Jalan Rusak di Samarinda Banyak Belum Diperbaiki2011-02-25 00:31:04
SAMARINDA,Sampai saat ini, masih banyak jalan rusak pasca banjir belum diperbaiki. Dari pantauan Poskota Kaltim, rata-rata perbaikan hanya sebatas tambal sulam bagian jalan yang berlubang, dengan menggunakan semen atau aspal. Seperti di Jl DI Panjaitan, terlihat hanya ditimbun dengan batu koral saja. Padahal jalan ini merupakan salah satu jalan utama keluar kota. Pemandangan yang tak jauh beda terlihat di Jl Danau Semayang dan Jl Danau Toba, yang merupakan langanan banjir. Tak heran, kalau di kawasan itu sering terjadi kemacetan arus lalulintas. Menurut Muhammad Hasan, salah satu warga di Jl Sentosa bahwa selama ini belum ada perbaikan jalan. Ditambah lagi lubang-lubang jalan akibat banjir sudah tidak nampak. "Baru sekali diperbaiki, akhir 2008 lalu," tutur Hasan, Jum'at (28/1). Namun, dibeberapa persimpangan jalan seperti Simpang Air Putih, simpang Mall Lembuswana masih terlihat bekas tambalan sisa proyek PT Telkom yang kurang rapi. Selain itu, kemacetan juga kerap terjadi di Jl Dr Sutomo, akibat lubang yang semakin parahnya. "Macet di Jl Dr Sutomo hampir tiap hari, apa lagi sepulang orang bekerja," tutur Agustina yang tinggal di kawasan Jl Dr Sutomo. Sementara Kabid Bina Marga Dinas Bina Marga dan Pengairan Samarinda Akhmad Maulana mengatakan, dari 59 titik jalan rusak usai banjir, sudah setengahnya dikerjakan. "Memang kami tutup dengan teknik tambal sulam, menggunakan bahan semen karena itu yang paling cepat dan memungkinkan," tuturnya. Selain itu, menurut Maulana, anggaran sebesar Rp400 juta yang digunakan untuk memperbaiki jalan rusak usai banjir telah habis. "Karena ini proyek swakelola, tentu kami tetap mencarikan pos-pos anggaran yang lain," tutupnya. aon
|