Pembangunan Jalan Darat Wilayah Hulu Sangat Penting2011-02-07 03:05:09
TENGGARONG, Wilayah Hulu Kabupaten Kutai Kartanegara, meliputi Kecamatan Kenohan, Kembang Janggut, Kota Bangun, Muara Wis, Muara Muntai dan Tabang. Yang terdiri dari berpuluh-puluh desa memiliki potensi SDA (Sumber Daya Alam) yang menjanjikan. Baik itu SDA yang tak dapat diperbaharui (Unrenewable Resources), maupun SDA yang dapat diperbaharui (Renewable Resources). Untuk itu memang didukung pembangunan akses jalan darat yang menhubungkan antar kecamatan tersebut. Bahkan sampai menuju Tenggarong sebagai Ibukota Kabupaten Kutai Kartanegara. Bahkan belum lama ini Ketua Komisi I DPRD Kutai Kartanegara, Guntur dari Fraksi PDI-P yang juga merupakan legislatif dari Daerah Pemilihan wilayah Hulu menyatakan dan berharap secara berkesinambungan agar Pemkab Kutai Kartanegara terus melakukan program pembangunan Jalan Darat di wilayah Hulu Mahakam. "Dengan dibangunnya jalan darat tersebut, maka akan meminimalisir biaya transportasi bagi masyarakat jika ingin menjual hasil panennya, ataupun mengangkut hasil produksi usahanya untuk diperjual belikan diluar wilayah Hulu, bahkan di luar wilayah Kutai Kartanegara," paparnya. Singkat kata, memang suka ataupun tidak suka jika ingin menuju wilayah Kecamatan yang paling jauh di Hulu, yakni Kecamatan Tabang. Akan memerlukan waktu hingga setengah hari jika memakai speedboad, dan sekitar beberapa hari jika menggunakan Kapal Angkutan biasa. Maka dari itu, untuk menangkal adanya bahasa masih adanya daerah ataupun wilayah Kutai Kartanegara yang terisolir di wilayah Hulu Mahakam, memang harus diupayakan pembangunan jalan darat yang menhubungkan antar kecamatan di wilayah Hulu. "Masih ada wilayah yang sulit dijangkau dengan jalur darat. Misalkan terkait masalah tambang emas milik rakyat itu. Kondisinya sulit sekali untuk dijangkau jalur darat, bahkan kalau menggunakan jalur sungai juga memakan waktu berhari-hari," ujarnya.dp
|