Mahasiswa dan PKL Unjuk Rasa Balaikota2011-01-20 06:02:02
SAMARINDA, Sekitar 20 Pedagang Kaki Lima (PKL) dan puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Front Gerakan Mahasiswa Menggugat (Geram) berunjuk rasa di depan Balai Kota Pemkot Samarinda, Rabu (19/1). Dalam aksi ini mereka berorasi menyampaikan protes terhadap Pemkot yang melakukan pembongkaran paksa rombong dan lapak di kawasan Tepian Sungai Mahakam, depan Pasar Pagi Jalan Gajah Mada Sebrang, dua hari lalu. Menurut salah seorang pedagang, Ibu Nia, pihaknya tidak menerima pembongkaran, karena Pemkot tak menepati janji untuk memberi waktu dan menunjukan tempat baru untuk PKL. "Sebenarnya kami mau saja pindah, asalkan tempat ganti untuk PKL jelas dan dijamin tidak ada pembongkaran lagi," kata Nia. Selama ini, kata dia, pihaknya selalu membayar tempat, yang ditarik oleh Dinas Pasar. Kenyataannya, pembayaran itu tidak bisa menjamin PKL. Menurut Kordinator Aksi, Yoyok, seyogyanya Pemkot Samarinda menyediakan tempat baru bagi PKL, sebelum menertibkan mereka. "Kami meminta Pemkot menimbang ulang soal pembongkaran. Sebab, jangan sampai pengusuran tersebut menambah masalah bagi Pemkot sendiri atau kepada sesama PKL," katanya. aon
|