Ingin Bahagiakan Keluarga Tewas Kesetrum2011-02-05 07:13:01
BALIKPAPAN,Kecelakaan kerja kembali terjadi di kota ini setelah Imam Zazuli (42) tewas tersengat listrik diproyek pembangunan rumah toko (Ruko) tiga lantai di Jln. Syarifuddin Yoes, Kelurahan Sepinggan, Balikpapan Selatan, belum lama ini. Korban saat itu sedang memindahkan kayu galam yang digunakan untuk penyangga proyek namun tiba-tiba kayu itu menyentuh kawat listrik tegangan menengah diatasnya dan korban langsung tewaa dengan tubuh menghitam. Korban tewas sekitar pkl. 16.00 Wita, korban sebenarnya baru saja datang di Balikpapan dan ingin bekerja kemudian bersama adiknya Ahmad Fadoli (40) yang juga berasal dari Trenggalek ikut membangun ruko tiga lantai milik H Hamim di Jl Sjarifuddin Yoes, tidak jauh dari pertigaan arah Balikpapan Baru. Salah seorang rekannya mengatakan kalau kejadian itu begitu cepat tahu-tahu dia (Imam Zazuli, red) sudah tergeletak, tangannya gosong saat kejadian, dia sendirian di lantai dua, sedangkan kami semua di lantai bawah, korban mau memindahkan kayu galam tak tahunya kena kabel listrik kawat tiga di atasnya, dia langsung terjatuh dan tewas, ujar salah seorang rekannya di kamar mayat RSKD Balikpapan, malam tadi. Rekan kerjanya yang lain menyebutkan, kayu galam yang dipegang Imam Zazuli basah karena dua hari terkena hujan deras, padahal dari awal saya ingatkan supaya hati-hati, bekerja tidak sendirian namun ini sudah menjadi takdirnya, kasihan dia merantau jauh demi mencari nafkah untuk keluarga namun meninggal karena keseterum, kata rekannya yang lain. Diduga kuat, Imam Zazuli tewas di tempat kejadian buktinya saat dilarikan ke ruang trauma RSKD Balikpapan dengan mobil Xenia, korban sudah tidak bernapas lagi, tadi waktu kami angkat sudah tidak bernapas tubuhnya juga sudah kaku, jelas Mardi, sekuriti RSKD yang mengangkat korban bersama rekannya, Ruslin dari kendaraan yang membawa korban. Jenazah Imam Zazuli, Jumat (4/2) siang lalu akan dibawa ke tanah kelahirannya di Trenggalek untuk dimakamkan di sana, yakni Dusun Gondang Rejo RT 30 no 13 Desa Ngadirenggo, Kecamatan Pagolan, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur (Jatim) sedangkan biaya pesawat ke Surabaya sebesar Rp 11.450.000, ditanggung adik kandungnya yang mengerjakan proyek Ruko itu.max
|