Tiga Guru Honor di Balikpapan Nyaris Tertipu2011-02-18 23:42:56
BALIKPAPAN, Ini satu kasus yang perlu mendapat perhatian semua pihak terutama mereka yang sedang berstatus sebagai tenaga honorer, sebab bisa menjadi sasaran orang tidak bertanggungjawab melakukan tindak kejahatan seperti penipuan. Buktinya 3 orang guru berstatus tenaga honor di SMP Negeri 13 Balikpapan ditipu seseorang yang mengaku Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Balikpapan, Drs Muhammad Noor. "Ketiga guru ini diming-imingi menjadi pegawai negeri sipil (PNS) dengan syarat menyetor sejumlah uang senilai Rp 7 juta melalui rekening orang yang menawarkan jasa itu. Pelaku penipuan yang mengatasnamakan kepala BKD ini sebelum meminta duit terlebih dahulu meminta SK awal dan SK akhir honor, kata Kepala BKD Drs Muhammad Noor," kepada media ini. Karena para guru honor ini masih ragu dengan apa yang dijanjikan si pelaku untuk menjadi PNS maka para guru ini menanyakan langsung kepada kepala BKD tentang kebenaran informasi tersebut. "Untungnya guru-guru ini datang bertanya kepada kami di BKD masalah pengangkatan tenaga honor menjadi Calon Pegawai Negeri sipil (CPNS). Kalau mereka langsung saja memercayai tawaran orang yang tidak bertanggungjawab itu mungkin sudah kehilangan uang jutaan rupiah. Karena itu, kami langsung mengingatkan agar mereka harus lebih berhati-hati ketika ada orang yang dating menawarkan soal pengangkatan CPNS, jika bukan dari BKD Balikpapan," terang M. Noor. Agar aksi penipuan seperti ini tidak terulang kembali diimbau kepada kepala sekolah negeri yang memiliki guru honor. Agar dapat membantu BKD memberikan penjelasan kepada guru honor supaya tidak langsung percaya terhadap oknum yang menjanjikan PNS dengan syarat menyetor sejumlah uang. Sebab untuk pengangkatan CPNS menjadi PNS atau lainnya melalui prosedur resmi dan tidak ada pungutan sepeserpun. ‘’Kami berharap para kepala sekolah termasuik instansi dibawa Pemkot Balikpapan dapat membantu BKD untuk menjelaskan bahwa BKD tidak pernah meminta duit untuk dijanjikan menjadi PNS, kalau ada yang menawarkan cara seperti itu dengan embel-embel menyetor lebih dulu sejumlah uang. Itu tidak benar dan jangan dipenuhi," lanjutnya.max
|
Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

R A B U
New User Login
Video News
To watch this video, you need the latest
Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...
Iklan...
Baca Edisi Sebelumnya
Pasang iklan anda disini...