Dewan Minta Super Blok Ditutup Sementara2011-01-18 05:26:26
SAMARINDA, Berdasarkan hasil sidak dan haering dengan pemilik Super Blok Jl M Yamin, Komisi III DPRD Samarinda sepakat supaya pembangunan lanjutan Super Blok dihentikan sementara. Pertimbangannya, karena dalam pembangunan Super Blok, mereka membongkar drainase. Hal itu tentu saja tak dibenarkan. Pemilik Super Blok harus memperbaiki terlebih dulu drainase yang mereka bongkar. Penegasan ini disampaikan Ketua Komisi III DPRD Samarinda Samsul Bahri pada Poskota Kaltim, Senin (17/1) di Gedung DPRD Samarinda Jl Basuki Rahmat. "Saat sidak, kita lihat drainase dibongkar. Itu sudah tidak benar. Karena itu, berdasarkan hasil hearing, kita sepakat pembangunan Super Blok ditutup sementara dulu, sampai mereka memperbaiki drainasenya," ungkap Syamsul Bahri didampingi anggotanya H Narimo. Menurut dia, batas waktu penutupan sementara pembangunan Super Blok tergantung pemiliknya. Kalau mereka cepat memperbaiki drainase, maka cepat pula pembangunan Super Blok dilanjutkan. "Ya tergantung mereka sendiri. Yang jelas, perbaiki dulu drainasenya, baru pembangunan Super Blok bisa dilanjutkan. Kalau cepat diperbaiki, cepat juga pembangunannya dilanjutkan. Kalau lambat, maka lambat juga pembangunannya diteruskan," tandas Samsul Bahri. Ditambahkan H Narimo, bahwa pemilik Super Blok saat hearing kemarin menyatakan kesiapannya menutup sementara aktifitas pembangunan Super Blok hingga drainase diperbaiki. "Nanti kita buat rekomendasi penutupan aktifitas sementara pembangunan Super Blok. Dan pemiliknya saat hearing menyatakan setuju," cetus H Narimo. sob
|