Belasan Petak Kios Emas TerbakarWarga Salahkan PLN
2011-01-24 04:57:15
SAMARINDA, Kebakaran besar kembali menimpa kota Samarinda. Kali ini, api menyambar beberapa kios pedagang emas di Pasar Berkat, Kelurahan Simpang Tiga, Loa Janan Ilir, Minggu (23/1/2011) pukul 2.00 dinihari. Api dengan cepat menyebar dan menghanguskan belasan unit ruko . Akibat kebakaran ini, sedikitnya ada 39 KK (kepala Keluarga) atau 172 jiwa kehilangan tempat tinggal. Udin, saksi mata kejadiaan mengatakan bahwa api duduga berasal dari kios emas murni yang berada ditengah lokasi kebakaran. Api diduga berasal dari nyala lilin yang kemungkinan tidak dijaga pemiliknya karena sedang tidur. "Api sudah membesar saat saya keluar dari kios. Melihat api yang terlanjur membesar saya lalu menyelamatkan sebagiaan harta yang bisa dibawa," kata Udin. Beruntung petugas pemadam kebakaran segera tiba dilokasi dan 30 menit kemudian api dapat dikuasai. Kepala seksi Ops Dinas Pemadam Kota Samarinda Makmur mengatakan bahwa keterlambatan anggotanya tida dilokasi dikarenakan jauh jarak tkp dengan posko pemadam. NAmun demikian Makmur mengatakan bahwa tidak lama terjadi kontak kebakaran satu unit mobil PMK sudah berada dilokasi untuk mengamankan TKP, Namun akrena besarnya api ditambah kontruksi bangunan sekitar yang terbuat dari kayu membuat api sukar dikuasai. Sekitar satu jam, petugas pemadam kebakaran akhirnya bisa menguasai api. Sementara itu, pihak pemkot Samarinda diwakili Asisten III Ridwan Tassa dan Camat Loa Janan Ilir Sumaryadi, Minggu (23/1/2011) sekitar pukul 10.00 meninjau lokasi kebakaran di Pasar Berkat. Saat tiba di lokasi, Ridwan Tassa dan Sumaryadi langsung berkeliling melihat puing-puing bekas kebakaran di lokasi tersebut. Tampak berdiri tegak, 7 unit brankas yang didalamnya masih berisi puluhan kilo emas dan uang tunai ratusan juta rupiah. Brankas-brankas itu hingga pukul 10.00 pagi ini belum dibuka karena masih menyimpan hawa panas. Sejumlah pemilik toko emas, memilih membiarkan brankas itu dingin dulu, baru diperiksa isinya di dalam. Sebagian besar pemilik toko mengaku bahwa emas dan uang tunai miliknya yang ada dalam brankas masih aman. "Isi brankas tidak ada masalah, aman-aman saja. Karena pengalaman waktu kebakaran dulu, isi berankasnya aman saja," kata H Muslimin. M4n
|