DPRD Bulungan Minta Pemkab Selesaikan Masalah Tapal Batas2011-06-25 00:43:24
TANJUNG SELOR, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bulungan kembali mengingatkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan untuk segera menyelesaikan sengketa tapal batas di beberapa desa yang ada di Kabupaten Bulungan, sehingga kondisi tersebut tidak menimbulkan masalah yang sangat krusial ke depannya. Anggota Komisi II DPRD Bulungan, Ainun Farida kepada Poskota Kaltim di ruang kerjanya beberapa waktu lalu menjelaskan, salah satu sengketa tapal batas yang terjadi yakni antar Warga Mentadau Kecamatan Sekatak dan Warga Desa Ardi Mulyo Kecamatan Tanjung Palas, kedua desa tersebut kini saling mengklaim batasan wilayah desa yang ada di desa mereka masing-masing. “Akibat sengketa batas antar desa yang saling klaim perbatasan mulai berdampak buruk terhadap perekonomian daerah, khususnya investasi dibidang perkebunan kelapa sawit, lantaran antar warga desa yang berbatasan dengan desa wilayah operasi perusahaan sudah menuding wilayah mereka mulai diserobot tanpa melalui prosedur yang benar,“ jelas Ainun Faridah. Ainun Farida mengatakan, masalah sengketa batas desa ini sangat penting untuk segera disikapi pemerintah, mengingat setiap investasi yang sudah masuk ke daerah mutlak dipertahankan, guna mendongkrak perekonomian masyarakat di segala bidang. “Mengenai usulan Kepala Desa Ardimulyo Kecamatan Tanjung Palas Utara, Michol Huda yang meminta perbaikan jalan raya menuju pelabuhan fery juga mutlak untuk direalisasikan, sebab akses jalan dimaksud satu-satunya tempat warga setempat beraktifitas untuk memasarkan hasil pertanian mereka ke Kota Tarakan dan sekitarnya," tegas Ainun Farida. Lanjut Ainun, warga juga meminta agar beberapa buah jembatan yang ada di desa mereka segera dibangun kembali. Sebagaimana yang sudah dilakukan oleh pemerintah terhadap desa-desa lainnya di Bulungan. Ainun Farida menambahkan, yang tidak kalah penting untuk dilakukan pembinaan di Kecamatan Tanjung Palas Utara adalah sektor pertanian dan peternakan. Selain memiliki tingkat kesuburan tanah yang baik, pakan hewan juga cukup tersedia di sana. “Saya perhatikan, selain memiliki areal persawahan tadah hujan, areal pasang surut yang ada di Kecamatan Tanjung Palas Utara juga cukup menjanjikan apabila dikelola menjadi lahan pertanian," katanya.. Selain itu, tambah Ainun, sektor pembinaan generasi muda juga mutlak untuk diperhatikan, seperti memberi kesempatan kepada mereka mengikuti berbagai kursus keterampilan, seperti kursus perbengkelan bagi kaum pria dan kursus menjahit bagi kaum wanitanya. Ke depan dipastikan para pemuda dimaksud dapat mandiri tanpa perlu bergantung kepada lapangan kerja yang disiapkan oleh pemerintah maupun dunia usaha. vic
|