Berau Diminta Kirim Siswa Sebanyak Mungkin2011-06-25 00:16:00
DIREKTUR I Bidang Akademik Politeknik Manufaktur Astra (Polma), Tonny Pongoh PU menyarankan Pemkab Berau dan PT Berau Coal membentuk tim untuk menjaring lulusan SLTA yang berminat melanjutkan D3 ke Polma. “Kalau bisa sebanyak mungkin, karena bagaimana pun kami nanti melakukan seleksi," katanya. Namun saran dia, tim ini harus mengutamakan siswa yang memiliki minat dan bakat. Karena itu bagian dari persyaratan mengeyam pendidikan di Polma milik Astra International di Sunter - Jakarta Utara ini. Banyak program keahlian yang bisa diadopsi untuk BLK Berau, diantaranya jurusan teknik alat berat serta jurusan otomotif. Untuk itu, Polma tidak hanya siap membantu Pemkab Berau mendidik siswa di Polma, tetapi instruktur Polma juga siap dipanggil jika dperlukan oleh BLK Berau. “Kami siap kalau memang kami dibutuhkan di Berau,” kata Tonny. Dalam kesematan itu, Asisten II Suparno Kasim selaku ketua rombongan juga mengungkapkan, bahwa pertemuan ini akan menjadi sejarah baru bagi Kaupaten Berau, dan Berau akan mewujudkan mpian membangun BLK dan mencetak tenaga siap pakai. “ Kalau daerah lain bisa, Bera juga harus bisa,” unkapnya. Untuk itu ia berharap siswa Berau di beri kesempatan belajar di sini, dan PT Berau Coal (BC) mampu menjembantani, agar kemudahan itu dapat dirasakan oleh para siswa yang belajar di sini. Selain ke Polma Astra, kunjungan juga dilakukan ke United Tractors (UT) School. Di tempat ini, Suparno Kasim dan rombongan mendapat penjelasan tentang peluang kerja sama yang bisa dikembangkan sekolah oleh Main Santoso Direktur UT School. Menurutnya, sekolah ini cukup kompeten dalam mendidik calon instruktur untuk operator alat berat. “Mudah-mudahan ini bisa dikembangkan di Berau. Yang jelas, di Berau harus didirikan BLK. Kalau kemudian nanti mau dikembangkan ke politeknik ya bisa saja. Tahap awal BLK dulu,” sebut Suparno. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Berau, Armyn Zulkiflie juga berharap, model yang sudah didapatkan di Jakarta bisa dikembangkan di Berau. Dalam waktu dekat akan dikirimkan calon instruktur untuk pelatihan operator alat berat. "Sehingga bisa memberikan bimbingan kepada lulusan SLTA jadi operator alat berat," katanya. Direktur Corporet Support PT BC I Made Seroja juga mengungkapkan, bahwa BC serius ingin mendirikan Balai Latihan Kerja (BLK) di Berau, untuk mengurangi tingkat pengangguran di daerah tersebut. Karena itu, kunjungan yang diketuai Asisten II Sekkab Berau Suparno Kasim melakukan studi banding ke Jakarta, untuk mencari model yang tepat dalam pendirian BLK tersebut. Selain itu, lanjut I Made Seroja, BC tidak hanya menyatakan siap mambangun BLK, tetapi dari segi operasionalnya pun juga siap membantu. Demi mewjudkan membangun Kabupaten Berau dan negara Indonesia, mencetak tenaga – tenaga ahli yang profesional. ”Dalam urusan pendidikan kami selalu siap membantu Pemkab Berau, baik dari segi fisik maupun operasional. Kita semua tentunya berharap dapat terealisasi secepat mungkin,” ungkapnya. Oleh sebab itu, ia juga mengharapkan siswa yang lulusan Polma maupun UT School mampu memenuhi kebutuhan standar BC, karena sejauh ini putra daerah yang selama ini membantu BC dibidang – bidang tertentu masih dibutuhkan. (Wanda Nunung Fahrurroziz / Bersambung )
|