KRUS akan Tambah Arena Permainan2011-01-21 04:20:38
SAMARINDA, Tidak kita pungkiri, Kebun Raya Unmul Samarinda (KRUS) masih menjadi pilihan warga Samarinda dan sekitarnya untuk menghabiskan masa liburan, termasuk akhir saat tahun baru 2011. Dimana, ada 17 ribuan orang yang berlibur ke wahana di utara Samarinda tu. Pengelola KRUS, Hendri Sauli menyampaikan bahwa untuk menambah minat warga mendatangi kawasan itu, rencananya tahun ini pengelola akan menambah sejumlah wahana permainan dan penambahan koleksi hewan. “Perlu sekali untuk menambah jumlah koleksi, sebab itu akan menambah minat pengunjung datang ke sini,” Ungkapnya. Lanjut dia, arena permainan itu seperti kereta api dengan rel permanen, hingga water boom. Di atas areal 300 Ha itu, katanya, pengunjung yang datang bukan hanya dari Samarinda, namun juga dari beberapa kawasan lain di luar kota. Kadang juga banyak rombongan yang datang dari Tenggarong dan Bontang. Bahkan juga ada rombongan yang berasal dari Balikpapan. Pengunjung Umumnya datang dari luar kota tersebut memanfaatkan fasilitas kebun binatang sebagai sasaran rekreasi. Kebanyakan pegunjung yang datang bersama keluarga mereka memilih menghabiskan waktu untuk bersantai, sambil menikmati bekal makanan yang memang dipersiapkan. Diantaranya juga ada yang rela mengantre bermain sepeda air. Bukan hanya orang tua saja, anak-anak pun terlihat menghabiskan waktu kunjungan mereka dengan bermain di areal permainan kincir angin dan permainan lainnya yang ada. Dengan luasnya areal, supaya tak terjadi hal yang tidak diinginkan dan memberikan rasa aman pada pengunjung, 4 orang petugas keamanan selau berpatroli secara bergantian untuk melakukan pengawasan. Sedangkan, Untuk optimalisasi pengelolaan sarana Kebun Raya Unmul Samarinda (KRUS). Baru-baru ini bertempat di ruang rapat Sekretaris Daerah kota Samarinda dilaksanakan pertemuan antar jajaran Dinas Pariwisata, Kebudayaan, dan Kominfo, Dinas Kebersihan dan Pertamanan, Bapeda, unsur kecamatan Samarinda Utara, Dinas Cipta Karya dan Tata Kota serta beberapa pihak terkait lainnya. Beberapa poin permasalahan yang sempat dibahas dalam pertemuan tersebut diantaranya mencakup persoalan pengelolaan kebersihan. Selama ini dilakukan pihak DKP yang kedepannya diusulkan untuk dilakukan secara bersama dengan pihak pengelola, mengingat keterbatasan kemampuan DKP saat ini untuk melakukan kegiatan pekerjaannya.john
|