Baru Satu Bank yang Zakat di Berau

2011-02-07  00:59:25

TANJUNG REDEB, Dari sekian bank, baik milik pemerintah maupun swasta, sampai saat ini baru 1 bank yang membayar zakatnya di Badan Amil Zakat (BAZ) Berau yakni Bank Kaltim. Selebihnya melimpahkan kepada pimpinan pusat masing-masing. Seperti disampaikan Ketua BAZ Berau KH Burhanuddin Harahap, jika saja seluruh bank yang ada menyerahkan pada BAZ Berau, pengumpulan BAZ bisa mencapai Rp 4 miliar.
”Perlu ada kesadaran perusahaan maupun pengusaha di Berau untuk membayar zakatnya di Berau, karena mereka berusahanya di Berau,” ungkap Burhanuddin.  Kesadaran ini yang dinilai masih kurang oleh ketua BAZ. Meski secara umum hasil zakat, infaq dan sedekah diterima BAZ Berau terus meningkat namun bisa ditingkatkan dari zakat harta bank yang ada. Selain sadar membayar zakat dinilai masih kurang, pemahaman terhadap zakat didaerah berusaha juga dinilai masih rendah, khususnya bagi bank yang beroperasi di Berau.
”Memang ada kelonggaran atau pengecualian, yaitu jika di Berau sudah tidak ada lagi Asnaf yang berhak menerima atau ada ijin dari Imam istilah kita adalah pemerintah setempat, tapi kita lihat di Berau ini masih banyak yang berhak menerima, jadi Bank-Bank itu harusnya mengeluarkan zakatnya disini bukan didaerah lain,” ungkapnya. Hasil terakhir 2010, BAZ hanya mampu menghasilkan hanya lebih Rp 1 miliar. Dari Bank BPD diterima Rp 250 juta. Berdasarkan syariat yang diterapkan seharusnya semua Bank wajib membayarkan zakatnya ditempat dimana dia berada.
Realisasi pemberian bagi Asnaf yang berhak menerima di Berau cukup tinggi dan terbagi dari beberapa jenis. Penyalurannya dijelaskan berdasarkan aturan dalam syariat Islam dan diimplementasikan sesuai bentuk kebutuhan penerima. Mulai dari uang tunai, sandang pangan dan papan, hingga pemberian bantuan biaya pendidikan bagi anak tidak mampu. Hampir setiap hari BAZ Berau Jalan Murjani II didatangi oleh warga yang berhak menerima.
Untuk menyikapi rendahnya kesadaran itu,BAZ berencana menggalakan sosialisasi zakat termasuk zakat harta, infaq dan sedekah. Transparansi BAZ juga akan disampaikan melalui media internet sistem online yang sementara masih diusulkan ke BAZ Nasional. ”Sudah kita usulkan, biaya pembuatannya diperkirakan 11 juta rupiah,” sebut Burhanuddin.Dengan lancarnya penyaluran bagi Asnaf BAZ, kini keberadaannya semakin terasa dan dibutuhkan bagi warga tidak mampu. as

Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

S E L A S A
S E L A S A
New User Login




Video News
To watch this video, you need the latest Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...

 
 
 
 
 
 
 
 
Iklan...
Raih sukses didepan mata
Media promosi online poskota kaltim.com sarana terpercaya untuk mempromosikan usaha anda dalam sekejap akan dilihat oleh dunia

Ucapan Terima Kasih
Segenap Pimpinan dan Seluruh Staff Atas kepercayaan Anda Membuka WebSite Kami

Hotline
Editorial
Solusi
Surat Pembaca
Polling
Berita apa saja yang menurut anda sangat diminati pembaca poskotakaltim
Daerah
pariwisata
hukum
Pendidikan
perekonomian
semua berita
 
total pemilih : 1230 | Lihat Hasil
Pasang iklan anda disini...