Polres Bantah Sampaikan Peringatan Via SMS

2011-02-11  06:46:18

TANJUNG REDEB, Polres Berau dengan tegas membantah telah menyampaikan pemberitahuan melalui SMS yang akhir-akhir ini membuat sebagian besar masyarakat resah. Pesan singkat dalam SMS tersebut menyebutkan adanya aksi penculikan yang dilakukan oleh oknum yang mengendarai kendaraan tertentu. Dalam SMS itu juga disebutkan ciri-ciri kendaraan dan plat nomor kendaraan serta ciri pelaku.
Melalui Kasubag Humas Polres Berau AKP Marwoto, disebutkan penyebar itu sudah mencatut nama Kapolres Berau AKBP Armed Wijaya. “Sebab dituliskan atas nama Kapolres Berau,” ungkap Marwoto.
SMS itu sudah beredar luas di masyarakat Berau. Info terakhir didapat Poskota Kaltim, isu serupa juga merebak di daerah lain seperti Kabupaten Paser Tanah Grogot.
Keresahan masyarakat akibat SMS itu juga sudah sampai pada telinga Kapolres yang menginstruksikan agar Polres menjawab keraguan di masyarakat. “Belum ada kejadian seperti itu, dan sampai saat ini kami belum menerima laporan terkait kasus penculikan seperti isi SMS yang beredar,” tegasnya.
Pesan singkat itu berbunyi “Pesan dari KAPOLRES,berAU (tanjung reDeb) tlong sbarkan sms ini k’semua orang ini kejadian nyata dan jangan diremehkan.,?Mreka mncari korban sbnyak 400 orangtua,muda,maupun anak”untk mgambil alat2 dlam anggota tbuh manusia. ciri2 orang trsbut mmakai mobil avanza silver dngan nmor DN:1857 mtor satria hitam dngan nmor DN:3838 mtr mio merah pengendarax bertato penuh sebadan. Ciri2 yg sgt menonjol adalah tato kwt duri di leher. Serta di antara keningx ada bintik tato,bernama jamal,asal parigi.ingat &jngan lpa d’sebar demi kselamatan msyarakat,.”.
“Kapolres Berau tidak pernah mengeluarkan stagment atau pernyataan seperti itu, baik melalui sms maupun media lain dan berita tersebut tidak benar karena tidak didukung dengan fakta dan data yang akurat,” kata Marwoto lagi.
Pesan yang disampaikan oknum tak bertanggung jawab itu akan diusut kepolisian untuk mencari pelakunya.
Meski tidak merugikan secara materil, pencatutan Kapolres itu membuat masyarakat resah, seolah-olah kejadian tersebut benar-benar terjadi di Berau. Faktanya, sampai kini Polisi belum menerima adanya laporan penculikan. Namun untuk kewaspadaan, pesan itu juga dinilai positif. “Asal tidak sampai meresahkan, kita memang harus waspada, tapi jangan sampai menimbulkan kekhawatiran sampai menggangu aktifitas sehari-hhari,” ujar Marwoto lagi.
Namun bila masyarakat ada menemui kesamaan seperti isi pesan, agar secepatnya melaporkan kepada pihak berwajib. Dikhawatirkan, masyarakat yang terlanjur percaya bisa berbuat anarkis jika menemui ciri-ciri disampaikan. Masyarakat bisa segera menghubungi nomor telepon polisi (0554) 21414 atau (0554)21110. as

Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

S E L A S A
S E L A S A
New User Login




Video News
To watch this video, you need the latest Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...

 
 
 
 
 
 
 
 
Iklan...
Raih sukses didepan mata
Media promosi online poskota kaltim.com sarana terpercaya untuk mempromosikan usaha anda dalam sekejap akan dilihat oleh dunia

Ucapan Terima Kasih
Segenap Pimpinan dan Seluruh Staff Atas kepercayaan Anda Membuka WebSite Kami

Hotline
Editorial
Solusi
Surat Pembaca
Polling
Berita apa saja yang menurut anda sangat diminati pembaca poskotakaltim
Daerah
pariwisata
hukum
Pendidikan
perekonomian
semua berita
 
total pemilih : 1230 | Lihat Hasil
Pasang iklan anda disini...