Memberdayakan Swasta Untuk Membangun Kota2011-02-05 07:17:31
SAMARINDA,Walikota Samarinda H Syaharie Jaang tidak ingin suasana kota yang kondusif selama ini tercidera, terlebih dengan kasus penyerangan Ahmadiyah baru-baru ini di Banten Jawa Barat. “Kita ketahui, Samarinda ini Indonesia mini. Beragam suku, agama ada di sini. Untuk itu, kami Pemkot supaya kita tidak kecolongan sehingga kondusifitas kota terganggu. Yang penting, jangan sampai ada warga yang mudah terprovokasi,” ujar walikota yang didampingi Plt Kabag Humas dan Protokol Samarinda HM Faisal di Balaikota, Senin (7/2). Oleh karena itu, lanjutnya di sinilah kembali diuji peran ormas-ormas kesukuan, paguyuban, agama, maupun kepemudaan untuk merapatkan barisan. “Mudahan tidak sampai melebar ke sini. Kita semua jangan terlena, walaupun kasusnya jauh dari sini. Perlu saya tekankan, Samarinda ini Indonesia mini yang penuh keberagaman suku dan agamanya,” tandasnya. Ditegaskannya, dengan suasana aman dan terkendali semua gerak roda pembangunan daerah akan berjalan sesuai harapan. “Kita tahun ini dalam kondisi keuangan yang sulit namun harus tetap kreatif demi kesejahteraan warga. Jangan sampai di tengah kondisi ini, malah makin diberatkan dengan persoalan tidak kondusifnya kota,” ucapnya. Sebab, katanya, sekarang ini eranya memberdayakan swasta dan bergandengan tangan membangun kota ini. “Bagaimana swasta mau mendukung, jika mereka berusaha pun tidak kondusif. Begitu pula dengan investor, juga tidak mau datang,” ungkapnya. Untuk itu, lanjut sebagai langkah dini, jika ada persoalan kecil, segera diselesaikan, jangan sampai merembet menjadi besar. “Tentunya, jika masalah pribadi, jangan membawa-bawa agama maupun suku. Inilah yang akan membuat perpecahan,” pungkasnya.john
|