Harga Ikan Laut Bersaing Dengan Cabe

2011-01-26  06:51:19

PENAJAM, Cuaca ekstrim benar-benar membuat harga bahan kebutuhan pokok baik di Penajam atau di Balikpapan termasuk disejumlah pasar di beberapa kota di Kalimantan Timur melonjak tajam termasuk ikan laut. Karena para nelayan enggan melaut disebabkan gelombang besar dan sangat membahayakan.
Harga ikan laut di pasar Penajam untuk ikan jenis kakap merah mencapai Rp. 65.000/ Kg dan jumlahnya sangat sedikit, selain itu jenis ikan kecil lainnya harga jual mencapai Rp. 45.000/kg, harganya sudah sama dengan cabe yang kini dijual Rp. Rp. 85.000/kg, mudah-mudahan dalam waktu dekat setelah cuaca ekstrim berkurang harga-harga akan normal kembali.
Akibat pasokan ikan laut dari nelayan berkurang sejak dua pekan terakhir maka pedagang dipasar ikan Penajam Paser Utara (PPU) hanya mampu menyediakan ikan air tawar dari nelayan tambak, karena nelayan yang melaut sangat kecil sekali dan ini yang mempengaruhi harga ikan laut melambung tinggi.
Salah seorang pedagang ikan di Penajam, Kabupaten PPU Mutiah (47) mengatakan, sejak beberapa pekan lalu harga ikan sudah naik antara 15 – 30 persen, akibat kenaikan ini beberapa pelangganya mengurangi pembelian dan beralih pada ikan air tawar hasil budidaya tambak.
Menurut ibu tiga anak ini, untuk mengangtisipasi kerugian yang lebih besar, para pedagang ikan menambah jumlah ikan air tawar hingga 50 persen, ini sebagai antisipasi agar modal yang dikeluarkan pedagang bisa tertutupi karena kenaikan harga ikan itu mulai Rp 3 ribu hingga Rp 10 ribu/kg, akhirnya untungnya sangat tipis untuk itu kami tambah jumlah ikan air tawar.
Ibu tiga anak itu mengatakan, jika pada keadaan normal dirinya mampu menjual ikan laut sampai 80 – 100 kg/hari, tapi saat ini pasokan ikan laut kosong sehingga banyak pelanggan yang batal beli ikan, ditawari ikan air tawar banyak yang tidak suka sedangkan stok ikan yang kosong seperti kakap merah, kakap putih, kembung, ikan layang dan ikan tongkol yang lebih parah lagi khusus untuk ikan tongkol sama sekali kosong.
Pedagang lain Sahibe, mengatakan pihaknya sudah berdagang ikan cukup lama namun baru tahun ini benar-benar kesulitan mendapatkan ikan laut, apalagi jenis ikan yang besar-besar sama sekali kosong kalau ada ikan laut dipasaran saat ini itu karena ditangkap di bagang (alat tangkap tradisional yang dibangun di laut, red.) dan hasil panen keramba laut.
Ditempat terpisah, Said, nelayan warga RT 6 Kelurahan Nenang mengaku dirinya tak tahu sampai kapan cuaca dan gelombang tinggi akan redah, kita tunggu saja, mudah-mudahan bulan Februari mendatang cuaca sudah normal kita sudah bisa melaut lagi, kalau kita memaksakan diri untuk melaut dengan kapal kecil resikonya sangat besar. max

Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim


New User Login




Video News
To watch this video, you need the latest Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...

 
 
 
 
 
 
 
 
Iklan...
Raih sukses didepan mata
Media promosi online poskota kaltim.com sarana terpercaya untuk mempromosikan usaha anda dalam sekejap akan dilihat oleh dunia

Ucapan Terima Kasih
Segenap Pimpinan dan Seluruh Staff Atas kepercayaan Anda Membuka WebSite Kami

Hotline
Editorial
Solusi
Surat Pembaca
Polling
Berita apa saja yang menurut anda sangat diminati pembaca poskotakaltim
Daerah
pariwisata
hukum
Pendidikan
perekonomian
semua berita
 
total pemilih : 1227 | Lihat Hasil
Pasang iklan anda disini...