Resmikan Jembatan dan Lantik Dua Kepala KampungDiskoperindag Diminta Perhatikan Pengusaha Kecil
2011-02-02 13:34:12
SETELAH meresmikan Kampung Sumber Agung dan melantik Kepala Kampung Sumber Agung Kecamatan Batu Putih Drs Saharuddin, Bupati dan rombongan menuju Kecamatan Talisayan. Namun sebelumnya Bupati dan rombongan berhenti di daerah Lenggo Kecamatan Batu Putih, meresmikan jemabatan Lenggo. Ia berharap, dengan terbangunnya akses jembatan ini, masyarakat mendapat kemudahan menuju ke kampung lainnya. Untuk itu Bupati kembali berpesan masyarakat sekitar harus berani bersikap tegas, dalam hal ini mengingatkan terhadap kendaraan – kendaraan perusahaan yang melintas beban bertanya melebihi kapasitas normal jembatan. Karena jembatan ini dibangun semata – mata untuk masyarakat, bukan untuk perusahaan. “Jadi tolong jangan segan – segan memberi teguran kepada para sopir perusahaan, yang membawa beban melebihi kapasitas jembatan,” tegasnya. Usai memberi imbauan kepada warga Lenggo, Bupati melanjutkan menuju Kecamatan Talisayan, sekitar pukul 12:00 Wita Bupati beserta rombongan tiba, setelah itu beristirahat sejenak. Kemudian sekitar pukul 14:00 Wita Bupati meresmikan Kampung Capuak, dan melantik Kepala Kampung Talisayan Yasir, dan Pjs Kepala Kampung Capuak Muhamad Arifin. Dalam kesempatan itu, mengimbau kepada warga Capuak membudayakan gotong royong merawat dan menjaga kampung yang baru diresmikan itu. Sebab menurut Bupati, melalui gotong royong itu akan muncul rasa kebersamaan dan rasa saling memiliki. “Kalau kampungnya ingin maju, harus punya prinsip berat sama dipikul, ringan sama dijinjing. Selain itu saya minta warga harus bisa menciptakan lingkungan yang sehat,” pintanya. Pasalnya, lanjut Bupati, dengan terciptanya lingkungan sehat, masyarakat dapat terhindar vdari segala penyakit. Penciptaan lingkungan sehat ini harus diawali dari lingkungan rumah masing – masing. Berangkat dari situ hidup sehat akan membudaya. Terkait masalah lingkungan yang sehat, Bupati juga meminta kepada para pemuda turut berpartisipasi, jangan selalu menunggu perintah, tetapi harus punya inisiatif, bagaimana membangun kampungya sendiri. Demikian juga terhadap kedua kepala kampung yang baru dilantik, yakni ia meminta kepada mereka ini mampu memberi pelayanan yang baik dan maksimal terhadap warganya. “Mengemban sebagai kepala kampung tidaklah mudah, karena memimpin orang sebegitu banyak, berbagai macam permintaan dan berbagai macam pola pikirnya. Tetapi ini lah amanah, harus dijalankan dengan penuh keikhlasan, tanpa beraharap belas kasian,” ucapnya. Setelah acara usai, Bupati beserta rombongan menuju rumah Ny Endang, salah seorang pengusaha kerupuk ikan dan kerupuk singkong di Talisayan. Setibanya di sana Bupati dan Wabup tak banyak bertanya, selain melihat proses pembuatan dan pemotongan kerupuk, sembari mencicipi kerupuk khas Talisayan itu. Mendengar adanya keluhan Endang, salah satunya masalah tempat penampungan ikan, Bupati meminta kepada Diskoperindag memberi perhatian, agar pengusaha kecil seperti Endang ini mampu mengembangkan usahanya. “Kerupuk ini bisa dijadikan buah tangan oleh wisatawan yang berkunjung ke Talisayan, baik wisatawan lokal maupun luar. Karena selain rasanya enak, juga sudah dikenal di Berau atau Tarakan,” katanya. Untuk itu Diskoperindag diminta memberikan perhatian, memberi pembinaan agar produktifitasnya semakin banyak, kemasannya lebih bagus, dan mudah dipasarkan dimana saja. Melalui peluang bisnis ini Bupati optimis, lapangan kerja semakin terbuka, jumlah pengangguran semakin dapat diminimalisir, pendapatan masyarakat semakin bertambah, kemakmuran bisa merata. (Wanda Nunung Fahroroziz/ Bersambung)
|