Besok KBBKT Kukar Gelar Muscab2011-02-11 07:15:37
TENGGARONG, Jika tak ada aral melintang, besok (Sabtu (12/2) Kerukunan Bubuhan Banjar Kalimantan Timur (KBBKT) Cabang Kutai Kartanegara menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) II. Ketua pelaksana Muscab II KBBKT Cabang Kukar, Solihin mengatakan, Muscab akan digelar di gedung pertemuan umum Pondok Jajak Rapak Mahang Tenggarong dan rencananya dibuka Bupati Rita Widyasari. Dijelaskan, agenda Muscab II ini selain merumuskan program kerja organisasi serta Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) juga yang terpenting adalah memilih ketua`dan pengurus cabang untuk priode 4 tahun ke depan. Peserta Muscab datang dari Pengurus Anak Cabang (PAC) KBBKT se Kukar serta sejumlah tokoh paguyuban yang berada di bawah naungan KBBKT Kukar sebagai peninjau. Berdasarkan informasi, sementara ini telah mencuat beberapa nama yang bakal menjadi kandidat Ketua KBBKT Kukar. Diantaranya Dr Drs H Abidinsyah Kadri MM yang merupakan Ketua Badan Pembina Olahraga (Bapor) Korpri Kukar, Drs H Tajuddin Noor yang adalah Camat Kota Tenggarong dan Basri Hasan yang kini menjabat Kepala Disperindagkop Kukar. Selain itu, kemungkinan masih ada nama-nama tokoh pengurus organisasi KBBKT yang juga akan mencalonkan diri. Semua calon menyatakan kesiapan jika terpilih sebagai pemimpin KBBKT Kukar empat tahun ke depan. Abidinsyah Kardi misalnya, dia menegaskan mampu dan siap jika dipercaya memimpin KBBKT Kukar. Menurutnya, seorang pemimpin harus memiliki filosofi dan komitmen berorganisasi yang kemudian dituangkan dalam visi-misi yang jelas dan terukur. Sehingga kinerja dan kebijakan organisasi menjadi lebih transparan juga sekaligus memudahkan dalam pertanggung jawabannya nanti. Kemuian, lanjutnya, harus menyikapi perkembangan internal dan eksternal dimana organisasi berada. Misalnya bagaimana harus bersikap terhadap pemerintah dan programnya terutama program grand strategi Pemkab Kukar yang terkemas dalam Gerbang Raja. Mantan Kabag Humas dan Protokol Pemkab Kukar ini menambahkan, sebagai sebuah organisasi etnis, KBBKT dalam perjalanannya harus dilakukan secara moderen, proporsional dan profesional dengan mengadopsi perkembangan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, khususnya teknologi informasi. "Tentunya lebih mengedapankan azas religiusitas. Karena sebagian`besar etnis Banjar memiliki kepatuhan religi yang tinggi,” ujar Abidinsyah Kadri. Untuk diketahui, KBBKT Cabang Kukar priode 2006-2010 dipimpin H Harun Nur Rasyid. Namun yang bersangkutan berhalangan tetap karena terpilih menjadi Bupati pada Pemilukada di Kabupaten Hulu Sungai Utara Barabai, Provinsi Kalimantan Selatan beberapa waktu lalu. Keberadaan KBBKT Cabang Kukar sendiri patut diperhitungkan. Pasalnya, dari 600 ribu lebih warga Kukar, sekitar 200 ribu adalah warga etnis Banjar. yd
|