Mahasiswa dan PKL Demo Gedung DPRD Samarinda2011-02-02 07:03:16
SAMARINDA, Sekitar puluhan Pedagang Kaki Lima (PKL) dan mahasiswa yang tergabung dalam Front Gerakan Mahasiswa Menggugat (Geram) berunjuk rasa di depan pintu masuk Gedung DPRD Samarinda Jl Basuki Rahmat, Selasa (1/2). Mereka bergiliran berorasi menyampaikan protes terhadap Pemkot yang melakukan pembongkaran paksa rombong dan lapak di kawasan Tepian Sungai Mahakam depan Pasar Pagi. Selain berorasi, mereka juga membawa spanduk dan keranda sebagai simbol matinya hati nurani Pemkot. Menurut salah seorang pedagang, Ibu Suryami, pihaknya protes terhadap pembongkaran, karena Pemkot tak menepati janji untuk memberi waktu dan menunjukan tempat baru. "Pemkot menjanjikan tempat berjualan di Jl Samet Riyadi, tapi ternyata di lokasi itu sudah tidak ada tempat lagi," kata Suryami. Tak lama kemudian, para pengunjuk rasa ditemui anggota DPRD Samarinda. Menurut Ketua Komisi I DPRD Samarinda Suyadi bahwa aspirasi yang disampaikan pengunjuk rasa akan ditampung dan dibicarakan bersama-sama dengan pihak terkait. "Dalam waktu dekat kami akan mengundang perwakilan PKL dan instansi terkait. Kami tidak bisa memutuskan terkait PKL untuk bisa berjualan kembali," kata Suyadi. Sebenarnya, kata dia, pihaknya setuju dilakukan penertiban PKL, asalkan tempat dan lokasi untuk mereka bisa disediakan. "Kami akan segera memanggil pejabat pemkot dan Satpol PP untuk membahas masalah PKL ini," tandasnya. aon
|
Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

S E L A S A
New User Login
Video News
To watch this video, you need the latest
Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...
Iklan...
Baca Edisi Sebelumnya
Pasang iklan anda disini...