Kualitas Pembangunan PDAM Dipertanyakan DewanSoal Air PDAM Tirta Segah yang Masih Ngadat
2011-01-14 06:48:55
TANJUNG REDEB,Akibat kurang maksimalnya pendistribusian air bersih dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Segah ke rumah konsumen beberapa pekan terakhir ini, banyak kalangan yang menyayangkan hal itu bisa terjadi. Tak terkecuali anggota DPRD Berau H Rustam ST, bahkan dia sendiri bertanya – tanya mengapa hal itu selalu terjadi, padahal PDAM itu baru saja dibangun. Pembangunan PDAM yang menelan biaya kurang lebih Rp 125 miliar itu harus sesuai kualitas pelayanan. Mengingat dana sebesar itu adalah hasil jerih payah masyarakat yang dipungut pemerintah melalui berbagai retribusi. “Untuk itu kita minta PDAM Tirta Segah dan kontraktor serius menangani permasalahan air bersih ini,” tegasnya. Menurut dia, kalau memang ada yang perlu dilakukan pemeliharaan secara rutin, lalu muncul tiba –tiba problem baru, seyogianya pihak PDAM bersama – sama kontraktor harus mencari penyebabnya, lalu segera dilakukan perbaikan, agar tidak berlarut – larut. ”Jangan sampai instalasi pengolahan air (IPA, red) PDAM yang menghabiskan dana miliaran rupiah itu jadi sia-sia,” tegasnya. Agar PDAM ini bisa dimanfaatkan hingga jangka panjang, pendapat legislator Partai Demokrat ini seyogianya area pengolahan intake itu harus dirawat, rumput dan ilalang yang tumbuh di sekitarnya dibersihkan, dan jangan sampai ada sampah masuk ke dalam intake. Mengingat intake ini adalah fasilitas umum yang sangat penting dan harus dijaga keamanannya. “Rancangan pemeliharaan IPA harus dibuat sedemikian rupa, baik dari segi SDM dan peralatannya. Pendistribusian air PDAM ini harus lancar lah, biar masyarakat nggak sengsara,” cetusnya. roz
|