Lomba Lari 10 K Kaltim Terbuka ke-IIAkhirnya, Jauhari dan Trianingsih Juara
2011-01-29 02:49:16
SAMARINDA, Meski belum terpecahkannya rekor tercepat dalam lomba lari 10 K terbuka ke II Kaltim 2011 yang di gelar, Minggu (30/1) kemarin. Ternyata, sang juara dari lomba lari 10 K tersebut masih ditempati Jauhari Johan untuk kategori terbuka umum putra dan Trianingsih terbuka umum putri. Sementara itu, Jauhari Johan pelari andalan nasional nomor marathon dari Sumatera Selatan (Sumsel), finish pertama dengan catatan waktu 32,39 menit. Sementara di kelompok putri, Trianingsih tak tertandingi dengan waktu 35,56 menit. Sedangkan untuk pemecahan rekor, Jauhari Johan belum mampu memecahkan rekor Nasional atas nama Eduardus Nabunome 29,25 menit. Sedangkan, Trianingsih juga belum mampu memecahkan rekor Nasional atas namanya sendiri 33,23 menit. Sementara itu, Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak menyatakan tidak ada pemecahan rekor nasional. “Tetapi saya senang karena antusias para pelari dari berbagai daerah di Indonesia ternyata cukup besar,” ucap Gubernur Kaltim H Awang Faroek Ishak kemarin. Melalui lomba ini, lanjutnya, diharapkan akan mampu melahirkan atlet-atlet baru daerah. Untuk itu Dispora maupun Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kaltim melalui Pengda dan Pengcab harus dapat mencari dan menciptakan atlet-atlet unggul daerah. Menurutnya, masih ada waktu bagi stakeholders olahraga di Kaltim maupun kabupaten dan kota untuk melakukan evaluasi dan pembinaan bagi atlet-atlet daerah, terlebih untuk cabang olahraga lari, khususnya dalam mempersiapkan keikutsertaan Kaltim pada PON XVIII Riau tahun 2012 yang akan datang. Sementara itu, Kadispora Kaltim H Masri Hadi ketika ditemui menyebut, meski target peserta tidak melampaui harapan. Namun, jumlah peserta yang mendaftar lebih banyak dari pada tahun sebelumnya. “Ini berarti antusias para masyarakat di Kaltim tinggi. Bahkan, semangat atlet-atlet nasional pun tinggi untuk mengikuti lomba lari kali ini. Mudah-mudahan ke depan kita dapat menyelenggarakan lebih baik dan meriah lagi dari tahun ini,” pungkasnya. Selain itu, meski tidak ada pemecahan rekor dan bonus Rp100 juta gubernur terlewatkan, namun untuk Trianingsih berhasil memperbaiki catatan waktunya sendiri yang dicapai tahun lalu yaitu 36,52 menit. Sementara itu, kategori pelajar putri, PKT Bontang memborong gelar juara. Fony Desyantika (SMPN 4 Bontang) dengan waktu 42,27 menit berada di posisi pertama, disusul Lia Indah Pandini (SMAN 2 Bontang) dengan waktu 42,29 menit menempati posisi kedua dan Hasmiati (SMPN 4 Bontang) dengan waktu 43,28 menit berada di urut ketiga. Sementara untuk kelompok pelajar putra, juara pertama direbut Hermawan (SMK I Bontang), Dasmin (SMPN 7 Samarinda) dengan waktu 37,06 menit dan Andi Mun (SMPN 13 Samarinda).mar
|