Pengusaha Minyak Pertanyakan Pemkot Borong Solar2011-01-24 04:00:40
BONTANG- Pembelian BBM secara besar-besaran di salah satu SPBU Di Kota Bontang Rupa-rupanya munculkan kontroversi beragam, baik dari kalangan masyarakat umum maupun pengusaha minyak itu sendiri. Masih ingat beberapa hari yang lalu, pemerintah Kota(Bagian Umum) memborong pembelian Bahan Bakar Minyak ( BBM) berjenis solar,(15/01) secara kontinyu pasalnya, sampai sekarang Pemkot masih menggunakan Genset. yang artinya harus menggunakan BBM Berkapasitas besar, yang berkantor di Bontang Lestari. hal ini di buktikan dengan kendaraan milik pemkot bontang bernopol 8551 D tertangkap Kamera sedang mengisi BBM jenis solar di SPBU Koperasi Karyawan PT. Pupuk Kaltim.di Jalan Bayangkara Km6 Sekitar pukul 11.30 beberapa hari lalu. “Pembelian secara besar-besaran ini, menjadi kontoversi di kalangan warga masyarakat khususnya kota Bontang. kok bisa mengisi BBM Solar sebanyak itu, yang kami tahu,jangan kan Galon berkapasitas 1200 Liter. Membeli sejerigen pun kami takut akan sangsi dan perundang-undangan yang mengatur itu.”tutur warga, Parman (40) Saat di mintai keterangannya beberapa hari lalu. Hasil pantauan media ini mendapati mobil truk pemkot sedang mengisi BBM (solar) kedalam gallon berkapasitas 1200 liter dan 5buah Drum. Yang berjumlah 1500 Liter, dari hasil keterangan yang di himpun media ini .Manager Koperasi Karyawan PT.Pupuk Kaltim(KOPKAR) Juned Girdon mengklaim, bahwa itu di atur dengan perpres(Peraturan Persiden) Nomor 9 tahun 2006 tentang perubahan atas perpres Nomor 55 Tahun 2005 tentang harga jual eceran bahan bakar minyak. disitu sudah tercantum semuanya. saat di Tanya apa perlu harus ada izin dari pertamina , juned pun menambahkan tidak perlu lagi di dalam pepres No 55 tersebut sudah di atur keseluruhan,asalkan itu sesuai peruntukannya, boleh-boleh saja membeli dengan jergen atau semacamnya tetapi harus di ketahui dulu oleh dinas terkait, maupun pihak kepolisian setempat. “Agar ini tidak menimbulkan permasalahan tekhnis di lapangan kami pihak SPBU Kopkar PT.Pupuk Kaltim tidak berani menjual BBM Kalau tidak jelas peruntukannya . saat ditanya apakah ini menjamin penyuplaian ini aman dan tidak menyimpang, girdon pun menjawab, ada komitmen kami dengan sekkot Kota Bontang dan Kapolres Bontang tentang penyuplaian BBM ke pemkot.” katanya. Hal senada juga di katakan “ External Relaction Pertamina Bambang Irianto saat di hubungi melalui telepon selulernya kemaren (23/01).dikatakan, penyuplaian itu sah-sah saja asalkan ada komitmen awal dengan pemerintah daerah terkait penyuplaian BBM,intinya penjualan itu harus selektif, Namun dirinya belum bisa mengambil kesimpulan kalau itu bermasaalah atau tidak,pada intinya pelayanan public tidak semuanya harus menggunakan BBM Bersubsidi, contoh kecil saja pelayanan seperti Rumah Sakit pemerintah, meskipun pelayanan umum,namun juga menghasilkan . Berarti harus menggunakan BBM Industri dong paparnya, lanjut bambang , lain halnya dengan perkantoran kan tidak menghasilkan, namun itu semua harus ada Komitmen dari pemerintah daerah setempat tutupnya. berbeda dengan komentar salahsatu pengusaha minyak yang ada di Kota Bontang mengatakan pada media ini kemarin Minggu (23/01) . “Memang sich sah-sah saja, kalau itu di perlukan tetapi hanya bersifat urgen kalau terus menerus gak boleh lah katanya. namun, dia menuturkan dengan keras membantah itu tidak di benarkan apapun itu, baik berupa jerigen apalagi gallon 1200 Liter itu jelas-jelas melanggar ketentuan pertamina. sejatinya, pihak pemkot(Bagian Umum) dalam hal ini harus membeli BBM Solar tersebut langsung berhubungan dengan pihak pertamina,” jawabnya ringkas. wan
|