Pekerjaan Perbaikan Jalan Poros Palaran Dinilai Asal-asalanGubernur Jangan Bisa Retorika Belaka
2011-01-29 22:30:07
SAMARINDA, Perbaikan jalan poros Palaran, yang saat ini sedang dikerjakan Pemprov Kaltim menuai kritikan dari tokoh masyarakat Palaran. Mereka menilai pekerjaan perbaikan jalan itu terkesan asal-asalan. Satu pekerjaan belum selesai, sudah mengerjakan perbaikan lainnya. Akibatnya, pekerjaan perbaikan jalan Poros Palaran tak maksimal. "Pekerjaan perbaikan jalan poros Palaran kok asal-asalan begini. Belum selesai satu, sudah pindah mengerjakan yang lainnya. Bagaimana jalan poros Palaran mau bagus, kalau pekerjaannya seperti ini," tandas tokoh masyarakat Palaran Blasius Watu pada Poskota Kaltim, Senin (31/1) melalui telpon selulernya. Karena itu, Blasius Watu meminta Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak jangan hanya bisa retorika belaka, dengan menciptakan opini publik yang tak sesuai realitas di lapangan. "Perbaikan jalan poros Palaran merupakan salah satu contoh kecil sebuah retorika Pak Gubernur. Mana janji Pak Gubernur, yang katanya memperhatikan pembangunan. Jangan hanya bisa retorika belaka. Kasihan masyarakat," tandas Blasius Watu. Dia menyarankan kepada Pemprov Kaltim, agar mengawasi pelaksanaan pekerjaan perbaikan jalan poros Palaran dengan penuh tanggungjawab. Karena jalan poros Palaran merupakan akses utama masyarakat Palaran. "Jalan poros Palaran ini merupakan akses utama masyarakat Palaran. Kalau pekerjaannya seperti ini, sama saja menghambat perekonomian masyarakat Palaran," tandas dia. Selain itu, kata dia, perbaikan jalan poros Palaran yang dikerjakan asal-asalan dikuatirkan dapat membahayakan jiwa pengendara kendaraan bermotor. "Sebelum terjadi hal-hal yang tak kita inginkan bersama, sebaiknya pekerjaannya segera dibenahi. Sebab, kalau pekerjaannya seperti ini, bisa membahayakan pengendara," tandasnya. Sekali lagi dia meminta Gubernur Kaltim dapat mengintruksikan jajarannya, agar bekerja dengan penuh tanggungjawab, tak terkecuali mengawasi pelaksanaan pekerjaan jalan poros Palaran. sob
|