Perempuan Dituntut Tunjukan Kiprah dalam Pembangunan2011-01-24 04:45:19
TENGGARONG, Dharma Wanita Persatuan (DWP) merupakan organisasi istri PNS, sejak berdirinya telah berupaya untuk terus berkiprah dalam pembangunan bangsa terutama dalam pembangunan perempuan dan anak. Sebagai organisasi kemasyarakatan, sudah selayaknya DWP, khususnya DWP Kukar terus mencari inovasi agar dapat berpartisipasi secara maksimal dalam pembangunan di Kukar. "Dalam era globalisasi dan modernisasi, perempuan semakin dituntut untuk dapat membuktikan kemampuan dan eksistensinya dalam pelaksanaan pembangunan," kata Wakil Bupati Kukar HM Ghufron Yusuf. Hal itu disampaikan Ghufron dalam acara serah terima jabatan Ketua DWP Kutai Kartanegara dan Pengesahan Kepengurusan Masa Bakti 2009-2014, belum lama ini di Pendopo Bupati. Dikatakan, keberhasilan pembangunan daerah tidak terlepas dari peran seluruh stakeholders sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya masing-masing. "Penting saya garis bawahi disini bahwa DWP pun tetap harus mengedepankan kerjasama dengan berbagai sektor, baik dengan sektor kesehatan, pendidikan, ekonomi, sosial budaya dan lingkungan. Jadikan organisasi ini sebagai fungsi perekat antara fungsi masyarakat dan pemerintah dan sebagai unsur yang menggalang peran serta masyarakat dalam mendukung pembangunan," pinta Guhufron. Pengurus DWP Kukar agar dapat menyusun kegiatan dalam 5 tahun ke depan yang responsif gender dan responsif untuk pemenuhan hak anak. Tentu saja, lanjut Ghufron, selama berkiprah DWP pasti mengalami hambatan-hambatan. Jadikan hambatan tersebut sebagai pembelajaran positif dan pemicu untuk lebih baik di masa depan. "Saya mengharapkan agar organisasi ini dapat lebih dinamis dalam menghadapi tantangan lokal, regional dan global untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan," harap Ghufron. Ghufron menambahkan, program kerja Pemkab Kukar yang tertuang dalam visi-misi Gerbang Raja, dibawah kepemimpinan Bupati Kukar Rita Widyasari Periode 2010-2015 salah satunya pada poin ke-7, yakni meningkatkan peran dan partisipasi perempuan dalam berbagai aspek kehidupan. Untuk diketahui, serah terima jabatan dan pengesahan kepengurusan DWP Kukar dilakukan oleh Wakil Ketua DWP Kaltim, Hj Nurhaili Abdul Samad yang mewakili Ketua DWP Kaltim, Hj Rita Ratina Irianto Lambrie. Serah terima ditandai dengan pemasangan lencana, penanda tanganan berita acara dan serah terima jabatan dari pengurus lama Hj Anah Husni Thamrin kepada pengurus baru, Hj Hermawati Bahrul, yang disaksikan oleh Wakil Bupati HM Ghufron Yusuf dan Wakil Ketua DWP Kaltim Nurhaili Abdul Samad. Nurhaili Abdul Samad, mengatakan organisasi DWP yang dibentuk saat era reformasi, dimana aspirasi masyarakat mendambakan perubahan tatanan yang demokrasi serta menghormatihak azasi manusia, oleh karena itu perubahan mendasar tercermin pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (ADRT) dan wanita persatuan yang menjadi landasan dalam ketentuan organisasi. Pada kesempatan itu Nurhaili mengharapkan agar pengurus baru dapat meneruskan dan mengembangkan program kerja DWP Kukar yang telah ditetapkan ketua dan pengurus terdahulu.yd
|