Rakerda BKPRMI Kota SamarindaOptimalkan 850 Masjid, Hatamkan 2000 Santri Pertahun
2011-02-04 13:27:12
SAMARINDA, Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Samarinda mematok target akan mengoptimalkan sebanyak 850 masjid sebagai wadah pembinaan santri Taman Pendidikan Al Quran (TPA). Dan BKPRMI bertekad mampu menghatamkan Al Quran sebanyak 2000 santri dalam setiap tahunnya. Hal itu menjadi salah satu agenda yang dibahas dalam acara Rapat Kerja Daerah (Rakerda) BKPRMI Kota Samarinda, di Gedung Bappeda Kaltim Jl Kusuma Bangsa lantai 2, Minggu (6/2). Disela acara berlangsung, Ketua DPD BKPRMI Kota Samarinda, H Nursobah S Kom M Kom, mengatakan Rakerda yang diikuti sebanyak 45 peserta terdiri dari seluruh pengurus DPK ditingkat kecamatan dan seluruh pengurus 5 lembaga-lembaga otonom, bertujuan melakukan koordinasi internal dan external untuk menciptakan kesepahaman akan maksud dan tujuan BKPRMI dalam mencetak santri yang Qur'ani dan memiliki akhlak yang karimah dan melakukan rapat kerja daerah untuk penyusunan serta sosialisasi program BKPRMI. "BKPRMI harus melakukan penguatan dan pengokohan kader dan pengurus disemua wilayah. Karena dengan adanya kaderisasi yang kokoh maka tujuan dari BKPRMI akan tepat sasaran," kata Nursobah. Mewujudkan insan yang qur'ani, kata Nursobah, harus dilakukan upaya untuk mengoptimalkan 850 masjid musholla di samarinda secara lebih efektif sebagai basis pengajaran Al Qur'an "BKPRMI ingin menjadi penjaga moralitas ummat dengan menghadirkan santri yang selalu hatam Qur'an setiap tahun minimal 2000 orang. Untuk mewujudkan hal itu, tentu harus dilakukan koordinasi yang searah dan sejalan," tegasnya. Nursobah yang juga anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, menjelaskan BKPRMI mengajak kepada walikota melalui instansi Pendidikan Nasioanal (Diknas) untuk merealisasikan setiap siswa dari tingkat SD, SMP, SMA minimal hatam 1kali, karena ini bagian dari penjaga moralitas bangsa. Sementara, Drs Mansyah M.Pd, dari Kementerian Agama Kota Samarinda mengatakan dalam sambutannya mengatakan untuk mewujudkan tujuan BKPRMI. Harus bisa menyusun program yang realistis. Selain itu, lanjutnya BKPRMI mampu manfaatkan masjid sebagai arena da'wah bagi umat. "Lakukan pendekatan vertikal kepada ulama, penguasa, para aghniya dan lainnya. Karena hal ini sangat bermanfaat untuk pengembangan dan mewujudkan tujuan BKPRMI," katanya. Dalam upaya mencetak guru TK/TPA dia meminta agar melakukan kerjasama dengan LPTQ. Dengan terwujudnya berbagai agenda tersebut berarti BKPRMI mampu berpartisipasi aktif dalam pembangunan Kota Samarinda," tuturnya. "Mari kita pelihara persatuan dan kesatuan dan berpegang pada prinsip-prinsip dasar BKPRMI," katanya. aon
|