskota Kaltim mengatakan bahwa baliho dan poster milik para caleg ini diamankan mengingat tahapan kampanye politik sudah berakhir.
Namun banyaknya atribut parpol aupun baliho caleg yang dipasang pada saat kampanye membuat petugas Satpol PP dan Penwaslu tidak memilki kemampuan untuk dapat menurunkan seluruh atribut seluruh caleg maupun parpol tersebut. Dari itu seharusnya ini merupakan tanggung jawab partai politik dan Caleg.
"Parpol harus menurunkannya sendiri, jangan hanya pasang saja terus tinggal alias tidak bertanggungjawab," kata Selamet.
Sementara itu Direktur Pokja 30 Carolus Tuah menegaskan bahwa yang bertugas membersihkan alat peraga kampanye para caleg dan partai politik bukan Satpol PP ataupun Panwaslu.
Para caleg dan partai politik yang bertanggung jawab membersihkannya,  dan jika mereka sengaja membiarkan balihonya terpampang hingga masa tenang ini maka caleg tersebut tidak pantas di pilih, karena bisa dikatakan bahwa celeng tersebut dengan sengaja membuang sampah di sejumlah tempat di kota Samarinda. Akibatnya para caleg bisa dipidanakan karena melanggar Perda tentang sampah di kota Samarinda.
"Karena melanggar Perda sudah sepantasnya diajukan pidananya. Nama para Caleg tersebut dirilis di media sebagai politisi hitam yang tidak peduli terhadap lingkungan, dan bukan tidak mungkin ini merupakan bukti bahwa mereka juga tidak amanah jika dipercaya sebagai wakil rakyat," kata Tuah kepada Poskota Kaltim di kantornya minggu (6/4) kemarin.
Namun perlu keberanian dari pemerintah untuk menjerat para calon anggota legislatif ke jalur hukum, apalagi jika ternyata baliho yang banyak melanggar adalah milik partai yang berkuasa.
Saat ini tinggal bagaimana masyarakat untuk memilih wakil mereka,  apakah pantai caleg yang demikian dipilih untuk mewakili masyarakat,  belum menjadi anggota legislatif saja mereka sudah lupa dengan balihonya, apalagi nanti jika sudah jadi mungkin pemilih mereka juga terlupakan. M4n

Eksploitasi Anak Wajib Diberantas

Penanganan Masalah Anak Terlantar dan Anjal di Kaltim


SAMARINDA, Poskota Kaltim
Pemerintah dan masyarakat memiliki peran dalam penanganan masalah anak terlantar dan anak jalanan di Kaltim. Karena itu, pemerintah, baik provinsi dan kabupaten/kota, serta masyarakat wajib membrantas ekploitasi terhadap anak, sehingga tidak ada lagi yang berkeliaran di jalan-jalan.
Karena itu, mengenai anak terlantar dan anak jalanan, pemerintah mendapat kewajiban dan tanggung jawab memberikan rehabilitasi sosial, jaminan sosial, pemberdayaan sosial dan perlindungan sosial sebagai perwujudan hak tersebut.
“Untuk mendukung itu, maka hubungan komunikasi dan kerja yang sinergis antara pemerintah daerah dan komponen masyarakat, baik Organisasi Masyarakat (Ormas) dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) sangat diperlukan dalam penanganan masalah anak terlantar dan anak jalanan (Anjal),” kata Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak dalam sambutan yang disampaikan Kabid Penanganan Bencana Konflik Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kaltim Roni Infransyah saat pembukaan fasilitasi pelaksanaan pengamanan sosial kemasyarakatan anak terlantar, anak jalanan di Aula Kesbangpol Kaltim, Kamis (3/4).
Fasilitasi penanganan tersebut sangat diperlukan, sehingga kebijakan Pemerintah dalam rangka penanganan masalah sosial kemasyarakatan dan anak terlantar, serta anak jalanan dapat ditangani.
Dengan adanya hubungan komunikasi tersebut, diharapkan terlaksana mediasi dalam memberikan solusi permasalahan-permasalahan sosial kemasyarakatan dan anak terlantar, serta anak jalanan. Sehingga masalah tersebut tidak meluas di berbagai daerah di Kaltim.
Menurut dia, meski kemajuan pembangunan dan tingkat kesejahteraan masyarakat makin meningkat, namun Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Kaltim sampai tahun 2013 masih sebesar 8,87 persen atau belum mencapai target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2009-2013 sebesar 7,42 persen.
Sedangkan presentase penduduk miskin selama 5 tahun mengalami penurunan, pada 2008 persentase penduduk miskin sebesar 9,51 persen, sedangkan pada 2013 turun menjadi 6,06 persen. Hal ini melampaui target RPJMD 2013 sebesar 7 persen dan RPJM Nasional 2014 sebesar 8-10 persen, bahkan melampaui target MDGs 2015 yang sebesar 7,5 persen.
”Pengangguran dan kemiskinan secara langsung juga berpengaruh pada meningkatnya jumlah anak-anak terlantar dan anak jalanan, walaupun setelah dilakukan pendataan di lapangan diketahui sebagian besar anak terlantar dan anak jalanan tersebut berasal dari luar Kaltim,” jelasnya.
Seperti diketahui, tidak semua pendatang dari luar Kaltim berhasil mendapatkan pekerjaan, sebagian yang tidak memiliki skill (keahlian) menjadi pengangguran dan menjadi miskin yang tentu akan menjadi beban daerah.
Bahkan, isu-isu strategis nasional juga menjadi perhatian Pemprov Kaltim seperti menyangkut masalah kemiskinan dan pengangguran, peningkatan jumlah lanjut usia (lansia), bencana alam, konflik horizontal, perubahan tata nilai masyarakat akibat arus informasi, pendidikan, kesehatan, agama, masalah kualitas dan kuantitas Pe-nyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS), termasuk dengan masalah anak terlantar dan anak jalanan.
”Sehubungan dengan itu, Pemprov Kaltim melaksanakan program-program pro poor dan pro rakyat seperti program bantuan dan perlindungan sosial untuk kategori penduduk sangat miskin. Program pemberdayaan masyarakat untuk penduduk miskin dan program pemberdayaan Usaha Mikro dan Kecil (UMK) untuk penduduk hampir miskin yang dilakukan secara benar dan tepat sasaran serta berkelanjutan,”pungkasnya. mar

Penanganan Banjir Terganjal Pembebasan Lahan

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Gubernur Kaltim H Awang Faroek Ishak menegaskan, Pemprov Kaltim menaruh perhatian besar agar permasalahan banjir di ibukota Kaltim bisa teratasi dengan baik, yang  telah mengalokasikan  anggaran sejak 2011 lalu untuk pengendalian banjir di Samarinda ini sebesar Rp 605 milar. Namun sayangnya, alokasi dana yang disiapkan tidak terserap baik. Ini karena adanya kendala pembebasan lahan yang belum tuntas. Sehingga membuat penanggulangan banjir belum teratasi maksimal.
"Hal itu menjadi tanggung jawab Pemkot Samarinda, dimana anggaran sudah ada. Tapi proyek penanganan banjir belum selesai hingga saat ini, karena Pemkot Samarinda tak mampu membebaskan lahan,”kata Awang Faroek pada Rembuk Banjir di Polder Air Hitam, Selasa (1/4) lalu.
Secara khusus,  Awang Faroek menguraikan langkah-langkah komitmen dan  konsisten Pemprov Kaltim untuk membantu penanganan banjir di Samarinda. Dimana sejak 2011 hingga 2013, Pemprov Kaltim telah menyiapkan anggaran tidak kurang dari Rp605 miliar untuk penanganan banjir di Samarinda.
"Sayang, dana multiyears contract tersebut hanya terserap tidak lebih dari separuhnya saja,"tandasnya.
Ditambahkan, Persoalan terbesarnya adalah pembebasan lahan yang masih sulit diselesaikan oleh Pemkot Samarinda akibat harga jual dan nilai ganti rugi yang sangat tinggi yang ditawarkan para pemilik lahan. Bahkan tidak jarang, pada titik-titik yang akan dibebaskan itu, sudah berdiri bangunan-bangunan kokoh yang juga menuntut nilai pembebasan yang sangat tidak sebanding dari nilai jual objek pajak (NJOP).
"Mengapa anggaran Rp605 miliar yang kita siapkan tidak bisa terserap seluruhnya,  Itu diantaranya, akibat tidak tuntasnya pembebasan lahan. Masalahnya memang tidak sederhana. Dananya ada, tetapi tidak bisa digunakan karena lahannya tidak bisa dibebaskan karena tuntutan ganti rugi yang terlampau tinggi," papar Awang Faroek.
Menurutnya, Pemprov Kaltim dan Pemkot Samarinda akan terus bekerja keras untuk mengatasi persoalan banjir ini. Oleh karenanya, diharapkan partisipasi dan kerjasama yang baik dari masyarakat dalam pembebasan lahan maupun dalam pola hidup tidak membuang sampah sembarangan, termasuk ke sungai.
"Masalah banjir ini dari dulu juga sudah kita pikirkan. Tapi harus kita akui, bahwa untuk pengendalian banjir memang banyak kendalanya di lapangan. Ada beberapa hal ditangani langsung Pemprov untuk mendukung Pemkot menangani permasalahan banjir. Diantaranya pembangunan drainase dan saluran air, serta berbagai upaya pengendalian banjir lainnya. Namun, cukup banyak kegiatan yang tidak bisa berjalan lancar karena berbagai kendala yang salah satunya lahan,"pungkas Awang Faroek. mar

Karyawan Kertas Nusantara Ancam Tak Pilih Prabowo

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Karyawan PT Kertas Nusantara (sebelumnya PT Kiani Kertas) sepakat tak memilih calon presiden Prabowo Subiakto pada Pemilihan Presiden nanti. Ancaman ini dilakukan lantara ribuan karyawan di perusahaan bubur kertas di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur itu belum terima gaji selama lima bulan, periode November 2013 - Maret 2014.
Ketua SP KAHUT PT Kertas Nusantara Indra Alam mengatakan para buruh sempat menyampaikan uneg-uneg soal tuntutan hak karyawan ini. Bahkan para buruh kata dia telah memiliki rencana akan menggelar aksi di Bundaran HI pasca Pemilihan Legislatif 9 April nanti.
"Kalau masalah karyawan tak diselesaikan mau tak mau niat itu akan terwujud, kami tak akan memilih Pak Prabowo," kata Indra Alam.
Indra Alam mengatakan PT Kertas Nusantara sangat erat kaitannya dengan calon presiden dari Partai Gerindra Prabowo Subiakto. Menurut dia seluruh karyawan perusahaan site Mangkajang Kabupaten Berau ini mecapai 1.200-an karyawan. Ditambah lagi pekerja outsourching sekitar 200 orang.
Soal rencana aksi, Indra Alam menyatakan tekad karyawan sudah bulat jika hak karyawan belum terpenuhi oleh perusahaan. Memilih di Jakarta alasan Indra Alam karena aksi di daerah dirasa sudah cukup. Toh kata dia, hingga kini masalah karyawan belum juga terselesaikan.
"Di Berau sudah cukup kami aksi, kami akan ke Jakarta agar masalah ini segera rampung. Di daerah bisa saja ada yang ditutup-tutupi," kata dia.
Tak hanya gaji karyawan, masalah lain yang dirasa merugikan karyawan masalah pembayaran asuransi Jamsostek untuk karyawan. Menurut dia, soal jamsostek masalahnya justru lebih lama. Samapi sekarang karyawan masih belum masuk dalam asuransi pekerja.
"Kami berharap Pak Prabowo ber-empati atas nasib karyawannya, kami sangat perlu untuk bertahan hidup," kata Indra Alam. M4n

Ratusan Mantan Karyawan PT HJP Minta Gaji ke Kantor Polisi

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Gara gara surat kaleng yang diterima sebagian mantan karyawan PT Harimas Jaya Plywood soal pembayaran gaji, mantan karyawan perusahaan milik buronan kepolisian atas kasus ilegal logging, ratusan mantan karyawan langsung mendatangi markas Komando Kepolisian Polresta Samarinda di Jl Untung Surapati, Kamis (3/4) kemarin.
Ratusan mantan karyawan ini menuntut pembayaran gaji yang hingga saat ini belum mereka terima. Padahal berdasarkan hasil sidang di PN Samarinda maupun hasil Kasasi Mahkamah Agung aset perusahaan itu telah dikuasai kurator.
"Aset itu saat ini telah diamankan kurator, dan seharusnya siapapun yang ingin kembali menguasai aset ini harus berhubungan dengan Pengadilan Niaga di Surabaya, dan bukan malah memerintahkan preman untuk mengambil aset ini," kata Hamansyah salah seorang penasehat hukum mantan karyawan.
Menurut dia, harusnya mereka taat hukum, bukan justru memerintah para preman untuk menjaga aset yang jelas-jelas asetnya telah diambil alih oleh pengadilan niaga Surabaya untuk dilakukan pelelangan guna membayar berbagai tunggakan perusahaan yang belum dibayarkan oleh perusahaan. "Saat ini ada 403 orang mantan karyawan PT Harimas Jaya yang belum menerima haknya," kata Harmansyah.
Sebelumnya, Yono mantan Karyawan PT Harimas Jaya Plywood Samarinda menjelaskan bahwa meski pengadilan Negeri Samarinda hingga Mahkamah agung telah menetapkan bahwa aset milik PT Hartati Jaya Plywood yang dinyatakan Pailit oleh PT niaga surabaya sebagai hak mantan karyawan.
Namun hingga kini puluhan karyawan PT Hartati Jaya Plywood masih menunggu kejelasan nasibnya meminta pihak kurator mengembalikan aset perusahaan bernilai miliaran rupiah yang dijualnya. Pasalnya akibat penjualan tersebut para karyawan belum menerima upah hingga saat ini.
Bahkan beberapa cara telah dilakukan mantan karyawan termasuk dengan melaporkan kasus hukumnya kepada ketua KPK, Kapolri dan Kejagung itu berharap agar ketiga lembaga tersebut peduli dengan nasib yang dialami para karyawan yang hingga kini masih terkatung-katung.
"Kami sudah menunggu selama empat tahun untuk mendapatkan hak kami
kenyataannya sampai sekarang hak tersebut belum diberikan," kata Yono.
Yono mengatakan bahwa peristiwa yang menyebabkan para karyawan menderita itu bermula dari penjualan aset perusahaan yang dilakukan Ferdie setiono selaku kurator PT HJP. Saat itu Ferdie beralasan penjualan itu untuk membantu para karyawan mendapatkan haknya.
Namun setelah semua aset perusahaan PT Hartarti terjual semua hak-hak karyawan justru tidak diberikan, parahnya lagi yang bersangkutan mengatakan bahwa aset perusahaan habis untuk membayar pengadilan.
"Ferdie Sethiono selaku Kurator yang bertugas menjual aset perusahaan berdalih bahwa aset perusahaan dibayarkan ke Hakim agar perusahaan dinyatakan pailit," kata Yono.
Yang jadi pertanyaan kami benarkah pejabat pengadilan menerima uang penjualan aset perusahaan tersebut seperti diakui Ferdie Sethiono.
Karyawan juga mempertanyakan alasan Ferdie Sethiono meminta iji menjual aset perusahaan lainnya yang nilainya mencapai miliaran rupiah padahal aset itu tidak termasuk dalam objek sengketa antara perusahaan dengan karyawan.
"Kami menilai bahwa Ferdie berupaya memanfaatkan nama kami mantan karyawan HJP yang saat ini masih belummenerima hak-hak kami untuk kepentingan dia pribadi," kata Yono.
Yono mengaku sebagai wakil karyawan ia sengaja menuliskan surat tertanggal 16 maret 2014 yang meminta kepada aparat penegak hukum untuk segera bertindak dan prihatin terhadap nasib kami yang menderita akibat persoalan ini.
" kami khawatir dengan permintaan itu akan menyeret para karyawan dalam tindakan melawan hukum. kini hingga saat ini masih menderita dari itu kami minta agar kami tidak itambah penderitaannya," jelas Yono. M4n

HIV/AIDS Mulai Serang Rumah Tangga

130 Orang Terdeteksi di Samarinda
 
SAMARINDA, POskota Kaltim
Memprihatinkan saat ini para Penderita HIV AIDS di Samarinda sudah mulai merambah ke lingkungan rumah tangga, Ironisnya saat ini jumlahnya juga tidak sedikit.
Dari data yang dirilis Mahakam Plus  sebuah LSM pemerhati HIV AIDS, mengungkapkan ada sebanyak 130 rumah tangga di Samarinda  yang telah terindikasi  penderita virus mematikan ini.
"Jumlah itu sangat memprihatinkan dan Pemkot Samarinda sangat serius menanggapi hal itu," kata Nusirwan Ismail Wakil Wali Kota Samarinda saat melakukan audensi bersama pengurus Mahakam Plus belum lama ini.
Nusirwan mengingatkan bahwa Virus HIV biasanya paling banyak menyerang pada kelompok orang tertentu, seperti pekerja Seks Komersial, namun pada kenyataan sekarang sudah merambah ke lingkungan keluarga, khususnya rumah tangga.
“Melihat angka penderita tadi, maka pengurus dari Mahakam Plus menemui saya agar pemerintah sedianya memberikan rumah singgah kepada penderita sebagai langkah penanganan sebelum dirujuk ke rumah sakit pemerintah,” kata Nusyirwan.
Nusirwan mengatakan bahwa memang di Kota Samarinda telah memiliki satu rumah singgah yang memang khusus di siapkan untuk penderita ODHA sebutan untuk orang penderita HIV Aids di Kota Samarinda, namun saat ini kenyataanya rumah singgah yang dimiliki orang Samarinda saat ini juga dimanfaatkan oleh orang Kutai Kartanegara dan Kutai Timur.
Dari itu lanjut Nusyirwan idealnya Rumah Singgah dimaksud yang menyiapkan adalah Pemerintah Provinsi.
Namun sebagai  ketua Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Samarinda Nusirwan mengaku dengan dilemparnya hal ini ke Propinsi bukan berarti Pemkot Samarinda tutup mata akan hal ini.
Sesambil menampung aspirasi yang disampaikan dari pengurus Mahakam Plus untuk diteruskan ke Dinas Sosial Provinsi. Maka untuk  penanganan jangka pendek sambung Ketua PMI Kaltim Pemkot Samarinda ini akan membantu menyewakan rumah singgah sementara.
”Khusus bagi penderita yang memiliki kepedulian tinggi yang ingin sembuh dari virus ini,” lanjutnya.
Agar penderita tidak terus bertumbuh di lingkungan rumah tangga, Wawali berharap relawan dari Mahakam Plus untuk memberikan penjelasan maupun edukasi dan informasi agar virus ini tidak terus menyebar ke lingkungan keluarga seperti anak  maupun istri.
”Untuk itu edukasi maupun informasi ini perlu juga disoalisasikan di lingkungan PNS juga kepada kader PKK di kelurahan agar bisa mengetahui bahayanya virus ini apabila masuk di lingkungan rumah tangga,” urainya.
Terpenting pesan Nusyirwan, masyarakat tidak boleh mendiskriminasikan seseorang yang terindikasi terserang HIV AIDS. M4n

Dua Pemain Pusan Berusaha Lolos ke Timnas

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Dua pemain Putra Samarinda (Pusam) yakni  Aldaer Makatindu dan Loudrey M Setiawan berupaya keras bisa lolos dalam seleksi Timnas U-23 menuju Asian Games di Incheon, Korea Selatan.
Pada laga uji coba melawan Srilanka, Aldaer menjadi salah aktor kesuksesan timnas dengan sumbangan tiga golnya membuat Indonesia menang 5-0.
“Bisa mencetak gol di setiap pertandingan memang sangat membahagiakan. Apalagi kalau tim menang. Namun bagi saya adalah bagaimana saya bisa main bagus di setiap kesempatan. Apalagi saat ini masih dalam tahap seleksi,” terang  Aldaer dihubungi dari Samarinda, Kamis (3/4).
Di Timnas U-23 saat ini, nama Aldaer bisa dikatakan menjadi salah satu andalan. Pasalnya tak banyak striker muda berpengalaman lolos seleksi tahap kedua ini. Arsitek tim Aji Santoso jelas berharap banyak pada Aldaer.
Namun Aldaer mengaku tak mau jemawa dengan apa yang sudah dilakukannya. Pengalaman pahit saat tersisih dari tim SEA Games Vietnam tahun lalu, dijadikannya pemicu untuk tampil lebih baik lagi saat ini.
“Semua pemain dalam tim sekarang punya kesempatan sama. Artinya kami bisa saja bertahan dan terdepak dari persaingan. Pelatih sudah mengatakan itu pada kami. Makanya perlu kerja lebih keras untuk menembus tim utama,” ujarnya.
Aldaer bukan satu-satunya pemain asal Pusam yang lolos seleksi tahap kedua. Masih ada nama Loudry Meilanan Setiawan di posisi gelandang. Namun di uji coba lawan Srilanka, Loudry hanya bermain di babak kedua.
Menurut Loudry hal yang dibutuhkannya saat ini adalah kepercayaan pelatih agar bisa diturunkan disetiap laga uji coba.
"Kalau saya diberikan kepercayaan oleh pelatih, maka saya akan berupaya tampil sebaik mungkin, karena saya berharap bisa masuk dalam tim inti,"jelas Loudry.
Dikatakan Loudry, dirinya memang pernah menjalani seleksi timnas sebelumnya yakni timnas U-23 SEA Games, meski sayangnya pada saat itu tidak berhasil lolos seleksi. at

Taekwondo Kaltim Matangkan Persiapan Kejurnas

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Pengurus Provinsi  Taekwondo Kaltim tengah mematangkan persiapan atletnya yang dipersiapkan mengikuti kejurnas di Bandung pada 1-4 Mei 2014 mendatang.
Sekretaris Umum Pengprov Taekwondo Indonesia (TI) Kaltim Alfons T Lung di Samarinda,Kamis, mengatakan, Kaltim akan mengikuti semua kelas di kejurnas dari seni tarung, dan poomsee.
Untuk kelompok kyurugi (tarung) senior dipertandingkan 8 kelas putra dan putri. Kemudian kelompok junior 10 kelas putra dan putri.
“Selain itu kami juga mengikuti empat kelas untuk nomor poomsae atau seni gerak,” jelas Alfons.
Dikatakan Alfons, belum lama TI Kaltim menggelar kejurprov sekaligus ajang seleksi di Balikpapan. Dari kejurprov itu, saat ini Bidang Binpres TI sedang melakukan seleksi kemudian pemanggilan atlet.
Menurut mantan taekwondoin nasional ini, Binpres sudah mengantongi sejumlah nama namun belum diserahkan ke pengurus.
“Karena dalam proses pertimbangan pelatih dan binpres,” tambahnya.
Hanya saja kemungkinan besar taekwondoin yang diturunkan merupakan atlet yang tergabung dalam program Gugus Utama Kaltim Emas.
Dijelaskan Alfons, atlet yang dipersiapkan di  program Gugus juga sebagian besar menjadi juara di kejurprov. Alfons melanjutkan, setelah terpilih mereka akan menjalani pemusatan latihan di Dojang Taekwondo.
Untuk target di kejurnas, Alfons mengatakan saat ini belum ditetapkan. Mengenai target akan diputuskan dalam rapat pengurus.
“Kalau soal target, belum ada rapat sampai ke sana. Lagi pula kejurnas juga masih lama,” tegasnya. at

Pasar Kedondong Diharapkan Tingkatkan Perekonomian Warga

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Keberadaan bangunan baru Pasar Kedondong di Jl Ulin, Kecamatan Sungai Kunjang, yang diperkirakan akhir bulan ini sudah bisa ditempati para pedagang, diharapkan akan mampu menopang perekonomian warga. Lebih dari itu pasar yang dibangun murni Investor ini akan mampu meningkatkan perekonomian warga Kota Samarinda.
"Ini sebagai bentuk perkembangan kota Samarinda dalam upaya meningkatkan perekonomian warga dengan adanya bangunan baru di Pasar Kedondong ini," ujar anggota DPRD Kota Samarinda, M Fachmi Azuari, Kamis (3/4) kemarin.
Menurutnya, secara konkret Pasar Kedondong nantinya merupakan arena bertemunya pembeli dan penjual. Secara ekonomi, keberadaan pasar tersebut lebih dititikberatkan pada kegiatan jual belinya dimana akan ada penjual, pembeli, adanya barang atau jasa yang diperjualbelikan.
"Dengan demikian akan terjadinya kesepakatan antara penjual dan pembeli. Disinilah faktor meningkatnya perekonomian warga," kata dia.
Politisi Partai Demokrat ini mengatakan dalam kegiatan distribusi, pasar berfungsi mendekatkan jarak antara konsumen dengan produsen dalam melaksanakan transaksi. Dalam fungsi distribusi, pasar berperan memperlancar penyaluran barang dan jasa dari produsen kepada konsumen.
"Maka akan tercipta harga pasar, yaitu kesepakatan harga antara penjual dan pembeli secara langsung. Ini akan berdampak pada harga yang tiodak terlalu mahal dan akan dapat langsung dirasakan oleh penjual dan pembeli," katanya.
Dia juga mengatakan, pasar merupakan sarana paling tepat untuk ajang promosi. Pelaksanaan promosi dapat dilakukan dengan cara memasang spanduk, membagikan brosur, membagikan sampel.
"Cara promosi semacam ini akan dengan cepat diserap oleh konsumen dan cepat pula direspon. Disinilah enaknya keberadaan pasar, termasuk Pasar Kedondong," katanya.
Saat ini, Dinas Pasar kota Samarinda tengah melakukan sosialisasi kepada para pedagang untuk proses pemindahannya. Karena apabila sudah beroperasi, rencananya Pasar yang dibangun murni Investor ini  akan diresmikan Wali Kota Samarinda pada pertengahan Mei nanti.
Menurut Kepala Dinas Pasar H Sulaiman Sade, Pasar kendodong baru yang mengusung konsep tradisional modern tersebut  mampu menampung sebanyak 646 pedagang . Dimana selain menyiapkan beberapa kios, pasar dua lantai ini sambung Sulaiman juga menyediakan 151 lapak untuk pedagang sayur mayur.
“Keberadaan pasar ini memang kita harapkan tujuannya untuk mewujudkan pasar yang bersih dan rapi di kota Samarinda yang selama ini dianggap terkesan kumuh,” ungkapnya.
Pihaknya kini tengah melakukan sosialisasi kepada pedagang yang sebelumnya menempati lokasi lama agar segera bersiap pindah ke lokasi yang baru. Mengingat untuk harga jual petak antara Pedagang dan pengelola juga sudah ada SK Wali kota yang mengatur. tha

Bankaltim Sepakat Bantu Usaha UPPKS Kaltim

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Dalam rangka meningkatkan perekonomian masyarakat melalui pemberdayaan ekonomi keluarga. Bankaltim  sepakat untuk membantu kegiatan usaha masyarakat kurang mampu yang terhimpun dalam kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera (UPPKS) dengan asosiasinya Asosiasi Kelompok UPPKS (AKU).
Kesepakatan bersama atau Memorandum of Understanding (MoU)  dituangkan pada penandatangan bersama antara Direktur Utama Bank Pembangunan daerah (BPD) Kaltim Zainuddin Fanani dengan Plt Kepala Perwakilan BKKBN  Kaltim  Yenrizal Makmurdi sela-sela Musda Asosiasi Kelompok UPPKS di Samarinda, Kamis (3/4).
Dikesempatan itu, Zainuddin  Fanani mengatakan,  penyaluran modal kerja untuk mengembangkan berbagai usaha ekonomi produktif masih sedang dalam persiapan dan diharapkan nantinya bantuan ini berjalan lancar dan kelompok  UPPKS mampu mengembangkan usaha ekonomi produktif apalagi anggotanya mencapai 14 ribu orang se Kaltim.
"Sedangkan besarnya bantuan dana bergulir, akan dilihat dari proposal peminjam tetapi namanya kredit harus dimaklumi tentunya perlu proses sesuai dengan payung hukum. Tentunya setelagh proses awal melalui MoU kemudian dilanjutkan ketahap sosialisai.
"Kalau program ini berjalan tentunya kesejahteraan masyarakat Kaltim bakal meningkat, mengenai besarnya bantuan  kita alokasikan sesuai kebutuhan," ujarnya.
Sementara itu, Plt Kepala Perwakilan BKKBN  Kaltim  Yenrizal Makmurdi mengatakan, saat ini masih banyak keluarga prasejahtera di daerah itu butuh bantuan modal usaha dalam rangka meningkatkan kesejahteraannya.
Karena itu BKKBN Kaltim berterimakasih kepada Bankaltim yang akan  memberikan bantuan modal usaha kepada keluarga prasejahtera tersebut dalam bentuk bantuan dana bergulir agar masyarakat tersebut tidak lagi mengalami kesulitan hidup.
Dijelaskan saat ini Kelompok UPPKS di Kaltim sebanyak  727 kelomopok yang teersebarv di 14 kabupaten dan kota.
Ia berharap disalurkannya bantuan dana bergulir kepada UPPKS di Kaltim mampu  meningkatkan pendapatan masyarakat prasejahtera agar kesejahteraannya dapat lebih meningkat.
"tentunya semakin berkembang usaha UPPKS semakin baik pula  usaha para angotanya kelompoknya," ujarnya.
Dijelaskan, masyarakat yahng tergabung dalam UPPKS juga akan diberikan pelatihan dalam rangka memotivasi usaha, meningkatkan keterampilan usaha, kewirausahaan dan kemitrausahaan agar dapat lebih meningkatkan kesejahteraannya. john

One Map One Data Atasi Tumpang Tindih Lahan

SAMARINDA , Poskota Kaltim
Banyak permasalahan yang dihadapi Pemprov Kaltim dalam program pembangunan. Salah satunya tumpang tindih lahan yangvhingga saat ini tercatat mencapai 742 kasus. Untuk mengatasi hal tersebut, Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak berinisiatif membuat  One Map One Data (satu peta dasar) yang menyatukan semua peta untuk acuan tiap sektor, khususnya berkaitan perijinan. Melalui program ini diharapkan tidak terjadi lagi persoalan tumpang tindih lahan dan perijinan.
“Tumpang tindih lahan adalah masalah serius. Untuk mengatasi permasalahan itu, salah satu upaya yang dilakukan Pemprov Kaltim melalui instansi terkait adalah menyiapkan program One Map One Data,” jelas Faroek saat acara Musrenbang RKPD 2015 di Lamin Etam, Rabu (2/4) lalu.
Ditambahkan, pemerintah mengupayakan penerbitan satu peta yang akan membantu  kepastian lahan. Adanya kepastian lebih mendorong minat investor menggelontorkan investasi ke Kaltim. Hal ini dilakukan terkait kepastian hukum lahan. Untuk itu, Pemprov akan bekerjasama dengan Badan Informasi Geospasial (BIG) untuk melakukan pemetaan wilayah. Pentingnya penyelesaian kasus tumpang tindih dikarenakan  pembangunan Kaltim akan semakin berkembang pesat. Lahan adalah kunci awal investasi bisa masuk ke Kaltim.
“Kasus tumpang tindih lahan berkaitan dengan investasi dan pertumbuhan ekonomi. Jika tidak bisa diselesaikan, maka akan berdampak buruk. Apalagi jumlah kasusnya hingga ratusan dan tersebar di kabupaten/kota,” jelasnya.
Dijelaskan juga, Pemprov Kaltim bersikap tegas dalam penertiban perijinan tambang, perkebunan dan kehutanan. Menerbitkan moratorium yang intinya melarang bupati/walikota menerbitkan ijin baru tambang, perkebunan dan kehutanan.
“Saat ini, Pemprov Kaltim telah membentuk tim terpadu untuk mengaudit ijin tambang, perkebunan dan kehutanan yang sudah diterbitkan. Tentunya bekerjasama dengan Polri, Kejaksaan dan BPN,” pungkasnya.
Awang Faroek meminta kepada seluruh instansi terkait di lingkungan Pemprov Kaltim dan pemerintah kabupaten/kota yang dilintasi jalur kereta api kalimantan, yakni Kutai Barat, Paser, Penajam Paser Utara dan Balikpapan, agar dapat memberikan dukungan penuh dan mensukseskan pembangunan rel kereta api  garapan Borneo Railways.
“Ini jangan dilihat kerjasama antara Kaltim dengan Borneo Railways, tetapi antara Pemerintah Indonesia dengan Rusia. Ini kerjasama antar dua negara. Sehingga semua permasalahan terkait pembangunan rel kereta api sepanjang sekitar 192 kilometer ini harus diselesaikan secepat mungkin. Mari kita sukseskan pembangunan kereta api ini,” tandasnya.
Menurut dia, semua permasalahan yang ada harus diinventarisir, terutama terkait pembebasan lahan yang selama ini kerap menjadi masalah utama dalam pelaksanaan proyek pembangunan infrastruktur di beberapa wilayah Kaltim. Best practice yang dapat ditiru, sebut dia, seperti apa yang dilakukan Pemkab Kutai Timur, dimana untuk progres pembebasan lahan untuk pembangunan rel kereta api Muara Wahau-Lubuk Tutung (135 kilometer) sudah mencapai 95 persen.
“Di Kutim sosialisasi kepada masyarakat sudah dilakukan, sehingga masyarakat berbondong-bondong mendatangi kantor lurah dan camat untuk mendapatkan kompensasi lahan mereka yang terkena jalur kereta api. Pembebasan lahan ini penting, jangan sampai menjadi masalah pada saat akan dimulai pembangunan proyek ataupun dikemudian hari,” sebutnya. mar

Kabupaten/Kota Diimbau Bentuk Tim Seleksi

Penyaluran Bantuan Beasiswa Kaltim Cemerlang 2014

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Mulai April tahun ini, Pemerintah Kabupaten/Kota se Kaltim dan Kaltara diminta untuk segera membentuk tim seleksi penyaluran bantuan beasiswa Kaltim Cemerlang. Sehingga tidak terlalu lama dalam penyelesaian atau penyaluran tersebut. Termasuk tim seleksi di Perguruan Tinggi (PT).
Melalui bantuan tersebut diharapkan Kaltim mampu menciptakan Sumber Day Manusia ( SDM ) yang andal dari putra-putri asal Kaltim dan Kaltara.
“Kami berharap mulai bulan ini, Pemerintah Kabupaten/Kota sudah membentuk tim seleksi yang mengelola penyaluran bantuan beasiswa Kaltim Cemerlang 2014,” kata Asisten Bidang Kesejahteraan Rakyat Setprov Kaltim H Bere Ali di Kantor Gubernur Kaltim, Kamis (3/4).
Setelah terbentuk tim seleksi dan telah diterbitkan surat keputusan (SK) bupati dan walikota, diharapkan tim tersebut dapat segera melakukan seleksi. Karena, saat ini penyaluran beasiswa ada tiga kategori, yakni diatur dari kabupaten/kota se Kaltim dan Kaltara, diatur melalui kuota perguruan tinggi se Kaltim dan Kaltara dan kategori bersifat khusus.
Sifat khusus tersebut, antara lain bantuan beasiswa bagi mahasiswa Sang Hyang Seri, Institut Teknologi Kalimantan (ITK), Institut Seni Buda Indonesia (ISBI) dan mahasiswa Belarus.
“Tapi, yang terpenting adalah seleksi yang dilakukan pemerintah kabupaten/kota. Sebab, secara simbolis untuk kabupaten/kota sudah diserahkan oleh Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak,” jelasnya.
Karena itu, perlu segera mungkin pemerintah kabupaten/kota untuk membentuk tim seleksi. Karena, dari seleksi tersebut ada yang harus menunggu momentum. Misal, untuk bantuan beasiswa bagi siswa berprestasi dari jenjang SD-SMA, harus menunggu hasil Ujian Nasional (UN), sehingga baru bisa didata siapa yang berhak menerima bantuan beasiswa berprestasi.
Selain itu, untuk kuota dari kategori kabupaten/kota dan perguruan tinggi penerimaan berkas dilakukan secara manual. Tidak lagi menggunakan sistem online. Meski begitu, panitia tim seleksi dari Pemprov Kaltim tetap memberikan bimbingan teknis kepada kabupaten/kota dan perguruan tinggi untuk petugas operatur penginput data dari berkas yang masuk.
“Setelah kabupaten/kota dan perguruan tinggi melakukan seleksi, maka selanjutnya bupati dan walikota menerbitkan surat keputusan penetapan penerima bantuan beasiswa melalui APBD Provinsi Kaltim 2014. Selanjutnya, berkas dan SK tersebut yang dikirim ke Pemprov Kaltim yang selanjutnya sebagai bahan pemerintah provinsi untuk menerbitkan SK Gubernur Kaltim tentang penetapan penerima bantuan beasiswa tersebut,”paparnya. mar

Kaltim Siap Tuan Rumah MTQ Nasional 2016

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Menindaklanjuti Surat Gubernur Kaltim pada 2009 yang disampaikan kepada Menteri Agama, Asisten Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Kaltim H Bere Ali menyatakan kesiapan Kaltim untuk menjadi tuan rumah perhelatan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat nasional pada 2016.
Pernyataan tersebut disampaikan kembali dihadapan Wakil Menteri Agama Nasarudin Umar pada MTQ Pelajar Tingkat Kota Samarainda, pekan lalu.
Menurut dia, Kaltim sudah pernah menjadi tuan rumah penyelenggaraan MTQ pada 1976. “Kita pernah menjadi tuan rumah pada 1976. Karenanya, Gubernur Kaltim telah bersurat kepada Menteri Agama pada 2009 lalu dan menyatakan kesiapan menjadi tuan rumah MTQ nasional 2016,” ujar Bere Ali.
Penyelenggaraan MTQ baik di tingkat kecamatan hingga kabupaten dan kota serta provinsi di Kaltim termasuk Kaltara terlaksana dengan baik. Sehingga, bermodalkan sukses pelaksanaan MTQ tingkat provinsi inilah, Kaltim siap menggelar untuk skala nasional.
Selain itu, penyelenggaraan MTQ tingkat nasional di Kaltim ini diharapkan mampu mendorong para qori-qoriah di daerah termotivasi untuk selalu meningkatkan kemampuan dan keterampilan membaca Al Qur’an sehingga mampu meraih prestasi lebih baik.
Bere Ali mengakui komitmen dan perhatian serta dukungan pemerintah provinsi terhadap pembangunan dan pengembangan kegiatan keagamaan khususnya berkaitan kegiatan MTQ dan Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) di daerah sangat tinggi.
Terbukti dengan penghargaan yang diberikan Pemprov  berupa bonus bagi utusan (qori/qoriah) yang telah berprestasi menjadi juara di tingkat nasional. Sebab, Gubernur Awang Faroek Ishak telah bertekad memberikan perhatian bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Dijelaskan, tekad dan keinginan Kaltim untuk menjadi tuan rumah penyelenggeraan MTQ tingkat nasional pada 2016 akan disampaikan pada Musyawarah Nasional (Munas) LPTQ  pada Mei tahun ini di Samarinda.
“Kesiapan kami ini Pak Wamen akan disampaikan pada Munas LPTQ pada Mei tahun ini dan berharap agar peserta Munas serta dukungan Kementerian Agama maka Kaltim bisa ditunjuk menjadi tuan rumah MTQ nasional 2016,” harap Bere Ali. john

128.570 Lembar Kertas Suara di Kaltim Rusak

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Ketua KPU Kaltim Hj Ida Farida menjelaskan ada sekitar 128.570 lembar surat suara yang dinyatakan rusak dan semua itu sudah dikembalikan kepada KPU pusat. Sedangkan KPUD Kaltim hingga saat ini masih menunggu pengiriman dari KPU untuk kekurangan tersebut. Diharapkan kekurangan surat suara dapat diterima secepatnya.
"Dari 128.570 lembar surat suara yang rusak, antara lain adalah untuk Kota Tarakan sebanyak 44.094 lembar dan Kabupaten Paser mencapai 22.630 lembar surat suara. Mengenai jumlah bilik dan kotak suara se Kaltim dan Kaltara, yakni  masing-masing 34.244 bilik dan kotak suara yang terbagi dari 8.561 Tempat Pemilihan Suara (TPS) yang selanjutnya dikalikan empat bilik dan kotak setiap TPS,"papar Hj Ida Farida ketika dikonfirmasi di Kantor KPU Kaltim, Jalan Basuki Rahmad Samarinda, Selasa (1/4) kemarin.
Ida menambahkan, menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2014 di daerah, baik Pemilu Legislatif (Pileg) maupun pemilu presiden (Pilpres), Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kaltim saat ini masih fokus dalam pengadaan dan pendistribusian logistik untuk kabupaten/kota se Kaltim dan Kaltara.
"Saat ini masih ada surat suara yang rusak, baik surat suara untuk DPR, DPD, DPRD provinsi dan DPRD kabupaten/kota. Sehingga mengakibatkan jumlah surat suara yang ada masih belum cukup sesuai dengan kebutuhan Daftar Pemilih Tetap (DPT) se Kaltim dan Kaltara, yakni mencapai 2.847.082 pemilih,"kata Ida
Ditambahkan, saat ini kami masih fokus pada pengadaan dan distribusi  logistik. Karena, masih ada kabupaten/kota se Kaltim dan Kaltara yang  surat suaranya belum cukup surat karena rusak. Misalnya, ada yang kabur warna lambang partai dan ada juga yang bukan surat suara untuk pemilihan di Kaltim tetapi terkirim di Kaltim.
"Sehingga, semua itu kami serahkan kembali kepada KPU. Sedangkan untuk bilik dan kotak suara semua sudah terdistribusikan ke seluruh kabupaten/kota,” tandasnya.
Selain itu, lanjut Ida, menjelang Pileg 2014 di Kaltim, masing-masing KPU kabupaten/kota terus melakukan persiapan, diantaranya melaksanakan bimbingan teknis tentang penyelenggaraan di TPS ketika pelaksanaan Pemilu berlangsung.
“Kami berharap seluruh masyarakat yang telah masuk dalam DPT dapat memberikan hak pilih di masing-masing TPS terdekat pada Rabu 9 April 2014. Pastikan, surat undangan pemilih sudah diterima paling lambat 6 April 2014. Jika belum ada yang menerima diharapkan dapat melaporkan kepada kantor kecamatan maupun Rukun Tetangga (RT). Bahkan, kami juga berharap setiap RT dapat pro aktif memberikan informasi kepada warga, sehingga dapat memilih pada hari Rabu tanggal 9 April mendatang,” papar Ida Farida. mar

Wajib Sesuai Mekanisme

Soal Lelang Masterplan Penaggulangan banjir

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Anggota DPRD Kota Samarinda, dari Fraksi PDI Perjuangan, Sugiyono, meminta minta agar pelaksanaan lelang masterplan penanggulangan banjir di wilayah Kota Samarinda dapat dijalankan dengan mekanisme yang benar.
"Sangat setuju jika Pemkot Samarinda tengah serius dalam menanggulangi masalah banjir di kota Tepian. Namun, proses pelelangan masterplan penanggulangan banjir yang katanya diselaraskan dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Samarinda, harus dilakukan dengan menerapkan aturan yang berlaku," ujar Sugiono, Rabu (2/5) kemarin.
Menurutnya, panitia lelang harus mampu dan profesional dalam memverifikasi konsorsium perusahan yang memenangkan proyek. Dalam proses verifikasi dan pengumuman pemenang tender hendaknya dilakukan secara terbuka.
“Panitia lelang harus tranfarans, akuntabel. Proses tender tersebut harus diketahui oleh publik,” katanya.
Dengan tegas Sugiono meminta kalau terbukti ada kecurangan atau pengaturan pemenang tender dalam pembuatan masterplan tersebut panitia lelang dapat dipidanakan, karena sama saja sudah melakukan korupsi.
"Pasalnya, ini demi menegakkan peraturan dan tujuan dari penanggulangan banjir dapat terwujut," tegasnya.
Sebagaimana diketahui, Pemerintah Kota Samarinda, akan segera melelang "masterplan" atau rencana induk penanggulangan banjir ang akan diselaraskan dengan RTRW Kota Samarinda. Lelang masterplan" penanggulangan banjir itu dilakukan untuk mendapatkan konsultan yang profesional, khusus dalam menangani masalah banjir.
Sugiono menambahkan, pihak yang merasa dirugikan dalam proses lelang tersebut karena digugurkan tanpa penjelasan, bisa melakukan sanggahan dan complain. Kalau panitia lelang tetap tidak mau membuka proses yang sudah dilaksanakan, akan menguatkan kecurigaan ada permainan.
“Jelas ada udang di balik batu,” kata Sugiono.
Sebelumnya Wakil Walikota Samarinda, H Nusyirwan Ismail, mengatakan Dengan keberadaan 'masterplan' penanggulangan banjir setidaknya mempermudah Samarinda untuk mendapatkan bantuan dari Kementerian Pekerjaan Umum.
"Selain harus memiliki rencana induk, persyaratan yang juga menjadi modal utama untuk mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat yakni Detail Desaign Enginering (DED) serta pembebasan lahan," ungkapnya.
Walaupun proyek tersebut hanya ditangani Kementerian PU, namun hal tersebut menurut Nusyirwan Ismail tidak menjadi masalah bagi Pemeirntah Kota Samarinda.
"Asalkan, apa yang dikerjakan bisa bersinergitas dan sesuai dengan 'masterplan' yang kami rencanakan," kata Nusyirwan Ismail.
Wawali juga mengakui bahwa upaya penanggulangan banjir tersebut juga mendapat dukungang dari pemerintah provinsi. Salah satunya kata dia dengan mengelar rembug masalah banjir dan diharapkan ada saran dan kritik guna menanggulangi banjir di Kota Samarinda.
"Pemprov Kaltim melalui bapak gubernur juga memberi apresiasi atas kerja keras Pemerintah Kota Samarinda dalam menanggulangi masalah banjir," katanya. tha

Diknas Gelar Lomba Seni Tingkat Pelajar

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Untuk meningkatkan kecintaan seni dan budaya lokal kepada siswa sekolah di Kota Samarinda yang lambat laun mulai terkikis  dengan datangnya kebudayaan asing, Dinas Pendidikan Kota Samarinda menggelar Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional(FL2SN) untuk seluruh siswa dan siswi se kota Samarinda.
Kegiatan ini diikuti ratusan pelajar dari jenjang SD, SMP, SMA, SMK  di Kota Samarinda. Melalui festival dan lomba ini diharapkanm menjadi pemacu semangat pelajar untuk tetep mencintai dan mengetahui kebudayaan seni daerah.
Ketua Panitia Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional(FL2SN) Dinas Pendidikan Kota Samarinda Yusransyah mengatakan bahwa kegiatan ini ini merupakan kegiatan berjenjang yang dilakukan di seluruh Kabupaten/Kota se-Kalimantan Timur.
Para pemenang dalam perlombaan ini nantinya akan dibawa ikut perlombaan seni dan budaya di tingkat Propinsi dan kemudian ke tingkat nasional.
“Harapannya ada anak-anak Samarinda yang berhasil membawa Budaya asli Kaltim ikut bertanding di Tingkat nasional agar kebudayaan lokal Kaltim bisa terus dikenal di luar Kalimantan,” kata Yusransyah.
Kegiatan ini juga membuktikan bahwa masih ada anak-anak didaerah ini yang peduli akan budaya dan kesenian daerah, apalagi kedepannya mereka bisa berprestasi dengan kesenian dan kebudayaan yang hingga kini masih mereka pertahankan.
“Saat ini mencari anak-anak yang bisa menari daerah sangat sukar, namun jika mencari anak-anak yang suka goyang cesar atau joget apapun mudah, karena begitu besarnya pengaruh televisi terhadap kebudayaan masyarakat kita saat ini,” kata Yusransyah.
Harapanya melalui kegiatan ini akan banyak lagi anak-anak seusia sekolah yang peduli akan kebudayaan dan seni masyarakat Samarinda yang sedikit mulai dilupakan.
Kegiatan ini juga mengacu sekolah-sekolah untuk kembali mengerakkan pelajaran seni disekolah disamping bidang akademis.
Lomba Seni yang  di lombakan antaranya lomba puisi, teater,pidato,tari modern,tari daerah,tari berpasangan,drum band,story telling (cerita sejarah).
Kegiatan yang berlangsung di Taman Kesenian Budaya Kaltim jalan Kemakmuran dari tanggal 1-3 april 2014. ike

Salesman Gagal Gantung Diri

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Diduga mengalami depresi, seorang pemuda warga Kelurahan Sidomulyo mencoba bunuh diri dengan cara gantung diri di atas tangga rumah kosnya. Beruntung seprai yang digunakan pelaku ternyata tidak cukup ampuh untuk menghabisi nyawanya, karena pemilik rumah segera mengetahui aksi tersebut,  sehingga korban cepat diselamatkan dengan bantuan  warga sekitar.
Peristiwa percobaan bunuh diri itu terjadi di Gang Buntu Jl Sebulusalam RT 34, Rabu siang (2/4) kemarin. Aksi percobaan bunuh diri ini kontan menggegerkan warga sekitar.
Sofyan pelaku percobaan bunuh diri merupakan rekan kerja pemilik rumah. Dia diketahui penghuni baru  kos dirumah tersebut. Sebelum kejadian korban diketahui bolak balik seperti kebingungan, kemungkinan beban hidup di ibukota yang cukup tinggi membuat Sofyan nekad mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di tangga naik ke kamarnya.
Jaka Kurniawan, kerabat pemilik rumah yang pertama kali menemukan korban gantung diri mengatakan bahwa sebelum ditemukan korban seperti orang linglung, dia tidak berbicara kepada semua orang.
Korban merupakan rekan kerja kakaknya, namun setelah diberhentikan korban memilih kos dirumah kakaknya. Saat kakaknya bekerja keluar kota tepatnya ke Kutai Timur kemungkinan korban tertekan sehingga memutuskan mengakhiri hidupnya.
“Dia dibawa kakak saya kesini karena baru saja diberhentikan dari pekerjaanya, tadi pagi kakak saya berangkat ke Kutim, entah kenapa tiba-tiba siang tadi dia kelihatan kebingungan dan memutuskan bunuh diri,” kata Jaka.
Sebelum ditemukan tergantung, Jaka mengaku mendengar ada kegaduhan dibelakang rumah, tidak ingin terjadi sesuatu ia pun kemudian memanggil warga sekitar. Benar saja saat didatangi bersama warga diketahui bahwa Sofyan sudah tergantung warga kemudian langsung menurunkan korban .
Ironisnya meski telah berhasil diselamatkan laki-laki bertubuh buntal ini bukannya bersyukur ia malah mengamuk dan terus berusaha menghabisi nyawanya. Tidak ingin terjadi sesuatu, wargapun kemudian mengikat korban dengan kain sarung.
Sementara itu untuk kepentingan penyidikan serta motif kejadian, polisi membawa korban dengan mobil ambulan ke Rumah Sakit Jiwa Atma Husada Mahakam Samarinda untuk mengecek kejiawaaan korban.  M4n

Kaltim Salurkan BKC Rp 217,9 Miliar

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Gubernur Kaltim  H Awang Faroek Ishak Tahun ini Pemprov Kaltim kembali merealisasikan program Beasiswa Kaltim Cemerlang (BKC) bagi putra-putri di daerah Kaltim dan Kaltara sebanyak 50.785 penerima, dengan total alokasi sebanyak Rp217.954.462.500.  Beasiswa tersebut diharapkan untuk mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) Kaltim yang lebih berkualitas. Sehingga mendukung perkembangan pembangunan di daerah.
"Dari 50.785 penerima tersebut terdiri dari 3.047 penerima dari program khusus dinas pendidikan, dispora dan keperawatan. Kemudian untuk program pendidikan dasar dan menengah sebanyak 17.650 orang, program diploma 7.171 orang, progam sarjana/diploma IV 14.324 orang, program magister sebanyak 889 orang, program doktor sebanyak 510 orang, program internasional dan khusus internasional 299 orang, beasiswa rewards siswa dan mahasiswa berprestasi 515 orang," papar  Awang Faroek Ishak usai membuka Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Kaltim 2015 di Pendopo Lamin Etam, Rabu (2/4
Selain itu lanjutnya, beasiswa siswa/mahasiswa cucu veteran sebanyak 1.240 orang dan beasiswa penanggulangan anak putus sekolah 5.140 orang, dengan total alokasi sebanyak Rp217.954.462.500.  Beasiswa tersebut diharapkan untuk mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) Kaltim yang lebih berkualitas. Sehingga mendukung perkembangan pembangunan di daerah.
“Beasiswa ini baru secara simbolis saya sampaikan kepada bupati dan walikota se Kaltim dan Kaltara. Tetapi, secara resminya akan diserahkan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bertepatan dengan peresmian Airport Sepinggan Balikpapan. Karena, pada saat itu, juga akan diberikan beasiswa kepada perguruan tinggi negeri dan swasta,” terangnya.
Beasiswa yang diberikan sesuai dengan kebutuhan daerah. Misal, Institut Teknologi Kalimantan (ITK) dan Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Kaltim serta mahasiswa perkeretaapian.
Semua itu, dimaksud untuk memenuhi kebutuhan yang diinginkan pemerintah dalam mendukung pembangunan daerah. “Karena itu, SDM yang berkualitas harus kita siapkan, sehingga mereka yang dikirim untuk menjalani studi ke depannya dapat kembali dan berjuang membangun daerah ini, agar lebih maju,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kaltim H Musyahrim mengatakan sesuai komitmen Gubernur Awang Faroek Ishak, diharapkan program beasiswa ini untuk mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) Kaltim yang lebih berkualitas.
Meski begitu, sharing dana dari pihak swasta melalui Coorporate Social Responcibility (CSR) juga sangat diperlukan untuk membangun sinergi yang kuat dengan pemerintah untuk penyiapan SDM Kaltim yang handal. Bahkan Pemprov Kaltim memberikan penghargaan kepada perusahaan yang telah menyalurkan CSR untuk program pendidikan di daerah melalui Kaltim Eduacation Award.
“Kami akan koordinasikan ini kepada pemerintah kabupaten dan kota, sehingga dapat diketahui perusahaan mana saja yang telah mendukung program pendidikan di daerah, sehingga nantinya berhak mendapatkan penghargaan. Yang jelas, beasiswa yang dialokasikan Pemprov Kaltim juga turut membantu putra-putri daerah dari Kaltara,” jelasnya. mar

Penanggulangan Banjir Perlu Keterlibatan Semua Pihak

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Gubernur Kaltim H Awangn Faroek Ishak  mengatakan  penanggulangan banjir di Samarinda membutuhkan peran aktif dan kesadaran semua pihak, bukan hanya pemerintah namun juga masyarakat. Karena peran masyarakat dalam penanganan banjir sangat berpengaruh dan sangat penting dan  harus sadar,  tanggap terhadap lingkungan.
"Beberapa hal tersebut antara lain tidak membuang sampah sembarangan, rumah harus memiliki daerah resapan air, menanam pohon di pekarangan rumah dan memperbaiki drainase di lingkungan tempat tinggal. Sejauh ini sudah banyak usaha yang dilakukan pemerintah dalam rangka mengendalikan dan menanggulangi banjir. Tetapi itu saja tidak cukup.  Harus ada upaya termasuk  partisipasi dari masyarakat supaya jangan menambah bahan yang dapat menyebabkan erosi,” papar Awangn Faroek Ishak  pada Rembuk Banjir di Samarinda, Selasa (01/04) lalu.
Menurut Awang Faroek, pemerintah harus punya perencanaan terpadu yang melibatkan semua pihak. Sehingga ada pembagian tanggung jawab provinsi, pemerintah kota, camat, lurah bahkan masyarakat. Penanganan masalah banjir tidak bisa lagi dilakukan secara spontan ketika penyebabnya terjadi. Namun harus dikerjakan melalui program yang jelas dan berkesinambungan. Jadi penanganannya preventif yang melibatkan berbagai pihak.
“Dengan diadakannya forum seperti ini, semoga bisa menghasilkan rekomendasi yang berharga. Kita bisa mendengarkan masukan dari pakar dan masyarakat langsung agar permasalahan banjir di ibukota provinsi Kalimantan Timur ini bisa segera dituntaskan,” harap Awang Faroek.
Ditambahkan, target penting kegiatan rembuk banjir adalah menghasilkan rumusan perencanaan pembangunan terpadu dengan melibatkan semua pihak. Termasuk menjadi upaya Pemerintah dalam mengatasi masalah banjir di Kota Samarinda.
“Yang terpenting harus punya perencanaan terpadu dari tingkat provinsi, kabupaten/kota hingga kecamatan dan kelurahan. Semua punya tanggung jawab berjenjang dalam penanggulangan masalah banjir,” tegasnya.
Menurut Awang Faroek, itulah pentingnya penyelenggaraan rembuk yang melibatkan semua unsur terkait. Tidak hanya Pemerintah hingga jajaran camat dan lurah, tapi juga masyarakat. Tujuannya untuk menyatukan persepsi dalam rangka penyusunan program penanggulangan banjir. Apalagi, mengatasi banjir di Samarinda memerlukan dukungan kebijakan tiga kabupaten di hulunya, yakni Kukar, Kubar dan Mahulu.
“Paling tidak forum ini dapat merumuskan kegiatan pengendalian. Sebab untuk menghilangkan susah. Para pakar saja mengatakan begitu,” tandasnya.
Di sisi lain, Hal penting setelah perencanaan adalah pelaksanaan.  Setelah rembuk langkah awal yang dilakukan membentuk tim terpadu penanggulangan banjir.Termasuk menindaklanjuti rumusan hasil rembuk yang diantaranya merupakan usulan masyarakat. Kemudian diramu dan dijadikan program terpadu penanggulangan banjir.
“Terus terang saya terharu. Banyak tokoh masyarakat dan tokoh agama yang ngomong. Memberi masukan. Inilah perlunya rembuk, memberi saluran masyarakat terlibat dengan memberikan masukan terkait pembangunan. Selama ini kan tidak ada salurannya,” ujarnya. mar

Pengelolaan Logistik Bencana Wajib Mengacu SOP

SAMARINDA,Poskota Kaltim
Seluruh petugas pengelola logistik bencana di Instansi Sosial Kabupaten/kota se Kaltim dalam melakukan pengelolaan logistik wajib mengacu pada Standar Operasional Prosedur (SOP), mulai dari perencanaan, penyusunan kebutuhan hingga pendistribusian logistik bencana harus mengacu pada SOP yang ada.
Hal itu dikatakan Sekretaris Dinas Sosial Provinsi Kaltim  Mariyatin Hariningsih,mewakili Kadis Sosial Kaltim Hj.Siti Rusmalia Idrus , saat membuka kegiatan Penyusunan Laporan Logistik Angkatan I Tahun 2014, Rabu (2/4).
Dijelaskan, seluruh pengelolaan logistik bencana harus mengacu pada SOP yang ada, jadi diharapkan bagi seluruh petugas pengelola logistik bencana di daerah agar dalam mengelola logistik bencana benar-benar disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan.
"Dengan mengacu SOP, akan terhindar dari permasalahan hukum di kemudian hari, pasalnya logistik bencana yang kita kelola ini merupakan aset negara yang akan diaudit oleh Badan Audit, sehingga perencanaan, pengelolaan dan penggunaan harus benar-benar disesuaikan dengan SOP yang ada, khususnya dalam hal keluar masuk barang atau pergeseran mutasi barang harus dicatat dan disertai dengan berita acara," ujarnya.
Dengan digelarnya kegiatan Penyusunan Laporan Logistik tersebut diharapkan  seluruh petugas pengelola logistik dapat membuat perencanaan, penyusunan kebutuhan logistik dan pengelolaan logistik secara realistis dalam arti disesuaikan dengan kebutuhan di masing-masing daerah.
"Seluruh petugas pengelola logistik harus melakukan perencanaan, penyusunan kebutuhan dan pengelolaan logistik yang baik secara realistis, jangan sampai usulan kebutuhan logistik tidak sesuai dengan kondisi di lapangan," jelasnya.
Dia juga menekankan kepada seluruh petugas pengelola logistik bencana, agar dalam melakukan penyaluran bantuan untuk korban bencana dapat dilakukan secara cepat dan tepat sasaran, dalam arti jangan sampai penyaluran bantuan terlambat karena kesalahan adminitrasi.
Sementara itu ketua panitia kegiatan juga  Kasi Penanggulangan Korban Bencana Alam dan Sosial (PKBAS) Dinsos Kaltim, Achmad Rasyidi mengatakan, kegiatan tersebut diikuti sebanyak 25 peserta dari Dinas Sosial di Sembilan Kabupaten/kota di Kaltim.
Adapun maksud digelarnya kegiatan tersebut adalah tersedianya petugas penanggulangan bencana khususnya di Bidang Pengelolaan dan Pelaporan logistik yang mampu dan terampil dalam melaksanakan tugas penataan, pencatatan, pendistribusian, dan pelaporan logistik dengan baik dan benar.
Sedangkan tujuan digelarnya kegiatan ini  untuk memberikan pengetahuan tentang barang bantuan logistik berupa jenis, kemanfaatan/kegunaan, dan kuantitas yang diberikan sesuai dengan kebutuhan, memberikan pengetahuan dan keterampilan dalam penataan, pengelolaan dan pelaporan barang bantuan sebagai buffer stock maupun saat tanggap darurat serta memberikan pengetahuan dan keterampilan dalam upaya pencatatan dan pelaporan barang bantuan.Kegiatan dilaksanakan selama tiga hari mulai 01 April hingga 03 April. john

Gerimis, Balita Digendongan Ikut Kampanye PKS

SAMARINDA, POskota Kaltim
Keberadaan anak-anak agaknya tidak pernah bisa dipisahkan dari kampanye partai Keadilan Sejahtera, bahkan beberapa kader partai mengaku bahwa kehadiran anak-anak dilokasi Kampanye merupakan para kader-kader partai PKS.
Seperti yang terjadi Rabu siang (2/4) kemarin, kampanye partai PKS yang dilakukan di stadion  segiri Samarinda masih dipenuhi anak-anak diarena kampanye, padahal pihak panitia sudah menyediakan tempat khusus bagi anak-anak saat orang tuanya mengikuti kampanye politik.
Panitia pun menyediakan berbagai mainan, buku, bahkan 4 unit odong-odong khusus disewa panitia untuk melayani anak-anak para kader PKS yang mengikuti kampanye politik yang dihadiri ketua DPD Partai PKS Hadi Mulyadi dan Calon Anggota DPR RI Maskur Sarmian.
Masih banyaknya anak-anak dilokasi kampanye di lapangan parkir Gor segiri menurut Zubaedah (33), warga Sungai Pinang karena dia tidak ingin meninggalkan dua anaknya dirumah tanpa pengawasan.
"Ya, bagaimana lagi daripada di rumah enggak ada yang jagain. Yang ada nanti saya berantem sama bapaknya anak-anak jika terjadi sesuatu dengan anak-anak dirumah," kata Zubaedah.
Disinggung mengenai tempat khuus anak-anak yang disediakan panitia Jubaidah mengaku tidak mungkin membawa anak-anaknya ketempat itu karena yang disediakan hanya mainan anak-anak balita, sedangkan anak anak seusia anak saya tidak mungkin kumpul ditempat itu.
Sementara itu berdasarkan pantauan Poskota Kaltim sebagian besar peserta kampanye terbuka PKS membawa anak-anak, baik yang sudah bisa berjalan sendiri maupun yang masih harus digendong.
Sementara itu sejumlah Anggota Panwaslu yang berada dilokasi kampanye mengatakan bahwa kehadiran anak-anak di lokasi kampanye, melanggar Undang Undang tentang Perlindungan Anak.
Namun mereka mengaku hanya bertugas merekam kampanye yang dilakukan partai nomor urut 3  ini dan melaporkan ke Banwaslu.
Anak-anak yang hadir di lokasi kampanye tampak diikutkan orangtuanya. Di antara mereka, ada yang mengenakan pengingat kepala sebagai penanda atribut partai. Ada pula yang membawa bendera kecil. M4n

Akhir April, Pasar Kedondong Bisa Ditempati Pedagang

Konsep Modern, Siap Dongkrak Nilai Adipura

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Diperkirakan akhir bulan ini bangunan baru Pasar Kedondong di Jl Ulin, Kecamatan Sungai Kunjang sudah bisa ditempati para pedagang. Kini Dinas Pasar kota Samarinda tengah melakukan sosialisasi kepada para pedagang untuk proses pemindahannya. Karena apabila sudah beroperasi, rencananya Pasar yang dibangun murni Investor ini  akan diresmikan Wali Kota Samarinda pada pertengahan Mei nanti.
Menurut Kepala Dinas Pasar H Sulaiman Sade, Pasar kendodong baru yang mengusung konsep tradisional modern tersebut  mampu menampung sebanyak 646 pedagang . Dimana selain menyiapkan beberapa kios, pasar dua lantai ini sambung Sulaiman juga menyediakan 151 lapak untuk pedagang sayur mayur.
“Keberadaan pasar ini memang kita harapkan tujuannya untuk mewujudkan pasar yang bersih dan rapi di kota Samarinda yang selama ini dianggap terkesan kumuh,” ungkapnya. Dimana jelas dia, dengan berdirinya pasar tradisional berkonsep modern tersebut setidaknya  mampu mendongkrak nilai Adipura untuk kota Tepian.
Untuk itu kata dia, pihaknya kini tengah melakukan sosialisasi kepada pedagang yang sebelumnya menempati lokasi lama agar segera bersiap pindah ke lokasi yang baru. Mengingat untuk harga jual petak antara Pedagang dan pengelola juga sudah ada SK Wali kota yang mengatur.
“Karena  lokasi lama oleh pihak pengembang rencanannya akan dijadikan sebagai lahan parkir untuk menampung kendaraan pengunjung pasar,” ungkapnya.
Bahkan sambung dia, melihat lokasi yang masih lapang di Pasar Kendodong tadi, maka oleh pihak pengembang berencana untuk dibangun fasilitas olahraga seperti lapangan futsal dan menyediakan wadah untuk makanan siap saji atau semacam Food court.
”Pada prinsipnya kita menyambut positif apa yang dilakukan oleh pihak pengembang karena memang niatnya untuk mengubah image pasar yang selama ini kesannya hanya sebagai tempat berjualan sembako, pakaian maupun lauk pauk, sehingga dengan penambahan fasilitas tadi setidaknya bisa menjadi nilai tambah untuk menarik pengunjung,” katanya.
Sementara, Pengelola Pasar Kedondong Achmad Gaus mengutarakan 90 persen pedagang yang menempati bangunan baru pasar nanti adalah para pedagang lama.
Dia menyebutkan untuk kios lantai bawah yang berjumlah 229, seratus persen sudah dimiliki oleh para pedagang. Sedangkan lantai atas dia menambahkan baru 50 persen dimiliki pedagang.”Karena dalam pasar ini kami mengedepankan kebersihan, maka untuk lapak sementara kita belum bisa mengizinkan pedagang untuk berjualan yang sifatnya basah seperti ikan,” sebutnya. ike

Soal UN Kaltim Mulai Terdistribusi

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Soal Ujian Nasional (UN) 2014 untuk jenjang SMA dan sederajat di Kaltim dan Kaltara akan di distribusikan sejak 1 April ini untuk daerah terpencil dan terisolasi, sedangkan daerah kota akan di distribusikan mulai 7 April.
"Daerah yang terpencil dan terisolasi menjadi target awal pengiriman soal UN karena kawasan tersebut sulit dijangkau, bahkan ada kecamatan yang hanya bisa ditempuh dengan jalur udara, seperti di Kecamatan Krayan, Nunukan," kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim, H Musyahrim.
Sejumlah daerah jadi target distribusi perdana di Kutai Barat, Mahakam Ulu, Nunukan dan Malinau. Karena, sejumlah daerah itu ada beberapa kecamatan yang berbatasan langsung dengan Malaysia bagian timur dan lokasinya sangat jauh dari ibu kota kabupaten, sehingga harus diupayakan lebih awal dalam pengiriman soal agar tidak ada kendala ketika pelaksanaan UN.
Pelaksanaan UN sesuai dengan jadwal secara nasional akan digelar pada 14 hingga 16 April. "Kelihatannya memang masih lama, tetapi jika pengiriman soal UN dilakukan mendekati tanggal itu, dikhawatirkan soal UN tak tepat waktu," katanya.
Sedangkan dalam pengiriman soal hingga di kabupaten dan kota masing-masing, akan dilakukan dengan pengawalan kepolisian, bahkan polisi juga menjaga tempat penyimpanan soal. Hal ini dilakukan untuk menjaga kerahasiaan soal agar tidak dibuka dan dibocorkan.
"Soal UN dari percetakan mulai tiba di Bandara Sepinggan Balikpapan. Soal-soal yang masih dalam koli disimpan di gudang dan dijaga aparat," ujarnya.
Ia mengatakan bahwa jumlah peserta UN SMA/MA/SMALB di Kaltim dan Kaltara tahun ini sebanyak 23.928 siswa, sedangkan khusus peserta dari Kaltim sebanyak 19.389 siswa baik dari sekolah negeri maupun swasta yang tersebar di daerah. aon

Mahasiswi Hilang Akhirnya Ditemukan

Diduga Tak Sanggup Hadapi Beban Masalah

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Agnes Eka Saputri (23), lulusan terbaik Jurusan Farmasi Universitas Mulawarman (Unmul) Samarinda, akhirnya ditemukan. Agnes ditemukan setelah warga yang membaca pemberitaan mengenai hilangnya gadis ini ke pihak kepolisian.
Saat ditemukan Agnes dalam kondisi sehat, namun lebih banyak diam karena memang beban berat sedang ditanggung gadis ini akibat menghilang selama 3 hari.
Kapolresta Samarinda Kombes Pol Antonius Wisnu Sutirta  didampingi Kanit Jatanras Satreskrim Polresta Samarinda, Iptu Dhadhag Anindito mengatakan bahwa tidak banyak keterangan yang disampaikan Agnes saat berada di Mapolresta Samarinda.
Ia lebih banyak berdiam saat ditanya petugas mengenai alasan ia menghilang.
"Informasi sementara Agnes sendiri berjalan ke masjid itu sejak Sabtu (28/3/2014) sore itu. Diajak oleh warga sekitar untuk bermalam karena merasa kasihan lantaran Agnes bilang tidak ada tujuan, bingung mau ke mana," kata Anindito.
Anindito menduga banyak sekali masalah yang dihadapi gadis ini, seperti masalah dengan keluarga atau masalah lainnya yang memang hingga saat ini enggan diungkapkan Agnes .
"Jawaban yang disampaikannya singkat-singkat, dia Belum bisa bicara terbuka. Dia bilang mungkin saya ada masalah tapi saya tidak bisa menyampaikan," kata Anindito.
Sementara itu Solikhun Anam, kepada media ini mengaku belum mengetahui motif anaknya menghilang, namun laki-laki yang tercatat sebagai Pegawai di Lingkungan PLN dan berkantor di Palaran ini mengaku bersyukur anaknya ditemukan selamat.
Saat ditemukan  Agnes berada dirumah warga di Jl Dahlia Samarinda. Agnes berada ditempat itu sejak Sabtu, si pemilik rumah mengaku tidak mengetahui jika Agnes pergi dari rumah.
"Agnes terlihat kebingungan saat ditemui warga di Masjid Al Musyawaroh, oleh warga kemudian dia dibawa kerumahnya dan menginap ditempat itu sampai pagi tadi," kata Solikhun.
Pemilik rumah akhirnya tahu jika Agnes dicari keluarganya setelah muncul di pemberitaan, merekapun kemudian menghubungi kepolisian dan pihak keluarga. "Kami bersyukur Agnes ditemukan oleh orang baik,"kata Solikhun.
Sementara itu dirumah korban pertemuan antara Agnes dengan sang Ibu terlihat mengharukan.
Alfianti Mallu, sang ibu langsung memeluk putrinya yang menghilang sejak Sabtu lalu dan membimbingnya masuk kerumah mereka. Derai air mata sang ibu yang terus tumpah selama 3 hari ini mencampai puncaknya saat memeluk Agnes. Serasa tidak ingin anaknya kabur lagi sang ibu terus mengingatkan anaknya agar tetap bersabar.
Agnes hilang saat bersama orangtua dan kedua adiknya di Plaza Mulia, Samarinda, sejak Sabtu (29/3/2014) sore. Saat itu, ibunda Agnes, Alfianti Mallu (50), berbelanja. Agnes yang masih mengenakan kebaya wisuda dan berjilbab merah tiba-tiba memisahkan diri. Hingga pusat perbelanjaan tutup, Agnes tak muncul. Keluarga mencari ke teman dan kerabat, tapi jejak Agnes tidak terlacak. Akhirnya kasusnya dilaporkan ke kepolisian. M4n

Kedinginan di Masjid

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Siapa sangka Agnes Eka Saputri (23) lulusan terbaik Jurusan Farmasi Universitas Mulawarman (Unmul) Samarinda yang dilaporkan menghilang ditemukan disebuah Warung makan sederhana di Jl Dahlia Samarinda.
Warung kecil tepat didepan Kantor Dispora Kota Samarinda inilah Agnes menghabiskan waktu 3 hari selama dalam pencaharian.
Agnes pertama kali ditemukan Jumainah (35) pemilik warung yang ditelpon oleh penjaga Masjid Al Musyawaroh Jl Dahlia Samarinda yang melihat ada gadis kesusahan.
"Saya datangi ke masjid, saya lihat dia (Agnes) lagi membekap kebaya di luar masjid (teras) seperti orang sedang menggigil kedinginan. Waktu itu juga masih turun hujan. Saya lihat penampilannya, anak ini tidak sembarangan dan anak terdidik," kata Jumainah.
Perlu waktu lama bagi Jumainah menyakinkan agnes untuk ikut kerumahnya. Pasalnya Agnes yang terlihat kebingungan itu meminta ijin dan memilih untuk menginap di Masjid Al Musyawaroh.
"Baru saat saya bilang bahwa kawasan itu rawan, dan sering terjadi tindak kriminal seperti yang terjadi di hutan kota belum lama ini barulah Agnes mau mengikuti ia kerumahnya," kata Jumainah.
Setiba di rumah, Jumainah kemudian memberikan pakaiaan untuk Agnes yang saat itu hanya menggunakan kebaya dan sarung, apalagi pakaiaan yang digunakan juga telah basah akibat hujan deras yang mengguyur kota Samarinda sejak pukul 15.30 wita Sabtu sore.
Selama 2 malam berada di rumahnya, Agnes berperilaku wajar bersenda gurau bersama cucu Jumainah seperti tidak sedang dilanda masalah, makan bersama hingga sering berinisiatif sendiri untuk membantu Jumainah mengerjakan pekerjaan rumah.
Namun Agnes terlihat sulit berbicara jika diajak berbicara tentang asal usulnya, meski akhirnya ia menjelaskan asal usulnya hingga nama orang tuannya.
Hanya sampai disitu, Agnes pun enggan menceritakan masalah pokok yang menyebabkan ia tidak berani pulang kerumahnya.
Jumaniah baru mengetahui apa yang terjadi ada Agnes Senin malam, gadis manis yang dua hari menginap dirumahnya ini adalah pelajar pintar yang sedang dicari-cari orang tuanya.
"Baru saya tahu Senin (31/3) malam kemarin kalau anak ini ternyata benar-benar sedang dicari orangtuanya," kata Jumaniah.
Baru pagi tadi dirinya menghubungi orang tua Agnes melalui nomor telpon yang tertera di media masa. Setelah itu orang tua agnes kemudian menjemput anaknya. Tangis haru pun pecah begitu melihat Agnes berhasil ditemukan dalam kondisi sehat walafiat. M4n

Pembangunan Harus Tetap Perhatikan SDA

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Pelaksana Tugas Sekprov Kaltim Rusmadi mengungkapkan pembangunan pada hakekatnya merupakan perubahan ke arah yang lebih maju di semua sektor. Tujuannya menyejahterakan masyarakat secara keseluruhan dengan tetap menjaga Sumber Daya Alam (SDA), sehingga tidak berdampak negatif terhadap kehidupan sosial, lingkungan dan kesehatan masyarakat.
“Isu lingkungan hidup merupakan salah satu aspek yang penting dan tak terpisahkan dalam pembangunan Kaltim ke depan," kata Rusmadi pada Sosialisasi Perda Nomor 1/2014 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (PPLH) di ruang Ruhui Rahayu Kantor Gubernur Kaltim, akhir pekan lalu.
Ditambahkan lingkungan hidup  perlu dikelola secara baik dan bertanggung jawab. Ini agar lingkungan tetap lestari guna mendukung kehidupan masyarakat Kaltim serta mahluk hidup lain. Terpenting adalah pelestarian ketersediaan SDA sehingga menjamin pasokan bahan baku pembangunan.
"Kaltim menjadi provinsi kedua setelah Jambi yang berhasil menyusun dan menerbitkan Peraturan Daerah (Perda) tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (PPLH). Perda ini disusun Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kaltim dengan Pusat Studi Lingkungan Hidup Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta dan ditetapkan oleh DPRD Kaltim pada 12 Februari 2014,"ujarnya.
Menurutnya, dalam Perda yang terdiri dari 18 bab dan 109 pasal ini terdapat beberapa kebijakan yang penting dan spesifik yang dapat dilakukan pemerintah daerah. Diantaranya jika terjadi pencemaran lingkungan, maka Gubernur dapat menunjuk pihak ketiga untuk melakukan pemulihan kualitas air, tanah atau udara. Beban biaya ditanggung pihak pencemar atau perusak lingkungan.
Perda ini bertujuan mewujudkan lingkungan hidup yang bersih, sehat, rapi, hijau dan indah sesuai prinsip pengelolaan lingkungan hidup. Juga untuk mengembangkan kemampuan fungsi lingkungan hidup sebagai sumber penyangga kehidupan bagi manusia dan mahluk hidup lainnya.
"Kita ingin wilayah Kaltim bebas pencemaran lingkungan. Serta terwujud kebijakan Pemerintah Daerah dalam mendukung pembangunan lingkungan berkelanjutan. Termasuk partisipasi aktif masyarakat dalam perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup,” pungkasnya. mar

Pembangunan Proyek Kaltim tak Bisa Instan

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Gubernur Kaltim  H Awang Faroek Ishak mengatakan, untuk mewujudkan Kaltim maju 2018 dengan bermodal pembangunan infrastruktur melalui Program Masterplan Percepatan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) tidak mudah dan instan dilakukan.
Karena itu, pembangunan tersebut harus dilakukan secara bertahap dan perlu proses ketika pelaksanaan di lapangan. “Sebagai contoh jalan tol permasalahannya harus kita selesaikan terlebih dulu, yakni masalah lahannya. Alhamdulillah sudah berhasil dengan penyelesaian tata ruang. Dengan begitu, satu persatu pembangunan infrastruktur di Kaltim berjalan baik dan lancar. Saya yakin, tidak ada proyek MP3EI tidak sukses. Apalagi, setelah digroundbreaking oleh Presiden RI, maka harus berakhir dengan peresmian. Yang jelas, pembangunan proyek di Kaltim tidak bisa instan,” kata Awang Faroek Ishak di Kantor Gubernur Kaltim baru-baru ini.
Pembangunan tersebut sukses, bukan karena didukung Pemprov Kaltim. Karena adanya dukungan pihak lain, yakni BUMN dan Swasta. Sebab, proyek pembangunan MP3EI diperkenankan untuk didukung oleh seluruh pihak, sehingga pembangunan tersebut dapat berjalan dengan baik dan sukses.
Karena itu, ke depan untuk pembangunan proyek di Kaltim tidak hanya melalui APBD dan APBN. Sebab, Kaltim juga perlu melakukan pembangunan yang lain. Misal, pembangunan pelabuhan, air minum harus ditangani dan listrik bagi masyarakat.
“Jadi, saya berharap masyarakat jangan menuntut agar pembangunan proyek di Kaltim harus segera selesai. Karena semua itu perlu proses,” jelasnya.
Menurut dia, salah satu upaya agar dapat memproyeksikan diri di masa depan agar pembangunan di Kaltim lebih maju adalah dengan sungguh-sungguh memahami kondisi Kaltim pada saat ini, capaian kinerja apa yang telah diraih, permasalahan apa yang masih terus mengiringi dan isu strategis apa yang harus benar-benar diperhatikan dalam perencanaan pembangunan di masa datang.
Yang jelas, lanjut dia, suatu kebijakan pembangunan harus memiliki dasar rumusan permasalahan yang baik sehingga kebijakan publik memiliki pertimbangan yang memadai sebagai dasar penentuan prioritas pembangunan.
Berdasarkan hasil analisis permasalahan pembangunan untuk masing-masing aspek dan urusan serta kesepakatan dari pemangku kepentingan, maka ada lima permasalahan utama pembangunan di Kaltim yaitu rendah daya saing SDM Kaltim, pertumbuhan ekonomi yang masih rendah dan fluktuatif, belum terpenuhi pelayanan infrastruktur secara merata, belum terwujud tata kelola pemerintahan yang baik dan belum tercipta kualitas lingkungan hidup yang baik dan sehat. Ke lima masalah utama tersebut mengakibatkan belum sejahtera sebagian masyarakat Kaltim dari berbagai bidang.
“Karena itu, ke depan pengembangan infrastruktur merupakan salah satu faktor kunci keberhasilan pembangunan secara keseluruhan. Mengingat dampaknya mempengaruhi indikator kunci keberhasilan pembangunan dasar, baik pendidikan, kesehatan, maupun ekonomi,” jelasnya. mar

Pertanian Harus Jadi Pelopor Kedaulatan Pangan

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Kaltim H Ibrahim menyampaikan bahwa program prioritas pembangunan pertanian dalam mewujudkan program 100 hari kerja Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim yakni pertanian harus menjadi pelopor kedepan dalam hal kedaulatan pangan.
Program tersebut yakni pengembangan singkong gajah dan pabriknya sudah dibangun di Bongan Kutai Kartanegara, maupun di Kutai Barat dan segera  menyusul Panajam Paser Utara (PPU) sekaligus didirikan pabriknya oleh swasta dengan kapasitas 200 ton/hari membuat tepung singkong dan chip.
"Kaltim berpotensi pengembangkan singkong sebagai komoditi andalan sektor pertanian tanaman pangan bersama beras, jagung, kedelai, sapi dan ikan,” ujarnya.
Singkong berpotensi, selain untuk bahan pangan, juga bisa dimanfaatkan sebagai bahan dasar industri lainnya. Diantarannya bisa sebagai bahan dasar pembuatan plastik ramah lingkungan.
Program lain yang ditargetkan, yakni pengembangan padi unggul seluas 8.200 hektare. Ini akan dikembangkan pada 50 kecamatan sentra produksi pertanian yang tersebar di 11 kabupaten/kota se-Kaltim dan Kaltara. Antara lain Paser, Penajam Paser Utara, Kutai Timur, Kutai Kertanegara, Kutai Barat, Berau, Bulungan, Nunukan, Malinau, Tana Tidung, Samarinda.
Program tersebut, lanjutnya, ditetapkan menjadi prioritas utama untuk mewujudkan swasembada berkelanjutan di Kaltim. Yakni, menjamin ketersediaan produksi pertanian untuk memenuhi kebutuhan pangan di Kaltim dan wilayah lain.
"Gubernur berlari cepat menuntaskan program, tentunya kami juga berlari cepat untuk mewujudkan program 100 hari dibidang sektor pertanian dan tanaman pangan," ungkapnya.
Selain itu Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan juga akan melaksanakan penyediaan sarana dan prasarana pertanian berupa optimalisasi lahan seluas 1.200 hektare di Paser, Nunukan, Samarinda, Kutim, PPU, Kubar, Kukar, Bulungan, Berau dan Bontang, kemudian pintu air melalui APBD Kaltim sebanyak 162 unit yang tersebar di Kutim, Berau, Paser, PPU, Bulungan, Nunukan, Kukar, Samarinda dan Bontang.  john

KPU Diminta Tekan Angka Golput

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Anggota DPRD Kota Samarinda, Suratna, meminta kepada anggota Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Samarinda untuk giat melakukan sosialisasi terhadap perhelatan pesta demokrasi Pemilu legislatif 2014 pada 9 April mendatang. Sosialisasi secara menyeluruh akan mampu menekan angka golongan putih (golput) di wilayah Kota Samarinda.
"Sosialisasi pencoblosan surat suara harus dilakukan oleh KPU di semua lapisan masyarakat dengan melalui berbagai media. Karena ini jelas akan mampu menekan angka golput," ujar Suratna, Serlasa (1/5) kemarin.
Menurutnya, KOmisioner KPU memiliki kewajiban terciptanya pesta demokrasi yang adil dan sukses. Karena itu, lanjutnya, harus dilakukan sosialisasi dengan menyentuh ke semua lapisan masyarakat.
"Hal ini sesuai dengan amanat di dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 15 Tahun 2011 Tentang Penyelenggara Pemilu Pasal 10 ayat 4 (Empat)," katanya.
Menurutnya, KPU memiliki beberapa tanggung jawab yang tidak ringan. Pasalnya, KPU diwajibkan melaksanakan semua tahapan penyelenggaraan Pemilu dengan tepat waktu secara adil dan setara.
"Terpenting dalam tahapannya adalah menyampaikan  semua  informasi  penyelenggaraan Pemilu kepada masyarakat," katanya.
KPU, kata dia lagi, harus memberikan laporan pertanggungjawaban penggunaan anggaran sesuai dengan ketentuan  peraturan perundang-undangan, dimana pertanggungjawaban semua kegiatan penyelenggaraan  Pemilu  kepada  KPU  melalui KPU Provinsi.
"Juga KPU dituntut mampu mengelola, memelihara, dan merawat arsip/dokumen serta melaksanakan  penyusutannya berdasarkan jadwal retensi arsip yang disusun oleh KPU Kabupaten/Kota dan lembaga  kearsipan Kabupaten/Kota berdasarkan pedoman yang ditetapkan oleh KPU," jelasnya.
Yang tak kalah pentingnya, kata politisi Partai Demokrat ini, KPU diwajibkan membuat berita acara pada setiap rapat pleno KPU Kabupaten/Kota dan  ditandatangani  oleh  ketua  dan anggota KPU Kabupaten/Kota.
"Yang sering disoroti dari tugas KPU adalah menyampaikan  data  hasil  pemilu  dari  tiap-tiap  TPS pada  tingkat  kabupaten/kota  kepada peserta pemilu paling lama 7 hari setelah rekapitulasi di kabupaten/kota," ungkapnya.
Dengan memilikin kemampuan akan tugas dan tanggung jawab KPU, diharapkan mampu menciptakan kondisi demokrasi yang adil, sukses dan dapat diterima sebagai demokrasi yang membangun.
"Saya yakin KPU kita akan mampuy. Catatannya, selama dia berada di garis yang ditetapkan undang undang," pungkasnya.
Senada dengan hal itu, Wakil walikota Nusyirwan Ismail juga mengingatkan pentingnya partisifasi birokrasi untuk ikut menentukan arah pembangunan ke masa depan. “Jangan sampai sebagai ada yang golput. Apa lagi aparat sipil pegawai," pintanya.
Wawali juga  menghimbau agar jajarannya bisa mengajak ingkungan minimal keluarga agar mau memberikan hak suara dalam pesta demokrasi tersebut.
“Dalam pelaksanaannya termasuk pasca pencoblosan percayakan sepenuhnya kepada para komisioner KPU, tidak perlu aparatur ikut campur,” tegasnya. tha

Kaltim Berhasil Menekan Peredaran Bibit Palsu Sawit

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Peredaran bibit sawit palsu di Kaltim berhasil ditekan sekitar 5 persen. Ini berkat kerjasama semua pihak, serta tingginya kesadaran dan pengertahuan petani saat memilih benih sawit.
Demikian dikatakan Kepala Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas Pengawasan Benih Perkebunan (UPTD PBP) Kaltim Irsal Syamsa, saat dikomfirmasi Selasa (1/4).
Saat ini Dinas Perkebunan Kaltim terus intensif melakukan sosialisasi kepada petani dan aparat desa. Tentang peredaran bibit sawit palsu khususnya pada daerah kabupaten yang potensial untuk pengembangan tanaman sawit yakni  Kabupaten Kutai Barat dan Kutai Kartanegara.
Irsal Syamsa menyebutkan membedakan secara fisik bentuk bibit asli maupun palsu memang sangat sulit, namun dengan adanya dokumen resmi menjamin keaslian bibit tersebut.
"Kalau yang asli adanya dokumen yang menyertai bibit tersebut. Namun yang perlu  diantisipasi para  petani yakni  kemasan, sertifikat serta dokumen pendukungnya," jelasnya.
Ditambahkan, bibit asli dapat dilihat dari logo bertuliskan Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) tercetak pada biji kecambah yang letaknya tidak teratur dan tulisannya timbul karena dicetak mesin dan bila diusap dengan air tidak hilang, sedangkan palsu tulisan akan hilang terkena air. Selain itu, terlihat pada pada masa produksi dimana tanaman sawit dari bibit asli mampu menghasilkan Tandan Buah Segar (TBS) hingga 25-30 ton perhektar pertahun, sementara tanaman dari bibit palsu hanya mampu berproduksi mencapai 10 ton perhektar pertahun.
Terhadap bibit sawit palsu yang ditemukan selama ini langsung dimusnahkan. Seperti yang dilakukan di beberapa temuan di lapangan dengan disaksikan aparat desa setempat dan pelaku pemalsuan diproses secara hukum karena merugikan," ujarnya.
Diharapkan agar masyarakat petani membeli benih (kecambah) dari sumber benih yang resmi. Setidaknya terdapat 10 lembaga/instansi yang ditunjuk Kementerian Pertanian untuk mengeluarkan benih resmi di Indonesia seperti PPKS Medan dan Bogor. john

April, Harga TBS Sawit Kembali Naik

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Kepala Dinas Perkebunan (Disbun) Kaltim  Hj  Etnawati Usman menjelaskan, tahun 2014 menjadi periode menggembirakan bagi petani pekebun kelapa sawit. Terhitung dari awal tahun hingga memasuki April ini, harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit terus mengalami kenaikan dengan rata-rata pertumbuhan 2,60 persen setiap bulan.
"Harga TBS kelapa sawit untuk April mengalami kenaikan Rp61,34 perkilogram bila dibanding periode sebelumnya yakni Rp44,77 perkilogram. Harga TBS kelapa sawit di Kaltim mengalami kenaikan Rp61,34 perkilogram, yakni Rp1.882,49/kilogram. Bila dihitung dari awal tahun rata-rata pertumbuhannya mencapai 2,60 persen setiap bulan,” papar Hj Etnawati, Selasa (1/4).
Menurut Etnawati, kenaikan harga sawit diprediksi akan terus mengalami kenaikan dan stabil dikarenakan prospek bisnis di sektor perkelapasawitan sangat menjanjikan. Naiknya  permintaan CPO (crude palm oil) dari Uni Eropa, India dan China turut memacu kenaikan harga TBS.
“Harga TBS sawit periode April 2014 telah ditetapkan, yakni umur tiga tahun Rp1.650,56, umur empat tahun Rp1.685,26, umur lima tahun Rp1.720,76, umur enam tahun Rp1.765,23, umur tujuh tahun Rp1.782,51, umur delapan tahun Rp1.825,55, umur sembilan tahun Rp1.867,36 dan umur sepuluh hingga dua puluh lima tahun Rp 1.882,49,” sebutnya.
Sementara itu, harga crude palm oil (CPO) tertimbang dikenakan Rp8.731,01. Harga kernel (inti sawit) rerata tertimbang yang sama sebesar Rp 5.516,76 dengan Indeks K sebesar 86,40 persen.
Diakui, masih berlaku perbedaan harga TBS maupun produk turunannya di beberapa daerah di Kaltim. “Untuk menekan perbedaan itu, kami sudah berkoordinasi dengan Gapki (Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia) serta stakeholder perkebunan sawit lainnya untuk sama-sama mengawasi penetapan ini,” ujar Etnawati. mar

Tabel Harga TBS Periode April  2014
---------------------------------------------------------------------
Umur Tanam  :           Maret                     April
----------------------------------------------------------------------
3      tahun        :      Rp1.596,79          Rp1.650,56
4      tahun        :      Rp1.630,54          Rp1.685,26
5      tahun        :      Rp1.664,56          Rp1.720,76
6      tahun        :      Rp1.707,61          Rp1.765,23
7      tahun        :      Rp1.724,35          Rp1.782,51
8      tahun        :      Rp1.766,06          Rp1.825,55
9      tahun        :      Rp1.806,59          Rp1.867,36
10-25  tahun    :      Rp1.821,15          Rp 1.882,49

Discapil Salahkan Kementrian Dalam Negeri

Soal Pelajar di Samarinda Dapat E-KTP

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Beredarnya E-KTP di kalangan pelajar dibawah umur 17 tahun ternyata tidak diketahui pihak sekolah maupun Dinas Catatan Sipil Kota Samarinda. Bahkan Dinas Catatan Sipil Kota Samarinda menuding bahwa kesalahan pencetakan E-KTP bagi anak dibawah umur adalah kesalahan kementrian dalam negeri yang mengeluarkan E-KTP tersebut dan mengirimkan ke kecamatan yang ada berdasarkan alamat pelajar di Samarinda.
Namun  terbitnya E Kartu Tanda Penduduk milik ribuan pelajar di kota Samarinda tidak mengherankan bagi pihak sekolah, karena sebelumnya Discapil yang meminta pihak sekolah mengumpulkan siswanya untuk diambil data dan fotonya guna pengurusan E-KTP.
Nurudin S, Kepala Bidang Kesiswaan Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 2 Samarinda mengaku bahwa sebelum perekaman data yang dilakukan Discapil, pihak sekolah mendapat surat dari Kepala Dinas Capil.
Dalam surat itu pihak sekolah diminta mengumpulkan data siswa kelas 9 hingga kelas 12 yang berdomisili di Samarinda, dan didapat 600 siswa yang kemudian diambil data dan di foto disekolah.
Namun pihak sekolah tidak mengetahui jika E KTP bagi para siswaanya telah diterima para pelajar karena pembagian E KTP tidak dilakukan oleh sekolah.
"Apakah KTP itu telah diterima oleh siswanya sekolah tidak mengetahuinya karena kami disekolah tidak berkopeten untuk membagi KTP itu, namun memang beberapa siswa menanyakan hal itu," kata Nurudin.
Disinggung mengenai apakah seluruh siswanya telah mendapatkan KTP usai perekaman data pada bulan desember lalu Nurudin mengakui sebagian siswanya telah menerima KTP itu namun seberapa banyak ia tidak mengetahuinya.
"Kami terus terang tidak mengetahui banyak tentang pembagian KTP itu, namun memang sebagian besar yang diambil datanya beberapa waktu lalu memang belum 17 tahun apalagi yang duduk di kelas 9," kata Nurudin.
Sementara itu Abdul Sani, Kepala Bidang Kependudukan Kantor Dinas Catatan Sipil Kota Samarinda mengaku bahwa dasar perekaman data untuk para pelajar merupakan instruksi dari kemetrian dalam negeri.
Perintah perekaman itu Melalui surat edaran mendagri meminta kepada Discapil di Kabupaten/Kota se-Indonesia melakukan perekaman data untuk para warga yang berumur diatas 15 tahun dan dibawah 17 tahun, tujuannya agar didapat data warga yang berumur 15 tahun sampai 17 tahun.
“Ini tidak ada sangkut pautnya dengan pilkada, pak. e-KTP ini dibuat atas instruksi Dirjen Admiduk. Yang jelas ada instruksi dari Kemendagri,” katanya.
Namun, pihaknya tidak tahu instruksi itu nomor berapa. Ketika instruksi itu dipertanyakan, yang bersangkutan tidak sempat membuka berkas. Pembuatan e-KTP ini dibuat dengan alasan masyarakat malas untuk membuat e-KTP maka pihaknya beralasan membantu anak-anak SMA supaya segera memiliki data kependudukan.
Terkait beredarnya E-KTP yang dimiliki para pelajar di Samarinda pemerintah kota Samarinda langsung melakukan penarikan terhadap E-KTP milik para siswa tersebut.
"Kami langsung diperintahkan untuk melakukan penarikan terhadap E-KTP milik pelajar yang sudah terlanjur beredar,"kata Abdul Sani.
Sesuai aturan E-KTP hanya diperbolehkan untuk WNI yang berusia di atas 17 tahun ke atas atau sudah menikah, penyalahgunaan KTP (termasuk pemalsuan data-red) berdasarkan aturan dapat dikenai sanksi sesuai ketentuan per undang-undangan.
Disinggung mengenai kemungkinan E KTP pelajar ini digunakan oleh pihak-pihak tertentu dalam Pileg mendatang Abdul Sani enggan memberi penjelasan.
"Tugas kami adalah melakukan pendataan warga negara Indonesia, mengenai penyimpangan mengenai pendataan itu bukan ranah kami," tegasnya. M4n

Disbudparkominfo dan RRI Gelar Bakohumas

Libatkan Mahasiswa, Siarakan Secara Live
SAMARINDA, Poskota Kaltim
Dinas Kebudayaan, Pariwisata dan Kominfo Kota Samarinda belum lama ini mengandeng RRI Pro 2 Samarinda dan mahasiswa KKN  Universitas Unmul menggelar forum Bakohumas. Sedikitnya 100 mahasiswa Fakultas Komunikasi Fisipol hadir dalam audensi yang digelar di Studio III RRI Samarinda. Topik kali itu yang dibahas adalah masalah Internet Sehat dan Pemilu Legislatif.
”Kita menyebutnya program “ngobrol bareng” dengan menghadirkan narasumber M Fadly dari STIMIK Airlangga dan Ramon Dearnov unsur  dari KPUD Samarinda,” kata Kadis Kebudayaan, Pariwisata dan Kominfo kota Samarinda M Faisal pada wartawan kemarin. Agar talks show tadi  menarik, tambah dia maka topic dibahas lugas, simpel dan interaktif sehingga terasa menarik cocok untuk audensi mahasiswa.” Acara ini mempunyai makna ganda karena juga bermanfaat bagi seluruh pendengar Radio RRI Pro2 FM karena disiarkan secara live,” lanjut Faisal.
Sebenarnya, menurut mantan Kabag Umum Pemkot Samarinda ini, kegiatan bakohumas dengan cara “double action” sudah  mulai diterapkan pihaknya dari tahun lalu dan terus berlanjut.
Untuk tahun ini, tambahnya, Disbudpar dan Kominfo mengembangkannya menjadi “triple action”. Mengingat selain ada audiens langsung untuk bersosialisasi juga disiarkan secara live melalui televisi (audiovisual) dan radio (audio). Sementara, salah satu audiens sebut saja Ningsih mengaku senang dengan penyajian sosialisasi tersebut. Karena kata dia  bahasa yang disajikan mudah dipahami.
“Begitu juga narasumbernya sangat asyik membuat peserta tidak bête saat mendengarkan penjelasan soal Pemilu dan Internet Sehat,”ujar Mahasiswa Unmul ini. Kepala RRI Samarinda H Nurhanuddin  menyambut baik kegiatan forum Bakohumas dengan segmen mahasiswa. Dia berharap kerjasama tadi dapat terus berlanjut secara kontinyu, “sehingga bisa menambah pengetahuan dan wawasan pendengar Radio pro2 FM dan juga warga kota Samarinda secara umum,” ungkapnya. Ike

KPU Sosialisasikan Simulasi Pencoblosan di Balaikota

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Semakin mepetnya pelaksanaan pemilu legislatif membuat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Samarinda terus berkerja keras khususnya untuk mensosialisasikan cara pencoblosan kepada masyarakat.
Seperti yang dilakukan  di Balaikota Samarinda pekan lalu. KPU KOta Samarinda melakukan sosialisasi pencoblosan surat suara bagi para pegawai di lingkungan Pemkot.
Sosialisasi dihadiri langsung oleh Wakil walikota Nusyirwan Ismail diikuti ratusan PNS dilingkungan PEmkot Samarinda.
Dalam arahannya, Nusirwan kembali mengingatkan pentingnya partisifasi birokrasi selaku abdi negara dalam ikut menentukan arah pembangunan ke masa depan.
“Jangan sampai sebagai aparat sipil pegawai memilih golput, dan bagi aparatur pemerintah atau PNS diharapkan tidak melakukan politik praktis,” pesannya.
PNS diharapkan mengetahui posisi dirinya, sehingga tidak sampai keluar dari koridor rambu-rambu yang berujung pada kesalahan.
“Dalam pelaksanaannya termasuk pasca pencoblosan percayakan sepenuhnya kepada para komisioner KPU, tidak perlu aparatur ikut campur,” tegasnya.
Sementara tentang tatacara pencolosan dijelaskan oleh ketua KPU Imam Ardiansyah, dalam pemilihan kali ini akan menggunakan 4 kertas surat suara yaitu masing-masing warna merah untuk pemilihan anggota DPP, warna kuning untuk anggota DPR RI, warna biru untuk DPR propinsi, dan hijau untuk DPR Kota. Dan khusus untuk kertas suarat suara pemilahan anggota DPR Propinsi dan kota tidak menggunakan foto, melainkan nama calon anggota legeslatifnya saja. Selanjutnya kepada para pemilih yang tidak masuk dalam daftar pemilih, bisa datang langsung ketempat TPS dimana yang bersangkutan biasa memberikan hak suara pada pemilihan-pemilihan sebelumnya.
Jadi tidak tergantung kepada kertas undangan yang nantinya akan disampaikan oleh masing-masing ketua RT/KPPS.
Demikian pula terhadap warga pendatang, dalam pemilihan kali ini tetap memiliki hak suara yang akan dimasukan melalui daftar pemilih tambahan. M4n

Walikota Resmikan Pondok Sayang Ibu dan Poskesdes

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Walikota Samarinda H Syaharie Jaang bersama Ketua TP PKK Kota Samarinda Hj Puji Setyowati meresmikan pondok sayang ibu Angrek Bulan dan pos kesehatan desa (Poskesdes) di Kelurahan Gunung Lingai Kecamatan Sungai Pinang, pekan lalu.
Jaang menyampaikan selamat atas keberadaan pondok sayang ibu ini yang berada di lingkungan Kelurahan Gunung Lingai dan menyampaikan apresiasi positif terhadap keberadaan pondok sayang ibu dan Poskesdes ini.
Ia berharap keberadaannya segera dapat dimanfaatkan dan digunakan secara optimal oleh warga terutama dalam meningkatkan taraf kesehatan ibu dan anak.
“Semoga dengan keberadaan pondok sayang ibu ini dapat memberikan kontribusi terhadap akses layanan kesehatan bagi ibu hamil dan balita. Melalui ini juga diharapkan dapat meminimalisir angka kematian ibu dan anak,” harapnya.
Selain itu juga Jaang mengungkapkan kegembiraannya karena terwujud berkat partisipasi masyarakat yang tinggi dan juga kesadaran akan menjaga lingkungan, terbukti pembangunan pondok sayang ibu yang terlihat sederhana namun indah ini sendiri menggunakan limbah bekas seperti penggunaan kayu, atap hingga toilet sehingga selain dapat menekan biaya pembangunan dari sisi ekonomis juga dapat menjadi contoh akan  pemanfaatan limbah yang dapat menjadi ladang bisnis bagi masyarakat dan yang terutama ramah akan lingkungan yang berarti telah mendukung program dari Pemkot Samarinda.
Lurah Gunung Lingai Syarifudin selaku sebelumnya menyampaikan selain pondok sayang ibu dan Poskesdes di tempat ini juga terdapat pojok untuk menyusui. Dalam laporanya Syarifudin mengungkapkan pembangunan pondok ini adalah hasil sumbangan dari donatur dan juga swadaya dari masyarakat. Ike

Baleho Siswadi Dirusak OTK

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Meski tahapan Pemilu baru sampai tahap kampanye, namun panasnya persaingan para kandidat calon anggota legislator sudah mulai terlihat, mulai dari persaingan simpatik dengan cara adu ganteng dan cantik para caleg melalui baleho mereka, maupun dengan dengan persaingan tidak sehat yakni dengan saling rusak baleho.
Seperti Senin sore di Jl Otto Iskandardinata, warga Pelita 2 Sambutan dikejutkan dengan aksi nekad seorang warga yang melakukan pengerusakan Baleho calon legislatif dari partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Siswadi.
Baleho ukuran 2x3 bergambar foto ketua DPRD Kota Samarinda Siswadi yang juga caleg nomor urut 1 dari Partai PDIP untuk DPRD Kota Samarinda Dapil Samarinda Ilir ini dirusak orang tidak dikenal (OTK)
Orang berpostur besar dengan menggunakan sepeda motor tiba-tiba berhenti dan kemudian merusak Baleho Siswadi menggunakan senjata tajam.
"Hanya baleho pak siswadi yang dirusak padahal disampingnya ada baleho yang cukup besar juga milik partai Demokrat, namun baleho itui tidak dirusak," kata Anti warga yang juga sebagai saksi mata kejadian ini.
Usai melakukan pengerusakan pelaku kemudian kembali ke kendaraanya dan kemudian meninggalkan lokasi kejadian menuju Kota Samarinda.
"Dia datang dari arah Samarinda kemudian meninggalkan tempat ini juga kearah Samarinda," jelas Anti.
Ditanya apakah pelaku sempat mengeluarkan kata-kata atau teriak-teriak, Anti mengaku melihat pelaku berbicara, namun tidak terdengar suarannya. "Kemungkinan pelaku kecewa terhadap caleg yang balehonya dirusak," jelas Anti.
Sementara itu pantauan Poskota Kaltim, di lokasi kejadian Baleho senilai kurang lebih Rp500 ribu itu sudah hancur di tepi jalan, petugas kepolisian dari Polsekta Samarinda Ilir langsung mengamankan barang bukti. M4n

18 Tim Bersaing Wakili Kaltim Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Setidaknya 18 tim dari jenjang SLTA bersaing untuk meraih juara pada lomba cerdas cermat 4 Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara Tingkat Kaltim dan Kaltara untuk selanjutnya mengikuti lomba tingkat nasional.
Lomba yang digelar Disdik Kaltim bekerjasama dengan Sekretariat Jenderal MPR-RI itu berlangsung 27-30 Maret, dengan peserta 18 tim dari 13 kabupaten/kota se Kaltim dan Kaltara, yakni Samarinda, Kutai Kartanegara, Balikpapan, Bontang, Tarakan, Nunukan, Bulungan, Paser, Panajam Paser Utara, Kutai Barat dan Tana Tidung.
“Mereka yang berhasil meraih juara pertama akan mewakili Kaltim dan Kaltara di tingkat nasional yang rencananya  dilaksanakan pada November tahun ini,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kaltim H Musyahrim didampingi Kepala Bidang Pendidikan TK, SD dan SLB Healthyana Marta usai membuka lomba cerdas cermat 4 Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara di Samarinda, Kamis malam lalu.
Menurut dia, kegiatan ini disebut 4 Pilar karena materi yang dilombakan seputar empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara, yakni pengetahuan siswa tentang Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan tentang Bhineka Tunggal Ika.
Lomba ini digelar, seiring dengan kondisi masyarakat Indonesia sangat majemuk, yakni terdiri berbagai suku, bahasa, agama dan kepercayaan sehingga Pancasila, UUD 1945, wawasan NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika harus dijadikan sebagai landasan kehidupan dalam membangun sinergi dan kesatuan bangsa.
“Lomba ini merupakan salah satu sarana untuk memasyarakatkan dan membudayakan pentingnya kehidupan berkonstitusi, terutama melalui pemahaman aturan bernegara. Sehingga generasi muda dapat mengamalkan 4 Pilar tersebut dalam kehidupan sehari-hari, dengan harapan ke depan tidak terlibat dalam pergaulan bebas, penyalahgunaan narkoba hingga kebut-kebutan di jalan,” jelasnya.
Wakil Sekretaris Jenderal MPR-RI Selvi berharap peserta lomba bisa menjadikan kegiatan ini sebagai ajang belajar berpolitik, yakni untuk mengetahui pembuatan dan pengesahan undang-undang atau peraturan MPR. Apalagi pelajaran politik secara perlahan juga harus diberikan kepada siswa agar lebih paham dengan sistem politik di Indonesia.
“Lomba ini, juga bisa menjadi sarana pembekalan penting, sehingga generasi muda kita dapat memahami fungsi dari kehidupan dan berbangsa dan bernegara yang baik, dengan harapan generasi muda di Indonesia, khususnya di Kaltim memiliki jati diri kebangsaan,” jelasnya. john

Bukti Pendidikan di Kaltim Merata

SMAN 1 Long Kali Juara Cerdas Cermat 4 Pilar Kehidupan

SAMARINDA, Poskota Kaltim
SMAN 1 Long Kali Kabupaten Paser berhasil meraih juara pertama  dalam lomba cerdas cermat 4 Pilar  Kehidupan Berbangsa dan Bernegara 2014 jenjang SLTA tingkat Provinsi Kaltim dan Kaltara yang dilaksanakan sejak 27-30 Maret 2014. Kemudian juara kedua diraih SMA Vidtra Bontang dan SMAN 1 Tanjung Selor meraih juara ketiga.
Sesuai dari hasil tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Kaltim H Musyahrim menilai, bahwa hal itu menunjukkan program pendidikan di Kaltim dan Kaltara sudah merata. Karena, berdasarkan hasil lomba tersebut, juara tentang akademik di Kaltim tidak selalu didominasi daerah kota, baik Balikpapan, Samarinda dan Bontang serta Tarakan.
“Ini sebagai bukti bahwa pendidikan di Kaltim sudah merata. Jadi, itu bagian dari contoh hasil nyata yang telah dilakukan Pemprov Kaltim untuk meningkatkan kualitas mutu pendidikan di masing-masing daerah selama lima tahun terakhir ini,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kaltim H Musyahrim usai menutup lomba cerdar cermat 4 pilar kehidupan barbangsa dan bernegara di Samarinda, Minggu (30/3) lalu.
Menurut dia, prestasi yang diraih para juara lomba tidak mudah. Karena, peserta meraih itu, dimulai di tingkat Kecamatan, Kabupaten/Kota dan Provinsi yang selanjutnya bagi juara pertama berhak mengikuti lomba tingkat nasional yang dilaksanakan pada November tahun ini.
Bahkan, dia menilai kabupaten/kota sangat antusias mengirimkan peserta di tingkat provinsi. Hal ini, dapat dilihat dari kabupaten/kota yang mengirimkan peserta, yakni hanya Malinau dan Kabupaten Mahulu saja yang tidak mengirimkan perwakilan dalam kegiatan tersebut.
“Jadi, seluruh kabupaten/kota turut berpartisipasi dalam kegiatan ini. Kami berharap dengan mengikuti lomba ini, seluruh peserta dapat mengamalkan makna dari 4 pilar kehidupan berbangsa dan bernegara, yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika,” jelasnya.
Dengan mengamalkan 4 pilar tersebut, diharapkan generasi muda di daerah dapat dibekali dengan modal tersebut. Sehingga tidak terpengaruh dengan prilaku budaya barat, baik narkoba, mabuk-mabukan hingga kebut-kebutan di jalan.
Karena, generasi muda di Indonesia, khusus di daerah, terutama usia SMA sangat rentan terpengaruh terhadap prilaku negatif, seperti penyalahgunaan narkoba. “Diharapkan itu tidak terjadi dengan remaja kita di Kaltim. Karena itu, dengan adanya kegiatan ini, dapat mengurangi prilaku yang tidak baik dialami generasi muda di daerah,” jelasnya. mar

LSM Dilibatkan Jadi Tim Perumus

Hari Ini Rembuk Banjir Samarinda Digelar

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Mendukung Pemkot Samarinda dalam menangani permasalahan banjir yang selalu melanda warga, maka Pemprov Kaltim bersama Pemkot Samarinda menggelar Rembuk Banjir Samarinda yang dilaksanakan, Selasa ini (1/4) di Folder Air Hitam Samarinda.
Menarik dari rembuk tersebut, yakni seluruh tokoh masyarakat di Samarinda, mulai dari akademisi, Lurah se Samarinda, Camat se Samarinda serta Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) turut hadir dalam acara tersebut. Bahkan, salah satu Anggota LSM di Kaltim juga dilibatkan untuk menjadi tim perumus dalam penanganan tersebut.
“Kami berharap rembuk ini dapat menghasilkan solusi dalam penanganan banjir di Samarinda. Karena itu, Anggota LSM juga ada yang kami libatkan untuk menjadi tim perumus, yakni Nil Malkinuddin dan Kahar Al Bahri dari LSM Jatam. Dilibatkannya LSM diharapkan mereka mempunyai konsep-konsep yang cemerlang, sehingga bisa memberikan solusi dalam penanganan banjir di Samarinda,” kata Kepala Balitbangda Kaltim Hj Halda Arsyad, Sabtu (29/3).
Dengan dilibatkan para LSM, diharapkan solusi yang belum disampaikan kepada Walikota dan Gubernur atau Pemerintah Kota dan Pemprov Kaltim tentang penanganan banjir dapat disampaikan dengan jelas pada saat rembuk tersebut.
Menurut dia, dari rembuk tersebut, seluruh Lurah dan Camat se Samarinda yang wilayahnya menjadi langganan banjir dapat menyampaikan saran dan kritik dalam kegiatan ini, sehingga Pemkot dan Pemprov Kaltim dapat mengetahui saran yang disampaikan.
“Sesuai arahan Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak, dia berharap agar seluruh Lurah, Camat se Samarinda dapat hadir. Termasuk seluruh LSM yang biasa mengkritik pemerintah wajib hadir, sehingga pemerintah mendengar langsung apa yang menjadi solusi mereka,” jelasnya.
Acara tersebut digelar di Folder Air Hitam, dengan tujuan agar seluruh masyarakat bisa hadir. Karena, jika dilaksanakan di Lamin Etam atau di hotel, dikhawatirkan masyarakat banyak yang tidak hadir, karena tidak terbiasa.
“Kami menilai bahwa Folder Air Hitam bisa terjangkau masyarakat, sehingga masyarakat tidak sungkan hadir dalam acara tersebut. Dengan begitu, acara tersebut betul-betul merakyat,” jelasnya. mar

Pemprov Kaltim Tingkatkan Pelayan Reformasi Birokrasi

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Kaltim salah satu Provinsi yang terus berupaya meningkatkan pelayanan birokrasi terhadap masyarakat. Peningkatan pelayanan publik tersebut merupakan salah satu aspek penting guna mewujudkan birokrasi efektif, efesien dan ekonomis.
"Reformasi Birokrasi (RB) merupakan langkah strategis membangun aparatur negara lebih berdaya guna dalam mengembangkan tugas umum pemerintahan dan pembangunan nasional. Aparatur daerah yang handal menjadi pendorong mewujudkan tata kepemerintahan yang baik," kata Plt Setda Prov Kaltim H Rusmadi dalam acara belum lama ini.
Rusmadi menambahkan, reformasi birokrasi akan memberikan dampak terwujudnya pemerintahan bersih, berwibawa dan bermanfaat besar bagi peningkatan kualitas pelayanan publik. Untuk itu, Kaltim serius untuk menerapkan reformasi birokrasi di pemerintahannya.
"Pemprov Kaltim bertekad tahun 2014 sebagai tahun inovasi pelayanan publik. Langkah ini sebagai upaya memfokuskan kebijakan dan implementasi yang terarah, mendalam dan berkesinambungan membangun inovasi pelayanan publik,"ujarnya.
Menurutnya, kebijakan terkait pelayanan publik, Yusmadi mengatakan esensi pelayanan berkualitas adalah semakin dekat pada masyarakat. Jadi harus disertai upaya mengedukasi dan pemberdayaan. Upaya peningkatan kualitas telah dilakukan terutama prioritas pada pemenuhan hak dasar.
“Kaltim termasuk provinsi di Indonesia yang dinilai sangat serius melakukan perubahan menuju reformasi birokrasi yang baik. Kualitas pelayanan terus ditingkatkan agar menjadi contoh daerah lain,” katanya.
Kaltim menjadi salah satu provinsi yang bekerjasama dengan Jerman melalui program Decentralisation as Contribution to Good Governance (DeCGG). Yaitu Desentralisasi sebagai Kontribusi terhadap Tata Pemerintahan yang Baik mendukung implementasi otonomi daerah di Indonesia. Di tingkat Pusat, dukungannya melalui penguatan kapasitas pemerintah terkait pelayanan publik yang murah, cepat dan berorientasi pada pengguna layanan serta tata pemerintahan yang baik.
“DeCGG secara keseluruhan mendukung pemerintah daerah mengikuti prinsip tata kelola pemerintahan yang baik. Memperkuat standar administrasi penyediaan pelayanan publik yang menjadi tanggung jawabnya,” tandasnya.
Closing event DeCGG merupakan akhir dari kerjasama yang dilakukan antara Pemprov Kaltim dengan GIZ Jerman. Kerjasama dilakukan guna mendukung Kaltim melakukan reformasi birokrasi dengan cepat. Penyusunan Roadmap dilakukan 2010-2014.
“Program ini telah dilaksanakan Pemprov Kaltim sejak 2010 - akhir Maret 2014. Dari program tersebut, telah bermitra dengan Pemprov Kaltim, Pemkot Samarinda, Balikpapan, Kutai Kartanegara, Kota Tarakan dan Nunukan,”pungkasnya. mar

Mengolah Sampah Plastik Jadi BBM

Ditampilkan pada TTG XVI

SAMARINDA,Poskota Kaltim
Pemprov Kaltim siap menjadi tuan rumah dan menampilkan? produk unggulan daeerah pada Gelar Teknologi Tepat Guna Nasional (TTGN) XVI-2014 di Komplek Stadion Madya Sempaja Samarinda yang dijadwalkan pada 18-23 Juni.
Produk TTG unggulan daerah yang akan dipromosikan antara lain, alat destilasi yang mengolah sampah plastik menjadi bahan bakar minyak (BBM), alat penyisik ikan dan alat teknologi penggorengan amplang dalam jumlah besar dengan memanfaatkan energi listrik.
"Semua itu diharapkan akan ditampilkan pada TTG-N XVI di Kaltim. Sehingga apa yang menjadi keunggulan daerah dapat dikenal dan diketahui seluruh peserta TTG secara nasional," kata Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPM-PD) Kaltim,HM Jauhar Efendi, di Samarinda baru-baru ini.
Kendati demikian, keunggulan tersebut tentu akan diketahui ?pada gelar TTG Tingkat Provinsi di Kabupaten Paser yang rencananya ?dilaksanakan 26-28 April 2014. Melalui TTG tersebut, diharapkan ada karya lain yang juga unggul sehingga layak dipamerkan? pada tingkat nasional. Terutama produk yang ramah lingkungan.
Dari keunggulan tersebut diharapkan dapat diperlihatkan kepada Presiden RI. Karena, tidak mungkin Presiden RI harus melihat karya TTG masing-masing daerah, sehingga dengan demikian Pemprov Kaltim berupaya mencari karya TTG yang betul-betul diunggulkan.
"Melalui tingkat provinsi tersebut kami akan menilai mana yang layak untuk diunggulkan, sehingga TTG Kaltim dapat dikenal secara nasional, bahkan internasional," jelasnya.
Kegiatan TTG rencananya, akan dihadiri Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, sehingga perlu betul-betul dipersiapkan. Sebab, selain pelaksanaan tersebut juga rencana akan dilaksanakan peresmian beberapa proyek MP3EI di daerah ini,selain itu juga akan dihadiri para menteri terkait, sejumlah Gubernur dan Ketua DPRD Provinsi se Indonesia, Ketua TP-PKK serta para Bupati dan Walikota seluruh Indonesia. Sedangkan jumlah peserta diperkiraan mencapai 8.000 orang.  john

Golkar Pengalaman 32 Tahun Pimpin Bangsa

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Meski harus bersusah payah tiba dilokasi Kampanye akibat hujan yang mengguyur arena kampanye dan membuat sebagian lapangan segiri Samarinda terendam air setinggi 20 Cm, Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Akbar Tanjung tetap tampil bersemangat.
Mantan Ketua DPR RI ini menyebutkan bahwa partai Golkar telah kembali merebut hati masyarakat Indonesia, Partai Golkar dipastikan akan kembali menjadi pemenang pemilu legislatif tahun 2014.
Karena saat ini masyarakat telah mengetahui siapa yang berpengalaman dalam mengurus negara ini dan masyarakat sudah melihat perbedaanya.
Selama Golkar memimpin 32 tahun, Golkar membuktikan diri mampu melaksanakan pembangunan di segala bidang. Masyarakat pun dapat merasakan manfaatnya, seperti harga kebutuhan pokok yang terjangkau, lapangan pekerjaan yang memadai, pendidikan dan kesehatan yang baik, pertumbuhan ekonomi tinggi yang ditopang infrastruktur yang memadai, dan lain-lain.
Ia menuturkan bahwa jika Golkar kembali dipercaya rakyat untuk memerintah, ada dua sektor yang wajib diutamakan, yakni pendidikan gratis untuk sekolah dasar sampai sekolah menengah atas, dan layanan kesehatan gratis untuk warga miskin.
"Tidak boleh lagi ada anak Indonesia yang tidak bisa sekolah karena alasan biaya. Tidak boleh lagi ada rumah sakit yang menolak pasien dengan kartu miskin (baca: pemilik kartu BPJS/Badan Penyelenggaran Jaminan Sosial Kesehatan). Kalau ada, harus ditindak tegas," katanya.
Akbar Tanjung menegaskan bahwa sebagai Kader Golkar ia telah 40 tahun aktif di Golkar, sejak tahun 1977 sampai sekarang. Dulu Golkar selalu suara terbanyak dalam Pemilu, karena rakyat tahu Golkar berpengalaman.
Akbar mengatakan, sejak Pemilihan Umum 1999, partainya mulai berganti haluan dengan mengusung tiga paradigma, yakni kemandirian, kerakyatan, dan demokrasi. M4n

DeCGG Dukung Peningkatan Tata Pemerintah di Daerah

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Melalui program Decentralisation as Contribution to Good Governance (DeCGG-GIZ) dilaksanakan Kaltim diharapkan dapat mendukung peningkatan tata pemerintahan yang baik bagi Pemerintah Daerah. Dengan cara memperkuat standar administrasi dan standar keuangan dalam penyediaan pelayanan publik yang menjadi tanggungjawab pemerintah.
Program tersebut diharapkan dapat menyukseskan Standar Pelayanan Minimal (SPM), Reformasi Birokrasi (RB) dan Pengawasan Anggaran (Desentralisasi Fiskal) di Kaltim. Apalagi, saat ini Kaltim memasuki penyusunan RPJMD 2014-2018. Diharapkan visi dan misi pembangunan tersebut dapat mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih, sistem pelayanan publik yang profesional dan berkesesuaian, baik finansial, teknologi, termasuk IT bagi seluruh instansi Pemprov Kaltim dan Pemerintah Kabupaten/Kota.
“Jadi, program DeCGG sejalan dengan sasaran reformasi birokrasi yang dilakukan Pemprov Kaltim, yakni diharapkan dapat terwujudnya pemerintahan yang bersih dan bebas KKN, meningkatnya kualitas pelayanan publik dan akuntabilitas kinerja aparatur,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Sekprov Kaltim Dr H Rusmadi dalam sambutan yang disampaikan Kepala Biro Organisasi Setprov Kaltim Yuswadi di Samarinda, Kamis (27/3).
Menurut dia, program tersebut dilaksanakan sesuai dengan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 81/2010 tentang Grand Design Reformasi Birokrasi 2010-2015 dan Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi tentang Pedoman Penyusunan Roadmap Reformasi Birokrasi 2010-2014.
Program ini juga berdasarkan kesepakatan empat menteri, yakni Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Kementerian Keuangan (Kemenkeu), KemenPAN dan RB dan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (KemPPN/Bappenas).
“Program ini telah dilaksanakan Pemprov Kaltim sejak 2010-akhir Maret 2014. Dari program tersebut, telah bermitra kerja bersama Pemprov Kaltim, Pemkot Samarinda, Balikpapan, Kutai Kartanegara, Kota Tarakan dan Nunukan,” jelasnya.
Melalui program tersebut, ada beberapa capaian hasil kerja yang telah terwujud oleh Pemprov Kaltim, antara lain Pemprov Kaltim telah menyusun dokumen road map reformasi. Dukungan penerapan dan pencapaian standar pelayanan minimal (SPM). Dukungan penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP). Pengembangan kapasitas individu melalui pelatihan dan pendampingan, serta dukungan penerapan standar pelayanan (SP) untuk perbaikan kualitas pelayanan publik.
“Ke depan kami berharap melalui program tersebut memperkuat standar administrasi dan standar keuangan dalam penyediaan layanan publik yang menjadi tanggungjawab pemerintah di daerah, sehingga pelayanan publik dapat lebih baik,” jelasnya. mar

Pemprov Terus Sosialisasikan Pemilu Legislatif

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Gubernur Kaltim  H Awang Faroek Ishak mengatakan tingkat partisipasi politik masyarakat hendaknya menjadi perhatian khusus pada Pemilu 2014. Hal ini terkait fakta yang ada menunjukkan saat ini telah terjadi satu kecenderungan fenomena penurunan tingkat partisipasi politik masyarakat dalam Pemilu.
"Untuk sukses Pemilu Legislatif mendatang, Pemprov Kaltim melalui Biro Humas dan Protokol Setprov Kaltim dan Diskominfo Kaltim pun terus melakukan sosialisasi dengan cara mempublikasikan informasi melalui media massa, spanduk, serta baliho yang dipasang di beberapa titik di berbagai daerah. Dan diharapkan  melalui sosialisasi dan informasi yang dilakukan Pemprov Kaltim dan KPU serta Bawaslu Kaltim, wawasan masyarakat akan bertambah sehingga masyarakat mau menggunakan hak pilihnya dan memilih calon terbaik menurut pilihan mereka," kata Awang Faroek Ishak beberapa hari lalu.
Ditambahkan, kalau  dilihat dari beberapa hasil pelaksanaan Pemilu Legislatif sebelumnya, yaitu Pemilu 1999 dengan tingkat partisipasi politik masyarakat 92,74 persen, Pemilu 2004 dengan tingkat partisipasi politik masyarakat 84,07 persen, dan Pemilu 2009 dengan tingkat partisipasi politik masyarakat 71 persen. Selain itu, pada Pemilu Kepala Daerah (Pilkada) pada 2013 di beberapa daerah, tingkat partisipasi politik masyarakat berkisar antara 50-70 persen saja.
“Bukan tidak mungkin tren penurunan partisipasi pemilih masih akan berlanjut pada Pemilu 2014. Hal itu melihat potensi masyarakat yang mulai jenuh ditandai dengan rendahnya partisipasi pemilih pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim September 2013 lalu yang hanya berkisar 55,81 persen,” tandasnya.
Fenomena tersebut, lanjut Awang Faroek, harus disikapi bersama dengan bijak. Dengan terus berupaya memasyarakatkan penyelenggaraan Pemilu dan menggugah masyarakat untuk dapat menggunakan hak suaranya dengan baik.
Sementara itu, kepada masyarakat atau kelompok rentan seperti buruh migran, masyarakat adat, tahanan atau narapidana harus mendapatkan perlindungan dan jaminan untuk dapat menyalurkan hak suaranya dengan baik.
“Yang terpenting adalah pemilih pemula. Kita harus bisa meyakinkan mereka untuk ikut berpartisipasi dan menggunakan hak pilih mereka,” ujarnya.Untuk itu, pada 9 April 2014 diharapkan seluruh masyarakat dapat berduyun-duyun penuh antusias datang ke TPS (Tempat Pemungutan Suara) untuk menggunakan hak pilihnya secara aman tanpa adanya tekanan dari pihak manapun.
“Dengan harapan, adanya partisipasi politik masyarakat yang tinggi dalam Pemilu 2014, baik secara kuantitas maupun kualitas. Sehingga, Pemilu 2014 akan dapat menghasilkan para wakil rakyat yang mempunyai legitimasi yang kuat serta amanah dalam menjalankan tugasnya,” ucapnya.
Awang Faroek mengajak kepada seluruh masyarakat Kaltim untuk memanfaatkan sebaik-baiknya Pemilu dengan memberikan pemahaman dan penyadaran kepada masyarakat akan pentingnya menegakkan demokrasi dengan menyalurkan aspirasi.
“Jangan sampai masyarakat kita tidak peduli pada Pemilu dan menjadi Golongan Putih (Golput), karena pilihan terbaik kita akan sangat menentukan bagi kelangsungan jalannya pemerintahan dan pembangunan di masa yang akan datang,” pinta Awang Fareok. mar

Kampanyekan Sekolah Ramah Anak

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPPKB) Kaltim akan terus mengkampanyekan pentingnya sekolah ramah anak di Kaltim dan Kaltara. Keberadaan sekolah ramah anak tersebut terkait erat dengan upaya pengembangan Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA), khususnya dari sisi pendidikan bagi anak.
Terkait hal tersebut, Kepala BPPKB Hj Ardiningsih menjelaskan, sekolah ramah anak yang dimaksud, bukan hanya tentang bangunan fisik sekolah yang harus nyaman untuk anak, tetapi juga menyangkut perilaku antara guru dan anak serta perilaku antara anak dan anak. Sekolah ramah anak memiliki orientasi yang sangat jelas untuk membangun lingkungan sekolah yang nyaman bagi semua, terutama nyaman bagi anak.
"Sekolah ramah anak dibangun dengan konsep pembangunan pendidikan holistik yang terintegrasi. Penerapan konsep ini pasti tidak akan mudah.  Tetapi paling tidak di setiap kabupaten dan kota harus ada sekolah ramah anak yang bisa dijadikan contoh. Itu target kami saat ini," kata Ardiningsih usai membuka Rapat Kerja Tehnis (Rakernis) Kabupaten/Kota Layak Anak se-Kaltim dan Kaltara di Ruang Ruhui Rahayu Kantor Gubernur, Rabu (26/3).
Sekolah ramah anak akan menjadi media pendidikan berkelanjutan yang seharusnya bisa dinikmati oleh semua anak. Sekolah ramah anak harus menjadi media pendidikan yang tepat, aman dan nyaman untuk membangun karakter generasi-generasi yang andal dan berakhlak mulia.
Ardiningsih memberi contoh praktek sekolah ramah anak bisa dimulai dari hal-hal yang sangat sederhana. Misalnya, setiap hari menjelang jam masuk sekolah, anak-anak disambut oleh para guru dengan ucapan salam di pintu masuk sekolah disertai aktifitas lain yang selalu mengajarkan kesantunan dan penghargaan terhadap anak.
"Soal fasilitas fisik  dan layanan di dalam sekolah, saya yakin secara otomatis akan mengikuti. Jika mindset kita berubah, maka urusan fisik itu akan mudah mengikuti. Misal soal ruang kelas yang nyaman, taman bermain, toilet yang nyaman, UKS yang memadai dan lain sebagainya pasti akan baik," jelas Ardiningsih. john

Dinas Perkebunan Lindungi Pengguna Benih Sawit

SAMARINDA,Poskota Kaltim
Sebagai upaya peningkatan produksi dan produktivitas tanaman perkebunan, khususnya kelapa sawit serta menjamin ketersediaan benih bermutu di Kaltim, Dinas Perkebunan Kaltim terus melakukan perlindungan kepada pengguna benih.
"Karena kesalahan awal pemilihan benih sebagai bahan tanam akan berdampak kerugian besar bagi petani, baik waktu, biaya, tenaga maupun pendapatan bagi masyarakat perkebunan karena kerugian bisa diketahui setelah tanaman berproduksi,"  kata Kepala Bidang Produksi Dinas Perkebunan Kaltim Sukardi mewakili Kepala Dinas Perkebunan Kaltim Etnawati  saat membuka temu teknis pengawas dan penangkar benih perkebunan se Kaltim  di Samarinda, Kamis (26/3).
Dijelaskan, dalam rangka menunjang program pembangunan perkebunan kelapa sawit tentunya perlu dilakukan upaya-upaya yang menyangkut semua aspek mulai pengadaan bibit yang berkualitas, tepat mutu serta jumlah dan lokasi.
Untuk itu, peran pengawas benih tanaman dan penangkar benih diperlukan sinergi  atau  hubungan timbal balik, yakni memberikan pembinaan dan yang satu merespon dengan memberikan mutu benih yang sangat baik.
"Gunakan waktu  yang singkat ini untuk memanfaatkan kegiatan tanyakan dan konsultasikan kepada para narasumber hal-hal apa yang menjadi permasalahan pembenihan dilapangan," pesan Etnawati.
Sementara itu kepala Kepala  Unit Pelaksana Teknis Dinas Pengawasan Benih Perkebunan (UPTD PBP) Kaltim Irsal Syamsa mengatakan, pihaknya terus melakukan sertifikasi benih perkebunan. Tujuannya adalah mencegah penyebarluasan benih palsu di Wilayah Kaltim.
“Proses sertifikasi benih diperlukan guna mencegah terjadinya peredaran benih palsu yang akhir-akhir ini marak beredar di lapangan. Ini harus diantisipasi lantaran benih merupakan faktor awal dan menjadi kunci utama keberhasilan usaha perkebunan,” ujarnya.
Peredaran benih palsu kelapa sawit di Kaltim terus ditekan serendah mungkin saat ini diperkirakan ada sekitar lima persen hal ini berkat kerjasama semua pihak.
Meskipun berhasil ditekan  namun harus tetap waspada, kalau tidak juga menjadi   masalah karena kondisinya sangat sulit dibedakan antara benih asli dan palsu.
Sehingga perlu dilakukan sertifikasi benih. Tujuan tidak lain untuk menjaga kemurnian varietas melalui pemeriksaan lapangan dan pemeriksaan asal usul bibit. Sertifikasi juga dimaksudkan untuk memelihara mutu benih melalui pemeriksaan kesehatan benih, memberikan jaminan kepada pengguna benih tentang kepastian mutu bibit dan varietas yang akan digunakan, serta memberikan legalitas kepada produsen benih bahwa benih yang dihasilkan terjamin kemurnian dan mutunya.
“Ada baiknya masyarakat menggunakan benih bersertifikat yang berasal dari sumber benih legal ataupun penangkar benih yang memiliki kerjasama waralaba dengan sumber benih sah. Untuk itu, dapat dikonsultasikan kepada petugas di UPTD PBP Disbun Kaltim, sehingga terhindar dari segala hal yang merugikan,” sarannya.
Temu tehnis pengawas dan penangkar benih perkebunan se Kaltim di laksanakan mulai 26 hingga 27 Maret sebanyak 35 peserta terdari petugas dan pengawas benih tanaman di Provinsi Kaltim dan Kabupaten dan kota se Kaltim,PPNS, serta penangkar benih, bibit perkebunan. john

Masyarakat Diminta Waspadai Bencana Kebakaran

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Kepala Dinas Kehutanan (Dishut) Chairil Anwar mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk mewaspadai , bencana  kebakaran hutan dan lahan mengakibatkan kabut asap dan hal itu telah  terjadi di beberapa provinsi di Indonesia. Terutama di wilayah Kalimantan dan Sumatera. Di Kaltim, meskipun saat ini sudah memasuki musim kemarau, namun masih ada curah hujan. Sehingga  kalaupun  ada potensi hotspot (titik api), namun tidak sampai terjadi kebakaran hutan dan lahan.
“Kita bersyukur masih ada curah hujan di Kaltim. Sehingga membantu pemerintah dalam meminimalisir potensi kebakaran hutan dan lahan di Kaltim,” jelas  Chairil Anwar, Kamis (27/3).
Menurut Chairil, hal lain yang tidak kalah penting sehingga berhasil meminimalisir potensi kebakaran hutan dan lahan adalah komitmen serta ketegasan Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak untuk memberikan sanksi kepada perusahaan perkebunan atau kehutanan yang membuka lahan dengan cara membakar.
“Sudah dikatakan gubernur, perusahaan yang membakar untuk membuka lahan akan kena sanksi dan Pemprov tidak mau berkompromi terhadap pelanggaran tersebut. Tidak saja ijin mereka akan dicabut tetapi juga dilanjutkan ke proses hukum. Ini komitmen Pak Awang yang harus kita kawal terus,” tandasnya.
Selain itu, lanjut Chairil, Dishut secara terus menerus juga melakukan evaluasi terhadap titik api yang ada di Kaltim. Karena, seperti diketahui Kaltim merupakan salah satu dari provinsi yang masuk kategori resiko tinggi bencana kebakaran hutan dan lahan. Untuk itu, jajaran Dishut terus memantau titik api yang ada dan jika terjadi kebakaran segera memadamkannya.
“Kita juga meminta kabupaten/kota untuk pro aktif dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan di daerahnya masing-masing. Terutama dengan melakukan sosialisasi dan mengimbau warganya untuk tidak melakukan pembakaran hutan untuk berladang atau sebagainya,” katanya.
Menurut Chairil, ketika ada kebakaran hutan atau lahan di daerah, maka Dishut atau instansi terkait lainnya  kabupaten/kota harus segera melakukan tindakan dan berkoordinasi serta berkomunikasi dengan Dishut Kaltim agar kebakaran hutan atau lahan itu tidak meluas.
“Kita akan terus berkoordinasi dan berkomunikasi dengan instansi terkait baik di lingkup Pemprov maupun kabupaten/kota terkait bahaya kebakaran hutan dan lahan ini. Kita harus mencegah agar tidak sampai terjadi  kebaran hutan dan lahan seperti di Riau yang mengakibatkan kabut asap,” papar Chairil. mar

Hujan Lebat, Simpatisan Partai Golkar Tetap Padati Stadion Segiri

SAMARINDA, POskota Kaltim
Hujan yang mengguyur kota Samarinda kamis siang tiadak menyurutkan langkah para simpatisan partai Golongan karya untuk mendatangi tempat kampanye Akbar di Stadio Segiri Samarinda Kamis (27/3) kemarin.
Kampanye Akbar yang dilaksanakan partai berlambang pohon beringin tersebut menghadirkan juru kampanye nasional yakni Ketua Dewan Pertimbangan partai Golkar yang juga mantan Ketua DPR RI Akbar Tanjung, Anggota Komisi III DPR RI Mahyudin ST dan Hetifah, serta para calon legislatif yang diusung partai Golkar pada pemilu 2014- 2019 mendatang.
Kampanye Partai Golkar di Lapangan Parkir Stadion Segiri Samarinda berlangsung meriah, dihadiri ribuab simpatisan. Suasana semakin semarak dengan hadirnya penyanyi Zaskia Gotik yang tampil memukau.
Di bawah pengawalan ketat petugas Polresta Samarinda kampanye berlangsung aman sampai selesai. Mantan Ketua DPD Partai Golkar Kaltim Mahyudin ST yang juga anggota Komisi III DPR RI  tampil menyampaikan pesan-pesan politiknya yang mendapat respon positif hingga membuat kampanye kian meriah.
"Suara Golkar Suara Rakyat. Sudah banyak program pro rakyat diberikan Partai Golkar untuk masyarakat Kaltim. Karena itu, tak ada alasan bagi kita untuk tidak mendukung kemenangan Partai Golkar," kata Mahyudin di depan ribuan simpatisan Partai Golkar dari sejumlah wilayah di Samarinda.
Mahyudin bahkan mempertegas bahwa Partai Golkar telah berbuat untuk kesejahteraan masyarakat Kaltim, dan kemenangan partai berlambang pohon beringin ini sudah didepan mata.
"Sampaikan kepada tetangga, adik dan saudara bahwa pemilu legislatif tahun ini akan dimenangkan oleh Partai Golkar, ciri ciri kemenangan Golkar di Kaltim sudah terlihat yakni, Gubernur dan Wakil Gubernur kaltim keduanya merupakan kader Golkar," tegas Mahyudin.
Hari ini terbukti Golkar masih di hari rakyat lanjut Mahyudin, Saat partai lain berpikir pengentasan kemiskinan, Partai Golkar sudah mengentaskan kemiskinan lebih dulu. Begitupun dengan pendidikan, kesehatan dan program pro rakyat lainya.
Dari itu tegas Mahyudin Masyarakat Kota Samarinda tidak perlu ragu pada tanggal 9 April 2014 mendatang yang terpenting bukan soal siapa yang dicoblos. Namun warga harus memperhatikan siapa saja yang menentukan masa depan daerah ini di masa akan datang.
"Para kader Golkar adalah orang-orang yang memiliki kemampuan dan pengalaman yang cukup baik untuk menjalankan program politik partai Golkar, Jadi tidak ada pilihan lain selain Golkar untuk mensejahterakan rakyat Kaltim," kata Mahyudin.
Sementara itu Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak dalam Orasi politiknya kembali menegaskan bahwa komitmen partai Golkar untuk mensejahterakan rakyat Kaltim, dengan dukungan para caleg-caleg yang berkompeten dan teruji di bidangnya.
"Golkar memiliki calon anggota legislatif yang sangat berkompeten dan telah teruji dalam bidangnya. Semua caleg kami adalah kader terbaik. Ada segudang kader di Partai Golkar memiliki kompetensi dalam bidangnya masing-masing. Sebagian dari mereka merupakan anggota legislatif yang telah terbukti dan teruji," Jelas Awang.
Karena itulah para kader Golkar yang duduk di legislatif dari pusat sampai daerah, terus berusaha memperjuangkan kesejahterahan masyarakat.
Kampanye Golkar di lapangan STadion Segiri akhirnya ditutup dengan penampilan apik Zaskia Gotik yang menyanyikan 7 lagu andalannya seperti kereta malam, satu jam dan Pacar Lima Langkah. M4n

Tak Perlu Panik, Akan Muncul "Ruskan" Baru

Soal Jabatan Kepala Satpol PP lowong

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Anggota DPRD Kota Samarinda, Sugiono, meminta kepada semua pihak tak perlu panik perihal lowongnya jabatan Kepala Satpol PP Kota Samarinda. Meski saat ini posisinya tengah lowong, dia meyakini akan muncul "Ruskan" baru yang akan memimpin satuan penegak peraturan daerah (perda) di wilayah Kota Samarinda ini.
"Persoalan lowongnya sebuah instansi saya kira bukan hal yang harus dikhawatirkan. Karena pasti akan ada pengganti yang juga piawai dalam memimpin sebuah lembaga," kata Sugionjo, Kamis (27/3) kemarin.
Menurutnya, Walikota Samarindsa, H Syaharie Jaang, pasti memiliki pertimbangan dalam melihat persoalan ini. Dirinya yakin jika pengganti kepala Satpol PP akan juga memiliki kemampuan yang baik dalam mengemban amanah pengamanan Perda. "Walikota akan memiliki pertimbangan-pertimbangan dalam menunjuk penggantinya nanti," katanya.
Politis PDI Perjuangan ini mengatakan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Samarinda, dan Sekretaris Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) Pemkot Samarinda, akan melakukan evaluasi terhadap siapa-siapa yang akan berpotensi dan layak menjadi kepala Satpol PP kedepan.
"Nah, kalau walikota masih menginginkan Kepala Satpol PP dipimpin dari kalangan polisi tentu beliau pasti akan melakukan komunikasi dengan pihak kepolisian," katanya.
Dia meminta semua pihak tetap tenang sambil menunggu hasil evaluasi walikota beserta perangkat kerjanya dalam menerapkan kebijakan menetapkan kepala Satpol PP Kota Samarinda. "Tunggu saja apa dan bagaimana akhirnya. Tapi saya masih yakin jika hal ini akan menemukan jalan terbaik," tegasnya.
Diketahui, kebijakan mutasi di lingkungan Polri, terkait Kompol Ruskan yang selama ini menjabat sebagai Kepala Satpol PP itu ditarik menjadi Tenaga Pendidik (Gadik) Madya di Sekolah Polisi Negara (SPN) Balikpapan.
Hal itu ditandai dengan adanya Surat Telegram Rahasia (TR) Kapolda Kaltim Irjen Pol Dicky Atotoy bernomor: T/561/III/2014 tertanggal 14 Maret 2014 dan Referensi Kapolda Kaltim Nomor: KEP/120/III/2014 tertanggal 14 Maret 2014 tentang pemberhentian dari pangkat dan pengukuhan dalam jabatan di lingkungan Polda Kaltim itu tentunya sangat berdampak langsung bagi Pemkot Samarinda. tha

Narimo: Samarinda Jadi Banjir Lumpur

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Banjir sering kali menjadi momok yang paling menakutkan bagi masyarakat kota Samarinda.Namun, kini lebih parah lagi. Pasalnya, banjir yang kerap terjadi ini disertai lumpur yang cukup tebal. sehingga sangat pantas disebut banjir lumpur di wilayah ibu kota provinsi Kaltim ini.
 Menurut anggota DPRD Kota Samarinda dari Fraksi PDI Perjuangan H Narimo, banjir saat ini menjadi persoalan pelik seperti benang kusut seakan tak pernah terurai. Apa lagi hingga beberapa tahun terakhir ini penanganan banjir seakan tak berbuah manis.
"Saya melihat sendiri bahwa banjir sekarang ini menjadi lumpur yang tidak saja mengganggu warga, tapi juga menjadi persoalan tersendiri padsa penataan kota Samarinda secara umum," ujar Narimo, Kamis (27/3).
Beberapa persoalan banjir lumpur ini dia katakan berdampak pada beberapa hal, semisal kesehatan dan dampak lingkungan. Bahkan, jika kota Samarinda diterjang banjir besar hingga sempat membuat lumpuhnya aktifitas perekonomian.
"Tentu ini bukan hal baik bagi perkembangan sebuah kota besar. Karena ini akan berdampak besar pada beberapa sektor pembangunan kedepannya," kata H Narimo.
Dia mengatakan, masalah banjir di kota Samarinda disebabkan buruknya tata ruang kota. Penanganan banjir yang tak tuntas dan beberapa persoalan tambang dan perumahan tidak menjadi perhatian serius pemerintah kota Samarinda.
"Bisa dilihat, ruang terbuka hijau di Samarinda masih belum mencapai 30 persen. Dan kenyataan hingga sekarang RTH tidak naik-naik," katanya.
Dia juga mengatakan, digelontorkannya dana miliaran rupiah untuk penangganan banjir di Samarinda oleh Pemprov Kaltim dan Pemkot Samarinda akan lebih baik juga menyentuh rehabilitasi ekologi. Utamanya adalah perbaikan rehabilitasi ekologi karena infrastruktur itu pencegahan hanya komplementer, dia bukan yang menjadi hal yang utama.
"Evaluasi dan evaluasi memang sangat perlu. Bahkan boleh dibilang wajib. Akan tetapi hasil akhir dari sebuah upaya penanggulangan banjir akan bisa dirtasakan oleg masyarakat. Kalau tak ada hasiul yang baik artinya penanggulangan itu diangghp gagal," ungkapnya.
Menurutnya persoalan pertambangan dan pembukaan lahan perumahan di kota Samarinda sendiri disinyalir memperparah banjir di kota Samarinda. "Dari data yang dikeluarkan Walhi, dari total keseluruhan izin pengupasan lahan di Samarinda, 70 persen diantaranya adalah izin pertambangan," tegasnya.
Jika Kota Samarinda diguyur hujan lebat, sejumlah titik mengalami  kebanjiran. Sejumlah ruas jalan yang menjadi langganan banjir pun terendam hingga ketinggian lutut orang dewasa.
"Lihat saja di Simpang Empat Sempaja, di seputaran Stadion Madya Sempaja, air di jalanan seperti banjir bandang. Air mengalir deras dari arah barat menuju Simpang Empat Sempaja. Khawatir rumah mereka terkena gelombang kendaraan, warga menutup Jalan Wahid Hasyim, bagian timur Simpang Empat," paparnya.
Kendaraan yang melintas pun tak bisa tancap gas sehingga terjadi kemacetan. Kendaraan roda dua banyak yang mesinnya mati karena terendam banjir. Warga yang melintasi banjir terpaksa mendorong kendaraannya. Tak sedikit pula mereka yang mendorong sepeda motornya menggunakan seragam kerja.
"Sementara Sungai Karang Mumus di Kota Samarinda kembali meluap. Permukiman warga di Kelurahan Gunung Kelua, tepatnya di belakang kampus Universitas Mulawarman, kembali terendam luapan air sungai," pungkasnya. tha

PDAM Samarinda Terus Berbenah

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Distribusi air Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Kencana Samarinda, beberapa kali terus mengalami gangguan, diantaranya ganguan dari Instalasi Pengolahan Air, saluran pipa dan bahkan kondisi air Mahakamyang mengalami bangai. Namun demikian, PDAM Tirta kencana Samarinda terus melakukan berbagai upaya untuk tetap bisa melayani pelanggan secara maksimal.
"PDAM terus berupaya semaksimal mungkin untuk terus meningkatkan pelayanan kepada pelanggan. Bererapa gangguan yang ada terus diupayakan agar tak mempengaruhi tingkat layanan kepada pelanggan," ujar Humas PDAM Tirta Kencana Samarinda, Syarif Rahman Hakim, Rabu (26/3) kemarin.
Dia mengatakan, beberapa waktu lalu PDAM mengalami gangguan, yakni adanya perbaikan pada Instalasi Pengolahan Air (IPA) Gunung Lingai. Pada IPA tersebut, lanjutnya, dilakukan perbaikan pada filter di IPA Gunung Lingai. Akibatnya, kapasitas produksi jadi menurun hingga 50 persen. Bila tidak ada gangguan, produksi bisa mencapai 100 liter per detik.
"Perbaikan pada IPA Gunung Lingai itu memakan waktu selama dua minggu, di karenakan ada empat filter yang harus diganti satu per satu. Tentu ini berdampak pada penurunan distribusi air bersih," ujarnya.
Selama pekerjaan berlangsung beberapa wilayah dipastikan mengalami gangguan distribusi diantaranya sebahagian Kec. Sungai Pinang dan Sebagian Kec. Samarinda Utara. Yakni Gunung Lingai, DI Panjaitan, Mugirejo, Damanhuri, Gerilya, hingga Jalan Merdeka.
Syarif mengatakan beberapa gangguan lain juga berasal dari bocornya pipa distribusi dari IPA Cendana. Meski langsung pada malam itu dilakukan perbaikan, namun tetap saja pelanggan mengalami hambatan distribusi.
"Pada saat itupPekerjaan sedikit mengalami kendala dilapangan jadi agak lambat untuk diselesaikan, karena proses penggantian Pipa PVC tersebut dengan Pipa Steel," katanya.
Sementara pekerjaan berlangsung beberapa kawasan terpaksa air tidak mengalir antara lain Jl P Antasari, Jl Cendana, Jl P Suryanata, Ir H Juanda, Pembangunan, Komp Voorfo, Jl M Yamin, Jl Suwandi, Jl S Parman dan Jl dr Sutomo.
Dia juga mengatakan sebagian pelanggan PDAM Tirta Kencana yang bermukim di wilayah Ulu dan Utara Kota Samarinda akan mengalami gangguan distribusi air, ini di karenakan PDAM Tirta Kencana akan melakukan Interkoneksi Pipa Steel 300 mm ke Pipa Steel  900 mm untuk Water Hammer di Intake Loa Kulu. Hal itu terjadi pada akhir Februari lalu.
"Untuk distribusi air dari IPA Bendang 1 akan mengalami gangguan  selama pekerjaan, perkiraan kurang lebih 8 jam di upayakan secepatnya," katanya.
Beberapa wilayah akan mengalami gangguan distribusi diantaranya, Jalan M. Said, Teuku Umar, Tengkawang sebagian, Cendana sebagian, Jl P Suryanata, Perum Bukit Pinang, Jl Kadrie Oening, Jl AW Syahrani, Jl KH Wahid Hasyim, Sempaja, Jl PM Noor, Pramuka dan Jl Perjuangan.
Pekerjaan interkoneksi Water hammer tersebut bertujuan agar dapat mengatur arus balik air di dalam jaringan pipa dan pompa  agar tidak menimbulkan tekanan besar yang dapat menimbulkan kerusakan pada jaringan perpipaan dan pompa.
"Semua kendala itu harus secepatnya dilakukan perbaikan. Tidak ada istilah siang atau malam, selagi bisa dilakukan ya diperbaiki seketika itu juga," katanya.
PDAM Tirta Kencana juga telah melaksanakan Pengurasan Bak Sedimentasi IPA Gunung Lipan di Jalan Cipto Mangunkusumo, yang di mulai dari jam 09.00 wita sampai dengan selesai.
"Hal ini dilakukan  agar kwalitas air dapat terjaga sesuai dengan standar, karena keluhan kerap muncul dari pelanggan yang mendapatkan air keruh di rumah mereka " Ujar H. Nur Ain Kacab Wilayah II Samarinda Seberang.
Selama Pengurasan, Distribusi air akan di hentikan/terganggu  di wilayah Samarinda Seberang khususnya daerah Palaran sebagian, Harapan Baru, Jl KH. Harun Nafsi, Jl HM Rifadin, Jl Slamet Riyadi, Jl Untung Surapati dan Perum Karpotek.
Sementara itu, Pelangggan yang bermukim di wilayah Jl M Said, Jl Teuku Umar, Jl Tengkawang, Jl Cendana, Jl P Suryanata, Perum Bukit Pinang, Jl Kadrie Oening, Jl AW Syahranie, Jl KH Wahid Hasyim, Jl PM Noor, Jl Pramuka dan Jl Perjuangan. juga  akan mengalami gangguan distribusi, ini di karenakan akan ada pengerjaan pemasangan Pipa Hidder diameter 900 mm di Intake Loa Kulu, dari jam 08,00 wita sampai dengan selesai.
"Kami meminta kepada pelanggan agar bisa memaklumi atas semua kendala ini. PDAM siap melakukan layanan terbaik bagi masyarakat kota Samarinda," pungkasnya. tha

Dirut PT GNR Didakwa Menipu Rp 7,3 Miliar

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Terdakwa Direktur Utama PT Garuda Nusantara Reality (GNR) Nur Salim Bin Katmijo (45) dalam sidang perdana pada Pengadilan Negeri (PN) Samarinda, Selasa (25/3) lalu, untuk mendengarkan Dakwaan Jaksa Penuntut  Umum (JPU) Agus Suprianto, SH terkait kasus penipuan dalam pengembangan perumahan yang merugikan konsumen 600 orang lebih dengan total Rp7,3 miliar lebih.
Sidang yang dipimpin ketua majelis hakim, Ratna Ningsi, SH dan terdakwa yang didampingi kuasa hukumnya Parlindungan Pasaribu SH.
Jaksa penuntut umum, Agus, dalam dakwaan mengatakan bahwa terdakwa Nur Salim Bin Katmijo selaku Dirut PT. Garuda Nusantara Reality (GNR) berdasarkan akta pendiriaan yang dibuat nomor  09 tanggal 3 juni 2011 atrau pada kurun waktu 2011 sampai dengan 2013 bertempat tinggal Jl Wahid Hasim (PT GNR) Sempaja Samarinda atau suatu tempat dalam wilayah hukum Pengadilan Negeri Samarinda telah melakukan perbuatan atau sebagai orang yang turut serta perbuatan kejahatan dengan maksud untuk menguntungkan diri sendiri atau orang  lain yang melawan hukum dengan memakai nama palsu dengan cara tipu muslihat terhadap orang lain.
"Dari lokasi awal yang direncanakan di Jl HM Ardhan (regional III) tapi dari pemilik lahan tidak jadi menjual kepada PT GNR, atas dasar tersebut PT GNR beralih ke jalan Batu Cermin Sempaja Samarinda," ujar Agus.
Selanjutnya menurut JPU, pada tanggal 22 Juli 2011 PT GNR mendapatkan Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) yang selanjutnya membuat denah rumah dengan brosur lengkap dengan type dan harga rumah, type 36/120 dengan harga Rp75.000.000,- yang kedua dengan harga Rp80.000.000,- perunit dan yang ketiga Rp85.000.000,- per unit, dengan cara pembelian tunai bertahan dengan uang muka atau DP Rp10.000.000,-
"Sedang pembelian secara tunai bertahap dilakukan dengan cara membayar DP 25% dan setelah atap dibayar lagi 50% dari harga jual dan sisanya 25% dibayar saat selesai dan sisanya dibayar saat serah terima kunci. Dari tahun 2011 hingga 2013, terdakwa setidaknya telah mendapatkan 681 orang konsumen yang menjadi korban," terang Agus.
Hal itu, lanjutnya, terdakwa dinyatakan telah jelas melakukan perbuatan melawan humum dan harus mempertanggungjawabkan perbuatannya.
"Dari perbuatan berlanjut yaitu dengan sengaja melawan hukum, sehingga terdakwa dijerat dengan pasal 378 KUHP," kata Agus.
Setelah mendengarkan dakwaan Jaksa penuntut Umum, penasihat hukum terdakwa Parlindungan Pasaribu SH kepada majelis hakim mengatakan sangat keberatan dengan dakwaan Jaksa Penuntut Umum dan akan mengajukan pembelaan/eksepsi.
"Majelis hakim yang mulia, kami sangat keberatan dengan dakwaan jaksa penuntut umum dan akan mengajukan keberatan," ujar Pasaribu.
Mendengar jawaban  penasihat hukum terdakwa, majelis hakim menunda persidangan hingga Rabu (2/4) mendatang.
Diketahu kasus ini bermula pada tanggal (22/9/13) beberapa orang korban yang mengaku tertipu dengan ulah Nur Salim, mendatangi Markas Polres Samarinda yang dulu di jl. Bayangkara samarinda, mereka mengaku sebagai konsumen PT. GNR selaku pengembang perumahan Puri Indah Kencana yang berlokasih di Batu cermin Sempaja Samarinda Utara, Samarinda yang telah melakukan penipuan dalam pengadaan perumahan. tha

Kabupaten/Kota Diminta Segera Bentuk BKKBD

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Kaltim memiliki tugas penting dalam upaya meningkatkan pembangunan program Kependudukan dan KB (KKB) yakni memotivasi pemerintah daerah segera membentuk lembaga di tingkat kabupaten dan kota sesuai nomenklatur BKKBN Pusat.
“Ada tugas lain yang harus didorong yakni agar pemerintah kabupaten dan kota segera membentuk kelembagaan BKKBD,” kata Sekretaris Utama BKKBN Pusat Ambar Rahayu usai melantik pejabat Eselon III di lingkup Perwakilan BKKBN Kaltim, baru-baru ini di Samarinda.
Terlebih penting ujar Ambar, meningkatkan kerjasama dan sinergitas BKKBN dengan pemerintah daerah baik provinsi maupun kabupaten dan kota. Keberhasilan pelaksanaan program akan dicapai secara maksimal jika koordinasi lintas sektor bisa dilakukan dengan baik.
Selain itu, perlu rekrutmen terhadap tenaga Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana (PLKB). Karena, pengembangan program dan kegiatan KKB dan pembangunan keluarga memerlukan tambahan trenaga di tingkat lapang.
Dalam kesempatan itu Ambar meminta agar BKKBN melakukan inventarissasi keluarga Prasejahtera  dan KS I untuk memastikan mereka sudah terdaftar pada BPJS. Terutama klinik KB, obat dan alat KB jangan sampai terjadi kekosongan serta selalu meningkatkan kemampuan dokter dan bidan.
“Saya berharap agar pejabat eselon III yang baru dilantik dapat bekerjasama untuk kemajuan program KKB di Kaltim. Apalagi sejak Januari lalu telah diberlakukan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui Badan Penyelenggara  Jaminan Sosial (BPJS) yang terintegrasi dengan program KKB,” harap Ambar Rahayu.
Adapun pejabat eselon III yang baru dilantik adalah  Muhammad Hatta sebagai Kepala Bidang Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi  (KBKR) dan  HN Chasrunsyah sebagai Kabid Pelatihan dan Pengambangan (Latbang). Husnul Hatimah menjabat Kepala Bidang Pengendalian Penduduk (Dalduk) dan Achmad Taqdir sebagai Kepala Bidang Advokasi Penggerakan dan Informasi. john

Prospek Buah Naga di Kaltim Sangat Menjanjikan

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Kaltim H Ibrahim menyampaikan bahwa prospek pengembangan buah naga (Dragon Fruit) di Kaltim sangat menjanjikan. Salah satunya sentra penjualannya dikawasan jalan poros Samarinda- Balikpapan Kabupaten Kutai Kartanegara.
"Buah Naga asal Kaltim teryata sudah dilirik pasar di Jawa khususnya Surabaya dan Jakarta, sekarang ini para petani terus meningkatkan budidaya buah tersebut," kata H Ibrahim saat dikonfirmasi di Samarinda, Rabu (26/3).
Melihat perkembangan buah naga tersebut lanjut Inrahim, pihak  pemerintah tidak tinggal diam terus berpikir kedepan salah satunya penyediaan pabrik, baik  pengemasan atau membuat produk lain. Karena buah naga bisa dikembangkan menjadi, selai, kerupuk, bermacam kue dengan nilai ekonomi lebih tinggi yang muaranya kesejahteraan para petani akan meningkat.
Saat ini Dinas Pertanian Tanaman Pangan Kaltim juga terus  mendorong pengembangan buah naga dengan memfasilitasi penyusunan Standard Operating Procedure (SOP) buah naga di Kutai Kartanegara agar dapat menjadi panduan budidaya yang baik bagi para petani, sehingga produk yang dihasilkan bermutu tinggi dengan produktivitas yang optimal.
Penyusunan SOP ini diharapkan dapat mendorong daerah sentra produksi buah naga Red/Super Red untuk dapat mengembangkan sesuai dengan kondisi daerah masing–masing.
Kawasan lain yang merupakan pengembangan buah naga Dragon Red (Hylocereus costaricenc) yakni di Kutai Barat  lahan satu hektare yang ditanam 1.600 pohon buah naga (Dragon Fruit) sejak 2007 di pusat percontohan pengembangan agribisnis (P3A) Kampung Empas Kecamatan Melak. Tanaman buah naga berjenis merah ini satu pohonnya bisa berbuah mencapai delapan sampai dengan 10 buah.
Untuk diketahui buah naga berwarna merah yang dikenal banyak khasiatnya sebagai obat menguatkan fungsi ginjal, tulang dan kecerdasan otak serta meningkatkan ketajaman mata disamping sebagai pencegah kanker usus, menguraikan kolesterol, keputihan dan sebagai perawatan kecantikan. john

Ketahanan Air Prioritas Utama

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Kasi Irigasi Sumber Daya Air Dinas Pekerjaan Umum Kaltim Nuryadi mengatakan, masalah ketahanan air menjadi satu agenda prioritas nasional yang harus dituntaskan. Ini untuk mengatasi kelangkaan air dan mendorong pengadaan sumber daya alam tersebut untuk kepentingan masyarakat.
"Kita menginginkan agar daya tahan air menjadi agenda prioritas. Karena saat ini sudah dianggap krisis air dan tidak bisa ditunda-tunda," ucap Kasi Irigasi Sumber Daya Air Dinas Pekerjaan Umum Kaltim Nuryadi pada dialog interaktif beberapa hari lalu.
Menurut Nuryadi, ada beberapa kebijakan yang telah disusun guna mengatasi krisi itu. Yaitu mendayagunakan infrastruktur  yang ada, mengembangkan jaringan irigasi guna ketersediaan air baku di beberapa wilayah. Seperti Balikpapan, Bontang, Samarinda dan Pasir. Termasuk 50  kecamatan rawan air.
“Tahun-tahun kedepan ini sudah jelas bahwa jika tidak mendayagunakan dengan baik sumber daya air yang ada maka akan mungkin terjadi kekurangan air,” tegas Nuryadi.
Kondisi yang ada saat ini, musim hujan volume air selalu melimpah dan sebaliknya pada musim kemarau kondisinya serba kekurangan air. Untuk itu, harus dikelola dengan baik karena karena merupakan kebutuhan dasar makhluk hidup.
"Oleh karena itu, tidak boleh ada kelompok masyarakat yang memonopoli sumber daya air ini. Pada hakikatnya sumber daya air ini adalah milik bersama, sehingga semua kepentingan masyarakat harus bisa terpenuhi secara adil dan merata," katanya.
Sedangkan menurut Kasubag Wiwit mengatakan hal yang penting dalam pengelolaan air adalah menjaga agar kualitasnya sesuai dengan mutu yang ditetapkan dan mencegah agar tidak tercemar. Disini ada pengawasan di sumber-sumber tercemar dan ini sudah ditetapkan kelas-kelas airnya. Misal sungai mahakam  dikategorikan kelas 1 sebagai baku air minum.
Sosialisasi Badan Lingkungan Hidup juga terus dilakukan. Diantaranya melakukan kampanye dan menanamkan pada anak sekolah untuk peduli lingkungan. Salah satunya tidak membuang sampah sembarangan dan tidak menganggap sungai sebagai tempat sampah. mar

Banyak Proyek di Samarinda Ngadat

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Banyaknya pembangunan proyek infrastruktur yang ngadat di Kota Samarinda akibat permasalah sosial seperti tidak selesainya masalah ganti rugi lahan membuat Wakil Walikota Samarinda mengingatkan warganya.
Terhambatnya pembangunan infrastruktur tentunya menghambat program pemerintah yang diharapkan masyarakat saat ini seperti upaya penanggulangan banjir dan perbaikan jalan di ibukota Provinsi Kaltim.
Pemerintah pusat sudah mengatur hal ini, jika pembangunan infrastruktur atau program pemerintah terganggu akibat persoalan ganti rugi lahan, maka ada Undang-undang no 2 untuk infrastruktur serta Peraturan Presiden no 71 dimana Sistem Operasional Prosedur nya mengatur pada penghujung waktu proses pergantian lahan yang wajar akan diputuskan oleh pengadilan.
"Peraturan ini berlaku untuk tahun 2015, harapan kami jangan sampailah warga kita berproses jauh seperti itu, cukup dengan sosialisasi dan negosiasi dilapangan memahami kiri kanan,"kata Nusirwan Ismail Wakil Walikota Samarinda Usai membagikan 86 sertifikat  pronada dan prona kepada warga dilima kelurahan, kecamatan Sungai Pinang Rabu  (26/03) kemarin.
Wawali mengakui bahwa masalah yang kerap ditemui adalah harga tanah yang dilepas warga tidak sesuai dengan aturan Nilai Jual Obyek Pajak (NJOP) menjadi penyebab utama. Tak khayal untuk faktor yang satu ini pemerintah sering kali dibuat pusing.
Ujung-ujungnya proyek infrastruktur untuk menunjang pembangunan dikota Tepian tidak berjalan maksimal. Dari itu ia berharap agar masyarakat memberikan kebijakasanaan apabila lahan atau tanahnya tadi terkena proyek pembangunan untuk kebutuhan publik seperti pelebaran jalan, pembuatan folder atau draneise  maupun jembatan bisa bijak melihat harga yang telah ditetapkan pemerintah sesuai acuan yang telah dihitung oleh tim idependen.
"Karena harus diakui untuk masalah yang satu ini, hingga sekarang kami masih dihadapkan masalah seperti pembebasan lahan di Benanga dimana warga minta harga sebesar 1 juta lebih sedangkan Pemerintah menetapkan Rp 130 ribu permeter, sehingga akhirnya tidak ketemu."Keluh Wawali.
Padahal lanjutnya, dari hasil ketetapan harga tanah yang diputuskan oleh  tim independen tadi masih ada batas negosiasi.
Menyikapi hal itu Wawali, berharap warga tidak melihatnya terhadap sepotong lahan yang terkena akibat proses ini.
Karena jelas Wawali lahan yang tertinggal sebelumnya setelah menjalani proses pembebasan yang tujuaannya untuk pembangunan mengatasi permasalahan banjir atau pembuatan akses jalan, tentu  nantinya akan mempengaruhi harga tanah lainnya.
"Jadi pastinya akan banyak sisi yang didapatkan masyarakat apabila bijak dalam mendukung program Pemerintah, Jangan sampai, gara-gara harga tanah yang tidak ketemu tadi, kemudian hari malah menjadi penyebab menghambat pembangunan," kata Nusirwan.
Pada intinya Pemkot tidak ingin terjadi lagi seperti Benanga dan Jl Bung Tomo, karena ada warga yang bertahan dengan ganti rugi yang sulit. Tentunya mempengaruhi program Pemerintah yang harusnya selesai dalam satu perkerjaan akhirnya menghambat dan ditinggal karena untuk menyelesaikan pekerjaan yang lainnya. M4n

Hujan, Kebakaran Ancam Samarinda

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Disaat hujan di Samarinda, masyarakat kini harus lebih berhati-hati, karena tidak hanya banjir yang mengancam, bahaya kebakaran ternyata juga mengancam warga Samarinda.
Seperti yang terjadi Rabu siang (26/3) kemarin, api tiba-tiba muncul dari rumah warga di gang 3 RT 13 Jl Ahmad Dahlan Samarinda. Api tiba-tiba muncul dari Rumah Fadli disaat hujan turun dengan lebatnya di sekitar Jl Ahmad Dahlan.
Amin, warga Jl Ahmad Dahlan mengatakan saat terjadi kebakaran hujan turun dengan lebat, api muncul dari bagian atas rumah yang diduga akibat konsleting listrik.
"Api dari atap rumah disekitar saklar listrik, api langsung membesar sehingga warga sekitar panik dan terpaksa meninggalkan rumahnya tanpa membawa barang apapun," kata Amin.
Begitu juga hujan yang begitu lebat ternyata tidak membantu warga untuk mencegah api menyebar kerumah warga lainnya. Beruntung petugas pemadam kebakaran dari Dinas Pemadam Kota Samarinda dan Bantuan Sukarela Pemadam Kebakaran Kota Samarinda segera tiba dilokasi.
Lokasi kebakaran yang berada di dalam gang sempit membuat petugas pemadam kebakaran terpaksa menggunakan puluhan meter selang pemadam kebakaran agar bisa menyemprotkan air kelokasi kebakaran.
Api akhirnya bisa dipadamkan setelah 10 unit PMK gabungan dengan 8 Portabel. tidak ada korban jiwa akibat kejadian ini namun kerugian material mencapai ratusan juta Rupiah. Akibat kejadiana ini Lima kepala keluarga dan 21 jiwa kehilangan tempat tinggal.
Sementara itu untuk mengungkap penyebab kebakaran itu petugas kepolsiian dari polsekta Samarinda Ilir melakukan penyelidikan.
Sementara itu Kasi Ops Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Samarinda Makmur mengatakan bahwa penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian .
Beberapa saksi di lokasi mengatakan penyebab kebakaran diduga berawal dari Konsleting Listrik, namun beberapa warga juga mendengar sempatterjadi ledakan sebelum kebakaran.
"Semua kita serahkan kepada pihak kepolisian untuk melakukan penyelidikan terkait kejadian ini," kata Makmur.  Ike

Pertumbuhan Jumlah Penduduk Akibat Migrasi

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Pertumbuhan Jumlah penduduk yang terus meningkat di Kota Samarinda bukan karena tingginya angka kelahiran di Ibukota Propinsi Kalimantan Timur, melainkan akibat tingginya angka Migrasi penduduk dari daerah lain khususnya dari Pulau Jawa dan Sulawesi.
Dari itu, program Keluarga Berencana tahun 2013 memiliki arti yang sangat penting bagi pengembangan pelaksanaan program keluarga berencana di Samarinda.
Mengingat pentingnya program keluarga berencana, Pemerintah sendiri meletakkan prioritas tinggi terhadap program tersebut dengan berencana Realisasi Dana Alokasi Khusus (DAK) program KB.
Demikian Wakil Wali Kota Samarinda H Nusyirwan Ismail dalam pidatonya saat menyaksikan penandatanganan MoU antara Badan Keluarga Besar Keluarga Sejahtera Samarinda (BKBKS) Samarinda bersama  perwakilan BKKBN  provinsi  Kaltim, belum lama ini.
“Problem yang dihadapi Samarinda sekarang adalah banyaknya migrasi sehingga mengakibatkan pertumbuhan penduduk yang tinggi,” Kata Nusirwan.
Pemkot Samarinda jelas Nusyirwan siap mendampingi dana DAK tadi. Untuk itu, mengingat pentingnya program tersebut, maka dia berharap peranan  kader kader penyuluh KB untuk bergerak menyukseskan program tadi.
Namun Nusirwan menegaskan bahwa program program KB di kota Samarinda bisa dikatakan cukup berhasil, karena tak lepas dari  kesadaran  masyarakat untuk menata masa depan yang telah berpartisipasi dengan merespon program yang dimaksud.
"Meski pertumbuhan penduduk cukup tinggi, namun secara umum program KB cukup berhasil karena tingginya angka kesadaran  masyarakat untuk menata masa depan yang telah berpartisipasi dengan merespon program KB," kata Nusirwan.
Sementara Sekretaris Utama BKKBN  pusat  Ambar Rahayu saat hadir dalam kesempatan itu menilai program KB bukan hanya membatasi kelahiran, melainkan bagaimana merencanakan keluarga dengan mengedepankan 4 Terlalu.
Maksudnya seperti saat melahirkan jangan Terlalu muda, Terlalu tua, Terlalu Sering dan  juga jangan  Terlalu rapat antara jarak anak pertama dan kedua.
Dia menambahkan remaja sekarang ini membutuhkan berbagai informasi yang benar tentang bagaimana merencanakan kehidupan berkeluarga  dengan  mencegah tiga hal yaitu Zero sex Bebas, Zero pemakaian Narkoba dan Zero Penularan HIV Aids. M4n

Tingkatkan Semangat Nasionalisme

JPD Kaltim ke III Resmi Dibuka
 
SAMARINDA,Poskota Kaltim
Jambore Pemuda Daerah (JPD) ke III se Kaltim 2014 merupakan salah satu bentuk penguatan wawasan kebangsaan bagi para pemuda dengan memahami berbagai potensi budaya dan kekayaan alam sebagai sumber utama pembangunan nasional yang  berujung pada peningkatan kreatifitas pemuda pada peningkatan kapasitas organisasi (capacity building).
Demikian dikatakan Asisten III Bidang Kesra Sekprov Kaltim H Bere Ali mewakili gubernur Kaltim saat membuka  Jambore Pemuda Daerah (JPD) ke III di Komplek Stadion Utama Palaran, Selasa (25/3).
Dia juga mengajak para pemuda Kaltim  untuk meningkatkan semangat nasionalisme, kesatuan dan persatuan di kalangan pemuda, mengembangkan jaringan kerjasama untuk merintis dan mengembangkan kegiatan usaha produktif berbasis potensi sumber daya alam daerah, serta meningkatkan kesadaran dan rasa cinta Tanah Air melalui kegiatan penghijauan dalam rangka peduli lingkungan.
"Saya berharap JPD ke III ini mampu  meningkatkan produktifitas dan menjauhkan pemuda dari perilaku destruktif dengan memberikan beragam kegiatan positif, sekaligus dapat meningkatkan keterampilan dan kemampuan teknis yang sangat berguna untuk dapat diaplikasikan di dalam masyarakat," ujarnya.
Sementara Kabid Kepemudaan Dispora Kaltim M Syahriel mengatakan, kegiatan ini dalam rangka pengembangan wawasan kreativitas pemuda  melalui pengembangan sentra-sentra potensi pemuda sesuai dengan karakteristik.
Kegiatan seleksi ini merupakan upaya untuk mencari atau memilih peserta yang memiliki kretivitas dan kemampuan serta mengetahui keterampilan dibidang seni budaya dan potensi budaya di daerah agar mampu bersaing dan menunjukan kebudayaan daerahnya pada kegiatan Jambore Pemuda tingkat provinsi dan nasional.
JPD ke III  ini juga merupakan ajang  seleksi untuk mencari yang terbaik untuk mengikuti Jambore Pemuda Indonesia (JPI) di Jogyakarta dengan kuota setiap provinsi 20 orang.
"Peserta JPD rencananya akan  diikuti 15 Kabupaten dan kota yang sudah hadir  hadir 10 perwakilan kabupaten dan kota," jelasnya.
Kegiatan ini digelar 25-28 Maret dan para peserta akan mengikuti kegiatan seni, maupun kreativitas dari masing-masing daerah, juga pemberiann ceramah wawasan kebangsaan, seni budaya dan bahasa inggris. john

Wujudkan Pemimpin Perubahan Melalui Pola Baru

Diklat PIM IV Angkatan I Pemprov Kaltim

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Mulai tahun ini Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan (Diklat PIM) IV angkatan I akan menggunakan pola baru, sesuai Peraturan Kepala Lembaga Administrasi Negara (Perkalan) Nomor 13/2013 tentang pedoman penyelenggaraan Diklat PIM IV.
Diharapkan, melalui pola baru tersebut, Pemprov Kaltim dapat menciptakan pemimpin yang mampu melakukan perubahan, terutama melakukan perubahan di lingkungan instansi tempat bekerja. Dengan maksud, melakukan perubahan yang lebih cepat dalam proses program pembangunan di daerah.
“Jadi, mulai tahun ini Diklat PIM mengalami perubahan pola, yakni diganti dengan pola baru. Pola tersebut berorientasi untuk mewujudkan pemimpin perubahan. Perubahan dimaksud bukan sekedar perubahan, yakni perubahan yang mampu mempercepat proses program pembangunan di daerah. Karena kita tidak akan bisa mengejar kemajuan, apabila selalu menggunakan pola lama,” kata Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak diwakili Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan (Bandiklat) Kaltim H Syafruddin Pernyata usai membuka Diklat PIM IV Angkatan I di Aula Bandiklat Kaltim Samarinda Seberang, Selasa (25/3).
Jika terus menerapkan pola yang lama, maka Pemprov Kaltim tidak akan bisa lebih maju mengejar kemajuan. Karena itu, untuk mengubah itu, Pemprov Kaltim harus berlari. Dengan cara adanya perubahan pola kepemimpinan.
Pola tersebut didesain melalui Diklat PIM IV angkatan I. Meski begitu, dalam diklat tersebut bukan karena disebabkan mentor yang cerdas dan pintar, tetapi adanya perubahan pola. Misal, dulu dengan pola lama peserta diklat harus membuat kertas kerja perorangan (KKP) seperti makalah. Sebab, pembuatan makalah tersebut bukan rahasia lagi, karena lebih banyak copy paste, yakni peserta bisa saja mencari makalah orang lain yang mirip-mirip dari judul yang akan dibuat peserta.
“Sekarang tidak. Dengan pola baru, peserta harus bisa membuat dan merancang atau mendesain proyek perubahan yang ada di tempat dia bekerja. Mereka bekerja apa sekarang. Misal, di bidang arsip. Karena itu, mereka harus bisa melihat apa yang menjadi sisi-sisi lemah dalam pengelolaan kearsipan di kantor tersebut. Makanya, mereka harus bisa melakukan perubahan tersebut dan harus bisa mendiskusikan hal itu dengan mentor yang membimbing. Jika perubahan sistem tersebut disepakati dan didukung pemimpin di tempat dia bekerja, maka selanjutnya akan dilihat hasilnya bagaimana ke depan. Setelah diketahui hasil tersebut selama pelatihan, maka didiskusikan kembali apa yang harus dilakukan untuk perubahan dalam program kerja di kantor tersebut bersama pemimpin kantor mereka. Jika hasil itu baik, maka peserta itu dinyatakan lulus diklat,” jelasnya.
Dari pola baru ini, jadwal diklat mengalami perubahan. Melalui pola yang lama hanya sebulan tetapi dengan pola yang baru diklat dilaksanakan selama tiga bulan. Karena ada tugas praktek di kantor tempat bekerja dan di dalam ruang diklat yang ditentukan.
Peserta pelatihan diikuti sebanyak 30 orang. Pelaksanaan dilakukan sejak 25 Maret 2014 hingga 22 Agustus 2014. mar

Gubernur Siap Wujudkan Jembatan Udara di Kaltim

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Gubernur Kaltim H  Awang Faroek Ishak mengatakan, Kota Samarinda  merupakan ibukota provinsi, untuk itu keberadaan sebuah bandara yang representatif seperti pembangunan Bandara Samarinda Baru (BSB), tentu sangat diperlukan untuk mewujudkan membangun jembatan  udara di Kaltim.
“Kaltim memiliki tujuh pusat pertumbuhan yang harus dihubungkan melalui jalur transportasi udara. Obsesi saya sebagai gubernur, kita harus membangun jembatan udara  yang mampu menghubungkan semua daerah di Kaltim. Penyediaan bandara yang representatif adalah pendukung utama mewujudkan hal tersebut,” kata Awang Faroek Ishak kepada media usai meresmikan pembangunan sisi udara BSB.
Lebih lanjut Awang mengatakan, setelah BSB, Kota Balikpapan, Berau,Tarakan, Nunukan, Malinau,Bulungan, Kutai Timur, Kutai Barat, Bontang, semua sudah memiliki bandara yang baik. Selain itu, pembangunan bandara juga masih akan dilakukan di Kabupaten Paser, Muara Wahau di Kutai Timur dan Maratua di Kabupaten Berau. Dan keberadaan bandara-bandara tersebut akan membantu terwujudnya jembatan udara di Kaltim. Secara keseluruhan tidak kurang dari 22 bandara yang tersebar di Kaltim. Keberadaan bandara tersebut harus didukung dengan maskapai penerbangan dengan rute penerbangan terjadual resmi dengan ijin Kementerian Perhubungan.
"Khusus untuk Bandara Samarinda Baru yang pembangunan sisi udaranya baru saja dimulai, kita  berharap kedepan  rute penerbangan ke sejumlah provinsi dan dalam daerah di Kaltim dan Kaltara bisa dilakukan dari bandara ini,"tandasnya.
Awang Faroek sangat yakin, pembukaan rute-rute penerbangan ke luar daerah dari Samarinda itu tidak banyak mengganggu aktifitas penerbangan di Bandara Sepinggan Balikpapan yang selama ini menjadi bandara yang menghubungkan Balikpapan dengan daerah lain.
“Kita berharap nanti ada rute Samarinda-Surabaya, Samarinda-Pontianak, Samarinda-Kuching, Samarinda-Kinabalu dan Samarinda Singapura. Saya yakin itu tidak akan menganggu segmen Balikpapan,” tandas Awang Faroek.
Sementara itu Kepala Dinas Perhubungan Kaltim  H Zairin Zain menjelaskan, selain runway sepanjang 1.600 meter,  untuk pekerjaan sisi udara juga akan dikerjakan taxiway sepanjang 2.000 meter dengan lebar 23 meter dan Apron dengan luas 100 x 600 meter.
“Pekerjaan sisi udara runway 1.600 meter diprediksi akan rampung pada akhir 2015. Sehingga pada 2016, operasional Bandara Temindung sudah bisa dipindahkan  Sei Siring,” tandasnya.
Zairin menambahkan,  untuk pekerjaan sisi darat,  hampir seluruh pekerjaan sudah bisa dirampungkan, seperti terminal penumpang dengan luas kurang lebih  14.000 m2 dilengkapi 4 garbarata, 16 counter cek in, 3 bagasi cleam (pengambilan barang) dan 2 ruang lounc besar.
"Sedangkan untuk bangunan diluar terminal terdapat tempat parkir yang mampu menampung hingga 1.000 unit kendaraan roda 4 dengan luas 30.000 m2. Di kawasan itu juga sudah dibangun perumahan karyawan sebanyak 21 unit (type 54 dan type 70), perkantoran yang bisa menampung 200 pegawai, bangunan kargo dengan luas 1.200 m2, tower setinggi 17 m, gedung meteorology, airport maintenent, apron service, kantin/restoran, medical centre, VIP room, bangunan pengolahan air limbah, bangunan pengolahan air bersih dan stasiun bahan bakar," papar Zairin. mar

Pemerintah Wajib Beri Dukungan

Sukseskan Pemilu Legislatif di Kaltim

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Gubernur Kaltim  H Awang Faroek Ishak menegaskan bahwa pemerintah daerah, baik provinsi dan kabupaten/kota wajib memberikan dukungan dalam menyukseskan Pemilihan Umum (Pemilu) di Kaltim.Dukungan tersebut bisa dilakukan Presiden, Gubernur dan Bupati/Walikota se Indonesia, terutama di Kaltim dengan cara terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat, mulai dari Organisasi Masyarakat (Ormas) hingga tokoh masyarakat, agar ingat untuk memilih wakil rakyat dan Presiden Republik Indonesia (RI).
“Yang jelas, pemerintah wajib memberikan dukung dalam menyukseskan pemilihan umum ini. Jika, Pemerintah Pusat melalui Presiden kepada KPU dan Bawaslu Pusat, maka kalau Pemerintah Daerah melalui Gubernur ke KPU dan Bawaslu Provinsi, termasuk di kabupaten/kota ke KPU dan Bawaslu Kabupaten/Kota. Bantuan tersebut bisa dengan mengalokasikan anggaran untuk penyelenggaraan tersebut,” kata Awang Faroek Ishak ketika menyapa warga Kaltim dalam program Gubernur Menyapa melalui Stasiun RRI Samarinda dengan tema jelang pemilu 2014, Selasa (25/3).
Menurut dia, sosialisasi terus dilakukan Pemprov Kaltim untuk menyukseskan Pemilu ini. Meski kondisi jarak tempuh antar kabupaten/kota yang satu dan yang lain sangat jauh.
Karena itu, dukungan dari pemerintah memang diperlukan. Misal, bantuan-bantuan melalui Diskominfo Kabupaten/Kota dan Bagian Umum guna menyukseskan penyelenggaraan tersebut.
“Memang harus ada kewajiban pemerintah daerah untuk membantu ini. Asal dengan jalur prosedur yang telah ditentukan sesuai perundang-undangan. Yang jelas, sarana dan prasarana sangat diperlukan dalam mendukung kegiatan ini. Karena peta geografis Kaltim tidak sama dengan di Pulau Jawa,” jelasnya.
Gubernur juga berharap kepada masyarakat dapat memilih calon wakil rakyat yang betul-betul memiliki integritas yang tinggi terhadap kemajuan pembangunan di daerah, baik ekonomi, SDM hingga infrastruktur di daerah.
Karena, saat ini Pemprov Kaltim tengah membangun, baik infrastruktur hingga SDM. Diharapkan masyarakat dapat memilih calon yang betul-betul memiliki visi dan misi yang sama, sehingga perkembangan pembangunan di daerah ini betul-betul merata.
“Dengan kesamaan visi dan misi tersebut, diharapkan kesejahteraan masyarakat Kaltim meningkat. Jadi, kami berharap jangan sampai masyarakat membeli kucing dalam karung, sehingga tidak mengetahui apa visi dan misi yang mereka tawarkan kepada daerah,” jelasnya.
Bahkan, untuk menyukseskan program pembangunan yang tengah dibangun ini, Pemprov Kaltim telah melakukan rembuk rakyat Kaltim dan Kaltara baru-baru ini yang diikuti para caleg, dengan tujuan menyamakan visi dan misi menuju Kaltim Maju pada lima tahun ke depan.
Diharapkan, melalui pertemuan tersebut Pemprov Kaltim mampu bersama-sama caleg-caleg dan tokoh akademisi bisa merumuskan visi dan misi yang tepat dalam membangun daerah ini agar lebih maju.
“Karena itu, ke depan kita harus mengubah mindset atau pola pikir masyarakat di daerah, dengan tujuan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sesuai dengan kebutuhan yang dimiliki daerah,” tandasnya. mar

Uang Beredar di Samarinda Capai Rp 11 Triliun

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Keberadaan Bandar udara di Ibukota Samarinda memiliki peran yang cukup strategis. Selain untuk pengembangan Kota Samarinda sebagai Ibukota Propinsi namun juga keberadaan Kota Samarinda yang dikenal sebagai kota perdagangan dan jasa.
Keberadaan bandara ditambah dengan peran pelabuhan yang cukup vital didaerah ini dipastikan akan memicu berkembang pesatnya kegiatan ekspor impor didaerah ini.
Hal ini diungkapkan Wakil Wali Kota Samarinda H Nusyirwan Ismail saat membuka Rapat Kerja Peningkatan Ekspor dan Investasi Daerah (Pepida)  Kaltim dan Kaltara, Selasa (25/04) pagi, di gedung serba guna milik Bank Indonesia Jl Gajah Mada.
”Satu harapan saya sekarang semoga realisasi penyelesaian pembangunan Bandara Samarinda Baru bisa tepat waktu, karena pada intinya keberadaan bandara dan pelabuhan merupakan sebagai pemicu ekspor bisa berkembang pesat,” kata Nusyirwan.
Nusirwan menegaskan bahwa sebagai kota berbasis jasa dan industri, perekonomian di Samarinda terus berjalan dinamis. Trend positif ini, terlihat selama kurun waktu 2013.
Dimana perputaran uang paling besar hanya  terjadi di Kota Samarinda dari 14 Kabupaten/Kota di dua provinsi Kaltim dan Kaltara.
“Buktinya ada Rp11 Triliun uang yang beredar di kota Tepian, Artinya pertumbuhan ekonomi di kota kita dua kali lipat lebih cepat dari daerah lain,” tegas Nusyirwan.
Selain itu Nusirwan mengatakan bahwa terus meningkatnya pertumbuhan arus barang di Terminal Peti Kemas (TPK) pelabuhan Palaran, bisa dilihat saat ini prediksi kepadatan angkutan di pelabuhan Palaran mencapai 250 ribu peti kemas pertahun yang keluar masuk di pelabuhan tersebut.
"Padahal angka prediksi awal kepadatan itu baru terjadi pad atahun 2015 mendatang, namun itu sudah terjadi saat ini, ini merupakan bukti terus meningkatnya perekonomian di Ibukota Propinsi Kaltim ini. Tentunya ini di luar perkiraan sebelumnya " jelas Nusirwan.
Hal ini bisa terjadi karena kekuatan ekonomi di kota Samarinda berada di tangan swasta.  Pemkot sendiri jelas dia  terus berupaya untuk memperbaiki sistem pelayanan khususnya perizinan yang tujuannya untuk menjamin agar investor bisa terus berinvestasi di kota Samarinda.
Rakor Pepida dimaksudkan sebagai upaya mendorong ekspor dan investasi di dua provinsi
Nusyirwan berharap melalui rakor tadi, setidaknya ada kebijakan mengenai peningkatan komoditi ekspor khusus untuk non migas.
Hal ini untuk menyikapi agar Kaltim yang terkenal akan kekayaan alamnya seperti batu bara, minyak dan hutan tidak hanya selalu menjadi handalan dalam  ekspor komoditas.
”Karena Samarinda  saja selama 2012 mampu mnyumbang ekspor non migas sebesar 18.77 persen dari total ekspor di Provinsi Kaltim.”sebutnya. Terkait kerap turun naiknya nilai rupiah terhadap Dollar, Nusyirwan menyikapi hal biasa. Justru dia menambahkan apabila nilai rupiah melemah terhadap dolar tentunya menjadi peluang untuk meningkatkan ekspor.
Sementara itu ketua panitia pelaksana Rakor Edi Mariansyah mengatakan bahwa Rapat Kerja Peningkatan Ekspor dan Investasi Daerah (Pepida)  Kaltim dan Kaltara melibatkan Pemkot dan Pemkab di 14 kabupaten/kota yang berada di provinsi Kaltim dan Kaltara dengan orientasi lapangan nanti mengambil lokasi Pelindo 4 di Sulawesi Selatan. M4n

Gali Dua Sumur, PT Total E&P Belanja Rp 22,7 Triliun

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Meski diakhir waktu kontrak operasionalnya di Kalimantan Timur PT Total E&P tetap melakukan investasi di sekitar blok Mahakam Kalimantan Timur, tidak tanggung-tanggung perusahaan asal Prancis ini menginvestasikan dananya sebesar Rp 22,7 Trilyun atau US$ 2 Miliar.
Dana sebesar itu digunakan PT Total Indonesie E&P untuk mengoperasikan dua sumur minyak baru, Sisi Nubi 2b dan Peciko 7b, di Blok Mahakam, Kalimantan Timur, pada Juni 2014 mendatang.
"Sekarang sedang berlangsung pengeboran, Juni ditargetkan mulai berproduksi," kata Head Department Media Relations Total Indonesie Kristanto Hartadi, belum lama ini.
Dalam penjelasanya Kristanto menegaskan bahwa pembukaan lapangan baru ini bertujuan menahan penurunan produksi Blok Mahakam. PT Total, lanjut Kris berusaha mempertahankan produksi gas pada level 1.760 juta kaki kubik per hari (MMSCFD) dan produksi minyak serta kondensat sebanyak 66-67 ribu barel per hari (Bph).
Dengan sumur baru itu, Lapangan Sisi Nubi akan menghasilkan gas 350 MMSCFD. Sedangkan Lapangan Peciko mampu menghasilkan gas 170 MMSCFD. "Sisa target produksi dipasok dari sumur-sumur yang sudah ada," katanya.
Kristanto mengatakan pengembangan sumur ini dimulai empat tahun lalu. Menurut dia, dalam setahun Total mengembangkan 100 sumur baru dan merawat 1.000 sumur yang sudah ada. Kini Total menghadapi masa akhir kontrak dengan pemerintah Indonesia yang akan habis pada 2017. Sejak Juni 2013, Total telah mengajukan perpanjangan kontrak, tapi hingga kini belum dikabulkan pemerintah.
Padahal, kata Kristanto, Total sudah menyiapkan investasi US$ 7,3 miliar atau sekitar Rp 75 triliun jika pengelolaan Blok Mahakam diperpanjang. "Semua tergantung pemerintah Indonesia," katanya.
Defisit
Sementara itu Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral telah merilis bahwa saat ini Indonesia sedang mengalami defisit minyak bumi 608.000 barrel per hari. Hal ini disebabkan kemampuan produksi kilang di dalam negeri jauh di bawah kebutuhan bahan bakar minyak secara nasional.
Menurut Kepala Subdirektorat Pengangkutan Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM Isnaini, di Jakarta, kapasitas kilang Indonesia saat ini 1,15 juta barrel per hari. Adapun produksi minyak Indonesia yang dapat diolah di kilang dalam negeri hanya sekitar 649.000 bph. Sementara kebutuhan BBM dalam negeri mencapai 1,25 juta bph. Ini berarti terjadi defisit 608.000 bph.
Maka dari itu, Indonesia perlu memiliki dua kilang baru yang berkapasitas masing-masing sekitar 300.000 bph atau sama dengan dua kali kapasitas kilang Pertamina Cilacap. ”Kilang minyak diperlukan untuk mengurangi ketergantungan terhadap impor BBM. Manfaat lain adalah menghemat devisa negara, menjaga stabilitas nilai tukar, serta memacu pertumbuhan industri domestik dan pasar tenaga kerja,” kata dia.
”Kami berharap badan usaha swasta berinvestasi membangun kilang minyak,” ujarnya.
Kebutuhan investasi untuk membangun satu kilang kapasitas 300.000 barrel per hari berkisar 10-12 miliar dollar AS atau sekitar Rp100 triliun. Sementara kepastian pasokan minyak mentah 300.000 bph telah diperoleh dari Pemerintah Irak.
Wakil Menteri ESDM Susilo Siswoutomo sebelumnya menyatakan, pemerintah berencana membangun kilang minyak dengan sistem pendanaan kerja sama pemerintah dan swasta (KPS). Untuk itu pemerintah menyusun desain kilang dan prosedur pengajuan proposal pembangunan kilang dari calon investor. ”Beberapa investor berminat membangun kilang skala kecil, misalnya kapasitas 100.000 sampai 150.000 barrel per hari,” ujarnya.
Isnaini menjelaskan, pada tahun 2015, kapasitas kilang Indonesia diperkirakan 1,167 juta bph, produksi minyak yang bisa diolah 719.000 bph. Kebutuhan BBM diperkirakan 1,36 juta barrel per hari sehingga akan terjadi defisit sekitar 640.000 bph. M4n

Ratusan Warga Bentuk

Halangi Eksekusi Lahan Sita Jaminan

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Ratusan warga membentuk "pagar betis" Untuk menghalangi eksekusi lahan sita jaminan oleh Panitera Pengadilan Negeri Samarinda di RT 27 gang Kasturi Kelurahan Gunung Kelua Kecamatan Samarinda Ulu Kota Samarinda, Senin (24/3) kemarin.
Dalam eksekusi sita jaminan lahan tersebut suasana menegangkan. Sekitar pukul 07.30 Wita, warga RT. 27 gang Kasturi Kelurahan Gunung Kelua Kecamatan Samarinda Ulu Kota Samarinda sudah berbondong-bondong datang ke lokasi lahan milik Suryadi, yang menjadikan obyek sengketa yang akan dilakukan sita jaminan oleh Panitera Pengadilan Negeri Samarinda.
Dalam kejadian itu, Penasihat Hukum tergugat Suryadi, dkk, H Jahidin SH yang didampingi rekannya Petrus Nega Tiba, SH dan Jemmy SH bersama  warga dan pemilik lahan siap memblokade untuk menggagalkan proses sita jaminan yang dijadwalkan  Pukul 09.00 Wita.
Sekitar Pukul 09.15 Wita, Heriyanyo, SH penitera pengganti, demikian juga Penasihat Hukum penggugat Idrus Arsuni, SH yang diwakilkan Linus Eren, SH , tiba dilokasi.
Ratusan warga dengan pagar betis menghalangi jalan masuk lokasi atau olahan yang dilakukan sita jaminan, tiba-tiba Suryadi (50) pemilik lahan berteriak dengan keras.
"Tidak bisa, kami keberatan dilakukan sita jaminan," katanya yang disambut  sorak dari warga yang berjaga.
Sesaat kemudian Panitera pengganti Heriyanto, SH membacakan surat penyampaian sita jaminan yang akan dilakukan, berdasarkan perinta Ketua PN Samarinda.
"Sita jaminan yang akan dilaksanakan untuk menjaga lahan yang sengketa diminta tidak sampai dipindah tangankan kepada orang lain, sampai keputusan yang berkekuatan hukum," jelas Herianto, SH.
Usai membacakan surat pernyataan sita jaminan, Petrus Nega Tiba, SH dengan lantang menyampaikan bahwa, keberatan akan pelaksaanan sita jaminan yang akan dilakukan karena yang dilakukan dasar dilakukan sita jaminan hanya menggunakan dokumennya dari fhoto copy semua, tidak ada yang asli.
Petrus juga menegaskan bahwa, selain dasar yang digunakan semuanya fhoto copy, dari pemilik lahan yang berjumlah 11 orang yang digugat hanya 3 orang saja.
"Ini melanggar HAM karena dari kedelapan orang yang lokasi dan rumanya yang ada di dalam ikut disita pada hal mereka tidak turut digugat," tegas Petrus.
"Yang kami keberatan dan minta sita jaminan dibatalkan, karena dasar yang digunana Pengadilan hanya dokumen dari fhoto copy, demikian juga pemilik lahan yang ada dalam obyek terdapat 11 orang yang digugat hanya 3 orang sedangkan 8 orang lahannya ikut disita, inikan melanggar HAM," ujar Petrus.
Menanggapai penegasan dan keberatan dari kuasa hukum tergugat, Herianto,SH Panitera PN Samarinda kepada warga dan peemilik lahan mengatakan pelaksaanan sita jaminan ini hanya untuk kepentingan persidangan berdasarkan undang-undang.
"Bapak-bapak tidak diusir dari sini, bapak-bapak tetap tinggal disini, sita jaminan ini untuk menjaga jangan sampai dipindah tangankan atau dijual karena masih dalam proses pengadilan," jelas Herianto.
"Keberatan bapak akan kami catat dalam berita acara sita jaminan, seperti semua suratnya fhoto copy dan 8 orang nama lagi yang tidak digugat namunlahannya ikut disita," ujar Panitera Herianto. tha

TPS Mobile Dibawa ke KPU Pusat

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Anggota Komisi I DPRD Kaltim Josef menilai, persiapan yang telah dilakukan KPU Balikpapan dengan progress 85% untuk pendistribusian logistik Pemilu Legislatif (Pileg) sudah cukup baik.
Hanya menurutnya yang harus disikapi KPU Balikpapan mengenai para pemilih yang ada di rumah sakit dan bandara. Ini berkait aturan saat ini yang meniadakan lagi TPS mobile untuk tempat-tempat khusus seperti rumah sakit dan bandara.
Karena itu Komisi I, menurut Josef berencana mengonsultasikan soal TPS mobile ini ke KPU Pusat dalam waktu dekat.
"Dalam setipa pemilu kita berupaya menekan angka golput. Namun memang dilema jika TPS hanya pada titik tertentu, sementara TPS mobile sudah tidak ada. Oleh karena itu kita akan komunikasikan hal ini dengan KPU pusat agar ada kebijakan-kebijakan khusus mengantisipasi hal itu. Yang terpenting demokrasi berlangsung jujur, bersih dan adil," ungkap Josef.
Ia meyakini akan sulit bagi para pasien yang berada di rumah sakit jika ingin memilih, apalagi jika mereka itu pasien, maupun keluarga pasien yang harus menjaga keluarganya yang sedang sakit.
"Tentu mereka kerepotan. Saya melihat kasihan, keluarga mereka sakit dan ini musibah. Masak mereka harus kerepotan pergi ke TPS, apalagi jika jaraknya jauh. Ini yang harus dipikirkan. Makanya kita akan konsultasikan ke KPU Pusat guna mengantisipasi hal ini," sebutnya.
Sementara berkaitan dengan ketetapan surat suara cadangan sebanyak 2%, menurut Josef saat ini masih banyak pemilih yang belum terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT). Jumlah surat suara cadangan tersebut baginya sangat minim sekali.
"Ini berpotensi menimbulkan konflik jika saat pemilihan ada warga yang memiliki hak untuk memilih namun belum masuk dalam DPT, sementara surat cadangan terbatas dan tidak kebagian. Sehingga hak-hak mereka pun akhirnya tidak dapat diberikan. Jelas ini sebuah masalah yang berujung pada konflik,” katanya.
Namun demikian Josef berharap surat suara cadangan sebanyak 2% dapat meng-cover kebutuhan surat suara yang dibutuhkan. Di sini juga perlunya pemutakhiran DPT untuk meminimkan masalah-masalah yang mungkin terjadi.
"Tapi saya tetap optimis angka golput dapat ditekan. Namun bukan berarti tanpa upaya-upaya perbaikan. Makanya kita berusaha untuk terus mengawal pesta demokrasi ini agar berjalan sebaik-baiknya sebagaimana harapan kita semua," urainya. hms/adv

Golkar Kaltim Minta Masyarakat tak Terpengaruh Video ARB

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Perdebatan yang munculnya video plesiran Ketua Umum DPP Partai Golkar Aburizal Bakri dengan dua artis di Jejaring Sosial sejak beberapa minggu belakangan ini dianggap sebagai upaya Black Campain yang dilakukan orang-orang tertentu untuk memojokan partai Golkar.
Dalam video tersebut memperlihatkan Aburizal Bakrie bersama artis cantik, berlibur ke Maladewa atau Maldives. Dalam video itu ada empat orang, dua laki-laki dan dua perempuan. Laki-laki itu adalah Aburizal Bakrie dan Azis Syamsuddin (Ketua DPP Golkar dan Wakil Ketua Komisi III DPR).
Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Golkar Kaltim Mukmin Faisal menegaskan bahwa banyak orang iri terhadap partai Golkar, jadi wajar jika saat ini banyak yang menginginkan Partai ini hancur.
"Itu black campaign di tahun politik," kata Mukmin kepada wartawan usai kampanye Akbar di lapangan sepak bola Karang Asam, Senin (24/3) kemarin.
Mukmin menegaskan bahwa tidak ada yang istimewa dalam peristiwa tersebut. "Suara Partai Golkar di Kaltim tidak akan terpengaruh dengan munculnya video itu," tegasnya. M4n

Golkar Hadirkan D' Masif di Samarinda

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Memasuki Hari ke 8 Kampanye politik yang dilakukan partai Politik di Kota Samarinda, DPD partai Golkar Kalimantan Timur mendatangkan Band papan atas D'Masif.
Band diawaki Rian Ekky Pradita, Dwikky aditya Marsali, Nurul Damar, Rayyi Kurnia, dan Wahyu Piadji cukup menghibur ratusan massa yang datang ke lapangan sepak bola Karang Asam senin (24/3) kemarin.
Meski tanpa dihadiri jurkam nasional, kampanye akbar yang dipimpin Ketua DPD Partai Golkar Kaltim Mukmin Faisal cukup mendapat perhatian masyarakat apalagi para caleg partai berlambang pohon beringin ini seluruhnya hadir pada kampanye akbar ini.
Para Caleg DPR RI seperti Yunus Nusi dan Hatifa mewakili kehadiran para caleg yang bersaing untuk menuju Senayan.
Sementara Andi Harun, Abdurahman Al Hasani, serta beberapa tokoh lainnya mewakili caleg yang bersaing menuju Karang paci DPRD Kaltim. Sedangkan untuk DPRD Kota Samarinda para caleg diwakili oleh Jafar Abdul Gafar serta beberapa caleg lainnya.
Dalam orasinya Hatifah Caleg DPR RI menegaskan bahwa golkar telah berkiprah untuk Kaltim cukup lama, Program-program partai Golkar terbukti telah dinikmati oleh masyarakat saat ini.
"Jalan mulus, Jamkesda lebih baik, pendidikan gratis alias bebas pungutan, menjadi bukti kiprah partai Golkar, Masyarakat saat ini rindu dengan kepemimpinan Golkar seperti yang lalu," kata Hatifah.
Yang pasti lanjut Hatifah pada 9 April mendatang yang terpenting bukan soal siapa yang dicoblos. Namun ini yang menentukan masa depan daerah ini pada masa yang akan datang.
"Saat ini sudah terbukti bahwa Golkar peduli kepada masyarakat Kaltim, bisa dilihat Gubernur dan Wakilnya adalah orang Golkar, begitu juga Ketua DPRD Kaltim yang merupakan kader Golkar dan peduli terhadap masyarakat Kalimantan Timur," Kata Hatifah.
Ketua DPD Partai Golkar Kaltim Mukmin Faisal dalam orasinya, meyakini Golkar memiliki calon anggota legislatif yang sangat berkompeten dan telah teruji dalam bidangnya.
“Dan sebagian dari mereka merupakan anggota legislatif yang telah teruji dan terbukti komitmennya membangun Kaltim," kata Mukmin.
Mukmin kembali menegaskan bahwa para kader Golkar yang telah duduk menjadi anggota DPR RI, DPRD Kaltim dan DPRD Kota Samarinda terus berusaha memperjuangkan tingkat kesejahteraan masyarakat melalui undang-undang yang pro terhadap rakyat. “Ini saya sangat tahu. Percayalah,” ulangnya.
Jangan lupakan sejarah jelas Mukmin, Partai Golkar yang membangun fondasi negara ini, mari kita bersama bersatu menangkan Golkar.
Sementara itu Ryan D Masif yang pada kesempatan itu menyanyikan 10 lagu pamungkasnya mengaku meski menghibur masyarakat Samarinda atas undangan partai Golkar mengaku bahwa D'Masif belum menentukan pilihan Politiknya.
"kami Profesional kami datang ke Kaltim atas undangan partai Golkar, namun untuk pilihan kami masih belum menentukan," kata Ryan.
Ratusan simpatisan dan masyarakat yang memenuhi lapangan sepak bola Karang Asam mengaku puas dengan penampilan personil Band papan atas di Indonesia asal Jakarta itu. Meski terlihat lelah setelah berjemur dilapangan terbuka, para penonton akhirnya pulang dengan tertib meninggalkan lapangan sepak bola Karang Asam. M4n

Bayar Hutang, Sopir 'Tilep' 10 Ribu Solar

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Seorang sopir nekat 'menilep'sebanyak 10 ribu liter di tempatnya bekerja. Alhasil, Kurniawan (32) dilaporkan pimpinannya sendiri ke aparat kepolisian, Kamis (13/3) lalu sekitar pukul 18.00 Wita. Karena perbuatannya itu, Kurniawan harus mendekam di balik jeruji besi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Karena perbuatan Kurniawan, PT HNJA yang dipimpin Sayid Mihdar mengalami keruginan sekitar Rp129 juta.
Tersangka mengangkut solar sebanyak 10 ribu liter menggunakan truk tangki, yang akan dijual kepada PT BS di Stadion Palaran. Dan kini, R selaku pihak PT BS masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) aparat kepolisian Samarinda.
Kepolisian dari Reserse Polsekta Palaran yang dipimpin IPDA Supriyadi berhasil mengamankan barang bukti uang hasil penjualan solar, 1 buah celana, baju, dan telpon seluler.
Berdasarkan keterangan tersangka dihadapan aparat kepolisian, bahwa uang hasil penjualan solar itu dipergunakan untuk membayar hutang dan sisanya berfoya-foya.
Kapolsekta Palaran Kompol Yos Solata melalui Kanit Reskrim IPDA Supriyadi membenarkan kalau pihaknya telah mengamankan tersangka beserta barang buktinya.
"Tersangka akan diancam pasal 374 junto 372 KUHP, dengan ancaman penjara selama 7 tahun," ujarnya. opi

Tahun 2019, Seluruh Tenaga Kerja Jadi Peserta BPJS

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Wakil Gubernur Kaltim Mukmin Faisyal menargetkan tahun 2019 seluruh tenaga kerja Kaltim menjadi peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan. Sistem jaminan sosial ini penting sebagai jaminan pekerja sehingga meningkatkan produktivitas perusahaan dan kesejahteraan.
“Kita percaya, apabila BPJS ketenagakerjaan bisa dilaksanakan dengan baik maka hasil yang dicapai juga sesuai dengan harapan kita semua," kata Mukmin Faisyal saat pada Costumer Gathering BPJS ketenagakerjaan di   Balikpapan beberapa hari lalu.
Pemprov Kaltim berharap kepada BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Kalimantan untuk mulai gencar menjaring tenaga kerja di sektor informal untuk menjadi peserta BPJS. Seperti diketahui pada 2019 ditargetkan seluruh tenaga kerja di Indonesia, sudah harus menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Dia yakin apabila BPJS Ketenagakerjaan itu bisa dilaksanakan dengan baik maka hasil yang dicapai juga akan sesuai dengan harapan.
“Yang jelas, kalau program BPJS Ketenagakerjaan sukses, maka kesuksesan itu adalah kesuksesan kita semua dalam meningkatkan kesejahteraan dan martabat bangsa,” jelasnya.
Menurut dia, rakyat Kaltim yang berasal dari berbagai profesi, pekerjaan dan latar belakang kehidupan, sangat memerlukan berbagai layanan dan jaminan untuk kesejahteraan, seperti terpenuhinya kebutuhan sandang, pangan dan papan, yang sebenarnya dapat direalisasikan melalui program BPJS Ketenagakerjaan seperti jaminan hari tua, jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian dan program pensiun.
Dikatakan, sejak dicanangkan Jamsostek persero menjadi BPJS ketenagakerjaan pada 1 Januari 2014, sudah banyak pekerja yang menjadi peserta. Hal ini karena dukungan perusahaan yang peduli pada BPJS ketenagakerjaan.  Namun demikian, Wagub berharap agar BPJS Ketenagakerjaan juga gencar sosialisasi kepada sehingga pekerja  yang belum terdaftar mendapatkan jaminan perlindungan.
"Saya harap tenaga kerja informal bisa mendapatkan perhatian karena selama ini belum tergarap maksimal. Kalau program BPJS ketenagakerjaan sukses, maka itu adalah kerja keras semua dalam meningkatkan kesejahteraan dan martabat bangsa," katanya.
Sedangkan Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Elvyn G. Masassya mengatakan kerja sama dengan seluruh pihak diperlukan agar terwujud masyarakat pekerja yang sehat dan sejahtera. Karena itu, melalui pertemuan ini ada masukan dan informasi membangun guna peningkatan kinerja yang baik. Dan Diharapkan BPJS Ketenagakerjaan ini bisa menjadi jembatan bagi kesejahteraan pekerja. mar

Wujudkan Konektifitas Wilayah Dengan Bangun Bandara

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Pemprov Kaltim  terus melakukan percepatan pembangunan infrastruktur untuk membangun interkonektivitas di wilayah di Kaltim, pembangunan Jalan Trans Kalimantan, Jalan Tol Balikpapan-Samarinda termasuk pelabuhan udara dan laut di kabupaten/kota terus dikejar untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan akses transportasi darat, laut dan udara.
“Itu semua menjadi program/kegiatan Pemprov yang diusulkan sebagai prioritas pembangunan pada 2015 melalui forum Musrenbang Regional Kalimantan 2014. Usulan itu bersifat quick wins dan merupakan program yang berdampak luas serta berpengaruh/bermanfaat secara regional Kalimantan,” kata Gubernur Kaltim H Awang Faroek Ishak,  usai meninjau dan menghadiri syukuran pengoperasian Terminal Baru Sepinggan Balikpapan, Sabtu (22/3) lalu.
Menurutnya, pembangunan dan pengembangan Bandar Udara (Bandara), tidak hanya dilakukan di Balikpapan dan Berau ataupun di Samarinda, tetapi juga dibangun di semua ibukota kabupaten/kota se Kaltim dan Kaltara. Apalagi,  maskapai penerbangan Garuda Indonesia akan masuk ke wilayah intra Kaltim.
“Kita tahu untuk menghubungkan Kaltim lewat jalur darat tidak bisa dirampungkan dalam waktu dekat, maka jalur udara adalah solusinya. Dengan bandara yang representatif  dan Pemprov sudah bekerjasama dengan Garuda Indonesia, maka nanti orang dari Kutai Barat bisa naik Garuda, orang Nunukan bisa naik Garuda. PNS semua naik Garuda, istri, anak dan keluarganya juga bisa naik Garuda. Yang jelas semua bisa terkoneksi,” ujarnya.
Selain dukungan dari Garuda Indonesia, Awang Faroek menambahkan Pemprov bersama kabupaten/kota akan memberikan subsidi ongkos angkut bagi penerbangan khusus untuk kawasan perbatasan. Disamping juga dilakukan pembangunan dan pengembangan bandara di kawasan perbatasan
“Masyarakat perbatasan juga akan kita perhatikan. Kita akan berupaya memberikan subsidi ongkos angkut untuk penerbangan di perbatasan, sehingga masyarakat di sana juga dapat menggunakan jasa transportasi udara dengan harga terjangkau,” tambahnya.
Untuk membangun Kaltim lebih baik, maju dan sejahtera, menurut Awang Faroek, tidak bisa dilakukan dengan hanya bertumpu pada anggaran pemerintah daerah ataupun pusat. Karena, sumber dana pemerintah untuk pembangunan terbatas, sehingga sangat perlu dilakukan terobosan-terobosan melalui kerjasama dengan private sector.
“Memang ada dana dari APBN dan APBD namun paling besar dari private sector. Kabupaten/kota harus bisa memanfaatkan peluang itu semaksimal mungkin. Hal itu diperbolehkan dalam rangka percepatan pembangunan di daerah. Sebagai contoh adalah Balikpapan yang berkembang pesat karena peran private sector,” pungkas Awang Faroek. mar

Kaltim Bertekad Wujudkan Bandara Kelas Dunia

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Gubernur Kaltim H Awang Faroek Ishak menyampaikan bahwa keinginan  masyarakat Kaltim untuk mewujudkan bandara berkelas internasional atau setara kelas dunia mulai membuahkan hasil yang baik. Hal itu, terlihat dari progres percepatan pembangunan terminal baru Bandara Internasional Sepinggan Balikpapan yang sudah dioperasikan sejak 22 Maret 2014.
"Pembangunan terminal tersebut dinilai sangat cepat, karena pembangunan itu dimulai sejak Agustus 2011 hingga Maret 2014 investasi mencapai Rp2 triliun. Bahkan bandara ini digroundbreaking oleh Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), karena merupakan salah satu proyek Masterplan Percepatan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) di Kalimantan,"kata Awang Faroek Ishak beberapa hari lalu.
Menurut Awang Faroek, sebelumnya sejak 2011 Bandara Sepinggan hanya memiliki luas terminal 14,5 m2 dengan kapsitas tampung 1,7 juta penumpang per tahun. Sementara pada 2012, Bandara Internasional Sepinggan sudah menangani sekitar 6,6 juta penumpang, sehingga melebihi kapasitas. Diharapkan dengan penambahan luas terminal menjadi 110.000 m2, Bandara Internasional Sepinggan dapat menampung hingga 10 juta penumpang per tahun. Bandara Internasional Sepinggan Balikpapan dipastikan menjadi bandara terbesar di kawasan Timur Indonesia. Karena memiliki konsep modern eco-airport, dengan memanfaatkan secara maksimal penerangan sinar matahari, pengaturan konsumsi energi, serta pemanfaatan konservasi air.
"Terdapat pula 11 unit garbarata, 74 check-in counters dan 8 unit conveyor, serta gedung parkir empat lantai yang mampu menampung hingga 2.300 unit kendaraan. Selain itu, bandara ini juga dilengkapi dengan fasilitas modern dan mutakhir, seperti aplikasi Airport Integrated Management System (AIMS) dan HBS (hold baggage screening) level 4,"ujarnya.
Diharapkan ke depan proyek-proyek MP3EI di Kaltim dapat berhasil dan sukses, serta berujung peresmian. Termasuk pembangunan bandara yang dilakukan Pemprov Kaltim di sejumlah daerah.
Apalagi, Kalimantan merupakan daerah yang memiliki SDA yang dapat diandalkan, baik Kaltim, Kalsel, Kalteng dan Kalbar, termasuk Kaltara memiliki keunggulan komparatif dan kompetitif dari daerah lain.
“Yang jelas, saat ini Pemprov Kaltim sedang fokus menyukseskan pembangunan infrastruktur. Karena, percepatan pembangunan pertumbuhan ekonomi tidak akan mungkin berjalan dengan baik. Tanpa kita mendahulukan pembangunan infrastruktur, termasuk pembangunan bandara di masing-masing daerah,” jelasnya.
Bahkan, pembangunan Bandara di Kaltim, Pemprov Kaltim telah mampu menyelesaikan pembangunan bandara, yakni dengan membangun sendiri. Mulai dari pembangunan bandara di Tarakan, Berau dan Sepinggan Balikpapan.
Pembangunan tersebut juga tidak lepas dari dukungan BUMN melalui PT Angkasa Pura. Bahkan, Bandara Internasional Sepinggan Balikpapan akan diperluas, dari panjang  2.500 meter akan ditambah menjadi  3.250 meter. Untuk menyukseskan itu, Pemerintah Daerah sudah berkomitmen untuk membebaskan lahan tersebut dan pembangunan tersebut diserahkan kepada Pemerintah Pusat melalui APBN dan Angkasa Pura.
“Dengan begitu, diharapkan bandara tersebut menjadi kebanggaan kita semua,” jelasnya.
Selain itu, saat ini terminal Bandara Internasional Sepinggan Balikpapan sudah baik, namun yang perlu diperhatikan dan ditingkatkan adalah bagaimana memberikan pelayanan terbaik terhadap masyarakat.
Bahkan jika perlu pelayanan tersebut berkelas dunia. Pelayanan kelas dunia dimaksud adalah, pelayanan yang selalu diberikan kepada masyarakat yang ada Bandara di Eropa, Korea, Hongkong dan Singapura.
“Kita harapkan ke depan PT Angkasa Pura beserta jajarannya, serta maskapai-maskapai penerbangan dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Terutama tidak adalagi kebiasaan-kebiasaan menunda penerbangan atau delay. Termasuk travel-travel dapat disiplin dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,”paparnya. mar

Pemprov Terus Kurangi Angka Pengangguran

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Kaltim masih berada diatas rata-rata nasional. Kondisi pada 2013, TPT Kaltim berada pada posisi 7,94 persen sedangkan rata-rata nasional adalah 6,25 persen pada tahun yang sama. Hal ini menyebabkan pengangguran masih menjadi masalah utama.
Pemprov Kaltim terus berusaha mengurangi angka pengangguran dengan program prioritas pada 2014-2018 membuka sekitar 150 ribu lapangan pekerjaan di berbagai sektor, baik pertanian dalam arti luas, industri eksisting dan pariwisata yang akan menjadi tumpuan perekonomian Kaltim di masa mendatang.
Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak mengungkapkan selain pembukaan lapangan kerja, yang tidak kalah penting adalah bagaimana mencetak wirausaha muda dengan cara memberikan kesempatan belajar secara langsung bagi pemuda usia produktif agar memperoleh pengetahuan, keterampilan dan menumbuhkembangkan jiwa kewirausahaan di lingkungan masyarakat.
“Dengan mencetak seorang wirausaha maka kita sudah membuka lapangan pekerjaan di masyarakat. Bagaimana jika kita bisa mencetak ribuan wirausaha, berarti kita sudah menciptakan lapangan pekerjaan yang cukup besar bagi masyarakat,” ungkap Awang Faroek belum lama ini.
Tidak berhenti sampai disitu, menurut dia, wirausahawan yang telah berhasil terjun di masyarakat diharapkan dapat membentuk kelompok kewirausahaan. Hal ini dimaksudkan melalui kelompok tersebut dapat melakukan kepada wirausaha baru melalui modal yang diberikan pada tiap kelompok.
“Dengan harapan nantinya dapat memunculkan lapangan pekerjaan bagi diri sendiri dan masyarakat luas, sekaligus bisa meningkatkan kesejahteraan bersama. Tentunya kewirausahaan yang selalu mengedepankan mutu dan produktifitas serta dapat mendorong dan mempercepat pengembangan wilayah untuk kemandirian daerah,” jelasnya.
Diketahui, sejak 2011 Pemprov Kaltim telah mencanangkan program pemberdayaan koperasi dan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) melalui Program Gerakan Kewirausahaan Nasional (GKN) dengan harapan dapat menciptakan lapangan kerja baru dan bersaing di era global yang penuh tantangan.
Program-program yang telah digulirkan antara lain program pelatihan bagi 1.200 wirausaha, Seminar Motivasi Kewirausahaan, bantuan peralatan produksi dan sarana pengembangan usaha (motor roda tiga, gerobak PKL (Pedagang Kaki Lima), alat kemasan, mesin produks). john

Setiap PNS Jangan Tolak Diklat

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Plt Sekprov Kaltim H Rusmadi mengatakan, Pemprov Kaltim terus meningkatkan berbagai upaya baik kompetensi maupun kesejahteraan pegawai.
Karena itu dalam meningkat kualitas kalangan pegawai, jangan ada yang menolak untuk   mengikuti Pendidikan dan Pelatihan (Diklat), karena program tersebut  merupakan kewajiban  setiap Pegawai Negeri  Sipil (PNS) dalam rangka mewujudkan kepribadian yang profesional.
"Setiap pegawai  jangan menolak jika ada program diklat, mengingat hal ini sangat penting dan merupakan tuntutan yang mengarah kepada kepada birokrat yang profesional dan berkompeten tinggi," kata Plt sekprov H Rusmadi pada apel pagi di halaman kantor gubernur Kaltim, Senin (24/3).
Karena pada grand desain reformasi birokrasi setiap PNS memiliki posisi dan peranan  yang sama, yang membedakan hanya ruang lingkup saja serta tupoksinya saja. Meskipun berbeda tupoksi tetapi tidak membeda-bedakan justru mengkelompokan agenda tersendiri tugas hanya untuk efektif dalam bekerja.
"Intinya pemprov Kaltim bisa menyelenggarakan dengan baik dan harkat martabat masyarakat juga mampu terangkat," ujarnya.
Lebih terpenting lagi tentunya perubahan mind site yang mudah mengucapkan namun sulit mempraktekkan. Karena sebagai birokrat ada tiga hal yang perlu ada perubahan mendasar jangan sampai sebagai menempatkan pejabat sebagai penguasa dengan  pimpinan minta dilayani tetapi harus melayani.
"Sebagai pimpinan jangan sampai hanya mendengat laporan bapak senang saja, tetapi harus memgerti isi laporan yang terjadi sebenarnya dilapangan sesuai dengan fakta jangan ditutup-tutupi," jelasnya. john

Harga Cabai Tiung di Samarinda Melonjak Tinggi

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Harga Lombok Melonjak naik akibatnya Pedagang yang menjual cabai tiung harganya mencapai dari 40 ribu menjadi 70 ribu perkilogram sejak seminggu ini di Pasar Segiri Samarinda. Naiknya harga cabe tiung dipengaruhi kondisi pertanian di pulau Jawa yang hancur pasca erupsi Gunung Kelud merusak seluruh kawasan pertanian lombok di pulau jawa. Sebagai solusinya, para pedagang pasar di pulau jawa maupun pedagang di Kaltim menyuplai lombok hasil pertanian kawasan Belawan, Sumatera Utara, beberapa kawasan Sulawesi seperti Pare-Pare dan Makassar.
Seorang pedagang lombok di Pasar Segiri, Supardi mengaku, menjual lombok dari daerah tersebut, terpengaruh erupsi merapi dan ongkos transport pendistribusian.
"Karena lombok dari kawasan Belawan, Sumatera dan kawasan Sulawesi disuplai untuk pulau jawa dan Kalimantan pasca erupsi gunung kelud, kebun lombok semua kena abu menyebabkan harga lombok naik dari 40 ribu menjadi 70 ribu perkilogram, ditambah lagi ongkos transport kan lebih jauh. Jika lombok dari kawasan pertanian Jawa normal, begitu pula lombok dikawasan Sulawesi tersedia, maka harga biasanya akan normal", kata Supardi.
Meskipun harga melonjak warga tetap membeli lombok seperti biasanya, karena merupakan salah satu kebutuhan untuk memasak. Sementara untuk harga cabe keriting, cabe besar, berwarna merah maupun hijau dihargai sama 25 ribu perkilogram. Dengan melonjaknya harga cabai tiung diharapkan bisa kembali normal agar masyarakat bisa menikmati kembali.
"kami para pedagang juga berharap kondisi ini bisa normal kembali agar masyarakat bisa membeli dengan harga normal," pungkasnya. aon

Kaltim Siap Gelar UN 2014

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kaltim H Musyahrim  memastikan Kaltim siap menyelenggarakan UN 2014. Kepastian itu didapat setelah mendengar laporan Kepala Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) Prof Edy Tri Baskoro selaku penyelenggara UN pada Rakor Sosialisasi UN se-Kaltim dan Kaltara,
“Prinsinya Kaltim sudah siap. Sekarang tinggal menunggu kedatangan soal dari Surabaya yang diperkirakan tiba 23 Maret ini,” ujar Musyahrim kepada media akhir pekan lalu.
Ditambahkan, kalau soal sudah tiba di Kaltim, soal tersebut disimpan dan didistribusikan menjelang pelaksanaan UN April mendatang. Yakni mulai Maret  untuk daerah susah dijangkau dan H-3 sebelum penyelenggaraan untuk yang dekat seperti Tenggarong, Samarinda, Balikpapan dan Bontang.
Khusus Kecamatan yang masuk sukar dijangkau di delapan Kabupaten/Kota se Kaltim dan Kaltara seperti Nunukan, Malinau, Kubar dan Mahulu, pengiriman soalnnya  dijadwalkan dilakukan 1 Maret ini.
“Ini agar pendistribusian soal tepat waktu. Karenanya dikirim lebih dulu. Soal pendistribusian menggunakan jalur darat, laut atau udara, itu diputuskan PT POS Indonesia. Sebab kita sudah kontrak PT POS untuk pendistribusiannya,” katanya.
Rakor intinya diselenggarakan untuk membahas itu. Melakukan pengecekan kesiapan BSNP dalam pelaksanan UN. Makanya diundang Disdik dan Kemenag agar menyampaikan informasi UN di daerahnya masing-masing.
Edy Tri Baskoro pun membenarkan. Persiapan penyelenggaraan UN 2014 sudah dilakukan sejak September 2013. Manajemen pengelolaannya pun turut diperbaiki.
“Alhamdulilah untuk pengadaan naskas sudah selesai. Hari ini (21/3) sudah mulai didistribusi ke provinsi se-Indonesia. Kaltim rencananya 23 Maret sampai,” katanya.
Menjawab kekhawatiran masyarakat perihal keterlambatan distribusi soal seperti UN 2013, pihaknya memastikan kondisi tersebut tidak mungkin terulang. Sebab, semua tahapannya telah dijadwalkan. “Insya Allah tidak ada masalah,” timpalnya.
Terkait banyak soal, jumlahnya disesuaikan jumlah peserta yakni 183 ribu siswa. Sedangkan jumlah paket soal, sama seperti tahun lalu 20 paket soal.
“Ini untuk membentengi agar siswa bekerja lebih fokus dan percaya diri. Intinya ingin UN dilakukan secara baik, jujur, dan memberikan suasana sejuk. Gilirannya mampu membangun UN berkualitas, bermanfaat dan bermartabat,’ tandasnya.
Sementara, jumlah peserta UN untuk SMP, MTs, SMP Terbuka, SMPLB, SMA/MA, SMALB dan SMK di Kaltim pada tahun ajaran 2013/2014 mencapai 88.078 yang tersebar di 1.213 sekolah di Kaltim.
Rinciannya adalah peserta UN untuk SMA/MA/SMALB sebanyak 19.389 siswa baik dari sekolah negeri maupun swasta yang tersebar di 10 kabupaten dan kota.
Kemudian dari peserta SMK sebanyak 19.684 siswa, dan peserta dari SMP dan yang sederajat mencapai 49.005 siswa baik negeri maupun swasta.
UN untuk SMA, SMK, dan MA baik negeri maupun swasta secara serentak akan digelar pada 14 hingga 18 April 2014, kemudian pelaksanaan UN SMP 5-8 Mei 2014, dan Ujian Sekolah (US) SD pada 19-21 Mei 2014. mar

44 Ribu Surat Suara Rusak di Tarakan

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Meski pelaksanaan pemilihan anggota legislatif sudah menghitung hari, namun berbagai masalah logistik masih terjadi di daerah-daerah, seperti di kota Tarakan Kalimantan Utara,  dilaporkan terdapat 44 ribu surat suara untuk anggota DPR RI dan anggota DPD yang mengalami kerusakan.
Padahal pelaksanaan pemilu legislatif sudah menjadi agenda rutin 5 tahunan,  namun pelaksanaan yang profesional dan bertanggung jawab ternyata belum bisa dilakukan oleh penyelenggara pemilu.
Masih banyaknya cetakan surat suara yang belum standar dan dikategorikan rusak membuktikan adanya kelemahan Komisi Pemilihan Umum sebagai penyelenggara, belum lagi pengiriman surat suara yang tidak sesuai tempatnya seperti yang terjadi di beberapa kecamatan di kabupaten Kutai Barat, meski jumlahnya tidak banyak namun membuat KPU Kaltim terpaksa bertindak cepat dengan memindahkan paket surat suara yang tertukar.
Yang paling menonjol adalah rusaknya 40 ribu surat suara untuk caleg DPR RI dan DPD Kaltim dan Kaltara, kerusakan yang paling dominan adalah kerusakan akibat deredrasi warna di beberapa surat suara yang memperlihatkan warna biru lebih dominan di gambar surat suara dan calon anggota DPD.
Surat suara yang telah dilaporkan kepada kpu pusat, namun hingga saat ini belum ada petunjuk dari kpu pusat terkait kekurangan surat suara untuk pileg di kota tarakan yang memiliki jumlah pemilih 133.889 pemilih
"Kami sudah kirimkan surat suara yang rusak ke KPU pusat, dan saat ini kami masih menunggu surat suara pengganti dari KPU Pusat," kata Nasrudin Komisioner KPU Tarakan saat melakukan Koordinasi dengan Komisioner KPU Kaltim di Samarinda belum lama ini.
Sementara itu Komisioner KPU Kaltim Syamsul hadi mengatakan sedikitnya 128.570 surat suara yang rusak berdasarkan laporan komisioner KPU Kabupaten/kota se Kaltim dan Kaltara.
Syamsul Hadi mengatakan bahwa surat suara yang kurang dan rusak terbanyak di kota Tarakan sebesar 44.094. Berikutnya, di Kabupaten Paser sebanyak 22.630. “Saat ini saya sedang di Jakarta untuk melaporkan kerusakan dan kekurangan surat suara ini ke KPU RI,” kata Syamsul.
Kerusakan dan kekurangan surat suara tersebut lanjut Syamsul sudah direkapitulasi di KPU Kabupaten/Kota. Kerumitan pendataan surat suara yang rusak dan kurang tersebut terletak pada perbedaan surat suara di tiap daerah pemilihan (dapil).
“Karena begini, surat suara yang kurang dan rusak itu berbeda. Ada surat suara DPR RI, DPD RI, DPRD Provinsi, maupun Kabupaten Kota. Untuk DPRD Kabupaten/Kota pun masih dibagi per dapil (daerah pemilihan) lagi. Tapi semua sudah direkap oleh KPU Kabupaten/Kota,” Kata Syamsul.
Syamsul optimis, logistik pemilu yang akan dihelat 9 April mendatang bakal tiba di KPU Kabupaten/Kota tepa waktu.  Pasalnya, desain masing-masing surat suara sudah tersedia di percetakan yang ditunjuk olh KPU RI.
“Karena dipercetakan pasti tinggal print saja, karena desainnya sudah ada. Kita berharap, H-10 sudah bisa diterima Kabupaten/Kota sehingga ada jarak waktu agar KPU di daerah bisa mendistribusikan sampai ke TPS,” kata Syamsul.
Kebanyakan surat suara mengalami kerusakan saat proses pengiriman dari percetakan hingga ke KPU Kabupaten/Kota. “Banyak yang rusak saat pengiriman. Ada yang sobek ada juga yang terlipat,” katanya lagi.
Paling lambat, lanjut Syamsul, seluruh logistik pemilu harus sudah berada di Tempat Pemungutan Suara (TPS), 8 April mendatang. “Semua logistik 8 April sudah harus ada di TPS. Kita berharap proses pencetakan dan distribusi surat suara yang kurang dan rusak ini berjalan tepat waktu,” jelas Syamsul. M4n

Data Surat Suara Kurang dan Rusak
1. Bontang : 2.057
2. Nunukan : 6.231
3. Berau : 1.467
4. Kubar : 1.219
5. Malinau : 1.100
6. Kukar : 18.479
7. PPU : 6.214
8. Bulungan : 2.424
9. Samarinda : 5.585
10. Paser : 22.630
11. Balikpapan : 15.791
12. Tarakan : 44.094
13. KTT : 1.009
14. Kutim : 1.286.

Sumber KPU Kaltim

Kepala PN Dinilai Tak Teliti

Panas, Sengketa Tanah di Jl M Yamin

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Kepala Pengadilan Negeri/PHI/Tipikor Samarinda, Sugeng Hiyanto SH yang sekaligus sebagai Ketua Majelis Hakim dalam kasus perkara perdata No. 50/Pdt.G/2013/PN. Smda, dengan Jehezkiel Rachmad Timotius selaku Penggugat melalui kuasa hukumnya H Idrus Arsuni SH melawan Suryadi dan kawan-kawan, dinilai tidak teliti dalam memberikan keputusan untuk melaksanakan sita jaminan terhadap obyek perkara perdata atas sebidang tanah yang terletak di Jalan M. Yamin Gang Kasturi RT. 27 Kelurahan Gunung Kelua Samarinda.
Hal tersebut diungkapkan H Jahidihin, SH dan Petrus Tiba, SH selalu Kuasa Hukum Suryadi dan kawan kawan, di kantornya Jl. Elang Samarinda, akhir pekan ini.
Menurut H Jahidin SH bahwa surat pemberitahuan pelaksanaan sita jaminan perkara No: 50/Pdt.G/2013/PN.Smda Nomor W18.U1/75/Pdt.01.5/III/2014 yang dikeluarkan tanggal 19 Maret 2014 oleh Panitera, untuk melaksanakan Sita Jaminan terhadap sebidang tanah seluas kurang lebih 11.338 Meter persegi di Jalan M. Yamin Gang Kasturi RT. 27 pada Senin (24/3) diduga ada unsur permainan antara  ketua majelis hakim dengan penggugat.
"Sita jamianan yang dilakukan Panitera PN Samarinda atas perintah Kepala Pengadilan negeri Samarinda yang juga bertindak sebagai ketua majelis hakim dalam perkara tersebut yang diduga adanya suatu permainan yang menyimnpang dari peraturan Undang-Undang. Karena dalam bukti hak kepemilikan tanah dari penggugat semuanya hanya dengan fhoto copy. Tidak satupun bukti sah asli surat yang dilampirkan dipersidangan," ujar H Jauhidin.
Hal ganjil lainnya, lanjutnya, muncul ketika menyampaikan surat eksekusi langsung pada tergugat (ensipal)  yang tidak melalui dan ditembuskan kepada kuasa hukum, karena prinsipal tidak pernah hadir dalam persidangan," jelas H Jahidin.
"Keberatan yang sangat mendasar adalah semua bukti-bukti penggugat adalah semuanya berupa fhoto copy, untuk melaksanakan sita jaminan harus didukung dengan bukti-bukti kepemilikan yang otentik yaitu yang asli namun semuanya hanya fhoto copy, sehingga meminta agar sita jaminan (24/3, Red) besok agar dibatalkan," tegas H Jahidin.
Jaihidin juga mengancam jika pada hari ini tetapkan dilaksanakan eksekusi sita jaminan terhadap obyek tersebut maka akan mengerahkan massa sekitar 200 orang dan melakukan blokade serta menduduki lokasi tersebut.
"Besar kemungkinan akan mengerakan massa untuk melanjutkan aksi demo ke Pengadilan negeri Samarinda," ancam H. Jahidin, sambil menunjukan 14 item daftar bukti surat perkaranya.
Untuk diketahui bahwa daftar bukti surat dalam perkara perdata nomor. 50/Pdt.G/2013/PN.Smda yang dijadikan ketua majelis hakim yang juga kepala pengadilan negeri Samarinda untuk melaksanakan sita jaminan :
1. Surat Tanda Penerimaan Laporan Kehilangan Surat dan Barang No. Pol: S/2389/V/2005/SPK (copy sesuai asli)
2. Uraian / Kutipan (Gambar Kasar) Nomor: 393/K/1974 (copy sesuai asli)
3. Surat keterangan pendaftaran tanah No. Subdita: 472/KSPT/1974, atas nama Jehezkiel Rachmat Timotius (copy sesuai asli)
4. Lampiran Surat Penunjukan Sketsa Lokasi (copy dari copy)
5. Permohonan Pengakuan Hak (hak milik) atas sebidang tanah bekas hak adat yang konversinya belum ditegaskan atas nama Jehezkiel Rachmat Timotius (copy dari copy)
6. Akta Jual-Beli No. 15/AT-T/1974 (copy dari copy)
7.Mohon turunan asli Surat keterangan pendaftaran Tanah No. Subdita: 472/KSPT/1974, tanggal 24 Agustus 1974 dan Gambar Situasi/Uraian 393/K/1974 tanggal 24 Agustus atas nama J Rachmad Timotoius (copy dari copy)
8. Surat BPN mengenai permohonan Turunan Asli Surat keterangan Pendaftaran Tanah No. Subdita: 472/KSPT/1974, tanggal 24 Agustua 1974 dan Gambar Situasi/Uraian 393/K/1974 tanggal 24 Agustus 1974 atas nama J Rachmat Timotis (copy dari asli)
9. Surat pernyataan atas nama Bambang Irawan tanggal 10 Mei 2005 (copy dari asli)
10. Surat pernyataan atas nama Ardiansyah tanggal 10 Mei 2005 (copy dari asli)
11. Surat pernyataan atas nama Suryadi (tergugat I) tanggal 14 Februari 2005 (copy dari copy)
12. Surat pernyataan Fatonah tanggal 16 Januari 2007 (copy dari copy)
13. Putusan Pengadilan Negeri Samarinda no. 03/Pdt.G/2011/PN.Smda tanggal 27 Juli 2011 (copy sesuai asli), dan
14. Putusan pengadilan Tinggi Kalimantan Timur Nomor: 88/PDT/2012/PT.KT.Smda tanggal 20 Nopember 2012 (copy sesuai asli).
"Selain semua bukti surat hanya berupa photo copy saja sehingga kami tegaskan agar sita jaminan yang akan dilaksanakan Senin (hari ini, Red)  nanti agar dibatalkan, lagi pula dalam lampiran copy keterangan akta jual beli adanya rekayasa sebab terdapat dua pembeli," pungkas  Jahidin. tha

Ketahanan Kelaurga Bentuk SDM Berkualitas

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Sekitar 80 persen kemajuan suatu daerah dipengaruhi kemampuan dan kompetensi yang dimiliki sumber daya manusia (SDM), sedangkan ketersediaan sumber daya alam (SDA) hanya 20 persen pengaruhnya terhadap kemajuan daerah.
Guna  mewujudkan SDM yang berkualitas maka diperlukan upaya-upaya membangun ketahanan keluarga yang tangguh dan mandiri. Sebab, dimulai dari lingkup terkecil ini nantinya diharapkan terbentuk  orang-orang yang berdaya saing tinggi dan andal.
“Kaltim  memiliki SDA yang berlimpah seharusnya sudah memiliki SDM yang berkualitas sehingga kemajuan daerah dapat dicapai dengan cepat. Untuk  itulah BKKBN dituntut  melakukan pembangunan ketahanan keluarga melalui  melalui bina-bina keluarga,” kata Kabid Pengandalian Pendudukan  (Dalduk) Perwakilan BKKBN Kaltim, Muhammad Hatta  usai pembukaan acara TOT Bagi Pelatih Ketahanan Keluarga di Samarinda, Selasa (18/3).
Dia  mengatakan BKKBN terus berupaya membentuk ketahanan keluarga sebagai langkah strategi dan  penting  dengan  melakukan pembinaan melalui  Bina Keluarga Balita (BKB) dan Bina Keluarga Remaja (BKR).
Menurut dia,  melalui program KB maka kehidupan berkeluarga dapat  direncanakan  dengan  mengatur jarak kelahiran, jumlah anak dan pembinaan.  Tetapi jika jumlah anak  banyak maka sulit untuk memenuhi kebutuhannya seperti pendidikan, kesehatan, sandang dan pangan.
“Jumlah penduduk banyak jika tidak diimbangi dengan SDM yang berkualitas, maka akan menjadi beban dalam pembangunan. Mewujudkan  SDM  berkualitas harus dilakukan sejak dini bahkan dapat dilakukan sejak dalam kandungan,” katanya.
Sementara itu Kepala Latbang  Husnul Hatimah menambahkan untuk mengembangkan program ketahanan keluarga maka diperlukan kerjasama lintas sektor dan sinergitas yang terkoordinasi dengan mitra kerja.
“Kerjasama lintas sektor sangat menentukan guna meningkatkan koordinasi dalam menyusun perencanaan, pelaksanaan, monitoring dan evaluasi dalam pencapaian program berkaitan kegiatan ketahanan keluarga melalui bina-bina keluarga,” ujar Husnul Hatimah.
Pelatihan bagi pelatih ketahanan keluarga dilaksanakan selama empat hari sejak 18-21 Maret diikuti 25 peserta dengan materi kebijakan dan strategi program Kependudukan, KB dan pembangunan keluarga. john

Disperindagkop Latih Nelayan

Pemanfaatan Buah Mangrove dan Pembuatan Terasi

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM (Disperindakop) Kaltim, dalam rangka pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya hayati, khususnya mangrove (Bakau) yang berada di wilayah pesisir Berau tepatnya di Kecamatan Biduk-Biduk mengelar pelatihan pemanfaatan buah Mangrove untuk dijadikan bahan baku industri dan makanan, sedangkan di kecamatan Batu Putih  pembuatan  terasi berbahan udang dan ikan.
Kepala Disperindagkop dan UMKM Kaltim HM Djailani di sela-sela kegiatan tersebut mengatakan, tujuan kegiatan ini merupakan pelaksanaan program 100 hari gubernur dan wakil gubernur untuk jangka panjang, sebagai perwujudan sinergitas program kegiatan indagkop dalam pemanfaatan hasil pertanian,perkebunan,kehutanan,perikanan dan kelautan yang terintegrasi untuk diolah menjadi industri.
"Khusus pelatihan pemanfaatan buah mangrove dikecamatan Biduk-Biduk sangat tepat, karena potensinya luar biasa dan belum dimanfaatkan secara maksimal bahkan masyarakat setempat belum mengetahui buah mangrove memiliki nilai ekonomi tinggi, baik untuk diolah menjadi makanan dan minuman maupun sumber pangan,"kata Kepala Disperindagkop Kaltim HM Djailani di sela-sela membuka pelatihan tersebut, aula kantor kecamatan Biduk-Biduk, Jumat (21/3).
Pelatihan ini bukan hanya cukup sekali saja namun diharapkan tetap berkesinambungan, kalau pengetahuan masyarakat bertambah tentunya kesejahteraannya akan meningkat," ujarnya.
Menurut dia, selain itu  mangrove mempunyai peranan ekologis, ekonomis dan sosial, yang penting dalam mendukung pembangunan wilayah pesisir karena hutan mangrove akan menjaga kestabilan garis pantai dari abrasi dan erosi serta menjaga kelestarian ekosistem pantai.
Dia juga mengajak masyarakat Biduk-Biduk untuk ikut melestarikan dengan menanam pohon serta lebih memperhatikan kelestarian lingkungan yang kelak manfaatnya akan dinikmati  generasi selanjutnya karena mampu dijaga keseimbangannya.
Karena hutan mangrove juga berfungsi untuk menahan laju tiupan angin kencang dan dapat mensterilkan air laut yang asin menjadi tawar. Oleh sebab itu, ia pun mengajak kepada seluruh pihak untuk selalu menjaga dan kelestarian ekosistem pantai.
Sementara itu Sekretaris Camat Biduk-Biduk Sugitanto mengucapkan terimakasih jajaran Derperindagkop yang peduli dengan masyarakat Biduk-Biduk yang berseedia memberikan ilmu pengetahuan tentang pemanfaatan buah mangrove.
"Masyarakat banyak yang belum tahu manfaat mangrove, sehingga seiring dengan adanya pelatihan ini masyarakat bisa  menjaga pelestarian hutan  mangrove dari kerusakan," ujarnya.
Sedangkan Pelatihan bagi masyarakat tentang pembuatan terasi berbahan ikan dan udang yang digelar balai pertemuan Kecamatan Batu Putih, dengan tujuan untuk mengali potensi daerah berbasis kearifan lokal. Diharapkan dengan pelatihan ini hasil lokal mampu dipasarkan secara luas tentunya harus ada perbaikan-perbaikan dari segi kemasan didesain yang lebih menarik untuk menarik konsumen.
"Terasi produk olahan nelayan baik terasi maupun ikan asin masyarakat Batu Putih sudah terkenal bahkan setiap even HUT kabupaten Berau mengikuti pameranluas, dengan pelatihan ini diharapkan mampu meningkatkan kualitasnya sehingga akan menambah ekonomi keluarga," ujarnya.
Ikan hasil tangkapan nelayan batu Putih  bukan saja bisa diolah menjadi terasi dengan pelatihan ini mampu dihasilkan produk lainnya.Yakni, tepung ikan, empek-empek, ikan asin, pakan ikan, maupun amplang. Oleh karena itu pelatihan ini bukan pertama dan terakhir akan terus memberdayakan para nelayan  untuk mensejahterakan masyarakat.
"Salah satu produk andalan Batu Putih ikan asin jenis belanak prospeknya juga bagus rasanya juga sangat nikmat kalau dikemas dengan menarik tentunya bisa menjadi produk unggulan dan  harga jualnya akan semakin tinggi,"ujarnya.
Ditempat sama Sekretaris Kecamatan Batu Putih Iskandar Dina, merasa tersanjung wilayahnya mendapat pelatihan dan sekaligus dibuka langsung Kepala Perindagkop Kaltim.
"Terimakasih atas kegiatan yang digelar Disperindagkop Kaltim, meskipun lokasi kecamatan Batu Putih berada di pesisir jauh dari ibukota teryata masih mendapat perhatian Pemoprov Kaltim, tentunya dengan pelatihan ini kami manfaatkan sebaik-baiknya untuk meningkatkan eknomi masyarakat" ungkapnya. john

Kuda Lumping dan Goyang Oplosan Dapat Menarik Massa

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Disaat masyarakat saat ini apatis terhadap kampanye yang dilakukan partai politik, kuda lumping dan dangdutan  merupakan cara jitu untuk menghadirkan ratusan masyarakat ke acara kampanye. Tidak hanya orang tua,  anak-anakpun bergembira menghadiri kampanye partai Hanura di desa Sindang Sari kecamatan Makroman kota.
Alunan musik tradisional khas tanah Jawa bergema didesa Sindang Sari Kecamatan Makroman minggu pagi, alunan musik tradisional ini mengiringi seorang pawang yang memegang pecut panjang untuk memanggil  4 anak anak yang membawa kuda lumping untuk melakukan tarian Tradisional dihadapan ratusan masyarakat Sindang Sari .
Tarian kuda lumping bagi masyarakat sindang sari, merupakan kerinduan terhadap tanah kelahiran mereka di pulau Jawa, tanpa harus dikerahkan oleh partai politik, secara sadar mereka mendatangi arena acara yang terletak di lapangan sepak bola  Makroman.
Hal ini tentunya memudahkan bagi para calon legislatif dari partai Hati Nurani Rakyat yang ada di tempat itu, merekapun langsung membagikan kartu nama kepada masyarakat yang datang ketempat itu.
Selain kuda lumping kampanye partai nomor urut 10 ini juga menampilkan acara dangdutan yang saat ini lebih dikenal dengan oplosan, tidak hanya orang dewasa anak- anak pun menyerbu kedepan panggung saat nyanyian dangdut oplosan yang dibawakan artis lokal Samarinda.
Mereka ikut bergoyang, apalagi goyangan dari para penonton mendapat penilaiaan dari para caleg dan diberi hadiah, penontonpun semakin seru mengikuti kegiatan partai Hanura.
Usai bergoyang oplosan pengurus dan masyarakat pun berbaur makan bersama, para caleg Hanura kembali punya punya cara yang unik untuk memancing masyarakat, merekapun rela membakar ikan yang mereka bawa untuk disiapkan kepada masyarakat yang ad adi lokasi kegiatan kampanye partai Hanura.
Tidak hanya itu warga juga diperkenankan meminta pentolan yang ada didalam arena kampanye secara gratis karena semua dibayar oleh pengurus partai Hanura.
Ketua partai DPD Partai Hanura Herwan Susanto mengatakan bahwa cara ini dilakukan untuk menunjukan bahwa partai Hanura sangat menghormati para pemilihnya.
"kami menghormati masyarakat, dari itu kami datang ketempat ini untuk menghibur masyarakat, kami juga menjadi pelayan masyarakat ini membuktikan bahwa caleg partai Hanura siap melayani masyarakat 5 tahun kedepan," kata Herwan.
Herwan mengatakan bahwa caleg partai Hanura tidak akan memberi uang kepada masyarakat karena dengan memberi uang berarti caleg tidak menghormati pemilih,justru dengan menggunakan politik uang hati nurani masyarakat dilecehkan.
"Saya mengajak seluruh masyarakat Samarinda menjadi saudara, karena dengan memberi dukungan kepada caleg Hanura berarti kita menjadi Saudara, artinya kapan saja masyarakat mau bertemu caleg Hanura akan disediakan waktu, apalagi jika Hanura menang di Makroman," Kata Herwan Susanto.
Bagaimanapun cara yang dilakukan partai politik tidak berpengaruh banyak terhadap perolehan suara partai, namun citra para caleg selama ini dimasyarakat yang menjadi tolak ukur terpilih atau tidaknya mereka. M4n

Adira Ajak 1001 Konsumen Nonton MotoGP di Sepang

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Siapa sangka dengan kredit kendaraan di Adira Mulai 1 maret hingga 31 Agustus 2014 mendatang akan berkesempatan menyaksikan para jago balap motor Grand Prix beradu kecepatan di Sepang Malaysia.
Menyaksikan Jorge Molenzo, Marc Markues, hingga sang legenda Valentino Rossi beradu balap tentunya suatu mimpi yang menjadi kenyataan dari itu Adira Finance perusahaan  pembiayaan terpercaya ingin mewujudkan mimpi tersebut melalui program "Adira X-tra bonus 2014" 1001 MotoGP Sepang.
Program "Adira X-tra bonus 2014" 1001 MotoGP Sepang merupakan apresiasi PT Adira kepada para konsumen yang sudah mempercayakan kredit kendaraan bermotor dan kredit maxi kepada Adira Finance.
Hal ini diungkapkan Kepala kantor wilayah PT Adira Kalimantan Sugeng kepada Poskota Kaltim di kantornya belum lama ini.
Sugeng menjelaskan bahwa para Konsumen yang bekesempatan memenangkan Grand Prize menonton langsung MotoGp di Sepang Malaysia adalah konsumen yang mengajukan kredit baru mulai periode 1 Maret -31Agustus 20014 untuk mobil atau motor baik baru maupun bekas serta kredit maxi.
Setelah periode tersebut berakhir Adira akan mengadakan pengundian yang disaksikan oleh notaris untuk menentukan 1001 pemenang Grand Prize. Dan seluruh pememang akan meyaksikan MotoGP Sepang, Malaysia pada bulan Oktober 2014.
Sugeng menegaskan bahwa program ini merupakan lanjutan program Adira Xtra bonus "Goes to Old Trafford" pada tahun 2013. pada saat itu animo masyarakat pecinta bola di kota Samarinda sangat luar biasa.
Belajar dari pengalaman itu lanjut Sugeng Pt Adira kembali membuat program yang sama yang intinya kembali memberi kesempatan kepada konsumen dengan kesempatan yang lebih besar yaitu melalui program 1001 paket perjalanan nonton MotoGp Sepang.
"Meski programnya sama, namun pada tahun ini kesempatan para konsumen jauh lebih besar," kata Sugeng.
Melalui program Adira X-tra bonus ini, adira ingin memberikan customer experience ,dimana hal tersebut merupakan perwujudan tema 2014 "together we go to the next level through customer engagement".
Pada kesmpatan itu adira juga memperkenalkan tagline yang baru "Sahabat Setia Selamanya". Melalui tagline baru ini tentu saja konsumen akan semakin banyak mendapatkan keuntungan ,antara lain proses yang mudah dan cepat,asuransi perlindungan diri ,ragam alternatif pembayaran cicilan , tersedia ratusan cabang ,serta kesempatan memperoleh keuntungan tambahan lainnya.
Dengan didukung oleh ribuan karyawan dari jaringan usaha di berbagai daerah ,kami yakin program Adira X-tra Bonus 2014 "1001 MotoGp Sepang" berjalan dengan baik,"jelas Sugeng.
"Yang pasti kami berharap ada konsumen dari Kaltim atau dari Samarinda yang bisa berangkat ke Sepang Malaysia," kata Sugeng. Ike

UPTD PKHL Terus Pantau Perkembangan Titik Api

Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan di Kaltim

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Kepala Unit Pelayanan Teknis Dinas Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (UPTD PKHL) Kaltim Edi Yudsar mengatakan, pihaknya terus mengintensifkan program pencegahan kebakaran hutan dan lahan. Upaya yang dilakukan diantaranya secara berkala memantau perkembangan titik api (hotspot) di berbagai daerah.
“Kami secara rutin tiap minggu melakukan pemantauan lapangan dan melalui satelit. Untuk pemantauan di lapangan, kita telah membentuk kelompok masyarakat pemantau api di setiap Kabupaten/Kota hingga desa yang beranggotakan masyarakat setempat.” terang Edi Yudsar saat menjadi narasumber dialog interaktif Kominfo  beberapa hari lalu.
Upaya untuk pencegahan kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kaltim, setiap kelompok masyarakat pemantau api dibekali alat-alat manual pemadaman api. Tujuannya agar dapat segera melakukan tindakan ketika menemukan titik api.
“Alhamdulillah tahun ini titik apinya menurun.Ini sesuai dengan target yang disusun dalam program pemerintah. Meskipun ada titik api, namun hanya terjadi di hutan atau lahan yang dekat aktivitas manusia. Dengan luasan yang tidak begitu besar, yakni 1 hingga 2 hektare,” ujarnya.
Edi menambahkan, disetiap kabupaten, kota sudah ada kelompok masyarakat pemantau api terdiri 10 orang. Tugasnya melakukan gerak cepat untuk memadamkan jika ada titik api dan melapor pada UPTD PKHL Kaltim maupun instansi terkait di daerah setempat untuk kemudian segera ditanggulangi.
"Daerah yang tinggi jumlah titik api diakibatkan aktivitas manusia. Seperti pertambangan batubara, pembukaan lahan dengan membakar, maupun keteledoran masyarakat yang beraktivitas di sekitar hutan. Kesadaran masyarakat terlihat baik untuk mendukung pencegahan kebakaran hutan dan lahan,"tandasnya.
Dijelaskan, meskipun luasan titik api yang ada tidak terlalu besar namun bisa berdampak kebakaran jika kemarau dan kekeringan. Berbeda ketika musim penghujan, luasan titik api hanya 1 hingga 2 hektare dan tidak berdampak kebakaran. Bantuan masyarakat juga sangat besar dengan kepedulian terhadap api.
“kita menghimbau agar masyarakat waspada. Bisa saja, karena menganggap remeh malah menjadi petaka sehingga merugikan orang lain. Untuk itu, masyarakat harus waspada terhadap kebakaran hutan dan lahan,” pungkasnya. mar

RSUD AWS Siap Berikan Layanan Pemungutan Suara

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Wakil Direktur  Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Wahab Sjahranie (RSUD AWS)  Bidang Pengembangan Usman Lahjie mengatakan, RSUD AWS  Samarinda siap menyukseskan pemilu legislatif dan presiden 2014. Rumah Sakit milik Pemprov Kaltim ini dipastikan memberikan pelayanan pemungutan suara bagi pasien dan keluarga pasien di lingkungan RS pada tanggal 9 April mendatang.
“Ruangan sudah dipersiapkan seperti tahun lalu (Pemilu gubernur 2013,Red). Untuk pelayanan publik yang mengakomodir 600 pasien kelas menengah beserta keluarga, maupun ruang pivate untuk 200 lebih pasien pavilion,” jelas Usman Lahjie ketika dikonfirmasi  tentang kesiapan sukseskan pemilu akhir pekan lalu.
Ditambahkan fasilitasi ruang pemungutan suara dilakukan dalam rangka menyukseskan penyelenggaraan pemilu. Khususnya sebagai upaya meningkatkan partisipasi pemilih dengan mendekatkan bilik suara dengan pasien maupun keluarga pasien yang mendampingi di RS.
"Dengan total 801 tempat tidur, dipastikan Pemilu mendatang berpotensi kehilangan suara dari pasien dan keluarganya.Dengan fasilitasi ruangan khusus Pemilu diharapkan menekan angka golput di Kaltim, khususnya Samarinda,"ujarnya.
Terkait jumlah TPS, Usman belum menyebut berapa TPS yang disediakan untuk mengakomodir pasien dan keluarga yang ingin menyalurkan hak suaranya.
“Yang jelas untuk pelayanan umum tanggung jawabnya ada pada Bidang Keperawatan beserta para perawatnya. Sedangkan ruangan private tanggung jawabnya langsung di bawah Wadir Pelayanan,” sebutnya.
Ditanya soal ruangan khusus yang disediakan bagi peserta Pemilu yang gagal terpilih, Usman mengaku AWS telah mempersiapkan ruangan khusus bagi calon depresi.
“Silahkan memanfaatkan ruang medical cek up yang telah kita siapkan. Tentunya dengan pelayanan terbaik dari segi peralatan dan tenaga kesehatannya,” tandasnya. mar

Gara-Gara Uang Rp 200 Ribu, Sopir Mobil 'Gelap' Dianiaya

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Gara-Gara uang Rp 200 ribu, seorang sopir mobil 'gelap' menjadi korban penganiayaan oleh rekannya sendiri. Ridwansyah (43) warga Jl Melawai Bontang Selatan dianiaya Awi di Jl Yos Sudarso, Kamis (20/3) sekitar pukul 08.30 Wita. Saat ini pelaku belum berhasil ditangkap. Aparat kepolisian masih terus melakukan pencarian.
Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini, awalnya Ridwansyah mau pergi ke warung kopi. Dalam perjalanan, Ridwansyah dipanggil Awi. Dan, secara tiba-riba Awi langsung memukul korban dengan tangan kosong sebanyak 3 kali. Ridwansyah pun melaporkan kejadian itu ke Kapolsekta KP3.
Dalam laporannya, Ridwansyah menceritakan bahwa pelaku memiliki hutang sebesar Rp200 ribu. Dan pelaku telah membayar Rp100 ribu. Nah, saat korban menagih sisa hutang, justru pelaku langsung memukuli korban.
Kapolsek KP3 Kompol Suko membenarkan kalau pihaknya telah menerima laporan korban. Dan beberapa saksi juga telah dimintai keterangannya. "Saat ini kami masih mengejar pelaku," ungkapnya. opi

Praktisi Humas Harus Pahami 8 Asas Penulisan

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Dalam bagian menunjang kegiatan kehumasan di lingkup instansi pemerintah maka praktisi humas atau tenaga kehumasan perlu memahami dan mengerti terhadap delapan asas penulisan dan presentasi humas.
Kedelapan asas itu yakni  jujur dan terbuka serta transparan, seimbang dan profesional, komunikatif dan etis serta berkualitas. Hal tersebut disampaikan Eko Susanto selaku narasumber pada Sosialisasi penulisan dan presentasi kehumasan instansi pemerintah.
Menurut staf Biro Humas dan Protokol Setdaprov Kaltim ini, kedelapan asas penulisan itu sangat strategis dalm menunjang dan keterampilan agar menghasilkan produk yang  mudah dipahami publik sehingga terbangun publisitas, citra dan reputasi yang baik.   
“Setiap tenaga kehumasan harus mengerti dan memahami dasar-dasar penulisan dan presentasi humas dengan melakukan proses belajar kehumasan secara berkelanjutan,” kata Eko Susanto di Ruang Serbaguna Gedung Korpri Kaltim, Kamis (20/3).
Selain itu, terdapat 23 produk naskah kehumsan yang harus dipahami praktisi atau tenaga kehumasan. Diantaranya, siaran pers atau press release sebagai produk untuk menyebarkan informasi kepada publik melalui media massa baik cetak maupun elektronik.
Berita sanggahan (counter release) yang merupakan siaran (release) yang dibuat praktisi atau tenaga kehumasan  untuk menanggapi atau membantah sebuah informasi (berita) dengan maksud menjaga nama baik instansi pemerintah.
Pariwara (advertorial) merupakan iklan yang dikemas dengan gaya penyajian berita atau feature di dalam jurnalisme. Jenis tulisan ini berisikan pesan atau informasi  dengan perspektif pemerintah selaku pembuat pesan.
“Ketiga jenis produk tulisan ini harus mempu dikuasai praktisi atau tenaga kehumasa. Selain, penulisan artikel, surat dan surat klarifikasi, gambaran data dan lembar fakta, penulisan feature, laporan tahunan  dan kalawarta,” jelas Eko Susanto.
Termasuk dokumen teknis serta brosur, buku pedomen, usulan kegiatan, naskah pidato dan naskah iklan, profil instansi dan naskah poster (billboard dan bulletin billboard), laporan teknis dan pelaporan serta penulisan untuk media sosial, jurnal serta publikasi ilmiah.
Sementara itu Sekretaris DP Korpri Kaltim H Syarifudin mengemukakan sosialisasi atau bimbingan teknis penulisan dan presentasi kehumasan instansi ini guna meningkatkan kemampuan dan keterampilan tenaga humas instansi pemerintah lingkup Pemprov Kaltim.
“Perlu adanya perubahan paradigm dimana selama ini kita terbiasa denga budaya lisan atau bicara diubah ke budaya tulisan. Sehingga, tenaga humas wajib mengerti dan memahami pola penulisan yang baik dan benar sesuai etika penulisan,” ujar Syarifuddin.
Sosialisasi penulisan dan presentasi kehumasan instansi pemerintah diikuti 120 peserta terdiri dari 14 Dewan Pengurus Korpri kabupaten dan kota se-Kaltim dan Kaltara serta pengurus unit Korpri SKPD lingkup Pemprov Kaltim dan instansi vertikal. mar

Bawaslu Puji Pemprov Soal Sosialisasi Pemilu

Diskusi Bulanan Pemprov Kaltim dengan Media Massa

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Hairul Akbar menyatakan berterimakasih atas partisipasi yang dilakukan Pemprov Kaltim dalam mensosialisasikan pemilihan umum (Pemilu) 2014 di daerah ini yang serentak dilaksanakan 9 April 2014 untuk pemilihan legislatif dan 9 Juli 2014 pemilihan presiden.
Hal ini menunjukkan bahwa Pemprov Kaltim sangat mendukung proses penyelenggaraan Pemilu di daerah ini. Diharapkan, dengan adanya sosialisasi yang dilakukan Pemprov Kaltim mampu meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menentukan pilihan calon legislatif dan presiden.
“Terbukti ketika salah satu pimpin Bawaslu Pusat ke Kaltim tepatnya di Samarinda, dia merasa kagum melihat sejumlah atribut pengumuman tentang Pemilu yang semua itu di pasang oleh Pemprov Kaltim. Karena itu, kami sangat berterimakasih kepada Pemprov Kaltim atas dukungan tersebut,” kata Hairul Akbar saat menjadi pembicara di diskusi bulanan Pemprov Kaltim dengan Media Massa tentang Sukses Pileg dan Pilpres 2014 di Kaltim yang dilaksanakan di Diskominfo Kaltim, Kamis (20/3).
Melalui dukung Pemprov Kaltim, mulai dari pengumuman dengan menggunakan spanduk dan umbul-umbul serta baliho, diharapkan hal ini dapat maksimal dalam menggiring masyarakat untuk tidak golput ketika pemilihan dilaksanakan.
Selain itu, dia mengatakan pelaksanaan pemilu legislatif tersisa beberapa minggu lagi, diharapkan kesiapan KPU Kaltim dapat lebih baik, sehingga pelaksanaan berjalan lancar dan tertib.
“Yang jelas Ketua KPU Kabupaten/Kota se Kaltim sudah dilantik dan kota suara juga telah ada diharapkan hal ini dapat mendukung kemudahan pelaksanaan pemilu nanti,” jelasnya.
Guna menyukseskan penyelengaraan tersebut, diharapkan sosialisasi dan koordinasi dengan kabupaten/kota terus dilakukan KPU Kaltim, termasuk dengan pemerintah setempat.
Sementara itu, Wadir Pengembangan Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Wahab Sjahranie (RSUD AWS) Usman Lahjie ketika menghadiri diskusi tersebut mengatakan, RSUD AWS telah siap untuk menyukseskan penyelenggaraan pemilu di rumah sakit, yang dilakukan oleh pasien rawat inap.
“Ada lima titik yang kami siapkan, yakni di Paviliun Sakura, Paviliun Teratai dan tiga di kelas I, II dan III. Sementara, untuk kesiapan ruang bagi calon legislatif yang diduga stres pasca pileg sudah ada. Ruang fisioterapi juga sudah disiapkan. Hal ini sama dengan periode yang lalu,” jelasnya.
Kepala Dinas Kominfo Kaltim H Abdullah Sani diwakili Kabid Dokumentasi dan Informasi Hendro Prasetyo mengatakan tujuan dari diskusi diharapkan dapat menambah wawasan seluruh media di Kaltim jelang penyelenggaraan Pemilu.
“Diharapkan masyarakat dapat mengetahui penyelenggaraan Pemilu yang disampaikan media massa, sehingga tingkat golput di Kaltim dapat berkurang,” jelasnya. mar

Kaltim Harus Pertahankan Bukan Penyumbang Asap

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Gubernur Awang Faroek Ishak menegaskan, masalah asap dan kebakaran hutan sempat menjadi masalah serius dan menimbulkan keprihatinan nasional dan internasional. Oleh karena itu  kita menargetkan Kaltim  harus mampu mempertahankan dan  kebanggaan menjadi daerah bukan penyumbang asap kebakaran hutan dan lahan.
“Kebanggaan yang sudah diperoleh selama 10 tahun ini harus tetap dipertahankan. Bahkan harus menjadi perhatian serius pemerintah bersama semua pemangku kepentingan terkait,” tegas Awang Faroek Ishak pada  Peringatan Hari Bhakti Rimbawan ke 31 tingkat Kaltim di Halaman Kantor Gubernur, beberapa hari lalu.
Melalui momentum hari bhakti rimbawan ini, diharapkan menggugah kesadaran semua pihak untuk menjaga dan melestarikan hutan. Baik hutan untuk budidaya, budidaya non kehutanan serta hutan konservasi atau hutan lindung dan hutan rakyat. Terlebih, Pemprov Kaltim mencanangkan program Kaltim Green yang bermakna kebijakan pembangunan berwawasan lingkungan.
"Oleh Karena itu, kita  mengingatkan semua perusahan di sektor pemanfaatan hutan dan hasil hutan untuk tidak membuka lahan dengan membakar. SKPD terkait bertanggung jawab melakukan pengawasan dan memastikan tidak ada pemanfaatan hutan dengan cara dibakar,"ujarnya.
Selain itu lanjutnya, kita  juga siap memberikan tindakan tegas bagi perusahaan yang melanggar aturan yang ada, dengan sengaja mambuka lahan dengan membakar, maka sanksi akan menunggu.
“Kita akan audit dibawah koordinasi Itwil (Inspektorat Wilayah) Kaltim untuk menindak tegas itu. Baik perorangan maupun swasta, kita akan proses secara hukum. Paling tidak diberikan sanksi hingga pencabutan izin operasionalnya sebelum diproses secara hukum,” katanya.
Menurutnya, moratorium pemberian izin baru yang dilakukan Pemprov Kaltim untuk menertibkan penggunaan hutan secara bijak. Kondisinya, terjadi tumpang tindih perizinan lintas sektor dan terjadi kerusakan lingkungan akibat kurangnya kesadaran perusahaan melakukan tanggung jawab reklamasi (menutup kembali) dan revegetasi (pemulihan) lahan pasca aktifitas produksi.
“Eksploitasi boleh, tapi jangan lupa tanggung jawab terhadap kelestarian lingkungan. Dalam mining agreement (perjanjian tambang) usaha pertambangan menjadi tanggung jawab perusahaan reklamasi dan revegetasi. Nyatanya banyak yang tidak bertanggung jawab,” sebutnya.
Pun demikian dengan usaha perkebunan. Secara target pertumbuhan,  sektor ini melampaui target 1 juta hektare yakni mencapai 1,3 juta hektare. Tapi tanggung jawabnya bagaimana kelestarian lingkungan dan jaminan kesejahteraan masyarakat di sekitarnya melalui perkebunan plasma.
Karenanya, Gubernur beserta jajarannya bertekad terus menyosialisasikan ajakan kepada seluruh mayarakat untuk menjaga hutan. Ini agar hutan terus dikelola, direboisasi dan dlindungi.
“Sedangkan rimbawan diminta melakukan kegiatan sebagaimana mestinya, menjadikan hutan sebagai pemenuhan kehidupan. Yakni pembangunan yang memakmurkan, tapi tetap menjaga kualitas lingkungan hidup,” serunya.
Sementara Kepala Dinas Kehutanan (Dishut) Kaltim, Chairil Anwar mengatakan, larangan membuka lahan dengan cara membakar wajib dipatuhi perusahaan perkebunan dan indutri. Secara tegas ada sanksi yang mengatur itu.
“Keberhasilan beberapa tahun ini selain karena kesadaran, juga meningkatkan peran evaluasi terhadap titik hotspot atau sebaran api di Kaltim. Di samping memang cuacanya mendukung. Tidak ada kemarau panjang yang menjadi pemicu kebakaran hutan dan lahan,”pungkasnya. mar

Ketua KPU Kota Samarinda Digilir Setiap Tahun

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Untuk pertama kalinya di Indonesia, mekanisme penentuan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) dilakukan secara bergantian alias bergilir, sehingga setiap Komisioner Komisi Pemilihan Umum memiliki hak untuk menjadi Ketua.
Sehingga proses penentuan Ketua Komisi Pemilihan Umum Kota Samarinda tidak berlangsung lama. 5 Komisioner KPU memutuskan untuk menggilir jabatan ketua KPU secara bergantian setiap tahunnya.
Ramaon denov komisioner KPU Kota Samarinda yang dihubungi poskota Kaltim mengaku bahwa sistem penentuan ketua secara bergiliran itu sudah merupakan kesepakatan para Komisioner KPU Kota Samarinda.
"Kita tidak mau proses penentuan ketua nantinya berimbas dengan terganggunya tahapan tahapan pemilu, dari itu kami sepakat penentuan ketua akan di gilir," kata Ramaon melalui telpon selulernya kamis malam (20/3) kemarin.
Pelaksanaan Pemilu yang kurang dari dua minggu lanjut Ramaon , lebih penting untuk disiapkan ketimbang kita mempersoalkan siapa yang memimpin KPU.
"Tanggung jawab pelaksanaan pemilu bukan hanya ketua saja yang berperan, namun juga seluruh komisioner KPU guna suksesnya pemilu," tegasnya.
Sementara itu Walikota Samarinda Syaharie Jaang yang menerima Komisioner KPU Samarinda periode 2014-2019 di rumah jabatan Walikota Jl S Parman Samarinda mengatakan bahwa keputusan para Komisioner KPU tersebut bukti bahwa mereka sudah sepakat untuk sama-sama merasakan tanggung jawab yang sama untuk rasa kebersamaan dan soliditas di tubuh KPU Samarinda
"Saya kagum dan salut dengan sistim pembagian jabatan ketua ini, jadi sama-sama merasakan tanggung jawab yang sama untuk rasa kebersamaan dan soliditas di tubuh KPU Samarinda," kata Jaang usai menerima komisioner KPU di kediamannya.
Jaang mengaku salut dengan sistim penentuan ketua KPU Samarinda periode ini, dimana ketua digilir bergantian setiap tahun, dan itu sudah ditetapkan gilirannya masing-masing, jadi semua anggota komisioner KPU Samarinda kebagian menjabat sebagai ketua.
Dan ini katanya baru ada di Samarinda, karena selama ini baik di KPU pusat, KPU Propinsi dan KPU Kabupaten/Kota di Indosesia belum ada yang menerapkan sistim seperti itu.
"Ini patut diapresiasi dan dicontoh bagi KPU daerah lain, rasa kebersamaan itu yang penting dalam mengemban tugas," ujarnya menambahkan.
Untuk tahun 2014, yang ada dua agenda Pemilu, Pileg dan Pilpres jabatan ketua dipegang Imam Ardiansyah, selanjutnya tahun 2015 yang ada agenda Pemilukada Walikota, untuk ketua akan dijabat Ramaon Dearnof Saragih, selanjutnya tahun ketiga 2016 ketua KPU Samarinda dijabat Mukhasan Ajib, tahun 2017 ketua Dwi Haryono, dan terakhir tahun 2018 sampai selesai ketua akan dijabat Tri Wahyuni.
Syaharie Ja'ang berpesan, agar dalam menjalankan tugasnya sebagai penyelengara Pemilu selalu berpegang pada aturan dan undang-undang yang berlaku, dan berharap pada tahun 2014 ini dengan 2 agenda Pemilu akan berjalan lancar aman, damai, jujur dan adil. M4n

Kampanye Parpol Dilarang Ajak Anak-Anak

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Masa kampanye terbuka digelar 12 Parpol peserta Pemilu 2014 dilarang keras melibatkan anak-anak dibawah umur untuk ikut secara langsung dalam aktivitas politik. Hal itu sesuai UU Nomor 8 Tahun 2012 dan Peraturan KPU Nomor 1 Tahun 2012. Demikian diungkapkan Ketua Panwaslu Samarinda Asmadi Asnan.
"Kami hanya ingatkan Parpol agar tak libatkan atau mengajak anak-anak ikut kampanye," kata Asmadi.
Namun, ia juga mengakui aturan tersebut tak memberi sanksi tegas, melainkan hanya sanksi administrasi saja.
"Jangan sampai 12 Parpol mengajak anak-anak ikut kampanye. Karena aturannya sangat lemah, Parpol hanya terancam sanksi administrasi. UU ini sangat lemah dan dibuat Parpol. Seharusnya, pemerintah serius dan memberi efek jera bagi Parpol yang melanggar, tentunya UU yang harus dipertegas," katanya.
Disebutkan, sejak masa kampanye dimulai pantauan beberapa titik lokasi kampanye tak ditemukan pelanggaran. Meski Panwaslu akan melakukan pengawasan hingga proses penyelenggaraan pesta demokrasi berakhir.
"Ini sudah menjadi tugas kami, kami akan mengawal tahapan kampanye hingga selesai," ujarnya.
Selain itu juga Asmadi mengingatkan kepada warga yang mempunyai anak hendaknya menitipkan ketempat pengasuh anak atau kesanak saudaranya. Asmadi menilai bahwa hendaknya partai politik juga melakukan persiapan terhadap tempat penitipan bagi anak di sekitar lokasi kampanye. Hal itu menurutnya untuk mewujudkan kampanye ramah anak dan menghindarkan anak melihat tontonan, atraksi politik, agitasi, fitnah hingga kampanye hitam dalam kampanye.
"Saat ini parpol juga belum ada yang memiliki program yang peduli terhadap perlindungan anak," pungkasnya. aon

Total Investasi Dua Sumur Baru Blok Mahakam Rp 2 Triliun

SAMARINDA, Poskota Kaltim
PT Total Indonesie E&P akan mengoperasikan dua sumur baru yang akan beroperasi pada Juni 2014 nanti di Sisinubi 2b dan peciko 7b di Blok Mahakam, Kalimantan Timur. Membuka sumur minyak itu Total mengeluarkan investasi mencapai US$ 2 miliar atau setara dengan Rp20 triliun (kurs Rp10.000/dolar).
"Sekarang sedang berlangsung pengeboran mudahan berjalan lancar dan diperkirakan Juni nanti sudah produksi," kata Kristanto Hartadi, Head Department Media Relations PT Total Indonesie, Selasa, 18 Maret 2014.
Menurut dia, pembukaan lapangan baru ini dilakukan dalam upaya menahan penurunan produksi di Blok Mahakam. PT Total kata dia tetap akan mempertahankan produksi gas mencapai 1.760 MMSCFD (juta kaki kubik). Sementara untuk produksi minyak dan kondensat perusahaan Perancis ini mencapai 66 ribu - 67 ribu barel per hari.
Dua sumur baru tersebut menurut dia akan mampu memproduksi masing-masing untuk lapangan Sisinubi sebesar 350 MMSCFD. Sementara untuk lapangan Peciko memproduksi mencapai 170 MMSCFD. "Untuk sisanya, tetap kami produksi dari sumur-sumur yang sudah ada," kata dia.
Memproduksi dari dua sumur baru ini PT Total memulai sejak 4 tahun lalu. Menurut dia dalam setahun Total melakukan pengembangan sumur baru sebanyak 100. Selain itu Total juga melakukan perawatan terhadap 1.000 sumur yang sudah ada.
PT Total Indonesie E&P memasuki masa habis kontrak dengan Pemerintah Indonesia. Sesuai kontrak, PT Total akan berakhir pada tahun 2017. PT Total telah mengajukan perpanjangan produksi sejak Juni 2013. Tapi sampai sekarang keputusan belum diterbitkan pemerintah.
PT Total kata Kristanto Hartadi sudah bersiap investasi US$ 7,3 miliar atau setara dengan 75 triliun jika pengelolaan Blok Mahakam tak diberikan ke pihak lain. "Semua tergantung Pemerintah Indonesia," kata dia. M4n

Jaringan Narkoba Indonesia-India Terbongkar di Samarinda

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Badan Narkotika Nasional (BNN) Kaltim bekerjasama dengan Kantor Pos dan Bea Cukai membongkar jaringan narkoba internasional, India-Indonesia.
Seorang warga Indonesia di Samarinda Anis Yunita (AY) ditangkap setelah menerima kiriman paket berupa sabu-sabu seberat 157,25 gram dari India yang dikemas dalam paket aksesories di kantor pos Samarinda belum lama ini.
Kepala BNN Provinsi Kaltim Kombes Pol Agus Gatot Purwanto mengatakan penangkapan dilakukan setelah tersangka Anis Yunita mendatangi kantor pos untuk mengambil paket yang ditujukan kepada dirinya. Menurut Agus Gatot pengambilan paket harus di sertakan dengan identitas berupa Kartu Tanda Penduduk (KTP).
"Setelah dua jam, Anis Yunita tiba ke kantor Pos Samarinda membawa KTP untuk mengambil kirimannya, setelah itu kami tangkap," kata Agus Gatot Purwanto kepada wartawan di dampingi Indra Gautama Sukiman, Plt Kepala Kantor Bea Cukai Samarinda dan Manajer Operasional Kantor Pos Besar Samarinda, Wahdinie,  Selasa, (18/3) kemarin.
Dari paketan yang dikirim melalui Pos Indonesia terekam identitas Ching Muan Kim mengirim paket dari Negara India ke Indonesia dengan tujuan Anis Yunita di Jalan Pangeran Suryanata Komplek Batu Putih Samarinda. Paketan tersebut berisi berbagai aksesories yang didalamnya terselip tiga bungkus sabusabu.
Temuan ini berawal kecurigaan pihak pos Indonesia atas paket tersebut. Setelah diperiksa secara seksama ditemukan tiga bungkus alumunium foil berisi serbuk kristal berwarna putih yang diduga narkoba.
Setelah dilakukan pengujian menggunakan Narcotest diketahui serbuk kristal tersebut merupakan methamphetamine atau sabu sabu.
Paket dari India ini diketahui tiba di Jakarta pada 4 Maret 2014 dan tiba di Pos Samarinda pada 11 Maret 2014. Hanya berselang dua hari Anis Yunita ditangkap.
"Perkenalan keduanya terjadi 22 Oktober 2013 saat berlibur ke Yogyakarta hingga bertukar nomor telepon. Dari hubungan ini mereka berkomunikasi dan lebih dekat," kata Agus Gatot.
Lebih jauh Gatot menyatakan pihkanya masih terus mengembangkan kasus ini untuk mengetahui adanya pihak lain yang terlibat.
"Namanya jaringan tak mungkin beroperasi sendirian," kata dia.
Dengan barang bukti yang ada, Anis Yunita terancam pidana yang dijerat dengan Undang-Undang nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.
Disinggung Motif peredaran Narkoba Internasional ini Agus mengatakan bahwa pria asing khususnya pria yang berasal dari India dan Asia Timur mengincar wanita-wanita Indonesia untuk diperalat oleh jaringan Internasional peredaran narkoba.
"Diduga mereka menggunakan wanita Indonesia untuk memperlancar distribusi barang haram ini masuk ke Indonesia. Modusnya adalah mereka pacaran dengan wanita Indonesia kemudian mereka meminta sang wanita untuk mengirikmkan barang yang mereka kirin dari negarannya ke alamat lain yang dituju," kata Agus.
Tersangka lanjut Agus sudah 3 kali menerima kiriman paket dari warga negara India, paket kiriman yang tiba dari India ini kemudian dikirimkan kembali ke Jakarta. "Mengenai siapa yang menerima kiriman dari tersangka, masih dalam penyelidikan," kata Agus. M4n

Produksi Batu Bara di Kaltim Meningkat

SAMARINDA, Poksota Kaltim
Pelaksana Tugas Sekprov Kaltim H Rusmadi  mengatakan, kondisi Sumbe Daya Alam ( SDA) khususnya  batu bara  di Kaltim produksinya mengalami peningkatan yang cukup signifikan, dari 2009 sebesar 21,87 milyar ton meningkat menjadi 32,26 miliar ton di 2013. Sedangkan cadangan batu bara juga mengalami peningkatan dari 2009 sebesar 5 milyar ton meningkat menjadi 9,52 miliar ton pada 2013.
"Pengelolaan pertambangan batu bara di Kaltim saat ini dikelola oleh perusahaan pertambangan PKP2B (Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batu Bara) sebanyak 33 perusahaan yang beroperasi di wilayah Kaltim dan Kaltara, dimana lima perusahaan masih dalam tahap eksplorasi, tiga perusahaan dalam tahap konstruksi dan 25 perusahaan tahap operasi produksi," kata Rusmadi pada Rapat Koordinasi dan Supervisi atas Pengelolaan Pertambangan Mineral dan Batu Bara di Kaltim,  belum lama ini.
Ditambahkan, Izin Usaha Pertambangan (IUP) batu bara yang diterbitkan oleh bupati dan walikota di Kaltim dan Kaltara sebanyak 1.424 IUP yang terdiri atas, tahap eksplorasi sebanyak 792 IUP dan tahap operasi produksi sebanyak 471 IUP.
"Berdasarkan data dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), perusahaan yang telah dinyatakan Clear And Clean (CNC) sebanyak 550 IUP. Hal ini disebabkan diantaranya terdapat permasalahan tumpang tindih penerbitan IUP,"ujarnya.
Menurutnya, dalam rangka tertibnya kegiatan usaha pertambangan di Kaltim, Pemprov telah melakukan moratorium IUP sesuai surat Gubernur Kaltim Nomor 180/1375-Hk/2013 tertanggal 25 Januari 2013. Moratorium itu meliputi,
penghentian sementara proses perizinan, bupati/walikota wajib melakukan audit terhadap semua perijinan yang sudah diterbitkan, dan hasil audit tersebut disampaikan kepada Gubernur sebagai bahan pertimbangan pemberian advis/rekomendasi.
“Saat ini, bupati/walikota juga telah melakukan langkah-langkah untuk menerbitkan perizinan, yaitu Samarinda telah mencabut sebanyak 11 IUP, Paser mencabut 3 IUP, Kutai Kartanegara mencabut 27 IUP yang palsu, Penajam Paser Utara mencabut 3 IUP dan Kutai Timur mencabut 7 IUP. Kita harapkan pencabutan IUP itu berdampak positif pada kegiatan pertambangan batu bara di Kaltim,” tandasnya.
Rusmadi menjelaskan keberadaan perusahaan pertambangan batu bara di Kaltim cukup memberikan andil dalam pembangunan. Karena, sampai saat ini masih pembangunan daerah masih bertumpu pada sektor pertambangan, namun demikian pengelolaan usaha pertambangan bukan berarti tanpa kekurangan.
Hal ini senada dengan beberapa temuan BPK, dimana masih terdapat beberapa kewajiban yang belum dipenuhi yakni pembayaran iuran tetap dan royalti batu bara. Untuk itu diusulkan agar pemerintah pusat membuat suatu kebijakan pembayaran iuran tetap dan royalti tersebut dilakukan dengan menggunakan sistem online, guna meminimalisir terjadinya utang oleh perusahaan.
“Diharapkan kepada para bupati/walikota untuk mendukung adanya sistem online terhadap pengelolaan data kegiatan pertambangan di Kaltim, sehingga apa yang selama ini kita inginkan, yaitu masyarakat yang mendapatkan keadilan dan kesejahteraan,” pungkas Rusmadi. mar

Masih Banyak 'PR' Pemprov Kaltim Belum Selesai

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Gubernur Kaltim  H Awang Faroek Ishak menyatakan bahwa Kaltim masih memiliki pekerjaan rumah yang belum diselesaikan. Karena, masih ada program pemerintah daerah yang belum selesai. Misal, pembangunan Bandara Samarinda , Pelabuhan hingga Jalan Tol.
Menurut dia, membangunan Kaltim untuk semua terus dilanjutkan. Karena, Kaltim ingin terus melakukan pembangunan yang inklusif atau merata di Kaltim.
“Saya berharap pembangunan secara berkelanjutan terus dilakukan. Karena itu, melalui Musrembang bersama-sama menentukan wajah Kaltim pada 2018. Yang jelas, kita semua bertekad untuk membangun Kaltim lebih baik lagi. Jadi, apapun yang menjadi kritikan bagi Pemprov Kaltim harus diterima dengan baik,” kata Awang Faroek Ishak di Musrembang Kaltim dalam rangka penyusunan RPJMD Kaltim 2013-2018 di Lamin Etam Samarinda, Selasa (18/3).
Dia mengatakan, penyusunan RPJMD tersebut akan menjadi visi dan misi Gubernur dan Wagub Kaltim ke depan. Termasuk Bupati dan Walikota se Kaltim, yang disahkan dalam Peraturan Daerah (Perda) di Kaltim. Bahkan hal itu menjadi bagian visi dan misi seluruh rakyat Kaltim.
Pemprov Kaltim berkeinginan menumbuhkembangkan rasa kebersamaan tersebut, sehingga masyarakat merasa memiliki tanggungjawab yang sama. “Sejak saya dan Wagub Kaltim Mukmin Faisyal di lantik Menteri Dalam Negeri, bahwa Pemprov Kaltim bertekad menyelesaikan program yang direncanakan secara bersama. Karena, sesuai Undang-Undang yang berlaku, bahwa setelah 6 bulan Gubernur dan Wagub dilantik, maka penyusunan RPJMD harus ditetapkan,” jelasnya.
Karena itu, dari Musrembang tersebut, saat ini Pemprov Kaltim dalam proses menuju penetapan RPJMD. Menurut dia, menyusun RPJMD Pemprov Kaltim berpedoman dalam visi dan misi yang diinginkan, yakni berkeinginan mewujudkan rakyat Kaltim yang sejahtera, merata dan berkeadilan.
Penetapan visi dan misi tersebut tentu melalui pemikiran yang sangat mendalam, strategis dan berdasarkan kajian-kajian yang ilmiah. Termasuk berdasarkan evaluasi capaian program yang telah dilaksanakan selama lima tahun yang lalu.
“Yang jelas melalui visi dan misi Kaltim maju 2018 diharapkan rakyat betul-betul sejahtera. Karena itu, perubahan harus dilakukan, mulai dari sistem sosial, politik, ekonomi, pertanian, pendidikan dan kesehatan hingga teknologi. Bahkan, kita harus berpikir secara menyeluruh agar bisa mengatasi permasalahan yang terjadi di daerah,” jelasnya.
Sebab, perubahan pembangunan perlu ada proses yang dilakukan. Karena itu, ke depan Pemprov Kaltim dan Kabupaten dan Kota ke depan harus fokus dalam peningkatan kesejahteraan rakyat, termasuk peningkatan daya saing ekonomi. Termasuk terus berupaya melakukan peningkatan perbaikan infrastruktur, serta mewujudkan pemerintahan yang dapat dipercaya, bersih dengan tata kelola pemerintahan yang baik.
Jika berkaca pada program kerja lima tahun yang lalu, Kaltim telah sukses dalam mewujudkan SDM yang berkualitas. Sebab, hal ini sesuai dengan pengakuan yang disampaikan Kementerian Pendidikan.
“Kita diakui telah mendukung program pemerintah pusat, yakni melaksanakan alokasi anggaran pendidikan 20 persen, peningkatan kesejahteraan dan kualitas guru telah dilakukan, serta pemberian beasiswa yang besar juga dilakukan selama lima tahun yang lalu,” jelasnya.
Bahkan, dalam tata kelola pemerintahan yang baik, Kaltim meraih peringkat pertama tata kelola pemerintahan yang baik se Indonesia selama lima tahun berturut-turut. Termasuk TEPPA Kaltim terbaik se Indonesia dan Keterbukaan Publik, Kaltim juga menjadi terbaik pertama se Indonesia, serta Opini BPK RI tentang pengelolaan keuangan daerah, Kaltim meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).
“Ke depan Kaltim berupaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional dan transparan terhadap kepentingan publik. Sehingga pada 2014 Pemprov Kaltim bertekad mewujudkan peningkatan kinerja dan prestasi serta betul-betul menindak tegas terhadap pemberantasan korupsi di daerah,” jelasnya. mar

Investor Malaysia Melirik Kaltim

Silahkan Tanam Modal Kami Siap Layani

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Kaltim memiliki Sumber Daya Alam (SDA) yang melimpah dan pemerintah akan menjamin keamanan bagi investor yang akan berinvestasi di daerah ini.
Mendapat respon positif para calon investor salah satunya rombongan dari Serawak  Malaysia yakni dari Borneo Dayak Forum yang didampinggi pengurus Pusaka Kaltim melakukan dialog bersama Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak di ruang rapat kantor gubernur, Senin (17/3).
Pada kesempatan itu gubernur mengatakan, Kaltim pada proyek MP3EI masuk kedalam koridor ketiga dan menjadi pusat lumbung energy. Hal tersebut karena Kaltim memiliki potensi sumber daya energi yang melimpah. Seperti batu bara, coal bed methane (CBM), minyak bumi dan gas. Belum lagi potensi perkebunan sawit, perikanan dan pertanian serta sektor lainnya.
"Kaltim melaksanakan pembangunan yang fokus pada pembangunan infrastruktur, kualitas sumber daya manusia, dan pertanian dalam arti luas. Silahkan para investor berinvestasi dan kami siap membantu dengan segala kemudahan dan pelayanan yang terbaik”, kata Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak dihadapan para rombongan.
Dengan kondisi ini, Kaltim menjadi incaran bagi para investor karena dapat memberikan jaminan stabilitas keamanan yang kondusif, kepastian hukum dan kemudahan dalam pengurusan ijin.
Kaltim juga telah mempersiapkan dua klaster industri, yakni kawasan industri berbasis gas dan kondensat di Bontang, dan kawasan industri berbasis pertanian dan oleochemical di Maloy Kutai Timur, juga dipersiapkan menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Maloy Trans Kalimantan Economic Zone (MTKEZ).
"Prospek yang sangat cerah  untuk berbisnis di Kaltim silahkan memilih untuk berinvestasi," ajak Gubernur.
Sementara itu Kepala Rombongan Presiden Dayak  Nasional Kongres juga Ketua Borneo Dayak Forum Mengga Mekui mengatakan, tujuannya ke Kaltim selain silaturahmi dengan warga dayak baik di Kaltim maupun di Indonesia juga mencoba peluang-peluang bisnis di Kaltim.
"Tentunya kalau cocok tentu kami akan bergabung dengan organisasi disini salah satunya Pusaka serta berbisnis yang masih terbuka di Kaltim," kata Mega Mekui dengan dialek khas Malaysia.
Peluang bisnis yang akan dijajaki yakni jalan Tol Samarinda-Balikpapan, pembangkit listrik kemudian pabrik semen juga batubara, maupun taman hiburan bagi keluarga.
"Setelah ini kami akan pulang ke Malaysia guna membicarakan lebih lanjut untuk berinvestasi di Kaltim," ujarnya.
Dia juga sangat bangga bisa bertemua dengan gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak yang sangat luar biasa, orang ramah dan sangat ramah dengan siapa saja.
"Kami sangat senang diterima pejabat nomer satu Kaltim dengan ramah serta sangat jelas memberikan peluang-peluang usaha di Kaltim kami dan rombongan merasa tersanjung," ungkap Mengga Mikui. john

Dispora Gelar Pelatihan Kewirausahaan Pemuda

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Untuk mengatasi masalah pengangguran di Kaltim Pemprov Kaltim melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim mengelar pelatihan kewirausahaan pemuda dengan cara memberikan kesempatan belajar secara langsung bagi pemuda usia produktif agar memperoleh pengetahuan, keterampilan, dan menumbuh kembangkan jiwa kewirausahaan.
Demikian dikatakan  Staf Ahli gubernur Kaltim Bidang Ekonomi Pembangunan dan Keuangan H Budi Pranowo mewakili Gubernur Kaltim H Awang Faroek Ishak saat membuka Pelatihan Kewirausahaan Pemuda di Samarinda, Selasa (18/3).
Dijelaskan, melalui pelatihan ini agar para pemuda memiliki sikap sikap mental kreatif, inovatif, profesional, bertanggung jawab, serta berani menanggung resiko dalam mengelola potensi diri dan lingkungannya sebagai bekal untuk peningkatan kualitas hidupnya nanti.
Setelah mengikuti kegiatan pelatihan ini diharapkan, para peserta dapat membentuk kelompok wirausahaan dengan modal yang diberikan pada tiap kelompok yang nantinya dapat memunculkan lapangan pekerjaan bagi diri sendiri dan masyarakat luas, sekaligus bisa meningkatkan kesejahteraan bersama.
Untuk mendukung kewirausahaan di Kaltim , Pemprov Kaltim sejak 2011  telah mencanangkan program pemberdayaan koperasi dan UMKM melalui Program Gerakan Kewirausahaan Nasional (GKN) dengan harapan dapat menciptakan lapangan kerja baru dan bersaing di era global yang penuh tantangan.
Program-program yang telah digulirkan antara lain Program Pelatihan bagi 1.200 Wirausaha, Program Seminar Motivasi Kewirausahaan, Bantuan Peralatan Produksi dan Sarana Pengembangan Usaha seperti; motor roda tiga, gerobak PKL, alat kemasan, mesin produksi dll. Kemudian ada Program Bantuan Sosial  dan Perkuatan, Bantuan Kredit/Dana Bergulir, Kredit Usaha Rakyat (KUR), Program Kemitraan dan Bina Lingkungan, Program Pembiayaan melalui Corporate Social Res-ponsibility (CSR) dan PNPM Mandiri.
Sementara itu Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim H Sigit Muryono mengatakan  tujuan pelatihan ini agar terbukanya minat dan wawasan generasi muda Kaltim dalam berwirausaha, sehingga terbuka lapangan kerja baru dan berkurangnya angka pengangguran dan kemiskinan.
"Melalui pelatihan ini akan  memberi kesempatan kerja baru akan lebih terbuka dan jumlah pengangguran muda bisa ditekan," ujarnya.
Saat ini lanjut Sigit tidak sedikit anak muda yang menganggur dan pihaknya mengajak   para pemuda untuk berani mandiru untuk berwirausaha dengan memnciptakan usaha ekonomi kreatif.
Karena menjadi wirausahawan muda yang sukses tentu diperlukan semangat dan keyakinan kuat untuk memulainya, jangan sampai setelah mengikuti latihan berhenti begitu saja, tetapi harus segera berbuat untuk mencapai kesuksesan.
Pelatihan yang berlangsung muklai 17 -22 April ini diikuti 27 para peserta  diharapkan mampu memiliki keberanian dan keyakinan untuk membangun usaha mereka dan sukses. Mereka akan dilatih oleh instruktur dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora)  dan beberapa contoh pengusaha muda sukses yang ada di Kaltim. john

Sekitar 8.748 Orang Masih Cari Pekerjaan

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Saat ini sekitar 8.748 orang pencari pekerjaan di Samarinda. Dari data tersebut didapat dari jumlah warga yang sudah mengurus Kartu Kuning atau disebut juga Kartu AK-1, namun  hingga kini belum mengembalikannya ke Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Samarinda.
Kepala Seksi Penyaluran Tenaga Kerja Disnaker Samarinda Gaimah mengatakan, jumlah ini sudah menurun bila dibandingkan tahun 2013 lalu yang mencapai 10 ribu lebih pencari kerja.
"Tinggal 8.748 karena sudah banyak yang bekerja," kata Gaimah.
Sementara itu, Kepala Disnaker Samarinda Sucipto Wasis mengatakan, untuk mengatasi pencari kerja pihaknya sudah melakukan berbagai kegiatan. Mengatasi pengangguran bukan hanya dengan menempatkan seseorang pada satu tempat kerja melainkan juga dengan membuka lapangan kerja baru. Ia juga menghimbau agar setiap pencari kerja tidak memandang sebelah mata dunia wira usaha. Dalam beberapa hal, pelaku wira usaha mempunyai penghasilan yang lebih besar dari pada bekerja di perusahaan.
"Selain itu, kita memberikan keterampilan sehingga dia bisa mandiri bekerja," kata Wasis.
Untuk bisa diterima di dunia kerja tidak cukup hanya bermodalkan ijazah. Tapi juga diperlukan kecerdasan inteletual, kematangan emosional dan spritual.
"Pintar pun kalau tidak didukung kepiawaian dalam membawa diri di lingkungan kerja atau pun masyarakat juga nggak berhasil juga," ujarnya.
Oleh sebab itu diharapkan semua masyarakat yang belum memiliki pekerjaan harus mempunyai keterampilan lebih agar bisa membuka usaha sendiri. aon

MUI Kaltim Ajak Masyarakat Tidak Golput

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Kaltim  H Hamri Haz  mengajak masyarakat yang sudah terdaftar  kiranya tidak Golput (Golongan Putih), tetapi dapat menggunakan hak pilihnya dengan baik pada pelaksanaan pencoblos suara  Pemilu Legislatif  yang dilakukan serentak diseluruh tanah pada tangga 9 April mendatang. Ini untuk menentukan masa depan dan nasib bangsa.
“Hindarilah pemikiran Golput. Sebab seolah tidak mau ikut dalam usaha meningkatkan kesejahteraan umat di Indonesia,” ucap Hamri Haz pada acara Kaltim Berdoa Menyukseskan Pileg dan Pilpres 2014-2019 di Lamin Etam, beberapa hari lalu.
Menurut Hamri Haz, memilih pemimpin yang beriman, hukumnya wajib guna menegakkan Imamah (kepemimpinan) dan Imaroh (pemerintahan). Agar tercipta keteraturan di masyarakat dalam mewujudkan cita-cita bersama yaitu kemaslahatan umat. Pemilu sendiri merupakan rangkaian keinginan bangsa dalam meningkatkan kehidupan bernegara yang ditetapkan  Undang-Undang (UU). Oleh karena itu, Pemilu adalah kewajiban seluruh rakyat Indonesia termasuk di Kaltim yang wajib  memilih.
"Kita  juga meminta kepada tim sukses calon anggota legislatif  tidak melakukan pembodohan  masyarakat. Caranya tidak memberikan sogokan, iming-iming hadiah atau memberikan uang kepada masyarakat untuk  mempengaruhi pilihan. Dan  kepada seluruh masyarakat jangan tertarik dengan slogan dan rayuan apalagi sampai tergoda politik uang sehingga memilih bukan yang berkompeten namun yang menguntungkan, Sebagai umat beragama, dianjurkan pada saat memilih hendaklah berdoa meminta calon terbaik, terpercaya, memiliki konsep dan program yang bisa meningkatkan martabat kehidupan bangsa di masa yang akan datang,"papar Hamri Haz
Sementara Ketua KPU Kaltim Ida Farida mengatakan, Pemilu adalah sarana mewujudkan kedaulatan rakyat. Penyelenggaraan pemilu menjadi harapan masyarakat untuk membentuk pemerintahan sah yang bertujuan mensejahterakan masyarakat. Partisipasi masyarakat menjadi poin penting dalam menciptakan pemilu yang jujur, adil dan berhasil. Serta menunjukkan demokrasi semakin tampak di Indonesia terutama di Kaltim.
“Untuk mewujudkan hal tersebut partisipasi rakyat adalah kunci keberhasilan pelaksanaan pemilu,” kata Ida Farida
Menurut Ida, menjadikan rakyat sebagai pemilih yang mandiri dan cerdas memerlukan pendidikan politik yang memberdayakan rakyat untuk berperan aktif dalam seluruh proses tahapan pemilu. Partisipasi rakyat didasarkan pada pemahaman, pengetahuan dan kesadaran sebagai pemilih dan menggunakan hak pilihnya secara kritis, mandiri dan cerdas.
“KPU Kaltim terus berupaya melaksanakan tahapan Pemilu dari kampanye hingga penghitungan suara dengan transparan. Dan peran masyarakat untuk mengawasi setiap tahapan Pemilu sangaat penting,” tandasnya.
Ida juga berharap partai politik dapat mengikuti aturan yang berlaku agar pelaksanaan tahapan kampanye berjalan lancar. Harapannya pelaksanaan pemilu 2014 menghasilkan pemimpin bangsa yang dapat diharapkan masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan.
Berdasarkan data KPU, keseluruhan jumlah TPS yang tersebar di seluruh wilayah Kaltim & Kaltara sebanyak 8651 buah. Dengan jumlah pemilih 2.847.865 suara. mar

Ada Sabu di Mobdin KPU Kaltim?

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Polisi menemukan alat hisap narkoba jenis sabu-sabu saat menggeledah mobil dinas komisioner KPU Kaltim yang dirusak orang tak dikenal Minggu (16/3) malam sekitar pukul 23.00 WITA. Alat hisap yang terbuat dari botol air kemasan itu langsung diamankan bersama barang bukti pengrusakan mobil berupa batubata yang ada di dalam mobil.
"Ya kami diberitahu polisi ditemukan piped di dalam mobil, tapai itu milik siapa saya tak tahu," kata Sekretaris KPU Kaltim, Syarifudin Rusli, Senin (17/3) kemarin.
Syarifudin Rusli mengatakan informasi tersebut dia peroleh dari stafnya yang sebelumnya diberitahu oleh anggota polisi. Dari informasi yang dihimpun, benar polisi mengamankan alat hisap sabu sabu dari dalam mobil tersebut. Tapi menurut Syarifudin Rusli mobil dinas saat terjadi pengrusakan bukan dalam penguasaan komisioner KPU Viko Januardhy, sebagai peminjam pakai mobil dinas.
Temuan ini dibantah oleh Kepala Polres Kota Samarinda Komisaris Besar Antonius Wisnu Sutirta saat memberikan keterangan kepada media. "Itu ga ada, tidak ada," kata Wisnu Sutirta.
Polisi saat ini kata dia tengah melakukan penyelidikan atas kasus pengrusakan mobil dinas. Mobil dirusak orang tak kenal saat parkir di dalam kampus Universitas Mulawarman (Unmul) Samarinda. Mobil alami pecah kaca bagian depan dan ban depan sisi kanan kempes.
Ditanya menyangkut motif pengrusakan berkaitan dengan Pemilu 2014, Wisnu belum bisa memastikan. Menurutnya penyelidikan masih berjalan dan polisi masih meminta keterangan dari berbagai pihak.
"Masih melakukan penyelidikan, informasi lebih lanjut akan kami kabari," kata dia. M4n

Mobil Dinas KPU Kaltim Dirusak

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Mobil Dinas komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kaltim Viko Januardhy dirusak orang tak dikenal, Minggu (16/3) malam sekitar pukul 23.00 WITA. Polisi masih menyelidiki motif pengrusakan mobil plat hitam dengan nomor polisi KT 2272 BZ ini.
Mobil Kijang Krista berwarna biru ini mengalami pecah kaca bagian depan. Pengrusakan diketahui saat mobil parkir di lingkungan Universitas Mulawarman Samarinda.
Kepala Polres Kota Samarinda, Komisaris Besar Antonius Wisnu Sutirta mengatakan polisi hingga kini masih melakukan penyelidikan. Dari rusaknya mobil diduga pengrusak melemparkan batubata ke kaca depan dan mengempesi ban depan bagian kanan.
"TKP pengrusakan depan Radio Metro Unmul, pelaku masih belum diketahui. Kami masih lakukan penyelidikan," kata Antonius Wisnu Sutirta, Senin, (17/3) kemarin.
Ditanya soal pengrusakan terkait dengan Pemilu 2014 yang tinggal sebulan lagi, Wisnu menyatakan belum bisa dipastikan. "Kami belum bisa memastikan, ini dalam penyelidikan, masih kami dalami," kata dia.
Sementara Sekretaris KPU Kaltim ditemui terpisah, Syarifudin Rusli membenarkan jika mobil yang kini distia polisi tersebut adalah mobil dinas komisioner KPU Kalimantan Timur. Mobil milik Pemda itu dipinjam pakaikan kepada salah seorang komisioner, Viko Januardhy.
Saat pengrusakan menurut dia mobdin tersebut tidak dalam penguasaan Viko Janardhy. "Jadi mobil itu dipinjamkan kepada temannya saat pengrusakan," kata Syarifudin Rusli.
Meminjamkan mobil dinas tanpa restu menurut dia adalah pelanggaran. Sebagai aset pemerintah daerah kata dia tidak bisa dipindahtangankan tanpa adanya restu.
"Dipinjamkan boleh saja asal untuk alasan yang jelas, kalau tak ada itu melanggar," kata dia.
Proses penyelidikan, polisi telah memeriksa Syarifudin Rusli, Viko Januardhy. "Saya diperiksa untuk memastikan itu milik KPU atau bukan," kata dia.
Syarifudin mengatakan tidak tahu alasan peminjaman begitu pula keberadaan mobil tersebut parkir hingga larut malam. "Jangankan teman, keluarga seperti anak dan istri saja kalau mau pinjam mobdin harus ijin," kata dia. M4n

Wawali: Jangan Mudah Terima Proyek Multiyears

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Sedikitnya 4.000 lebih usulan skala prioritas memerlukan suntikan dana tahun anggaran  2015 melalui proses pembahasan  yang terkoordinasi antara Bapedda dan SKPD melalui penyelenggaraan forum SKPD yang berlangsung  10 Maret lalu.
Dari jumlah kegiatan tadi dibutuhkan Rp 6 trilyun yang diusulkan untuk didanai dari APBD Kota, Provinsi maupun nasional  dengan tetap mempertimbangkan prediksi pendapatan Pemkot Samarinda tahun 2015.
Dalam kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Daerah tingkat kota  yang dibuka Wakil Walikota Samarinda Nusyirwan Ismail, di aula Rumah Jabatan Wali Kota, Senin (17/03) kemarin,  usulan tersebut  akan dibahas  kembali selama dua hari untuk  menyusun rencana kerja  pemerintah daerah sekaligus bahan penyususnan APBD Kota Samarinda tahun 2015.
Kepala Bapedda Samarinda Ismansyah saat menyampaikan pemaparan, 4.000 usulan tadi hasil dari musrenbang tingkat kelurahan dan kecamatan yang dilaksanakan bulan lalu, tujuannya untuk menyelaraskan aspirasi masyarakat dalam mencapai konsistensi dan sinkronisasi program kegiatan pembangunan .
Sementara Nusyirwan menilai Musrenbang akan berjalan baik apabila ada partisipasi masyarakat melalui aspirasi yang disampaikan untuk menyusun rencana kerja pemerintah.
Dikatakannya partisipasi masyarakat merupakan indikator utama keberhasilan pembangunan.”Tapi, tidak semua aspirasi tadi harus diakomodir, Karena kita mesti melihat kekuatan anggaran Pemkot.” bebernya.
Untuk itu, ia meminta kepada SKPD agar bisa tajam melihat aspirasi yang menjadi prioritas. Wawali juga mengingatkan kepada instansi  yang menangani proyek atau pekerjaan multiyears dari tahun 2010 ke 2015 agar harus bisa selesai dengan batas waktu yang telah ditentukan. ”Karena etika pemerintah yang baik tentunya tidak melemparkan kewajiban pekerjaan berikutnya kepada periode selanjutnya,” sebut wawali.
Sebelumnya, Ismansyah juga mengutarakan selama empat tahun berjalan kepemimpinan Syaharie Jaang bersama Nusyirwan Ismail sudah terlihat peningkatan kesejahteraan masyarakat, diantaranya dari penurunan angka pengangguran pada tahun 2012 mencapai 9, 71 persen sedangkan  tahun 2013 diprediksikan mencapai 9,3 persen. Angka kemiskinan sebelumnya tahun 2011 mencapai 4.3 persen, di tahun 2012 turun jadi 4.1 persen. Selain itu, indeks pembangunan manusia yang mengalami peningkatan hingga mencapai 78, 26, sambung Ismansyah juga menjadi ukuran atas tingkat kesejahteraan masyarakat yang relative bagus. M4n

Gubernur Intruksikan Seluruh Kepala Daerah

Antisipasi Kebakaran hutan dan pencegahannya

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Gubernur Kaltim  H Awang Faroek Ishak memberikan instruksi kepada seluruh bupati/walikota di Kaltim dan Kaltara untuk segera melakukan kesiap-siagaan dan tindakan, terlebih untuk menghadapi musim kemarau khususnya dalam mengatasi kebakaran hutan.
"Kami sudah mmenginstruksikan agar kabupaten/kota dapat melakukan mitigasi dan operasi darat apabila terdapat titik api dan segera memadamkannya. Selain itu, kepada semua perusahaan kehutanan, perkebunan dan pertambangan diimbau untuk tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar,"kata Awang Faroek Ishak belum lama ini.
Selain itu Awang Faroek juga meminta agar bupati/walikota segera menginstruksikan kepada instansi terkait untuk dapat melakukan operasi yustisia (penegakan hukum) terhadap pembakar hutan dan lahan yang menyebabkan bencana asap.
Selanjutnya, water resources management segera dikongkritkan kepada perusahaan-perusahaan yang berkaitan dengan perkebunan, kehutanan dan pertambangan serta lainnya, agar segera membuat embung-embung air di wilayah kerjanya dalam mengantisipasi musim kemarau sebulan atau dua bulan kedepan.
“Jangan lupa kepada masyarakat, laporkan dengan segera setiap kejadian bencana asap (kebakaran hutan dan lahan) kepada Gubernur Kaltim melalui BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kaltim (Pusdalops) dengan SMS/call centre 08115844722, untuk segera ditindaklanjuti,” kata Awang Faroek.
Hasil rapat kerja nasional (Rakernas) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menempatkan Kaltim sebagai salah satu dari sembilan provinsi di Indonesia yang memiliki high risk (resiko tinggi) terjadinya bencana kebakaran lahan dan hutan akibat perubahan iklim.
Sementara itu Kepala Badan Penanggulangan Bencana daerah (BPBD) Kaltim H Wahyu Widhi Heranata, mengatakan, hasil Rakernas BNPB baru lalu menyebutkan Kaltim  masuk dalam salah satu dari sembilan provinsi yang memiliki kerawanan terhadap bencana kebakaran lahan dan hutan. Dan BPBD Kaltim telah mengumpulkan BPBD kabupaten dan kota se-Kaltim dan Kaltara untuk mempersiapkan langkah antisipasi guna pencegahan dan penanggulangan jika terjadi kasus bencana kebakaran lahan dan hutan di daerah. Terdapat beberapa kabupaten yang terindikasi berpotensi dan memiliki resiko tinggi terhadap bencana kebakaran. Diantaranya, Kabupaten Kutai Timur, Kutai Kartanegara, Bulungan dan Paser.
"Namun, dari daerah-daerah tersebut yang sudah melakukan langkah-langkah antisipasi bahkan siap melaksanakan penanggulangan apabila terjadi bencana kebakaran lahan dan hutan adalah Kabupaten Kutai Timur dan Paser,"ujarnya.
Ditambahkan, walaupun sudah diindikasikan beberapa daerah berisiko tinggi dan berpotensi terjadinya kebakaran lahan dan hutan. Namun, secara keseluruhan setiap daerah baik kabupaten maupun kota mempersiapkan diri untuk melakukan langkah-langkah antisipasi.
"Khususnya melalui institusi yang terkait BPBD dan pemadam kebakaran untuk meningkatkan kualitas dan kemampuan para petugas di lapangan serta memberikan dukungan sarana dan prasarana atau peralatan pemadaman," pungkasnya. mar

Gubernur Ajak Pemilih Pemula Gunakan Hak Pilihnya

Sukseskan Pemilu Pileg di Kaltim

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Gubernur Kaltim H Awang Faroek Ishak mengajak seluruh  pemilih pemula yang sudah terdaftar untuk menggunakan  hak pilihnya pada pelaksanaan pemungutan suara Pemilu Pileg tanggal 9 April mendatang, saya selalu katakan, rugi anda jika tidak menggunakan hak pilih. Karena menggunakan hak pilih itu adalah hak asasi yang paling asasi yang ada pada diri kita.
"Jadi jika tidak memilih itu rugi. Bayangkan kita harus menunggu lima tahun lagi untuk menggunakan hak pilih kita. Jadi jangan Golput (Golongan Putih) pinta Awang Faroek Ishak  kepada media usai acara “Kaltim Berdoa” di Pendopo Lamin Etam yang disiarkan secara langsung oleh TVRI Nasional pada Sabtu (15/3) malam lalu.
Awang Faroek mengatakan pengalaman melaksanakan Pemilihan Umum (Pemilu) legislatif dan pemilu presiden dan wakil presiden lima tahun lalu dengan baik dan lancar, mendorong dan memacu Kaltim untuk semakin memiliki persiapan matang menuju Pileg dan Pilpres 2014 ini.
“Saya sangat berharap pengalaman lima tahun yang lalu kembali terulang. Pada 2009 kita telah berhasil melaksanakan Pemilu legislatif dan presiden dengan baik dan lancar. Suasana aman, damai dan tenteram Kaltim sudah terbukti,”ujarnya.
Menurut dia, tidak hanya bisa mempertahankan suasana kondusif di Kaltim lima tahun lalu, namun juga pesta demokrasi lima tahunan untuk memilih pemimpin bangsa dan negara ini diharapkan lebih berkualitas. Dalam artian, ujar dia, penyelenggaraannya bersih dan sesuai aturan perundangan.
“Asas Luber (Langsung Umum Bebas dan Rahasia) dan Jurdil (Jujur dan Adil) harus betul-betul dapat kita laksanakan. Dan yang terpenting tingkat partisipasi masyarakat untuk menggunakan hak pilih semakin meningkat,”tandasnya.
Awang Faroek menjelaskan berdasarkan hasil survei, tingkat partisipasi masyarakat dalam pemilu di Kaltim diprediksikan sekitar 70 persen. Untuk meraih hasil tersebut, diperlukan kerja keras dari seluruh pemangku kepentingan pemilu, untuk terus bersosialisasi di lingkungan masyarakat Kaltim dan Kaltara. Karena, pemilu legislatif akan digelar pada 9 April 2014 ini.
“Melalui momentum “Kaltim Berdoa”, semua pemangku kepentingan marilah perbarui tekad dan semangat untuk menyukseskan pemilu di Kaltim. Semoga kesejukan dan suasana damai yang selama ini terwujud di seluruh wilayah Kaltim dan Kaltara semakin memperkokoh persatuan dan kesatuan diantara semua penduduk, khususnya sebagai umat beragama maupun sebagai warga masyarakat berbangsa dan bernegara,” harapnya.
Sementara itu, terkait pelaksanaan deklarasi damai dan kirab dari partai politik peserta pemilu 2014, Awang Faroek berharap itu bukanlah seremonial belaka, tetapi sebuah kegiatan yang penuh arti. Terutama dalam masa kampanye, sehingga berlangsung tertib, aman dan lancar.
“Kepada semua peserta pemilu, semua peraturan perundangan harus dipahami dengan baik. Karena, setelah duduk sebagai wakil rakyat, anda mempunyai beban untuk ikut bertanggung jawab terhadap pembangunan bangsa dan negara, termasuk untuk Kaltim. Mari kita laksanakan pemilu di seluruh Kaltim dan Kaltara dengan tertib dan berpedoman pada perundangan yang berlaku,” harap Awang Faroek.
Sebelumnya, Ketua KPU Kaltim Ida Farida Ernada melaporkan pihaknya telah siap melaksanakan seluruh tahapan pemilu legislatif maupun pemilu presiden dan wakil presiden dengan baik. Seluruh tahapan pemilu, lanjut dia, secara transparan dan akuntabel bisa diikuti dan dipantau oleh seluruh lapisan masyarakat.
“Kita ingin menjadikan rakyat sebagai pemilih mandiri dan cerdas. KPU Kaltim siap melaksanakan seluruh tahapan pemilu dengan  didukung oleh seluruh perangkat pemerintahan dan masyarakat Kaltim,” ucapnya.
Sebagai informasi, masa kampanye damai pemilu legislatif akan berlangsung pada 16 Maret - 5 April, setelah itu masuk masa tenang (6-8 April), pemungutan suara (9 April) dan dilanjutkan dengan penghitungan hasil pemilu. Untuk Kaltim, jumlah pemilih pemilu 2014 adalah sekitar 2.847.865 jiwa dan jumlah Tempat Pemungutan Suara sebanyak 8.651 buah, tersebar di Kaltim dan Kaltara. mar

Uji Tanding Timnas U-19 Jadi Motivator Bagi Tim Daerah

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Tour Timnas U-19 dan melakukan uji tanding diberbagai  daerah tentunya menjadi, motivator serta contoh teladan bagi tim-tim daerah. Serta merupakan kesempatan yang sangat berharga sekaligus menjadi spirit bagi tim daerah untuk menguji kemampuan bermain sepakbola bersama Timnas.
"Melalui event ini semoga dapat dilahirkan pesepakbola baru yang merupakan bibit-bibit asal daerah untuk dipertimbangkan untuk memperkuat Timnas," kata  Gubernur Kaltim Awang  Faroek Ishak  pada silaturahim jamuan makan malam bersama timnas U-19 yang disampaikan Wakil Gubernur Kaltim HM Mukmin Faisyal di Pendopo Lamin Etam, Minggu malam (16/3).
Dalam pertandingan antara Tim Pusam U-21  dengan Timnas U-19, kalah atau menang tidak diutamakan yang penting melalui pertandingan, para pesepakbola, para pelatih, para pembina, Pemerintah dan seluruh masyarakat dapat mengambil pelajaran dan hikmah yang ada pada setiap pertandingan.
Gubernur juga sependapat jika perburuan pesepakbola, harus terus dilakukan, jangan putus asa walaupun misalnya PSSI tidak punya dana.
"Saya percaya Indra Syafri dan kawan-kawan masih punya semangat untuk turun naik gunung mencari bakat-bakat yang terpendam di seluruh Indonesia. Tidak terkecuali , juga terus memantau perkembangan Sekolah Sepak Bola (SSB) yang di antaranya mulai banyak berdiri di Kaltim," ungkapnya.
Dukungan Pemprov Kaltim pada sepak-bola juga ditunjukkan dengan telah dibangunnya stadion berskala internasional, yakni Stadion Utama Kaltim Palaran yang bisa menampung sekitar 100 ribu penonton. Selain itu ada pula Stadion Madya Sempaja dan Stadion Segiri yang dijadikan sebagai tempat latih dan tanding liga profesional Putra Samarinda (Pusam).
Dengan adanya stadion berstandar Internasional ini, maka Pemprov Kaltim mampu menggelar pertandingan sepakbola internasional, dan tidak ragu pula jika stadion utama akan dijadikan sebagai home base Timnas.
Sementara itu pelatih Timnas PSSI U-19 Indra Syafri mengatakan, pada tour ke Kaltim merasa tersanjung karena mendapat sambutan luar biasa mulai dari penonton yang membludak hingga dijamu gubernur Kaltim untuk makan malam bersama.
"Dari 13 kota yang kami kunjungi teryata Samarinda penyambutannya luar biasa, gubernur dan wakil turun langsung, hal ini tentunya sebagai motivasi bagi kami untuk berprestasi lebih baik lagi," ujar Indra.
Selain dukungan dari para pejabat Pempriv Kaltim dukungan masyarakat juga luar biasa yang memadati stadion utama Palaran yang mendukung dan mendoakan timnas U-19.
Tentunya prestasi demi prestasi yang diraih tanpa dukungan doa dari masyarakat mungkin tidak bisa terwujud hingga bisa hadir di Kaltim khususnya di kota Samarinda.
Pada kesempatan itu Indra Syafri juga  memperkenalkan satu persatu para asisten pelatih, official juga para pemain timnas PSSI U-19, tidak mau ketinggalan dua punggawa Timnas Hansamu duet  bersama Muklis Hadi  menyumbangkan sebuah lagu "hati yang luka" yang menambah semaraknya suasana. john

Pertanian Kaltim Harus Maju

Alihkan Pola Bertani Tradisional ke Modern

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Kepala Dinas Pertanian dan Holtikultura Kaltim H Ibrahim mengatakan, seluruh kabupaten di Kaltim didorong  untuk mendukung peningkatan  produksi padi serta mengurangi ketergantungan dari luar dengan mengalihkan pola bertani dari tradisional ke pola modern.
"Pertanian dengan alat modern juga sebagai upaya untuk mewujudkan ketahanan pangan dan mendukung swasembada beras nasional," kata H Ibrahim saat dikonfirmasi di Samarinda, Senin (17/3).
Alih teknologi itu lanjut Ibrahim, yakni sistim teknologi yang sebelumnya mengandalkan tenaga manusia  beralih dengan teknologi mesin saat panen sehingga hasil panen bisa optimal dan mampu mendongkrak produksi padi.
"Sewaktu kami melakukan Orientasi Lapangan (OL) ke Kabupaten Sidrap Sulawesi Selatan baru-baru ini kami fokuskan belajar tentang pemanfaatan alat pertanian modern.  Combine nama mesin panen itu dan bekerja sangat luar biasa satu hektar hanya memakan waktu satu jam dan gabah langsung masuk ke karung," ujarnya.
Pola dengan alat modern tersebut, tentunya mampu membantu para petani dan sangat tepat diterapkan di Kaltim kelebihan lain mampu mengurangi hilangnya produksi bisa ditekan serendah mungkin.
"Teknologi pertanian di Kaltim harus meningalkan pola-pola lama dan harus menerapkan pertanian modern berbasis mesinisasi. Sidrap mampu Kaltim harus lebih baik pada teknologi pertaniannya," tekadnya.
Pengadaan alat tersebut akan dilaksanakan pada 2015 mendatang, tentang selain Pemprov Kaltim tentunya sektor swasta juga diharapkan partisipasinya. Dengan sistim pihak swsta bisa membantu pada saat panen sekaligus membeli padinya sehingga sama-sama diuntungkan."
Bisa juga pengelolaannya melalui koperasi dengan membeli satu unit bisa disewakan kepada petani," jelasnya.
Selain akan mengintensifkan alat pertanian modern, Pemprov Kaltim juga terus meningkatkan produksi padi dengan cara terus mencetak sawah baru,dan mengubah cara berpikir petani jangan berpikir bertani hanya untuk diri  sendiri, tetapi juga untuk orang lain.
Ia mengakui, pemekaran wilayah bagian Utara yang menjadi Provinsi Kaltara secara langsung atau tidak langsung akan berpengaruh terhadap pembangunan pertanian di Kaltim. Dengan hilangnya kantong-kantong produksi yang ada diwilayah utara, kondisi itu harus dijadikan cambuk untuk menumbuhkan sentra-sentra baru yang dapat menyumbang peningkatan produksi di Kaltim. john

Siswa Jangan Takut Hadapi UN

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kaltim H Musyahrim mengimbau kepada seluruh siswa, baik tingkat  SD, SMP, SMA dan SMK agar tidak merasa takut menghadapi Ujian Nasional (UN), karena yang diujikan merupakan pelajaran sehari-hari.Kalau siswa sudah takut lebih dulu sebelum UN dimulai, justru hal itu akan berdampak pada mental yang tidak stabil, sehingga berpengaruh ketika menjawab soal UN.
“Jadi anggaplah UN seperti ujian sekolah biasa, atau sama dengan try out,” kata Musyahrim ketika dikonfirmasi di Samarinda, Senin (17/3).
Menurut Musyahri, UN adalah kegiatan rutinitas yang digelar setiap tahun sehingga tidak ada hal yang istimewa, untuk itu siswa juga diminta tidak merasa takut, apalagi takut yang berlebihan.
"Karena sebelum menghadapi UN, para siswa juga sudah mengikuti try out, sehingga hal itu bisa menjadi pembelajaran atau pengalaman dalam menghadapi UN,"ujarnya.
Musyahrim yakin bahwa seluruh siswa telah siap menghadapi UN karena masing-masing sekolah  sudah
mempersiapkan sejak dini, selain try out juga sudah dilakukan tes daya serap dan  berbagai kegiatan lain untuk mempersiapkan mental agar tidak takut lebih dulu sebelum mengerjakan soal.
“Agar UN dilaksanakan dengan mudah dan lancar, diharapkan pula orang tua tidak menekan anaknya yang akan mengikuti UN, seperti mengancam anaknya apabila tidak lulus akan disuruh kerja saja atau akan dimarahi. Ancaman semacam ini justru akan membuat mental siswa jatuh sehingga akan berdampak pada kurangnya konsentrasi saat mengerjakan soal,” paparnya.
Menurut dia, hal yang benar dilakukan orang tua agar berhasil mengerjakan soal adalah dengan memberikan motivasi dan mengajak belajar bersama, bertukar informasi dan mengajak diskusi dengan anak sehingga anak merasa mendapat perhatian dari orang tua.
Sementara, jumlah peserta UN untuk SMP, MTs, SMP Terbuka, SMPLB, SMA/MA, SMALB dan SMK di Kaltim pada tahun ajaran 2013/2014 mencapai 88.078 yang tersebar di 1.213 sekolah di Kaltim.
Rinciannya adalah peserta UN untuk SMA/MA/SMALB sebanyak 19.389 siswa baik dari sekolah negeri maupun swasta yang tersebar di 10 kabupaten dan kota.
Kemudian dari peserta SMK sebanyak 19.684 siswa, dan peserta dari SMP dan yang sederajat mencapai 49.005 siswa baik negeri maupun swasta.
UN untuk SMA, SMK, dan MA baik negeri maupun swasta secara serentak akan digelar pada 14 hingga 18 April 2014, kemudian pelaksanaan UN SMP 5-8 Mei 2014, dan Ujian Sekolah (US) SD pada 19-21 Mei 2014. mar

KPK Awasi Sektor Minerba Kaltim

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Adnan Pandu Praja mengatakan, masuknya KPK ke sektor Mineral dan Batubara (Minerba) di Kaltim untuk melakukan pengawasan. Ini merupakan pelaksanaan mandat pencegahan korupsi di negeri ini.
“KPK perlu masuk ke sektor Minerba karena lembaga ini mendapat mandat tidak hanya fokus penindakan. Tapi juga pencegahan, pengawasan hingga pendampingan pelaksanaan kegiatan agar tidak menyimpang,” tegas  Adnan Pandu Praja kepada media usai saat memberikan materi dalam rakor dan supervisi atas pengolaan pertambangan Minerba di Kaltim di Ruang Serbaguna Kantor Gubernur beberapa hari lalu.
Adnan Pandu Raja mengungkapkan Kaltim merupakan salah satu dari 12 provinsi yang telah melakukan koordinasi dan supervisi atas pengelolaan mineral dan batubara dengan KPK pada 7 Februari 2014. Pada 5 Februari 2014, KPK mengirimkan surat bernomor B-243/10-15/02/2014 tentang permintaan data kepada pihak-pihak terkait, kepada Pemprov Kaltim dan 10 pemkab/pemkot se Kaltim. Data yang diperlukan, yaitu data IUP yang diterbitkan gubernur/bupati/walikota, data utang royalti, dan iuran tetap setiap IUP, data jaminan reklamasi dan pasca tambang, data produksi dan penjualan, serta data pelabuhan dan terminal khusus minerba yang beroperasi di Kaltim.
“Sesuai fungsinya, KPK tidak hanya melakukan penindakan, tetapi juga pendekatan pencegahan terhadap korupsi. Dan saat ini untuk penataan pengelolaan pertambangan masih belum ada penindakan, karena kita lebih mengedepankan persuasif dulu. Namun jika memang terindikasi ada korupsi dalam praktek usaha pertambangan maka KPK akan masuk,” kata Adnan.
Ditambahkan, upaya pencegahan tersebut dilakukan selain mengatisipasi penyimpangan, juga perbaikan penyelenggaraan pertambangan. Tujuannya untuk menekan kerugian negara akibat tindakan korupsi. Dan diharapkan mengembalikan kekayaan negara yang dikorupsi untuk kepentingan rakyat. KPK perlu masuk ke sektor utama penggerak perekonomian Kaltim ini karena potensi penyimpangannya besar. Indonesia, termasuk Kaltim dikenal sebagai lumbung energi panas bumi terbesar.
“Kondisi ini tentu bertentangan sehingga perlu perbaikan. Minimal masyarakat dapat menikmati kekayaan yang dimiliki negeri ini. Tidak hanya sebatas mendengar bahwa daerah ini kaya. Apalagi masalah byar pet listrik di Kaltim sering terjadi,” ujarnya.
Lebih dari itu lanjut Adnan, sebagian pelaku usaha tambang tidak melaksanakan tanggung jawab membayar iuran tetap. Termasuk royalti barubara yang merupakan bagian potensi penerimaan Negara.
“Potensi kerugian negara sangat besar jika tidak diantisipasi. Khusus persoalan adminsitrasi seperti belum membuat NPWP, KPK berhak menindak. Tapi hanya sebatas tindakan pesuasif. Yakni memberi jangka waktu minimal 1 bulan untuk perbaikan, dengan ini diharap dapat melakukan penataan pengelolaan pertambangan minerba yang lebih baik lagi," pungkas Adnan Pandu Praja. mar

Warga Malaysia Ditangkap Edarkan Narkoba

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Satu orang warga negara Malaysia dan dua orang warga negara Indonesia ditangkap jajaran badan narkotika nasional propinsi Kaltim  saat sedang melakukan transaksi jual beli narkoba di jalan gajah mada Samarinda.
Bahkan aksi penangkapan diwarnai drama perlawanan pelaku, namun aksi para pelaku berhasil dilumpuhkan petugas BNN P Kaltim. penangkapan ini kembali membuktikan bahwa BNN P Kaltim komitmen dalam pemeberantasan narkoba.
Setelah berhasil mengamankan 4 kg sabu-sabu dari sebuah Apartemen di Jl Aw Syahranie, petugas BNN kembali menggagalkan transaksi jual beli narkoba di samarinda, dan berhasil membekuk tiga orang yang masuk dalam jaringan internasional peredaran sabu-sabu.
Tiga orang yang ditangkap yakni Safrey warga negara Malaysia, Yohanes Aswin warga Kota Tarakan Kalimantan Utara, dan I  Made B warga kota Samarinda yang beperan sebagai supir. Sementara Andang warga Tarakan yang juga pelaku penyelundupan narkoba berhasil meloloskan diri.
Petugas berhasil menyita barang bukti berupa satu tas berisi 14 paket sabu-sabu dengan berat 624,2 gram, satu buah timbangan digital, satu plastik pembungkus sabu, 7 HP milik para tersangka, uang tunai Rp950 ribu, 9 lembar mata uang Malaysia dan satu unit monil avanza.
Ketua BNN Provinsi Kaltim Kombes Pol drg Agus Gatot Purwanto mengatakan bahwa narkoba jenis sabu-sabu tersebut dibawa TSK Safrey dari kota Keke Kinabalu Malaysia Timur.
Pelaku masuk ke Indonesia melalui  desa sungai nyamuk kecamatan Sebatik Kabupaten Nunukan,  dengan dijemput oleh tsk yohanes dan andang,  ketiganya kemudian melanjutkan perjalanan ke samarinda melalui kota tarakan dan ke bulungan kemudian melanjutkan perjalanan darat hingga ke Samarinda.
berdasarkan penyelidikan para pelaku sudah 4 kali berhasil membawa narkoba dari malaysia dan dijual di samarinda .
perbedaan harga yang cukup mencolok antara penjualan sabu-sabu di malaysia dengan di samarinda membuat,  safrey yang mengaku memiliki ruko sembako di kinabalu malaysia utara ini beralih profesi sebagai narkoba jaringan internasional.
Bahkan ia membuka jaringan dengan memanfaatkan orang lokal seperti Yohanes dan Andang untuk mengantarkannya ke Samarinda, dan menggunakan I Made B supir mobil rental untuk mengantarkannya bertemu dengan beberapa pengedar sabu sabu di samarinda.
Harga yang cukup murah membuat narkoba bawaan Safrey  laris manis di pasaran kota, pesananpun terus meningkat. terungkapnya kasus ini setelah BNN melakukan pemantauan yang cukup panjang terhadap para pelaku,  bahkan anggota BNN sudah mengikuti tersangka Safrie sejak dari kinabalu Malaysia .
"Pelaku merupakan bandar narkoba jaringan Internasional, jadi untuk menangkapnya pun kami harus benar-benar yakin bahwa pelaku membawa narkoba, sehingga dari beberapa kasus yang berhasil diungkap karena petugas BNN mengikuti sejak dari negara tetangga.
Sementara itu Safrie mengaku mau menjual sabu-sabu ke samarinda karena ingin berobat, pemilik usaha perbaikan dan penjualan handphone di Kinabalu Malaysia ini mengaku banyak berteman dengan sejumlah bandar sabu di Samarinda yang dikenalnya dari media online.
"Saya kenal mereka berdasarkan perkenalan jarak jauh, setelah itu berimbas pada pertemuan dan bicara bisnis haram ini," kata Safrey.
Kini untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, para pelaku terancam pasal 114 ayat (2) pasal 112 ayat 2, pasal 132 ayat 1 UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman seumur hidup. M4n

Hari Pertama Kampanye Sepi

Parpol Pilih Kampanye Dialogis

SAMARIMDA, Poskota Kaltim
Hari pertama masa kampanye yang ditentukan oleh Komisi Pemilihan umum terlihat sepi, tidak ada aktivitas partai politik yang menggunakan masa kampanye ini untuk melakukan sosialisasi sebagai peserta pemilu. 4 partai Politik yang pada hari pertama mendapatkan kesempatan untuk melakukan kampanye yakni partai Nasdem, Partai Hanura, partai Kebangkitan Bangsa, dan Partai PDIP terlihat memanfaatkan  waktu kampanye yang disiapkan  KPU dengan mengunjungi masyarakat.
Berbagai Caleg terlihat memanfaatkan waktu untuk berdialog dengan masyarakat karena dianggap lebih mengena sekaligus dapat saling mengenal pemilih.
Untoro Raja Bulan, Caleg DPR RI dari partai Kebangkitan Bangsa misalnya bersama sejumlah anggotannya ia memilih bertemu dengan masyarakat jalan Padat Karya Samarinda.
Satu persatu rumah warga RT 68 kelurahan Sempaja Selatan ini didatangi, warga jalan M Yamin Samarinda ini tidak bosan-bosan memperkenalkan dirinya sebagai salah satu calon legislator yang ikut bersaing pad apemilu 9 april mendatang.
Unturo bahkan berjanji akan berjuang untuk Kaltim lebih baik jika ia dipercaya sebagai wakil Kaltim di DPR RI 5 tahun mendatang.
"Kegiatan ini jauh lebih efektif ketimbang menggunakan kampanye akbar, selain butuh dana yang relatif besar namun tingkat partisipasi masyarakat kecil, kalau dengan cara ini akan lebih baik karena saya bisa mengenal langsung dengan pemilih," kata Untoro.
Sebelumnya agenda kampanye dilaksankaan Komisi Pemilihan Umum telah melaksanakan konvoi kendaraan roda dua dan empat, kegiatan ini selain digunakan sebagai ajang promosi untuk merebut simpati warga, kegiatan ini diharapkan bisa mensosialisasikan pelaksanaan pemilu legislatif 9 April mendatang.
Ratusan kendaraan roda empat dan dua sabtu siang beriringan melintasi jalan jalan protokol di Samarinda agak berbeda, kali ini ratusan kendaraan ini dihias dengan berbagai atribut 12 partai politik.
12 partai politik nasional di samarinda akan memulai untuk merebut simpati warga yang memiliki hak pilih,  dengan berbagai cara dan menampilkan unsur pendidikan politik bagi warga.
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kaltim selaku pihak yang menjadi panitia pelaksana penyelenggara memulainya dengan menggelar kampanye damai dengan meminta kepada pimpinan partai politik untuk menandatangani deklarasi damai disaksikan gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak dan Kapolda Kaltim Irjen Dicky Atotoy.
Dalam deklarasi ini partai politik berjanji dalam melaksanakan kampanye yang digelar partai politik selama kurang lebih 20 hari itu, berlangsung damai dan tertib, namun sayangnya deklarasi ini tidak ditandatangani oleh sejumlah pimpinan partai.
Selain kendaraan partai politik, konvoi ini juga diikuti oleh beberapa kendaraan milik aparat kepolisian dan tni sebagai satuan yang menjadi stabilisator dalam pelaksanaan pemilu legislatif mendatang.
Polisi sebagai pihak yang berperan untuk mengadakan pengamanan harus benar-benar mengeluarkan tenaga ekstra supaya hal-hal yang bisa membatalkan pemilu dapat dicegah.
Kapolda kaltim dan kaltara irjen pol dicky atotoy menegaskan bahwa ribuan aparat kepolisian telah diterjunkan untuk mengamankan pelaksanaan kampanye yang dilakukan partai politik 20 hari kedepan.
"Aparat kepolisian sudah kami siagakan untuk suksesnya pelaksanaan pemilu legislati, beberapa petugas juga ditugaskan untuk melakukan pengawasan logistik pemili," kata Dicky.
Sementara itu ketua komisi pemilihan umum ida farida menegaskan bahwa kegiatan karnaval ini diharapkan mampu menjadi sarana untuk mensosialisasikan pelaksanaan pemilu legislatif 2014 mendatang.
Masyarakat diharapkan mengetahui para peserta pemilu legislatif 2014, meski tanpa dihadiri para pemimpin partai besar ketua kpu mengaku tidak mempersoalkan hal itu,
Namun KPU menyerahkan hal ini kepada masyarakat untuk melakukan penilaiaan, yang pasti tentunya pemilu dapat berlangsung dengan baik.
"Pemilu legislatif bukan hanya pestanya partai politik, namun pestanya rakyat Indonesia untuk menentukan wakil mereka di legislatif 5 tahun mendatang.  Jika wakil mereka baik maka kemajuan satu daerah tentu akan tercapai dengan cepat, namun jika salah memilih maka bencana yang akan di terima masyarakat dalam 5 tahun mendatang," kata Ida Farida. M4n

Kaltim Bangun Panti Sosial Terpadu

SAMARINDA,Poskota Kaltim
Pemprov Kaltim akan bangun Panti Sosial Terpadu Bina Laras berlokasi di Loa Kulu Kutai Kartanegara (Kukar). Keberadaan panti tersebut  sangat mendesak  direalisasikan  dikarenakan saat ini keberadaan panti-panti sosial maupun Rumah Sakit Jiwa (RSJ) di Kaltim sudah kelebihan kapasitas, sehingga imbasnya pelayanan yang diberikan pemerintah melalui instansi terkait tidak bisa maksimal.
"Meski Detail Engineering Design (DED) Proyek pembangunan Panti Sosial Terpadu Bina Laras tersebut sudah rampung tahun 2013 lalu, namun untuk tahun 2014 ini proyek tersebut belum mendapatkan alokasi pendanaan dari APBD Kaltim," kata Asisten III bidang Kesra Sekprov Kaltim  H Bere Ali pada Rakor Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan dan Pembentukan Unit Pengaduan Masyarakat di Ruang Rapat Tepian I belum lama ini.
Dijelaskan, meski DED Proyek pembangunan Panti Sosial Terpadu Bina Laras tersebut sudah rampung tahun 2013 lalu, namun untuk tahun 2014 ini proyek tersebut belum mendapatkan alokasi pendanaan dari APBD Kaltim.
Tentunya melihat berbagai permasalahan yang dihadapi sejumlah daerah di Kaltim dalam hal keterbatasan tempat penampungan penderita gangguan jiwa atau pun korban penyalahgunaan Napza, maka keberadaan Panti Sosial Terpadu Bina Laras sangat mutlak diperlukan di Kaltim, untuk difungsikan sebagai pusat penampungan bagi para penyandang masalah sosial tersebut, yang pasti untuk DED proyek pembangunan Panti Sosial tersebut sudah rampung tahun 2013 lalu.
"Pada APBD 2014  belum mendapatkan alokasi pendanaan, harapan kami dalam APBD Perubahan atau APBD tahun 2015 mendatang proyek ini bisa mendapatkan alokasi anggaran, sehingga pembangunan panti tersebut bisa segera dimulai," ujar mantan Kadisnsos Kaltim ini.
Terkait hal itu Kadis Sosial Kaltim  Hj Siti Rusmalia Idrus mengatakan, saat ini di salah satu Panti Sosial dibawah naungan Dinas Sosial Kaltim dalam hal ini Panti Sosial Tresna Werdha Nirwana Puri Samarinda masih menampung sebanyak 30 orang penderita gangguan jiwa yang sebelumnya telah menjalani perawatan di RSJ Atma Husada Samarinda.
"Saat ini di salah satu panti kami masih menampung 30 orang eks pasien RSJ Atma Husada Samarinda, yang jadi permasalahan adalah meski sebelumnya telah dinyatakan sembuh, namun sedikit saja terlambat minum obat, mereka bisa kambuh lagi, nah hal ini menjadi salah satu permasalahan, karena fungsi panti sosial tersebut diperuntukkan bagi penampungan lansia," jelasnya.
Sementara itu Direktur RSJD Atma Husada Mahakam Samarinda dr Fadilla Manteruna mengatakan, pihaknya juga memiliki berbagai permasalahan  terkait tempat penampungan bagi penderita gangguan jiwa abadi, dalam arti tidak memiliki keluarga, imbasnya terdapat sebanyak 45 orang penderita gangguan jiwa yang telah menjadi pasien di RS tersebut selama 17 tahun terakhir, sehingga hal itu dinilai sangat membebani pihak Rumah Sakit Jiwa. john

Daerah Mesti Mengelola Data Akurat

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Kepala Dinas Peternakan (Disnak) kaltim H Dadang Sudarya mengharapkan agar kabupaten dan kota di Kaltim dan Kaltara melalui isntansi teknis yang menangani bidang peternakan melakukan pengelolaan dan informasi data secara akurat. khususnya ketersediaan data yang akurat  terkait data populasi, pemotongan, produksi dan konsumsi daging adalah hal penting guna mengukur kemampuan domestik dalam menyediakan daging sapi dan kerbau bagi masyarakat.
“Ketersediaan data yang akurat sangat penting dalam mendukung proses perencanaan, pelaksanaan, pemantauan dan evaluasi berbagai kegiatan guna tercapainya program swasembada daging sapi,” kata Dadang Sudarya usai memimpin  Pertemuan Validasi dan Verifikasi Data Peternakan 2014, beberapa hari lalu.
Diakui, proses penyampaian dan pengumpulan data di tingkat lapang dihadapkan pada permasalahan sumber daya manusia (SDM) tenaga petugas baik kompetensi petugas maupun seringnya terjadi mutasi petugas pengumpul serta pengolah data.
Namun demikian lanjutnya,  pihak Disnak beserta jajaran  yang membidangi kegiatan peternakan di kabupaten dan kota terus meningkatkan komitmen untuk membangun sistem pendataan yang lebih baik mengingat data adalah cermin dan kontrol pembangunan.
Saat ini, Disnak bersama instansi terkait di tingkat kabupaten dan kota terus berupaya mendorong pelaksanaan pelaporan melalui SMS (short message service/layanan pesan singkat) Gateway melalui telepon seluler yang dilakukan pengelola rumah potong hewan maupun petani ternak.
Dijelaskan, pola pelayanan  ini dilakukan guna mengetahui jumlah populasi diitngkat petani maupun pengumpul ternak di daerah, terutama terkait tingkat produksi serta produktivitas ternak Kaltim.
“Perlu upaya perbaikan data terkait data pelaporan terhadap kegiatan pemotongan, pemasukan dan pengelkuaran ternak. Data sangat vital disaat kita berupaya untuk meningkatkan kontribusi lokal dalam penyediaan ternak dan hasil peternakan bagi memenuhi kebutuhan masyarakat,” pungkas Dadang Sudarya. mar

PSSI Wajib Hidupkan Palaran

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Gubernur Kaltim  H Awang Faroek Ishak mengimbau agar PSSI Kaltim dapat menghidupkan kembali Komplek Stadion Utama Palaran Samarinda. Dengan cara memfungsikan stadion tersebut melalui pertandingan-pertandingan resmi yang dilaksanakan PSSI.
"Dihidupkan Stadion Palaran diharapkan ekonomi masyarakat di sekitar Kecamatan Palaran meningkat. Karena itu, setiap pertandingan resmi dapat dilaksanakan di Palaran. Saya sangat senang, karena Stadion Utama Palaran mulai difungsikan. Selanjutnya, PSSI Kaltim diharapkan dapat menghidupkan Komplek Stadion Utama ini. Terutama untuk pertandingan-pertandingan resmi yang diprogramkan PSSI. Termasuk semua venue yang ada di komplek ini,” kata Awang Faroek Ishak usai menyaksikan pertandingan uji coba antara Pusam U-21 menghadapi Timnas U-19, Jumat malam (14/3).
Awang menilai, bukan hanya Stadion Utama saja yang patut difungsikan, tetapi seluruh venue eks PON 2008 Kaltim dapat difungsikan. Mulai kolam renang, badminton hingga gedung utama difungsikan dengan baik.
Jika semua itu dapat dihidupkan, diharapkan ekonomi masyarakat di sekitar Samarinda Seberang dan Palaran dapat meningkat. Misal, menghidupkan sektor UMKM, sehingga program ekonomi kerakyatan betul-betul hidup di Palaran.
“Saya berharap program ekonomi kerakyatan bisa berkembang di sini. Termasuk, wisata belanja yang telah berjalan di Stadion Sempaja bisa dihidupkan di Palaran. Termasuk sarana transportasinya juga akan kita perhatikan di daerah ini, sehingga bisa meningkatkan usaha-usaha baru di Palaran,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI H Harbiansyah Hanafiah mengatakan siap menghidupkan Stadion Utama Palaran dengan mempertandingkan laga-laga resmi yang diprogramkan PSSI.  
“Ada dua misi yang harapkan dengan dilaksanakan pertandingan-pertandingan resmi di Palaran, yaitu menghidupkan ekonomi kerakyatan dan pengembangan kota di Palaran. Bahkan, sesuai harapan Gubernur Kaltim pertandingan Pusam bisa dilaksanakan di Palaran,” jelasnya.
Dari pertandingan uji coba antara Pusam U-21 menghadapi Timnas U-19 berakhir dengan skor 2-0 keunggulan Timnas U-19 yang dicetak Ilham Udin menit 15 dan Evan Dimas menit 39 di babak pertama. mar

Partisipasi Swasta Penting Wujudkan Katahanan Pangan

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Meskipun Kaltim dianugerahi dengan Sumber Daya Alam (SDA) yang cukup banyak, namun tantangan dalam pembangunan kedepan tidaklah kecil, khususnya dalam mewujudkan ketahanan dan kemandirian pangan di Kaltim perlu partisipasi pihak swasta dalam mengelola sektor pertanian.
"Tingkat pertumbuhan produksi pertanian tanaman pangan dan hortikultura yang relatif rendah. Karena itu, Pemprov Kaltim terus berupaya mengatasi permasalahan dalam mewujudkan ketahanan dan kemandirian pangan,dan upaya tersebut tentunya tidak bisa berjalan sendiri tetapi perlu partisipasi pihak swasta dalam pengelolaan dan pengembangan sektor pertanian di Kaltim," kata Gubernur Kaltim  H Awang Faroek Ishak pekan lalu.
Menurut dia, sampai saat ini Kaltim masih belum bisa memenuhi kebutuhan pangan sendiri. Untuk kebutuhan konsumsi beras, berdasarkan angka sementara pada 2013 produksi padi baru mencapai 445.202 ton Gabah Kering Giling (GKG) atau setara dengan 279.320 ton beras siap konsumsi. Sedangkan kebutuhan konsumsi 384.183 ton beras atau baru dapat memenuhi konsumsi 72,70 persen sehingga masih kurang 27,3 persen.
"Dengan keadaan seperti itu, Pemprov bersama dan pemerintah kabupaten berupaya keras untuk memenuhi kebutuhan beras, agar tidak perlu mendatangkan lagi dari daerah lain. Untuk itu, diharapkan dengan dukungan pemerintah pusat, maka Pemprov Kaltim dan pemerintah kabupaten se Kaltim dapat saling bersinergi dan mencapai pemenuhan konsumsi beras lokal,"ujarnya.
Selain itu, Awang Faroek mengungkapkan pemekaran wilayah bagian utara yang akhirnya membentuk Kaltara secara langsung atau tidak langsung akan berpengaruh terhadap pembangunan pertanian di Kaltim. Untuk itu, hilangnya kantong-kantong produksi beras yang ada di wilayah utara harus dijadikan cambuk untuk menumbuhkan sentra-sentra baru yang dapat menyumbang peningkatan produksi beras di Kaltim.
"Karena itu, untuk mencapai target utama pembangunan pertanian tersebut tentunya tidaklah mudah, karena memerlukan berbagai terobosan dan kerja keras yang luar biasa dari semua pihak khususnya jajaran pertanian. Sementara itu, harus disadari pada saat ini pendanaan dari pemerintah sudah terbatas, sehingga pembangunan di sektor pertanian perlu juga melibatkan dukungan dari pihak swasta. Dengan terbatasnya pendanaan dari pemerintah dan ditambah adanya program food and rice estate, kita bisa melibatkan investor pembangunan pertanian di Kaltim,"paparnya.
Untuk diketahui, di Kaltim sejak 2011 telah dibuka peluang investasi bagi swasta untuk membangun pertanian dan telah disiapkan lahan sekitar 400.000 hektare bagi para investor yang ingin membangun pertanian. Saat ini sudah ada investor yang berpartisipasi di Kaltim, yaitu PT. NAM (Nusa Agra Mandiri) atau Solaria Group yang sudah mendapat izin seluas 300 hektare di Bulungan dan telah membuka lahan seluas 200 hektare, serta sudah melaksanakan tanam berkali-kali. mar

Pendangkalan Hulu SKM Selutut

Ekspedisi SKM Bersama Tim Tagana Kaltim
 
TARUNA Siaga Bencana (Tagana) Dinas Sosial Kaltim, Sabtu sekitar pukul 09.30 Wita. Tim ekspedisi Tagana  Kaltim melakukan aksi bersih-bersih sekaligus pemetaan banjir di Sungai Karang Mumus (SKM). Dengan dukungan  satu perahu karet dan perahu fiberglaas bermesin tunggal berkekuatan 200 Pk, membawa  rombongan Tim yang  siap menyusuri SKM) berangkat di dermaga tidak jauh dari kantor KPPP selanjutnya dengan tujuan pada titik akhir  tujuan  di  waduk Benanga berjarak dari muara SKM sampai Bendungan Lempake sekitar 20 kilometer.
Sungai Karang Mumus  berada di jantung kota ibu kota Kaltim, sepanjang perjalanan pemandangan yang dijumpai adalah padatnya pemukiman di bantaran Sungai Karang Mumus, dangkalnya sungai dan lingkungan sungai yang tidak terawat karena banyaknya sampah juga n disuguhi aktivitas warga SKM mulai mandi, cuci sampai buang hajat yang bercampur industri tahu dan tempe juga peternakan ayam potong.
"Sehingga wajar saja bila hujan turun maka banjir pun datang. Sungai Karang Mumus memiliki masalah sangat krusial, tentunya kondisi ini harus menjadi perhatin Pemkot Kota Samarinda maupun instans terkait lainnya," kata Pembina Tagana  Kaltim juga ketua rombongan Ekspedisi Ayi Hikmat.
Menurut Ayi juga .Kabid Bantuan dan Jaminan Sosial (Banjamsos) Dinsos Kaltim ini, memang melihat kondisi seperti sekarang ini, SKM perlu mendapat perhatian serius dengan perencanaan yang matang.
Untuk menyelesaikan masalah SKM harus ada kesadaran dan kepedulian warga kota, tanpa kepedulian maka kebijakan pemerintah kota yang dibuat tak akan ada artinya apa-apa, selain itu SKM juga masalah history masa lalu, pola hidup kejiwaan manusia, budaya rantau dan segala macam kebudayaan Samarinda. Pemerintah pun dituntut ketegasan dan solusi yang adil.
Hasil ekspedisi ini nantinya kita rekomendasikan kepada Pemkot Samarinda untuk disikapi, dimana titik-titik lokasi SKM yang sangat urgen untuk menjadi perhatian dalam rangka pengendalian banjir. Pada 2010 juga melakukan  kegiatan yang sama tetapi kondisi SKM masih lumayan bersih pada tahun ini kita lakukan lagi teryata kondisinya semakin parah kedangkalan ada dimana-mana sehingga kalau dibiarkan apa yang terjadi lima tahun mendatang SKM bukan berbentuk sungai lagi tetapi bisa berubah menjadi parit.
Perjalanan teryata tidak seindah yang dibayangkan, perahu karet dan perahu fiberglas yang ditumpanggi rombongan awalnya lancar-lancar saja, sesampai di Tepian Lempake hanya sekali-kali motoris mengangkat mesin karena mati, kipas berkali-kali tersangkut sampah.
Untuk mencapai ujung SKM memang tidak mudah perlu mental dan fisik yang kuat, karena anggota Tagana sudah terlatih semua tantangan dan rintangan bisa dilewati meskipun harus bersusah payah.
Awalnya tim menyusuri SKM sangat mudah namun setelah melewati tepian Lempake rintangan sangat banyak banyak potongan-potongan kayu hingga sampah tetap menjadi momok rombongan, karena perahu sering ngadat kipas mesin tersangkut sampab terpaksa para anggota Tagana terjun ke sungai teryata kedangkalan di hulu SKM sangat parah ada yang sepinggang bahkan ada yang sebetis orang dewasa.
"Seharusnya yang dilebarkan jangan hanya dikawasan Lempake saja tetapi sepanjang hulu SKM, lihat banyak sekali tongak-tongak bekas pohon ikut menyumbat sungai ini," kata Ayi yang ikut turun langsung aksi bersih-bersih SKM.
Bahkan saat rombongan hampir sampai di bendungan Benangga masih terjadi rintangan berat sebuah pohon ukuran besar tumbang menutup sungai bersama tumpukan sampah baik encek gondok juga sampah rumah tangga, terpaksa gergaji mesin (chainsaw) ikut dimanfaatkan untuk memotong kayu tersebut.
Melihat rintangan sangat berat tim Ekspedisi tim Tagana Kaltim tidak patah arang  dengan penuh semangat dan dengan rasa kesatuan yang kuat sampah dan pohon tumbang sebagai penghalang berhasil disingkirkan.
"Kami pantang pulang sebelum berhasil sampai tujuan, apapun rintangan akan kami terjang," kata Ayi sembari memberi semangat kepada anak buahnya.
Meskipun berbagai rintangan sangat banyak menghadang, rombongan akhirnya bernafas lega sekitar pukul 18.00 Wita, capek perasaan was-was akhirnya sirna setelah mendengar  gemuruhnya air waduk Benanga. john

KPK Temukan Tambang Ilegal di Samarinda

Sekian Lama Beroperasi, Kapal Tongkangnya Hilir Mudirk di Mahakam

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Setelah bertahun-tahun beroperasi, tambang Ilegal yang diduga tidak memiliki ijin operasional dan tidak diketahui oleh petugas didaerah ini akhirnya terbongkar. Dalam sidak yang dilakukan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI didampingi Sekretaris Propinsi Kaltim menemukan tumpukan batubara (stock pile) ilegal di kawasan Kecamatan Palaran, Samarinda, Kamis (13/3) sore. Atas temuan ini KPK meminta kepolisian di Samarinda untuk bertindak.
Temuan ini tentu saja merukapan tamparan keras bagi Pemerintah Kota Samarinda. Ini merupakan kesempatan pemerintah setemmpat untuk melakukan pengawasan yang lebih ketat terhadap seluruh pertambangan yang beroperasi di wilatah tersebut.
Tiga mobil rombongan KPK dipimpin langsung wakil ketua KPK Adnan Pandu Praja bersama Direktur Jenderal Bina Program Mineral Batubara Ditjen Minerba Kementerian ESDM Paul Lubis serta staf lainnya, mendatangi Mapolresta Samarinda sekitar pukul 17.15 WITA sore.
Mereka melaporkan langsung temuan mereka ke Kapolresta Samarinda Kombes Pol Antonius Wisnu Sutirta, namun sayang disaat bersamaan orang nomor satu di Kantor yang bermarkas di jalan untung Surapatih itu tidak ada di tempat.
Akhirnya Wakil Ketua KPK hanya diterima oleh Wakasatreskrim Polresta Samarinda AKP Suryono. Mereka pun sempat menggelar pertemuan pertemuan tertutup dan selesai pukul 18.19 WITA.
"Kami terjun ke lokasi di Palaran ada 1 dari 16 tempat penumpukan batu bara ilegal (stock pile) yang diperoleh dengan cara mencuri dan kapalnya (tongkang batubara) melintas di Sungai Mahakam," kata Pimpinan KPK, Adnan Pandu Praja, kepada wartawan usai pertemuan.
Adnan menegaskan, dia bersama dengan Kementerian ESDM juga membawa bukti-bukti dokumentasi temuan di lapangan untuk memperkuat laporan mereka ke kepolisian.
Sebelum ke kepolisian, Adnan dan rombongan juga sudah melaporkan temuan itu ke Kantor Administrator Pelabuhan Samarinda yang bertanggung jawab melakukan pengawasan lalu lintas angkutan kapal di perairan Sungai Mahakam.
"(Ada) kapal yang akan mengangkut supaya barang bukti tidak bergeser, kami sudah temui Syahbandar agar Syahbandar tidak memberikan izin kepada kapal yang akan mengangkut batubara itu. Juga didampingi Distamben wilayan sini (Samarinda)," kata Adnan
Selain itu pihaknya juga meminta kepada aparat penegak hukum khususnya Aparat kepolisian untuk mengamankan barang bukti dengan memasang garis polisi agar barang bukti yang ada dilokasi tidak berkurang.
"Kami pernah mendapatkan laporan dari masyarakat bahwa sebelumnya pernah diamankan namun karena tidak dipolice line barang buktinya hilang," kata Adnan.
Adnan mengingatkan bahwa sebelumnya pihak kepolisian telah berhasil menindak tegas para pengusaha emas hitam yang tidak mengantongi ijin ini, namun kenapa saat ini prestasi yang begitu bagus tidak dilanjutkan.
"Di zaman Kapolda Kaltim Irjen Pol Mathius Salempang itu bersih (tidak ada tumpukan batu bara ilegal), sekarang menjamur lagi dan kami minta agenda Pak Salempang dilanjutkan lagi. Sebagai pimpinan KPK agar itu ditindaklanjuti. Ya ini laporan resmi (ke kepolisian)," katanya.
Kedatangan KPK dan kementerian terkait ke Samarinda menyusul supervisi laporan dan pengaduan tentang maraknya aktivitas pertambangan batu bara ilegal di Samarinda.
"Kami punya program untuk menertibkan izin tambang, izin kebun dan izin hutan yang dituangkan ke dalam Nota Kesepakatan Bersama (NKB) dengan 12 kementerian. Sebelum ke Samarinda, kami sebelumnya ke Sulawesi Selatan dan Riau," sebut Adnan.
"Ya, kami cross check laporan yang masuk ke kami dan kami langsung on the spot. Yang tadi tempat pengumpulan batu bara ilegal, nanti baru akan mundur (penyelidikan) ke belakang," tutup Adnan.
Sebelumnya sekitar pukul 15.00 WITA tadi, KPK dan rombongan mendatangi salah satu stock pile di Palaran didampingi Sekda Provinsi Kaltim Rusmadi. Rombongan terheran-heran menemukan stockpile di dermaga angkutan tongkang dan terlihat seorang aparat keamanan berada di lokasi.
Selain KPK dan Kementerian ESDM, turut hadir dalam rombongan adalah Divisi LHKPN serta Divisi Litbang KPK. Tiga mobil rombongan KPK bernomor polisi KT 1741 DE, N 446 CJ dan KT 1209 BZ beranjak meninggalkan Mapolresta Samarinda sekitar pukul 18.50 WITA.
Sementara itu berdasarkan keterangan kepala dinas Pertambangan Kaltim Amrulah yang ikut mendampingi Wakil Ketua KPK mengatakan bahwa batu bara yang ditemukan KPK merupakan limbah dari ponton batu bara yang melintas.
Namun Amrulah juga tidak membenarkan kegiatan penambangan yang tidak jelas asal usul batu bara yang dimilikinya.
"Selama ini mereka mengaku bahwa batu bara ini adalah limbah dari ponton yang sudah loding dilaut," kata Amrullah.
Secara hukum operasional tambang ini tidak ada yang memiliki ijin. M4n

KPK Temukan Tambang Ilegal di Samarinda

Sekian Lama Beroperasi, Kapal Tongkangnya Hilir Mudirk di Mahakam

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Setelah bertahun-tahun beroperasi, tambang Ilegal yang diduga tidak memiliki ijin operasional dan tidak diketahui oleh petugas didaerah ini akhirnya terbongkar. Dalam sidak yang dilakukan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI didampingi Sekretaris Propinsi Kaltim menemukan tumpukan batubara (stock pile) ilegal di kawasan Kecamatan Palaran, Samarinda, Kamis (13/3) sore. Atas temuan ini KPK meminta kepolisian di Samarinda untuk bertindak.
Temuan ini tentu saja merukapan tamparan keras bagi Pemerintah Kota Samarinda. Ini merupakan kesempatan pemerintah setemmpat untuk melakukan pengawasan yang lebih ketat terhadap seluruh pertambangan yang beroperasi di wilatah tersebut.
Tiga mobil rombongan KPK dipimpin langsung wakil ketua KPK Adnan Pandu Praja bersama Direktur Jenderal Bina Program Mineral Batubara Ditjen Minerba Kementerian ESDM Paul Lubis serta staf lainnya, mendatangi Mapolresta Samarinda sekitar pukul 17.15 WITA sore.
Mereka melaporkan langsung temuan mereka ke Kapolresta Samarinda Kombes Pol Antonius Wisnu Sutirta, namun sayang disaat bersamaan orang nomor satu di Kantor yang bermarkas di jalan untung Surapatih itu tidak ada di tempat.
Akhirnya Wakil Ketua KPK hanya diterima oleh Wakasatreskrim Polresta Samarinda AKP Suryono. Mereka pun sempat menggelar pertemuan pertemuan tertutup dan selesai pukul 18.19 WITA.
"Kami terjun ke lokasi di Palaran ada 1 dari 16 tempat penumpukan batu bara ilegal (stock pile) yang diperoleh dengan cara mencuri dan kapalnya (tongkang batubara) melintas di Sungai Mahakam," kata Pimpinan KPK, Adnan Pandu Praja, kepada wartawan usai pertemuan.
Adnan menegaskan, dia bersama dengan Kementerian ESDM juga membawa bukti-bukti dokumentasi temuan di lapangan untuk memperkuat laporan mereka ke kepolisian.
Sebelum ke kepolisian, Adnan dan rombongan juga sudah melaporkan temuan itu ke Kantor Administrator Pelabuhan Samarinda yang bertanggung jawab melakukan pengawasan lalu lintas angkutan kapal di perairan Sungai Mahakam.
"(Ada) kapal yang akan mengangkut supaya barang bukti tidak bergeser, kami sudah temui Syahbandar agar Syahbandar tidak memberikan izin kepada kapal yang akan mengangkut batubara itu. Juga didampingi Distamben wilayan sini (Samarinda)," kata Adnan
Selain itu pihaknya juga meminta kepada aparat penegak hukum khususnya Aparat kepolisian untuk mengamankan barang bukti dengan memasang garis polisi agar barang bukti yang ada dilokasi tidak berkurang.
"Kami pernah mendapatkan laporan dari masyarakat bahwa sebelumnya pernah diamankan namun karena tidak dipolice line barang buktinya hilang," kata Adnan.
Adnan mengingatkan bahwa sebelumnya pihak kepolisian telah berhasil menindak tegas para pengusaha emas hitam yang tidak mengantongi ijin ini, namun kenapa saat ini prestasi yang begitu bagus tidak dilanjutkan.
"Di zaman Kapolda Kaltim Irjen Pol Mathius Salempang itu bersih (tidak ada tumpukan batu bara ilegal), sekarang menjamur lagi dan kami minta agenda Pak Salempang dilanjutkan lagi. Sebagai pimpinan KPK agar itu ditindaklanjuti. Ya ini laporan resmi (ke kepolisian)," katanya.
Kedatangan KPK dan kementerian terkait ke Samarinda menyusul supervisi laporan dan pengaduan tentang maraknya aktivitas pertambangan batu bara ilegal di Samarinda.
"Kami punya program untuk menertibkan izin tambang, izin kebun dan izin hutan yang dituangkan ke dalam Nota Kesepakatan Bersama (NKB) dengan 12 kementerian. Sebelum ke Samarinda, kami sebelumnya ke Sulawesi Selatan dan Riau," sebut Adnan.
"Ya, kami cross check laporan yang masuk ke kami dan kami langsung on the spot. Yang tadi tempat pengumpulan batu bara ilegal, nanti baru akan mundur (penyelidikan) ke belakang," tutup Adnan.
Sebelumnya sekitar pukul 15.00 WITA tadi, KPK dan rombongan mendatangi salah satu stock pile di Palaran didampingi Sekda Provinsi Kaltim Rusmadi. Rombongan terheran-heran menemukan stockpile di dermaga angkutan tongkang dan terlihat seorang aparat keamanan berada di lokasi.
Selain KPK dan Kementerian ESDM, turut hadir dalam rombongan adalah Divisi LHKPN serta Divisi Litbang KPK. Tiga mobil rombongan KPK bernomor polisi KT 1741 DE, N 446 CJ dan KT 1209 BZ beranjak meninggalkan Mapolresta Samarinda sekitar pukul 18.50 WITA.
Sementara itu berdasarkan keterangan kepala dinas Pertambangan Kaltim Amrulah yang ikut mendampingi Wakil Ketua KPK mengatakan bahwa batu bara yang ditemukan KPK merupakan limbah dari ponton batu bara yang melintas.
Namun Amrulah juga tidak membenarkan kegiatan penambangan yang tidak jelas asal usul batu bara yang dimilikinya.
"Selama ini mereka mengaku bahwa batu bara ini adalah limbah dari ponton yang sudah loding dilaut," kata Amrullah.
Secara hukum operasional tambang ini tidak ada yang memiliki ijin. M4n

Camat Minta Pengusaha Warnet tak Terima Pelajar Saat UN

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Walau tak menjamur seperti dulu, usaha warung internet (Warnet) masih menjanjikan hingga saat ini. Buktinya, usaha ini masih digeluti para pemilik modal. Namun sayang,  tak semua dari mereka taat para peraturan bahkan beberapa diantaranya dinilai meresahkan warga karena banyak anak sekolah yang berkunjung di warnet hingga larut malam.
Untuk khawasan yang sering jadi tempat bermain di warnet saat jam belajar atau jelang menghadapi UJian Nasional (UN) harus ditutup.
"Sebelumnya kami sudah mengeluarkan surat edaran agar warnet tidak melayani anak yang berpakaian sekolah. Khusus dalam menghadapi UN, imbauan ini lebih spesifik lagi dengan meminta setiap warnet memeriksa kartu pelajar mereka," kata Camat Sungai Pinang M Fahmi.
Ia mengatakan, meski tidak berseragam sekolah tetap harus dilarang jika anak tersebut merupakan siswa kelas VI, IX atau XII. Jika melanggar, pengelola warnet nantinya akan diberi sanksi tegas.
"Kami meminta pengelola agar tidak segan-segan menanyakan status pengunjung warnetnya. Kalau perlu memeriksa kartu pelajarnya," katanya.
Langkah ini dilakukan bertujuan agar siswa bisa lebih berkonsentrasi lagi nantinya untuk menghadapi ujian nasional.
"Jangan dibiarkan anak-anak menghabiskan waktunya hanya bermain game online. Kami meminta orang tua mengawasi dan lebih memperketat jam belajar malam yakni pukul 19.00-22.00 WITA," pungkasnya. aon

2014, Pemprov Siap Tindaklanjuti 79 MoU

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Kepala Biro Kerjasama dan Penataan Wilayah Setprov Kaltim Tri Murti Rahayu  mengatakan, tahun 2014  ini Pemprov Kaltim terus melakukan tindaklanjut Memorandum of Understanding (MoU) atau nota kesepahaman dengan 79 berbagai perusahaan asing, pemerintah provinsi di Indonesia dan negara lain.
"MoU tersebut telah dilakukan 2013 yang diharapkan pada tahun ini dapat terealisasi dengan baik, sehingga mampu mempermudah program pembangunan yang dilakukan pemerintah daerah. Jadi, tahun ini baru kita implementasikan. Mudah-mudahan berlanjut dengan perjanjian kerjasama, sehingga program yang dilakukan Pemprov Kaltim dapat berjalan dengan baik dan sukses,” terang Tri Murti Rahayu di Kantor Gubernur Kaltim, Kamis (13/3).
Menurut Tri, dari MoU yang telah dilakukan pada 2013, telah ditindaklanjuti dengan perjanjian kerjasama mencapai 45 persen. Bahkan realisasi itu telah menikat dari tahun 2012 yang hanya 43 persen.
Peningkatan itu dikarenakan adanya tindaklanjut yang cepat dilakukan Pemprov Kaltim melalui masing-masing SKPD, setelah adanya MoU dilaksanakan.
“Banyak yang sudah terlaksana dari kerjasama tersebut. Contohnya, adanya pertukaran antara sukarelawan kesehatan Australia dengan pelajar dari Kaltim. Artinya, mereka mengirim sukarelawan tapi Kaltim mengirimkan pelajar untuk belajar di sana di Universitas Adelaide Australia. Bahkan Kaltim juga telah mengirim mahasiswa ke Jepang,” jelasnya.
MoU yang kini akan dan telah dilakukan, antara lain, yakni MoU Pemprov Kaltim dengan Moskow State University of Railway Engineering Rusia tentang shering dana untuk pendidikan teknik kereta api dari S1 langsung berlanjut S2.
Selain itu, Pemprov Kaltim juga akan melakukan MoU dengan Kanada tentang bidang program pendidikan, kesehatan, penanggulangan bencana dan pelayanan publik, yang diperuntukkan bagi lulusan SMK.
Terpenting lagi, tahun ini Pemprov Kaltim juga menindaklanjuti MoU dengan PT Trans Corp untuk pembangunan Trans Studio di Samarinda.
“Jadi, dengan tindaklanjut MoU tersebut, diharapkan pelaksanaan program pembangunan yang dilakukan Pemprov Kaltim selama tahun ini berjalan dengan baik dan sukses,” jelasnya. mar

Kaltim Akan Bentuk Unit Pengaduan Masyarakat

Tangani Pengaduan Pelayanan Kesehatan Nasional

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Pemprov Kaltim dibawah koordinasi Dinas Sosial akan membentuk Unit Pengaduan Masyarakat (UPM). Lembaga ini dibuat untuk menangani pengaduan masalah pelayanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Nantinya lembaga ini juga akan dibentuk hingga kabupaten/kota.
“Harapannya sistem ini bisa menjadi jalan keluar masalah masyarakat yang belum terakomodir sebagai peserta BPJS. Di samping menampung keluhan terhadap pelayanan penyelenggaraannya,” jelas Asisten III Sekprov Kaltim Bere Ali usai memimpin Rakor Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan dan Pembentukan Unit Pengaduan Masyarakat di Samarinda, Selasa (11/3) lalu.
Menurut Bere Ali, pembentukan unit pengaduan dan pelaksanaan rakor sesuai dengan surat edaran Menteri Sosial RI nomor 02/3013 tentang PBI untuk Gubernur se-Indonesia. Tindak lanjutnya, Pemprov segera melaksanakan rakor dan membentuk lembaga aduan ini. Bahkan Gubernur sudah membuat edaran ke Bupati/Walikota untuk tingkat kabupaten/kota. Dan secara teknis, UPM menjadi media menampung aspirasi untuk menindaklanjuti pengaduan masyarakat tentang data peserta PBI. Unit pengaduan juga menjadi sektor utama verifikasi dan validasi data guna memastikan bantuan jaminan kesehatan tepat sasaran.
“UPM kabupaten/kota bertanggung jawab melakukan verifikasi dan validasi data minimal setiap 3 bulan. Sedangkan tingkat provinsi setiap 6 bulan. Selanjutnya, laporan diteruskan pada Menkes dan Mensos RI,”ujarnya.
Ditambahkan, sesuai ketentuan, PBI diperuntukan bagi keluarga miskin sesuai kategori ditetapkan. Maka perlu verifikasi dan validasi secara berkesinambungan. Karena bisa jadi saat pendataan kondisinya miskin, tapi 6 bulan ke depan sudah tidak miskin karena dapat pekerjaan. Sebaliknya, yang tadinya tidak miskin menjadi miskin.
"Kondisinya, dari 96,4 juta penduduk miskin di Indonesia hanya 86,4 juta yang sudah terdata BPJS. Sementara 10 juta lainnya belum memilki jaminan kesehatan.  Dari 10 juta itu tentu sebagiannya penduduk miskin di Kaltim. Berdasarkan pendataan program perlindungan sosial BPS Kaltim 2011, terdapat 184.731 rumah tangga sasaran yang seharusnya menjadi PBI,”paparnya.
Menurutnya, target ke depan, tidak ada lagi masyarakat miskin Kaltim yang tidak terlayani program BPJS.  Apalagi, berbagai program jaminan kesehatan masyarakat seperti Jamkesmas, Jamkesprov dan Jamkesda hanya berlaku sampai batas masa integrasi peralihan ini.
"Oleh kerana itu diharapkan, terhitung 1 Januari 2017, seluruh masyarakat harus menjadi peserta BPJS Kesehatan. Baik menjadi peserta mandiri dengan membayar premi sesuai tingkatan pelayanan mulai kelas 1 hingga kelas 3, maupun menjadi peserta PBI yang biaya preminya dibebankan ke APBN,"pungkas Bere Ali. mar

Kaltim Fokus 5 Pengelolaan Pertambangan Minerba

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Pelaksana Tugas Sekprov Kaltim H Rusmadi  mengatakan  ada lima fokus dalam  pengelolaan pertambangan minerba di Kaltim, yakni penataan perijinan, kewajiban keuangan, pengawasan produksi, kewajiban pengolahan Mineral dan Batu Bara (Minerba) sebelum di eskpor, pengawasan pengangkutan dan penjualan.
“Dari pertemuan semua sudah terungkap baik positif dan negatif dari pengelolaan batu bara di sejumlah daerah. Itu semua menjadi masukan dan akan dibahas menjadi rencana aksi daerah yang akan ditandatangani oleh pimpinan kabupaten/kota se Kaltim," terang Rusmadi kepada media usai memimpin rapat koordinasi dan supervisi  pengelolaan pertambangan Mineral dan Batu Bara (Minerba) di Kaltim, diruang Ruang Ruhuy Rahayu, Rabu (12/3) lalu.
Rusmadi menambahkan, dalam upaya menata kembali pengelolaan pertambangan minerba yang selama ini berdasarkan data pusat sudah merugikan negara. Untuk itu, dengan adanya rencana aksi daerah diharapkan bisa meminimalisir potensi kerugian negara melalui pencegahan dan pengawasan secara kontinu.
“Kita berharap dari tambang minerba tidak menimbulkan kerugian negara ataupun memberikan dampak negatif terutama terhadap lingkungan dan sosial, namun memberikan manfaat. Tidak saja mendorong pertumbuhan perekonomian daerah tetapi juga untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.
Ditambahkan, Pemprov Kaltim terus berupaya mendukung kegiatan penertiban kegiatan pertambangan mineral dan batu bara (Minerba). Terutama yang dilakukan Direktorat Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Korupsi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kegiatan yang dilakukan Litbang KPK ini memiliki peran yang untuk menyelamatkan dan menertibkan pengelolaan pertambangan Minerba di daerah. Namun tetap harus didukung seluruh pihak dari tingkat pusat, Provinsi dan kabupaten/kota.
"Diharapkan dengan adanya koordinasi antara kabupaten/kota yang terlibat pengelolaan tambang hendaknya mendukung penertiban dan pemanfaatan sumber daya alam untuk kesejahteraan rakyat," ujar Rusmadi
Pemprov Kaltim, lanjutnya, memberikan tempat khusus pengelolaan Minerba karena merupakan sektor unggulan. Memanfaatkan Sumber Daya Alam (SDA) yang dimiliki secara efektif bermanfaat bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat. Namun demikian, kondisi itu belum bisa dilaksanakan dengan baik. Adanya tumpang tindih lahan dan perijinan yang belum tertib membuat penambangan Minerba Kaltim belum baik.
"Gubernur juga terus menekankan agar kasus tumpang tindih lahan di Kaltim bisa diatasi. Untuk itu kepada bupati/walikota untuk bekerja ekstra dalam penanganan dan penyelesaian kasus tumpang tindih tanah di tiap wilayah.
“Saat ini, di Kaltim terdapat 742 kasus. Masalah tumpang tindih tanah ini harus segera diselesaikan dibantu Bupati/Walikota. Jika tidak, sangat berpotensi menimbulkan permasalahan yang kompleks," papar Rusmadi.
Sementara itu, Direktur Penelitian dan Pengembangan KPK Roni Dwi Susanto mengatakan, kegiatan memperbaiki sistem berjalan ditujukan untuk memberikan manfaat positif bagi pemerintah dan masyarakat. Termasuk pelaku usaha di daerah penghasil pertambangan Minerba di Indonesia.
“Koordinasi dan supervisi dimaksudkan mendorong terciptanya tata kelola pertambangan minerba yang efektif, pelaporan yang akurat dan tepat waktu serta mencegah atau mendeteksi secara dini terjadinya tindak pidana korupsi,”tandasnya,
Ditambahkan, dari 7.501 izin usaha pertambangan yang didominasi dari 12 provinsi,  yakni Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Bangka Belitung, Sumatera Selatan, Kepulauan Riau, Jambi dan Maluku Utara. Ternyata 45 persen di antaranya bermasalah dan menimbulkan kerugian negara. Permasalahan yang teridentifikasi diantaranya karena lahan tumpang tindih, masalah administrasi hingga kurang bayar PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak).
“Kita berharap masalah ini bukan hanya di Kaltim atau 11 provinsi lainnya, bisa saja sumbernya dipusat atau bupati yang menerbitkan Ijin Usaha Pertambangan (IUP). Kita melakukan supervisi agar tata kelola tambang minerba di daerah lebih baik dan benar-benar ditujukan untuk kemakmuran rakyat,”pungkas Roni. mar

Kaltim Raih Penghargaan

Kategori Logistik dan Peralatan Tingkat Nasional
 
SAMARINDA, Poskota Kaltim
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kaltim terpilih sebagai BPBD terbaik ke dua tingkat nasional untuk kategori logistik dan peralatan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Penghargaan itu diserahkan Deputi IV bidang Logistik BNPB  Bambang Sulistianto kepada Kepala BPBD Kaltim H Wahyu Widhi Heranata pada Rapat Koordinasi Nasional Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). di Jakarta, Senin (10/3) lalu.
"Penghargaan ini merupakan sebagai motivasi untuk BPBD Kaltim dan BPBD Kabupaten/Kota di Kaltim maupun Kaltara  untuk menjadi lebih baik lagi kedepannya," kata Wahyu Widhi Heranata saat dikonfirmasi di Samarinda, Kamis (13/3).
Dia menjelaskan,meskipun hanya peringkat ke dua namun penghargaan tentunya patut disyukuri karena tingkat nasional dan tentunya sebagai kebanggaan bagi keluarga besar BPBD Kaltim.
Untuk dukungan pada penanggulangan bencana, saat ini telah tercatat sudah terbentuk 425 Badan Penanggulanagn Bencana (BPB) terdiri dari 33 BPBD Provinsi dan 392 BPBD Kabupaten Kota. di Provinsi Kaltim. Sebelum terbentuknya Kaltara dari 15 Kabupaten/Kota, sudah terbentuk 10 BPBD Kabupaten/Kota dan 5 Kabupaten/Kota yang belum membentuk BPBD yakni Kabupaten Tana Tidung, Berau, Kota Bontang dan  Penajam Paser Utara (PPU) dan ditambah 1 Kabupaten yang baru dimekarkan  Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu).
"Instruksi Gubernur Kaltim Nomor 1 Tahun 2011, kepada Kabupaten dan Kota yang belum membentuk BPBD, agar segera membentuk BPBD merupakan amanah Undang-Undang RI Nomor 4 Tahun 2007 ," ujarnya.
Sedangkan instruksi Deputi II BNPB Bidang Penanganan Darurat  Tri Budiarto, kepada BPBD Provinsi dan Kabupaten/Kota, pada Mei hingga Juli diharapkan untuk bersiaga dalam rencana kontijensi untuk mengatisipasi bencana asap akibat pembakaran lahan dan hutan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.
"Kepada BPBD Provinsi dan Kabupaten/Kota segera lakukan Operasi Darat apabila terjadi kebakaran untuk mematikan api, berdayakan perusahaan-perusahaan yang ada di sekitarnya, lakukan Operasi Yustisi (penegakan hukum) terhadap oknum pembakar hutan dan lahan," pesannya.
Terhadap perusahaan yang berhubungan dengan kegiatan Perkebunan, Kehutanan, Pertambangan dan lainnya dilapangan diharapkab agar membuat membuat embung-embung air.  john

Jaang Ingatkan Warga Bersihkan Lingkungan

Jelang Penilaian Adipura

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Menjelang penilaian Adipura, Pemerintah Kota Samarinda mengerahkan kepada seluruh SKPD termasuk lingkup kelurahan dan pendidikan untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan. Melalui himbauan tertulis, Wali Kota Samarinda H Syaharie jaang juga menaruh harapan berupa dukungan dari warga untuk bersinergi dalam mewujudkan Samarinda bersih dan sehat melalui aksi bersih-bersih lingkungan. Mengingat, untuk menjaga lingkungan  bukan semata menjadi tanggung jawab pemerintah melainkan memerlukan dukungan semua pihak tak terkecuali setiap individu masyarakat”Karena untuk membersihkan kawasan pemukiman dan sekitarnya tentu Pemerintah sangat berharap  dukungan seluruh masyarakat.”Ujar Jaang. Seperti dia mencontohkan peran masyarakat dalam hal menjaga kebersihan di sungai karang mumus, sungai mahakam, atau saluran terbuka lainnya agar wadah tadi tidak dijadikan sasaran warga sebagai tempat untuk membuang sampah. Karena khusus dalam  pengelolaan sampah,  Jaang secara  tegas menginstruksikan semua warga bisa melakukan pemilahan dan pengolahan. ”Kelolalah sampah pada area yang menajdi tanggung jawab masing-masing, sediakan fasilitas yang memadai dan jangan membakarnya”tegas walikota.  Demikian pula terhadap ruang terbuka hijau, ia berharap bisa dirawat sebaik mungkin, bila memungkinkan ditambah jumlahnya. ”Semua ini memang merupakan indikator penilaian Adipura, namun seyogyanya masyarakat tidak terpaku pada program tersebut melainkan melihat manfaatnya bagi kehidupan masyarakat itu sendiri, sehingga jadikan kebiasaan membersihan dan menjaga lingkungan sekitar adalah sebuah budaya”pintanya. Seperti diketahui indikator penilaian adipura meliputi kawasan pemukiman, jalan, pertokoan, perkantoran, sekolah, pasar, rumah sakit, hutan dan taman kota, terminal dan pelabuhan, perairan terbuka serta fasilitas pengelolaan sampah. M4n

RSJD Atma Husada Mahakam Komitmen Berantas KKN

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Sebagai komitmen untuk memberantas Korupsi,Kolusi, Nepotisme (KKN) dan demi terciptanya pemerintah yang  baik dan bersih jajaran Rumah Sakit Jiwa Daerah (RSJD) Atma Husada  Mahakam (AHM) Samarinda melakukan  penandatangan Pakta Integritas.
Penandatangan Pakta Integritas itu dilakukan pada saat apel pagi yang diikuti  seluruh pegawai rumah sakit tersebutm, secara bergantian yang disaksikan langsung  Direktur RSJD  AHM dr Hj Fadillah Manteruna , Kamis (13/3).
Poin dalam pakta integritas itu menyatakan, berperan secara pro aktif dalamm upaya pencegahan dan pemberantasan Korupsi,Kolusi dan Nepotisme (KKN). Serta tidak melibatkan diri dalam perbuatan tercela.
Tidak meminta atau menerima pemberian secara langsung atau tidak langsung berupa suap,hadiah,bantuan atau bentuk lainnya yang tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Bersikap transparan, jujur, obyektif,akuntabel dalam melaksanakan tugas, menghindari pertentangan kepentingan dalam pelaksanaan tugas. Patuh terhadap ketentuan dan peraturan perundang-undangan dalam melaksanakan tugas dan fungsinya.
Selain itu jajaran RSJD AHM Samarinda, melaksanakan tindakan yang terkait dengan tugasnya sesuai dengan stndar prosedur operasional yang ditetapkan.
Selain itu juga akan menyampaikan informasi penyimpangan integritas di rumah sakit serta turut menjaga kerahasiaan saksi atas pelanggaran peraturan yang diklaporkannya dan pada poin terakhir bila melanggar siap menghadapi konsekuensinya.
Pada kesempatan itu Direktur RSJD  AHM dr Hj Fadillah Manteruna mengigatkan kepada  seluruh pegawai untuk dapat mengimplementasikan secara nyata Pakta  Integritas tersebut.
"Tindakannya bisa dimulai hal-hal yang kecil dilingkungan internal untuk mengubah cara pandang, kesapahaman dan perilaku. Karena  KKN terjadi bukan karena budaya akan tetapi karena kebiasaan yang terbiasa untuk mengambil sesuatu yang bukan haknya," tegasnya. john

2014, Jalan Tenggarong-Kota Bangun Mulus 100 Persen

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kaltim HM Taufik Fauzi mengatakan, progres pembangunan jalan Tenggarong hingga Kota Bangun sepanjang 78Km dan lebar 4,5 meter hingga Desember 2013 mencapai 87 persen. Diharapkan 2014 Tenggarong-Kota Bangun mulus 100 persen.
"Capaian tersebut seiring telah dilaksanakannya pembangunan beberapa ruas jalan yang rusak dan pelebaran jalan dari Tenggarong hingga Kota Bangun. Pada 2013, jalan yang sudah dilebarkan menjadi 6 meter telah dilaksanakan sepanjang 50Km. Meski begitu, tahun ini Dinas PU Kaltim tetap melakukan pengerjaan terhadap jalan yang rusak dari Tenggarong hingga Kota Bangun, yakni pembangunan secara berkala. Maksudnya, pembangunan berkala tersebut dilakukan pada badan jalan yang memang dinilai sudah rusak,” kata Taufik Fauzi didampingi Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 03 wilayah I yang menangani perbaikan jalan Loa Janan, Tenggarong, Senoni dan Kota Bangun Maswan di Samarinda, Rabu (12/3).
Sedangkan pembangunan dari Tenggarong ke Kota Bangun, tepatnya hingga di wilayah pinggir sungai Kota Bangun tahun ini akan dilakukan pengerjaan 6 paket dengan alokasi anggaran mencapai Rp41,8 miliar.
Menurut dia, pembangunan jalan Tenggarong-Kota Bangun adalah status jalan nasional yang juga merupakan tanggungjawab Pemerintah Pusat melalui APBN. Untuk pembangunannya, dibagi dua ruas, yakni Tenggarong-Simpang 3 Senoni dan Simpang 3 Senoni-Kota Bangun.
“Panjang pembangunan yang dilakukan dari Tenggarong-Simpang 3 Senoni mencapai 33,2Km. Sedangkan yang telah dilebarkan menjadi 6 meter sisa 4,5Km dan kondisi jalan 87 persen mulus. Tetapi untuk tahun ini kami pastikan tuntas 100 persen,” jelasnya.
Sementara, pembangunan jalan dari Simpang 3 Senoni hingga Kota Bangun yang baru dilebarkan 6 meter baru mencapai 15Km. Sisa pelebaran pembangunan tersebut sepanjang 30,6Km, karena panjang ruas jalan tersebut mencapai 45,6Km.
Tahun ini, untuk pembangunan jalan dari Simpang 3 Senoni hingga Kota Bangun oleh APBN untuk pembangunan 1Km. Namun demikian, Pemprov Kaltim melalui PU Kaltim juga memiliki anggaran untuk pembangunan secara berkala sepanjang 6Km.
“Dari APBD Provinsi tahun ini untuk pemeliharaan dari Simpang 3 Senoni hingga Kota Bangun sebanyak Rp7,7 miliar. Sedangkan dari APBN untuk pemeliharan sepanjang 1Km diberikan anggaran sebanyak Rp5 miliar. Yang jelas, kondisi jalan keseluruhan pembangunan Tenggarong-Kota Bangun mencapai 87 persen. Diharapkan, pada 2014 mencapai 100 persen mulus,” jelasnya.
Dari pantauan penyaji berita Biro Humas dan Protokol Setprov Kaltim ketika melakukan road show dengan Disperindagkop dan UMKM Kaltim baru-baru ini, bahwa kondisi jalan dari Tenggarong- Kota Bangun dalam kondisi mulus. Meski ada beberapa titik yang rusak, namun tidak terlalu parah dan jarak tempuh dari Tenggarong-Kota Bangun bisa dilakukan selama 2,5 jam dengan rata-rata kecepatan 60-80 meter perjam.
Kemudian, dari pantauan penyaji berita, sebelum sampai ke pinggir sungai Kota Bangun, yakni tepatnya 10 kilometer dari lokasi tersebut, kondisi jalan mulus. Kondisi jalan mulus tersebut, tidak lain adalah bukti keseriusan Pemprov Kaltim untuk membangun akses jalan lebih baik, yang selama ini menjadi keluhan warga. mar

2 Teror Kebakaran di Samarinda

SAMARINDA, POskota Kaltim
Setelah api menghanguskan 3 rumah Selasa pagi (10/3), Rabu siang (11/3) warga Samarinda kembali diteror oleh lalu-lalang mobil petugas pemadam kebakaran. Yang pertama sekitar pukul 15.00 wita kendaraan petugas kebakaran dari Badan Penanggulangan Bencana Kota Samarinda dan Bantuan sukarela Kebakaran Kota Samarinda bergerak kearah jalan Oto Iskandardinata Sambutan Samarinda.
Di daerah itu petugas mendapatkan laporan telah terjadi kebakaran lahan yang berdekatan dengan pemukiman penduduk.
Tidak ingin api menjalar kepemukiman warga, petugas pun langsung menuju ke TKP selang beberapa saat api akhirnya dapat dipadamkan oleh petugas pemadam kebakaran.
Kurang dari satu jam laporan terjadi kebakaran kembali diterima petugas pemadam kebakaran,  kali ini api dikabarkan muncul dikawasan jalan KH Samanhudin (eks Wisma Lambung Mangkurat) RT 02 No 16 Sungai Pinang Dalam.
Belasan mobil petugas pemadam kebakaran langsung menuju ke TKP, beruntung api tidak sempat membesar karena warga yang melihat kepulan asap langsung menuju rumah toko dan memadamkan api.
Rudi warga sekitar mengatakan bahwa pertama kali warga dikejutkan dengan teriakan warga dan menunjuk asap tebal diatas eks bangunan ruko yang dulunya merupakan Apotik dan Optik Mardiana. namun sudah setahun lebih bangunan itu sudah tidak digunakan.
Ditanya apakah konsleting listrik yang menjadi penyebab munculnya api, Rudi mengaku tidak mengetahuinya, namun karena sudah lama tidak digunakan bangunan itu tidak memiliki sambungan listrik.
"Bangunan itu sudah tidak memiliki sambungan listrik, karena tidak digunakan lagi," kata Rudi.
Rudi menduga cuaca yang cukup panas pada Rabu siang kemungkinan besar membuat bahan bangunan ditempat itu terbakar.
"Api muncul dari dalam kamar, saat kami masuk api sudah membesar namun berhasil di padamkan warga dengan peralatan seadanya," kata Rudi.
Warga sekitar patut bersyukur, pasalnya lokasi kebakaran merupakan kawasan padat penduduk, apalagi tidak jauh dari tempat itu berdekatan dengan lokasi pasar wisma. M4n

Pertahankan Eksistensi Pasar Tradisional

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Untukmempertahankan eksistensi pasar tradisional, harus ada penataan jelas dari pemerintah. Program itu tentu saja bakal masuk prioritas utama dan akan didukung DPRD Kaltim.
Anggota Komisi II DPRD Kaltim Abdurrahman Alhasni mengatakan, kondisi pasar tradisional harus di atasi bersama, bukan oleh satu instansi saja. “Wajib hukumnya bagi pemerintah kota maupun provinsi untuk dapat membantu mempertahankan pasar tradisional. Fungsinya menyeimbangkan perekonomian di segmen menengah ke bawah. Selama ini kami juga telah menyetujui anggaran untuk meningkatkan prasarana penunjang pasar itu,” katanya.
Menurutnya, pemerintah harus terus berupaya agar sarana pasar semakin baik, sehingga warga merasa nyaman berbelanja. Demi mempertahankan pasar tradisional dari serbuan pasar modern, pemerintah harusnya mengkaji kembali permohonan izin pendirian pasar modern atau istilah lainya adalah minimarket, agar para pedagang di pasar tradisional tidak merasa dirugikan.
“Buat aturan tentang tata cara perdagangan. Dengan memperhatikan kondisi ekonomi di semua level agar masyarakat menengah ke bawah tidak merasa dirugikan oleh aturan tersebut,” ucap politikus Partai Golkar ini.
Ia menambahkan, keberadaan pasar modern memberikan alternatif kepada warga untuk berbelanja. Namun demikian, ada unsur-unsur yang harus diperhatikan, agar pasar tradisional tidak tenggelam oleh maraknya pasar modern.
Ia juga memaparkan keberadaan pasar modern selayaknya menjadi pendukung bagi pasar tradisional, bukan justru mematikannya.
“Contoh gampang, jarak antara pasar modern dan pasar tradisional harus diperhitungkan. Jangan sampai saling berdekatan sehingga akan menimbulkan perselisihan. Segmen kedua jenis pasar ini berbeda. Jika masyarakat menginginkan harga yang miring,  akan memilih pasar tradisional. Demikian sebaliknya,” ucapnya. hms/adv

SKP Tingkatkan Produktivitas dan Tanggungjawab Pegawai

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Penetapan Sasaran Kerja Pegawai (SKP) sesuai dengan yang diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2011 guna meningkatkan produktifitas dan tanggungjawab pegawai.
Menurut Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim Dr H Sigit Muryono, tahun 2014 tetap merupakan tahun peningkatkan kinerja dan prestasi di lingkup Pemprov Kaltim, sekaligus dilakukan penilaian terhadap kinerja para pegawai negeri sipil (PNS).
“Penilaian dilakukan secara berjenjang dari tingkat pimpinan tertinggi hingga ke staf yang memiliki tugas dan tanggungjawab terhadap pekerjaan. Sesuai aturan dalam SKP maka pekerjaan itu harus diselesaikan dalam waktu ditentukan sesuai target,” kata Sigit Muryono pada Sosialisasi Sasaran Kerja PNS di lingkup Dispora, belum lama ini.
Sehingga, melalui SKP maka pimpinan memiliki dasar ukuran kinerja dan disiplin para pegawai yang menjadi bawahannya. Bahkan, produktifitas pegawai dapat diketahui dan ditingkatkan dengan capaian target kerja dalam setiap hari dapat dipertanggungjawabkan.
Pekerjaan yang dilakukan setiap pegawai akan terukur dan mudah dievaluasi terhadap capaian rencana kerja yang telah ditetapkan dan disusun serta disepakati antara pegawai dengan atasan di masing-masing organisasi (SKPD).
Melalui SKP juga akan diketahui dan terevaluasi prilaku kerja, sikap dan tindakan yang dilakukan setiap pegawai atau tidak melaksanakan sesuatu yang seharusnya menjadi kewajiban untuk dilakukan sesuai dengan ketentuan tata aturan yang berlaku.
Diakuinya, dengan diberlakukannya pola SKP maka berbagai hal dapat dilakukan dan diketahui khususnya berkaitan dengan kinerja para pegawai yang menjadi bawahannya. Misalnya, menjadi dasar untuk menetapkan pengembangan karir atau promosi pegawai.
Meningkatkan motivasi kerja pegawai dan dasar untuk menentukan mutasi atau perpindahan pegawai serta dasar menentukan standar penggajian, terlebih untuk mengukur keberhasilan kepemimpinana seseorang dalam suatu organisasi.
“Diharapkan para pegawai di lingkup Dispora memiliki kesadaran kritis terhadap sasaran kinerja pegawai serta mampu mengukur dan menilai tingkat prestasi kinerjanya. Sehingga termotivasi untuk selalu bekerja penuh tanggungjawab serta meraih berprestasi,” harap Sigit.  john

Permasalahan Tata Ruang Kian Kompleks

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Permasalahan tata ruang di Kaltim akan semakin bertambah kompleks, manakala pertumbuhan dan perkembangan aktivitas sosial ekonomi daerah di kabupaten dan kota se-Kaltim juga berlangsung cepat dan dinamis, sehingga secara fisik terus menerus akan meningkatkan keperluan masyarakat akan ruang atau lahan untuk permukiman dan usaha lainnya.
Demikian dikatakan Kepala Biro Bidang Pembangunan Setdaprov  Kaltim Salman Lumoindong mewakili gubernur pada pelantikan Pengurus daerah Ikatan Ahli Perencanaa Indonesia (IAP) Kaltim di Samarinda, Selasa lalu.
Dijelaskan, saat ini sudah sangat diperlukan adanya perencanaan dan perancangan pertanahan dan perkotaan yang lebih baik, yakni yang tidak menyimpang dari tata ruang yang sudah ada. Dengan  mengacu pada Renstra Pembangunan yang memprogramkan pembangunan perumahan dan permukiman dengan menyediakan dan meningkatkan pembangunan perumahan dan permukiman yang berwawasan lingkungan.
"Pemprov Kaltim berupaya menjalin kerjasama dengan instansi dan para pihak terkait maupun dengan masyarakat juga dengan Ikatakan Ahli Perencanaan Indonesia (IAP), untuk saling bersinergis membangun permukiman dan penataan kota yang memenuhi syarat tata ruang, arsitektur, kelayakan huni dan penggunaan, serta tidak melanggar peraturan dan ketentuan yang berlaku," ujarnya.
Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Ko-ta se-Kaltim sangat mendambakan terciptanya daerah atau kota-kota yang bisa disebut sebagai sebagai daerah atau kota ternyaman atau bahkan menjadi The Most Liveable City  yang pernah diraih  Kota Jogjakarta.
"Kota-kota di seluruh Kaltim juga mendambakan terciptanya daerah atau kota  yang bisa disebut sebagai sebagai daerah atau kota ternyaman, tentunya memerlukan bantuan maupun  dukungan serta kerjasama yang baik dengan para ahli perencananan," ungkapnya. jhon

Walikota Salurkan Insentif RT Rp 2,9 Miliar

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Walikota Samarinda Syaharie Jaang memberikan insetif kepada para ketua RT dilingkungan Pemkot Samarinda dengannilai Rp2,9 miliar. Insentif ini merupakan dana segar triwulanpertama tahun 2014 yang diberikan pemkot kepada para ketua RT.
Pembagian insentif kepada RT  ini merupakan wujud penghargaan yang diberikan pemkot Samarinda kepada para Ketua RT dalam membantu Pemkot Samarinda melaksanakan pemerintahan.
Dengan dana ini diharapkan mampu memotifasi para ketua RT untuk terus memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat, karena RT merupakan tulang punggung pemerintahan kota ditingkat masyarakat.
“Jadi saya meminta peran aktif Ketua RT untuk dapat terus memberikan pelayanan kepada masyarakat yang semakin baik,” kata Syaharie Jaang dalam arahannya kepada pejabat Ketua RT se Samarinda di Gedung Gor Segiri Samarinda rabu ( 12/04) kemarin.
Jaang mengatakan bahwa Menciptakan suasana yang tertib, aman dan nyaman bagi masyarakat merupakan salah satu prioritas dalam membangun kota Samarinda.
Kota Samarinda lanjutnya telah tumbuh pesat karena banyaknya potensi sumberdaya alam dan manusia. Namun perkembangan yang demikian pesat tentu memiliki tingkat kerawanan yang tinggi pula sehingga butuh partisipasi dan kerjasama antara warga dengan aparat keamanan dengan peraturan kepala polisi Republik Indonesia.
“Saat ini ditiap kelurahan telah ada Babinkamtibmas. Saya minta nantinya Ketua RT dapat berkoordinasi dengan mereka dalam upaya menjaga lingkungan tetap tertib dana aman. Karena itu adalah modal utama dalam pembangunan yang kita jalankan” kata Jaang.
Selain pembagian isentif RT triwulan pertama, pagi itu dilakukan penandatanganan nota kesepahaman dengan Polresta kota Samarinda.
Walikota juga mengadakan perjanjian kerjasama bidang hukum perdata dan tata usaha negara dengan Kejaksaan Negeri Samarinda. Pemkot menilai, kerjasama dengan kejaksaan samarinda penting dan strategis, mengingat masih seringnya terjadi hambatan dalam penyelenggaraan Pemerintahan dan pembangunan akibat berlarut-larutnya konflik hukum antara pihak-pihak yang berkepentingan dengan pembangunan daerah.
“Kerjasama ini meliputi bantuan hukum, pelayanan hukum dan tindakan hukum lainnya apabila berhadapan dengan konflik hukum, khususnya dalam bidang perdata dan tata usaha negara. selain itu tentunya akses terhadap persoalan hukum yang dihadapi pemerintah akan membawa suksesnya penegakkan hukum yang menjadi komitmen kejaksaan negeri samarinda, ” tegas Jaang. M4n

Tahun 2014, Kaltim Butuh Tenaga Fasilitator 46 Orang

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Kepala BPM-PD Kaltim HM Jauhar Efendi mengatakan tahun ini Kaltim masih membutuhkan tenaga fasilitator sebanyak 46 orang, terdiri dari tenaga fasilitator teknik 42 orang, tenaga fasilitator kecamatan 3 orang dan fasilitator teknik kabupaten 1 orang.
Kebutuhan tenaga fasilitator kabupaten, fasilitator teknik kabupaten, fasilitator kecamatan, asisten fasilitator kabupaten, asisten fasilitator teknik kabupaten dan teknik di Kaltim mencapai 187 orang. Diharapkan, dengan adanya penambahan yang baru dapat mendukung kinerja pemerintah dalam menyukseskan program nasional pemberdayaan masyarakat mandiri perdesaan (PNPM-MP) di Kaltim.
“Tenaga fasilitator yang masih dibutuhkan terbagi di seluruh kabupaten di Kaltim, mulai Berau, Kutai Timur, Kutai Kartanegara, Kutai Barat, Paser, Penajam Paser Utara dan Mahulu. Tetapi, untuk fasilitator kabupaten hanya dibutuhkan di dua kabupaten, yakni Mahulu dan Kutai Barat,” kata Jauhar Efendi ketika dikonfirmasi di Samarinda, Rabu (12/3).
Menurut dia, keberadaan tenaga fasilitator di Kaltim sangat diperlukan, karena selain sebagai pendukung kinerja pemerintah, juga sebagai motivator masyarakat dalam melaksanakan program yang berada di perdesaan. Sebab, pelaksanaan program PNPM juga menjadi tanggungjawab masyarakat untuk melaksanakan.
Apa yang menjadi program pemerintah di perdesaan, juga menjadi tugas dan tanggungjawab fasilitator untuk dilaksanakan, sehingga berjalan dengan baik.
“Misal, jika ada masyarakat yang memerlukan perbaikan jalan desa dan jembatan penghubung antara desa satu dengan yang lain, maka tenaga fasilitator berkewajiban mendampingi masyarakat dan mencarikan solusi untuk pembangunan tersebut, sehingga terlaksana dengan baik dan lancar,” jelasnya.
Guna menjaring 46 faslitator baru tersebut, BPM-PD Kaltim juga telah membuka pendaftaran bagi calon pemohon. Pendaftaran dilakukan sejak Januari hingga Desember 2014.
Bagi yang berminat menjadi fasilitator, dapat menyampaikan permohonan ke BPM-PD Kaltim, Jalan Kadrie Oening Samarinda atau bisa mengirimkan via email ke pnpm_kaltim@yahoo.co.id.
Mendukung perekrutan tenaga fasilitator tersebut, BPM-PD juga telah mensosialisasikan ke sejumlah perguruan tinggi di Kaltim baik negeri maupun swasta, guna menarik minat calon fasilitator PNPM-MP.
Masih kurang tenaga tersebut, dinilai karena lulusan perguruan tinggi di Kaltim kurang berminat menjadi fasilitator PNPM karena mereka berpikir lokasi penempatan yang jauh atau ke daerah terpencil yakni ke kecamatan-kecamatan di pedalaman, terpencil dan tertinggal sesuai dengan syarat yang dibutuhkan BPM-PD Kaltim.
“Kami memaklumi atas kondisi tersebut. Untuk itu, kami memberikan penghargaan tersendiri bagi mereka yang siap ditempatkan di kecamatan di pedalaman maupun daerah terpencil. Penghargaan itu adalah gaji mereka akan jauh lebih besar ketimbang tenaga kerja di sektor pertambangan yang pada kisaran Rp1,5 juta, yakni mereka akan mendapat gaji pada kisaran Rp4 juta hingga Rp5 juta per bulan,” jelasnya.
Guna mendukung kusuksesan PNPM-MP dan mensejahterakan masyarakat, maka diharapkan generasi muda Kaltim yang telah memenuhi syarat agar bersedia menjadi fasilitator. Apalagi hal yang perlu disasar adalah bahwa pembangunan dan kemajuan daerah harus dibangun oleh putra-putri dari daerah ini. mar

Kegiatan Penambangan Kian Diintensifkan

Tingkatkan Penerimaan Negara dan Pendapatan Daerah

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Ditinjau dari segi geologis, beberapa daerah di Indonesia dan di Provinsi Kaltim khususnya, memiliki bahan mineral dan batubara yang cukup potensial dan depositnya hampir merata di seluruh wilayah kabupatan dan kota.  Di masa kini, kegiatan penambangan makin diintensifkan dan telah memberikan kontribusi yang signifikan terhadap penerimaan negara serta pendapatan daerah.
"Berdasarkan data dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral bahwa perusahaan yang telah dinyatakan Clear And Clean (CNC) sebanyak 550 IUP. Hal ini disebabkan diantaranya terdapat permasalahan tumpang tindih penerbitan IUP. Maka dalam rangka tertibnya kegiatan usaha pertambangan di Kaltim, pemerintah telah melakukan moratorium IUP sesuai surat Gubernur Kalimantan Timur Nomor 180/1375-Hk/2013 tanggal 25 Januari 2013," papar Plt Sekrpov Kaltim H Rusmadi pada pembukaan Rapat Koordinasi  dan Supervisi atas Pengelolaan Pertambangan Mineral dan Batubara di Provinsi Kaltim, yang berlangsung Rabu (13/3) di Ruang Serba Guna Kantor Pemprov Kaltim.
Acara itu dihadiri Deputi Bidang Pencegahan KPK, Pejabat Kementerian ESDM,  BPKP, dan dihadiri Wakil Bupati Kukar HM Gufron, kepala dinas badan terkait serta undangan lainnya.
"Menghentikan sementara proses perizinan, bupati/walikota wajib melakukan audit terhadap semua perijinan yang sudah diterbitkan, dan hasil audit tersebut disampaikan kepada gubernur sebagai bahan pertimbangan pemberian advis/rekomendasi," katanya.
Untuk diketahui, kata dia, bupati dan walikota juga telah melakukan langkah-langkah untuk menerbitkan perizinan sebagai berikut, Pemkot Samarinda mencabut sebanyak 11 IUP, Pemkab Paser mencabut sebanyak 3 IUP, Pemkab Kutai Kartanegara mencabut 27 IUP, Pemkab Penejam Paser Utara mencabut 3 IUP, dan Pemkab Kutai Timur mencabut sebanyak 7 IUP.
"Sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku di bidang sektor pertambangan, khususnya mengenai keperdulian perusahaan terhadap pemberdayaan dan pengembangan masyarakat, terutama masyarakat di sekitar wilayah pertambangan, pada umumnya perusahaan telah melaksanakan program community development atau Corporate Social Responsibility (CSR),"tandasnya.
Ditambahkan, keberadaan perusahaan pertambangan batubara di Kaltim cukup memberikan andil dalam pembangunan karena sampai saat ini masih pembangunan daerah masih bertumpu pada sektor pertambangan, namun demikian pengelolaan usaha pertambangan bukan berarti tanpa kekurangan.
"Hal ini senada dengan beberapa temuan BPK adalah masih terdapat beberapa kewajiban yang belum dipenuhi yakni pembayaran iuran tetap dan royalty batu-bara.Untuk itu melalui kesempatan ini saya mengusulkan agar pemerintah pusat membuat suatu kebijakan pembayaran iuran tetap dan royalty tersebut dilakukan dengan menggunakan sistem online, guna meminimalisir terjadinya utang oleh perusahaan,"ujarnya.
Rusmadi mengatakan, seprti  diketahui, sesuai pasal 6 huruf e dan pasal 14 UU No.30 tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, KPK mempunyai tugas untuk melakukan monitor terhadap penyelenggaraan pemerintahan negara. Sebagian dari pelaksanaan tugas monitor tersebut, KPK akan melakukan kegiatan koordinasi dan supervisi atas pengelolaan mineral dan batubara di 12 provinsi, sebagai tindak lanjut pertemuan 12 gubernur pada tanggal 7 Februari 2014 di KPK. mar

Baru Bebas Penjara, Polisi Kembali Bekuk Bandar Narkoba Samarinda

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Setelah lama tidak terdengar kiprahnya Herman alias Here (35) akhirnya kembali ditangkap aparat kepolisian unit Narkoba Polresta Samarinda di Jl DI Panjaitan saat sedang emlakukan Transaksi jual beli Narkoba dalam jumlah besar.
Herman alias Here yang dikenal sebagai salah satu bandar narkoba yang keluar masuk lembaga pemasyarakatan ini kembali ditangkap polisi setelah baru menjalani masa hukuman dan diberi Asimilasi atau pembebasan bersyarat dari Lapas Samarinda.
Herman dibekuk Satuan Reskoba Polresa Samarinda atas kepemilikan sabu 50,8 gram. Kini dia meringkuk di sel tahanan kepolisian.
Laki-laki yang dikenal licin dan berprofesi sebagai supir angkot diawal tahun 2005 ini telah berulang kali ditangkap jajaran kepolisian unit Narkoba, bahkan orang ini disinyalir sebagai salah satu bandar narkoba yang menjalankan bisnis haramnya melalui Lapas.
Ulah Here yang terus berbisnis narkoba terendus petugas menyusul laporan masyarakat ke kepolisian, Here kemudian dibekuk petugas kawasan pusat perbelanjaan Giant Ekstra di perumahan elit Alaya, Jl DI Panjaitan, Samarinda belum lama ini.
"Dia baru bebas bersyarat 1 bulan lalu, juga terkait kasus narkoba. Kita tangkap tangan lagi saat transaksi 50 gram sabu. Hari ini resmi berstatus tersangka dan kita tahan," kata Kasat Reskoba Polresta Polresta Samarinda, Kompol Bambang Budianto, kepada wartawan dikantornya.
Bambang menerangkan, nama Here tidaklah asing dalam bisnis narkoba di Samarinda. Here tercatat berulang kali masuk penjara terkait kasus narkoba jenis sabu. Dalam penangkapan kali ini, selain Here, petugas juga menangkap Saprulloh (26) saat bertransaksi bersama Here. Saprulloh saat ini pun ikut mendekam di sel tahanan.
"Dia (Here) bandar narkoba. Ya, memang tidak asing lagi sebagai pebisnis narkoba di Samarinda. Kali ini kembali ditangkap juga terkait narkoba," kata Bambang.
Selain menyita barang bukti 50,8 gram sabu, petugas juga menyita 1 unit mobil CRV bernomor polisi KT 17 MH, 1 unit motor dan 2 telepon selular. Kepolisian pun hingga kini juga masih memburu pemasok sabu kepada Here.
"Kedua tersangka dijerat dengan pasal 112 dan pasal 114 UU No 35 Tahun 2009 tentang narkotika," tutupnya. M4n

Jl Gerilya Membara, 6 Jiwa Kehilangan Tempat tinggal

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Samarinda kembali membara, akibatnya 6 Jiwa warga Jl Gerilya kehilangan tempat tinggal akibat diamuk si jago merah. Kebakaran terjadi selasa pagi pukul 8.30 wita saat sebagian warga sekitar lagi sibuk dirumahnya masing-masing.
Api tiba-tiba muncul dari rumah yang dikontrak Ahmad bersama istri dan satu anaknya sejak dua bulan lalu. Api langsung membesar dan kemudian melahap rumah yang berdempetan denganya yang dihuni oleh Tina dan suaminya, angin yang cukup kencang kemudian membuat api melompat ke rumah ibu Maspiah dan menghanguskan rumah yang ditinggalinya seorang diri.
Ahmad yang ditemui ditempat kejadian mengatakan bahwa api diduga berasal dari kamar tidurnya, " Api tiba-tiba membesar didalam kamar. diduga akibat konsleting listrik, karena saat kebakaran ia tidak menyalakan lilin maupun obat nyamuk di dalam kamar," kata Ahmad.
Menurut Ahmad dirinya kala itu sedang berada di rumah dan menemasak menyiapkan bahan dagangan yang akan dibawanya berjualan keliling.
"Saya memang memasak namun saat kejadian saya ada didapur, jadi tidak mungkin saya lalai, karena kompornya saya sendiri yang menggunakan, sementara istri dan anaknya sedang berada di depan rumah berdagang es," kata Ahmad.
Api tiba-tiba saja muncul dari kamarnya, karena memang kondisi kabel-kabel dirumahnya memang bermasalah.
"Saya baru dua bulan tinggal ditempat itu, saya tidak tahu kalau sambungan listrik rumah ini ternyata sudah bermasalah sejak lama. Bahkan penyewa rumah ini sebelumnya sempat bertengkar dengan pemiliknya karena masalah listrik ini," kata Ahmad.
Sementara itu Yusuf pemilik rumah mengaku bahwa instalasi dirumahnya baru saja diperbaiki, jadi ia menyangkal jika hangusnya rumah dua pintu miliknya akibat listrik.
"Sebelum ahmad masuk instalasi rumah itu sudah diperbaiki, jadi tidak mungkin karena instalasi listrik, saya curiga dia memasak lalu ditinggal," kata Yusuf.
Sementara itu ketua RT 34 Kurdi kepada poskota Kaltimmengatakan bahwa jumlah korban akibat kejadian ini adalah 3 kk dengan jumlah jiwa 6 orang.
"Api berasal dari rumah yang dikontrak oleh Ahmad dan istrinya serta satu orang balita, api kemudian membesar dan menghanguskan dua rumah lainnya," kata Kurdi.
Sementara itu Kapolsek Samarinda Utara AKP Ervin S mengatakan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait kejadian ini, sejumlah saksi masih dimintai keterangan termasuk pemilik dan pengontrak rumah bansal itu.
"Kami masih melakukan pemeriksaan," kata Ervin. M4n

Belum Dapat IPB, Adukan ke Pusat Pengaduan Masyarakat

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Asisten III Sekprov Kaltim bidang Kesra H Bere Ali mengatakan, tujuan dibentuknya pusat  pengaduan masyarakat di kabupaten dan kota, agar masyarakat yang belum mendapat jaminan kesehatan dari negara melalui program Penerima Bantuan Iuran (IPB) bisa mengadukan ke unit pengaduan kemudian selanjutnya  akan disampaikan kepusat untuk mendapatkan penerima bantuan iuran tersebut.
"Unit pengaduan yang nantinya sudah dibentuk di kabupaten dan kota  dikelola dinas sosial setempat dan melaporkan setiap tiga bulan sekali ke provinsi, sedangkan pusat pengaduan di provinsi melaporkan  setiap enam bulan sekali di Kementrian Sosial," kata H Bere Ali usai rapat membahas program pembentukan pusat pengaduan di ruang Tepian I Kantor Gubernur Kaltim, Selasa (11/3).
Tujuan terbentuknya unit pengaduan masyarakat Kaltim, untuk menampung aspirasi dan menindaklanjuti pengaduan dari masyarakat yang menyangkut data kepesertaan PIB jaminan kesehatan dan kualitas pelayanan kesehatan, di bawah koordinasi Dinas Sosial tingkat provinsi.
Fakir miskin dan orang tidak mampu dengan kriteria, tidak mempunyai kemampuan memenuhi kebutuhan dasar, pengeluaran sebagian besar untuk memenuhi konsumsi pokok dengan sangat sederhana, tidak mampu berobat ke tenaga medis, tidak mampu membeli pakaian satu  kali satu  tahun untuk satu  anggota keluarga, juga hanya mampu menyekolahkan anak sampai tingkat SLTP, dengan memiliki dinding rumah semi permanen, kondisi lantai hanya berupa tanah,atap terbuat dari asbes dengan kualitas rendah, tidak memiliki listrik bermeteran dan luas lantai kurang dari 8 m2.
Bere Ali juga menjelaskan,sesuai Undang-Undang nomor 40 tahun 2004, maka  mulai Januari 2014 Jamkesmas sudah diganti program Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) dengan pelayanan yang sama.
"Karena proses integrasi belum sempurna maka peserta Jamkesmas masih  boleh digunakan namun jaminannya bersistim BPJS," ujarnya.
Sehingga sekarang ini  Jamkesmas berubah menjadi BPJS merupakan program jaminan kesehatan yang bertujuan memberi kepastian perlindungan dan kesejahteraan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
"Bagi yang mampu bisa membayar iuran dengan besaran  sesuai yang diinginkan, sedangkan yang tidak mampu akan dibantu pemerintah," ujarnya.
Dijelaskan, bagi warga tidak mampu  yang menerima bantuan iuran jaminan kesehatan iurannya akan  dibayar negara  yang selanjutnya disebut Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan.
Di Kaltim yang sudah dijamin BPJS ada sekitar 784 ribu, masih ada sisa sekitar 183 ribu peserta yang dijamin Jamkesda. Nantinya Jamkesda ini akan berproses sampai 2016 dan berakhir pada Januari 2017 sudah menyatu  dengan program BPJS. john

Idealnya Jumlah PLKB Satu Desa Satu Petugas

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Untuk mensukseskan program KB di Kaltim maupun Kaltara idealnya setiap desa memiliki satu petugas lapangan tenaga Penyuluhan Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) untuk mendukung suksesnya program keluarga berencana di daerah.
"Kaltim dan Kaltara saat ini masih kekurangan tenaga PLKB untuk tingkat kecamatan dan pedesaan, namun secara kualitas mereka cukup andal karena sudah melalui berbagai program pelatihan," kata Plt Kepala BKKBN Kaltim Yanrizal Makmur saat membuka saat membuka Training Of Trainer TOT bagi tenaga pengelola SKPD KB Kabupaten dan Kota se Kaltim dan Kaltara  di Samarinda, Selasa,(11/3).
Disebutkan, meskipun di beberapa daerah di Kaltim dan Kaltara belum terpenuhi, program kependudukan dan pembangunan keluarga tetap berjalan dengan memanfaatkan kader-kader yang ada didesa-desa.
Untuk terpenuhuinya tenaga PLKB BKKBN Kaltim tetap mengimbau kepada pemerintah kabupaten dan kota untuk melakukan rekrutmen tenaga PLKB yang merupakan kebijakan pemerintah daerah, dan ternyata komitmennya  cukup tinggi untuk melakukan rekrutmen secara bertahap.
"Kalau pelayanan KB dapat kita lakukan sampai ke desa terpencil, maka peserta KB baru atau akseptor dapat direkrut dalam jumlah besar, tentunya harus adanya petugas PLKB karena program mampu  dikendalikan dengan baik, sesuai harapan pemerintah," ujarnya.
Dengan penambahan itu, maka program revitalisasi KB di Kaltim dapat diwujudkan dengan baik.karena tanpa ada penyuluhan yang baik di tingkat masyarakat bawah, maka program KB tidak akan sukses.
Sedangkan dilaksanakan pelatihan atau kegiatan Training of Training (TOT) secara berjenjang bagi pengelola SKPD KB di Kabupaten dan kota sebagai paya  mewujudkan ketahanan keluarga agar keluarga menjadi utuh.
Karena pada fase  balita anak diberikan asupan gizi yang cukup, dan pada memasuki masa remaja anak  bisa terhindar dari kasus seks bebas, penyalahgunaan obat-obat terlarang (Napza) dan penyakit menular HIV/AIDS .Ketika memasuki masa usia perkawinan mereka sudah siap dan dapat merencanakan keluarga dengan baik.
“Jadi pembangunan keluarga dilakukan melalui bina-bina di antaranya Bina Keluarga Balita (BKB), Bina Keluarga Remaja (BKR) serta Bina Kaluarga Lansia (BKL),” katanya. john

Kapasitas Pengelola Perpustakaan Instansi Perlu Ditingkatkan

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Kepala Badan Perpustakaan Provinsi Kaltim Hj Sri Sulasmi Retno Wijayanti mengatakan, keberadaan perpustakaan instansi atau perpustakaan khusus sangat penting dan strategis dalam menunjang kelancaran dan keberhasilan program dan tujuan organisasi/lembaga, sehingga perlu dilakukan peningkatan kapasitas (kemampuan) pengelola.
“Setiap instansi harus terus memberikan kesempatan bagi pengelola mengembangkan kemampuan serta keterampilannya dalam penyelenggaraan dan pelayanan perpustakaan khusus itu,” kata Sri Sulasmi Retno Wijayanti pada Bimtek Pengelolaan Perpustakaan Instansi di Ruang Balai Pustaka, Selasa (11/3).
Selain itu, dukungan pemanfaatan teknologi informasi di bidang perpustakaan serta memberikan dukungan penyediaan bahan/koleksi bacaan guna pengembangan perpustakaan yang dimilikinya lebih diminati pemustaka.
Diakui, penyelenggaraan perpustakaan khusus yang memenuhi kebutuhan informasi para pemustaka masih diperlukan dukungan dan komitmen yang kuat dari para pengelola perpustakaan.
“Pelayanan jasa perpustakaan akan berjalan dengan baik. Selain adanya koleksi, sarana dan dana juga diperlukan dukungan ketersediaan  sumber daya pengelola yang andal  dan terampil,” harap Sri Sulasmi Retno Wijayanti.
Disebutkan, lembaga/instansi pemerintah maupun swasta yang berpotensi memiliki perpustakaan khusus sebanyak 638 unit, namun hingga akhir tahun 2013 telah terbentuk 204 unit atau 434 instansi/lembaga yang belum membentuk perpustakaan khusus.
Semetar itu Kepala Bidang Pembinaan dan Pengembangan Sumindar mengemukakan bimbingan teknis guna merealisasikan tugas pokok Badan Perpustakaan Provinsi Kaltim sebagai Pembina semua jenis perpustakaan di daerah.
“Bimtek ini sebagai upaya untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan sumber daya pengelola ataupun calon pengelola/penyelenggara pelayanan perpustakaan khusus yang terdapat di instansi/lembaga pemerintah dan swasta,” ujar Sumindar.
Bimtek dilaksanakan selama tiga hari sejak 11-13 Maret diikuti 30 peserta terdiri dari pengelola/calon pengelola pelayanan perpustakaan khusus dari instansi/lembaga dilingkup Pemprov Kaltim dan vertikal. mar

Produksi Ternak di Kaltim Meningkat

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Kepala Dinas Peternakan Kaltim Dadang Sudarya  mengatakan, produksi daging yang dihasilkan peternak kabupaten maupun kota di Provinsi Kaltim terus meningkat. Pada 2013, Kaltim mampu menghasilkan 59.710 ton daging. Jumlah itu meningkat 3,97  persen sdibanding tahun sebelumnya.
“Ini merupakan indikator utama kinerja Dinas peternakan Provinsi Kaltim. Yaitu tercapainya peningkatan populasi, produksi dan hasil lainnya dalam menyediakan pangan dari ternak," kata Dadang Sudarya ketika dikonfirmasi  media  Selasa (11/3).
Dadang mengatakan tingkat konsumsi masyarakat terhadap pangan hasil ternak pun terus meningkat. Dari data yang ada, pada 2012 tingkat konsumsi daging masyarakat Kaltim sebanyak 57.339 ton. Selanjutnya, pada tahun 2013 mengalami kenaikan menjadi 61.483 ton. Untuk pasokan daging, lanjut Dadang, Kaltim mampu memasok sebesar 73,75 persen. Sisanya berasal dari luar Kaltim sebesar 26,25 persen. Demikian juga untuk konsumsi masyarakat terhadap telur pada 2013 naik menjadi 22.333 ton telur.
“Sementara jumlah telur yang mampu diproduksi peternakan lokal 4.357 ton. Atas dasar itu, maka Kaltim masih mendatangkan telur dari Sulawesi Selatan, Kalimantan Selatan dan Pulau Jawa,” tandas Dadang.
Menurutnya, tingginya kebutuhan produk peternakan itu, menjadikan Kaltim daerah potensial untuk dikembangkan berbagai jenis ternaik. Baik sapi perah, sapi potong, kambing maupun jenis ternak lain. Dan pembangunan peternakan merupakan salah satu bagian dari 13 program prioritas unggulan pembangunan Kaltim. Yaitu program pembangunan swasembada pangan termasuk asal ternak dan penciptaan lapangan kerja baru.
"Namun demikian, sejumlah produksi hasil peternakan itu belum mampu mencukupi permintaan konsumsi bagi masyarakat lokal. Hal itu dapat dilihat dari tingkat produksi yang lebih sedikit dibanding tingkat konsumsi warga,"pungkasnya. mar

RSUD-AWS Miliki Magnetic Resonance Imaging

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Direktur RSUD AWS dr H Rachim Dinata Marsidi  mengatakan, Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Wahab Sjahranie (RSUD-AWS) Samarinda sejak tahun ini memiliki alat Magnetic Resonance Imaging (MRI) untuk alat diagnostik terkini dengan menggunakan medan magnet memeriksa bagian tubuh tanpa pembedahan yang merupakan pertama di Indonesia.
Alat tersebut, didatangkan dari Amerika yang berkekuatan 1,5 tesla (satuan intensitas magnetik). Alat ini tergolong paling canggih. Kata Usman, sejauh yang dia tahu MRI di Kaltim kecepatannya  belum ada yang mencapai 1,5, 32 channel digital.
“Alat ini sejak Senin 10 Maret 2014 sudah mulai difungsikan. Bahkan, saya telah mencoba alat tersebut sebagai pasien. Alhamdulillah bisa digunakan dengan baik dan apa yang menjadi keluhan masyarakat, tentang kondisi dalam kepala bisa diketahui, apakah ada penyempitan pembuluh darah atau tidak. Apalagi alat tipe yang kita miliki satu-satunya di Indonesia,” kata Direktur RSUD AWS dr H Rachim Dinata Marsidi di Kantor Gubernur Kaltim, Selasa (11/3).
Dia mengimbau masyarakat bisa memanfaatkan alat tersebut. Sesuai dengan rujukan dokter. Memang, sebelumnya alat tersebut masih dalam percobaan. Tetapi, sejak Senin (10/3) sudah bisa difungsikan.
Melalui alat tersebut, masyarakat atau pasien yang diperiksa bisa mengetahui secara jelas bagaimana kondisi yang terjadi di dalam kepala. Bahkan laser dari MRI yang digunakan sudah bisa difungsikan.
“Alat ini bisa digunakan untuk mengetahui kelainan syaraf di tulang belakang hingga ke otak, penyumbatan pembuluh darah bisa diketahui. Jadi, semua bisa difungsikan dan masyarakat bisa melihat langsung apakah ada yang tersumbat atau tidak pembuluh darahnya atau terputus,” jelasnya.
Menurut dia, tipe alat ini baru AWS yang memiliki. Karena, biasa yang digunakan rumah sakit ternama di Indonesia hanya mencapai 18 hingga 19 channel digital. Bahkan, alat serupa juga akan di rumah sakit di Jakarta, yakni Rumah Sakit Abdi Waluya.
Dokter yang memeriksa pasien merupakan dokter dari AWS. Karena, alat ini hanya bertujuan untuk membaca kelainan syaraf yang terjadi pada pasien. “Hasilnya bisa dilihat dalam bentuk CD dan film,” jelasnya.
Mengenai biaya untuk pemeriksaan tersebut memang tergolong mahal, namun bisa digunakan dalam jaminan BPJS. Tetapi, pemeriksaan tersebut sesuai dengan rujukan dokter di praktek atau di rumah sakit.
“Alat tersebut digunakan di ruang radiologi. Tetapi, semua itu berdasarkan rujukan dari dokter spesialis,” jelasnya.
Menurut dia, pengoperasian alat tersebut bagian dari program kerja AWS dalam mewujudkan kinerja yang baik menuju 100 hari kerja Gubernur Kaltim dan Wagub Kaltim. mar

Pipa di Jl Cendana Bocor, Distribusi Air di 10 Titik Terganggu

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Perusahaan distribusi air PDAM Tirta Kecana Samarinda kembali mengalami gangguan. Sebuah pipa distribusi dari Instalasi Pengolahan Air (IPA) Cendana bocor sejak Jumat (7/3) malam. Akibatnya di 10 titik untuk pendistribusian air bersih menjadi terganggu.
Humas PDAM Tirta Kencana Syarif Rahman Hakim mengatakan, kebocoran sudah terdeteksi dan perbaikan sedang dilakukan. Oleh sebab itu warga Kota Samarinda bisa bersabar terkait terlambatnya pasokan air ke sejumlah rumah.
"Pekerjaan sedikit mengalami kendala dilapangan jadi agak lambat untuk diselesaikan, kemungkinan kita akan mengganti Pipa PVC tersebut dengan Pipa Steel " kata Syarif.
Sementara pekerjaan berlangsung, beberapa kawasan terpaksa tidak bisa mendapatkan air, antara lain Jl P Antasari, Jl Cendana, Jl P Suryanata, Jl Ir Juanda, Jl Pembangunan, Komp Voorfo, Jl M Yamin, Jl Suwandi, Jl S Parman dan Jl DR Sutomo.
"Kami mohon maaf atas gangguan tersebut dan Pekerjaan diupayakan secepatnya selesai " katanya.
Menurut Syarif, untuk target rampung pekerjaan belum bisa ditentukan. Namun, pihaknya tetap melakukan upaya agar distribusi air warga kembali normal. "Sampai sekarang masih dikerjakan," ujarnya.
Seperti yang diketahui kebanyakan warga Kota Samarinda selalu menggunakan air PDAM untuk keperluan sehari-hari. Jika distribusi air bersih mengalami gangguan maka warga sekitar harus mengeluarkan biaya tambahan untuk mendapatkan air bersih. Oleh sebab itu pihak PDAM harus segera menyelesaikan perbaikan pipa yang bocor tersebut. aon

Pengetap Solar Harus Ditindak Tegas

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Bebasnya pengetap BBM solar sehingga makin meresahkan masyarakat membuat Anggota Komisi III Nicolas Pangeran meminta pemerintah lebih serius mengawasi distribusi BBM.
Situasi ini, kata Nicolas, tentu saja membuat masyarakat merasa dirugikan. Apalagi jika mengikuti pemberitaan para pengetap sangat susah ditumpas. Apalagi diduga kuat ada sindikat pengumpul utama yang bekerja sama dengan SPBU tertentu. Seperti di Jalan  di Jalan M Yamin, PM Noor, Kadrie Oening, Suryanata, Sambutan, dan Jalan KH Wahid Hasyim Samarinda.
“Tidak bisa dibiarkan terus menerus. Langkah Pemkot Samarinda yang bergerak cepat menanganinya sangat diapresiasi. Ingat ini merugikan banyak pihak, dengan korban paling banyak adalah masyarakat,” ucap Nicolas
Ia mengimbau pemerintah juga kepolisian bekerja sama dengan seluruh elemen masyarakat guna menertibkan, bahkan menangkap oknum-oknum yang turut terlibat di dalamnya. Tidak hanya bergantung pada Satpol PP yang selama ini lebih ‘manjur’ mengejar para pengetap solar itu
“Aksi pemerintah bertemu muka dengan Pertamina, Polresta Samarinda, Kodim 0901, Kejari Samarinda dan melibatkan lembaga swadaya masyarakat untuk menangkal aksi pengetap itu adalah gebrakan besar. Semua unsur layak mendukungnya,” tambahnya.
Menurutnya, aksi pengetap ini memang sudah demikian cerdik mengelabui banyak pihak termasuk kepolisian. “Modus pembelian BBM jumlah banyak dengan tangki modifikasi bahkan pada siang hari adalah sinyal bahwa operasi mereka sudah berjalan lama. Tentu saja ini meresahkan warga. Lihat saja antrean kendaraan yang mengular di beberapa SPBU. Apalagi saat sekarang merupakan tahun politik. Semua celah yang berhubungan dengan tingkat keresahan dan keamanan masyarakat haris dihilangkan,” imbau Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kaltim ini. hms/adv

Dinas Perkebunan Sempurnakan Renstra 2013-2018

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Dalam upaya mencapai target kegiatan melalui penyusunan dan penyempurnaan Rencana Rtrategis (renstra) instansi agar pengembangan subsektor perkebuunan lebih optimal, maka perlu dilakukan penyempurnaan renstra dengan melibatkan kabupaten dan kota.
“Perlu adanya keterlibatan kabupaten dan kota dalam penyempurnaan penyusunan renstra. Kegiatan subsektor perkebunan tersebar di seluruh wilayah di Kaltim dan Kaltara. Karenanya pengembangan kegiatan harus  disesuaikan dengan potensi kewilayahan,” kata Kepala Dinas Perkebunan Kaltim Hj Etnawati Usman, Senin (10/3).
Diakuinya, pada Februari lalu Disbun Kaltim telah memfasilitasi pertemuan kabupaten dan kota guna membahas sekaligus menyempurnakan penyusunan renstra pengembangan kegiatan dan program perkebunan Kaltim selama lima tahun kedepan.
Sesuai dengan visi Disbun Kaltim tahun 2013-2018 yakni terwujudnya perkebunan yang berbasis agroindustri sebagai pendukung ekonomi hijau untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat Kaltim.
Sedangkan misinya antara lain meningkatkan produksi komoditi perkebunan dan meningkatkan kualitas dan nilaitambah produk serta menguatkan aspek kelembagaan dan pemasaran dengan mengembangkan perkebunan yang berkelanjutan.
Sehingga pentingnya penyusunan renstra perkebunan untuk menjadi acuan standar sekaligus mekanisme  pembangunan dan pengembangan subsektor perkebunan dengan berbagai komoditasnya tepat sasaran.
Renstra diharapkan mampu menghasilkan program dan kegiatan prioritas atau unggulan dan dimasukkan ke dalam RPJMD Kaltim tahu 2013-2018 yang saat ini sedang disusun Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kaltim.
Disebutkan, berbagai program dan kegiatan prioritas dalam renstra Disbun Kaltim yang telah masuk dalam RPJMD 2009-2013 telah tercapai. Diantaranya, pembangunan Sejuta Hektar Sawit dengan meilbatkan pihak swasta dan perusahaan besar negara dan masyarakat (plasma).
“Selain visi juga misi kita bersama guna meningkatkan produksi perkebunan dan kualitas produknya serta meningkatkan niulai tambah produk dan menguatkan aspek kelembagaan dan pemasaran,” tandas Etnawati. mar

Menyamaratakan Pendidikan Melalui Beasiswa Kaltim Cemerlang

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Gubernur Kaltim  H Awang Faroek Ishak mengatakan, Pemprov Kaltim berkomitmen untuk meningkatkan kualitas SDM dan menyamaratakan pendidikan di wilayah Kaltim  termasuk Kaltara. Salah satu program Pemprov untuk mewujudkan pendidikan berkualitas dan merata di Kaltim adalah Beasiswa Kaltim Cemerlang yang telah berjalan selama lima tahun terakhir.
"Untuk penyaluran Beasiswa Kaltim Cemerlang 2014, Pemprov menilai perlunya dilakukan evaluasi terhadap sistem distribusi beasiswa yang sebelumnya menggunakan sistem online. Untuk itu, kita  mengundang semua pihak baik
perwakilan perguruan tinggi negeri dan swasta, organisasi kemasyarakatan dan paguyuban. Tidak lain untuk menerima dan menampung usulan-usulan dalam penyusunan Petunjuk Teknis (Juknis) Beasiswa Kaltim Cemerlang 2014,"kata Awang Faroek Ishak, akhir pekan lalu. 
Awang Faroek mengungkapkan hal ini juga berkaitan dengan upaya Pemprov untuk merubah pola pendaftaran dan penyaluran Beasiswa Kaltim Cemerlang 2014, dengan menggunakan dua sistem, yakni sistem manual dan online. Dalam rangka memenuhi tuntutan masyarakat agar supaya beasiswa lebih dapat dinikmati oleh masyarakat Kaltim.
“Jika dibuka secara online seperti tahun-tahun sebelumnya maka seringkali ditemukan pendaftar dari luar Kaltim yang mengelabui panitia seleksi dengan menggunakan KTP Kaltim. Untuk 2014 ini, sistem manual kita serahkan kepada kabupaten/kota dan Pemprov tidak akan mencampuri bagaimana proses penyeleksiannya,” ungkapnya.
Menurut dia, sistem manual dilaksanakan karena di daerah pedalaman, terpencil dan kawasan perbatasan tidak dapat mengakses internet. Sedangkan sistem online tetap akan diberlakukan, terutama untuk program doktor, magister ataupun program internasional.
“Sekali lagi sistem ini kita laksanakan untuk penyelenggaraan pendidikan secara keseluruhan menjadi lebih baik, temasuk untuk akuntabilitas dan pertanggungjawabannya dikemudian hari,” jelasnya.
Awang Faroek berharap dengan sistem yang ada, tidak siswa/mahasiswa yang sudah menerima beasiswa dari kabupaten/kota juga menerima beasiswa dari provinsi. Untuk itu, kuota kabupaten/kota yang diberikan harus benar-benar melalui seleksi oleh bupati/walikota. Hal yang sama juga dilakukan untuk kuota perguruan tinggi.
“Jadi dengan sistem ini, antara kuota kabupaten/kota tidak akan terjadi duplikasi dengan kuota perguruan tinggi, artinya tidak ada orang yang sama yang menerima beasiswa sampai dua kali. Meskipun seleksi dilakukan oleh kabupaten/kota dan perguruan tinggi, namun berkas lengkapnya tetap dimasukkan ke panitia provinsi,” urainya.
Awang Faroek menegaskan Pemprov dibawah kepemimpinannya bersama Wagub Mukmin Faisyal tetap berkomitmen untuk mengalokasikan anggaran pendidikan 20 persen dari APBD Kaltim. Untuk itu, diminta kepada insan pendidikan kabupaten/kota se Kaltim dan Kaltara agar dapat memanfaatkan program beasiswa ini dengan sebaik-baiknya.
“Untuk 2014 ini, akan dialokasikan sebesar Rp208 miliar untuk 50.254 penerima Beasiswa Kaltim Cemerlang. Ada 25 jenis Beasiswa Kaltim Cemerlang yang akan disalurkan kepada putra-putri Kaltim. Manfaatkan ini sebaik-baiknya, untuk pembangunan Kaltim kedepan yang lebih baik,” paparnya. mar

Pemkot Samarinda Siap Sukseskan Ketahanan Pangan Negara

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Pemkot Samarinda bertekad ikut serta mensukseskan program ketahanan pangan yang diprogramkan pemerintah RI, meskipun wilayah Kota  Samarinda mempunyai lahan pertanian terbatas.
Pemkot Samarinda berupaya maksimal meningkatkan surplus pangan sesuai kebijakan nasional dari kerjasama antara Menteri Pertanian dengan Panglima TNI tentang pengawasan dan pencetakan sawah.
Hal ini diungkapkan Walikota Samarinda syaharie Jaang ketika memimpin rapat koordinasi pembangunan pertanian di kantor Dinas Pertanian, Perkebunan dan Kehutanan Kota Samarinda di Jl Biola, Senin  (10/03) kemarin.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kantor Dinas Pertanian,Perkebunan dan Kehutanan, Marwansyah, Dandim Doddy Muchtar, Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan, Syamsul Bahri, Kepala Bappeda H Ismansyah, Kepala Kantor BLH Endang Liansyah, Kepala Kantor BPKAD Indra Hadi dan Kabag kerjasama I Gusti Ayu Sulistiani serta Kabag Humas dan Protokol Masrulah.
“Bidang pertanian merupakan program nasional tentang ketahanan pangan negara dalam surplus pangan, dimana tahun 2014 seluruh daerah termasuk Samarinda mempunyai tanggung jawab memberikan perhatian yang besar dalam ketahanan pangan,” Kata Jaang.
Saat ini Pemkot sudah menginventarisasi lahan,dan mengkaji peningkatan panen yang biasanya setahun 1 kali panen, bisa ditingkatkan menjadi 2 kali panen atau bahkan 3 kali panen.
“Masyarakat perlu contoh, dengan adanya contoh yang baik masyarakat bisa meniru karena masyarakat kita sekarang ada keraguan apakah betul ini bibit unggul dan bagaimana cara menanam dengan baik,” kata Jaang.
Sementara itu Kepala Dinas Pertanian, Pertanaman dan Kehutanan Marwansyah mengatakan bahwa pada tahun 2014 Dinas Pertanian telah menerima bantuan dari pemerintah pusat yaitu sekolah lapang pertanian berupa sarana produksi yang dibantu seluas 2.000 hektar.
“Harapannya semoga satu lokasi tanam bisa 6 kali panen dalam setahun. Semua kita lakukan dalam rangka upaya meningkatkan produktifitas lahan,” kata Marwansyah.
Ia mengutarakan, bila produktifitas lahan meningkat, nilai rupiah yang dihasilkan banyak dan diharap para petani tidak menjual lahan produktif untuk alih fungsi.
“Kita juga bekerjasama dengan Bank BI dalam membangun suatu cluster untuk memproduksi tanaman yang menyebabkan inflasi, salah satunya seperti lombok dan bawang merah. Rencana berlokasi di Sungai Siring, dan bisa mengurangi ketergantungan dengan pulau Jawa dan Sulawesi,” bebernya.
Tak hanya itu, lanjutnya, masalah pertanian terpadu mereka sudah meninjau lahan Pemkot seluas 10 hektar di Sukorejo atau di track dayung. M4n

Samsat Samarinda Terapkan Layanan "Door To Door"

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Dalam melaksanakan peningkatan prima sebagai upaya pelayanan kepada masyarakat Kota Tepian Samarinda, Kantor Samsat Samarinda kedepan akan menerapkan sistem pelayanan pengurusan pajak kendaraan bermotor tahunan dengan cara "Door to Door".
Hal itu dikemukakan Kepala Samsat Samarinda, Iptu Doddy T,  di ruang kerjanya, belum lama ini.
Menurut Doddy, penerapan sistem door to door dimaksudkan untuk membantu dan mempermudah masyarakat dalam kesibukannya dalam proses pengurusan perpanjangan pajak kendaraan bermotor.
"Utamanya bagi warga pelosok yang tidak memiliki waktu untuk datang mengurusnya ke kantor Samsat," ujar Iptu Doddy.
Dia katakan masyarakat yang jauh dari pusat layanan ini akan bisa memanfaatkan layanan ini tanpa mengurangi resiko datang ke pusat layanan. “Pelayanan seperti ini akan mulai kita terapkan pada tahun ini juga,” ujar Doddy.
Doody mengakui bahwa walaupun saat ini sistem "Door to Door" belum dilaksanakan maksimal dikarenakan masih kekurangan personil, tapi yakin program tersebut akan berjalan dengan baik dalam pelayanan kepada masyarakat.
"Sistem kerja separti  pelayanan antar pizza. Jadi Warga cukup menghubungi melalui call center, maka petugas dengan menggunakan sepeda motor akan langsung datang melayani. Yah, Intinya kita ingin memberikan pelayanan terbaik buat warga Samarinda dengan harapan masyarakat bisa merasa lebih nyaman untuk membayarkan pajak kendaraan bermotornya," terang Doddy.
Kasat Samsat Doddy T juga mengatakan saat ini  untuk membantu masyarakat Samsat Samarinda juga memiliki pelayanan mobil Samsat keliling. Pada Program ini cukup signifikan dalam membantu warga setiap hari. "Setiap hari kerja akan berjalan sesuai jadwal," terang Doddy.
Pelayanan perpanjangan SIM dan pajak dapat dilakukan di mobil keliling, sasarannya adalah kampus, kantor pemerintah dan daerah-daerah pelosok dimana warga merasa terlalu jauh untuk datang ke kantor Samsat," pungkas Doddy. tha

Ijin ke Sekolah, Pelajar SMP Tewas Tenggelam

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Ijin mengikuti jam tambahan di sekolahnya seorang siswa sekolah menengah pertama di samarinda tewas tenggelam di kolam dengan kedalaman 4 meter,  jenazah ditemukan oleh penjaga kolam renang 2 jam setelah rekan-rekan korban kebingungan mencari korban disekitar kolam renang.
Sang Ibu terlihat tergopoh-gopoh mendatangi kolam renang Gor Segiri di jalan Kusumah Bangsa Samarindatempat anak bungsunya ade samitro (14) ditemukan telah terbujur kaku di pinggir kolam renang .
Wanita ini tidak bisa berkata apa-apa melihat Ade Samitro yang ijin mengikuti jam tambahan di sekolahnya di smp dibilangan jalan Merdeka Samarinda telah terbungkus koran bekas dipinggir kolam.
Sementara Pransisko Santoso Bapak Ade tampak tidak bisa menahan kesedihan disamping jenazah anaknya laki-laki ini terus meratapi musibah yang dialami Ade, pria ini tidak menyangka jika anaknya yang ijin kesekolah justru berangkat ke kolam renang tanpa sepengetahuannya.
Ardan Sutanuddin teman sekolah korban mengatakan bahwa sebelum berenang mereka berkumpul disekolah, setelah selesai mengerjakan tugas mereka kemudian berenang di tempat itu. Namun naas Ade yang tidak bisa berenang justru tewas tenggelam.
Warga Jl Biawan ini diduga tewas karena kehabisan nafas saat tenggelam di kolam yang dalamnya 4 meter Ade diperkirakan tewas pukul 15.00 wita dan baru ditemukan pukul 17.00 wita.
Menurut ardan, ade tidak bisa berenang itu mungkin tak menyadari kolam renang yang dia tenggelam memiliki kedalaman 4 meter.
“Dia tidak bsia berenang, jadi kami minta dia berenang di kolam yang dalamnya 1 meter, namun mungkin ia mengikuti kami berenang di kolam yang dalamnya 4 meter,” kata Ardan.
Meninggalnya Ade membuat petugas kepolisian langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dengan meminta keterangan sejumlah warga dan orang tua korban untuk mengetahui data awal kematian korban.
Sementara itu Ambriadi, petugas yang penjaga kolam renang mengaku bahwa sebelum para siswa turun ke kolam renang petugas sudah mengingatkan agar tidak berenang di kolam dengan kedalaman 4 meter.
Bahkan beberapa instruksi tertulis mengenai tata cara berenang juga telah dipasang dan ditulis besar-besar dibeberapa sudut kolam renang.
“Kalau peringatan sudah kami sering sampaikan, baik lisan maupun tertulis, namun namanya anak-anak ada ada saja yang curi-curi, jika begini kami yang dikatakan lalai,” kata Ambriadi.
Ditempat ini lanjutnya yang berenang cukup banyak jadi sangat sulit mengawasi para perenang-satu. Sementara itu untuk mengetahui penyebab pasti kematian Ade, jenazah Ade langsung dibawa kerumah Sakit Umum Dirgahayu untuk menjalani autopsy,  sementara itu untuk kepentingan penyelidikan polisi menutup kolam renang yang berada di komplek gelanggang olahraga segiri Samarinda. M4n

Menteri LH Resmikan Taman Tiga Generasi Kaltim

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Menteri Lingkungan Hidup Balthasar Kambuaya bersama Asisten III Sekprov Kaltim bidang Kesra Bere Ali mewakili Gubernur Kaltim Dr  H Awang Faroek Ishak akan meresmikan Taman Tiga Generasi dan bangunan pengawas mangrove kawasan Mangrove Centre di Kariangau dan bangunan pendidikan Mangrove di SMAN 8 Margomulyo Balikpapan, Rabu (12/3).
Melalui peresmian tersebut, diharapkan pengembangan mangrove di Kaltim akan lebih baik, sehingga mampu menciptakan peningkatan kelestarian lingkungan yang baik bagi masyarakat sekitar pesisir pantai.
“Kawasan ini diharapkan bisa menjadi contoh bagi kabupaten dan kota yang ingin mengembangkan tanaman mangrove. Penanaman mangrove di kabupaten/kota diharapkan berpengaruh terhadap peranan ekologis, ekonomis dan sosial untuk mendukung pembangunan wilayah pesisir karena hutan mangrove akan menjaga kestabilan garis pantai dari abrasi dan erosi serta menjaga kelestarian ekosistem pantai,” kata Kepala BLH Kaltim H Riza Indra Riadi ketika dikonfirmasi di Samarinda, Senin (10/3).
Menurut dia, mangrove juga berfungsi untuk menahan laju tiupan angin kencang dan dapat mensterilkan air laut yang asin menjadi tawar. Karena itu, diharapkan kepada seluruh pihak untuk selalu menjaga kelestarian ekosistem pantai di masing-masing daerah dengan menanam mangrove.
Dia mengatakan penanaman mangrove di Kaltim hingga 2012 mencapai 12.268.819 bibit pohon dengan luas lahan yang ditanam mencapai 3.432.427 hektar. Jumlah tersebut terdiri dari dukungan PT Total E&P Indonesie yang mencapai 10.182.186 bibit pohon dengan luas lahan 2.549.048 hektar dan kegiatan penanaman yang dilakukan Pemprov Kaltim mencapai 1.712.339 bibit pohon dengan luas lahan mencapai 883.379 hektar.
Selain itu, Menteri LH juga direncanakan sebagai keynote speech ketika rapat koordinasi lingkungan hidup Ekorogion Kalimantan 2014 di Balikpapan. Menteri LH rencana akan menyampaikan mengenai tantangan institusi lingkungan hidup di Kalimantan yang perlu dilaksanakan dengan serius.
Karena, pengelolaan lingkungan hidup harus membutuhkan kerja keras, sehingga tidak terjadi kegagalan kebijakan dengan menerapkan prinsip kepemerintahan yang baik serta bebas dari isu korupsi.
“Apalagi tahun ini merupakan akhir tahun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN). Tentu akan terjadi perubahan pemerintahan, sehingga rencana strategis (Renstra) Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) harus disusun sejak dini. Karena itu, KLH perlu adanya informasi dan masukan dari lembaga lingkungan hidup se Kalimantan,” jelasnya.  john

500 Polisi Amankan Laga Timnas U-19 di Samarinda

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Panitia pelaksana pertandingan Tur Nusantara Timnas U-19 di Stadion Utama Palaran, Kaltim pada 14 Maret 2014 mendatang, menyiapkan 500 personil keamanan dari kepolisian setempat untuk mengamankan laga Timnas U-19 melawan Pusam U-21.
Koordinator pertandingan Tur Nusantara Timnas U-19 di Kalimantan Timur, Achmad Subhan di Samarinda, Selasa, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan aparat Poltabes Samarinda untuk mengamankan ajang uji coba tersebut.
"Sekitar 500 personil kepolisian yang akan turun, termasuk didalamnya Brimob dan pengamanan lokal stadion,"jelas Subhan.
Selain aparat kepolisian, dikatakan Subhan Panpel laga timnas di Samarinda juga menjalin kerjasama dengan aparat TNI dari Batalyon 611.
"Kami berharap seluruh agenda bisa berlangsung dengan aman tertib, dan ada sisi positifnya untuk masyarakat Samarinda,"terang Subhan.
Aspek keamanan pertandingan dianggap menjadi prioritas kesuksesan laga uji coba, mengingat panitia menyiapkan tiket dengan jumlah kurang lebih 35.000 penonton.
"Tiket kami sesuaikan dengan kapasitas stadion yang mempunyai daya tampung sedemkian rupa, dan jumlah tersebut sesuai dengan jumlah kursi di Stadion,"papar Subhan.
Untuk mempermudah pelayanan penonton, dikatakan Subhan panitia akan membuka penjualan tiket dimulai dari beberapa hari sebelum pertandingan, khususnya untuk tiket VVIP dan VIP.
"Penukaran tiket hanya berupa kwitansi dan baru bisa ditukar dengan tiket aslinya pada saat pertandingan,"tegas Subhan. at

2014, Jumlah Peserta UN Kaltim Capai 88.078

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Kepala Dinas Pendidikan Kaltim H Musyahrim mengatakan, jumlah peserta Ujian Nasional (UN) SMP, MTS, SMP Terbuka, SMPLB, SMA/MA, SMALB dan SMK di Kaltim pada tahun ajaran 2013/2014 mencapai 88.078 dari jumlah sekolah mencapai 1.213 unit se Kaltim.
"Jumlah tersebut lebih kurang dari tahun ajaran 2012/2013 yang mencapai 99.236 peserta. UN untuk SMA maupun Madrasah Aliyah (MA) dan SMK baik negeri maupun swasta secara serentak digelar pada 14 hingga 18 April 2014, SMP 5-8 Mei 2014 dan ujian sekolah SD pada 19-21 Mei 2014,"kata Musyahrim didampingi Ketua Panitia UN Kaltim Hj Dayang Budiati dikonfirmasi di Kantor Disdik Kaltim Samarinda, Senin (10/3).
Dikatakan, pelaksanaan UN tidak ada yang berbeda dengan tahun ajaran yang lalu, yakni untuk pencetakan soal tetap dilakukan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Termasuk soal ujian juga tidak ada perubahan, yaitu tetap 20 paket. Artinya, setiap peserta tidak ada yang sama soalnya dengan peserta yang lain di dalam satu ruang ujian,” kata Musyahrim
Agar seluruh peserta UN lulus dengan nilai yang baik,  Musyahrim mengharapkan pihak sekolah, baik guru hingga orang tua siswa untuk dapat memberikan motivasi kepada anak-anak mereka, sehingga apa yang diinginkan dapat terwujud.
Menurut dia, seluruh siswa telah siap menghadapi UN pada tahun ajaran ini. Karena, ujian tersebut merupakan kegiatan rutin yang biasa dilaksanakan setiap tahun.
 “Saya yakin semua siswa yang akan mengikuti UN di masing-masing sekolah sudah melakukan persiapan hingga saat ini, di antaranya tes daya serap, try out atau uji coba pra UN dan berbagai kegiatan lain untuk mempersiapkan mental agar tidak takut lebih dulu sebelum mengerjakan soal,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Panitia UN Kaltim Hj Dayang Budiati mengatakan data jumlah peserta yang mengikuti UN di Kaltim saat ini hanya ada dari jenjang SMP, SMA hingga SMK. Sedangkan untuk jenjang SD masih menunggu proses pemecahan kode wilayah yang dilakukan Panitia Pusat UN.
“Yang jelas data terakhir untuk jumlah peserta UN dari jenjang SMP hingga SMK sudah disampaikan ke Panitia Pusat UN pada 31 Januari 2014. Tetapi, jika memang ada siswa yang pindah tetap akan kami proses pendataannya, sehingga bisa mengikuti UN secara serentak,” pungkasnya. mar

Bandara Maratua 2015 Diharapkan Beroperasi

SAMARINDA,Poskota Kaltim
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltim H Zairin Zain mengatakan,Pembangunan bandar udara di Pulau wisata Maratua kabupaten Berau terus dikerjakan.
Landasan pacu atau run way sepanjang 1200 meter kini sudah proses  pengerasan dengan  pasir dan batu. Kemudian akan dilanjutjkan  pengerjaan overlay (Lapisan Pengerasan Tambahan) yang akan  mendapat dukungan dana dari  anggaran APBN  Rp 40 Milliar dan APBD Rp20 milliar.
"Kalau  anggaran tersebut tidak menemui hambatan atau kendala bandara Maratua bisa beroperasi pada 2015, dengan demikian, turis akan memiliki pilihan untuk sampai ke pulau terbesar dari Kepulauan Derawan tersebut," kata Zairin Zain saat di konfirmasi di Samarinda. Senin (10/3).
Nantinya kalau dukungan dana lancar baik APBN maupun APBD sehingga  pembangunan run way maupun apron bisa selesai, sedangkan untuk pembangunan terminal kedatangan dan keberangkatan akan dilaksanakan  Pemkab Berau.
"Bandara di pulau terluar di Berau tersebut tidak hanya sebagai akses pengembangan kepariwisataan bahari karena bisa didarati pesawat ATR berkapasitas 40 penumpang maupun hercules sehingga bandara tersebut sebagai pertahanan terluar juga menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)," jelasnya.
Untuk diketahui, selama ini wisatawan yang datang ke Pulau Maratua harus menggunakan speedboat yang ditempuh dalam waktu sekitar 1,5 jam dari Pulau Derawan. Dengan adanya bandara, maka wisatawan yang ingin pergi ke Maratua memiliki lebih banyak pilihan, dan dengan menggunakan transportasi udara ini tentu saja waktu tempuhnya akan lebih singkat, hanya 30 menit.
Kepulauan Derawan terdiri pulau-pulau utama Pulau Derawan, Pulau Maratua, Pulau Kakaban, dan Pulau Sangalaki. Semuanya menjadi tujuan wisata alam dan petualangan yang sangat menarik untuk dikunjungi. Pantai dan pulau yang cantik, pasir putih yang bersih, air laut yang biru, dan biota-biota laut yang sangat beragam akan menjadi pemandangan memikat saat berlibur ke Pulau Derawan. Keindahan Derawan bahkan sudah terkenal di mancanegara. john

Kenal Lewat BBM Perawan Hilang

SAMARINDA,Poskota kaltim
Kasus persetubuhan kerap terjadi dikalangan masyarakat umum khususnya pelajar dibawah umur dan kali ini pelaku adalah teman prianya yang dikenal lewat jaringa sosian BBM.
Peristiwa ini dialami oleh siswi SMK di Samarinda, sebut saja Bunga (17) warga Pinang Seribu yang menjadi korban asusila atau persetubuhan yang dilakukan oleh HR (21) warga Jalan  Plamboyan Loa Buah, sampai hamil 4 bulan.
Kasus ini terbongkar saat  ibu korban ST (32) yang awalnya curiga dengan perubahan fisik bunga menanyakan kepada korban dan dilakukan tes kehamilan dan hasil positif korbanpun mengakui bahwa dirinya telah disetubuhi teman priannya .mendengar pengakuan Bunga sang ibu pun melaporkan kejadian tersebut ke Polsekta Sungai Kunjang pada Minggu(28/2) lalu dan pada hari Minggu (9/3) lalu tersangka berhasil diamankan dan digiring ke Polsekta Sungai Kunjang.
Menurut keterangan HR,  persetubuhannya dengan Bunga dilakukan  2 kali pada Okteber 2013 dan akhir Oktober 2013 dirumah tersangka. Dirinya kenal dengan korban melalui media sosial.
“Tersangka sudah kita amankan dan kita kenakan Undang Undang Perlindungan Anak,” kata Kapolsek Sungai Kunjunag Kompol Harun. ovi

Jambret HP Ibu Hamil, Wakar Dihajar Warga

SAMARINDA,Poskota Kaltim             
Nekat demi ingin memiliki HP (handphone) jadi babak belur dihajar warga, dan ini dialami Heri (40) seorang penjaga alias wakar disalah satu perusahaan di Loa Bahu Samarinda.
Peristiwa ini terjadi pada  Senin (10/3) pukul 09.00 wita, dimana pelaku yang mengendarai sepeda motor berusaha menarik HP milik Wiji (31) yang sedang hamil 7 bulan yang kala itu sedang jalan kaki.
Saat berhasil merebut HP itu, korban langsung berteriak, kontan saja warga sekitar yang mendengar bergegas mengejar dan mengajar pelaku, untung saja polisi cepat datang sehingga langsung digiring ke tahanan.
Kepada polisi tersangka mengaku baru kali  ini terpaksa menjambret lantaran kebutuhan ekonomi."Tersangka telah diamankan adapun pasal yang dikenakan  Pasal 363 pidana 5 tahun penjara," kata Kapolsekta Sungai Kunjang Kompol Harun. ovi

Satpol PP Aniaya 2 Warga

Hari Pertama Jumat Tanpa Kendaraan ke Kantor Ternoda

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Hari pertama dilakukannya program Jum'at tanpa kendaraan menuju Kantor pemerintahan yang menjadi program pemerintah Kota Samarinda ternoda, sejumlah petugas satpol PP terlihat menganiaya warga yang mengantar keluargannya ke kantor Camat Samarinda Kota.
Meski kasusnya akhirnya tidak dilanjutkan kasus pemukulan yang dilakukan aparatur pemerintah ini patut disesalkan, seharusnya jika memang dilarang seharusnya petugas satpol PP tidak terlampau arogan melakukan pemukulan, apalagi hingga berujung pengeroyokan.
Ridwan warga jalan Dahlia yang menyaksikan hal itu sangat menyayangkan kejadian ini, apalagi peraturan yang dikeluarkan pemerintah kota bukan merupakan satu peraturan yang sifatnya urgen, atau bisa mempengaruhi kondisi kota Samarinda secara umum.
"Mereka bisa berbicara secara baik-baik jika memang hal itu dilarang, dan tidak main pukul, selain itu sebagai aparatur pemerintah mereka juga diharapkan memiliki kesabaran dan tidak mengumbar emosi," kata Ridwan.
Penyebabnya sendiri belum diketahui secara pasti, namun tiba-tiba saja seorang wanita marah dan berteriak-teriak di jalan Dahlia mengaku tidak terima dua anaknya dianiaya oleh petugas satpol PP jumat pagi.
"Anaknya diketahui sedang mengantar sang istri pergi kerja, namun tiba-tiba ditegur petugas satpol dan terjadi pemukulan, tidak hanya satu orang selanjutnya saat sang adik menanyakan penyebabnya kembali petugas Satpol PP melakukan pemukulan," kata Ridwan.
Sementara itu sejumlah petugas satpol PP yang coba dikonfirmasi kejadian ini menolak memberikan keterangan.
Sementara itu mengawali program Jumat tanpa menggunakan kendaraan ke kantor yang dimulai Jumat (7/3) lalu, Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang memilih menggunakan angkutan umum (Angkot) untuk mencapai tempat kerjanya di balai kota.
Sejak pukul 07.00 Wita Jaang sudah bergegas untuk berangkat dari rumah dinasnya di Jalan S Parman. Kalau biasanya menggunakan mobil dinas maupun pribadi, kali ini dia lebih memilih menggunakan transportasi umum yang lalu lalang di depan kediamannya.
”Alhamdulillah ini yang kedua kalinya saya menggunakan angkot setelah Jumat minggu lalu menuju lokasi kegiatan Jumat bersih,” kata Jaang.
Kendati jarak menggunakan angkot tadi menuju balai kota tidak terlalu jauh, tetapi menurut dia aksi ini sebagai wujud komitmen Jaang dalam mendukung edaran wali kota. Yang baru dikeluarkan mengenai larangan bagi PNS di Balai Kota, menggunakan kendaraan bermesin setiap bulan pada Jumat di minggu pertama.
Sejalan dengan apa yang dilakukan oleh Walikota Samarinda, Wakil Walikota Samarinda Nusirwan Ismail dan Sekretaris Kota H Zulfakar Noormemilih untuk mengayuh sepeda dari kediamannya menuju balai kota.
Bahkan usai mengikuti kegiatan jalan santai pagi bersama para pegawai kemarin, ketiga petinggi Samarinda ini langsung menjalankan aktivitasnya seperti biasa sebagai kepala daerah maupun birokrat.
”Artinya walaupun ke kantor bersepeda bukan berarti penghalang untuk lanjut bekerja, intinya pelayanan kepada masyarakat harus tetap jalan,” ujar Sekda.
Terhitung sejak diberlakukannya peraturan dilarang berkendaraan bermesin, Jumat (07/03) kemarin bagi PNS di lingkungan Balai Kota, ternyata mendapat respon positif dari semua pegawai.
Hari pertama pemberlakuan Jumat tanpa kendaraan dinas di lingkungan Pemkot Samarinda membuat parkiran di balai kota yang sebelumnya ramai dengan kendaraan roda dua dan empat, kali ini terlihat lebih sepi.
Jaang sendiri mengakui serius dengan peraturan tersebut. Bahkan kata dia tak menutup kemungkinan akan mengatur frekuensi waktu peraturan yang saat ini hanya berlaku setiap satu bulan sekali.
”Untuk itu saat ini, kita masih melakukan evaluasi terhadap peraturan baru tersebut khususnya respon dari pegawai kita bahkan nantinya akan kita terapkan di masing-masing SKPD,” kata Jaang belum lama ini.
Dia menambahkan, sebenarnya pemberlakuan peraturan tadi mempunyai dampak positif bagi pegawai. Khusus yang bersepeda tentunya akan merasakan cara berolahraga sehat menuju kantor.
Sedangkan yang menggunakan angkot setidaknya membantu untuk menghidupkan kembali jasa transportasi di Samarinda. ”Hitung-hitung di hari Jumat yang penuh berkah ini kita bisa berbagi rezeki dengan supir angkot tadi,” katanya. M4n

Kaltim Kirim Tenaga Berkualitas

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak menegaskan, Kaltim tidak  mengirimkan  tenaga kerja ke luar negeri untuk kegiatan sektor informal seperti menjadi pembantu rumah tangga (PRT) hanya mengirim TKI yang memiliki keterampilan menengah ke atas untuk kegiatan sektor formal.
"Tenaga kerja yang dikirim yang berkualitas dengan memiliki kemampuan tertentu misalnya perawat ,bidan atau perhotelan. Dengan  Negara tujuan bisa Brunei Darussalam yang banyak membutuhkan tenaga perawat dan bidan  asalkan kebutuhan tenaga tersebut di Kaltim sudah terpenuhi.," kata Gubernur Awang  Faroek Ishak baru-baru ini di Balikpapan.
Kalau mengirim tenaga kerja yang memiliki kemampuan khusus tentunya penghasilan mereka sangat menjanjikan, dibanding bekerja sebagai PRT nasibnya terkadang justru tidak semudah dibayangkan banyak berita dimedia PRT disiksa majikan.
"Saat ini Kaltim sudah banyak sekolah kejuruan dan Balai Latihan Kerja (BLk) yang bisa menghasilkan sumberdaya manusia (SDM) yang andal dan  memiliki kemampuan tertentu  untuk bersaing dipasar kerja.
Dijelaskan gubernur, keberadaan BLK memang disiapkan  untuk menciptakan tenaga terampil dan siap kerja dengan terdidik dan terampil.
"Diharapkan dengan mengikuti pelatihan di BLK para lulusan SMK akan memiliki keterampilan tambahan, sehingga meningkatkan kemampuan sumber daya manusia (SDM) yang andal yang mampu bersaing dipasar kerja," ujarnya. john

Disnakertrans Kaltim Kembali Gelar JMF

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Pemprov Kaltim melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kaltim terus mencari cara agar persentase jumlah penduduk yang menganggur bisa masuk kerja dengan melaksanakan Job Market Fair (JMF).
"Melihat kontribusi besar program JMF, maka tahun ini program JMF akan kembali digelar rencananya pada 18 hingga 20 Maret di Stadion Sempaja Samarinda," kata Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kaltim Ichwansyah baru-barun ini di Balikapapan.
Dijelaskan, perusahaan yang mengikuti JMF sekitar 82 perusahaan, memerlukan  jenis 345 jabatan sedangkan jumlah lowongan 3021 orang. "Untuk kegiatan JMF ini masih terus berkembang sampai pada hari pelaksanaan," ujarnya.
Tujuan kegiatan iti, salah satu upaya  pemerintah untuk menurunkan angka pengangguran dan kemiskinan di Kaltim terus dilakukan dengan komitmen yang sangat kuat. Karebna penurunan angka pengangguran akan berhasil  dilakukan  salah satunya  diupayakan dengan fasilitasi program JMF ini.
Bursa keerja ini akan mempertemukan perusahaan pengguna tenaga kerja dengan para pencari kerja. JMF akan menjadi media bertemunya para pencari kerja dan perusahaan pengguna jasa tenaga kerja.
"Beberapa kali pelaksanaan JMF,  program ini diakui lebih efektif dan murah. Perusahaan bisa melakukan tes dan menguji para calon tenaga kerja sesuai kompetensi yang diinginkan perusahaan, sementara para calon tenaga kerja bisa bersaing dengan para peserta tes yang lain untuk mengisi lowongan kerja yang tersedia. Pola tatap muka yang difasilitasi Disnakertrans Kaltim ini dinilai lebih menguntungkan," ujarnya.
"Kita ingin semua peluang kerja disalurkan melalui dinas, sehingga memudahkan pencaker menyesuaikan keahlian dan kompetensinya, sekaligus memberi kesempatan masyarakat Kaltim berpartisipasi dalam pembangunan," katanya.
Menurut dia,  sejak JMF dilaksanakan  sejak 2010 lalu, banyak manfaat yang dirasakan perusahaan dalam mencari tenaga kerja maupun pencaker sendiri dalam mencoba peruntungan merebut peluang kerja. Semua meningkat, baik pendaftar maupun peluang kerja yang ditawarkan.
Diakui Ichwansyah, menuju capaian tersebut tentu diperlukan kerja lebih keras lagi, termasuk mensinergikan program dengan instansi teknis terkait. Termasuk membangun semangat dan kesadaran masyarakat dan generasi muda menjadi wirausahawan produktif yang mampu membangun unit-unit usaha, bahkan mampu menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat yang lain. john

Pengajuan Ijin Lokasi Wajib Disertai Titik Koordinat

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Kepala Badan Perijinan dan Penanaman Modal Daerah (BPPMD) Kaltim H Diddy Rusdiansyah  mengatakan, setelah disahkannya RTRW, Kaltim harus memiliki one map. Dan setiap ijin lokasi yang diajukan para investor harus disertai titik koordinat. Hal itu dilakukan dalam upaya mendukung  kebijakan Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak untuk mewujudkan one map (satu peta) tata ruang pembangunan daerah.
"Ditargetkan Maret ini, Rencana Umum Penanaman Modal (RUPM) Provinsi Katim  sudah  bisa dirampungkan. Langkah tersebut untuk memberikan jaminan kepastian hukum bagi investor yang diharapkan berimbas pada peningkatan nilai investasi di Kaltim," kata H Diddy Rusdiansyah kepada media akhir pekan lalu.
Implikasinya lanjut Diddy, sangat besar karena tidak ada lagi ijin-ijin lokasi yang dikeluarkan bupati maupun walikota yang tidak menyebutkan koordinat lokasi dan wajib hukumnya bagi pemohon ijin melampirkan titik koordinat lokasi usahanya.
"Sebab, saat ini Pemprov Kaltim sedang berupaya mengatasi banyaknya masalah yang terjadi berkaitan dengan lokasi usaha, khususnya kasus tumpang tindih lahan. Misalnya, kegiatan pertambangan bermasalah dengan pertanian, kehutanan dan perkebunan,"ujarnya.
Bahkan, lanjutnya, terindikasi sebanyak 742 kasus tumpang tindih lahan telah terjadi di Kaltim dan Kaltara. Maka, inilah pentingnya disusun RUPMP sebagai tahapan persiapan mendukung diterbitkannya satu peta untuk kegiatan usaha lintas sektor.
“Road map kita pada tahun 2030 akan menjadikan ekonomi Kaltim tidak lagi bertumpu pada sumber daya yang tidak terbarukan. Orientasi pada pengembangan kawasan-kawasan yang saat ini sudah ditetapkan sesuai potensi dan keunggulan kewilayahan,” jelasnya.
Diakui, saat ini pihak BPPMD bersama instansi terkait membahas level sektoral yang rujukannya RPJP (Rencana Pembangunan Jangka Panjang) dari masing-masing SKPD teknis untuk kesesuaian RUPM sebagai pelengkap RPJP.
“Setelah menyelesaikan kajian akademi sekarang melanjutkan pada road map berisikan detail rencana kerja badan penanaman modal se-Kaltim dalam mendukung peningkatan investasi dan undang-undang mengamanatkan agar setiap BPPMD harus menyusun RUPM.  Ditargetkan pada Maret ini tuntas, sehingga Kaltim menjadi provinsi kelima yang sudah menyerahkan RUPM kepada BKJPM,” pungkas Diddy Rusdiansyah. mar

POME Mampu Hasilkan Sumber Energi Listrik

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Ternyata limbah cair kelapa sawit atau yang dikenal Palm Oil Mill Effluent (POME) mampu menghasilkan gas metan berguna untuk energi listrik alternatif. Namun, hinga saat ini limbas sawit tersebut belum mampu dikelola secara maksimal.
Gubernur Kaltim  H Awang Faroek Ishak mengakui sudah ada beberapa perusahaan perkebunan kelapa sawit (PKS) yang telah menunjukkan komitmen dan kepeduliannya dengan mengelola limbah cair sawit (POME) menjadi energi listrik alternatif (biodiesel) untuk masyarakat. 
Perusahaan-perusahaan tersebut yakni PT Rea Kaltim Plantations di Kembang Janggut Kutai Kartanegara dan PT Telen Group di Talisayan Kabupaten Berau serta Group PT Sinar Mas (PT Astra dan PT Smart) di Muara Wahau Kabupaten Kutai Timur.
“Saya ingin agar perusahaan perkebunan kelapa sawit dimana pun berada bisa membantu rakyat sekitarnya melalui kegiatan CSR (corporate social responsibility) bekerjasama dengan PLN membangun pembangkit listrik bersumber dari POME,” harap Awang Faroek Ishak usai menerima jajaran PT PLN Wilayah Kaltim-Kaltara, beberapa hari lalu.
Misalnya, PT Rea Kaltim Plantations di Kecamatan Kembang Janggut telah membangun pembangkit listrik tenaga biodiesel (POME) berkekuatan 8 MW untuk tahun ini didukung PT PLN akan dibangunkan jaringan listrik dengan alokasi anggaran sebesar  Rp53 miliar.
Berarti melalui pola kerjasama PKS dengan PLN ini. Maka,  akan ada ratusan rumah penduduk di beberapa desa teraliri listrik. Disinilah ujar Awang, pentingnya dukungan Bupati dan Walikota untuk menggerakkan PKS  di daerahnya.
“Untuk mencukupi kebutuhan listrik itukan cita-cita saya adalah tidak ada lagi desa atau kampung yang tidak menikmati listrik. Caranya, bisa dari PLN atau perusahaan milik daerah, pihak swasta maupun CSR perusahaan-perusahaan. Marilah kita berjuang bersama-sama untuk kesejahteraan masyarakat dan listrik adalah kebutuhan dasar masyarakat yang harus kita penuhi,” ajak Awang faroek.
Sementara itu Team Leader for Capacity Development Component GIZ Ade Cahyat mengemukakan pihak GIZ telah melakukan pendampingan dan menfasilitasi para pihak  untuk pengembangan kegiatan eletrifikasi di pedesaan khususnya wilayah Kaltim dan Kaltara.
“Ketersediaan listrik disuplai lewat diesel dengan skala kecil yang biaya mahal dan cukup membebani moneter kita. Peluang cukup besar sehingga analisis kami dari 62 PKS terdapat 39 PKS yang kapasitas produksinya lebih 45 ton POME diolah menghasilkan biodiesel untuk energi listrik 1 MW,” ujar Ade Cahyat.
Ditambahkan, GIZ bersama Pemprov Kaltimdan PLN sudah menyiapkan tiga lokasi menjadi pilot area untuk menghasilkan energi listrik total sebesar 6 MW yakni di Kecamatan Muara Wahau dan Kecamatan Muara Bengkal Kabupaten Kutim serta Kecamatan Segah Kabupaten Berau. mar

Konektivitas Pulau Kalimantan Memprihatinkan

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Gubernur Kaltim H Awang Faroek Ishak menegaskan bahwa konektivitas di pulau Kalimantan saat ini masih sangat memprihatinkan. Sehingga percepatan pembangunan infrastruktur untuk membangun interkonektivitas di wilayah Kalimantan terus dilakukan  khususunya pembangunan jalan Trans Kalimantan.
"Kerusakan ruas jalan lintas Kalimantan masih terjadi hampir sepanjang tahun terutama di musim hujan. Jalan lintas Kalimantan dengan kondisi baik saat ini hanya 60,01 persen dari total panjang 6.541,71 kilometer yang terdiri dari poros selatan (3.214,33 kilometer), poros tengah (1.680,08 kilometer) dan poros utara (1.647,30 kilometer. di beberapa wilayah Kalimantan masih terdapat ruas jalan yang masih belum terhubung (missing link), yakni Jembatan Pulau Balang yang menghubungkan Balikpapan dengan Penajam Paser Utara yang berada pada poros selatan untuk wilayah Kaltim, kemudian Jembatan Tayan yang menghubungkan Kalteng-Kalbar yang juga berada pada poros selatan," papar Awang Faroek Ishak yang juga Ketua  Forum Kerjasama Revitalisasi Percepatan Pembangunan Regional Kalimantan (FKRP2RK) periode 2013-2014, pada acara Musrenbang Regional Kalimantan 2014 di Balikpapan beberapa hari lalu.
Awang Faroek menambahkan, pembangunan rel kereta api batu bara Kalimantan, juga mendapatkan perhatian dari FKRP2RK, karena melalui jalur rel kereta ini diharapkan juga mampu membuka keterisoliran wilayah dan membangun konektivitas antar wilayah. Kedepan, perkeretaapian ini tidak hanya dikhususkan pada angkutan batu bara, melainkan akan ditingkatkan menjadi angkutan penumpang dalam rangka tersedianya jenis angkutan massal dan murah ke depannya.
“Kaltim bekerjasama dengan Rusia sudah membangun jalur kereta api dari Kutai Barat ke Balikpapan. Nah sekarang tinggal bagaimana melanjutkannya ke Kalteng melalui Puruk Cahu. Jadi jalur yang selama ini terisolir bisa terbuka, dan perekonomian masyarakat juga semakin meningkat,” jelas Awang Faroek.
Untuk konektivitas (infrastruktur), pada 2013 FKRP2RK telah menyampaikan usulan program/kegiatan pembangunan kepada pemerintah pusat untuk didanai melalui APBN 2014. Hasil evaluasi atas usulan program/kegiatan konektivitas senilai Rp11,72 triliun untuk 2014, realisasinya sebesar Rp6,4 triliun.
Sedangkan usulan program/kegiatan prioritas untuk pembangunan konektivitas regional Kalimantan 2015 adalah sebesar Rp21,931 triliun dari total usulan bersama dengan pemenuhan energi dan ketahanan pangan sebesar Rp54,626 triliun.
"Dengan percepatan penyelesaian konektivitas di regional Kalimantan, diharapkan transaksi ekonomi yang selama ini sebagian besar hanya dalam wilayah bisa berkembang menjadi antar wilayah (provinsi), tentunya didukung dengan optimalisasi keterkaitan antar wilayah Kalimantan,"ujarnya.
Awang Faroek menambahka, berdasarkan kondisi dan data tersebut, dapat dilihat bahwa kekayaan SDA di Pulau Kalimantan belum berkorelasi positif dengan kesejahteraan masyarakatnya. Untuk itu, Pulau Kalimantan harus mampu membangun daya saing ekonomi regionalnya dengan memfokuskan pada pembangunan daya saing berbasis keunggulan kompetitif.
"Hal itu dilakukan melalui transformasi ekonomi dari yang berbasis ekonomi tak terbarukan menjadi ekonomi terbarukan. Dan dalam perspektif jangka panjang menuju Kalimantan yang didukung oleh struktur ekonomi berbasis inovasi dan diferensiasi,"ujarnya.
Menurutnya, guna mewujudkan daya saing ekonomi Kalimantan tersebut maka strategi yang perlu ditempuh adalah dengan mengembangkan industri eksisting (minyak, pupuk, gas, CPO, batu bara) ke arah hilirisasi produk untuk menciptakan nilai tambah dan menyerap tenaga kerja.
"Membangun industri berbasis kelapa sawit, karet, rotan, perkayuan, udang, ikan, dan rumput laut serta pengembangan food estate sebagai bagian dari sektor ekonomi terbarukan dengan pendekatan skala ekonomi dan klaster industri (agroindustri dan agroservices). Melakukan reinventasi pendapatan dari eksploitasi SDA untuk pembangunan SDM yang mendukung kegiatan ekonomi utama MP3EI di Kalimantan,"paparnya. mar

Pipa Bocor, Distribusi Air PDAM Terganggu

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Distribusi air PDAM Tirta Kecana Samarinda kembali mengalami gangguan. Sebuah pipa distribusi dari Instalasi Pengolahan Air (IPA) Cendana bocor, Jumat (7/3/2014) malam. Kepala Cabang Wilayah I PDAM Samarinda Anwar mengatakan, kebocoran sudah terdeteksi dan perbaikan sedang dilakukan.
"Pekerjaan sedikit mengalami kendala dilapangan jadi agak lambat untuk diselesaikan, kemungkinan kita akan mengganti Pipa PVC tersebut dengan Pipa Steel " kata Anwar.
Sementara pekerjaan berlangsung, beberapa kawasan terpaksa tidak bisa mendapatkan air, antara lain Jl P Antasari, Jl Cendana, Jl P Suryanata, Jl Ir Juanda, Jl Pembangunan, Komp Voorfo, Jl M Yamin, Jl Suwandi, Jl S Parman dan Jl DR Sutomo.
"Kami mohon maaf atas gangguan tersebut dan Pekerjaan diupayakan secepatnya selesai " kata Anwar.
Anwar mengatakan, untuk target rampung pekerjaan belum bisa ditentukan. Namun, pihaknya tetap melakukan upaya agar distribusi air warga kembali normal. "Sampai sekarang masih dikerjakan," kata Anwar.
Sementara itu Saud Rosadi warga PM Noor menyesalkan lambatnya penanganana kebocoran pipa penyalur Air bersih kerumah-rumah warga.
Bahkan ia mempertanyakan penyaluran air bersih ke wilayah jalan PM Noor yang  hingga saat ini belum teraliri.
"Saya heran kenapa di pemberitahuan yang dilakukan PDAM tidak menyebutkan jalan PM Noor mengalami gangguan, namun hingga saat ini kami warga PM Noor justru tidak teraliri air bersih," kata Saud.
Akibatnya untuk memenuhi kebutuhan air bersih wargapun terpaksa membeli air kesejumlah pedagang air.
"Tolong dong PDAM bertanggung jawab, jangan kami hanya diminta membayar, namun pelayanan kepada masyarakat terkesan seadanya," kata Saud. M4n

PU Fraksi Demokrat Soal Raperda Pasar Tradisional

Harus Merata Se-Kaltim

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Fraksi Partai Demokrat (FPD) menilai Raperda tentang Perlindungan Pasar Tradisional dan Penataan Pusat Perbelanjaan dan Toko Modern akan efektif dijalankan bila didukung dan ditindaklanjuti oleh kabupaten/kota.
“Dipandang perlu bila kabupaten/kota juga menerbitkan peraturan daerah yang mendukung implementasi dari raperda tersebut, meliputi pengaturan kemitraan antara pusat perbelanjaan dan toko modern dengan usaha kecil, dan peraturan daerah tentang penataan lokasi toko modern dan pusat perbelanjaan, kemudian peraturan bupati/wali kota tentang perizinan pusat perbelanjaan dan toko modern,” ucap Juru Bicara Fraksi Partai Demokrat Ichruni Lutfi Sarasakti, saat menyampaikan tanggapan fraksinya pada Rapat Paripurna ke-9 DPRD Kaltim Masa Persidangan I Tahun 2014, dengan agenda Penyampaian Tanggapan Fraksi-Fraksi DPRD Kaltim atas Pendapat Kepala Daerah Provinsi Kaltim terhadap Empat Raperda Inisiatif DPRD Provinsi Kaltim, Senin (3/3) lalu.
Terkait Raperda tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan, FPD berharap peraturan ini nantinya efektif sebagai payung hukum yang akan melindungi, membina, dan memberdayakan nelayan.
“Sehingga nelayan memperoleh keadilan, mandiri, bebas dari kemiskinan, berpendidikan, dan hidup sejahtera,” sambungnya.
Sedangkan untuk Raperda tentang Pengakuan dan Perlindungan Hukum Masyarakat Adat Dayak di Provinsi Kaltim, FPD menerima dan mempertimbangkan masukan untuk mempertajam unsur filosofi, sosiologis, dan yuridis pada konsideran.
“FPD akan menjalankan mekanisme penajaman unsur tersebut sesuai aturan yang berlaku dalam pembahasan raperda,” tuturnya.
Terkait Raperda tentang Bantuan Penyelenggaraan Ibadah Haji Bagi Jamaah Haji Kaltim, FPD mengusulkan anggotanya yang bergabung dalam pansus yang membahas raperda tersebut untuk mengkaji dan membahas lebih lanjut mengenai penjelasan terkait kewenangan Lembaga Pengawas Fungsional Daerah.
“Sehingga tidak memunculkan tumpang-tindih kewenangan antara Lembaga Pengawas Fungsional Daerah dengan Komisi Pengawas Haji Indonesia,” pungkasnya. hms/adv

Disbun Kaltim Dapat Dukungan Dana APBN

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Kepala Dinas Perkebunan (Disbun) Kaltim, Hj Etnawati menjelaskan Disbun Kaltim mendapat dukungan dana sekitar Rp9,81 miliar melalui APBN  tahun anggaran (TA) 2014. Rinciannya untuk dana dekonsentrasi (DK) sebesar Rp2,97 miliar dan dana tugas pembantuan (TP) Rp4,65 miliar. Ditambah dana tugas pembantuan (TP) kabupaten sebesar Rp2,18 miliar.
“Adapun dana APBN tersebut meliputi kegiatan satuan kerja (satker 05) Direktorat Jenderal Perkebunan Rp7,35 miliar, Satker 07 Direktorat Jenderal Pengolahan dan Pemasaran Hasil Pertanian sebesar Rp1,16 miliar, serta Satker 08 Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian sebesar Rp1,28 miliar,” terang Hj Etnawati ketika  dikonfirmasi belum lama ini,
Salah satu kegiatan yang mendominasi lanjut Etna yaitu melalui kegiatan revitalisasi perkebunan untuk komoditi kelapa sawit, kakao dan karet yang merupakan bagian dari program peningkatan produksi, produktivitas dan mutu tanaman tahunan untuk satker 05.
Selain itu, kegiatan pembangunan perkebunan dari APBN juga meliputi pengembangan penanganan pasca panen komoditas perkebunan serta penanganan gangguan usaha dan konflik perkebunan. Ditambah dukungan perlindungan perkebunan serta dukungan manajemen dan dukungan teknis lainnya.
“Dengan adanya dukungan pusat melalui dana APBN ini, diharapkan pelaksanaan kegiatan pembangunan perkebunan di Kaltim tahun 2014 ini dapat berjalan sesuai dengan yang telah ditetapkan,” papar Etnawati.
Meski begitu, dukungan dana tersebut jauh lebih kecil ketimbang tahun lalu. Etna tidak menyebut besaran penurunan anggaran dimaksut. Yang jelas terjadi penurunan diakibatkan adanya kebijakan dari pusat mengenai pengalokasian anggaran tersebut.
Etnawati  menambahkan, subsektor perkebunan merupakan bagian dari program prioritas pembangunan Kaltim di sektor pertanian dalam arti luas. Diharapkan mampu meningkatkan tarap hidup dan kesejahteraan masyarakat. Selain itu, program pembangunan dan pengembangan subsektor perkebunan ini akan berimbas pada pengentasan kemiskinan sekaligus pengurangan angka pengangguran di daerah dengan terbukanya peluang usaha dan kesempatan kerja.
“Sesuai komitmen Gubernur Awang Faroek Ishak bersama seluruh jajaran untuk meningkatkan program SKPD pro rakyat. Karenanya, Disbun sebagai salah satu instansi teknis merasa sangat berkepentingan untuk meningkatkan pemberdayaan masyarakat melalui program pengembangan komoditas perkebunan diantaranya kelapa sawit,” jelasnya.
Berdasarkan pola pembangunan maka kegiatan subsektor  perkebunan di Kaltim (termasuk Kaltara)  yakni pola perkebunan swadaya atau perkebunan rakyat (plasma) dan pola perkebunan besar swasta (PBS) dan pola perkebunan besar negara (PBN/PTPN XIII).
Disebutkan, hingga akhir 2013 pengembangan usaha perkebunan besar swasta telah dicadangkan lahan  (ijin lokasi) bagi 344 perusahaan dengan areal seluas 3.898.474,23 (3,9 juta) hektar atau 127 perusahaan sudah memiliki Hak Guna Usaha (HGU) dengan areal 1.136.280,23 hektar.
“Guna memantapkan pelaksanaan program ini maka pada Maret ini akan dilaksanakan pertemuan untuk meningkatkan sinergitas kabupaten/kota untuk pengembangan kelapa sawit baik di kawasan Kaltim maupun Kaltara,” pungkas Etnawati. mar

Swasta Wajib Dukung Target 2 Juta Ekor Sapi

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Wakil Gubernur (Wagub) Kaltim  HM Mukmin Faisyal mengatakan, pencapaian target pembangunan sektor peternakan dalam rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) Kaltim 2014 - 2018 produksi 2 juta ekor sapi tidak hanya menjadi kewajiban pemerintah semata tetapi  pihak swasta juga memiliki peranan penting untuk mencapai target tersebut.
"Perlu ada komitmen perusahaan untuk pencapaian pembangunan ketahanan dan kemandirian pangan. Jika target dua  juta ekor sapi ini diarahkan pada integrasi sapi dan kelapa sawit, maka perlu keterlibatan perusahaan perkebunan agar mau mendukung pengembangannya," kata  Mukmin Faisyal kepada media belum lama ini.
Hanya saja lanjut Mukmin, perlu dibangun melalui pendekatan dan komunikasi baik. Sehingga tercipta kesepakatan untuk perwujudan yang tidak memberatkan salah satu pihak. Tidak perlu dilakukan dengan paksaan yang berujung pemberian sanksi dan tindakan tegas lain. Intinya ingin membangun kesadaran swasta untuk terlibat dalam pembangunan, khususnya menekan tingkat kemiskinan di Kaltim.
"Mereka kan cari makan di Kaltim. Masa tidak mau dukung rencana pembangunan daerah.  Hanya titip 2 sampai 3 ekor sapi di setiap 1 hektare lahannya saja masa susah. Apalagi hanya memberi kesempatan budidaya sapi di lahan perkebunannya, baik melalui investasi maupun program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) untuk pengadaan bibitnya," paparnya.
Mukmin menilai perlu menyeleraskan dan menyerasikan progran tersebut dengan peran akademisi, pengusaha dan bidang usaha lain untuk wujudkan target. Dan diharap jadi momen konsolidasi pelaksanaan anggaran untuk memantapkan operasional peternakan. Khususnya pencapaian target 2 juta ekor sapi.
"Pembangunan sektor peternakan strategis dijadikan prioritas. Terlebih sekarang bukan era mengandalkan migas dan batubara, tapi mengandalkan sektor pertanian arti luas yang di dalamnya terdapat sub sektor peternakan,"ujarnya.
Lantas upaya apa yang ditempuh untuk mewujudkan target 2 juta ekor sapi.  Salah satunya dengan memfasilitasi akses permodalan melalui program kredit ternak sejahtera di BPD Kaltim, meningkatkan produktifitas ternak dan pendistribusian bibit ke peternak.
"Karenanya saya menyambut baik kontrak kinerja yang dilakukan Disnak Pemprov Kaltim dan Kaltara bersama Disnak kabupaten/kota se Kaltim dan Kaltara. Kontrak kerja pembangunan peternakan tersebut diharap bisa memaksimalkan peran daerah untuk mendukung dua juta ekor sapi,"pungkasnya
Kepala Dinas Peternakan Kaltim Dadang Sudarya  mengatakan, produksi daging yang dihasilkan peternak kabupaten maupun kota di Provinsi Kaltim terus meningkat. Pada 2013, Kaltim mampu menghasilkan 59.710 ton daging. Jumlah itu meningkat 3,97 persen dibanding tahun sebelumnya.
“ Ini merupakan indikator utama kinerja Dinas peternakan Provinsi Kaltim. Yaitu tercapainya peningkatan populasi, produksi dan hasil lainnya dalam menyediakan pangan dari ternak," jelas  Dadang Sudarya
Dadang mengatakan tingkat konsumsi masyarakat terhadap pangan hasil ternak pun terus meningkat. Dari data yang ada, pada 2012 tingkat konsumsi daging masyarakat Kaltim sebanyak 57.339 ton. Selanjutnya, pada tahun 2013 mengalami kenaikan menjadi 61.483 ton.
Untuk pasokan daging, lanjut Dadang, Kaltim mampu memasok sebesar 73,75%. Sisanya berasal dari luar Kaltim sebesar 26,25%. Demikian juga untuk konsumsi masyarakat terhadap telur pada 2013 naik menjadi 22.333 ton telur.
“Sementara jumlah telur yang mampu diproduksi peternakan lokal 4.357 ton. Atas dasar itu, maka Kaltim masih mendatangkan telur dari Sulawesi Selatan, Kalimantan Selatan dan Pulau Jawa,” tambah Dadang. mar

Kaltim Harus Siap Hadapi Pasar Bebas 2015

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak mengatakan, Kaltim harus siap  menghadapi persaingan ekonomi pada pasar Asean Free Trade Area (AFTA), Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) dan Masyarakat Ekonomi Asean ( MEA) pada 2015.
"Indonesia pada umumnya dan Kaltim pada khususnya, tidak boleh hanya menjadi penonton pada era perdagangan bebas tetapi  harus bisa berperan aktif di perekonomian dunia," kata Gubernur  Awang Faroek Ishak pada Rakor Ketenagakerjaan dan Ketranmigrasian di Balikpapan baru-baru ini.
Disebutkan, upaya menghadapi era perdagangan bebas Asean 2015 maupun  pasar global, dibutuhkan kesiapan dan strategi baik di daerah maupun secara nasional, yang mencakup strategi bisnis dan perbankan maupun strategi regulasi yang menguntungkan baik Kaltim maupun Indonesia.
"Jangan sampai pasar bebas Asean ini justru menjadi persaingan antara pelaku ekonomi dalam negari sendiri yang bisa berdampak direbutnya peluang yang ada oleh pelaku usaha dari negara lain," ungkapnya.
Pelaku usaha juga harus membuat  produk-produk unggulan yang mampu bersaing di pasar bebas, karena di negeri ini banyak produk yang memiliki keunggulan komparatif.
"Jangan sampai produk-produk unggulan kita, baik pertanian, peternakan dan perikanan kalah bersaing dengan negara lain," ungkapnya.
Menghadapi pasar bebas tentunya Kaltim juga harus memiliki daya saing yang tinggi dengan dukungan ketersediaan sumber daya manusia yang andal serta  mampu mengantisipasi perubahan dan kebijakan global. Selain itu, pemerintah juga menyiapkan infrastruktur yang baik untuk pelayanan bagi masyarakat agar  ekonomi  mereka lebih maju dan lebih sejahtera. "Era perdagngan bebas bukan menjadi kendala tetap tantangan sekaligus peluang untuk kemajuan," ujarnya. john

Pimpinan Baru Total Sowan ke Gubernur

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak mendapat kunjungan kehormatan President dan General Manager Total E&P Indonesie (TEPI) Hardy Pramono yang didampinggi Excutive Vice Presiden (EVP) Operation and District manager For East Kalimantan  Philippe Groueix  Deputy Executive Vice President Agus Suprijanto di ruang rapat Kantor Gubernur Kaltim, Kamis (6/3).
Pada pertemuan tersebut Gubernur Awang meminta agar PT Total mengedepankan program-program pro rakyat, yakni kesehatan, pendidikan maupun pertanian.
Total E&P Indonesie  yang melaksanakan pelestarian mangrove juga mendapat pujian dari gubernur. Kedepan TEPI  juga harus berpartisipasi  pembangunan masyarakat khususnya pada sektor-sektor pertanian guna mewujudkan Kaltim kemandirian pangan yang meliputi padi, jagung, Kedelai maupun Peternakan berupa Sapi maupun perikanan melalui Caroporete Social Responsibility (CSR).
"Partisipasi membantu membangun Lamin Dayak juga mempercantik taman Tepian Mahakam juga kami hargai namun jangan hanya berhenti disini saja namun harus berlanjut, karena kalau program berjalan baik tentunya hasilnya bisa dirasakan masyarakat," harap gubernur.
Pesan gubernur lainnya, agar TEPI turut melestarikan sejarah Kaltim maupun sejarah berdirinya perusahaan pertama di Kaltim, tujuannya generasi muda Kaltim jangan sampai tidak mengetahui asal usul pertama produksi minyak.
"Mencari sejarah perminyakan di Kaltim sekarang ini sangat sulit, padahal sejarah di luar negeri sangat dihargai. Oleh karena itu TEPI harus menjadi pelopor membuat buku sejarah," ungkapnya.
Gubernur juga menyarankan, agar membuat buku-buku lingkungan untuk anak-anak sekolah baik,SD,SMP maupun SMA, agar para siswa mengerti dan sadar artinya lingkungan hidup.
Selain itu untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) bidang kesehatan, pendidikan, pemberantasan kemiskinan juga harus menjadi perhatian. Jangan sampai terjadi sekitar lokasi perusahaan ada anak putus sekolah, menerima beras miskin dan tanpa penerangan listrik.
Ditempat yang sama President dan General Manager Total E&P Indonesie (TEPI)  Hardy Pramono mengatakan, tujuan berdialog dengan gubernur untuk memperkenalkan diri pimpinan baru.
"Pesan gubernur Kaltim tentunya menjadi perhatian kami, sedangkan program yang sudah terlaksana tentunya akan terus ditingkatkan dan dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian perusahaan," ujarnya.
Dihadapan gubernur, Hardy juga  menyampaikan tekad managemen baru TEPI untuk terus bekerja keras menahan laju penurunan Blok Mahakam, dengan terus berkomitmen dalam menerapkan secara ketat prinsip-prinsip keselamatan kerja dan lingkungan, tata kelola perusahaan yang bauik dan kepatuhan terhadap perusahaan. john

3 Oknum PNS Pemprov Kaltim Ketangkap Pesta Narkoba

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Satuan Reskoba Polresta Samarinda berhasil meringkus tiga oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemprov Kaltim saat mereka sedang pesta narkoba jenis sabu-sabu di Jl Basuki Rahmat, Rabu (5/3) kemarin. Tiga oknum PNS Pemprov Kaltim itu adalah MM (35), Wah (32) dan Ir (31).
Saat penggrebekan, aparat kepolian mengamankan barang bukti 2 poket sabu-sabu seberat 0,35 gram, alat hisap sabu-sabu, 1 unit alat pembakar sabu-sabu, 1 buah sendok penakar dan 2 buah telpon seluler. Ironisnya, saat ditangkap aparat kepolisian, ketiga tersangka masih menggunakan pakaian seragam PNS Pemprov Kaltim.
Kasat Reskoba Polresta Samarinda Kompol Bambang membenarkan bahwa pihaknya telah mengamankan ketiga tersangka beserta barang bukti. "Saat ini tersangka masih dalam proses pemeriksaan," ungkapnya. opi

Banjir, Jalur Alternatif Jadi Pilihan Warga

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Banjir yang melanda sebagian besar kawasan di Kota Samarinda sering kali begitu merepotkan warga. Selain merendam rumah-rumah, banjir juga menenggelamkan beberapa ruas jalan utama. Tak jarang kendaraan bermotor pun mogok ketika mencoba membelah sungai dadakan tersebut.
Pada titik tertentu banjir yang terjadi di Samarinda bisa mencapai ketinggian hingga lutut orang dewasa. Seperti yang terjadi saat hujan turun Kamis (6/3) pagi. Hal ini bukanlah pemandangan asing bila melihat kendaraan bermotor yang mogok akibat nekat menerjang banjir. Makanya, beberapa jalur alternatif pun menjadi pilihan.
Menurut Warga yang tinggal di kawasan Sempaja, Samarinda Utara, Hasan, para warga yang hendak melintasi banjir kerap kali melewati jalur alternatif.
"Di simpang empat Sempaja kadang banjirnya lumayan dalam. Mobil atau truk yang memaksa lewat kadang mogok. Jadi saya memilih lewat Gang Ahim lalu tembus di Gang Ibil, Jalan PM Noor," kata Hasan.
Padahal, Gang Ahim terbilang sempit. Jika dua mobil penumpang berpapasan, salah satunya harus mengalah. Tak jarang justru kemacetan yang timbul.
Dia mengatakan sejak lama jalur tersebut menjadi pilihan pengendara agar terhindar dari banjir. Selain itu, jalan lingkungan di Kompleks Perumahan Dosen Unmul juga menjadi alternatif lain bila pengendara menuju Jl AW Sjahranie, dari kawasan Jl M Yamin.
"Tapi sekarang jalan tersebut telah terputus karena longsor. Kami pun tak tahu harus memutar lewat mana bila banjir cukup besar terjadi," katanya.
Selain itu, kawasan Kampus Gunung Kelua Unmul juga dijadikan jalur alternatif lain untuk menghindari banjir di simpang Mal Lembuswana. Jl Suwandi dan Jl Siradj Salman juga sering dijadikan jalur lain untuk menghindari banjir.
Restiana, mahasiswa semester tiga di Fakultas Hukum, Unmul, mengaku selalu dibuat pusing bila banjir tiba. Resti, panggilan akrabnya, bercerita dia harus memutar cukup jauh bila genangan air mulai tinggi.
"Saya tinggal bersama paman di kawasan Rawa Indah. Memang tidak banjir, tapi pasti bakal macet karena lalu lintas lumpuh akibat banjir di kawasan Antasari. Berkendara di Samarinda ini memang harus mengetahui ‘jalan tikus’ untuk menghindari banjir dan macet," katanya.
Untuk itu dia berharap pemerintah serius menangani kedua masalah ini. Tak jarang karena jalur alternatif ini tak dirancang untuk menampung beban kendaraan lebih berat, usia jalan pun menjadi singkat. aon

Kedepan Kaltim tak Byar Pet

PLN Siap Penuhi Ketersediaan Listrik

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Jajaran PLN (Perusahaan Listrik Negara ) dipimpin General Manager PLN Wilayah Kaltim dan Utara (Kaltimra) Machnizon Masri secara langsung menemui Gubernur Kaltim  H Awang Faroek Ishak menjelaskan kegiatan dan program PLN tahun 2014.
“Saya sangat gembira. Karena tadi melalui General Manager PLN telah menerangkan rencana pengembangan di daerah. Kedepan, tidak ada lagi byar pet di Kaltim,” kata Awang Faroek Ishak usai pertemuan dengan jajaran PT PLN wilayah Kaltimra di Ruang Rapat Gubernur Kaltim, Kamis (6/3).
Selain itu, PT PLN telah memiliki Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) untuk tahun 2014 guna memenuhi ketersediaan energi listrik di daerah yang merupakan bagian dari kebutuhan dasar masyarakat.
Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang ketenagalistrikan ini dengan kebijakan nasional untuk memenuhi energi listrik di daerah  telah menyiapkan berbagai program dan kegiatan untuk kebutuhan listrik di Kaltim dan Kaltara.
Diharapkan, pemerintah daerah baik provinsi maupun kabupaten dan kota harus memberikan dukungan, sehingga pelayanan listrik di Kaltim dan Kaltara akan lebih baik dan merata di seluruh daerah.
“Jadi walaupun ada masalah sedikit byar pet tetap menjadi perhatian kita bersama untuk segera teratasi. Insya Allah dengan adanya sinergitas antara pemerintah daerah dengan BUMN terlebih didukung pihak swasta, maka tidak mustahil dalam waktu dekat kebutuhan listrik kita akan terpenuhi,” ungkap Awang Faroek Ishak.
Sementara itu GM PLN Wilayah Kaltimra Machnizon Masri mengemukakan terhadap pengembangan kegiatan PLN di Kaltim dan Kaltara terutama dalam mendukung ketersediaan energy listrik bagi kelangsungan pembangunan yang dilaksanakan pemerintah daerah.
“Kami sudah sampaikan  berbagai program dan kegiatan bahkan hingga tahun 2022 terhadap pengembangan kelistrikan baik skala besar maupun skala kecil untuk kawasan pedesaan, sehingga kebutuhan energi listrik bagi masyarakat maupun industri terpenuhi,” ujar Machnizon Masri.
Diakuinya, secara umum ketersediaan daya sudah mencukupi dengan dibangunnya PLTG Peaking di Tanjung Batu sebesar 50 MW, sedangkan terjadi gangguan hanya masalah jaringan khususnya kegiatan pemeliharaan penebangan pohon.
Kedepan, pihak PLN akan intensif melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah maupun kabupaten/kota khususnya Dinas Pertambangan dan Energi, sehingga kegiatan-kegiatan PLN dapat disinkronkan dengan kegiatan pembangunan pemerintah daerah. mar

Kaltim Kekurangan Surat Suara

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Meski KPU Kabupaten dan Kota se Kaltim telah melakukan tahapan pelipatan surat suara, namun hingga saat ini Komisi Pemilihan Umum daerah Kaltim telah meminta tambahan 20 ribu surat suara kepada KPU Pusat.
Hal ini disebabkan masih adanya sejumlah daerah yang masih kekurangan surat suara bahkan ada TPS yang tidak mendapatkan surat suara .
Hal ini diungkapkan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ida Farida kepada sejumlah wartawan di kantor gubernur Kaltim Rabu (5/3) kemarin.
Ida mengatakan berdasarkan kalkulasi surat suara yang tiba di Kaltim sedikitnya ada 11619289 surat suara yang diterima oleh KPUD Kabupaten dan Kota se Kaltim dan Kaltara.
“Kalau kita kalkulasikan semua, tidak sampai 20 ribu surat suara yang kurang. Namun yang jelas, kekurangan itu sudah diadendum ke KPU Pusat,” kata Ida .
Dia menyebutkan, kekurangan surat suara banyak terjadi di Kabupaten Kutai Timur. Bahkan ada beberapa TPS yang belum sama sekali mendapatkan surat suara.
Untuk persoalan distribusi, KPU Kaltim terus berupaya semaksimal mungkin pengiriman tepat waktu. Beberapa logistik Pemilu ada yang belum dikirim seperti kotak suara.
“Kalau ada yang belum menerima logistik Pemilu seperti surat suara, itu kemungkinan besar karena belum sampai. Ada yang mungkin belum dapat karena bertahap pengirimannya,” katanya.
Sesuai jadwal, kertas suara pemilu 2014 yang terdiri dari empat jenis yaitu kertas suara anggota DPD, DPR RI, DPR Provinsi dan DPRD, harus sudah didistribusikan kepada panitia pemilihan kecamatan (PPK) 3 April.
Sebelum ini, KPU juga sudah mendistribusikan sebagian logistik pemilu 2014, di antaranya, berupa kotak suara, bilik suara, juga logistik lainnya ke 28 PPK.
Mengenai jumlah kertas suara, ia menyebutkan sama dengan jumlah daftar pemilih tetap (DPT) sebanyak 2847865 pemilih, ditambah cadangan 2,5 persen.
Saat ini pihaknya terus menuntaskan tahapan Pemilu Legislatif yang dialksanakan 9 April 2014 mendatang. Sekarang KPU sedang fokus menyiapkan berita acara audit dana kampanye.
“Tanggal 9 Maret nanti kita siapkan jalan santai dalam rangka sosialisasi ke masyarakat, 12 Maret ada karnaval dan deklarasi damai yang diikuti partai politik dan calon DPD juga dalam rangka sosialisasi. Kemudian tanggal 16 Maret ada rapat umum terbuka untuk kampanye, dan tanggal 5 April hari terakhir kampanye,” kata Ida. M4n

Pejabat Struktural KPU Rame-rame Klarifikasi

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Setelah sebelumnya mengaku tidak bisa berkerja maksimal dan mengaku akan mundur dari jabatannya, akhirnya para pejabat eselon 2 hingga 4 di sekretariat KPUD Kaltim Rame - rame mengklarifikasi berita yang dimuat oleh media Rabu pagi.
Dihadapan Pj Sekretaris Propinsi Kaltim  Rusmadi yang Rabu pagi (5/3) langsung datang ke kantor Komisi Pemilihan umum (KPU) Kaltim Jl Basuki Rahmat, para pejabat struktural di Kantor Sekretariat KPU Kaltim itu mengaku tidak pernah mengucapkan mundur.
Mereka bahkan menuding para awak media yang salah kutip, mereka mengaku bahwa mereka hanya meminta agar pemprov Kaltim menarik mereka kembali ke instaasi induk yakni Kesbang Linmas Pol Provinsi Kaltim.
“Kepada saya mereka hanya meminta agar Pemprov segera menarik kembali mereka ke instansi Induk tempat asal mereka sebelum di mutasikan ke KPUD Kaltim, jadi tidak ada pernyataan mereka yang mengatakan mundur atau berniat meninggalkan jabatan mereka saat ini,” kata Rusmadi kepada wartawan media cetak dan elektronik di kantor gubernur Kaltim rabu (05/03) kemarin.
Namun Rusmadi menegaskan bahwa persoalan di sekretariat KPUD Kaltim  sudah dianggap selesai, karena para pejabat struktural di KPU Kaltim hingga saat ini masih berkerja normal.
“Masih banyak yang harus dikerjakan kedepan mengingat waktu pelaksanaan Pemilu legilatif yang semakin dekat, selain itu kami aparatur pemerintah harus siap melaksanakan berbagai tugas yang di bebankan kepada kami,” kata Rusmadi.
Pemilu merupakan agenda besar di negara ini, dari itu salah jika ada abdi masyarakat yang berniat tidak melaksanakan pekerjaan yang diamanatkan kepada mereka, apalagi berniat menggagalkan pelaksanaan Pemilu di Kaltim.
Yang pasti lanjutnya dari pertemuan dengan para pejabat struktural yang ada di KPU semua persoalan yang dikeluhkan oleh mereka bisa terselesaikan, bahkan mereka berniat berkerja maksimal untuk membantu Komisioner KPUD Kaltim untuk menjadi penyelenggara Pemilu.
“Tidak ada yang berniat mundur, semua tugas untuk mempersiapkan pemilu legislative masih dikerjakan, bahkan hingga saat ini persiapan itu masih terus dilakukan oleh komisioner KPU di bantu para pejabat dan staf KPUD Kaltim,” kata Rusmadi.
Menyinggung tuntutan para pejabat struktural menyaangkut TPP, Rusmadi mengatakan bahwa tuntutan yang diminta oleh pejabat dilingkungan KPU tidak berdasar, sehingga tidak bisa dilakukan.
“Mereka berada  dalam instansi vertikan yang sumber danannya dari APBN sehingga tidak memungkinkan Pemprov Kaltim memberikan TPP yang bersumber dari APBD Kaltim, meski status kepegawaian mereka masih merupakan pegawai Provinsi Kaltim,” tegas Rusmadi.
Namun lanjut Rusmadi, semua persoalan menyangkut ini selesai, surat permohonan mereka agar ditarik kelingkungan Provinsi Kaltim akan diproses,  namun penetapannya tentunya menunggu proses yang sedang berlangsung.
Rusmadi menegaskan surat usulan pejabat PNS meminta dimutasi tersebut masih memerlukan pembahasan bertahap hingga melalui Baperjakat. Namun demikian, pejabat KPU tersebut masih tetap harus bekerja seperti biasa.
"Tidak dimutasi dan mereka tunduk dengan Pergub yang mengatur tentang tunjangan penghasilan. Pergub 'kan sudah keluar, kalau ada revisi butuh sebuah proses, jadi alasanya mereka mundur bukan karena TPP , namun karena masa kerja di KPUD Kaltim sudah melebihi 5 tahun sehingga perlu dilakukan penyegaran ,” kata Rusmadi.
Sementara itu Syarifudin Rusli menegaskan bahwa semua persoalan yang mencuat beberapa hari belakangan ini telah usai, ia mengaku bahwa apa yang terjadi belakangan ini akibat kegalauan mereka karena merasa di anak tirikan.
“Terus terang saya galau ketika itu, namun setelah mendapat penjelasan langsung dari Sekprov hari ini kami akhirnya sadar, dan bersiap untuk menuntaskan pekerjaan besar yakni mensukseskan pelaksanaan Pemilu legislative,” kata Syarifuddin Rusli.
Namun lanjutnya surat yang meminta untuk segera ditarik ke instansi induk di Kesbang Linmas Provinsi Kaltim. ”Yang pasti kami siap melaksanakan perintah atasan untuk sukseskan pemilu legislatif 2014,”tegasnya.
Sebelumnya sejumlah pejabat strukturan di Sekretariat KPUD Kaltim  mengaku akan mundur dari jabatannya  karena keluarnya  Pergub No 02 Tahun 2014 tentang Tambahan Penghasilan PNS di lingkungan Pemprov Kaltim. Pergub mengatur penghasilan tambahan yang khusus berlaku bagi PNS di lingkungan Pemprov Kaltim.
Dalam Pergub diatur Eselon II mendapatkan Rp 17 juta, Eselon III mendapat Rp10 juta dan Eselon IV Rp6,5 juta. Sementara staf ahli Gubernur Rp20 juta. Di KPU, pejabat Sekretaris KPU Kaltim digolongkan ke dalam non Eselon Gol IV atau setara staf menerima Rp4 juta. Golongan di bawahnya non Eselon III mendapatkan Rp3,5 juta.
"Kami ada dari eselon II, III dan IV dianggap non fungsional eselon padahal tugas kami berat. Kami digolongkan tidak ada jabatan, selain itu jika sebelumnya kami mendapat tunjangan Rp8 juta keluarnya peraturan itu tunjangan yang kami terima hanya Rp4 juta,” kata Syarifuddin dikantornya belum lama ini.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Komisioner KPU Kaltim Ida Farida juga menegaskan bahwa dia tidak menemukan indikasi pejabat KPU Kaltim yang berstatus PNS Pemprov ingin mundur dari KPU.
"Itu belum sampai ke arah sana (mengundurkan diri). Sebagai komisioner tugas kami mensukseskan Pemilu dari itu kami harapkan media untuk bisa mengakhiri polemik ini," tegas Ida. M4n

KPU Samarinda Kekurangan 20 Ribu Surat Suara

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Sebanyak 20 ribu lembar surat suara untuk Pemilihan Legislatif DPRD Provinsi Kaltim belum ada di Samarinda. Sebelumnya pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) Samarinda sudah menerima sebanyak 2.303.228 buah surat suara. KPU merincikan, masing - masing 575.807 buah untuk DPD RI dan DPR RI, untuk DPRD Kaltim hanya ada 565.807 buah dari seharusnya 585.807 buah dan untuk DPRD Samarinda (5 dapil) tidak ada permasalahan.
Menurut Kasubbag Umum, Keuangan dan Logistik KPU Samarinda, Achmad Fachroni, memang sebelumnya surat suara sudah datang sebanyak 585.807 buah yang dikirim namun masih ada kekurangan surat suara sekiat 20 ribu surat suara. Tapi kita sudah meminta untuk mengirimkan kekurangan surat suara tersebut.
"Dari 585.807 buah yang kita terima ada kekurangan 20 ribu. Jadi kalau hitungan dus satu dus 1.000 berarti ada 20 dus," kata Achmad.
Ditambahkannya, kami juga memastikan bahwa jumlah surat suara yang diterima sesuai dengan berita acara yang ditandatangani. Jadi jika tidak sesuai dengan alokasi maka kita tidak akan tandatangani.
"Jumlahnya sama, alokasinya pun juga sama. Ternyata di cek fisik kurang, itu baru ada indikasi. Tapi ini sesuai. Kalau tidak sesuai kita tidak mau tandatangan," katanya.
Sesuai prosedur bila ada kekurangan logistik seperti surat suara dan tinta maka KPU daerah langsung berkordinasi dengan KPU pusat.
"Ini sudah kita siapkan surat untuk dikirim, tinggal ditandatangani saja," ujarnya.
Agar tidak mengganggu kinerja KPU, diharapkan surat suara tiba sebelum surat suara yang lebih dahulu tiba selesai dilipat. Sejauh ini sudah ada ditemukan beberapa surat saura yang rusak.
Namun untuk jumlah keseluruhan, baru akan diketahui di saat berakhirnya pelipana surat suara.
"Kami targetkan paling cepat 2 minggu paling lama 3 minggu surat suara sudah selesai dilipat semua," pungkasnya. aon

Bapak 2 Anak Tewas Gantung Diri

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Warga Jl Merdeka Kecamatan Sungai Pinang dihebohkan dengan peristiwa meninggalnya pemuda beranak dua dengan mengakhiri hidupnya mengantung diri didalam kamarnya.  Korban berinisial RD (24) yang keseharian berjualan ikan di Pasar Merdeka. Peristiwa terjadi Selasa (5/3)kemarin sekitar pukul 10.00 wita di Jl Merdeka 5. Korban ditemukan ibu kandungnya AI (52) tergeletak didalam kamarnya. Ketika itu ibu kandungnya baru pulang dari pasar bersama Ayahnya YS (46).
Informasi yang dihimpun media ini, bahwa korban baru keluar dari rumah sakit jiwa. Korban pernah 10 hari direhabilitasi, karena mengalami ganguan jiwa.
Saat dikonfirmasi, Kapolsekta Samarinda Utara AKP Ervin Suryatna mengatakan pihaknya telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Korban telah dilakukan visum. "Ada beberapa saksi telah dimintai keterangannya," ungkapnya. opi

Disperindagkop Latih 70 Peserta Pengelolaan Pakan Ikan

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi (Disperindagkop&UMKM) HM Djailani mengatakan, sebanyak 70 peserta mengikuti pelatihan pengolahan pakan   ikan di Kecamatan Penyinggahan Kutai Barat. Pelatihan ini diharapkan dapat menciptakan pengusaha baru yang berkualitas. Sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Melalui pelatihan itu diharapkan masyarakat Penyinggahan lebih mandiri dalam meningkatkan penghasilan sehari-hari.
“Dengan pelatihan ini, masyarakat Penyinggahan dapat memanfaatkan sumber daya yang ada di daerah tersebut. Contohnya melalui potensi perikanan. Sehingga dengan memanfaatkan potensi yang ada diharapkan ekonomi masyarakat dapat lebih baik ke depan,” papar HM Djailani ketika dikonfirmasi usai membuka pelatihan pengolahan pakan  ikan di Balai Pelatihan Umum (BPU) Penyinggahan Kutai Barat, Rabu (5/3).
Kecamatan Penyinggahan salah satu kecamatan yang merupakan daerah tertinggal di Kaltim. Kecamatan tersebut juga merupakan kampung nelayan pinggir pedalaman Sungai Mahakam yang termasuk daerah tertinggal.
Melalui pelatihan wirausaha dan akan ada penyaluran bantuan alat oleh Disperindagkop Kaltim, sehingga daerah tersebut memiliki kemajuan usaha dari potensi yang ada, sesuai dengan daerah yang sudah maju yaitu Ibukota Kabupaten seperti Melak dan Long Bigung.
Pelatihan tersebut juga merupakan dalam rangka program kerja 100 hari Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak. Selain itu, Pemprov Kaltim melalui Disperindagkop Kaltim juga akan berencana membangun pasar tradisional di Kampung Penyinggahan pada tahun 2014. Pembangunan pasar ini agar mendukung kegiatan ekonomi bagi produsen dan konsumen di daerah pedalaman Sungai Mahakam.
Sementara itu, Camat Penyinggahan Kutai Barat Mas'ud Nurdin mengatakan kehidupan masyarakat di daerah lebih banyak di sektor ternak ikan dengan keramba di sungai. Musim kemarau, warga Penyinggahan juga menanam padi gunung untuk konsumsi sendiri.
“Saat ini ada 774 keramba ikan yang berproduksi. Ikan yang dipelihara jenis haruan, jelawat, nila dan emas. Sedangkan, produksi padi baru sebatas konsumsi sendiri. Ada sekitar 200 hektar sawah gunung di Penyinggahan hanya bisa ditanam ketika kemarau,” tandas Mas'ud. mar

Pembangunan Infrastruktur Terus Berlanjut

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Gubernur Kaltim H Awang Faroek Ishak menegaskan bahwa Pemprov Kaltim akan terus melanjutkan pembangunan infrastruktur di daerah, karena, pembangunan infrastruktur tersebut diyakini akan dapat menjadi pemicu pertumbuhan ekonomi. 
"Kita optimis, baik pemerintah pusat, para ahli dan pemerintah di daerah tidak ada yang meragukan pembangunan infrastruktur akan merugikan masyarakat. Saat ini Pemprov Kaltim tengah melakukan kerjasama dengan Rusia untuk pembangunan rel kereta api yang pada tahap awal akan mengangkut batu bara yang menghubungkan Kutai Barat, Kutai Kartanegara, PPU dan Balikpapan,"ungkap Awang Faroek Ishak belum lama ini.
Awang Faroek yakin dengan terus melakukan pembangunan infrastruktur akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat di daerah. Yang jelas, Pemprov Kaltim berkomitmen untuk memperlancar proses pembangunan infrastruktur, terutama pembangunan rel kereta api bekerjasama dengan Pemerintah Rusia.
"Menyukseskan pembangunan infrastruktur, terutama pembangunan rel kereta api, diharapkan adanya dukungan dari pemerintah kabupaten dan kota di Kaltim, khusus dalam pembebasan lahan, mulai dari Kutai Barat, Kutai Kartanegara, PPU, Balikpapan dan Paser,"ujarnya.
Selain itu, Awang Faroek juga berharap SKPD terkait dengan pembangunan tersebut, untuk dapat mempersiapkan rencana strategi, terutama dalam memikirkan permasalahan pembebasan lahan. Karena, hal ini juga telah disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa bahwa Kaltim harus memperjelas bagaimana pembebasan lahan yang dilakukan.
“Penyelesaian masalah lahan ini memang sangat penting. Contoh, di Sumatera Selatan gara-gara lahan, pembangunan rel kereta api di daerah tersebut menjadi gagal. Saya berharap itu tidak terjadi di Kaltim,” jelasnya.
Pembangunan infrastruktur memang menjadi prioritas Pemprov Kaltim ke depan, terutama pembangunan infrastruktur yang masuk dalam Masterplan Percepatan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) di Kaltim.
Dengan pembangunan yang dilakukan itu diharapkan kesejahteraan masyarakat Kaltim terus meningkat, seiring banyaknya peluang kerja bagi masyarakat Kaltim. Bukan hanya itu, ke depan Kaltim berupaya meningkatkan ekonomi masyarakat dengan memberdayakan sumber daya yang dapat diperbaharui, yakni dengan melaksanakan program pertanian dalam arti luas.
“Karena saat ini Kaltim masih tergantung dengan sumber daya yang tidak dapat diperbaharui, yakni di sektor pertambangan batu bara, minyak dan gas. Maka ke depan semua itu harus diubah, sehingga masyarakat Kaltim tidak tergantung dengan kekayaan alam yang ada. Artinya, sektor pertanian dalam arti luas lebih ditingkatkan ke depan. Karena itu, peningkatan SDM untuk melaksanakan itu semua terus dilakukan,” jelasnya. mar

2014, Perekaman e-KTP Terus Dilanjukan

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Asisten Bidang Pemerintahan Sekprov Kaltim Aji Sayid Faturrahman mengatakan tahun ini perekaman e-KTP  akan dilanjutkan. Seperti pelaksanaan sebelumnya, perekaman e-KTP tetap dilaksanakan di kecamatan-kecamatan.  
"Perekaman dilanjutkan, karena hingga saat ini masih banyak masyarakat yang belum melakukan perekaman. Pemerintah berharap masyarakat berbondong-bondong  melakukan pendaftaran perekaman untuk identitas resmi penduduk Indonesia tersebut . Daan perekaman ini merupakan kebijakan pemerintah pusat mewujudkan kepemilikan satu identitas, yakni KTP untuk satu penduduk dengan kode keamanan dan rekaman secara elektronik. Data tersebut berbasis secara nasional, mulai biodata, foto, sidik jari, iris mata dan tanda tangan yang tersimpan dalam fisik e-KTP,” papar  Aji Sayid Faturahman, belum lama ini. Perekaman akan dilakukan sama seperti perekaman sebelumnya. Sedangkan pencetakan sudah bisa dilakukan di kecamatan masing-masing. Sebelumnya pencetakan hanya dilakukan di Jakarta.  
Dia mengatakan, perekaman e-KTP di Kaltim per Juni 2013 telah mencapai 2.110.581 penduduk dari jumlah wajib KTP mencapai 2.984.294 penduduk, sehingga sisa wajib KTP yang belum melakukan perekaman data, tersisa sekitar 873.713 penduduk.
Tahun ini, alat perekam tersebut akan direalisasikan ke kabupaten/kota oleh Kementerian Dalam Negeri, yang selanjutnya dilaksanakan di masing-masing kecamatan. 
“Yang jelas program pencetakan e-KTP di daerah terus dilaksanakan, jadi sekarang pencetakannya bukan dilakukan pusat lagi,” jelasnya.
Dia mengatakan, manfaat e-KTP adalah untuk tertib administrasi kependudukan, mencegah dan menutup peluang adanya KTP ganda dan KTP palsu, sehingga memberikan rasa aman dan kepastian hukum bagi masyarakat.
Selain itu, program tersebut mendukung terwujudnya data base kependudukan yang akurat, sehingga dapat dimanfaatkan untuk berbagai kepentingan pemerintah dan pembangunan, termasuk data pemilih dalam Pemilu dan Pemilukada yang selama ini sering bermasalah.
“Bagi masyarakat yang belum melakukan perekaman dan masih menggunakan KTP SIAK, mereka tetap bisa memilih, dengan catatan mereka sudah terdaftar sebagai pemilih," pungkasnya. mar

Pemilu di Kaltim Terancam

Pejabat Struktural KPU Kaltim Rame - Rame Mundur

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Pelaksanaan pemilihan legislatif (pileg) 2014 di Kaltim terganjal sejumlah masalah. selain belum rampungnya proses Rekruitmen Komisioner Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) di Kabupaten/Kota di Kaltim. kini Pileg terancam gagal digelar lantaran pejabat struktural di KPUD Kaltim mengancam mengundurkan diri dari jabatannya.
Ancaman mundur ini dilatar belakangi besaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) yang berbeda antara pegawai negeri sipil (PNS) yang bertugas di Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemprov Kaltim, dan PNS yang dipekerjakan di KPUD Kaltim.
Padahal, beberapa PNS yang dipekerjakan di KPUD Kaltim merupakan PNS asal pemprov Kaltim. Akibatnya menjelang pelaksanaan Pemilu Legislatif yang tinggal hitungan hari,  suasana kantor Komisi Pemilihan Umum provinsi Kalimantan Timur Selasa (4-3-3014) siang tampak lengang,  tidak ada kegiatan yang dilakukan staf Sekretariatan KPUD terkait persiapan pemilu legislative.
Di lobi Kantor KPU di Jalan Basuki Rahmat hanya ada sejumlah petugas keamanan dan beberapa mahasiswa yang direkrut sebagai tenaga sukarela untuk persiapan pemilu legislatif.
Sementara di ruang sekretariat sejumlah kursi terlihat kosong,  para pejabat strukturan yang biasa berkerja ditempat itu terlihat tidak datang hanya ada tumpukan berkas di atas meja kerja, Namun ada beberapa mahasiswa yang terlihat berkerja menyiapkan beberapa logistik pemilu untuk didistribusikan ke kabupaten dan kota di Kaltim  dan Kaltara.
Akibat kejadian ini persiapan pelaksanaan pemilihan legislatif (pileg) 2014 di Kaltim dan Kaltara terancam,  belum rampungnya proses rekruitmen Komisioner KPUD di kabupaten/kota di Kaltim dan Kaltara  serta masih banyaknya distribusi logistik pemilu yang belum sampai ke KPU  Kabupaten dan Kota di Kaltim/Kaltara.
Sekretaris KPUD Kaltim Syarifudin Rusli mengatakan bahwa mundurnya sejumlah pejabat strukturan sekretariat KPUD  dilatar belakangi besaran tambahan penghasilan pegawai (TPP) yang berbeda antara pegawai negeri sipil (PNS) yang bertugas di satuan kerja perangkat daerah (SKPD)  pemprov Kaltim dan pns yang dipekerjakan di KPUD Kaltim.
Para pejabat di sekretariat KPU  beranggapan bahwa mereka merupakan pegawai daerah yakni PNS asal pemprov Kaltim,  saat ini gubernur Kalimantan Timur telah menaikan tunjangan pejabat strukturan eselon 2 dilingkungan pemprov kaltim sebesar Rp 17 juta/bulan.
Sementara di sekretariat KPU  pejabat eselon 2 hanya dibayar Rp 4 juta,  atau setingkat staf biasa di lingkungan  pemprov Kaltim. Padahal sebelumnya pejabat eselon 2 di KPU setara dengan pejabat eselon 2 di lingkungan pemprov Kaltim.
Ini juga berimbas pada pejabat yang berada di bawah eselon 2 yakni eselon 3 dan 4  yang dibayar jauh dari pejabat setingkat di lingkungan Pemrov Kaltim .
“Pada prinsipnya kami tidak mundur namun meminta agar pemerintah propinsi Kaltim untuk menarik kami kembali ke lingkungan Pemprov Kaltim,” kata Syarifuddin Rusli di kantornya selasa siang.
Syarifudin menegaskan memang KPU merupakan lembaga vertikal, namun secara administrasi para PNS yang ada di sekretariat KPU merupakan pegawai daerah, yakni PNS yang berada dibawah naungan Pemprov Kaltim.
Disinggung mengenai mundurnya para pejabat berdekatan dengan waktu pelaksanaan pemilu legislative Sekretaris KPU Kaltim Syarifuddin Ruslie, mengatakan tanggungjawab tersebut bisa diambilalih oleh Komisioner KPU Kaltim.
“Kan ada Komisioner KPU Kaltim, merekalah yang bakal menjalankan Pileg. Apalagi di Komisioner KPU Kaltim ada divisi masing-masing yang bisa menjalankan. Kami ingin ditarik kembali ke instansi induk,” tegasnya.
Ia mengatakan, sejumlah pejabat di KPU Kaltim sudah mengajukan surat untuk meminta ditarik kembali ke instansi awal karena mendapatkan penghasilan yang sama seperti penghasilan staf.
“Kami tidak mundur, kami hanya minta ditarik dari KPU ke Pemprov. Lebih bagus menjadi staf karena pekerjaan itu di KPU seperti dipekerjakan seperti tidak ada harganya. Kami merasa tidak mendapat keadilan,” ulangnya.
Keinginan untuk mundur ini sendiri disebabkan karena pejabat di KPU Kaltim tidak mendapatkan tunjangan dan hanya menerima penghasilan sesuai pangkat. Seperti jabatan sekretaris KPU Kaltim dengan eselon II dengan pangkat IV (a) hanya menerima Rp4 juta tanpa tunjangan.
“Ini kami rasakan di 2014 ini, sejak keluarnya Keputusan Gubernur Nomor 2/2014. Dalam regulasi itu, pejabat di KPU Kaltim tidak memberikan tunjangan, bahkan saya sebagai Sekretaris KPU Kaltim hanya mendapatkan uang kehormatan dari APBN Rp340 ribu/Bulan dan penghasilan Rp4 juta/bulan sesuai pangkat. Ini ada perbedaan yang sangat mencolok dibanding pejabat seperti Kepala Kesbangpol Kaltim dan Kepala Dinas lainnya yang menerima TPP Rp17,5 juta/bulan. Coba dipikirikan itu, padahal Sabtu dan Minggu kami di KPU tetap,” katanya.
Keputusan Gubernur lanjutnya akan bakal berdampak ke KPU Kabupaten/Kota lainnya di Kaltim karena jika diberlakukan pasti KPU Kabupaten/Kota mengikuti SK tersebut. “Coba Kepala BKD atau asisten IV Provinsi  Kaltim menjabat di sekretaris KPU agar mereka tahu bagaimana penderitaan Sekretaris KPU. Penghasilan yang diterima pejabat seperti yang  diterima staf,” terangnya.
Padahal, lanjutnya, ketika diminta bekerja di KPU Kaltim sempat dijanjikan bahwa akan menerima penghasilan yang sama seperti bekerja di instansi induk. Sebelumnya ada keputusan tersebut, ia mengaku menerima  Rp8,5 juta. Namun saat ini ia menerima Rp4 juta.
Pergub itu berbunyi bahwa SK PNS mendapatkan tunjangan seperti terlampir. PNS yang bekerja di instansi seperti  eselon I (Sekda) diberi tunjanga Rp35 juta, eselon II (asisten) sebesar Rp25 juta, kepala SKPD eselon II tunjangannya Rp17 juta. Kemudian eselon III seperti Kabag di KPU Kaltim seharusnya diberikan tunjangan Rp10 juta dan eselon IV Rp6,5 juta. Lalu fungsional umum untuk pejabat non eselon golongan IV tunjangan Rp4 juta, golongan III Rp3,5 juta, golongan II dan I diberikan tunjangan Rp3 juta.
“Jadi insentif yang dibayarkan kepada kami berdasarkan golongan ini masuk dalam fungsional umum non eselon Rp3 juta, sama dengan staf biasa di SKPD lainnya. Kalau kami dibayar sebesar itu lebih baik kami semua mundur, toh dapat tunjangan sama dengan staf biasa. Sementara tugas dan tangung jawab KPU yang melahirkan pemimpin negara ini  sangat berat dan beresiko,”katanya.
Sementara itu Ketua Komisi Pemilihan Umum Kaltim Ida Farida mengatakan secara lisan telah mendapatkan laporan dari beberapa staf mengenai rencana mundurnya beberapa pejabat di secretariat KPUD Kaltim , namun ia mengharapkan agar persoalan ini bisa selesai secara baik-baik , karena secara tidak langsung mundurnya para pejabat ini akan berdampak pada proses persiapan pemilu legislatif.
“Kami sudah memohon jangan mundur, tapi di lain sisi kami juga tak bisa menahan mereka, apalagi terkaitan dengan tuntutan mereka yang minta diberikan sama dengan SKPD lainnya, itu bukan kewenangan komisioner untuk membuat kebijakan, melainkan Gubernur,” kata Ida Farida.
Pemprov Kaltim sebagai induk para pejabat struktural di Sekretariat KPUD Kaltim,  diharapkan bisa mengambil langkah bijak mengatasi persoalan tersebut. sebab, persoalan tersebut bisa saja mengancam terlaksananya pileg yang akan dihelat 9 april nanti.
Menyinggung proses pendistribusian logistik pemilu Ida menegaskan bahwa proses pendistribusian terus dilakukan ke Kabupaten dan kota se Kaltim dan Kaltara, namun  saat ini baru kabupaten kutai barat yang terganggu proses distribusi kotak suara akibat adanya perubahan data sehingga perlu dilakukan penambahan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, beberapa pejabat yang mundur dari jabatannya adalah sekretaris kpud, kabag sdm, kabag hukum dan humas, kabag umum, kasub keuangan, kasub teknis, dan kasub logistik, dan beberapa pejabat lainnya. M4n

Penginapan Terbakar, Citra Niaga Heboh

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Suasana pagi di seputaran Citra Niaga tepatnya eks terminal angkutan Kota trayek J  mendadak ramai. Ratusan warga dan pengunjung kawasan citra niaga dikejutkan dengan munculnya api yang membakar bangunan hotel berlantai 4 dikawasan itu.
Beruntung, situasi tersebut langsung di respon warga sekitar dengan menghubungi pemadam kebakaran dan api tidak sempat membesar.
Menurut salah seorang warga di lokasi, bangunan yang terbakar merupakan bangunan tambahan di bagian atap gedung yang terdiri dari kamar - kamar, dan sebagian masih terbuat dari kayu. "Sempat membesar tapi ga sampai ke bawah," kata salah seorang warga di lokasi kejadian.
Beruntung petugas pemadam kebakaran segera tiba dilokasi dan segera memadamkan api yang berada di atas gedung.
Burhan pedagang HP di kawasan itu mengatakan bahwa hotel yang tidak memiliki nama itu sudah terbakar 3 kali 3 tahun terakhir,  sekitar tahun 2011 api sempat menghanguskan hotel yang biasa di gunakan para pedagang dari luar daerah menginap.
“Hotel ini sudah berulang kali terbakar, mungkin karena sering digunakan untuk kegiatan mesum jadi hotel ini kerap terbakar,” kata Burhan. M4n

Transmigrasi Harus Mampu Tingkatkan Ekonomi Baru

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak mengatakan, Kaltim masih sangat terbuka untuk program transmigrasi. Tetapi para calon transmigran yang didatangkan  sesuai bidangnya dan benar-benar berprofesi sebagai petani.
”Kaltim masih sangat membutuhkan program transmigrasi untuk mendukung pemerataan pertumbuhan ekonomi daerah. Tetapi kami inginkan mengirim transmigran harus selektif dan lebih baik ,” kata Gubernur Awang Faroek Ishak saat membuka Rapat Koordinasi Ketenagakerjaan dan Tranmigrasi di Auditorium Pemkot Balikapapan, Selasa malam (3/3).
Namun Gubernur mengingatkan, para calon transmigran yang dikirim ke Kaltim benar-benar petani, sehingga nanti akan berhasil meningkatkan ekonomi mereka, jangan sampai biasa menanam padi disuruh menanam sawit tentunya tidak sinkron.
Saat ini Kaltim juga sudah bekerjasama dengan sejumlah daerah untuk program transmigrasi dan tenaga kerja yakni Jawa Timur, Jogyakarta, Jawa Tengah, salah satunya dalam program kerjasama antar daerah baik perkebunan maupun pertanian.
"Mereka harus memiliki keahlian cara-cara bertani untuk mensukseskan program ketahanan pangan, jangan sampai sesampai dilokasi justru menjadi beban pemerintah karena tidak memiliki bertani," ujar gubernur dihadapan peserta rakoor.
Karena itu, pengelolaan transmigrasi di Kaltim akan dikemas lebih baik dengan konsep yang  lebih terpadu dan lebih terintegrasi. Meliputi keterkaitan potensi pengembangan kawasan, kompetensi para transmigran, dukungan infrastruktur, kerjasama Pemprov dan kabupaten yang akan menjadi lokasi transmigrasi, koordinasi dengan provinsi dan kabupaten/kota asal transmigran, termasuk pelibatan warga lokal di sekitar kawasan transmigrasi.
"Kaltim masih sangat terbuka bagi para transmigran, karena lahan yang masih luas dan sangat berpotensi untuk lahan pertanian. Kehadiran para transmigran diharapkan mampu meningkatkan kemajuan wilayah  Kaltim menjadi lebih baik lagi," harapnya.
Ditempat yang sama Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kaltim, H Ichwansyah mengatakan, penempatan transmigrasi ditargetkan sebanyak 300 Kepala Keluarga (KK) di lokasi Tanjung Buka kabupaten Bulungan yang bekerjasama dengan Provinsi Jawa Timur.
Sedangkan pembinaan Tranmigrasi sebanyak 2.257 KK atau 8.287 jiwa di 10 Permukiman Tranmigrasi yang tersebar di empat Kabupaten yakni Kabupaten Kutai Timur, Nunukan, Tana Tidung dan Bulungan. Sedangkan pembinaan Tranmigrasi meliputi pengembangan usaha di kawasan tranmigrasi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia dan masyarakat dan penyerasian lingkungan.
"Program penyerasian lingkungan meliputi peningkatan infrastruktur jalan sepanjang 7 KM dan penyediaan sarana penerangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebanyak 22 unit yang akan dilaksanakan di Kabupaten Kutai Timur," demikian  H Ichwansyah. john

SKOI Kaltim Berhsil Meraih Akreditasi A

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Sekolah Khusus Olahragawan Internasional (SKOI) Kaltim berhasil meraih akreditasi A. Hal tersebut sesuai keputusan Badan Akreditasi Provinsi Sekolah/Madrasah (BAP S/M) Kaltim tertanggal 24 Desember 2013 yang menetapkan SMP dan SMA khusus olahraga Kaltim terakreditas A dengan bobot penilaian akhir 87.
“Ini merupakan prestasi luar biasa yang wajib disyukuri. Berkat kerjasama semua perangkat di bawah unit SKOI, termasuk dengan sekolah mitra, kita berhasil memperoleh akreditas A, hanya dalam waktu tiga tahun sejak pendirian SKOI Kaltim,” terang Kepala Dispora Kaltim Sigit Muryono kepada wartawan di Samarinda, Senin (3/2) lalu.
Menurutnya, pemberian akreditasi merupakan proses panjang yang dilalui sejak pendirian SKOI tiga tahun silam. Sebelumnya, Badan Akreditasi Nasional (BAN) perwakilan Kaltim ini sudah melakukan visitas atau kunjungan akreditasi ke SKOI untuk melakukan penilaian. Kemudian melalui rapat pleno pengurus. Badan Akreditasi Provinsi menetapkan SKOI setara dengan sekolah umum lain yang terakreditasi A. Seiring terakreditasnya SKOI, maka sekolah itu dapat melakukan ujian secara mandiri tanpa bergabung dengan sekolah lain. Termasuk Ujian Nasional 2013/2014 sudah bisa dilakukan secara mandiri.
“Karena tahun 2013 lalu, SKOI sudah mendapat predikat A maka untuk 2013/2014 ini kita bisa melaksanakan ujian sendiri.  Ini adalah konsekuensi yang harus diambil dan dipersiapkan dengan baik,” tandasnya.
Meski ujian tidak bergabung dengan sekolah lain,  kerjasama dengan sekolah mitra dalam rangka mengisi kekurangan masing akan tetap dilanjutkan. Diantarannya kerjasama pemanfaatan sarana dan prasarana. Seperti kurang lengkapnya fasilitas olahraga di sekolah mitra hingga pembangunan beberapa laboratorium SKOI.
Di sisi lain, Sigit berharap akreditasi ini sekaligus menjadi jawaban keraguan orang tua siswa terhadap kualitas pendidikan akademik SKOI. Melihat bobot penilaian menunjukkan SKOI menerapkan pola pendidikan prestasi olahraga sejalan dengan prestasi akademik.
“Meskipun namanya sekolah khusus olahraga, tapi tidak melulu kegiatannya berlatih. Belajar seperti kegiatan sekolah lain tetap jadi perhatian. Yang beda hanya waktu belajarnya. Menyesuaikan jam berlatih. Prinsipnya materi pembelajaran yang disampaikan sama dengan sekolah umum lainnya. Itu dilakukan selain mengacu sistem penyelenggaraan pendidikan nasional juga dimaksudkan untuk memberi bekal siswa untuk menuntut pendidikan jenjang lebih tinggi setelah lulus. Disamping sebagai modal untuk mencari pekrjaan sesuai bidang kecerdasan akademik yang dimiliki," paparnya. mar

Distan Kembangkan Padi Unggul 8.200 hektar

Program 100 Hari
 
SAMARINDA, Poskota Kaltim
Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Kaltim H Ibrahim menyampaikan dalam program 100 hari kerja Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim tahun ini, Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Kaltim akan melakukan kegiatan pengembangan Padi Unggul untuk lahan seluas 8.200 hektar yang tersebar di berbagai kabupaten dan kota di Kaltim  serta Kaltara.
“Pengembangan padi unggul ini sangat penting dan strategis dalam mewujudkan ketahanan pangan di Kaltim dan Kaltara. Sesuai dengan program prioritas pembangunan pertanian dalam arti luas yang ditetapkan Gubernur Awang Faroek Ishak,” jelas  H Ibrahim, Selasa (4/2).
Kawasan yang menjadi sasaran khususnya di 50 kecamatan sentra produksi meliputi Kabupaten Paser dan Penajam Paser Utara, Kutai Timur dan Kutai Kartanegara serta Kutai Barat, Berau dan Bulungan, Nunukan serta Malinau dsan Tana Tidung  serta Samarinda.
Selain itu, target beroperasinya pabrik pengolahan Singkong di Kecamatan Bongan Kabupaten Kutai Barat dengan kapasityas 5 ton per hari. Saat ini terus diperispakan kelompok tani guna mendukung ketersediaan bahan baku untuk produksi.
Termasuk pegembangan kawasan hortikultura  untuk buah Durian, Lai dan pisang serta jeruk, papaya dan Lengkeng serta Manggis maupun berbagai buah lokal lainnya dengan luasan 750 hektar di Kutai Kartanegara  dan Kutai Timur serta Berau dan Paser serta Penajam Paser Utara, Samarinda dan Balikpapan.
Bantuan alat mesin pertanian berupa hand tractor dan gandengan, cultivator, power threser dan rice milling unit (RMU) lengkap/mobile serta driyer sebanyak 142 unit  kepada kelompok tani di Paser, Penajam Paser Utara dan Kutai Timur, Kutai Barat dan Kutai Kartanegara, Berau dan Bulungan serta Nunukan, Malinau dan Tana Tidung serta Samarinda.
Penyediaan sarana dan prasarana pertanian berupa optimalisasi lahan 1.200 ha (APBD 450 ha dan APBN 750 ha), pintu air sebanyak 162 unit dan jalan usaha tani sepanjang 46 km, pembangunan jaringan irigasi 2.356 km serta cetak sawah seluas 1.700 ha (APBD 450 ha dan APBN 1.250 ha) yang difokuskan di 50 kecamatan sentra produksi di Kaltim dan Kaltara. mar

Kepala Daerah Wajib Perbaiki Jalan Rusak

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Gubernur Kaltim H Awang Faroek Ishak meminta kepala daerah memberikan infrastruktur jalan yang baik bagi pengguna jalan raya, khususnya memperbaiki jalan yang rusak. Ini untuk mencegah banyaknya korban akibat kondisi jalan yang tidak baik.
“Saya instruksikan kepada Bupati/Walikota untuk memperhatikan infrastruktur sehingga tidak ada lagi jalan yang rusak dan berlubang. Termasuk Dinas PU juga dapat melakukan perbaikan-perbaikan jalan secara bertahap mulai perencanaan, desain kontruksi, dan operasional jalan,” kata  Awang Faroek saat memberi sambutan pada Gerakan Nasional Pelopor Keselamatan Berlalu lintas di halaman Gubernur, Minggu (2/2) lalu.
Menurutnya, selain perbaikan jalan, yang perlu diperhatikan yaitu kendaraan yang digunakan telah memenuhi standar keselamatan dijalan. Hal ini tentu saja menjadi salah satu faktor pendukung dalam memajukan keselamatan berlalu lintas.
“Kementerian Perhubungan memiliki peran untuk membuat peraturan untuk mengatur keselamatan bagi semua pengguna jalan. Di tingkat daerah, Dinas Perhubungan berperan membuat rambu-rambu lalu lintas agar dapat berjalan tertib. Jadi semuanya terlibat,”ujarnya.
Dikatakan, jajaran Kepolisian juga memiliki peran penting untuk memperbaiki perilaku pengguna jalan. Caranya melalui pendidikan keselamatan berlalulintas, meningkatkan kualitas sitem ujian SIM dan penegakan hukum yang tegas. Selain itu mengembangkan sistem pendataan kecelakaan lalu lintas.
"Kita juga mengharapkan kerjasama bupati/walikota untuk bekerjasama dengan Dinas Perhubungan dan Kepolisian di masing-masing daerah. Banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengurangi kecelakaan di jalan raya. Segera benahi rambu-rambu lalu lintas, siapkan zebracross untuk penyeberangan sehingga membiasakan rakyat menggunakannya agar tidak menyeberang di sembarang tempat. Demikian juga lampu lalulintas dilengkapi fasilitas untuk menandakan orang boleh menyeberang,” paparnya.
Selain membenahi rambu-rambu lalu lintas serta zebracrooss, perlu juga membenahi halte bis dan taksi. Tentunya hal tersebut sangat penting, agar masyarakat bisa membudayakan antri di Indonesia. Budaya antri adalah salah satu ciri-ciri budaya modern. Oleh karena itu sangat penting dilakukan pembenahan di tempat-tempat penyeberangan dan halte-halte.
“Kita harus buat halte agar orang tidak menunggu taksi selain di sembarang tempat. Kita tertibkan juga pengemudi taksi agar tidak boleh mengambil penumpang di luar halte. Diharapkan dibuatkan Perda sehingga orang segan untuk melanggar. Jika tetap melanggar, cabut izinnya,” tandas Awang Faroek. mar

Parkir Liar di Jalan Juanda Kembali Menjamur

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Sebelumnya pihak Polisi dan Dishub Samarinda mati-matian menertibkan kendaraan yang parkir sembarangan, namun nyatanya parkir liar menggunakan trotoar atau di sekitar rambu larangan di kawasan Jl Juanda makin mucil. Bahkan bukan hanya di Jalan Juanda saja, parkir mobil melanggar aturan juga hingga Jalan dr Suetomo dan Jalan Pahlawan, Kecamatan Samarinda Ulu.
Pagi kemarin bahkan beberapa pegawai Dishub terlihat menghalau sejumlah yang diparkir di tiga jalan utama tersebut. Bahkan ada diantaranya mobil yang kembali terpaksa digembosi, karena ditinggalkan pemiliknya yang mengetahui keberadaan petugas.
"Kami kebetulan patroli di sana dan masih menemukan beberapa kendaraan yang parkir di trotoar. Jika ada pemiliknya kami tegur dan pasang stiker. Namun jika tak ada pemiliknya terpaksa bannya kami gembosi," ujar salah seorang pegawai Dishub di lapangan.
Ironisnya meski sempat bersih dari parkir mobil, siangnya, usai petugas Dishub yang melakukan pengawasan pergi kembali parkir liar marak. Beberapa mobil bersusun kembali di trotoar. Ulah pemilik mobil ini seakan menunjukan jika mereka seakan tak takut dengan penertiban yang dilakukan polisi dan Dishub. Apalagi beberapa waktu lalu Kapolresta Samarinda melalui Kasat Lantas Kompol Didik Haryanto menegaskan, akan menilang mobil yang parkir di trotoar.
Menurut warga sekitar Juanda 8, Supardi mengatakan, sebenarnya jika dilakukan patroli rutin kemungkinan tidak ada yang parkir di trotoar. Jika dilakukan pengawasan pagi saja bakalan kembali lagi.
"Saya sangat setuju kalau parkir sembarangan langsung digembosi biar tidak mengganggu arus lalulintas disekitarnya," kata Supardi.
Jika parkir liar yang ada di Jalan Juanda dibiarkan nantinya menjamur kembali hingga mengakibatkan kendaraan yang melintas di kawasan Juanda menjadi macet panjang. Oleh sebab itu harus dilakukan patroli rutin di sekitar titik yang menjadi lokasi parkir liar tersebut. aon

Rem Blong Bus Tujuan Samarinda-Balikpapan Masuk Jurang

Terjadi di KM 54, 2 Penumpang Meninggal Ditempat

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Diduga Blong sebuah Bus Trans Kalimantan yang melintas di daerah perbukitan di KM 54  jalan poros Samarinda-Balikpapan, Kutai kartanegara masuk jurang, Senin (3/3/2014). Dua orang penumpang dipastikan tewas akibat kecelakaan tersebut.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun Poskota Kaltim dilokasi kejadian, Bus dengan nomor polisi KT 7328 AN yang dikemudikan Abdullah terpelosok kedalam jurang disekitar gunung Kapur km 54, bus diduga mengalami kerusakan rem saat menuruni gunung kapur yang memiliki kemiringan 45 derajat.
Bus melaju tanpa bisa dikendalikan sang supir dan kemudian masuk kesebuah jurang dengan kedalaman 5 meter, dua orang menjadi korban yakni Mamik Widayati (36) warga Sungai Keledang Samarinda Seberang, satu korban lainnya yakni Dopi Daeng Nompu (35).
Dua korban langsung dibawa ke rumah sakit umum Samboja Kutai Kartanegara bersama 8 orang penumpang selamat namun mengalami luka serius, sementara 4 penumpang lainnya dibawa ke rumah sakit umum Balikpapan, dan 4 lainnya di bawa kerumah sakit tentara. 2 penumpang hanya mengalami luka ringan dan dirawat jalan.
Suniarti penumpang selamat warga Sangatta Kutai timur mengatakan bahwa saat kejadian ia sedang memperhatikan jalan, saat jalan menurun tiba-tiba sang supir berteriak Rem Blong.
"Rem Blong, para penumpang langsung panik saya langsung mengambil tas dan menaruk dipangkuan saya, jadi saat terjadi benturan tubuh saya mengenai tas saya," kata Suniarti.
Kondisi Bus langsung pora poranda lanjutnya, apalagi kaca Bus pecah dan beberapa dahan pohon masuk kedalam bus.
"Saya akhirnya bisa keluar ketika salah seorang penumpang lainnya berhasil keluar, ditambah beberapa warga disekitar lokasi juga membantu proses evakuasi," kata Suniarti.
Sementara itu kasat lantas Polres Kutai Kartanegara AKP Yovan Fatika mengatakan bahwa peristiwa terjadi sekitar pukul 14.00 WITA. Bus melaju dari arah Samarinda menuju Balikpapan.
"Benar, bus Trans Kaltim out of control di KM 54 rute Samarinda ke Balikpapan sekitar pukul 14.10 WITA. Sementara 2 orang korban meninggal," kata  AKP Yovan Fatika, melalui telpon selulernya, Senin (3/3)
Yovan menyebutkan petugas Satlantas Polres Kutai Kartanegara masih melakukan penyelidikan di lokasi kejadian. Namun perhitungan sementara, bus nahas itu memuat tidak kurang dari 16 orang penumpang.
"Mengangkut 16 orang penumpang. Itu jumlah penumpang sementara, kami masih melakukan penyelidikan terkait kejadian ini, ," kata Yovan. M4n

Data Korban Meninggal:
- Mamik Widyawati (36)
- Dopi Daeng Nompu (35)

Data Koban Luka berat / ringan :
10 orang Dirujuk ke RSU Samboja
4 orang Dirujuk ke RSU Balikpapan
4 orang Dirujuk RSU Tentara Balikpapan
2 orang rawat jalan


 

Selamat Datang UU Desa

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Pemerintah desa yang dibantu oleh perangkat desa sebagai unsur penyelengara,  mulai tahun ini mendapat kewenangan untuk mengatur dan merencanakan keuangan dalam upaya peningkatan kualitas hidup yang ujung-ujungnya demi kesejahteraan masyarakat desa.
Gerakan pembangunan dari desa otomatis akan semakin gencar.  Desa yang selama ini kurang mendapat porsi pembangunan yang baik, akhirnya  mendapat penguatan anggaran untuk membangun.
Oleh karena itulah  SDM kepala desa dan perangkatnya harus berkualitas. Karena segala urusan pembangunan desa tergantung kepada kepala desa dan perangkatnya.
Mulai perencanaan  dan membangun desa sesuai kebutuhan masyarakat, menjadi katalisator pembangunan desa yang dipimpinnya, serta  menjadi pengayom dan mampu mengajak masyarakat untuk berpartisipasi membangun. Kepala desa dan perangkatnya sangat menentukan tata kelola pemerintahan desa berikut anggarannya
Desa akan menerima alokasi  anggaran  dari pemerintah pusat  dan pemerintah daerah. Hal ini diatur dalam UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa.
Bisa saja setiap desa mendapatkan Dana Anggaran Desa (DAD)  Rp 1 miliar, bahkan lebih, besarannya tergantung pada daerah masing-masing.
Sesuai pasal 72  ayat 4 disebutkan, desa mendapat sumber dana paling sedikit 10 persen dari dana perimbangan yang diterima kabupaten/kota dalam APBD, setelah dikurangi dana alokasi khusus (DAK), juga bantuan keuangan  dari anggaran pendapatan dan belanja (APBD)  provinsi, dan bantuan keuangan  APBD kabupaten/kota.
Sesuai pasal 72 ayat (6) undang-undang di atas,  bagi kabupaten/kota yang tidak memberikan alokasi dana desa sebagaimana dimaksud, maka pemerintah pusat dapat melakukan penundaan dan atau pemotongan sebesar alokasi dana perimbangan setelah dikurangi DAK yang seharusnya disalurkan kepada desa.
Untuk menyalurkan dana tersebut  ke setiap desa di Tanah Air, Kemendagri masih menunggu di terbitkannya dua Peraturan Pemerintah (PP) sebagai impelementasi UU Desa.
Semoga Juli 2014 sudah disahkan. Selamat datang UU Nomor 6 tahun 2014 tentang Desa,  ayo membangun desa untuk kemakmuran masyarakat Desa. hms/adv

Sektor Perikanan Butuh Atensi Pusat

SAMARINDA, Poskota Kaltim
DPRD Kaltim berharap mendapat informasi dan peluang-peluang di pusat yang bisa dimanfaatkan bagi kepentingan pembangunan dan masyarakat Kalimantan Timur.
Hal ini diungkapkan sejumlah anggota komisi ini dalam pertemuan yang digelar di Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, Kamis (27/2).
"Tentu untuk kemajuan seluruh kabupaten/kota di Kalimantan Timur. Kita juga ingin menyampaikan hal-hal terkait di lapangan seperti keberadaan bahan bakar di beberapa pulau-pulau di Kaltim sangat mahal, sehingga pusat harus memberikan solusi dan jalan agar bisa teratasi," ungkap Ali Hamdi anggota Komisi II saat pertemuan tersebut.
Ali yang memimpin rombongan Komisi II untuk sharing dengan pemerintah pusat tersebut juga mengatakan, pertemuan ini bisa menjadi forum orang daerah untuk mengeluhkan apa-apa saja yang terjadi di daerah. Tentu saja harapannya agar mendapat solusi nyata yang dapat diupayakan sesegera mungkin.
"Kita di daerah selalu berupaya merespons setiap masalah yang terjadi. Namun ada banyak kondisi dimana peran pemerintah pusat dibutuhkan untuk turun tangan," ujar Ali.
Safuad, anggota Komisi II yang juga hadir bersama anggota komisi lainnya, yakni Puji Astuti, Siti Qomariah, Abdul Rachim, Syarif Almahdali,  dan Ichruni Lutfi Sarasakti mengatakan harapannya agar nelayan-nelayan di Kalimantan Timur mendapat perhatian dan tempat yang lebih baik untuk mengembangkan perikanan yang ada.
"Pengembangan pada sektor perikanan akan meningkatkan kesejahteraan para petani. Selain itu yang menjadi catatan penting adalah mengenai rencana penyediaan lahan 27 hektare untuk pengembangan perikanan di Kalimantan Timur yang nyatanya hingga kini realisasi dan dukungan dari pusat masih sangat jauh dari apa yang dijanjikan," sebut Safuad.
Sementara Andarias P Sirenden yang juga turut dalam pertemuan dengan tersebut menyampaikan harapannya kepada pusat agar masterplan yang telah diajukan Kabupaten Kutai Kartanegara kepada pusat bisa segera ditindaklanjuti agar program yang telah direncanakan bisa segera dijalankan.
"Saya berharap bisa segera dianggarkan untuk rencana dalam masterplan yang telah dibuat. Kalau bisa dalam 2014 ini bisa direalisasikan dukungannya," harap Andarias. Dikatakan Andarias, garis besar masterplan yang diajukan kepada pemerintah pusat yaitu mengenai pembudidayaan ikan serta pengelolaan hasil tangkapan ikan.
"Jika satu daerah ini saja misalnya bisa segera didukung programnya, dengan sendirinya akan menjadi motivasi bagi daerah lain untuk turut membangun sektor serupa," kata Andarias. hms/adv

Pusam Rencanakan TC di Yogya

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Skuad Putra Samarinda merencanakan program Training Camp (TC) di Jogjakarta sebelum melakoni laga lanjutan Liga Super Indonesia melawan  Persiba Bantul dan Persiram Raja Ampat di kota yang sama.
Manajer tim Coeng Agus Setiawan di Samarinda, Senin, mengatakan keberangkatan TC dijadwalkan pada 7 Maret 2014, atau seminggu sebelum melakoni laga lanjutan Liga Super menghadapi Persiba Bantul.
"Kami mengalami jeda pertandingan yang cukup panjang paska pertandingan terakhir melawan Persepam Madura, makanya untuk memulihkan kembali kondisi fisik dan koordinasi tim, kami melaksanakan TC," jelas Agus Cong.
Menurut Agus Coeng, selama di Jogja tim Pusam menjadwalkan latihan uji coba melawan klub lokal yakni PSS Sleman.
“Makanya kami berangkat lebih cepat. Sebab selain bisa beruji coba, kami juga bisa memaksimalkan latihan di salah satu lapangan di sana,” terang Coeng.
Rencananya uji coba melawan PSS Sleman bakal dimainkan sore di Stadion Maguwoharjo, Sleman, atau home base dari tim besutan Sartono Anwar tersebut.Coeng menegaskan pelatih PSS Sleman Sartono Anwar cukup antusias dan merespon positif rencana uji coba.
Pasalnya, PSS  Sleman tengah bersiap menghadapi persaingan di pentas Divisi Utama. “Manajemen dan pelatih  sudah memberikan sinyal positif atas keinginan kita menghadapi tim asuhannya. Katanya uji coba ini sangat penting untuk melihat sampai sejauh mana kesiapan Sleman,” tambah Coeng.
Dikatkan Coeng, bahwa Uji coba melawan Sleman menjadi kesempatan terbaik bagi Mundari Karya melihat hasil evaluasinya, sebelum berlaga di Liga Super.
Sementara uji coba pada 5 Maret menghadapi Pusam U-21, jelas tak bisa dijadikan patokan Mundari melihat kualitas pemainnya.
“Uji coba dengan  Pusam U-21 kita anggap sebagai pemanasan setelah pemain lama tak bermain. Sleman saya pikir tim kuat dan mereka punya potensi lolos ke ISL musim berikutnya,” tegas Agus Coeng. at

Atlet Anggar Kaltim Dipanggil Pelatnas Asean Games

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Atlet anggar putri Kalimantan Timur Ima Safitri ikut dipanggil oleh Pengurus Besar Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (PB Ikasi) mengikuti pelatnas Asian Games Incheon 2014.
Wakil Ketua PB Ikasi Muslimin di Samarinda, Senin, mengatakan, Ima merupakan satu-satunya peanggar putri asal Kaltim yang dipanggil mengikuti persiapan nasional tersebut. "Dia (Ima-red)  bergabung dengan Reni dari Sumatera Selatan dan Yuli dari Jawa Tengah,"jelas Muslimin.
Menurut Muslimin masuknya Ima dalam deretan atlet pelatnas memang bukan hal yang baru, karena beberapa kali putri kelahiran Tenggarong, Kutai Kartanegara tersebut tergabung dalam tim anggar Indonesia di berbagai kejuaraan.
"Ima Safitri yang dipanggi selama ini memang sudah sering dipanggil untuk mengikuti event internasional,” imbuh Muslimin.
Dikatakan Muslimin, Ima saat ini masih menjalani latihan intensif di Kaltim, karena pelatnas anggar sendiri belum dimuali.
“Surat Keputusan pemanggilan Ima memang sudah ada, namun PB belum meminta Ima bergabung ke Jakarta, dan saat ini kami juga masih menunggu kabar dari PB,” tambahnya.
Selain pemanggilan Ima, Muslimin yang juga ketua umum Pengprov Ikasi Kaltim ini, juga mengusulkan kepada PB agar pelatnas Asian Games dilaksanakan di Kaltim. Tepatnya di Gedung Anggar Kompleks Polder Air Hitam. Gedung Anggar tersebut rencananya bulan ini sudah bisa dipakai.
“Kita coba minta siapa tahu pelatnas bisa dilaksanakan dua bulan di sini,” tandasnya.
Muslimin mengatakan Gedung Anggar tersebut yang pertama di Indonesia. Gedung tersebut dapat menampung 7 piste atau landasan untuk latihan maupun bertanding.
“Kita kan punya fasilitasnya, jadi kenapa tidak kalau pelatnas anggar di Samarinda,” ungkapnya. at

Kaltim Bertekad Wujudkan Kemandirian Pangan

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak mengatakan, Kaltim sebagai daerah yang dianugerahi sumber daya alam yang luar biasa, memiliki  tantangan yang beragam diantarnya penyebaran penduduk yang tidak merata, kesenjangan antar wilayah, tingkat pertumbuhan produksi pertanian tanaman pangan dan hortikultura yang relatif rendah.
“Dengan kondisi itu  maka Pemprov  Kaltim terus berupaya mengatasi permasalahan dalam mewujudkan ketahanan dan kemandirian pangan melalui berbagai program diantaranya kerjsama dengan TNI-AD untuk percetakan sawah baru,” Kata Gubernur Awang Faroek Ishak pad Acara Rapat Koordinasi Pencetakan Sawah kerjasama TNI-AD dan Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) Peningkatan Ketahanan Pangan dengan  Kaltim,Kalsel, Kaltara di Aula Makodam VI Mulawarman di Balikpapan, Senin (3/3).
Dijelaskan, kerjasama ini tentunya sangat tepat karena  saat pendanaan dari pemerintah sudah terbatas, sehingga pembangunan di sektor pertanian perlu juga melibatkan dukungan baik pihak swasta, maupun  dari TNI-AD seperti yang akan direalisasikan dalam pencetakan sawah.
“Saya berharap segala sesuatu yang dihasilkan pada rakoor  ini, dapat mendukung pembangunan pertanian secara Nasional, mengingat  prasarana dan sarana pertanian merupakan faktor penting dalam rangka pembangunan pertanian, meliputi  kegiatan perluasan areal atau cetak sawah, optimasi lahan, System of Rice Intensification (SRI), jaringan irigasi, pupuk / pestisida, alat mesin pertanian dan pembiayaan,” ujarnya
Memajukan pertanian sangat penting, mengingat   sampai saat ini Kaltim masih belum bisa memenuhi sendiri untuk kebutuhan konsumsi beras, karena menurut Angka Ramalan II pada  2013 produksi padi baru mencapai  573.381 ton atau 87 %, sehingga masih kurang 13 persen. Dengan keadaan seperti ini Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten berupaya keras untuk memenuhi kebutuhan beras.
“Sehingga tidak perlu didatangkan lagi dari daerah lain, tentunya  dengan dukungan Pemerintah Pusat, maka Pemprov Kaltim dan Pemkab/Pemkot se-Kaltim dapat saling bersinergi dan mencapai pemenuhan konsumsi beras lokal,” tekad  Gubernur.
Sementara itu Pangdam VI Mulawarman  Mayjend Dicky Wainal Usman mengatakan, masalah ketahanan pangan merupakan salah satu dari unsur ketahanan nasional yang dikaitkan dengan ketahanan ekonomi maupun ketahanan social budaya  bahkan dapat masuk pada ketahanan bidang pertahanan dan keamanan.
Dalam rangka meningkatkan ketahanan pangan Pemprov Kaltim dan Kodam VI Mulawarman meningkatkan program  rmelalui inteksifikasi, ekstensifikasi maupun pelatihan yang diprogramkan untuk meningkatkan produktivitas pertanian.
“Dalam rangka ketahanan pangan Kodam VI Mulawarman memberikan pelatihan kepada Babinsa tentang budi daya ikan lele, pengemukan sapi juga budi daya buah naga di seluruh satuan dalam rangka meningkatkan perekonomian prajurit dan sebagai contoh kepada masyarakat,” ungkapnya.
Pangdam juga  mengajak seluruh prajurit  diwilayah, instansi terkait, para petani dan kelompok tani agar bersatu padu untuk mensukseskan program pencetakan sawah dan peningkatan ketahanan pangan, hal  ini merupakan wujud tanggung jawab kita untuk meningkatkan kesejahteraan masyaraka. john

Kaltim Siap Kerjasama Pendidikan Dengan Kanada

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kaltim H Musyahrim  mengatakan, Pemprov Kaltim melalui Disdik Kaltim siap melakukan kerjasama dengan Pemerintah Kanada tentang bidang pendidikan di daerah. Mulai pertukaran pelajaran, lanjutan pendidikan tinggi hingga pengadaan alat kelengkapan pendukung pengembangan pendidikan di daerah.
"Meski begitu, Pemprov Kaltim akan melihat lebih dulu bagaimana perkembangan pendidikan di Kanada, sehingga pemerintah mengetahui apa saja yang dibutuhkan daerah. Peluang untuk kerjasama tetap akan dilakukan. Asalkan, apa yang diinginkan daerah ada dimiliki Kanada, sehingga pemerintah mudah untuk menentukan apa saja yang diinginkan daerah, baik alat laboratorium maupun peningkatan SDM melalui pertukaran pelajar dan jika perlu mengirimkan sejumlah pelajar dan mahasiswa Kaltim untuk melanjutkan pendidikan tinggi di negara tersebut,” papar  H Musyahrim didampingi Kepala Bidang Pendidikan SMK dan Perguruan Tinggi Basmen Nainggolan di Kantor Gubernur Kaltim, Senin (3/3).
Ditambahkan, Pemprov Kaltim akan melihat terlebih dulu potensi apa saja yang dimiliki Kanada. Dengan cara melihat paparan seminar yang dilakukan Pemerintah Kanada dihadapan Gubernur Kaltim  H Awang Faroek Ishak bersama jajaran pejabat di lingkungan Pemprov Kaltim Maret ini. Berkaca dari komitmen Pemprov Kaltim dalam meningkatkan kualitas mutu pendidikan di daerah tentu tidak perlu diragukan. Contoh, tahun ini Pemprov Kaltim memprogramkan penerimaan beasiswa bagi pelajar dan mahasiswa serta dosen dan guru se Kaltim dengan jumlah sasaran mencapai 50.000 penerima. Karena itu, apabila Pemerintah Kanada memiliki keunggulan tentang pendidikan yang dibutuhkan daerah, maka Pemprov Kaltim siap melakukan kerjasama.
“Yang jelas, melalui komitmen Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak tentang pengembangan pendidikan di daerah, Pemprov Kaltim siap melakukan kerjasama dengan siapa saja, terutama dengan Kanada. Tetapi, hal itu akan dilihat dulu apa yang mereka miliki di sana,” jelasnya.
Saat ini Pemprov Kaltim sudah melakukan kerjasama dengan beberapa negara untuk pengembangan kualitas mutu pendidikan di daerah. Contoh, kerjasama dengan Universitas Adelaide Australia dan Yayasan Pasiad Turki. mar

Program KKB Harus Mengacu Progja Nasional

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Wakil Gubernur Kaltim HM Mukmin Faisal menegaskan dalam upaya menyukseskan program pembangunan Kependudukan dan Keluarga Berencana (KKB) harus mengacu pada kegiatan dan Program Kerja (Progja) sesuai sasaran dan target nasional.
“Untuk mencapai tujuan setidaknya jajaran BKKBN Kaltim tahun 2014 ini melakukan evaluasi program KKB tahun 2013. Kemudian kegiatan dan program kerja selanjutnya harus mengacu pada sasaran dan target yang ingin dicapai secara Nasional,” ujar Mukmin Faisyal pada Rakerda Kependudukan, KB dan Pembangunan Keluarga di Ruang Ruhui Rahayu, Senin (3/3).
Program kerja itu meliputi penurunan  angka kelahiran serta meningkatkan angka penggunaan kontrasepsi dan menurunkan angka kebutuhan masyarakat untuk ber-KB yang tidak terpenuhi (unmet need), peningkat persentase peserta KB menggunakan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) dari semua peserta KB cara modern.
Meningkatkan peserta KB baru (PB) dengan peningkatan peserta KB aktif (PA) serta peningkatan peserta KB baru (PB) keluarga miskin (KPS dan KS-1). Peningkatan Peserta KB aktif (PA) keluarga miskin (KPS dan KS-1).
Sasaran dan target nasional yang menjadi acuan bagi jajaran BKKBN Kaltim dalam melaksanakan program kerjanya di tahun 2014 ini dengan harapan bisa lebih baik bahkan melampaui sasaran dan target Nasional.
Selain itu, diperlukan upaya strategis bagi akselerasi program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK). Antara lain dengan melakukan penguatan pencapaian target pelayanan KB serta pelayanan KB yang berkualitas dan merata.
Penyerasian kebijakan kependudukan dan KB yang ditekankan pada inventarisasi dan identifikasi peraturan dan kebijakan sektor terkait program KKBPK. Peningkatan ketersediaan dan kualitas data informasi kependudukan yang memadai, akurat dan tepat waktu.
“Saya  perlu menegaskan pentingnya memperkuat kelembagaan KB dan memantapkan mekanisme opersional lini lapangan di seluruh daerah se-Kaltim. Apalagi, Penyuluh Lapangan KB (PLKB) semakin berkurang bahkan ada yang beralih tugas ke profesi lain,” tegas Mukmin Faisyal.
Sementara itu Deputi Advokasi dan Pelaporan BKKBN Abidinsyah Siregar mengungkapkan rasa terima kasih pemerintah pusat atas komitmen Gubernur Awang Faroek Ishak serta seluruh jajaran Pemprov  Kaltim menyukseskan berbagai program KKB di daerah.
“Guna mendukung kesuksesan pelaksanaan program nasional di daerah maka para kepala daerah baik Bupati/Walikota yang daerahnya belum memiliki kelembagaan KB perlu segera membentuk dan melaksanakan fungsi kelembagaan KB dengan benar,” ujar Abidinsyah Siregar.
Rakerda Kependudukan, KB dan Pembangunan Keluarga se-Kaltim dan Kaltara dilaksanakan selama dua hari sejak 3-4 Maret diikuti 180 peserta. Tampak hadir Wakil Bupati Kutai Kartanegara HM Gufron dan dilakukan penandatangan MoU Pembangunan KKB

Pemerintah Komitmen Tingkatkan Kualitas Petugas PMK

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Wakil Gubernur (Wagub) Kaltim HM Mukmin Faisyal HP menyatakan pemerintah berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas petugas Pemadam Kebakaran (PMK) di daerah, sehingga mampu membantu pemerintah dalam mengatasi pemadaman kebakaran.
"Karena, dalam melaksanakan tugas tersebut, diperlukan adanya keahlian dan ketangkasan yang profesional, sehingga dapat membantu masyarakat dalam memadamkan api. Pemadam kebakaran ini tidak sama dengan instansi lain. Perlu adanya keahlian, ketangkasan dan daya fisik yang kuat dalam melaksanakan tugas,” kata Mukmin Faisyal usai memimpin Upacara Peringatan HUT Pemadam Kebakaran ke 95 di Kaltim, di Kantor Gubernur Kaltim, Senin (3/3).
Sebagai wujud dukungan dan komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas, maka Pemprov Kaltim akan memberikan pelatihan kepada seluruh petugas PMK se Kaltim.Pelatihan tersebut dilaksanakan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kaltim. Dia berharap setiap enam bulan sekali hal itu bisa dilakukan.
 “Jadi, ke depan peningkatan kualitas petugas pemadam kebakaran perlu dilaksanakan. Dengan cara melakukan pelatihan kepada petugas PMK di daerah secara bertahap. Karena, tidak bisa pemerintah seketika mengumpulkan orang dan membentuk orang dengan cepat, sehingga perlu adanya pelatihan tersebut. Bahkan jika perlu pengadaan alat pemadam juga direalisasikan,” jelasnya.
Sementara, mengenai pemadaman area hutan di daerah, Mukmin berharap ke depan Pemprov Kaltim bisa membuat aturan, sehingga pembakaran hutan di daerah ini tidak semena-mena dilakukan.
Dengan begitu, perlu adanya penegakan hukum yang dilakukan, sehingga pembakaran hutan dapat dilakukan dengan baik. “Pemprov Kaltim akan membuat aturan tersebut. Tetapi, hal ini tentu akan dikoordinasikan dengan DPRD Kaltim, agar diketahui secara bersama,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala BPBD Kaltim H Wahyu Widhi Heranata mengatakan, bersyukur saat ini musibah kebakaran di Kaltim tidak tinggi, meski hutannya banyak, namun curah hujan juga tinggi.
“Yang jelas antisipasi kebakaran di daerah terus dilakukan, terutama dalam memberikan pelatihan kepada petugas kebakaran. Kami juga mengimbau kepada seluruh kabupaten dan kota agar memberikan informasi daerah mana saja titik potensi kebakaran hutan dan lahan,” jelasnya.
Dia mengatakan daerah yang tinggi potensi kebakaran hutan dan lahan adalah Kutai Timur, Kutai Kartanegara dan Bulungan. Sedangkan mengenai kelengkapan prasarana petugas kebakaran akan terus dilakukan Pemprov Kaltim, baik melalui alokasi APBD Provinsi maupun APBN.
Meski begitu, jika memang ada permasalahan tentang penanganan kebakaran Pemprov Kaltim terus melakukan koordinasi. Melalui koordinasi tersebut, diharapkan penanggulangan bencana di daerah dapat diatasi secara bersama. Hadir dalam upacara tersebut Asisten Bidang Pemerintahan, Asisten Bidang Ekonomi Pembangunan dan Asisten Bidang Kesejahteraan Rakyat serta sejumlah Kepala SKPD di lingkungan Pemprov Kaltim. Peserta upacara diikuti seluruh PMK se Samarinda, baik dari lingkungan pemerintah maupun Ormas. mar

Hadapi MEA 2015, Kaltim Siapkan Aparatur Handal

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Dalam  menyongsong era perdagangan bebas antar negara-negara di kawasan Asia Tenggara atau Masyarakat Ekonomi ASEAN 2015 (ASEAN Economy Community), maka Kaltim harus  mempersiapkan aparatur yang handal serta tanggap.
“Tahun 2015 sudah di depan mata. Sebentar lagi berlaku perdagangan bebas antar negara-negara Asia Tenggara. Karenanya, kita harus memiliki aparatur yang profesional, andal dan tanggap dalam berpikir maupun bertindak,” kata Gubernur Kaltim H Awang Faroek Ishak kepada media belum lama ini.
Menurutnya, Kaltim harus memiliki daya saing yang tinggi dengan dukungan ketersediaan sumber daya aparatur yang mampu mengantisipasi perubahan dan kebijakan global, sehingga pemerintah dapat melaksanakan setiap program pembangunan sesuai dengan tuntutan zaman.
"Antisipasi sekaligus mempersiapkan jajaran aparatur pemerintah daerah yang mampu bersaing dengan negara-negara ASEAN sudah menjadi kewajiban. Sehingga, era perdagangan bebas bukan menjadi kendala, tetapi tantangan sekaligus peluang untuk kemajuan,"ujarnya. 
Awang Faroek   mengatakan, selain SDM yang handal, yang jupa perlu persiapan menghadapi  berlakunya Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2015 mesti dilakukan di berbagai sektor pembangunan. Ketersediaan infrastruktur sebagai penunjang peningkatan daya saing daerah mutlak dipenuhi.
“Semua infrastruktur harus bagus dalam menyongsong MEA 2015. Bagaimana kita bisa siap menghadapi MEA kalau infrastrukturnya tidak bagus,” tegasnya.
Menurut Faroek, kenyataan itulah yang mendasarinya diprioritaskannya alokasi anggaran untuk pembangunan infrastruktur. Bahkan pihaknya rela harus memangkas anggaran belanja pegawai berupa perjalanan dinas guna memaksimalkan pendanaan pembangunan infrastruktur.
Terlebih semenjak Presiden SBY membuka peluang keterlibatan swasta (private sector) untuk ikut melaksanakan pembangunan melalui Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI). Pemprov terus mempercepat pemenuhan ketersediaan infrastruktur guna meningkatkan daya saing daerah terutama meningkatkan minat investor berivestasi.
Ditambahkan, setelah melaksanakan pembangunan selama lima tahun lalu, tentunya Kaltim akan menghadapi tantangan yang semakin besar lima tahun mendatang sesuai dengan beragam tuntutan kebutuhan masyarakat di daerah, regional, nasional, bahkan internasional.
"Walaupun dalam kurun waktu lima tahun Kaltim telah mampu melakukan pembangunan dan perubahan yang signifikan ditandai dengan perolehan berbagai prestasi dan penghargaan, namun berbagai prestasi itu bukan hasil kerja perorangan,"tandasnya.
Awang Faroek menambahkan, prestasi dan kinerja yang semakin membaik itu dihasilkan berkat  kerjasama yang baik di jajaran Pemprov Kaltim.Setiap aparatur pemerintah di daerah harus memiliki mindset (pola pikir) yang sama untuk mewujudkan tujuan yang sama berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan kemajuan daerah dengan pengentasan kemiskinan melalui peningkatan kualitas SDM.
“Saya sangat senang selama ini sudah banyak SKPD-SKPD yang membuktikan diri untuk menyesuaikan dengan tuntutan perubahan dan pembangunan. Mereka  melaksanakan tugas sesuai tuntutan dan keinginan masyarakat terkait pemenuhan kebutuhan dasar mereka,” jelasnya.
Dikatakan, dengan visi dan misi Kaltim Maju 2018 merupakan upaya menuntaskan pembangunan yang terangkum dalam visi misi Kaltim Bangkit 2013. Kekompakan dan kebersamaan perlu ditingkatkan didasari pada keinginan mewujudkan Kaltim yang lebih baik dan sejahtera.
“Seiring dengan keinginan bersama untuk memacu pembangunan lebih cepat maka wajib hukumnya bagi kita untuk memiliki aparatur yang berdaya saing dan mampu bersaing dengan negara-negara ASEAN,” pungkasnya. mar

Kesemrawutan Samarinda Tahap Mengkhawatirkan

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Ikatan Pemuda Daerah Peduli (IPDP) Kota Samarinda menyoroti kesemrawutan Samarinda sebagai ibu kota Provinsi Kalimantan Timur. Mereka menilai kesemrawutan sarana dan prasarana hingga kondisi perkotaan Samarinda berada pada tahap mengkhawatirkan.
"Mulai dari jalan rusak, jembatan Mahkota yang tidak jelas kapan selesainya sampai masalah kebersihan kota," kata Ketua IPDP Kota Samarinda, Armansyah, saat memberikan keterangan pers di Coffee Toffee Jl Basuki Rahmad, Samarinda, Senin (3/3) malam.
Armansyah menegaskan IPDP gerah dengan kesemrawutan Samarinda yang diakibatkan ketidaksinergian antara program pembangunan Pemkot Samarinda dengan Pemprov Kaltim. Bahkan Armansyah juga menyoroti tajam putra daerah Kaltim yang duduk di kursi pemerintahan, tidak memiliki kepedulian yang tinggi untuk membenahi Samarinda.
"Saya menyoroti tajam mereka, pejabat yang lahir di Kaltim, tidak serius membenahi kota ini. Parkir-parkir di berbagai sudut kota misalnya di pusat perbelanjaan yang memakan badan jalan, persoalan sampah sampai jalan berdebu," ujar Armansyah.
"Kemana fungsi Satpol PP Kota Samarinda sebagai penegak perda? Kemana fungsi dan tugas Dinas Perhubungan? Bicara sampah dan debu pasir, kemana Dinas Kebersihan kota (Samarinda) ini? Jangan hanya program di atas meja, impelentasi nihil," tegasnya.
Armansyah juga menerangkan pihaknya telah menahan diri sekian lama untuk tidak berbicara ke publik melalui media. Namun justru kesemrawutan justru kian menjadi-jadi. Pembangunan fasilitas jembatan untuk memecah kesemrawutan lalu lintas yang dibangun di Samarinda pun hanya pepesan kosong.
"Jembatan Mahkota II yang menghubungkan Palaran ke Sungai Kapih apa kabar? Dulu dikatakan jembatan itu akan diselesaikan setelah Pelabuhan Palaran tuntas. Sekarang (Pelabuhan Palaran) sudah tuntas, jembatan itu tidak kunjung tersambung," sebutnya.
"Belum lagi jembatan kembar proyek Pemprov Kaltim yang katanya untuk memecah kepadatan kendaraan dari dan menuju Samarinda Seberang? Kenapa sekarang mangkrak? Jangan panas-panas jelang Pilgub saja, setelahnya mangkrak tidak dilanjutkan," tambahnya.
Terlebih lagi, sambung Armansyah, saat ini menjelang pemilu legislatif yang akan duduk di kursi DPRD Provinsi dan DPRD Kota Samarinda. Armansyah mengingatkan masyarakat harus benar-benar cerdas menentukan pilihannya dan benar-benar memiliki integritas tinggi dalam memegang amanah untuk serius membenahi pembangunan di Samarinda.
"Masyarakat harus berhati-hati untuk memilih wakil rakyat nanti yang akan duduk di kursi DPRD Kaltim dan khususnya Samarinda," ungkap dia.
"Kami, IPDP Kota Samarinda, teramat sangat prihatin dengan kondisi Samarinda, semrawut. Tidak ada sinergi antara Pemkot dan Pemprov mau menjadikan Samarinda ini bagaimana? Kaltim dibilang kaya tapi para pemegang kebijakan dan kuasa anggaran, tidak memiliki skala prioritas membenahi Samarinda ini," terangnya lagi.
"Kami tidak akan tinggal diam. Kami tengah mempersiapkan untuk melakukan class action kepada para pemegang kebijakan, kita akan kumpulkan tandatangan dukungan masyarakat. Benahi Samarinda sekarang juga, tidak ada kata nanti," tutup dia. M4n

Mahyudin Bantah Golkar Dekati Risma

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Isu yang menyebutkan Partai Golongan Karya berupaya mendekati Walikota Surabaya Risma yang selama beberapa minggu terakhir menjadi pembicaraan hangat menyusul keinginannya mundur dari jabatannya karena tidak cocok dengan wakilnya, dibantah oleh Ketua DPP Partai Golkar Bidang Organisasi Mahyudin ST.
Mantan Bupati Kutai Timur ini mengaku bahwa belum ada pembicaraan yang dilakukan elit partai golkar terkait calon pendamping dari calon presiden RI dari partai Golkar Aburizal Bakrie.
“Keinginan dari beberapa orang mungkin ada, namun hal ini belum pernah dibicarakan di tingkat elit partai Golkar, mungkin saja ada ini dihembuskan oleh orang yang mau numpang tenar,” kata Mahyudin usai melaunching buku Biografinya di hotel Mesra Indah Samarinda Sabtu malam (1/3) lalu.
Mahyudin menegaskan bahwa hak untuk memilih wakilnya adalah hak ketua DPP Partai Golkar yang telah diamanatkan menjadi calon presiden dari partai Golkar, dan wakilnya tentu  bapak ARB untuk menentukan siapa orang yang layak berkerjasama dengannya 5 tahun kedepan.
“Namun ini masih terlalu cepat untuk dibicarakan, yang pasti semua keputusan akan diumumkan setelah pemilu legislative 9 april mendatang, semoga saja hasil pemilu bisa menempatkan partai golkar untuk mengusung presidenya sendiri,” kata Mahyudin.
Mahyudin sendiri menilai bahwa polemik yang terjadi antar kader partai Demokrasi Indonesia perjuangan ini merupakan rekayasa untuk mendongkrak suara partai, yang mungkin saja sedang turun.
“Sebenarnya tidak ada kasus ini, namun ada beberapa orang yang sengaja menciptakan kondisi semacam ini agar popularitas partai menjadi terangkat,” kata Mahyudin.
Mengenai buku yang baru saja diluncurkan  bertajuk "Mahyudin Dari Sanggatta ke Jakarta"  Mahyudin mengaku bahwa buku ini merupakan buku Biografi dirinya yang coba di sampaikan kepada pembaca.
Mahyudin berharap melalui buku ini ia ingin menyampaikan kepada masyarakat dan pembaca bahwa apa yang diraihnya sampai saat ini telah melalui  satu perjuangan yang keras.
“Buku ini berisi sebagian kisah saya dari ketika masih mahasiswa di Unlam Banjarmasih hingga saat ini saya berkiprah di Jakarta sebagai anggota DPR RI,” kata Mahyudin.
Selain kiprahnya di panggung politik, buku yang ditulis M Shoim Haris itu juga menceritakan bagaimana kehidupan keluarga Mahyudin yang berasal dari keluarga sederhana kemudian berhasil menjadi orang nomor satu di Kabupaten Kutai Timur.
Dalam buku "Mahyudin Dari Sangatta ke Jakarrta" itu juga terdapat testimoni 10 Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar.
"Awalnya, ide pembuatan buku ini memang sebagai sarana kampanye saya untuk menjadi Ketua Umum Partai Golkar yang berisi tentang kiprah saya di Partai Golkar. Namun dalam perjalanannya, buku ini juga ternyata banyak menceritakan tentang kehidupan keluarga saya," kata Mahyudin.
Bahkan Buku ini menceritakan hubungan yang begitu dekat antara Ketua DPP ARB dengan Mahyudin , sehingga tidak salah jika Ketua DPP Partai Golkar Bidang Organisasi Mahyudin  optimis terpilih menjadi Ketua Umum Partai Golkar periode 2014-2019 menggantikan Aburizal Bakrie.
"Saya ini termasuk orang yang optimis sehingga saya yakin dapat terpilih menjadi Ketua Umum Partai Golkar, menggantikan Aburizal Bakrie," kata  Mahyudin.
Mantan Ketua DPD Partai Golkar Kaltim inimengaku tidak gentar jika harus bersaing dengan sejumlah tokoh Partai Golkar lainnya.
"Saya ini orang optimis sehingga tidak merasa gentar jika harus bersaing dengan kader lain. Apalagi, saya masih muda sehingga buat apa saya harus merasa khawatir bersaing dengan para senior" kata Mahyudin.
 Pada peluncuran buku tersebut, juga dihadiri sejumlah tokoh diantaranya, Pengamat Hukum dan Politik Universitas Mulawarman Samarinda Prof Sarosa Hamongpranoto, SH MHum, Ketua Komisi I DPRD Kaltim, Dahri Yasin, Sekretaris DPRD Kaltim Fachruddin Japrie, sejumlah kader Partai Golkar Kaltim serta mahasiswa. M4n

Logistik Pemilu Harus Disertai Sosialisasi

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Fraksi Golkar melalui juru bicaranya yang diwakili oleh Josef dalam Pemandangan Umum Fraksi DPRD Kaltim terkait 3 Raperda, pada Rapat Paripurna ke – 8 yang pimpin oleh Wakil Ketua DPRD Kaltim Yahya Anja digedung Utama DPRD Kaltim, Selasa (25/2) kemarin, menyampaikan harapan agar logistik pemilu dapat mendistribusikan baik ke 8.040 Tempat Pemungutan Suara (TPS) se-Kaltim termasuk sosialisasi pelaksanaan pemilu yang baik.
“Fraksi Partai Golkar memantau masyarakat di pedesaan dan dipinggiran kota masih belum begitu memahami cara pemberian suara pada pemilu legislatif ini,” kata Josef.
Fraksi ini berharap ada upaya mengurangi angka golput dan kerusakan suara. “Perlu ada sosialisasi tata cara pemberian suara dan contoh surat suara yang akan digunakan. Bila perlu contoh surat suara calon legislatif DPRD kabupaten/kota, Provinsi, DPR-RI dan DPD dipublikasikan melalui baliho yang besar dan dipasang pada setiap kantor kelurahan dan desa atau pasar serta pusat keramaian lain sehingga masyarakat luas mengetahuinya,” kata Jubir Golkar ini.
Pandangan Umum Fraksi tersebut yaitu Raperda tentang Perubahan Peraturan Daerah Provinsi Kalimantan Timur Nomor 9 Tahun 2012 tentang Perseroan Terbatas Penjamin Kredit Daerah Provinsi Kalimantan Timur, Raperda tentang Perubahan Peraturan Daerah Provinsi Kalimantan Timur Nomor 11 Tahun 2009 tentang Perseroan Terbatas Migas Mandiri Pratama Kalimantan Timur dan Raperda tentang Peraturan Daerah Provinsi Kalimantan Timur Nomor 05 Tahun 2005 tentang Perusahaan Daerah Melati Bhakti Satya Provinsi Kalimantan Timur. hms/adv

Maret, Harga TBS Sawit Kembali Naik

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Kepala Bidang Usaha, Dinas Perkebunan Kaltim  H.M. Yusuf  menjelaskan,  harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit di Kaltim kembali mengalami kenaikan mulai awal Maret 2014, yakni Rp 1.821,15 perkilogramnya.
"Keputusan kenaikan harga TBS ini berdasarkan hasil rapat Tim Penetapan Harga Pembelian TBS Kelapa Sawit Provinsi Kaltim Produksi Pekebun di Provinsi Kaltim yang mengadakan pertemuan dengan Gapki (Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia) serta stakeholder perkebunan sawit lainnya di Balikpapan, Jumat (28/2) kemarin.
Menurutnya, harga TBS sawit periode Maret 2014 ditetapkan, diantaranya adalah umur tiga tahun Rp 1.596,79; umur empat tahun Rp 1.630,54; umur lima tahun Rp 1.664,56; umur enam tahun Rp 1.707,61; umur tujuh tahun Rp 1.724,35; umur delapan tahun Rp 1.766,06; umur delapan tahun Rp 1.806,59; dan umur sepuluh hingga dua puluh lima tahun rp 1.821,15," ujarnya.
"Sementara itu, harga crude palm oil (CPO) tertimbang dikenakan Rp 8.496,34. Harga kernel (inti sawit) rerata tertimbang yang sama sebesar Rp 5.152,80 dengan Indeks K sebesar 86,35 persen,"ujarnya.
Diakui, anjuran pemerintah pusat dalam mengoptimalkan minyak nabati, turut memacu ekspor crude palm oil (CPO) yang berdampak positif bagi usaha perkelapa sawitan di Kaltim.
"Bisnis sawit memang memiliki prospek yang cerah. Harga sawit diprediksi akan stabil dan menunjukkan tren kenaikan hingga tahun depan, sehingga akan menjadi periode yang menggembirakan bagi petani sawit di Kaltim khususnya," harapnya.
Pemberitahuan Harga TBS Kelapa Sawit ini, sekaligus berlaku sebagai undangan bagi seluruh anggota tim untuk datang pada rapat pembahasan HTBS pada Jumat (28/03) untuk penetapan harga pada April 2014 mendatang. Sedang data ataupun informasi perusahaan sumber data dapat disampaikan kepada tim selambat-lambatnya pada Kamis (27/03). mar

Belasan Pasangan Mesum di Hotek Digrebek Polisi

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Lagi asik ML di kamar hotel, belasan pasangan di Samarinda ditemukan yang sedang berbuat mesum diamankan amapat kepolisian Polsekta Samarinda Utara dari sejumlah hotel. Para pelaku kemudian dibawa petugas ke Mako Polsekta Samarinda Utara untuk diamankan dan didata.
Kapolresta Samarinda Kombes Pol Antonius Wisnu Sutirta didampingi Kapolsekta Samarinda Utara AKP Ervin S mengatakan bahwa para pelaku diamankan petugas saat jajarannya melakukan Operasi Cipta Kondisi (OCK) dengan target penyakit masyarakat, perjudian, mabuk mabukan, perkelahian dan Prostitusi.
"Kami juga melakukan pencarian di hotel-hotel untuk mencari pelaku kejahatan, seperti para teroris," kata Ervin.
Dalam Operasi yang dipimpin langsung olehnya Ervin mengatakan bahwa sedikitnya ada. Belasan warga masyarakat yang diamankan berada didalam kamar tanpa surat resmi dari KUA.
Dari 4 Hotel yang kami lakukan pemeriksaan memang masih ditemukan warga yang nekad bermesum ria di hotel klas melati diwilayah Samarinda Utara. Selain hotel pihaknya juga mengamankan PSK liar yang beroperasi di Gang Tikus Jl Sentosa.
Sementara itu berdasarkan pengamatan Poskota di TKP Selain itu petugas juga mengamankan pasangan selingkuh bahkan ada yang sudah cukup berumur.
Tidak hanya para Mahasiswa petugas juga mengamankan Kakek dan Nenek yang diduga pasangan selingkuh.
"Kami akan data semuanya, setelah itu karena kasusnya tindak pidana ringan kami akan beri pengarahan dan membuat surat peryataan tidak mengulangi perbuatan," kata Ervin.  M4n

Sektor Pendidikan, Kesehatan dan Infrastruktur Masih Prioritas

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Plt Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kaltim Rusmadi menyebut program Pemprov Kaltim yang dituangkan dalam Rancangan Awal (Ranwal) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kaltim 2014 - 2018 fokus pada tiga sektor pembangunan. Yakni SDM berkaitan pendidikan dan kesehatan, infrastruktur dan sektor ekonomi kerakyatan.
“Pembangunan sektor SDM tetap menjadi prioritas untuk menjawab tuntutan masyarakat terhadap pelayanan birokrat yang berkualitas. Kebijakannya diarahkan untuk peningkatan kualitas birokrat agar menjadi profesional melayani dan bersih," jelas Rusmadi saat  menjadi narasumber dialog di TVRI Kaltim beberapa hari lalu.
Rusmadi menambahkan, sektor infrastruktur masih menjadi prioritas untuk membangun konektivitas. Terutama menghubungkan kawasan industri dengan pusat produksi termasuk bandara dan pelabuhan. Ini dilakukan sebagai penguatan kebijakan penggerak ekonomi Kaltim untuk pengolahan SDA tidak terbarukan. Potensi yang dilihat berpotensi sebagai alternatif penggerak perekonomian Kaltim adalah sektor pertanian arti luas. Yakni pertanian, perkebunan, serta perikanan dan kelautan.  Apalagi kondisinya sektor primer Kaltim ini semakin maju.
“Menurut data pertanian kontribusinya terhadap pendapatan asli daerah (PAD) Kaltim sekitar 6 persen dari Rp 425 triliun. Diantarannya melalui program pengembangan 1 juta hektare kelapa sawit. Karenanya kita coba kembangkan hingga 2 juta hektare kelapa sawit,” akunya.
Ke depan, Pemprov Kaltim juga tengah mencanangkan program 2 juta ekor sapi, sektor perikanan dan kelautan, serta program pemenuhan pangan lainnya.” Persoalan kedaulatan pangan adalah masalah bangsa. Selama ada kehidupan maka pangan juga dibutuhkan. Sehingga perhatian kita tak akan berhenti pada pertanian modern yaitu agro industri,” timpalnya. Berkaitan sektor ekonomi kerakyatan, kegiatannya cenderung diarahkan pada pelatihan terhadap aspek lingkungan. Ini agar pertumbuhan ekonomi Kaltim bisa maju dan meningkat namun tidak merusak lingkungan.
“Yang jelas kita di sisi pemerintah sudah memiliki rencana pembangunan lima tahun ke depan untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat. Sudah waktunya masyarakat ikut berpartisipasi tentang apa yang menjadi harapan sehingga visi yang dibangun Kaltim merupakan visi rakyat pula,” tegasnya.
Menurutnya, dokumen rancangan awal RPJMD 2013-2018 sudah mulai disiapkan melalui kajian akademik sejak 2011. Kemudian dilanjutkan kajian pengembangan wilayah dan lokakarya.  Dalam prosesnya masih perlu dibuka dan didiskusikan dengan semua stakeholder untuk mengkritisi rancangan awal ini sudah sesuai dengan apa yang diinginkan.
Sedangkan sasaran indikator makro pembangunan lebih pada mewujudkan keseimbangan dan keharmonisan antara pembangunan ekonomi, sosial dan aspek lingkungan hidup. Antara lain meningkatkan indeks pembangunan manusia pada tingkat 78 persen dan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,2 persen.
“Selain itu, ditargetkan menurunnya tingkat pengannguran sebesar 5,11 persen, inflasi yang terkendali pada tingkat 5,5 persen dan meningkatnya indeks kualitas lingkungan menjadi 80 dan terkendalinya tingkat emisi pada level 1.250 ton Co2e,” tandas Rusmadi. mar

Gubernur Launching Sistem Absensi Online

Terapkan PP No 53 tahun 2010

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Gubernur Kaltim H Awang Faroek mengatakan, dalam upaya peningkatan disiplin pegawai terus dilakukan Pemprov Kaltim, khususnya dalam penerapan  Peraturan Pemerintah (PP) nomor 53 tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil. Terkait Peningkatan disiplin dilakukan sebagai pembinaan kepegawaian dan peningkatan kinerja aparatur pemerintah, Pemprov Launching Sistem Absensi Online (SAO).
"Salah satu indikator kedisiplinan dinilai dari kehadiran. Adanya absensi online ini tidak bisa dimanipulasi seperti penggunaan tandatangan sebelumnya. Absen online juga sebagai upaya Pemprov Kaltim melakukan inovasi dengan menggunakan teknologi," tegas Awang Faroek Ishak  pada  Launching  Absensi Online bagi pegawai Pemprov di aula Badan Diklat Kaltim, Kamis (27/2) lalu. Pada acara itu juga dirangkai peningkatan kapasitas pejabat eselon II, III dan Direksi BUMD yang ada di Kaltim. Juga dilakukan penyerahan SK kenaikan pangkat bagi 1.149 orang pegawai periode 1 April.
Awang Faroek menambahkan, didalam Peraturan Pemerintah tersebut ditekankan mengenai apa saja kewajiban dan larangan bagi PNS, termasuk penekanan pada disiplin kehadiran (absensi). Kehadiran harus terus dipantau, bahkan tidak akan dapat dimanipulasi seperti halnya yang dibuktikan dengan tanda tangan karena pegawai Pemprov Kaltim akan menerapkan Sistem Absensi Online, yang pelaksanaannya juga dilaun-ching secara resmi pada hari ini.
"Bagi PNS di jajaran Pemprov Kaltim, sanksi tidak mematuhi disiplin di antaranya dikenakan pemotongan atau bahkan penghapusan insentif tiap bulan hingga pember-hentian sebagai PNS. Karena itu, saya harapkan agar PP tersebut benar-benar dipelajari, dipahami, kemudian dipatuhi dengan baik.  Tujuannya meningkatkan disiplin pegawai . Apalagi Pemprov Kaltim juga telah memberikan insentif yang layak. Jadi harus didukung dengan peningkatan kinerja," tambahnya.
Awang Faroek  juga mengapresiasi kerja keras pegawai selama ini. Hal itu dibuktikan dengan berbagai penghargaan yang didapat baik itu tingkat nasional maupun internasional. Menurutnya, prestasi dan penghargaan yang diraih bukan untuk gagah-gagahan dan kegembiraan sesaat.  Akan tetapi, penghargaan dan prestasi yang dicapai terus ditingkatkan serta menjadi motivasi untuk maju.
"Mari tuntaskan tugas dengan baik. Mari laksanakan program-program pembangunan yang disusun sesuai tugas pokok masing-masing. Semua harus dijalankan dengan baik demi menuju Kaltim Maju 2018," tandasnya. mar

Kaltim Bantu Korban Berbagai Bencana

Erupsi Gunung Sinabung Juga Kelud

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Musibah yang terjadi dibeberapa daerah di tanah air  Pemprov Kaltim  melalui  Forum Kaltim Peduli Bencana cepat tanggap dengan memberikan bantuan logistik kepada para korban, diantaranya memberikan  bantuan kepada korban banjir bandang dan tanah longsor di Manado selanjutnya memberikan bantuan kepada korban erupsi Gunung Sinabung Kabupaten Karo Sumatera Utara (Sumut) dan erupsi Gunung Kelud di Kediri Jawa Timur juga musibah di Kaltim yakni kepada korban kebakara di Balikpapan.
"Perhatian Pemprov Kaltim melalui Forum Kaltim Peduli Bencana telah  memberikan bantuan kepada masyarakat yang tertimpa musibah bukan hanya dalam wilayah Kaltim namun juga luar Kaltim," kata .Kepala Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Kaltim H Wahyu Widhi Heranata saat dikonfirmasi di Samarinda, akhir pekan lalu.
Dijelaskan, berbagai bencana itu, telah menyebabkan banyak korban, termasuk ribuan orang terpaksa mengungsi ke lokasi penampungan, sehingga  menyisakan kesedihan mendalam, untuk meringankan penderitaan mereka Pemprov Kaltim melalui  Forum Kaltim Peduli Bencana merupakan utusan masyarakat Kaltim  memberikan bantuan.
Bantuan kepada pra korban erupsi Gunung Sinabung lanjut dia, dilaksanakan pada 19 Februari lalu diserahkan secara simbolis kepada Sekretaris Provinsi Sumut Nurdin Lubis sebesar Rp73 juta yang kemudian  dibelikan seng untuk atap bangunan rumah yang rusak sebanyak 1.390 lembar. Untuk bantuan logistik lainnya berupa sandang dan obat-obatan senilai Rp 127 juta merupakan sumbangan dari BPBD Provinsi Kaltim, Dinas Sosial Kaltim dan Dinas Kesehatan Kaltim.
Sedangkan bantuan kepada para korban erupsi Gunung Kelud Kediri Jatim diserahkann  pada 21 Februari oleh  Asisten III Bidang Kesra H Bere Ali sebesar Rp100 juta diterima langsung Asisten III Bidang Kesra Provinsi Jatim Edi Purwinarto.
"Bantuan ini sebagai bentuk solidaritas Pemprov Kaltim, terhadap sesama bangsa  dan setanah air, melalui Forum Kaltim Peduli Bencana, dengan harapan agar  bermanfaat bagi para korban, apalagi kondisi para pengungsi sangat memprihatinkan sehingga perlu dukungan dan bantuan bahan pangan maupun sandang untuk meringankan beban," ujarnya.
Disebutkan bencana yang terjadi di berbagai daerah baik Kaltim maupun luar Kaltim merupakan duka kita semua  dan dibalik musibah itu merupakan pelajaran yang baik bagi kita semua untuk lebih waspada, terus melakukan evaluasi dan kesiapsiagaan guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana serupa. john

Sepanjang Jl Soekarno-Hatta Dijadilan Sentra Sayuran

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Kepala Dinas Pertanian dan Hortikultura Kaltim  H Ibrahim mengatakan, sepanjang jalan Soekarno-Hatta akan dijadilan sentra sayuran, dengan tujuan  selain menambah kawasan itu menjadi segar juga untuk memenuhi pasokan kebutuhan sayuran baik di kota Samarinda maupun di kota Balikpapan.
"Program tersebut tentunya juga salah satu memajukan kearifan lokal dengan memanfaatkan masyarakat setempat, selain itu juga untuk membendung produk sayur mayur dari luar daerah yang menyebabkan anjloknya harga lokal," kata Kepala Dinas Pertanian dan Hortikultura  Kaltim H Ibrahim  saat dikonfirmasi di Samarinda, baru-baru ini.
Sebenarnya lanjut Ibrahim, petani lokal bisa maju asalkan mendapat bimbingan dari para penyuluh peranian. Hal itu sudah dibuktikan para  petani di sungai Merdeka sudah menjual cabe perkilo mencapai harga Rp40 ribu, hal ini tentunya menjanjikan namun terus perlu bimbingan agar mampu mempertahankan atau menimgkatkan produksi.
Untuk mengenjot hasil pertanian, Ibrahim juga mengimbau kepada petani agar mengembangkan program KUAT (Kawasan Usaha Agribisnis Terpadu). Dengan pengembangan pertanian yakni  dalam satu lahan pertanian padi, dapat dikembangkan tanaman pangan dan hortikultura, seperti, lombok, tomat, ubi-ubian dan sayuran-sayuran.
Konsep ini dilakukan untuk meningkatkan pendapatan masyarakat petani, selain juga untuk mengantisipasi jika tanaman padi gagal panen, sehingga masih peroduksi lain yang bisa menambah penghasilan.
"Petani menanam padi juga bisa memanfaatkan untuk budidaya perikanan, sedangkan pematang juga bisa ditanami aneka sayuran maupun menanam cabe," jelasnya.
Apalagi menanam cabe harganya lumayan bagus bahkan akhir-kahir ini menjadi pembicaraan sampai ke presiden dan mengantisipasi gejolak harga pihak bank juga ikut membantu permodalan petani untuk melakukan usaha menanam cabe maupun bawang.  john

Bandara Long Bawan Tahap Akhir Penyelesaian

SAMARINDA,Poskota Kaltim
Bandara Long Bawan (Nunukan) sudah tahap akhir penyelesaiannya sedangkan untuk bandara Long Apung (Malinau) dan Data Dawai  (Kutai Barat) masih terus dikebut pengerjaannya diperkirakan 2015 sudah selesai. Bandara itu nantinya bisa membantu perekonomian sehingga harga beerbagai kebutuhan pokok  di perbatasan tidak terlalu tinggi.
"Ketiga bandara itu nantinya akan mampu didarati pesawat angkut TNI jenis  Hercules. Sehingga  mempermudah akses transportasi udara, pengangkutan orang dan barang sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat," kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltim H Zairin Zain saat dikonfirmasi di Samarinda, Kamis (27/2).
Dengan dibangunnya tiga bandara dan sarana pendukungnya  di wilayah perbatasan diharapkan akan mempercepat pembangunan di wilayah tersebut karena sangat strategis untuk membangun infrastruktur baik fisik maupun non fisik yang out putnya agar tetap terjaganya wawasan kebangsaan yang meliputi diantaranya keutuhan dan kehormatan negara Republik Indonesia.
Tentunya dengan dilaksanakannya percepatan pembangunan di wilayah pedalaman dan perbatasan agar sejajar dengan negara tetangga Malaysia. Karena pembangunan di kawasan perbatasan baik darat maupun laut sangat penting untuk pertahanan dan kedaulatan negara, karena persoalan percepatan pembangunan kawasan perbatasan kuncinya pada bandara. "Kerjasama dengan TNI membangun Bandara sangat tepat bisa memaksimalkan kinerja secara disiplin bahkan mampu memanfaatkan kearifan lokal," ujarnya.
Pembangunan bandara tersebut menggunakan biaya sepenuhnya dari APBD dan juga bekerjasama dengan TNI AD melalui Operasi Bhakti Kartika Jaya. john

Pengamanan Perbatasan Kian Ketat

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Pengamanan Perbatasan Kaltim-Malaysia seiring dengan maraknya aktifitas penyelundupan sembako dan narkoba membuat pengamanan di perbatasan Indonesia-Malaysia makin ketat.
Pengamanan yang dilakukan Batalyon 100/Rieder Medan membuat masyarakat yang tinggal diperbatasan Kaltim mengaku terlindungi.
Bahkan mereka mengaku bersyukur bahwa keberadaan TNI selain memberi rasa aman juga memperbaiki citra masyarakat perbatasan yang selalu mendapat citra buruk dari masyarakat Luar.
"Selama ini kami yang tinggal di Kecamatan Sebatik merasa miris, karena daerah kami selalu menjadi kambing hitam sebagai pintu masuk barang barang ilegal dan juga Terorisme. Padahal kami yang tinggal disini benar benar tidak mengetahui keberadaan mereka," kata Mastar, warga Sebatik kepada Poskota Kaltim di kediamannya.
Mastar mengaku meski warga berusaha menyeleksi para pengunjung yang singgah, namun mereka tidak bisa sama sekali melarang orang untuk berkunjung.
"Setiap hari ada saja kerabat yang datang berkunjung ke wilayah ini, namun kami tidak mungkin memeriksa bawaan mereka, apalagi menanyakan keperluan mereka, dari itu dengan bantuan aparat Khususnya TNI kami merasa aman," kata Mastar.
Sebatik ini lanjut Mastar merupakan satu daerah Indonesia yang berbatasan langsung dengan Malaysia.
"Jika kita masuk kedaerah Malaysia kita melihat penjagaan yang begitu ketat dilakukan oleh petugas militer kita, itu membuktikan bahwa prajurit mereka benar benar menjaga daerah teritorial mereka," ungkapnya.
"Hal ini sudah sejak lama diharapkan kami, khususnya di Sebatik, meski sedikit mengganggu namun demi NKRI hal ini yang seharusnya memang mereka lakukan sejak lama," lanjut Mastar.
Sementara itu Komandan Satuan pengaman perbatasan Batalyon 100/Raider Kodam Bukit Barisan Letkol Inf Sapta F mengatakan bahwa memeriksa dan menjaga kedaulatan NKRI merupakan tugas mereka. "Sudah kewajiban kami memberikan rasa aman bagi warga negara Indonesia dan menjaga kedaulatan NKRI," tegas Sapta.
Penjagaan dan pemeriksaan terhadap warga disetiap pos pamtas di wilayah perbatasan akan terus dilakukan. "Kami minta maaf jika ada warga yang merasa terganggu, yang pasti kami datang ketempat ini memiliki misi menjaga Kedaulatan NKRI," katanya.
Selain itu menjaga masuknya para teroris, narkoba hingga sembako Ilegal. "Khusus Sembako kami tidak akan mentoleransi, jika memang melanggar kami akan tindak tegas," tandasnya. M4n

RPJMD Kaltim Fokus 12 Prioritas Pembangunan

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Plt Sekprov Kaltim H Rusmadi mengatakan, kerangka kebijakan Rancangan Awal (Ranwal) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kaltim 2014 – 2018 difokuskan mewujudkan 12 program prioritas pembangunan daerah. Ini ditetapkan sesuai Visi Kaltim Maju 2018 yaitu mewujudkan Kaltim sejahtera yang merata dan berkeadilan berbasis agroindustri dan energi ramah lingkungan.
“Prioritas pembangunan daerah adalah peningkatan kualitas sistem penyelenggaraan pendidikan, peningkatan kualitas pelayanan kesehatan dan percepatan transformasi ekonomi,” kata Rusmadi dalam arahannya pada Rembuk Rakyat Kaltim 2014 di Ballroom Hotel Senyiur Samarinda, Rabu (26/2).
Rusmadi menambahkan, prioritas lainnya adalah melakukan percepatan pengentasan kemiskinan, peningkatan dan perluasan kesempatan kerja, pengembangan ekonomi kerakyatan dan pemenuhan kebutuhan energi ramah lingkungan. Pemprov juga mencanangkan pengembangan agroindustri, penguatan cadangan pangan, peningkatan kualitas infrastruktur dasar, reformasi birokrasi dan layanan publik, serta peningkatan kualitas lingkungan hidup.
12 prioritas pembangunan tersebut diwujudkan melalui lima arah kebijakan melalui Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) yang dilaksanakan setiap tahun.Yakni penguatan daya saing daerah berbasis SDA terbarukan didukung penguatan menejemen sumber daya aparatur (RKPD 2014).Dan industrialisasi produk unggulan daerah dan pengembangan energi terbarukan melalui penguatan kapasitas lokal (RKPD 2015).
“Selanjutnya memanfaatkan konektifitas intra dan antar wiliayah maupun peningkatan kualitas lingkungan hidup (RKPD 2016), kemudian penguatan ketahanan pangan dan peningkatan nilai tambah ekonomi (RKPD 2017). Ditambah perbaikan dan pemerataan kesejahteraan masyarakat (RKPD 2018),” urainya.
Sedangkan sasaran indikator makro pembangunan lebih pada mewujudkan keseimbangan dan keharmonisan antara pembangunan ekonomi, sosial dan aspek lingkungan hidup. Antara lain meningkatkan indeks pembangunan manusia pada tingkat 78 persen dan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,2 persen.
“Selain itu, ditargetkan menurunnya tingkat pengannguran sebesar 5,11 persen, inflasi yang terkendali pada tingkat 5,5 persen dan meningkatnya indeks kualitas lingkungan menjadi 80 dan terkendalinya tingkat emisi pada level 1.250 ton Co2e,” tandas Rusmadi. mar

Wawasan Pejabat Eselon II dan III Harus Luas

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Gubernur Kaltim H Awang Faroek Ishak menegaskan kegiatan peningkatan kapasitas pejabat Eselon II, III dan Direksi BUMD di lingkungan Pemprov Kaltim yang dilaksanakan hari ini dimaksudkan untuk memberikan pengetahuan dan wawasan aparatur, sehingga kita bersama dapat mewujudkan pemerintahan yang baik dan bersih (good and clean governance) dalam rangka mengokohkan komitmen kita bersama dalam memperjuangkan amanatkan Reformasi terutama pemberantasan korupsi,
"Khususnya tertibnya pengelolaan APBD yang didukung pemerintahan yang terbebas dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN), serta meningkatnya kualitas pelayanan publik. Dan peningkatan kapasitas pejabat eselon II dan III serta pejabat BUMD Prov. Kaltim dalam rangka mendukung Visi Misi Gubernur Kaltim Tahun 2014-2018,"kata Awang Faroek Ishak, pada acara Peningkatan Kapasitas Pejabat Eselon II, III dan Direksi BUMD di Lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, yang digelar di Bandiklat Kaltim, Kamis (27/2). Acara itu dihadiri Prof. Dr. Rhenald Kasali selaku selaku Pimpinan Rumah Perubahan,  Direktur TUV Nord Jakarta. Sekdaprov, Asisten dan Staf Ahli Setdaprov Kaltim, dan  Para Pejabat Eselon II dan III SKPD dan UPTD lingkup Pemoprov Kaltim.
Awang Faroek menegaskan, pencegahan dan pemberantasan KKN di lingkungan Pemprov Kaltim didasarkan pada asas umum penyelenggaraan negara yang meliputi asas kepastian hukum, tertib penyelenggaraan negara, kepentingan umum, keterbukaan, proporsionalisme, profesionalisme dan asas akuntabilitas.
"Selain itu, dalam penanganan kasus-kasus korupsi, Pemprov Kaltim pada dasarnya, juga sangat mendukung langkah dan upaya para pihak berwenang (yudikatif) dan kepolisian sesuai dengan mekanisme dan prosedur hukum yang berlaku,"ujarnya.
Sementara itu, lanjut Awang Faroek,  gubernur bersama bupati/walikota se-Kaltim juga melaksanakan Instruksi Presiden terkait dengan Rencana Aksi Daerah (RAD) Pencegahan Korupsi dengan menerapkan prinsip-prinsip tata pemerintahan yang baik di lingkungan Pemerintah Daerah, meningkatkan pelayanan publik dan meniadakan pungutan liar dalam pelaksanaannya, dan bersama-sama dengan DPRD melakukan pencegahan terhadap kemungkinan terjadi kebocoran keuangan negara, baik bersumber dari APBN mau-pun APBD.
"Pemerintah Provinsi Kaltim melaksanakan RAD Pencegahan Korupsi dengan merefleksifikasikan strategi percepatan pemberantasan korupsi dengan melaksanakan upaya-upaya pencegahan, langkah-langkah strategis di bidang penegakan hukum, upaya-upaya harmonisasi penyusunan Peraturan perundang-undangan di bidang pemberantasan korupsi dan sektor terkait lainnya,"kata Awang.
Dikatakan,meningkatkan upaya pendidikan dan budaya anti korupsi, serta meningkatkan koordinasi dalam rangka mekanisme pelaporan pelaksanaan upaya pemberantasan korupsi dalam rangka mewujudkan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi yang sudah dicanangkan. Diharapkan selanjutnya dari 55 SKPD di lingkungan Pemerintah Pro-vinsi Kalimantan Timur diantaranya ada yang siap ditetapkan sebagai Wilayah Bebas Korupsi (WBK).
"Kebijakan percepatan pemberantasan korupsi diarahkan pada penerapan sistem menajemen SDM dan keuangan daerah yang transparan dan akuntabel dalam mendukung kinerja serta menyelenggarakan tata pemerintahan yang baik, pencegahan dan pengendalian terhadap peluang tindakan korupsi, melaksanakan penindakan dan melakukan pelacakan terhadap asset pelaku tindak pidana korupsi secara adil, menyediakan dan menyempurnakan berbagai peraturan penunjang pemberantasan korupsi, menyusun dan menerapkan fakta integritas pelaku pembangunan yang kompeten,"papar Awang Faroek. mar

Peran Generasi Muda Sangat Penting Berkontribusi ke Bangsa

Saresehan Politik KNPI  Kaltim

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Gubernur Kaltim Dr Awang Faroek Ishak mengatakan, peran generasi muda sangat penting untuk bisa berkontribusi pada  kemajuan dan kejayaan Bangsa dan Negara melalui lembaga legislatif.
"Para pemuda Kaltim bahkan harus bisa mewarnai perpolitikan di Tanah Air secara Nasional, tidak hanya dalam lingkup Daerah di Provinsi Kaltim," kata Gubernur Awang Faroek Ishak yang di sampaikan Staf ahli Gubernur Kaltim bidang  Pemerintahan, Hukum, Politik dan Keamanan H Achmadi saat  membuka saresehan Politik KNPI di  Samarinda, Kamis (27/2).
Disebutkan, tugas KNPI harus mampu menyadarkan kalangan pemuda di Kaltim, setidaknya terlebih dulu untuk mengerti politik atau melek politik. Kemudian secara bertahap meningkatkan kemampuan dan Sumber Daya Manusia (SDM) yang baik untuk berkiprah secara total di politik.
Ditegaskan, pemuda Kaltim jangan takut atau berkecil hati kalah bersaing dengan pemuda dari luar provinsi lainnya. Dengan kemampuan yang memadai, bukan mustahil pemuda Kaltim juga bisa sukses di lembaga legislatif Pusat. Kemudian, secara bertahap sesuai dengan kemampuan ilmu pengetahuan dan bertambahnya wawasan, maju menceburkan diri di kancah politik Nasional.
Untuk itu pemuda Kaltim juga dapat belajar dengan seniornya yang sudah berhasil memainkan peranannya dalam politik Nasional. Namun untuk sementara ini, diharapkan agar pemuda Kaltim dapat ambil bagian lebih banyak lagi dalam setiap penyelenggaraan Pemilu maupun Pemilukada.
"Pemuda  juga turut menjadi pelaku aktif, sehingga akan ada keterwakilan pemuda Kaltim yang duduk dalam kepengurusan partai dan di lembaga legislatif, maupun nantinya juga mampu sebagai pemimpin di pemerintahan sebagai Bupati, Walikota, Gubernur, Menteri dan jabatan politis penting lainnya," ujarnya.
Selain itu, peran para pemuda sangat penting dan harus bisa diberdayakan. Dalam kondisi keterpurukan perpolitikan di Tanah Air, sehingga sudah seharusnya generasi muda dapat ambil bagian dalam dunia politik.
"Para pemuda  sebagai agent of change (agen perubahan) harus dapat memberikan perubahan yang baik dengan kontrol sosial yang dimiliki karena peristiwa Reformasi pada tahun 1998  telah membuktikan generasi muda, pelajar dan mahasiswa mampu meruntuhkan Orde Baru,"
Sarasehan pemuda Kaltim bertema "Menata Peran Politik Kaltim di Kancah nasional’"dirangkai pelantikan pengurus KNPI Kaltim diketuai Khairudin itu menghadirkan pengamat politik Eef Saefullah Fatah, Staf ahli Gubernur Kaltim bidang  Pemerintahan, Hukum, Politik dan Keamanan H Achmadi. Setelah sarasehan, dilanjut pelantikan pengurus DPD KNPI Kaltim pada malam harinya. john

Palaran Masih Banyak Parkir di Badan Jalan

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Walapun sebelumnya sudah dilakukan penertiban parkir liar di kawasan Jl Trikora, Palaran tersebut masih saja terlihat kendaraan yang parkir di pinggir jalan. Hal itu membuat badan jalan menjadi sempit saat melintasi kawasan tersebut.
Kapolsekta Palaran Kompol Yosafat
Sallata mengatakan, sebelumnya sudah dilakukan penertiban dan penindakan oleh anggota dilapangan. Jika memang masih ada lagi yang parkir nantinya akan lakukan tindakan tegas agar membuat efek jera.
"Sudah tidak ada toleransi lagi bagi mereka (sopir, Red). Kami sudah seringkali mengingatkan agar tidak parkir di badan jalan. Tapi sayangnya peringatan kami tidak mendapat respons positif. Akhirnya kami putuskan akan lakukan tindakan tegas dan para sopir yang melanggar saya intruksikan kepada anggota untuk langsung ditilang," kata Yosafat.
Sebab parkir liar yang dilakukan oknum sopir
kendaraan berat selama ini sangat dikeluhkan banyak pihak baik para pengendara roda dua maupun mobil. Apalagi kalau parkirnya sampai menutup tempat usaha, jelas itu sangat
merugikan.
"Kami akan selalu bertindak tegas bagi para sopir yang mencoba parkir kendaraan di badan jalan," ujarnya.
Tak hanya mengganggu arus lalu lintas, aksi tersebut juga berpotensi menyebabkan kecelakaan. Pada pagi dan sore hari, ruas Jalan Trikora, Palaran dilanda kemacetan lalu lintas hanya lantaran ulah para sopir yang tidak taat para peraturan.
"Kami akan lakukan hingga jalan poros Palaran benar-benar akan terbebas dari aksi parkir liar," pungkasnya. aon

1.300 Paket Kegiatan Siap Dilelang

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kaltim Abdullah Sani mengatakan, Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kaltim siap memfasilitasi lelang pengadaan sebanyak 1.300 paket kegiatan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) Kaltim untuk kegiatan Tahun Anggaran  2014.
“Secara sistem, sarana dan prasarana kita siap. Penyedia jasa bisa upload dokumen penawaran menggunakan sistem dan perangkat yang disediakan,” jelas  Abdullah Sani ketika dikonfirmasi kesiapan lelang 2014.
Ditambahkan, pelaksanaan lelang ditarget cepat terealisasi sesuai waktu yang ditetapkan. Paling tidak kegiatan pengadaan harus sudah mulai lelang di awal Maret. Sehingga awal Mei sudah bisa dilakukan penandatanganan kontrak pelaksanaan kegiatan.
"Karena itu, kita  mengajak seluruh SKPD melalui Pokja Unit Layanan Pengadaan (ULP) segera melelang kegiatan di lingkup instansinya. Sudah tidak ada waktu lagi untuk menunda lelang yang sudah direncanakan. Ini agar pelaksanaan kegiatannya sesuai target yang diharapkan,"tandasnya.
Secara teknis lanjut Sani, sejak pengelolaan LPSE Kaltim dilimpahkan dari Biro Bangda Setprov Kaltim ke DIskominfo Kaltim, Diskominfo telah membuat dan menyusun kerangka acuan kerja (SOP).
“Ini kita lakukan untuk memperbaiki layanan pengadaan secara elektronik. Prinsipnya ingin memberikan yang terbaik bagi masyarakat. Khususnya dalam memberi pelayanan pengadaan barang dan jasa,” katanya.
Ketika disinggung soal lelang pengadaan lingkup Diskominfo, Sani menyebut pihaknya melalui Pokja ULP Diskominfo telah mempersiapkan lelang pembangunan menara telekomunikasi, sewa satelit TVRI dan sewa bandwith.
“Semua sudah dilakukan dan diserahkan ke Pokja ULP yag ditetapkan. Secara tertib adminsitrasi tidak ada lagi tatap muka antara penyedia jasa dan panitia pengadaan,” ujarnya
Senada dengan itu, Ketua ULP Kaltim Salman Lumoindong menyebut Pemprov Kaltim melalui unit yang dibawahi Biro Bangda tersebut menargetkan melaksanakan lelang 1.300 paket kegiatan melalui LPSE. Ini jauh lebih sedikit ketimbang target lelang TA 2013 yang mencapai 1.400 kegiatan.
“Lelang kegiatan yang ditangani ULP mencapai Rp 3 triliun yang terdiri dari pengadaan barang dan konstruksi.,” akunya.
Ketika ditanya soal kendala pengadaan yang dihadapi ULP Kaltim, Salman menyebut terletak pada pokja yang masih belum melekat di ULP Kaltim. Pokja ULP masih melekat disetiap SKPD. “Mudahan dalam waktu dekat sudah bisa rekrut tenaga pokja permanen,” harapnya.
Untuk diketahui, Diskominfo Kaltim mulai 2014 ini dipercaya sebagai SKPD pengelola LPSE Kaltim. Ini seiring terbitnya Pergub No 37/2013 tentang pembentukan ULP yang menetapkan di bawah koordinasi Biro Bangda Setprov Kaltim. Hal itu juga sesuai Perka LKPP No2/2010 tentang LPSE yang tidak memperkenankan instansi yang menangani unit layanan pengadaan (ULP) sekaligus menangai LPSE. mar

Perbaikan Pipa Air PDAM ngadat

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Demi perbaikan pelayanan distribusi air ke rumah pelanggan di Kota Samarinda, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Samarinda akan membuat pendistribusian air di beberapa wilayah di Kota Samarinda terganggu.
Dalam proses perbaikan itu rencanannya. PDAM akan melakukan pergantian pipa induk yakni melakukan pergantian pipa Steel 300 mm ke Pipa Steel 900 mm utk Water Hammer di Intake Loa Kulu. Upaya perbaikan sendiri akan dilakukan mulai Rabu, (26/2) kemarin sejak pukul 10.00 wita sampai dengan selesai.
Humas PDAM Kota Samarinda Syarif kepada wartawan mengatakan bahwa interkoneksi ini adalah upaya perbaikan pelayanan kepada masyarakat.
"Selama ini dengan pipa yang lama kemungkinan masih banyak warga yang tidak mendapatkan pasokan air bersih, dengan perubahan ini harapannya semua warga Samarinda bisa  menikmati air bersih," kata Syarif.
Perbaikan ini akan membuat pendistribusian air ke rumah-rumah pelanggan akn mengalami gangguan. Dari itu diharapkan agar para pelanggan bisa menampung air sebagai persediaan.
"Waktu perbaikan diupayakan tidak akan memakan waktu yang lama, sehingga pelayanan dapat segera bisa dimaksimalkan," kata Syarif.
Sejumlah daerah yang terganggu distribusi air, seperti Jl M Said,  Jl Teuku Umar Jl Bukit Indah, Kompleks Citra Griya, Jl Tengkawang, Jl Ulin, Jl Cendana, Jl P Suryanata,  Jl Kadrie Oening,  Jl AW Syahranie, Jl KH Wahid Hasyim, Jl Pramuka, Jl Perjuangan, Jl PM Noor, Perum Bumi Sempaja, Perum Rapak Benuang, Perum Griya Mukti. M4n

Arsip Sebagai Identitas dan Jati Diri Bangsa

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2009 tentang Kearsipan mengamanatkan arsip sebagai identitas dan jati diri bangsa, serta sebagai memori, acuan, dan bahan pertanggungjawaban dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara sehingga harus dikelola dan diselamatkan negara.
"Hal ini tentunya diperlukan penyelenggaraan kearsipan yang sesuai dengan prinsip, kaidah, dan standar kearsipan sebagaimana dibutuhkan suatu sistem penyelenggaraan kearsipan nasional yang andal," Kata Asisten IV bidang Adminitrasi Umum Sekprov Kaltim H Sofyan Helmi saat membuka Rapat Kerja Sinkronisasi Kearsipan di Ruang Ruhui Rahayu, Rabu (26/2).
Sehubungan hal ini,  kepada Badan dan Lembaga Kearsipan Daerah se-Kaltim agar produk arsip yang tercipta sebagai akibat dari kegiatan administrasi dan birokrasi tersebut harus dikelola secara tepat sesuai dengan ragam dan karakteristik dari arsip itu sendiri.
Berkaitan dengan kearsipan banyak kerugian negara yang timbul akibat dari kurangnya perhatian kita terhadap hal-hal yang berkaitan dengan kearsipan, seperti hilangnya arsip-arsip pelaksanaan anggaran pemerintah, arsip pembebasan lahan untuk kepentingan pemerintah dan masyarakat, bahkan hilangnya catatan sejarah karena hilangnya arsip-arsip yang bernilai historis baik bagi kepentingan daerah maupun kepentingan nasional.
"Dengan tertib arsip berarti tertib administrasi dan dengan administrasi pemerintahan yang baik, maka secara langsung akan sangat menopang proses penyusunan program melalui Rencana Strategis Daerah," ujarnya.
Diharapkan, dengan Raker ini dapat ditemukan satu kesepakatan yang nantinya menjadi suatu acuan bersama dalam melaksana-kan program-program yang berkaitan dengan kearsipan. Selebihnya dapat menambah wawasan khususnya tentang kearsipan yang pada saatnya nanti dapat diterapkan di tempat kerja masing-masing sesuai dengan program kearsipan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
Kegiatan Raker Sinkronisasi juga digelar  diskusi yang dihadiri Deputi Pembinaan Kearsipan Pusat Andi Kasman,Kepala Badan Arsip  Daerah Kaltim Mariansyah yang dipandu Kabid Pembinaan dan Pengembangan Kearsipan Badan Arsip Kaltim AA Nyoman Susastra yang membahas masalah kesepakatan dan kesepahaman dalam meningkatkan peran dan fungsi  kearsipan dalam pembangunan. john

Gerakan Kepramukaan di Kaltim Harus Tetap Eksis

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim  H Sigit Muryono menegaskan, keberadaan Gerakan Pramuka di Indonesia masih sangat diperlukan. Begitu pula Gerakan Pramuka di Kaltim harus tetap eksis dengan berbagai kegiatan yang membanggakan. Kerna bermacam kegiatan kepramukaan sangat penting dilaksanakan untuk pembinaan generasi muda.
"Sejak beberapa tahun terakhir telah muncul gejala semakin lunturnya semangat dan rasa kebangsaan di kalangan kaum muda yang dapat dilihat antara lain dari rendahnya solidaritas sosial, menipisnya semangat bela negara serta semakin berkurangnya pemahaman kaum muda terhadap sejarah dan nilai-nilai budaya bangsa," H Sigit Muryono belum lama ini.
Bersamaan dengan itu, lanjut Sigit, ditemukan pula berbagai masalah yang terkait dengan semakin menurunnya akhlak dan budi pekerti kaum muda, seperti menipisnya sifat kejujuran, kurangnya sikap santun terhadap yang lebih tua, kurang menghargai pendapat orang lain, penyelesaian masalah dengan cara kekerasan, ingin menang sendiri serta tidak menerima kekalahan.
“Ditemukannya dua masalah ini tentu saja tidak menggembirakan. Sejarah telah menunjukkan bahwa kebutuhan suatu bangsa dimulai dengan menurunnya semangat dan rasa kebangsaan serta semakin lunturnya akhlak dan budi pekerti kaum muda,” jelasnya.
Untuk mengatasi masalah itu, menjadi sangat penting peranan pendidikan kepramukaan sebagai wadah pembentukan karakter bagi kaum muda. Dalam kaitan ini, ia meyakini peranan Gerakan Pramuka sangat strategis dan penting.
Gerakan Pramuka akan menjamin terbentuknya watak, kepribadian dan akhlak mulia kaum muda.Pemprov Kaltim terus berupaya menggalakkan kegiatan Pramuka di sekolah-sekolah di seluruh wilayah Kaltim. Diantaranya dengan memasukkan kegiatan kepramukaan dalam ekstra kurikuler (ekskul) wajib di sekolah-sekolah.
“Apabila generasi muda dibina dan dibimbing maka tidak perlu khawatir terhadap berkembangnya perilaku negatif. Selain menjadi ekskul wajib di sekolah, setiap gugus depan (gudep) pramuka juga wajib menciptakan minimal 10 Pramuka Garuda yang bisa menjadi contoh yang baik bagi pramuka lainnya sesuai tingkatannya,”paparnya.
Selain itu, saat ini juga sedang dilakukan revitalisasi Gerakan Pramuka, yang tujuan pokoknya adalah untuk mengaktifkan kembali gudep sebagai ujung tombak, untuk eksistensi Gerakan Pramuka, dan untuk meningkatkan fungsi Gerakan Pramuka. Sehingga, citra dan kinerja Gerakan Pramuka diharapkan semakin membaik dan minat kaum muda terhadap Gerakan Pramuka juga semakin meningkat.
“Mari kita lebih merapatkan barisan dan menyatukan gerak langkah untuk percepatan kemajuan dan perkembangan Gerakan Pramuka di Samarinda khususnya dan di seluruh Kaltim pada umumnya,” tandasnya. mar

Pemasangan Baliho Caleg Harus Tertib

Wagub Minta Jaga Keindahan kota

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Wakil Gubernur (Wagub) Kaltim HM Mukmin Faisyal HP mengingatkan seluruh Parpol maupun para  Calon Legislatif (Caleg)bisa tertib menyampaikan informasi ke publik. Terutama agar tidak memasang baliho di sembarang tempat hingga mengganggu  keindahan dan pemandangan  kota.
“Menjelang Pemilu Legislatif  April  mendatang, saat ini perang baliho di mana-mana. Jelas, dari segi keindahan dan pemandangan kota sangat tidak baik. Saya pernah melihat salah satu kota di Kaltim, mereka tertib dalam pemasangan baliho. Saya pikir, kota tersebut patut dicontoh. Yang jelas, saya berharap partai politik maupun para Caleg bersama timses mereka berlaku tertib dalam pemasangan baliho,” kata Mukmin Faisyal,  belum lama ini.
Wagub juga meminta agar keindahan kota dapat tetap tertata dengan baik, maka Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) bekerjasama dengan Satpol PP Kabupaten/Kota dapat menertibkan lokasi-lokasi yang dipenuhi atribut calon maupun partai sehingga penataan kota bisa lebih baik. Bawaslu dan Satpol PP diharapkan tegas melakukan penertiban dan tidak tebang pilih.
“Saya berharap meski niatnya baik untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat, tetapi seluruh calon legislatif juga harus tertib dan menaati peraturan yang telah ditentukan, sehingga tidak melanggar hukum dan pelaksanaan ini dapat berjalan baik dan tertib, serta keindahan kota tetap terjaga,” jelasnya.
Selain itu, Mukmin Faisyal juga  meminta kepada seluruh lapisan masyarakat  Kaltim untuk menyukseskan Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden di tahun 2014 ini.
“Dalam kesempatan ini saya mengajak kepada semua pelaku kepentingan di Kaltim mari kita terus jaga stabilitas keamanan Kaltim untuk terlaksananya Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden,"tandasnya.
Pemilihan Umum (pemilu) tahun 2014 ini akan dilaksanakan dua kali yaitu tanggal 9 April yang akan memilih para anggota Dewan Legislatif dan  Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden tanggal 9 Juli.
Sebagaimana Pemilihan Umum Kepala Daerah lalu, selain masyarakat, peranan Kapolda, Kepala TNI dan seluruh jajarannya sangat membantu dalam menjaga keamanan masyarakat untuk melaksanakan hak pilihnya. Kerjasama yang baik akan membuahkan hasil yang maksimal. Dibutuhkan kearifan dari seluruh pejabat provinsi maupun kabupaten/kota untuk benar-benar bisa menjadi pembina di dalam menjaga stabilitas daerah saat pemilu berlangsung.
“Komunikasikanlah hal-hal yang belum bisa diterima sehingga menjadi keputusan yang bulat bagi kita bersama. Jangan hanya karena perbedaan pendapat lalu stabilitas daerah saat pemilu jadi terganggu,” tegas Mukmin. mar

Kaltim Siap Promosikan Potensi Daerah ke Turki

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Gubernur Kaltim H Awang Faroek Ishak menegaskan bahwa Kaltim siap mempromosikan potensi yang dimiliki daerah ke Turki. Terutama potensi dibidang tanaman pangan atau pertanian dan perkebunan, serta pendidikan. Karena, saat ini Kaltim mendapatkan tawaran dari perusahaan untuk kerjasama dengan pemerintah Turki.
"Kaltim juga saat ini telah mengirimkan sebanyak 30 mahasiswa untuk melanjutkan pendidikan S1 hingga S3 yang dibiayai Pemprov Kaltim melalui alokasi anggaran Beasiswa Kaltim Cemerlang. Oleh karena itu diharapkan kelanjutan kerjasama dengan Pemerintah Turki dapat terwujud. Apalagi, Pemerintah Turki akan menggelar even besar pada Mei nanti, yakni pameran pertanian dan promosi dagang. Kami berharap kegiatan tersebut dapat dipertimbangkan untuk diikuti, sehingga Kaltim juga bisa mempromosikan peluang investasi bagi pengusaha di Turki,” papar Awang Faroek Ishak usai menerima kunjungan Dubes RI Untuk Turki di Samarinda, Rabu (26/2).
Ditambahkan, jika melihat peluang investasi tentang pertanian, Pemerintah Turki sangat menginginkan potensi pertanian dan perkebunan yang mengarah pada perkembangan produksi komoditi nabati.Dengan potensi yang ada, Pemprov Kaltim berkeyakinan, pengusaha Turki akan mau berinvestasi ke Kaltim. Karena, potensi perkembangan sektor perkebunan dan pertanian di Kaltim sangat besar, terutama perkebunan sawit.
“Dari potensi yang ada, maka Turki bisa saja menerima produksi hasil perkebunan Kaltim yang digunakan untuk palm oil. Saya yakin ini sangat menjanjikan dan ekonomi petani sawit akan lebih baik ke depan,” jelasnya.
Menurut dia, sampai saat ini, pada 2012 luas areal kelapa sawit baru mencapai 961.802 Ha yang terdiri dari 226.765 Ha sebagai tanaman plasma/rakyat, 17.237 Ha milik BUMN sebagai inti dan 717.825 Ha milik Perkebunan Besar Swasta.
Sementara itu, Dubes RI Untuk Turki Nahari Agustini mengatakan peluang investasi di Kaltim sangat besar, terutama untuk produksi palm oil yang dihasilkan melalui sektor perkebunan sawit.
Karena itu, wajar apabila Pemprov Kaltim melakukan promosi ke Turki tentang perdagangan tanaman pangan dan perkebunan. Bahkan perusahaan yang bergerak dibidang palm oil dari Turki akan membuka kantor perdagangan di Indonesia.
“Melihat potensi yang ada di Kaltim, semoga saja mereka bisa membuka kantor di Kaltim, sehingga perkembangan perkebunan di daerah ini terus meningkat,” jelasnya.
Bahkan Pemprov Kaltim berkeinginan untuk kerjasama tentang alat-alat berat, termasuk spare part atau onderdil yang didatangkan dari Turki untuk kepentingan pembangunan di Kaltim.
Meski begitu, asal kepastian hukum dan keamanan di daerah dapat lebih baik, pengusaha Turki siap untuk bekerjasama dengan Pemerintah Daerah. “Yang jelas, untuk spare part di Turki tidak ada masalah, apabila Kaltim ingin bekerjasama untuk pembelian alat berat dan Turki selalu siap. Meski demikian, kami di Kedutaan Besar Turki siap mempromosikan apa yang menjadi peluang investasi di Kaltim,” jelasnya
Hadir dalam pertemuan Gubernur bersama Dubes RI Untuk Turki, yakni Kadis Pariwisata dan Budaya Kreatif Kaltim HM Aswin, Kepala BPPMD Kaltim Diddy Rusdiansyah dan Ketua Kadin Kaltim Fauzi Bahtar serta Karateker Kadin Kaltara Sayid Irwan. mar

Tiga Pemain Pusam Gabung Timnas U-23

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Tiga pemain Putra Samarinda yakni Bayu Gatra, Aldair Makatindu dan Loudry M Setiawan telah bergabung dengan timnas U-23 untuk mengikuti pemusatan latihan di Yogyakarta.
Manajer tim Putra Samarinda Agus Coeng Setiawan di Samarinda, Selasa, mengatakan, tiga pemain tersebut tidak kembali ke Samarinda yang tengah bersiap menjalani persiapan  lanjutan kompetisi.
Namun dikatakan Agus Coeng, ketiganya langsung bergabung bersama skuad Aji Santoso untuk menjalani persiapan berlaga di Asian Games 2014 di Incheon, Korea Selatan.
"Setelah libur di kampung halamannya masing-masing, mereka langsung berangkat menuju Yogyakarta," jelas Agus Coeng.
Dikatakan Agus, manajemen Pusam memang memberikan kelonggaran kepada tiga pemain tersebut karena lebih dibutuhkan oleh timnas.
"Satu pemain kami yakni  M Roby juga telah bergabung dengan timnas senior dalam rangka persiapan menghadapi Arab Saudi," imbuh Agus Coeng.
Menurut Coeng, saat ini para pemain Pusam telah kembali ke Samarinda setelah menjalani liburan, dalam beberapa hari ini mereka akan langsung menjalani latihan persiapan di Samarinda.
"Rabu pagi kami sudah menggelar latihan, meski ada beberapa pemain yang belum gabung, latihan tetap dilaksanakan,"tegas Agus Coeng.
Pemusatan latihan timnas U-23  di Universitas Negeri Yogyakarta pada 24 Februari hingga 7 Maret. Tiga pemain Pusam masuk dalam daftar bagian 28 pemain yang dipanggil pelatih Aji Santoso, dan masih harus menjalani seleksi untuk menembus tim inti. at

PB PJSI Rancang Pelatnas Sea Games

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Pengurus Besar Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PB PJSI) telah merancang program pemusatan latihan jangka panjang menuju SEA Games Singapura 2015 mendatang.
Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi (Binpres) PB PJSI Hendri Yuzano, di Samarinda, Selasa (25/2), mengatakan, persiapan jangka panjang ini dilakukan sebagai bahan evaluasi kegagalan pada SEA Games Myanmar 2013.
"Prestasi judo di SEA Games memang menurun, oleh karena itu sejak saat ini kita mulai rancang persiapan untuk SEA Games Singapura,” jelas Hendri.
Pada SEA Games Myanmar 2013 lalu, tim judo Indonesia hanya  meraih 2 medali perak dan 9 perunggu. Menurut Hendri strategi pelaksanaan pemusatan latihan nasional (pelatnas) akan digodok ulang.
Hendri mengatakan PB masih mencari formulasi yang tepat apakah akan melakukan pelatnas jangka panjang atau training center (TC) desentralisasi.
“Pelatnas kali ini benar-benar kita siapkan agar di 2015 kita tidak jatuh lagi,” tambahnya.
Lebih lanjut dikatakannya, seleksi atlet untuk pelatnas dilihat melalui hasil Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Kartika Cup yang dihelat di Jakarta bulan depan. “Nanti kita lihat lagi dari hasil kejurnas dan kejuaraan di Kartika Cup,” jelasnya.
Sementara, itu  Ketua Umum Pengprov PJSI Kaltim Achmad Husry  mengatakan, Kartika Cup merupakan salah satu event yang bakal diikuti Kaltim. “Karena di kejuaraan itu ada perhitungan poin bagi pejudo,” jelas Husry.
Ditambahkannya, para juara di kejurprov akan dikirimkan ke Kartika Cup. Kaltim sendiri masih merupakan salah satu daerah yang cukup disegani di tingkat nasional, selain Jawa Barat dan DKI Jakarta. at

Modal Baju Dinas, Pemuda Nekat Curi Laptop


SAMARINDA, Poskota Kaltim
Seorang pemuda nekat menyantroni kantor pemerintahan dan mencuri laptop pada jam kerja. Untuk mengelabui, tersangka memakai
pakaian dinas layaknya seorang pegawai. Saat di konfirmasi dirinya mengaku melakukan tindakan tersebut.
Agus cukup bermodal dalam melancarkan aksi. Dia rela menjahit seragam PNS lengkap dengan emblem khas baju PNS. Namun, sepandai-pandainya tupai melompat akhirnya jatuh juga. Emblem yang dipakai adalah emblem Pemkot Samarinda, bukan Pemprov Kaltim. Itulah yang membuat siswa magang itu curiga.
Agus juga mengatakan, sudah lama menyatroni kantor tersebut. Dan memperhatikan bahwa setiap hari Senin dan Selasa sering apel bersama. Pada jam-jam itulah Agus melancarkan aksinya untuk mencuri. Dirinya masuk ke kantor menggunakan pakaian dinas lengkap seperti anggota PNS lainnya. Sehingga dirinya tak mudah dicurigai bahwa Agus juga pegawai PNS.
"Saya sebelumnya pernah mencuri juga di Kantor Bapeda, sekitar dua minggu yang lalu," ungkap Agus, tersangka pencurian tersebut.
Agus berhasil diamankan anggota kepolisian pada pukul 09.00 Wita, Selasa (25/2). Sementara itu, pihak kepolisian masih menyelidiki kasus tersebut. Karena diduga, masih ada pelaku-pelaku lain yang bertindak seperti itu.
Pihak kepolisian juga mengamankan barang bukti berupa 1 laptop dan baju dinas tiruan yang dibuatnya sendiri dari tangan tersangka. Diduga Agus merupakan pencuri yang profesional saat beraksi.
“Untuk sementara, tersangka sudah diamankan di Mapolsekta Samarinda Kota. Selanjutnya akan diperiksa dan dikembangkan terkait kasus pencurian tersebut,” ujar Kapolsekta Samarinda Ilir Kompol Yuniar Ariefianto melalui Wakapolsekta Samarinda Kota AKP Nurul. opi

Program Ketahanan Pangan Kaltim Patut Didukung

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Kabupaten Berau mendukung program Pemprov Kaltim dalam hal ketahanan pangan di Kaltim dengan memacu peningkatan produksi yakni Jagung maupun Kedelai serta menambah luas areal tanam pertanian
"Pembangunan pertanian di Kabupaten Berau mengalami kemajuan yang siginifikan. Luas lahan panen dari berbagai komoditi yang dikembangkan mengalami peningkatan setiap tahun," kata Bupati Berau H Makmur HAPK disela-sela mendampinggi Wagub Kaltim HM Mukmin Faisyal pada Rakornis Bidang Kesejahteraan Rakyat,   di Tanjung Redeb  Berau, Senin (24/2).
Dijelaskan, program ini juga seiring dengan tekad Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak yakni dalam upaya mendukung perwujudan ketahanan pangan di Kaltim.
Selain itu juga program optimalisasi lahan seluas 170 hektare. Program ini juga mendapat dukungan dari Pemprov  Kaltim. Dengan mendapat bantuan  bantuan alat dan mesin pertanian, selain juga bantuan pupuk bersubsidi dan program sekolah lapang bagi petani.
Untuk lahan potensial yang menjadi komitmen bersama Pemerintah Provinsi Kaltim untuk dimasukkan dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) seluas 30.869,09 hektare.
"Pada 5 Maret nanti kami juga mengundang menteri Pertanian Siswono untuk panen sekaligus penanaman perdana Jagung seluas sekitar 1000 hektar didesa Biduk-Biduk kawasan tersebut paling lengkap selain sektior pertanian juga perikanan," ujarnya.
Sementara itu Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak dalam salah satu dialog mengatakan, Desa Biduk-Biduk kabupaten  Berau cocok untuk pengembangan tanaman Kedelai yang lokasinya ada sekitar  Sembilan ribu hektar, kalau semua lahan seluas itu  ditanami kedelai akan menghasilkan 18 ribu ton, sehingga sangat membantu kelangkaan kedelai.
"Saya mengajak masyarakat Kaltim untuk mensukseskan kemandirian pangan disetiap kabupaten, dengan memanfaatkan  lahan disekitar kita untuk ditanami baik singkong jagung kedelai, sehingga diharapkan mampu mewujudkan Kaltim  swasembada pangan," ujar Gubernur.
Selain itu, Pemerintah menyiapkan pupuk tenaga penyuluh dan pembinaan SKPD yang terkait juga turun membnatu para petani kita. john

Pemprov Kaltim Bantu Korban Bencana

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Kejadian bencana alam yang menimpa Indonesia terus terjadi  mulai dari Banjir bandang di Manado,  meletusnya gunung Sinabung Sumtera Utara  dan terbaru meletusnya Gunung Kelud di Kediri (Jawa Timur). banyaknya korban  serta ribuan orang terpaksa mengungsi ke tempat penampungan kejadian tersebut menyisakan kesedihan yang mendalam.
"Dari kejadian bencana alam yang melanda daerah-daerah di Indonesia tersebut, tentunya kita merasa prihatin dengan kondisi korban  saat ini. Cobaan ini  tentunya butuh perhatian kita semua," kata Wakil Gubernur Kaltim HM Mukmin Faisyal yang didampinggi Asisten III Bidang Kesra Sekprov Kaltim H Bere Ali disela-sela Rakornis Bidang Kesejahteraan Rakyat  di Tanjung Redeb  Berau, Senin (24/2).
Bentuk rasa solidaritas Pemprov Kaltim melalui Forum Kaltim Peduli Bencana memberikan bantuan logistik kepada daerah yang tertimpa bencana dengan harapan agar  bermanfaat bagi para korban.
"Perhatian Pemprov Kaltim melalui Forum Kaltim Peduli Bencana telah  memberikan bantuan kepada masyarakat yang tertimpa musibah bukan hanya dalam wilayah Kaltim namun juga luar Kaltim diantaranya Korban banjir bandang Manado (Sulut), Korban Gunung Sinabung (Sulut) dan korban letusann gunung Kelud Kediri (Jatim)," jelasnya.
Kondisi mereka yang saat ini berada di pengungsian didaerah yang tertimpa musibah   sangat memprihatinkan. Mereka butuh dukungan dan bantuan bahan pangan maupun sandang untuk meringankan penderitaannya.
"Pemberian bantuan untuk  saudara-saudara kita yang tertimpa musibah sifatnya  darurat atau kebutuhan yang mendesak seperti seragam sekolah, buku, dan bahan makanan maupun obat-obatan,:" jelasnya. john

BK Kawal Martabat DPRD

Kunjungan DPRD Kaltim ke Sumut

Hasil Kunjungan Kerja DPRD Kaltim ke Sumut

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Badan Kehormatan punya peran vital menjaga harkat dan martabat anggota DPRD. Dibutuhkan kinerja maksimal agar menciptakan lingkungan yang sehat dan berdisiplin di tengah dinamika politik yang ada.
Dalam rangka itu Badan Kehormatan (BK) DPRD Kalimantan Timur melakukan kunjungan kerja ke DPRD Provinsi Sumatera Utara, Kamis (20/2). Kunjungan dimaksudkan guna mendapatkan sejumlah pengetahuan dan informasi yang dinilai berharga sebagai bagian dari upaya meningkatkan kinerja BK.
Ketua BK DPRD Kaltim Waris Husain mengatakan dipilihnya Provinsi Sumatera Utara dikarenakan perkembangan pembangunannya yang cukup maju serta telah melewati berbagai persoalan yang di antaranya bahkan menjadi topik nasional.
“Selama dibentuk periode 2009-2014, BK DPRD Kaltim belum pernah ke sini. Dan dalam rentang waktu selama itu telah terjadi berbagai dinamika yang menjadi topik perbincangan secara nasional, di antaranya peristiwa demo masyarakat hingga menyebabkan ketua dewannya meninggal dunia. Dengan melewati berbagai macam peristiwa tersebut menjadikan tolok ukur untuk lebih menajami kinerja mereka,” kata Waris Husain didampingi Anggota BK Ahmad Abdullah dan Rakhmad Majid Gani.
Di antara penggalian informasi tersebut adalah mengenai apakah BK DPRD Sumut pernah mengambil suatu keputusan yang berdasarkan sidang yakni melalui mekanime dipanggil, kemudian diperiksa dan seterusnya. Serta mengetahui bagaimana mekanisme penggantian anggota apabila ada yang berhenti atau mengundurkan diri. Terlebih yang berkaitan dengan posisinya jika berada dalam alat-badan kelengkapan dewan.
“Penggalian informasi tersebut sangatlah penting bagi BK, mengingat tugas dan kewajiban yang cukup berat harus diemban, sehingga berbagai informasi yang penting dan berharga akan disaring untuk nantinya bisa diterapkan,” tutur Waris.
Anggota BK DPRD Kaltim Rakhmad Majid Gani menanyakan apakah ada kasus yang pernah dialami oleh BK Sumut yakni ketika ada salah satu anggota dewan yang dinonaktifkan sebagai anggota dewan, namun yang bersangkutan tidak lantas digantikan dan berlangsung lama hingga tahunan.
“Kebijakan tersebut sangat merugikan partai dan masyarakat yang diwakili karena aspirasi akan sulit sampai. Nah, bagaimana BK Sumut menyikapinya,” tanya Majid. Sementara itu Anggota BK DPRD Kaltim lainnya, Ahmad Abdullah juga menanyakan apakah ada peraturan kawasan di larang merokok di areal publik di kantor DPRD, dan bagaimana penindakannya ketika ada pelanggaran.
“Seperti diketahui bersama masalah rokok memang masalah yang dialami oleh semua daerah. DPRD Kaltim sendiri melarang merokok ketika sedang berlangsung rapat. Bagaimana dengan DPRD di Sumut,” tanya Abdullah.
Menjawab semua itu Ketua BK DPRD Provinsi Sumut Muhammad Nuh menjelaskan memang pernah ada menghadapi persoalan di internal yaitu berkaitan anggota BK yang di PAW oleh partainya karena yang bersangkutan pindah partai. Selain itu BK juga pernah melakukan peneguran terhadap salah satu anggota dewan disebabkan minimnya kehadiran. Oleh partainya yang bersangkutan dijadikan salah satu alasan untuk melakukan PAW.
”Bahkan ada sempat kasus yang sedikit lucu yakni ketika BK menerima laporan resmi ada anggota dewan wanita yang dikeluhkan oleh pihak keluarga sebab sibuk rapat dan kunjungan kerja sehingga menyebabkan keluarganya  merasa terbengkalai. Untuk persoalan ini BK menyelesaikannya secara kekeluargaan mengingat sejatinya masalah ini adalah masalah pribadi, namun pada akhirnya selesai dan tidak ada masalah,” beber Nuh.
Nuh menjelaskan jika ada anggota dewan yang berhenti atau meninggal pada satu alat kelengkapan dewan, maka menismenya langsung diisi oleh penggantinya. Namun kalau fraksinya ingin melakukan pemindahan tidak ada masalah, tinggal melayangkan surat ke pimpinan dan kemudian diumumkan dalam rapat paripurna.
Sejauh ini belum pernah BK melakukan sidang hingga ada anggota terkena PAW. Namun kalau salah satu hasil kerja dewan dijadikan salah satu fakta oleh fraksi atau partai dalam melakukan PAW, itu memang ada. “Tidak semua PAW BK terlibat, hanya untuk kasus-kasus tertentu. Untuk Sumut memang ada perda larangan merokok di areal publik termasuk di kantor dan ruang-ruang rapat, dan dalam pelaksanaannya para anggota dewan saling memahami dan mengingatkan saja,” pungkasnya. hms/adv

Hindari Motor, Truk Jumping di Tanjakan

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Satu unit truk pengangkut baja jumping saat menaiki tanjakan Jl Otto Iskandardinata Sambutan Samarinda. Akibat kedua ban depan terangkat, truk dengan nomor polisi KT 8810 BP  ini tidak bisa melanjutkan perjalanan menuju gudang perusahaan pembuatan kapal besi di Sungai Kapih Samarinda.
Truk berwarna kuning yang dikemudikan Masdari tiba-tiba terangkat saat menaiki tanjakan yang cukup terjal, kedua ban depan truk ini sudah tidak menyentuh tanah, sementara 5 lembar plat baja sepanjang 4 meter terlihat bergeser dari tempatnya,  besi yang menjadi penyanggah plat agar tidak bergeser terlihat bengkok. Beruntung kendaraan ini tidak mundur , sehingga tidak ada menimbulkan korban jiwa.
Masdari pengemudi truk mengaku sebelumnya truk yang dikemudikan mampu menanjak di tanjakan tersebut, namun saat akan mencapai puncak tanjakan,  tiba-tiba muncul kendaraan roda dua yang melaju kencang kearahnya.
Akibat menghindari kendaraan tersebut ia membanting stir truk yang dikemudikannya kearah kiri,  bertepatan disebelah kiri ada sebuah lubang, truk kemudian  oleng akibat beban angkutan yang cukup berat dan membuat ban depan truk terangkat.
“Saat menanjak tiba-tiba muncul motor dengan kecepatan tinggi dari arah Sambutan menuju Samarinda, saya yang berada di tengah jalan langsung membanting stir ke kiri, akibatnya ban depan kiri dan belakang masuk ke lubang dan membuat besi baja yang diangkutnya bergeser,” kata Masdari
Beruntung saat kejadian truk yang dikemudikannya tidak mundur, sehingga tidak menimbulkan korban jiwa. Akibat kejadian ini lalu lintas kendaraan yang melintasi menuju kecamatan anggana, kabupaten Kutai Kartanegara mengalami hambatan .
Setelah 1 jam sebuah mobil forklip dari pelabuhan Samarinda didatangkan untuk mengangkat plat. M4n

Forum DPR-DPD RI di Kaltim Perlu Dibentuk

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Wakil Gubernur Kaltim HM Mukmin Faisyal HP berharap ke depan Kaltim memiliki forum yang dapat menyuarakan aspirasi masyarakat melalui anggota DPR-DPD RI asal Kaltim. Melalui forum tersebut, diharapkan aspirasi masyarakat terhadap seluruh anggota DPR-DPD RI dapat disampaikan, baik dari Pemerintah Daerah maupun ormas dan LSM yang ada di daerah. Sehingga apa yang menjadi keluhan rakyat dapat diketahui.
“Kita akui 12 anggota DPR dan DPD RI asal Kaltim masih belum maksimal dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya sebagai wakil rakyat di daerah yang dipercaya untuk memperjuangkan aspirasi di pusat. Karena itu, ke depan rakyat wajib mengevaluasi terhadap calon legislatif yang telah dipilih,” kata Mukmin Faisyal kepada media akhir pekan lalu
Mukmin menambahkan, melihat kinerja yang dilakukan wakil rakyat tersebut, diharapkan pengurus partai juga harus obyektif dalam memilih calon yang akan dicalonkan untuk menjadi anggota DPR RI. Misal, dengan melihat kontribusi dan kinerja yang dilakukan anggota DPR tersebut terhadap rakyat. Karena, mereka dipilih untuk mewakili rakyat Kaltim di pusat.Meski telah masuk menjadi anggota DPR-DPD RI, tetapi tugas dan tanggungjawab kepada rakyat di daerah juga harus diperhatikan.
“Mereka duduk di sana karena rakyat Kaltim, sehingga apa yang menjadi permasalahan masyarakat Kaltim harus mereka sampaikan ke Pemerintah Pusat. Jika memang tidak ada yang bekerja dengan sungguh-sungguh bagi rakyat Kaltim, maka ke depan saya berharap jangan dipilih lagi,” jelasnya.
Karena itu, ke depan perlu ada forum yang dapat mempertemukan wakil rakyat di pusat dan di daerah bersama pemerintah daerah. Menurut dia, apabila memang diminta untuk memediasi hal itu, maka Pemprov Kaltim siap melakukan.
Menurut dia, hal ini dilakukan, dengan tujuan agar seluruh wakil rakyat Kaltim di pusat tidak mementingkan masalah partai, apabila sudah menjadi anggota parlemen di pusat.
“Hilangkan semua masalah kepentingan partai. Dia harus mementingkan pembangunan rakyat Kaltim. Sebab, dia ada di sana karena dipilih rakyat Kaltim. Jadi, ke depan forum tersebut perlu dibentuk dan jika perlu ada pertemuan setiap tiga bulan sekali, sehingga pemerintah daerah dapat menyampaikan aspirasi rakyat kepada anggota DPR-DPD RI,” jelasnya. mar

Pengawasan Orang Tua Harus Diperkatat

Hindari Anak Terjerumus Penyalahgunaan Narkoba

SAMARINDA< Poskota Kaltim
Gubernur Kaltim, H Awang Faroek Ishak meminta orang tua meningkatan kontrol terhadap anak-anaknya guna menghindari terjerumus dalam penyalahgunaan Narkoba. Sebab, kecenderungan anak terjerumus akibat salah pergaulan lantaran kontrol atau pengawasan orang tua lemah.
"Prinsip pemberantasan peredaran dan penyalahgunaan Narkoba ke depan adalah bagaimana mengantisipasi generasi muda agar tidak terjerumus. Sebab, peredaran gelap Narkoba meningkat lantaran penyalahgunaannya meningkat," ucap Gubernur Faroek ketika dikonfirmasi wartawan terkait tingginya intensitas penyelundupan Narkoba ke Kaltim. 
Berbincang di Samarinda, baru-baru ini, ia menyatakan, upaya yang harus dilakukan sekarang adalah mencegah peningkatan jumlah korban. Salah satunya menuntut peran aktif orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak.
Peningkatan kontrol dimaksud antara lain melihat pergaulan anak dengan mengetahui teman dan tempat ngumpulnya. Dengan begitu, orang tua bisa meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak. Jika teman bergaul anaknya kurang benar tentu memudahkan kontrol dengan memberik pembatasan bergaul. Saat pergaulan anak baik, ia yakin tidak akan terlibat Narkoba.
Tidak hanya untuk anak. Peran pencegahan juga bisa dilakukan kepada keluarga terdekat. Intinya semua pihaknya diminta bertanggungjawab menyelamatkan keluarga dan lingkungannya agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan Narkoba.
Setelah pencegahan, hal lain yang tidak kalah pentingnya penyembuhan. Ini untuk membebaskan korban penyalahgunaan Narkoba dari ketergantungan melalui upaya rehabilitasi.
"Terus terang saya perihatin melihat Lapas (lembaga Pemasyarakatan) di Kaltim yang dipenuhi tahanan kasus Narkoba. Padahal, idealnya pengguna dimasukkan pada pusat rehabilitasi supaya sembuh dari ketergantungan," tandasnya. 
Gubernur pun mengaku bersyukur Kaltim sudah memiliki pusat rehabilitasi yang sebentar lagi diresmikan di Samarinda. Termasuk ke depan menjadikan gedung bekas RSUD AM Parikesit Tenggarong yang akan dipindah menjdai pusat rehabilitasi Narkoba, sehingga diharapkan tidak ada lagi korban Narkoba masuk Lapas digabungkan dengan kasus kejahatan lain. mar

Gubenur Minta BSM Harus Tepat Sasaran

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak menilai adanya Bantuan Siswa Miskin (BSM) adalah langkah tepat dalam meningkatkan SDM. Untuk itu, program ini wajib diikuti oleh kabupaten/kota yang ada di Kaltim. Namun demikian, program pendidikan ini harus dilaksanakan dengan baik dan terencana. Agar bantuan yang diberikan dapat tepat sasaran.
“Kerjasama antara semua instansi yang terkait dan kontrol harus dilakukan. Ini agar tidak ada penyimpangan didalam penyaluran BSM. Dukungan data keluarga miskin juga harus jelas dan dilakukan dengan konsisten agar bantuan tepat sasaran,” ujar Gubernur saat pemantauan penyaluran Bantuan Siswa Miskin (BSM) Kaltim di Balikpapan Convention Centre, akhir pekan lalu.
Awang memaparkan Pemprov Kaltim juga telah memberikan bantuan beasiswa Kaltim Cemerlang sejak tahun 2009. Hingga saat ini tercatat 541.730 orang telah menerima bantuan dan jumlah itu terus meningkat setiap tahunnya. Ditambah lagi penerima untuk program S1, S2, S3 dalam dan luar negeri selama 5 tahun ini sebanyak 187.000 orang.
Kaltim juga sejak tahun 2009 Kaltim telah menganggarkan 20% APBD untuk pendidikan. Selain telah mencanangkan program wajib belajar 12 tahun dan sepakat memberikan bantuan operasional sekolah di daerah.
“Upaya memberikan bantuan pendidikan tujuannya agar massyarakat luas bisa mendapatkan pendidikan layak. Bahkan karena banyaknya penerima bantuan pendidikan tersebut, Kaltim mendapatkan penghargaan MURI sebagai provinsi yang banyak memberikan beasiswa,” tandasnya.
Dirinya meminta kabupaten/kota bisa memberikan bantuan pendidikan. Baik itu beasiswa maupun bantuan untuk masyarakat ekonomi menengah ke bawah. Hal ini agar seluruh masyarakat Kaltim bisa mendapatkan pendidikan yang layak dan berkualtas.
“Kami sangat berharap Bupati/Walikota mengelola penerimaan beasiswa diutamakan dari keluarga yang sangat miskin, miskin dan hampir miskin. Jangan sampai pemalsuan identitas terjadi. Untuk itu pejabat yang berwenang harus mengecek data keluarga dengan teliti,” tegas Faroek.
Ditambahkan, setiap warga negara berhak mendapat pendidikan. Dari kelas sosial manapun berhak memperoleh pendidikan yang layak. Sehingga berbekal pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh di bangku sekolah dan perkuliahan diharapkan kehidupan mereka menjadi lebih baik.
“Besar harapan Pemprov, siswa penerima basiswa terus menurun. Jika terus bertambah artinya kami tidak berhasil dalam menuntaskan kemiskinan,” imbuhnya
Pemberian BSM dihadiri ribuan siswa miskin Balikpapan dan ratusan guru serta pemangku kepentingan bupati/walikota se-Kaltim serta Pj Gubernur Kaltara Irianto Lambrie. Jumlah BSM terbagi beberapa kategori, yaitu Sekolah Dasar 4.613 siswa, SMP 2.487, SMA 1.694 dan SMK sebanyak 95. Total bantuan sebesar Rp 7,25 miliar dan merupakan program yang sudah bergulir dari 2012 sebagai kompensasi dari kenaikan harga BBM. mar

Peredaran Narkoba Kian Memprihatinkan

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Peredaran Narkoba di Samarinda saat ini kian memprihatinkan. Tidak hanya pengusaha, anggota DPRD, bahkan saat ini telah merambah ke anak-anak yang berusia belasan tahun.
Pengungkapan kasus narkoba oleh Badan Narkotika Nasional dan aparat kepolisian Polresta Samarinda membuktikan bahwa barang haram sudah sangat sulit dikendalikan, bahkan meski aparat kepolisian dan BNNP Kaltim terus melakukan pengungkapan.
Dari itu,  peran serta masyarakat dalam mencegah peredaran narkoba di Kota Samarinda dan Kaltim umumnya sangatlah diperlukan .
Hal ini diungkapkan Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kaltim, Kombespol Agus Gatot Purwanto diruang kerjanya belum lama ini.
“Kunci penting menekan prevalensi atau penyebaran penyalahguna narkoba adalah pemberdayaan masyarakat. Artinya seluruh komponen masyarakat bersama para pemangku kepentingan dan pembuat kebijakan harus terpadu melakukan aksi penyelamatan masyarakat pengguna agar terbebas ketergantungan dan membentengi mereka yang belum terjerat sebagai pengguna,” tegas Agus belum lama ini.
Keberhasilan BNNP mengungkap kasus penyalahgunaan masyarakat berkat informasi dari masyarakat, dan kerjasama ini tetap harus terjaga.
“Tugas BNNP bukan pada tataran menghilangkan. Namun bagaimana upaya menekan prevalensi penyalahgunaan Narkoba di  Kaltim. Dari itu untuk menghilangkan meski tidak seratus persen perlu kerjasama yang aktif antara masyarakat dengan BNNP,” katanya.
Agus mengatakan bahwa penyalahgunaan Narkoba di Kaltim  mencapai 3,1 persen dari populasi sekitar 97 ribu menjadi 2,5 persen melampai perkiraan prevalensi nasional 2,8 persen pada 2015.
Upaya menurunkan prevalensi butuh kepedulian masyarakat untuk berpartisipasi melakukan penyelamatan. Sebab, penyalahgunaan Narkoba bisa menyerang siapa saja, dan  bukan mustahil menyerang salah satu anggota keluarga dan kerabat terdekat.
Disebutkan, dari 97 ribu populasi penyalahguna Narkoba di Kaltim penyebarannya terjadi di sekitar tempat tinggal, tempat kerja, termasuk di sekolahan dan perguruan tinggi. Karena itu  perlu kesadaran melakukan tindakan penyembuhan pengguna dan antisipatif bagi yang bukan pengguna. “Pemerintah tak bisa bekerja sendiri, karena laju prevalensinya bisa tidak terbendung,” tegasnya.
Selama ini lanjutnya ketidakpedulian masyarakat akibat ketidakmengertian pecandu mau diapakan. Medis saja tidak semua menguasai, karena merupakan penyakit dari dampak penyalahgunaan Narkoba. Melalui pertemuan ini diharapkan dapat dideteksi dan dipahami.
“Pusat rehabilitasi ini nantinya diharap bisa mengcover masyarakat yang mengalami problem, sehingga pada gilirannya dapat menekan prevalensi pengguna Narkoba di Kaltim. Ini sejalan dengan pencanangan Kaltim Zero Narkoba 2015,”  kata Agus. M4n

Stadion Palaran Dibenahi Jelang Laga Timnas U-19

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Stadion Utama Palaran, Samarinda, Kalimantan Timur terus dibenahi oleh Dinas Pemuda Olahraga setempat menjelang laga uji coba antara Timnas U-19 dan Pusam U-21,  pada 14 Maret 2014 mendatang.
“Sampai saat ini kondisinya  masih 50 persen, kami masih melakukan pembenahan lapangan hingga awal Maret mendatang,” terang koordinator perawatan lapangan, Bahrudin di Samarinda, Minggu (23/2).
Menurut Baharudin, ada beberapa tahap yang harus dilakukan para pekerja agar lapangan siap digunakan, diantaranya pada  tahap awal adalah memperhatikan instalasi air di bawah permukaan rumput.
Perawatan terhadap instalasi ini menurut Baharudin, sedikit rumit lantaran lapangan tersebut sudah lama tidak mendapat perawatan.
“Ada beberapa titik yang buntu dan itu harus dinormalkan. Jangan sampai fungsinya tidak maksimal karena tertutup tanah, pasir atau rumput,” imbuhnya.
Baharudin melanjutkan, pada tahap berikutnya adalah normalisasi drainase yang dianggap bagian yang cukup rumit. Bahkan, dikatakan Baharudin, hingga perawatan berjalan hari ke 10 kemarin, normalisasi drainase itu belum rampung. “Khusus drainase sampai saat ini perawatan masih kami lakuka, kemungkinan akan selesai lima hari ke depan,” tambahnya.
Bagian yang paling penting adalah membenahi rumput lapangan tersebut. Kurangnya perhatian membuat rumput Stadion Utama Kaltim, Palran ini kurang subur.
Proses untuk mengembalikan kesuburannya pun kini tengah dilakukan. Pupuk khusus disebar untuk merangsang pertumbuhan rumput di lapangan ini.
Jika saat ini setengah dari total seluruh pekerjaannya sudah dilakukan, Udin optimistis jika lapangan itu siap digunakan awal Maret mendatang.
Menurut Baharudin, waktu yang cukup panjang membuatnya tak khawatir, jika pihak penilai kelayakan lapangan dari PT Liga Indonesia datang memeriksa kondisi lapangan tersebut jelang laga dimulai.“Kami masih punya waktu 20 hari untuk menyelesaikan pekerjaan ini. Semoga tidak ada halangan yang berate dan lapangan siap digunakan nantinya,” tegasnya. at

Anak Desa Yang Gigih

Mengenal Lebih Dekat Dengan Mantan Gubernur Kaltim Dr Yurnalis Ngayoh


SAMARINDA, Poskota Kaltim
Dr Yurnalis Ngayoh MM yang lebih akrab dipanggil Pak Ngayoh ketika media ini bertandang kerumahya beberapa hari yang lalu, nampak diusianya yang sudah semakin tua namun masih terlihat enerjik menjalankan aktifitas sebagaimana masih menjalankan tugas seperti masih menjabat sebagai Wakil Gubernur hingga Gubernur Kaltim yang lalu.
Ngayoh banyak bercerita tentang perjalanan hidupnya sebagai seorang anak desa hingga menjadi pemimpin Kaltim.
Putera asli Kaltim yang lahir di sebuh desa di hulu Mahakam tepatnya di desa Barong Tongkong, Kabupaten Kutai yang kini menjadi Kabupaten Kutai Barat (Kubar) pada tanggal 20 Agustus 1942 silam.
Ngayoh menceritakan, dimasa kanak-kanaknya dilalui disebuah desa di pedalaman Kubar dengan tenang, indah dan menyenangkan, dari akar budaya dari keluarga yang turun temurun. "Keseharian saya di desa turut membentuk kepribadiaan menjadi sasok yang santun, menghormati dan menyayangi sesama," ujar Ngayoh.
Setelah lulus dari sekolah dasar pada SD Katholik bersubsidi (Yayasan P3 R) di Barong Tongkok tahun 1954, Ngayoh yang masih kecil memilih untuk merantau untuk meneruskan pendidikan pada SMP Negeri Samarinda. "Hingga tahun 1961 menamatkan pendidikan pada SMA Negeri Samarinda," terang Ngayoh.
Tidak hanya mengantongi ijazah SMA, kemauan yang keras untuk menimba ilmu mengantarkan Yurnalis Ngayoh untuk merantau kembali ke pulau Jawa dimana jauh dari orang tua, keluarga, saudara dan kerabat.
"Saya masuk pada Fakultas Ekonomi Universitas Gadjah Mada Yogyakarta dan lulus dengan baik pada 1967," papar Ngayah.
"Saat berkecimpung di UGM, saya aktif sebagai Bendaharawan PM-KRI Cabang Yohyakarta, pengurus Koperasi Mahasiswa Realino hingga dipercayai sebagai Ketua Legio Maria (Organisasi Kerohanian Mahasiswa) di Yokyakarta," jelas Ngayoh lagi.
Setelah selesai Kuliah di UGM yokyakarta, Ngayah kembali ke Kaltim dan diterima menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) dengan pangkat Penata Muda Golongan III/a, karir Ngayoh pun tahun 1975 hingga 1980 menjadi Sekwilda Kabupaten Pasir hingga menjadi Sekwilda Tingkat I Kaltim.
Seiring perjalanan waktu ia dipercaya  menduduki kursi Wakil Gubernur Kaltim dalam dua periode dan akhirnya menduduki kursi puncak kepemimpinan daerah menjadi Gubernur Kalimantan Timur ditahun 2008. "Ini semua berkat dukungan masyarakat dan hidayah dari Allah," pungkas Ngayo. tha

PJSI Akui Kekuatan Judo Kaltim

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Pengurus Besar Persatuan Judo Seluruh Indonesia mengakui kekuatan atlet judo Kaltim, sebagai salah satu daerah yang cukup diperhitungkan di kancah nasional.
Anggota Binpres PB PJSI Hendri Yuzano di Samarinda, Minggu, mengatakan, bahkan untuk daerah di luar Jawa, Kaltim termasuk daerah yang terkuat di olahraga Judo.
"Saat ini ada beberapa daerah yang cukup mendominasi di nasional, seperti DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah dan berikutnya Kalimantan Timur,"tutur Hendri.
Menurut Hendri, potensi terbesar Kaltim utamanya terdapat pada kelompok junior, meskipun di kelas senior ada sejumlah pejudo Kaltim yang bisa menjadi juara nasional.
"Perkembangan Kaltim cukup pesat, utamnay atlet juniornya, kami berharap ini bisa ditelorkan di daerah supaya ada pemeratan prestasi untuk semua daerah di Indonesia," jelas Hendri.
Ketua umum Pengprov  PJSI Kaltim Achmad Husry, mengatakan di Kalimantan sendiri sentralistik kekuatan Judo masih terpusat di kabupaten Kutai Kartangera.
"Kutai bisa bagus pembinaannya, karena cukup mendapat dukungan dari pemerintah daerahnya, dan pengurus serta atletnya saling berkesinambungan, saya berharap kondisi ini bisa ditiru oleh kab/kota yang lain,"terang Achmad Husry.Husry mengatakan pihaknya tengah berusaha untuk mewujudkan pemerataan pembinaan di seluruh daerah melalui program sirkuit kejuaran daerah yang terus digilir di sejumlah kab/kota di Kaltim.
"Kami berharap dengan bergilirnya kejuaraan di semua daerah, maka kedepan akan menumbuh kembangkan prestasi judo Kaltim menuju kearah prestasi yang lebih membanggakan,"imbuh Achmad Husry.
Husry berharap kegagalan tim judo Kaltim meraih prestasi pada PON 2012, bisa ditebus dengan harapan prestasi pada PON 2016 di Bandung, Jawa Barat. at

BKD Harus Konsisten Mengukur Kompetensi PNS

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Wakil Gubernur (Wagub) Kaltim, M Mukmin Faisyal HP meminta kepada Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kaltim dapat  secara konsisten melakukan mengukuran kompetensi PNS Kaltim. Ini untuk menggali SDM aparatur yang berintegritas, kompeten, profesional, berkinerja tinggi dan memiliki daya saing yang baik.
“Pemprov Kaltim akan terus berupaya melakukan pengembangan SDM aparatur berbasis kompetensi. Dengan maksud agar kontribusi setiap PNS menjadi jelas dan terukur. Nah, salah satu langkah yang dilakukan adalah dengan pengukuran kompetensi PNS melalui metode assessment center,” kata  M Mukmin Faisyal HP pada peresmian pemanfaatan Gedung Assesment Center Kaltim bertepatan pembukaan sosialisasi UU ASN, di Ruang Ruhui Rahayu Kantor Gubernur Kaltim beberapa hari lalu.
Wagub Mukmin Faisyal  mengaku bersyukur pemprov Kaltim sudah memiliki Assesment Center. Tinggal bagaimana komitmen pemanfaatannya dalam upaya pengukuran kompetensi PNS secara berkesinambungan menyesuaikan tuntutan peningkatan kualitas pelayanan publik.
"Bila perlu, hasil assessment dapat digunakan untuk membuka jalan bagi proses mutasi dan promosi yang lebih baik. Melalui Assesment Ceter dapat dilakukan pengukuran kompetensi seorang PNS. Misalnya melalui metode Quasi Assessment Program (QAP) yang hasilnya dapat dipertanggungjawabkan dan komprehensif,"ujarnya.
Selain itu, hasil pengukuran Assesment Center dapat dijadikan bahan penilaian objektif dalam jangka panjang dan proses identifikasi potensi kinerja pegawai secara lebih akurat. Sehingga bisa dijadikan dasar memodifikasi dan mendesain jenis diklat dan pengembangan keahlian yang diperlukan pegawai. Serta sebagai informasi bagi organisasi dalam rangka penyusunan pola karir yang lebih baik.
“Assessment Center menjadi hal yang sangat penting dan vital, sehingga merupakan bagian dari agenda reformasi birokrasi. Yaitu mengubah pola pikir, budaya kerja dan manajemen pemerintahan menuju terciptanya tata kelola pemerintahan yang baik (good governance).
Menyikapi itu, Kepala BKD Kaltim Yadi Robyan Noor mengaku akan terus melakukan pengukuran kompetensi PNS seiring tuntutan masyarakat terhadap kualitas pelayanan pemerintah. BKD sudah melakukan asessment tes bagi 786 orang dari 888 orang pejabat eselon IV lingkup Kaltim.
“Bahkan dari 17 Februari hingga kemarin (19/2) kita melaksanakan asessment test bagi pejabat eselon III. Pelaksanaannya 98,22 persen atau hanya 302 orang tercatat dalam daftar hadir dari jumlah total pejabat eseon III yang mencapai 307 orang.  Tapi kita akan konfirmasi ulang dan selesaikan semuanya. Termasuk pejabat eselon IV yang belum di asessment test,” sebutnya.
Menurut Roby, asessment test merupakan metode pemetaan untuk mengukur kompetensi PNS. Ukurannya sangat valid dan bisa dipertanggung jawabkan, karena telah bersertifikasi internasional.
Selain itu, BKD juga sudah melakukan kegiatan pra kondisi dalam mencetak aparatur yang berintegritas, kompeten, profesional, berkinerja tinggi dan memiliki daya saing yang baik. Diantaranya memulai pelaksanaan absensi online untuk mengantisipasi penyimpangan pertanggung jawaban abesni manual dan melakukan penataan pendidikan formal untuk menmpatkan sesuai kompetensinya.
“Yang terakhir, kita tinggal menunggu persetujuan Pak Sekda untuk menyosialisasikan 147 SOP (Standar Operasional Prosedur) layanan ke seluruh SKPD Kaltim. Intinya nanti pelayanan ada waktunya, Sekian menit, jam dan hari. Tidak boleh bulan. Ini untuk memaksimalkan pelayanan publik,” tandasnya. mar

Masyarakat Harus Dapat Terlayani Baik

Gubernur Resmikan Kantor Cabang BPJS Samarinda

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Gubernur Kaltim  H Awang Faroek Ishak berharap dengan program Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS) di Samarinda, masyarakat dapat terlayani dengan baik.Termasuk dengan dibangun Kantor Cabang BPJS Samarinda, diharapkan masyarakat lebih terlayani, sehingga pelayanan kesehatan masyarakat dapat terwujud.
“Saya yakin masyarakat bisa terlayani dengan baik, karena sarana dan prasarana yang dimiliki di Kantor Cabang BPJS Samarinda sangat lengkap. Apalagi, RSUD AWS juga statusnya telah meningkat menjadi tipe A. Diharapkan pelayanan kesehatan masyarakat lebih baik,” kata Awang Faroek Ishak usai meresmikan Kantor Cabang BPJS Samarinda di Jalan AW Syahrani, Sabtu (22/2).
Awang menilai, BPJS bukan hanya bermanfaat bagi para PNS, Polri maupun TNI. Tetapi, para petani juga bisa merasakan manfaat tersebut. Karena, Kaltim sudah sangat siap. Bukan hanya program BPJS, tetapi program-program pembangunan yang lain. Baik peningkatan kualitas SDM hingga infrastruktur.
Menurut dia, program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) berlaku per 1 Januari 2014. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) pun memastikan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan BPJS akan menjalankan program tersebut.
Melalui program BPJS dan Program JKN, kemudian dengan dukungan segala perangkat maupun tenaga dokter maupun perawat di daerah membuktikan bahwa  Kaltim sudah siap melaksanakan program pro rakyat ini.
“Yang jelas, peserta BPJS tidak hanya wajib bagi pekerja di sektor formal, namun juga pekerja informal. Misalnya, petani. Pekerja informal juga wajib menjadi anggota BPJS. Para pekerja wajib mendaftarkan dirinya dan membayar iuran sesuai dengan tingkat manfaat yang diinginkan,” jelasnya.
Program  ini secara universal diharapkan bisa dimulai secara bertahap pada 2014 dan 2019. Seluruh warga  Kaltim diharapkan sudah memiliki jaminan kesehatan tersebut.
Sementara itu, Direktur Pelayanan BPJS Pusat Fadjrianur mengatakan, anggota BPJS dan JKN di Samarinda juga berhak mendapatkan jaminan pelayanan di AWS, termasuk pelayanan bedah jantung.
“Karena jaminan tersebut termasuk dalam program JKN dan BPJS. Maka, AWS wajib memberikan pelayanan yang baik kepada peserta JKN dan BPJS di Kaltim. Seperti yang terjadi di Rumah Sakit Jantung Harapan Kita,” jelasnya. mar

RSUD AWS Masuk 10 Terbaik di Luar Pulau Jawa

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Gubernur Kaltim  H Awang Faroek Ishak menyampaikan bahwa Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Wahab Syahrani (RSUD AWS) dinilai termasuk rumah sakit ke 10 terbaik di Indonesia terutama di luar Pulau Jawa. Karena memiliki sarana dan prasarana pendukung untuk pelayanan kesehatan masyarakat.Apalagi AWS saat ini telah meraih predikat kelas A dan mampu memberikan pelayanan operasi bedah jantung.
“Saya sangat gembira. Karena, selain syukuran RSUD AWS meraih status rumah sakit kelas A, juga operasi perdana bedah jantung yang dilakukan dengan kerjasama AWS dengan Rumah Sakit Jantung Harapan Kita Jakarta. Bahkan Kaltim juga sebagai rumah sakit bedah jantung terpadu terbaik di luar Pulau Jawa,” kata Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak usai syukuran RSUD AWS sebagai rumah sakit kelas A di Ruang Rembulan, Sabtu (22/2).
Menurut dia, ini menjadi kebanggan bagi seluruh masyarakat Kaltim. Dengan begitu, bagi rakyat Kaltim yang mau operasi jantung, tidak perlu lagi ke Jakarta atau Jawa. Apalagi harus keluar negeri.
Dengan adanya pelayanan ini, diharapkan masyarakat cukup dioperasi di AWS. Bahkan, bukan hanya masyarakat Kaltim, tetapi masyarakat Kalimantan dapat dirujuk ke AWS, termasuk masyarakat yang berada di Pulau Sulawesi. Jika perlu, masyarakat yang ada di Malaysia bisa datang ke Kaltim untuk dioperasi jantung.
Karena itu, ke depan untuk mendukung pelayanan ini, Pemprov Kaltim akan terus memberikan bantuan dalam meningkatkan kualitas SDM yang dimiliki.
“Pemprov Kaltim berkomitmen untuk meningkatkan SDM yang dimiliki rumah sakit ini. Caranya bisa dengan memberikan beasiswa kepada perawat dan dokter yang melanjutkan studi, baik di dalam negeri maupun luar negeri,” jelasnya.
RSUD AWS merupakan rumah sakit yang ke-10 dari 14 rumah sakit di Indonesia, yakni Jakarta, Surabaya, Bandung, Yogyakarta, Semarang, Medan, Padang, Palembang, Makassar dan Samarinda.
Direktur RSUD AWS mengatakan, pelaksanaan operasi bedah jantung memakan waktu paling lama 100 menit, dengan total biaya sebesar Rp130 juta dan umumnya paling kurang Rp60 juta.
Dari biaya Rp60-130 juta tersebut, bukan hanya operasi bedah saja, tetapi sudah termasuk pelayanan dan obat-obatan. Operasi tersebut seorang bapak berusia 51 tahun, semua biayanya gratis atau biayanya patungan dari dokter yang ada di Samarinda, juga dari Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS).
Sementara itu, Direktur Pelayanan BPJS Pusat Fadjrianur mengatakan dengan RSUD AWS menjadi rumah sakit tipe A, maka biaya pelayanan di AWS bisa lebih tinggi bagi masyarakat yang mampu. Karena, fasilitas yang dimiliki AWS sudah lebih baik.
“Meski begitu, operasi jantung yang dilakukan AWS juga bisa dijamin dengan JKN dan BPJS, apabila pasien telah menjadi peserta JKN dan BPJS,” tandasnya. mar

Mundari Evaluasi Antisipasi Bola Mati

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Pelatih Putra Samarinda Mundari Karya mengevaluasi skuadnya dalam dua laga kandang terakhir, selalu kecolongan gol pada saat servis bola mati.
"Saya mencatat dalam tiga pertandingan, ada empat gol lahir dari bola mati, pertama lawan Persebaya, dua gol lawan Persipura, dan gol terakhir menghadapi Persepam Madura,"terang Mundari di Samarinda, Kamis (20/2).
Bahkan gol servis bola mati terakhir oleh pemain Persepam  Ishak M Jober, dirasakan cukup menyakitkan dengan hilangnya tiga poin laga kandang  tim "Pesut Mahakam"  dengan gol sundulan Jober di waktu "injury time"  dan merubah skor imbang 2-2.
Mundari mengakui bahwa kesalahan tersebut tidak mutlak dilakukan oleh para pemainnya, namun Mundari menyadari memang selama ini dia belum membrikan porsi latihan mengantisipasi bola mati.
"Saya akui memang selama ini kami belum pernah melakukan antisipasi di latihan, selain dikarenakan waktu persiapan yang mepet, situasi dan kondisi dilapangan juga kurang mendukung," jelas Mundari.
Dengan kejadian tersebut, maka tidak ada pilihan bagi Mundari untuk membuatkan program latihan khusus kepada skuad tim "Pesut Mahakam".
Karena Mundari tidak menginginkan kejadian serupa, terulang lagi di pertandingan berikutnya. "Paling tidak tiga kali dalam seminggu harus dilakukan latihan seperti ini, makanya apakah lapangan latihan memungkinkan untuk melaksanakan program, saya juga belum tahu persis," jelas Mundari.
Selain antsisipasi bola mati, dikatakan Mundari para pemainya juga memerlukan pengetahuan manajemen situasi pertandingan, terutama pada saat menjaga keunggulan pada menit akhir.
"Tugas pemain bukan hanya mencetak gol pada saat pertandingan, namun harus paham dan memberikan kontribusi pada saat situasi tim dalam tekanan, hingga bisa mengamankan sampai dengan selesai pertandingan," tegas Mundari. at

Kualitas Mutu Guru SD/MI Diutamakan

Jelang UN SD/MI se Kaltim

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kaltim H Musyahrim, mengatakan peningkatan kualitas mutu pengetahuan dan wawasan guru Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Iftidaiyah (MI) sangat diutamakan di daerah. Karena, untuk mendukung menyukseskan lulusan SD dan MI yang berkualitas ke depan, terutama jelang Ujian Akhir Sekolah (UAN).
"Mendukung peningkatan kualitas mutu guru SD dan MI di Kaltim, Pemprov Kaltim melalui Dinas Pendidikan (Disdik) Kaltim terus berupaya melakukan pembinaan terhadap guru-guru tersebut. Contoh, dengan melakukan pelatihan penyusunan soal UAN bagi guru-guru SD/MI se Kaltim," kata  H Musyahrim ketika dikonfirmasi usai membuka pelatihan penyusunan soal UAN SD/MI se Kaltim di Samarinda, Kamis (20/2).
 Menurut Musyahrim, ada 108 guru mata pelajaran Bahasa Indonesia, Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam dari masing-masing perwakilan guru se Kaltim dan Kaltara kami undang untuk mengikuti pelatihan penyusunan soal UAN. Termasuk tutor yang mengelola Paket A. Dengan tujuan agar meningkatkan kualitas mutu pengetahuan mereka dalam menyusun soal ujian bagi siswa SD/MI.
"Hal ini dilakukan karena setiap Pemprov di Indonesia, berkewajiban menyusun soal dengan perbandingan 75 persen oleh Pemprov dan 25 persen dilakukan Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas),"tandasnya.
Karena itu, agar soal itu valid dan terukur, maka diperlukan pengetahuan dan kualitas yang dimiliki para guru mata pelajaran untuk menyusun soal tersebut.
“Jadi, saat ini Disdik Kaltim masih melatih terlebih dulu calon para guru yang nantinya akan dipilih untuk masuk tim penyusun soal ujian tersebut dari masing-masing perwakilan daerah. Karena, hal ini juga menentukan keberhasilan peserta didik dalam melaksanakan ujian,” jelasnya.
Terkait standar lulus di jenjang SD/MI memang tidak ada standar yang ditentukan. Namun, diharapkan masing-masing sekolah menetapkan sendiri standar tersebut. Sehingga dapat mengukur sesuai kemampuan siswa yang dimiliki. mar

BPMPD Kaltim Coba Susun Konsep PDPM-MPd

Antisipasi Jika Program PDPM-MPd Tak Dilanjutkan

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Kaltim Moh Jauhar Efendi  mengatakan, pihaknya  sedang menyusun konsep Program Daerah Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Pedesaan (PDPM-MPd). Program ini dirancang sebagai antisipasi Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Pedesaan (PNPM-MPd) jika tidak dilanjutkan hingga 2015 mendatang.
“Tahun ini (2014,Red) ada tiga hal yang diprioritaskan. Menyusun draft di internal BPMPD, menyosialisasikan ke kabupaten/kota terkait pola pembiayaannya hingga workshop untuk penyempurnaan. Selanjutnya menyepakati draft kegiatan yang diharapkan segera diluncurkan 2015 mendatang,” terang  Moh Jauhar Efendi didampingi Kabid Ketahanan dan Sosbud Masyarakat Musa Ibrahim, beberapa hari lalu.
Menurutnya, penyusunan draft tersebut dimaksudkan untuk melanjutkan program pembangunan keberdayaan masyarakat yang selama ini dilaksanakan melalui PNPMMP. Mengingat, secara periodesasi akan berakhir pada 2014. Sekalipun kesepakatan terakhir pelaksanaan programnya akan dilanjutkan hingga 2015.
"Hanya saja pemprov tidak bisa berharap banyak dari kesepakatan tersebut karena pasti berakhir. Selain itu, pemprov tidak bisa memodifikasi program yang dilaksanakan menyesuaikan kondisi daerah lantaran pelaksanaannya terikat mengacu Peraturan Menteri Keuangan tentang penggunaan dana Bantuan Langsung Masyarakat (BLM),"ujarnya.
Ke depan lanjut  Jauhar,  melalui program daerah pemberdayaan masyarakat diharap menjadi pengganti program nasional yang ada. Tentunya menyesuaikan kondisi daerah dan mengakomodir masukan instansi lain dalam rangka mewujudkan sinergitas pembangunan.
“Hal-hal positif akan diadopsi dan yang dianggap menjadi faktor penghambat ditinggalkan. Harapannya program ini kelak dapat mempercepat perwujudan pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Kaltim,” sebutnya.
Yang jelas, program pemberdayaan masyarakat tersebut harus terus berlanjut. Sebab, manfaatnya banyak dirasakan masyarakat. Tidak hanya pelaksanan program, tapi juga masyarakat disekitarnya.
Jika terwujud, pelaksanaannya dinilai tidak terlalu memberatkan. Sebab, kesadaran kritis daerah dalam rangka menunjang pelaksanaan program cukup tinggi. Buktinya, jika sesuai ketentuan, daerah hanya bertanggung jawab menyumbang 20 persen komponen pendanaan BLM dan 80 persen dari pemerintah pusat.
Kaltim terbesar berikan pendanaan di luar komitmen. Di samping dana 20 persen, Pemprov juga mengalokasikan anggaran tambahan hingga Rp 40 Miliar pertahun.
“Jika dilaksanakan sebatas Kaltim tinggal pembagian porsi pendanaan saja. Ruangnya sudah ada. Yang jelas penambahan pendanaan yang telah dilakukan merupakan awal baik mewujudkan di tingkat daerah,” katanya.
Berkaitan itu, BPMPD melalui Satuan Kerja (Satker) yang dibentuk akan segera menyusun draft dimaksud. Sehingga bisa disosialisasikan dan disempurnakan melibatkan para pemangku kepentingan Kaltim.
“Apapun hasil yang disetujui, inilah program daerah yang sudah siap diluncurkan 2015 mendatang,” tandas Jauhar. mar

Apabila Diatur, Lebih Baik Dihukum Mati

Pencegahan Peredaran Narkoba di Kaltim

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Wakil Gubernur (Wagub) Kaltim HM Mukmin Faisyal menegaskan, keberhasilan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) yang telah menggagalkan penyelundupan Narkotika jenis sabu yang masuk dari Tawau Malaysia via jalan darat hingga di Samarinda, sangat membanggakan. Karena itu, jika penegakan hukum tentang Narkoba bisa diatur-atur, maka lebih baik mereka yang terlibat dalam penyalahgunaan narkoba dihukum mati.
“Mengenai masalah ini memang seluruh jajaran terkait harus serius dalam mengatasinya. Karena, pengaruh dari narkoba sangat membahayakan bagi kehidupan generasi muda kita. Jadi, andai saja hukum tentang narkoba bisa diatur-atur, lebih baik  pelaku penyalahgunaan narkoba, terutama pengedar lebih baik di hukum mati,” kata Mukmin Faisyal ketika dikonfirmasi di Kantor Gubernur Kaltim, Kamis (20/2).
Penanganan tersebut harus sungguh-sungguh, jika perlu tidak ada ampunan, bagi mereka yang melakukan pelanggaran penyalahgunaan narkotika. Memang, lanjut dia, penyalahgunaan narkotika sering terjadi di lintas batas Kaltim.
Kondisi tersebut terjadi, karena wilayah pantai dan pesisir di lintas batas Kaltim yang berbatasan Malaysia sangat luas, sehingga sangat rentan untuk terjadi penyelundupan. “Karena kondisi tersebut sangat rentan, maka Pemprov Kaltim berharap kepada seluruh jajaran aparat penegak hukum, baik Polri dan TNI dapat bertindak tegas dan melakukan pengamanan secara ketat di wilayah tersebut. Bahkan jika perlu nelayan yang ada di wilayah pesisir tersebut dapat ditertibkan, sehingga masalah itu tidak terjadi,” jelasnya.
Menurut dia, para penyelundup memang diakui sangat pandai dalam melakukan aksi tersebut. Karena itu, Pemprov Kaltim sangat berharap keamanan di wilayah tersebut betul-betul dijaga dengan baik, sehingga penyalahgunaan tidak terjadi di ibukota.
Apalagi, penyalahgunaan tersebut bisa berasal dari Thailand dan masuk ke Malaysia, kemudian sampai di Indonesia. Sebab, negara Asean tidak belum bisa lepas dari masalah penyalahgunaan narkotika.
“Mereka makin pintar dan banyak cara untuk melakukan peredaran tersebut. Karena itu, pihak keamanan harus lebih ketat melakukan penjagaan di wilayah perbatasan,” jelasnya.
Terkait keberhasilan yang dilakukan jajaran BNNP Kaltim yang menggagalkan peredaran narkotika tersebut, Mukmin sangat mengapresiasi. Karena, penanganan tersebut sangat bagus dilakukan. Asalkan, memiliki komitmen yang tinggi serta serius dalam melaksanakan tugas. mar

UMKM di Kaltim Harus Bertambah

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Gubernur Kaltim H Awang Faroek Ishak mengungkapkan saat ini jumlah Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kaltim mencapai lebih dari 400 ribu unit dan koperasi lebih dari enam ribu unit. Oleh karena itu diharapkan jumlah tersebut akan  terus bertambah.
"Pemprov Kaltim, akan terus mendukung kinerja UMKM dan koperasi serta menambah semakin banyak wirausahawan baru dan wirausahawan muda yang penuh semangat untuk mengembangkan usaha  inovatif, andal dan berkualitas.
Dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah program telah digulirkan, antara lain program pelatihan bagi 1.200 wirausaha, seminar motivasi kewirausahaan, bantuan peralatan produksi dan sarana pengembangan usaha seperti motor roda tiga, gerobak PKL (Pedagang Kaki Lima), alat kemasan, mesin produksi dan lainnya,"papar  Awang Faroek Ishak  belum lama ini.
Menurutnya, program bantuan sosial dan perkuatan modal, bantuan kredit/dana bergulir, Kredit Usaha Rakyat (KUR), program kemitraan dan bina lingkungan, serta program pembiayaan melalui CSR (Corporate Social Responsibility) dan PNPM (Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat) Mandiri.
“Dengan sejumlah kegiatan yang telah dilaksanakan, kita berharap UMKM dan koperasi di Kaltim jumlahnya semakin meningkat dan tentunya berdampak pada terciptanya lapangan pekerjaan bagi masyarakat hingga dapat mengurangi pengangguran dan menurunkan angka kemiskinan,” kata
Terkait hal itu, lanjut dia, Pemprov juga meminta dukungan dunia usaha, dengan melakukan pembinaan melalui pendidikan dan pelatihan pada para wirausahawan melalui program CSR.
“Saat ini memang sudah ada perusahaan yang melakukan itu dan kepada perusahaan yang belum melaksanakan binaan dan diklat, diimbau untuk segera membantu diklat kewirausahaan” lanjutnya.
Karena, sesuai Perda 4/2012 tentang Pemberdayaan Koperasi dan UMKM, bahwa semua BUMN dan perusahaan swasta yang melaksanakan kegiatan usaha di Kaltim harus mengalokasikan 20 persen dari dana CSR untuk dana pemberdayaan koperasi dan UMKM sehinga mencapai kemandirian, profesional dan berdaya saing.
Selain itu, sesuai dengan Perda 9/2012 tentang Pembentukan Perusahaan Penjaminan Kredit Daerah, diharapkan para pelaku usaha, termasuk wirausaha dapat terfasilitasi untuk mengakses pembiayaan ke perbankan.
“Pemprov mengharapkan adanya keterlibatan dunia usaha (perusahaan) melalui program CSR baik BUMN maupun swasta yang dilaksanakan secara transparan (utamanya pendanaan) dan kegiatannya langsung pada kelompok sasaran di masyarakat,” harapnya.
Program CSR, sebut dia, juga harus memperhatikan aspek sosial di masyarakat terkait pembangunan infrastruktur, peningkatan sumber daya manusia (SDM) di bidang pendidikan, kesehatan, olahraga dan agama. Penanggulangan kemiskinan, pemberdayaan ekonomi (UMKM) dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, yang disesuaikan dengan kearifan lokal dan potensi daerah masing-masing.
Selain itu, perusahaan juga dapat memanfaatkan program CSR untuk mendukung pengembangan seni budaya masyarakat, serta menjadikan program CSR sebagai media penyampaian informasi tentang perusahaan maupun informasi lain yang diperlukan masyarakat, baik melalui media cetak maupun elektronik.
“Artinya antara pemerintah dengan perusahaan dapat saling bersinergi dalam melaksanakan pembangunan di daerah,” sebutnya. mar

Tindak Kejahatan tak Boleh Diabaikan

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Wakil Gubernur (Wagub) Kaltim HM Mukmin Faisyal menyampaikan meskipun kabupaten/kota, luas wilayah dan jumlah penduduk di Kaltim berkurang karena pemekaran wilayah, namun permasalahan tindak kejahatan, keamanan, ketertiban di dalam masyarakat Kaltim bukannya justru berkurang sehingga tidak boleh diabaikan.
"Kondisi itu tentunya  kewaspadaan dan kesiapan di lini lapangan menyangkut terjadinya tindak kejahatan yang dapat mengganggu keamaman dan ketertiban di dalam masyarakat harus tetap ditingkatkan," kata Wagub HM Mukmin Faisyal pada pelantikan Lembaga Cegah Kejahatan Indonesia (LCKI) Kaltim  di Lamin Etam, Rabu (19/2).
Wakil Gubernur Kaltim Mukmin Faisyal juga mengajak seluruh lapisan masyarakatagar dapat terus menciptakan dan menjaga  kedamaian di daerah masing-masing. Mengingat tahun ini merupakan tahun politik, karena itu tensi politik potensi di prediksi pun akan ikut memanas.
Djelaskan, apabila daerah ini mampu menciptakan suasana yang damai dengan situasi yang kondusif, maka tentu akan bermanfaat cukup besar, di antaranya adalah masuknya investasi ke daerah ini. Hal ini akan mendorong pertumbuhan ekonomi dan secara langsung akan berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
"Kita berharap pemilu berjalan baik, tertib, aman, dan kondusif damai tanpa terjadi tindakan yang tidak terpuji yang pada akhirnya merugikan semua pihak," ujarnya.
Diketahui, luasnya provinsi Kaltim sekitar 20.865.774 hektar dengan luas daratan lebih kurang 19.844.117 hektar. Sedangkan lautnya, sejauh 12 mil laut dari garis pantai terluar ke arah laut seluas 1.021.657 hektar.
Berdasarkan UU No.20 Tahun 2012 wilayah Provinsi Kaltim sudah dimekarkan dengan terbentuknya provinsi baru Kalimantan Utara (Kaltara) wilayahnya terdiri dari lima kabupaten/kota yaitu Bulungan, Tarakan, Malinau, Nunukan dan Tana Tidung. Sedangkan Kabupaten dan kota masih Kaltim yaitu Samarinda, Balikpapan, Kutai Kartanegara, Paser, Penajam Paser Utara, Kutai Barat, Kutai Timur, Berau dan satu tambahan kabupaten baru hasil pemekaran Kutai Barat, yakni Mahakam Ulu.  john

Pembangunan Jembatan Kembar Tahap Awal Capai Target

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Progres pembangunan Jembatan Kembar (Mahakam IV) yang berdampingan dengan Jembatan Mahakam Samarinda pada tahun 2013 sudah rampung sesuai target kontrak yakni 33,8 persen pada akhir Desember.
"Sesuai kontrak pengerjaan pada 2013 sudah rampung, sehingga menunggu pengerjaan tahap ke dua  tahun anggaran 2014 dan sekarang ini proses tender dan kami berharap proses lelang secepatnya sehingga segera kembali dikerjakan," kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kaltim HM Taufik Fauzi melalui Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Proyek Jembatan Kembar (Mahakam IV)  H Tri Bakti Mulianto saat dihubunggi, Kamis (20/2).
Penjelasan ini juga kata dia merupakan jawaban pertanyaan masyarakat, kenapa tidak ada aktifitas pengerjaan proyek Jembatan Mahakam IV, karena memang tahap pertama sudah rampung menunggu proses yang kedua tahun anggaran 2014.
Jembatan ini lanjut Tri Bakti, memang dibangun secara bertahap dan nantinya terbangun empat tiang pylon  ditambah satu pylon  lagi untuk jalan pendekat sehingga nantinya ada lima pylon  untuk kokohnya kontruksi bangunan tersebut.
"Sekarang ini  bisa terlihat  pylon bentang utama  sudah berdiri tegak yang kedua dasar Pylon juga sudah dicor begitu juga pylon yang  ketiga sudah selesai proses pemancangannya," jelasnya.
Diharapkan dengan terbangunnya jembatan tersebut, sisi utara dan selatan  Samarinda dapat terhubung oleh prasarana jembatan yang representatif sehingga dapat mengurangi kemacetan lalu lintas.
Mengingat perkembangan kota Samarinda, yang semakin meningkat. Hal ini terlihat dari seringnya kemacetan dan antrean panjang kendaraan dari dan ke kota Samarinda lantaran kondisi Jembatan Mahakam yang ada sekarang sudah tergolong over capacity.
Diketahui, pembangunan Jembatan Kembar ini merupakan salah satu proyek Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) ) di Kaltim. Jembatan Mahakam Kembar akan dibangun dengan panjang bentang 220 meter, lebar 16,9 meter dan tinggi clearance vertikal 22 meter.  john

Pusamania Tuntut Pelatih Diganti

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Suporter sepak bola Pusamania menuntut manajemen klub Putra Samarinda untuk mengganti pelatih Mundari Karya yang menangani skud "Pesut Mahakam"  musim ini.
Sekjen Pusamania Abdul Somad Fauzan di Samarinda, Kamis (20/2), mengatakan, pergantian pelatih tersebut sesuai dengan pengamatan suporter dari dua pertandingan kandang yang sudah dilaksanakan Persisam Putra Samarinda hanya meraih hasil imbang yakni 2-2 melawan Persipura, dan skor 2-2 menghadapi Persepam.
"Hasil seri di kandang bagi kami adalah sebuah kerugian besar, karena secara materi tim pusam sebenarnya bisa bersaing," kata Fauzan.
Menurut Fauzan, dalam dua laga terakhir Palatih Mundari selalu melakukan pergantian pemain pada menit awal, hal ini dinilai suporter sebagai hal yang ganjil bagi seorang pelatih dalam meramu taktik dan strategi.
"Ini sebuah tanda tanya besar penyususan starting eleven Persisam sendiri. Di 20 menit pertama juga selalu ada pergantian. Jadi racikannya itu, racikan percobaan saja kita lihat," tambahnya.
Pusamania kata Fauzan, juga menyoroti tidak adanya potongan harga bagi suppoter klub yang memang memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA), seperti yang sudah diterapkan klub lain yang berlaga di ISL.
"Kenapa di kandang sendiri, di rumah sendiri manajemen menutup mata. Tidak mau memberi potongan tiket dengan alasan biaya operasional yang bengkak," katanya.
Secara lebih luas kata Fauzan, harga tiket yang ada saat ini Rp50 ribu, sudah terlalu membebani masyarakat Samarinda. Bahkan kata Fauzan, anak-anak juga sudah dikenai tiket Rp35 ribu.
"Kami berharap, kreatifitas manajemen jangan ke kreatifitas pembebanan tiket. Tapi kreatifitas dari penggalian dari sponsor. Jangan sampai pendanaan tim terpaku, terpusat di tiket," tegas Fauzan. at

Kaltim Usulkan 12 Calon Penerima Kalpataru

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kaltim Riza Indra Riadi mengatakan, sebanyak 12 calon diusulkan Pemprov Kaltim ke Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) untuk mengikuti penilaian penghargaan Kalpataru secara nasional 2014. Usulan tersebut disampaikan Pemprov Kaltim paling lambat 10 Maret 2014, dengan  mengusulkan sebanyak  12 orang dari  6 kabupaten dan kota.
"Yang diusulkan, antara lain Samarinda dua orang, Kutai Kartanegara tiga orang, Bulungan dua orang, Paser satu orang, Kutai Barat dua orang dan Bontang satu orang. Penghargaan Kalpataru diberikan kepada seseorang atau kelompok masyarakat yang telah menunjukkan kepeloporan dan memberikan sumbangsihnya di dalam memelihara kelestarian fungsi lingkungan hidup. Dari 12 usulan tersebut, Pemprov Kaltim berharap ada kabupaten dan kota yang berhasil meraih prestasi tersebut,” kata Riza Indra Riadi ketika diikonfirmasi di Kantor BLH Kaltim, Rabu (19/2).
Pemberian penghargaan tersebut juga bertujuan untuk memberikan motivasi kepada setiap orang di Indonesia, khususnya di Kaltim agar selalu memberikan kontribusi yang besar dalam kelestarian lingkungan di daerah.
Syarat utama calon yang diusulkan adalah secara mandiri, tanpa pamrih dan secara swadaya telah berbuat sesuatu yang nyata untuk melestarikan fungsi lingkungan hidup, serta kegiatan yang dilakukan sekurang-kurangnya berlangsung selama lima tahun dan memberikan dampak positif terhadap lingkungan alam, sosial, ekonomi dan budaya di daerah.
“Penghargaan ini diberikan dalam empat kategori, yaitu perintis lingkungan, pengabdi lingkungan, penyelamat lingkungan dan pembina lingkungan,” jelasnya.
Selain itu, syarat peserta yang patut mengikuti seleksi penerima penghargaan tersebut, yakni mempunyai pengaruh dan membangkitkan kesadaran bagi masyarakat di daerah tersebut, organisasi informal atau kelompok masyarakat yang masuk usulan adalah persekutuan dua orang atau lebih yang bekerja sama dan berinteraksi guna memenuhi tujuan, menempati wilayah yang sama dan berlangsung relatif lama, masing-masing anggota terikat pada nilai dan norma atau aturan yang dipahami dan dipedomani bersama, serta masing-masing anggota memiliki hak dan kewajiban yang harus dipenuhi. Contoh, kelompok swadaya masyarakat, kelompok masyarakat adat, kelompok tani, kelompok masyarakat desa/dusun/kampung, paguyub­an,  rukun warga, karang taruna, kelompok marga serta kelompok lain yang berbasis masyarakat lokal.
“Pengusulan dapat dilakukan baik oleh perorangan maupun kelompok, termasuk pers, organisasi swadaya masyarakat, pejabat pemerintah, dan masyarakat luas, asal tidak mengusulkan diri sendiri atau kelompok. Sedangkan surat pengantar usulan harus disampaikan dari Pemda atau Pemprov,” jelasnya.
Menurut dia, setelah diusulkan Pemprov Kaltim melalui BLH. Kemudian KLH melakukan penilaian administrasi dokumen. Setelah dilakukan penilaian administrasi dan yang dinyatakan lolos penilaian sesuai kriteria akan dilakukan verifikasi.
"Verifikasi tersebut akan dilakukan, setelah ada informasi yang disampaikan KLH ke Pemprov Kaltim melalui BLH. Yang jelas verifikasi tersebut dilakukan sebelum bulan Juni. Karena penyerahan penghargaan itu akan disampaikan Juni 2014 oleh Presiden RI,” jelasnya. mar

Pemprov Deadline PT PI

Kepastian Pembangunan BSB

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Wakil Gubernur  (Wagub) Kaltim Mukmin Faisyal menegaskan,  Pemprov Kaltim mendateline atau memberi batas waktu PT Persada Investment (PI) untuk segera memulai pembangunan sisi udara Bandara Samarinda Baru (BSB). Jika hingga Maret 2014 tak memulai pekerjaan, Pemprov mengancam akan mencabut kesepakatan bersama (MoU) kerjasama pembiayaan pembangunan bandara BSB.
“Paling lambat bulan Maret, jika tidak dimulai akan diputus. Ini peringatan terakhir bagi investor,” tegas Mukmin Faisyal kepada media  usai membuka acara Sosialisasi Undang Undang No.5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) oleh Deputi Kinerja UU Badan Kepegawaian Negara (BKN), Rabu (19/2) di Ruang Serbaguna Kantor Pemprov Kaltim.
Menurut Mukmin, pembangunan BSB yang tak kunjung selesai membutuhkan perhatian serius. Pemprov tidak perlu mengulur-ulur penyelesaiannya hanya karena menungggu kepastian investor.
“Ini tugas saya dalam rangka Pengawasan Pembangunan  (Wasbang). Jika tidak ada kepastian putus saja. APBD sanggup biayai itu,” yakinnya.
Pihaknya bahkan mengaku sudah menyampaikan perihal tersebut kepada gubernur. Yang jelas, jika itu untuk kepentingan rakyat harus diprioritaskan. Terlebih bandara dianggap sebagai kebutuhan mendesak bagi Samarinda sebagai Ibukota Provinsi.
Dalam konteks peluang investasi, sehebat apapun potensi ibukota provinsi tidak berarti tanpa ditunjang ketersediaan infrastruktur khususnya bandara. Sebab, infrastruktur dasar seperti bandara merupakan kebutuhan mutlak untuk menunjang peluang investasi daerah.
“Termasuk dalam mendorong laju pertumbuhan daerah. Keberadaan bandara menjadi faktor pendukung yang harus segera dipenuhi," tandasnya.
Ditambahkan, melalui kerja sama dengan TNI AD melalui Operasi Bhakti Kartika Jaya, Pemprov membangun tiga bandara di kawasan perbatasan, yaitu Bandara Long Apung yang ditingkatkan panjang landasan pacunya dari 850 meter menjadi 1.600 meter dan lebar 23 meter menjadi 30 meter.
Selanjutnya, Bandara Long Bawan dari 1.500 meter menjadi 1.600 meter dan lebar 23 meter menjadi 30 meter, serta Bandara Datah Dawai dari 850 meter menjadi 1.600 meter dan lebar 23 meter menjadi 30 meter.
"Hal itu ditujukan agar nantinya ketiga bandara tersebut dapat didarati pesawat-pesawat berbadan besar seperti ATR bahkan Hercules. Diharapkan juga perekonomian akan meningkat, diantaranya hasil bumi masyarakat setempat bisa dipasarkan ke wilayah lain," pungkasnya. mar

Pemimpin Harus Berani Tegur Bawahan

Wakil Gubernur Kaltim Mukmin Faisyal saat membuka Sosialisasi Undang Undang No.5 tahun 2014

Pemprov Sosialisasikan UU No 5 Tahun 2014

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Wakil Gubernur  (Wagub) Kaltim Mukmin Faisyal menegaskan, Undang Undang No.5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) mengamanatkan agar pimpinan harus berani menegur dan memberikan sanksi bawahannya jika tidak masuk kerja. Kehadiran harus terus dipantau, bahkan tidak akan dapat dimanipulasi seperti halnya yang dibuktikan dengan tanda tangan karena pegawai Pemprov Kaltim akan menerapkan Sistem Absensi Online.
"Dengan demikian, berlakunya UU ASN dipastikan akan terjadi adanya perubahan mendasar menyangkut jabatan, kinerja, disipilin, masa kerja dan lainnya. Karena itu, setiap pegawai Pemprov Kaltim diharapkan agar dapat mematuhinya dengan baik," kata Mukmin Faisyal saat membuka acara Sosialisasi Undang Undang No.5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) oleh Deputi Kinerja UU Badan Kepegawaian Negara (BKN), yang berlangsung di Ruang Serbaguna Kantor Pemprov Kaltim, Rabu (19/2). Acara itu dihadiri  Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Deputi Kinerja UU BKN, para Kepala Dinas, Badan dan Lembaga dalam lingkup Pemprov Kaltim.
Mukmin menambahkan, berlakunya UU ASN, tidak justru bertambah stress seakan mendapat tekanan denganperaturan-peraturan baru. Tenang dan biasa-biasa saja, prinsip kita adalah, bekerjalah dengan baik. Ikuti peraturan yang ada, jangan bersikap dan berbuat menyimpang. Dengan bekerja sesuai peraturan, pastilah kita akan selamat.Terlebih lagi dengan bertambahnya masa bakti atau perpanjangan usia pensiun.
"Hal ini menunjukkan bahwa pemerintah memberikan kesempatan lebih banyak. Ka-rena itu, saya mengajak pada pegawai dan pejabat eselon II, III, dan IV untuk dapat menunjukkan kinerjanya yang semakin meningkat,"tandas Mukmin
Ditambahkan, UU Nomor 8 tahun 1974 tentang Pokok-Pokok Kepegawaian yang kemudian direvisi dan ditetapkan menjadi UU Nomor 43 tahun 1999 dirasa belum mampu untuk menjadi panduan tata kelola manajemen kepegawaian yang diharapkan. "Dengan alasan itulah kemudian dibuat UU Aparatur Sipil Negara (ASN) yang lebih komprehensif mengatur pegawai ASN yang terdiri dari PNS dan pegawai tidak tetap pemerintah, jabatan  ASN, hak dan kewajiban, kelembagaan, wewenang, manajemen PNS, sanksi sam-pai pada pencalonan dan pengangkatan dalam jabatan negara,"ujarnya.
Seperti diketahui, lanjut Mukmin, UU ASN No.5 telah disetujui oleh DPR RI melalui rapat paripurna pada tanggal 19 Desember 2013 serta disahkan pada tanggal 15 Januari 2014. Dengan UU ASN Mulai tahun 2014 ini seluruh aparatur pemerintah harus membuat dan menyusun Sasaran Kerja Pegawai (SKP) berdasarkan PP 14 tahun 2011. Seluruh PNS diwajibkan membuat SKP sebagai kontrak kerja.
"Kemudian secara berjenjang pejabat eselon IV hingga eselon II juga melakukan hal yang sama kepada pejabat di atasnya. Evaluasinya pada bulan Desember 2014. Dari situ akan dapat diukur seberapa besar kemampuan dan kualitas yang dicapai PNS. Capaian kerja harus mencapai 75 persen,"tandasnya.
Sementara itu, kata Mumin, pejabat eselon yang tidak mencapai target juga dievaluasi apakah layak atau tidak layak menduduki jabatan struktural.Sebelum diberlakukannya UU ASN, masa pensiun PNS hanya sampai usia 56 tahun, tetapi sesuai ketentuan UU yang baru disahkan, pejabat eselon III ke bawah batas usia pensiuan (BUP) menjadi 58 tahun, sedangkan untuk eselon II sampai 60 tahun.
"Mengacu UU ASN PNS yang pensiun terhitung 1 Februari 2014, mereka bisa mengabdi dan tetap beraktifitas sampai usia 58 dan 60 tahun. Namun bagi mereka yang ingin tetap pensiun, harus membuat surat pernyataan di atas meterai,"pungkas Mukmin. mar

LCKI Kaltim Diharapkan Berperan Secara Maksimal

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Diharapkan jajaran Badan Pengurus Daerah Lembaga Cegah Kejahatan Indonesia (BPD-LCKI) Kaltim tetap eksis dan dapat memainkan peranannya secara maksimal dalam mengatasi masalah tindak kejahatan dan turut menciptakan Kaltim yang aman, damai dan kondusif.
"Kewaspadaan dan kesiapan di lini lapangan menyangkut terjadinya tindak kejahatan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban di dalam masyarakat harus tetap ditingkatkan," kata Wagub HM Mukmin Faisyal pada pelantikan LCKI Kaltim  di Pendopo Lamin Etam komplek kantor gubernur Kaltim, Rabu (19/2).
Dijelaskan, jika ditinjau dari geografis, Kaltim sangat rawan terjadinya kasus-kasus kejahatan berupa tindak kriminal, perdagangan orang, perdagangan senjata, perdagangan dan transaksi narkoba, aksi terorisme, bahkan pertentangan kedaulatan wilayah. Tidak hanya di darat, tetapi juga laut dan perairan.
"Pemprov Kaltim memberikan  apresiasi yang tinggi dengan dilantiknya LCKI Kaltim, dengan harapan akan menjadi mitra yang baik Pemerintah dalam mengatasi setiap permasalahan tindak kejahatan," ungkap Wagub.
Sedangkan ditinjau dari keragaman etnis, penduduk Kaltim terdiri dari beragam suku bangsa, baik asli maupun pendatang. Namun demikian selama ini keragaman etnis bukan menjadi hal yang perlu dipertentangkan karena seluruh masyarakat Kaltim dapat hidup secara harmonis.
"Saya berharap Kaltim harus tetap aman, peristiwa yang bernuansa SARA  jangan sampai terjadi lagi karena berakibat sangat luas dan jika terjadi tidak mudah untuk dipadamkan," ujarnya.
Sementara itu Ketua Presidium LCKI Pusat Da'i Bachtiar mengatakan, kehadiran Lembaga  Cegah Kejahatan di Indonesia (LCKI) atau Indonesian Crime Prevention Foundation ( ICPF), merupakan perwujudan komitmen Indonesia dalam mencegah kejahatan serta keinginan untuk membangun masyarakat sejahtera tanpa kejahatan.
Berdiri LCKI lanjut Da'i, dilatarbelakangipemikiran Tokoh-tokoh Pendiri akan kecintaan tulus ikhlas terhadap profesi polisi dan kesadaran untuk mewujudkan dambaan setiap individu dan masyarakat akan adanya rasa aman, tenteram dan damai.
Atas dasar itu timbul gagasan untuk membentuk  LCKI  atau Indonesian Crime Prevention Foundation  (ICPF) sebagai wadah untuk menuangkan berbagai gagasan dan pemikiran guna menunjang tugas-tugas kepolisian sehingga dengan  harapan peningkatan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) secara bertahap dapat diwujudkan.
"Keberadaan LCKI Kaltim akan membantu aparat keamanan dalam mewujudkan masyarakat yang sejahtera tanpa criminal. Apalagi LCKI mempunyai jaringan sampai ke luar negeri dalam berkoordinasi, karena di beberapa negara tetangga peran lembaga cegah kejahatan serupa terbukti efektif dalam menjaga ketertiban masyarakat," kata Mantan Kapolri ini.
Disebutkan LCKI merupakan lembaga kemasyarakatan yang berupaya membantu pemerintah dalam rangka pencegahan di Indonesia. Lembaga ini dibentuk dan diprakarsai kepolisian akademisi pada 2005.
LKCI Kaltim dengan Ketua Edi Rusadi mengatakan siap menjalankan tugas dan menjadikan provinsi Kaltim sebagai bagian dari masyarakat yang peduli terhadap pencegahan kejahatan di Kaltim. Juga memanfaatkan segenap potensi dan sumberdaya  yang dimiliki Kaltim untuk membangun dan mengembangkan ide serta pemikiran bagi upaya pencegahan kejahatan.
Pelantikan LKCI Kaltim juga dihadiri Kapolda Kaltim Irjen Pol Dicky D Atotoy serta  dari berbagai elemen pemerintah dan elemen masyarakat, TNI/Polri , juga para perwira Polisi baik yang masih dinas  maupun sudah purnawirawan, diantaranya mantan Kapolda Kaltim juga mantan Wakil Ketua KPK Bibit Selamet Riyanto. john

Jelang Pemilu Diminta Jaga Situasi Kondusif

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Pada 9 April ini akan dilaksanakannya Pemilu Anggota Legislatif (DPD-RI, DPR-RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota)  dan pada 9 Juli juga di gelar Pemilu Presiden dan Wakil Presiden.
"Saya mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk menjaga situasi kondusif di daerahnya masing-masing, serta dapat membantu Pemerintah menciptakan Kaltim agar tetap aman dan damai  pada tahun politik ini," kata Wagub HM Mukmin Faisyal pada pelantikan Badan Pengurus Daerah Lembaga Cegah Kejahatan Indonesia (BPD-LCKI) Kaltim di Pendopo Lamin Etam, Rabu (19/2).
Dijelaskan, situasi yang aman dan damai, sangat diperlukan dalam rangka memberikan jaminan kepada pihak investor yang akan menanamkan modal usahanya di provinsi ini yang secara langsung  akan berpengaruh positif terhadap daya tarik investor di Provinsi Kaltim, tentunya  pada gilirannya nanti juga berdampak positif bagi pertumbuhan ekonomi, terbukanya lapangan kerja dan meningkatnya kesejahteraan masyarakat.
"Mari kita jaga kondisi agar tetap kondusif jangan ada perpecahan, karena perbedaan. Silahkan menyampaikan aspirasi sesuai nurani jaga kekompakan, jaga kebersamaan dan ketentraman," pesan Wagub.
Sementara itu Kapolda Kaltim Irjen Pol Dicky D Atotoy mengatakan, Kaltim dengan luas wilayah  sekitar satu setengah kali Pulau Jawa, jumlah anggota kepolisian  sangat  terbatas perbandingan rasio satu banding 600, sehingga peran serta masyarakat sangat  efektif untuk meredam kasus-kasus konflik maupun Kabtibmas.
"Ada kejadian yang sangat urgen tentunya peran masyarakat baik tokoh adat, agama sangat diperlukan untuk meredam konflik," ujarnya.
Adanya gangguan Kamtibmas merupakan produk dari masyarakat itu sendiri, sehingga pencegahannya perlu dilakukan secara konprenshif oleh semua pemangku kepentingan yakni masyarakat dan pemerintah. Sedangkan Polri merupakan institusi diamanatkan undang-undang Nomor 2 tahun 2002, bahwa Polri memelihara Kabtimbas serta penegakan hukum juga  perlindungan dan pengayoman serta pelayanan kepada masyarakat.
"Menciptakan pertahanan keamanan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas). Polda Kaltim juga melakukan  sistem patroli rayon yang diharapkan mampu  mempercepat pelayanan Polri terhadap masyarakat," ujarnya. john

BNN Bekuk Mantan TKI Bawa Narkoba

Sabu-sabu Asal Malaysia ke Samarinda Digagalkan

 
SAMARINDA, Poskota Kaltim
Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama BNN Provindi Kaltim berhasil menangkap mantan Tenaga Kerja Indonesia di Malaysia yang berupaya menyelundupkan 2 kilo gram narkoba jenis sabu asal Malaysia ke Samarinda. Para pelaku di tangkap petugas dari badan narkotika nasional dan bnnp kaltim  di jalan AW Syahranie saat memasuki kota Samarinda.
Perbedaan harga yang cukup tinggi antara pasar narkoba di Malaysia dan di Indonesia itulah yang membuat sabu-sabu impor mulai membanjiri pasar Indonesia, salah satunya di Kota Samarinda.
Para pelaku merupakan anggota sindikat internasional peredaran narkoba yang  berasal dari luar negeri,  polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa biji kristal terlarang itu dikemas dalam sebuah tas ransel berwarna hitam,  sabusabu seberat 2 kg dikemas dalam plastik sebanyak 40 bungkus masing-masing seberat 50 gram, dan satu kendaraan dobble cabin yang digunakan para pelaku membawa narkoba dari Malaysia.
Para pelaku yakni Dedi (25 tahun) dan Irwan (30 tahun) tercatat sebagai warga kabupaten Berau/  sementara Rustam (23)  dan Agus alias Ceng alias Andi  warga sebatik kabupaten Nunukan  yang berperan sebagai pemodal dari kegiatan haram ini.
Para pelaku yang membawa narkoba melalu jalur darat dan sungai membuat petugas harus membuntuti para pelaku selama 7 hari di hutan Kalimantan.
Kepala Seksi Penyelidikan Penindakan dan Pengejaran BNNP Kaltim Kompol Muhammad Daud mengatakan sebelum menangkap di Samarinda pihaknya telah mengikuti gerak gerik para pelaku dari Tawau.
Berdasarkan penyelidikan BNN,  barang haram tersebut masuk ke Indonesia melalui pulau Sebatik kabupaten Nunukan yang dibawa rustam,  di sebatik sudah menunggu dedi dan irwan  ketiganya melanjutkan perjalanan ke kabupaten Berau melalui jalur sungai, setibanya di kabupaten Berau sebuah mobil mazda double gardan KT 8114 MI sudah disiagakan,  bersama mobil ini para pelaku menuju kota Samarinda.
Sebelum ditangkap,  barang haram ini akan diserahkan kepada agus alias ceng alias andi yang merupakan otak pelaku kegiatan ini,  yang juga berhasil diamankan petugas BNN dan BNNP.
Perbedaan harga yang cukup mencolok antara harga jual di Malaysia dengan di Indonesia membuat para bandar di luar negeri memilih pasar narkoba di Indonesia,  salah satunya di Samarinda.
“Harga sabu-sabu di Tawau Malaysia sekilonya hanya berkisar Rp 800 juta, sementara di Indonesia mencapai Rp 1.6 Miliar, apalagi di Samarinda hargannya bisa naik lagi mengingat daerah ini masuk dalam kategori rawan yakni daerah yang tingkat peredaran narkobanya menempati urutan pertama sebelum Jakarta,” kata Daud.
Lemahnya pengawasan diperbatasan Kaltim diduga menjadi penyebab mudahnya barang haram ini masuk ke Indonesia, sebelumnya November 2013 lalu aparat TNI yang bertugas menjaga perbatasan juga pernah menangkap kurir pembawa sabu seberat 2kg.
Kini untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya para pelaku terancam melanggar pasal 112 ayat 1 jo 114 dan 135 , UU no 35 tahun 2009 tentang penyalahgunaan narkoba,  mereka terancam berpisah dengan keluarga mereka maksimal 25 tahun penjara. M4n

Daniel Waspadai Kecepatan Pemain Muda Pusam

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Pelatih Persepam Madura Daniel Roekito mewaspadai kecepatan para pemain muda Pusam yang bisa menjadi ancaman bagi timnya dalam upaya meraih poin pada laga di Samarinda.
"Para pemain muda pusam punya kekuatan fisik dan kecepatan, mereka harus tetap diwaspadai oleh para pemain kami, karena bila lengah hasilnya bisa berbahaya,"jelas Daniel Reokito di Samarinda, Selasa (17/2).
Beberapa pemain muda Pusam disebutkan Daniel seperti Bayu Gatra, Rahel, Sandi dan Loudry sudah berkembang menjadi pemain yang punya karakter, dan bisa membahayakan setiap lawan.
"Saya sudah melihat pertandingan mereka (Pusam-red), mereka tampil bagus disetiap pertandingan, dan yang pasti berat bagi tim manapun untuk bisa mengahdapi mereka, bukan hanya tim saya," papar Daniel.
Disisi lain, Daniel mengakui bahwa timnya kurang dalam melakukan persiapan  menghadapi laga melawan  Pusam, karena paska penundaan pertandingan melawan Persebaya Surabaya akibat bencana erupsi gunung kelud, di Kediri Jawa Timur, timnya sudah sudah absen melakukan latihan.
"Paska peristiwa itu kami hanya melakukan latihan Futsal saja, dan baru ini menjalani latihan di lapangan saat uji coba dilapangan Segiri Samarinda," tegas Daniel.
Namun demikian, Daniel mengatakan dalam pertandingan sepak bola apapaun bisa terjadi, bila taktik dan strategi bisa dijalankan oleh para pemainnya di lapangan.
"Selain motivasi saya berharap para pemain bisa bertanding dengan kesabaran dan disiplin posisi, saya yakin kami bisa meredam tim tuan rumah,"terang Daniel.
Pada laga menghadapi Pusam ini, Daniel memang tidak menargetkan hasil yang muluk, karena dengan bisa mendapatkan hasil seri sudah diangapnay sebagai prestasi yang luar biasa.
"Diawal kompetisi kami bisa menahan imbang Persipura di kandangnya, saya harapkan motivasi ini bisa tertular di pertandingan besok (Rabu-red)," kata Daniel. at

Pusam Bertekad Amanpan Poin Jamu Persepam

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Tim Putra Samarinda bertekad untuk mengamankan poin saat menjamu Persepam Madura pada lanjutan Liga Super Indonesia di Stadion Segiri Samarinda, Rabu (18/2).
Pelatih Pusam Mundari Karya di Samarinda, Selasa, mengatakan, dirinya tidak mau kecolongan untuk kedua kalinya di laga kandang.
"Pada laga sebelumnya tim kita harus berbagi angka dengan Persipura, tentu kali ini kita tidak mau hal tersebut terjadi lagi," tutur Mundari Karya.
Mundari mengaku tidak menyepelekan kekuatan tim besutan Daniel Rokita, namun dia lebih menekankan motivasi kepada para pemainnya untuk lebih percaya diri saat tampil di kandang.
"Saya yakin anak-anak bisa, asalkan ada kemauan dan kerja keras, hasil kemenangam bisa kita dapatkan," jelas Mundari.
Berbeda dengan laga sebelumnya menghadapi tim Persipura dengan penguatan lini tengah, kali ini Mundari bakal menerapkan strategi menyerang dengan mengandalkan kecepatan dua pemain sayap bayu gatra dan Pavel Solomin.
"Lawan Persipura Pavel kami istirahatkan karena kuota pemain asing kita gunakan untuk memerankan Ibrahim Lovinian, dan mungkin dia (Pavel-red) bakal main pada laga esok, karena saya ingin menurunkan pemain yang lebih punya karakter menyerang," jelas Mundari.
Mundari juga mengaku bersyukur dengan pulihnya M Roby, yang pada laga sebelumnya menghadapi Persipura harus absen. Kehadiran M Roby diharapkan Mundari bisa menambah kepercayaan para pemainnya, untuk meredam ambisi tim tamu Persepam Madura meraih poin di Samarinda.
"Saya berharap semua bisa berjalan dengan lancar, dan para pemain bisa menerapkan taktik dan strategi dilapangan,"tegas Mundari. at

Lada Kaltim Dilepas Untuk Plasma Nutfah Nasional

SAMARINDA, Poskota Kaltim
kata Kepala Dinas Perkebunan (Disbun) Kaltim, Hj Etnawati mengatakan, lada merupakan salah satu komoditas perkebunan andalan Kaltim yang dibudidayakan sejak jaman Belanda. Itu sebabnya, lada termasuk deretan tanaman lokal atau plasma nutfah daerah yang akan dilepas untuk bibit unggul nasional.
"Lada Putih kita sudah dikenal di dunia setara dengan lada putih Bangka (Munthok white pepper) maupun lada hitam Lampung (Lampung black pepper, red). Bahkan Kaltim termasuk sebagai salah satu daerah sentra pembudidayaan Lada di Asia Tenggara," kata  Hj Etnawati didampigi Kepala Bidang Produksi Sukardi, di Samarinda, belum lama ini.
Menurutnya, hanya saja terdapat perbedaan secara genetik antara lada lokal Kaltim dengan varietas Chunuk dari Bangka Belitung. Itu berdasarkan hasil analisis uji RAPD (random amflified polymorphic DNA) atau penentuan identitas genetik populasi tanaman termasuk tanaman lada yang dilakukan Laboratorium Genetika dan Pemuliaan Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat (Balittro) Bogor. Dengan demikian, Lada Kaltim hanya dapat diobservasi sesuai sifat morfologi komponen produksi  dan mutunya guna dilepas sebagai varietas nasional. Secara spesifik berdasarkan observasi morfologi terhadap bentuk daun  dan produktivitas tanaman, lada lokal yang berkembang di Kukar dan PPU memiliki ciri yang sama serta mampu berbuah sepanjang tahun.
"Perbedaan serta ciri khas yang dimiliki lada lokal inilah menjadi dasar pihak berkompeten di daerah mempersiapan pelepasan varietas lada unggul Kaltim untuk dijadikan sumber benih unggul nasional," ungkap Etnawati.
Ditambahkan, lada Kaltim sudah diakui pasaran internasional bahkan pangsa pasar untuk komoditi ini sangat terbuka serta diperlukan negara lain untuk keperluan industri, dan perkembangan komoditi  lada tersebut terus dikembangkan, khususnya untul luasan tanamnya, sehingga produksinya dapat ditingkatkan,  atas kebijakan Gubernur Awang Faroek untuk kembali mengembangkan komoditi-komoditi unggulan Kaltim termasuk Lada, maka Disbun Kaltim akan berkoordinasi dengan kabupaten khususnya daerah-daerah yang potensial untuk pengembangan komoditi ini.
“Kita akan berupaya mengembalikan kejayaan Lada yang pernah menjadi primadonanya Kaltim. Bahkan dengan keinginan Gubernur untuk pengembangan pertanian dalam arti luas termasuk subsektor perkebunan di dalamnya akan memacu daerah dalam pengembangan lima komoditi unggulan Kaltim termasuk Lada,” harap Etnawati.
Selain itu, Disbun Kaltim dengan  Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Teknologi Terapan Perkebunan  akan berupaya mengembangkan kawasan masyarakat perkebunan terutama di sepuluh kabupaten.
“Kita pernah memiliki Kimbun atau pemukiman petani perkebunan baik Kimbun Lada, Kimbun Karet serta Kimbun Sawit  maupun komiditi lain. Dalam kawasan tertentu terdapat perbibitan, kawasan  tanaman serta unit pengolahan atau produksi maupun unit pemasaranya,” ujarnya.
Disebutkan, sentra terbesar pengembangan budidaya lada di Kaltim terdapat di Dusun Mario Desa Batuah Kecamatan Loa Janan Kabupaten Kutai Kartanegara dan Desa Semoi II Kecamatan Sepaku Penajam Paser Utara. mar

Kepala SKPD Diimbau Jalankan Agenda Pembangunan

Menyukseskan 100 Hari Kerja Gubernur Kaltim

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Pelaksana Tugas (Plt) Sekprov Kaltim Rusmadi mengimbau seluruh Kepala SKPD di lingkungan Pemprov Kaltim bisa melaksanakan tiga agenda penting yang direncanakan. Dengan tujuan untuk menyukseskan program kerja 100 Gubernur dan Wagub Kaltim.
"Agenda penting tersebut, yakni terkait evaluasi program pembangunan yang telah dilaksanakan pada 2013, menyukseskan RPJMD awal Pemprov Kaltim dan percepatan program 100 hari Gubernur dan Wagub Kaltim. Apalagi, RPJMD Pembangunan Pemprov Kaltim telah berakhir dan dapat diselesaikan dengan baik,"kata Rusmadi usai mendampingi Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak memimpin rapat staf di lingkungan Pemprov Kaltim di Derawan Berau, Senin malam (17/2).
Ditambahkan, kita patut bersyukur, karena realisasi penyerapan anggaran Pemprov Kaltim sejak 2009-2012 biasa mencapai 85-86 persen. Ketika 2013 menuai hasil yang membanggakan, yakni mampu mencapai 90,89 persen dari alokasi APBD 2013 Rp15,14 triliun,”
"Hal ini merupakan prestasi yang membanggakan bagi Pemprov Kaltim. Bahkan Gubernur Kaltim meminta agar setiap SKPD meningkatkan realisasi anggaran yang dimiliki masing-masing. Tetapi yang terpenting adalah bagaimana manfaat dari setiap kegiatan yang dilakukan masing-masing SKPD dapat diterima masyarakat,"ujarnya.
Karena itu, diharapkan Kepal SKPD terus meningkatkan realisasi alokasi anggaran yang dimiliki masing-masing. Dengan tujuan menyukseskan serapan anggaran APBD Kaltim 2014. Karena saat ini Pemprov Kaltim telah mengalami peningkatan serapan tersebut sejak 2009 hingga 2013.
Selain itu, Gubernur berharap penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) awal dapat diterima masyarakat. Karena, tujuan penyusunan tersebut untuk menyukseskan program pembangunan Kaltim lima tahun ke depan.
“Yang jelas, RPJMD awal ini akan dibahas bersama masyarakat dan akademisi serta LSM di Kaltim, termasuk para Calon Legislatif sehingga menjadi evaluasi dan koreksi bersama dalam menyukseskan program pembangunan di Kaltim lima tahun ke depan,” jelasnya.
Menurut dia, saat ini kinerja Gubernur dan Wagub Kaltim telah mencapai 60 hari dan sisa 40 hari lagi. Bahkan, banyak kemajuan pembangunan yang telah dicapai sebelum 100 hari kerja Gubernur dan Wagub Kaltim.
Misal, target pencapaian kelas A RSUD AWS sebelumnya kelas B, bisa dicapai sebelum 100 kerja Gubernur dan Wagub Kaltim. Termasuk peresmian Rumah Sakit Umum Daerah Tarakan pada 20 Februari 2014.
“Alhamdulillah semua berjalan baik. Kami berharap program 100 hari kerja Gubernur Kaltim dapat terlaksana dengan baik dan lancar. Meski begitu, semua pembangunan yang dilakukan bukan hanya milik Pemprov Kaltim tetapi milik seluruh masyarakat Kaltim. Karena itu, diharapkan seluruh masyarakat dapat mendukung program yang dilaksanakan,” jelasnya. mar

Gubernur Minta Owner Perkebunan Wajib Hadir

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Gubernur Kaltim  H Awang Faroek Ishak meminta  agar seluruh owner atau pemilik perusahaan perkebunan di Kaltim wajib menghadiri pertemuan, yang digelar dalam waktu dekat ini. Dengan kehadirannya tersebut diharapkan permasalahan yang terjadi mengenai perkebunan  dapat diselesaikan bersama, termasuk peran dari pengusaha perkebunan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di lingkungan perusahaan.
“Saya berharap owner tersebut dapat hadir semua. Saya tidak mau kalau hanya direksinya saja, saya mau pemiliknya langsung yang hadir. Karena, dari pertemuan ini, juga akan disampaikan proyeksi tentang perkembangan pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kipi Maloy agar dapat mereka pahami dan diharapkan dapat menjadi kesempatan emas bagi perusahaan tersebut untuk mengembangkan usahanya di kawasan tersebut,” kata Awang Faroek Ishak saat memimpin rapat staf yang dihadiri seluruh Kepala SKPD di lingkungan Pemprov Kaltim di Beach Cafe and Cottage Derawan, Senin malam (17/2).
Apalagi, lanjut dia, di Maloy memiliki peluang dalam memproduksi kedelai hingga 18 hektar. Bahkan ini menandakan bahwa impor kedelai untuk Indonesia bisa dari Kaltim.
"Karena, impor kedelai dari luar yang biasa produksi hanya ribuan hektar, tetapi dari Maloy bisa melebihi itu. Bayangkan saja, setengah dari impor kedelai bisa di datangkan dari Kaltim. Selanjutnya, tinggal bagaimana caranya kita bisa melakukan kolaborasi untuk menyukseskannya. Makanya, saya berharap dukungan dari perusahaan perkebunan dan pertanian dapat mendukung program ketahanan pangan ini di Maloy,”paparnya.
Hal ini dilakukan untuk menyukseskan program 100 kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim. Karena itu, Awang berharap seluruh SKPD dapat mendukung program yang telah direncanakan dengan baik.
Diharapkan seluruh Kepala SKPD di lingkungan Pemprov Kaltim dapat memberikan pemikiran yang baik dalam menyukseskan program 100 hari tersebut agar berhasil. “Saya berharap pertemuan yang dilakukan nanti dapat berjalan baik, sehingga kita bisa mewujudkan masyarakat yang sejahtera di daerah ini,” jelasnya.
Hadir dalam rapat staf antara lain, Plt Sekprov Kaltim H Rusmadi, Asisten Bidang Kesejahteraan Rakyat Bere Ali, Asisten Bidang Pemerintahan Aji Sayid Fatur Rahman dan beberapa staf ahli gubernur serta sejumlah Kepala SKPD di lingkungan Pemprov Kaltim. mar

Wih, Kiriman Narkoba Mampir ke Rumah Polisi

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Sebuah Bingkisan yang berisi sepatu tiba di rumah seorang petugas kepolisian unit Narkoba Polresta Samarinda, pemilik rumah yang kaget kemudian mengecek ke nomor telepon yang tertera pada bungkusan itu, hasilnya seorang pemuda yang biasa melukis tato ditubuh datang dan berniat mengambil bingkisan itu.
Curiga dengan pelaku pemilik rumah yang juga anggota Polresta samarinda lantas meminta pelaku membuka bingkisan itu di rumahnya, dan benar ketika diperiksa sepatu yang dikirim dari kota kembang bandung itu ternyata berisi dua paket besar ganja.
Tanpa ampun pemuda pelukis tato ini pun langsung digelandang ke mako polresta Samarinda untuk menjalani pemeriksaan.
Setelah menjalani pemeriksaan polisi juga mendapatkan dua pot tanaman ganja yang berumur 3 minggu dari kamar kos pelaku, akibat perbuatannya pelaku pun terancam melanggar UU No 35 tahun 2009 tentang peredaran psikotropika golongan 1 dengan ancaman hukuman maksimal seumur hidup.
Kota Samarinda memang surganya para pengguna dan pengedar narkoba, pasar yang menguntungkan dan menjanjikan keuntungan yang cukup besaar membuat banyak orang mencoba menjadi pedagang barang terlarang ini.
Contohnya Budi Santika (27) warga Jl Suryanata nekad menjadi pengedar ganja, meski memiliki keahlian membuat tato di tubuh, warga Bandung Jawa Barat ini lebih memilih menjual ganja di tempat hiburan malam di kota Samarinda.
Meski tertangkap basah memiliki ganja dalam jumlah besar Budi mengaku bahwa ganja itu hanya akan digunakan sendirian dan tidak berniat menjual kembali.
Budi dibekuk di Jl P Suryanata, Gg Tinggiran 2, RT 57, Kelurahan Air Putih. Warga kelahiran 1985 silam ini dibekuk dengan barang bukti berupa ganja seberat 114,82 gram. "Ganja itu saya beli untuk komsumsi sendiri selama 3 bulan," kata Budi.
Sementara itu Kapolresta Samarinda Kombes Polisi Antonius Wisnu Sutirta Sik yang didampingi kasat Narkoba Kompol Bambang mengatakan bahwa modus pengiriman dengan menggunakan alamat palsu bukan hal baru, para pelaku sengaja melakukan ini untuk menghindar dari kejaran aparat kepolisian.
Pengungkapan kasus ini bermula dari kesalahan pelaku sendiri yang menggunakan alamat palsu rumah anggota unit narkoba polresta samarinda.
Anggota yang merasa tidak mengenal pengirim dan penerima paket itu kemudian menghubungi nomor telepon yang tertera dipaket itu, tidak beberapa lama datang tersangka yang mengambil.
Setelah dibuka dan ditemukan ganja pelaku langsung diamankan ditempat kejadian,  petugas menduga budi merupakan komplotan jaringan peredaran narkotika antar pulau.
"Ini karena kesalahan pelaku sendiri yang menggunakan alamat rumah polisi untuk transaksi ganja," kata Kompol Bambang Budianto.
Kini untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya budi terancam hukuman seumur hidup jika terbukti menjadi pengedar narkoba golongan 1 karena melanggar UU no 35 tahun 2009 tentang narkotika dan zar terlarang lainnya. M4n

PSB Diduga Jadi Ajang Bisnis

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Ada lagi kabar  yang tak sedap menghinggapi lingkungan  Dinas Pendidikan. Kabarnya, adanya siswa titipan setiap penyelenggaraan Penerimaan Siswa Baru (PSB) maupun penerimaan tenaga pengajar. Tentu adanya siswa maupun tenaga pengajar titipan tersebut diembel-embeli dengan jumlah rupiah tertentu hingga jutaan rupiah.
Hal yang sama dengan penerimaan tes sebagai Kepala Sekolah, penerimaan didugah dilakukan dengan nepotisme, namun setelah dinyatakan lulus oleh Badan Kepegawaian Daerah (BKD) masih juga diminta setoran puluhan juta yang kesemuanya untuk kantong sendiri.
Menurut sumber yang juga salah seorang pejabat dilingkungan Diknas Kota Samarinda, bahwa seleksi dalam penerimaan calon kepala sekolah yang dilakukan tidak seperti tahun-tahun sebelunnya, yaitu semua Kepala bagian dan kepala bidang dilibatkan dalam tim seleksi.
"Namun kali ini hanya dilakukan Kepala Dinas dan sekertaris langsung ke BKD," sebut sumber tersebut.
Demikin juga dengan penerimaan siswa baru yang lalu, setiap sekolah ada titipan rata-rata 50 hingga 60 siswa walaupun nilainya di bawah standar dengan pungutan rata-rata 3 juta rupiah hngga 5 juta rupiah.
"Sehingga saat penerimaan siswa baru tersebut jarang berada dikantor dan tinggalnya di hotel berbintang," tambah sumber.
"Penerimaan Calon Kepala Sekolah dilakukan sendiri oleh Kepala Dinas langsung ke BKD, setelah dinyatakan lulus tes masih juga diminta setoran puluhan juta hingga ada yang stres hingga masuk rumah sakit. Juga dengan penerimaan siswa baru setiap sekolah dititip 50 hingga 60 siswa, orang tuanya diminta bayar 3 hingga 5 juta," jelas sumber.
Ketua panitia penerimaan siswa baru 2013, Ibu Endang, ketika dikonfirmasi  diruang kerjanya beberapa waktu lalu tidak banyak komentar.
"No coment deh. Saya hanya menjalankan perintah Kepala dinas, tanyakan langsung kepada beliau," ujarnya singkat.
Seorang calon kepala sekolah yang telah dinyatakan lulus yang menjadi korban, saat pewarta menemuinya di sekolahnya Jumat (7/2) yang lalu membenarkan adanya sumber yang mengatakan hal demikian.
"Saya sudah lulus tes namun belum menerima SK, saya tidak punya bekngan jadi saya hanya menunggu, yang lalu juga sampai sakit karena selain pikiran juga waktu untuk ikut tes, tidak benarl saya diminta bayar Rp 30 juta namun hanya sekitar lebih Rp10 juta saja," ujar guru tersebut yang minta namanya tidak ditulis.
Kepala Disdik kota Samarinda Ibnu Araby, berapa kali hendak di konfirmasi, namun tidak bisa ditemui. Alasan dari stafnya Kadiknas lagi sibuk ada tamu, namun ketika dihubungi melalui telpon selularnya Jumat (7/2) hanya jawaban dibalik telponnya, "lagi ada pelantikan,".
Dan ketika  hendak dikonfirmasi kembali Selasa (11/2) lagi-lagi tidak berada ditempat, jawaban dari stafnya,"bapak lagi keluar kota, bapak lagi ke Bandung," ujar stafnya.
Sekertaris Diknas kota Samarinda Ahmad Ramli yang juga selaku Plh Kepala Dinas dikonfirmasi,  mengatakan semua tahapan sudah dinyakan lulus dan tinggal menunggu ijasah dan menunggu penempatan.
"Namun belum tentu saat lulus langsung diangkat namun masih menunggu formasi kepala sekolah yang sudah habis masanya," ujar Ramli.
Menyinggung mengenai adanya pungutan terhadap calon kepala sekolah,  dikatakan Ramli bahwa tidak tahu persis. "Yang saya tahu telah dilakukan seleksi sesuai ketentuan dan yang lulus masih diseleksi untuk mengganti kepala sekolah yang sudah dua tahun mengabdi dan dinyatakan habis yang kemudian diganti kepala sekolah yang baru," Pungkas Ramli. tha

Dzumafo Dapat Porsi Latihan Khusus

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Pemain asing Mitra Kukar Herman Dzumafo mendapatkan porsi latihan khusus menjalang laga menjamu tim Persela Lamongan, pada lanjutan Liga Super Indonesia (20/2) mendatang.
Selain mempersiapkan fisik pemain, pelatih Stefan Hansson memberikan latihan khusus finsihing kepada pemain yang sudah malang melintang di beberapa klub Indonesia tersebut.
Asisten Pelatih Mitra Kukar, Sukardi Kardoks dihubungi dari Samarinda, Senin mengatakan, striker anyar asal Kamerun yang baru direkrut, mendapat latihan khusus penyelesaian akhir di depan mulut gawang.
"Tadi khusus Herman Dzumafo, Hansson meminta saya untuk diberi tambahan latihan finishing. Karena dia sebagai target man. Memang laga pertama dia, belum maksimal, tapi dia punya beberapa peluang waktu lawan Perseru Serui," terang Kardoks.
Hansson berharap, Herman Dzumafo bisa menunjukkan dirinya sebagai target man dan bisa menjebol gawang lawan dari berbagai arah.
"Hansson menilain Dzumafo, dia striker asing yang berbeda dengan gaya bermain striker lokal. Hansson ingin laga lawan Persela harus dapat tiga poin," tegasnya.
Herman Dzumafo baru bergabung dengan skuad naga mekes dalam pekan ini, pada penampilan perdananya melawan tim Perseru Serui, Dzumafo belum memberikan kontribusi gol untuk timnya.
Sukardi mengatakan, bahwa setidaknya tida hingga empat peluang bisa diciptakan Dzumafo, meski sayangnya tidak satupun yang berbuah gol.
"Makanya dalam persiapan ini, Dzumafo terus kita asah nalurinya, supaya dia bisa memwujudkan hasil positif untuk kemenangan tim Mitra Kukar,"tegas Kardoks. at

Pemain Pusam tak Terpengaruh Markas Dipindah

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Sejumlah pemain Putra Samarinda mengaku tidak terpengaruh dengan rencana pemindahan markas tim Putra Samarinda dari Stadion Segiri ke Stadion Utama Palaran.
Pemain muda, Bayu Gatra Sanggiawan di Samarinda, Senin, mengatakan dia akan mematuhi keputusan apapun dari manajemen yang akan memindahkan markas "Pesut Mahakam"  ke Palaran.
"Semua terserah Pak Haji (Harbiansyah Hanafiah pemilik klub) saja gimana baiknya. Kalau saya ini hanya sebagai pemain, tentu tugasnya hanya bermain,," terang  Bayu.
Bayu tetap optimis, pemindahan home base tersebut tak akan mempengaruhi dukungan Super Samarinda dan Pusamania, meskipun lokasi Stadion Palaran cukup jauh dari Pusat kota Samarinda.
"Kalau memang mereka suporter yang fanatik, saya yakin dimanapun kami bertanding akan didatangi, karena dari pengalaman di laga tandangpun pendukung Pusam selalu hadir ditengah lapangan,"jelas Bayu.
Sementara Joko Sasongko pemain gelandang Pusam, mengatakan bahwa papaun keputusan manajemen tentu sudah menjadi pertimbangan untuk kebaikan tim.
"Semoga di kandang kita yang baru, menjadikan tim ini semakin solid dan bisa memberikan prestasi untuk masyarakat Samarinda,"kata Joko.
Kapten tim Pusam M Roby menambahkan bahwa Stadion Utama Palaran yang nantinya bakal dijadikan home base baru tim Pusam, merupakan stadion termegah di Kalimantan Timur.
"Ibi menjadikan tantangan baru buat teman-teman untuk lebih serius lagi dalam mengarungi setiap laga utamanya laga kandang,"jelas M Roby.
Manajemen tim Pusam berencana memindahkan home base dari Stadion Segiri ke Stadion Palaran pada pertengahan Maret 2014, usai digunakannya Stadion Palaran untuk laga timnas U-19 menghadapi tim Pusam U-21.
Alasan pemindahan, dikarenakan pengelola dianggap  kurang mendukung klub kebanggaan warga Samarinda, dengan temuan bukti terakhir  beberapa hal seperti toilet terkunci, bangku untuk konferensi pers tidak disediakan. at

Gara-Gara Tanding Bola 2 Pemuda Adu Jotos

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Dua pemuda adu bonyok sehabis main futsal. Kejadian tersebut berawal ketika alat kelamin korban terpegang saat bersinggungan di lapangan futsal. Romi Purwanto (18) menjadi korban penganiayaan di Halaman Parkir Lapangan C'Mom futsal, Kelurahan Mugirejo, Samarinda Utara, Minggu malam (16/2).
Kejadian penganiayaan tersebut, terjadi pukul 20.00 Wita setelah korban bermain futsal. Entah karena terpegang kelaminnya atau permainan kasar yang terjadi, pelaku melakukan pengeroyokan terhadap Romi.
Namun, menurut pengakuan korban, saat bersinggungan bermain futsal, tak sengaja pelaku memegang alat kelamin milik Romi. Selain itu juga, antara Romi dan pelaku sempat cekcok mulut pada saat di lapangan futsal.
Pengakuan korban, dirinya dianiaya 2 orang yang diduga sebagai tim lawan saat setelah bermain futsal. Dirinya juga dipukul saat hendak mengambil uang yang ada di jok motor milik korban.
“Saat saya ingin pulang, motor saya dimatikan pelaku, dan saya dipancing untuk memukul duluan. Namun saya tidak menghiraukan, dengan tiba-tiba, saya dipukul dan terjatuh dari motor,” ungkapnya.
Sementara itu, pihak Mapolsekta Samarinda Utara sudah menerima laporan dari korban. Kapolsekta Samarinda Utara AKP Ervin Suryatna, melalui Kanit Reskrim Polsekta Samarinda Utara, Iptu M Hasan Setyabudi menuturkan, “Kami sudah menerima laporan korban, segera akan kami tindak lanjuti,”tuturnya. opi

Diskominfo Kaltim Siap Sukseskan Pemilu 2014

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kaltim Abdullah Sani mengaku siap menyukseskan Pemilu Legislatif serta Pemilu Pilpres. Khususnya mempublikasikan jadwal pelaksanaan Pemilu dan berbagai slogan yang menggugah masyarakat agar menggunakan hak pilihnya pada tanggal 9 April mendatang.
“Terus terang ini tugas besar, walaupun semikian Kominfo sudah menyiapkan semuanya. Kita akan sebarluaskan informasi Pemilu melalui media cetak dan elektronik berupa jinggle dan spot iklan. Termasuk memperbanyak baleho,” jelas Abdullah Sani usai melakukan pertemuan dengan wakil gubernur Kaltim di kantor gubernur akhir pekan lalu.
Yang pasti lanjut Sani, Diskominfo ingin agar pelaksanaan Pemilu tahun ini di Kaltim berhasil. Untuk itu akan dilakukan publikasi kepada masyarakat agar menggunakan hak pilihnya. Apalagi Kominfo Kaltim juga bermitra dengan beberapa media massa. Sehingga publikasi yang dilakukan bisa diterima hingga kawasan perbatasan dan pedalaman.
“Kami ingin jumlah di golput sedikit. Masyarakat harus gunakan hak pilihnya untuk kemajuan negeri. Kita telah bekerjasama dengan TVRI Kaltim jangkauan siarannya bisa diterima hingga perbatasan. Juga bermitra dengan RRI Samarinda yang bisa merelay hingga daerah pedalaman,” tandasnya.
Senada dengan hal tersebut, Wakil Gubernur Kaltim Mukmin Faisyal sebelumnya meminta Dinas Kominfo Kaltim ikut serta  menyukseskan pesta demokrasi lima tahunan, Pemilu 2014 baik itu Pileg maupun Pilpres di Kaltim.
"Kita bertekad dan semangat untuk mensukseskan pemilu 2014. Kita berharap agar pemilu bisa berjalan damai, tertib, lancar, adil, dan demokratis,” ucap Mukmin.
Menurut dia, tahun 2014 adalah tahun politik. Kominfo harus ikut menyebarluaskan informasi mengenai Pemilu dengan baik. Dalam hal ini, TVRI dan RRI berperan penting untuk menyebarkan  Informasi terutama pada masyarakat perbatasan yang kurang memahami arti penting hak pilih.
Adapun dukungan pemerintah bagi suksesnya Pemilu 2014 dilakukan dalam beberapa langkah. Diantaranya, penugasan personel serta penyediaan sarana dan prasana bagi sekretariat penyelenggara pemilu di daerah, kelancaran transporasi pengiriman logistik Pemilu serta monitoring kelancaran penyelenggaraan Pemilu.
Masyarakat luas harus berperan serta untuk menyukseskan penyelenggaraan Pemilu 2014. Agar meraih apresiasi dunia internasional atas legalitas serta meningkatkan martabat pemerintahan dan bangsa. Termasuk seluruh stakholder terkait, mulai dari penyelenggara pemilu, aparat hukum dan keamanan hingga insan pers wajib mendukung kesuksesan Pemilu.
“Saya menghimbau masyarakat juga harus menyadari bahwa menggunakan hak pilih pemilu adalah hak demokrasi yang hakiki negara indoneia. Maka akan rugi besar kalau tidak menggunakan momentum itu dengan baik,” tambah Mukmin.
Sesuai jadwal yang ditetapkan KPU, Pemilu 2014 akan dilaksanakan dua kali yaitu Pemilu Legislatif 9 April 2014 yang akan memilih para anggota dewan legislatif. Dan Pemilu Presiden pada 9 Juli 2014 yang memilih Presiden dan Wakil Presiden. mar

Gubernur : K3 Harus Dibudayakan di Perusahaan

141 Perusahaan Raih Penghargaan Nihil Kecelakaan Kerja

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Gubernur Kaltim  H Awang Faroek Ishak menyatakan bahwa dengan pemberian penghargaan kepada 141 perusahaan se Kaltim yang telah berhasil meminimalisir atau nihil kecelakaan kerja dapat terus membudayakan pelaksanaan Keselamatan Kesehatan Kerja (K3), dengan cara meningkatkan kualitas SDM yang dimiliki.
"Apalagi, penghargaan tersebut sangat penting bagi seluruh pemangku kepentingan, baik perusahaan perkebunan, pertanian, kehutanan dan pertambangan. Mereka yang menerima penghargaan sangat mengetahui pentingnya keselamatan kerja bagi tenaga kerja maupun masyarakat di lingkungan perusahaan,” kata Awang Faroek Ishak usai peringatan Pencanganan K3 di Lapangan Pemuda Tanjung Redeb Berau, Senin (17/2).
Agar K3 terus bermakna, maka seluruh perusahaan di Kaltim dapat membudayakan pelaksanaan K3. Menurut dia, jika memang ada perusahaan yang tidak melaksanakan itu, maka tentu pemerintah akan melakukan tindakan tegas, yakni memberikan peringatan dan sanksi.
Meski begitu, Pemprov Kaltim sangat berterimakasih, karena selama ini banyak perusahaan yang telah melaksanakan K3 di daerah. “Diharapkan pelaksanaan ini bisa dibudayakan, sehingga keselamatan tenaga kerja dan masyarakat terjamin,” jelasnya.
Sementara itu, Bupati Berau Makmur Hapk mengatakan melalui pencanangan K3 di Berau, diharapkan perusahaan di daerah tersebut dapat meningkatkan kualitas SDM yang dimiliki, termasuk optimalisasi keselamatan masyarakat di lingkungan perusahaan yang ada di daerah.
“Saya berharap seluruh perusahaan di daerah ini dapat memahami pentingnya pelaksanaan K3, sehingga tenaga kerja dan masyarakat yang ada di lingkungan tersebut terjamin keselamatannya,” jelas Makmur.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kaltim H Ikhwansyah mengatakan pencanangan K3 di Berau juga dirangkai dengan penyerahan penghargaan kepada perusahaan yang berhasil melaksanakan K3 hingga nihil kecelakaan kerja, perusahaan yang melaksanakan sistem manajemen K3, pencegahan dan penangulangan HIV AIDS, penyusunan dokumen pengendalian potensi bahaya besar, bupati/walikota pembina K3 terbaik se Kaltim dan perusahaan dengan kepersertaan program BPJS ketenagakerjaan terbanyak di Kaltim. mar

Gubernur: Tingkatkatkan Kualitas Tenaga Kerja Melalui BLK

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Gubernur Kaltim  H Awang Faroek Ishak menegaskan agar seluruh perusahaan maupun masyarakat yang akan masuk sebagai tenaga kerja di perusahaan, untuk dapat mengoptimalisasikan Balai Latihan Kerja (BLK) dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas SDM yang dimiliki perusahaan. Bahkan, jika perlu dapat bekerjasama dengan perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta dan pusat pendidikan dan pelatihan di perusahaan besar di daerah.
“Melalui optimalisasi tersebut diharapkan dapat mengantisipasi kencenderungan liberalisasi dan globalisasi yang saat ini sedang berlangsung. Dengan begitu, maka setiap daerah, terutama perusahaan telah siap menghadapi dan mengatasi segala kemungkinan dan tantangan yang akan terjadi dalam dunia kerja hingga perdagangan bebas, terutama di kawasan negara Asean,” kata Awang Faroek Ishak ketika peringatan Pencanangan Keselamatan Kesehatan Kerja (K3) se Kaltim di Tanjung Redeb Berau, Senin (17/2).
Peningkatan kualitas ini dilakukan, karena pada 2015 Indonesia akan menghadapi persaingan ekonomi Asean termasuk adanya kebebasan keluar masuk arus barang dan tenaga kerja terampil.
Selain itu, menjelang tahun terakhir bulan K3 sejak 2010 hingga 2014 secara nasional, ternyata masih diliputi keprihatinan dengan masih relatif tinggi kecelakaan kerja, seperti yang terjadi di PT Freepord Indonesia di Papua.   
“Salah satu penyebab kecelakaan ini adalah pelaksanaan dan pengawasan K3 dan prilaku selamat yang dilakukan masyarakat di wilayah industri yang belum optimal. Kejadian tersebut harus kita jadikan pelajaran bersama, sehingga tidak terjadi lagi kejadian yang serupa,” jelasnya.
Keselamatan Kesehatan Kerja merupakan aspek perlindungan dalam ketenagakerjaan dan merupakan hak dasar dari setiap tenaga kerja yang ruang lingkup telah berkembang, mulai keselamatan hingga kesehatan tenaga kerja hingga masyarakat secara nasional.
Menyukseskan itu, maka perlu upaya perlindungan secara optimal dalam pelaksanaan di lapangan. Pelaksanaan K3 diharapkan memenuhi tuntutan yang ada di negara-negara maju. Khusus negara-negara yang menjadi contoh masyarakat internasional terhadap persyaratan suatu produk barang dan jasa.
“Produk barang dan jasa tersebut harus memiliki mutu yang baik, aman dipergunakan, ramah lingkungan dan memenuhi standar internasional tertentu. Contohnya ISO 9001 dan ISO 1400. Karena itu, kondisi tersebut harus dijadikan tantangan dan peluang masing-masing perusahaan di daerah dalam meraih keberhasilan dalam persaingan ekonomi global,” jelasnya. mar

Antisipasi Kecelakaan Sungai Dipasang Rambu-Rambu

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Untuk mencegah kecelakaan alur sungai Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltim sudah memasang rambu-rambu keselamatan di Sungai yang dinilai rawan kecelakaan.
"Pemasangan rambu-rambu sungai dilakukan pada sejumlah titik sepanjang sungai. Yakni, sungai Sesayap Malinau, Sungai Jepun Nunukan , Sungai di Panajam Paser Utara (PPU), Kawasan pelabuhan Kariangau dan menyusul sungai di Kabupaten Tana Tidung,"  kata Kepala Bidang Angkutan Sungai Danau dan Penyebeangan (ASDP) Dishub Kaltim Murjani saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (17/2).
Dijelaskan, rambu-rambu kecepatan kendaraan di sungai memang tidak sebanyak yang dipasang dijalur darat, rambu disungai hanya terpasang sekitar 33 buah dan pada titik-titik tertentu atau  yang dinilai membahayakan pelayaran.
"Rambu-rambu tersebut dipasang sejak 2008 hingga 2010, tentunya sebagai ada yang rusak atau usang, untuyk pengadaan yang baru saat ini masih proses perencanaan," jelas Murjani.
Sedangkan, adanya rambu-rambu bertujuan sebagai pengamanan alur sungai tentunya diperlukan pengawasan bersama dari tangan-tangan jahil, karena rambu tersebut dipasang pada alur sungai yang  seringkali terjadi kecelakaan.
Murjani mengharapkan, dengan adanya rambu-rambu di sepanjang jalur sungai dapat mengurangi kecelakaan atau hal-hal yang dapat membahayakan lainnya.
Ia menjelaskan, rambu-rambu lalu lintas sungai itu dipasang di setiap tikungan sungai, tunggul pohon, dan lokasi keberadaan binatang air seperti buaya. john

Konsep 3 M Plus Cegah DBD

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Dinas Kesehatan Kaltim mengimbau masyarakat agar menjaga kesehatan di musim hujan seperti saat ini. Salah satu yang harus diwaspadai penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) yang mudah dicegah dengan cara Pola Hidup Bersih Sehat (PHBS) serta program 3M plus yakni Mengubur, Menguras, Menutup, serta menaburkan bubuk pembasmi jentik (Larvasida) atau Abate.
"Konsep 3M plus meliputi menguras tempat-tempat penampungan air, menutup rapat-rapat tempat penampungan air dan potensial bagi perindukan nyamuk, serta menyingkirkan barang-barang bekas yang dapat menampung air hujan,"kata Kepala Dinas Kesehatan (DKK) Kaltim dr Hj Rini Retno Sukesi di dampingi Kabid Pemberantasan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) drg Suharsono di ruang kerjanya, Senin (17/2).
Antisipasi DBD  dengan melakukan Sistim Kewaspadaan Dini (SKD) dan hasilnya sampai saat ini belum ada kasus DBD yang signifikan.
"Kondisi hujan bisa berpotensi berkumpulnya nyamuk selain 3 M, kami imbau masyarakat bisa membersihkan bak mandi, dan kondisi lingkungannya agar lebih terjaga, serta memperhatikan kebersihan lingkungan disekitar kita, mengindari kebiasaan menggantung pakaian dalam kamar," ujarnya.
Kesiapsiagaan lainnya dengan menyiagakan seluruh Puskesmas 24 jam, guna menangani pasien yang diindikasi terkena DBD. Selain itu juga mengubah perilaku masyarakat agar mengikuti Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), meskipun tidak mudah. Namun terus dilakukan karena program tersebut sangat membantu mencegah munculnya penyakit DBD.
Sejauh ini, lanjut dia, perilaku masyarakat Kaltim sudah lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya dalam memutuskan mata rantai penularan penyakit DBD dengan cara 3M Plus tersebut, sehingga kasus DBD mengalami penurunan.
Selain ancaman penyakit demam berdarah, yang harus diwaspadai  infeksi saluran pernafasan akut (ISPA). Karena ISPA terbagi menjadi dua saluran atas dan bawah. Biasanya terjangkit kepada anak-anak karena memang sistem daya tahan tubuh atau imunnya belum kuat.
"Dengan kondisi itu, upaya pencegahan penyakit dan penyehatan lingkungan mutlak harus dilakukan semua masyarakat," ungkapnya. john

Parkir Liar Mulai Kambuh

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Parkir yang berada di kawasan Jalan Gajah Mada kembali muncul. Padahal seringkali di jaga dan dihimbau oleh Dinas Perhubungan (Dishub) tetap saja bermunculan jika tidak ada petugas. Dishub  Samarinda sendiri telah menetapkan Jalan Gunung Semeru menjadi kantong parkir, tetap saja puluhan kendaraan bermotor terparkir di bahu jalan yang tak pernah sepi tersebut.
Menurut Kepala Seksi Pengendalian dan Operasional Dishub Samarinda Yunik Bachtiar, pihaknya telah memasang spanduk pemberitahuan bahwa dilarang parkir di sepanjang Jalan Gajah Mada. Selain itu juga menempatkan personil saat sore hari di kawasan tersebut.
"Entahlah para pengendara motor memang bandel. Kesadaran untuk mematuhi peraturan sangat kurang," kata Yunik.
Ditambahkannya, untuk program penertiban akan terus berjalan sampai warga bisa mematuhi peraturan dengan baik. Di antaranya seperti program penggembosan ban yang dilakukan di Jalan Juanda, Jalan AW Sjahranie, Jalan PM Noor dan Jalan Pemuda. Dengan melakukan penertipan yang dilakukan seminggu dua kali ini bisa membuat efek jera bagi para pengendara yang coba-coba memarkir kendaraannya di badan jalan.
"Kami akan terus lakukan penertipan hingga warga Kota Samarinda benar-benar sadar terhadap larangan parkir sembarangan," ujarnya.
Selain itu juga di kawasan Jalan Pulau Irian yang meski sering kali ditindak, parkir liar di berbagai titik tetap saja terjadi. Walau pernah di tertibkan tak butuh waktu lama bagi juru parkir liar kembali beraksi memarkir kendaraan sembarangan. Petugas Dishub yang berjaga pun tak berdaya menertibkan dengan banyak alasan.
Kepala Dishub Samarinda Abdullah mengatakan, pihaknya sungguh dibuat pusing dengan hal ini. "Padahal kami telah menerapkan rekayasa parkir untuk pusat perbelanjaan itu. Petugas pun kami kerahkan untuk berjaga. Selain itu, kami mencoba memasang rambu lalu lintas agar mudah menindak bila ada pelanggaran. Tapi begitu dipasang, besoknya rambu itu sudah dirusak," pungkasnya. aon

Sarkowi Kembali Terpilih Jadi Ketua Arema Kota Raja

Arema Kota Raja Berkomitmen Membangun Kukar”

TENGGARONG, Poskota Kaltim
Musyawarah Daerah (Musda) ke 2 Paguyuban Arema Kota Raja, yang berlangsung pada Sabtu (15/2), di Hotel Fatma Tenggarong, memilih Sarkowi V Zahri kembali menjadi Ketua Paguyuban Arema Kota Raja, masa bhakti 2014-2019.
Pada proses pemilihan ketua, Sarkowi V Zahri terpilih secara aklamasl. Sebab tidak ada calon yang maju dalam pertarungan pemilihan ketua Arema Kota Raja.
Sarkowi V Zahri kepada Poskota Kaltim, menyampaikan ucapan terimakasih atas dukungan dan kepercayaannya untuk memimpin kembali paguyuban Arema Kota Raja-Kutai Kartanegara.
“Siap mengemban kepercayaan dan melanjutkan program yang belum terselesaikan.”kata Sarkowi V Zahri yang merupakan Anggota DPRD Kaltim ini.
Menurut Sarkowi, program Arema yang perlu terus dilanjutkan adalah programm pembinaan anggota, program sosial kemasyarakatan, seperti peduli bencana yang rutin dilaksanakan selama ini, pembinaan anggota menyangkut minat dan bakat baik kesenian maupun olahraga.”Selanjutnya adalah pemantapan parisipasi pada pembangunan Kukar dengan ikut mendukung dan mensuksskan program gerbang raja.” Tutur Sarkowi.
Lanjut Sarkowi,Bagi arema Kukar, prinsip dimana bumi dipihjak disitu langit dijunjung , karena itu berperan aktif pada pembangunan dan bergandeng tangan dengan komponen masyarakat Kukar yang lain dalam menjalin persatuan dan kesatuan merupakan hal yang terus dilakukan.”Arema Kota Raja berkomitmen membangun Kukar. Karena di Kukar ini tempat menjalani hidup dan selayaknya untuk mencintai daerah ini,”tandas Sarkowi V Zahri, Caleg Partai Golkar untuk DPRD Prov Kaltim, dapil Kukar-Kubar.
Sarkowi  juga mengucapkan terima kasih kepada Korwil Arema Kecamatan dan organisasi binaan Arema Kota Raja, yang secara aklamasi memilih nya pada Musda ke 2 Arema Kota Raja. "Ini merupakan amanah yang harus saya laksanakan dengan baik. Apalagi momen ini bertepatan dengan momen HUT Arema Kota Raja ke 5.Semoga akan bisa menjadi momentum bagi keadaan yang lebih baik di amsa yang akan datang.” Katanya.
Sementara dalam memeriahkan HUT Arema Kota Raja, diantaranya adalah Turnamen Futsals e Kukar pada 21 Februari dan Hiburan rakyat, dnegan band dangdut, Sagita Band dari Surabaya pada 2 Maret 2014 mendatang. awi

Tidak Profesional Ijin Dicabut

Pengusaha Tambang Diminta Patuhi UU No 4 Tahun 2009

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Pengusaha pertambangan yang beroperasi di wilayah kota Samarinda diminta lebih profesional menjalankan usahanya dan dapat mematuhi dan menjalankan Undang-Undang Nomor 4 tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara (Minerba). Meski diakui bahwa berlakunya Undang-undang tersebut masih mendapatkan perlawanan dari para pengusaha batu bara khususnya tentang pemberlakuan kebijakan larangan ekspor bijih (raw material atau core).
Wakil Walikota Samarinda Nusirwan Ismail kepada wartawan belum lama ini mengaku bersyukut tentang peraturan itu, hal ini tentunya memancing agar perusahaan pertambangan bisa lebih selektif di pasar ekspor.
kebijakan tersebut setidaknya bisa mengerem para pengusaha untuk tidak berlomba-lomba  menggali batubara tanpa bertanggung jawab terhadap lingkungan.
"Jika tidak profesionalmaka pemerintah kota Samarinda tidak segan-segan mencabut ijin usahanya," kata Nusirwan.
Di Samarinda sendiri lanjut Nusirwan saat ini sudah ada inventarisasi yang menunjukan 26 perusahaan batubara  tidak aktif dan tidak membuat rencana pertambangan untuk tahun 2014.
Pemerintah akan mencabut IUP perusahaan tersebut apabila dalam satu tahun tidak membuat rencana pertambangan maupun membayar jaminan reklamasi berdasar ketentuan Pertambangan.
Dari itu, Pemkot Samarinda mengharapkan agar Perusahaan Pertambangan Batubara yang masih beraktivitas di Samarinda dituntut lebih profesional khususnya dalam hal ekspor mineral mentah.
Dengan keluarnya kebijakan dari  Pemerintah Pusat tersebut, maka Pemkot Samarinda kini tengah mewaspadai terhadap aktivitas pertambangan yang terhenti akibat peraturan tadi, sehingga bisa  meninggalkan tanggung jawabnya terhadap lingkungan.
Nusirwan berharap dampak kebijakan tadi yang berlaku secara nasional setidaknya bisa mengajak perusahaaan pertambangan yang profesional untuk bergerak.
Meski diketahui bahwa para pemegang IUP di Samarinda lebih banyak menjual hasil batubaranya ke dalam negeri.
”Artinya ada yang perlu saya tekankan  bagi perusahaan yang tidak profesional seperti tidak memiliki pengalaman, ragu-ragu serta tidak memiliki perhitungan yang baik dalam antisipasi pengelolaan lingkungan, sebaiknya saran saya  jangan bekerja.” tegasnya.
Pemkot Samarinda akan terus mengejar tanggung jawab dan kewajiban reklamasi kepada perusahaan yang masih beraktivitas maupun yang terhenti saat ini sesuai dengan Undang-Undang Minerba dan juga lingkungan.
Karena hal ini juga berdasar  pada kota Samarinda yang jumlah penduduknya semakin padat ditambah peningkatan pemukiman  yang bergerak terus terutama di daerah Kecamatan Samarinda Utara.
Pemkot khawatir apabila izin ini masih dipegang mereka yang tidak profesional dan melemparkan kegiatan penambangannya ke subkontraktor lain pastinya sangat berbahaya.
"Hal ini tentu bisa berpotensi mengarah kepada kerusakan apabila dikerjakan bukan pada ahlinya  tentu ini harus diwaspadai,” tegas Nusirwan. M4n

Kaltara Siap Sediakan Perangkat Sekretariat KPU

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Pj Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie menyatakan bahwa Pemprov Kaltara siap menyediakan perangkat pendukung, baik yang akan menjadi Sekretaris Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Kaltara hingga Sekretariat.
Karena hal ini merupakan kewajiban pemerintah untuk menyiapkan, sehingga penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) 2014, baik legislatif dan Presiden RI berlangsung sukses di Kaltara.
“Yang jelas, untuk menyukseskan penyelenggaraan Pemilu 2014, Pemprov Kaltara siap menyediakan perangkat, mulai pegawai dan PNS yang akan menjabat sebagai Sekretaris KPU akan kami siapkan. Begitu juga sekretariatnya. Karena, semua itu adalah kewajiban yang harus dilakukan pemerintah dalam mendukung pelaksanaan pemilu,” kata Irianto Lambrie di Kantor Gubernur Kaltim, Sabtu (15/2).
Meski demikian, hingga saat ini Pemprov masih menunggu keputusan KPU Pusat dalam membentuk KPU Kaltara. Karena KPU Pusat yang berwenang untuk membentuk itu.
Mendukung dan mempercepat pembentukan itu, maka hingga saat ini Pemprov Kaltara telah membuat surat sebanyak dua kali kepada KPU Pusat dan Kementerian Dalam Negeri. Bahkan sudah ada dukungan dari Kemendagri agar pihak Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN&RB) merekomendasikan kepada KPU Pusat untuk segera membentuk KPU Kaltara.
“Surat dari Menteri Dalam Negeri sudah saya terima dalam merespon surat yang kami sampaikan baru-baru ini tentang percepatan pembentukan KPU tersebut,” jelasnya.
Koordinasi dan konsultasi juga sudah dilakukan sebanyak dua kali, baik ke Kemendagri, KemenPAN&RB dan KPU Pusat. Namun demikian, sesuai informasi yang diberikan KPU Pusat, bahwa saat ini masih mempersiapkan jelang penyelenggaraan Pemilu Legislatif dan Presiden RI.
Meski begitu, Pemprov Kaltara berharap KPU Pusat dapat membentuk KPU Kaltara paling lambat sebelum Pilpres. “Jadi, Kaltara masih mengikuti proses penyelenggaraan Pemilu yang dilakukan KPU Kaltim. Sehingga, saat ini Pemprov Kaltara masih menunggu pembentukan yang dilakukan KPU Pusat,” tandasnya. mar

Kabag Humas Diminta Dekat dengan Wartawan

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Walikota Syaharie mengingatkan Kabag Humas Pemkot Samarinda yang baru menjabar untuk bisa lebih dekat dengan para Wartawan yang ada di kota Samarinda, khususnya yang meliput kegiatan pemerintah kota Samarinda.
Hal ini dimaksudkan agar kegiatan-kegiatan pemerintah kota Samarinda bisa lebih diketahui masyarakat  ketimbang berita berita yang memojokan pemerintah kota Samarinda khususnya dalam hal penanggulangan banjir.
Selama ini meski tidak semuanya banyak berita-berita terkesan memojokan pemerintah kota Samarinda khususnya dalam penanggulangan banjir yang mengatakan bahwa pemerintah tidak berbuat apa-apa, jumlah daerah banjir bertambah dan lain-lain.
"Padahal banyak yang sudah dilakukan pemerintah namun hal itu tidak dianggap seksi oleh wartawan, dari itu kedepan humas yang baru bisa membuat kegiatan humas yang tidak seksi itu menjadi seksi," kata Jaang kepada sejumlah wartawan di balai kota Samarinda belum lama ini.
Banyak sekali kegiatan yang sudah dibuat pemerintah kota Samarinda dalam hal penanggulangan banjir, seperti memperlebar saluran air disejumlah titik, mendatangkan alat penyedot lumpur, dan beberapa kegiatan lannya.
"Ini harusnya disosialisasikan terus oleh Humas melalui wartawan yang ada di Humas," tegasnya.
Selain itu Jaang mengingatkan bahwa pergantian beberapa pejabat dilingkungan Pemkot Samarinda adalah Penyegaran pejabat dan mengisi kekosongan jabatan dikarenakan pensiun maupun meninggal dunia.
“Pelantikan hari ini merupakan putaran pertama di tahun 2014, selanjutnya gerbong mutasi akan terus berlanjut di waktu mendatang seiring terjadinya kekosongan jabatan maupun adanya kebijakan lain dari pemerintah. Yang jelas kita harus memberikan yang terbaik bagi warga di tahun ke empat kepemimpinan saya bersama Pak Nusyirwan,” kata Jaang.
"Visi misi Pemkot dan 5 prinsip bekerja dengan hati melayani rakyat. Untuk mendukung agenda kerja Pemkot berlandaskan visi misi, maka diperlukan pemimpin cerdas, cakap dan kuat yang memiliki komptensi, kapasitas dan kapabilitas yang memadai, inovatif dan memiliki kreatifitas tinggi,” tegasnya.
Untuk itu, katanya, Pemkot juga akan terus melakukan evaluasi, dan jika tidak mampu bukan mustahil dalam waktu tidak terlalu sudah diganti yang lebih cakap, kompeten dan profesional. M4n

Kecelakaan di Jalan Samarinda?Balikpapan Mesti Dikurangi

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Dalam upaya mengurangi kecelakaan sekaligus penertiban berlalulintas di poros  Jalan Samarinda – Balikpapan, Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltim telah memasang rambu kecepatan kendaraan bermotor di 23 titik rawan kecelakaan.
Menurut Kepala Dishub Kaltim H Zairin Zain, pembangunan rambu kecepatan tersebut guna mengatur kecepatan kendaraan agar para pengemudi taat peraturan sekaligus sebagai penanda daerah rawan kecelakaan lalu lintas.
“Selama ini memang tidak ada rambu-rambu kecepatan kendaraan untuk sepanjang jalan Samarinda- Balikpapan sekitar 115 kilometer, sehingga Gubernur meminta agar dibangun rambu-rambu jalan guna mengatur pengemudi maupun pengguna jalan lainnya memacu kecepatan kendaraannya,” ujar Zairin Zain, Jumat (14/2).
Sehingga para pengemudi maupun pengguna jalan lainnya lebih berhati-hati dan mampu mengatur kecepatan  kendaraannya sesuai kondisi jalan. Diharapkan, dengan terbangunnya rambu-rambu kecepatan itu akan mengurangi resiko kecelakaan yang cukup tinggi.
Rambu-rambu tersebut berisi pengaturan kecepatan kendaraan maksimal (speed)  60 kilometer per jam, khususnya untuk ruas jalan yang berkelok-kelok dari arah Balikpapan sekitar kilometer 50 Balikpapan-Samarinda atau kawasan rumah makan Tahu Sumedang.
“Rambu-Rambu kecepatan kendaraan itu kita prioritaskan di kawasan jalan-jalan berkelok atau sekitar kilometer 50 poros Balikpapan-Samarinda. Selain berkelok juga kondisi jalan menyempit baik turunan maupun menanjak,” jelasnya.
Rambu-rambu ini lanjut Zairin, untuk mengingatkan para pengemudi yang sering ugal-ugalan yang memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi akhirnya berakibat mengambil jalur jalan yang salah atau saling menyalib.
Diharapkan dengan terbangunnya rambu-rambu ini maka bagi pengemudi yang melintas di poros jalan Samarinda-Balikpapan maupun sebaliknya, terutama di jalur jalan berkelok tetap mentaati aturan ini guna keselamatan bersama para pengguna jalan dan mengurangi kecepatan kendaraannya. john

Pusaka Harus Tampil Jadi Pelopor Wadah Pemersatu

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Dewan pembina Persekutuan Suku Asli Kalimantan (Pusaka) Kaltim H Irianto Lambrie menegaskan, organisasi Pusaka harus tampil menjadi pelopor wadah pemersatu bangsa dan pembangunan disegala bidang.
"Negara kita penduduknya memiliki masing-masing budaya yang majemuk. Oleh karena itu Pusaka wajib menjaga persatuan dan persaudaraan diantara suku-suku di negeri ini," tegas Irianto Lambrie mewakili gubernur Kaltim pada apel kesetiaan di halaman Kantor gubernur Kaltim Sabtu (15/2).
Disebutkan, kondisi Kaltim maupun Kaltara  yang sudah kondusif ini harus terus dijaga dengan membangun rasa kebersamaan dan persatuan untuk bersama-sama membangun Kaltim.
"Pusaka harus menjadi garda kedepan untuk membangun kedamaian, karena  kerukunan merupakan modal kekuatan, kalau tidak kompak akan menyebabkan kelemahan dan akan  mengalami kemunduran," tegas Irianto lambrie juga Pj gubernur Kaltara ini.
Menurutnya terbentuknya organisasi Pusaka melalui perjalanan proses yang panjang, sangat rugi kalau meyia-yiakan keberadaannya yang usianya sudah lima puluh tahun lebih.
"Kita harus bangga  Pusaka sampai sekarang masih eksis sehingga harus terus kita bina keberadaannya.Apalagi organisasi ini  juga turut mendukung perjuangan berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)," ungkapnya.
Pusaka menjadi salah satu pilar keberadaan NKRI, oleh karena itu semua yang menyatakan anggota pusaka  wajib dirinya turut menjaga dan mempertahankan NKRI. "Siapa yang menganggu NKRI warga Pusaka wajib membela dan mempertahankannya," tegasnya.
Ia berharap dengan dilantiknya DPW Pusaka Kaltim  merupakan wadah untuk menghimpun setiap aspirasi masyrakat yang menjadi suku asli di Kalimantan yang dibutuhkan bagi kemajuan daerah Kaltim.
”Pusaka Kaltim milik kita bersama, khususnya dalam rangka keterlibatannya bagi pembangunan di daerah ini,” ujarnya.
Ditegaskan Irianto, keberadaan Pusaka ini mampu menjadi wadah yang dapat membagi pengalaman dan wawasan serta peran aktifnya bagi masyarakat didalam pembangunan di Kaltim. Selain berupaya dalam membina dan memajukan suku asli Kalimantan kepada peran yang konstruktif. Diharapkan Pusaka turut berperan dalam menjaga keamanan demi perdamaian di daerah ini dengan kepekaan yang mampu menceramati isu–isu sara yang bisa saja dapat berkembang.
"Kami berharap, melalui Pusaka Kaltim mampu bersama-sama membangun masyarakat yang sejahtera dan berkeadilan dan jadikan organisasi ini sebagai sarana penghubung terhadap komunikasi suku asli Kalimantan dengan Pemerintah berperan terhadap pembangunan,” pungkasnya.
Sementara itu Ketua DPW Pusaka Kaltim Arifin Sabo periode 2013-2018 mengatakan, tujuan didirikannya Pusaka ini tidak lain  untuk mempersatukan suku asli Kalimantan tanpa ada perbedaan.
“Hal ini yang kami bangun tanpa ada sekat,batasan kita semua sama, kita satu dalam ke Bhineka Tunggal Ikaan, siapa itu kita, baik kita Kutai,ada banjar dan juga ada Dayak kita satu untuk membangun Kaltim untuk semua,”jelasnya. john

Pemprov Fokus Pendidikan

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Wakil Gubernur (Wagub) Kaltim HM Mukmin Faisyal HP menyatakan bahwa program pendidikan menjadi fokus perhatian Pemprov Kaltim, karena sebagai faktor utama dalam keberhasilan pelaksanaan pembangunan.
Dengan kualitas pendidikan yang bermutu diyakini akan dapat meningkatkan kualitas SDM di daerah, sehingga tercipta insan pembangunan yang memiliki kemampuan intelektual yang dapat diandalkan.
“Pemerintah Kaltim terus berkomitmen untuk mendukung pelaksanaan bidang pendidikan di daerah ini. Salah satunya adalah pengalokasian dana APBD yang cukup besar bagi pembangunan di sektor pendidikan, tidak hanya di tingkat provinsi tetapi juga di Kabupaten/Kota,” kata Mukmin Faisyal saat membuka lomba Asah Terampil Matematika (Astramatika) XXI se Kaltim yang digelar Himpunan Mahasiswa Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Kependidikan (FKIP) Unmul di Gor 27 September Unmul, Sabtu (15/2).
Menurut dia, hal itu terus dilakukan karena daerah ini terkenal memiliki sumber daya alam (SDA) yang melimpah dibandingkan dengan daerah lain. Adanya berkah dan karunia tersebut justru merupakan tantangan bagi masyarakat di daerah serta pemerintah untuk dapat memanfaatkan dengan baik guna kemakmuran masyarakat Kaltim.
Meski demikian, ke depan sudah saatnya daerah juga perlu memikirkan dan mengambil langkah-langkah antisipasi bagi kemungkinan berkurang SDA yang tak bisa diperbaharui, seperti minyak, gas bumi dan hasil tambang yang selama ini menjadi andalan di daerah dalam memperoleh dana dan pembiayaan pembangunan.
Dengan cara, meningkatkan kemampuan dan kreatifitas masyarakat dengan terus memberikan perhatian yang serius bagi pengembangan sektor pendidikan. “Hal ini menurut saya, sejalan dengan apa yang tengah dilakukan Himpunan Mahasiswa Pendidikan Matematika FKIP Unmul yang melaksanakan lomba astramatika. Diharapkan, even ini sebagai ajang kreatifitas bagi pelajar untuk terus berpacu dan meningkatkan prestasi mereka,” jelasnya.
Kegiatan tersebut wajar dilaksanakan, karena setiap generasi muda bangsa Indonesia memiliki sikap dan kepribadian yang kritis, kreatif, inovatif dan sportif. Karena, sikap kritis menunjukkan bahwa anak muda Indonesia peduli melihat dan merasakan suatu kondisi yang tidak baik. Kritis bukan berarti hanya pandai mengkritik atau menyalahkan, akan tetapi harus ada solusi bagaimana cara mengatasi suatu masalah.
Kemudian kreatif dan inovatif, adalah dua kata yang berbeda akan tetapi sangat berkaitan dengan sikap kepribadian seseorang yang bernilai positif, yakni kreatif berarti penuh ide dan karya, sedangkan inovatif, seseorang terus berkarya  dengan hal-hal baru yang besifat membangun. Sedangkan sportif adalah pengakuan dan penghargaan pada kemampuan atau kelebihan, baik yang dimiliki sendiri maupun orang lain.
“Dengan begitu, kritis, kreatif, inovatif dan sportif harus dimiliki setiap generasi muda Indonesia, terutama mahasiswa FKIP Matematika, karena kepribadian tersebut bernilai positif,” jelasnya.
Dia menjelaskan, Matematika adalah ilmu pasti yang penuh dengan perhitungan-perhitungan yang tidak jarang membuat orang berkesimpulan bahwa ilmu Matematika sangat sulit dipelajari, membosankan dan tidak menarik. Bahkan dianggal sebagai mata pelajaran yang menakutkan.
Pendapat tersebut tidak benar. Matematika sangat penting dipelajari, namun tentu juga diperlukan keterampilan dan kreatifitas sehingga kian menarik untuk dipelajari.
“Jika seseorang sudah mengenal dan memahami ilmu Matematika dengan baik, maka tidak ada salahnya perlu diuji dan diasah kemampuannya seperti mengikuti lomba Astramatika yang dilaksanakan FKIP Unmul,” jelasnya.
Sementara itu, Pembantu Rektor II Bidang Administrasi Umum, Kepegawaian dan Keuangan Unmul Prof Dr H Masjaya mengatakan Program Studi Matematika FKIP Unmul harus bertanggung jawab dengan memberikan solusi terbaik agar mata pelajaran matematika di sekolah maupun di perguruan tinggi dapat menjadi lebih diminati.
Dengan makin banyak peminat matematika, maka diharapkan makin banyak pula pelajar di Kaltim yang tampil sebagai juara pada ajang-ajang lomba, baik pada kompetisi nasional mupun di tingkat dunia.
“Melalui kegiatan seperti ini diharapkan Kaltim mampu mencetak generasi muda yang berkualitas dan dapat mendukung program pembangunan di daerah,” jelasnya.
Astramatika tahun ini dilaksanakan sejak 15 Februari dan 13 hingga 15 Maret. Peserta yang mengikuti sebanyak 258 kelompok, terdiri jenjang SD 115 kelompok, SMP 99 kelompok dan SMA-SMK 44 kelompok. mar

Gubernur Minta BLK di Daerah Dioptimalkan

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Gubernur Kaltim H Awang Faroek Ishak, mengatakan, dalam upaya penurunan angka pengangguran di Kaltim, diharapkan dapat  mengoptimalkan dan memberdayakan Balai Latihan Kerja (BLK) yang ada di masing-masing kabupaten/kota di Kaltim. Dengan terobosan ini,  para lulusan SMK yang  belum memiliki keterampilan dan kompetensi dapat  dilatih kembali di BLK.
"Untuk menurunkan angka pengangguran tersebut memerlukan dukungan dan kerjasama lintas sektor dan lintas wilayah. Pengembangan sektor padat karya yang mampu menyerap tenaga kerja agar terus ditingkatkan, terutama di bidang pertanian dalam arti luas dan UMKM,"kata Awang Faroek Ishak beberapa hari lalu.
Awang menambahkan,  perlu meningkatkan upaya pengembangan potensi usaha ekonomi lokal yang hasilnya dapat meningkatkan perekonomian masyarakat dan mengurangi pengangguran. Disamping itu, peningkatan dan perluasan kesempatan kerja agar lebih diutamakan bagi pengangguran penduduk lokal. Missing link antara lembaga pendidikan dan pelatihan dengan pasar kerja diupayakan seminimal mungkin.
 "Diharapkan lulusan yang dihasilkan oleh lembaga pendidikan dan pelatihan sebagian besar dapat terserap di pasar kerja. Oleh karena itu diperlukan sinergitas antara apa yang dihasilkan oleh lembaga pendidikan dan pelatihan  dengan kebutuhan pasar kerja, baik menyangkut bidang yang dibutuhkan maupun standar kompetensi,"ujar Awang.
Menurut Awang, Pemprov  Kaltim berjanji tidak berhenti melakukan terobosan-terobosan dalam rangka  mengurangi kesenjangan antara kebutuhan pasar dan tenaga kerja yang tersedia.
Untuk itu, Awang menjelaskan, Pemprov Kaltim akan memberdayakan Balai Latihan Kerja (BLK) yang ada di masing-masing kabupaten/kota di Kaltim. Dengan terobosan ini, ujarnya, para lulusan SMK yang  belum memiliki keterampilan dan kompetensi dapat  dilatih kembali di BLK.
Selain itu, dalam mengurangi kesenjangan antara kebutuhan pasar dan tenaga kerja, Pemprov Kaltim juga tengah menggagas dengan Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi untuk menjadikan BLKI yang berada di Balikpapan sebagai percontohan BLKI yang berstandar internasional.
“Oleh karena itu, mengenai siswa SMK ada dua hal yang harus mereka pahami, yakni di satu sisi ketika lulus  mereka harus siap bekerja. Misalnya, mereka yang menempuh jurusan perhotelan kerjanya di hotel, kemudian mereka yang jurusan tata boga kerjanya masuk di bagian tata boga,"ujarnya.
Selain itu yang perlu dipahami adalah selain mencari kerja, mereka yang lulusan SMK ini harus mampu membuka peluang kerja atau mandiri. Misalnya, mereka dulunya masuk dijurusan otomotif saat lulus bisa membuka bengkel.
"Hal seperti itu sebenarnya yang kita harapkan, jadi mereka tidak semata-mata hanya mencari kerja, tetapi dapat membuka lapangan kerja,"tandasntya. mar

Pembangunan Infrastruktur Perlu Dukungan Swasta

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Gubernur Kaltim H Awang Faroek Ishak menegaskan, terbatasnya anggaran pembangunan yang bersumber dari APBN (anggaran pendapatan dan belanja negara) maupun APBD (anggaran pendapatan belanja daerah) serta dana BUMN (Badan Usaha Milik Negara) maka pemerintah masih memerlukan dukungan swasta.
“Kita tidak bisa hanya mengandalkan dana dari pemerintah semata baik APBN maupun APBD bahkan BUMN saja masih terbatas dananya. Tapi kita terus menjalin kerjasama dengan pihak swasta yang dana besar untuk mendukung pembangunan infrastruktur di daerah,” kata Gubernur Kaltim H Awang Faroek Ishak, pekan lalu.
Menurut dia, dana yang bersumber dari APBN selanjutnya dibagikan ke daerah dalam bentuk APBD baik provinsi maupun kabupaten/kota, sedangkan BUMN juga terbatas. Walaupun diakui Awang, saat ini sudah banyakpembangunan infrastruktur maupun sarana dan prasarana serta fasilitas di daerah yang telah didukung melalui dana APBN maupun kerjasama dengan BUMN.
Namun program MP3EI (masterplan percepatan dan perluasan pembanguan ekonomi Indonesia) telah memberikan peluang bagi daerah untuk meningkatkan kerjasama dengan pihak swasta melalui pola public private partnership (PPP).
“Kita tetap optimis pembangunan infrastruktur apapun di daerah harus dikerjasamakan dengan pihak swasta. Sebab, mereka itu para pemilik modal usaha yang besar namun belum dikelola secara maksimal,” jelasnya.
Kaltim sekarang ini telah menetapkan tujuh kawasan pengembangan industri yang tersebar di kabupaten/kota. misalnya, Bontang dipilih sebagai kawasan pengembangan klaster industri berbasis gas dan kondensat.
Samarinda sebagai ibukota provinsi ditetapkan untuk pengembangan kawasan industri jasa dan perdagangan, Balikpapan untuk pengembangan kawasan industri Kariangau, sedangkan Kutai Timur untuk kawasan industri pertanian dan oleochemichal serta KIPI Maloy.
Kabupaten Berau ditetapkan untuk pengembangan kawasan industri wisata sesuai dengan potensi kepariwisataan  daerah dan Kabupaten Bulungan untuk kawasan industri pertanian melalui pengambangan kawasan Delta Kayan serta Malinau sebagai kawasan hutan konservasi melalui kawasan Hutan Kayan Mentarang.
“Program-program MP3EI harus sukses dan tujuan kita semua adalah untuk mencapai kemajuan daerah dan mewujudkan kesejahteraan bagi rakyat. kita bertekad potensi kekayaan sumber daya alam harus memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi rakyat,” ungkap Awang Faroek. mar

Pemkot Tegaskan Jamkesda Tetap Jalan

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Pemkot Samarinda menegaskan bahwa program Jaminan kesejatan daerah yang sudah diberlakukan sejak beberapa tahun lalu masih tetap jalan, meski pemerintah pusat telah mengeluarkan program jaminan kesehatan nasional oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS). Program Jamkesda yang sebelumnya sudah berjalan akan tetap ada dan sifatnya membantu program jaminan kesehatan yang dijalankan BPJS.
“Kami jamin, Jamkesda bagi warga Samarinda tetap jalan, eksis dan tidak untuk dibedakan satu sama lain. Bahkan Jamkesda pun menyanggah atau menampung warga yang semula dijamin Jamkesmas, namun tidak memenuhi ketentuan BPJS," Kata Wakil Walikota Samarinda H Nusirwan Ismail kepada petugas kesehatan dalam rangka Sosialisasi Jamkesda di RSUD A Wahab Syahranie belum lama ini.
Lanjut Nusirwan hingga saat ini Jamkesda masih menerima kepesertaan bagi warga. Untuk itu dimohon dukungan kepada seluruh jajaran di rumah sakit untuk memberikan pelayanan terbaiknya bagi warga kota Samarinda.
Dia berharap dengan sosialisasi layanan dari Jamkesda, nanti bisa mengoptimalkan pelayanan kepada warga, namun untuk mengembangkan kualitas Jamkesda tidak hanya peran pemerintah daerah yang melakukan sosialisasi namun juga perlu dukungan mitra pemerintah dan semua stakeholder.
“Kita tidak ingin kualitas dan kuantitas layanan Jamkesda berkurang. Jamkesda harus berkeadilan untuk semua lapisan masyarakat. Tentunya kami sangat mengharap dukungan teman-teman di rumah sakit sebagai ujung tombak pelayanan,” tegasnya.
Apalagi lanjutnya, program ini merupakan program unggulan yang uangnya juga unggulan alias tidak sedikit penganggarannya.
“ jadi saya tegaskan Tidak ada kompetisi antara BPJS dengan Jamkesda. Intinya masyarakat bisa sejahtera dengan subsidi kesehatan,” tegas Nusyirwan.
Selain itu Nusyirwan juga menegaskan bahwa selain di RSUD AWS, Jamkesda juga memberikan layanan di RSUD IA Moeis khusus rumah sakit pemerintah, bahkan juga bekerja sama dengan rumah sakit swasta.
“Sudah saatnya kita memperbanyak titik layanan dengan melihat jumlah penduduk dan luas wilayah,” katanya.
Berbicara masalah layanan, sebut Nusyirwan sepanjang dirawat di kelas III, akan ditanggung. “Bahkan untuk kemoterapi pun kita tanggung sesuai advis dari dokter, termasuk juga yang sakit jantung, jika advis dokter harus pasang ring, Jamkesda akan menanggungnya hingga Rp100 juta. Di atas 100 juta juga tetap ditanggung dengan catatan  advis tim pengendali,” katanya.
Nusyirwan juga mengemukakan UPTD Jamkesda telah bekerja sama pula dengan rumah sakit di luar Kaltim untuk tindak lanjut pengobatan yang tidak bisa ditangani di rumah sakit di daerah.
Sementara Kepala UPTD Jamkesda dr Syarifah Rahimah sangat mengharapkan hasil yang maksimal dalam sosialisasi sehingga berimbas dengan pelayanan bisa tepat guna dan sasaran. “Mudahan tidak ada lagi miss komunikasi tentang layanan yang ada di Jamkesda setelah sosialisasi ini. Kita juga menempatkan 4 petugas dari UPTD Jamkesda, jika ada masalah atau ingin mencari informasi bisa juga bertanya di petugas Jamkesda,” Kata Rahimah.
Tampak hadir pula Asisten III Setkot Samarinda DR H Ridwan Tassa, kepala Dinas Kesehatan drg Nina Endang Rahayu dan Kepala Bagian pelayanan RSUD AWS dr Nurliana Adriati Noor. M4n

Mugirejo Banjir Akibat Drainase Buntu

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Kecamatan Sungai Pinang yang sering diguyur hujan dengan volume air yang sedang saja sudah membuat banjir. Akibatnya, Jalan DI Pandjaitan dan sekitarnya tergenang hingga menyerupai sungai. Kondisi tersebut bukan saja menyengsarakan namun juga menghambat aktivitas warga yang hendak keluar rumah.
Warga menuding tingginya genangan air di lokasi tersebut dikarenakan drainase yang tidak berfungsi dengan baik. Di Jalan DI Pandjaitan tepatnya di depan gerbang Jalan Poros Mugirejo hingga kedalamsemua drainase tertutup pasir dan sampah. Sehingga air tidak bisa mengalir dengan deras dan lancar.
Selain itu juga dikawasan Jalan Damanhuri lebih parah. Di sana bahkan sama sekali tidak ada gorong-gorong, sehingga air menyeberang jalan melewati badan jalan. Akibatnya banyak warga yang tidak berani lewat ketika arus air yang sangat kencang.
Kondisi tersebut diakui Lurah Mugirejo M Idham menurutnya, drainase di Jalan Mugirejo mendesak untuk kembali dinormalisasi. Sebab lokasi tersebut merupakan salah satu titik terparah ketika banjir. Bukan itu saja, dia melihat drainase di sepanjang jalan dari gerbang Mugirejo hingga muka Damanhuri juga buntu.
"Semua drainase di sana harus segera dinormalisasi. Sebab percuma kalau hanya di depan gerbang itu saja yang dibersihkan sementara yang lain tidak," kata Idham.
Permasalahan tidak hanya pada drainase yang buntu, tetapi juga karena jalan yang menanjak dari arah Mugirejo ke Kecamatan Sungai Pinang. Hal itu yang membuat air tertampung di sana dan tidak bisa mengalir melewati kecamatan hingga gorong-gorong di simpang tiga Jalan Bukit Alaya. "Karena itu kami mengusulkan agar drainase di tempat yang menanjak itu diperdalam. Kalau tidak seperti itu, masalah di sana tidak akan cukup hanya dengan pembersihan drainase," urainya.
Solusi lain yang dirasa bisa mengatasi masalah di sana, dengan membangun gorong-gorong di dua lokasi tersebut. Gorong-gorong dibuat menyeberangi badan jalan ke drainase di sebelahnya. Dengan begitu, sedikit demi sedikit genangan air akan berkurang hingga ketinggian banjir tidak akan separah seperti banjir yang kerap terjadi.
"Sebenarnya kami sudah menyampaikan kondisi tersebut kepada Dinas Bina Marga dan Pengairan (DBMP). Namun hingga kini kami belum dapat informasi dari mereka. Kita tunggu saja sambil saya berharap warga bisa lebih bersabar," pungkasnya. aon

Gugatan Yefta Berto Ditolak

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Gugatan yang dilayangkan Pdt. Yefta Berto, Arthya Fathra Martin, dan Rini Puspa Nereng, di Pengadilan Negeri (PN) Samarinda, melalui pengacaranya Jaidun, SH, akhirnya ditolak Majelis Hakim (MH) dalam amar putusannya kemarin dengan tidak mengabulkan seluruh gugatan yang diajukan penggugat.
Yefta Berta Cs melayangkan gugatan karena tidak terima diberhentikan dari keanggotaan Partai Damai Sejahtera (PDS). Majelis hakim (MH) yang diketuai Moch Taufik Tatas Prihyantono, dengan anggota Wiwi DW, dan Hendri Tobing, dalam putusam selanya
Perkara103/Pdt/G/2013/PN.SMDA, memutuskan sekaligus sekaligus sebagai putusan terakhir dan tidak bisa diajukan lagi perkaranya.
Dalam ketarangannya dengan media, ketua majelis hakim Taufik Tatas, mengatakan bahwa majelis telah mengabulkan eksepsi tergugat Arthur Kotambunan dan Jerry Kasendra pengurus PDS Pusat, yang diajukan kuasa hukumnya Hendrick, sehingga majelis tidak perlu lagi memeriksa perkara pokoknya.
"Putusan sela tadi sekaligus putusan terakhir, intinya majelis hakim tidak menerima gugatan penggugat," ujar Tatas.
Taufik Tatas juga menjelaskan, tergugat telah memaparkan secara jelas, sesuai undang-undang parpol pasal 32 dan 33, bahwa, jika ada perselisihan dalam partai diselesaikan lewat internal partai, tidak langsung ke pengadilan.
"Namun demikian karena setiap orang berhak untuk mengajukan gugatan, walaupun tanpa dasar hukum yang kuat, tapi majelis yang akan memutuskan, mengabulkan atau tidak mengabulkan gugatannya," terang Tatas.
Dia katakan, setiap orang berhak mengajukan gugatan jika mempunyai permasalahan. "Tapi lihat dulu landasan hukumnya, jangan asal mengajukan gugatan kalau tidak paham dan tidak kuat alasan dan dasar hukumnya," ujar Tatas.
Taufik Tatas menambahkan, alasan majelis tidak menerima gugatan penggugat karena menilai gugatannya prematur. "Harusnya selesaikan dulu di internal partai sesuai undang-undang, bukan langsung mengajukan gugatan ke pengadilan," katanya.
Gugatan tersebut menurut penggugat merupakan perdata biasa, tapi majelis hakim dengan alasan hukum yang kuat menyatakan itu sengketa parpol. "Maka harus diselesaikan secara internal partai sesuai undang-undang yang berlaku," terang Tatas.
Sidang putusan kemarin yang tidak dihadiri penggugat maupun kuasa hukumnya, Jaidun, SH namun majelis hakim tetap membacakan putusan tersebut tanpa kehadiran penggugat tapi hanya dihadiri kuasa hukum tergugat.
"Walaupun tanpa kehadiran penggugat putusan tetap bisa dibacakan, memang seharusnya penggugat yang punya kepentingan datang," ujar Tatas.
Diketahui isi gugatan Yefta Berto dan kawan-kawan yang tidak dikabulkan majelis keseluruhannya, yaitu tuntutan ganti rugi secara tanggung-renteng/tanggung-menanggung yang seluruhnya berjumlah Rp. 5.335.794.000,- (Lima Milyar Tiga Ratus Tiga Puluh Lima Juta Tujuh Ratus Sembilan Puluh Empat Ribu Rupiah). Serta membayar uang paksa (dwangsom) Rp 50.000.000,- (Lima Puluh Juta Rupiah) untuk setiap hari atas keterlambatannya dalam melaksanakan putusan Pengadilan dalam perkara
ini, terhitung sejak putusan dalam perkara.
Jaidun, SH kuasa penggugat ketika dihubungi melalui telpon selularnya kemarin, mengatakan akan melakukan upaya hukum yaitu banding atau kasasi setelah resmi menerima putusan. "Kita akan menempu jalur hukum banding atau kasasi setelah menerima putusan," tandas Jaidun. tha

Wujudkan Ketahanan Pangan di Kaltim

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Kaltim H Ibrahim mengatakan, sekarang ini sebagian negara didunia menghadapi krisis pangan, kondisi itu jangan sampai terjadi di negara kita khususnya di Kaltim.
"Untuk mewujudkan ketahanan pangan di Kaltim, kami menawarkan  beberapa program bagi petani khususnya di Sepaku Kabupaten PPU, untuk menanam padi di lahan kering apalagi kondisi lahan di Sepaku sangat mendukung ditanami jenis padi gunung maupun mayas," kata H Ibrahim disela-sela dialog dengan para petani di Kecamatan Sepaku baru-baru ini.
Diharapkan, dengan dukungan lahan yang luas Kabupaten Panajam Paser Utara (PPU) khususnya di Kecamatan Sepaku, petani akan mampu mewujudkan Kaltim sebagai lumbung pangan nasional.
"Kondisi di Kaltim khususnya di PPU berbeda dengan di Jawa, karena di Jawa lahan terbatas, sedangkan di Kaltim lahannya sangat luas untuk dicetak menjadi sawah baru.
"Oleh karena itu saya menantang para petani untuk berlomba-lomba menanam padi terkait bantuan bisa mengajukan melalui mekanisme proposal," ujarnya.
Menurutnya, banyak potensi daerah di Kaltim yang dapat dikembangkan untuk mewujudkan ketahanan pangan,  yaitu,  pengembangan perkebunan jagung,  padi,  kedelai, singkong, dan keramba ikan. Semua itu merupakan komoditi kita yang perlu terus dikembangkan di Kaltim.
"Selain dijual untuk meningkatkan  perekonomian, para  petani bisa memenuhi kebutuhan sendiri dengan konsep pengembangan Kawasan Usaha Agribisnis Terpadu (KUAT). Sebagai contoh selain padi juga menanam sayuran maupun memelihara ikan di pekarangan rumahnya," ujarnya.
Dijelaskan, lumbung pangan nasional yang erat kaitannya dengan ketahanan pangan tersebut, bukan hanya untuk memproduksi beras sebanyak-banyaknya, namun juga untuk penyediaan kedelai, jagung, sawit dan daging.
Disebutkan, dalam upaya menjadikan desa sebagai lumbung pangan nasional, maka perlu adanya kesamaan langkah konkrit dalam penanganannya.
Strategi yang harus ditempuh adalah memberdayakan masyarakat sebagai pelaku utama dalam pengembangan cadangan pangan, karena masyarakat sebagai pelaku utama merupakan kunci sukses terwujudnya ketahanan pangan.
Ketahanan pangan, kata Ibrahim harus dimulai dari tingkat rumah tangga dan pedesaan karena sebagian besar masyarakat desa adalah petani, sehingga ketahanan pangan tingkat nasional merupakan bagian integral dari ketahanan pangan tingkat desa.
Pada kesempatan itu, Ibrahim juga mengajak seluruh masyarakat Kaltim agar lebih mencintai tanaman buah lokal, ketimbang menggantungkan produk buah impor.
“Tanaman buah lokal kualitasnya lebih bagus juga masih segar saat dipasarkan, contohnya buah semangka, melon serta buah-buahan lainnya. Sedangkan produk buah impor kualitasnya belum bisa terjamin seratus persen diduga kuat mengandung cairan zat kimia seperti melamin," ujarnya.
Berdasartkan hasil penelitihan , produk buah impor yang masuk ke Indonesia sudah bercampur dengan zat-zat kimia. Untuk itu, masyarakat lebih baik mengonsumsi buah lokal yang jelas baru duipetik dan masih segar.
"Sebagai contoh buah semangka, kadar air di dalam semangka masih murni, warnanya asli dan segar. Mari kita kosumsi buah nusantara ini. Buah-buahan di Indonesia kita namankan buah nusantara, seperti semangka, melon, jeruk dan sejenisnya,:" ajaknya. john

Suksesnya Pesta Demokrasi Tanggungjawab Semua Pihak

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Gubernur Kaltim  H Awang Faroek Ishak menegaskan kesuksesan pelaksanaan pesta demokrasi  di tahun politik ini (Pemilu Pileg) merupakan tanggungjawab  semua pihak yang terbangun melalui sinergitas masyarakat, pemerintah dan aparat keamanan.
“Kembali saya ingatkan tahun 2014 ini akan dilaksanakan dua agenda besar berupa penyelenggaraan Pemilu (Pemilihan Umum) yang merupakan pesta demokrasi rakyat dan kita semua bertanggungjawab untuk menyukseskannya,” kata  Awang Faroek Ishak akhir pekan lalu
Karena  tahun ini merupakan tahun politik maka sudah tentu kondisi politik akan meningkat dan tidak mustahil bisa memicu munculnya hal-hal yang tidak diinginkan dan menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban di dalam masyarakat.
Untuk itu kepada kalangan umat bergama dan warga masyarakat Kaltim agar jangan mudah terprovokasi, hasutan dan adu domba dari pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab yang tidak menginginkan daerah ini tetap aman dan damai.
Sebab, kesuksesan pelaksanaan pesta demokrasi terlihat dari tetap terjaga dan terpeliharanya keamanan di daerah hingga terpilihnya wakil rakyat pada pemilihan anggota legislatif (Pileg) pada 9 April untuk DPRD kabupaten/kota, provinsi dan DPR/DPD-RI.
Termasuk penyelenggaraan pemilu Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) pada 9 Juli dan diharapkan warga Kaltim harus menyalurkan aspirasinya untuk menentukan serta memilih pemimpin negara yang akan memimpin Indonesia dalam 5 tahun kedepan.
Untuk itu  setiap warga negara harus turut berpartisipasi menyalurkan aspirasinya dan jangan sampai tidak memilih atau termasuk golput (golongan putih).  Partisipasi berdemokrasi pada setiap Pemilu harus ditingkatkan sebagai kewajiban dan tanggungjawab warga negara.
“Pileg dan Pilpres itu harus terlaksana dengan sukses dan benar-benar merupakan ajang kehidupan demokrasi yaitu Pemilu yang dilaksanakan secara jujur dan adil dengan menegakkan asas langsung, umum, bebas dan rahasia,” harap Awang Faroek Ishak.
Dijelaskan, tingginya partisipasi masyarakat dalam menyalurkan hak pilihnya dalam pelaksanaan Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden mereupakan salah satu indikator kesuksesan penyelenggaraan pesta demokrasi di Indonesia. mar

Komisi II DPR RI Tinjau Persiapan Pemilu di Kaltim

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) mengunjungi Kaltim guna meninjau persiapan Pemilu legislatif yang akan dilaksanakan pada 9 April mendatang dan Pemiihan langsung Presiden dann wakil Presiden pada 9 Juni..
Rombongan sebanyak Sembilan  orang dipimpin Wakil Ketua Komisi II Arif Wibowo diterima langsung Asisten I Bidang Pemerintahan Sekprov Kaltim Ajie S Faturrahman di ruang rapat Tepian I Kantorb Gubernur, Senin (10/2).
"Kedatangan kami ke Kaltim inggin mengetahui sejauh mana kesiapan pelaksanaan dan perkembangan menjelang pemilu, karena suksesnya hajatan besar ini tentunya perlu kerja keras karena pelaksanaannya sudah didepan mata atau tinggal menghitung hari sehingga perlu perhatian serius dan dicermati bersama pemerintah ," kata Arif Wibowo.
Dia memohon perhatian dan dukungan pemerintah, sehingga pemilu dapat berlangsung lancar. Selain itu, perlunya sosialisasi agar masyarakat lebih paham masalah pemilu mengingat hingga saat ini sebagian masyarakat belum paham kapan pemilu legislatif dilaksanakan.
Ditempat yang sama Asisten I Sekprov Kaltim  Ajie S Faturrahman memaparkan, Pemerintah saat ini sudah melakukan sosialisas, untuk  tokoh masyarakat maupun tokoh agama dan ormas melalui Kesbangpol. Sedangkan sosialisasai  langsung kemasyarakat  melalui pemasangan baliho-baliho, untuk penambahan transportasi logistik akan disesuaikan sesuai kebutuhan melalui anggaran yang tidak terduga.
"Kendala yang masih dihadapi saat ini yakni keluhan para penyelenggara pemilu petugas TPS yang  honornya kecil Pemerintah Daerah tidak berani  menambah honor mereka karena pemilu dibiayai APBN jika kita bantu akan terbentur aturan, sedangkan persoalan  lain terkait pemilu di Kaltim  tidak ada masalah" ungkapnya. 
Mendengar pemaparan Asisten I Sekprov Kaltim, Wakil ketua Komisi II menjelaskan, terkait dana jika kekurangan dana dalam undang-undang pemilu, penyelenggara pemilu diperbolehkan mendaopat bantuan dana dari Pemerintah daerah untuk membantu kelancaran pemilu. Sedangkan keamanan tentunya tanggung jawab Kepolisian yang dibantu TNI. Pada dialog tersebut juga juga dibahas terkait soal dana pengamanan pemilu  maupun  Data Pemilih Tetap (DPT), juga diminta antisipasi pengerahan massa di perbatasan.
Menurutnya, hasil dialog ini nantinya juga akan dibahas pada rapat di DPR RI untuk dibahas masalah kekurangan baik dana maupun hal yang lainnya. Karena Pemilu merupakan hajat besar bangsa, sehingga kewajiban bersama untuk mensukseskannya. john

Remaja Berprestasi ASEAN Akan Hadiri TTG-N VXI

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahaan Desa (BPMPD) Kaltim Moh Jauhar Efendi mengatakan, pihaknya  bekerjasama dengan Dirjen Pemberdayaan Masyarakat dan Desa-Kementerian Dalam Negeri dan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) berencana menghadirkan remaja berprestasi dari negara-negara ASEAN sebagai peserta Gelar Teknologi Tepat Guna Nasional (TTG-N) XVI.
“Sudah menjadi keinginan bersama menjadikan penyelenggaraan berbeda. Kita akan sediakan stand pameran khusus untuk gelar teknologi terapan karya remaja utusan negara ASEAN agar ada perbandingan dengan karya anak bangsa,” kata Moh Jauhar Efendi.
Namun demikian lanjutnya,  rencana tersebut sedang dalam proses penjajakan dengan beberapa negara ASEAN terkait kesiapan terlibat menjadi peserta. Khususnya negara yang letak geografisnya tidak berjauhan dengan Kaltim.
"Mengenai akomodasi peserta, panitia sudah berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait persiapan penyelenggaraan. Diantaranya sudah menginventarisir jumlah dan kapasitas hotel di Samarinda, Balikpapan dan Tenggarong untuk peserta,"ujarnya.
Sedangkan persiapan keseluruhan kata Jauhar, gubernur telah menjadwalkan rapat besar pembentukan panitia inti yang melibatkan seluruh SKPD Kaltim. Setiap SKPD akan diberikan tanggung jawab menyukseskan penyelenggaraan sesuai bidang tugas instansi masing-masing.
“Berhasil tidaknya penyelenggaraan menjadi tanggung jawab semua. Yang jelas Pak Gubernur sudah mewanti penyelenggaraannya harus dipersiapkan dengan baik dan tidak boleh main-main. Beliau berkeinginan paling tidak semeriah PENAS KTNA di Kukar beberapa waktu lalu,” tandas Jauhar.
Terlebih, sambung dia, kegiatan tersebut rencananya akan dibuka Presiden sekaligus meresmikan berbagai kegiatan pembangunan yang siap dioperasikan. Sementara itu, dua even nasional yang sedianya dihelat bersamaan Gelar TTG-N seperti Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) XI dan Hari Kesatuan Gerak Pembina Kesejahteraan Keluarga (HKG- PKK) ke-42 dialihkan penyelenggaraannya di Jakarta medio Mei 2014.
Penyelanggaraan Gelar TTG-N rencananya digelar di Komplek Stadion Madya Sempaja Samarinda, pada 18 hingga 23 Juni 2014.  Sebelumnnya diawali Gelar TTG Kaltim ke II, di Telaga Ungu Kabupaten Paser, 26 hingga 28 April 2014. Sedangkan BBGRM dan HKG-PKK tingkat Kaltim dihelat di Samarinda  22 Maret 2014.
Ketika disinggung soal teknologi terapan masyarakat Kaltim yang akan dipamerkan dalam Gelar TTG-N, Jauhar belum bisa memastikan. Teknologi terapan yang dipamerkan merupakan yang terbaik saat Gelar TTG Kaltim.
“Bisa dibilang Gelar TTG Kaltim merupakan warming up (pemanasan,Red) sebelum Gelar TTG-N. Karenanya panitia daerah (Pemkab Paser,Red) harus mempersiapkan dengan baik. Sedangkan teknologi yang akan dijual pada Gelar TTG-N merupakan inovasi baru hasil Gelar TTG Kaltim, maupun inovasi terdahulu yang sudah dikembangkan,” pungkasnya. mar

Program Bapak Angkat Cabor Terus Berlanjut

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Gubernur Kaltim  H Awang Faroek Ishak menegaskan bahwa program bapak angkat  bagi Cabang Olaharag (Cabor) akan terus dilanjutkan. Program ini diharapkan dapat membantu para atlet mampu meraih prestasi yang membanggakan bagi daerah, bukan hanya dalam menghadapi PON XIX di Jawa Barat mendatang, tetapi pada even-even tingkat nasional maupun internasional.
“Program bapak angkat bagi Cabor ini hendaknya terus berlanjut karena prestasi olahraga tidak hanya di PON saja, ada banyak even olahraga lain yang juga membutuhkan pembinaan dan pembiayaan yang terus menerus. Dengan program bapak angkat  Cabor dharapkan  atlet-atlet di Kaltim bisa lebih serius dalam berlatih, termasuk seluruh pengurus cabang olahraga dapat memperhatikan kebutuhan yang diinginkan para atlet, sehingga prestasi yang diharapkan dapat terwujud,” kata Awang Faroek Ishak saat pencanangan desentralisasi atlet Kaltim Jelang PON XIX Jabar di Kantor Pemprov Kaltim beberapa hari lalu.
 Awang Faroek juga meminta agar pengurus cabang olahraga  bekerja lebih profesional. Memberikan perhatian yang cukup kepada atlet dan melakukan pembinaan secara baik dan benar.  Dimana prestasi tidak mungkin bisa dicapai para atlet secara tiba-tiba, tetapi perlu proses yang panjang dan keseriusan, serta ditunjang dengan pelatiahan yang berkelanjutan. Kepada para atlet, gubernur berharap agar mereka berkonsentrasi saat latihan hingga mampu mpertahankan prestasi yang telah diraih Kaltim. Untuk PON di Jawa Barat diharapkan atlet dan pelatih Kaltim mampu mempertahankan prestasi yang telah capai. Jika perlu mampu bisa kembali meraih  peringkat ketiga.
"Diharapkan kepada perusahaan selaku bapak angkat  Cabor dalam memberikan dukungan harus  benar-benar terealisir, sehingga pelaksanaan pelatihan menjelang digelarnya PON XIX di Jabar berjalan maksimal. Dan  kami harapkan perusahaan-perusahaan yang nantinya ditunjuk menjadi bapak angkat Cabor pada  PON di Jabar kiranya bersungguh-sungguh dalam memberikan dukungan khususnya dalam pendanaan dalam pelatihan, sesuai komitmen awal, jangan hanya nama tetepi dukungan pendanaanya tidak ada,"tegas Awang Faroek.
Seperti diketahui pada  awal bulan September 2011 lalu,  Pemprov Kaltim membentuk Tim pemenangan  Pekan Olahraga Nasional ( PON) Kaltim XVIII 2012 di Riau, dimana 14 kepala daerah di Kaltim,  bersama   pihak  swasta (perusahaan) sebagai bapak angkat 43 Cabor,  mencapai 89 perusahaan baik nasional maupun lokal yang beroperasi di Kaltim dengan berbagai jenis usaha baik pertambangan, sipil, industri kayu, perkebunan, perbankan maupun kegiatan usaha lainnya. mar

Pemerataan Kesehatan Terus Dilaksanakan

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Gubernur Kaltim H Awang Faroek Ishak mengungkapkan peningkatan kualitas dan pemerataan pelayanan kesehatan akan terus kita lakukan. Pada 2014 ini akan kita mulai pembangunan Rumah Sakit Pratama di beberapa kecamatan pedalaman atau daerah terpencil, tujuannya untuk mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
"Sebagai program prioritas pembangunan di Kaltim, sektor pendidikan dan kesehatan terus mendapatkan perhatian serius oleh Pemprov. Berbagai upaya telah dilakukan untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan pelayanan kesehatan bagi masyarakat,"kata Awang Faork Ishak belum lama ini.
Menurutnya, dalam beberapa tahun terakhir, peningkatan pembangunan sektor kesehatan dapat dilihat pada indikator makro yang digunakan, diantaranya adalah usia harapan hidup. Kondisi angka usia harapan hidup kaltim sebesar 71 tahun pada 2009 dan meningkat menjadi 72,45 tahun pada 2013.
"Untuk sektor pendidikan yang merupakan faktor kunci peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan kesejahteraan masyarakat, dalam beberapa tahun terakhir juga menunjukkan keberhasilan yang dapat dilihat dari indikator makro pembangunan pendidikan, yaitu angka melek huruf dan rata-rata lama sekolah,"ujarnya.
Nah, pada 2014 ini, lanjut dia, Pemprov Kaltim akan terus berupaya meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Caranya, yakni dengan terus mensukseskan pembangunan gedung Rumah Sakit Umum, khususnya di Tarakan dan meningkatkan kualitas SDM-nya.
“Hal ini tentunya dapat dilihat dari perkembangan rumah sakit yang berada di masing-masing daerah di Kaltim. Di mana, masing-masing kabupaten dan kota terus berlomba-lomba membangun rumah sakit bagi daerahnya. Jadi, saat ini yang perlu dilakukan adalah bagaimana meningkatkan SDM-nya,” jelasnya.
Menurutnya, SDM itulah yang paling penting. Di samping, rasio antara dokter dengan masyarakat harus sebanding. Sebab, untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat, tentu seluruhnya harus tersedia. Seperti dokter umum, gigi, dan spesialis harus tercukupi. Bahkan peningkatan pembangunan infrastruktur, seperti hotel dan pembangunan lainnya juga harus seimbang. Sebab, untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat, tentunya seluruh pelayanan bagi masyarakat dapat tersedia, khususnya kesehatan.
“Nah upaya itulah yang terus kita lakukan dalam tahun-tahun belakangan ini,” tandasnya.
Lantas bagaimana dengan SDM yang akan ditempatkan di daerah perbatasan dan terpencil. Sebab, saat ini melihat kondisi yang ada, daerah perbatasan dan terpencil masih kurang tenaga kesehatannya, terutama dokter yang bisa ditempatkan di daerah tersebut.
“Memang hal itu yang juga menjadi perhatian pemerintah provinsi. Sebab, saat ini banyak dokter-dokter yang belum dan mau tinggal di daerah-daerah seperti di perbatasan tersebut,” jelasnya. mar

SKOI Kaltim Raih Akreditasi A

SAMARINDA,Poskota Kaltim
Sekolah Khusus Olahragawan Internasional (SKOI) Kaltim berhasil meraih akreditasi A. Hal ini sesuai keputusan Badan Akreditasi Provinsi Sekolah/Madrasah (BAP S/M) Kaltim tertanggal 24 Desember 2013 yang menetapkan SMP dan SMA SKOI Kaltim  dengan akreditasi A dan bobot penilaian akhir 87.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim Sigit Muryono mengatakan, capaian  tersebut merupakan prestasi yang luar biasa dan patut disyukuri.
“Berkat kerjasama semua perangkat di bawah unit SKOI, termasuk sekolah mitra, kita berhasil memperoleh akreditas A hanya dalam waktu tiga tahun sejak pendirian SKOI pada 2010,” kata Sigit Muryono di Kantor Dispora Kaltim di Samarinda belum lama ini.
Sigit menjelaskan, meraih akreditasi tersebut tentu tidak mudah. Proses panjang  harus dilalui sebelum, Badan Akreditasi Nasional (BAN) Perwakilan Kaltim menetapkan hasil akhir. Badan akreditasi harus melakukan visitas atau kunjungan akreditasi ke SKOI untuk melakukan penilaian dan diputuskan melalui rapat pleno pengurus.
Badan Akreditasi Provinsi menetapkan SKOI setara dengan sekolah umum lain yang dengan akreditasi A. Dengan akreditasi tersebut, maka SKOI dapat melakukan ujian secara mandiri tanpa bergabung dengan sekolah lain. Termasuk untuk Ujian Nasional 2013/2014 sudah bisa dilakukan secara mandiri atau dilakukan di SKOI tanpa menumpang ke sekolah umum (sekolah mitra) sebelumnya.
Sigit berharap akreditasi ini sekaligus menjadi bukti kepada orang tua siswa terhadap kualitas pendidikan akademik SKOI. SKOI mampu menunjukkan penerapan pola pendidikan prestasi olahraga sejalan dengan prestasi akademik.
“Meskipun namanya sekolah khusus olahraga, tapi proses kegiatan belajar dan berlatih berjalan sangat baik di sini. Belajar seperti kegiatan sekolah lain tetap jadi perhatian. Yang beda hanya waktu belajarnya saja. Karena harus menyesuaikan jam berlatih. Prinsipnya materi pembelajaran yang disampaikan sama dengan sekolah umum,” jelasnya.
SKOI yang mengacu pada sistem penyelenggaraan pendidikan nasional dimaksudkan untuk memberi bekal kepada para siswa agar menuntut pendidikan ke jenjang lebih tinggi setelah lulus dari SKOI. Ijazah yang mereka miliki juga akan menjadi modal untuk mencari pekerjaan sesuai bidang kecerdasan akademik yang dimiliki.
Meski mulai tahun ini ujian tidak lagi bergabung dengan sekolah lain, namun  kerjasama dengan sekolah mitra masih akan tetap dilanjutkan. Misal, kerjasama pemanfaatan sarana dan prasarana. john

Cetak Hattrick, Spaso Nilai Modal Hadapi Persipura

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Pemain Pusam Ilija Spasojevic mengaku hattrick yang dicetaknya ke gawang Perseru Serui menjadikan modal kepercayaan baginya menghadapi pertandingan selanjutnya melawan tim kuat Persipura Jayapura.
"Mudah-mudahan saya bisa bermain bagus dan bisa mencetak gol pada pertandingan selanjutnya menghadapi Persipura, " tutur Spaso usai pertandingan Pusam melawan Perseru Serui.
Dikatakan Spaso, baginya bisa mencetak berapa gol dalam pertandingan tidak menjadi persoalan, karena menurut dia yang terpenting tim Pusam bisa meraih hasil kemenangan.
"Siapapun yang mencetak tidak masalah, yang terpenting tim Pusam bisa menang disetiap pertandingan," terang Spaso.
Menurut Spaso, kerja sama antar semua lini sengat dibutuhkan untuk membuat tim Pusam terus berjaya di pertandingan selanjutnya.
"Teman-teman juga harus mau berjuang untuk tim ini, karena saya juga tidak bisa bekerja sendiri tanpa bantuan teman-teman," jelas Spaso.
Sementara itu kapten tim Perseru Serui Liston Fonataba mengaku kecewa dengan hasil buruk yang menimpa timnya dengan menelan kekelahan telak 5-0 oleh tuan rumah Pusam.
Padahal lanjut Liston, selama persiapan tim baik di pertandingan Inter Island Cup 2014 dan pertandingan awal kompetisi, rekan-rekanya selalu bisa menampilkan kerja sama tim dan kolektifitas.
Namun menghadapi Pusam, menurut Liston ada sejumlah rekannya yang kurang kosentrasi di pertandingan. "Didalam lapangan memang kami tidak ada masalah, mungkin persoalan diluar lapangan yang dialami teman-teman, sehingga tim kami harus menyerah dengan skor telak," tutur Liston. at

Situasi Kondusif Jelang Pileg Mesti Dijaga

Kunker Wakil Gubernur ke Sepaku

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Kunjungan kerja Wakil Gubernur (Wagub) Kaltim HM Mukmin Faisyal ke Kecamatan Sepaku Kabupaten Panajam Paser Utara, menyempatan diri melaksanakan ibadah shalat Jumat berjamaah di masjid Al-Amin Desa Suka Jaya Kecamatan Sepaku, Jumat (7/2).
Kehadiran Wagub bersama rombongan disambut hangat pengurus masjid dan masyarakat Sepaku yang tidak menyangka masjid yang masih proses pembangunan dihadiri tamu pejabat penting Wakil Gubernur Kaltim.
Dikesemaptan itu Wagub HM Mukmin Faisyal berpesan, agar masyarakat menjaga situasi kondusif di daerahnya menjelang Pemilu Legislatif (Pileg) dan Pemilu Presiden (Pilpres) untuk dapat menjaga kondisi Kec Sepaku agar tetap aman dan tenteram.
"Dalam kesempatan ini, saya mengajak seluruh lapisan masyarakat khususnya di Kec Sepaku  dapat menciptakan kedamaian dan kondusif," katanya.
Kondisi yang sudah kondusif lanjut wagub, hendaknya  terus dijaga dan dipertahankan.Apalagi, katanya, pada 2014 merupakan tahun politik sehingga berpotensi terjadi konflik di masyarakat.
Dia menjelaskan apabila daerah itu damai dengan situasi yang kondusif tentu bermanfaat cukup besar, di antaranya akan mendatangkan investor dari luar daerah.
Selain itu, katanya, terjadi pertumbuhan ekonomi masyarakat yang meningkat sehingga dapat mensejahterakan warga. "Kita berharap pemilu berjalan baik, tertib, aman, dan kondusif damai tanpa terjadi tindakan yang tidak terpuji yang pada akhirnya merugikan semua pihak," katanya.
Wagub selanjutnya melakukan pertemuan dengan para staf desa, ketua RT/RW, bidan, perawat, kader posyandu serta tokoh pemuda dan tokoh masyarakat yang bertempat di Aula Kantor Desa Tengin Baru, Kecamatan Sepaku.
Terkait kerusakan jalan poros dari dan ke Sepaku dalam beberapa tahun terakhir ini mengalami banyak kerusakan padahal merupakan jalan yang sangat penting untuk transportasi atau akses jalan dari dalam hingga ke luar provinsi Kaltim (Trans Kalimantan).
"Pemerintah tentunya tidak tinggal diam terus melakukan perbaikan jalan dan jembatan akan terus kita laksanakan dan ditingkatkan kualitasnya secara bertahap sesuai dengan anggaran yang tersedia," ujarnya dihadapan masyarakat Kecamatan Sepaku.
Dijelaskan, dengan berkomunikasi langsung dengan warga, tentunya dapat melihat dan mendengar langsung berbagai macam aspirasi, perkembangan pembangunan serta kendala yang dirasakan oleh warga dalam pelaksanaan pembangunan didaerah khususmya di Kec Sepaku. john

PON XIX 2016, Kaltim Gunakan Atlet Lokal

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak siap mendukung program pembinaan atlet guna menghadapi PON XIX Jabar 2016 mendatang. Pihaknya mengaku siap mendayagunakan bibit lokal yang ada di daerah Kaltim. Dukungan pendanaan pun telah disiapkan tidak hanya melalui APBD tapi juga memfasilitasi keterlibatan sektor swasta.
“Kaltim tidak akan beli atlet menghadapi PON XIX 2016 mendatang. Semua yang diturunkan wajib orang Kaltim. Atlet berkualitas yang dihasilkan melalui program pembinaan pembina olahraga di Kaltim,” tegas Awang Faroek Ishak  usai pencanangan desentralisasi mandiri atlet Kaltim beberapa hari lalu.
Menurutnya, hal tersebut yang mendasari dukungan penuh program pembinaan atlet di Kaltim. Tujuannya mendidik atlet-atlet potensial daerah untuk dicetak menjadi duta olahraga Kaltim yang mampu mengharumkan nama daerah diberbagai kejuaraan tingkat nasional dan internasional.
Salah satu dukungan yang terbukti berhasil adalah pembangunan Sekolah Khusus Olahragawan Intrnasional (SKOI) Kaltim. Sekolah pembibitan dan pembinaan olahraga berprestasi Kaltim ini telah berhasil mengharumkan nama daerah di kancah nasional dan internasional. Diantaranya menjadi penyumbang medali terbanyak pada PON XVIII Riau 2012 silam.
“Untuk itu saya sudah komitmen tingkatkan kapasitas penerimaan siswanya. Jika saat ini baru 120 siswa. Maka mulai tahun ajaran baru mendatang harus sudah menampung 500 siswa dari Kabupaten/Kota se Kaltim. Di sini kita dibina menjadi atlet berprestasi,” sebutnya.
Selain itu, Faroek menghendaki setiap cabor harus mempunyai pembina dan pelatih hebat. Karena manajemen dan program pembinaan bagus bisa menghasilkan atlet hebat. Sementara atlet diminta mengikuti semua instruksi pembina dan pelatih guna memaksimalkan kualitas program pembinaan.
“Soal dana silahkan susun, Pemda pasti berikan anggaran. Baik dari APBD maupun di Perubahan (APBD-P). Disamping kita juga berharap kepedulian perusahaan melalui progam bapak angkat atau pembinaan cabor oleh perusahaan swasta seperti yang dilakukan saat menghadapi PON XVIII,” yakinnya.
Dengan demikian, desentralisasi mandiri yang dilakukan masing-masing cabor selama kurang lebih 2 tahun 2 bulan ini bisa optimal. Sehingga mampu menghantarkan Kaltim merebut kembali peringkat tiga besar PON XVII Kaltim atau minimal peringkat lima besar PON XVIII Riau.
“Keduanya sama saja. Sama-sama terbaik di luar Jawa. Target Kaltim menjadi provinsi terbaik di luar Jawa dalam segala bidang,” tandasnya. mar

Jelang Pasar Global Distan Kembangkan Pangan Organik

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Kaltim H Ibrahim mengatakan, dalam menghadapi pasar global, pihaknya  telah mengembangkan penerapan pangan organik. Beberapa daerah menjadi target pengembangan pangan organik ini.
“Kita telah mengembangkan budi daya sayuran organik  sejak 5 tahun lalu. Pak Gubernur juga sudah melakukan launching kampung sayur sehat di Kelurahan Lempake, Samarinda.  Tepatnya di Kampung Sayur Sehat di Dusun Sukorejo, dengan produk berupa tanaman tomat, cabe, terong, sawi, sayuran kacang panjang, maupun padi," jelas   Ibrahim beberapa hari lalu.
Ditambahkan, kawasan lain yang menjadi target pengembangan adalah kawasan Teritip Balikpapan berupa penanaman cabe, tomat sawi mentimun, seledri, bawang kacang panjang, kangkung, buah naga dan pepaya mini. Pengembangan juga dilakukan sekitar kilo meter 29 sampai 31 Samboja Kutai Kartanegara, Kabupaten Paser dan kawasan Padang Pengerapat,  berupa tanaman  tomat, cabe, terong, sawi dan kacang panjang.
"Pengembangan ini sangat penting agar masyarakat menjadi terbiasa mengkonsumsi dan menghasilkan pangan dan produk organik yang bebas herbisida maupun pestisida,"ujarnya.
Ibrahim mengakui, hingga saat ini belum semua tanaman yang dijual di pasaran merupakan tanaman organik. Karena itu, Ibrahim mengimbau agar para petani menggunakan  herbisida yang seimbang.
"Kami akan terus lakukan pembinaan kepada petani agar mereka lebih siap menghadapi persaingan produk organik pada pasar global,” imbuhnya.
Ibrahim menambahkan, menkonsumsi buah dan sayur mengandung pestisida secara terus menerus berdampak buruk bagi kesehatan. Berdasarkan penelitian, anak yang mengkonsumsi buah dan sayur mengandung pembasmi hama dalam jangka panjang dapat menggangu pertumbuhan. Bahkan bagi pria dewasa berdampak buruk menurunkan vitalitas dan menggangu kesehatan lainnya.
Apalagi Lempake memang didukung pemprov sebagai sentra pengembangan syuran di Samarinda. Harapannya,informasi tersebut segera ditindak lanjuti agar tidak ada lagi petani Samarinda menggunkan pestisida untuk pengembangan pertaniannya.
Disamping itu, mantan Kadis Peternakan ini meminta masyarakat harus lebih jeli saat membeli buah-buahan dan sayur. Caranya tidak sebatas memilih buah dan sayur yang tampak mulus tanpa cacat.
"Tidak masalah memilih sayuran yang ada lubang-lubangnya sedikit. Ini justru menunjukkan sayuran sehat. Bebas penggunaan obat pembasmi," terangnya.
Dikatakan, langkah lain yang juga dilakukan Dinas Pertanian Kaltim adalah melakukan pembinaan dan sertifikasi pangan organik pada beberapa Kelompok Tani  Organik  dari Penajam, Samarinda maupun Balikpapan melaui pelatihan dan bimbingan tentang mekanisme sistem organik .
"Pelatihan dilaksanakan di kota Balikpapan diikuti 21 petani Kelompok Tani Karya Bersama Organik yang terdiri dari 3 Kelurahan yakni, Kelurahan Teritip, Kelurahan Lamaru, Kelurahan Manggar, dengan lokasi pelatihan di Kelurahan Lamaru," tandasnya. mar

Kaltim Perlu SDM Unggul

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Gubernur Kaltim H Awang Faroek Ishak mengatakan bahwa untuk pembangunan, Kaltim memerlukan SDM yang unggul, yang dapat diandalkan dan mampu bersaing dalam lingkup lokal maupun global. Dan semuanya itu dapat dipersiapkan melalui pendidikan, mulai dari tingkat dasar, menengah hingga perguruan tinggi yang merupakan sarana pencetak para intelektual, para pemikir dan penggagas di berbagai disiplin keilmuan.
"Pengembangan usaha dalam sektor-sektor pertambangan migas dan batu bara, pertanian, industri dan jasa yang cukup pesat, akan memerlukan tenaga-tenaga kerja berkualifikasi sesuai dengan kebutuhan dari sektor-sektor tersebut.
Menurut dia, peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan salah satu prioritas pembangunan di Kaltim, karena disadari sebagai daerah yang memiliki potensi SDA cukup besar, tidak akan dapat maju dan sejahtera bila tidak dapat dimanfaatkan dengan dukungan SDM yang berkualitas," papar Awang Faroek saat membuka Pelatihan Wirausaha Baru se-Kaltim baru-baru ini.
Awang Faroek menjelaskan Pemprov selama lima tahun kedepan akan meningkatkan jumlah penerima beasiswa. Jika lima tahun terakhir, setiap tahunnya diberikan kepada sekitar 30 ribu putra-putri Kaltim. Maka dimulai pada 2014 akan ditingkatkan menjadi 50 ribu penerima beasiswa setiap tahunnya.
“Demikian halnya untuk Fakultas Kedokteran. Tolong dipilihkan dan diseleksi siapa saja yang akan menerima beasiswa. Semua kita berikan beasiswa. Yang mau dokter spesialis berapa orang? Diprogramkan dengan baik, jangan maju sendiri-sendiri,” jelasnya.
Sementara itu, Pemprov juga mempersiapkan Beasiswa Kaltim Cemerlang untuk 1.000  putra-putri daerah tanpa melalui seleksi, tetapi harus ada SK (Surat Keputusan) dari bupati/walikota. Jadi bagi mereka yang ingin mendapatkan beasiswa tersebut, tidak perlu lagi mengakses lewat internet, melainkan harus berkoordinasi dengan bupati/walikota melalui Pemkab/Pemkot masing-masing.
Misal, Mahakam Ulu disiapkan untuk 1.000 calon penerima beasiswa. Tetapi harus dibicarakan dengan bupati dan disiapkan baik-baik. Sehingga pembagian perwilayah di masing-masing kabupaten/kota juga menjadi jelas.
“Bayangkan jika semua kabupaten/kota dapat 1.000 berarti ada 15.000 penerima beasiswa yang mendapatkan beasiswa tanpa melalui seleksi, melainkan di SK-kan oleh bupati. Itu akan langsung saya terima. Baik untuk program S1, S2 dan S3 di dalam maupun luar negeri. Jangan sia-siakan peluang ini,” sebutnya.
Apalagi ujar dia, Pemprov tahun ini juga akan mengirimkan 50 putra-putri Kaltim untuk menempuh pendidikan di Rusia, melalui program beasiswa untuk bidang perkeretaapian, seiring dengan pembangunan rel kereta api di Kaltim yang melintasi wilayah Kutai Barat-Paser-Penajam Paser Utara-Balikpapan.
“Sekali lagi manfaatkan peluang ini baik-baik. Karena kita memang membutuhkan SDM untuk kereta api, termasuk untuk smelter,” ujarnya.
Dengan program Beasiswa Kaltim Cemerlang yang telah berjalan selama 2009-2013 (187 ribu penerima) dan dilanjutkan kembali pada 2014-2018 dengan target penerima 250 ribu orang, Awang Faroek optimis Kaltim akan menjadi daerah unggul di masa mendatang karena telah menyiapkan SDM berkualitas melalui investasi jangka panjang di bidang pendidikan.
“Indonesia khususnya Kaltim akan menghadapi pasar terbuka ASEAN 2015, dan kita sudah siap untuk itu. Begitu juga saat Indonesia mendapatkan bonus demografi pada 2045, dengan investasi jangka panjang ini, kita akan menjadi daerah yang lebih unggul dari daerah lainnya,” pungkasnya. mar

Akhirnya Pemkot Tutup Minimarket Tak Berijin

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Setelah para pedagang kecil di Kota Samarinda melakukan aksi penutupan sejumlah mini market waralaba di Samarinda belum lama ini, Pemkot Samarinda akhirnya mengambil tindakan tegas. Sejumlah minimarket waralaba di tutup paksa petugas Satuan Pamong Praja akibat tidak memiliki ijin usaha.
Seperti di minimarket Indomaret Jl Wahid Hasyim Sempaja, meski memiliki ijin usaha lengkap baik itu  SITU/SIUP namun akibat menggunakan nama perusahaan yang tidak sesuai dengan ijin yang dikeluarkan oleh pemerintah Pertugas Satpol PP akhirnya menutup toko tersebut.
Petugas pun langsung meminta para pengunjung dan petugas minimarket keluar, petugas langsung memasang line dan stiker pemberitahuan tanda tempat usaha tersebut disegel oleh petugas.
Sementara itu dari catatan petugas Pamong Praja sedikitnya ada sekitar 60 mini market yang bermasalah dan tersebar di kota Samarinda, seluruhnya merupakan minimarket milik perusahaan waralaba seperti Indomaret, Alfamidi, dan Eramart.
Beberapa Minimarket yang ijin usahannya masih berlaku petugas tetap membiarkan mini market tersebut tetap beroperasi.
“Mini market yang ditutup adalah mini market yang memiliki masalah dengan perijinannya, jika sudah diperbaiki maka mini market tersebut bisa dibuka kembali, “ kata HM Ruskan, Kepala Satpol PP Kota Samarinda.
Untuk menjaga kesinambungan antara pemilik usaha waralaba dan pemilik toko klontongan, Pemkot Samarinda dan DPRD Kota Samarinda sedang membuat Perda maupun aturan yang mengatur mekanisme perdagangan, agar para pedagang besar dan kecil bisa berusaha dengan baik di kota Samarinda.
Sebelumnya diduga kalah bersaing dengan pengusaha mini market yang memiliki jaringan nasional,  para pedagang kecil dan pemilik toko di kota Samarinda melakukan penutupan dan peneyegelan terhadap mini market waralaba seperti Indomaret, Alfamidi dan Eramart di sejumlah tempat di kota Samarinda.
Aksi para pedagang dan pengusaha toko di kota Samarinda akibat kehadiran minimarket milik pengusaha waralaba yang menjamur di kota Samarinda menyebabkan turunnya penghasilan para pedagang dan pemilik toko tradisional di Samarinda.
Dalam aksinya para pedagang dan pemilik toko melakukan konvoi dan melakukan penyegelan pintu pintu masuk mini market yang ada di samarinda dan diduga beroperasi tanpa ijin dari pemerintah kota samarinda, selain menyegel dengan menuliskan kalimat disegel, para pedagang juga merantai pintu masuk dan merusak beberapa fasilitas minimarket.
“Keberadaan minimarket seperti Indomaret, Alfamidi dan Era Mart telah mematikan usaha kecil masyarakat  karena saat ini mini market itu tidak hanya menguasai jalan protokol di samarinda, namun juga di jalan-jalan aletrnatif,“ kata Sulaiman Hatase, Koordinator aksi.
Sulaiman Hatase menyesalkan sikap pemerintah yang terkesan membiarkan matinya usaha rakyat kecil yang selama ini menjadi penompang ekonomi masyarakat Samarinda, pemerintah justru berpihak pada pemilik modal dengan dalih investasi. M4n

Cuaca Buruk, Telur Tembus Rp 1.800/Butir

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Cuaca buruk dan gelombang tinggi di perairan Indonesia membuat pasokan komoditi makanan dari Pulau Jawa ke Kalimantan terganggu. Akibatnya harga sejumlah komoditi makanan naik hingga 50 persen.
Kenaikan signifikan terjadi pada telur ayam yang mencapai harga Rp1.800 perbutir dari sebelumnya yang hanya Rp 1200, sementara ayam potong mencapai Rp40 ribu per ekornya dari Rp25 ribu, pedagang menduga kenaikan harga ayam potong akibat harga pakan ayam yang melambung tinggi.
Para pedagang di pasar tradisional segiri samarinda mengaku bahwa kenaikan harga disebabkan karena cuaca buruk di perairan jawa yang membuat kapal terlambat datang,  selain itu banyaknya telur yang pecah ditambah pedagang masih harus membayar buruh,  menjadi penyebab naiknya harga.
Untuk mengurangi kerugian para pedagang pun terpaksa memisahkan telur yang pecah dengan yang tidak pecah agar bisa tetap dijual.
“Kemungkinan akibat cuaca buruk dan gelombang yang cukup tinggi membuat telur ayam yang di kirim dari pulau jawa terlambat datang, ditambah lagi  banyaknya telur yang pecah ,” kata Hasan distributor telur di pasar segiri Samarinda.
Hal yang sama diungkapkan Hartoyo pedagang telur di pasar segiri samarinda, cuaca buruk di duga sebagai penyebab distributor menaikan harga telur perbutirnya.
Kenaikan ini membuat sejumlah pelanggan yang bias amembeli banyak mulai mengurangi pembelianya, termasuk para pedagang martabak yang mengaku kesulitan menaikan harga jual martabak akibat kenaikan telur ini.
“Beberapa langganan khususnya pedagang martabak mengeluh akibat kenaikan telur yang menjadi bahan baku dagangannya, mereka belum bisa menaikan harga karena takut pembeli mereka kabur,” kata Hartoyo.
Selain telur ayam yang mengalami kenaikan harga jual ayam potong juga mengalami kenaikan, di pasar tradisional pasar pagi Samarinda, para pedagang mengaku sejak sepekan harga ayam potong mengalami kenaikan cukup signifikan.
Pedagang mengaku ayam potong mencapai Rp40 ribu per ekornya dari Rp25 ribu, kenaikan harga ayam potong akibat harga pakan ayam yang melambung tinggi, pedagang pun mengaku pusing menetapkan harga jual potong.
“Sejak kenaikan harga pakan, harga ayam potong dipasar pagi melonjak naik,“ kata Siti .
Cuaca buruk yang masih terjadi di perairan laut jawa dan laut sulawesi  diprediksi masih akan mengganggu pasokan bahan makanan dari pulau jawa, kedepan pemerintah diharapkan bisa menekan pengusaha untuk bisa menginvestasikan usahannya di daerah. Sehingga ketergantungan pasokan bahan makanan dari pulau jawa bisa ditekan. M4n

Kelebihan Muatan Fery Tradisional Tenggelam

27 Penumpang Selamat, 16 Kendaraan Roda Dua Tenggeam Bersama Kapal

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Akibat kelebihan muatan, kapal motor Noradilah kapal penyeberangan pengangkut kendaraan di sungai mahakam sabtu (2/2) lalu tenggelam, 27 penumpang dipastikan selamat sementara 16 kendaraan roda dua yang diangkutnya tenggelam bersama bangkai kapal,  pihak kepolisian langsung mengamankan Dian motoris  kapal.
Kejadian ini kontan mengundang ratusan warga di jalan  padat karya Desa Perjiwa kecamatan Tenggarong Seberang dikejutkan dengan tenggelamnya KM Noradilah. Para warga langsung memenuhi dermaga dan rumah warga yang digunakan untuk menampung para korban kapal tenggelam.
Para penumpang KM Noradilah yang menjadi  korban tenggelamnya kapal langsung dibawa warga dan pihak keamanan kesebuah rumah milik warga yang berada tidak jauh dari dermaga. Para korban kebanyakan mengalami shok dan hanya bisa duduk termenung dirumah warga, mereka umumnya tidak menyangka kapal yang mereka tumpangi tenggelam akibat kelebihan muatan.
Beberapa warga yang sempat menolong terlihat memberikan penjelasan kepada aparat kepolisian perihal peristiwa yang baru terjadi.
Seperti yadi seorang motoris kapal pengangkut kendaraan di sungai mahakam mengatakan bahwa saat kejadian kapal motor Noradilah yang dikemudikan Dian sudah terlihat dipenuhi air beberapa meter dari dermaga, beberapa kapal yang ada di lokasi langsung berupaya menyelamatkan para penumpang,  hasilnya seluruh penumpang bisa diselamatkan.
“Kapal ini terlihat penuh oleh penumpang bayangkan saja ada sedikitnya 27 penumpang diatas kapal itu, saat melihat ada yang tidak beres dari kapal itu sebagian armada yang ada didermaga langsung menuju lokasi kapal tersebut,” kata Yadi.
Tidak hanya kapal yang ada didermaga kapal pengangkut pasir yang beroperasi disekitar tempat itupun langsung menuju lokasi kapal tenggelam.
Sementara itu Hasanudin warga samarinda yang menumpang kapal naas itu mengaku bahwa sejak dari pelabuhan gunung Pendidik Tenggarong, kapal Noradilah masih terlihat baik,  namun banyaknya penumpang kapal membuat kapal itu oleng ketika melintasi sebuah ponton batu bara ditambah adanya sebuah kapal sejenis didekatnya, kapal itu menjadi oleng, air pun masuk kebodi kapal.
“Air langsung masuk dari depan kapal dan membuat kapal yang mengangkut 16 kendaraan dan 27 orang tenggelam kedasar sungai Mahakam,” katanya.
Saat itu lanjut warga Samarinda itu, ia langsung mengambil sebuah pelampung yang ada dibelakang kapal tidak jauh dari tempatnya duduk dan terjun kesungai.
“Setelah terjun kesungai baru saya melihat ada penumpang lainnya dan kemudian saya membantu mereka,” kata Yadi.
Kasus tenggelamnya KM Noradilah saat ini ditangani oleh pihak kepolisian Polsek Teluk Dalam sejumlah saksi seperti para penumpang, anak buah motoris serta motoris KM Noradilah langsung dimintai keterangan.
“Sejumlah saksi sudah kami mintai keterangan termasuk mengamankan Dian motoris kapal ke Polsek kawasan pelabuhan Polres Kutai Kartanegara,” kata AKP Yasir Kapolsek Teluk Dalam.
Sementara itu pasca ambruknya jembatan Kutai Kartanegara,  26 november 2011 silam,  jalur penyeberangan sungai menjadi jalan terdekat bagi masyarakat di Tenggarong yang ingin bepergian ke kota Samarinda maupun sebaliknya.
Meski pemerintah Kabupaten telah menyediakan 2 kapal ferry ASDP namun terbatasnya jam operasi membuat warga masih berharap pada keberadaan kapal motor ini. Tenggelamnya kapal motor pengangkut kendaraan dan orang ini sudah berulang kali terjadi, minimnya pengawasan dari instansi terkait diduga menjadi penyebab kejadian ini terus berulang. M4n

Fraksi Golkar Rolling Anggota di Banggar

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Fraksi Golongan Karya DPRD Provinsi Kaltim melakukan rolling anggotanya di Badan Musyawarah dan Badan Anggaran. Hal tersebut tertuang pada surat keputusan pimpinan DPRD yang dibacakan Sekretaris DPRD Kaltim Fachruddin Djaprie pada sidang paripurna, Selasa (28/1).
“Dengan menindaklanjuti surat dari Fraksi Golkar DPRD Provinsi Kaltim Nomor 098/FPG/DPRD/KT/I/2014 tertanggal 8 Januari dengan perihal perubahan komposisi anggota Fraksi Golkar pada alat kelengkapan dewan, yaitu Badan Musyawarah dan Badan Anggaran,” tutur Fachruddin.
Sebab itu sebagaimana peraturan perundang-undangan yang berlaku maka dipandang perlu untuk ditetapkan pada putusan pimpinan DPRD Kaltim yang kemudian diumumkan pada rapat sidang paripurna.
“Surat Keputusan tersebut berisi pertama, menetapkan Yosep yang semula menempati Badan Musyawarah menjadi anggota Badan Anggaran. Keputusan kedua, menetapkan Yakup Ukung sebagai anggota Badan Musyawarah,” beber Fachruddin.
Menurutnya, amanat undang-undang menyatakan dengan jelas bahwa setiap anggota dewan wajib menjadi salah satu anggota fraksi. Oleh sebab itu kebijakan rolling merupakan hak dari masing-masing fraksi dan tidak ada intervensi dari pihak manapun termasuk lembaga DPRD.
Pasalnya, fraksi sebagai kepanjangan tangan partai politik di lembaga dewan juga memiliki tugas dan peranan dalam melakukan pembinaan terhadap para anggotanya termasuk melakukan evaluasi.
“Rolling ataupun pergantian itu merupakan hal yang biasa. Tidak hanya di dewan melainkan di semua organisasi termasuk di pemerintahan. Semua itu memiliki dasar tujuan yang sama yaitu bagaimana memperkaya wawasan, mengimplementasikan kemampuan akademis, hingga bagaimana meningkatkan kinerja dalam melaksanakan tugas kedewanan,” kata Fachruddin. hms/adv

Film Dalam Negeri Dominasi Tontonan Liburan Warga

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Jika sebelumnya liburan warga Samarinda identik dengan suguhan Film action dari Hollwood, kini liburan akhir pekan warga Samarinda disuguhkan dengan Film-film bermutu dari tanah air. Bahkan Film yang dimayoritas diikuti oleh warga Kaltim.
Bono Manager Pemasaran XXI dan Studio 21 mengatakan sejak beberapa minggu terakhir film-film Indonesia mendominasi film yang diminati oleh masyarakat Kota Samarinda.
Apalagi salah satu Film yakni Film 12 menit untuk selamanya mayoritas dibintangi oleh putra putri Kaltim. Film drama musical yang memperlihatkan perjuangan anak-anak Bontang Kalimantan Timur untuk mengangkat nama Kaltim ke kancah Nasional melalui satu tim Marcing Band.
Dalam Film ini menceritakan pilihan hidup ,  Sekali lagi hal itu coba digambarkan lewat film 12 Menit. Namun yang berbeda, di film ini ditegaskan pula, pilihan yang berat namun dirasa benar, akan membuahkan hasil yang tiada tara kemegahannya.
Elaine (Amanda Sutanto), remaja yang tumbuh besar di Jakarta, tiba-tiba harus pindah ke Bontang, Kaltim, lantaran sang ayah ditugaskan disana untuk memimpin sebuah perusahaan besar.
Di lain pihak, ada Tara (Arum Sekarwangi). Sebuah kecelakaan hebat di masa kecilnya membuat Tara harus kehilangan sebelah pendengarannya, juga ayah tercintanya. Ibunya melanjutkan kuliah di Inggris agar dapat menghidupi Tara lebih layak, sementara Tara tinggal bersama opa dan omanya di Bontang.
Lain lagi, Lahang (Hudri), keturunan suku Dayak asli. Ia hidup berdua dengan ayahnya yang menderita sakit parah dan tidak diketahui apa penyakitnya. Lahang adalah anak yang sangat berkeinginan kuat dan pantang menyerah.
Berbeda latar belakang dan cerita, ketiganya bergabung dalam grup marching band kota Bontang bersama Rene (Titi Rajo Bintang), pelatih mereka. Rene yakin, kalau marching band Bontang akan mampu bersanding bahkan memenangkan ajang besar seperti GPMB (Grand Prix Marching Band) di Jakarta.
Dengan 130 anak, Rene melatih mereka semua. Pagi hingga malam, dan setiap hari. Semakin mendekati hari pertandingan, jadwal latihan semakin diperketat. Namun masalah tentu timbul-tenggelam, baik masalah manajemen antara Rene dan manajer marching band mereka, Bimo (Verdi Solaiman), juga masalah dengan anak-anak anggota marching band.
Semakin dekat dengan waktu pertandingan, Elaine harus menghadapi pertikaiannya dengan sang ayah yang memang kurang berkenan Elaine mengikuti kegiatan yang dianggap tidak penting. Tara, sempat maju-mundur dengan konflik batinnya. Dan Lahang, dilema karena penyakit sang ayah semakin parah.
Bagaimanakah akhir dari kisah marching band asal Bontang ini?
12 Menit, Kemenangan Untuk Selamanya. Karena dalam film yang terinspirasi dari kisah nyata ini, Anda akan diperlihatkan perjuangan panjang yang harus dilalui para pemeran demi menggapai mimpi mereka dan mimpi teman-temannya.
Bagi Anda yang juga penyuka musik, Anda akan mendapat tontonan dengan hiburan double dalam 12 Menit. Karena hampir seluruh adegannya akan menyorot latihan marching band dan beberapa pertunjukan marching band yang keren-keren. Kehebatan Titi Rajo Bintang dalam menabuh drum juga akan diperlihatkan dalam beberapa adegan.
Tak perlu khawatir, meski terkesan 12 Menit ditujukan untuk remaja, namun film ini dapat disaksikan oleh semua kalangan karena Oka Aurora selaku penulis skenario dan Hanny R. Saputra sebagai sutradara telah mengemas kisahnya yang sangat menyentuh, inspiratif, dan memiliki porsi-porsi yang pas. Adegan klimaks pun akan dirasa sangat memukau.
Dengan durasi 108 menit, 12 Menit juga memiliki pesan moral yang sangat jarang terpikirkan, 'Berjuanglah bukan untuk diri Anda, tetapi untuk orang di sebelah Anda.
Bersama Titi Rajo Bintang, Didi Petet, Hudri, Amanda Sutanto, Noboyuki Suzuki, Olga Lydia, Arum Sekarwangi, Verdi Solaiman, dan lainnya.
Film yang ramai dikunjungi warga adalah Film Comic Film yang menceritakan tiga kelompok pemuda 'unik' tanpa sengaja bertemu di satu bank untuk melakukan misi yang sama yaitu perampokan. Meskipun pada awalnya mereka sempat saling bersitegang, namun akhirnya Mongol, Mudy, Ernest, Kemal, Bintang, Babe, Fico dan Arie Kriting sepakat untuk saling bahu membahu agar bisa mengambil apa yang diinginkan.
Tentunya usaha mereka itu tidaklah gampang. Apalagi Kapten Bunga (Nirina Zubir) beserta pasukan 'elit'nya sudah mengepung bank tersebut demi menggagalkan perampokan dan membebaskan para sandera. Usaha negoisasi yang dilakukan juga berkesan kurang lancar karena permintaan kedelapan perampok tersebut beragam dan unik.
Meskipun perbuatan kedelapan perampok ini tergolong sangat anarkis, tapi ternyata uang bukanlah segalanya bagi mereka. Tapi 'nasi sudah menjadi bubur' dan mereka harus berusaha keras agar bisa lolos dari kepungan polisi serta mewujudkan impian masing-masing dengan uang hasil rampokan tersebut.
Unik, keren, lucu dan segar. Sepertinya 4 kata itulah yang bisa mewakili film Comic 8, karena didalamnya banyak sekali hiburan-hiburan yang dapat memukau para penontonnya. Tidak hanya menawarkan komedi yang sangat mumpuni, kualitas action yang ada di Comic 8 juga terlihat digarap dengan serius seperti adegan tembak menembak dan ledakan-ledakan yang dahsyat.
Selain itu, sutradara Anggy Umbara juga telah sukses mengemas para stand up comedian yang biasa berdiri sendiri diatas panggung menjadi seorang aktor yang mampu berakting begitu natural tanpa menghilangkan karakter uniknya masing-masing. Di film ini mereka layaknya aktor berpengalaman dan mampu beradu akting dengan para aktor/aktris senior sekelas Indro Warkop, Henky Solaiman, Agus Kuncoro, Kiki Fatmala dan sebagainya.
Dari segi cerita, film Comic 8 ternyata tidaklah gampang ditebak. Siapa sebenarnya kedelapan perampok ini, bagaimana asal usulnya dan apa tujuan mereka sebenarnya dipastikan akan membuat penasaran para penonton dari awal hingga akhir cerita.
Secara keseluruhan, film Comic 8 bisa menjadi pilihan tepat bagi Anda yang sangat menggemari layar lebar komedi dengan nuansa yang 'fresh'. Apalagi film produksi Falcon Pictures ini bertabur bintang seperti Laila Sari, Agung Hercules, Coboy Junior, Ence Bagus, Joe P Project, Jeremy Teti, Cak Lontong, Pandji Pragiwaksono, Nikita Mirzani, Nirina Zubir, Candil, dan Ge Pamungkas yang bisa menjadi daya tarik tersendiri.
Film Comic 8 mengisahkan tentang 8 pemuda 'unik' yang secara kebetulan merampok bank yang sama. Walau pada awalnya sempat bersitegang, tapi pada akhirnya mereka harus bekerjasama untuk bisa lolos dari kepungan polisi.
Layar lebar arahan sutradara Anggy Umbara ini dibintangi oleh Kemal Palevi, Ernest Prakasa, Mongol Stress, Bintang Timur, Babe Cabita, Arie Keriting, Mudy Tailor, Fico, Nirina Zubir, Nikita Mirzani, Indro Warkop, Agus Kuncoro dan Coboy Junior.
Ayo nonton sebelum kehabisan di Samarinda untuk film ini XXI dan plasa 21 menyiapkan khusus 3 studio untuk melayani keinginan warga yang ingin menyaksikan film nasional ini. M4n

Ijazah Kosong Dimusnahkan

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Mengantisipasi penyalahgunaan blangko ijazah kosong oleh oknum tertentu, Dinas Pendidikan (Disdik) Kaltim memusnahkan 11.476 lembar ijazah rusak dan tidak terpakai dari jenjang SD hingga SMA sederajat dimusnahkan dengan dengan cara dibakar.
Kepala Dinas Pendidikan Kaltim H Musyahrim didampingi Sekretaris Disdik Kaltim Dayang Budiati menjelaskan, pemusnahan ini disaksikan pejabat dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) dan kepolisian, serta inspektorat provinsi Kaltim. Ijazah yang dibakar adalah tanda tamat dari 2013.
Dia merincikan, ijazah rusak tersebut antara lain, 390 dari Samarinda, 66 Balikpapan, 117 Bontang, 74 Kutai Timur, 150 Kukar, 26 Kubar, 56 Penajam Paser Utara (PPU), 68 Paser, 19 Bulungan, 10 Tarakan, 9 Nunukan, 2 Malinau, serta 10.489 ijazah dari stok gudang.
“Pembasmian dengan cara dibakar tentunya lebih efektif, karena tujuan kami sebenarnya adalah agar ijazah ini tidak disalahgunakan,” kata Musyahrim usai pemusnahan ijazah kosong di Halaman Kantor Disdik Kaltim, baru-baru ini.
Menurut dia, pemusnahan blanko ijazah ini  merupakan kegiatan rutin dilakukan Disdik Kaltim setiap tahun.  Karena, ijazah ini merupakan dokumen negara, sehingga rawan terjadi  dugaan  tindak penyalahgunaan.
Karena itu, kelebihan blanko ijazah perlu dilakukan pemusnahan dengan prosedur pembakaran. Dia mengatakan, kelebihan ini terjadi lantaran proses pengadaan blanko ijazah yang dilakukan setiap tahun selalu diberikan lebih dari jumlah yang dibutuhkan. Dengan demikian, ketika terjadi kesalahan penulisan ijazah dapat langsung dilakukan penggantian dengan blanko ijazah baru.
“Ijazah yang tidak terpakai maupun yang salah salah tulis dikembalikan lantaran mengalami kerusakan inilah yang langsung dilakukan pemusnahan,” jelasnya. john

Gubernur Ajak Budayakan Tertib

Cermin Negara Maju Hidup Berdisiplin
 
 
SAMARINDA, Poskota Kaltim
Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak mengajak seluruh elemen masyarakat di Kaltim untuk meningkatkan budaya disiplin disegala hal serta tertib dan disiplin saat berlalulintas.
“Masih  banyak diantara kita  menganggap remeh dan melanggar peraturan. Tentunya cermin negara semakin maju masyarakatnya harus hidup  berdisiplin pada  segala hal baik pada disiplin lalulintas baik darat, udara maupun sungai dan laut,” kata Gubernur Awang Faroek Ishak pada acara sosiaisasi Gerakan Nasional Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas tingkat provinsi Kaltim di halaman  kantor gubernur Kaltim, Minggu (2/2).
Menurutnya, sikap disiplin itu  misalnya menyeberang jalan harus ditempat  yang telah ditentukan tidak bisa seenaknya.Begitu juga para penguna kendaraan bermotor harus mentaati rambu-rambu lalulintas.
“Salah satu budaya tertib yang mematuhi rambu-rambu lalulintas. Mari kita bersama-sama mewujudkan sadar berlalulintas,” ajak Gubernur.
Menurutnya menanamkan sikap disiplin, tentunya dididik mulai sejak kecil atau sejak SD  sehingga ketika dewasa sikap disiplin tetap terpatri pada sanubarinya.
Dia juga berharap para walikota dan bupati dengan bimbingan Dinas Perhubungan agar menyediakan infrastruktur jalan yang memadai, dengan melakukan perbaikan-perbaikan jalan yang rusak, juga membenahi rambu-rambu lalulintas.
Juga menyediakan sarana public berupa halte untuk masyarakat disetiap kota guna menunggu angkot atau taxi. Begitu juga sarana penyeberang jalan atau zebra croos harus tercukupi sehingga masyarakat saat menyeberang tidak sembarang tempat.
"Saya intruksikan tidak ada lagi jalan yang rusak yang bisa menghambat aktivitas masyarakat, dinas perhubungan harus memastikan setiap kendaraan harus diperiksa kelayakan standar keselamtan,. Segera benahi peraturan-peraturan keselamatan baik dijalan, sungai maupun danau," tegasnya.
Gubernur juga mengajak seluruh masyarakat untuk melakukan bidaya antri, karena budaya antri merupakan ciri-ciri negara modern. Oleh karena itu mulai saat ini kita lakukan pembenahan-pembenahan untuk fasilitas publik baik halte maupun zebra croos.
Dikesempatan itu Dinas Perhubungan dan syah bandar dan pejabat yang mengatur lalulintas di air, agar menertibkan jika ada yang  melanggar mohon ditertibkan karena masih sering terjadi kecelakaan diperairan.
"Dengan sikap disiplin akan mampu meningkatkan keamanan lalulintas baik darat,laut udara maupun di sungai. Oleh karena itu kita bertekad keselamatan angkutan sungai di Kaltim menjadi tanggung jawab kita bersama tentunya dibarengi dengan sarana fasilitasnya," tekad  Awang.
Kenyamanan dan keselamatan berjalan maupun berkendara  idaman semua orang. Untuk itulah Pemprov Kaltim akan terus  berusaha membangun dan membenahi infrastrur jalan dan jembatan berikut menyediakan sarana dan prasarana penunjang lainnya. Begitu pula hanya kepada Pemerintah Kabupaten/Kota se-Kaltim dimbau agar melakukan langkah serupa.
Kepada Pemerintah Daerah dan semua pihak dimbau  bangun dan merawat dengan baik jalan-jalan dan jembatan sehingga memenuhi syarat keselamatan lalu lintas.
"Jangan biarkan ada jalan umum berlubang, berlumpur dan sulit dilalui. Tegakkan disiplin berlalu lintas, ciptakan keamanan dan ketertiban di termina-terminal bus dan parkir kendaraan yang sesuai dengan tempat yang telah disediakan," tegasnya.
Gubernur juga memberikan apresiasi yang tinggi kepada Kepolisian Daerah Kaltim yang telah meluncurkan Kurikulum Lalu Lintas untuk siswa yang terintegrasi dalam mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKN). Dengan kurikulum  lalu-lintas tersebut diharapkan agar siswa yang ada di tingkat SD, SMP maupun SMA dapat memahami tentang lalu-lintas dengan baik," ujarnya.
Selain itu, saya juga menghargai terobosan yang dilakukan Polda Kaltim dan Dinas Pendidikan Kaltim yang beberapa waktu lalu telah pula menggelar Cerdas Cermat Pendidikan Lalu-lintas Siswa SMA Tingkat Kaltim.
Melalui pendidikan berlalu-lintas, masyarakat pengguna jalan raya khususnya kalangan pelajar mendapat pemahaman atau ilmu tentang bagaimana berkendara dan menggunakan jalan raya sesuai aturan. Yaitu Undang-Undang Lalu Lintas Nomor 22 tahun 2009. john

Tepian Mahakam Jadi Rekreasi Keluarga

Pengunjung  Tepian Mahakam saat berpose dibawah lampion bunga Anggrek Hitam.photo: Umar

Setelah Ditata dan Dilengkapi Fasilitas

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Keberadaan  Taman Tepian Mahakam yang telah  dipercantik dengan dibangun berbagai fasilitas menjadi tempat rekreasi keluarga khususnya untuk malam hari, karena teman tersebut telah dibuat  beberapa ornamen seperti pemasangan lampion binatang  dan tanaman  khas Kaltim, seperti  orangutan, beruang, pesut  mahakam,  anggrek hitam, anggrek bulan, dan  kantong semar. 
Tepian Mahakam  yang telah ditata tersebut khususnya yang berada  depan Kantor Pemprov  Kaltim, mulai siang sore sudah mulai dipadati pera pengunjung, untuk melihat keindahan sungai mahakam hingga menjelang malam hari, yang datang bukan hanya muda-mudi tetapi juga  menjadi tempat rekreasi keluarga.
Seorang ibu rumah tangga Nova  yang datang bersama keluarganya kepada media mengatakan, keberadaan Tepian Mahakam yang telah ditata rapi dan dilengkapi berbagai ornamen lampion ciri khas Kaltim  seperti binatang seperti beruang, orangutan dan pesut mahakam, serta  beberapa  bunga anggrek, sangat mempercantik tepian mahakam, khususnya pada malam hari.
"Sekarang  tepian mahakam sangat indah khususnya pada malam hari, karena dipercantik berbagai lampion dengan ornamen binatang dan bunga anggrek seperti anggrek hitam, anggrek bulan dan kantong semar, sehingga malam hari menjadi sasaran rekreasi keluarga,"kata Nova yang berdomosili di Jalan Cendrawasih Samarinda.    
Ditambahkan, kunjungan bersama keluarganya merupakan yang kali pertama, dimana semua keluarga merasa senang, apalagi anak-anaknya sempat berpoto-poto didepan  lampion-lampion yang ada ditaman tersebut.
"Terus terang kami sangat senang dengan adanya taman ini, karena taman ini   menjadi tempat rekreasi para keluarga, oleh karena itu tentu kami harapkan pemerintah bisa terus mengembangkan dan melengkapi berbagai sarana dan fasilitas ditepian mahakam ini,"ujarnya.
Hal senada juga disampaikan Ibu Yuni yang datang bersama keluarganya, bahwa taman tepian mahakan yang telah dipercantik dengan penambahan sarana dan fasilitas  tentunya akan menjadi kebanggaan tersendiri warga Kota Samarinda dan Kaltim khususnya, karena  selain dapat mempercantik kawasan Tepian Mahakam, tentunya juga menjadi tempat rekreasi keluarga.
"Upaya pemerintah sudah bagus dalam melakukan pembenahan khususnya untuk kawasan Tepian Mahakam, dimana keberadaannya sendiri bukan saja mempercantik Kota Samarinda sekaligus menjadi tempat hiburan dan rekreasi keluraga,"tutur Yuni yang tinggal di Samarinda Seberang.
Dari pantauan media, keberadaan Tepian Mahakam yang telah ditata dan dilengkapi berbagai fasilitas, mulai sere hari, hinga malam penuh sesak pengunjung, apalagi pada hari-hari libur, dan untuk mendukung keberadaanya terbut, pihak Dishub juga melakukan penertiban dengan melarang kendaraan baik roda dua maupun roda empat untuk tidak parkir disekitar tepian mahakam, khususunya mulai depan Pendopo Lamin Etam hingga Kantor Satpol PP Kaltim.Selain itu, para petugas Dishub juga membantu para pengunjung  menyebrang jalan, baik datang maupun yang akan pulang.    
Seperti diketahui, Gubernur Kaltim   telah mempelopori membangun taman-taman sepanjang tepian mulai depan kantor gubernur hingga jembatan Mahakam, nantinya ada panggung hiburan maupun kawasan kuliner juga kantong-kantong parkir sehingga benar-benar tertata rapi dan tertib.
"Pembenahan itu diantaranya dibangun berbagai fasilitas publik bangku taman, lampu taman, penerangan umum, pedestrian pejalan kaki dan lain-lain. Sekarang saya sudah bertekad bantu Walikota Samarinda benahi Tepian Mahakam Samarinda sebagai Ibukota Provinsi harus bagus. Harus punya tempat yang bisa jadi kebanggaan masyarakat,” ujarnya.
Awang menambahkan, Pemprov juga berencana membuat jalan di atas air selebar 3 meter sepanjang Tepian Mahakam. Jalan tersebut khusus disediakan bagi masyarakat untuk berwisata dan sebagai jalur joging,jalan kaki, begitu juga ditaman-taman akan disediakan bangku untuk menikmati keindahan matahari saat tenggelam pada sore hari dan pada malam harinya  bias menikmati pentas seni sehingga tepian benar-benar menarik bagi wisatawan.
"Selain itu, pihaknya juga akan menata pedagang rombong yang berjualan di sepanjang Tepian Mahakam. Pemprov akan membanguan semacam gazebo untuk menertibkan pedagang rombong. Mereka akan ditempatkan ditempat yang bersih khusus mengakomodir pedagang rombong berjualan di sana, kawasan tempat parkir juga akan ditata. Sehingga tidak membuat kemacetan lalulintas,"pungkasnya. mar

Pemprov Dukung Pengembangan IT di Daerah

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Kepala Diskominfo Kaltim H Abdullah Sani mengatakan, Pemprov Kaltim berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan Informasi Teknologi (IT) di daerah, terutama bagi pelajar dan mahasiswa. Apalagi saat ini adalah era keterbukaan, sehingga melalui pengembangan IT diharapkan keterbukaan informasi terhadap pembangunan yang dilakukan pemerintah di daerah dapat diketahui seluruh masyarakat.
“Ilmu pengetahuan tentang IT memang harus kita kuasai di era global saat ini. Karena itu, Pemprov Kaltim melalui Dinas Komunikasi dan Informasi berupaya mendukung pengembangan tersebut. Caranya dengan terus memberikan dukung terhadap relawan Teknologi Informasi Komunikasi (TIK), sehingga pengembangan IT di daerah dapat merata,” kata H Abdullah Sani usai menghadiri gelar teknologi informatikan di Komplek Stadion Madya Sempaja Samarinda, Minggu (2/2).
Sebagai pembina relawan TIK, Diskominfo Kaltim akan terus memberikan dukung terhadap kegiatan yang dilakukan relawan tersebut di daerah. Mulai dari seminar hingga pendidikan tentang IT bagi pelajar hingga mahasiswa.
Bahkan, untuk mendukung pengembangan IT di daerah, Diskominfo Kaltim juga telah membentuk program training room, revarasi room dan studio room. “Tujuan itu semua adalah untuk memudahkan seluruh relawan TIK untuk melaksanakan program IT di daerah dan setiap tiga bulan akan kami evaluasi,” jelasnya.        
Pengembangan IT dinilai mampu mendukung sukses pembangunan yang dilakukan pemerintah di daerah. Karena hal ini sebagai wujud keterbukaan Pemerintah Daerah kepada masyarakat.
Sesuai arahan Gubernur Kaltim, untuk menyukseskan program pemerintah daerah, maka semua satuan kerja perangkat daerah di Kaltim wajib memberikan informasi publik kepada masyarakat. Contoh mengenai informasi APBD Provinsi, apabila telah disahkan di DPRD, maka secara otomatis masyarakat harus mengetahui.
“Tujuan informasi publik tersebut agar masyarakat dapat mengetahui jelas bagaimana kondisi perkembangan pembangunan di daerah. Dengan mengetahui informasi, diharapkan partisipasi masyarakat dapat dilakukan, sehingga masyarakat dan Pemerintah Daerah bisa bersama-sama membangun daerah yang lebih baik. Informasi tersebut, tentu wajib disampaikan. Karena itu, pengembangan IT sangat perlu didukung,” jelasnya. mar

Gubernur Minta Masyarakat Sukseskan Pemilu 2014

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Gubernur Kaltim Awang Faroek meminta seluruh lapisan masyarakat menyukseskan Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden di tahun 2014 ini.
“Dalam kesempatan ini saya mengajak kepada semua pelaku kepentingan di Kaltim mari kita terus jaga stabilitas keamanan Kaltim untuk terlaksananya Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden”, kata  Awang Faroek Ishak beberapa hari lalu.
Pemilihan Umum (pemilu) tahun 2014 ini akan dilaksanakan dua kali yaitu tanggal 9 April yang akan memilih para anggota Dewan Legislatif dan  Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden tanggal 9 Juli.
Sebagaimana Pemilihan Umum Kepala Daerah lalu, selain masyarakat, peranan Kapolda, Kepala TNI dan seluruh jajarannya sangat membantu dalam menjaga keamanan masyarakat untuk melaksanakan hak pilihnya. Kerjasama yang baik akan membuahkan hasil yang maksimal. Dibutuhkan kearifan dari seluruh pejabat provinsi maupun kabupaten/kota untuk benar-benar bisa menjadi pembina di dalam menjaga stabilitas daerah saat pemilu berlangsung.
“Komunikasikanlah hal-hal yang belum bisa diterima sehingga menjadi keputusan yang bulat bagi kita bersama. Jangan hanya karena perbedaan pendapat lalu stabilitas daerah saat pemilu jadi terganggu,” tegas Awang.
Awang Faroek juga  meminta agar setiap Pegawai Negeri Sipil (PNS) dilingkup Kaltim tidak terlibat politik praktis  menjelang Pemilihan Legislatif (Pilleg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) bulan April  2014 mendatang, PNS harus tetap netral, tidak boleh ikut kampanye dan  mendukung pemenangan salah satu Caleg maupun Capres yang bertarung pada Pemilu mendatang.
"Netralitas  PNS ini sangat diharapkan, karena keterlibatan dalam politik praktis bertentangan dengan peraturan perundang-undangan  dan disiplin pegawai. Sehingga untuk menjamin pelaksanaan pesta demokrasi  tidak diciderai dengan praktek menyimpang, oleh karena itu diharapkan para  PNS diminta untuk tetap bertindak netral,"kata   Awang Faroek Ishak beberapa hari lalu.
Awang Faroek menegaskan, PNS, TNI dan Polri tugasnya mendukung penyelenggara (KPU dan Bawaslu, red) mensukseskan pemilu. Memastikan penyelenggaraannya lancar dan aman. Tidak boleh mendukung atau menginterpensi peserta Pemilu, Apalagi menjadi  peserta Pemilu,
"Larangan tersebut sesuai UU Kepegawaian yang tidak membenarkan PNS terlibat dalam politik praktis.  Dalam aturan itu disebutkan, bagi pegawai yang ingin terlibat aktif dalam politik praktis bersedia keluar dari PNS. Dan Peraturan perundangan tidak melarang PNS masuk parpol. Tapi harus berhenti. Kecuali jika UU ASN (Aparat  Sipil Negara/pengganti UU Kepegawaian) nanti membolehkan PNS berpolitik praktis seperti dulu. Prinsipnya kita ikuti saja ketentuan berlaku,"paparnya.
Sesuai jadwal yang ditetapkan KPU, Pemilu 2014 akan dilaksanakan dua kali yaitu Pemilu Legislatif 9 April 2014 yang akan memilih para anggota dewan legislatif. Dan Pemilu Presiden pada 9 Juli 2014 yang memilih Presiden dan Wakil Presiden. mar

Puskesmas 24 Jam Harus di Setiap Kecamatan

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak menginginkan seluruh kecamatan memiliki layanan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas). Upaya ini merupakan salah satu langkah memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Oleh karena itu, kita harapkan semua Puskesmas 24 harus ada di semua kecamatan di Kaltim.
“Hingga akhir tahun 2018, semua Puskesmas di tiap kecamatan di Kaltim harus bisa beroperasi 24 jam. Di setiap kabupaten dimungkinkan membentuk Puskesmas plus yang bisa berasal dari dana APBD ataupun dana Corporate Social Responsibilty (CSR). Hal itu sebagai komitmen untuk tetap memberikan pelayanan kesehatan terbaik pada masyarakat,”papar Awang  Faroek Ishak beberapa hari lalu.
Ditambahkan, Pemprov Kaltim terus  berupaya  meningkatkan akses dan mutu pelayanan kesehatan berkualitas bagi masyarakat. Upaya itu dilakukan sesuai dengan visi misi yang telah disusun. Salah satunya melalui peningkatan pelayanan kesehatan, baik di puskesmas maupun rumah sakit. Dan keberadaan Puskesmas yang beroperasional selama 24 jam itu perlu didukung SDM yang siap bekerja bergantian, kebutuhan anggaran serta sarana dan prasarana lainnya. Pelayanan Puskesmas 24 jam ini tentunya juga mendukung suksesnya penyelenggaraan program BPJS Kesehatan.
"Puskesmas berperan memberikan pelayanan kesehatan kepada individu, keluarga dan kelompok masyarakat. Hadirnya Puskesmas 24 jam & Puskesmas plus diharapkan memberikan pelayanan maksimal bagi pertolongan pertama gawat darurat," imbuhnya.
 Awang Faroek Ishak menambahkan,  guna memenuhi kebutuhan kesehatan masyarakat yang adil dan merata di Kaltim, selain adanya dukungan pembangunan infrastruktur kesehatan masyarakat. Ternyata pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) juga sangatlah diperlukan, dengan harapan kebutuhan pelayanan kesehatan yang baik di Kaltim dapat terwujud secara merata.
“Jadi, saat ini tinggal bagaimana upaya pemerintah untuk meningkatkan tenaga SDM pelayan kesehatan masyarakat saja. Misalnya, meningkatkan kualitas dari dokter, perawat dan bidan yang ada di Kaltim,” ujarnya.
Nah, pada 2014 ini, lanjut Awang  Pemprov Kaltim akan terus berupaya meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Caranya, yakni dengan terus mensukseskan pembangunan gedung Rumah Sakit Umum, khususnya di Tarakan dan meningkatkan kualitas SDM-nya.
“Hal ini tentunya dapat dilihat dari perkembangan rumah sakit yang berada di masing-masing daerah di Kaltim. Di mana, masing-masing kabupaten dan kota terus berlomba-lomba membangun rumah sakit bagi daerahnya. Jadi, saat ini yang perlu dilakukan adalah bagaimana meningkatkan SDM-nya,” jelasnya.
Menurutnya, SDM itulah yang paling penting. Di samping, rasio antara dokter dengan masyarakat harus sebanding. Sebab, untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat, tentu seluruhnya harus tersedia. Seperti dokter umum, gigi, dan spesialis harus tercukupi. Bahkan peningkatan pembangunan infrastruktur, seperti hotel dan pembangunan lainnya juga harus seimbang. Sebab, untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat, tentunya seluruh pelayanan bagi masyarakat dapat tersedia, khususnya kesehatan. “Nah upaya itulah yang terus kita lakukan dalam tahun-tahun belakangan ini,” pungkasnya. mar

Harga TBS Sawit Kembali Naik

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Memasuki bulan Februari 2014 masih merupakan periode yang menggembirakan bagi petani sawit di Kaltim. Pasalnya harga Tandan Buah Segar (TBS) kembali mengalami kenaikan, yakni dari sebelumnya Rp 1.743,07 menjadi 1.770,07.
Kepala Bidang Usaha, Dinas Perkebunan Kaltim  H.M. Yusuf membenarkan bahwa harga TBS sawit periode Februari ini meskipun tipis, mengalami kenaikan Rp 27,-/kg  dari periode sebelumnya akibat meningkatnya permintaan Crude Palm Oil (CPO) sehingga mempengaruhi kenaikan harga TBS, termasuk di wilayah Kaltim.
"Kenaikan harga CPO sendiri akibat meningkatnya permintaan dan bisa dipastikan turut mempengaruhi kenaikan harga TBS sawit pula, termasuk Kaltim", ungkap H.M. Yusuf kepada media Rabu (29/1)
Menurutnya, berdasarkan hasil rapat penetapan harga TBS sawit untuk periode Februari 2014, diantaranya adalah umur tiga tahun Rp 1.552,02, umur empat tahun Rp 1.585,11, umur lima tahun Rp 1.617,65, umur enam tahun Rp 1.659,52, umur tujuh tahun Rp 1.675,84, umur delapan Rp 1.716,50, umur sembilan Rp 1.756,03 dan umur sepuluh tahun hingga dua puluh lima tahun Rp 1.770,07.
"Sementara itu, harga Crude Palm Oil (CPO) tertimbang dikenakan Rp 8.414,66. Harga kernel (inti sawit) rerata tertimbang yang sama sebesar Rp 4.745,41 dengan Indeks K sebesar 85,50 persen,"tandasnya.
Yusuf mengakui, hingga saat ini, masih berlaku perbedaan harga TBS maupun produk turunannya di beberapa daerah di Kaltim. "Untuk menekan perbedaan itu, kami sudah berkoordinasi dengan Gapki (Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia) serta stakeholder perkebunan sawit lainnya untuk sama-sama mengawasi penetapan ini," katanya.
Pemberitahuan Harga TBS Kelapa Sawit ini, sekaligus berlaku sebagai undangan bagi seluruh anggota tim untuk datang pada rapat pembahasan HTBS pada Kamis (27/02) untuk penetapan harga pada Maret 2014 mendatang. Sedang data ataupun informasi perusahaan sumber data dapat disampaikan kepada tim selambat-lambatnya pada Rabu (26/02). mar

Puncak HUT Samarinda Dimeriahkan Kirab Drumband

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Untuk keempat kalinya peringatan puncak Hari Jadi Kota Samarinda ke 346 dan HUT Pemerintah Kota Samarinda ke 54 tahun 2014 dimeriahkan dengan pagelaran Kirab Drumband dan Samarinda Carnaval IV yang diselenggarakan oleh Samarinda Ethnic Custom Carnaval IV (SECC).
Tidak sekedar kirap nantinya para peserta yang tampil akan dinilai oleh dewan juri dan akan diberi hadiah yang sudah disiapkan oleh panitia.
Para peserta nantinya diharapkan tampil dengan berbagai atribut yang menarik sesuai tema yang disiapkan oleh panitia.
Hal ini diungkapkan hm Faisal koordinator acara hari jadi Kota Samarinda diruang kerjanya.
Faisal menegaskan bahwa sebagai pelopor carnaval ethnic custom di Kaltim, tentu saja SECC kembali kami gelar untuk yang ke empat kalinya tentu saja tetap dengan ciri khas Samarinda Fashion Street.
"Tahun ini dengan tema pilihan “Sarung Samarinda. Pesut & Tambangan” dan bersamaan pula dIlaksanakan lomba kirab drumband atau SMSP 2014” kata HM Faisal.
Waktu pelaksanaan lanjutnya seperti tahun-tahun sebelumnya akan mengambil rute start dan finish di halaman parkir GOR Segiri Samarinda, Sedangkan panggung kehormatan berada di jalan kusuma bangsa Samarinda.
“Insya Allah akan dilaksanakan pada hari Minggu tanggal 2 Februari 2014 mulai pukul 8 pagi hingga selesai, berada di panggung kehormatan seperti biasa adalah Walikota dan wakil walikota Samarinda,” kata Faisal.
“Khusus carnaval dibagi menjadi 2 kategori, yakni penilaian kelompok dan perorangan, untuk kelompok berjumlah 5 - 8 orang dan setiap group/peserta boleh mengirimkan lebih dari satu kelompok” katanya.
Sedang untuk Lomba Kirab Drumband dibagi menjadi dua kelompok penilaian yakni tingkat SD dan SMP/SMA/Umum, yang masing-masing dengan kategori  Bras dan Non Bras,
“SMSP ini bekerjasama dengan PDBI Samarinda dan selalu disambut dengan antusias oleh kelompok drumband di Samarinda dan sekitarnya, untuk tahun ini juga terbuka untuk kelompok dari luar kota Samarinda yang ingin berpartisipasi memeriahkan. Jangan lupa pendaftaran semua lomba ini gratis alias tidak ada pungutan apapun,” katanya.
Lomba Fashion Pakaian Kerja
Dalam rangka memeriahkan HUT Kota Samarinda panitia peringatan hut kota Samarinda juga mengadakan lomba Lomba Fashion Pakaian Kerja Sarung Samarinda antar instansi di lingkungan Pemkot Samarinda.
Meski terbilang baru pertama kali dilakukan panitia berharap bahwa ide-ide kratifitas para peserta bisa tumbuh, sehingga melalui perlombaan ini keberadaan sarung Samarinda bisa lebih dikenal.
”Lomba ini bagian dari sosialisasi kepada masyarakat bahwa Sarung Samarinda sebenarnya juga layak dijadikan kemeja Kerja pada hari-hari tertentu yang selama ini juga terus kita perkenalkan,”kata Faisal.
Untuk itu, agar bisa menjadi parhatian warga yang ingin menyaksikan, lomba nantinya akan kita bagi menjadi dua kategori yakni pakaian kerja pria dan wanita.
”Jadi terhitung dari sekarang kita minta setiap instansi atau SKPD dapat mengirimkan beberapa orang sebagai peserta,”Pintanya. Mengingat lomba kali ini  panitia tidak membatasi jumlah peserta selain itu juga pendaftaran tidak dipungut bayaran alias gratis.”Technical meeting sendiri kita lakukan disekretariatan kantor disbudparkominfo samarinda atau dapat menghubungi langsung Rina,” ucapnya.
Faisal menaruh harapan dengan digelarnya lomba tadi setidaknya bisa menambah nilai trend kemeja kerja dari Sarung Samarinda. M4n

Wujudkan Visi Kaltim 2018 Dengan Ketersediaan Pangan

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Gubernur Kaltim, H Awang Faroek Ishak  mengatakan, target program ketahanan dan kemandirian pangan dalam mewujudkan Visi Kaltim Maju 2018 dilakukan melalui pemenuhan ketersediaan enam komoditas utama pangan. Yakni memenuhi persedian beras, jagung, kedelai, ubi kayu, daging sapi dan ikan pada 2018 sebagai upaya memenuhi persediaan pangan berbasis kemandirian.
“Pemprov Kaltim berkomitmen bersama Pemprov Kaltara dan seluruh kabupaten/kota di dalamnya akan memenuhi ketersediaan 6 komoditas utama pangan ini untuk mewujudkan kedaulatan dan kemandirian pangan. Karenanya potensi dan kendala pengembangannya di daerah harus menjadi fokus pembahasan dalam  pertemuan hari ini,” papar Awang Faroek Ishak  kepada media usai  membuka Rembuk Pangan Kaltim dan Kaltara 2014 – 2018, di Pendopo Lamin Etam, Samarinda, Selasa (28/1).
Gubernur menjelaskan pemenuhan pangan berbasis lokal daerah untuk beras baru memenuhi 95,48 persen dan jagung 71,53 persen. Untuk ubikayu telah mengalami swasembada karena capaian produksinya sebesar 268,98 persen. Sama dengan ketersediaan ikan sudah jauh diatas target 26 kg/kapita/tahun, bahkan tingkat konsumsi 2012 mencapai 52 kg/perkapita/tahun.
Yang masih rendah pemenuhan kedelai dan daging sapi. Untuk kedelai, Kaltim perlu melakukan pengkajian mendalam. Sedangkan daging sapi perlu dilakukan upaya khusus agar tidak terus defisit hingga 2018 mendatang. Mengingat, daerah baru mampu memenuhi kebutuhan daging hewan pemamah biak (rumanansia) 40 persen dari perkiraan kebutuhan 53 persen.
“Untuk itu perlu kesungguhan dan komitmen untuk melakukan ketahanan pangan. Ini merupakan salah satu permasalahan yang perlu menjadi perhatian kita. Pangan merupakan kebutuhan dasar manusia yang paling utama dan pemenuhannya merupakan bagian hak asasi manusia yang dijamin UUD 45 dan UU No 18/2012 tentang pangan,” tandasnya.
Awang mengatakan pelaksanaan pembangunan ini merupakan tindak lanjut komitmennya bersama 10 gubernur lain di Indonesia yang diminta Presiden mewujudkan ketahanan pangan di daerah masing-masing. Di daerah perlu ditunjang komitmen bupati/walikota beserta jajarannya dalam hal perwujudannya.
Pihaknya memberi toleransi bagi bupati/walikota yang tidak hadir untuk melakukan penandatanganan komitmen bersama mewujudkan ketahanan pangan aman dan bermutu hingga minggu depan. Perwakilan yang diutus dipersilahkan membawa pulang salinannya untuk dipelajari dan disesuaikan dengan kondisi daerah terkait komitmen yang akan dilakukan dalam perwujudan 5 tahun ke depan.
“Diantaranya terkait potensi luasan areal pertanian yang harus pertahankan di daerah tersebut. Termasuk penjabaran sebarannya. Setelah itu apapun hasilnya dilaporkan ke presiden, “ sebutnya.
Pangan juga harus jadi prioritas. Tidak hanya pendidikan dan kesehatan yang diprioritaskan. Apalagi Kaltim merupakan daerah yang sangat didambakan dalam hal ketahanan pangan. Karenanya pihaknya memberi apresiasi bupati/walikota yang memberi dukungan penuh.
“Dengan berbagai program yang dilakukan, tentu diharapkan target ke depan dapat membuat seluruh  rakyat lebih sejahtera,”pungkas Awang Faroek. mar

DPRD Jawa Tengah Kunjungi Kaltim

Tertarik Pengembangan Bio Energi

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Tengah mengunjungi Pemprov Kaltim guna menjalin silaturahim dan menjajaki hubungan kemitraan. Rombongan DPRD Jawa Tengah dipimpin Sekretaris komisi D Mustalib, diterima  Kepala Biro Ekonomi  Sekprov Kaltim Abu Helmi di ruang Tepian I Kantor Gubernur Kaltim, Rabu (29/1).
Mustalib berharap, jalinan hubungan Kaltim dan Jawa Tengah  dapat berbuah kemitraan baik bidang l teknologi, pertambangan, perkebunan sawit  maupun bidang, peternakan.
"Kami tertarik pengembangan teknologi kreatif yakni bio gas di Kaltim dan bisa diterapkan dan dikembangkan di provinsi Jateng  mengingat potensi peternakan sangat potensial untuk bio gas," ujarnya.
Dia juga memuji kemajuan pembangunan disegala bidang yang digalakkan Pemprov Kaltim dibawah kepemimpinan gubernur Awang Faroek Ishak, baik pendidikan, kesehatan, pertanian juga infrastruktur.
Pada kesempatan itu Kepala Biro ekonomi Abu Helmi, memaparkan Pemprov terus berupaya memenuhi kekurangan pasokan kebutuhan listrik, namun masalahnya berdasarkan ketentuan yang berlaku dimana PT PLN (persero) sebagai pemegang kekuasaan dalam pengelolaan ketenagalistrikan maka pemerintah daerah mengalami kesulitan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat tersebut.
"Pemprov terus mencari solusi dari permasalahan ketenagalistrikan di Kaltim. Disamping membangun pembangkit tenaga listrik yang terus dilakukan melalui PLN maupun kerjasama dengan pihak swasta, Pemprov juga mengadakan pembangkit listrik solar cell (tenaga surya/matahari) untuk desa-desa di kawasan pedalaman dan terpencil juga bio gas memanfaatkan limbah kotoran ternak," paparnya.
Dijelaskan Abu Helmi, Gubernur  Awang optimis kekurangan pasokan listrik di Kaltim dapat segera terpenuhi jika setiap perusahaan kelapa sawit di Kaltim mampu memanfaatkan teknologi tersebut.
“Dengan lahan perkebunan seluas 36 ribu hektare, mereka mampu membangun dua unit reaktor pembangkit listrik biogas dengan kapasitas terpasang masing-masing reaktor sebesar 2 megawatt (MW). Sedangkan kapasitas puncak yang mampu dihasilkan mencapai 4  MW per unit. Nah sisa dari penggunaan listrik oleh perusahaan bisa dimanfaatkan untuk masyarakat sekitar. Tinggal kita menyediakan jaringan listriknya,” ujarnya.
Dijelaskan, biogas yang menggerakkan mesin penghasil listrik  merupakan  limbah hasil proses pengolahan biji sawit menjadi CPO (crude palm oil), dimana limbahnya ramah lingkungan sehingga gas yang dihasilkan juga ramah lingkungan.
Acara tersebut  disudahi  dengan saling tukar plakat dan cinderamata antara Abu Helmi dan Mustalib. john

Kaltim Terus Berupaya Ciptakan SDM Berkualitas

SAMARINDA,Poskota Kaltim
Pemprov Kaltim menargetkan tahun ini pembangunan gedung Institut Teknologi Kalimantan (ITK) dan Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) siap dimulai pembangunannya.
Hal itu dikatakan Staf Ahli Bidang Kesra, Pemberdayaan Masyarakat dan MDGs Pemprov Kaltim yang juga Ketua Tim Fasilitasi Persiapan Pembangunan ISBI Kaltim Prof Dr Dwi Nugroho Hidayanto,di Samarinda, Selasa (28/1).
Terkait dengan pembangunan tersebut, akan dilakukan peletakan batu pertama  yang rencananya  akan dilakukan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bersamaan dengan groundbreaking dan peresmian sejumlah proyek Masterplan Percepatan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) di Kaltim.
Sejumlah proyek MP3EI itu, yakni  peresmian Bandara di Balikpapan, Pabrik Pupuk Kaltim V di Bontang, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Maloy di Kutai Timur. 
“Kita harapkan dengan perguruan tinggi ini, dapat mempercepat upaya Pemprov Kaltim menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) berkualitas," kata Dwi Nugroho.
Mengenai proses belajar mengajar mahasiswa ISBI saat ini, menurut Dwi Nugroho  masih dititipkan di Institut Seni Indonesia (ISI)  Yogyakarta dan sudah menerima dua angkatan 137 mahasiswa. Pada tahun ajaran 2014-2015 ISBI tetap menerima mahasiswa baru, tetapi sesuai kuota yang diinginkan ISI Yogyakarta.
Penerimaan ISBI Kaltim tahun ini akan melalui Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) yang akan dilaksanakan ISI Yogyakarta. “Calon mahasiswa yang lolos masuk di ISBI, khususnya berasal dari Kaltim tahun ajaran baru ini tetap akan mendapatkan bantuan biaya pendidikan seperti halnya dengan mahasiswa ISBI angkatan pertama dan kedua,” jelasnya.
Sementara itu, Koordinator Pendirian ITK Dr Bohari Yusuf mengatakan untuk groundbreaking tahap pertama rencana dilaksanakan pada Juni 2014 di atas lahan 60 hektare dari 300 hektare yang diperlukan, yakni  di Jalan Soekarno-Hatta kilometer 12, di kawasan Karang Joang, Balikpapan.
Sedangkan untuk jumlah mahasiswa tahun ajaran baru yang akan diterima juga sesuai dengan kuota yang diinginkan  Institut Teknologi Surabaya (ITS)  Surabaya. Karena mahasiswa ITK sementara dititipkan di ITS.
Saat ini jumlah mahasiswa ITK dari dua
angkatan sebanyak 176 terdiri dari 99 orang untuk angkatan pertama dan 77 mahasiswa pada angkatan kedua,” jelasnya. john

Sekolah Wajib Laksanakan Kepramukaan

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kaltim H Musyahrim mengatakan tahun ini kepramukaan termasuk kegiatan ekstrakurikuler yang wajib dilaksanakan di masing-masing sekolah.
Program ini termasuk dalam kurikulum 2013 yang telah ditetapkan tahun lalu. Karena itu, kegiatan kepramukaan wajib dilaksanakan masing-masing sekolah. Kegiatan yang dilaksanakan, tergantung masing-masing sekolah kapan dilaksanakan. Misal, bisa seminggu sekali, atau dilaksanakan pada hari libur saja. Bahkan kegiatan tersebut bisa dilaksanakan perjam yang dialokasikan sama dengan pelajaran yang lain.
“Ini bisa terlaksana dengan baik, asalkan adanya kerjasama antara Disdik Provinsi Kaltim dengan Kwarda Kaltim. Karena itu, kami berharap dari Disdik Kabupaten dan Kota beserta perangkatnya, serta Kwartil Cabang se Kaltim juga dapat ikut serta mendukung kegiatan ini. Jadi semua stakeholder harus bekerjasama. Contohnya bisa diawali dengan rapat kerja antara Disdik Kaltim dengan Kwarda Kaltim serta stakeholder terkait,” kata Musyahrim ketika dikonfirmasi terkait rapat koordinasi Disdik Kaltim dengan Kwarda Pramuka tentang kepramukaan di sekolah, Rabu (29/1).
Melalui kerjasama tersebut diharapkan ada kesatuan langkah kegiatan, sehingga tidak lagi kepramukaan itu hanya sebatas identitas pakaian saja. Tetapi, memang aktivitas tersebut betul-betul dilaksanakan.
Karena di dalam kepramukaan semua tentang pendidikan karakter, budi pekerti, penanaman nilai-nilai budaya, seni, keagamaan, hingga olahraga ada di kegiatan pramuka.
“Karena itu, saya yakin bahwa kegiatan kepramukaan ini diaktifkan mampu meningkatkan semangat belajar para peserta didik di daerah,” jelasnya.
Menyukseskan itu, maka sesuai program yang dibahas bersama di dalam rapat koordinasi tentang kepramukaan diharapkan ada keputusan yang ditetapkan. Misal, setiap sekolah dilakukan kursus kepramukaan yang dibantu oleh Kwarda Kaltim kepada guru-guru, sehingga bisa menjadi pembina atau pelatih kepramukaan di sekolah yang dapat memberikan informasi perkembangan kepramukaan di sekolah tersebut.
"Oleh karena itu, kita harapkan melalui kegiatan tersebut, diharapkan peserta didik dapat terfokus pada kegiatan positif,"tandas Musyahrim. mar

Gubernur Optimis Program 2 Juta Ekor Sapi Tercapai

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Gubernur Kaltim, H Awang Faroek Ishak merasa optimis  program 2 juta ekor sapi dalam memenuhi kebutuhan konsumsi daging sapi lokal dipastikan terwujud hingga akhir pelaksanaan rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) Kaltim 2014 – 2018. Hal tersebut dikarenakan potensinya yang masih sangat terbuka lebar, sehingga memungkinkan keterlibatan berbagai pihak dapat mendukung dan merealisasikannya.
“Tidak susah mewujudkannya, karena kita bisa lakukan perpaduan pengembangan perkebunan kelapa sawit yang diharapkan dapat menyumbang sekitar 3/4 dari target. Dan 1/4 sisanya melalui program tanggung jawab sosaial perushaan melalui  CSRnya, APBD Kaltim serta melalui dukungan program kredit perbankan. Seperti BPD Kaltim, BRI dan BNI yang berkomitmen siap mendukung program 2 juta ekor sapi,” papar  Awang  Faroek Ishak dihadapan pemangku kepentingan bidang pangan se Kaltim dan Kaltara pada Rembuk Ketahanan Pangan Kaltim dan Kaltara 2014 – 2018, di Pendopo Lamin Etam, Samarinda, Selasa (28/1) lalu.
Dikatakan mekanismenya, perusahaan perkebunan kelapa sawit diwajibkan mengembangkan minimal 3 ekor sapi disetiap hektar lahan. Dengan luas lahan potensial perkebunan sawit mencapai 1 juta hektar setidaknya sudah terpenuhi 3 juta ekor sapi atau jauh melebihi target. Katakanlah 50 persennya gagal. Produksinya sudah cukup signifikan mencapai 1,5 juta ekor sapi. Sisanya dipenuhi BPD Kaltim yang siap menyediakan program kredit  ternak sejahtera sebanyak 250 ekor sapi dan 250 ekor lainnya dari BRI dan BNI.
“Tiga bank saja sudah bisa dukung 500 ekor sapi. Karenanya bohong jika ada yang megatakan program ini hanya mimpi lantaran tidak ada dana. Dana ada, tinggal kita yang harus mengembangkannya,” tegasnya.
Bahkan menurut Awang Faroek,  saat pernyataannya tentang target 2 juta ekor sapi masuk running teks tv nasional, secara serta merta banyak pihak yang tertarik bekerjasama pengembangannya. Itu baru terbit di running teks, belum lagi jika melihat potensi pengembangannya yang memang masih terbuka lebar.
"Tidak hanya itu, kita juga  menantang setiap PNS SKPD lingkup Kaltim harus punya sapi. Rata-rata setiap PNS harus punya 20 ekor sapi.  Jika stafnya punya 20 ekor, maka kepala dinasnya harus lebih. Paling tidak 30 ekor, bupati/walikota 31 ekor,” tandasnya.
Menurut Awang Faroek, Ini sekaligus jawab tantangan Kejati bahwa Kaltim harus bersih dari korupsi. Seandainya berhasil, menjadi hal membanggakan dan pembuktian karena sapi, bukan hasil korupsi.
“Untuk pemenuhannya memang perlu melakukan langkah terobosan. Hari ini, dalam forum ketahanan pangan ini akan bicara target,  bagaimana caranya agar kita dapat memenuhi kebutuhan dengan memprogramkan 2 ekor,”katanya. mar

Harga Ayam Potong Merangkak Naik

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Cuaca buruk yang mengakibatkan banyaknya pelayaran nasional yang tidak berlayar membuat pasokan sembako dari pulau Jawa ke Kaltim menjadi terganggu, akibatnya sejumlah komoditi sayuran dan sembako merangkak naik.
Selain itu dampak dari gagal panen akibat banjir beberapa waktu lalu juga membuat harga sembako disejumlah pasar tradisional, kenaikan yang sangat signifikan terjadi pada harga ayam potong dan telur.
Sementara itu kenaikan terjadi pada harga sayur mayor, seperti kentang, kol dan wortel yang biasa dijual dengan harga Rp 8000 kini naik menjadi Rp 20 ribu hingga 23 ribu rupiah perkilogramnya.
Sementara itu untuk cabe rawit dan kriting, akibat terjadinya gagal panen, para pedagang cabe terpaksa mendatangkan dari pulau Sulawesi dan Kalsel,  meski kualitas dibawah cabe yang berasal dari Surabaya pedagang terpaksa tetap menjual cabe dengan harga Rp 40 ribu/kilonya.
Kenaikan ini menurut sejumlah pedagang sudah terjadi sepekan lalu lantaran dipulau Jawa harganya sudah terlalu tinggi.
“Meski kita ambil dari Banjarmasin dan Sulawesi Selatan harga cabe masih cukup mahal, namun hal ini masih lebih murah ketimbang mengambil dari Surabaya yang pastinya harganya pasti Rp 80 ribu-Rp 100 ribu/ kilo,” kata Haji Selvi.
Kenaikan juga terjadi pada penjualan telur ayam, kurangnya pasokan dari Jawa Timur membuat pedagang terpaksa menaikan harga jual telur dari yang sebelumnya Rp 32 ribu per piring saat ini naik menjadi Rp 42 ribu.
Mukhlis pedagang telur mengaku bahwa kenaikan harga disebabkan cuaca buruk di perairan jawa yang membuat kapal terlambat datang.
“Kenaikan harga telur diakibatkan banyaknya kapal kargo yang tidak berlayar akibat cuaca buruk,” kata Mukhlis.
Kenaikan harga beberapa komoditas sayur mayur dan telur membuat kecewa sejumlah warga termasuk Riyanto,  pedagang martabak di jalan Biawan Samarinda. Rianto mengaku pusing mengatur pengeluaran, padahal setelah kenaikan harga beberapa komoditi sayuran pendapatannya terus menurun.
“Sejak sembako naik dan beberapa komoditi sayuran naik, pendapatan para pedagang menjadi berkurang , untuk belanja saja saya sudah pusing,” kata Riyanto.
Sama halnya dengan telur yang mengalami kenaikan, harga jual ayam potong juga mengalami kenaikan, para pedagang mengaku bahwa kenaikan ini dikarenakan pasokan ayam dari Surabaya kosong. Belum diketahui secara pasti penyebab kenaikkan harga ini, namum ada dugaan cuaca buruk hingga banjir beberapa waktu lalu yang melanda pulau jawa membuat sejumlah sembako mahal. M4n

Kaltim Siaga Bencana

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Belajar dari musibah banjir bandang dan tanah longsor di  Manado beberapa waktu lalu, Pemprov Kaltim melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kaltim terus melakukan evaluasi dan kesiapsiagaan guna mengantisipasi jika suatu saat bencana terjadi.
“Bencana yang terjadi di Manado merupakan duka kita dan dibalik dari musibah itu  merupakan pelajaran yang baik bagi kita semua untuk lebih waspada salah satunya banjir di Samarinda,” kata Kepala BPBD Kaltim H Wahyu Widhi Heranata, disela-sela melihat langsung kondisi pasca banjir di Manado (Sulut), Senin (27/1).
Dijelaskan, namun demikian topografi di Samarinda memang berbeda dengan Manado, tetapi tidak boleh lengah banjir sering terjadi di ibukota Kaltim ini, untuk mengantisipasi dengan membuat rencana kontijensi untuk banjir atau pembagian peran, siapa dan berbuat apa serta bertanggung jawab.
Dengan rencana kontijensi ini  akan menjadi peganggan para pihak apalagi Samarinda yang akan membentuk dewan pengendali banjir, sehingga nantinya bisa saling membantu pada penanganan banjir.
“Sedangkan kewaspadaan terhadap bencana juga  dengan melakukan berbagai simulasi dan sosialisasi kepada mayarakat, LSM maupun instansi terkait lainnya yang didukung sarana dan prasarana yang lengkap, sedangkan khusus peralatan penanggulangan bencana di Kabupaten dan Kota di Kalim sudah cukup dan BPBD Kaltim juga membackup jika diperlukan sewaktu-waktu,” ujarnya.
Tidak kalah pentingnya lanjut Widhi, pada penanganan bencana dengan kearifan lokal, misalnya pada banjir diantisipasi sejak dini sehingga saat kejadian warga tidak panik dan mampu mengatasi sejak dini sebelum tim regu penolong datang.
Terkait banjir di Sungai Sebakung  Kabupaten Nunukan Kaltara merupakan  banjir kiriman akibat pembukaan lahan didaerah  Sabah Malaysia sehingga kejadian itu merupakan lintas Negara.
“Tentunya penanganannya sudah termasuk hubungan kerjasama lintas Negara, tentunya bisa melalui sosek Malindo yang sudah diagendakan,” ungkapnya.
Ia juga mengimbau bagi kabupaten dan kota yang belum terbentuk segera membentuk, saat ini masih ada  ada lima daerah yang belum memiliki badan tersebut, yakni kabupaten Tanah Tidung, Berau, PPU, Mahulu dan kota Bontang.
“Sehingga terjadi bencana mudah berkoordinasi dan walikota dan bupati menjadi penanggung jawab dan BPBD provinsi dan TNI/Polri ikut membacup bersama pemerintah pusat,” jelasnya.
Disebutkan, untuk mewujudkan masyarakat dan bangsa yang tangguh menghadapi bencana ada empat ciri yakni,daya antisipasi, kemampuan menghindar atau menolak, kemampuan adaptasi dengan lingkungan,daya melenting.
“Empat ciri tersebut dapat ditempuh melalui strategi secara konprehensif, dengan jaukan masyarakat dari bencana,jauhkan bencana dari masyarakat, hidup harmoni dengan resiko bencana, menumbuh kembangkan dan mendorong kearifan local masyarakat dalam penanggulangan bencana,” demikian Wahyu Widhi Heranata. john

Jalan ke Mangkuliat Lewati KBK

  Aswandini Eka Tirta

SANGATTA, Poskota Kaltim
Pembangunan jalan Manubar – Tanjung Mangkuliat Kecamatan Sandaran masih terkendala dengan ijin kawasan. Pasalnya, sebagian ruas jalan yang akan dibangun berada di kawasan budidaya kehutanan dan non kehutanan.
Kepala Dinas PU Aswandini Eka Tirta menyebutkan, kawasan yang berada di areal KBK yakni antara Manubar ke Teluk Bakung, kemudian antara Sandaran Kampung ke Tanjung Mangkaliat sedangkan yang berada di non KBK berada antara Teluk Bakung ke Sandaran Kampung dimana termasuk alam areal PT Sima Agung Prima Sawit.
Disebutkan, pembangunan badan jalan antara Manubar ke Tanjung Mangkaliat untuk meningkatkan transportasi darat serta memecah keterisolasian daerah. Aswan menambahkan, jika ruas Manubar – Tanjungmangkaliat akan membantu masyarakat Sandaran yang selama ini terisolasi karena kesulitan jalan darat. “Masyarakat Sandaran selama ini mengandalkan transportasi laut, karena tidak ada jalan darat namun biaya dan resiko yang dihadapi cukup besar,” ungkap Aswandini.
Ia menambahkan, jika ruas Manubar – Tanjung Mangkaliat akan membantu percepatan pembangunan daerah terpencil termasuk meningkatkan hubungan ruas trans Kalimantan karena bisa dikoneksikan dengan Berau.
Disebutkan, proyek yang bakal menghabiskan dana sekitar Rp95 M ini diperkirakan panjangnya 105 Km. Rencananya, lebar jalan yan akan dibangun 10 meter dengan pengerasan urugan pilihan. Selain itu, dibangun drainase sampai dua meter serta ruang milik jalan 30 meter. “Jika semua proses administarsi beres termasuk lelang, diharapkan dalam waktu tujuh ratus dua puluh hari kerja selesai,” terang Aswan seraya menambahkan kondisi existing tanah berbukit.
Disebutkan, proyek yang sudah lama dinantikan warga Sandaran ini terbagi dalam tiga paket yakni antara Desa Manubar ke Teluk Bakung sepanjang 31 Km, kemudian Teluk Bakung ke Sandaran Kampung (40 Km) serta Sandaran Kampung – Tangjung Mangkaliat sepanjang 34 Km. “Kami berharap, persoalan dengan Kehutanan bisa diselesaikan sehingga tidak menimbulkan masalah dikemudian hari, pasalnya proyek jalan ke Tanjung Mangkaliat ini merupakan proyek kemanusiaan yang artinya memberikan hak yang sama kepada warga Sandaran untuk menikmati pembangunan,” beber Aswandini. nda

Pembangunan Gedung ITK Siap Digroundbreaking

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Staf Ahli Bidang Kesra, Pemberdayaan Masyarakat dan MDGs Pemprov Kaltim yang juga sebagai Ketua Tim Fasilitasi Persiapan Pembangunan ISBI Kaltim Prof Dr Dwi Nugroho Hidayanto mengatakan tahun ini pembangunan gedung Institut Teknologi Kalimantan (ITK) dan Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Kaltim akan siap digroundbreaking.
"Groundbreaking tersebut rencana akan dilaksanakan Presiden SBY bersamaan dengan groundbreaking dan peresmian proyek Masterplan Percepatan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) di Kaltim, antara lain peresmian Bandara di Balikpapan, pabrik PT Pupuk Kaltim V di Bontang, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Maloy di Kutai Timur serta pembangkit listrik akan suplai listrik ke Sistem Mahakam,"kata Dwi Nugroho Hidayanto ketika dikonfirmasi di Kantor Gubernur Kaltim, Selasa (28/1).
Dwi Mugroho mengharapkan dengan adanya perguruan tinggi ini, dapat membantu Pemprov Kaltim dalam menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) berkualitas. Sehingga mampu mendukung pemerintah dalam menyukseskan program pembangunan yang dilakukan. Saat ini untuk perkembangan ISBI telah ada instromen yang siap dilaksanakan, antara lain mars dan himne ISBI sudah ada, serta logo untuk ISBI Kaltim juga sudah ada. Memang saat ini pembangunan tersebut belum dapat berdiri di Kutai Kartanegara yang merupakan lokasi pendirian ISBI Kaltim, karena sertifikat lahan.
Meski begitu, Pemkab Kukar berjanji dalam waktu dekat permasalahan sertifikat tersebut sudah selesai dan dapat diserahkan kepada Tim Fasilitasi Persiapan Pembangunan ISBI yang selanjutnya akan disampaikan ke Mendiknas.
“Bupati Kukar Rita Widyasari sesuai rapat yang dilaksanakan baru-baru ini, berjanji Maret tahun ini sertifikat tanah yang menjadi lokasi tempat pembangunan ISBI, yakni di Tenggarong Seberang sudah tidak ada masalah. Sehingga groundbreaking pembangunan tersebut dapat dilaksanakan segera mungkin, dengan luas lahan mencapai 30 hektar,” jelasnya.
Mengenai proses belajar mengajar mahasiswa ISBI saat ini masih dititipkan di ISI Yogyakarta dan sudah menerima dua angkatan sebanyak 137 mahasiswa. Untuk tahun ajaran 2014-2015 ISBI tetap akan menerima mahasiswa baru, tetapi sesuai kuota yang diinginkan ISI Yogyakarta.
Penerimaan ISBI Kaltim tahun ini akan melalui Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) yang akan dilaksanakan di ISI Yogyakarta.
“Calon mahasiswa yang lolos masuk di ISBI, khususnya berasal dari Kaltim tahun ajaran baru ini tetap akan mendapatkan bantuan biaya pendidikan seperti halnya dengan mahasiswa ISBI angkatan pertama dan kedua. Yang jelas Kaltim tetap akan membiayai calon mahasiswa yang berasal dari daerah ini,” jelasnya.
Sementara itu, Koordinator Pendirian ITK Dr Bohari Yusuf mengatakan untuk groundbreaking tahap pertama rencana dilaksanakan pada Juni 2014 dengan jumlah lahan 60 hektar dari 300 hektar yang ditargetkan, di Jalan Soekarno-Hatta yaitu di Km 12, di kawasan Karang Joang, Balikpapan.
Sedangkan untuk jumlah mahasiswa tahun ajaran baru yang akan diterima juga sesuai dengan kuota yang diinginkan ITS Surabaya. Karena mahasiswa ITK sementara dititipkan di ITS.
“Saat ini jumlah mahasiswa ITK dari dua angkatan sebanyak 176 terdiri dari 99 angkatan pertama dan 77 angkatan pertama,” jelasnya.
2013 Pemprov Kaltim mengalokasikan beasiswa untuk mahasiswa ISBI mencapai Rp 3,59 miliar dan ITK mencapai Rp 7,2 miliar. mar

Kesejahteraan Veteran Harus Lebih Baik

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Gubernur Kaltim  H Awang Faroek Ishak mengatakan dengan semangat perjuangan dan peringatan perjuangan merah putih ke 67 Sanga-sanga diharapkan Pemprov Kaltim dan Pemkab Kukar mampu meningkatkan kesejahteraan veteran di daerah.
"Guna mensejahterakan veteran, maka banyak cara yang dilakukan mulai memberikan peluang usaha bagi keluarga veteran dan lahan perkebunan bagi keluarga veteran, sehingga kesejahteraan itu semakin baik. Saya dulu pernah memberikan area perkebunan bagi veteran, tapi mana saat ini hasil itu. Karena itu, saya berharap ke depan dengan komitmen yang dilakukan pemerintah di daerah mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga veteran yang lebih baik,” papar Awang Faroek Ishak saat ramah tamah peringatan perjuangan merah putih ke 67 di Sanga -sanga, Senin (27/1).
Dengan komitmen bersama dan pemberdayaan veteran melalui peluang usaha tersebut, Pemprov Kaltim berharap masyarakat Kaltim terutama veteran di Sanga-sanga betul-betul menikmati alam kemerdekaan ini.
Agar mampu menyukseskan komitmen tersebut, maka seluruh masyarakat di Kaltim diharapkan tetap terus menerus mengangkat nilai-nilai perjuangan yang telah diraih para pejuang kemerdekaan yang ada di Sanga -sanga.
“Meski begitu, untuk meningkatkan kesejahteraan para keluarga veteran juga bukan hanya bisa dilakukan pemerintah tetapi pihak swasta terutama PT Pertamina yang merupakan perusahaan besar beraktivitas di Sanga-sanga melalui program CSRnya. Misal dengan memberikan lahan yang tidak digunakan, sehingga bisa digunakan untuk usaha perkebunan keluarga veteran dan hal ini saya harapkan terus dilakukan. Karena, inilah komitmen Pemprov Kaltim,” paparnya. mar

Pelestarian Hutan Kaltim Turut Pengaruhi Pembangunan

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bidang Pertanian, SDA dan LH Pemprov Kaltim Dr Rudi Koesnandar mengatakan kondisi hutan di Kaltim dinilai turut mempengaruhi pembangunan yang dilakukan. Karena itu, ke depan keberadaan hutan di Kaltim patut diperhitungkan untuk menentukan strategi pembangunan daerah.
"Meski demikian, pembangunan hutan dan kehutanan Kaltim saat ini mengalami keadaan yang cukup sulit. Karena kondisi lahan-lahan kritis yang semakin bertambah. Sebab, lemahnya disiplin serta komitmen beberapa pihak terhadap pemanfaatan hutan, sehingga kerusakan hutan memberi dampak lain terhadap keseimbangan lingkungan hidup,"kata Rudi Koesnandar ketika menghadiri pembukaan Lokakarya Penelitian tentang Tata Kelola Hutan dan Lahan (TKHL) dalam rangka pembuatan kebijakan berbasis bukti (Evidence Based Policy) di Kaltim, Selasa (28/1).
Karena itu, lanjut  Rudi,  pelestarian hutan Kaltim turut mempengaruhi pembangunan yang dilakukan pemerintah di daerah. Saat ini, kerusakan hutan banyak diakibatkan oleh kebakaran hutan, illegal logging, perambahan, pengelolaan hutan yang tidak lestari dan pengelolaan hutan yang tidak mengindahkan azas konservasi. Apalagi, illegal logging merupakan permasalahan yang sangat sulit diberantas.
"Pemerintah menyadari bahwa pencegahan dan penanggulangan terhadap kerusakan hutan harus dilaksanakan semaksimal mungkin, bukan hanya sebatas slogan saja. Selain itu, kegiatan rehabilitasi hutan juga harus ditangani secara serius dan dengan komitmen moral dari tingkat pusat sampai ke daerah,"tandasnya.
Menyadari semakin parah kondisi sumberdaya hutan di daerah, tidak ada hal lain yang dapat diperbuat, kecuali dengan meningkatkan komitmen untuk melakukan usaha-usaha nyata di lapangan, dengan cara melakukan tindakan proaktif untuk melindungi hutan dari bahaya kehancuran seperti yang dibuktikan Pemprov Kaltim yang telah mencanangkan dan menggerakkan program Kaltim Green dengan kewajiban satu orang menanam lima pohon (one man five trees) setiap tahun sejak 2010.
“Melalui program Kaltim Green ini, ditargetkan penanaman sebanyak 17.7 juta pohon, namun melalui berbagai kegiatan penanaman secara massal yang sudah kita lakukan, maka realisasinya sampai 2011 lalu telah melebihi dari target yang ditentukan, yaitu 21,7 juta pohon. Hingga kini dan ke depan, Kaltim Green terus digalakkan tanpa henti yang tentunya juga perlu mendapat dukungan semua pihak dan masyarakat secara luas,” jelasnya.
Untuk membangun pemahaman bersama tentang proses pembuatan kebijakan berbasis bukti dalam TKHL, maka langkah kongkrit yang harus dilakukan Kementerian Kehutanan dalam menyikapi permasalahan kehutanan, yakni dengan melakukan lima kebijakan prioritas yaitu pertama pemberantasan pencurian kayu dan perdagangan kayu illegal, kedua melaksanakan revitalisasi sektor Kehutanan khususnya Industri Kehutanan, ketiga rehabilitasi dan konservasi hutan, keempat pemberdayaan masyarakat sekitar hutan, kelima  pemantapan kawasan hutan.
“Pemprov Kaltim sangat sependapat dan memegang prinsip kelestarian dengan mengubah  paradigma dalam pengelolaan hutan, yaitu bukan hanya sebagai penghasil kayu, tetapi juga sebagai penghasil manfaat lain yang bersifat non kayu, baik dari aspek ekologis maupun aspek sosial,” jelasnya. mar

Program 100 Hari Optimis Kerja Tercapai

SAMARINDA, Poskota Kaltim
Gubernur Kaltim H  Awang Faroek Ishak optimis bisa mencapai target pembangunan dalam pencanangan program 100 hari ker