PLN Gelar Gebyar Penyambungan Listrik 20.000 kWh2011-01-24 04:13:17
BALIKPAPAN, Program pemerintah melalui PT PLN untuk mengaliri listrik semua rumah warga Indonesia sejak Oktober 2010 lalu terus bergulir hingga saat ini. Dan diperkirakan program ini baru akan berakhir Maret 2011 sedangkan daya yang ditawarkan mencapai 20.000 Kilowat Hourse (kWh). Khusus untuk Balikpapan mendapat jatah untuk wilayah Balikpapan Utara, Balikpapan Selatan dan Samboja. Untuk wilayah Balikpapan Selatan sampai hari ini jumlah calon pelanggan yang masuk daftar tunggu cukup banyak mencapai 1.272 pemohon dari yang teregistrasi sebanyak 3.140 pemohon. "Setelah dilakukan survei ulang semua pemohon yang belum tersambung ternyata hanya ada 1.272 pemohon. Lainnya alamatnya sudah tidak jelas dan ada juga yang rumahnya sudah tidak dihuni disamping ada yang mendaftar rangkap," kata Kepala PLN Ranting Balikpapan Selatan, Ampri kepada Poskota Kaltim saat dikonfirmasi diruangkerjanya Ia berharap sampai Maret 2011 semua sudah tersambung sedangkan daya yang diprioritaskan hanya 900 watt, dengan biaya sambung baru sebesar Rp. 675.000, sedangkan yang sudah bayar ada sebanyak 358 pemohon. "Hingga tanggal 19 Januari 2011, jumlah antrean sambungan listrik baru sudah mencapai 4.500 calon pelanggan," ujar Manajer Cabang PT PLN Balikpapan, Ismail Deu. Dia mengatakan bahwa dari antrean sebanyak itu sudah 271 rumah yang sudah tersambung aliran listriknya namun antrean memang tinggi sekali, sehingga tidak bisa mengakomidir semua dengan cepat. ‘’Kita lakukan secara bertahap dan yang kita sambungkan memang baru 271 rumah warga,’’ ujar Ismail. Disebutkan, dari 4.500 calon pelanggan yang masuk daftar tunggu tersebut, berdasarkan catatan yang dimilikinya sudah ada 655 rumah yang sudah siap pasang, hanya saja belum bisa sesegera mungkin karena ada permasalahan kendati hanya masalah teknis saja. Menurut Ismail, yang perlu diketahui masyarakat pemohon sambung baru walaupun sudah mendaftar bukan berarti langsung dipasang. "Karena masih kita cek dulu, misalkan apakah trafonya sudah ada termasuk jariangan distrbusinya tidak overload dan teknis lainnya, kalau ada yang masih kurang, maka kita minta untuk bersabar," paparnya. Diterangkannya, PLN berusaha mendahulukan calon pelanggan yang secara teknis sudah siap disambungkan listriknya, artinya si calon pelanggan itu sudah tidak ada masalah. Kalau semua pelanggan sudah siap sejak awal pasti akan segera tersambung, diakuinya dalam memenuhi keinginan calon pemohon pihak PLN perlu berinvestasi untuk menutupi kekurangan berupa perluasan jaringan dan ini membutuhkan biaya yang sangat besar dan tidak hanya itu masih ada kebutuhan lain yang perlu dana besar. ‘’Investasi tidak mudah, seperti akan memasang ditempat yang belum ada tiang listrik maka kita pasang dulu. Demikian juga trafo, akan kita bangun mengikuti jaringan yang paling dekat dengan titik rumah pelanggan itu, kalau semua lengkap pasti tidak lama, hanya beberapa hari sudah bisa dialirkan listriknya,’’ terangnya. Pihaknya juga mengimbau kepada calon pelanggan yang sudah mendaftar tetapi belum juga dipasang untuk lebih sering melakukan pengecekan kepada pihak PLN. Dan nanti akan diinformasi lebih lanjut, apa penyebab keterlambatan penyambungan listrik tersebut. Masih menurut Ismail, program “Gebyar Penyambungan Listrik 20.000 Kilo Watt (KW)” diluncurkan bagi pelanggan di jaringan Sistem Mahakam, seperti Balikpapan, Samarinda dan Tenggarong dan program ini dimulai akhir Desember 2010 hingga Maret 2011. Khusus diperuntukkan bagi masyarakat yang belum terlayani pada penyambungan GO GRASS pada Oktober 2010 lalu, sedangkan untuk cabang Balikpapan nantinya yang menjadi sasaran adalah ranting Balikpapan Utara, Balikpapan Selatan dan Samboja. max
|