Investigasi Ayam Mati Mendadak Pasar SamarindaDispernak Cek ke Lapangan
2011-02-01 17:57:15
SAMARINDA,Dinas Peternakan dan Perikanan (Dispernak) Samarinda langsung turun ke lapangan, memeriksa apabila ada informasi terkait penyebab matinya ayam-ayam yang di jual di pasar. "Untuk saat ini, hasil investigasi di lapangan penyebab matinya ayam-ayam yang dijual di Pasar Segiri dan Pasar Pagi karena terjangkit penyakit ngorok. Penyakit ngorok pada ayam merupakan suatu penyakit yang menyerang saluran pernafasan. Dimana sifatnya kronis dan dapat menyebabkan kematian, namum tidak menular kepada manusia," kata Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan (Dispernak) Samarinda, Hj Ir Rini Purwanti. "Pihak kami terus memantau dan mengawasi penyebaran virus flu burung. Sampai saat ini, tidak sampai memasuki lingkungan pasar di Samarinda," katanya. Terlepas dari itu, ia menghimbau kepada Masyarakat agar tidak takut mengkonsumsi daging ayam, sebab kata dia virus flu burung akan kalah apabila daging ayam tersebut dimasak dalam suhu yang sangat panas. "Apabila kita bisa memasak daging ayam dengan baik dan benar, khususnya didalam suhu 30 derajat Celsius, maka daging ayam akan aman untuk dikonsumsi," jelasnya. Sementara itu, DKK Samarinda telah menyiapkan standar kewaspadaan dini dalam penanganan terhadap kasus virus flu burung. Para pegawai di DKK hingga di Puskesmas sudah dilatih menangani kasus virus Flu Burung. Mereka sudah memiliki standar protap tersendiri. Bahkan di Puskesmas sudah menyediakan obat penanganan gejala virus flu burung," ungkap Kepala DKK Samarinda drg Nina Endang Rahayu. Ia menghimbau kepada warga agar tidak resah dengan mendengar suspect flu burung, karena memang sudah ditangani sesuai protapnya dari instansi yang terkait.john
|
Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

S E L A S A
New User Login
Video News
To watch this video, you need the latest
Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...
Iklan...
Baca Edisi Sebelumnya
Pasang iklan anda disini...