Mahasiswa dan Satpol PP BentrokPenertiban PKL di Tepian Mahakam
2011-01-18 05:23:56
SAMARINDA, Sekitar 30 mahasiswa Samarinda yang mengatasnamakan Front Geram berkumpul di Halaman Parkir Pasar Pagi, Senin (17/1). Mereka menghalangi pembongkaran lapak milik Pedagang Kaki Lima (PKL) di Jl Gajah Mada Pasar Pagi oleh Petugas Gabungan Satpol PP, Linmas, Dinas Pasar, Dishub dan Polresta Samarinda. Akibatnya, bentrokan tak terelakkan. Satpol PP terpancing aksi mahasiswa yang memukul menggunakan sebilah bambu. Akibat bentrokan, seorang anggota Satpol PP Agus Riyandi dan seorang mahasiswa Yakub mengalami cedera. Dalam bentrokan tersebut 5 orang mahasiswa diamankan oleh Polresta Samarinda untuk diperiksa lebih lanjut. Meski begitu, Satpol PP dan Linmas Pemkot Samarinda tetap membongkar lapak PKL yang sebelumnya sudah diperingatkan bersih sejak Minggu (16/1). Menurut Kepala Satpol PP Samarinda Ahmad Rijani, penertiban kali ini dikonsentrasikan sepanjang Jl Gajah Mada. "Sebelumnya kami sudah memperingati mereka, tetapi masih saja tidak memperdulikan peringatan tersebut, terpaksa kami bongkar," kata Rijani. Sebelumnya, Pemkot Samarinda telah beberapakali memperingatkan PKL melalui surat resmi tentang pembersihan tepian Jl Gajah Mada agar lebih hijau dan tertata rapi. Dalam surat tersebut pada tanggal 16 Januari 2011, PKL yang berada di JL Gajah Mada sampai Jl Slamet Riyadi harus bersih dari PKL. aon/M4n
|
Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim
New User Login
Video News
To watch this video, you need the latest
Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...
Iklan...
Baca Edisi Sebelumnya
Pasang iklan anda disini...