ADD di Kukar Bisa Turun Drastis2011-06-25 00:16:09
TENGGARONG, dengan telah disahkan APBD Kukar 2011 senilai Rp 4,139 triliun dalam Rapat Paripurna ke-16 DPRD Kukar di gedung Puteri Karang Melenu (PKM) Tenggarong Seberang, akhir Desember 2010 lalu. Maka dalam perjalanannya akan ada sejumlah pengurangan sektor anggaran dibanding tahun lalu. Termasuk hal itu juga mengurangi anggaran untuk Alokasi Dana Desa (ADD). Hal itupun dibenarkan oleh Kepala Bapemas, Chairil Anwar kepada Poskota Kaltim belum lama ini di Gedung Serbaguna Kantor Pemkab Kutai Kartanegara. "Otomatis untuk ADD akan ada pengurangan, dimana dana perimbangan turun serta berdampak pada penurunan angka APBD 2011. Sehingga jumlah yang diterimakan kepada seluruh desa yang ada di 18 Kecamatan beda dengan tahun sebelumnya," kata Chairil Anwar. Dengan pengurangan dana ADD tersebut, maka perlu ada penguatan penyusunan program kerja bagi Pemerintahan Desa tahun anggaran 2011. Meskipun begitu, perlu juga ada laporan pertanggungjawaban penggunaan ADD tersebut dari masing-masing pemerintahan Desa. "Laporan penggunaan ADD memang diperlukan, karena semua penggunaan anggaran APBD harus dipertanggungjawabkan," tukas Chairil. Namun demikian, ketika hal itu dipertanyakan kepada Ketua DPRD Kutai Kartanegara, H. Salehudin mengenai LPj ADD, ia menyatakan bahwa Laporan Pertanggungjawaban pengunaan ADD Include dengan LPj yang disampaikan oleh Bupati Kutai Kartanegara. "Kalau LPj penggunaan anggaran secara global nantinya disampaikan oleh Bupati Kutai Kartanegara," kata Salehudin.dp
|
Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim
New User Login
Video News
To watch this video, you need the latest
Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...
Iklan...
Baca Edisi Sebelumnya
Pasang iklan anda disini...