Gubernur Pimpin Upacara Parade Merah Putih Sanga-sangaAwang Faroek: Dukung Sanga-sanga sebagai kota pahlawan
2011-01-29 02:22:56
TENGGARONG,Meski Sangasanga diguyur hujan, Upacara Parade Peringatan Peristiwa Merah Putih ke-64 Sangasanga Kamis (27/1) di lapangan Gelora Patra Sanga-sanga tetap berlangsung untuk mengenang jasa para pahlawan dan pejuang bangsa di tanah Sangasanga. Upacara tersebut dipimpin langsung Gubernur Kaltim H Awang Faroek Ishak yang dihadiri Kapolda Kaltim Irjen Pol Mathius Salempang, Bupati Kukar Rita Widyasari, Wabub HM Ghufron Yusuf, dan Unsur Forum Koordinasi Daerah (Porkod) Kaltim dan Kukar. Dikatakan Awang Faroek perjuangan rakyat Sanga-sanga dalam mempertahankan kemerdekaan dari kekuasaan penjajah adalah khas. Memiliki ciri dan karakteristik sejarahnya sendiri, yang berbeda dengan daerah lain yang juga angkat senjata melawan penjajah. Peristiwa merah putih 27 Januari 1947 adalah peristiwa nasional, sehingga sangat layak dicatat dengan tinta emas, bahwa perjuangan rakyat Sanga-sanga punya nilai kunjungan yang sangat besar. Menurut dia, jika dimasa silam Sanga-sanga sudah memiliki keistimewaan sebagai kecamatan administratif pertama, yang maju dan jaya karena minyak, maka seharusnya di masa kini Sangasanga sebenarnya kembali bisa dibangkitkan dengan menyandang predikatnya sebagai kota pahlawan, kota wisata sejarah dan budaya. Musium merah putih, tugu habib Abdul Mutholib, monumen batu kedaulatan RI serikat (RIS) di jalan masjid, Tugu kerukunan umat beragama yang terletak di bukit jalan Abdul Muthalib. Tugu monumen perjuangan merah putih, tugu pembantaian di jalan bakaran, taman makam pahlawan wadah batuah. Eks penjara kolonial belanda dan temuan guci pemakaman adat salah satu etnis Sanga-sanga di dekat jembatan 27 januari adalah potensi sejarah dan obyek wisata yang ada ini sangat menarik untuk dikembangkan. "Oleh karena itu, saya menganggap hal ini penting dan menjadikan Sanga-sanga sebagai kota pahlawan, kota wisata sejarah dan budaya yang harus dihidupkan kembali, dengan konsekwensi harus dibarengi dengan segera melakukan pembangunan infrastruktur serta fasilitas pendukung lainnya," kata Awang Faroek. Dengan dukungan semua pihak lanjut Awang merasa yakin Sanga-sanga dapat bersatu padu menjadikan kota ini sebagai kota pahlawan dan kota wisata sejarah dan budaya akan terwujud. "Melalui peringatan peristiwa merah putih Sanga-sanga ke 64 ini, saya menghimbau agar momentum ini dapat dijadikan sebagai pemicu semangat berkorban, patriotisme dan semangat membangun. Saya mengajak mari membangun Sanga-sanga dan dan membangun Kaltim untuk semua dalam suasana yang aman dan damai," Demikian katanya.(adv)
|