Pemkot Diminta Blacklist Kontraktor Bermasalah2011-01-29 02:39:25
BALIKPAPAN, Kendati mendapat kritikan dari Dinas Pendidikan (Disdik) maupun komponen masyarakat, pimpinan PT Duta Bosindo, Edi Kurniawan tak juga berani angkat suara, selaku kontraktor program pengadaan perangkat Informasi dan Teknologi (IT) dan komputer. PT Duta Bosindo dinilai kurang bertanggungjawab, pasalnya pihak Disdik telah berkali-kali gagal meminta penjelasan persoalan belum terintalnya komputer yang ada. "Jangan berikan lagi proyek kepada kontraktor yang bermasalah, perusahan itu agar di black list saja," jelas Koordinator LSM Jamrud, Sukriadi SH. Bahkan ia, meminta Pemkot Balikpapan untuk memblac list kontraktor yang bermasalah ini karena perbuatannya telah menyalahi pakta integritas sehingga memperlambat program pendidikan di kota Balikpapan, perusahan itu tidak professional dalam menangani tender IT, dia itu hanya diarahkan saja oleh orang-orang tertentu, buktinya setelah muncul masalah dia tidak bias bersikap. Sementara itu Ketua Forum Komunikasi Pembangunan Kota Balikpapan (FKPKB) Ir. Rona Fortuna Siregar mengatakan, menghadapi persoalan ini Kabag Pembangunan harus berani menegur dan menekan kontraktor untuk secepatnya menginstal semua perangkat di 25 sekolahan dan jangan bertahap kontraktor itu harus menginstal serentak. Selain itu, Rona menilai PT Duta Bosindo benar-benar telah menyepelekan persoalan yang mengganggu kelancaran proses belajar mengajar di sekolah buktinya sikap bandel kontraktor itu erat kaitan dengan kedekatan pimpinan PT Duta Bosindo dengan pejabat dan beberapa petinggi di Dinas Pendidikan kota Balikpapan.. Pimpinan Proyek (Pimpro) pengadaan peralatan IT Dinas Pendidikan (Disdik) Pemkot Balikpapan Drs. Eddy Yusuf serta Kepala SMPN 3 Ida Affrida mengalami hal yang sama, mereka sudah berulang kali mengontak kontraktor tetapi tidak juga ada respon. ‘’Jangan-jangan nomornya sudah ganti,’’ celetuk Ida yang bermaksud ingin menanyakan tentang pemasangan peralatan IT di sekolahnya. Sekadar mengingatkan, PT Duta Bosindo dinyatakan menang dalam pengadaan komputer sekolah termasuk menginstal program, seharusnya 24 Januari lalu, seluruh sekolah yang mendapatkan program ini sudah bisa mengoperasikan komputer, tapi karena PT Duta Bosindo tidak mampu merampungkan tugasnya, maka sejumlah sekolah pun dirugikan.max
|