Depo Pertamina tak Layak2011-01-22 06:08:04
SAMARINDA, Meledaknya kapal khusus pengangkut BBM di Dermaga Depo Pertamina di Jl Slamet Riyadi membuktikan bahwa kawasan itu sangat berbahaya. Meledakanya kapal itu sempat mengegerkan warga Jl Slamet Riyadi. Kepala unit pemasaran IV Depo Samarinda Ilham S Nasution mengatakan bahwa keberadaan Depo Pertamina di Samarinda sangat membahayakan. "Keberadaan Depo Pertamina ini memang sudah tidak layak, karena batas aman yang ada saat ini sudah tidak ada. Seharusnya batas aman warga dari pagar pertamina adalah 25 meter," kata Ilham. Saat ini lanjutnya, rumah warga justru berani mendekati pagar Pertamina. Pertamina dibangun tahun 1959. Saat itu kawasan Pertamina masih hutan, namun karena perkembangan kota saat ini kawasan depo itu berada ditengah kota. Ditanya rencana pemindahan depo itu, Ilham mengakui bahwa pemindahan depo itu memerlukan biaya yang cukup besar dan saat ini pertamina belum siap dalam hal pembiayaan. "Kabarnya pemerintah akan memberikan lahan pengganti, namun tempatnya belum pasti," kata Ilham. Ilham mengatakan bahwa untuk membangun sebuah depo dibawah kelas depo Samarinda dibutuhkan investasi sebesar Rp75 miliar. Saat ini, kata dia, Depo Samarinda memiliki status kategori A dengan fasilitas berupa tangki Premium 3 tangki dengan kapasitas 6500 KL. Selain itu, ada 5 tangki untuk bahan bakar solar dengan kapasitas tangki 11.500 KL dan 1 tangki untuk minyak tanah dengan kapasitas 1000 KL. Ditanya tempat yang layak ditempatkanya Depo Pertamina yang baru, Ilham mengatakan bahwa tempat yang layak adalah dipinggir sungai. "Kalau mau dipindah ya harus dipinggir sungai juga, karena akan memudahkan transportasi pengangkutan dari Balikpapan," tegasnya. M4n
|
Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim
New User Login
Video News
To watch this video, you need the latest
Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...
Iklan...
Baca Edisi Sebelumnya
Pasang iklan anda disini...