Rasio SMK-SMA 60-402011-02-21 01:20:05
SAMARINDA, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kaltim, H Musyahrim mengatakan untuk memenuhi target peningkatan jumlah sekolah menengah kejuruan (SMK) di Kaltim, dapat saja sekolah-sekolah yang selama ini berstatus sekolah menengah atas (SMA) melebur atau berubah status menjadi SMK untuk memenuhi target rasio 60 persen SMK dan 40 persen SMA di Kaltim. "Peleburan atau perubahan status ini akan lebih mudah dilakukan pemerintah daripada harus membangun fasilitas maupun sarana dan prasarana SMK baru. Kalau SMA melebur menjadi SMK, hanya mengubah status sekolah atau merubah administrasi saja,"ujar Musyahrim baru-baru ini. Menurutnya, kalau harus membangunkan lagi sekolah-sekolah baru, tentu diperlukan dana dan pembiayaan yang lebih besar. Belum lagi harus mencari dan menyiapkan kawasan atau lahan untuk lokasi pembangunan sekolah baru itu. “Kalau sekolah-sekoilah yang berstatus SMA yang saat ini jumlahnya cukup banyak ingin melebur diri menjadi SMK itu sangat baik dan itu sah-sah saja. Tidak ada masalah, bahkan ini akan lebih mudah daripada harus membangun sekolah baru,” ujar Musyahrim. Walaupun demikian, diakuinya, dapat saja pemerintah membangun sekolah-sekolah kejuruan. Terutama daerah-daerah yang memang masih sedikit jumlah sekolahnya. Itupun lanjutnya, lebih diutamakan sekolah kejuruan. Program pembangunan sekolah kejuruan lebih banyak disbanding sekolah umum, karena pemerintah menginginkan agar para lulusan sekolah tingkat atas sudah memiliki keterampilan terhadap suatu bidang kerja. Dengan demikian, sekolah-sekolah tersebut turut membantu pemerintah menyiapkan tenaga-tenaga terampil memenuhi pasar ketenagakerjaan. Karena program pembangunan pemerintah, baik provinsi maupun kabupaten dan kota memerlukan kemampuan dan keterampilan, bahkan keahlian ketenagakerjaan melalui jalur pendidikan. “Memenuhi pangsa pasar ketenagakerjaan, terutama untuk meningkatkan peran lulusan sekolah tingkat atas. Ketersediaan tenaga kerja sejak dini harus dilakukan melalui pendidikansekolah kejuruan,” kata Musyahrim.mar
|