KPAID Kukar Bagikan Mainan dan Tali Asih2011-01-27 02:37:43
TENGGARONG, KPAID (Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah) Kabupaten Kutai Kartanegara mengingatkan agar anak-anak terhindar dari tindak kekerasan, apakah itu dari lingkungan orang tuanya maupun dalam lingkungan dimanapun berada. "Inilah yang menjadi dasar utama KPAID, untuk mendorong dan mengingatkan betapa pentingnya memberikan perhatian dan kasih sayang bagi anak-anak yang akan menjadi penerus bangsa,"ucap Wakil Ketua KPAID Kukar Hj Sarifah Nooraini kepada Poskota Kaltim disela-sela acara bhakti sosial di RSU AM Parikesit Tenggarong. Acara kegiatan bhakti sosial membagi-bagikan sejenis mainan berupa boneka dan mobil-mobilan kepada pasien anak-anak, dengan harapan mengajak semua pihak untuk memperhatikan anak-anak kita maupun anak yang sedang tumbuh dari lingkungan kita tersebut turut dihadiri Sekretaris KPAID Kukar Noor Hilaiyah, Pokja Pengaduan KPAID Kukar Miftahul Jannah Ibnu SE serta didampingi Kepala Ruangan Mawar Indrayani. "Pembagian mainan secara gratis ini dilakukan sebagai bentuk tanda rasa kasih sayang pada anak-anak kita," ucap Sarifah Nooraini lagi. Namun yang terpenting saat ini, Wakil Ketua KPAID Kukar juga mengingatkan bagaimana mengajak dan memberikan kebebasan anak, karena bagaimanapun juga anak jangan sampai dieksploitasi, seperti diajak minta-minta untuk membantu mendapatkan nafkah. Karena kalau masyarakat sudah tidak peduli dengan anak tentu saja akan mempengaruhi masa depannya, dalam mengarungi kehidupan selanjutnya. Kegiatan bhakti sosial sekaligus kampanye anti kekerasan dan penanaman kasih sayang yang dilakukan KPAID Kukar ini sempat membuat beberapa orang tua pasien merasa senang dan terharu. "Saya sangat senang sekali atas kehadiran ibu-ibu dari KPAID hingga membuat anak kami yang akan menjalani operasi ini bisa kembali ceria dan berharap anak kami bisa tersenyum seperti anak-anak yang lainnya,"kata Reni didampingi suaminya, Nasri. Diungkapkan Reni warga Kota Bangun ini, kedua anaknya Hultiah (6) dan Haris Maulana (5) menderita bibir sumbing dan akan menjalani operasi bibir dengan memanfaatkan kartu Gakin (keluarga miskin), Sabtu (29/1) depan. Hal senada juga disampaikan Sri Mispiana, ibu pasien yang anaknya bernama Sipa (5) yang berat badannya turun akibat infeksi paru-paru dan sejak Selasa (25/1) lalu menjalani rawat inap. Ia mengaku sangat terharu hingga matanya sempat berkaca-baca atas kunjungan KPAID Kukar tersebut.kip/dp
|
Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim
New User Login
Video News
To watch this video, you need the latest
Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...
Iklan...
Baca Edisi Sebelumnya
Pasang iklan anda disini...