Polisi Panggil Saksi Tambahan

2011-02-02  13:30:22

TANJUNG REDEB,Polisi belum berhasil mengungkap pelaku pembunuhan terhadap korban Nasrullah (25) salah seorang penjaga toko emas Apolo jalan Akb Sanipah Tanjung Redeb. Minim saksi yang melihat langsung, serta lambatnya proses hasil autopsi terhadap korban menjadi salah satu kendala polisi dalam menetapkan pelaku.
Sejak kejadian Rabu 2 Februari sekira pukul 02.00 dinihari, sampai hari ke 3 polisi masih mencari pelaku dan motif pembunuhan dengan mengintensifkan penyelidikan terhadap saksi-saksi,khususnya 3 orang lain yang berada satu rumah dengan korban saat kejadian.
Kabid Humas Polres Berau, AKP Marwoto kepada wartawan menjelaskan masih mengumpulkan bukti-bukti yang bisa mengarah pada pelaku. Meski dalam penyidikan besar kemungkinan pelaku berasal dari dalam rumah, mengingat tidak ada tanda-tanda pelaku dari luar bangunan.
“Tapi penyidik belum bisa memastikan siapa dari ketiga orang tersebut,atau bisa saja ada kronologis lain,” ungkap Marwoto.
Untuk melengkapi data dan memperkuat bukti-bukti serta mencari bukti lain, dijelaskan, polisi kemarin (Jumat 4/2) memanggil 5 saksi lain. Diantaranya  wakar sebuah toko di samping TKP, Satpam Bank Danamon yang besebelahan dan bebrapa saksi lain.
Sebelumnya selain 3 orang dalam rumah, juga dipanggil saksi lain yakni teman dekat korban seorang wanita dan family korban yang ditelpon saat kejadian.
Ditambahkan pula, dalam penyidikan Polisi mengamankan sejumlah barang bukti yang berada disekitar korban, seperti pakain yang melekat, bantal, guling, cincin, HP serta pisau dapur yang ada di dalam rumah.  Polisi mencari petunjuk dari barang-barang itu sampai pada kuku saksi dalam rumah juga ikut diambil.
Selain itu juga diminta bantuan dari operator komunikasi dari Tarakan untuk memberikan print out komunikasi terakhir korban. “Sperti kuku dan pisau mungkin saja ada sample yang memberikan petunjuk, juga HP kita minta print out dari Telkom Tarakan dengan siapa saja korban terakhir komunikasi termasuk rekaman suara, bisa saja ada menyebutkan nama,” kata Marwoto.
Untuk hasil autopsy yang dikirim ke Labfor di Surabaya, Polisi akan langsung ke Surabaya untuk mengecek hasil autopsy itu. “Penyidik optimis bisa mengungkap pelaku pembunuhan serta motif dibalik itu,”  tutup Marwoto. As 

Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

S E L A S A
S E L A S A
New User Login




Video News
To watch this video, you need the latest Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...

 
 
 
 
 
 
 
 
Iklan...
Raih sukses didepan mata
Media promosi online poskota kaltim.com sarana terpercaya untuk mempromosikan usaha anda dalam sekejap akan dilihat oleh dunia

Ucapan Terima Kasih
Segenap Pimpinan dan Seluruh Staff Atas kepercayaan Anda Membuka WebSite Kami

Hotline
Editorial
Solusi
Surat Pembaca
Polling
Berita apa saja yang menurut anda sangat diminati pembaca poskotakaltim
Daerah
pariwisata
hukum
Pendidikan
perekonomian
semua berita
 
total pemilih : 1227 | Lihat Hasil
Pasang iklan anda disini...