RSUD Kanujoso Akan Naikkan Tarif Rawat Inap 2011-01-21 08:06:51
BALIKPAPAN, Pihak manajemen Rumah Sakit Umum Daerah Kanujoso Djatiwibowo (RSUD-KD) Balikpapan berencana menaikkan tarif rawat inap di tahun 2011. Namun saat ini masih dalam pengkajian. Demikian dikemukakan Direktur RSUD Kanujoso Djatiwibowo, dr Rachim Dinata, SpB, MKes, baru-baru ini. ‘’Kalau kenaikannya, mudah-mudahan tidak jauh dari yang sekarang ini, hanya saja belum vinal,’’ kata Rachim, di Hotel Grand Tiga Mustika belum lama ini. Ditanya soal alasan kenaikan tarif, dia menjelaskan, sejak tahun 2003 tarif rawat inap di RSKD tidak pernah mengalami kenaikan sampai dengan sekarang ini, tarif rawat inap di RSKD Balikpapan tergolong sangat rendah sehingga tidak mampu mengimbangi operasional rumah sakit. Disisi lain kata Direktur RSUD-KD ini, penyediaan peralatan medis semakin mahal, biaya perawatan kesehatan juga semakin tinggi sehingga diperlukan pertimbangan untuk menaikkan tarif rawat inap dirumah sakit yang kami pimpin, kalau ini tidak diperhatikan maka dipastikan akan berpengaruh terhadap layanan rumah sakit kepada para pasien dan ini sebenarnya tidak kami inginkan. Dia menyebut, untuk pasien kelas tiga misalkan, tarif rawat inap di RSKD sebesar Rp 50 ribu per malam sedangkan VIP hanya Rp 300 ribu permalam, belum ada kenaikan dalam beberapa tahun belakangan ini padahal harga obat-obatan dan jasa lainnya sudah naik gila-gilaan, olehnya dua tarif dipertimbangkan untuk disesuaikan karena cost operasional RSUD Kanujoso jauh lebih besar. Masih menurut Rahim Dinata, penghitungan kenaikan tarif yang telah berjalan 6 bulan tersebut dapat dirampungkan pada pertengahan 2011 ini, dan akan langsung diserahkan ke gubernur Kaltim, untuk disetujui, selain itu kami juga juga akan menyesuaikan tarif di rumah sakit umum daerah (RSUD) Samarinda dan Tarakan sebagai acuan kenaikan tarif bagi RSUD-KD Balikpapan. ‘’Yang jelas kenaikanya tetap kita sesuaikan dengan kemampuan masyarakat Balikpapan, terutama bagi kalangan menengah ke bawah, karena Rumah Sakit Kanujoso ini, 60 persen kapasitasnya untuk kelas 3 yang diperuntukkan bagi masyarakat menengah ke bawah,’’ ungkapnya. Dengan rencanan kenaikan tarif tersebut, jelas dr Rachim Dinata, pihaknya berjanji akan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Balikpapan yang menjalani perawatan atau pengobatan di RSKD Balikpapan ini tentunya seiring dengan kenaikan tarif. "Kita juga akan meningkatkan pelayanan kesehatan bagi pasien kita," tutupnya. max
|