Kedepan Daging Tak Perlu Didatangkan dari Luar

Dua Tahun Berpisah, Banyak Kemajuan

2011-01-24  04:08:09

TANJUNG REDEB, Kepala Dinas Peternakan Berau, Imam Gazali kepada Poskota Kaltim mengungkapkan, setelah dua tahun lamanya Dinas Perternakan berdiri, kini telah mengalami banyak kemajuan. Salah satunya adalah berhasil meraih juara dua kategori keberhasilan pembangunan tingkat Provinsi Kaltim.
Kesemuannya itu diakui tidak terlepas dari dukungan Pemkab Berau, anggota DPRD Berau, serta dukungan masyarakat secara luas.  “Ya termasuk wartawan lah, yang selama ini membantu kita melalui pemberitaan. Sehingga Dinas Peternakan mendapat perhatian dari semua pihak,” tuturnya.
Sehingga alokasi dana untuk Dinas Peternakan sendiri setiap tahunnya selalu mendapat dukungan dari Pemkab dan anggota DPRD Berau, tak terkecuali mengalirnya bantuan dari Pemprov Kaltim.
Dengan demikian program – program yang direncanakan dari awal dapat berjalan lancar, salah satunya adalah program pengembangan sapi, pengolahan dari sistem perorangan menuju pola pengawasan.
Selain itu, pihaknya juga sedang merintis skenario ternak sapi di perkebunan kelapa sawit. “ Nah, program ini sdang kami pelajari hingga pendalaman metodenya. Agar dalam pelaksanaannya nanti kita dapat melaksanakan tanpa suatu hambatan yang berarti,” kata Gazali ketika mendampingi Bupati Berau H Makmur HAPK meninjau uji coba terminal Bandara Kalimarau, Sabtu (22/1).
Dari keberhasilan yang sudah dicapainya, ia juga mengungkapkan, untuk di Kaltim, hanya Kabupaten  Berau dan Kabupaten Kutai Timur (Kutim) juga Kukar yang Dinas Peternakannya sudah berpisah  dengan dinas lainya.
“Makanya Bulungan dan Tarakan ingin belajar dengan kita, bagaimana caranya Dinas Peternakan, termasuk program apa saja yang kita terapkan di lapangan,” bebernya.
Dalam kesempatan itu, Agus Tamtomo mantan anggota DPR RI yang kebetulan berada di tempat juga mengungkapkan, dirinya juga berminat mengembangkan sapi di Berau. Agar kebutuhan daging sapi di Berau yang setiap tahunnya meningkat itu, dapat dipenuhi sendiri, tanpa harus mendatangkan sapi dari luar Deerah.
“Jujur saja ya, mana ada sapi di sini asli trah sapi Berau, semuanya dari luar. Yang ada di sini itu numpang digemukkan atau dikembangkan,” ungkapnya.
Hanya saja saat ini ia terkendala persoalan lahan, yang dibutuhkan seluas sekitar 450 hektar itu masuk  konsesi PT Berau Coal. Sehingga  rencana mencukupi kebutuhan daging sapi di Berau menemui kesulitan.
Selain itu, lanjut dia, penyediaan bibit sapi pun sampai saat ini belum ada yang berani menjamin, sehingga merealisasikan rencana itu pun untuk sementara ia tunda.
Kendati demikian, Agus tetap berusaha mencari celah untuk melakukan pengembangan sapi tersebut, agar kebutuhan daging di Berau yang saat ini didatangkan dari luar 50 persen, dan dari  Berau sendiri 50 persen, kedepan nanti tidak perlu mendatangkan dari luar dearah. roz

Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim


New User Login




Video News
To watch this video, you need the latest Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...

 
 
 
 
 
 
Iklan...
Raih sukses didepan mata
Media promosi online poskota kaltim.com sarana terpercaya untuk mempromosikan usaha anda dalam sekejap akan dilihat oleh dunia

Ucapan Terima Kasih
Segenap Pimpinan dan Seluruh Staff Atas kepercayaan Anda Membuka WebSite Kami

Hotline
Editorial
Solusi
Surat Pembaca
Polling
Berita apa saja yang menurut anda sangat diminati pembaca poskotakaltim
Daerah
pariwisata
hukum
Pendidikan
perekonomian
semua berita
 
total pemilih : 1222 | Lihat Hasil
Pasang iklan anda disini...