Dishubkominfo Revitalisasi Taxi Bandara2011-01-26 06:40:31
TANJUNG REDEB, Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) berencana meningkatkan fasilitas penunjang bandara, yakni taxi bandara menggantikan transportasi angkot yang selama ini menangani di bandara sejak lama. Menghindari gejolak, Dihub berencana tetap memberdayakan supir Angkot yang ada dengan jalinan kerja sama dengan pemilik kendaraan. Kabid Perhubungan darat Dishubkominfo Berau, Fahmi Rizani SH, kepada media ini mengatakan, Bandara Kalimarau butuh fasilitas taxi yang memadai seperti halnya bandara daerah lain. “Dalam waktu dekat kita akan bahas masalah ini dengan mengundang pihak bandara, Organda, koperasi yang menangani di Bandara, juga pemilik angkot yang ada dan beroperasi di Kalimarau,” ungkap Fahmi. Rencana peremajaan taxi bandara seperti diketahui sudah menjadi wacana pemkab Berau sejak lama, namun belum terealisasi hingga kini. Sejumlah Angkot yang menangani transportasi di bandara kini dianggap tidak layak lagi dengan kelas bandara yang terus meningkat. Hal itu jadi pertimbangan, Dishub namun terus terkendala oleh penolakan supir dan pemilik angkot. Dengan pembenahan yang terus dilakukan serta tampilan berkelas, Kalimarau kedepan perlu ditunjang dengan fasilitas transportasi yang sesuai. “Masa dari dulu angkot terus, sehingga kita akan ajak pemilik angkot itu, dan memang jadi prioritas kami untuk memberdayakan supir yang ada, atau pemilik, dengan catatan mengganti unit yang ada dengan kebutuhan taxi bandara, minimal seperti taxi bandara lain,” sebut Fahmi. Seperti diketahui sampai saat ini terdapat sekira 17 unit angkot yang beroperasi di kalimarau untuk sarana transportasi penumpang. Jika peremajaan kendaraan taxi diberlakukan, sebut fahmi minimal sama dengan yang ada saat ini. Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Berau, Kamaluddin S, Sos, mengatakan, kebijakan yang akan diambil Pemkab dalam revitalisasi kendaraan Bandara, wajib mengakomodir kepentingan pemain yang sudah ada. “Artinya kebijakan itu harus diambil dengan pertimbangan matang, jangan sampai melukai perasaan sebagian orang terutama supir-supir yang ada disana, bagaimana caranya dibicarakan dengan yang terkait atau Organda yang emmbawahi mereka,” sebut Kamal. Legislator partai Persatuan pembangunan (PPP) ini menyebutkan setuju dengan rencana pergantian taxi bandara dari angkot ke taxi berupa unit Sedan seperti lazimnya taxi bandara. Hal itu disesuaikan dengan perkembangan kebutuhan masyarakat akan layanan transportasi memadai. Terlebih Kalimarau kini terus berbenah bahkan menjadi salah satu bandara yang cukup wah di Kaltim. “Sekali lagi dengan pertimbangan matang, kalau bisa tetap memberdayakan mereka, kita dukung pembenahan segala bidang di bandara kalimarau. Tapi tanpa menimbulkan kekecewaan, intinya bagaimana semua bisa sejalan dan selaras seperti apa yang kita harapkan bersama,” tutup Kamaluddin. as
|