Lintasan Kariangau-Penajam Tambah Satu Kapal 2011-01-20 15:28:30
BALIKPAPAN, Lintasan pendek pelabuhan Kariangau-Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara kini bertambah satu kapal feri lagi yang selama ini hanya dilayani kapal-kapal feri milik PT Dharma Lautan Utama (DLU), PT Angkutan Sungai dan Penyeberangan (ASDP) Feri Indonesia dan PT Pascadana kini bertambah kapal milik PT Prima Eksekutive grup PT Jembatan Madura yakni KMP Pelangi Nusantara. Hadirnya KMP Pelangi Nusantara cukup membantu kelancaran angkutan penyeberangan yang menhubungkan lintasan pelabuhan Kariangau, Balikpapan ke Penajam (PPU) khusus untuk hari-hari sibuk sedangkan untuk hari-hari biasa angkutan penyeberangan sangat minim apalagi sampai tujuh kapal yang beroperasi secara rutin. Kepala UPT Pelabuhan Kariangau, Abd. Madjid, SH membenarkan kalau sudah ada tambahan satu kapal feri milik PT Prima Eksekutive yakni KMP. Pelangi Nusantara dan kapal itu sudah mulai beroperasi terhitung 12 Januari 2011 lalu sehingga jumlah kapal feri yang ada dilintasan ini ada sebanyak 8 kapal termasuk satu kapal sebagai cadangan yakni KMP Dharma Bajra, milik PT DLU. Dia mengatakan dengan tambahan satu kapal maka angkutan penyeberangan dilintasan ini terbilang cukup lancer apalagi KMP Pelangi Nusantara termasuk kapal feri paling besar diantara kapal-kapal feri yang ada dilintasan ini sehingga ketika angkutan penyeberangan sedang tinggi dipastikan tidak ada penumpang atau kendaraan yang tidak terangkut. Manager Operasi PT ASDP, Aswin, membenarkan ada satu kapal feri yang baru masuk dilintasan pendek Balikpapan-Penajam sehingga kini ada sejumlah kapal feri yang terus beroperasi menghubungkan Balikpapan-Penajam. ‘’Kalau dikatakan terjadi persaingan antar kapal-kapal feri yang ada, itu bisa dibenarkan namun di pelabuhan baik di Kariangau atau di Penajam sudah dibuatkan jadwal angkuitan kapal sehingga tidak ada yang merasa dirugikan atau justru sebaliknya,’’ kata Aswin. ‘’Hadirnya satu kapal feri milik PT Prima Eksekutive dipastikan akan lebih memberikan pelayanan kepada masyarakat lebih cepat dan dipastikan kalau operator dipelabuhan feri Balikpapan tidak merasa tersaingi kecuali untuk ukuran kapal memang KMP Pelangi Nusantara jauh lebih besar,’’ ujarnya. Manager Cabang PT DLU, Kariangau, Balikpapan Amrullah, juga membenarkan kalau sudah ada kapal baru masuk dilintasan Kariangau – Penajam yakni KMP. Pelangi Nusantara sehingga menambah jumlah kapal yang ada dan beroperasi dilintasan pendek ini. ‘’KMP Pelangi Nusantara milik PT Prima Eksekutive memang berukuran jauh lebih besar dari kapal-kapal feri yang ada kapal itu mampu mengangkut sekitar 36 unit kendaraan campuran sedangkan kapal-kapal feri lainnya hanya 24 unit kendaraan campuran namun bagi operator dipelabuhan Kariangau tambahan satu kapal feri tidak masalah,’’ ujarnya menambahkan. Media ini ketika berada di pelabuhan Karfiangau, Jumat akhir pecan tadi melihat kesibukan kapal-kapal feri untuk lintasan Kariangau-Penajam dan Karaingau-Taipa, Palu Sulawesi Tengah cukup sibuk kendati jumlah penumpang dan kendaraan yang diangkut sangat sedikit sekali. Terhitung 1 Maret, pengelolaan pelabuhan Kariangau akan ditangani UPT Kementerian Perhubungan Pelabuhanm Karaingau mulai dari penanganan kendaraan yang masuk pelabuhan, penjualan tiket dan lainnya yang selama ini ditangani PT ASDP Feri Indoensia, sedangkan PT ASDP hanya menangani pelabuhan Penajam. max
|