Ada Festival Seni di Penas XIII2011-01-14 07:50:19
TENGGARONG,Selain membahas masalah pertanian dalam arti luas, dalam kegiatan Penas KTNA XIII juga akan digelar festival seni yang melibatkan seluruh peserta. Tujuan dilaksanakannya festival seni ditengah tengah pelaksanaan kegiatan nantinya adalah untuk meningkatkan apresiasi peserta maupun masyarakat Kukar sebagai tuan rumah tentang berbagai macam seni budaya yang ada di tanah air. "Karenanya, setiap kontingen diharus menyertakan tim keseniannya dengan mengetengahkan potensi seni budaya khas daerahnya masing masing," kata Ketua Panitia Penas KTNA Kabupaten Kutai Kartanegara, Haryanto Bachroel, Kamis (13/1). Festival seni juga sebagai sarana untuk meningkatkan keakraban antar peserta dan antara peserta dengan warga Kukar. Melalui festival ini diharapkan selama Penas tidak terjadi kejenuhan namun tercipta dinamika dan keceriaan sehingga memberikan kesan dan kenangan yang mendalam bagi peserta selama Penas berlangsung di Kukar. Menurut Haryanto Bachroel, khusus bagi Kukar pelaksanaan Penas ini langka, artinya mungkin, ataupaling tidak 10 tahun bahkan lebih even Penas ini baru kembali diadakan di Kukar. Jadi festival seni di pentas Penas KTNA termasuk kegiatan lain utama dan pendukung lainnya. "Kita harus maksimal mengemasnya sehingga mampu memberikan kepuasan bagi peserta yang datang dari seluruh Indonesia itu," ujarnya. Panggung festival seni rencananya tidak saja dilakukan di pentas utama di lokasi pusat pelaksanaan Penas, namun ada juga panggung yang didirikan di dekat pemukiman atau homestay peserta yang nantinya tersebar di beberapa kecamatan terdekat dari Tenggarong. Dijelaskan, festival seni di ajang Penas KTNA 2011 ini ada yang bersifat dilombakan dan ada pula yang ditujukan untuk sekedar hiburan rakyat. Untuk yang dilombakan terdiri dari tiga lomba yaitu tarian yang disebut dengan Gerak Nusantara, kemudian Gita Nusantara yang melombakan kemampuan tarik suara dengan membawakan atau menyanyikan lagu wajib dan lagu daerah sebagai lagu pilihan, juga lomba Busana Nusantara. Dalam lomba ini yang dinilai adalah keserasian, penampilan dan kemegahan peserta memakai busana daerahnya terutama saat acara pembukaan nanti. Sementara pentas seni yang tidak dilombakan adalah yang bersifat hiburan rakyat sepertitarikreasi dan musik hiburan. yd
|
Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim
New User Login
Video News
To watch this video, you need the latest
Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...
Iklan...
Baca Edisi Sebelumnya
Pasang iklan anda disini...