Camat dan 8 Kepada Desa Temui Bupati KukarAnggana Tak Akan Bergabung ke Kutai Pesisir
2011-01-21 08:31:53
TENGGARONG-Camat Kecamatan Anggana, bersama 8 Kepala Desa se-Kecamatan Anggana dan BPD menyatakan sikap untuk tidak bergabung dan tidak akan mendukung pemekaran Kabupaten Kutai Pesisir. Hal itu disampaikan Camat Anggana Alamsyah melalui melalui Forum Kades se-Anggana Ngatiyono di Pendopo Bupati Kukar, usai melakukan pertemuan dengan Bupati Kukar Rita Widyasari, Kamis (17/2) siang kemarin. Ngatiyono menerangkan, para kepala desa yang hadir dalam pertemuan dengan Bupati Kukar menyatakan kesepakatan untuk tidak bergabung dengan pesisir dengan syarat supaya diperhatikan dalam hal pembangunan, jika dalam dua tahun kedepan hal itu diingkari maka secara tegas Anggana bersikap akan mendukung pembentukan Kutai Pesisir. "Namun Alhamdulilah, IBupati memberikan respon yang baik. Bahkan pada anggaran perubahan nanti Anggana akan mendapat porsi anggaran yang besar untuk pelaksanaan pembangunan,” ungkapnya. Dia juga menjelaskan, kalau usulan anggaran yang diajukan ke Pemerintah Kukar pada anggaran perubahan mencapai Rp206 miliar. Jika memang semua usulan nantinya tidak terakomodir harapan setengah dari nilai tersebut bisa dialokasikan. "Anggaran yang kami usulkan mencapai Rp200 miliar, kalaupun nanti tak disetujui semua, namun besar harapan kami setengah dari nilai itu bisa direalisasikan, mengingat banyak hal persoalan pembangunan yang segera perlu dibenahi, baik masalah pembangunan jembatan, jalan maupun infrastruktur lainnya,” katanya. Sejauh ini, lanjut dia, para kepala desa masih bisa membendung masyarakat untuk mengarah pada rencana pemekaran Kutai Pesisir. Sepanjang pembangunan untuk di Anggana mendapatkan perhatian secara ril dan nyata, pemekaran Kutai Pesisir tidak akan mendapat dukungan dari Anggana. Sementara itu perwakilan Forum BPD se-Anggana Abdul Aziz mengaku, bahwa sejauh ini tim pembentukan Kutai Pesisir belum pernah sama sekali melakukan koordinasi dengan seluruh BPD se-Anggana.”Sehingga secara tegas kami tidak mendukung rencana pemekaran Kutai Pesisir. Dengan catatan, pemerintah harus memperhatikan porsi anggaran untuk pembangunan diwilayah kecamatan Anggana,” tandasnya. Perlu diketahui ada 8 kepala desa yang hadir bersama Camat Anggana dan para pengurus BPD Anggana untuk bertemu dengan Bupati Kutai Kartanegara Rita Widyasari, untuk membicarakan singkronisasi program pembangunan, khususnya pembangunan di Kecamatan Anggana. 8 kepala desa tersebut, diantaranya adalah Kepala Desa Sungai Meriam, Anggana, Sido Mulyo, Kutai Lama, Handil Terusan, Muara Pantuan, dan Sepatin dan Tani Baru. awi
|