Dana Pendamping PNPM Dialokasikan Rp 4 Miliar2011-02-05 07:17:00
SAMARINDA,Dana pendamping Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Perkotaan telah dialokasikan Pemkot Samarinda di APBD Samarinda 2011 senilai Rp 4 miliar. “Kita sudah alokasikan pada APBD tahun 2011 senilai Rp 4 miliar. Jika tidak ada kendala, secepatnya akan direalisasikan. Mudahan tidak ada kendala administrasi maupun keuangan, sehingga bisa direalisasikan. Namun perlu diketahui ini sudah menjadi prioritas walikota dan sudah dialokasikan di APBD tahun ini,” ujar Wakil Walikota H Nusyirwan Ismail yang mewakili walikota dalam menerima kunjungan 14 BKM untuk konfirmasi dana sharring PNPM di Balaikota, Senin (7/2). Nusyirwan menyebutkan dana sharring yang terakumulasi mulai 2008, 2009 dan 2010 serta 2011 seluruhnya berjumlah Rp7,96 miliar. “Jadi, untuk Rp7,96 miliar itu, Rp4 miliar direalisasikan pada APBD kota 2011. adapun sisanya ditambah shering APBD kota tahun 2011 Rp2,17 miliar akn diusulkan pada APBD P tahun 2011,” urai Nusyirwan. Namun, sebut Nusyirwan dalam mengusulkan di APBD-P 2011 nanti, keputusannya bukan semata-mata ada di tangan eksekutif, namun juga membutuhkan dukungan legislatif. “Kami yakin, dewan juga akan mendukung, karena program ini sangat luar biasa dan langsung menyentuh ke masyarakat. Termasuk untuk urusan pembangunan fisik, kualitas bermutu, sebab dikerjakan oleh warga yang akan merasakan hasil pekerjaannya itu,” imbuhnya. Hal membanggakan pula, sebutnya melalui PNPM ini, untuk program dana bergulir selama ini sudah Rp 5 miliar digulirkan kepada sekitar 5.000 warga yang menggeluti usaha mikro sebanyak 3 kali putaran. Nusyirwan juga mengajak BKM atau sekarang yang sudah berganti nama menjadi Lembaga Keswadayaan Masyarakat (LKM) itu, untuk melakukan sinkronisasi dan penajaman program ke Bapeda. “Jika ada program yang kosong, bisa dimasukin. Apalagi kita Pemkot punya program semenisasi,” ungkapnya. Sementara ketua Forum Komunikasi Antar BKM/LKM kota Samarinda Achmad Nazaruddin menyebutkan dana sharring APBD kota Samarinda ini diberikan kepada BKM/LKM yang sudah terbentuk di 53 kelurahan. “Jadi, selain dari dana APBN, Pemkot juga menyertakan dana sharring. Kita berterima kasih atas kepedulian Pemkot yang telah menyetuju pengalokasian dana sharring. Sebab jika dari Pemkot tidak memberikan dana sharring, maka program ini tidak berjalan. Jadi, dana sharring ini salah satu syarat untuk PNPM,” imbuhnya.john
|