DPK Layangkan Surat ke Tim Penilai2011-01-17 00:16:51
TANJUNG REDEB, Tidak dimasukkannya sektor pariwisata dan kebudayaan dalam kategori penilaian keberhasilan di daerah kembali dipertanyakan. Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (DPK), Jum’at (14/1) langsung layangkan surat ke tim penilai, untuk meminta kejelasan. Wajar saja kalau DPK mempertanyakan dan paling kecewa, mengingat DPK telah berusaha keras memajukan sektor pariwisata di Berau, hingga DPK ingin tahu alasan tim penilai panji keberhasilan pembangunan Provinsi Kaltim 2010. Kata Kepala DPK, Hj Rusdiani, dirinya mempertanyakan sekitar penilaian keberhasilan pembangunan 2010, yang mencakup semua aspek kegiatan pembangunan di daerah. Selain itu, dalam kaitan penilaian panji keberhasilan, Rusdiani juga mempertanyakan mengapa aspek kebudayaan dan pariwisata tidak masuk dari salah satu penilaian. ”Itulah poin yang terpenting dalam surat yang kami kirim kepada tim penilai panji keberhasilan pembangunan,” ungkapnya. Semua daerah melakukan hal sama, yakni mengembangkan wisata, sesuai potensi yang dimiliki oleh daerah masing - masing. Seperti dikatahui, lanjut Rusdiani, dalam setiap kesempatan Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak selalu menganjurkan, agar kunjungan wisata menjadi perhatian daerah. “Tapi anehnya, justru apa yang digaungkan Gubernur tidak masuk penilaian. Ini ada apa sebenarnya, saya jadi bingung,” ungkapnya. Sedangkan di Kabupaten Berau, dimana potensi wisata bahari yang menjadi primadona wisata Kaltim, juga terus dilakukan pembenahan. Ini terbukti dengan meningkatnya kunjungan wisata dari tahun ke tahun. Dijelaskannya, tahun 2010 jumlah kunjungan wisata di Berau naik hingga 300 persen. “Bayangkan, ini kan kemjuan yang luar biasa,” imbuhnya. Bicara soal keberhasilan yang diraih DPK, tahun 2009 maupun 2010, Rusdiani lebih lanjut menjelaskan, khusus 2010 saja, tak kurang 6 prestasi berhasil dicatat, baik tingkat regional maupun nasional. Untuk tingkat nasional, tercatat sebagai juara pertama Citra Pesona Wisata (CIPTA Award) yang trofinya diterima Wagub Farid Wadjdy, dalam tahun yang sama Berau (Derawan) juga tercatat sebagai yang menjadi pengembangan destinasi nasional. Gebyar Wisata Nusantara, Berau juga tercatat sebagai juara pertama di Jakarta 2010. Menghadapi 2011 ini, tetap mengandalkan wisata bahari dan untuk semakin menarik minat untuk berkunjung ke Derawan dan pulau wisata lainnya, akan digelar lomba foto bawah laut. ”Lomba ini cukup bergengsi, karena pesertanya adalah fotografer bawah laut yang terkenal termasuk peserta dari luar negeri,” tegasnya. Oleh sebab itu, mantan kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) ini berharap, agar surat yang ia kirimkan ke tim penilai panji keberhasilan pembangunan itu bisa dijadikan bahan evaluasi. roz
|