Pembagian Petak Pasar Telihan RusuhDipicu Kebijakan Kadisperindagkop
2011-02-11 06:37:29
BONTANG-Sejumlah pedagang Pasar Telihan Indah Kelurahan Telihan Bontang Barat yang baru baru ini diresmikan oleh Walikota Bontang Sofyan Hasdam, nyaris baku hantam. Hal itu menyusul kebijakan Kepala Dinas Perdagangan,Koperasi dan UMKM (Disperindagkop) Baharuddin yang memutuskan pembagian petak pasar berdasarkan undian. Sebagian pedagang setuju, namun lebih banyak pedagang yang tidak setuju. M Tahir, pedagang ikan mengatakan, pembagian petak atau los pasar sebaiknya disesuaikan dengan jenis jualan masing masing pedagang. Karena menurutnya, dengan dilokalisasinya bahan jualan maka penataan pasar akan lebih teratur. "Kalau dicampur campur apa tidak terlihat semrawut, masa' pedagang ikan bersebelahan dengan pedagang sayur"katanya. Menyinggung kebijakan Disperindagkop tersebut pedagang menyarankan sebaiknya pengundian dilakukan per los dan tidak dicampur adukkan. Jadi terkoordinir. Misalnya, petak sayur ya petak sayur, petak pedagang ayam, petak pedagang ikan dan lainnya. Hal ini juga tentu memudahkan pembeli. Karena mendapat banyak pertentangan dari pedagang, pembagian petak pasar pun dibatalkan oleh Perindagkop. Apalagi, situasi sudah mulai memanas karena pedagang tampak naik pitam. Awalnya, pertemuan berlangsung aman. Namun, ketika Baharuddin menyampaikan keputusannya melakukan sistem undian untuk pembagian petak pasar, pedagang pun mulai menyoal. Karena tak terlalu digubris, pedagang langsung menyerukan "batal". Kondisi itu semakin memanas, karena seruan batal tidak disuarakan oleh satu dua orang pedagang, melainkan banyak pedagang. Perindagkop pun akhirnya melunak. Disisi lain, pedagang pasar Telihan menyoal adanya diskriminasi pembagian petak oleh Perindagkop. Pasalnya, beberapa pedagang yang mendapatkan petak pasar Telihan adalah pedagang baru dan tidak tergabung dalam Asosiasi Pedagang pasar Telihan. Bahkan, menurut salah seorang pedagang yang menolak di korankan jatidirinya, ada beberapa pedagang yang memiliki lebih dari satu petak pasar. wan
|