Disnak Berau Perketat Lintas Transportasi Ternak

2011-06-25  00:42:39

TANJUNG REDEB, Uji sample darah hewan ternak khususnya unggas secara periodik terus dipantau Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Berau. Tindakan ini merupakan  upaya antisipasi virus flu burung H5N1 yang mulai merebak di Samarinda. Disamping itu, langkah ini diambil menghindari masuknya penyakit dari unggas yang dapat menyebabkan kematian. Bahkan jalur lalu lintas unggas juga diperketat.
Menurut Kabid Kesehatan Hewan Dinas Peternakan Berau, Heru Wibowo, sample diambil dari perwilayah peternakan yang ada di Berau. Pasalnya, H5N1 mampu menular dari berbagai media terkait dengan peternakan selain udara. “Tidak menutup kemungkinan itu bisa menular dari beberapa media yang tidak kita duga termasuk DOC atau bibit ayam,” ungkapnya.
Namun demikian, DOC masih tetap didatangkan dari luar termasuk dari Samarinda mengingat kemungkinan DOC tertular kecil. Dugaan ini didasarkan pada pemeriksaan awal dan melalui proses pemilahan bibit yang ketat pada perusahaan produksi DOC. Sample darah yang diambil kemudian dikirim ke Balai Penelitian di Banjar Baru.
Untuk ternak hidup berupa ayam potong dan unggas lainnya yang sementara di ditahan. Permintaan izin order yang menghubungkan daerah endemik seperti Samarinda menjadi perhatian serius Disnak-Keswan Berau berdasarkan info terakhir setelah ditemukannya penderita flu Burung di Samarinda.
”Sebab Berau memiliki jalur transportasi unggas dengan Samarinda.  Makanya kita awasi ketat. Bibit masuk untuk ternak kita belum keluarkan izin sementara sampai betul-betul aman,” ungkapnya lagi.
Meski belum pernah ditemukan kasus flu burung di Berau, Dinas Peternakan tetap waspada. “Dasarnya ya itu tadi, kita punya jalur lalu lintas dengan Samarinda yang sudah ada penderita positif flu burung,” kata Heru.
Namun Heru mengingatkan masyarakat Berau untuk tidak panik mengenai kabar itu, meski diketahui sebelumnya Berau mendatangkan daging ayam dari Samarinda. Masyarakat Berau dihimbau untuk tidak resah dengan kabar masuknya flu burung ke Berau sebab sampai saat ini belum ada ditemui gejala itu. “Karena kita rutin lakukan uji sample ternak unggas setelah adanya isu itu, lagi pula sementara kita tidak berikan izin order unggas dari daerah yang sekarang terdapat H5N1,” tegas Heru.
Kepada peternak di Berau juga sudah ditekankan untuk sanitasi kandang dan unggasnya melalui vaksinasi flu burung. Tindakan pencegahan ini juga dilakukan dengan pantauan rutin dari Dinas Peternakan Berau. as

Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

S E L A S A
S E L A S A
New User Login




Video News
To watch this video, you need the latest Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...

 
 
 
 
 
 
 
 
Iklan...
Raih sukses didepan mata
Media promosi online poskota kaltim.com sarana terpercaya untuk mempromosikan usaha anda dalam sekejap akan dilihat oleh dunia

Ucapan Terima Kasih
Segenap Pimpinan dan Seluruh Staff Atas kepercayaan Anda Membuka WebSite Kami

Hotline
Editorial
Solusi
Surat Pembaca
Polling
Berita apa saja yang menurut anda sangat diminati pembaca poskotakaltim
Daerah
pariwisata
hukum
Pendidikan
perekonomian
semua berita
 
total pemilih : 1230 | Lihat Hasil
Pasang iklan anda disini...