SMK Menghasilkan Siswa Berjiwa Entrepreneuship2011-06-25 00:34:24
SAMARINDA, Slogan “SMK Bisa”, harus bisa dibuktikan agar lulusan mereka akan selalu siap ketika memasuki dunia kerja.Sebab Workshop Industri Kurikulum, memang sangat perlu agar komunikasi antara institusi pendidikan dan dunia kerja bisa berjalan baik demi peningkatan kualitas pendidikan SMK saat ini yang disiapkan mengisi lapangan dunia usaha maupun bisa mandiri. Ia menambahkan, SMK tidak lepas dari dunia usaha dan industry, dimana mendidik siswa-siswa berjiwa entrepreneuship, yang ujung-ujungnya tidak lain dunia kerja. “Baik SMK maupun SMA, ujung-ujungnya adalah dunia kerja. Hanya saja jalurnya beda. Untuk SMA harus melanjutkan ke perguruan tinggi lagi, jika SMK sudah disiapkan untuk dunia usaha, baik bekerja maupun menciptakan lapangan sendiri,” kata Kepala Bidang Pendidikan Menengah Dinas Pendidikan Samarinda,Yanu Ahmadi.Diacara Workshop Industri Kurikulum Tehnik Kendaraan Ringan dan Sosialisasi Memorandum of Understanding (MoU) di hotel Grand Victoria, Sabtu (12/2). Tentunya lanjut Yanu, dengan menyiapkan lulusan yang siap kerja dan menciptakan lapangan kerja ini.Adalah bagaimana pemerintah mengurangi kemiskinan, dalam artian menekan angka pengangguran dari tahun ke tahun. Sementara itu, Kepala SMKN 6 Sudarto mengatakan workshop industri yang mensikronkan kurikulum dengan dunia usaha dan industry, dalam hal ini adalah Kurikulum Teknik Kendaraan Ringan, dan menyusul lagi tehnik kendaraan berat. "Tentunya melalui workshop ini, bisa menjadi kurikulum yang terbaik sehingga bisa dilaksanakan dalam penerapan sistem pembelajaran di SMKN 6 baik teori maupun praktek," ungkapnya. Sambil, menambahkan, kurikulum ini bagaimana kita semua bersama stakeholder mengembangkan,merekayasa sesuai kondisi dan situasi di lapangan maupun di dunia industry. Sudarto menyebutkan, dalam workshop Industri ini diikuti 20 perusahaan otomotif, diantaranya Astra International Daihatsu, PT Samekarindo Indah, PT Serba Mulia Abadi, CV Honda Semoga Jaya, CV Jasa Andika Raya, PT TRakindo Utama,PT Kaltim Mitra Perkasa, Mazda, Nissan Lestari Sempaja, Ford Samarinda, dan lainnya. " SMKN 6 Samarinda saat ini mempunyai 5 program studi. Seperti,teknik alat berat , teknik kendaraan ringan, geologi tambang, teknik instalasi permesinan kapal dan teknik las," jelasnya. Sedangkan jumlah siswa 760 orang, sekolah ini siap menyediakan tenaga kerja bagi dunia usaha dan dunia industri yang memerlukan.john
|