Dewan Minta Ketegasan Dinas Pendidikan2011-02-15 23:55:42
TANJUNG REDEB, Dinas Pendidikan diminta tegas terhadap masalah penempatan pegawai guru dan penjaga sekolah di rumah dinas kepala sekolah dan penjaga sekolah SDN 012 Jalan Pulau Semama Tanjung Redeb. Seorang guru yang menempati rumah tersebut sejak 2004 lalu, kini mempermasalahkan hak penempatan setelah diminta keluar dari rumah dinas tersebut. Dalam pertemuan di ruang rapat gabungan komisi DPRD Berau, Dewan meminta ketegasan agar rumah tersebut dikembalikan kepada yang berhak menempati. “Sesuai ketentuan adalah kepala sekolah dan penjaga sekolah, lantas bisa terjadi ditempati oleh guru makanya kita minta dinas pendidikan tegas,” ungkap Wakil ketua I DPRD Berau H Sa’ga. Terlebih belakangan diketahui oknum guru yang menempati ternyata bukan guru yang mengajar disekolah tersebut. Jika melihat pokok permasalahan Dewan menganggap permasalahan tersebut sebenarnya tidak harus sampai ke DPRD jika sebelumnya ada ketegasan Dinas Pendidikan dan menentukan sikap. Sementara itu Anggota Komisi III H Rustam ST, meminta agar kembali mengevaluasi hak penempatan rumah dinas tersebut. “Harus dilihat kembali peruntukannya, untuk siapa rumah itu, jangan sampai yang tidak punya hak menempati, kemudian menimbulkan kecemburuan sosial bagi guru yang lain yang belum punya rumah, apalagi yang menempati bukan guru di situ,” ungkap Rustam. Disayangkan, sebab hak penempatan rumah tersebut juga sudah didasari dengan surat izin penghunian sementara tertanggal mulai pada tahun 2004,dan SK Bupati nomor 021//74/UM-III/2004 tentang penunjukan pegawai negeri sipil untuk menempati bangunan perumahan dinas. Dewan hanya meminta agar pemindahan itu dengan santun. “Disurati baik-baik, kemudian ada pembicaraan lanjut, dan terakhir kami sekali lagi minta ketegasan dinas pendidikan,” tegasnya. Sementara itu, dikonfirmasi Poskota, Kepala Dinas Pendidikan Berau Hj Rohaini enggan berpolemik panjang mengenai masalah itu, mengingat, yang mengikuti rapat dengan Dewan adalah bawahannya. Rohaini hanya menyebutkan setelah rapat tersebut ada solusi yang didapat. “Kita kembali evaluasi, kita lihat fungsi rumah dinas itu kemudian yang bersangkutan juga sudah diberitahu dan mengetahui, yang bersangkutan juga cukup koperatif,” ungkapnya. Disdik ditegaskan akan tetap memperhatikan kesejahteraan guru termasuk mengupayakan hunian layak bagi guru. Dengan program yang diupayakan, Rohaini berharap ada hunian layak pengganti bagi guru yang menempati rumah dinas di SD itu. “Kita upayakan ada penggantinya, kita juga sadari masih ada banyak guru yang belum memiliki rumah,” tandasnya. as
|