Rita Widyasari: Sudah Saya Sampaikan ke GubernurTambang Emas di Tabang Rusak Lingkungan
2011-01-20 05:31:44
TENGGARONG, Setelah dilakukan croscek dan peninjauan dilapangan tentang permasalahan pertambangan emas yang ada di Kecamatan Tabang. Memang kondisinya parah sekali, bahkan bisa dikategorikan akan merusak lingkungan, termasuk bisa mengakibatkan penyakit kulit bagi penduduk sekitar yang terkena kontaminasi limbah yang digunakan. Dimana ditengari limbah yang ada mengandung unsur Kimia yang membahayakan, bukan hanya mercury. Demikian dikemukakan, Bupati Rita Widyasari usai melakukan pelantikan terhadap 45 pejabat eselon II, III, IV di Pendopo Odah Etam, Rabu (19/1). "Kondisinya parah sekali, karena menggunakan bahan kimia yang kandungannya bisa merusak lingkungan. Limbah tersebut bukan hanya mengaliri Sungai Belayan, tapi menyebar. Bahkan dampaknya bisa merusak kulit penduduk sekitar. Dan itu sudah saya sampaikan kepada Bapak Gubernur," papar Rita. Dikatakan Rita, memang kandungan emas dipertambangan itu sangat besar. Dan tidak mudah untuk mengeksplor ribuan orang yang sekarang ini sudah bekerja di sana. "Jika ada perusahaan besar seperti Freeport mau melakukan penambangan dengan prosedural, terus tidak merusak lingkungan. Buat saya why not, karena akan menambah pemasukan bagi daerag. Namun posisinya berada di hutan lindung, kalau hutan lindung tidak boleh ditambang ya tidak masalah," ungkapnya. Yang menarik, Rita juga menegaskan wilayah pertambangan rakyat itu dari kecamatan Tabang sangat jauh sekali, bahkan hanya bisa ditempuh berhari-hari. Mengingat wilayahnya juga berhubungan dengan tapal batas wilayah Malinau. Yang dikatakanya, itu bisa masuk wilayah Malinau, ia tidak mempersoalkan jika Kabupaten Malinau yang mengelolanya. "Setahu saya itu masuk wilayah Malinau. Untuk persoalan tapal batas saya tidak mempermasalahkan, jika Malinau mau mengambil silahkan," lanjut Rita Widyasari.dp
|