530 Bidan di Kaltim akan Dilatih

Untuk Menciptakan Tenaga Berkualitas

2011-01-17  00:59:02

SAMARINDA, Pada tahun 2011, Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Kaltim menyiapkan dana sekitar Rp6 miliar. Dana itu untuk peningkatan kompetensi dokter dan bidan dalam pemasangan alat kontrasepsi.
”Dana itu digunakan untuk pelatihan tutor dan pelatihan bidan, dalam memasang alat kontrasepsi berupa MOP, MOW, IUD dan implant,” kata Kepala Bidang Keluarga Kesejahteraan dan Pemberdayaan Keluarga, BKKBN Kaltim, M Hatta.
Untuk pelatihan tutor, kata dia, pihaknya dalam waktu dekat akan mengirimkan sejumlah dokter ke Pulau Jawa, untuk mengikuti pelatihan memasang alat kontrasepsi, berupa Metode Operasi Pria (MOP) dan Metode Operasi Wanita (MOW).
Selain itu,lanjut dia, para dokter yang akan menjadi tutor KB di Kaltim akan dilatih memasang Intrauterine Device (IUD) atau yang disebut KB spiral, dan memasang Implant atau susuk KB.
"Untuk pemasangan KB dengan sistem MOP dan MOW, hanya boleh dilakukan oleh dokter, sedangkan pemasangan melalui IUD dan Implant bisa dilakukan para bidan sehingga usai para dokter (tutor) mengikuti pelatihan di Pulau Jawa,kemudian akan melatih tenaga bidan di Kaltim," terangnya.
Sedangkan, biaya yang digunakan untuk pelatihan tutor ke Pulau Jawa khusus MOP dan MOW sekitar Rp1 miliar. Untuk biaya pelatihan tutor ditambah tutor melatih bidan di Kaltim sekitar Rp5 miliar, sehingga totalnya mencapai Rp6 miliar.
Menurutnya, tahun 2011 ini terdapat 530 bidan yang akan dilatih para tutor. Para bidan tersebut akan mendapat pendidikan memasang IUD dan Implant supaya tingkat pelayanan mereka semakin bagus dan memiliki standar kompetensi.
"530 bidan tersebut terdiri dari bidan yang selama ini bertugas di Puskesmas maupun bidan praktek swasta. Mereka tersebar di 14 kabupaten dan kota yang ada di Kalimantan Timur," jelasnya.
Menurut dia, bidan yang akan dilatih itu diprioritaskan bagi bidan yang belum pernah mendapat pelatihan. Tujuannya adalah agar para bidan baru itu mampu menyamakan keterampilannya dengan bidan senior yang sebelumnya juga sudah mendapat pelatihan.
”Pelatihan untuk 530 bidan itu akan dibagi menjadi tiga wilayah,yakni untuk wilayah Utara pelatihannya dipusatkan di Tarakan, wilayah Tengah dipusatkan di Samarinda, dan untuk wilayah Selatan dipusatkan di Balikpapan,” kata Hatta.
Sedangkan Wilayah Utara meliputi Kabupaten Nunukan, Malinau, Bulungan, Tana Tidung, Tarakan, dan Berau. Wilayah Tengah meliputi Kutai Timur, Bontang, Samarinda, dan Kutai Kartanegara. Untuk wilayah Selatan meliputi Kutai Barat, Balikpapan, Penajam Paser Utara, dan Kabupaten Paser.john

Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim


New User Login




Video News
To watch this video, you need the latest Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...

 
 
 
 
 
 
Iklan...
Raih sukses didepan mata
Media promosi online poskota kaltim.com sarana terpercaya untuk mempromosikan usaha anda dalam sekejap akan dilihat oleh dunia

Ucapan Terima Kasih
Segenap Pimpinan dan Seluruh Staff Atas kepercayaan Anda Membuka WebSite Kami

Hotline
Editorial
Solusi
Surat Pembaca
Polling
Berita apa saja yang menurut anda sangat diminati pembaca poskotakaltim
Daerah
pariwisata
hukum
Pendidikan
perekonomian
semua berita
 
total pemilih : 1222 | Lihat Hasil
Pasang iklan anda disini...