Pemprov Bahas 12 Isu LingkunganBesok Seminar Sehari Digelar
2011-01-26 22:53:45
SAMARINDA, Rencana besok (27/1), Pemerintah Provinsi Kaltim menggelar seminar sehari, yang akan membahas 12 isu lingkungan. Dengan menghadirkan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) lingkungan McKinsey dan World Wildlife Fund (WWF) Indonesia. "Dengan seminar itu, diharapkan ada gambaran konkrit tentang kondisi lingkungan secara langsung mempengaruhi perubahan iklim. Sehingga perlu kepedulian seluruh pemangku kepentingan (stakeholders) di daerah ini. Dan sesuai komitmen kita, tahun ini merupakan tahun kebersamaan. Termasuk penanganan masalah lingkungan didaerah yang semakin hari kian mengkhawatirkan. Penanganan masalah lingkungan harus menjadi tanggungjawag kita semua,” jelas Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kaltim Rusmadi usai mengikuti rapat persiapan pelaksanaan seminar sehari tentang isu-isu lingkungan di Kaltim di Ruang Tepian I, Rabu (26/1). Menurut Rusmadi, pemerintah berupaya meminimalisir, bahkan mencegah terjadinya kerusakan lingkungan baik melalui kebijakan maupun tindakan. Namun, permasalahan lingkungan yang cukup kompleks ini memerlukan perhatian dan kepedulian semua pihak. "Melalui seminar lingkungan ini diharapkan diperoleh gambaran nyata bagi pemerintah baik provinsi maupun kabupaten/kota, masyarakat penggiat lingkungan dan pihak swasta. Dan Semua pihak yang memiliki kepedulian dan tanggungjawab bersama terhadap kondisi lingkungan yang berimbas pada perubahan iklim. Sehingga komitmen yang tinggi harus dilakukan dengan action plan untuk penanganan lingkungan Kaltim, terutama pada tingkat kabupaten dan kota,” terang Rusmadi Ditambahkan, dalam seminar akan dibahas 12 topik permasalahan lingkungan. Pembahasan akan dibagi dua kelompok, yakni aspek konservasi dan aspek lingkungan. “Aspek lingkungan mencakup multi dimensi, sehingga potensi yang besar ini harus dilakukan secara harmonisasi dan dipaduserasikan seluruh pemangku kepentingan. Adapun materi yang disampaikan, diantaranya Strategis Pembangunan Ekonomi Rendah Karbon oleh McKinsey dan Penyelamatan Hutan Lindung dan Taman Nasional oleh WWF Indonesia,”ujar Rusmadi.mar
|